Oct 14, 2011

Elegi Silaturahim Matematika




Oleh: Marsigit

Matematika1:
Aku adalah matematika. Matematika ya matematika. Aku bukanlah ilmu alam. Tetapi sebetul-betulnya aku adalah ilmu tentang bicara. Guruku adalah Thales.



Matematika2:
Au adalah matematika. Jika aku geometri maka aku bukanlah bilangan. ku ada di dalam pikiranmu. Sesungguhnya sifatku itu abstrak. Yang konkrit itu hanyalah contohku. Aku telah ada secara lengkap dalam pikiranmu. Jika engkau tidak bisa menemukanku, itu hanyalah kekurang pahamanmu. Guruku adalah Plato.

Matematika3:
Aku adalah matematika. Aku adalah ilmu yang koheren. Bilanganku dapat mengatur alam. Tetapi sulit dibedakan atara aku dengan ilmu alam. Tetapi hidupku memang memerlukan bukti. Bagiku ruang adalah diskret. Dalil Pythagoras adalah diriku yang paling terkenal. Bisa saja orang-orang mengagumiku. Tetapi dalam diriku terdapat incommensurability. Guruku adalah Pythagoras.

Matematika4:
Aku adalah logika pertama. Aku tersusun atas proposisi-proposisi. Jiwaku adalah silogisma. Di dalam diriku terdapat infinite regress. Aku bersifat apodiktic. Postulat dan aksioma adalah landasanku. Guruku adalah Aistoteles.

Matematika5:
Aku adalah matematika. Aku bersifat aksiomatik. Yang utama dari diriku adalah geometri. Metodeku adalah deduksi. Postulat ke 5 adalah yang paling terkenal. Guruku adalah Euclides.

Matematika6:
Aku adalah matematika. Aku bersifat empiris. Aku adalah persoalan konkrit sehar-hari. Bagiku logika tidak meberikan informasi apapun. Guruku adalah Bacon, Locke, Berkely dan Hume.

Matematika7:
Aku adalah matematika. Diriku yang utama adalah geometri. Aku berada di dalam pikiranmu. Aku beranat dari keragu-raguanmu. Aku bersifat deduktif. Guruku adalag Rene Descartes.

Matematika8:
Aku adalah matematika. Aku bersifat sintetik a priori. Aku berada dalam intuisimu. Ituisimu adalah ruang dan waktumu. Keputusanmu adalah diriku yang tertinggi. Guruku adalah Immanuel Kant.

Matematika9:
Aku adalah matematika. Sebenarnya diriku adalah logika. Logika itulah matematika. Kalkulus pernyataan adalah contohku. Guruku adalah Leibniz, Frege dan Russell.

Matematika10:
Aku adalah matematika. Intuisimu adalah metodeku. Aku lebih mementingkan membangun dari sekedar diberikan. Guruku adalah Brouwer.

Matematika11:
Aku adalah matematika. Aku adalah pengamatanmu. Maka aku adalah kekeliruanmu. Guruku adalah Lakatos.

Matematika12:
Aku adalah matematika. Aku lebih mementingkan sistem. Aku adalah konsistensimu. Aku bersifat rigor. Sistemku benar-benar tunggal. Aku memerlukan dasar yang kokoh. Konsistensi adalah nyawaku. Orang biasa menyebut diriku sebagai formalisme. Guruku adalah Hilbert.

Matematika13:
Aku adalah matematika. Tetapi wujudku adalah bahasa. Walaupun aku itu empiris. tetapi aku tetap logika. Guruku adalah Wittgenstein.

Matematika14:
Aku adalah matematika. Matematika ya matematika. Aku tidak dipengaruhi oleh benda-benda kongkrit.
Kebenaranku terbebas dari nilai-nilai. Orang sering menyebut diriku sebagai absolutisme.

Matematika15:
Aku adalah matematika. Jika aku lengkap maka aku tidaklah konsisten. Tetapi jika aku konsisten, maka aku tidaklah lengkap. Guruku adalag Godel.

Matematika16:
Aku adalah matematika. Konstructivis adalah jiwaku. Guruku adalah Aristoteles, Piaget, dan Paul Ernest


Matematika17:Aku adalah matematika. Diriku yang utama adalah pola-pola dan relasi. Guruku adalah Ebutt dan Strakker.

