Oct 14, 2011

Elegi Menangkap Anomali




Oleh Marsigit

Dilema:

Pilih mana ya? Diriku atau mereka? Tenaga atau pikiranku? Perasaanku atau faktanya? Hak atau kewajibanku? Terlambat atau hasil yang baik? Tepat waktu tetapi hasil kurang baik? Diam atau bermasalah? Bicara atau juga bermasalah? Tua atau mengaku muda? Muda atau mengaku tua? Punya atau mengaku tidak punya? Tidak punya atau mengaku punya? Berbohong sedikit tetapi selamat? Jujur tetapi beresiko? Benar tetapi kurang baik atau baik tetapi kurang benar? Wah hidup kelihatannya bertambah rumit.

Ambivalen:
Ingin mendengar malah terpaksa harus melihat. Ingin melihat malah terpaksa harus mendengar. Ingin menulis malah terpaksa harus membaca. Ingin membaca malah terpaksa harus berbicara. Ingin berbicara malah terpaksa harus mendengar. Ingin memprotes malah diprotes. Ingin mendidik malah dikritik. Ingin membangun malah dikatakan merusak. Ingin menyudahi malah terpaksa harus memulai. Wah hidup kelihatannya bertambah rumit.

Kontradiksi:
Ingin mempunyai dan tidak mempunyai. Ingin melangkah dan tidak melangkah. Ingin diam dan tidak diam. Ingin bicara dan tidak bicara. Ingin menulis dan tidak menulis. Ingin tidur dan tidak tidur. Ingin protes dan tidak protes. Ingin cepat dan tidak cepat. Ingin ngono dan tidak ngono. Wah hidup kelihatannya bertambah rumit.

Munafik:
Ingin jujur tetapi terpaksa harus memfitnah. Ingin konsisten tetapi terpaksa harus melanggar. Ingin ikhlas tetapi terpaksa harus mengumpat. Ingin terhormat tetapi terpaksa harus nista. Ingin mengajak kebaikan kepada orang lain tetapi terpaksa dengan cara yang kurang baik. Ingin memberi tetapi terpaksa harus meminta. Ingin membangun tetapi terpaksa harus merusak. Wah hidup kelihatannya bertambah rumit.

Komplikasi:
Gula ini adalah obat bagi penyakitku tetapi gula ini menyebabkan diriku sakit. Aku harus bergerak agar aku sembuh dari penyakitku, tetapi gerakanku akan menyebabkan kematianku. Aku harus bicara tetapi bicaraku menyebabkan diriku harus terdiam. Lampu harus dinyalakan tetapi akan menyebabkan kematiannya. Wah hidup kelihatannya bertambah rumit.

Paralogis:
Dewa ngeja wantah. Anggota yang bukan anggota. Teman sekaligus lawan. Konsisten yang tak konsisten. Penuh yang tak penuh. Menjumlah untuk mengurangi. Mengalikan untuk membagi. Menabung untuk meminjam. Mundur untuk maju. Paradoks sebagai ilmu. Mitos sebagai logos. Logos sebagai mitos. Pintar yang bodoh. Bodoh yang pintar. Ketentuan untuk dilanggar. Larangan untuk dilaksanakan. Penampakan yang bukan penampakan. Atas yang bawah. Bawah yang atas. Depan yang belakang. Belakang yang depan. Wah hidup kelihatannya bertambah rumit.

Antinomi:
Awal ini sekaligus akhir. Awal ini ada dan tidak ada. Awal yang bukan awal. Waktu itu diskret dan kontinu. Akhir ini ada dan tidak ada. Akhir yang bukan akhir. Pikiranku rasional dan empiris. Penampakan yang tidak tampak. Diriku yang bukan diriku. Ruang tiada ruang. Waktu tiada waktu. Kosong tiada kosong. Ada tiada ada. Dalam yang dangkal. Dangkal yang dalam. Luas yang sempit. Sempit yang luas. Sebentar yang lama. Lama yang sebentar. Lazim yang aneh. Aneh yang lazim. Besar yang salah. salah yang benar. Baik yang buruk. Buruk yang baik. Mengerti yang tak mengerti. Tak mengerti yang mengerti. Pasti yang relatif. Relatif yang pasti. Besar yang kecil. Kecil yang besar. Kuat yang lemah. Lemah yang kuat. Terang yang gelap. Gelap yang terang. Basah yang kering. Kering yang basah. Satu yang banyak. Banyak yang satu. Wah hidup kelihatannya bertambah rumit.

