Jul 9, 2015

Angket Terbuka Kesulitan Penyusunan RPP

ANGKET


ANALISIS KESULITAN DALAM MENYUSUN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SESUAI KURIKULUM 2013



Yth. Semua Mahasiswa PPG Mat Angkatan ke III, Mahasiswa S1 Matkul Etnomatematika dan Ethnomathematics, Mahasiswa S1 Mat Kul Mikroteaching dan Mahasiswa Mat Kul Learning Trajectory S2 Pendidikan Dasar.

Kami memohon dengan hormat kesediaan Saudara/i untuk mengisi angket ini sesuai dengan pengalaman dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembeajaran berdasarkan Kurikulum 2013 (termasuk lampirannya yaitu Lembar Kerja Siswa dan penilaiannya). Pengisian angket ini bertujuan untuk mengumpulkan data mengenai kesulitan atau kendala dalam menyusun RPP sesuai dengan Kurikulum 2013. Dengan diketahuinya letak kesulitan penyusunan RPP ini, kami sebagai peneliti akan berusaha menyampaikan kepada pemangku kebijakan berbagai saran dan usulan sebagai upaya agar calon guru atau guru tidak lagi mendapatkan kendala dalam menyusun RPP sesuai kurikulum 2013 di masa yang akan datang. Lebih khusus hasil penelitian ini akan saya gunakan untuk masukkan perbaikan program PPG Matematika, Matakuliah Etnomatematika dan Learning Trajectory, dan Microteaching.

Atas partisipasi dan kerja sama yang diberikan, disampaikan terima kasih.
Mohon Angket yang sudah diisi dapat dikirim kembali ke alamat emil:  marsigitina@yahoo.com

Yogyakarta, 9 Juli 2015
Hormat kami,

Prof Dr Marsigit, MA dan tim peneliti
Jurusan Pendidikan Matematika, FMIPA, Universitas Negeri Yogyakarta


Nama                                   :
Asal Perguruan Tinggi S1 :
Alamat Rumah                  :



Pernyataan:
Angket ini saya isi sesuai dengan pengalaman yang saya miliki selama menyusun RPP berdasarkan Kurikulum 2013 untuk mata pelajaran matematika.

Tanggal           :




Petunjuk pengisian:
Angket ini terdiri dari Bagian A, B dan C.

Jawablah pertanyaan sesuai dengan pilihan yang diberikan dan dengan menuliskan hasil refleksi terhadap pengalaman penyusunan RPP yang dimiliki.


BAGIAN A. Komponen dan Sistematika RPP

1.       Apakah Anda menyusun RPP sesuai dengan sistematika yang ditentukan di dalam kurikulum 2013 yaitu seperti yang tercantum pada Permendikbud No. 103 Tahun 2014? Pilih salah satu jawaban dan tuliskanlah alasan Anda.

Pilihan
Alasan
a.       Ya, selalu






b.      Kadang-kadang






c.       Saya tidak tahu format tersebut








2.       RPP Kurikulum 2013 memiliki banyak komponen. Seberapa mudah atau sulit menyusun komponen tersebut, pilih skor (dengan memberikan tanda x) sesuai hasil penilaian terhadap diri Anda sendiri.
Skor diberikan antara 1 sampai dengan 9, dimana skor 1: sangat mudah ------- Skor 9: sangat sulit

No.
Seberapa mudah atau sulit menyusun komponen
1
2
3
4
5
6
7
8
9
1.
Identitas sekolah









2.
Kompetensi Inti









3.
Kompetensi Dasar









4.
Indikator Pencapaian Kompetensi









5.
Uraian materi









6.
Pendekatan/metode/strategi pembelajaran









7.
Media/alat pembelajaran









8.
Sumber belajar









9.
Banyaknya pertemuan









10.
Alokasi waktu tahap pembelajaran












No.
Seberapa mudah atau sulit menyusun komponen
1
2
3
4
5
6
7
8
9
11.
Kegiatan pembuka pembelajaran:
mengkondisikan siswa









12.
Kegiatan apersepi (materi prasyarat)









13.
Kegiatan saintifik dalam pembelajaran inti









14.
Lembar kerja siswa









15.
Mengarahkan siswa ke tujuan pembelajaran









16.
Kegiatan penutup pembelajaran









17.
Teknik penilaian hasil belajar









18.
Instrumen penilaian









19.
Remedial









20.
Pengayaan











3.       Komponen manakah dalam RPP yang perlu dan tidak perlu.

No.
Seberapa mudah atau sulit menyusun komponen
Perlu
Tidak perlu
Tidak tahu
1.
Identitas sekolah



