Oct 14, 2011

Elegi Silaturahim Matematika




Oleh: Marsigit

Matematika1:
Aku adalah matematika. Matematika ya matematika. Aku bukanlah ilmu alam. Tetapi sebetul-betulnya aku adalah ilmu tentang bicara. Guruku adalah Thales.



Matematika2:
Au adalah matematika. Jika aku geometri maka aku bukanlah bilangan. ku ada di dalam pikiranmu. Sesungguhnya sifatku itu abstrak. Yang konkrit itu hanyalah contohku. Aku telah ada secara lengkap dalam pikiranmu. Jika engkau tidak bisa menemukanku, itu hanyalah kekurang pahamanmu. Guruku adalah Plato.

Matematika3:
Aku adalah matematika. Aku adalah ilmu yang koheren. Bilanganku dapat mengatur alam. Tetapi sulit dibedakan atara aku dengan ilmu alam. Tetapi hidupku memang memerlukan bukti. Bagiku ruang adalah diskret. Dalil Pythagoras adalah diriku yang paling terkenal. Bisa saja orang-orang mengagumiku. Tetapi dalam diriku terdapat incommensurability. Guruku adalah Pythagoras.

Matematika4:
Aku adalah logika pertama. Aku tersusun atas proposisi-proposisi. Jiwaku adalah silogisma. Di dalam diriku terdapat infinite regress. Aku bersifat apodiktic. Postulat dan aksioma adalah landasanku. Guruku adalah Aistoteles.

Matematika5:
Aku adalah matematika. Aku bersifat aksiomatik. Yang utama dari diriku adalah geometri. Metodeku adalah deduksi. Postulat ke 5 adalah yang paling terkenal. Guruku adalah Euclides.

Matematika6:
Aku adalah matematika. Aku bersifat empiris. Aku adalah persoalan konkrit sehar-hari. Bagiku logika tidak meberikan informasi apapun. Guruku adalah Bacon, Locke, Berkely dan Hume.

Matematika7:
Aku adalah matematika. Diriku yang utama adalah geometri. Aku berada di dalam pikiranmu. Aku beranat dari keragu-raguanmu. Aku bersifat deduktif. Guruku adalag Rene Descartes.

Matematika8:
Aku adalah matematika. Aku bersifat sintetik a priori. Aku berada dalam intuisimu. Ituisimu adalah ruang dan waktumu. Keputusanmu adalah diriku yang tertinggi. Guruku adalah Immanuel Kant.

Matematika9:
Aku adalah matematika. Sebenarnya diriku adalah logika. Logika itulah matematika. Kalkulus pernyataan adalah contohku. Guruku adalah Leibniz, Frege dan Russell.

Matematika10:
Aku adalah matematika. Intuisimu adalah metodeku. Aku lebih mementingkan membangun dari sekedar diberikan. Guruku adalah Brouwer.

Matematika11:
Aku adalah matematika. Aku adalah pengamatanmu. Maka aku adalah kekeliruanmu. Guruku adalah Lakatos.

Matematika12:
Aku adalah matematika. Aku lebih mementingkan sistem. Aku adalah konsistensimu. Aku bersifat rigor. Sistemku benar-benar tunggal. Aku memerlukan dasar yang kokoh. Konsistensi adalah nyawaku. Orang biasa menyebut diriku sebagai formalisme. Guruku adalah Hilbert.

Matematika13:
Aku adalah matematika. Tetapi wujudku adalah bahasa. Walaupun aku itu empiris. tetapi aku tetap logika. Guruku adalah Wittgenstein.

Matematika14:
Aku adalah matematika. Matematika ya matematika. Aku tidak dipengaruhi oleh benda-benda kongkrit.
Kebenaranku terbebas dari nilai-nilai. Orang sering menyebut diriku sebagai absolutisme.

