Jul 9, 2015

Angket Terbuka Kesulitan Penyusunan RPP

ANGKET


ANALISIS KESULITAN DALAM MENYUSUN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SESUAI KURIKULUM 2013



Yth. Semua Mahasiswa PPG Mat Angkatan ke III, Mahasiswa S1 Matkul Etnomatematika dan Ethnomathematics, Mahasiswa S1 Mat Kul Mikroteaching dan Mahasiswa Mat Kul Learning Trajectory S2 Pendidikan Dasar.

Kami memohon dengan hormat kesediaan Saudara/i untuk mengisi angket ini sesuai dengan pengalaman dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembeajaran berdasarkan Kurikulum 2013 (termasuk lampirannya yaitu Lembar Kerja Siswa dan penilaiannya). Pengisian angket ini bertujuan untuk mengumpulkan data mengenai kesulitan atau kendala dalam menyusun RPP sesuai dengan Kurikulum 2013. Dengan diketahuinya letak kesulitan penyusunan RPP ini, kami sebagai peneliti akan berusaha menyampaikan kepada pemangku kebijakan berbagai saran dan usulan sebagai upaya agar calon guru atau guru tidak lagi mendapatkan kendala dalam menyusun RPP sesuai kurikulum 2013 di masa yang akan datang. Lebih khusus hasil penelitian ini akan saya gunakan untuk masukkan perbaikan program PPG Matematika, Matakuliah Etnomatematika dan Learning Trajectory, dan Microteaching.

Atas partisipasi dan kerja sama yang diberikan, disampaikan terima kasih.
Mohon Angket yang sudah diisi dapat dikirim kembali ke alamat emil:  marsigitina@yahoo.com

Yogyakarta, 9 Juli 2015
Hormat kami,

Prof Dr Marsigit, MA dan tim peneliti
Jurusan Pendidikan Matematika, FMIPA, Universitas Negeri Yogyakarta


Nama                                   :
Asal Perguruan Tinggi S1 :
Alamat Rumah                  :



Pernyataan:
Angket ini saya isi sesuai dengan pengalaman yang saya miliki selama menyusun RPP berdasarkan Kurikulum 2013 untuk mata pelajaran matematika.

Tanggal           :




Petunjuk pengisian:
Angket ini terdiri dari Bagian A, B dan C.

Jawablah pertanyaan sesuai dengan pilihan yang diberikan dan dengan menuliskan hasil refleksi terhadap pengalaman penyusunan RPP yang dimiliki.


BAGIAN A. Komponen dan Sistematika RPP

1.       Apakah Anda menyusun RPP sesuai dengan sistematika yang ditentukan di dalam kurikulum 2013 yaitu seperti yang tercantum pada Permendikbud No. 103 Tahun 2014? Pilih salah satu jawaban dan tuliskanlah alasan Anda.

Pilihan
Alasan
a.       Ya, selalu






b.      Kadang-kadang






c.       Saya tidak tahu format tersebut








2.       RPP Kurikulum 2013 memiliki banyak komponen. Seberapa mudah atau sulit menyusun komponen tersebut, pilih skor (dengan memberikan tanda x) sesuai hasil penilaian terhadap diri Anda sendiri.
Skor diberikan antara 1 sampai dengan 9, dimana skor 1: sangat mudah ------- Skor 9: sangat sulit

No.
Seberapa mudah atau sulit menyusun komponen
1
2
3
4
5
6
7
8
9
1.
Identitas sekolah









2.
Kompetensi Inti









3.
Kompetensi Dasar









4.
Indikator Pencapaian Kompetensi









5.
Uraian materi









6.
Pendekatan/metode/strategi pembelajaran









7.
Media/alat pembelajaran









8.
Sumber belajar









9.
Banyaknya pertemuan









10.
Alokasi waktu tahap pembelajaran












No.
Seberapa mudah atau sulit menyusun komponen
1
2
3
4
5
6
7
8
9
11.
Kegiatan pembuka pembelajaran:
mengkondisikan siswa









12.
Kegiatan apersepi (materi prasyarat)









13.
Kegiatan saintifik dalam pembelajaran inti









14.
Lembar kerja siswa









15.
Mengarahkan siswa ke tujuan pembelajaran









16.
Kegiatan penutup pembelajaran









17.
Teknik penilaian hasil belajar









18.
Instrumen penilaian









19.
Remedial









20.
Pengayaan











3.       Komponen manakah dalam RPP yang perlu dan tidak perlu.

No.
Seberapa mudah atau sulit menyusun komponen
Perlu
Tidak perlu
Tidak tahu
1.
Identitas sekolah



2.
Kompetensi Inti



3.
Kompetensi Dasar



4.
Indikator Pencapaian Kompetensi



5.
Uraian materi



6.
Pendekatan/metode/strategi pembelajaran



7.
Media/alat pembelajaran



8.
Sumber belajar



9.
Banyaknya pertemuan



10.
Alokasi waktu tahap pembelajaran



11.
Kegiatan pembuka pembelajaran:
mengkondisikan siswa



12.
Kegiatan apersepi (materi prasyarat)



13.
Kegiatan saintifik dalam pembelajaran inti



14.
Lembar kerja siswa



15.
Mengarahkan siswa ke tujuan pembelajaran



16.
Kegiatan penutup pembelajaran



17.
Teknik penilaian hasil belajar



18.
Instrumen penilaian



19.
Remedial



20.
Pengayaan






4.       Tambahan catatan hasil refleksi/komentar mengenai sistematika dan komponen RPP dalam Kurikulum 2013:






BAGIAN B. Pengembangan RPP

1.       Penyusunan indikator pencapaian kompetensi dasar
a.       Jelaskan perbedaan antara indikator pembelajaran dengan kompetensi dasar.





b.      Jelaskan dasar penyusunan indikator pembelajaran.





c.       Apakah tujuan menyusun indikator pencapaian kompetensi dasar.





d.      Berikut ini adalah salah satu kompetensi dasar dalam Kurikulum 2013.
Menentukan luas permukaan dan volume kubus, balok, prisma, dan limas.
Tentukan indikator pencapaian kompetensi dasar tersebut:







e.      Berikut ini adalah salah satu kompetensi dasar dalam Kurikulum 2013.
Memprediksi pola barisan dan deret aritmatika dan geometri atau barisan lainnya melalui pengamatan dan memberikan alasannya.
Tentukan indikator pencapaian kompetensi dasar tersebut:






f.        Refleksikan kendala atau kesulitan yang dialami ketika menyusun indikator pencapaian kompetensi dasar






