Jul 9, 2015

Angket Terbuka Kesulitan Penyusunan RPP

ANGKET


ANALISIS KESULITAN DALAM MENYUSUN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SESUAI KURIKULUM 2013



Yth. Semua Mahasiswa PPG Mat Angkatan ke III, Mahasiswa S1 Matkul Etnomatematika dan Ethnomathematics, Mahasiswa S1 Mat Kul Mikroteaching dan Mahasiswa Mat Kul Learning Trajectory S2 Pendidikan Dasar.

Kami memohon dengan hormat kesediaan Saudara/i untuk mengisi angket ini sesuai dengan pengalaman dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembeajaran berdasarkan Kurikulum 2013 (termasuk lampirannya yaitu Lembar Kerja Siswa dan penilaiannya). Pengisian angket ini bertujuan untuk mengumpulkan data mengenai kesulitan atau kendala dalam menyusun RPP sesuai dengan Kurikulum 2013. Dengan diketahuinya letak kesulitan penyusunan RPP ini, kami sebagai peneliti akan berusaha menyampaikan kepada pemangku kebijakan berbagai saran dan usulan sebagai upaya agar calon guru atau guru tidak lagi mendapatkan kendala dalam menyusun RPP sesuai kurikulum 2013 di masa yang akan datang. Lebih khusus hasil penelitian ini akan saya gunakan untuk masukkan perbaikan program PPG Matematika, Matakuliah Etnomatematika dan Learning Trajectory, dan Microteaching.

Atas partisipasi dan kerja sama yang diberikan, disampaikan terima kasih.
Mohon Angket yang sudah diisi dapat dikirim kembali ke alamat emil:  marsigitina@yahoo.com

Yogyakarta, 9 Juli 2015
Hormat kami,

Prof Dr Marsigit, MA dan tim peneliti
Jurusan Pendidikan Matematika, FMIPA, Universitas Negeri Yogyakarta


Nama                                   :
Asal Perguruan Tinggi S1 :
Alamat Rumah                  :



Pernyataan:
Angket ini saya isi sesuai dengan pengalaman yang saya miliki selama menyusun RPP berdasarkan Kurikulum 2013 untuk mata pelajaran matematika.

Tanggal           :




Petunjuk pengisian:
Angket ini terdiri dari Bagian A, B dan C.

Jawablah pertanyaan sesuai dengan pilihan yang diberikan dan dengan menuliskan hasil refleksi terhadap pengalaman penyusunan RPP yang dimiliki.


BAGIAN A. Komponen dan Sistematika RPP

1.       Apakah Anda menyusun RPP sesuai dengan sistematika yang ditentukan di dalam kurikulum 2013 yaitu seperti yang tercantum pada Permendikbud No. 103 Tahun 2014? Pilih salah satu jawaban dan tuliskanlah alasan Anda.

Pilihan
Alasan
a.       Ya, selalu






b.      Kadang-kadang






c.       Saya tidak tahu format tersebut








2.       RPP Kurikulum 2013 memiliki banyak komponen. Seberapa mudah atau sulit menyusun komponen tersebut, pilih skor (dengan memberikan tanda x) sesuai hasil penilaian terhadap diri Anda sendiri.
Skor diberikan antara 1 sampai dengan 9, dimana skor 1: sangat mudah ------- Skor 9: sangat sulit

No.
Seberapa mudah atau sulit menyusun komponen
1
2
3
4
5
6
7
8
9
1.
Identitas sekolah









2.
Kompetensi Inti









3.
Kompetensi Dasar









4.
Indikator Pencapaian Kompetensi









5.
Uraian materi









6.
Pendekatan/metode/strategi pembelajaran









7.
Media/alat pembelajaran









8.
Sumber belajar









9.
Banyaknya pertemuan









10.
Alokasi waktu tahap pembelajaran












No.
Seberapa mudah atau sulit menyusun komponen
1
2
3
4
5
6
7
8
9
11.
Kegiatan pembuka pembelajaran:
mengkondisikan siswa









12.
Kegiatan apersepi (materi prasyarat)









13.
Kegiatan saintifik dalam pembelajaran inti









14.
Lembar kerja siswa









15.
Mengarahkan siswa ke tujuan pembelajaran









16.
Kegiatan penutup pembelajaran









17.
Teknik penilaian hasil belajar









18.
Instrumen penilaian









19.
Remedial









20.
Pengayaan











3.       Komponen manakah dalam RPP yang perlu dan tidak perlu.

No.
Seberapa mudah atau sulit menyusun komponen
Perlu
Tidak perlu
Tidak tahu
1.
Identitas sekolah



2.
Kompetensi Inti



3.
Kompetensi Dasar



4.
Indikator Pencapaian Kompetensi



5.
Uraian materi



6.
Pendekatan/metode/strategi pembelajaran



7.
Media/alat pembelajaran



8.
Sumber belajar



9.
Banyaknya pertemuan



10.
Alokasi waktu tahap pembelajaran



11.
Kegiatan pembuka pembelajaran:
mengkondisikan siswa



12.
Kegiatan apersepi (materi prasyarat)



13.
Kegiatan saintifik dalam pembelajaran inti



14.
Lembar kerja siswa



15.
Mengarahkan siswa ke tujuan pembelajaran



16.
Kegiatan penutup pembelajaran



17.
Teknik penilaian hasil belajar



18.
Instrumen penilaian



19.
Remedial



20.
Pengayaan






4.       Tambahan catatan hasil refleksi/komentar mengenai sistematika dan komponen RPP dalam Kurikulum 2013:






BAGIAN B. Pengembangan RPP

1.       Penyusunan indikator pencapaian kompetensi dasar
a.       Jelaskan perbedaan antara indikator pembelajaran dengan kompetensi dasar.





