Oct 14, 2011

Elegi Silaturahim Matematika




Oleh: Marsigit

Matematika1:
Aku adalah matematika. Matematika ya matematika. Aku bukanlah ilmu alam. Tetapi sebetul-betulnya aku adalah ilmu tentang bicara. Guruku adalah Thales.



Matematika2:
Au adalah matematika. Jika aku geometri maka aku bukanlah bilangan. ku ada di dalam pikiranmu. Sesungguhnya sifatku itu abstrak. Yang konkrit itu hanyalah contohku. Aku telah ada secara lengkap dalam pikiranmu. Jika engkau tidak bisa menemukanku, itu hanyalah kekurang pahamanmu. Guruku adalah Plato.

Matematika3:
Aku adalah matematika. Aku adalah ilmu yang koheren. Bilanganku dapat mengatur alam. Tetapi sulit dibedakan atara aku dengan ilmu alam. Tetapi hidupku memang memerlukan bukti. Bagiku ruang adalah diskret. Dalil Pythagoras adalah diriku yang paling terkenal. Bisa saja orang-orang mengagumiku. Tetapi dalam diriku terdapat incommensurability. Guruku adalah Pythagoras.

Matematika4:
Aku adalah logika pertama. Aku tersusun atas proposisi-proposisi. Jiwaku adalah silogisma. Di dalam diriku terdapat infinite regress. Aku bersifat apodiktic. Postulat dan aksioma adalah landasanku. Guruku adalah Aistoteles.

Matematika5:
Aku adalah matematika. Aku bersifat aksiomatik. Yang utama dari diriku adalah geometri. Metodeku adalah deduksi. Postulat ke 5 adalah yang paling terkenal. Guruku adalah Euclides.

Matematika6:
Aku adalah matematika. Aku bersifat empiris. Aku adalah persoalan konkrit sehar-hari. Bagiku logika tidak meberikan informasi apapun. Guruku adalah Bacon, Locke, Berkely dan Hume.

Matematika7:
Aku adalah matematika. Diriku yang utama adalah geometri. Aku berada di dalam pikiranmu. Aku beranat dari keragu-raguanmu. Aku bersifat deduktif. Guruku adalag Rene Descartes.

Matematika8:
Aku adalah matematika. Aku bersifat sintetik a priori. Aku berada dalam intuisimu. Ituisimu adalah ruang dan waktumu. Keputusanmu adalah diriku yang tertinggi. Guruku adalah Immanuel Kant.

Matematika9:
Aku adalah matematika. Sebenarnya diriku adalah logika. Logika itulah matematika. Kalkulus pernyataan adalah contohku. Guruku adalah Leibniz, Frege dan Russell.

Matematika10:
Aku adalah matematika. Intuisimu adalah metodeku. Aku lebih mementingkan membangun dari sekedar diberikan. Guruku adalah Brouwer.

Matematika11:
Aku adalah matematika. Aku adalah pengamatanmu. Maka aku adalah kekeliruanmu. Guruku adalah Lakatos.

Matematika12:
Aku adalah matematika. Aku lebih mementingkan sistem. Aku adalah konsistensimu. Aku bersifat rigor. Sistemku benar-benar tunggal. Aku memerlukan dasar yang kokoh. Konsistensi adalah nyawaku. Orang biasa menyebut diriku sebagai formalisme. Guruku adalah Hilbert.

Matematika13:
Aku adalah matematika. Tetapi wujudku adalah bahasa. Walaupun aku itu empiris. tetapi aku tetap logika. Guruku adalah Wittgenstein.

Matematika14:
Aku adalah matematika. Matematika ya matematika. Aku tidak dipengaruhi oleh benda-benda kongkrit.
Kebenaranku terbebas dari nilai-nilai. Orang sering menyebut diriku sebagai absolutisme.

Matematika15:
Aku adalah matematika. Jika aku lengkap maka aku tidaklah konsisten. Tetapi jika aku konsisten, maka aku tidaklah lengkap. Guruku adalag Godel.

Matematika16:
Aku adalah matematika. Konstructivis adalah jiwaku. Guruku adalah Aristoteles, Piaget, dan Paul Ernest


Matematika17:Aku adalah matematika. Diriku yang utama adalah pola-pola dan relasi. Guruku adalah Ebutt dan Strakker.

Matematika18:
Aku adalah matematika. Diriku tiada lain adalah komunikasi. Tiadalah diriku yang tidak dapat dikomunikasikan. Guruku adalah Ebutt dan Strakker.

Matematika19:
Aku adalah matematika. Diriku adalah investigasi. Kegiatan penelitian itu adalah diriku. Guruku adalah Ebutt dan Strakker.

Matematika20:
Aku adalah matematika. Diriku bisa obyektif dan bisa subyektif. Diriku obyektif jika berada di luar dirimu. Diriku subyektif jika berada di dalam dirimu. Diperlukan pergaulan agar engkau mengetahui aku yang subyektif dan obyektif. Guruku adalah Paul Ernest.

Matematika21:
Aku adalah matematika. Bidangku tidaklah datar. Bidangku adalah kurva-kurva lengkung. Jumlah besar sudut pada segitigaku tidaklah sama dengan seratus delapan puluh derajat. Guruku bukanlah Euclides. Guruku adalah Lobachevski

Tunggal:
Aku adalah matematika. Aku bersifat tunggal. Landasanku bersifat kokoh. tetapi kebanyakan orang meyebut aku sebagai mitos.

Universal:
Aku adalah matematika. Aku bersifat universal. Tetapi kebanyakan orang juga mengatakan bahwa aku adalah mitos.

Pasti:
Aku adalah matematika. Aku menjamin kepastianku. Tetapi dengan demikian, aku juga dikatakan sebagai mitos.

Obyektif:
Aku adalah matematika. Aku menjamin obyektivitas. Tetapi dengan demikian, aku juga dikatakan sebagai mitos.

96 comments:

  1. Wahyu Lestari
    16709251074
    PPs Pendidikan Matematika 2016 Kelas D

    sebagai manusia, kita tidak terlepas dari matematika. dari kita kecil samapi saat ini kita masih menggunakan matematika entah itu dalam keadaan sadar maupun tidak. dan di setiap jenjang sekolah kita selalu bertemu dengan pelajarn matematika. disini guna bersilaturahmi dengan matematika adalah agar kita tidak terdoktrin dengan isue bahwa matematika itu sulit. kita mulai belajar perlahan-lahan agar kita mendapatkan pemahaman tentang matematika itu sendiri

    ReplyDelete
  2. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Definisi matematika diambil dari bagaimana kita memandang, membutuhkan dan menggunakan matematika itu sendiri. Matematika telah banyak maanfaatnya yang dapat kita rasakan langsung di dalam kehidupan. Matematika juga bersifat universal, yaitu ilmu mendasari perkembangan teknologi modern, mempunyai peran penting dalam berbagai disiplin dan memajukan daya pikir manusia.

    ReplyDelete
  3. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika 2016

    Matematika bersifat universal karena dia bisa dibawa kemana saja, dan matematika dimanapun dia (selagi masih di dunia ini) akan selalu sama. Matematika dipakai di segala macam ilmu, sehingga menyebabkan matematika bisa bersilaturrahim dengan semua ilmu dan akan selalu sinkron dan tidak akan pernah bertentangan. Dengan demikian matematika itu adalah ilmu yang fleksibel namun tetap konsisten.

    ReplyDelete
  4. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Ada banyak sekali ilmuan matematika yang sangat berjasa dalam menggali atau menemukan ilmu matematika yang mana merupakan ilmu dasar untuk mengembangkan ilmu-ilmu yang lain. Pada zaman sekarang, orang cenderung dimudahkan karena tinggal mempelajarinya, dan tidak perlu repot-repot untuk mencari bahkan menemukan. Namun, justru banyak anak sekolah yang terlena, mereka tidak menyukai matematika, padahal matematika itu sagat mudah dan sangat berguna bagi kehidupan sehari-hari kita. matematika sangat berguna untuk mengasah kemampuan pemecahan masalah kita. dan ada banyak sekali matematika yang berada di sekitar kita. jika kita melihat elegi di atas, kita tahu bahwa ada banyak tak hingga sifat matematika. meskipun ilmu pasti, matematika jika berada di dunia tetap akan bersifat kontradiksi, dan terikat oleh ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  5. SUMIATI
    16709251056_PMC 2016
    Pendidikan Matematika-S2

    Bismillaah...
    Matematika itu tergantung yang memukirkannya, akan bersifat tunggal, universal, maupun obyektif tergantung bagaimana cara kita mendefisikannya. Matematika ada di mana-mana menurut ruang dan waktu, matematika itu berdimensi. Matematika itu hidup dan menghidupkan. Tokoh-tokohnya akan selalu hidup dalam kenangan dan tidak akan pernah mati. Maka sekarang tinggal kita apa yang dapat diperbuat dan lakukan dengan matematika.