Matematika18:
Aku adalah matematika. Diriku tiada lain adalah komunikasi. Tiadalah diriku yang tidak dapat dikomunikasikan. Guruku adalah Ebutt dan Strakker.

Matematika19:
Aku adalah matematika. Diriku adalah investigasi. Kegiatan penelitian itu adalah diriku. Guruku adalah Ebutt dan Strakker.

Matematika20:
Aku adalah matematika. Diriku bisa obyektif dan bisa subyektif. Diriku obyektif jika berada di luar dirimu. Diriku subyektif jika berada di dalam dirimu. Diperlukan pergaulan agar engkau mengetahui aku yang subyektif dan obyektif. Guruku adalah Paul Ernest.

Matematika21:
Aku adalah matematika. Bidangku tidaklah datar. Bidangku adalah kurva-kurva lengkung. Jumlah besar sudut pada segitigaku tidaklah sama dengan seratus delapan puluh derajat. Guruku bukanlah Euclides. Guruku adalah Lobachevski

Tunggal:
Aku adalah matematika. Aku bersifat tunggal. Landasanku bersifat kokoh. tetapi kebanyakan orang meyebut aku sebagai mitos.

Universal:
Aku adalah matematika. Aku bersifat universal. Tetapi kebanyakan orang juga mengatakan bahwa aku adalah mitos.

Pasti:
Aku adalah matematika. Aku menjamin kepastianku. Tetapi dengan demikian, aku juga dikatakan sebagai mitos.

Obyektif:
Aku adalah matematika. Aku menjamin obyektivitas. Tetapi dengan demikian, aku juga dikatakan sebagai mitos.

34 comments:

  1. Dewi Sputri
    17701251036
    PEP B S2

    Assalamu'alaikum Wr. Wb.

    Matematika meliputi segala yang ada dan yg mungkin ada. Dimana cangkupannya sangat luas. Seperti halnya tokoh-tokoh yang disebutkan pada elegi ini, Tokoh-tokoh besar yang ilmunya masih terus mengalir hingga saat ini, dan yang menjadi pointnya adalah tokoh-tokoh tersebut adalah para ilmuan matematika yang memberikan berbagai macam pengetahuan, tidak hanya matematika saja akan tetapi ilmu lainnya seperti biologi, fisika dll. sehingga kita sekarang dapat memahami berbagai macam pengetahuan.

    ReplyDelete
  2. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Objek matematika berada dalam pikiran. Belajar matematika adalah bagaimana mengkonstruksi objek-objek tersebut dalam pikiran. Mata tak heran jika banyak orang mengganggap matematika itu rumit, sulit, membingungkan, dsb.
    Namun dibalik itu semua, sesungguhnya matematika itu sangat dekat dengan kehidupan setiap orang. Matematika tidak hanya apa yang dipelajari pada pelajaran matematika di sekolah,. Matematika memiliki cakupan yang sangat luas, tinggal bagaimana kita mendefinisikan matematika dan berusaha menggapai hakekatnya. Belajar matematika tidak hanya belajar tentang pendapat para tokoh atau matematikawan, namun kita sendiri bisa belajar matematika dari kegiatan sehari-hari, dari kegiatan jual beli, kegiatan yang berulang-ulang sehingga ditemukan pola, dan sebagainya, dan kemudian menjadi tokoh matematika. Belajar matematika bisa dilakukan kapanpun dan dimanapun, dan kita pun bisa selalu berinteraksi dengan matematika baik sadar maupun tidak sadar.

    ReplyDelete
  3. Pangestika Nur Afnia
    PEP B- S2
    17701251037

    Tunggal, Universal, Pasti, dan Obyektif mengatakan bahwa diri mereka adalah matematika. Mohon maaf sebelumnya Prof, saya ingin bertanya mengapa Tunggal, Universal, Pasti, dan Obyektif dikatakan sebagai mitos?

    ReplyDelete
  4. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Ada yang mengatakan bahwa matematika itu menyeramkan, banyak rumusnya, sulit, dan lain-lain. Tetapi ada juga yang mengatakan bahwa matematika itu asyik, menyenangkan, dan menantang. Matematika sebagai ratu sekaligus pelayan bagi ilmu pengetahuan lainnya. Kita belajar matematika mengacu pada penemuan tokoh matematika di masa lampau. Menekuni dan terus giat mempelajari apa yang sedang ada dihadapan kita sekarang insya Allah akan kita petik hasilnya suatu saat nanti.