2.
Kompetensi Inti



3.
Kompetensi Dasar



4.
Indikator Pencapaian Kompetensi



5.
Uraian materi



6.
Pendekatan/metode/strategi pembelajaran



7.
Media/alat pembelajaran



8.
Sumber belajar



9.
Banyaknya pertemuan



10.
Alokasi waktu tahap pembelajaran



11.
Kegiatan pembuka pembelajaran:
mengkondisikan siswa



12.
Kegiatan apersepi (materi prasyarat)



13.
Kegiatan saintifik dalam pembelajaran inti



14.
Lembar kerja siswa



15.
Mengarahkan siswa ke tujuan pembelajaran



16.
Kegiatan penutup pembelajaran



17.
Teknik penilaian hasil belajar



18.
Instrumen penilaian



19.
Remedial



20.
Pengayaan






4.       Tambahan catatan hasil refleksi/komentar mengenai sistematika dan komponen RPP dalam Kurikulum 2013:






BAGIAN B. Pengembangan RPP

1.       Penyusunan indikator pencapaian kompetensi dasar
a.       Jelaskan perbedaan antara indikator pembelajaran dengan kompetensi dasar.





b.      Jelaskan dasar penyusunan indikator pembelajaran.





c.       Apakah tujuan menyusun indikator pencapaian kompetensi dasar.





d.      Berikut ini adalah salah satu kompetensi dasar dalam Kurikulum 2013.
Menentukan luas permukaan dan volume kubus, balok, prisma, dan limas.
Tentukan indikator pencapaian kompetensi dasar tersebut:







e.      Berikut ini adalah salah satu kompetensi dasar dalam Kurikulum 2013.
Memprediksi pola barisan dan deret aritmatika dan geometri atau barisan lainnya melalui pengamatan dan memberikan alasannya.
Tentukan indikator pencapaian kompetensi dasar tersebut:






f.        Refleksikan kendala atau kesulitan yang dialami ketika menyusun indikator pencapaian kompetensi dasar






2.       Penyusunan skema pencapaian kompetensi
a.       Jelaskan yang dimaksud dengan skema pencapaian kompetensi.





b.      Apakah hubungan antara skema pencapaian kompetensi dengan indikator pencapaian kompetensi dasar.





c.       Apakah tujuan menyusun skema pencapaian kompetensi.





d.      Jelaskan bagaimana Anda menyusun uraian materi dalam RPP.







e.      Jelaskan bagaimana Anda memilih pendekatan/metode/strategi pembelajaran.







f.        Refleksikan kendala atau kesulitan yang dialami ketika menyusun skema pencapaian kompetensi dasar











3.       Pengembangan materi apersepsi
a.       Jelaskan yang dimaksud dengan apersepsi.





b.      Apakah hubungan antara skema pencapaian kompetensi dengan materi apersepsi.





c.       Jelaskan bagaimana Anda menyusun kegiatan apersepsi.





d.      DIberikan indikator pencapaian kompetensi adalahmenentukan panjang garis singgung persekutuan dalam.Menurut Anda, bagaimana kegiatan apersepsi yang diperlukan untuk pencapaian kompetensi ini.







e.      Jelaskan bagaimana Anda memilih strategi atau teknik pelaksanaan apersepsi.






f.        Refleksikan kendala atau kesulitan yang dialami ketika mengembangkan kegiatan/materi apersepsi.











4.       Pengembangan aktivitas pembelajaran inti
a.       Jelaskan yang dimaksud dengan pembelajaran inti.





b.      Apa saja yang perlu dipertimbangkan dalam mengembangkan aktivitas pembelajaran inti.






c.       Apakah Lembar Kerja Siswa selalu diperlukan dalam pembelajaran inti? Mengapa?







d.      Jelaskan apa saja yang perlu dituliskan di RPP pada komponen pembelajaran inti.







e.      Jelaskan bagaimana Anda memilih pendekatan/metode/strategi pembelajaran inti.







f.        Refleksikan kendala atau kesulitan yang dialami ketika mengembangkan aktivitas pembelajaran inti.









a.       Jelaskan mengapa perlu menarik kesimpulan pada akhir pembelajaran.





b.      Jelaskan strategi/teknik apa saja yang Anda gunakan untuk mengembangkan kegiatan menarik kesimpulan.