2.       Penyusunan skema pencapaian kompetensi
a.       Jelaskan yang dimaksud dengan skema pencapaian kompetensi.





b.      Apakah hubungan antara skema pencapaian kompetensi dengan indikator pencapaian kompetensi dasar.





c.       Apakah tujuan menyusun skema pencapaian kompetensi.





d.      Jelaskan bagaimana Anda menyusun uraian materi dalam RPP.







e.      Jelaskan bagaimana Anda memilih pendekatan/metode/strategi pembelajaran.







f.        Refleksikan kendala atau kesulitan yang dialami ketika menyusun skema pencapaian kompetensi dasar











3.       Pengembangan materi apersepsi
a.       Jelaskan yang dimaksud dengan apersepsi.





b.      Apakah hubungan antara skema pencapaian kompetensi dengan materi apersepsi.





c.       Jelaskan bagaimana Anda menyusun kegiatan apersepsi.





d.      DIberikan indikator pencapaian kompetensi adalahmenentukan panjang garis singgung persekutuan dalam.Menurut Anda, bagaimana kegiatan apersepsi yang diperlukan untuk pencapaian kompetensi ini.







e.      Jelaskan bagaimana Anda memilih strategi atau teknik pelaksanaan apersepsi.






f.        Refleksikan kendala atau kesulitan yang dialami ketika mengembangkan kegiatan/materi apersepsi.











4.       Pengembangan aktivitas pembelajaran inti
a.       Jelaskan yang dimaksud dengan pembelajaran inti.





b.      Apa saja yang perlu dipertimbangkan dalam mengembangkan aktivitas pembelajaran inti.






c.       Apakah Lembar Kerja Siswa selalu diperlukan dalam pembelajaran inti? Mengapa?







d.      Jelaskan apa saja yang perlu dituliskan di RPP pada komponen pembelajaran inti.







e.      Jelaskan bagaimana Anda memilih pendekatan/metode/strategi pembelajaran inti.







f.        Refleksikan kendala atau kesulitan yang dialami ketika mengembangkan aktivitas pembelajaran inti.









a.       Jelaskan mengapa perlu menarik kesimpulan pada akhir pembelajaran.





b.      Jelaskan strategi/teknik apa saja yang Anda gunakan untuk mengembangkan kegiatan menarik kesimpulan.





c.       Apa yang Anda lakukan ketika alokasi waktu yang direncanakan untuk kegiatan menarik kesimpulan ternyata tidak sesuai dengan pelaksanaan.





d.      Diberikan indikator pencapaian kompetensi: menemukan jaring-jaring kubus.
Menurut Anda, apa kesimpulan pembelajarannya?







e.      Pada akhir pembelajaran, selain menarik kesimpulan apakah ada kegiatan lain yang perlu dikembangkan?





f.        Refleksikan kendala atau kesulitan yang dialami ketika menyusun skema pencapaian kompetensi dasar










BAGIAN C: Aspek Pelaksanaan Kurikulum 2013

A.       Butir-butir angket ini bersifat terbuka. Kami harap Anda berkenan menjawab berdasarkan pengalaman Anda.
1.       Secara umum, aspek apa dari Kurikulum 2013 yang menurut Anda sulit untuk dilaksanakan?

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

2.       Menurut Anda, apakah terdapat perbedaan signifikan antara RPP berdasarkan KTSP dengan RPP berdasarkan Kurikulum 2013? Jelaskan.

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
3.       Aspek apa yang Anda pertimbangkan saat merumuskan Indikator Pencapaian Kompetensi?

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

4.       Apakah Anda mengalami kesulitan saat merumuskan Indikator Pencapaian Kompetensi? Jika iya, apa kesulitan Anda dan strategi apa yang Anda lakukan untuk mengatasi kesulitan tersebut.

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

5.       Saat menyusun Tujuan Pembelajaran, aspek apa yang Anda pertimbangkan dan adakah kesulitan yang Anda alami? Jelaskan.

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

6.       Saat merencanakan Kegiatan Pembelajaran, sebutkan dua langkah Pendekatan Saintifik (5M) yang menurut Anda paling sulit. Jelaskan alasan Anda.

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

7.       Saat merencanakan Kegiatan Pembelajaran, sebutkan dua langkah Pendekatan Saintifik (5M) yang menurut Anda paling mudah. Jelaskan alasan Anda.

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..




8.       Jelaskan hal-hal yang Anda pertimbangkan dalam memilih metode/model/strategi pembelajaran.

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..




9.       Saat menyusun penilaian, aspek apa yang Anda pertimbangkan dan adakah kesulitan yang Anda alami? Jelaskan.

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..





10.   Dari keseluruhan komponen RPP berdasarkan Kurikulum 2013, komponen apa yang menurut Anda sulit untuk dibuat?

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

11.   Informasi ataupun pelatihan seperti apa yang Anda butuhkan untuk meningkatkan kemampuan Anda dalam menyusun RPP berdasarkan Kurikulum 2013? Jelaskan alasan Anda.

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

55 comments:

  1. Nita Lathifah Islamiyah
    14301244011
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Terimakasih Prof karna sudah memberi wadah kepada pembaca yang merasa masih kesulitan dalam penyusunan RPP dengan cara mengisi angket tersebut. menurut saya, dalam penyususan RPP itu dilihat sekilas tampak mudah, namun sebenarnya membutuhkan kofokusan agar RPP yang dihasilkan baik dan rapi.

    ReplyDelete
  2. Zuharoh Yastara Anjani
    14301241025
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Berdasarkan pengalaman saya dalam menyusun RPP, kesulitan yang sering saya alami adalah cara menyampaikan apersepsi. Apersepsi merupakan kegiatan yang sangat penting dalam pembelajaran, terutama pada pembelajaran matematika. Hal ini dikarenakan matematika memiliki karakteristik antara satu materi dengan materi yang lain saling berkaitan. Oleh karena itu, ketika kita akan mengajarkan suatu konsep baru kepada siswa, kita perlu mengingatkan kembali konsep-konsep yang telah mereka pelajari terkait konsep yang akan mereka kembali. Tantangan bagi guru adalah bagaimana menyusun kegiatan apersepsi sehingga guru benar-benar yakin bahwa semua siswa memiliki materi prasyarat yang cukup.