Anomali:
Memberantas korupsi dengan korupsi. Membangun dengan merusak. Bersedekah untuk memperoleh keuntungan. Kestabilan yang goyang. Masyarakat yang sehat tetapi sakit. Inflasi yang berdeflasi. Harga murah tetapi mahal. Anti nepotisme dengan nepotisme. Anti kolusi dengan kolusi. Reformasi dengan anti reformasi. Inovasi dengan status quo. Desentralisasi yang tersentralisasi. Halal yang haram. Asli yang palsu. Terdakwa yang mendakwa. Hakim yang disidang. Guru yang cabul. Mahasiswa yang tawuran. Penegak hukum si pelanggar hukum. Kejujuran yang bohong. Kebaikan yang buruk. Kaya yang miskin. Senyuman sang penangis. Kokoh yang rapuh. Kompak yang berantakan. Penjaga yang merampok. Pembersih yang mengotori. Petunjuk yang mengacaukan. Pahlawan yang kesiangan. Wah hidup kelihatannya bertambah rumit.

31 comments:

  1. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Setiap manusia merupakan makhluk yang unik karena tidak ada manusia yang sama persis. Karakter dari setiap manusia itu berbeda satu dengan yang lainnya. Dengan begitu pilihan yang mereka ambil pun akan berbeda. Tidak jarang kita temui saat ingin melakukan perbuatan buruk tetapi cara yang ada adalah cara yang salah. Atau juga sebaliknya kadang terjadi saat melakukan hal-hal yang buruk tetapi beralasan bahwa itu dilakukan demi kebaikan. Hal inilah yang disebut sebagai suatu anomali yaitu hal-hal yang saling bertentangan atau dapat diartikan juga sebagai suatu keganjilan, keanehan atau penyimpangan terhadap sesuatu yang biasa atau normal dan telah menjadi kondisi umum atau mayoritas dalam suatu lingkungan tertentu. Misalnya memberantas korupsi dengan korupsi. Membangun dengan merusak. Bersedekah untuk memperoleh keuntungan. Masyarakat yang sehat tetapi sakit. Inflasi yang berdeflasi. Harga murah tetapi mahal. Anti nepotisme dengan nepotisme. Anti kolusi dengan kolusi. Reformasi dengan anti reformasi. Dan masih banyak contoh lainnya. Begitu kompleks dan rumitnya kehidupan ini, maka diperlukan pondasi yang kuat dalam diri agar kita tetap berada pada koridor yang tepat dan benar. Pondasi yang dimaksud tidak lain tidak bukan adalah keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan YME. Dengan itu kita tidak akan terbawa oleh arus negative meskipun kehidupan semakin rumit dan kejam. Semoga kita bisa menjadi pribadi yang demikian.

    ReplyDelete
  2. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Dalam kehidupan, kita selalu menjumpai adanya kontradiksi. Dilema, ambivalen, munafik, komplikasi, paralogis, antinomi dan anomali selalu muncul dalam kehidupan yang penuh dengan pilihan. Semakin tinggi ilmu yang kita miliki, maka semakin banyak pilihan yang bisa kita pilih, semakin rumit pula tuntutan bahkan semakin komplikasi masalah yang kita temui namun ada yang harus selalu dijaga yaitu hati. Semakin tinggi ilmu jangan sampai hati juga semakin tinggi sehingga mampu bersikap munafik tidak jujur menjalani hidup.

    ReplyDelete
  3. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Dalam kehidupan ini sering sekali terjadi anomali, sehingga banyak fenomena-fenomena dan kejadian-kejadian yang tidak lagi mencerminkan prinsip-prinsip kebenaran dan kebajikan. Niat baik diikuti dengan perbuatan yang tidak baik, pembela keadilan memberantas keadilan, merawat tetapi merusak, menjaga tetapi mencuri dan sebagainya. Adanya anomali-anomali yang semakin merajalela dalam kehidupan tentunya harus segera dihapuskan, agar kehidupan kita tetap menegakan dan menjunjung tinggi prinsip, norma dan nilai kebenaran.

    ReplyDelete
  4. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Di negara Indonesia, kasus korupsi sangatlah menjamur. Seringkali slogan-slogan bertebaran “Memberantas Korupsi” tetapi yang terjadi seekarang adalah memberantas korupsi dengan korupsi. Akan sampai kapan korupis akan berakhir juga seperti itu? Itu pertanyaan untuk kita semua. Marilah direnungkan!