c.       Apa yang Anda lakukan ketika alokasi waktu yang direncanakan untuk kegiatan menarik kesimpulan ternyata tidak sesuai dengan pelaksanaan.





d.      Diberikan indikator pencapaian kompetensi: menemukan jaring-jaring kubus.
Menurut Anda, apa kesimpulan pembelajarannya?







e.      Pada akhir pembelajaran, selain menarik kesimpulan apakah ada kegiatan lain yang perlu dikembangkan?





f.        Refleksikan kendala atau kesulitan yang dialami ketika menyusun skema pencapaian kompetensi dasar










BAGIAN C: Aspek Pelaksanaan Kurikulum 2013

A.       Butir-butir angket ini bersifat terbuka. Kami harap Anda berkenan menjawab berdasarkan pengalaman Anda.
1.       Secara umum, aspek apa dari Kurikulum 2013 yang menurut Anda sulit untuk dilaksanakan?

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

2.       Menurut Anda, apakah terdapat perbedaan signifikan antara RPP berdasarkan KTSP dengan RPP berdasarkan Kurikulum 2013? Jelaskan.

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
3.       Aspek apa yang Anda pertimbangkan saat merumuskan Indikator Pencapaian Kompetensi?

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

4.       Apakah Anda mengalami kesulitan saat merumuskan Indikator Pencapaian Kompetensi? Jika iya, apa kesulitan Anda dan strategi apa yang Anda lakukan untuk mengatasi kesulitan tersebut.

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

5.       Saat menyusun Tujuan Pembelajaran, aspek apa yang Anda pertimbangkan dan adakah kesulitan yang Anda alami? Jelaskan.

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

6.       Saat merencanakan Kegiatan Pembelajaran, sebutkan dua langkah Pendekatan Saintifik (5M) yang menurut Anda paling sulit. Jelaskan alasan Anda.

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

7.       Saat merencanakan Kegiatan Pembelajaran, sebutkan dua langkah Pendekatan Saintifik (5M) yang menurut Anda paling mudah. Jelaskan alasan Anda.

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..




8.       Jelaskan hal-hal yang Anda pertimbangkan dalam memilih metode/model/strategi pembelajaran.

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..




9.       Saat menyusun penilaian, aspek apa yang Anda pertimbangkan dan adakah kesulitan yang Anda alami? Jelaskan.

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..





10.   Dari keseluruhan komponen RPP berdasarkan Kurikulum 2013, komponen apa yang menurut Anda sulit untuk dibuat?

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

11.   Informasi ataupun pelatihan seperti apa yang Anda butuhkan untuk meningkatkan kemampuan Anda dalam menyusun RPP berdasarkan Kurikulum 2013? Jelaskan alasan Anda.

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

32 comments:

  1. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Rencana Pelaksanaan Pembelajaran atau RPP merupakan suaturencana atau gambaran singkat dan kecil bagaimana pembelajaran berlangasung. RPP termasuk perangkat pembelajaran yang sangat penting untuk tercapainya proses pembelajaran. Mengapa?, Karena dengan adanya RPP, dapat menjadi acuan dan petunjuk mencapai tujuan atau kegiatan apa saja selanjutnya. Setiap RPP alangkah baiknya jika dibuat variasi dan inovatif agar terjadi pembelajaran yang tidak monoton bagi siswa. Terdapat pula Lembar Kegiatan Siswa dan penilaian siswa untuk mengukur kemampuan siswa. Mengacu pada kurikulum apa yang diterapkan, sebaiknya sebagai seorang guru tidak boleh mengeluh karena RPP yang banyak. Jika kita ikhlas hati dan ikhlas pikit demi masa depan pendidikan maka akan mendapatkan kesuksesan di masa depan kelak. Amiiin

    ReplyDelete
  2. Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    saya memiliki pengalaman tersendiri dalam menyusun rpp K 13. Saat soasialisai Penggunaan K 13 mulai dijalankan, sekolah melaksanakn pelatihan bagi para guru untuk lebih mengenal komponen serta struktur apa saja yang ada dalam K 13 sekaligus menghasilkan perangkat K13 yang nantinya sebagai bekal bagi guru saat menerapkan K 13 di sekolah. Awalnya, hampir semua guru merasa kesulitan dalam mehami struktur penyusunan K13 terlebih lagi pada bagian lembar penilaian siswa yang dirasa terlalu banyak dalam segi kuantitas sehingga para guru merasa akan lebih memakan waktu dan perhatian guru akan lebih terbagi antara mengontrol pembelajaran dikelas dan membuat penilaian dikelas sendiri.