    ReplyDelete
  3. Syafa'atun Muslimah
    14301241042
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Berdasarkan pengalaman sebagai mahasiswa pendidikan matematika, selama perkuliahan dalam menyusun RPP khususnya dalam pendekatan saintifik adalah ide atau cara penyajian masalah observasi yang seperti apa sehingga mampu memfasilitasi siswa dalam belajar untuk mencapai tujuan pembelajaran. Di butuhkan waktu yang cukup lama untuk memunculkan ide yang efektif.

    ReplyDelete
  4. Syafa'atun Muslimah
    14301241042
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Kegiatan apersepsi merupakan salah satu kegiatan yang berperan penting dalam proses pembelajaran. Apersepsi dapat membantu siswa mengingat materi sebelumnya yang berguna dalam memahami materi saat itu.

    ReplyDelete
  5. Syafa'atun Muslimah
    14301241042
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Salah satu kesulitan dalam menyusun RPP terletak pada apersepsi. Yaitu bagaimana menentukan materi yang relevan atau materi prasyarat dengan materi saat itu agar apersepsi tepat sasaran sesuai dengan tujuan diadakannya apersepsi.

    ReplyDelete
  6. Syafa'atun Muslimah
    14301241042
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Selama perkuliahan bersama dengan Prof. Marsigit, saya menjadi tahu bahwa yang harus dilakukan dalam kegiatan apersepsi tidak hanya sekedar bertanya, melainkan memfasilitasi siswa untuk melakukan sesuatu. Dengan kegiatan yang dilakukan siswa selama proses apersepsi maka siswa akan benar-benar mengingat dan mempunyai bekal prasyarat yang dibutuhkan. Tidak hanya sekedar pura-pura ingat atau paham.

    ReplyDelete
  7. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Postingan diatas memberikan kita gambaran pada aspek manakah yang dirasa masih dijumpai kesulitan dari guru yang sedang menyusun RPP kurikulum 2013. Dengan hal tersebut, dapat diketahui akar masalahnya sehingga dapat ditemukan solusi yang efektif

    ReplyDelete
  8. Muhammad Nur Fariza
    14301241024
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Dalam penyusunan rpp terdapat beberapa kesulitan yaitu untuk menyesuaikan antara terori Pembelajaran, fase-fase nya dengan yang akan dilakukan di kelas. Ini sulit dikarenakan perincian kegiatan harus benar-benar mencerminkan fase-fase tersebut. Seringkali saya memakai teori pembelajaran tertentu di kelas mikro akan tetapi tidak mencerminkan fase-fase atau sintaks Pembelajaran nya.

    ReplyDelete
  9. Hana' Aulia Dewi
    14301241054
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Sebagai calon guru, saya sudah beberapa kali diberi tugas untuk menyusun RPP. Dalam penyusunannya, menurut saya yang paling sulit adalah saat menentukan materi untuk apersepsi. Dalam menentukan materi apersepsi, sebenarnya dapat dilakukan dengan peta konsep. Namun terkadang saya masih bingung sejauh apa materi yang harus diujikan kepada siswa untuk mengecek penguasaan materi prasyarat siswa. Selain apersepsi, terkadang sulit juga dalam pemilihan pendekatan yang akan digunakan. Karena guru perlu memilih cara untuk menyampaikan materi yang seefektif mungkin, maka pemilihan pendekatan pembelajaran yang akan digunakan juga sangat penting untuk dicermati.

    ReplyDelete
  10. Hana' Aulia Dewi
    14301241054
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Komponen yang tidak perlua ada di RPP menurut saya adalah kegiatan pembuka : pengkondisian siswa. Kegiatan pengkondisian siswa seharusnya menjadi kegiatan pra pembelajaran. Sedangkan ketika sudah memulai pembelajaran seharusnya siswa sudah dalam kegiatan siap belajar. Jika tidak, kegiatan pembuka dapat diisi dengan mengecek kehadiran siswa.

    ReplyDelete
  11. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Angket di atas yang bapak tulis memberikan manfaat bagi saya sebagai contoh dalam pembuatan angket penelitian. Dari angket yang bapak tulis di atas terdiri dari beberapa jenis angket yang digabung menjadi satu namun berpengaruh satu sama lain. Semoga bapak dan Tim peneliti memperoleh hasil yang baik dan dapat menjadi acuan bapak untuk mengembangkan kurikulum 2013 agar menjadi lebih baik. Aaamiiin…
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  12. Nama : Widuri Asmaranti
    NIM : 17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    Assalammualaikum, Wr.Wb
    Terimakasih bapak atas postingan angket ini, dengan membaca angket ini memberikan pengetahuan beberapa poin yang perlu diperhatikan ketika membuat RPP. Ada beberpa komponen yang harus diperhatikan dalam penyusunan RPP. Dalam menyusun RPP harus sesuai dengan sistematika yang ditentukan di dalam kurikulum 2013 yaitu seperti yang tercantum pada Permendikbud No. 103 Tahun 2014. Dan dalam penyusunan RPP ada komponen yang perlu dan ada komponen yang tidak perlu dimasukkan. Selain dilihat dari sisi RPP, disini dapat kita lihat bahwa penyusunan angket dapat menggabungkan berbagai macam jenis angket, dan dijadikan dalam satu angket. Namun dalam pembuatan angket harus dilihat hubungan tiap butir angket. Semoga bapak dan tim penelti dapat menganalisis kesulitan dalam menyusun RPP sesuai dengan Kurikulum 2013 dengan bantuan angket ini. Aamiin..

    ReplyDelete
  13. Junianto
    17709251065
    PM C

    Rencana Pelaksanaan Pembelajran merupakan hal wajib yang harus dipersiapakan guru sebelum melakukan pembelajran di kelas. RPP memuat berbagai hal yang akan disampaikan kepada siswa berikut langkah-langkah penyampaian materi pembelajaran. Dengan menggunakan RPP, pembelajran akan menjadi lebih terarah dan memudahkan siswa dalam memahami materi. Maka dari itu, penyusunan RPP pun harus dilakukan dengan matang dan memperhatikan kondisi siswa meskipun terkadang kondisi di kelas tidak sesuai dengan rencana. Postingan Bapak tersebut tentu sangat membantu kami sebagai mahasiswa calon pendidik untuk merencanakan pembelajaran agar terarah dan berjalan sesuai dengan rencana.

