Oct 1, 2010

Elegi Menggapai Bahasa




Oleh Marsigit

Bahasa:
Sampai saatnya aku perlu merefleksikan diriku. Silahkan para anggotaku, pertama kenalkanlah dirimu masing-masing, kedua jelaskanlah siapa dirimu. Kemudian bersiaplah menjawab jika ada pertanyaan.

Analog:
Kenalkan aku adalah analog. Pekerjaanku adalah menyelidiki susunan dan arah kesemestaan kenyataan. Tetapi perhatian utama dan pertamaku adalah pada kenyataan yang ada. Aku menjadi alat utama dan pertama bagi kesadaran manusia. Terlebih-lebih bagi para ilmuwan, pemikir dan juga para filsuf. Keberadaanku itu bersifat ontologis tetapi fungsiku bersifat epistemologis. Fungsiku adalah menyatukan bahasa dan pikiran. Artinya, aku berusaha menyatakan pikiran dengan bahasa, tetapi bahasaku ternyata menghasilkan pikiran juga. Kata-kata adalah wakil-wakilku yang paling sederhana, sedangkan pengertian atau konsep merupakan wakil dari pikiranku. Tiadalah kata dan konsep itu dapat dipisahkan. Adapun konsepku yang paling dalam adalah konsepku tentang yang ada, lebih khusus lagi yaitu tentang pengada. Maka keberadaanku itu ditentukan oleh fungsiku menyatakan konsep-konsep pengada .

Bahasa:
Penjelasanmu kelihatannya terlalu mekanistis, kaku, sulit, masih di langit dan belum membumi. Berikan contoh-contoh kongkritnya.

Analog:
Baiklah. Sebelum aku memberi contoh-contoh kongkrit, maka aku sampaikan bahwa teman karibku adalah reduksi dan kelengkapan. Reduksi adalah penyederhanaan atau simplifikasi. Sedangkan kelengkapan adalah usahaku menggapai ilmuku menggunakan bahasaku. Jika aku berpikir tentang konsep “satu”, maka “satu” itu berlaku bagi semua yang ada dan yang mungkin ada. Artinya, pertama aku mungkin berpikir bahwa kepalaku itu hanyalah satu, maka dengan bahasa analog konsep satu itu berlaku bagi semuanya yang ada dan yang mungkin ada. Sehingga saya bisa mengatakan satu buku, satu tujuan, satu manfaat, satu batu, satu tumbuhan ...dst.

Bahasa:
Apakah masih ada contoh lain yang mudah dipahami.

Analog:
Jika saya menunjuk sifat dari jatuhnya selembar daun ke tanah, dan kemudian daun itu menutupi tanah. Maka saya bisa mengambil analogi jatuhnya cat ke permukaan dinding sehingga menutupi sifat dinding. Jatuhnya bedhak ke mukaku, sehingga menutupi kulit mukaku. Dst.... Itulah analogi. Jika saya berpikir tentang cangkir sebagai wadahnya air, maka saya bisa berpikir mulut sebagai wadahnya suara, hati sebagai wadahnya doa, kepala sebagai wadahnya pikiran, badan sebagai wadahnya jasmani, laut sebagai wadahnya ikan. Ds...Itulah analogi. Jika aku berpikir subyek, maka bisa aku memikirkan subyek manusia, subyek binatang, subyek tumbuhan, dst.

Bahasa:
Baik terimakasih. Silahkan yang lain.

Univokal:
Kenalkan aku adalah univokal. Aku adalah salah satu dari anggota bahasa. Tugasku adalah menyatakan konsep-konsep yang memiliki arti yang sama bagi segala yang ada dan yang mungki ada. Aku tidak dibatasi oleh wadah, struktur, dan relasi-relasi. Walaupun aku menggunakan kata-kata yang berbeda tetapi maksudku adalah sama.

Bahasa:
Aku belum jelas tentang penjelasanmu itu. Bisakah beri contohnya yang kongkrit.

Univokal:
Untuk menunjuk pengertian “satu” maka aku bisa menggunakan berbagai bahasa misalnya one, siji, setunggal. Maka satu, one, siji, setunggal adalah diriku yaitu bahasa univokal. Maka ide, gagasan, konsep, pengertian adalah univokal. Maka sifat dan karakter adalah univokal.

Bahasa:
Terus apa fungsimu dalam filsafat?

Univokal:
Sebelumnya aku sampaikan bahwa teman akrabku adalah analog. Maka jika aku bermaksud mengatakan subyek. Maka semua yang aku pikir subyek, manusia, atau benda-benta lain merupakan bahasa univokal.

Bahasa:
Penjelasanmu malah bikin bingung?

Univokal:
Jika aku berpikir tentang “tetap”, maka kata-kata ku yang univokal meliputi Permenides, Plato, Plotinus, Duns Scotus, Descartes, ...dst. Jika aku berpikir tentang “berubah” bahasa univokalku meliputi Heraklitos, Aristoteles, David Hume, ...dst.

Bahasa:
Baiklah aku sudah mulai paham. Silahkan yang lain.

Struktur:
Aku adalah struktur bahasa. Aku terdiri dari unsur-unsur permanen yang jumlahnya terbatas. Fungsiku adalah sebagai naskah yang menyatakan kehidupan beserta aspeknya. Ketahuilah bahwa unsur-unsur dalam diriku itu saling berelasi dan bersintesis satu dengan lainnya, sehingga hubungan diantara unsur-unsur sangatlah erat. Jika satu unsur mengalami perubahan maka seluruh dari strukturku akan mengalami perubahan pula.

Bahasa:
Penjelasanmu masih cukup rumit.

Struktur:
Jika satu konsep daru unsurku berubah maka seluruh bahasaku dengan segala maknanya akan mengalami perubahan. Maka dalam diriku itu engkaudapat melihat universalitas baik pada permukaan strukturku maupun pada dalam strukturku.

Bahasa:
Penjelasan tambahanmu malah bikin pusing. Berikan contoh kongkritnya?

Struktur:
Secara harfiah atau di permukaan maka aku menampakan diri dalam kalimat-kalimat. Maka cukup jelaslah struktur kalimat itu pada umumnya, tentu ada subyek dan predikat, dst. Tetapi di dalam strukturku itu terdapat subyek, predikat, obyek, hubungan, model bahkan teori. Lebih dari itu maka di dalam diriku juga terdapat kesadaranku akan dimensi unsur-unsurku. Maka sebenar-benar diriku itu adalah konsepku, sedangkan kalimatku adalah representasiku.

Bahasa:
Wah..wah semakin bingung saja aku. Kemudian, ..apa pula fungsimu dalam filsafat?

Struktur:
Tiadalah semua tulisanku dapat menyatakan semua pikiranku. Pikiranku itu bersifat terbuka, tetapi dia serta merta akan tertangkan menjadi bahasa tertutup ketika telah masuk ke dalam strukturku. Artinya strukturku yang masih dalam pikiranku itu bersifat terbuka, sedangkan strukturku yang sudah aku tulis itu bersifat tertutup.

Bahasa:
Ditanya fungsimu dalam filsafat malah nyeloteh ngalor-ngidul?

Struktur:
Karena tulisanku bersifat tertutup maka tidaklah ada Mengada dan Pengada yang dapat hadir di situ.

Bahasa:
Hai..struktur..hentikanlah celotehanmu itu. Berikan contoh konkritnya.

Struktur:
Jika engkau berpikir tentang struktur panitia, dimana ada ketua dan anggota di situ. Itulah struktur maknamu yang masih di dalam pikiranmu. Maka jika aku tuliskan di atas kertas, berhentilah aku memikirkan struktur kepanitiaan itu, itulah sifat tertutupnya.

Bahasa:
Apakah ada contoh penerapan yang lainnya tentang dirimu di dalam filsafat?

Struktur:
Orang jawa mengenal struktur kehidupan meliputi mikrokosmos (manusia) dan makrokosmos (alam semesta). Maka strukturmu itu bersifat terbuka apakah manusia mengatasi alam, alam mengatasi manusia, artinya manusia menjadi anggotanya alam semesta.

Bahasa:
Baiklah aku sedikit memperoleh gambaran. Sekarang gilran yang lainnya?

Ekuivokal:
Aku adalah ekuivokal. Fungsiku adalah mengungkap penyakit bahasa. Penyakit bahasa adalah bahasa yang membingungkan.