    ReplyDelete
  3. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Jika melihat dari tujuan angket ini agar tidak lagi mendapatkan kendala dalam menyusun RPP sesuai kurikulum 2013 di masa yang akan datang, ini adalah tujuan yang sangat baik, karena memang masih sangat susah menyusun RPP K.13, sehingga pasti masih terdapat beberapa kesulitan yang dialami oleh para mahasiswa. Selain itu sebagai mahasiswa, saya juga mendapat referensi yang baik tentang bagaimana menyusun angket terbuka. Terimkasih prof Marsigit sudah memberikan contoh kepada kita para mahasiswa untuk selalu peduli terhadap kesulitan-kesulitan yang dialami

    ReplyDelete
  4. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Salah satu unsur penting yang perlu disusun guru sebelum melakukan proses pembelajran adalah RPP. RPP berisikan rencana-rencana yang dirancang sedemikian rupa agar pembelajaran yang dilakukan bersama siswa berlangsung interaktif, inovatif, dan membantu siswa dalam memahami materi dengan suasana yang menyenangkan. Terkadang kita dalam merancang RPP kesulitan dalam menentukan metode, pendekatan atau pun strategi yang tepat untuk menunjang proses pembelajaran. Karena kita harus menyesuaikan dengan kondisi siswa, sehingga akan tercipta pembelajaran yang inovatif. Dalam bagian apersepsi dimana itu adalah pijakan awal guru untuk menarik perhatian siswa agar termotivasi untuk memulai pembelajaran. Sebagai guru pun kita tidak boleh merancang pembelajaran dengan menyamakan kemampuan siswa, karena sesungguhnya tidak ada siswa yang mempunyai kemampuan sama.

    ReplyDelete
  5. Ika Agustina Fitriani
    14301241018
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Berdasarkan pengalaman saya dalam membuat RPP yang saya gunakan untuk microteaching, salah satu kesulitan yang saya alami adalah ketika membuat Lembar Kerja Siswa (LKS). Pembelajaran yang saintifik adalah pembelajaran yang menerapkan 5M di dalam aktivitas siswa. Beberapa materi matematika sekolah bisa menerapkan prinsip 5M dimana siswa aktif dalam menemukan suatu konsep. Namun, tidak sedikit materi matematika sekolah yang sulit jika dituangkan dalam prinsip 5M. Kesulitan lainnya adalah apersepsi. Aersepsi digunakan guru untuk melangkah ke materi yang akan dipelajari dengan menggunakan pengetahuan yang sudah dipelajari sebelumnya. Namun, tidak mudah memilih apersepsi yang tepat untuk memuali pembelajaran.

    ReplyDelete
  6. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Setelah saya melihat isi angket tersebut, saya sangat berterima kasih kepada pak prof marsigit karena dengan angket ini sangat berguna dan sangat bermanfaat untuk membuat RPP menggunakan kur 2013. Dan Angket ini menjembatani para pendidik untuk merefleksikan tentang situasi dan kondisi yang dialami saat penyusunan RPP

    ReplyDelete
  7. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Secara tidak langsung bapak telah memberikan langkah-langkah dan aspek-aspek apa yang perlu dibuat dalam menyusun rpp berdasarkan kurikulum 2013. Memang benar bahwa dalam menyusun rpp kurikulum 2013 ini mungkin setiap guru mengalami kesulitan. Saya juga merasakan hal demikian, saya kesulitan dalam menentukan materi yang akan menjadi apersepsi. Kemudian merasa bingung apakah langkah-langkah dalam rpp tersebut harus selalu berurutan atau tidak. Saya juga masih kesulitan dalam menentukan waktu setiap langkah pembelajaran dan sering sekali waktu yang telah direncanakan tidak sesuai serta selalu kekurangan waktu untuk pembelajaran.

    ReplyDelete
  8. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Kesulitan guru dalam menyusun RPP, menurut pengalamn saya saat PPL. Saya pernah bertanya kepada guru-guru bahwa kesulitan itu karena adanya perubahan kurikulum. Perubahan kurikulum akan berimbas kepada perubahan susunan komponen dalam RPP. RPP disusun mengikuti kaidah-kaidah dalam kurikulum. Kurikulum yang berlaku sekarang adalah Kurikulum 2013. Ini artinya RPP Kurikulum 2013 yang disusun sekarang akan berbeda susunannya dengan RPP pada kurikulum sebelumnya (KTSP). Perubahan ini seringkali menyulitkan guru.