Matematika15:
Aku adalah matematika. Jika aku lengkap maka aku tidaklah konsisten. Tetapi jika aku konsisten, maka aku tidaklah lengkap. Guruku adalag Godel.

Matematika16:
Aku adalah matematika. Konstructivis adalah jiwaku. Guruku adalah Aristoteles, Piaget, dan Paul Ernest


Matematika17:Aku adalah matematika. Diriku yang utama adalah pola-pola dan relasi. Guruku adalah Ebutt dan Strakker.

Matematika18:
Aku adalah matematika. Diriku tiada lain adalah komunikasi. Tiadalah diriku yang tidak dapat dikomunikasikan. Guruku adalah Ebutt dan Strakker.

Matematika19:
Aku adalah matematika. Diriku adalah investigasi. Kegiatan penelitian itu adalah diriku. Guruku adalah Ebutt dan Strakker.

Matematika20:
Aku adalah matematika. Diriku bisa obyektif dan bisa subyektif. Diriku obyektif jika berada di luar dirimu. Diriku subyektif jika berada di dalam dirimu. Diperlukan pergaulan agar engkau mengetahui aku yang subyektif dan obyektif. Guruku adalah Paul Ernest.

Matematika21:
Aku adalah matematika. Bidangku tidaklah datar. Bidangku adalah kurva-kurva lengkung. Jumlah besar sudut pada segitigaku tidaklah sama dengan seratus delapan puluh derajat. Guruku bukanlah Euclides. Guruku adalah Lobachevski

Tunggal:
Aku adalah matematika. Aku bersifat tunggal. Landasanku bersifat kokoh. tetapi kebanyakan orang meyebut aku sebagai mitos.

Universal:
Aku adalah matematika. Aku bersifat universal. Tetapi kebanyakan orang juga mengatakan bahwa aku adalah mitos.

Pasti:
Aku adalah matematika. Aku menjamin kepastianku. Tetapi dengan demikian, aku juga dikatakan sebagai mitos.

Obyektif:
Aku adalah matematika. Aku menjamin obyektivitas. Tetapi dengan demikian, aku juga dikatakan sebagai mitos.

38 comments:

  1. Ressy Rustanuarsi
    16709251033
    PPs PMAT Kelas B 2016

    Dari elegi di atas dapat kita ketahui bahwa matematika itu berstruktur dan berdimensi, ilmunya sangat luas dan memiliki banyak tokoh. Meski demikian, setiap dimensi dari matematika itu saling berhubungan satu sama lain. Untuk itu dalam belajar matematika, belajarlah secara intensif dan ekstensif, gali sedalam-dalamnya dan kembangkan seluas-luasnya.

    ReplyDelete
  2. ULFA LU'LUILMAKNUN
    16709251022
    S2 Pendidikan Matematika 2016 Kelas B

    Assalamualaikum Wr.Wb.

    Matematika itu luas, sehingga kita tidak bisa mempelajari matematika jika hanya satu bidang saja, kita harus mempelajari matematika dari bidang lain juga agar dapat memaknai apa sebenarnya ilmu matematika itu. Matematika itu ilmu pasti tetapi juga tidak pasti. Karena sebenar-benarnya penjelasan matematika, tidak ada yang bisa menjelaskan metematika itu secara pasti.

    Wassalamualaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  3. Niswah Qurrota A'yuni
    NIM. 16709251023
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas B 2016

    Assalamu'alaikum Wr.Wb.,

    Matematika itu berstruktur dan berhierarki dan berhermeneutika menurut ruang dan waktu, yang disetiap ruang dan waktunya memiliki tokoh. Matematika dapat menjadi logos sekaligus mitos.

    Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  4. Mifta Tyas Laksita Sari
    13301241005
    Pend. Matematika A 2013

    Berdasarkan definisi di atas ada 1-21 membuktikan bahwa matematika memiliki banyak arti, banyak hal, dan luas, dan beragam. semua definisi di atas berbeda karena sudut pandang yang berbeda. Tapi matematika memiliki sifat obyektif, tunggal, universal, objektif, dan pasti.

