Oct 11, 2011

Elegi Mengintip Seminar International Pendidikan Matematika




Ass Wr Wb

Untuk semua Mahasiswa saya S1 dan S2 baik yang sedang mempelajari Filsafat Ilmu, Psikologi Belajar Matematika, Bahasa Inggris untuk Pendidikan Matematika serta Bahasa Inggris untuk Matematika, saya persilahkan untuk mempelajari aspek pelaksanaan Seminar dan Konferensi tentang Pendidikan Matematika, yang akan diselenggarakan di Thailand, 1-6 Nopember 2011, dengan akses ke:

http://apec-lessonstudy.kku.ac.th

Untuk Posting ini, buatlah Comment, bisa tentang konferensi atau tentang Makalah yang saya presentasikan. Hanya makalah perlu di download dulu.

Untuk download makalah, maka menuju ke halaman 2 dengan klik NEXT dibagian bawah halaman pertama. Kemudian dibagian bawah halaman 2, klik Document DOWNLOAD.

Demikian semoga setiap hal mampu menyerdaskan hati dan pikiran kita. Amin

NB:
Berikut saya nukilkan saran dari

'Afifatul Muslikhah 11709251005 P Mat B

Sekedar ingin memudahkan akses makalah Pak, agar teman2 tidak mengalami kesulitasn seperti yang saya alami, yaitu kesulitan mencari makalah Bapak. Oleh karena itu saya ingin share link makalah Bapak, coba

http://apec-lessonstudy.kku.ac.th/upload/paper%20apec/Marsigit.pdf

Saya tambahkan jika ingin melihat makalah yang lain berarti bisa akses ke:


http://apec-lessonstudy.kku.ac.th/upload/paper%20apec


Terimakasih mbak Afifatul Salikhah






Marsigit

47 comments:

  1. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Siswa dapat belajar dengan atau tanpa buku teks. Namun jika pembelajaran tersebut telah didesain sistematis oleh guru dibekali dengan Lembar Kerja Siswa yang diberikan ringkasan materi atau scenario pembelajaran padaa saat itu. Namun bagi siswa yang kurang aktif dalam mencari sumber belajar di rumah maupun di sekolah hal ini akan berakibat fatal. Bagi siswa yang pengetahuannya masih lemah, buku teks dapat membantunya dalam belajar. Dengan buku teks siswa dapat mengetahui materi apa yang akan dipelajari dipertemuan berikutnya dan mempelajari melalui buku teks di rumah.

    ReplyDelete
  2. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Dalam proses belajar mengajara maka sangat diperlukan buku teks sebagai pedoman, baik buku teks untuk siswa maupun untuk guru, sehingga dengan adanya buku teks itu maka arah kita dalam pemebelajaran semakin jelas dan dengan terarahnya tujuan kita maka akan semakin efektif kita dalam melaksakan PBM.

    ReplyDelete
  3. SUMIATI
    16709251056_PMC 2016
    Pendidikan Matematika-S2

    Assalamualaikum Wr. Wb.
    Dalam peroses belajar mengajar di sekolah, akan sangat mendukung siswa jika memiliki referensi atau buku pedoman untuk dibaca atau pelajari sehingga siswa akan merasa mudah mengerti dalam belajar sendiri atau secara kelompok. Hal yang sangat menarik adalah ketika siswa mampu memcahkan suatu permasalahan karena adanya pedoman atau panduan yang bisa membantu pengetahuan siswa itu sendiri. Namun pada kenyataannya bahwa beberapa sekolah belum memberikan fasilitas tersebut pada siswa yang penyebabnya guru belum bisa atau karena kendala lain.

    ReplyDelete
  4. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah...
    Salah satu media pembelajara yang paling sering digunakan adalah buku teks. Buku merupakan alat yang krusial sehingga pembelajaran dapat berlangsung. namun, jika guru hanya mengandalkan buku di era seperti saat ini sangatlah tidak inovatif. Belajar dapat melalui apa saja dan di mana saja. Buku teks hanya salah satu sarananya. Tetapi guru sering menganggap bahwa jika tidak ada buku teks maka pembelajaran tidak dapat berlangsung dengan baik. Justru itu merupakan kesempatan guru untuk dapat mengembangkan potensi dirinya yaitu dengan membuat pembelajaran inovatif, menyediakan lembar kegiatan siswa. guru haruslah mengada sehingga dia menjadi ada dan pengada. Ketika guru tidak mengada maka sejatinya guru tersebut tidak ada. Bagaimana cara agar guru tersebut menjadi ada yaitu dengan melakukan inovasi-inovasi dalam pembelajaran.