    ReplyDelete
  9. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Pelaksanaan pembelajaran didahului dengan penyusunan RPP yang dikembangkan oleh guru baik secara individual maupun kelompok yang mengacu pada buku pegangan guru, buku siswa atau silabus yang telah ditetapkan. Bertentangan dengan penjelasan di atas, fakta yang ada mengindikasikan bahwa guru masih mengalami kesulitan dalam menyusun ataupun mengembangkan RPP sesuai ketentuan kurikulum yang berlaku, terutama tentang pengembangan kegiatan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan saintifik dan pengembangan penilaian autentik.

    ReplyDelete
  10. Muhammad Nur Fariza
    14301241024
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Pembelajaran yang baik dimulai dari penyusuna RPP yang baik pula. Namun terkadang saya terlalu fokus dengan hal-hal tertentu yang membuat kurang fokus terhadap pengolahan bahan ajar . Padahal pengolahan bahan ajar menjadi hal yang esensial dalam perencanaan pembelajaran.

    ReplyDelete
  11. Hana' Aulia Dewi
    14301241054
    S1 Pendidikan Matematika 2014

    Berdasarkan pengalaman saya, kesulitan yang paling sering saya alami ketika meyusun RPP untuk pembelajaran mikro adalah ketika memilih materi apersepsi dan bagaimana menyusun skema yang menghubungkan antara materi apersepsi dengan materi yang akan diajarkan. Selain itu, saya juga kesulitan dalam meyusun skema hubungan antar materi yang dipelajari agar menjadi runtut dan mudah dipahami. Kemudian, saya juga kesulitan dalam menyusun LKS yang sesuai dengan sintak pendekatan yang dipilih, sehingga sering kali praktik pembelajaran yang dilakukan tidak sesuai dengan sintak pendekatannya. Dengan melihat dan memahami isi angket yang ada di postingan ini, secara tidak langsung saya telah mempelajari bagaimana cara menyusun RPP yang baik.
    Terima Kasih.

    ReplyDelete
  12. Viani Kurniawati
    14301241051
    S1 Pend. Matematika A 2014

    Dalam menyusun RPP, saya masih sering merasa kesulitan. Dalam mata kuliah Microteaching saya mulai terbiasa dengan RPP dan LKS namun saya tetap masih sering mengalami kebingungan bagaimana agar kita dapat membuat LKS yang benar benar memfasilitasi siswa untuk paham akan suatu materi. Banyak sekali masukan dari Prof Marsigit, dan Ibu Heri R saat kami microteaching, misalnya harus sinkronnya sintak pada LKS dengan pendekatan yg telah ditentukan pada RPP (misal saintifik di LKS harus ada 5M) dll.
    Yang kedua, saya juga kadang masih sedikit kesulitan mengenai masalah apersepsi. Padahal hal tersebut sangat penting pada pembelajaran saat itu. Seringkali pada penerapannya guru melakukan apersepsi dengan penjelasan, dalam mata kuliah microteaching kami diajarkan untuk meminimalisir hal tersebut.
    Masih banyak hal yang harus saya pelajari tentang penyusunan maupun penerapan RPP dan LKS yang ideal.

    ReplyDelete
  13. Syafa'atun Muslimah
    14301241042
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Sebagai calon guru saya masih harus terus belajar bagaimana menyusun RPP dengan baik dan benar sesuai dengan kurikulum 2013. RPP sangat penting disusun karena RPP merupakan sebuah miniatur dan menjadi acuan dalam melakukan segala aktivitas dalam pembelajaran. Melalui pembelajaran mikro saya belajar bagimana menyusun RPP. Akan tetapi, terdapat kesulitan-kesulitan yang saya alami dalam menyusun RPP tersebut, salah satunya yaitu apersepsi dan penyusunan LKS. Bagaimana caranya melakukan apersepsi yang baik dan benar serta relevan dengan materi yang akan diajarkan, serta bagaimana menyusun LKS yang dapat memenuhi kebutuhan siswa yang beragam. Selain itu, bagaimanakah caranya menyusun skema antar materi secara runtut dan mudah dipahami. Melalui post Prof Marsigit ini terlihat kepedulian yang begitu besar akan kesulitan-kesulitan yang kami alami (baik guru maupun calon guru), semoga nantinya kami melalui proses belajar dan pengalaman dapat lebih mudah dalam membuat RPP yang sesuai.