    ReplyDelete
  5. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Matematika memiliki banyak makna, tergantung dari segi mana kita memandang matematika itu. Setiap pandangan tersebut pasti memiliki tokoh penemu yang dianut atau tokoh yang menemukan gagasan (peneliti) tersebut. Misalkan, matematika dianggap sebagai geometri yang abstrak didalam pikiran, hal ini menurut Plato. Matematika bersifat aksiomatik, hal ini menurut Euclides, dan lain sebagainya.

    ReplyDelete
  6. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Matematika kembali bertemu bahkan dihadiri 21 matematika, tunggal, universal, pasti dan obyektif dalam elegi ini. Topik pembicaraan masih tentang hakekat matematika. Matematika dapat didefinisikan beragam oleh masing-masing ilmuwan tergantung dengan temuan mereka masing-masing. Namun ada empat anggota baru dalam hal ini yaitu tunggal, universal, pasti dan obyektif. Setiap dari mereka mengatakan bahwa matematika adalah masing-masing dari diri mereka, namun selalu diikuti dengan mitos dibelakangnya. Hal ini karena mereka menganggap matematika tertutup yakni hanya terfokus pada sifat masing-masing dari diri mereka, sedangkan jika ini terjadi maka mitoslah yang akan muncul.

    ReplyDelete
  7. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Matematika dapat diartikan berbeda-beda tergantung siapa yang mendefinisikannya. Matematika bisa berarti pengamatan, matematika bisa berarti logika, bahkan matematika bisa berarti bahasa. Semua definisi itu tidaklah salah. Tetapi sebenar- benar matematika adalah ilmu. Karena itulah matematika tidak bersifat universal, tidak bersifat tetap, tidak bersifat pasti, tidak bersifat objek. Karena ilmu adalah masa depan yang terus berkembang, tidak akan tetap karena ilmu itu bisa berubah, tidak pasti.

    ReplyDelete
  8. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Setiap ilmu yang dapat dipelajari manusia pasti mempunyai guru atau tokoh tersendiri. Namun diatas semua itu segala ilmu yang dapat dipelajari oleh akal manusia ataupun tidak hanya Allah SWT yang memilikinya. Karena ilmu-Nya yang begitu banyak sampai seluruh air dilautan digunakan sebagai tinta dan seluruh hutan digunakan sebagai pena untuk menuliskannya belumlah cukup ilmu itu dituliskan. Maha Besar Allah atas segala keagungan-Nya.

    ReplyDelete
  9. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Setiap ilmu yang dapat dipelajari manusia pasti mempunyai guru atau tokoh tersendiri. Namun diatas semua itu segala ilmu yang dapat dipelajari oleh akal manusia ataupun tidak hanya Allah SWT yang memilikinya. Karena ilmu-Nya yang begitu banyak sampai seluruh air dilautan digunakan sebagai tinta dan seluruh hutan digunakan sebagai pena untuk menuliskannya belumlah cukup ilmu itu dituliskan. Maha Besar Allah atas segala keagungan-Nya.

    ReplyDelete
  10. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Matematika adalah pelajaran yang selalu ada di setiap kurikulum, dari tingkat SD sampai SMA, bahkan hingga kuliah. Tidak hanya pada jurusan-jurusan sains dan teknologi saja, bahkan di jurusan-jurusan sosial pun ilmu matematika dipakai untuk menyelesaikan berbagai masalah kuantitatif. Materi dalam matematika itu sifatnya berkesinambungan dan memiliki keterkaitan antara satu dengan yang lainnya.

    ReplyDelete
  11. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)

    Elegi ini mengajarkan pada saya bahwa dalam satu subjek memiliki sifat yang tidak terhingga. Contohnya dalam elegi ini menggambarkna matematika yang meiliki sifat tunggal, sifat universal,, dan masih banyak lagi. Sama halnya dengan manusia yang memiliki sifat baik, jahat, sifat sombong, sifat sabar. Sifat-sifat tersebut harus dapat ditempatkan dan diolah sesuai kadarnya. Bahkan untuk sifat-sifat tercela tidak boleh ditempatkan dimanapun, sedangkan sifat yang baik dapat ditempatkan dimana dan kapan saja asal sesuai porsi dan kebermanfaatnnya.