    ReplyDelete
  6. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Definisi matematika sangat luas, tergantung dari sudut pandang apa untuk mendefinisikannya. Matematika merupakan ilmu yang sangat kompleks. Matematika adalah ilmu dasar dari ilmu-ilmu yang lain. Tinggal bagaimana kita mendefinisikan matematika dan usaha menggapai hakekatnya. Selain itu, matematika merupakan salah satu kajian dalam filsafat. Oleh karena itu, matematika bisa dilihat dari segi multidimensi. Matematika adalah salah satu ilmu yang bertujuan untuk memperkenalkan matematika sehingga siswa bisa membangun pengetahuan secara mandiri. Para filsuf berusaha memahami matematika untuk memperoleh pemahaman yang paling luas dan dan yang paling dalam. Matematika dapat diibaratkan seperti puncak gunung es yang jika dipelajari lebih mendalam akan dapat ditemukan cabang ilmu matematika lain. Berbagai pemikiran para filsuf tentang matematika memunculkan ide-ide baru dalam matematika.Para filsuf mengkaji matematika dari sudut pandang berbeda. Pemikiran yang semakin berkembang dari para filsuf mencoba untuk mengembangkan matematika sebagai ilmu

    ReplyDelete
  7. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Elegi diatas mengungkapkan pandangan matematika dari berbagai pendapat. Menurut saya, matematika merupakan aktifitas yang dekat dengan kehidupan sehari – hari. Banyak cara yang bisa dilakukan untk membuktikan matematika dan menerapkannya. Menjadi guru bukanlah hal yang mudah karena membutuhkan banyak hal untuk mendukung profesinya dan membimbing siswa untuk menemukan pengetahuannya sendiri, apalagi menjadi seorang guru matematika. Siswa mungkin ada yang kurang menyukai matematika karena beberapa hal, oleh karena itu menjadi tantangan bagi guru matematika untuk menyusun pembelajaran yang tepat bagi siswa.

    ReplyDelete
  8. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Setiap manusia itu unik, Dapat memakai satu objek dengan beebagai sudut pandang. Namun dalam memaknai suatu ilmu janganlah membatasi diri, berusalah gali pikiran-pikiran kritis tentang itu barangkali ada makna yang sangat besar dalamnya. Sebagai guru juga harus memaknai matematika sedalam-dalamnya, karena untuk mengatasi pemakna yang dipikirkan oleh siswa, sehingga dapat memfasilitasi siswa dengan tepat dan benar.

    ReplyDelete
  9. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    Benar bahwa matematika memang abstak, tetapi melalui contoh dan melalui cara mengaitkan matematika dengan kehidupan sehari hari atau dengan matematika yang dapat dibayangkan maka matematika menjadi tidak abstrak lagi dan akan lebih mudah untuk dipahami, dipelajari dan dipraktekkan dalam kehidupan sehari hari dan dapat mengetahui manfaatnya dalam kehidupan sehari hari.

    ReplyDelete
  10. Ari Dhamayanti
    14301241045
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Saya belajar tentang macam – macam matematika, atau sifat – sifat dari bagian yang termasuk matematika. Walaupun terlihat mereka memiliki hal yang berbeda – beda, tetapi sebenarnya saling berkaitan ketika akan memelajarinya.

    ReplyDelete
  11. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Elegi di atas menguraikan beberapa teori mengenai filsafat matmatika. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya mengenai hakikat matematika sekolah menurut Ebutt and Straker, yaitu matematika sebagai kegiatan penelusurn pola dan hubungan, sebagai kreativitas yang membutuhkan intuisi, kegiatan problem solving, dan komunikasi. Hal tersebut seperti elegi di atas pada Matematika17: Aku adalah matematika. Diriku yang utama adalah pola-pola dan relasi. Guruku adalah Ebutt dan Strakker.

    ReplyDelete
  12. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Matematika 18: Aku adalah matematika. Diriku tiada lain adalah komunikasi. Tiadalah diriku yang tidak dapat dikomunikasikan. Guruku adalah Ebutt dan Strakker.
    Matematika 19: Aku adalah matematika. Diriku adalah investigasi. Kegiatan penelitian itu adalah diriku. Guruku adalah Ebutt dan Strakker.
    Matematika 17, 18, dan 19 ini dapat dijadikan bekal guna diimplementasikan dalam proses pemelajaran matematika, di mana belajar dijadikan sebagai kegiatan siswa.
    Selain itu, elegi silaturahim matematika juga menguraikan teori-toeri yang menekankan pembelajaran inovatif, di mana siswa sebagai subjek pembelajaran.

    ReplyDelete
  13. Silaturohim mempunyai manfaat untuk berkomunikasi, menjalin hubungan, memperat persaudaraan, mengurangi buruk sangka atau perselisihan. Silaturohim matematika bermaksud untuk berkomunikasi bagaimana pengertian matematika menurut para pemikir dari zaman ke zaman. Jika kita mengetahui matematika menurut tokoh tersebut kemudian mana yang menurut kita ada benarnya. Matematika tidak hanya hitung-hitungan maka akan banyak pemikiran akan apa itu matematika. kita dapat mengambil hal yang menurut kita berguna dan benar kemudian dikomunikasikan agar tidak terjadi perselisihan. Pemikiran-pemikiran tersebut akan berkembang sampai sekarang dan nanti dan menjadi landasan dari matematika yang kita jumpai sekarang.

    ReplyDelete
  14. Tahtalia
    14301241031
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Untuk belajar matematika kita perlu memahami apa itu matematika. Dari elegi di atas terdapat beragam deskripsi tentang matematika, hal itu disebabkan karena matematika merupakan salah satu disiplin ilmu yang memiliki kajian yang sangat luas sehingga masing-masing ahli bebas mengemukakan pendapatnya tentang matematika berdasarkan sudut pandang, kemampuan, pemahaman, dan pengalamannya masing-masing.

    ReplyDelete
  15. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)

    Berdasarkan elegi diatas dapat saya simpulkan bahwa setiap ahli mempunyai pendapat yang berbeda-beda tentang matematika. Matematika itu sangat luas, tidak hanya terpaku pada rumus, bangun datar/ruang, hitungan, dll namun lebih pada penerapan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga dengan belajar matematika, kita dapat menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada dalam kehidupan sehari-hari.

    ReplyDelete
  16. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)

    Matematika yang kita pelajari sekarang ini merupakan hasil dari pemikiran para ahli. Patutlah kita bersyukur dan berterima kasih karena para ahli memikirkan dan akhirnya menemukan gagasan tentang matematika. Dari apa yang ditulis dalam elegy ini, matematika meliputi semua aspek kehidupan, matematika membantu kita berbahasa karena matematika merupakan ilmu tentang bahasa, matematika membantu kita berpikir karena matematika merupakan ilmu tentang logika, geometri, dan dapat ditemui dalam kehidupan sehari-hari.

    ReplyDelete
  17. 'Azzanie Karima Arroida
    14301241017
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Jika membaca elegi ini, kita menjadi mengetahui berbagai macam aliran pendidikan matematika, terdapat berbagai ahli yang mengemukakan pendapat-pendapat tentang matematika. Ada yang mengartikan matematika sebagai geometri, ada yang mengartikan matematika sebagai aljabar, dan sebagainya. Secara filsafat, hal tersebut tidaklah salah, karena filsafat berarti diri sendiri, jika menurut pendapat diri sendiri matematika adalah hal-hal yang berhubungan dengan bilangan, maka akan mengartika matematika sebagai aljabar.

    ReplyDelete
  18. Ujang Herlan Permana
    14301249001
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pemahaman mengenai matematika tergantung kepada sudut pandang orang tersebut. Karena matematika itu universal, nilai terpenting dari matematika itu bagaimana siswa mengkonstruk pengetahuan dan memhamai konsep–konsep matematika.