    ReplyDelete
  5. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Pembelajaran matematika untuk Sekolah Menengah Kejuruan merupakan hal yang dilematis juga saat ini. Masih banyak siswa SMK yang merupakan buangan dari siswa-siswa yang tidak diterima di SMA atau mereka memang meiliki kemampuan di bawah siswa SMA. Hal ini menjadikan mereka memiliki kemauan belajar yang tidak terlalu tinggi. Oleh karena itu guru sangat perlu membuatkan modul untuk siswa SMK yang mengalami kesulitan dalam matematika sehingga mereka bis abelajar lebih mudah dan sesuai dengan kebutuhan mereka dalam dunia kerja nantinya.

    ReplyDelete
  6. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Tentunya dalam mengajarkan matematika di Sekolah Dasar tidak semudah dengan apa yang kita bayangkan, selain siswa yang pola pikirnya masih pada fase operasional konkret, juga kemampuan siswa juga sangat beragam. Pengalaman akan benda-benda kongkrit yang dimiliki anak sangat membantu dalam mendasari pemahaman konsep-konsep yang abstrak. Matematika di sekolah adalah lebih mengarah sebagai suatu aktivitas sosial, bukanlah matematika formal seperti matematika bagi orang dewasa. Selain itu, pembelajaran matematika SD, diharapkan terjadi penemuan kembali (reinvention). Penemuan kembali adalah menemukan suatu cara penyelesaian secara informal dalam pembelajaran di kelas. Selanjutnya dalam pembelajaran matematika harus terdapat keterkaitan antara pengalaman belajar siswa sebelumnya dengan konsep yang akan diajarkan. Sehingga diharapkan pembelajaran yang terjadi merupakan pembelajaran menjadi lebih bermakna, siswa tidak hanya belajar untuk mengetahui sesuatu, tetapi juga belajar, belajar menjiwai, dan belajar bagaimana seharusnya belajar, serta bagaimana bersosialisasi dengan sesama temannya.

    ReplyDelete
  7. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Dalam proses belajar mengajar, diperlukan adanya buku teks untuk mendukung kegiatan pembelajaran di kelas. Buku teks disusun sesuai dengan kebutuhan siswa. Adanya buku teks diharapkan mampu membantu siswa dalam memahami materi pelajaran. Selain itu juga guru hendaknya menyusun lembar kerja siswa agar memfasilitasi siswa dalam belajar, yaitu membangun pengetahuannya sendiri.

    ReplyDelete
  8. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Buku teks merupakan salah satu petunjuk atau benda yang memfasilitasi atas segala keingin tahuan siswa. Namun janganlah selalu memanjakan siswa dengan terus membaca buku teks karena siswa juga perlu halnya komunikasi. Dilihat lebih jauh, buku teks juga tak boleh memanjakan siswa hanya dengan penyampai rumus-rumus yang dapat digunakan siswa sehingga dapat diterapkan langsung siswa. Namun emmbantu siswa untuk jauh lagi berpikir kritis. Dengan salah satunya yang diidekan oleh bapak Marsigit ini. Terima kasih atas tambahan Ilmunya dan refernsinya.

    ReplyDelete
  9. Listia Palupi Wisnu Aji
    14301241007
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dari elegi dia atas , saya mendapatkan pelajaran bahwa buku itu sangat penting. Buku adalah jendela dunia. Dengan membuka dan membaca buku, maka kita dapat membuka cakrawala dunia dengan pengetahuan yang kita miliki. Oleh karena itu, membuat buku pun tidak lah mudah. Dalam dunia matematika, diperlukan buku yang dapat melatih siswa untuk meningkatkan kemampuan Problem solving. Karena membuat buku tidak mudah, banyak guru yang masih belum bisa membuat buku yang dibutuhkan.

    ReplyDelete
  10. Harumas Anom
    14301244013
    S1 Pendidikan Matematika I 2014
    Memang benar buku teks sangat diperlukan dalam pembelajaran sebagai fasilitas untuk memenuhi rasa ingin tahu siswa. Namun perlu juga diskusi dan komunikasi dengan guru, agar dapat meluruskan apa yang tidak dapat dipahami secara langsung dlaam buku teks. Dengan diskusi juga dapat melatih siswa untuk berpikir kritis.

    ReplyDelete
  11. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Salah satu makalah dalam elegi ini berisikan pengembangan buku teks matematika berbasis pemecahan masalah untuk sekolah menengah kejuruan. Hal ini sesuai dengan kewajiban guru untuk dapat mengembangkan perangkat pembelajaran yang disesuaikan dengan karakteristik siswanya. Sebagai contoh buku matematika untuk sekolah kejuruan, contoh soal yang berada di dalamnya harus dikaitkan sesuai dengan program pendidikan yang diambil. Karena banyak kasus buku yang digunakan untuk murid SMK kurang sesuai dengan pembelajaran yang ada disekolah, aplikasinya kurang sesuai. Dengan demikian, pengembangan buku teks sangat diperlukan untuk siswa SMK.