    ReplyDelete
  14. Inung Sundari
    14301241011
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    RPP merupakan salah satu komponen penting yang digunakan oleh guru sebagai acuan dalam pelaksanaaan kegiatan pembelajaran. Untuk itu, guru harus mampu menyusun RPP dengan benar.
    Berdasarkan pengalaman saya ketika membuat RPP untuk microteaching, saya sering mengalami kesulitan dalam penyusunan RPP Kurikulum 2013 dengan pendekatan saintifik. Pendekatan saintifik melibatkan kegiatan 5M (Mengamati, Menanya, Mengumpulkan informasi, Mengasosiasi, Mengomunikasikan). Namun, seringkali saya masih bingung dan merasa bahwa tidak semua materi dapat disusun dengan kegiatan 5M tersebut. Selain itu, saya juga sering merasa kesulitan dalam menentukan apersepsi apa yang dapat membantu siswa dalam memahami materi yang akan dipelajari.

    ReplyDelete
  15. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Adanya kurikulum baru (Kurikulum 2013) emang kerap kali menimbulkan banyak pertanyaan dan kesulitan bagi guru pemula maupun senior, termasuk dalam penyusunan RPP. Dalam pembelajaran saintifik terutama, menurut pengalaman pribadi saya, dalam langkah pendekatan saintifik ada langkah menanya. Ketika penyusunan RPP, kesulitannya adalah menyusun list pertanyaan yang mungkin muncul dan guru munculkan dalam suatu materi, apalagi jika diterapkan pada kelas yang pasif. Kemudian dalam penyusunan tujuan pembelajaran biasanya kesulitan yang dialami adalah merumuskan indikator ketercapaian pembelajaran yang harus dirinci oleh guru, karena dalam permendikbud hanya tertera KI dan KD saja.

    ReplyDelete
  16. Endryana Listyarini
    14301241034
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Menurut pendapat saya, dengan adanya angket tersebut sangat berguna untuk mengetahui kendala dalam menyusun RPP yang sesuai dengan Kurikulum 2013. Seorang guru yang menyusun RPP dengan benar sebelum pembelajaran, akan sangat membantu dan pembelajaran menjadi lebih terarah. Dengan merencanakan pelaksanaan pembelajaran yang baik maka akan memudahkan dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas sehingga pembelajaran dapat terlaksana dengan baik dan sesuai dengan target atau tujuan yang ingin dicapai.

    ReplyDelete
  17. Sefti Lailatifah
    14301241040
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Berdasarkan apa yang saya rasakan selama membuat RPP untuk kegiatan micro teaching, saya masih merasa kesulitan yaitu pada penentuan apersepsi serta LKS yang digunakan. Saya masih kesulitan dalam memilih materi apersepsi serta cara penyampaiannya. Selain itu juga dalam pemilihan kegiatan-kegiatan yang ada pada LKS. Dalam suatu pembuatan RPP, kegiatan inti dan LKS yang dibuat harus berkesinambungan atau sejalan. Karena pada dasarnya tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik apabila kegiatan apersepsi serta kegiatan inti yang ada adalah disusun dan dilaksanakan dengan baik. Oleh karenanya RPP yang baik sangatlah dibutuhkan dalam hal ini agar dapat mendukung kegiatan pembelajaran.

    ReplyDelete
  18. Nurul Faizah
    14301241022
    Pendidikan Matematika A 2014 (S1)

    Menurut saya, kesulitan yang saya alami saat menyusun RPP adalah ketika mengorganisasikan materi, artinya pada saat menentukan materi prasyarat, materi yang dipelajari, dan kelanjutan dari materi tersebut. Masih kesulitan bagaimana menyusun materi yang bisa mudah dipahami siswa dan itu bermakna bagi siswa. Selain itu juga kesulitan dalam menyusun kegiatan dalam LKS yang selaras dengan metode yang digunakan.

    ReplyDelete
  19. Muahmmad Nur Fariza
    14301241024
    Pendidikan Matematika A 2014

    RPP jadi perangkat yang harus disusun oleh guru untuk mendesain pembelajaran dalam kelas. Namun untuk menyusun RPP yang baik saya sendiri mengalami kesulitan. Kesulitannya adalah di bagian inti pembelajaran yang merupakan hal yang sangat esensial dalam RPP. Terkadang kebingungan dalam memilih bagian yang ditempatkan sebagai permulaan pembelajaran.