    ReplyDelete
  5. Azwar Anwar
    16709251038
    Pendidikan Matematika S2 Kelas B 2016

    Matematika sebuah ilmu yang begitu luas. Matematika dapat dipandang sebagai ilmu dan juga bisa dipandang kontradiksi. Matematika juga meruapak sebuah bahasa dan cara berpikir yang logis, sistematis, dengan struktur deduktif. Selain itu juga matematika beberapa sifat yaitu tunggal, universal, pasti dan obyektif. Untuk membahas matematika memang tidak akan ada habisnya karena banyak pengaruhnya terhadap kehidupan makhluk hidup.

    ReplyDelete
  6. Nurul Imtikhanah
    13301244002
    Pendidikan Matematika C 2013

    Dari elegi di atas dapat diketahui bahwa matematika adalah ilmu yang luas baik dari segi struktur maupun dimensinya. Matematika itu konsisten tetapi jug atidak konsisten. Benda-benda geometri hanya ada dalam pikiran kita dan yang ada di depan mata hanyalah modelnya. Dengan dsedemikian banyak struktur dan dimensi maka tidak ada yang mendefinisikan matematika dengan pasti.

    ReplyDelete
  7. Diah Nuraini Kartikasari
    13301241006
    Pend. Matematika A 2013

    Matematika merupakan ilmu yang mencakup banyak hal pokok pembahasan dan berstruktur menurut ruang dan waktunya. Setiap pokok pembahasan tersebut mempunyai tokoh yang ahli dalam bidang-bidang tertentu tersebut. Kita harus mempelajari ilmu-ilmu tersebut supaya dapat memaknainya.

    ReplyDelete
  8. Nira Arsoetar
    16709251018
    PPS UNY Pendidikan Matematika
    Kelas A

    Matematika menurut klasifikasinya dan pengertian yang dilihat dari bidangnya masing masing, seperti geometri, aljabar dll memiliki tokoh filosof masing-masing yang memberikan pemikiran terhadap matematika sesuai dengan bidangnya. Seperti yang disampaikan di atas matematika beranjak dari sesuatu yang sederhana menuju ke sesuatu yang kompleks, dari yang bersifat abstrak yag hanya ada dalam pikiran manusia, serta ketunggalan dan landasan kokoh dari matematika bersifat universal, menjamin obyektivitas dan kepastian justru jika tidak digunakan dengan benar dan sesaui dengan konsep dan prosedur yang benar itu semua hanya akan menjadi sebuh mitos.

    ReplyDelete
  9. Achmad Rasyidinnur
    16701251032
    PEP S2 B

    Matematika tidak lahir dan ada begitu saja. Matematika lahir dari suatu pemikiran dan pengalaman. Dilahirkan dari generasi ke generasi yang menyusun konsep dan ilmu metematika. Matematika memiliki dimensi dan berstruktur, cakupannya sungguh luas. Kalau saat ini yang dapat diketahui dari matematika ini, maka sangat kemungkinan pada masa mendatang matematika akan mengalami perkembangan. Sebagaimana berkembangnya matematika dari masa lalu hingga masa kini.

    ReplyDelete
  10. Nur Dwi Laili Kurniawati
    13301241063
    Pendidikan Matematika C 2013

    Setiap orang dapat mendefinisikan matematika sesuai dengan keyakinannya. Matematika bisa berarti pengamatan, matematika bisa berarti logika, bahkan matematika bisa berarti bahasa. Tidaklah bisa definisi itu dikatakan salah. Dan sebenar- benar matematika adalah ilmu. Karena itulah matematika tidak bersifat universal, tidak bersifat tetap, tidak bersifat pasti, tidak bersifat objek. Karena matematika adalah ilmu dan ilmu adalah masa depan yang terus berkembang, tidak akan tetap karena ilmu itu nisa berubah, tidak pasti.