    ReplyDelete
  12. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Saya setuju bahwa menyediakan buku atau buku teks merupakan salah satu kebijakan penting untuk meningkatkan kualitas belajar mengajar di sekolah. Penyediaan kebutuhan buku memang sudah seharusnya didasarkan pada pendekatan pemecahan masalah yang dihadapi oleh siswa di sekolah, buka karena monopoli atau intervensi dari institusi. Guru sendiri juga disarankan untuk tidak banyak menekan siswa dalam memilih buku. Saya juga setuju dengan temuan bapak di lapangan, bahwa situasi yang ada masih jauh dengan yang diharapkan. Guru belum bisa untuk menghasilkan text book sendiri. Alasannya karena para guru belum memiliki keterampilan menulis yang mumpuni.
    Terlepas dari isi makalah yang sangat menarik ini, saya sungguh termotivasi agar memiliki kesempatan menjadi presenter pada seminar internasional.

    ReplyDelete
  13. Arung Mega Ratna
    17709251049
    S2 Pend. Matematika C

    Assalamu'alaikum wr.wb.
    Dari elegi dia atas bahwa buku itu sangat penting. Buku adalah jendela dunia. Dengan membuka dan membaca buku, maka kita dapat membuka cakrawala dunia dengan pengetahuan yang kita miliki. Sehingga membuat buku pun tidak lah mudah. Dalam dunia matematika, diperlukan buku yang dapat melatih siswa untuk meningkatkan kemampuan Problem solving. Karena itu bukan hal yang mudah, banyak guru yang masih belum bisa membuat buku yang dibutuhkan.
    Terima kasih
    Wassalamu'alaikum

    ReplyDelete
  14. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    17709251005
    PPs PM A 2017

    Assalamualaikum Prof,
    Makalah yang disampaikan dalam seminar tersebut membahas tentang simulasi simulasi pembelajaran menggunakan textbook matematika yang berdasarkan pemecahan masalah di SMK. Pembahasan tersebut didasari oleh alasan bahwa tidak ada satu sumber belajar yang sempurna dan baik yang dapat digunakan untuk semuanya. Maka dari itu, penyediaan buku sebagai sumber belajar merupakan salah satu hal penting yang perlu dilakukan oleh guru. Hal ini karena gurulah yang benar-benar mengetahui kebutuhan dan karakteristik siswa, sedangkan buku yang beredar di pasaran belum tentu sesuai dengan karakteristik siswa dan kebutuhan siswa. Maka hal ini juga memberikan implikasi bahwa seharusnya siswa diberikan kebebasan dalam memilih buku yang akan digunakan sesuai dengan kebutuhannya sendiri.

    ReplyDelete
  15. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Guru dituntut tidak hanya mampu mempunyai akademik dan penguasaan pedagogik yang unggul namun juga didukung dengan kemampuan menulis yang baik. Dengan kemampuan menulis guru mampu menghasilkan tulisan baik buku teks, bahan ajar, lembar kerja siswa maupun yang lainnya yang akan menjadi sarana pembelajaran yang mendukung peningkatan prestasi siswa. Guru adalah kunci dalam pembelajaran. Guru juga adalah individu yang paling memahami karakteristik siswa dan mengetahui kebutuhan siswa. Hasil penilaian lembaga nasional hingga internasional seperti PISA dan TIMSS menggambarkan kemampuan matematis siswa Indonesia masih tergolong rendah. Siswa belum mampu menyelesaikan soal problem solving yang mengapresiasi hubungan matematika dengan kehidupannya Guru sebagai aktor utama dalam pembelajaran tentu memahami hal tersebut. Dengan demikian guru mempunyai modal yang kuat dalam menulis sesuai dengan kebutuha siswa sehingga tulisan yang dihasilkan mampu menjadi sarana pendukung tercapainya kemampuan optimal siswa.

    ReplyDelete
  16. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Pada proses pembelajaran, buku merupakan kebutuhan utama setelah guru. Sejatinya buku yang lebih tepat untuk siswanya adalah buku karya gurunya sendiri, karena yang lebih mengetahui kebutuhan dan karakter siswa-siswanya adalah guru yang mengajarkannya. Tetapi bukan berarti tidak menggunakan buku-buku yang lainnya sama sekali, tetap memerlukan acuan-acuan dari buku lainnya juga. Khususnya pembuatan buku teks matematika untuk jenjang SMK. Dari seminar yang disampaikan oleh Pak Marsigit di atas, para guru mengaku mengalami berbagai macam kendala dalam pembuatan buku teks matematika berbasis pemecahan masalah untuk SMK. Salah satu kendalanya yaitu kurangnya keterampilan dan pengetahuan para guru dalam menyusun buku.
    Sebenarnya mudah saja bagi para guru menyusun buku teks matematika khususnya untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa, bisa bekerjasama antara guru yang satu dengan yang lainnya supaya saling melengkapi, mulai dari pembuatan desain, penyusunan materi, hingga tahap akhir. Wajar saja jika awal mula pembuatan mengalami beberapa ketidak sempurnaan, dilain waktu dan kesempatan bisa disempurnakan kembali.