Bahasa:
Berikan contohnya!

Ekuivokal:
Jika engkau gunakan kata “bisa” maka maksudnya adalah racun atau dapat. Jika engkau gunakan kata “kepala” maka maksudnya adalah kepalamu atau kepala kantor. Jika aku menyebut “x” maka dia bisa berarti 5 atau 10.

Bahasa:
Apakah fungsimu dalam filsafat?

Ekuivokal:
Sebelumnya aku sampaikan bahwa teman akrabku adalah plural atau jamak. Maka segala macam pengamatanmu adalah jamak dan tidaklah sama dengan satu dan lainnya. Maka sebenar-benar diriku dalam filsafat adalah ekuivokal dalam pikiranku yang bersifat terbuka. Sedangkan kalimatku atau kata-kataku itu bersifat tertutup.

Bahasa:
Masih berbelit-belit. Bisa beri contoh konkritnya.

Ekuivokal:
Jika aku melihat orang sedang “tidur”, padahal orang lain mengatakan dia bukan tidur tetapi sedang istirahat. Maka tidur dan istirahat itu ekuivokal.

Bahasa:
Kelihatannya jawabanmu ragu-ragu. Yang betul gimana?

Ekuivokal:
Wah ..bagaimana yah sulit mencari contohnya. Ekstrimnya, seorang Witgenstain pernah menggunakan bahasa matematika hanya sebagai permainan. Setiap kata itu di zonderkan dari arti, artinya kata sengaja tidak di beri makna. Maka menurut Witgenstain matematika adalah sekedar permainan bahasa. Maka semua kata-kata yang digunakan bersifat ekuivokal.

Bahasa:
Engkau dituntut harus bisa memberi contoh konkritnya.

Ekuivokal:
Baiklah saya adalah kumpulan kata-kata yang mempunyai arti ganda atau jamak, sehingga sulit dimengerti.

Bahasa:
Ya sudah gitu saja kok repot. Silahkan yang lain.

Lambang:
Kenalkan saya adalah lambang atau simbol. Aku terdiri dari tanda-tanda dan aku bersifat formal. Diriku bisa sebaga tanda, data, pesan atau informasi.

Bahasa:
Bukankah hal yang biasa, apa istimewanya?

Lambang:
Maksudku, aku itu bisa dibedakan dengan yang lainnya. Jika engkau memperhatikan aku sebagai tanda, maka itulah diriku lambang. Sedangkan rumahku sering disebut sebagai semiotik.

Bahasa:
Ya terserah sajalah.

Lambang:
Ntar dulu bahasa. Jika engkau fungsikan aku sebagai pembawa pesan itulah yang aku maksud sebagai tidak hanya diriku. Itulah temanku si semantik.

Bahasa:
Aku tahu itu.

Lambang:
Tetapi jika engkau mengfungsikan diriku sebagi pembawa informasi, maka itulah sifat dirimu yang cenderung pragmatis.

Bahasa:
Lho kok kamu menuduhku pragmatis. Sebentar..mana itu yang telah engkau sebut tadi..silahkan semantik, giliranmu.

Semantik:
Kenalkan aku adalah semantik. Aku adalah ilmu tentang kalimat dan aku berurusan langsung dengan makna kalimat. Aku juga dapat dikatakan sebagai ilmu yang mempelajari tentang makna.

Bahasa:
Kalau begitu tentu engkau mempunyai peran yang besar dalam filsafat?

Semantik:
Hampir setiap kajian filsafat menggunakanku. Aku juga hampir dijuluki sebagai ontologis nya bahasa.

Bahasa:
Terus?

Semantik:
Tetapi aku tidak mau disamakan dengan ontologi. Keberadaanku itu memang bersifat ontologis. Aku fungsiku itulah untuk mengungkan makna secara ontologi.

Bahasa:
Aku agak ragu? Coba teruskan kedudukanmu di dalam filsafat?

Semantik:
Baik. Konsepku dapat dipahami baik memalui koherensi pikiranku, maupun melalui korespondensi dengan pengamatanku. Jadi aku itu dapat bersifat analitik, apriori, sintetik ataupun aposteriori.

Bahasa:
Wah kok malah rumit?

Semantik:
Sederhana saja. Aku selalu mengikuti jalan pikiran kritis. Padahal pikiran kritis itu adalah filsafat. Maka menurut diriku, aku dapat mendefinisikan filsafat itu sebagai semantik.

Bahasa:
Apa engkau tidak terlalu berani?

Semantik:
Setidaknya itulah yang berada dalam pikiranku. Yang masih berada dalam pikiranku sungguh masih bersifat terbuka. Sedangkan jika sudah aku tuliskan maka bersifat tertutup.

Bahasa:
Heran aku, bagaimana sebuah semantik bisa berfilsafat?

Semantik:
Itu karena aku memang mempelajari arti. Padahal sebenar-benar arti bisa engkau jumpai dalam filsafat.

Bahasa:
Baik, aku setuju. Silahkan teruskan uraianmu.

Semantik:
Aku sangat peduli dengan berbagai karakter kata atau kalimat. Mereka yang ucapannya sama tetapi artinya berbeda. Mereka yang punya arti sama tetapi kata-katanya berbeda. Kata-kata yang berlawanan atau lawan kata. Kata-kata yang mempunyai banyak arti. Kata-kata yang berhubungan dengan kata-kata yang lain. Kata-kata yang diturunkan. Kata-kata dalam kehidupan sehari-hari. Kata-kata yang dapat diekstensikan maknanya. Kata-kata yang menunjukkan keanggotaan. Kata-kata yang menunjukkan keseluruhan. Metapora atau makna yang tidak disebut menggunakan nama aslinya. Frasa kata atau kumpulan kata yang sudah berbeda artinya dari kata dasarnya. Dst..

Bahasa:
Sudah..sudah..bukankah itu bidangnya orang bahasa. Relevansimu bicara itu apa?

Semantik:
Bukankah aku gunakan sebagian besar dari mereka itu dalam membuat Elegi-elegi?

Bahasa:
Oh..ya..silahkan teruskan penjelasanmu.

Semantik:
Jika engkau memikirkan wanita, maka di situ ada aspek hubungan semantik dengan seorang anak gadis.

Bahasa:
Lho ..mengapa?

Semantik:
Ya keduanya sama-sama wanita.

Bahasa:
Oh begitu, teruskan.

Semantik:
Jika engkau memikirkan Bapak, Ibu, anak, kakak, adik, Presiden, Menteri, ... itulah engkau sedang memandang wajahku.

Bahasa:
Wajahmu?

Semantik:
Itulah aku sebetulnya sedang berbicara tentang manusia.

Bahasa:
Teruskan saja.

Semantik:
Jika aku memikirkan Presiden, maka aku mempunyai “Bekas Presiden” dan “Mantan Presiden”. Maka perubahan dari bekas menjadi mantan, itu juga diriku. Jika aku katakan bahwa “Kertas ini adalah biru” padahal senyatanya adalah putih, itu juga salah satu karyaku. Aku juga sangat tertarik mempelajari makna-makna yang diperolah manusia melalui pengamatan sekitarnya. Tetapi aku juga menaruh perhatian yang tinggi terhadap konteks atau referensi bagi makna suatu kata atau kalimat.

Bahasa:
Baik-baik..waktunya sudah cukup. Aku capai.

Tautologi:
Sebentar dulu, aku belum diberi kesempatan. Aku adalah tautologi. Jika engkau ingin mencari sesuatu yang bukan kontradiktif, inilah aku makhluknya. Tautologi adalah benar tanpa syarat. Dia benar dengan tidak peduli ruang dan waktunya.

Bahasa:
Contohnya?

Tautologi:
Jika aku katakan “aku atau bukan aku” maka seluruh dunia akan terangkum di dalamnya. Jika aku katakan : ada atau bukan ada” maka juga sudah meliputi seluruhnya. Maka aku menduduki istimewa dalam filsafat. Bahkan aku berani mendefinisikan filsafat sebagai diriku yaitu sebagai tautologi. Berapapun tautologi yang engkau produksi maka engkau akan terhindar dari kontradiksi.

Kontradiksi:
Aku adalah kontradiksi. Kalimat “aku dan bukan aku” maka selamanya dia kontradiksi. Secara semantik maka kalimat kontradiktif itu bernilai salah.