    ReplyDelete
  11. Yazid Fathoni
    NIM 13301241076
    Pendidikan Matematika C 2013

    Matematika menurut seseorang belum tentu akan sama dengan matematika menurut orang lain, karena setiap manusia memiliki pandangannya masing-masing terhadap sesuatu apalagi matematika. Matematika bersifat tunggal terkadang disebut sebagai mitos karena bagi kaum universal atau jamak matematika itu jamak, sedangkan matematika bersifat jamak terkadang disebut sebagai mitos karena bagi kaum tunggal matematika itu tunggal, sehingga matematika itu dapat bersifat keduanya yaitu tunggal dan jamak atau universal.

    ReplyDelete
  12. ROFI AMIYANI
    S2 P.MAT A 2016
    16709251004

    Elegi ini menjelaskan defini-definisi matematika menurut para filsuf. Matematika bersifat tunggal, universal, maupun obyektif. Matematika itu sangat luas. Tinggal bagaimana kita mendefinisikan matematika dan usaha menggapai hakekatnya. Serta bagaimana kita dapat menerapkannya dalam kehidupan sehingga dapat bermanfaat pula dalam kehidupaan kita.

    ReplyDelete
  13. Ummi Santria
    16709251008
    S2 Pend. Mat Kelas A – 2016

    Bahkan bumi dan matahari saja silaturahim untuk mendapatkan sinarnya. Saling membutuhkan untuk bermanfaat bagi yang ada di bumi. Bumi bisa bertahan karena terus berikhtiar, tidak sombong dengan matahari. Matematika pun juga. Sesama pemikiran matematika, intuisi, geometri, metode, bahasa, pengamatan, dan banyak lagi. Semua hal tersebut, jika tidak ada silaturahim apakah bisa bermanfaat untuk orang yang ingin mempelajari matematika, maka jawabannya tidak. Tidak satu hal dan berdiri tunggal, tapi matematika memerlukan hal lain untuk mencapai matematika itu sendiri.

    ReplyDelete
  14. Herwati Dian Saputri
    12313244004
    Pend. Matematika (Inter.)

    Definisi matematika sangat luas. Matematika jika didefinisikan itu sangat kompleks tergantung dari sudut pandangnya. Dalam tulisan Bapak, sudah ada banyak definisi matematika. Menurut saya, definisi-definisi tersebut berbeda disebabkan sudut pandang dan sejarah matematika itu sendiri. Jika dalam lingkungan pasar, matematika ya soal hitung-menehitung uang (untung rugi). Jika dalam lingkungan sawah, matematika ya soal menghitung banyaknya pupuk, tanaman, air dan lain lain. Selain itu, matematika juga dibutuhkan dan berhubungan dengan ilmu lain sehingga dapat memunculkan banyak definisi.

    ReplyDelete
  15. Kumala Kusuma Putri
    13301241020
    Pendidikan Matematika I 2013

    Assalamualaikum Wr. Wb.
    Firstly, Thank you very much for this elegy. I am very happy with this elegy because this elegy give me some knowledge about mathematics. Like I said before, mathematics is really complicated subject. And I am right. There are many mathematics in life. Mathematics is just not about number, but all of element that build mathematics is mathematics. Eventhough there are many element that build in mathematics, but mathematics is still one. In my opinion, mathematics is really interesting subject. We can learn many thing in mathematics. Logic, calculus, geomethry, and others are element that build mathematics. So, they are family in mathematics. Just like family that live in one house, They live in one house that called mathematics. Element of mathematics such as logic, calculus, geomethry, etc help each other to solve their problem. Mathematics is one. Just like family. Isn't it beautiful? I think that is enough. Thank you.

    Wassalamualaikum Wr. Wb.