    ReplyDelete
  17. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Pengembangan buku teks matematika berbasis pemecahan masalah untuk sekolah menengah kejuruan sangat diperlukan untuk guru. Tidak hanya untuk sekolah tingkat SMK, namun sekolah dasar dan sekolah menengah pun juga diperlukan. Namun dalam makalah yang Bapak sajikan di atas lebih terkhusus pada sekolah menengah kejuruan. Tidak bisa dipungkiri bahwa memang siswa SMK nantinya akan langsung terjun ke lapangan, dan oleh karena itu sebaiknya penyampaian materi sebaiknya langsung diberikan berdasarkan masalah nyata yang sedang dan akan mereka temui agar belajar lebih bermakna. Namun untuk membuat buku teks yang sesuai dengan pembelajaran berdasarkan masalah itu sendiri, guru pasti menghadapi tantangan besar untuk itu. Bukan karena tidak mampu, namun karena kendala alokasi waktu maupun padatnya materi yang disampaikan kepada siswa menjadikan pengembangan buku terkadang bisa jadi tidak terwujud.

    ReplyDelete
  18. Widuri Asmaranti
    17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    Dari link tersebut menceritakan pentingnya buku teks untuk pembelajaran matematika. Saya sangat setuju bahwa untuk pembelajaran matematika memanglah sangat diperlukan bantuan buku teks, agar siswa mudah memahami pembelajaran matematika khususnya. Pengembangan buku teks yang dilakukan yaitu pengembangan buku teks matematika berbasis pemecahan masalah untuk SMK. Ini sangat bermanfaat bagi saya sebagai calon seorang guru nantinya (Insya Allah), untuk menjadi motivasi saya membuat inovasi yang lain, dan dengan buku teks dapat mengandung pemecahan masalah seperti yang dicontohkan. Jika guru kreatif dalam membuat buku teks, mempunyai modal yang kuat dalam menulis sesuai dengan kebutuhan siswa, maka buku tersebut akan menjadi sarana pendukung tercapainya kemampuan optimal siswa.

    ReplyDelete
  19. Rosnida Nurhayati
    17709251042
    PPs PM B 2017

    Setelah membaca makalah yang ada di link tersebut, buku pegangan memang menjadi salah satu alternatif sumber belajar oleh siswa. Namun sebaiknya soerang guru juga menyeleksi buku pegangan seperti apa yang sebaiknya dibaca oleh siswa agar lebih mebantu pemahaman dalam belajar. Karena metode penulisaan setiap buku akan berbeda. sehingga tugas gurulah yang memilah dan memilih agar membantu siswa belajar secara optimal.

    ReplyDelete
  20. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Terima kasih atas makalah yang diberikan. Makalah yang diberikan oleh Beliau yaitu berupa artikel jurnal yang di presentasikan dalam seminar internasional pendidikan matematika. Berisi tentang simulasi yang dilakukan oleh guru dalam pembuatan buku yang berorientasi pada penyelesaian masalah di jenjang pendidikan SMK di Indonesia. Dari artikel jurnal tersebut berangkat dari guru yang masih sulit mengambangkan buku atau handout yang menggunakan pemecahan masalah. Sehingga hasil dari penelitian ini yaitu meningkatkan kompetensi guru dalam mempersiapkan pembelajaran dengan membuat buku matematika berbasis pemecahan masalah. Dari makalah tersebut yang menarik menurut saya yaitu berkaitan dengan cara penyelesaian masalah meliputi trial dan error atau mencoba dan mencoba, dengan cara membuat diagram, dengan cara mencoba dengan masalah yang sederhana, membuat tabel, menentukan pola, mencari tujuan, mencari peluang, berpikir dengan logika, dan seterusnya kriteria ini adalah kriteria oleh Polya. Sehingga secara tidak langsung hikmahnya yaitu bagaimana kita menjadi seorang guru haruslah senantiasa memfasilitasi siswa dengan buku yang memadai yang meningkatkan potensi siswa. Serta menjadi guru yang meningkatkan aspek profesionalitasnya. Semoga kita bisa menjadi guru dengan sepenuh hati, aamiin.

    ReplyDelete
  21. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Terima kasih Prof untuk ilmu yang sangat bermanfaat ini. Sebuah penelitian yang sangat aplikatif. Hasil penelitiannya dapat menjadi pertimbangan bagi pihak-pihak yang bergerak dalam bidang pendidikan. Ide penelitian yang sangat kreatif. Penelitian yang tidak hanya berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan saja namun juga mengupayakan peningkatan kompetensi bagi para pendidik. Saya juga termotivasi untuk membuat karya yang tidak hanya sekedar karya. Saya doakan karya Bapak dapat terus mengalir untuk kemajuan pendidikan di Indonesia. Aamiin.