    ReplyDelete
  14. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Bagi kita yang membaca, postingan di atas sebenarnya juga memberikan pengetahuan tentang bagaimana menyusun RPP yang baik dan sebagai refleksi apakah benar atau tidak RPP yang sudah kita buat selama ini. Dari beberapa butir pertanyaan di atas, saya tertarik dengan pertanyaan "Apakah Anda mengalami kesulitan saat merumuskan Indikator Pencapaian Kompetensi? Jika iya, apa kesulitan Anda dan strategi apa yang Anda lakukan untuk mengatasi kesulitan tersebut?". Menurut saya, merumuskan indikator termasuk bagian yang susah-susah gampang dalam pembuatan RPP. Indikator pembelajaran dalam RPP haruslah yang terukur atau menggunakan kata-kata operasional (ex: menghitung, menyelesaikan, menjelaskan). Terkadang, indikator yang dibuat dalam RPP tidak terukur karena lupa atau tidak memahami kata-kata operasional. Sehingga, hal yang sebaiknya dilakukan untuk mengatasi masalah ini ialah dengan mandaftar atau memperbanyak kosa kata operasional dan kemudian memahaminya. Jadi untuk kedepannya, kita sudah mengetahui yangmana kata operasional yangmana yang bukan.

    ReplyDelete
  15. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Saya menyadari ada hal baru yang selama ini tidak pernah saya lakukan, yaitu memuat komponen Remedial dan Pengayaan pada RPP. RPP yang saya tulis hanya sampai pada instrumen penilaian. Merujuk pada pertanyaan di angket seputar kesulitan pada langkah saintifik, saya pribadi merasa sulit memahami langkah MENANYA, sehingga seringkali saya tidak terlalu memperhatikan aspek tersebut dan fokus pada langkah lainnya.

    ReplyDelete
  16. Ilma Rizki Nur Afifah
    17709251020
    S2 Pendidikan Matematika A

    RPP merupakan suatu perangkat pembelajaran yang penting untuk disusun oleh guru sebagai acuan pembelajaran yang akan dilaksanakan. Berdasarkan pengalaman saya, pembuatan RPP terkadang sedikit kesulitan karena kondisi siswa yang sebenarnya masih sulit diajak untuk mengikuti K13. Beberapa siswa masih condong memahami materi jika dijelaskan dengan KTSP. artinya siswa belum siap untuk diajak lebih aktif. Namun, guru perlu untuk kreatif dalam menyusun RPP dan menerapkannya di kelas agar siswa lebih aktif dan paham.
    Di luar hal tersebut, guru juga perlu menambah pengetahuan dan referensi mengenai K13 agar dalam pelaksanaannya berjalan dengan baik.

    ReplyDelete
  17. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 Kelas B

    Saya bukan guru (secara formal, yang mengajar di sekolah). Akan tetapi semasa saya kuliah S1 dahulu pernah membuat proposal penelitian tindakan sekolah yang berusaha untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun RPP. Semenjak saat itulah saya mengetahui betapa pentingnya RPP bagi seorang guru dan bagi pembelajaran. Meskipun pada saat itu, saya hanya menyusun proposal, akan tetapi saya mulai bertanya kepada kakak-kakak teman saya yang berprofesi sebagai guru dan ditambah dengan beberapa pengalaman saya penelitian di sekolah-sekolah. Saya melihat satu fenomena bahwa, RPP bagi beberapa guru bukan menjadi hal yang "keramat", RPP baru sekedar formalitas. Kenapa? Karena RPP yang sejatinya disusun guru sebelum proses belajar mengajar dimulai, baru lahir ketika akhir semester.

    ReplyDelete
  18. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PM A

    Menurut Pasal 3 Ayat 1 Permendikbud nomor 103 Tahun 2014 disebutkan bahwa pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan RPP. Selanjutnya pada ayat 2 dijelaskan bahwa: RPP sebagaimana dimaksud pada ayat 1 disusun oleh guru dengan mengacu pada silabus dengan prinsip: (a) memuat secara utuh kompetensi dasar sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan, dan keterampilan; (b) dapat dilaksanakan dalam satu atau lebih dari satu kali pertemuan;(c) memperhatikan perbedaan individual peserta didik;(d) berpusat pada peserta didik; (e) berbasis konteks; (f) berorientasi kekinian; (g) mengembangkan kemandirian belajar; (h) memberikan umpan balik dan tindak lanjut pembelajaran; (i) memiliki keterkaitan dan keterpaduan antarkompetensi dan/atau antarmuatan; dan (j) memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Berdasarkan beberapa prinsip di atas saya akan menggaris bawahi tentang RPP yang berorientasi pada kekinian. Bahwa RPP yang disusun dapat memfasilitasi siswa memenuhi kebutuhan bersaing secara global. Artinya bahwa sebagian besar kegiatan yang direncanakan guru dalam RPP dapat mendukung kompetensi 4C siswa abad 21, yang meliputi creative, critical thinking, communicative dan collaborative.

    ReplyDelete
  19. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb
    Sebelum melaksanakan pembelajaran di kelas, banyak persiapan yang harus dilakukan guru, salah satunya adalah merangcang RPP. Dengan adanya RPP, akan sangat membantu guru dalam melaksanakan pembelajaran di kelas.
    Melalui postingan di atas, secara tidak langsung telah mengarahkan saya melakukan evaluasi diri terhadap RPP yang pernah saya susun ketika melaksanakan PPL dulu. Berdasarkan pengalaman saya, menyusun sebuah RPP tidaklah mudah. Banyak aspek yang harus dicermati terlebih dahulu, seperti kemampuan siswa, alokasi waktu, materi pembelajaran, hingga ke hal-hal yang lebih mendetail lainnya.

    ReplyDelete
  20. iLania Eka Andari
    17709251050
    S2 P.Mat C 2017

    Bagi seorang guru dan juga mahasiswa calon guru, menyusun RPP adalah hal yang sangat perlu sehingga wajib dipelajari dan dicermati bagaimana penyusunannya. RPP adalah rencana pembelajaran, dimana guru menuliskan akan dibawa kemana dan akan seperti apa pembelajaran yang dilaksanakan di kelasnya. Tidak dapat dipungkiri bahwa dalam membuat RPP akan ditemukan kesulitan-kesulitan. Bagi saya salah satunya adalah menentukan metode belajar yang tepat untuk siswa sesuai dengan karakter siswa dan topik bahasan. Terlebih dalam suatu kelas, tentunya terdapat berbagai macam siswa dengan karakteristiknya masing-masing. Bagaimana memilih metode belajar yang tepat dan sesuai dengan keadaaan kelas yang sangat heterogen.