    ReplyDelete
  5. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Hidup ini selalu berhubungan dengan konradiksi. Hidup tanpa kontradiksi maka hidup akan flat dan tentu itu bukan hidup. Hidup itu rumit, banyak sekali anomali yang dipandang biasa oleh banyak orang. Anomali yang terjadi semestinya dapat direndam jika manusia menyadari adanya anomali yang salah.

    ReplyDelete
  6. Syahlan Romadon
    PM C 2016 / 16709251047

    Hidup ini memang penuh lika liku dan rumit. Namun jika kita mampu untuk selalu mensyukuri apa yang kita dapatkan dalam kehidupan ini maka semua itu akan terasa menentramkan. Banyak jalan yang dapat ditempuh, dan kita harus pandai dalam memilih jalan hidup yang dapat membawa kebahagiaan. Dengan ilmulah kita dapat memilih jalan itu.

    ReplyDelete
  7. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016

    dalam elegi ini kita temui banyak sekali kontradiktif dari suatu sifat yang sebarnya kontradiktifnya itu merupakan dirinya sendiri. maka senada dengan itu, tentu adanya kita ini bisa jadi mungkin tidak ada keberadaannya.

    ReplyDelete
  8. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Anomali bukan hanya terjadi pada air tapi anomali juga terjadi dalam kehidupan ini. Dua hal yang sifatnya berlawanan, yang satu sisi positif dan yang satu sisi negatif dilakukan dalam suatu perbuatan atau terjadi dalam satu kejadian, mungkin seperti itu yang bisa saya anggap sebagai anomali dalam kehidupan. Memberantas korupsi dengan korupsi, membangun dengan merusak, masyarakat sehat tapi sakit, kebaikan yang buruk dan banyak lagi itulah contoh dari anomali-anomali yang harus diberantas dimana yang baik tenggelam dalam yang buruk.

    ReplyDelete
  9. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Memang miris fenomena-fenomena yang terjadi dan sebenarnya karena anomali yang menyesatkan. Kebaikan dilakukan dengan keburukan. Begitu mungkin ungkapan yang tepat. Semuanya memang tergantung pilihan masing-masing pribadi. Memilih menggunakan atau menghindari anomaly tersebut. Jangan sampai kita sebagai pendidik tetapi merusak, mengajarkan tetapi menyesatkan. Naudzubillah min dzalik.. Yang menjadi miris lagi adalah ketidakkentaraan anomaly ini, sehingga koruptor yang sebenarnya bahkan tidak terlihat, pelanggar hukum yang dianggap sebagai penegak hokum. Semoga kita semua dijauhkan dari anomaly yang menyesatkan seperti ini. Aamiin…

    ReplyDelete
  10. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016 (S2)
    Pendidikan yang seharusnya menyemai benih kejujuran, kini malah menyemai benih ketidakjujuran, kemunafikan, kecurangan, dan cara instan. Pendidikan yang seharusnya membangun fondasi moral bangsa, kini malah meruntuhkan moral generasi penerus bangsa. Nilai kejujuran dalam dunia pendidikan masih menjadi sesuatu yang amat mahal. Kejujuran mudah dikatakan, tetapi sangat sulit untuk diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Ironisnya, ketidakjujuran dalam dunia pendidikan sering dianggap sebagai suatu strategi untuk mencapai tujuan tertentu sehingga yang berlaku adalah prinsip menghalalkan berbagai macam cara untuk mencapai tujuan tertentu.

    ReplyDelete
  11. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Sudah menjadi kewajiban bagi manusia di dunia ini untuk bersedekah. Bagi yang memiliki kelebihan ataupun kekurangan dalam hal tertentu.
    Tidak harus mempunyai berlebih untuk bersedekah, karena hal sekecil apapun yang kita punya dan dapat kita berikan merupakan sedekah.
    Yang menjadi hal yg kurang diharapkan dan harus dihindari adalah ketika bersedekah untuk memperoleh keuntungan.

    ReplyDelete
  12. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Hidup itu memang rumit, elegi diatas ini menggambarkan betapa rumitnya hidup. Seseorang ingin berbuat baik, tetapi harus dengan cara yang kurang baik. Itulah yang dimaksud bahwa hidup ini penuh dengan kontradiksi. Satu-satunya jalan adalah semua manusia harus selalu mendekatkan diri kepadan penciptanya agar dapat membangun dunia yang humanis.