    ReplyDelete
  22. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Elegi di atas menjelaskan banyak sekali pendekatan yang bisa dijadikan solusi dalam pembelajaran matematika. Salah satunya pendekatan pemecahan masalah yang erat kaitannya dengan aktivitas siswa untuk berpikir kirtif dan solutif. pendekatan pemecahan masalah dalam pembelajaran matematika adalah pendekatan yang menggunakan projek dalam pembelajarannya, sehingga siswa dilatih untuk memecahkan masalah yang ada dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga dengan dibiasakannya dalampembelejaran menggunakan pemecahan masalaha sehingga siswa akan jauh lebih mudah dalam memecahkan masalah dalam kehidupan seharihari dan juga dapat berinovasi untuk menerapkan dalam kehidupan nyata dmasyarakat nanti. Disebutkan pula bahwa text book juga sangat dibutuhkan pada saat pembelajaran karena text book adalah salah satu sumber belajar yang bisa digunakan oleh guru dan siswa dalam kegiatan belajar mengajar.

    ReplyDelete
  23. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)

    Siswa SD, SMP, dan SMA memiliki karakternya masing-masing. Sehingga buku pelajaran yang diibaca harus sesuai dengan tingkatannya. Saat seseorang ingin mengembangkan suatu buku matematika SMP maka hendaknya memperhatikan bahasa yang digunakan seperti bahasa yang mudah dimengerti dan sederhana. Hal ini disebabkan karena masih terbatasnya kosakata anak SMP, selanjutnya bahasa yang digunakan juga sebaiknya komunikatif dan diberikan inspiratif dari kegunaannya dalam keidupan sehari-hari agar siswa yang membaca buku tersebut dapat termotivasi, senang dan paham dalam mempelajari matematika.

    ReplyDelete
  24. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Sepemahaman kami, ketika elegi ini dibuat/ditulis pembelajaran matematika untuk Sekolah Menengah Kejuruan merupakan hal yang dilematis. Pada saat itu (tahun 2011) masih banyak siswa yang bersekolah di SMK merupakan buangan dari siswa-siswa yang tidak diterima di SMA atau mereka memang meiliki kemampuan di bawah siswa SMA. Hal ini menjadikan mereka memiliki kemauan belajar yang tidak terlalu tinggi dengan kata lain motivasi belajarnya kurang begitu tinggi dibanding dengan siswa-siswa SMA. Oleh karena itu guru yang bekerja di SMK dirasa sangat perlu untuk membuatkan modul dan bahan ajar untuk siswa SMK yang mengalami kesulitan dalam matematika sehingga mereka mampu untuk belajar lebih mudah dan sesuai dengan kebutuhan mereka dalam dunia kerja nantinya.

    ReplyDelete
  25. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Sepemahaman kami, ketika elegi ini dibuat/ditulis pembelajaran matematika untuk Sekolah Menengah Kejuruan merupakan hal yang dilematis. Pada saat itu (tahun 2011) masih banyak siswa yang bersekolah di SMK merupakan buangan dari siswa-siswa yang tidak diterima di SMA atau mereka memang meiliki kemampuan di bawah siswa SMA. Hal ini menjadikan mereka memiliki kemauan belajar yang tidak terlalu tinggi dengan kata lain motivasi belajarnya kurang begitu tinggi dibanding dengan siswa-siswa SMA. Oleh karena itu guru yang bekerja di SMK dirasa sangat perlu untuk membuatkan modul dan bahan ajar untuk siswa SMK yang mengalami kesulitan dalam matematika sehingga mereka mampu untuk belajar lebih mudah dan sesuai dengan kebutuhan mereka dalam dunia kerja nantinya.

    ReplyDelete
  26. Nama : Syaiful Anwar
    NIM : 17709251044
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr. wb.

    Maaf sebelumnya, untuk dua link diatas tidak dapat diakses, tetapi satu diantaranya dapat diakses. Membahas tentang pengembangan buku teks matematika di Indonesia sendiri masih bisa dibilang sebagai tantangan bagi guru. Hal ini dikarenakan kurangnya keterampilan yang dimiliki oleh guru dalam menulis buku teks, kesulitan dalam mengatur waktu, anggaran, tema, data pendukung, sulit menyampaikan konsep, diperlukan bahasa yang efektif. Selin tiu pembelajaran matematika cukup sulit untuk di tuangkan dalam bentuk buku, dan membutuhkan usaha dan watu yang cukup lama, apalagi untuk meningkatkan kemampuan siswa seperti pemecahan masalah, penalaran, komunikasi matematis, koneksi matematis, representasi, peran teknologi, minat siswa.

    Wassalumalaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  27. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Berdasarkan proses simulasi yang dilakukan guru, maka menghasilkan kriteria aktifitas problem solving yang direkomendasikan yang seharusnya dikembangkan dalam buku teks matematika. Kriteria tersebut diantaranya adalah trial and error atau coba-coba, membuat diagram, mencoba untuk masalah yang sederhana, membuat tabel, menemukan pola, melihat tujuan mendasarkan pada kemungkinan, berpikir logis, membalikkan orde, dan identifikasi ketidakmungkinan.

    ReplyDelete
  28. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Saya tertarik pada makalah Bapak dalam seminar internasional pendidikan matematika ini. Makalah Bapak membahas tentang persepsi guru terhadap buku teks pemecahan masalah yang disarankan. Salah satu kemampuan matematis siswa yang dituntut pada abad 21 ini adalah kemampuan pemecahan masalah matematis. Siswa sudah barang tentu membutuhkan sumber belajar untuk mendukung mereka memiliki kemmapuan problem solving ini. Sumber belajar yang krusial tentu buku atau modul yang tepat mengasah kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Buku akan maksimal digunakan oleh siswa apabila sesuai dengan karakteristik siswa. Orang yang paling tahu karakteristik siswa adalah guru, oleh sebab itu sangat dibutuhkan keahlian guru untuk mengetahui karakteristik siswanya dan kemampuan untuk menyusun bahan ajar yang sesuai dengan karakteristik siswanya. Sehingga, tujuan kemampuan pemecahan masalah matematis akan dimiliki oleh siswa.

    ReplyDelete
  29. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2 kls C

    Dalam proses belajar mengajar di sekolah sangat mendukung jika siswa memiliki panduan atau buku pedoman untuk mereka baca atau pelajari sehingga siswa akan terbantu dalam belajar sendiri atau sesama temannya dan juga sangat membantu guru karena dengan adanya buku maka akan membantu mengefisienkan waktu dalam proses pembelajaran. Hal yang sangat meanarik ketika siswa memiliki buku teks yaitu siswa mampu memecahkan suatu permasalahan atau kemampuan pemecahan masalah siswa akan baik karena adanya pedoman dan panduan yang bisa dikolaborasikan dengan pengetahuan siswa itu sendiri. Namun pada kenyataannya bahwa beberapa sekolah belum memberikan fasilitas tersebut pada siswa karena guru belum mampu dan mungkin juga malas untuk membuat buku teks untuk siswa dalam proses belajar.

    ReplyDelete
  30. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu’alaikum. terimakasih Prof. Marsigit atas link yang diberikan. Saya mendownload makalah Bapak yang berjudul ‘Teachers’ Simulation on Developing Problem Solving-Based Mathematics Textbook in Vocational Senior High School Mathematics Teaching in Indonesia’. Dari makalah tersebut saya membaca pentingnya guru mengembangkan buku pelajaran untuk siswanya. Telebih untuk siswa SMK yang tentu bukunya berbeda dengan siswa SMA pada umumnya. Guru perlu mengembangkan buku yang sesuai dengan jurusan yang diambil siswa SMK agar buku tersebut bersifat aplikatif, sehingga akan membantu siswa dalam belajarnya.

    ReplyDelete
  31. Aristiawan
    17701251025
    S2 PEP 2017

    Siswa-siswa usia SD dan SMP belum memiliki kemampuan berfikir abstrak. Ia hanya terbatas pada kemampuan berfikir konkret. Oleh karena kemampuan berfikir abstraknya masih belum muncul, siswa kesulitan dalam melakukan abstraksi-abstraksi dalam pikirannya. Sehingga ia membutuhkan visualisasi konkrit untuk mendorong kesuksesan pembelajaran di kelasnya. Buku pedoman pelajaran adalah salah satu bentuk alat yang memfasilitasi siswa dalam menanggulangi kemampuan abstraknya yang masih kurang.

    ReplyDelete
  32. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017

    Memilih buku teks yang akan ditetapkan penggunaannya pada suatu satuan pendidikan diperlukan prosedur pemilihan. Salah satu prosedur yang dapat dipilih adalah melalui pertimbangan yang dilakukan oleh para pendidik. Aspek-aspek yang perlu dipertimbangkan adalah kesesuaian materi, penyajian materi, penggunaan bahasa dan keterbacaannya, kualitas latihan dan soal yang disajikan, serta aksesibilitas terhadap buku teks.

    ReplyDelete
  33. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017

    Kesesuaian meteri dalam buku teks adalah materi yang dikembangkan memiliki kekuatan bagi proses pembelajaran. Materi-materi yang ada dalam buku teks haruslah sejalan dengan konsep ilmu pendidikan. Ketidaksejalanan materi yang ada dalam buku teks dengan konsep ilmu pendiidkan juga akan berpengaruh pada tujuan pembelajaran serta visi dan misi sekolah.