    ReplyDelete
  19. Elli Susilawati
    16709251073
    Pmat D pps 16

    Dari elegi di atas, kita dapat mengenal guru-guru kita dalam ilmu matematika dan ilmu-ilmu yang mendukung dalam pembelajaran matematika. Banyak ilmuan matematika yang telah berjasa dalam ilmu matematika. Tugas kita memanfaatkan ilmu yang telah ada agar dapat bermanfaat bagi diri kitan dan bermanfaat bagi umat manusia.

    ReplyDelete
  20. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Elegi di atas menggambarkan peran filsuf dalam matematika dan sifat matematika yang tunggal, universal, pasti, dan objektif. Dari beberapa filsuf di atas kita akan semakin memahami bahwasannya ilmu yang kita punyai merupakan hasil dari pendapat para filsuf yang telah dikembangkan sesuai dengan kemajuan jaman tetapi tidak merubah tatanan awalnya. Salah satu sifat matematika ialah matematika merupakan komunikasi, komunikasi dari lambang atau notasi ke dalam masalah yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

    ReplyDelete
  21. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Setiap orang dapat berpandangan yang berbeda-beda mengenai matematika, tidak ada yang salah dengan semua itu. Karena sebenar-benar matematika adalah apa yang ada di pikiran kita. Boleh saja matematika itu dianggap hal yang rumit dan menyebalka atau matematika dapat dipandang sesuatu yang indah dan menantang. Boleh saja orang berpandangan seperti itu, tidak ada yang salah. Karena memang orang itu adalah sifat. Sifat itu kan berbeda-beda. Oleh karena itu, kita hendaknya bersemangat dan selalu ikhlas dalam menuntut ilmu sehingga kelak kita akan memetik hasil yang kita banyak pelajari. Dan juga sebaiknya kita selalu mengembangkan pengetahuan yang ingin dipelajari.

    ReplyDelete
  22. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Postingan yang berjudul "Elegi Silaturahim Matematika" ini ternyata memberikan pandangan-pandangan tentang apa saja pengertian matematika itu. Ada beberapa pengertian lagi tentang matematika berdasarkan arti dari kata matematika itu sendiri. Menurut Fachruddin (2009:13) matematika berasal dari kata yunani mathematikos yang berarti ilmu pasti. Dan menurut Hamzah & Muhlisrarini (2014:48) matematika berasal dari kata mathema yang artinya pengetahuan dan mathanein yang artinya berpikir atau belajar. Tetapi berdasarkan beberapa bacaan, definisi yang pasti mengenai matematika tidak ada hingga sekarang. Semua ilmuan memiliki pendapatnya masing-masing mengenai matematika. Dan menurut saya, matematika adalah ilmu hitung yang mengajarkan seseorang untuk dapat memecahkan masalah secara logis dan sistematis

    ReplyDelete
  23. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Elegi silaturrahmi matematika menjelaskan bahwa Matematika memiliki banyak arti menurut pemikiran para filsuf, dimana setiap filsuf memiliki prinsip tersendiri dalam mengartikan matematika. Matematika bukan sekedar angka, symbol, dan rumus-rumus yang kita temui di bangku sekolah, namun matematika dalam arti yang paling luas adalah pengembangan semua jenis pengetahuan yang bersifat formal dan penalarannya bersifat deduktif.

    ReplyDelete
  24. Ilma Rizki Nur Afifah
    17709251020
    PPs. PM A 2017

    Definisi matematika sangat luas. Matematika jika didefinisikan itu sangat kompleks tergantung dari sudut pandangnya. Dalam tulisan Bapak, sudah ada banyak definisi matematika. Menurut saya, definisi-definisi tersebut berbeda disebabkan sudut pandang dan sejarah matematika itu sendiri. Jika dalam lingkungan pasar, matematika ya soal hitung-menehitung uang (untung rugi). Jika dalam lingkungan sawah, matematika ya soal menghitung banyaknya pupuk, tanaman, air dan lain lain. Selain itu, matematika juga dibutuhkan dan berhubungan dengan ilmu lain sehingga dapat memunculkan banyak definisi.

    ReplyDelete
  25. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Dengan membaca postingan ini saya belajar hakikat matematika sesuai dengan apa yang dituliskan di sini. Saya memiliki pertanyaan. Pertanyaan tersebut berangkat dari kutipan ini:

    "Tunggal:
    Aku adalah matematika. Aku bersifat tunggal. Landasanku bersifat kokoh. tetapi kebanyakan orang meyebut aku sebagai mitos.

    Universal:
    Aku adalah matematika. Aku bersifat universal. Tetapi kebanyakan orang juga mengatakan bahwa aku adalah mitos.

    Pasti:
    Aku adalah matematika. Aku menjamin kepastianku. Tetapi dengan demikian, aku juga dikatakan sebagai mitos.

    Obyektif:
    Aku adalah matematika. Aku menjamin obyektivitas. Tetapi dengan demikian, aku juga dikatakan sebagai mitos"

    Mitos adalah bukan logos. Maka yang ingin saya tanyakan: apakah matematika bukan tunggal?, apakah matematika bukan universal, apakah matematika bukan pasti, apakah matematika bukan obyektif?

    ReplyDelete
  26. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    17709251005
    PPs PM A 2017

    Assalamualaikum Prof,
    Elegi ini memberikan wawasan tentang definisi matematika dan macam-macamnya. Melalui elegi ini, kita mengetahui bahwa matematika ialah ilmu yang sangat luas. Selain itu, hakekat matematika ialah berstruktur dan berhierarki sehingga sulit untuk mendefinisikan matematika menjadi satu pengertian. Matematika memiliki banyak definisi, sebanyak orang yang memikirkannya dan definisi tersebut tergantung subyek yang memikirkannya. Maka pada bagian akhir elegi ini juga diungkapkan bahwa jika matematika itu tunggal, universal, pasti, dan objektif maka itulah yang disebut mitos.

    ReplyDelete
  27. Arung Mega Ratna
    17709251049
    S2 Pend. Matematika C

    Assalamu'alaikum wr.wb.
    Ketika orang mendengar kata matematika, pasti sudah membayangkan tentang angka, bilangan, sulit, dll. Menurut saya matematika itu asyik, dimana kita merasa tertantang untuk menyelesaikan suatu masalah. Cakupan matematika itu luas dan masing-masing tokoh mendefinisikan apa itu matematika berbeda antara satu tokoh dengan yang lain. Mendefinisikan sesuatu tergantung oleh sudut pandang tokoh tersebut.
    Terima kasih
    Wassalamu'alaikum

    ReplyDelete
  28. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Pada tulisan di atas terdapat banyak pandangan mengenai pengertian matematika. Namun jika kita dihadapkan dengan pertanyaan “apa itu matematika?” tidak dapat dengan mudah bagi kita untuk menjawabnya dengan satu atau dua kalimat dengan begitu saja. Berbagai pendapat bisa saja muncul tentang pengertian matematika tersebut, bila dipandang dari pengetahuan dan pengalaman masing-masing yang berbeda.

    ReplyDelete
  29. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    S2 Pendidikan Matematika A (PM A)

    Perspektif merupakan bagaimana seseorang dapat mengartikan sesuatu dari sudut pandang tertentu. Setiap orang mempunyai perspektif yang berbeda satu dengan yang lainnya. Perbedaan itulah yang membuat keberagaman dalam mempelajari suatu ilmu. Berdasarkan Elegi Silaturahim Matematika di atas, dapat saya ambil pelajaran bahwa sebagai manusia yang sedang dalam proses mencari ilmu, maka hendaklah ia mempelajarinya tidak hanya dari satu sisi saja, melainkan dari beberapa sudut pandang lainnya. Semoga apa yang kita pelajari, dapat bermanfaat bagi diri kita sendiri dan orang lain. Aamiin

    ReplyDelete
  30. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Elegi ini memberikan pemahaman pada saya mengenai pandangan para filsuf mengenai Matematika. Mereka menggambarkan matematika dari sudut pandang yang beraneka ragam. Keanekaragaman itulah yang sejatinya membentuk hakikat matematika. Dalam memahami hakikat matematika, kita tidak mengambil referensi dari satu pandangan filsuf saja, melainkan meramu dari banyak pandangan filsuf untuk diambil suatu kesimpulan tentang hakikat matematika.