    ReplyDelete
  16. Fauzul Muna Afani
    Pendidikan Matematika A 2013
    13301241010

    Dari postingan ini terlihat bahwa matematika memiliki arti yang sangat luas, dan memiliki banyak arti tergantung diri kita memandang dari sudut oandang yang mana. Mamtematika yang kita tahu terbagi menjadi beberapa macam ilmu seperti geometri, aljabar, kalkulus dll. Bahkan didalam geometri masaih ada berbagai macam geometri seperti geometri Euclid, geometri Hiperbolik, geometri Elliptik, geometri terurut dll. Hal ini membuktikan bahwa matematika itu luas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Fauzul Muna Afani
      Pendidilkan Matematika A 2013
      13301241010

      Matematika adalah ilmu yang ssangat luas. Elegi diatas menjelaskan sifat dari matematika dan penemunya. Walaupun terdapat banyak pengertian dan penemu matematika sesungguhnya matematika itu bersifat tunggal, universal dan obyektif.

      Delete
  17. Siska Nur Rahmawati
    16701251028
    PEP-B 2016



    Matematika itu tunggal, universal, pasti dan objektif. Matematika terbagi ke dalam beberapa bagian bahasan yang tidak sama satu sama lain. Matematika memiliki berbagai macam makna yang banyak,tergantung dari sudut pandang dan ruang waktunya. Semua ilmu yang ada di dalam semesta pasti memiliki manfaat bagi kehidupan kita sehari-hari. Begitupula matematika yang sangat membantu kita dalam kehidupan.

    ReplyDelete
  18. Bertu Takaendengan
    16709251034
    P.Mat B

    Dari elegi diatas dapat dipahami tentang definisi matematika yang begitu beragam tergantung dari sisi mana matematika dipandang sehingga matematika bukan hanya berisi sekedar kumpulan-kumpulan rumus yang teratur dan konsisten tetapi arti matematikajauh lebih luas matematika dapat bersifat lebih universal, tunggal, objektif, mitos dan sebagainya. Karena itu perlunya kita mempelajari matematika secara intensif dan ekstensif agar mampu menjadikan matematika menjadi ilmu yang bermanfaat karena sebenar-benarnya matematika sangat dekat dengan kehidupan

    ReplyDelete
  19. Khomarudin Fahuzan
    16709251041
    PPs Pend. Matematika B

    Matematika itu berstruktur, orangnya juga berstruktur. Maka tentu saja setiap orang dapat berpandangan yang berbeda-beda mengenai matematika, dan tidak ada yang salah dengan semua itu. Karena sebenar-benar matematika adalah apa yang ada di pikiran kita. Boleh saja matematika itu dianggap rumit dan menyebalkan. Atau bahkan matematika dapat dipandang sesuatu yang indah dan menantang. Boleh saja orang berpandangan seperti itu, karena memang orang itu adalah sifat. Sifat itu berbeda-beda. Dan setiap orang memiliki hak untuk mengembangkan pengetahuan yang ingin ia pelajari. Maka teruslah bersemangatlah dan selalu ikhlas dalam menuntut ilmu sehingga kelak kita akan memetik hasil yang kita pelajari.

    ReplyDelete
  20. Arifta Nurjanah
    16709251030
    PPs P Mat B

    Elegi ini memberikan wawasan tentang definisi matematika dan macam-macamnya. Melalui elegi ini, kita mengetahui bahwa matematika ialah ilmu yang sangat luas. Selain itu, hakekat matematika ialah berstruktur dan berhierarki sehingga sulit untuk mendefinisikan matematika menjadi satu pengertian. Matematika memiliki banyak definisi, sebanyak orang yang memikirkannya dan definisi tersebut tergantung subyek yang memikirkannya. Maka pada bagian akhir elegi ini juga diungkapkan bahwa jika matematika itu tunggal, universal, pasti, dan objektif maka itulah yang disebut mitos.