    ReplyDelete
  34. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052
    Dari elegi ini, hal yang kita dapat uaitu bahwa dalam pembelajaran matematika disekolah, buku teks menjadi alat saakti dalam pembelajaran dikelas. Artinya buku teks sebagai perwujudna kurikulum, sehingga kompetensi materi tergambar dengan jelas. Namun guru harus pandai menyeleksi dan mengembangkan buku teks sehingga dapat memfasilitasi aktivitas belajar siswa.

    ReplyDelete
  35. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052
    Buu teks matematika sebagai media aktivitas belajar matematika tidak selama dapat memfasilitasi belajar siswa, karena bnyak buk teks yang disusun oleh penerbit, yang bhkan orang dibelakangnya tidak paham esensi matematika, hanya mementingkan sisi ekonomi. Hal ini menjadi catatan tersendiri dari penggunaan buku teks penerbit, untuk itu guru perlu mengembangkan sendiri buku teks sesuai kebutuhan, konteks, kompetensi siswa

    ReplyDelete
  36. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Elegi di atas menjelaskan banyak sekali pendekatan yang bisa dijadikan solusi dalam pembelajaran matematika. Salah satunya pendekatan pemecahan masalah yang erat kaitannya dengan aktivitas siswa untuk berpikir kirtif dan solutif. Pembelajaran pemecahan masalah yang sekarng banyak disyaratkan dalam peningkatan kepahaman materi oleh siswa. pembelajaran yang berbasis mprojek untuk menyelesaikan masalah dengan kreatif dan inovatif merupakan tujuan pendidikan yang harus dicapai. pemecahan masalah meruapakan salah satu metode pembelajaran yang ada untuk meningkatkan berfikir siswa untuk menyelesaikan aslaha yang ada dalam masyarakat. dalam pembelajaran ini juga membutuhkan text book, karena text book adalah salah satu sumber belajar yang bisa digunakan oleh guru dan siswa dalam kegiatan belajar mengajar. text book atau LKS digunkan sebagai peprangkat pembelajaran yang menunjang suatu metode dilakukan dengan arahan atau rancangan yang sudah dibuat oleh guru.

    ReplyDelete
  37. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Saya sangat bersyukur karena ketika S1 mengikuti organisasi yang bergerak dalam penelitian. Dari sana saya berlatih untuk berkarya sebagai researcher. Beberapa seminar nasional dan internasional pernah saya ikuti. Berawal dari ajakan kakak tingkat kemudian mengembangkan sendiri hingga saat ini kita sebagai calon pendidik juga dilatih untuk menjadi peneliti yang nantinya hasil research kita mampu diseminarkan dalam artian ilmu yang kita dapatkan kita bagi. Saya pernah mengikuti seminar internasional di UPSI, disana saya mengangkat media pembelajaran matematika menggunakan wayang. Semoga kita selalu dapat berkarya untuk menghasilkan solusi-solusi dalamn pendidikan.

    ReplyDelete
  38. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Sebagai salah satu sarana belajar yang dapat digunakan di sekolah-sekolah dan di perguruan tinggi, buku ajar sangat menunjang program pengajaran. Buku ajar disusun sesuai kebutuhan belajar siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu. Penulisan buku ajar harus mengacu pada kurikulum.

    ReplyDelete
  39. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Pada tulisan bapak diatas, saya dapat menarik beberapa kesimpulan. Bahwa kondisi sekolah di berbagai daerah di Indonesia berbeda-beda, kemudian permasalahan di kehidupan sehari-hari siswa juga berbeda-beda. Seahingga untuk buku ajar seyogyanya disesuaikan dengan daerah masing-masing, tidak hanya buku ajar yang seragam di seluruh indonesia. Namun untuk penyusunan buku pelajaran di daerah bahkan di sekolah guru masih banyak yang mengalami kesulitan. Dari pemerintah bisa mengalokasikan dana untuk penulisan buku ajar bagi guru, kemudian bisa di bantu p4tk matematika juga.

    ReplyDelete
  40. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Salah satu sumber belajar siswa di lingkungan pendidikan adalah buku teks atau buku bacaan yang difasilitasi oleh pemerintah. Hal ini dilakukan oleh pemerintah untuk memberikan acuan agar masing-masing daerah memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar pendidikan yang ada. Jika buku teks yang diberikan pemerintah memberikan gambaran yang jelas akan kompetensi minimal yang harus dikuasai oleh siswa, maka hal ini akan mempermudah pendidik memfasilitasi apa yang dibutuhkan siswa sesuai dengan acuan yang ada.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  41. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Kemampuan pemecahan masalah adalah tujuan dari pembelajaran matematika. Akan tetapi dalam prakteknya siswa masih kesulitan memecahakan masalah atau dengan kata lain kemampuan pemecahan masalah nya masih rendah. Hal ini disebabkan masalah yang ada di buku teks masih berupa masalah rutin, sehingga tidak mampu meningkatkan kemampuan pemecahan masalah. Oleh karena itu salah satu cara yang dapat dilakukan adalah kita mencoba untuk mengembangkan buku teks yang menyajikan masalah yang mampu meningkatakan kemampuan tersebut.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  42. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017
    Terima kasih atas postingannya Prof. Salah satu pemecahan masalah di dunia pendidikan ialah melalui penelitian, khususnya penelitian kelas. Hal ini dikarenakan masalah yang terjadi dalam kelas dapat diidentifikasi dan dcarikan solusinya. Setelah itu hasil penelitian tersebut dapat dipublikasi melalui jurnal ataupun seminar nasional/internasional.