    ReplyDelete
  31. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Matematika itu luas dalam hal pengertian dan sesuai dengan pandangan dari ilmuwan yang mempunyai kepakaran masing-masing. matematika itu komplek sesuai pandangan dan tempat penggunaan. Menurut saya Matematika itu luas dan komplek dalam definisinya sesuai pandangan orang dan sesuai dengan para ahli sejarah yang menemukan teorema matematika. penggunaan matematika tersebut juga sesuai dengan waktu dan tempat, jika matematika digunakan oleh seorang akademisi akan jauh lebih rumit dalam mata kuliahkalkulus, geometri,statistika, aljabar dll, namun dalam kehidupan sehari-hari punjuga menggunakan matematika misal dalam pasar matematika untuk menghitung untung dan rugi, jika dalam pembangunan untuk menghitung berapa banyak bahan yang dibutuhkan untuk membangun rumah dll. matematika itu dekat dengan kita disadari atau tidak, disukai atau tidak matematika selalu kita temui dalam kehidupan.

    ReplyDelete
  32. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Di dalam ilmu pengetahuan matematika, terdapat berbagai macam teori-teori dan penemuan-penemuan tentang matematika. Hal ini secara langsung telah melahirkan banyak tokoh terkenal di bidang khusus dalam matematika. Tokoh-tokoh tersebut memiliki pemikiran-pemikiran baru tentang matematika yang belum pernah dipikirkan atau didalami oleh orang lain sebelumnya. Dengan kata lain mereka itu sebenarnya adalah filsuf-filsuf yang melebur di dalam diri matematikawan. Hakekat belajar filsafat adalah memahami pemikiran-pemikiran para filsuf yang merentang dari waktu ke waktu. Maka hakekat belajar filsafat matematika adalah memahami pemikiran-pemikiran tokoh-tokoh yang telah disebutkan di atas. Dengan kata lain jika kita ingin belajar matematika lebih mendalam, maka belajarlah langsung dari mereka melalui pemikiran-pemikiran mereka.
    Berbicara tentang tokoh matematika atau matematikawan. Ada seorang matematikawan yang menurut saya dia adalah seorang filsuf. Dia adalah Aristotel. Seorang matematikawan yang tertarik dengan paradox-paradox dari yunani. Paradox erat hubungannya dengan silogisma, tetapi selalu berakhir kontradiksi sehingga kesimpulan yang diambil sering kali bertentangan dengan logika. Menurut saya hal ini sangat menarik. Selain memahami hal-hal logis di dalam matematika, Plato juga mendalami tentang paradox yang cenderung merupakan filsafat. Ini lah yang memberi motivasi kepada saya untuk mempelajari matematika sekaligus filsafat.

    ReplyDelete
  33. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Matematika adalah ibunya ilmu. Matematika melandasinya perkembangan ilmu dan teknologi. Matematika juga mendukung kelancaran berbagai disiplin ilmu. Hakekat matematika tidaklah tunggal. Matematikawan satu dengan matematikawan lainnya memiliki pendefenisian yang bebeda tentang hakekat matematika. Semuanya berdasarkan hasil olah pikir yang mereka gapai. Perbedaan pendefinisian ini menjadikan matematika sebagai queen of science.

    ReplyDelete
  34. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Matematika memiliki banyak bagian-bagian. Setiap bagian-bagian itu memiliki tokohnya masing-masing. Selama ini kebanyakan orang hanya menganggap matematika identika dengan angka-angka saja, tetapi pada nyatanya matematika tidak sekedar itu, matematika merupakan suatu bentuk, logika, metode, pengamatan, bahasa, pola, komunikasi, investigasi, obyek, subyek, dan yang lainnya. Tetapi kenapa ketika matematika menganggap dirinya tunggal, universal, pasti, dan obyektif dianggap mitos?

    ReplyDelete
  35. Indah Purnama Sari
    17701251035
    PEP B

    ilmu yang saya dapat dari tulisan ini adalah matematika memiliki beragam pengertian. didalam pengertian-pengertian itu banyak yang turut campur didalamnya. masing masing dari mereka membuat bagian-bagian dari matematika itu sendiri. tapi tak pernah jemu saya katakan. matematika itu memang unik. seru. menyenangkan sekaligus menyebalkan. bagi saya matematika adalah rasa dari segala rasa.

    ReplyDelete
  36. Nama : Kartika Pramudita
    Nim : 17701251021
    Kelas : PEP B (S2)

    Terimakasih Pak
    Dalam elegi silaturahim matematika ini saya belajar tentang matematika dan para matematikawan. Matematika terdiri dari banyak aspek, tidak hanya sekedar berhitung tetapi juga tentang geometri, logika, aljabar, relasi, pola, dan masih banyak lagi. Dalam belajar matematika hendaknya kita juga melakukan silaturahim kepada berbagai ilmu yang ada di dalam matematika yang telah dicetuskan oleh banyak matematikawan. Cara bersilaturahmi adalah dengan belajar dan terus belajar.

    ReplyDelete
  37. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Berdasarkan elegi ini menerangkan bahwa matematika memiliki pengertian yang berbeda-beda menurut para ahli. dalam metematika hanya mempelajari angka-angka, rumus, dan perhitungan saja, melainkan juga ilmu bicara, logika pertam, empiris, aksiomatik dan sebagainya. Oleh karena itu untuk mencapai hakikat matematika maka pelajari dan pahamilah apa dan bagaimana matematika itu sendiri, karena dengan begitu akan terjalin silaturahim antara berbagai pendapat-pendapat yang diutarakan para ahli matematika sehingga menambah pengetahuan dan wawasan.

    ReplyDelete
  38. Widuri Asmaranti
    17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    Elegi Silaturahim Matematika, pada postingan kali ini, kita banyak mendapat ilmu mengenai apa itu matematika. Banyak pengertian matematika berdasarkan beberapa ahli matematika atau ilmuwan matematika. Matematika dapat memiliki pengertian yang berbeda-beda tergantung sudut pandang dari seseorang. Tapi sebenar benar matematika menurut pendapat orang lain itu tunggal, universal, pasti, obyektif semuanya hanya mitos.

    ReplyDelete
  39. Rosnida Nurhayati
    17709251042
    PPs PM B 2017


    Dalam postingan Elegi silaturahim matematika menunjukkan, begitu matematika adalah pengetahuan yang lengkap, saling mendukung sama lain, sehingga dapat ditarik menjadi pengetahuan yang beragam. Matematika adalah ilmu yang didalamnya terdapat konsep beserta pembuktian, merangkum logika berpikir, sehingga bisa dijadikan landasan bagi ilmu yang lain.

    ReplyDelete
  40. Metia Novianti
    17709251021
    PPs Pend. Matematika A 2017

    Dari elegi yang bapak tuliskan di atas, saya dapat memaknai bahwa matematika itu memiliki arti yang luas dan beragam, tergantung dari persepsi seseorang. Pendapat-pendapat di atas juga sesungguhnya dapat mematahkan anggapan orang awam bahwa matematika hanyalah berkutat pada bilangan dan menghitung saja. Dari elegi silaturahmi matematika ini juga kita diajak untuk bersilaturahmi dengan matematika, kita diajak untuk lebih mengenal matematika. Untuk mempererat tali silaturahmi kita dengan matematika, hendaknya kita terus membaca dan terus belajar agar tali silaturahminya tidak putus.