Bahasa:
Baik..baik..saya tahu masih banyak lagi yang ingin tampil, tetapi karena terbatasnya ruang dan waktu maka saya akhiri dulu forum ini. Mudah-mudahan dapat dipahami mengapa dalam berfilsafat kita mengemploy bahasa seperti yang terjadi dalam Elegi-elegi.
Sekian terimakasih..semoga bermanfaat. Amiin.

74 comments:

  1. Ika Agustina Fitriani
    14301241018
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Bahasa merupakan salah satu alat interaksi. Bahasa yang dimaksud disini adalah penggunaan bahasa tubuh, simbol, penalaran, dan lain sebagainya. Semua itu mampu menghantarkan kit auntuk saling memahami maksud orang lain ataupun masalah-masalah dalam kehidupan sehari-hari.

    ReplyDelete
  2. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dalam mempelajari filsafat juga terdapat bahasa. Bahasa dapat befungsi sebagai dasar komunikasi dalam pembelajaran matematika. Dari elegi di atas juga telah dijelaskan mengenai berbagai macam istilah-istilah bahasa:
    1.Analog: membuat sesuatu yang baru berdasarkan contoh yang sudah ada.
    2.Univokal: satuan suara sepanjang bunyi sama yang memiliki arti yang sama pula.
    3.Struktur: bagian-bagian dari suatu kesatuan
    4.Ekuivokal: kumpulan kata-kata yang mempunyai arti ganda atau jamak
    5.Lambang: tanda-tanda yang dipakai untuk menyampaikan pesan di dalam proses komunikasi yang memiliki maksud tertentu.
    6.Semantik: cabang ilmu bahasa yang mengkaji tentang makna suatu kata atau kalimat.
    7.Tautologi: dalam logika matematika kita telah mempelajarinya yang memiliki makna suatu pernyataan majemuk yang bernilai benar untuk setiap kemungkinan.
    8.Kontradiksi : hal-hal yang bersifat bertentangan, berlawanan.

    ReplyDelete
  3. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    Bahasa adalah penghubung antara manusia yang satu dengan manusia yang lain. dengan bahasa manusia yang satu dapat berkomunikasi dengan manusia yang lain. manusia yang satu dapat memahami apa yang dimaksud manusia yang lain dengan bahasa yang dapat dipahami. antar duniapun dapat berkomunikasi dengan bahasa yang dapat dipahami secara internasional yaitu bahasa inggris.

    ReplyDelete
  4. Manusia dalam berinteraksi dan berinteraksi menggunakan bahasa. Kata-kata yang dikeluarkankan melalui mulut atau lisan merupakan pengertian bahasa yang paling umum. Bahasa sebagai bentuk komunikasi tidak hanya berbentuk ucapan atau lisan saja. Sekarang dengan semakin maju teknologi maka ada bahasa pemrograman komputer, bahasa sandi, bahasa tulisan.
    Bahasa-bahasa sangat bermanfaat untuk menjelaskan atau menterjemahkan sifat, karakter, atau pemikiran seseorang. Jika ingin mengetahui sifat sesorang dapat memperhatikan bahasa yang diucapkannya. Sehingga ada yang mengatakan bahwa diriku adalah bahasaku.

    ReplyDelete
  5. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Bahasa juga dapat menjadi cerminan dari seseorang. Kita dapat menilai seseorang dari cara berbicaranya, karena dari cara berbicaranya setidaknya kita paham dan mengerti tentang jalan pikirannya. Bahasa yang baik berkembang berdasarkan suatu sistem, yaitu seperangkat aturan yang dipatuhi oleh pemakainya. Dalam filsafat bahasa menjadi suatu alat yang sangat yang penting dalam menterjemahkan pemikiran-pemikiran para filsuf. Bahasa yang digunakan dalam filsafat adalah bahasa analog, di mana bahasa analog itu sendiri membutuhkan terjemahan atau penafsiran karena mempunyai tingkat yang lebih tinggi untuk memahaminya.

    ReplyDelete
  6. Ajeng Puspitasari / 14301241005
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Bahasa ialah alat yang digunakan manusia dalam berinteraksi. Uuntuk memahami bahasa pun kita memerlukan bahasa.
    Terdapat istilah baru yang saya temukan pada postingan di atas, yakni ekuivokal. Jika saya kaitkan dengan pendidikan matematika, saya sendiri masih sering menemukan contoh materi atau latihan soal yang dapat menimbulkan arti ganda bagi siswa. Hal ini perlu perhatian lebih, karena terjadinya ekuivokal dapat membuat siswa bingung bahkan miskonsepsi.

    ReplyDelete
  7. Aditya Raenda A
    14301241036
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Bahasa adalah media yang digunakan oleh manusia untuk saling berkomunikasi/berinteraksi dengan manusia yang lain. Didalam kehiduupan nyata agar komunikasi berjalan dengan baik maka bahasa yang digunakan adalah bahasa yang saling dipahami oleh orang yang berkomunikasi. Dalam filsafat juga penuh bahasa, bahkan tingkat bahasa tiap orang didalam filsafat berbeda-beda.

    ReplyDelete
  8. Eka Dina Kamalina
    14301241055
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Bahasa, digunakan untuk menyamakan persepsi dalam komunikasi. Bahasa penting untuk dimiliki karena dalam hidup kita butuh komunikasi, dan dalam komunikasi kita butuh bahasa. Bahasa itu bermacam-macam, dapat berupa tulisan, ucapan/lisan, bahkan gerakan. Dengan bahasa, apapun bentuknya, kita akan dapat saling memahami maksud satu dengan lainnya.

    ReplyDelete
  9. Mutiara Khalida (NIM 13301241054)
    Kelas Filsafat Pendidikan Matematika 2013

    Bahasa sangat berguna dalam komunikasi. Bahasa sangat penting dalam komunikasi karena dapat mengantarkan pada pemahaman. Namun dengan kesalahan penggunaan bahasa juga bisa menimbulkan kesalah pahaman. Karena itu menggunakan bahasa harus dengan bijak agar dampak yang tidak baik dapat terhindar.

    ReplyDelete
  10. Endryana Listyarini
    14301241034
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Bahasa merupakan sarana penting untuk berkomunikasi dengan sesama bahkan dengan makhluk hidup lainnya. Kita diajarkan bagaimana berbahasa yang baik dari kecil. Bahasa yang baik adalah bisa diterima dan berisi ide, pemikiran, visi dan misi yang baik. Dan yang terpenting dalam cara kita berbahasa adalah berbahasa dengan sang pencipta kita.

    ReplyDelete
  11. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Bahasa merupakan alat untuk berkomunikasi. Bahasa ini tidak hanya dalam bentuk lisan, namun dapat berupa tulisan dan symbol. Dalam filsafat dikenal bahasa analog yang fungsinya adalah sebagai alat untuk berfilsafat. Mengapa bahasa analog yang digunakan, karena bahasa analog tidak terbatas atau terikat oleh ruang dan waktu. Isi dan keberadaanya bergantung pada esensi si pembaca.

    ReplyDelete
  12. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Hal tersebut karena setiap orang yang membaca memiliki tafsiran yang berbeda-beda. Tergantung dari sudut mana orang tersebut akan melihatnya. Adanya bahasa ini sangat mempermudah manusia. Bahasa ini pula mempersatukan setiap manusia.

    ReplyDelete
  13. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Dalam berfilsafat bahasa berperan sangat penting. Bahasa merupakan sebuah alat komunikasi yang berfungsi untuk menyatakan gagasan-gagasan yang ada dalam pikiran kita. Berdasarkan karakteristik bahasa yang berbeda itu sehingga memiliki keterkaitan antara analog, univokal, struktur, ekuivokal, lambang, semantik, tautologi. Dalam menggunakan bahasa yang ada dalam pikiran kita, seharusnya kita mempertimbangkan ruang dan waktu. Jenis bahasa tertentu mungkin cocok dalam ruang dan waktu tertentu, tetapi bisa tidak cocok di dalam ruang dan waktu yang lain.