    ReplyDelete
  43. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Terima kasih Pak Prof. Marsigit atas wawasan baru yang telah diberikan melalui makalah yang telah di share pada postingan ini. Paradigma pendidikan saat ini adalah riset, semua ilmu terangkum dan dapat diperoleh melalui riset. Semua orang adalah seorang researcher. Mahasiswa, dosen, rector, bahkan guru pun merupakan seorang researcher. Semua permasalahan, perkembangan ilmu pengetahuan dapat diketahui melalui riset. Sehingga buku teks pun dapat dibuat melalui dengan riset, seperti yang ada di makalah pada postingan ini.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  44. Tri Wahyu Nurjanah
    15301241010
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Dengan mengembangkan bahan ajar, seorang guru dapat mendorong siswa dalam melakukan pemecahan masalah secara efisien. Maka dari itu, keterampilan dan pengetahuan merupakan aspek penting yang harus dimiliki dan dikuasai seorang guru ketika akan mengembangkan buku ajar matematika. Akan tetapi, sangat di sayangkan, guru masih banyak mengalami kesulitan. Salah satu diantaranya kurangnya keterampilan dan pengetahuan guru dalam menulis buku matematika dan menghasilkan buku teks yang berkualitas baik. Dalam makalah yang Prof buat membahas mengenai persepsi guru terhadap buku teks pemecahan masalah yang disarankan. Sebagai seorang guru yang tahu mengenai karakteristik siswa, sangat dibutuhkan kemampuan unuk menyusun bahan ajar yang sesuai dengan karakter siswanya sehingga kemampuan pemecahan masalahnya dapat tercapai.

    ReplyDelete
  45. Addin Delia Nur Azfi Muhajir
    15301241037
    Pendidikan Matematika I 2015

    Pendidikan matematika pada SMK harus bersikap kontekstual sesuai jurusan siswa karena pada pendidikan vokasi, matematika tidak hanya untuk melatih kemampuan berpikir dan logika siswa, namun digunakan secara aplikatif, membantu apa yang siswa pelajari pada jurusan masing-masing. Jadi, problem based learning merupakan metode yang tepat untuk siswa sekolah vokasi atau SMK.

    ReplyDelete
  46. Puspitarani
    15301244008
    S1 Pendidikan Matematika A 2015
    Terima kasih Bapak atas link-link yang telah Bapak share kepada kami. Artikel yang berjudul Elegi Mengintip Seminar Internasioan ini sangatlah bermanfaat untuk dibaca. Selama ini saya belum pernah ikut dan berpartisipasi dalam seminar Internasional. Makalah Bapak membahas tentang persepsi guru terhadap buku teks pemecahan masalah yang disarankan. Salah satu kemampuan matematis siswa yang dituntut pada abad 21 ini adalah kemampuan pemecahan masalah matematis. Siswa sudah barang tentu membutuhkan sumber belajar untuk mendukung mereka memiliki kemmapuan problem solving ini. Sumber belajar yang krusial tentu buku atau modul yang tepat mengasah kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Buku akan maksimal digunakan oleh siswa apabila sesuai dengan karakteristik siswa. Orang yang paling tahu karakteristik siswa adalah guru, oleh sebab itu sangat dibutuhkan keahlian guru untuk mengetahui karakteristik siswanya dan kemampuan untuk menyusun bahan ajar yang sesuai dengan karakteristik siswanya. Sehingga, tujuan kemampuan pemecahan masalah matematis akan dimiliki oleh siswa.

    ReplyDelete
  47. Nur Sholihah
    15301241020
    S1 Pendidikan Matematika I 2015

    Terimakasih Bapak atas link nya, saya sudah membaca karya Bapak mengenai Pengembangan bahan ajar textbook untuk SMK. Menurut saya, sebagian besar siswa SMK memang memiliki skill dan pengetahuan yang kurang dalam matematika. selain itu, saya setuju dengan mbak addin bahwa matematika tidak hanya untuk melatih kemampuan berpikir dan logika siswa, namun digunakan secara aplikatif, membantu apa yang siswa pelajari pada jurusan masing-masing. Jadi, pengembangan problem solving-based mathematics textbook ini merupakan cara yang tepat untuk memfasilitasi siswa sekolah vokasi atau SMK.

    ReplyDelete