    ReplyDelete
  20. Adelina Diah Rahmawati
    14301241029
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    RPP merupakan salah satu perangkat pembelajaran yang harus dimilikioleh guru untuk membantu dalam proses pembelajaran. Berdasarkan pengalaman saya selama penyususnan RPP untuk proses micro teaching saya mengalami beberapa kesulitan diantaranya yaitu kesulitan dalam proses menyelaraskan antara kegiatan pembelajaran dengan tujuan ataupun indikator yang akan dicapai, menyusun kegiatan yang mampu memberikan keleluasaan siswa untuk mempelajari suatu konsep. Dengan adanya angket kesulitan penyusunan RPP dapat digunakan sebagai upaya untuk mengurangi hambatan dalam menyusun RPP berbasis K-13.

    ReplyDelete
  21. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016
    angket merupakan salah satu alat untuk mengumpulkan data dilapangan, melihat dari isi angket ini, dapat kita ketahui bahwa tujuan dari angket ini adalah untuk melihat bagaimana kesulitan dan hambatan yang terjadi di sekolah bagi para guru dalam menerapkan kurikulum 2013. dengan mengisis angket ini tentu data dilapangan dapat kita olah dan mendapatkan hasil berupa kesimpulan apa yang sebenarnya dibutuhkan guru untuk mencapai tujuan dari pendidikan yang ingin dicapai.

    ReplyDelete
  22. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Program pendidikan yang diberikan oleh suatu lembaga pendidikan yang berisi tentang rancangan pembelajaran yang disebut kurikulum sudah sering mengalami perubahan, tentunya dengan berubahnya kurikulum maka otomatis aka nada perubahan dalam RPP. Seperti yang kita ketahui bahwa dalam RPP memuat kegiatan awal, inti, dan penutup, strategi yang digunakan dalam pembelajaran hingga penilaian. Angket ini akan melihat dari sisi mana guru kesulitan dalam menyusun RPP Kurikulum 2013 tersebut.

    ReplyDelete
  23. Agus Cahyanto
    14301241033
    Pendidikan Matematika A 2014
    RPP merupakan perangkat pembelajaran yang harus disusun oleh guru sebelum pembelajaran dilakukan, sehingga rpp memiliki peran penting dalam terlaksananya pembelajaran yang baik. Namun berdasarkan pengalaman kuliah micro teaching, saya masih kesulitan dalam menyusun lks yang baik, yakni saya masih kesulitan menyusun kegiatan dalam lks secara sistematis agar siswa dapat memahami konsep materi yang diajarkan. sehingga dengan angket ini diharapkan dapat membantu guru dalam menyusun rpp yang baik dan benar.

    ReplyDelete
  24. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) merupakan keharusan yang dipenuhi oleh guru. Segala praktik yang akan dilakukan di kelas tertuang di dalamnya. Oleh karena itu RPP terus dievaluasi, dicari masalah dan apa saja kelemahan sehingga dapat di sempurnakan secara berkelanjutan. Hal tersebut untuk mencapai tujuan pencampaian pembelajaran secara maksimal.

    ReplyDelete
  25. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    RPP merupakan salah satu unsur terpenting yang harus dipersiapkan oleh guru sebelum memulai kegiatan pembelajaran. Dalam prakteknya guru masih sering mengalami kesulitan dalam menyusun RPP, sehingga kebanyakan guru hanya mengopy RPP yang sudah ada. Padahal saat melakukan pembelajaran, cara mengajar guru yang satu pasti akan berbeda dengan guru yang lainnya. Bahkan cara mengajar guru yang sama di kelas yang berbeda juga belum tentu sama dikarenakan kemampuan setiap siswa yang bervariasi. Oleh karena itu penting sekali bagi kita untuk mengetahui dimana letak kesulitan-kesulitan yang sering dialami saat membuat RPP. Sehingga ke depannya bisa diperbaiki.

    ReplyDelete
  26. Tahtalia
    14301241031
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    RPP merupakan persiapan yang dilakukan oleh guru sebelum mengajar, baik itu persiapan materi maupun mental, lingkungan belajar yang produktif, termasuk meyakinkan siswa untuk mau terlibat secara penuh.
    Menurut pengalaman saya dalam menyusun RPP, bagian yang cukup sulit yaitu pada apersepsi. Apersepsi merupakan kegiatan penting dalam pembelajaran, apabila apersepsi yang diberikan tidak tepat/salah dapat membuat siswa tidak terangsang untuk belajar dan kemauan dari dalam diri siswa untuk mempelajari materi tersebut sangat rendah. Hal tersebut mengakibatkan tujuan dari pembelajaran tidak tercapai.