    ReplyDelete
  21. Ilma Rizki Nur Afifah
    17709251020
    S2 Pendidikan Matematika A

    Dalam penyususnan RPP, khususnya RPP kurikulum 2013. Terkadang saya mengalami kesulitan dalam penyususnan kegiatan inti. Sebagai contoh pengalaman yang telah saya lakukan saat PPL kemarin. Setelah melakukan observasi kondisi kelas dan siswa, saya menyusun RPP sedemikian rupa, namunternayta siswa masih saja menyukai metode konvensional (ekspositori). Apalagi siswa kelas 10 dalam masa transisi dari kurikulum KTSP.
    Di luar hal tersebut, guru juga perlu menambah pengetahuan dan referensi mengenai K13 agar dalam pelaksanaannya berjalan dengan baik.

    ReplyDelete
  22. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb
    RPP merupakan pondasi dasar kita dalam mengajar karena dengan RPP kita bisa mengatur waktu dan melihat apa saja kegiatan proses pembelajaran yang akan kita lakukan di kelas. Dengan melihat struktur RPP yang bapak posting bisa menjadi salah satu acuan saya bagaimana RPP yang sesuai dengan kurikulum 2013 karena bantuk RPP yang selama ini saya ikuti di pelatihan-pelatihan kurikulum 2013 sangat bervariasi sehingga terkadang membuat saya bingung seperti apakah RPP yang baik dan benar sesuai tuntutan dalam kurikulum 2013.

    ReplyDelete
  23. Shelly Lubis
    17709251040
    S2 Pend.Matematika B

    Assalamu'alaikum wr.wb

    Menyusun RPP memang merupakan hal yang tidak mudah. terutama pada kurikulum 2013. untuk itu saya sangat setuju jika diadakan angket, dan penelitian terkait dengan hal ini merupakan hal yang menarik. agar ke depannya bisa dibuat kebijakan yang bisa mempermudah guru dalam menyusun RPP.

    ReplyDelete
  24. Insan A N/Magister PMat C 2017
    Menanggapi angket kesulitan rpp di atas, terutama pada pertanyaan hal apa yang paling susah dalam penyusunan rpp, bahwa dalam k13 hal yang sulit dalam pembuatan rpp adalah tahap-tahap yang harus dituliskan. Secara pribadi saya kesulitan jika diminta menuliskan bagian kegiatan di tahap mengamati, menanya, dan seterusnya.

    ReplyDelete
  25. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    RPP merupakan salah satu perangkat pembelajaran yang penting untuk dilaksankan oleh guru. Dengan memahami dalam pembuatan dan melaksankan RPP dengan baik dan benar, maka pembelajaran dalam kelas akan terasa lebih terorgansir. Karena dalam RPP guru telah menjelaskan langkahlangkah apa saja yang akan dikerjakan untuk pembelajaran.

    ReplyDelete
  26. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Semua tahapan dalam pendekatan saintifik ini memliki tujuan dan maksud yang saling terkait satu dengan lainnya. Didukung dengan media yang menunjang pembelajran sehingga siswa dapat memahami pelajaran matematika dengan bersemangat. Banyak sekali aspek yang harus diperhatikan dalam membuat RPP berdasarkan kurikulum 2013. Merupakan sebuah tantangaan bagi guru untuk menyiapkan RPP yang semenarik mungkin untuk dilakukan di kelas.

    ReplyDelete
  27. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Banyak guru yang melaksanakan pembelajaran mengadopsi dari RPP yang dibuat guru lain. Hal tersebut tentunya tidak dapat disalahkan, namun pengetahuan dan keterampilan menyusun RPP harus dikuasai oleh setiap guru. Beberapa guru mungkin kesulitan dalam menjawab mengapa beliau memilih strategi tertentu dalam RPPnya dan selanjutnya akan diaplikasikan dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Keterkaitan antara kegiatan apersepsi dan asesmen tyang dilakukan kemungkinan sulit juga dijawab karena sebagian guru masih merasa kesulitan dalam menyusun dan mencari apersepsi yang tepat dalam ekgiatan pembelajaran.

    ReplyDelete
  28. Nama : Dyah Ayu Fitriana
    NIM : 17701251028
    Kelas : PEP B S2

    Bismillah
    Angket mengenai kesulitan RPP itu sangat berguna sebagai bahan evaluasi terhadap semua pendidik agar lebih memahami lebih dalam mengenai penyusunan RPP yang saat ini sudah berbasi kurikulum 2013. Dalam membuat RPP, guru juga tidak asal-asalan. Karena RPP merupakan alat yang digunakan sebagai penunjang proses belajar mengajar. Salah satu kesulitan saya dalam menyusun RPP adalah membangun apersepsi. Karena beberapa siswa memiliki jangka pendek untuk menyimpan pengetahuan yang lama. Sehingga untuk menghubungkan pengetahuan baru dengan yang sudah pernah didapatkan perlu pemikiran yang cukup matang agar guru berhasil membangun apersepsi siswa.

    ReplyDelete
  29. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C 2017

    Selama ini saya membuat RPP belum mencantumkan remedial dan pengayaan. Dan baru sadar bahwa kedua hal tersebut sangat penting setelah membaca postingan di atas. Sehingga, peserta didik yang sudah mencapai ketuntasan belajar diberi kegiatan pembelajaran pengayaan untuk perluasan dan/atau pendalaman materi (kompetensi) antara lain dalam bentuk tugas mengerjakan soal-soal dengan tingkat kesulitan lebih tinggi.

    ReplyDelete
  30. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum wr.wb.
    RPP merupakan salah satu faktor yang akan berperngaruh terhadap keberhasilan pembelajaran. Pembelajaran tidak akan terlaksana dengan lancar dan baik jika guru tidak terlebih dahulu merancang bagaimana pembelajaran yang akan dilaksanakannya yang tertuang dalam bentuk RPP. Menyusun RPP bukanlah hal yang harus dianggap gampang, karena jika RPP disusun seadanya dan tidak jelas maka pembelajaran yang akan dilaksanakan tidak akan berjalan dengan lancar dan tidak akan memberikan hasil yang seperti diinginkan. Oleh karena itu RPP harus dirancang dengan sejelas dan sebaik mungkin.