    ReplyDelete
  14. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A

    Bahasa adalah salah satu sarana untuk memudahkan kita dalam mengungkapkan ide, pendapat, gagasan dan lain sebagainya. Bahasa memiliki berbagai macam unsur, seperti univocal, ekuivokal, struktur, lambang, semantic, tautology, kontradiksi. Dalam berfilsafat pun bahasa sangat penting adanya. Untuk melatih kemampuan berfilsafat maka seseorang harus memperkaya bacaan dan wawasannya sehingga dapat menguraikan penjelasan tentang segala suatu apapun dengan bahasa yang ia miliki.

    ReplyDelete
  15. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Bahasa merupakan alat komunikasi, bahasa merupakan sarana untuk mengungapkan segala sesuatu yang ada dalam diri seseorang, baik bentuk perasaan, pikiran, gagasan, dan keinginan yang dimilikinya. melalui bahasa, manusia dapat berhubungan dan berinteraksi dengan alam sekitarnya, terutama sesama manusia sebagai makhluk sosial. selain itu bahasa juga digunakan sebagai alat untuk menyampaikan rasa estetis (keindahan) manusia melalui seni sastra.

    ReplyDelete
  16. Nurika Miftahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu’alaikum wr. wb.
    Bahasa memiliki peranan yang sangat penting dalam filsafat bahkan segala bidang. Bahasa merupakan alat komunikasi yang berfungsi untuk mengungkapkan pendapat atau ide-ide yang ada dalam pikiran kita. Banyak unsur yang perlu dierhatikan dalam menggunakan bahasa, siantaranya analog, univokal, struktur, ekuivokal, lambang, semantik, tautologi, kontradiksi, dan masih banyak yang lainnya. Dalam menggunakan bahasa, sebaiknya kita juga harus memperhatikan ruang dan waktu. Bahasa tertentu mungkin cocok dalam ruang dan waktu tertentu, akan tetapi bisa jadi tidak cocok dalam ruang dan waktu yang lain. Dengan membaca tulisan ini, semoga kita dapat lebih baik menggunakan bahasa ke dalam dimensi ruang dan waktu yang tepat.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  17. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    S2 Pendidikan Matematika A (PM A)

    Bahasa dapat mempersatukan segala perbedaan yang ada, karena melalui bahasa lah kita dapat saling berkomunikasi menyampaikan pendapat yang berbeda satu dengan yang lainnya. Ilmu yang mempelajari tentang ke bahasaan ini disebut linguistik. Bahasa mencakup univoval, ekuivokal, struktur, lambang, semantik, tautology, maupun kontradiksi seperti pada Elegi Menggapai Bahasa di atas. Bahasa merupakan aspek penting dalam kehidupan manusia. Sekelompok manusia atau bangsa yang hidup pada waktu tertentu tidak akan berkembang baik jika tidak terdapat bahasa. Oleh Karena itu, setiap manusia akan senantiasa melakukan relasi yang erat dengan bahasa.

    ReplyDelete
  18. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 Pedidikan Matematika A 2017

    Bahasa adalah alat komunikasi yang utama. Tanpa adanya bahasa, kita tidak dapat berhubungan satu sama lain dengan orang-orang yang ada di sekitar kita. Berdasarkan postingan di atas, bagian-bagian bahasa antara lain ada analog, univokal, struktur, ekuivokal, lambang, semantik, tautologi, kontradiksi, dan lain-lain. Ada beberapa dari kita yang tidak dapat menggunakan suaranya karena suatu keterbatasan, tetapi Allah Maha Adil. Bahasa tidak hanya melalui suara (vokal) saja. Bahasa juga dapat berupa tulisan, lambang, dan isyarat. Dengan begitu, semua manusia dapat berbahasa dengan caranya.

    ReplyDelete
  19. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Bahasa adalah hal penting dalam kehidupan manusia. Bahasa memiliki banyak unsur. Semua unsur-unsur tersebut tidak dapat dihilangkan salah satunya. Analog, univokal, struktur, ekuivokal, lambang, semantik, tautologi, kontradiksi, dan lain-lain adalah bahasa. Tidak ada yang lebih menonjol di antara kawan-kawanya, semuanya bersinergi membentuk bahasa yang digunakan oleh manusia.

    ReplyDelete
  20. Gamarina Isti R
    17790251036
    Pendidkan Matematika Kelas B

    Bahasa yang digunakan orang saat berkomunikasi tergantung ada pemikirannya. Kalimat yang dikeluarkan pada saat seseorag berkomunikasi tersebut merupakan hasil representasi dari pemikirannya. Refleksinya dalam pembelajaran matematika adalah seorang guru harus dapat mengkomunikasikan representasi pemikirannya kepada siswa dengan bahasa yang mudah dipahami oleh siswa, menggunakan kalimat sederhana dan mudah dipahami akan membuat siswa lebih paham dari pada menggunakan bahasa yang sulit untuk dipahami apalagi tujuannya hanya untuk memperlihatkan kedudukan guru yang memiliki pengetahuan lebih banyak dari siswanya. Bukankah bahasa untuk dimengerti? Apabila bahasa sulit untuk dipahami maka ilmu yang akan diberikan belum tentu utuh dipahami siswa seperti yang diharapkan gurunya, bahkan akan menjadi multitafsir yang akan menjerumuskan siswanya.

    ReplyDelete
  21. Arung Mega Ratna
    17709251049
    S2 Pend. Matematika C

    Assalamu'alaikum wr.wb.
    Dalam "Elegi Menggapai Bahasa" bahwa bahasa dan filsafat erat kaitannya. Bahasa sendiri merupakan alat atau sarana komunikasi sehingga kita dapat mengerti akan maksud dari perkataan orang lain. Sehingga bahasa dijadikan sebagai kunci pokok dalam memahami sesuatu. Di dalam filsafat juga menggunakan bahasa analog yang sering dikenal dengan elegi. Dari elegi di atas telah dijelaskan mengenai berbagai macam istilah-istilah, diantaranya ialah analog, univokal, struktur, ekuivokal, lambang, semantik, tautologi, dan kontradiksi.
    Terima kasih
    Wassalamu'alaikum

    ReplyDelete
  22. Nur Dwi Laili Kurniawati
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Bahasa membantu kita untuk dapat menuangkan berbagai pemikiran kita. Bahasa membantu kita untuk berkomunikasi dengan orang lain. Bahasa membantu kita untuk berinteraksi dengan lingkungan kita. Bahasa membantu kita untuk mengungkapkan keindahan melalui sastra. Bahasa membantu kita untuk dapat belajar dan mengajarkan. Bahasa bukan sekedar tulisan, tetapi juga bisa berupa simbol, isyarat.

    ReplyDelete
  23. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Seseorang bisa berfilsafat dengan menguasai bahasa, baik itu analog, univokal, struktur, ekuivokal, lambang, semantik, kontradiksi, maupun yang lainnya. Setiap anggota bahasa memiliki perannya masing-masing dalam berfilsafat. Bahasa yang digunakan dalam berfilsafat memiliki tingkat lebih tinggi dibandingkan bahasa sehari-hari, oleh karena itu bahasa yang disampaikan dituntut lebih jelas agar mudah dipahami. Begitu pula dalam kehidupan, semakin kita menguasai bahasa semakin pula kita mudah memahami dan mudah memberikan pemahaman kepada orang lain.

    ReplyDelete
  24. Metia Novianti
    17709251021
    PPs Pend. Matematika A 2017
    Satu diantara fungsi bahasa adalah sebagai alat komunikasi. Bahasa merupakan kunci utama dalam memahami sesuatu. Bahasa memudahkan kita dalam mengungkapkan berbagai ide, pendapat dan lain sebagainya. Bahasa dan filsafat sangat erat kaitannya karena dalam mempelajari filsafat juga terdapat bahasa. Seperti yang tertera pada elegi menggapai bahasa, bagian-bagian bahasa diantaranya adalah analog, univokal, struktur, ekuivokal, lambang, semantik, tautologi, kontradiksi, dan lain-lain. Memikirkan bahasa dalam ilmu filsafat merupakan memikirkan suatu hal yang ada dan mungkin ada.

    ReplyDelete
  25. Widuri Asmaranti
    17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    Dalam kehidupan tentunya orang akan berkomunikasi lewat bahasa. Bahasa sangat penting dalam kehidupan sehari-hari.Bukan hanya dalam kehidupan, dalam berfilsafatpun seseorang harus menguasai bahasa. Dalam kehidupan sehari-hari dan dalam berfilsafat bahasa yang digunakan harus lebih jelas agar mudah dipahami. Semakin kita menguasai bahasa semakin pula kita mudah memahami dan mudah memberikan pemahaman kepada orang lain. Adapun anggota bahasa yang harus kita ketahui yaitu analog, univokal, struktur, ekuivokal, lambang, semantik, dan kontradiksi.