    ReplyDelete
  41. Nurika Miftahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Sejak kecil saya sangat menyukai matematika, sejak SD hingga SMA nilai Ujian Nasional yang paling tinggi adalah matematika. Tapi ternyata modal suka saja belum cukup. Bagaikan menyukai sesuatu tetapi tidak dapat menjelaskan alasannya mengapa karena pengetahuan tentang matematika itu sangat belum cukup bahkan masih sangat-sangat minim. Elegi silaturrahmi matematika ini menggambarkan bahwa matematika itu sangat luas bahkan setiap ilmu dari cabang matematika memiliki tokohnya masing-masing. Dan yang membuat saya merasa ciut, pengetahuan saya sangat minim mengenai itu. Meskipun matematika dikatakan sebagai mitos, tapi saya percaya bahwa seseorang akan kesulitan menjalani aktivitas hidupnya jika tanpa menggunakan ilmu matematika. Sekecil apapun aktivitas itu. Dengan demikian, matematika merupakan ilmu yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  42. Nurika Miftahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Selama ini banyak sekali pandangan negatif tentang matematika. Matematika itu angka, rumus, abstrak, hitungan, sulit, dan masih banyak lagi pendapat negatif tentang matematika. Sebagian dari mereka menganggap matematika itu sulit hanya berdasarkan pendapat orang lain saja kemudian ia menganggap bahwa matematika itu sulit. Padahal jika ia mau mempelajari matematika dengan ikhlas, memahami setiap konsep dari materi matematika maka ia akan memandang bahwa matematika tidak sesulit yang mereka bayangkan. Matematika abstrak karena ia tidak cukup pemahaman mengenai yang kongkrit untuk menuju yang abstrak tersebut. Matematika juga tidak melulu soal rumus, jika ia paham bagaimana rumus itu diperoleh maka rumus itu tidak perlu lagi dihapalkan melainkan akan tau dengan sendirinya. Tidak hanya itu, matematika juga mengajarkan bagaimana logika berpikir, melakukan penilaian obyektif, empiris, berbicara dengan bahasa, kekonsistenan, menjalani hidup yang saling koheren, dan masih banyak lagi yang menuntuk kita dalam menjalani hidup yang lebih harmonis. Diibaratkan seperti judul besar dari blog milik Prof. Dr. Marsigit, M.A.. The Power of Mathematics
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  43. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Dari elegi ini kita bisa belajar tentang hakikat matematika ini. Sejarahnya, yang termasuk didalamnya, karakteristiknya, dll. Intinya semua yang berkaitan dengan matematika. Matematika menurut Thales bukan ilmu alam, melainkan ilmu bicara. Ada didalamnya juga macamnya yaitu geometri sebagai cabang dari matematika yang dipopulerkan oleh Plato. Ada juga yang mengatakan matematika adalah koheren, yang disampaikan oleh Pythagoras. Matematika bersifat aksiomatik. Bersifat empiris. Matematika adalah logika. Matematika adalah pengamatan dan penjelsan lain tentang matematika. Sehingga dapat disampaikan bahwa matematika adalah dunianya matematika. Dan didefinisikan sebanyak apapun oleh para matematikawan yang ada itu belum selesai menerangkan matematika. Matematika itu meliputi apa yang ada dan yang mungkin ada, yang disampaikan baru yang ada sedangkan masih ada yang mungkin ada yang belum disentuh. Sehingga disini mengajarkan kepada kita jangan bangga atau mudah puas ketika paham akan suatu konsep matematika, karena masih banyak matematika lain yang belum kita pahami.

    ReplyDelete
  44. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Terima kasih Prof untuk ilmu yang sudah diberikan. Saya sangat senang dapat bersilaturahim dengan para matematikawan dan para filsuf melalui buah pemikirannya terkait matematika itu sendiri. Saat membaca ulasan ini saya menjadi teringat masa-masa belajar di bangku sekolahan. Ulasan yang membawa pikiran saya bersilaturahim dengan guru matematika saya. Saya menyadari pemikiran saya terkait matematika masih sangat dangkal. Ulasan yang mampu membuka mata saya. Saya menyimpulkan matematika dapat bersifat intensif dan ekstensif.

    ReplyDelete
  45. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Bismillah, terimakasih prof. Marsigit atas ulasan di atas. Sungguh kaya sekali matematika ini. Banyak sekali cabang, kategori, sifat, sub bab, sub materi, yang bisa dipelajari. Saya cukup senang karena dulu pernah mempelajarinya dalam 3,5 tahun, saya cukup senang pernah karena pertemuanku dengannya telah kupilih saat S1 dulu. Namun saya lebih sedih lagi, karena sekarang saya jarang bersua dengan mereka semua, para matematikawan dan para filsuf hanya bertemu denganku ketika saya membaca elegi-elegi dan disaat pertemuan perkuliahan bapak. Terimakasih bapak karena telah sering memfasilitasi pertemuan kami. Namun sebenar benar matematika menurut pendapat orang lain itu tunggal, universal, pasti, obyektif semuanya hanya mitos, saya pun masih merasa juga seperti itu. Wallahualam bishowab.

    ReplyDelete
  46. Rigia Tirza Hardini
    17701251026
    S2 PEP B

    Matematika itu membingungkan. Karena sebenar-benar ilmu adalah membuat bingung. Bingung adalah awal dari berpikir. Maka tak salah jika mengatakan matematika itu sering membuat bingung, yang salah adalah mengatakan matematika itu sulit. Karena sulit itu relatif.

    ReplyDelete
  47. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)

    Banyak siswa yang masih merasa asing manfaat dari matematika dalam kehidupan sehari-hari terutama untuk materi integral, aljabar, dan masih banyak lagi. Siswa merasa apakah dengan mempelajari hal tersbeut hal ini relevan dengan kemajuan teknologi pada zaman sekarang. Apalagi semua sudah serba teknologi jadi untuk menghitung secara manual sebenarnya tidak diperlukan lagi. Namun anggapan hal tersebut adalah salah. Guru sebaiknya menanamkan bahwa walaupun teknologi sudah berkemabang namun masih banyak lagi teknologi yang dapat dikembangkan yang masih tersimpan. Apabila siswa tidak mau belajar lalu siapa yang akan mengembangkan?

    ReplyDelete
  48. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb
    Silaturahim matematika merupakan kegiatan yang baik dan perlu dilestarikan, melalui silaturahim matematika ini kita dapat belajar berbagai sudut pandang matematika karena sejatinya definisi matematika sangat luas dan tergantung dari siapa yang mendefinisikannya namun hakikatnya sama yakni sebagai ilmu. Matematika hadir sebagai kebutuhan manusia, matematika ada sebagai ilmu karena perlu dipelajari.Oleh karena itu, matematika telah diajarkan sejak dini, namun hingga saat ini banyak siswa yang mengeluhkan kesulitan dan tidak memahami berbagai konsep dalam matematika. Sebenarnya adanya masalah ini sama sekali bukan salah matematika namun, hal ini bagaimana cara pengenalan matematika kepada subyek pembelajaran. Melihat lebih dekat matemtika maka insyaAllah lebih mudah memahami. Terima Kasih.

    ReplyDelete
  49. Tari Indriani
    17701251027
    S2 PEP B

    Assalamu'alaikum wr.wb
    Matematika bukanlah pelajaran yang kaku tanpa seni. Matematika adalah seni dalam menghitung, merangkai bilangan, dan matematika dapat juga dikatakan sebagai seni dalam berkomunikasi. Contohnya, jarang yang memiliki kesalahan persepsi atas “1” karena semua memahaminya sebagai suatu hal yang sama. Dengan ini, saya ingin bertanya, mengapa diciptakan angka nol "0"? Apakah filosofinya? Terima kasih, Prof sebelumnya.

    ReplyDelete
  50. Kartika Kirana
    17701251039
    S2 PEP B

    Trimakasih, saya jadi mengenal filsuf-filsuf yang menjadi guru bagian bagian dari matematika.
    Namun ketika sifat-sifat dijatuhkan padanya, yaitu sifat tunggal, universal, pasti, obyektif, maka matematika kemudian menjadi mitos.
    Ilmu itu sedianya selalu berkembang, agar tidak menjadi mitos.

    ReplyDelete
  51. Kartika Kirana
    17701251039
    S2 PEP B

    Trimakasih, saya jadi mengenal filsuf-filsuf yang menjadi guru bagian bagian dari matematika.
    Namun ketika sifat-sifat dijatuhkan padanya, yaitu sifat tunggal, universal, pasti, obyektif, maka matematika kemudian menjadi mitos.
    Ilmu itu sedianya selalu berkembang, agar tidak menjadi mitos.

    ReplyDelete
  52. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Sepengetahuan kamu karena mempelajari matematika adalah mempelajari suatu teori abstrak yang sudah dinyatakan dan dikontruk oleh orang lain maka matematika seringkali dianggap sebagi suatu mitos. Matematika yang diyakini sebagai mitos ini bisa menjadi logos yaitu matematika yang dipahami dari konstruksi pemahaman sendiri, pengalamannya sendiri dan bisa bermanfaat bagi dirinya dan orang-orang yang berada di sekitarnya. Sehingga dalam pembelajaran matematika, siswa harus bisa menggapai matematika itu sebagai logos, yaitu dengan melakukan berbagai kegiatan di mana dengan kegiatan tersebut siswa mendapatkan informasi dan pengalaman sehingga dengan informasi dan pengalaman tersebut dia mampu membangun pemahamannya sendiri terhadap matematika.