b.      Jelaskan dasar penyusunan indikator pembelajaran.





c.       Apakah tujuan menyusun indikator pencapaian kompetensi dasar.





d.      Berikut ini adalah salah satu kompetensi dasar dalam Kurikulum 2013.
Menentukan luas permukaan dan volume kubus, balok, prisma, dan limas.
Tentukan indikator pencapaian kompetensi dasar tersebut:







e.      Berikut ini adalah salah satu kompetensi dasar dalam Kurikulum 2013.
Memprediksi pola barisan dan deret aritmatika dan geometri atau barisan lainnya melalui pengamatan dan memberikan alasannya.
Tentukan indikator pencapaian kompetensi dasar tersebut:






f.        Refleksikan kendala atau kesulitan yang dialami ketika menyusun indikator pencapaian kompetensi dasar






2.       Penyusunan skema pencapaian kompetensi
a.       Jelaskan yang dimaksud dengan skema pencapaian kompetensi.





b.      Apakah hubungan antara skema pencapaian kompetensi dengan indikator pencapaian kompetensi dasar.





c.       Apakah tujuan menyusun skema pencapaian kompetensi.





d.      Jelaskan bagaimana Anda menyusun uraian materi dalam RPP.







e.      Jelaskan bagaimana Anda memilih pendekatan/metode/strategi pembelajaran.







f.        Refleksikan kendala atau kesulitan yang dialami ketika menyusun skema pencapaian kompetensi dasar











3.       Pengembangan materi apersepsi
a.       Jelaskan yang dimaksud dengan apersepsi.





b.      Apakah hubungan antara skema pencapaian kompetensi dengan materi apersepsi.





c.       Jelaskan bagaimana Anda menyusun kegiatan apersepsi.





d.      DIberikan indikator pencapaian kompetensi adalahmenentukan panjang garis singgung persekutuan dalam.Menurut Anda, bagaimana kegiatan apersepsi yang diperlukan untuk pencapaian kompetensi ini.







e.      Jelaskan bagaimana Anda memilih strategi atau teknik pelaksanaan apersepsi.






f.        Refleksikan kendala atau kesulitan yang dialami ketika mengembangkan kegiatan/materi apersepsi.











4.       Pengembangan aktivitas pembelajaran inti
a.       Jelaskan yang dimaksud dengan pembelajaran inti.





b.      Apa saja yang perlu dipertimbangkan dalam mengembangkan aktivitas pembelajaran inti.






c.       Apakah Lembar Kerja Siswa selalu diperlukan dalam pembelajaran inti? Mengapa?







d.      Jelaskan apa saja yang perlu dituliskan di RPP pada komponen pembelajaran inti.







e.      Jelaskan bagaimana Anda memilih pendekatan/metode/strategi pembelajaran inti.







f.        Refleksikan kendala atau kesulitan yang dialami ketika mengembangkan aktivitas pembelajaran inti.









a.       Jelaskan mengapa perlu menarik kesimpulan pada akhir pembelajaran.





b.      Jelaskan strategi/teknik apa saja yang Anda gunakan untuk mengembangkan kegiatan menarik kesimpulan.





c.       Apa yang Anda lakukan ketika alokasi waktu yang direncanakan untuk kegiatan menarik kesimpulan ternyata tidak sesuai dengan pelaksanaan.





d.      Diberikan indikator pencapaian kompetensi: menemukan jaring-jaring kubus.
Menurut Anda, apa kesimpulan pembelajarannya?







e.      Pada akhir pembelajaran, selain menarik kesimpulan apakah ada kegiatan lain yang perlu dikembangkan?





f.        Refleksikan kendala atau kesulitan yang dialami ketika menyusun skema pencapaian kompetensi dasar










BAGIAN C: Aspek Pelaksanaan Kurikulum 2013

A.       Butir-butir angket ini bersifat terbuka. Kami harap Anda berkenan menjawab berdasarkan pengalaman Anda.
1.       Secara umum, aspek apa dari Kurikulum 2013 yang menurut Anda sulit untuk dilaksanakan?

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

2.       Menurut Anda, apakah terdapat perbedaan signifikan antara RPP berdasarkan KTSP dengan RPP berdasarkan Kurikulum 2013? Jelaskan.

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
3.       Aspek apa yang Anda pertimbangkan saat merumuskan Indikator Pencapaian Kompetensi?

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

4.       Apakah Anda mengalami kesulitan saat merumuskan Indikator Pencapaian Kompetensi? Jika iya, apa kesulitan Anda dan strategi apa yang Anda lakukan untuk mengatasi kesulitan tersebut.

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

5.       Saat menyusun Tujuan Pembelajaran, aspek apa yang Anda pertimbangkan dan adakah kesulitan yang Anda alami? Jelaskan.