    ReplyDelete
  21. Nilza Humaira Salsabila
    16709251026
    Pendidikan Matematika kelas B PPs 2016

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.
    Matematika merupakan queen of science, ratu dari ilmu pengetahuan. Bagaimann tidak, matematika merupakan cabang dari berbagai ilmu yang ada. Seperti pada elegi di atas, betapa luasnya matematika. Matematika sendiri bersifat tunggal, universal, pasti, dan obyektif. Matematika sangat bermanfaat dalam peradaban suatu bangsa. Untuk itu kita memerlukan para ahli matematika yang siap mengaplikasikan ilmunya demi bangsa.
    Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

    ReplyDelete
  22. Intan Fitriani
    13301241024
    Pend. Matematika A 2013

    Cakupan matematika itu luas. Matematika dengan berbagai karakteristik di dalamnya. Matematika tidak hanya sekedar berhitung. Namun terdapat berbagai macam definisi tergantung bagaimana cara kita memandang matematika.

    ReplyDelete
  23. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    PPs PEP B 2016

    Bhawa matematika itu sendiri tidak bersifat tunggal. Matematiika memiliki definisi-definisi yang berbeda antara satu dengan yang lain. Namun telah menjadi kodratnya bahwa matematika itu tidak boleh berisi kekeliruan. Matematika itu ada dalam pikiran. Jika keluar maka itu adalah bayangan matematikanya. Bahwa matematika pun memliki struktur dan dimensi yang mengikatnya. Dan matematika itu koheren. Matematika itu sistem dan tidak bisa dibantah ketika telah bertitah.

    ReplyDelete
  24. Taofan Ali Achmadi
    16701251001
    PPs PEP B 2016

    Matematika merupakan ilmu terstruktur yang terorganisasikan. Hal ini karena matematika dimulai dari unsur yang tidak didefinisikan, kemudian unsur yang didefinisikan ke aksioma / postulat dan akhirnya pada teorema. Konsep-konsep matematika tersusun secara hierarkis, terstruktur, logis, dan sistimatis mulai dari konsep yang paling sederhana sampai pada konsep yang paling kompleks. Oleh karena itu untuk mempelajari matematika, konsep sebelumnya yang menjadi prasyarat, harus benar-benar dikuasai agar dapat memahami topik atau konsep selanjutnya.

    ReplyDelete
  25. Fitri Ayu Ningtiyas
    16709251037
    S2 P.Mat B UNY 2016

    Dalam elegi silaturahim matematika ini diajarkan bahwa dalam berbagai defenisi pengetahuan dimana matematika dapat menjadi ilmu bicara, logika pertam, empiris, aksiomatik dan sebagainya. Jika mempelajari matematika lebih dalam, manusia akan menemukan bahwa hakikat matematika sebenarnya tidak hanya sebatas angkq-angka dan perhitungan, tetapi juga mengenai konsep-konsep dan apa yang terkanung dalam matematika tersebut.

    ReplyDelete
  26. Erlinda Rahma Dewi
    16709251006
    S2 PPs Pendidikan Matematika A 2016

    Para filsuf mendefinisikan matematika sesuai dengan penemuannya terhadap matematika. Sebagai pemakai matematika, kita sudah selayaknya untuk menghormati penemuan mereka tentang matematika. Jadi sebagai guru, dalam pembelajaran kita juga perlu membelajarkan tentang keformalan matematika. Karena banyak filsuf yang khusus membahas matematika. Masing-masing filsuf memiliki definisi matematikanya masing-masing. Melalui pengenalan pemikiran filsuf tentang matematika tersebut salah satu bentuk silaturahim matematika.