    ReplyDelete
  53. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Sepengetahuan kamu karena mempelajari matematika adalah mempelajari suatu teori abstrak yang sudah dinyatakan dan dikontruk oleh orang lain maka matematika seringkali dianggap sebagi suatu mitos. Matematika yang diyakini sebagai mitos ini bisa menjadi logos yaitu matematika yang dipahami dari konstruksi pemahaman sendiri, pengalamannya sendiri dan bisa bermanfaat bagi dirinya dan orang-orang yang berada di sekitarnya. Sehingga dalam pembelajaran matematika, siswa harus bisa menggapai matematika itu sebagai logos, yaitu dengan melakukan berbagai kegiatan di mana dengan kegiatan tersebut siswa mendapatkan informasi dan pengalaman sehingga dengan informasi dan pengalaman tersebut dia mampu membangun pemahamannya sendiri terhadap matematika.

    ReplyDelete
  54. Nama : Syaiful Anwar
    NIM : 17709251044
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr. wb.

    Matematika tidaklah tunggal, ada banyak sekali matematika. Matematika adalah ilmu logika, selama itu tidak bertolak belakang maka matematika itu semua yang ada dan mungkin ada. Matematika itu geometri, koheren, logika, aksiomatis, empiris, apriori, pengamatan, bahasa, konsisten, konstruktivis, pola, relasi, investigasi,objektif, subjektif, tunggal juga universal. Maka dari itu kita tidak boleh mendoktrin kepada siswa kita bahwa matematika yang benar hanyalah matematika yang seperti yang kita inginkan.

    Wassalumalaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  55. Dewi Sputri
    17701251036
    PEP B S2

    Assalamu'alaikum Wr. Wb.

    Matematika meliputi segala yang ada dan yg mungkin ada. Dimana cangkupannya sangat luas. Seperti halnya tokoh-tokoh yang disebutkan pada elegi ini, Tokoh-tokoh besar yang ilmunya masih terus mengalir hingga saat ini, dan yang menjadi pointnya adalah tokoh-tokoh tersebut adalah para ilmuan matematika yang memberikan berbagai macam pengetahuan, tidak hanya matematika saja akan tetapi ilmu lainnya seperti biologi, fisika dll. sehingga kita sekarang dapat memahami berbagai macam pengetahuan.

    ReplyDelete
  56. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Objek matematika berada dalam pikiran. Belajar matematika adalah bagaimana mengkonstruksi objek-objek tersebut dalam pikiran. Mata tak heran jika banyak orang mengganggap matematika itu rumit, sulit, membingungkan, dsb.
    Namun dibalik itu semua, sesungguhnya matematika itu sangat dekat dengan kehidupan setiap orang. Matematika tidak hanya apa yang dipelajari pada pelajaran matematika di sekolah,. Matematika memiliki cakupan yang sangat luas, tinggal bagaimana kita mendefinisikan matematika dan berusaha menggapai hakekatnya. Belajar matematika tidak hanya belajar tentang pendapat para tokoh atau matematikawan, namun kita sendiri bisa belajar matematika dari kegiatan sehari-hari, dari kegiatan jual beli, kegiatan yang berulang-ulang sehingga ditemukan pola, dan sebagainya, dan kemudian menjadi tokoh matematika. Belajar matematika bisa dilakukan kapanpun dan dimanapun, dan kita pun bisa selalu berinteraksi dengan matematika baik sadar maupun tidak sadar.

    ReplyDelete
  57. Pangestika Nur Afnia
    PEP B- S2
    17701251037

    Tunggal, Universal, Pasti, dan Obyektif mengatakan bahwa diri mereka adalah matematika. Mohon maaf sebelumnya Prof, saya ingin bertanya mengapa Tunggal, Universal, Pasti, dan Obyektif dikatakan sebagai mitos?

    ReplyDelete
  58. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Ada yang mengatakan bahwa matematika itu menyeramkan, banyak rumusnya, sulit, dan lain-lain. Tetapi ada juga yang mengatakan bahwa matematika itu asyik, menyenangkan, dan menantang. Matematika sebagai ratu sekaligus pelayan bagi ilmu pengetahuan lainnya. Kita belajar matematika mengacu pada penemuan tokoh matematika di masa lampau. Menekuni dan terus giat mempelajari apa yang sedang ada dihadapan kita sekarang insya Allah akan kita petik hasilnya suatu saat nanti.

    ReplyDelete
  59. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Matematika memiliki banyak makna, tergantung dari segi mana kita memandang matematika itu. Setiap pandangan tersebut pasti memiliki tokoh penemu yang dianut atau tokoh yang menemukan gagasan (peneliti) tersebut. Misalkan, matematika dianggap sebagai geometri yang abstrak didalam pikiran, hal ini menurut Plato. Matematika bersifat aksiomatik, hal ini menurut Euclides, dan lain sebagainya.

    ReplyDelete
  60. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Matematika kembali bertemu bahkan dihadiri 21 matematika, tunggal, universal, pasti dan obyektif dalam elegi ini. Topik pembicaraan masih tentang hakekat matematika. Matematika dapat didefinisikan beragam oleh masing-masing ilmuwan tergantung dengan temuan mereka masing-masing. Namun ada empat anggota baru dalam hal ini yaitu tunggal, universal, pasti dan obyektif. Setiap dari mereka mengatakan bahwa matematika adalah masing-masing dari diri mereka, namun selalu diikuti dengan mitos dibelakangnya. Hal ini karena mereka menganggap matematika tertutup yakni hanya terfokus pada sifat masing-masing dari diri mereka, sedangkan jika ini terjadi maka mitoslah yang akan muncul.

    ReplyDelete
  61. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Matematika dapat diartikan berbeda-beda tergantung siapa yang mendefinisikannya. Matematika bisa berarti pengamatan, matematika bisa berarti logika, bahkan matematika bisa berarti bahasa. Semua definisi itu tidaklah salah. Tetapi sebenar- benar matematika adalah ilmu. Karena itulah matematika tidak bersifat universal, tidak bersifat tetap, tidak bersifat pasti, tidak bersifat objek. Karena ilmu adalah masa depan yang terus berkembang, tidak akan tetap karena ilmu itu bisa berubah, tidak pasti.

    ReplyDelete
  62. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Setiap ilmu yang dapat dipelajari manusia pasti mempunyai guru atau tokoh tersendiri. Namun diatas semua itu segala ilmu yang dapat dipelajari oleh akal manusia ataupun tidak hanya Allah SWT yang memilikinya. Karena ilmu-Nya yang begitu banyak sampai seluruh air dilautan digunakan sebagai tinta dan seluruh hutan digunakan sebagai pena untuk menuliskannya belumlah cukup ilmu itu dituliskan. Maha Besar Allah atas segala keagungan-Nya.

    ReplyDelete
  63. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Setiap ilmu yang dapat dipelajari manusia pasti mempunyai guru atau tokoh tersendiri. Namun diatas semua itu segala ilmu yang dapat dipelajari oleh akal manusia ataupun tidak hanya Allah SWT yang memilikinya. Karena ilmu-Nya yang begitu banyak sampai seluruh air dilautan digunakan sebagai tinta dan seluruh hutan digunakan sebagai pena untuk menuliskannya belumlah cukup ilmu itu dituliskan. Maha Besar Allah atas segala keagungan-Nya.

    ReplyDelete
  64. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Matematika adalah pelajaran yang selalu ada di setiap kurikulum, dari tingkat SD sampai SMA, bahkan hingga kuliah. Tidak hanya pada jurusan-jurusan sains dan teknologi saja, bahkan di jurusan-jurusan sosial pun ilmu matematika dipakai untuk menyelesaikan berbagai masalah kuantitatif. Materi dalam matematika itu sifatnya berkesinambungan dan memiliki keterkaitan antara satu dengan yang lainnya.

    ReplyDelete
  65. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)

    Elegi ini mengajarkan pada saya bahwa dalam satu subjek memiliki sifat yang tidak terhingga. Contohnya dalam elegi ini menggambarkna matematika yang meiliki sifat tunggal, sifat universal,, dan masih banyak lagi. Sama halnya dengan manusia yang memiliki sifat baik, jahat, sifat sombong, sifat sabar. Sifat-sifat tersebut harus dapat ditempatkan dan diolah sesuai kadarnya. Bahkan untuk sifat-sifat tercela tidak boleh ditempatkan dimanapun, sedangkan sifat yang baik dapat ditempatkan dimana dan kapan saja asal sesuai porsi dan kebermanfaatnnya.