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

6.       Saat merencanakan Kegiatan Pembelajaran, sebutkan dua langkah Pendekatan Saintifik (5M) yang menurut Anda paling sulit. Jelaskan alasan Anda.

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

7.       Saat merencanakan Kegiatan Pembelajaran, sebutkan dua langkah Pendekatan Saintifik (5M) yang menurut Anda paling mudah. Jelaskan alasan Anda.

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..




8.       Jelaskan hal-hal yang Anda pertimbangkan dalam memilih metode/model/strategi pembelajaran.

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..




9.       Saat menyusun penilaian, aspek apa yang Anda pertimbangkan dan adakah kesulitan yang Anda alami? Jelaskan.

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..





10.   Dari keseluruhan komponen RPP berdasarkan Kurikulum 2013, komponen apa yang menurut Anda sulit untuk dibuat?

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

11.   Informasi ataupun pelatihan seperti apa yang Anda butuhkan untuk meningkatkan kemampuan Anda dalam menyusun RPP berdasarkan Kurikulum 2013? Jelaskan alasan Anda.

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

168 comments:

  1. Agus Cahyanto
    14301241033
    Pendidikan Matematika A 2014
    RPP merupakan perangkat pembelajaran yang harus disusun oleh guru sebelum pembelajaran dilakukan, sehingga rpp memiliki peran penting dalam terlaksananya pembelajaran yang baik. Namun berdasarkan pengalaman kuliah micro teaching, saya masih kesulitan dalam menyusun lks yang baik, yakni saya masih kesulitan menyusun kegiatan dalam lks secara sistematis agar siswa dapat memahami konsep materi yang diajarkan. sehingga dengan angket ini diharapkan dapat membantu guru dalam menyusun rpp yang baik dan benar.

    ReplyDelete
  2. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) merupakan keharusan yang dipenuhi oleh guru. Segala praktik yang akan dilakukan di kelas tertuang di dalamnya. Oleh karena itu RPP terus dievaluasi, dicari masalah dan apa saja kelemahan sehingga dapat di sempurnakan secara berkelanjutan. Hal tersebut untuk mencapai tujuan pencampaian pembelajaran secara maksimal.

    ReplyDelete
  3. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    RPP merupakan salah satu unsur terpenting yang harus dipersiapkan oleh guru sebelum memulai kegiatan pembelajaran. Dalam prakteknya guru masih sering mengalami kesulitan dalam menyusun RPP, sehingga kebanyakan guru hanya mengopy RPP yang sudah ada. Padahal saat melakukan pembelajaran, cara mengajar guru yang satu pasti akan berbeda dengan guru yang lainnya. Bahkan cara mengajar guru yang sama di kelas yang berbeda juga belum tentu sama dikarenakan kemampuan setiap siswa yang bervariasi. Oleh karena itu penting sekali bagi kita untuk mengetahui dimana letak kesulitan-kesulitan yang sering dialami saat membuat RPP. Sehingga ke depannya bisa diperbaiki.

    ReplyDelete
  4. Tahtalia
    14301241031
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    RPP merupakan persiapan yang dilakukan oleh guru sebelum mengajar, baik itu persiapan materi maupun mental, lingkungan belajar yang produktif, termasuk meyakinkan siswa untuk mau terlibat secara penuh.
    Menurut pengalaman saya dalam menyusun RPP, bagian yang cukup sulit yaitu pada apersepsi. Apersepsi merupakan kegiatan penting dalam pembelajaran, apabila apersepsi yang diberikan tidak tepat/salah dapat membuat siswa tidak terangsang untuk belajar dan kemauan dari dalam diri siswa untuk mempelajari materi tersebut sangat rendah. Hal tersebut mengakibatkan tujuan dari pembelajaran tidak tercapai.

    ReplyDelete
  5. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    Dalam RPP terdapat kegiatan 5M dan dalam sebuah RPP terdapat beberapa lampiran. salah satunya lampiran LKS. LKS yang dilampirkan harus dapat memfasilitasi siswa dalam menemukan sebuah konsep dan bukan hanya kumpulan soal semata saja. LKS penting sebagai penunjang pembelajaran. oleh karenanya guru wajib membuat LKS dengan baik dan benar sehingga dapat memfasilitasi siswa.

    ReplyDelete
  6. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Terkadang guru kurang memahami bagaimana cara membuat RPP dengan baik agar siswa dapat mengerti konsep yang diajarkan. Karena di dalam RPP sudah mencakup semua hal yang akan dilakukan di dalam kelas, mulai pelaksaaan pembelajaran sampai penilaian. Biasanya letak kesulitan ada di LKS dan model pembelajaran yang digunakan. Mungkin guru bisa menyelidiki terlebih dahulu apa yang siswa butuhkan untuk memahami konsep yang akan diajarkan, lalu menetapkan bagaimana LKS dibuat dan model pembelajaran apa yang cocok diterapkan untuk memahamkan konsep tersebut kepada siswa.