    ReplyDelete
  12. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh

    Matematika adalah ilmu yang mencakup banyak hal. Matematika merupakan ilmu hitung, matematika merupakan seni, matematika merupakan alat, matematika merupakan bahasa. Hal tersebut dikarenakan matematika relatif terhadap ruang dan waktu. Matematika disebut sebagai bahasa karena didalamnya terdapat ide-ide matematika, gagasan-gagasan matematika, simbol-simbol, grafik, kalimat matematika, dan sebagainya. Inilah salah satu contoh betapa luasnya matematika.

    ReplyDelete
  13. Charina Ulfa
    17709251039
    PPs Pendidikan Matematika B 2017

    Bismillah...

    Matematika adalah salah satu cabang ilmu abstrak yang menjadi objek dari pikiran kita secara logika, sehingga sangat banyak kajian ilmu yang menggunakan ilmu matematika itu sendiri. Matematika adalah ilmu yang mengkaji semua yang ada dan yang mungkin ada. Matematika juga memiliki banyak interpretasi, tergantung dari ruang dan waktu yang pasti matematika tidak bersifat ragu-ragu.

    ReplyDelete
  14. Ilma Rizki Nur Afifah
    17709251020
    P. Mat A S2 UNY

    Elegi ini memberitahu kita bahwa terdapat bermacam pendapat berbeda tentang matematika. Maka matematika setiap orang berbeda-beda, bergantung pada apa yang ia pikirkan tentangnya. Namun menurut saya, setiap pendapat yang ada di elegi di atas adalah saling melengkapi dalam menjelaskan matematika. Ia menjelaskan sifat-sifat matematika

    ReplyDelete
  15. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu’alaikum. Matematika itu universal. matematika mencakup banyak hal. Matematika dipikirkan banyak orang. Matematika memiliki banyak cabang. Matematika berubah sesuai dengan kegunaannya, tapi ia tetap matematika. matematika berubah sesuai dengan yang memikirkannya, tapi ia tetap matematika. matematika itu matematika, berbeda-beda tapi tetap satu matematika.

    ReplyDelete
  16. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2 kls C

    Berdasarkan elegi di atas dapat diketahui bahwa matematika itu memiliki banyak pengertian dari beberapa tokoh yang berbeda. Dengan mengetahui keberagaman dalam Matematika kita harus mampu menyikapinya. Bagaimana kita dapat menerapkannya dalam kehidupan sehingga dapat bermanfaat pula dalam kehidupan kita.

    ReplyDelete
  17. Aristiawan
    17701251025
    S2 PEP 2017

    Dari elegi ini kita semakin mengetahui bahwa matematika itu luas. Bahasannya adalah semua yang ada dan yang mungkin ada. Sehingga tidak lah sama satu orang memaknai matematika dengan orang lain ketika memaknai matematika. Perbedaan makna matematika ini lah yang kemudian mendasari adanya silaturahim antar matematika.

    ReplyDelete
  18. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017

    Di dalam matematika, tidak semua kalimat berhubungan dengan logika. Hanya kalimat yang bernilai benar atau salah saja yang digunakan dalam penalaran. Jadi, Proposisi merupakan suatu statement atau pernyataan pada matematika dimana statement tersebut digunakan sebagai kalimat dalam penalaran yang memiliki nilai benar atau bernilai salah.

    ReplyDelete
  19. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052
    Dari elegi ini didapat hikmah bahwa sangat banyak ilmu didunia ini, meliputi yang ada dan yang mungkin ada. Matematika sebagai ilmu yang universal, mampu berinteraksi dengan segala jenis ilmu yang ada didunia. Artinya matematika memberikan kemudahan, ramah, dan memberikan bimbingan bagi ilmu lain untuk dapat berkembang. Seperti ilmu teknik, kedokteran, kimia, fisika, bahkan ilmu social.

    ReplyDelete
  20. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052
    Matematika juga disebut sebagai ilmu yang exact, pasti. Karena matematika bersifat mutlak 1+2 = 3. Artinya kebenaran matematika bersifat mutlak dan pasti. Namun kebenaran mutlak ini sebenarnya ditentang sendiri oleh matematika berbasis konteks, karena kebenaran matematika mutlak berbatas konteks ruang dan waktunya.