    ReplyDelete
  13. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu’alaikum. Segala sesuatu terdapat idela didalamnya, terdapat kebaikan yang tentu diinginkan semua orang. Semua berlomba-lomba menuju yang ideal dan baik itu, namum terdapat anomali yang unik di dunia ini. Terkadang untuk menuju kebaikan dilakukan keburukan, untuk melawan keburukan dilakukan pula keburukan. Hal-hal tersebut dianggap hal yang biasa sebab sudah menjadi anomali yang tak biasa. Semoga kita termasuk orang yang berpikir dan berserah diri, agar tidak menjadi orang yang mengikuti anomali itu.

    ReplyDelete
  14. SUMIATI
    16709251056_PMC 2016
    Pendidikan Matematika-S2

    Bismillaah...
    Anomali adalah penyimpangan atau keanehan yang terjadi atau dengan kata lain tidak seperti biasanya. Hal ini pasti berkaitan erat dengan kehidupan kita yang serba canggih saat ini. Dimana anomali ini adalah keadaan dimana sesuatu itu bertentangan dengan prinsip maupun norma yang berlaku. Bila ingin menangkapnya maka kita harus punya ilmu yang tinggi nan bermanfaat, yang bisa menuntun kita untuk membedakan mana yang baik dan mana yang buruk, tentu pula dengan hati yang ikhlas. Karena setiap perbuatan akan melahirkan sebab- akibat baik terhadap diri sendiri, orang lain, dan kepada Allah SWT.

    ReplyDelete
  15. Wahyu Lestari
    16709251074
    PPs Pendidikan Matematika 2016 Kelas D

    dalam hidup kita selalu bertemu dengan kontradiktif. sebagai manusia kontradiktif megarahkan kita ke hal-hal yang tidak baik namun bisa sebaliknya. sebagai manusia yang memiliki akal dan mampu berpikir, maka kita harus selalu memikirkan hal-hal yang baik, dimana saat kita mendapatkan kesulitan kita mampu mnyelesaikannya dengan tindakan yang benar.

    ReplyDelete
  16. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Kehidupan ini berisi anomali. Kehidupan ini berisi kontradikdif. Maka dapa dikatakan kehidupan ini berisi anomaly yang saing kontradiktif. Ada dimana dua pilihan atau lebih yang saling berlawanan. Tergantung bagaimana kita memilih dan mengambil keputusan. Karena kehiduan ini adalah anomaly.

    ReplyDelete
  17. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Di dalam diri manusia memang sudah ditanamakan keraguan-raguan. Dalam agama Islam juga dikatakan bahwa adanya dua kekuatan yang selalu membisikkan kedalam diri manusia, yakni bisiskan dari Malaikat yakni bisikan baik dan bisikan dari syetan yakni bisikan buruk. Untuk menghadapi hal yang demikian maka seyogyanya kita mendekatkan diri kepada Allah SWT sehingga kita selalu dilindungiNya dan apapun yang kita laksanakan akan mendapat ridho dari Allah.

    ReplyDelete
  18. Anis Kurnia Ramadhani
    14301241020
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Di hidup ini banyak pillihan, antara yang baik dan yang buruk. Semua tergantung pada diri sendiri, akan memilih yang baik atau yang buruk. Lingkungan sekitar kita juga akan mempengaruhi apa yang kita lakukan. Jika terjadi penyimpangan di sekitar kita, hendaknya kita berusaha merubahnya ke arah yang lebih baik. Akibatnya tidak hanya bagi kita sendiri, tetapi juga untuk orang lain.

    ReplyDelete
  19. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Sebuah anomali merupakan sebuah kejanggalan. Mengapa demikian? Yah, karena segala sesuatu sangat bertolak belakang dari kebenaran. Niat yang dilakukan sudah tidak lurus lagi, keluar dari jalur Allah Swt. dalam kehidupan di dunia, kita akan menemukan segala keadaan atau kondisi yang penuh dengan anomali. Bahkan kita sendiri pernah termasuk ke dalamnya. seringkali kita berbohong demi kebaikan, padahal itu hanya alibi semata. Seringkali kita mencontek agar memperoleh nilai yang bagus, padahal itu hanya karena kita tidak mau berusaha. Seringkali kita berbuat baik karena hanya ingin dipuji. Sungguh, yang demikian merupakan sebuah anomali. Sebagai matematikawan yang cerdas yang selalu menggunakan logikanya dengan baik, tentunya kita dapat menghindarkan diri kita dari anomali yang tengah ada. Luruskan niat menjalankan segala sesuatu karena Allah Swt. InsyaAllah hidup kita selalu mendapat keberkahan. Aaaamiiin.