    ReplyDelete
  7. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    Pendidikan Matematika I 2014

    Angket yang Prof publikasikan diatas memudahkan para guru dan calon guru dalam mengidentifikasi bagian manakah yang kami merasa kesulitan dalam menyusunnya. Banyak unsur dalam RPP dengan pendekatan saintifik yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah penerapan/sintaks 5M dalam LKS. Dari pengalaman saya membuat RPP untuk microteaching, terkadang hal yang sulit adalah menentukan kegiatan siswa di tahap mengamati dan mengasosiasi. Masalah/konteks nyata untuk digunakan dalam LKS seringkali kurang pas dengan materi yang diambil. Tetapi dengan eksplorasi kembali, diharapkan pengambilan konteks dapat disesuaikan

    ReplyDelete
  8. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Penyebab dibuatnya Angket Terbuka Kesulitan Penyusunan RPP ini tentunya berawal dari banyaknya guru maupun mahasiswa calon guru yang masih mengalami kesulitan dalam pembuatan RPP. Memang untuk menyusun RPP yan benar-benar sesuai dengan tuntutan kurikulum itu memang tidak mudah. Dengan angket ini, kita bisa merefleksikan diri kita sendiri, seperti mengetahui bagian mana yang kurang, sehingga kita dapat melengkapi hal-hal yang masih kurang dalam penyusunan RPP.

    ReplyDelete
  9. Muhammad Nur Fariza
    14301241024
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Guru yang baik adalah guru yang dapat merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi pembelajaran. Dalam tahap perencanaan guru perlu menusun RPP. Bagi saya menyusun RPP tidak mudah dikarenakan banyak hal yang harus diperhatikan. Apalagi di bagian inti pembelajaran yang merupakan hal yang paling utama. Dibutuhkan pembiasaan dalam penyusunan RPP agar dapat menyusunnya dengan baik.

    ReplyDelete
  10. Suci Renita Sari
    14301241052
    S1 PMI 2014

    Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah salah satu bentuk persiapan yang dilakukan guru sebelum melakukan pembelajaran dikelas. RPP sangat membantu guru dalam meningkatan rasa percaya diri dan juga mengurangi rasa grogi saat mengajar dikelas. Oleh sebab itu RPP sangatlah penting dimiliki oleh guru. Akan tetapi, pembuatan RPP bukanlah sesuatu hal yang mudah, selain semua gambaran proses pembelajaran dijabarkan secara detail, guru juga harus menyusun berdasarkan kurikulum yang sedang berlaku. Menurut saya, Pembuatan RPP pada bagian pemberian apersepsi yang sesuai dengan materi yang akan diajarkan tidak mudah, karena pada bagian pemberian apersepsi kita harus mengetahui alur pembelajaran sebelum materi yang akan diajarkan, selain itu pembuatan LKS yang baik yang sesuai dengan materi yang diajarkan dan sesuai dengan kurikulum juga bukanlah sesuatu yang mudah dibuat. Menurut saya, pembuatan RPP selain kita harus menguasai materi, kita juga harus mampu memahami kurikulum yang sedang berlangsung serta harus melakukan banyak latihan-latihan.

    ReplyDelete
  11. KHOIRUDIN
    14301244002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Kesulitan yang saya alami saat penyusunan RPP pada saat micro teaching yaitu pada bagian apresepsi dan LKSnya. Apalagi LKS yang mempunyai pendekatan Discovery Learning, lebih sulit untuk pembuatan alurnya agar siswa bisa menyimpulkan dengan bahasa mereka sendiri tentang materi yang telah dipelajari.

    ReplyDelete
  12. Elli susilawati
    16709251073
    Pmat D pps 2016

    Angket terbuka seperti ini sangat bermanfaat sekali menurut saya karena masih banyak guru atau mahasiswa prodi kependidikan yang masih kesulitan dan kurang baik dalam penyusunan Rpp. Sehingga dari angket spt ini bisa dikatahui dan dianalisis kesulitan serta solusinya.

    ReplyDelete
  13. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    sebenarnya saya ingin bertanya mengenai cara penggunaan media pada suatu pembelajaran agar tidak membuang buang waktu pembelajaran karena adanya media tersebut. bagaimana media diolah sedemikian rupa agar dapat lebih membuat siswa paham akan suatu materi tetapi efektif diterapkan saat pembelajaran dan tidak membuang buang waktu pembelajaran. karena menurut saya media dapat membantu siswa dalam pembentukan konsep maupun dalam memvisualisasikan konsep yang tengah dipelajari.

    ReplyDelete
  14. Nurrita Sabrina
    14301244010
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Kesulitan saya ketika membuat RPP adalah menentukan apersepsi yang esensial kemudian setelah menentukan apersepsi bagaimana mengelola apersepsi tersebut sedemikian sehingga siswa dapat terpancing untuk mempelajari materi lebih lanjut.

    ReplyDelete
  15. Nurrita Sabrina
    14301244010
    S1Pendidikan matematika I 2014

    Saya sering mengalami kesulitan dalam menyusun LKS yang inovatif dan mampu mewakili sintaks dari model pembelajaran yang digunakan. Penggunaan bahasa yang interaktif dan dapat dibayangkan oleh siswa juga merupakan kendala yang sering saya alami dalam menyusu LKS.

    ReplyDelete
  16. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S2 Pendidikan Matematika I 2014

    RPP dibuat sebagai acuan untuk melakukan proses pembelajaran. LKS dibuat untuk membantu siswa mengkonstruksi pengetahuannya sendiri. kesulitan saya saat menyusun RPP adalah ketika membuat apresepsi dan membuat alur berpikir pada LKS.