    ReplyDelete
  31. RPP berkurikulum 2013, memiliki banyak komponen dan pembelajarannya berlandaskan sintaks pendekatan saintifiks. Salah satu kesulitan yang dialami ketika menyusun RPP berkurikulum 2013 adalah membuat apersepsi yang tepat, dan merancang pembelajaran dengan sintaks pendekatan saintifiksnya. Apersepsi merupakan kegiatan menggali kemampuan prasyarat siswa jika apersepsi yang diberikan belum mampu menggali kemampuan prasyarat maka itu akan berpengaruh pada proses pembelajaran yang akan dilaksanakan. Kesulitan membuat apersepsi ini terjadi karena kebingungan menentukan apersepsi yang bagaimana yang mampu menggali kemampuan prasyarat siswa dengan tepat namun tidak memakan waktu terlalu lama. RPP kurikulum 2013 berlandaskan pendekatan saintifik maka dari itu dalam langkah-langkah pembelajarannya harus terlihat dengan jelas sintaks pendekatan saintifiknya. Kesulitan merancang pembelajaran dengan sintaks pendekatan saintifik ini mungkin terjadi karena belum memahami secara mendalam bagaimana aplikasi sintaks pendekatan saintifik itu. Sekian dan terima kasih, mohon maaf apabila ada kata-kata yang kurang berkenan.

    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  32. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B
    Assalamualaikum wr wb,,,Berkenaan dengan kurikulum 2013, sayapun menyadari bahwa saya kurang paham dengan kurikukulum 2013 ini.Termasuk cara menyusun perangkat pembelajaran.Bahkan banyak guru yang belum mengerti mengenai kurikulum 2013.Jika kita lihat, penerapan kurikulum 2013 belum berjalan maksimal sesuai yang diharapkan terutama di daerah- daerah terpencil, masih banyak yang harus perlu dibenahi demi kelancaran penerapan kurikulum 2013.Dengan adanya postingan mengenai kurikulum 2013 kiranya dapat membantu memecahkan masalah atau keluh kesah yang dialami oleh mahasiswa, guru, dan siswa terkait penerapan kurikulum 2013.Wassalamualaikum wr wb.

    ReplyDelete
  33. Rahma Dewi indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B 2017

    Tujuan pembelajaran adalah serangkaian hal yang ingin dicapai setelah menempuh serangkaian proses pembelajaran RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) adalah perangkat pelaksanaan pembelajaran yang disusun oleh guru dan digunakan oleh guru sebagai acuan dalam proses pembelajaran agar tujuan pembelajaran dapat tercapai secara maksimal RPP dibuat secara runtut, kegiatan yang akan dilakukan dalam pembelajaran ditulis setahap demi setahap.
    Ada perbedaan dalam penyusunan RPP KTSP dengan RPP Kurikulum 2013. Dengan adanya angket kesulitan penyusunan RPP, dapat digunakan untuk mengukur kemampuan guru dalam menyusun RPP dan mengukur kelayakan hasil RPP.

    ReplyDelete
  34. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Masuk akal jika kita melakukan sesuatu dengan mengetahui komponen inti atau komponen yang menjadi tolok ukur penilaian menjadikan kita termotivasi untuk melakukan yang terbaik. Sama halnya dengan pengetahuan ini, para guru dapat memaksimalkan poin-poin yang menjadi penilaian dalam RPPnya. Beberapa pertanyaan mengenai relasi-relasi dalam RPP dapat menjadi perhatian khusus saat menyusun RPP, dengan harapan pengetahuan ini dapat bermanfaat bukan hanya saat penilaian, bukan hanya sebagai bahan bacaan, namun juga sebagai pengetahuan yang diaplikasikan dalam kehidupan

    ReplyDelete
  35. Bulan Nuri
    17709251028
    PPs PM B 2017

    Rancangan RPP yang bapak paparkan sebagai contoh sangat membantu, karena hal ini menajdi suatu gambaran tentang bagaimana bentuk dan hal-hal dalam membuat RPP. Namun tidak dapat dipungkiri dalam menyusun indikator dalam RPP bukanlah hal yang mudah, karena untuk menyusun indikator yang sesuai dibutuhkan usaha yang lebih. Apalagi diiringi dengan metode mengajar yang juga harus disesuaikan agar indikator yang telah ditentukjan dapat tercapai.

    Demikian, terimakasih.

    ReplyDelete
  36. Riandika Ratnasari
    17709251043
    Pascasarjana Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) merupakan salah satu perangkat mengajar yang sangat penting bagi guru. RPP harus disusun sesuai dengan karakteristik siswa dan sesuai dengan tujuan belajar yaitu mencapai indikator pembelajaran. Banyak perbedaan antara kurikulum 2013 dengan ktsp. Pada kurikulum 2013, siswa di tuntut untuk aktif di dalam pembelajaran dan guru sebagai fasilitator. RPP yang disusun harus bisa membuat siswa aktif dan berfikir kritis namun tidak melupakan indikator ketercapaian. Oleh karena itu, perlu penilaian RPP untuk mengukur ketercapaian dari RPP tersebut. Angket yang bapak buat digunakan untuk mengukur RPP pada kurikulum 2013, agar rancangan yang dibuat sesuai dengan aturan dan tujuan pembelajaran bisa tercapai. Terimakasih Bapak Marsigit karna sudah bersedia mempublish angket penilaian RPP yang sesuai dengan kurikulum 2013. Angket ini dapat dijadikan referensi ketika kami melakukan penelitian yang berkaitan dengan rancangan pembelajaran dan kurikulum 2013.

    ReplyDelete
  37. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Terimakasih Pak angketnya, Insya Allah bermanfaat untuk saya khususnya, sebagai bahan kelak dalam proses penelitian. Sepengetahuan saya semasa S1 dulu dan juga menurut cerita dari teman-teman yang juga mengetahui keadaan sekolah yang sudah menerapkan Kurikulum 2013 saat itu, sebagian besar guru-guru tidak begitu memperdulikan adanya RPP, RPP hanyalah formalitas belaka, yang baru disusun ketika akhir semester sudah mulai dekat. Sehingga pada saat pembelajarannya, hanya menggunakan metode-metode itu saja. Kegiatan apersepsi yang terlihat sepele tetapi sangat penting untuk memotivasi siswa, itu sangat jarang sekali dilakukan oleh guru. Pikir saya, mungkin sosialisasi program dari pemerinta mengenai kurikulum 2013 terlalu singkat dan belum mencapai tujuan yang seharusnya terlaksana.