    ReplyDelete
  26. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Bahasa merupakan cerminan dari pikiran dan tingkah laku seseorang. Dengan bahasa, seseorang dapat berkomunikasi. Dari bahasa yang digunakan, diri seseorang dapat diidentifikasikan berbagai macam hal. Seperti, kebiasaan, pola pikir, lingkungan, dll.
    Begitu banyaknya anggota dari bahasa, dan semuanya memiliki ciri dan keunikan masing-masing. Tetapi semuanya tidak saling menggunggulkan diri, karena semuanya sama-sama mengagumkan dengan keindahannya masing-masing. Kegunaan dari setiap anggota bahasa itu sendiri ditentukan dari fungsi dan kebutuhan penggunanya.

    ReplyDelete
  27. Rigia Tirza Hardini
    17701251026
    S2 PEP B

    Dari perkuliahan minggu ini saya belajar bahwa sebenar-benarnya filsafat yang terjadi sekarang adalah filsafat bahasa. Bahasa memang penting karena sedikit perbedaan bahasa membawa dampak besar bagi kehidupan manusia. Berbahasa sesuai denngan ruang dan waktu karena sebenear-benarnya dirimu yang baru akan mulai berbicara telah berbeda dengan dirimu yang mulai mengeluarkan kata-kata.

    ReplyDelete
  28. Tari Indriani
    17701251027
    S2 PEP B

    Assalamu'alaikum wr.wb
    Bahasa ibarat jendela rumah. Dengan bahasa kita membuka pikiran dan hati kita. Dengan bahasa membuat atmosfir kehidupan kita seirama. Ya, saya setuju bahwa bahasa bersifat ontologis dan epistemologis. Bahasa mengungkap keberadaan kita. Bahkan, bahasa pula yang membuat kita saling menghargai di tengah-tengah perbedaan. Semasa sekolah menengah, saya pernah belajar bahasa selain Indonesia dan Inggris, yaitu Jerman dan Mandarin. Dan saya menyesal ketika mendapat kesempatan tersebut saya tidak beajar dengan sungguh-sungguh. Sekarang, di bangku kuliah saya menyadari bahwa bahasa tersebut penting untuk dipelajari, khususnya untuk membuka wawasan. Saya bercita-cita ingin sekali kuliah di luar negeri, semoga saya diberi kesempatan dan keikhlasan kembali untuk mempelajarinya.

    ReplyDelete
  29. Rosnida Nurhayati
    17709251042
    PPs PM B 2017


    Bahasa adalah tutur kata, bagaimana seseorang mengekspresikan apa yang ada dalam pemikirannya. pemilihan bahasa yang tepat akan memudahkan kita untuk berkomunikasi dengan orang lain, terkadang bahasa juga dijadikan sebagai alat untuk mempersatukan sebuah pemikiran perbedaan, ataupun melalui bahasa yang tidak jelas bisa menimbulkan konflik yang berkepanjangan. Dalam menggunakan bahasa, sebaiknya kita menggunakan perasaan agar orang yang kita ajak berkomunikasi bisa lebih memahami makna bahasa yang kita gunakan.

    ReplyDelete
  30. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PM A

    Kunci dari komunikasi adalah bahasa. Bahasamu adalah dirimu. maka jika kamu sedang berusaha menyampaikan pesan kepada orang lain maka itulah bahasamu. gayamu berbicara, gayamu membuat simbol, gayamu menyampaikan pikiranmu. itulah bahasamu. bahasa menjadi penting dalam komunikasi karena hakikat berkomunikasi adalah menyampaikan pesan dari komunikator kepada komunikan. pesan yang disampaikan tidak lain tdak bukan adalah bahasa itu sendiri.

    ReplyDelete
  31. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Bahasa, jika diartikan begitu banyak makna yang dapat menyertainya. Bahasa dapat berfungsi sebagai alat untuk berinteraksi dengan sesama makhluk hidup. Menurut saya, bahasa ada yang bersifat pasif dan aktif. Jika bahasa tersebut terucap secara lisan maka akan bersifat aktif. Lain halnya dengan bahasa yang bersifat pasif seperti bahasa isyarat. Seseorang hidup dengan bahasanya masing-masing, tentunya setiap wilayah memiliki ciri khas tersendiri. Bahasa juga dapat dijadikan sebagai identitas seseorang.

    ReplyDelete
  32. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Elegi memahami bahasa. Bahasa merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan. Karena, bahasa merupakan alat komunikasi yang digunakan untuk mengungkapkan sebuah ide. Sebenarnya bahasa merupakan cerminan dari seorang individu, hal itu karena bahasa merupakan hasil olah pikir manusia. Jika kita ingin melihat bagaimana kepribradian dari sesorang maka kita dapat melihat dari bahsanya. Terimakasih

    ReplyDelete
  33. Kartika Kirana
    17701251039
    S2 PEP B

    Terimakasih untuk penjelasan mengenai bahasa-bahasa yang digunakan dalam penulisan elegi-elegi ini. Saya belum sepenuhnya paham, namun semoga dengan lebih banyak membaca nantinya saya akan dapat lebih memahami. Bahasa adalah kebiasaan, semoga setelah terbiasa membacanya, saya dapat menggapai bahasa itu.

    ReplyDelete
  34. Shelly Lubis
    17709251040
    S2 Pend.Matematika B

    Assalamu'alaikum wr.wb

    sesungguhnya bahasa itu memainkan peranan penting dalam berkomunikasi. salah penggunaan bahasa bisa saja menjadi hal yang lucu, tetapi juga bisa menjadi hal yang berbahaya. maka alangkah bijak jika kita bisa menggunakan bahasa sesuai ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  35. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb
    Dialog antara bahasa dan segala unsur-unsurnya tersebut merupakan hal yang sajian yang empuk bagi kami untuk belajar bahwa bahasa merupakan unsur dalam kehidupan yang perannya memang sangat penting dan tak bisa tergantikan, tanpa bahasa manusia tak kan dapat berkomunikasi, tanpa bahasa manusia akan terbelakang karena tertinggal arus informasi.
    Berdasarkan para peran pada dialog diatas ada analog, univocal, struktur, ekuivocal, lambing, semantic, tautology dan kontradiksi menunjukkan bahwa setiap manusia memiliki gaya bahasa yang berbeda-beda dan tidak setiap manusia belum tentu dapat memahami gaya-gaya tersebut. Refleksi dari hal tersebut bahwa kami harus belajar belajar dan belajar agar dapat memahami ilmu pengetahuan yang di sampaikan dengan berbagai macam gaya bahasa. Terima Kasih.

    ReplyDelete
  36. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Bismillah, terimakasih prof. Marsigit atas artikel kali ini. Pelajaran yang dapat saya petik adalah bahasa merupakan salah aspek dan cara berinteraksi guna menjadi pelengkap perilaku dan karakteristik kita. Saya setuju bahwa bahasa bersifat ontologis dan epistemologis. Bahasa mengungkap keberadaan kita. Saya juga baru tahu ternyata banyak sekali macam bahasa dengan sega;a keunikannya. Tidak untuk saling menjatuhkan atau mengunggulkan karena semuanya benar dan berlaku jika ditempatkan sesuai ruang dan waktunya. Saya selalu teringat dengan perkataan bapak, bahwa dirku adalah bahasaku, sehingga alangkah besar peran bahasa untuk menunjukkan identitas dan jati diri kita di mata dunia, maka berbahasa lah yang baik dan benar karena itulah salah satu yang akan mencerminkan hakikat kepribadian diri kita seperti apa, wallahu'alam bishowab.