    ReplyDelete
  17. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Angket terbuka ini sangat membantu bagi guru dan calon guru, karena dengan angket ini guru dan calon guru dapat merefleksi diri terhadap kesulitannya dan bersama sama dengan yang lain mencari solusi dari kesulitan kesulitan yang dihadapi.

    ReplyDelete
  18. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) merupakan seperangkat rencana yang menjadi pedoman guru dalam melaksanakan tahapan pembelajaran. Namun kenyataan banyak guru beranggapan bahwa menyusun RPP tidak penting. Bagi mereka, yang terpenting adalah masuk di kelas dan siswa mendapat pelajaran. Pemikiran demikian ini perlu menjadi perhatian para Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah. Suatu hal yang tidak bisa ditawar, bahwa RPP wajib disusun oleh guru sebelum guru masuk kelas. Karena dengan adanya perencanaan guru telah menetapkan segala keperluan serta metode yang harus diterapkan ketika melaksanakan pembelajaran termasuk dapat mengelolah waktu secara efisien. Dengan demikian memungkinkan tujuan pembelajaran mudah dicapai. Oleh karena itu diperlukan model RPP yang memenuhi standar minimal.

    ReplyDelete
  19. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Bagi seorang guru, perlu menyadari bahwa seharusnya proses pembelajaran terjadi secara internal pada diri peserta didik, akibat adanya stimulus luar yang diberikan guru, teman, lingkungan. Proses tersebut mungkin pula terjadi akibat dari stimulus dalam diri peserta didik yang terutama disebabkan oleh rasa ingin tahu. Proses pembelajaran dapat pula terjadi sebagai gabungan dari stimulus luar dan dalam. Dalam proses pembelajaran, guru perlu mengembangkan kedua stimulus pada diri setiap peserta didik. Guru wajib mempertimbangkan karakteristik materi yang dibelajarkan serta peserta didik yang akan dibelajarkan. Di dalam pembelajaran, peserta didik perlu difasilitasi untuk terlibat secara aktif mengembangkan potensi dirinya menjadi kompetensi. Guru menyediakan pengalaman belajar bagi peserta didik untuk melakukan berbagai kegiatan yang memungkinkan mereka mengembangkan potensi yang dimiliki mereka menjadi kompetensi yang ditetapkan dalam sebuah perencanaan. Inilah sebabnya penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran penting untuk disusun oleh guru.

    ReplyDelete
  20. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Hasil angket ini diharapkan dapat memberi gambaran kepada calon-calon guru yang lain bagian manakah yang dijumpai kesulitan dalam penyusunan RPP yang sesuai dengan kurikulum 2013 sehingga dapat difokuskan evaluasi dan perbaikannya di bagian tersebut,atau mungkin dapat diadakan kajian khusus mengatasi permasalahan umum tersebut

    ReplyDelete
  21. Zuharoh Yastara Anjani
    14301241025
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) berdasarkan kurikulum 2013, ada beberapa kesulitan yang seringkali saya hadapi. Ada beberapa hal penting yang sering kali dilupakan oleh guru,diantaranya adalah menyusun apersepsi dan motivasi. Apersepsi harus disusun dengan tepat sehingga antara pengetahuan yang telah dimiliki siswa dengan pengetahuan atau konsep yang akan dipelajari oleh siswa benar-benar berkaitan, sehingga siswa tidak akan mengalami kesulitan saat melakukan kegiatan pembelajaran di kelas. Apersepsi yang disusun harus melibatkan seluruh siswa secara aktif. Selain itu, bagian terpenting lainnya adalah motivasi. Motivasi pada bagian pendahuluan menjadi penting dalam pembelajaran karena siswa akan tertarik mempelajari sesuatu jika mereka tahu alasan mengapa mereka harus mempelajarinya.

    ReplyDelete
  22. Fina Fitri Nurjannah
    14301244005
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Terimakasih bapak. Angket terbuka kesulitan penyusunan RPP sangat membantu saya dalam memematakan dan merumuskan kesulitan yang saya alami secara lebih detail. Insyaallah setelah mengisi angket ini dengan jujur, kedepannya akan bisa mencari solusi dari kesulitan yag dialami sehingga pembelajaran matematika dapat menjadi lebih baik yaitu lebih memfasilitasi siswa dalam mengkonstruk pengetahuan.

    ReplyDelete
  23. Fina Fitri Nurjannah
    14301244005
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Terimakasih bapak. Angket terbuka kesulitan penyusunan RPP sangat membantu saya dalam memematakan dan merumuskan kesulitan yang saya alami secara lebih detail. Insyaallah setelah mengisi angket ini dengan jujur, kedepannya akan bisa mencari solusi dari kesulitan yag dialami sehingga pembelajaran matematika dapat menjadi lebih baik yaitu lebih memfasilitasi siswa dalam mengkonstruk pengetahuan.