    ReplyDelete
  27. Aprisal
    16709251019
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Assalamu alaikum

    Matematika merupakan ilmu yang sangat kompleks. Matematika adalah ilmu dasar dari ilmu-ilmu yang lain. Definisi matematika itu sangat luas. Tinggal bagaimana kita mendefinisikan matematika dan usaha menggapai hakekatnya. Selain itu, matematika merupakan salah satu kajian dalam filsafat. Oleh karena itu, matematika bisa dilihat dari segi multidimensi. Matematika adalah salah satu ilmu yang bertujuan untuk memperkenalkan matematika sehingga siswa bisa membangun pengetahuan secara mandiri. Para filsuf berusaha memahami matematika untuk memperoleh pemahaman yang paling luas dan dan yang paling dalam. Matematika dapat diibaratkan seperti puncak gunung es yang jika dipelajari lebih mendalam akan dapat ditemukan cabang ilmu matematika lain. Berbagai pemikiran para filsuf tentang matematika memunculkan ide-ide baru dalam matematika.Para filsuf mengkaji matematika dari sudut pandang berbeda. Pemikiran yang semakin berkembang dari para filsuf mencoba untuk mengembangkan matematika sebagai ilmu

    Waalaikum salam wr.wb

    ReplyDelete
  28. Andi Sri Mardiyanti Syam
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillah.
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    Ternyata Matematika mempunyai banyak sekali aliran-aliran beserta dengan tokoh-tokohnya, mungkin dalam hal ini saya paling menyukai adalah yang berasal dari Immanuel Kant dalam pemikirannya yang bersifat syntetic apriori. Jadi menggabungkan antara sesuatu yang bersifat abstrak dengan sesuatu yang bersifat riil. Jadi membuat matematika itu sendiri menjadi pelajaran yang tidak kaku untuk dipelajari, dimana kita akan memahami tentang pentingnya mempelajari matematika itu.

    Sekian, terima kasih.
    Wassalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    ReplyDelete
  29. Kartika Nur Oktaviani
    16709251032
    Pendidikan Matematika S2 UNY kelas B

    Assalamu'alaikum wr wb.
    Yang namanya kebenaran di matematika adalah sesuatu yang dapat atau telah dibuktikan. Bisa dengan kontradiksi, bisa dengan definisi, atau teorema-teorema sebelumnya. Mitos atau bukan, kebenaran di dalam matematika adalah seperti itu. Mitos itu terjadi di dalam pikiran, bukan kenyataan.
    Matematika ada banyak cabang. Karena matematika sendiri bukanlah matematika yang kita kenal di SD. Matematika adalah bentuk. Isinya seperti geometri, kalkulus, aljabar, dan sebagainya. Semua saling berkaitan membentuk ruang lingkup matematika yang besar.
    Wassalamu'alaikum wr wb.

    ReplyDelete
  30. Sumbaji Putranto
    16709251028
    Pend. Matematika S2 Kelas B

    Tidak bisa dipungkiri bahwa setiap manusia mempunyai sudut pandang yang berbeda-beda. Sudut pandang ini lah yang membuat setiap orang mempunyai persepsi yang berbeda-beda dalam mendefinisikan segala sesuatunya. Seperti yang telah dituliskan dalam elegi di atas mengenai bagaimana definisi matematika jika dikaitkan dengan pemikiran para filsuf. Dengan adanya perbedaan sudut pandang membuat kita berpikir lebih luas lagi sehingga demikian akan memotivasi kita untuk terus belajar sehingga dapat meningkatkan dimensi pengetahuan kita.

    ReplyDelete
  31. Moh. Bayu Susilo
    16709251012
    S2/P. Matematika/A/2016

    Setiap orang mendefinisikan sesuatu sesuai dengan sudut pandangnya sendii-sendiri. Elegi diatas menjelaskan defini-definisi matematika menurut para filsuf. Matematika bersifat tunggal, universal, maupun obyektif. Dan Matematika itu sangat luas. Setiap definisi yang dikemukakan oleh para ahli dapat saling melengkapi dan memberikan keragaman sudut pandang, sehingga sangat membantu dalam mempelajari hakikat dari matematika.