    ReplyDelete
  37. Kartika Pramudita
    17701251021
    PEP B (S2)

    Setiap waktu, setiap detik tak mungin manusia yang hidup dapat dipisahkan dari bahasa. Membaca elegi ini saya belajar tentang segala sesuatu dalam bahasa dan ternyata masih banyak lagi hal-hal yang bisa dipelajari tentang bahasa, bahasa itu memiliki banyak unsur, pada setiap unsurnya memiliki fungsinya masing-masing. Dengan bahasa kita dapat belajar. Dalam belajar filsafat bahasa merupakan hal yang penting, dengan bahasa manusia dapat berinteraksi dengan manusia lain. Dengan bahasa manusia dapat berinteraksi dan mengenal hal yang ada dan yang mungkin ada. Bahasa adalah keindahan, bahasa adalah sarana komunikasi, bahasa adalah alat untuk belajar, bahasa adalah ciri khas seseorang, dan tak terhingga fungsi bahasa dalam hidup ini.

    ReplyDelete
  38. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    S2- Pendidikan Matematika kelas A 2017

    Assalamualaikum Wr. Wb.
    Bahasa adalah media komunikasi yang tercipta melalui tranformasi kebudayaan yang sangat panjang. Bahasa adalah manifestasi dari hakikat manusia sebagai makhluk sosial. Bahasa memudahkan kita dalam berkomunikasi dan komunikasi adalah salah-satu syarat penting dalam proses sosialisasi. Menurut saya, menggapai bahasa harus dengan melalui ketekunan dan pembiasaan yang intens. Menggapai bahasa hanya dapat dilakukan dalam proses interaksi sosial (tidak dapat dilakukan dengan sendiri).

    ReplyDelete
  39. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Peran bahasa dalam filsafat sangatlah penting. Menyampaikan sesuatu yang ada di pikiran menjadi susunan kata-kata atau kalimat yang akan diucapkan atau dituliskan tentu membutuhkan kemampuan bahasa yang baik. Bahasa analog sering digunakan dalam bersilfat, karena dalam filsafat sangat membutuhkan suatu penjelasan. Dengan bahasa analog, sesuatu dapat dijelaskan secara lebih luas baik dengan perumpamaan atau membandingkan dengan yang lain.

    ReplyDelete
  40. Dewi Saputri
    17701251036
    PEP B S2

    Assalamu'alaikum Wr. Wb.

    Didalam kehidupan bahasa memegang peran penting, karena bahasa digunakan sebagai alat komunikasi agar dapat berinteraksi satu dengan yang lainnya. Dalam berfilsafat, bahasa adalah peran yang penting, karena berfilsafat tidak lah menggunakan bahasa komunikasi sehari-hari, yang digunakan salah satunya bahasa analog. Didalam elegi menggapi bahasa ini, menyebutkan berbagai macma tipe bahasa seperti analog, univokal, ekuivokal, semantik, tautologi, dll. tentunya bahas-bahasa tersebut dapat digunakan sesuai dengan runang dan waktunya.

    ReplyDelete
  41. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2


    Dalam berfilsafat bahasa berperan sangat penting. Bahasa merupakan sebuah alat komunikasi yang berfungsi untuk menyatakan gagasan-gagasan yang ada dalam pikiran kita. Berdasarkan karakteristik bahasa yang berbeda itu sehingga memiliki keterkaitan antara analog, univokal, struktur, ekuivokal, lambang, semantik, tautologi. Dalam menggunakan bahasa yang ada dalam pikiran kita, seharusnya kita mempertimbangkan ruang dan waktu. Jenis bahasa tertentu mungkin cocok dalam ruang dan waktu tertentu, tetapi bisa tidak cocok di dalam ruang dan waktu yang lain.

    ReplyDelete
  42. Atik Rodiawati
    17709251025
    PPS Pendidikan Matematika B 2017

    Salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh manusia adalah kemampuan berbahasa. Manusia menyampaikan gagasannya menggunakan bahasa. Bahasa yang digunakan sebaiknya sesuai dengan aturan tata bahasa. Melalui elegi ini, saya mengetahui jenis-jenis bagian penyusun bahasa. Manusia sangat memerlukan kemampuan berbahasa ini dengan baik dan benar karena filsafat zaman sekarang adalah filsafat bahasa. Pada filsafat bahasa, manusia harus memiliki ilmu yang tepat tentang penggunaan bahasa. Jika tidak tepat maka akan terjadi disorientas seperti zaman modern saat ini. Artinya, manusia memiliki orientasi atau tujuan yang berbeda dari yang sepatutnya.

    ReplyDelete
  43. Aristiawan
    17701251025
    PEP B 2017

    Bahasa adalah alat komunikasi yang digunakan bahasa. Tanpa bahasa, manusia akan kesulitan untuk berkomunikasi. Bahasa tidak hanya sebatas pada bahasa Indonesia, bahasa inggris, bahasa jawa, bahasa melayu, bahasa arab, bahasa mandarin, namun bisa berarti banyak. Kedipan mata bisa berarti bahasa, senyum bisa bermakna bahasa, tangis bisa berarti bahasa, mimic wajah bisa berarti bahasa. Meskipun bahasa kelihatannya sederhana, tapi setelah membaca elegi ini, saya merasa bahasa memiliki makna, struktur, bagian yang sangat kompleks. Satu kata bisa memiliki banyak makna yang berbeda-beda, tergantung tinjauannya.

    ReplyDelete
  44. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Pentingnya suatu bahasa sebagai dasar komunikasi dalam pembelajaran matematika. Bahasa merupakan kunci utama dalam memahami sesuatu. Dalam mempelajari pengetahuan apapun termasuk filsafat juga harus dapat mengerti bahasanya. Oleh karena itu, filsafat dan bahasa tidak dapat dipisahkan. Dari elegi tersebut telah dijelaskan mengenai berbagai macam istilah-istilah bahasa, diantaranya ialah analog, univocal, struktur, ekuivokal, lambang, semantik, tautologi, dan kontradiksi. sejak lahir pun kita sudah dikenalkan dengan bahasa bahkan kita sebagai pelaku dari pemberi bahasa. misalkan ketika kecil kita hanya bisa menangis. tangisan tersebut bisa berarti kita lapar, digigit semut, atau bahkan buang air kecil/besar. Menangis adalah termasuk bahasa.

    ReplyDelete
  45. Pangestika Nur Afnia
    PEP B- S2
    17701251037

    Dalam budaya jawa terdapat ungkapan ajining diri saka lathi yang artinya bicara adalah cerminan isi dari diri. Seperti teko dan isinya, ketika teko berisi teh maka ia akan mengeluarkan teh ke dalam cangkir, jika ia berisi susu maka ia akan mengeluarkan susu ke dalam cangkir. Dapat dikatakan bahwa bahasa adalah cerminan kualitas diri. Dalam keseharian kita berkomunikasi menggunakan bahasa, baik bahasa verbal maupun bahasa isyarat. Namun dalam filsafat bahasa yang digunakan adalah bahasa analog yang lebih tinggi tingkatannya seperti ungkapan, peribahasa, sajak, dan lain sebagainya. Maka dari itu ketika kita ingin mengerti ilmu filsafat, kita pun harus dapat memahami bahasa analog tersebut.

    ReplyDelete
  46. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Bahasa merupakan alat komunikasi manusia. Dengan bahasa, manusia saling terjemah-menerjemahkan satu sama lain. Bahasa itu kaya akan makna. Ada kata-kata atau kalimat yang terlihat sama tetapi ternyata mempunyai maksud berbeda, tergantung bagaimana para subyek menggunakannya. Pemahaman manusia akan bahasa juga berbeda satu dengan lainnya, tak jarang sering terjadi miskomunikasi dalam percakapan sehari-hari. Kepekaan pikiran dan hati lah yang mampu mengungkap makna dibalik suatu bahasa. Namun, manusia itu memiliki keterbatasan, sehingga memohon petunjuk-Nya lah satu-satunya jalan ketika kita mencapai batas.

    ReplyDelete
  47. Ilma Rizki Nur Afifah
    17709251020
    P. Mat A S2 UNY

    Elegi ini menceritakan tentang bahasa yang meliputi analog, univokal, struktur, ekuivokal, lambang, semantik, tautologi, dan kontradiksi. Saya akan membahas mengenai kontradiksi. Dalam bahasa, kontradiksi merupakan kondisi yang berkebalikan dengan ucapan. Dalam kehidupan sehari-hari seringkali kita menemui kontardiksi. Misalkan Saya tidak punya uang, padahal nyatanya ia punya uang walaupun sedikit. Ada banyak kata yang termasuk kontradiksi seperti aku dan bukan aku, kaya dan miski, pandai dan bodoh, dll.