    ReplyDelete
  66. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh

    Matematika adalah ilmu yang mencakup banyak hal. Matematika merupakan ilmu hitung, matematika merupakan seni, matematika merupakan alat, matematika merupakan bahasa. Hal tersebut dikarenakan matematika relatif terhadap ruang dan waktu. Matematika disebut sebagai bahasa karena didalamnya terdapat ide-ide matematika, gagasan-gagasan matematika, simbol-simbol, grafik, kalimat matematika, dan sebagainya. Inilah salah satu contoh betapa luasnya matematika.

    ReplyDelete
  67. Charina Ulfa
    17709251039
    PPs Pendidikan Matematika B 2017

    Bismillah...

    Matematika adalah salah satu cabang ilmu abstrak yang menjadi objek dari pikiran kita secara logika, sehingga sangat banyak kajian ilmu yang menggunakan ilmu matematika itu sendiri. Matematika adalah ilmu yang mengkaji semua yang ada dan yang mungkin ada. Matematika juga memiliki banyak interpretasi, tergantung dari ruang dan waktu yang pasti matematika tidak bersifat ragu-ragu.

    ReplyDelete
  68. Ilma Rizki Nur Afifah
    17709251020
    P. Mat A S2 UNY

    Elegi ini memberitahu kita bahwa terdapat bermacam pendapat berbeda tentang matematika. Maka matematika setiap orang berbeda-beda, bergantung pada apa yang ia pikirkan tentangnya. Namun menurut saya, setiap pendapat yang ada di elegi di atas adalah saling melengkapi dalam menjelaskan matematika. Ia menjelaskan sifat-sifat matematika

    ReplyDelete
  69. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu’alaikum. Matematika itu universal. matematika mencakup banyak hal. Matematika dipikirkan banyak orang. Matematika memiliki banyak cabang. Matematika berubah sesuai dengan kegunaannya, tapi ia tetap matematika. matematika berubah sesuai dengan yang memikirkannya, tapi ia tetap matematika. matematika itu matematika, berbeda-beda tapi tetap satu matematika.

    ReplyDelete
  70. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2 kls C

    Berdasarkan elegi di atas dapat diketahui bahwa matematika itu memiliki banyak pengertian dari beberapa tokoh yang berbeda. Dengan mengetahui keberagaman dalam Matematika kita harus mampu menyikapinya. Bagaimana kita dapat menerapkannya dalam kehidupan sehingga dapat bermanfaat pula dalam kehidupan kita.

    ReplyDelete
  71. Aristiawan
    17701251025
    S2 PEP 2017

    Dari elegi ini kita semakin mengetahui bahwa matematika itu luas. Bahasannya adalah semua yang ada dan yang mungkin ada. Sehingga tidak lah sama satu orang memaknai matematika dengan orang lain ketika memaknai matematika. Perbedaan makna matematika ini lah yang kemudian mendasari adanya silaturahim antar matematika.

    ReplyDelete
  72. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017

    Di dalam matematika, tidak semua kalimat berhubungan dengan logika. Hanya kalimat yang bernilai benar atau salah saja yang digunakan dalam penalaran. Jadi, Proposisi merupakan suatu statement atau pernyataan pada matematika dimana statement tersebut digunakan sebagai kalimat dalam penalaran yang memiliki nilai benar atau bernilai salah.

    ReplyDelete
  73. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052
    Dari elegi ini didapat hikmah bahwa sangat banyak ilmu didunia ini, meliputi yang ada dan yang mungkin ada. Matematika sebagai ilmu yang universal, mampu berinteraksi dengan segala jenis ilmu yang ada didunia. Artinya matematika memberikan kemudahan, ramah, dan memberikan bimbingan bagi ilmu lain untuk dapat berkembang. Seperti ilmu teknik, kedokteran, kimia, fisika, bahkan ilmu social.

    ReplyDelete
  74. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052
    Matematika juga disebut sebagai ilmu yang exact, pasti. Karena matematika bersifat mutlak 1+2 = 3. Artinya kebenaran matematika bersifat mutlak dan pasti. Namun kebenaran mutlak ini sebenarnya ditentang sendiri oleh matematika berbasis konteks, karena kebenaran matematika mutlak berbatas konteks ruang dan waktunya.

    ReplyDelete
  75. Nama : Dyah Ayu Fitriana
    NIM : 17701251028
    Kelas : PEP B S2

    Bismillah
    Matematika itu abtrak dan konkrit. Yang ada di pikiran kita maupun yang ada di luar pikiran kita. setiap yang ada di matematika itu saling berhubungan, saling bersilaturahmi. Menggabungkan beberapa obyek yang ada di pikiran untuk dikeluarkan secara konkrit berupa tulisa, angka, maupun gambar agar mudah dimengerti oleh orang lain. Ya itu adalah matematika yang menurut sebagian orang sulit untuk dipahami, tetapi tidak bagi yang sudah tau kunci untuk memahami hal tersebut.

    ReplyDelete
  76. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Elegi tersebut memberikan gambaran bahwa matematika itu dapat dipandang secara luas dan universal mencakup banyak hal, sebab matematika memiliki sifat yang tak hingga banyaknya. Sehingga siapapun dapat mendefinisikan matematika berdasarkan pendapatnya masing-masing. Jadi, setiap orang memiliki kebebasan dalam mendeskripsikan matematikanya sebagaimana para ahli matematikawan memandang matematika berdasarkan spesialisasi mereka.

    ReplyDelete
  77. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb

    dari elegi diatas, menurut saya, matematika merupaka suatu kesatuan dari berbagai ilmu yang memunculkan apa itu matematika. karena sejatinya bagian dari matematika itu sangatlah luas, dan ketika kesemuaanya itu disatukan akan menjadi suatu sesuatu yang dahsyat.

    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  78. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Matematika A 2017

    Matematika merupakan ilmu yang mempelajari banyak hal, tidak hanya geometri, aljabar, namun matematika juga menggunakan bahasa, maka matematika adalah bahasa. Dalam matematika mengapa bahasa sangat penting dipelajari? karena dengan bahasa kita dapat mengkomunikasikan logika berpikit matematika kita. dalam menunjang matematika kita juga perlu memiliki elemen yang tidak serta merta merupakan kajian dari matematikanya namun juga mengenai bagaimana aspek tersebut berpengaruh dalam pikiran mattematikanya. Misalkan matematika membutuhkan self effivacy, Multiple intelligence dst.

    ReplyDelete
  79. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 pmat c 207

    Dari elegi di atas, saya menyimpulkan bahwa belajar matematika tidak dapat dilakukan secara instant namun memerlukan proses pembelajaran yang panjang. Banyak sekali cabang matematika yang dapat dipelajari. Oleh karena itu, kita dapat mempelajari matematika secara parsial.

    ReplyDelete
  80. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Matematika bisa didefinisikan bermacam-macam. Masing-masing definisi matematika mempunyai tokoh atau aliran. Menarik adalah matematika 16, yaitu matematika yang berjiwa konstruktivis atau membangun pengetahuan matematika. Tokohnya ada 3 yang terkenal yaitu plato, piaget, dan paul ernest. Piaget terkenal dengan tori kognitif perkembangan manusia, diman setelah umur 14 tahun manusia baru bisa mulai berpikir abstrak, inilah yang menyebabkan adanya matematika sekolah dan matematika formal.

    ReplyDelete
  81. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Setiap ahli mendefinisikan matematika dengan cara yang berbeda-beda. Namun dibalik semua perbedaan definisi tersebut, ada satu hal mempersatukan mereka, yaitu matematika itu sendiri.

    ReplyDelete
  82. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Adanya ilmu matematika disini merupakan aspek yang membuat seluruh ilmu yang ada di dunia ini memiliki hubungan antar satu ilmu dengan ilmu yang lainnya. Jadi disini peran matematika lebih pada penghubung keterkaitan antara satu ilmu dengan ilmu yang lainnya.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  83. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017
    Terima kasih atas postingannya Prof. Matematika dapat didefinisikan dengan berbagai cara. Matematika adalah cabang ilmu yang sangat luas cakupannya serta memiliki sifat yang abstrak. Namun sifat abstrak ini dapat diberikan contoh secara konkret agar lebih mudah dipahami.

    ReplyDelete
  84. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Matematika adalah ilmu yang dapat dilihat dari berbagai sudut pandang. Cakupan matematika sangat luas, dan meliputi setiap aspek kehidupan. Matematika juga dapat dilihat dari kacamata filsafat. Pemikiran para filsuf merupakan landasan matematika. Matematika bersifat tunggal, universal, pasti, dan objektif yang disusun berdasarkan logika yang kuat. Matematika juga mencakup berbagai level, setiap level kehidupan memiliki matematikanya masing-masing. Matematika anak dan dewasa dalam bentuknya adalah sangat berbeda, namun ruh dari matematika itu sendri sama.