    ReplyDelete
  27. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    Dalam RPP terdapat kegiatan 5M dan dalam sebuah RPP terdapat beberapa lampiran. salah satunya lampiran LKS. LKS yang dilampirkan harus dapat memfasilitasi siswa dalam menemukan sebuah konsep dan bukan hanya kumpulan soal semata saja. LKS penting sebagai penunjang pembelajaran. oleh karenanya guru wajib membuat LKS dengan baik dan benar sehingga dapat memfasilitasi siswa.

    ReplyDelete
  28. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Terkadang guru kurang memahami bagaimana cara membuat RPP dengan baik agar siswa dapat mengerti konsep yang diajarkan. Karena di dalam RPP sudah mencakup semua hal yang akan dilakukan di dalam kelas, mulai pelaksaaan pembelajaran sampai penilaian. Biasanya letak kesulitan ada di LKS dan model pembelajaran yang digunakan. Mungkin guru bisa menyelidiki terlebih dahulu apa yang siswa butuhkan untuk memahami konsep yang akan diajarkan, lalu menetapkan bagaimana LKS dibuat dan model pembelajaran apa yang cocok diterapkan untuk memahamkan konsep tersebut kepada siswa.

    ReplyDelete
  29. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    Pendidikan Matematika I 2014

    Angket yang Prof publikasikan diatas memudahkan para guru dan calon guru dalam mengidentifikasi bagian manakah yang kami merasa kesulitan dalam menyusunnya. Banyak unsur dalam RPP dengan pendekatan saintifik yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah penerapan/sintaks 5M dalam LKS. Dari pengalaman saya membuat RPP untuk microteaching, terkadang hal yang sulit adalah menentukan kegiatan siswa di tahap mengamati dan mengasosiasi. Masalah/konteks nyata untuk digunakan dalam LKS seringkali kurang pas dengan materi yang diambil. Tetapi dengan eksplorasi kembali, diharapkan pengambilan konteks dapat disesuaikan

    ReplyDelete
  30. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Penyebab dibuatnya Angket Terbuka Kesulitan Penyusunan RPP ini tentunya berawal dari banyaknya guru maupun mahasiswa calon guru yang masih mengalami kesulitan dalam pembuatan RPP. Memang untuk menyusun RPP yan benar-benar sesuai dengan tuntutan kurikulum itu memang tidak mudah. Dengan angket ini, kita bisa merefleksikan diri kita sendiri, seperti mengetahui bagian mana yang kurang, sehingga kita dapat melengkapi hal-hal yang masih kurang dalam penyusunan RPP.

    ReplyDelete
  31. Muhammad Nur Fariza
    14301241024
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Guru yang baik adalah guru yang dapat merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi pembelajaran. Dalam tahap perencanaan guru perlu menusun RPP. Bagi saya menyusun RPP tidak mudah dikarenakan banyak hal yang harus diperhatikan. Apalagi di bagian inti pembelajaran yang merupakan hal yang paling utama. Dibutuhkan pembiasaan dalam penyusunan RPP agar dapat menyusunnya dengan baik.

    ReplyDelete
  32. Suci Renita Sari
    14301241052
    S1 PMI 2014

    Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah salah satu bentuk persiapan yang dilakukan guru sebelum melakukan pembelajaran dikelas. RPP sangat membantu guru dalam meningkatan rasa percaya diri dan juga mengurangi rasa grogi saat mengajar dikelas. Oleh sebab itu RPP sangatlah penting dimiliki oleh guru. Akan tetapi, pembuatan RPP bukanlah sesuatu hal yang mudah, selain semua gambaran proses pembelajaran dijabarkan secara detail, guru juga harus menyusun berdasarkan kurikulum yang sedang berlaku. Menurut saya, Pembuatan RPP pada bagian pemberian apersepsi yang sesuai dengan materi yang akan diajarkan tidak mudah, karena pada bagian pemberian apersepsi kita harus mengetahui alur pembelajaran sebelum materi yang akan diajarkan, selain itu pembuatan LKS yang baik yang sesuai dengan materi yang diajarkan dan sesuai dengan kurikulum juga bukanlah sesuatu yang mudah dibuat. Menurut saya, pembuatan RPP selain kita harus menguasai materi, kita juga harus mampu memahami kurikulum yang sedang berlangsung serta harus melakukan banyak latihan-latihan.

    ReplyDelete