    ReplyDelete
  24. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Sebelum melaksanakan proses pembelajaran, guru harus menyiapkan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Beberapa bagian yang khas menurut Kurikulum 2013 adalah rencana proses pembelajaran dan penilaian. Proses pembelajaran khas dibandingkan kurikulum sebelumnya karena menggunakan metode ilmiah (saintifik) dengan muatan 5M (mengamati, menanya, menyimpulkan, mengasosiasi, dan mengomunikasikan). Begitu pula penilaian, dibandingkan dengan Kurikulum 2013, muatan penilaian sangat khas karena memuat 4 kompetensi, yaitu kompetensi sikap spiritual (K1), kompetensi sikap sosial (K2), kompetensi pengetahuan (K3) dan kompetensi ketrampilan (K4). Kekhasan ini yang menimbulkan kesulitan guru. Dalam penyusunan rencana proses pembelajaran guru relatif kesulitan dalam menyusun alur pembelajaran sehingga memuat 5M secara baik. Salah satu yang paling membuat guru kesulitan
    adalah fase “menanya”. Pada dasarnya fase menanya telah dianjurkan pada implementasi
    kurikulum sebelumnya secara implisit dan belum tegas. Fakta lapangan pada implementasi
    kurikulum sebelumnya kemampuan menanya siswa masih belum berkembang. Penekanan yang tidak tegas membuat muatan tersebut dipandang tidak wajib sehingga dalam proses pembelajaran kurang diperhatikan. Siswa masih belum terbiasa untuk mengkritisi materi pembelajaran dan
    melayangkan pertanyaan. Guru juga belum terbiasa dalam memberikan stimulus pada siswa agar bertanya. Fakta tersebut membuahkan permasalahan pokok karena dengan tegas Kurikulum 2013 meletakan aspek menanya pada pondasi proses pembelajaran

    ReplyDelete
  25. Ika Agustina Fitriani
    14301241018
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Kurikulum 2013 menuntuut pembelajaran yang berpusat pada siswa. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang disusun guru pun harus memuat kegiatan-kegiatan yang melibatkan siswa. Hal yang paling sulit dalam penyusunan RPP K13 yaitu dalam proses pembuatan LKS yang menuntut adanya kegiatan siswa secara aktif. RPP harus mampu mengarahkan siswa untuk memahami materi secara mandiri, menyelesaikan masalah, hingga mampu menyimpulkan sendiri materi yang diajarkan.

    ReplyDelete
  26. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014


    angket terbuka tersebut sangat bagus untuk mengetahui kesulitan kesulitan yang dialami oleh guru dalam melakukan proses pembelajaran Kurikulum 2013. harapannya setelah mengetahui kesulitan kesulitan yang dialami akan adanaya penindaklanjutan untuk mengevaluasi dan mengatasi kesulitan dan hambatan yang ada sehingga pelaksanaan kedepan akan lebih baik lagi.

    ReplyDelete
  27. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014


    saat saya melakukan microteaching, saya menggunakan kurikulum 2013 dengan pendekatan saitifik. saya merasa kesulitan dalam menyusun apresepsi yang tepat dan menentukan alur LKS agar siswa dapat mengerti alur penemuan konsep pada LKS yang telah saya buat, selain itu kesulitan yang lain adalah ketika ada beberapa siswa yang kurang aktif sedangkan pembelajaran kurikulum 2013 diarahkan untuk siswa berpikir kritis, aktif, dan kreatif.

    ReplyDelete
  28. RPP sangat berguna dalam melaksanakan pembelajaran. Yang sering terjadi adalah rencana yang telah dibuat pada implementasinya banyak mengalami kendala, mulai dari siswa yang tidak bisa mengikuti petunjuk untuk melakukan kegiatan yang telah direncanakan. Terutama pada bagian diskusi, siswa kesulitan untuk berdiskusi tentang materi karena tidak memahami materi dan ingin diberi contoh terlebi dahaulu dan pada kegiatan mengomunikasikan hasil, banyak siswa tidak mau menjelaskan tetapi hanya menuliskan pada papan tulis.

    ReplyDelete
  29. DIKY SETYA HERNANDA
    14301241043
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Rencana Pelaksanaan Pembelajaran atau biasa disingkat dengan RPP yang disusun saat ini harus sesuai kurikulum 2013. Hal ini dimaksudkan karena dalam kurikulum 2013 tersebut menekankan pada pembelajaran yang berpusat kepada siswa. Sedangkan guru sebagai fasilitator pada proses pembelajaran.

    ReplyDelete
  30. DIKY SETYA HERNANDA
    14301241043
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Menurut saya pribadi, dalam penyusunan RPP yang paling sulit adalah dalam membuat Apersepsi. Hal ini dikarenakan apersepsi yang disusun harus merupakan penghubung antara materi prasyarat dan materi yang akan dipelajari. Hal ini perlu berlatih agar apersepsi yang dibuat sesuai dengan skema dalam RPP yang kita buat.

    ReplyDelete
  31. Azizah Pusparini
    14301244012
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Kesulitan yang masih saya rasakan dalam penyusunan RPP yaitu yang pertama pada bagian apersepsi, dalam menentukan materi prasyarat yang berkaitan dengan materi yang akan diajarkan. Selanjutnya pada bagian penyusunan LKS yang memfasilitasi siswa guna mengkonstruk pengetahuannya.

    ReplyDelete
  32. Nurrita Sabrina
    14301244010
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Saya mengalami kesulitan dalam membuat RPP menggunakan pendekatan scientifik terutama dalam mengarahkan dari sintaks mengamati ke menanya. Bagaimana guru menyediakan suatu objek yang dapat di amati siswa sehingga menimbulkan pertanyaan-pertanyaan yang relevan dengan materi yang akan diajarkan.