    ReplyDelete
  21. Nama : Dyah Ayu Fitriana
    NIM : 17701251028
    Kelas : PEP B S2

    Bismillah
    Matematika itu abtrak dan konkrit. Yang ada di pikiran kita maupun yang ada di luar pikiran kita. setiap yang ada di matematika itu saling berhubungan, saling bersilaturahmi. Menggabungkan beberapa obyek yang ada di pikiran untuk dikeluarkan secara konkrit berupa tulisa, angka, maupun gambar agar mudah dimengerti oleh orang lain. Ya itu adalah matematika yang menurut sebagian orang sulit untuk dipahami, tetapi tidak bagi yang sudah tau kunci untuk memahami hal tersebut.

    ReplyDelete
  22. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Elegi tersebut memberikan gambaran bahwa matematika itu dapat dipandang secara luas dan universal mencakup banyak hal, sebab matematika memiliki sifat yang tak hingga banyaknya. Sehingga siapapun dapat mendefinisikan matematika berdasarkan pendapatnya masing-masing. Jadi, setiap orang memiliki kebebasan dalam mendeskripsikan matematikanya sebagaimana para ahli matematikawan memandang matematika berdasarkan spesialisasi mereka.

    ReplyDelete
  23. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb

    dari elegi diatas, menurut saya, matematika merupaka suatu kesatuan dari berbagai ilmu yang memunculkan apa itu matematika. karena sejatinya bagian dari matematika itu sangatlah luas, dan ketika kesemuaanya itu disatukan akan menjadi suatu sesuatu yang dahsyat.

    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  24. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Matematika A 2017

    Matematika merupakan ilmu yang mempelajari banyak hal, tidak hanya geometri, aljabar, namun matematika juga menggunakan bahasa, maka matematika adalah bahasa. Dalam matematika mengapa bahasa sangat penting dipelajari? karena dengan bahasa kita dapat mengkomunikasikan logika berpikit matematika kita. dalam menunjang matematika kita juga perlu memiliki elemen yang tidak serta merta merupakan kajian dari matematikanya namun juga mengenai bagaimana aspek tersebut berpengaruh dalam pikiran mattematikanya. Misalkan matematika membutuhkan self effivacy, Multiple intelligence dst.

    ReplyDelete
  25. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 pmat c 207

    Dari elegi di atas, saya menyimpulkan bahwa belajar matematika tidak dapat dilakukan secara instant namun memerlukan proses pembelajaran yang panjang. Banyak sekali cabang matematika yang dapat dipelajari. Oleh karena itu, kita dapat mempelajari matematika secara parsial.

    ReplyDelete
  26. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Matematika bisa didefinisikan bermacam-macam. Masing-masing definisi matematika mempunyai tokoh atau aliran. Menarik adalah matematika 16, yaitu matematika yang berjiwa konstruktivis atau membangun pengetahuan matematika. Tokohnya ada 3 yang terkenal yaitu plato, piaget, dan paul ernest. Piaget terkenal dengan tori kognitif perkembangan manusia, diman setelah umur 14 tahun manusia baru bisa mulai berpikir abstrak, inilah yang menyebabkan adanya matematika sekolah dan matematika formal.

    ReplyDelete
  27. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Setiap ahli mendefinisikan matematika dengan cara yang berbeda-beda. Namun dibalik semua perbedaan definisi tersebut, ada satu hal mempersatukan mereka, yaitu matematika itu sendiri.

    ReplyDelete
  28. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Adanya ilmu matematika disini merupakan aspek yang membuat seluruh ilmu yang ada di dunia ini memiliki hubungan antar satu ilmu dengan ilmu yang lainnya. Jadi disini peran matematika lebih pada penghubung keterkaitan antara satu ilmu dengan ilmu yang lainnya.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  29. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017
    Terima kasih atas postingannya Prof. Matematika dapat didefinisikan dengan berbagai cara. Matematika adalah cabang ilmu yang sangat luas cakupannya serta memiliki sifat yang abstrak. Namun sifat abstrak ini dapat diberikan contoh secara konkret agar lebih mudah dipahami.