    ReplyDelete
  38. Melalui postingan ini kita bisa mempelajari atau memperbaiki diri dalam penyususnan RPP. Kita sebagai guru harus mengecek apakah selama ini Komponen dan Sistematika RPP yang kita buat sudah benar melalui butir angket ini. Kita juga dapat mencoba untuk dapat lebih dapat dalam Pengembangan RPP. Melalui angket ini kita juga dapat mengetahui sejauh mana pengetahuan kita tentang Pelaksanaan Kurikulum 2013.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  39. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    RPP merupakan instrumen untuk membantu guru dalam mengajar. Penyusunan RPP tidak mudah, banyak yang harus diperhatikan dalam penyusunan RPP. Mengingat ketika pertama kali belajar penyususnan RPP, saya banyak mengalami kesulitan. Namun ketika ditanya oleh dosen yang mengampu mata kuliah yang mengajarkan penyusunan RPP sering kali kebingungan apa yang belum dipahami. Ketika sudah sampai di rumah, semua yang tidak dipahami mulai disadari. Dengan memposting angket seperti ini, Mahasiswa yang sebenarnya belum terlalu paham dalam penyusunan RPP bisa menyampaikan pendapatnya. Dosen bisa merefleksikan kegiatan mengajarnya untuk mendapatkan solusi agar pengajarannya bisa dipahami oleh semua mahasiswanya.

    ReplyDelete
  40. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    S2- Pendidikan Matematika kelas A 2017

    Assalamualaikum wr.wb
    Terima kasih atas postingannya, Pak Prof. Berdasarkan pengalaman saya menjadi guru di salah satu sekolah swasta di makassar, memang kesulitan saya adalah membuat RPP, apalagi sekarang guru dituntut untuk membuat RPP berdasarkan kurikulum 2013 yang sudah berapa kali revisi. Setiap revisi, RPP nya juga berbeda. Untungnya, dari kementrian pendidikan melaksanakan pelatihan kurikulum 2013, jadi pada saat itu saya menggunakan kesempatan tersebut untuk meningkatkan pengetahuan saya mengenai pembuatan RPP. Tetapi sayangnya, pelatihan tersebut hanya berlangsung selama dua hari. Sebagai pemula saya merasa pelatihan tersebut belum cukup. Seharusnya waktu pelatihan ditambah menjadi 1 minggu atau lebih.

    ReplyDelete
  41. Junianto
    17709251065
    PM C

    Sudah tidak asing lagi kalangan pendidik bahwa RPP merupakan hal pokok yang harus dipersiapkan dengna matang. RPP memuat berbagai hal yang akan disampaikan kepada siswa berikut langkah-langkah penyampaian materi pembelajaran. Dengan menggunakan RPP, pembelajran akan menjadi lebih terarah dan memudahkan siswa dalam memahami materi. Maka dari itu, penyusunan RPP pun harus dilakukan dengan matang dan memperhatikan kondisi siswa meskipun terkadang kondisi di kelas tidak sesuai dengan rencana.

    ReplyDelete
  42. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Menurut saya perbedaan antara RPP ktsp dengan k13 adalah rpp k13 lebih terstruktur dan lebih rinci dalam segala aspek, yaitu spiritual, sikap, pengetahuan dan keterampilan. Semuanya saling berkaitan satu sama lain dan memiliki pengaruh terhadap keberhasilan pembelajaran.

    ReplyDelete
  43. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Pada kegiatan penutup selain membuat kesimpulan, siswa juga diminta untuk merefleksi apa yang mereka dapat pada pembelajaran di pertemuan itu untuk mengetahui sejauh mana penguasaan siswa, dan juga di bagian penutup ditambahkan dengan pemberian informasi terkait pembelajaran berikutnya agar siswa bisa melakukan persiapan di rumah sehingga memiliki pengetahuan awal yang baik.

    ReplyDelete
  44. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Berdasarkan pengalaman saya, kesulitan dalam penyusunan RPP 2013 terletak pada apersepsi dan pengalokasian waktu. Dalam kurikulum 2013 guru dituntu dengan beban materi yang sangat banyak dengan alokasi waktu yang sangat terbatas. Apalagi dengan penggunaan pendekatan saintifik, pendekatan ini membutuhkan waktu yang cukup banyak dalam proses pembelajaran.

    ReplyDelete
  45. RPP merupakan grand design dari perjalanan proses pembelajaran selama suatu waktu tertentu untuk materi tertentu pelajaran tertentu di sekolah tertentu kelas tertentu dengan konteks siswa tertentu pula. RPP merupakan sarana bagi guru untuk mengarahkan proses menjapai tujuan pembelajaran, dari awal hingga akhir dan penilaian.
    sejauh ini, pengalaman saya di sekolah, memang lebih baik dan guru lebih siap jika RPP sudah selesai di awal. Namun, kenyataan yang terjadi,lebih sering RPP itu belum siap di awal. Yang paling banyak sulit adalah pada bagian penilaian. Rupaya masih banyak guru yang bisa membuat perencanaan namun belum paham bagaimana menilainya. Designnya belum utuh dibuat, tujuan belum didesain sampai pada bagaimana tujuan tersebut dievaluasi ketercapaiannya.
    Perlu juga desain RPP yang lebih sederhana, cukup detil namun tidak terlalu panjang.

    ReplyDelete
  46. Kholifatun Nur Rokhmah
    17709251011
    Pend. Matematika A 2017

    Tahun-tahun pertama kebijakan kurikulum 2013 tentunya menimbulkan banyak pro kontra, baik dari lingkungan pemerintahan, para pengamat pendidik, pihak sekolah, siswa dan terutama guru yang harus cepat beradaptasi karena perannya yang sangat pokok dalam pembelajaran. Saat implementasi awal tentunya banyak kesulitan yang ditemui terutama pada penyusunan RPP, perubahan yang mendadak dan memiliki perbedaan yang cukup besar dengan RPP KTSP menimbulkan dampak beberapa keluhan guru tentang kesulitan menyusun RPP. Saya sangat mengapresiasi dengan adanya angket ini karena Bapak sebagai salah satu pejuang pendidikkan memperhatikan kesulitan kami dan berupaya membantu melalui angket ini untuk disampaikan kepada pemangku kebijakan. Menurut saya, perhatian seperti ini memberikan dampak yang sangat berarti Bapak, terlihat dari adanya revisi pada beberapa komponen kurikulum 2013 dengan harapan kedepannya akan semakin baik.