    ReplyDelete
  32. Nauqi Aprilia Putri
    13301241023
    Pendidikan Matematika A 2013

    Matematika dengan segala yang termasuk dalam matematika, dalam penjelasan di atas telah kita peroleh bahwa pandangan – pandangan para tokoh mengenai matematika dalam bidangnya. Seperti, konstruktivisme menurut Piaget, logika matematika menurut Leibniz, dan lain – lain. Namun, kembali lagi pada sifat – sifat yang dimiliki oleh matematika, sepeti paparan di atas, yaitu matematika memiliki sifat tunggal, universal, menjamin kepastian dan obyektivitas. Namun, semua itu dikatakan sebagai mitos. Semoga kita selalu belajar dan terus belajar. Karena hidup merupakan pembelajaran, yaitu membelajarkan dan dibelajarkan.

    ReplyDelete
  33. Nikma Husna
    13301244024
    Pendidikan Matematika C 2013
    Matematika itu adalah suatu ilmu yang terdiri dari berbagai ilmu-ilmu ukur yang lain. Ilmu-ilmu tersebut terstruktur menjadi satu yang dinamakan matematika. Sehingga ilmu matematika itu memiliki cakupan yang luas, mencakup semua kehidupan manusia.

    ReplyDelete
  34. NUR AZIZAH
    16709251017
    PMAT KELAS A PPS UNY 2016

    Matematika adalah ilmu yang kompleks. Matematika itu bahasa, empiris, sintetik a priori, universal, pasti dan objektif. Hakekat matematika adalah tergantung bagaimana kita memandangnya sehingga seseorang dengan yang lainnya dapat mendefinisikan matematika dengan berbagai cara. Selain itu, sebagai bagian dari filsafat tentunya matematika juga merupakan objek pikir, setiap orang bisa memiirkan matematika, kebermanfaatannya dan sejauh mana matematika mempengaruhi hidup seseorang maka sejauh itu pula dia dapat mendefinisikan matematika.

    ReplyDelete
  35. Bayu Adhwibowo
    S2 Pend. Matematika 16709251014
    Matematika memiliki banyak sekali cabang ilmu di dalamnya,setiap filsuf juga menyumbangkan pikiran mereka pada matematika. Hal inilah yang membuat matematika itu menjadi sangat kaya. Matematika oleh seorang anak diperoleh dengan belajar dibantu oleh guru. Hal ini karena anak kecil dari lahir tidak memiliki kemampuan matematika. Mereka harus belajar dengan banyak ilmu yang diketahuinya maka dia akan membangun keilmuannya dengan lebih kokoh lagi

    ReplyDelete
  36. Misnasanti
    16709251011
    PPs PMAT A 2016

    Matematika merupakan ilmu yang sangat menyenangkan, tapi juga sangat kompleks, dan sangat menantang. Ilmu dalam matematika saling memiliki keterkaitan. Matematika menjadi dasar ilmu-ilmu lain, dan ilmu matematika saling berhubungan dengan ilmu-ilmu yang lain. Matematika itu luas, bahasa dan cara berpikir yang logis, sistematis, dengan struktur deduktif. Dia bisa bersifat tunggal, universal, maupun obyektif. Kita dapat belajar matematika dengan mengacu beberapa matematikawan terkemuka di masa lalu.

    ReplyDelete
  37. Bismillah Berkah
    Ratih Kartika
    16701251005
    PPS PEP B 2016


    Assalamualaikumwarahmatulahiwabarrakatuh¬
    Matematika bisa berarti pengamatan, matematika bisa berarti logika, bahkan matematika bisa berarti bahasa. Tergantung orang mendefinisikannya. Matematika memiliki dimensi dan berstruktur, cakupannya sungguh luas. Pun tentang bagaimana kita dapat menerapkannya dalam kehidupan sehingga dapat bermanfaat pula dalam kehidupaan kita.
    Wallahualambishowab
    Wassalamualaikumwarahmatulahiwabarakatuh

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id