    ReplyDelete
  33. Nurrita Sabrina
    14301244010
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Saat menyusun RPP juga guru harus mempertimbangkan berbagai kemungkinan respon siswa dalam proses pembelajaran. Ini memudahkan guru untuk mengetahui alur berpikir siswa dan menetaui arah pembelajaran yang akan dibawa

    ReplyDelete
  34. Listia Palupi Wisnu Aji
    14301241007
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Kompetensi Dasar (KD) adalah pengetahuan, keterampilan dan sikap minimal yang harus dicapai oleh siswa untuk menunjukkan bahwa siswa telah menguasai standar kompetensi yang telah ditetapkan, oleh karena itulah maka kompetensi dasar merupakan penjabaran dari standar kompetensi. Sedangkan indikator merupakan penanda pencapaian KD yang ditandai oleh perubahan perilaku yang dapat diukur yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Indikator dikembangkan sesuai dengan karakteristik peserta didik, mata pelajaran, satuan pendidikan, potensi daerah dan dirumuskan dalam kata kerja operasional yang terukur dan/atau dapat diobservasi.

    ReplyDelete
  35. Listia Palupi Wisnu Aji
    14301241007
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Ada beberapa ketentuan dalam merumuskan indikator di antaranya sebagai berikut: (1) setiap KD dikembangkan sekurang-kurangnya menjadi tiga indikator (2) keseluruhan indikator memenuhi tuntutan kompetensi yang tertuang dalam kata kerja yang digunakan dalam SK dan KD (3) Indikator yang dikembangkan harus menggambarkan hirarki kompetensi (4) rumusan indikator sekurang-kurangnya mencakup dua aspek, yaitu tingkat kompetensi dan materi pelajaran (5) Indikator harus mengakomodir karakteristik mata pelajaran sehingga menggunakan kata kerja operasional yang sesuai dan (6) rumusan indikator dapat dikembangkan menjadi beberapa indikator penilaian yang mencakup ranak kognitif, afaktif, dan/atau psikomotor.

    ReplyDelete
  36. Listia Palupi Wisnu Aji
    14301241007
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Menurut saya, tujuan penyusunan indikator pembelajaran adalah untuk mengukur ketercapaian kompetensi siswa sesuai dengan kompetensi dasar. Indikator disusun untuk mempermudah guru dalam mengajarkan suatu materi dan menilai ketercapaian siswa pada materi tersebut.

    ReplyDelete
  37. Listia Palupi Wisnu Aji
    14301241007
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Salah satu kompetensi dasar dalam Kurikulum 2013 adalah “Menentukan luas permukaan dan volume kubus, balok, prisma, dan limas”. Dari kompetensi dasar tersebut, dapat disusun indikator pencapaian kompetensi dasar yaitu (1) menemukan rumus luas permukaan dan volume kubus, balok, prisma, dan limas, (2) menghitung luas permukaan dan volume kubus, balok, prisma, dan limas.

    ReplyDelete
  38. Listia Palupi Wisnu Aji
    14301241007
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Salah satu kompetensi dasar dalam Kurikulum 2013 adalah “Memprediksi pola barisan dan deret aritmatika dan geometri atau barisan lainnya melalui pengamatan dan memberikan alasannya”. Dari kompetensi dasar tersebut, dapat disusun indikator pencapaian kompetensi dasar yaitu (1) menemukan pola barisan dan deret aritmatika dan geometri atau barisan lainnya, dan (2) menjelaskan hasil temuan pola barisan dan deret aritmatika dan geometri atau barisan lainnya

    ReplyDelete
  39. Listia Palupi Wisnu Aji
    14301241007
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Kendala yang saya alami ketika menyusun indikator pencapaian kompetensi dasar adalah penggunaan kata kerja operasional untuk mengukur ketercapaian kompetensi dasar. Terlebih lagi, jika kompetensi dasar yang akan dicapai adalah “menjelaskan”. Saya kesulitan untuk menurunkan kata kerja operasional yang dapat mengukur kompetensi menjelaskan selain menjelaskan itu sendiri.

    ReplyDelete
  40. ‘Azzanie Karima Arroida
    14301241017
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Saat merencanakan Kegiatan Pembelajaran, dua langkah Pendekatan Saintifik (5M) yang menurut saya paling sulit adalah pada bagian Menanya dan Mengumpulkan Informasi. Pada beberapa contoh RPP yang saya amati, dua langkah tersebut sering menjadikan pertanyaan karena berbeda antara RPP satu dengan RPP yang lainnya. Setelah saya mengikuti perkuliahan Bapak Marsigit pada hari Jumat, 2 Juni 2017, saya mengetahui bahwa langkah Menanya sebenarnya adalah “Hipotesis”, pada kegiatan pembelajaran di luar negeri, langkah tersebut berarti siswa membuat hipotesis terkait apa yang diamati dan nantinya pada langkah Mengumpulkan Informasi siswa akan mencoba mencari informasi apakah hipotesisnya benar atau salah.