    ReplyDelete
  20. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Hidup ini merupakan ujian bagi manusia, dan setiap aspek kehidupan juga merupakan ujian. Kaya dan miskin, senang dan susah juga merupakan ujian. Dalam hidup manusia pastinya selalu ada yang pro dan kontra. Itu yang selalu menjadi pertentangan di kalangan manusia. Hal ini juga yang membuat dilema, kontradiksi, dan anomali. Oleh karena itu kita harus dapat memahami kehidupan dengan bijak. Harus menggunakan pikiran yang jernih dan hati yang ikhlas apabila akan menentukan sesuatu hal agar kelak mencapai hasil yang maksimal dan sesuai dengan apa yang kita harapkan. Namun terkadang karena kesenangan sesaat di dunia, kita lebih memilih melakukan anomali, tanpa memikirkan akibat yang harus ditanggung. Dengan demikian, sesungguhnya kita sendiri lah yang membuat kerumitan tersebut. Oleh karena itu, kita harus senantiasa berdoa dan meminta pertolongan dari Allah SWT agar kita dapat terhindar dan tidak terjebak dari segala anomali yang ada di dalam kehidupan kita. Kita harus selalu ikhlas dan bersyukur kepada Allah SWT agar hidup kita menjadi nyaman dan tenteram.

    ReplyDelete
  21. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Ada awal, ada juga akhir. Ada pemikiran rasional, ada juga empiris. Semuanya tergantung dari apa dan bagaimana dalam kita memilih diantara hal – hal tersebut. Anomali terjadi dalam hidup ini. Perbuatan baik atau buruk tergantung dari pilihan kita. Memilih untuk berbuat baik atau berbuat buruk. Hidup memang rumit, tetapi yang paling penting agar jangan sampai lupa bersyukur untuk setiap hal yang telah diterima dari Tuhan agar hidup tidak hanya mengejar kekuasaan, jabatan, materi, dan lain – lainnya tetapi juga mengejar kebahagiaan di akhirat dengan banyak berbuat baik.

    ReplyDelete
  22. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Setiap manusia memanglah unik, tidak ada manusia yang sama walaupun kemabar siap sekalipun, pasti beda. Dengan keunikanya mungkin akan ada kesalahan yang dibuatnya. Begitulah manusia tidak luput akan kesalahan. Karena itu, jagalah diri untuk selalu dekat dengan sang pencipta sang pemberi ampunan atas segala kesalahan.;

    ReplyDelete
  23. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    Manusia di dunia ini memiliki ciri khas yang beragam. mempunyai sifat yang beragam, kepribadian yang unik dan sifat yang istimewa. manusia ada yang memiliki sifat yang baik tetapi sesungguhnya semua manusia itu baik. semua manusia memiliki sifat yang beragam dan memiliki ekspektasi yang beragam. target mereka bermacam macam. ada juga yang hanya bermalas malasan dan tidak memperhatikan mengnai tujuan hidupnya.

    ReplyDelete
  24. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Elegi Menangkap Anomali di atas menjadi cermin kehidupan yang terjadi sekarang. Kehidupan ini dipenuhi oleh berbagai anomali yang kebanyakan dapat menjerumuskan manusia. Na’udzubillah... Punya atau mengaku tidak punya? Tidak punya atau mengaku punya? Berbohong sedikit tetapi selamat? Jujur tetapi beresiko? Benar tetapi kurang baik atau baik tetapi kurang benar? Pertanyaan-pertanyaan tersebut memang menjadi fenomena yang sering kita jumpai. Hidup memang dihadapkan pada dua pilihan yang terkadang menjadi hal yang membingungkan. Orang yang selamat, yaitu orang-orang yang mampu memilih pilihan dengan kesungguhan hati. Oleh karena itu, kita patut waspada dan senantiasa memilih suatu pilihan dengan kejernihan dan kesungguhan hati.