    ReplyDelete
  48. Charina Ulfa
    17709251039
    PPs Pendidikan Matematika B 2017

    Bismillah...

    Bahasa adalah alat yang penting dalam sebuah komunikasi, baik dalam kehidupan bermasyarakat ataupun dalam bahasa sebuah pembelajaran. Seseorang pendidik selalu menggunakan bahasa-bahasa yang baik agar yang mendengar dapat mengerti apa yang disampaikan. Kemudian sebuah bahasa juga menampilkan jati dirinya seseorang, jika ia berkata secara terstruktur dan bagus, maka baik juga penilaian akan ilmunya. Dalam berfilsafat, nilai sebuah bahasa sangat penting. Karena filsafat adalah ilmu olah pikir dan ilmu bahasa (cara berfilsafat dalam bahasa).

    ReplyDelete
  49. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh

    Bahasa merupakan sarana komunikasi antarmanusia, sehingga manusia mampu mengomunikasikan segala sesuatu. Bahasa juga merupakan filsafat yang tinggi. Berbahasa sebenarnya tidak semudah seperti yang kita pikirkan selama ini. Berbahasa juga ada tata caranya, sopan santunnya, yang disesuaikan dengan ruang dan waktu

    ReplyDelete
  50. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Ketika berbicara tentang bahasa. Maka ada beberapa hal yang berkaitan dengannya. Yaitu pertama bahwa bahasa merupakan alat utama yang digunakan bagi kesadaran manusia. Bahwa bahasa adalah alat yang digunakan untuk menyampaikan apa yang adda dalam pikiran. Reduksi adalah penyederhanaan atau simplifikasi. Sedangkan kelengkapan adalah usahamenggapai ilmu menggunakan bahasa. Dari elegi ini saya mengetahui bahasa baru yaitu univokal. Fungsi dari univokal adalah menyatakan konsep-konsep yang memiliki arti yang sama bagi segala yang ada dan yang mungki ada. Univokal tidak dibatasi oleh wadah, struktur, dan relasi-relasi. Yang intinya jika disampaikan dengan kata yang berbeda, maka sejatinya maknanya sama. Atau lebih kita kenal dengan bahasa analog.

    ReplyDelete
  51. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu'alaikum. Bahasa merupakan alat komunikasi yang paling efektif. Dengan bahasa semua yang ada dalam pikiran seseorang dapat disampaikan ke orang lain, bahasa dapt digunakan sebagai alat bertukar pikiran. Semakin tinggi ilmu seseorang maka kosa kata yang dimiliki semakin luas, dan bahasa yang digunakan semakin rumit. Namun setinggi apapun ilmu jangan sombong dengan bahasa, jangan menggunakan bahasa yang rumit untuk menjelaskan sesuatu kepada orang yang kurang paham. Gunakan bahasa yang sederhana, mudah dipahami, dan tidak menimbulkan makna ganda.

    ReplyDelete
  52. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Bahasa bisa diibaratkan kunci utama dari suatu komunikasi. Sukses tidaknya komunikasi, tersampaikan atau tidaknya suatu pesan, salah satunya dipengaruhi oleh bahasa. Maka dari itu sebaik-baik bahasa adalah yang mampu membuat dua pihak yang borkomunikasi menjadi paham. Kemampuan berbahasa sangat dipengaruhi oleh ilmu dan pengalaman seseorang. Kalau sama melihat, dalam elegi-elegi filsafat, Prof. Marsigit seringkali menggunakan bahasa analogi, tujuannya adalah untuk membuat filsafat lebih dekat dengan kehidupan orang awam sehingga menjadi lebih mudah dipahami.

    ReplyDelete
  53. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Bahasa adalah sarana penyampaian berita maupun informasi. Dalam filsafat, bahasa sangatlah berperan. Karena dengan bahasa itu kita mampu memahami sejarah masa lalu. Meskipun dalam filsafat menggunakan bahasa yang mungkin susah dipahami oleh orang awam. Oleh karenanya diperlukan pemikiran dan wawasan untuk dapat memahmi filsafat itu sendiri. Dalam bahasa tersebut terdapat unsur-unsur yang membentuk sebuah kalimat. Unsur tersebut memiliki fungsi dan kedudukannya masing-masing didalam filsafat.

    ReplyDelete
  54. Nurika Miftahuljannah
    17709251060
    PPs P. Mat C
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Bahasa merupakan aspek utama dalam komunikasi apalagi pembelajaran matematika. Dalam mempelajari pengetahuan kita harus dapat mengerti bahasa yang dimaksud agar paham apa isi pengetahuan tesebut, tak terkecuali filsafat. Oleh karena itu, filsafat dan bahasa tidak dapat dipisahkan. Berdasarkan elegi di atas, banyak istilah dalam bahasa, diantaranya ialah analog, univocal, struktur, ekuivokal, lambang, semantik, tautologi, dan kontradiksi.
    Wassalamu’alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  55. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 PMat C 2017

    Bahasa merupakan kunci utama dalam memahami sesuatu. Untuk dapat mempelajari filsafat juga harus dapat mengerti bahasanya. Oleh karena itu filsafat dan bahasa tidak dapat dipisahkan.
    Bahasa merupakan perantara. Mempelajari bahasa itu bukan hal yang mudah, karena bahasa menjadi hasil dari apa yang kita pikirkan. Di bangku sekolah, masih jarang ditemui nilai ujian bahasa Indonesia yang sempurna. Filsafat masih sulit diterima orang awam karena bahasa yang digunakan adalah bahasa yang analog. Bahasa yang berfungsi untuk menyatukan bahasa dan pikiran. Kata-kata menjadi wakil bahasa yang paling sederhana, sedangkan konsep merupakan wakil dari pikiran manusia

    ReplyDelete
  56. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Bahasa memiliki bermacam-macam bentuk. Bahasa tautologi dan bahasa kontradiksi sering dipakai dalam berlogika. Secara semantik tautologi itu pasti benar karena menggunakan kata hubung "atau", jadi jika keduanya benar pasti benar, jika salah satu benar pasti juga benar. Sedangkan kontradiksi secara semantik bernilai salah. Karena kontradiksi itu keadaan tidak bisa mencapai identitas yang terjadi di dunia.

    ReplyDelete
  57. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Elegi memahami bahasa ini memunyai seni tersendiri dan sangat unik, begitu pula ketika kita membaca elegi diblog ini, penuh dengan analogi-analogi yang harus disintesiskan terlebih dahulu agar dapat memahaminya. Disinilah kita dilatih untuk bersabar dan telaten dalam menimba ilmu. Sikap keegoisan kita dikikis untuk dapat memahami elegi dengan baik. Sehingga dalam hal ini kesabaran dan ketelatenan dan keluasan pemikiran adalah salah satu kunci dalam memahami bahasa dalam elegi di blog ini.

    ReplyDelete
  58. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Sebagai alat komunikasi, bahasa memiliki banyak anggota, banyak tipe, dan berbagai macam karakter. Tujuan dari komunikasi adalah untuk saling memahami makna yang disampaikan. Makna dari setiap kata yang diucapkan itu sendiri bsa menimbulkan banyak makna tergantung dari konteks pembicaraan, dan tergantung dari ruang dan waktu. Supaya mampu mengenali keberagaman bahasa dan berbagai macam karakternya dibutuhkan pengalaman dan wawasan dalam berbagai macam ilmu pengetahuan.