    ReplyDelete
  85. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Setiap orang memiliki sudut pandang yang berbeda dalam menilai sesuatu yang ada dan yang mungkin ada. Begitu pula dalam matematika. Setiap tokoh memiliki defenisi masing-masing dalam memandang matematika. Ini juga mengindikasi bahwa matematika terdiri atas obyek yang sangat luas. Selain defenisi di atas, matematika juga terdiri atas matematika dewasa –matematika anak-anak, matematika murni-matematika pendidikan. Dimana setiap aspek berjalan sesuai denngan konteks masing-masing.

    ReplyDelete
  86. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Matematika dapat didefinisikan berdasarkan ruang dan waktunya. Beberapa filsuf di atas, telah mengemukakan matematika menurut pandangan dan penjelasan mereka masing-masing. Karena sesungguhnya matematika itu adalah apa yang ada dalam pikiran kita masing-masing, matematika itu adalah bagaimana kita mengkontruksinya dalam pikiran kita masing-masing. Sebagian besar orang yang ketika mendengar kata Matematika langsung mengatakan bahwa Matematika itu sulit, Matematika itu banyak hafalan rumusnya, Matematika itu banyak menghitung, danlain sebagainya. Banyak siswa pun mengeluh jika belajar Matematika. Tetapi, saya lihat Matematika merupakan ilmu yang sangat menyenangkan, sangat kompleks, sangat menantang. Matematika merupakan ilmu dasar dari ilmu-ilmu yang lain. Matematika itu sangat luas. Tinggal bagaimana kita mendefinisikan matematika dan usaha menggapai hakekatnya. Itulah mengapa kita masih harus terus belajar. Kita belajar matematika dengan mengacu pada beberapa tokoh matematika di masa lampau, namu tidak menutup kemungkinan bahwa kita sendiri dapat menjadi tokoh matematika di masa mendatang. Terus giat belajar dan tekun dengan apa yang kita pelajari sehingga suatu saat nanti kita dapat memetik hasil dari apa yang dipelajari ini seperti para tokoh matematika yang disebutkan dalam elegi ini. Itulah motivasi dalam filsafat ini.

    ReplyDelete
  87. Dheni Nugroho
    17709251023
    Pendidikan Matematika

    Di dalam ilmu pengetahuan matematika, terdapat berbagai macam teori-teori dan penemuan-penemuan tentang matematika. Hal ini secara langsung telah melahirkan banyak tokoh terkenal di bidang khusus dalam matematika. Tokoh-tokoh tersebut memiliki pemikiran-pemikiran baru tentang matematika yang belum pernah dipikirkan atau didalami oleh orang lain sebelumnya. Dengan kata lain mereka itu sebenarnya adalah filsuf-filsuf yang melebur di dalam diri matematikawan. Hakekat belajar filsafat adalah memahami pemikiran-pemikiran para filsuf yang merentang dari waktu ke waktu. Maka hakekat belajar filsafat matematika adalah memahami pemikiran-pemikiran tokoh-tokoh yang telah disebutkan di atas. Dengan kata lain jika kita ingin belajar matematika lebih mendalam, maka belajarlah langsung dari mereka melalui pemikiran-pemikiran mereka.

    ReplyDelete
  88. Berbicara tentang tokoh matematika atau matematikawan. Ada seorang matematikawan yang menurut saya dia adalah seorang filsuf. Dia adalah Aristotel. Seorang matematikawan yang tertarik dengan paradox-paradox dari yunani. Paradox erat hubungannya dengan silogisma, tetapi selalu berakhir kontradiksi sehingga kesimpulan yang diambil sering kali bertentangan dengan logika. Menurut saya hal ini sangat menarik. Selain memahami hal-hal logis di dalam matematika, Plato juga mendalami tentang paradox yang cenderung merupakan filsafat. Ini lah yang memberi motivasi kepada saya untuk mempelajari matematika sekaligus filsafat.

    ReplyDelete
  89. Tri Wahyu Nurjanah
    15301241010
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015


    Matematika tidak hanya apa yang dipelajari di sekolah, tetapi matematika itu apa yang ada dalam pikiran kemudian bagaimana kita mengontruksikannya ke dalam pikiran kita. Matematika merupakan ilmu yang sangat luas cakupannya, bersifat tunggal, universal, pasti dan objektif. Maka dari itu antara matematika anak-anak dengan matematika dewasa, matematika murni dengan matematika pendidikan, mereka berjalan sesuai dengan konteksnya masing-masing.

    ReplyDelete
  90. Puspitarani
    15301244008
    S1 Pendidikan Matematika A 2015
    Terima kasih Bapak atas artikel yang telah Bapak share kepada kami.Matematika merupakan sesuatu yang abstrak, namun dapat menjadi sesuatu yang konkrit apabila ada contohnya.Matematika meliputi segala yang ada dan yg mungkin ada. Dimana cangkupannya sangat luas. Seperti halnya tokoh-tokoh yang disebutkan pada elegi ini, Tokoh-tokoh besar yang ilmunya masih terus mengalir hingga saat ini, dan yang menjadi pointnya adalah tokoh-tokoh tersebut adalah para ilmuan matematika yang memberikan berbagai macam pengetahuan, tidak hanya matematika saja akan tetapi ilmu lainnya seperti biologi, fisika dll. sehingga kita sekarang dapat memahami berbagai macam pengetahuan. matematika juga tidak hanya dipelajari di sekolah, namun matematika dapat dipelajari dikehidupan sehari-hari bahkan hingga kiamat nanti.

    ReplyDelete
  91. Qorry Aina Fitroh
    S1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241047

    Matematika terdiri dari berbagai bidang pembahasan yang saling terhubung. Pembahasan dalam matematika bergantung pada sudut pandang yang digunakan oleh seseorang. Seperti halnya pendefinisian matematika yang dilakukan oleh Euclides berbeda dengan yang dilakukan oleh Immanuel Kant. Selain itu, matematika tidak hanya melulu yang dipelajari di dalam kelas ketika kegiatan pembelajaran, namun matematika juga dapat dipelajari secara langsung di dunia nyata.

    ReplyDelete
  92. Gandes Sih Mustika
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241015

    Matematika memiliki cakupan yang sangat luas, ada berbagai macam definisi menurut para ilmuwan di bidangnya. Dengan adanya berbagai definisi yang ada, bila digabungkan akan membentuk satu kesatuan yaitu matematika itu sendiri. Mohon maaf prof, mengapa tungal, universal, pasti dan objektif dikatakan sebagai mitos? Terimakasih

    ReplyDelete
  93. Nur Sholihah
    15301241020
    S1 Pendidikan Matematika I 2015

    Elegi diatas memperlihatkan betapa Luasnya ilmu Matematika. Matematika dapat dilihat dari banyak sudut pandang dan memiliki cabang ilmu yang sangat banyak. Selain itu, matematika yang beragam dan saling mendukung antara satu cabang dengan cabang yang lain juga menjadi landasan bagi ilmu lain, seperti fisika dan kimia. Matematika pun tak lepas dari kehidupan kita, mulai dari kita kecil hingga kita dewasa atau tua kelak. Untuk itu, penting bagi kita untuk mempelajari dan mengajarkan matematika.

    ReplyDelete
  94. Monica Ansella
    15301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2015

    Elegi di atas memaparkan definisi matematika yang diungkapkan oleh banyak tokoh. Tokoh-tokoh tersebut ternyata memandang matematika dari sudut pandang yang berbeda-beda. Ini menandakan betapa luasnya matematika sebagai sebuah ilmu. Matematika lebih dari sekedar perhitungan semata, di dalamnya terdapat kegiatan membangun (construct), koherensi, pengamatan, komunikasi, dll. Elegi ini memotivasi kita untuk selalu memperdalam matematika. Mungkin saja hari ini kita sudah memahami sampai matematika21, tetapi di luar sana masih ada matematika-matematika yang lain.

    ReplyDelete
  95. Aji Pangestu
    15301241009
    S1 Pendidikan Matematika I 2015
    Matematika bersifat universal. Sebagai manusia, kita tidak pernah lepas dari matematika, karena matematika digunakan dalam kehidupan sehari-hari

    ReplyDelete