    ReplyDelete
  30. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Matematika adalah ilmu yang dapat dilihat dari berbagai sudut pandang. Cakupan matematika sangat luas, dan meliputi setiap aspek kehidupan. Matematika juga dapat dilihat dari kacamata filsafat. Pemikiran para filsuf merupakan landasan matematika. Matematika bersifat tunggal, universal, pasti, dan objektif yang disusun berdasarkan logika yang kuat. Matematika juga mencakup berbagai level, setiap level kehidupan memiliki matematikanya masing-masing. Matematika anak dan dewasa dalam bentuknya adalah sangat berbeda, namun ruh dari matematika itu sendri sama.

    ReplyDelete
  31. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Setiap orang memiliki sudut pandang yang berbeda dalam menilai sesuatu yang ada dan yang mungkin ada. Begitu pula dalam matematika. Setiap tokoh memiliki defenisi masing-masing dalam memandang matematika. Ini juga mengindikasi bahwa matematika terdiri atas obyek yang sangat luas. Selain defenisi di atas, matematika juga terdiri atas matematika dewasa –matematika anak-anak, matematika murni-matematika pendidikan. Dimana setiap aspek berjalan sesuai denngan konteks masing-masing.

    ReplyDelete
  32. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Matematika dapat didefinisikan berdasarkan ruang dan waktunya. Beberapa filsuf di atas, telah mengemukakan matematika menurut pandangan dan penjelasan mereka masing-masing. Karena sesungguhnya matematika itu adalah apa yang ada dalam pikiran kita masing-masing, matematika itu adalah bagaimana kita mengkontruksinya dalam pikiran kita masing-masing. Sebagian besar orang yang ketika mendengar kata Matematika langsung mengatakan bahwa Matematika itu sulit, Matematika itu banyak hafalan rumusnya, Matematika itu banyak menghitung, danlain sebagainya. Banyak siswa pun mengeluh jika belajar Matematika. Tetapi, saya lihat Matematika merupakan ilmu yang sangat menyenangkan, sangat kompleks, sangat menantang. Matematika merupakan ilmu dasar dari ilmu-ilmu yang lain. Matematika itu sangat luas. Tinggal bagaimana kita mendefinisikan matematika dan usaha menggapai hakekatnya. Itulah mengapa kita masih harus terus belajar. Kita belajar matematika dengan mengacu pada beberapa tokoh matematika di masa lampau, namu tidak menutup kemungkinan bahwa kita sendiri dapat menjadi tokoh matematika di masa mendatang. Terus giat belajar dan tekun dengan apa yang kita pelajari sehingga suatu saat nanti kita dapat memetik hasil dari apa yang dipelajari ini seperti para tokoh matematika yang disebutkan dalam elegi ini. Itulah motivasi dalam filsafat ini.

    ReplyDelete
  33. Dheni Nugroho
    17709251023
    Pendidikan Matematika

    Di dalam ilmu pengetahuan matematika, terdapat berbagai macam teori-teori dan penemuan-penemuan tentang matematika. Hal ini secara langsung telah melahirkan banyak tokoh terkenal di bidang khusus dalam matematika. Tokoh-tokoh tersebut memiliki pemikiran-pemikiran baru tentang matematika yang belum pernah dipikirkan atau didalami oleh orang lain sebelumnya. Dengan kata lain mereka itu sebenarnya adalah filsuf-filsuf yang melebur di dalam diri matematikawan. Hakekat belajar filsafat adalah memahami pemikiran-pemikiran para filsuf yang merentang dari waktu ke waktu. Maka hakekat belajar filsafat matematika adalah memahami pemikiran-pemikiran tokoh-tokoh yang telah disebutkan di atas. Dengan kata lain jika kita ingin belajar matematika lebih mendalam, maka belajarlah langsung dari mereka melalui pemikiran-pemikiran mereka.

    ReplyDelete
  34. Berbicara tentang tokoh matematika atau matematikawan. Ada seorang matematikawan yang menurut saya dia adalah seorang filsuf. Dia adalah Aristotel. Seorang matematikawan yang tertarik dengan paradox-paradox dari yunani. Paradox erat hubungannya dengan silogisma, tetapi selalu berakhir kontradiksi sehingga kesimpulan yang diambil sering kali bertentangan dengan logika. Menurut saya hal ini sangat menarik. Selain memahami hal-hal logis di dalam matematika, Plato juga mendalami tentang paradox yang cenderung merupakan filsafat. Ini lah yang memberi motivasi kepada saya untuk mempelajari matematika sekaligus filsafat.

    ReplyDelete