    ReplyDelete
  59. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C
    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Narasi besar yang telah dipaparkan oelh profesor mengatakan bahwa bahasa merupakan filsafat. Karena pada dasarnya tanpa bahasa antara sesama tidak akan mengetahui satu sama lainnya. Hal inilah yang memberikan makna bahwa sebenar-benarnya filsafat adalah bahasa. Karena bahasa merupakan hal yang penting untuk berkomunikasi antar sesama makhluk.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  60. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Manusia di dunia ini tidak sendirian, maka dalam membangun kehidupannya ia memerlukan orang lain, dan memerlukan Tuhan. Interaksi manusia dengan sesama manusia dapat dilakukan melalui komunikasi, dan yang menjadi alat komunikasi manusia adalah bahasa. Oleh karena itu bahasa diperlukan oleh manusia guna membangun kehidupannya.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  61. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Melalui bahasa kita mampu menjelaskan sifat-sifat dari segala objek yang ada dan mungkin ada. oleh karena itulah bahasa termasuk ke dalam filsafat. Olah pikir jika hanya ada di pikiran saja tidak akan bermanfaat, oleh karena itu diperlukan bahasa untuk menjelaskannya kepada orang lain.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  62. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Memahami artikel Oktober 2010 ini seperti memberikan kita tahapan-tahapan berpikir untuk membuat sebuah pemberontkakan yang begitu apik serta sistematis. Dari diri sendiri hingga dalam lingkung ruang dan waktu sebuah lembaga. Tetapi dari semua itu menjadi apik tatkala ditutup dalam argumen bahasa. Sebab bahas merupakan cukup pokok dalam menyampaikan sebuah argumen. Tanpa ada bahasa yang apik, maka logos yang kita pikirkan akan menjadi kesia-siaan semata. Bahkan orang akan memahami negatif setiap perubahan yang kita tawarkan.

    ReplyDelete
  63. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb

    elegi menggapai bahasa mengajarkan bahwa setiap unsur didunia itu penting. unsur-unsur didunia saling memelngakpi satu sama lain. begitu pun dalam filsafat, dalam filsafat setiap unsur mengandung arti yang berbeda pula. unsur tersebut melengkapi unsur yang lain.

    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  64. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Bahasa adalah jalan seseorang dalam menyampaikan pikirannya. Pengetahuan seseorang dapat dinilai melalui bahasanya. Karena sebenar-benar ilmu seseorang adalah bahasanya. Bahasa ada banyak jenisnya. Begitu pula dalam filsafat. Dimana setiap jenis bahasa memiliki fungsinya masing-masing. Bahasa dalam filsafat memang berbeda dengan bahasa biasa, oleh karena itu tidak semua orang dapat memahami filsfat. Dengan beragam jenis bahasa dan fungsi masing-masing akan memudahkan seseorang dalam memahami filsafat. Pemahaman akan semakin meningkat seiring banyaknya bacaan terkait filsafat itu sendiri. Dengan memahami filsafat seseorang semakin mampu mengelolah bahasanya sesuai dengan lawan bicaranya.

    ReplyDelete
  65. Dheni Nugroho
    17709251023
    PPs Pendidikan Matematika

    Ada suatu ungkapan, jika ingin menguasai dunia maka kuasailah bahasa. Maka mengetahui bahasa atau istilah menjadi hal yang penting bagi kita, terutama bahasa-bahasa dalam filsafat matematika. Dari artikel ini saya menjadi lebih memahami apa itu analog, univokal, ekuivokal, struktur, lambang/simbol, semantik, tautologi, dan kontradiksi

    ReplyDelete
  66. Tri Wahyu Nurjanah
    15301241010
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Bahasa merupakan alat untuk menyampaikan apa yang ada dalam pikiran kita. Dalam matematika, bahasa dijadikan sebagai dasar komunikasi dalam pembelajaran sekaligus kunci utama dalam memahami sesuatu. Dalam alegi ini salah satunya dijelaskan mengenai Tautologi yaitu benar tanpa syarat artinya dia benar dengan tidak peduli ruang dan waktunya. Jadi, berapapun tautologi yang di buat, maka terhindar dari yang namanya kontradiksi yaitu kondisi yang berkebalikan dengan ucapan.

    ReplyDelete
  67. Raudhah Nur Pratiwi (15301244009)
    S1- Pend. Matematika A 2015

    Bismillah,
    Bahasa merupakan alat komunikasi manusia. Bahasa merupakan suatu alat untuk saling mengkomunikasikan pikiran. Sehingga, jalan pikiran seseorang dapat dilihat dari bahasa yang digunakan. Selain itu, berhasil atau tidaknya suatu informasi atau pemikiran tersampaikan, salah satunya dipengaruhi oleh bahasa. Sebelum berkomunikasi, kita perlu memperhatikan Kepada siapa kita berkomunikasi?apa jenis informasi yang ingin dikomunikasikan? Sehingga, kita dapat menyesuaikan bahasa apa yang tepat unatuk digunakan maka informasi yang akan disampaikan akan mudah diterima oleh orang lain.

    ReplyDelete
  68. Puspitarani
    15301244008
    S1 Pendidikan Matematika A 2015
    Terima kasih Bapak atas artikel elegi menggapai bahasa yang telah Bapak share kepada kami. Artikel ini sangatlah bermanfaat bagi kami. Seperti yang kita tahu bahwa bahasa merupakan salah satu alat komunikasi manusia, tanpa bahasa kita akan susah untuk memahami sesuatu. Dengan bahasa, kita dapat meluapkan segala gejolak di hati dan pikiran kita. Bahasa tidak hanya seperti Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa Korea, Bahasa Jepang , dan lainnya. Tapi bahasa bisa berupa kedipan mata, senyuman, anggukan, dan lain sebagainya. Oleh sebab itu bahasa sangatlah penting, bahasa dalam ilmu filsafat, penggunaan bahasa juga sangatlah penting. Meskipun bahasa kelihatannya sederhana, tapi setelah membaca elegi ini, saya merasa bahasa memiliki makna, struktur, bagian yang sangat kompleks. Satu kata bisa memiliki banyak makna yang berbeda-beda, tergantung tinjauannya.

    ReplyDelete
  69. Qorry Aina Fitroh
    S1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241047

    Bahasa merupakan alat komunikasi yang digunakan manusia. Melalui bahasa manusia dapat memahami satu sama lain. Bahasa yang digunakan oleh sesorang juga mencerminkan pengetahuan atau wawasan yang ia miliki. Penggunaan bahasa yang sesuai dengan konteks atau ruang dan waktu adalah bahasa yang paling tepat sehingga membuat lawan bicara dapat menerima dengan baik apa yang kita sampaikan.

    ReplyDelete
  70. Yuni Pratiwi
    15301241005
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Terimakasih Prof atas tulisan yang luar biasa bagi saya. Elegi diatas meceritakan tentang bahasa, dalam elegi diatas anggota bahasa meliputi analog, univokal, struktur, ekuivokal, lambang, semantik, tautologi dan kontadiksi. Saya ingin mengulas mengenai analogi. Analogi merupakan perumpaan, ini seringkali kita gunakan untuk mengumpamakan suatu benda yang lekat kaitannya dengan diri kita maupun kehidupan manusia, seperti cangkir sebagai wadah air, maka kita bisa berpikir bahwa mulut sebagai wadah suara, hati sebagai wadah doa hingga kita dapat berpikir dengan melihat realita dan semoga menambah keimanan kita kepada Allah SAW. Amin

    ReplyDelete
  71. Julialita Muhariani
    15301241004
    S1 Pendidikan Matematika A 2015

    Berdasarkan artikel di atas yang menceritakan tentang elegi bahasa yang meliputi analag, univokal, struktur, ekuivokal, lambang, semantik, tautology, dan kontradiksi. Saya akan membahasa ekuivokal yang berfungsi mengungkap penyakit bahasa yaitu bahasa yang membingungkan. Bahasa merupakan alat komunikasi, namun tidak jarang bahasa ini membawa malapetaka, manusia sering berdebat hanya karena salah paham/tidak sepaham yang disebabkan oleh bahasa yang digunakan. Dalam matematika, guru haruslah memperhatikan bahasa yang digunakan, misalnya ketika menyebutkan istilah integral atau bisa juga disebut anti turunan. Guru harus menetapkan mana yang hendak dipakai, apakah integral ataukah anti turunan agar siswa tidak bingung.

    ReplyDelete
  72. Almaida Alvi Zahrotunnisa
    Pendidikan Matematika A 2015/S1
    15301241046
    Assalamu’alaikum Wr.Wb
    Dari elegi tersebut telah dijelaskan mengenai berbagai macam istilah-istilah bahasa, diantaranya ialah analog, univocal, struktur, ekuivokal, lambang, semantik, tautologi, dan kontradiksi. Segala aspek dalam hidup manusia membutuhkan bahasa. Seorang guru matematika pun membutuhkan bahasa untuk menyampaikan matematikanya. Baik bahasa dalam bentuk kata-kata yang dibicarakan, maupun kata-kata yang dituliskan. Karenanya untuk dapat membagi ilmunya dengan baik pada siswa, guru harus bisa berbahasa dengan baik.

    ReplyDelete