    ReplyDelete
  25. Ika Agustina Fitriani
    14301241018
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dari elegi diatas menurut saya semuanya dibutuhkan manusia, karena kita membutuhkan sudut pandang dari si baik dan si buruk. Tanpa kontradisi dari keduanya kita hanya berjalan datar bersikeras pada pilihan yang dianggapnya baik padahal bukan yang terbaik. Kesemua unsur tadi perlu disatukan hanya saja kadarnya yang berbeda. Bagaiamana mengaturnya?? itu urusan manusia itu sendiri. Waspada dan kesungguhan hati itulah kuncinya

    ReplyDelete
  26. Ajeng Puspitasari/ 14301241005
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    "wah hidup kelihatannya tambah rumit". Kalimat penutup tersebut amat menggelitik ketika dibaca. Memang sekarang ini banyak yang terbalik, yang benar dianggap salah dan yang salah dianggap benar. Bingung sudah dalam mElihat dunia, karena yang tampak beLum teNtu yang sesungguhnya. Maka, bekal kita ialah ilmu. Membaca, membaca, membaca. Belajar, belajar, belajar. Agar tau mana yang baik dan mana yang tidak. Agar tidak terkecoh dan bisa menempatkan diri.

    ReplyDelete
  27. Aditya Raenda A
    14301241036
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Anomali dalam kehidupan bisa dikatakan sebagai sesuatu yang berlawan disatu sisi bisa dikatakan baik namun sisi yang lain buruk. Seperti halnya membangun dengan merusak dua hal ini saling berlawanan seharusnya membangun dengan membangun ataupun dengan apa yang sifatnya bersifat membangun karena merusak meruupakan kebalikan dari membangun.

    ReplyDelete
  28. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Dalam kehidupan kita mungkin pernah mengalami satu dari sifat dilema, ambivalen, kontradiksi, munafik, komplikasi, paralogis, antinomi, dan anomali. Bukan hanya pada diri sendiri tetapi juga pada bangsa ini. Kenapa hal ini bisa terjadi?. Mungkin karena sedikitnya ilmu kita dan rendahnya dimensi kita untuk memilih satu dari sekian banyak kemungkinan. Atau mungkin juga karena lemahnya Iman kita sehingga hal ini bisa terjadi. Mungkin, mungkin, dan mungkin inilah yang bisa saya simpulkan. Tunggu, Apakah saya sudah termasuk ke dalam anomali?

    ReplyDelete
  29. Desinta Armiani
    14301241041
    S1 Pend Matematika A 2014

    Hidup ini penuh dengan teka-teki, didalam hidup terdapat berbagai sifat, mungkin kita pernah mengalami dilema, ambivalen, kontradiksi, munafik, komplikasi, paralogis, anatomi serta anomali. Apakah kita sudah termasuk ke dalam anomali? Tunggu,tunggu,tunggu bukan kah kita masih memiliki hati nurani serta sandaran terhadap Tuhan YME. Maka sebagai tuntunan hidup untuk menghindari masuk kedalam anomali haruslah membuka hati nurani serta bersandar pada ketentuan Allah SWT.

    ReplyDelete
  30. Elli Susilawati
    16709251073

    Dalam kehidupan kita mungkin pernah mengalami satu dari sifat dilema, ambivalen, kontradiksi, munafik, komplikasi, paralogis, antinomi, dan anomali. Bukan hanya pada diri sendiri tetapi juga pada bangsa ini. Kenapa hal ini bisa terjadi?. Mungkin karena sedikitnya ilmu kita dan rendahnya dimensi kita untuk memilih satu dari sekian banyak kemungkinan. Atau mungkin juga karena lemahnya Iman kita sehingga hal ini bisa terjadi. Mungkin, mungkin, dan mungkin inilah yang bisa saya simpulkan. Tunggu, Apakah saya sudah termasuk ke dalam anomali?

    ReplyDelete
  31. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Anomali dalam kehidupan pasti ada. Semua yang tidak mungkin pasti mungkin di dunia ini. Anomali tercermin ketika seseorang tidak mampu lagi menguasai apa yang ada dalam dirinya. Semuanya ingin diraihnya dengan menghalalkan segala cara. Maka dengan mengisi hidup kita dengan hal-hal yang bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain kita akan terhindar dari anomali-anomali yang ada. Dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT kita akan jauh atau terhindar dari anomali yang ada saat ini. Jauhkan sifat sombong dari diri kita.

    ReplyDelete