    ReplyDelete
  47. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Assalamualaikum wr.wb.
    Terimakasih prof. Marsigit atas kesediaannya membuat angket ini, karena secara tidak langsung komposisi dan intensitas guru yang berkesulitan menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran sesuai kurikulum 2013 akan dapat terlihat. Kendala yang dihadapi guru masa kini hendaklah menjadi evaluasi bagi seluruh pihak. Karena ketika kurikulum baru telah ditetapkan, seyogyanya kompetensi guru pun juga harus seimbang dengan itu. Agar implementasi kurikulum 2013 dapat berjalan secara efektif, efisien dan berdaya guna. Jangankan untuk program PPG matematika seperti yang tertera di atas, untuk guru yang mengajar di tingkat Sekolah Dasar maupun Sekolah Menengah pun masih kesulitan bagaimana menyusun RPP yang sesuai dengan kurikulum 2013. Hal itu disebabkan oleh banyak faktor yang mempengaruhi, salah satu nya kurang terbiasanya guru dalam menyusun RPP karena biasanya hanya menggunakan RPP yang sudah ada sejak tahun lalu, atau ketidak mampuan guru dalam membuat perencanaan pembelajaran yang sesuai kurikulum 2013. Namun demikian, untuk para calon guru hendaknya diberi bekal yang matang dan siap guna agar tidak lagi mendapatkan kendala dalam menyusun RPP sesuai kurikulum 2013 di masa mendatang.
    Wassalamualaikum wr.wb.

    ReplyDelete
  48. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024

    Assalamualaikum Wr.Wb
    Membahas tentang RPP memang selalu menjadi hal yang menarik untuk dibahas, menarik karena kami memiliki kesulitan yang masing-masing dalam menyusun setiap komponen dalam RPP. Sejauh ini kesulitan kami dalam menyusun RPP adalah bagaimana menyajikan apersepsi yang baik dan motivasi yang pas sehingga diawal pembelajaran siswa dapat bersemangat dan mampu mengikuti pembelajaran dengan baik. Untuk komponen yang lain bahwa bukan berarti komponen RPP lainnya adalah hal yang mudah dilakukan, untuk komponen yang lain kami tetap belajar juga dalam menyusunnya namun menjaga mood siswa menurut kami merupakan hal yang paling tersulit dan Mohon pencerahannya Prof terkait hal ini. Terima kasih.

    ReplyDelete
  49. Aristiawan
    17701251025
    S2 PEP 2017 B

    bagian tersulit dalam menyusun RPP sengalaman saya adalah ketika mencari praktikum atau fenomena alam yang harus disajikan kepada murid dalam memulai pembelajaran. kebetulan dosen saya ketika itu mewajibkan kami untuk memulai pembelajaran dengan menyajikan permasalahan melalui fenomena alam yang nantinya bisa diselesaikan melalui eksperimen, demonstrasi atau diskusi.

    ReplyDelete
  50. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Untuk menyelesaikan masalah, langkah utama yang harus dilakukan adalah mencari tahu kesulitan atau kendala dari suatu permasalahan. Dengan RPP yang baik diharapkan pembelajaran di kelas akan lancar sesuai rencana.

    ReplyDelete
  51. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    RPP merupakan alat yang sangat penting dalam menunjang proses pembelajaran di kelas. Dapat dikatakan bahwa pondasi administrative dari pembelajaran adalah RPP. Segala penyusunan RPP hendaknya memiliki kesinambungan yang berkaitan dan terus berkembang di tiap susunannya. Hanya saja dalam prakteknya, guru kerap kali mengabaikan landasan pembelajaran ini. Guru merasa lebih percaya diri mengajar tanpa adanya RPP. Padahal sejatinya tujuan dari pembelajaran akan lebih mudah tercapai jika menggunakan RPP dan penilaian terhadap siswa juga dapat menjadi acuan untuk mengembangkan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa di kelas.

    ReplyDelete
  52. Devi Nofriyanti
    17709251041
    S2 P.Mat UNY kelas B 2017

    Kompetensi dasar yang harus dimiliki guru adalah membuat RPP. saya pernah memiliki pengalaman menyusun RPP saat mengajar di SMK. sebagai seorang guru baru saya merasa kesulitan mneyusun RPP, apalagi saat itu kepala sekolah langsung meminta RPP untuk 1 semester. menurut saya dalam pembuatan RPP guru perlu di evaluasi apakah RPP yang dibuat sudah tepat dan apakah benar-benar diterapkan di kelas, karena yang saya tau RPP di sekolah saya dulu hanya dijadikan syarat administrasi guru.

    ReplyDelete
  53. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Meski saya bukanlah seorang guru, melalui angket penyusunan RPP ini saya dapat belajar terkait ilmu dalam bidang pengukuran. Menurut saya, dengan bentuk angket yang sifatnya terbuka tentunya informasi yang diperoleh juga semakin banyak dibanding angket yang tertutup. Menanggapi angket bagian kedua, sebaiknya opsi pada jawabannya dapat diberikan dalam range yang tidak begitu banyak seperti dari 1 sampai 4. Opsi yang tidak terlalu banyak juga akan memudahkan orang yang mengisinya. Semakin baik alat ukur yang digunakan maka hasil dari pengukurannya juga akan menggambarkan kondisinya.

    ReplyDelete
  54. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)


    Beberapa contoh angket dalam penyusunan RPP tersebut saya mendapatkan suatu pembelajaran tentang berbagai macam angket. Selama ini saya mengenal angket dalam bentuk pilihan dan banyak juga yang saya temukan dan say abaca lebih banyak memilih angket dalam bentuk pilihan. Sangatlah saya jarang menemukan angket dalam bentuk pertanyaan yang jawabannya berbentuk uraian jawaban (pertanyaan terbuka) yang dijawab dengan pemikirannya sendiri. Namun, saya masih bingung cara menyimpulkan hasil dari angket uraian tersebut. Semoga ini menjadi langkah awal saya untuk tidak pernah berhenti dalam belajar dan terus belajar.

    ReplyDelete
  55. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Masuk akal jika kita melakukan sesuatu dengan mengetahui komponen inti atau komponen yang menjadi tolok ukur penilaian menjadikan kita termotivasi untuk melakukan yang terbaik. Sama halnya dengan pengetahuan ini, para guru dapat memaksimalkan poin-poin yang menjadi penilaian dalam RPPnya. Beberapa pertanyaan mengenai relasi-relasi dalam RPP dapat menjadi perhatian khusus saat menyusun RPP, dengan harapan pengetahuan ini dapat bermanfaat bukan hanya saat penilaian, bukan hanya sebagai bahan bacaan, namun juga sebagai pengetahuan yang diaplikasikan dalam kehidupan

    ReplyDelete