    ReplyDelete
  41. ‘Azzanie Karima Arroida
    14301241017
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Hal-hal yang dipertimbangkan dalam memilih metode/model/strategi pembelajaran adalah kondisi kelas dan siswa, dapat juga dengan memperhatikan materi yang akan diajarkan. Misalkan untuk materi yang muatannya banyak, tidak cocok menggunakan model Teams Games Tournament (TGT) karena akan memakan waktu yang lama. Untuk materi yang muatannya banyak mungkin dapat menggunakan model Jigsaw atau metode-metode diskusi yang lainnya.

    ReplyDelete
  42. ‘Azzanie Karima Arroida
    14301241017
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dari keseluruhan komponen RPP berdasarkan Kurikulum 2013, komponen yang paling sulit dibuat adalah pada bagian kegiatan apersepsi. Akan tetapi, setelah saya mengikuti perkuliahan Etnomatematika dan membaca beberapa postingan di blog ini, saya terinspirasi dari tulisan-tulisan Bapak Marsigit bahwa kegiatan apersepsi yang baik adalah yang dapat dirasakan oleh semua siswa, yaitu dengan membuat kuis atau pre-test kecil yang ditujukan untuk seluruh siswa.

    ReplyDelete
  43. ‘Azzanie Karima Arroida
    14301241017
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Untuk saya pribadi, pelatihan untuk meningkatkan kemampuan saya dalam menyusun RPP pada saat ini adalah dari diri saya sendiri dengan banyak-banyak membaca berbagai contoh RPP yang telah dibuat. Karena sedang melaksanakan microteaching, saya dapat belajar dari penampilan saya sendiri atau belajar dari penampilan teman sekelompok saya, juga dengan menggali informasi dari teman-teman yang berbeda kelompok microteaching.

    ReplyDelete
  44. ‘Azzanie Karima Arroida
    14301241017
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Ketika saya telah menjadi guru di sekolah tertentu, informasi ataupun pelatihan yang dibutuhkan untuk meningkatkan kemampuan saya dalam menyusun RPP berdasarkan Kurikulum 2013 adalah seperti kegiatan yang biasa dilakukan oleh Bapak Marsigit yaitu dengan Lesson Study, seperti Lesson Study yang pernah dilakukan di sebuah sekolah di Bantul. Dengan kegiatan semacam itu, kemampuan mengajar dan menyusun RPP dapat diperbaiki dan dikembangkan melalui saran-saran dari guru lain.

    ReplyDelete
  45. Ujang Herlan Permana
    14301249001
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Kesulitan penyusunan RPP yaitu yang pertama adalah penyusunan indikator pembelajaran, indikator pembelajaran yang harus lebih rinci dan baik serta memperhatikan HOTS, artinya penggunaan kata untuk indikator harus sesuai dengan kaidah kompetensi C1 sampai C6, diharapkan untuk pembuatan indikator minimal menggunakan C3.

    ReplyDelete
  46. Ujang Herlan Permana
    14301249001
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Selanjutnya yaitu pembuatan tujuan pembelajaran, banyak ditemukan bahwa satu indikator memiliki satu tujuan, padahal diharuskan satu indikator memiliki minimal 2 tujuan pembelajaran. Sulitnya yaitu penggunaan indikator kata ketercapaian siswa setelah belajar materi.

    ReplyDelete
  47. Ujang Herlan Permana
    14301249001
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Bagian Apersepsi, apersepsi atau kegiatan mengingat kembali materi sebelumnya (prior knowledge) yang diperlukan dalam kegiatan inti, pemilihan apersepsi ini juga harus tepat karena tingkat ketercapian tujuan pembelajaran juga dipengaruhi oleh prior knowledge yang dimilki sisiwa. Pada kegiatan apersepsi diharapkan melibatkan siswa. Kemudian perpindahan dari kegiatan pendahuluan ke inti diharapkan baik, yaitu diperlukan trigger yang dapat memancing keingin tahuan siswa untuk mempelajari materi inti.

    ReplyDelete
  48. Ujang Herlan Permana
    14301249001
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Bagian penyususnan LKS dimana dalam metode discovery learning diharapkan pada bagian mengamati atau investigasi harus tepat, pembuatan kegiatan mengamati tersebut saya pribadi sering menemukan kesulitan,karena terkadang dalam penyusunanya kegiatan mengamati saya lebih kepada kegiatan yang mengarah ke induktif, padahal pembelajaran yang induktif tersebut tidak dianjurkan dalam pembelajaran. Berikutnya yaitu kegiatan menanya, guru harus pintar-pintar dalam membimbing siswa untuk mengarahkan kepada tujuan pembelajaran.

    ReplyDelete
  49. Ujang Herlan Permana
    14301249001
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Kesulitan dalam penyusunan RPP yaitu pemilihan setting pembelajaran, memilih TPS, STAD, dan atau yang lainnya. karena ini mempengaruhi kepada tujuan yang akan di capai, kesalahan dalam pemilihan setting pembelajaran akan berdampak pada waktu pembelajaran yang tidak sesuai dengan rencana.

    ReplyDelete
  50. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah...
    Sebagai seorang guru, kita wajib atau harus bisa menyusun RPP dengan baik dan benar. Kemampuan tersebut tentunya kita pelajari ketika masih berada di bangku perkuliahan. Karenanya, ketika perkuliahan berlangsung, hendaknya mengerjakan tugas dengan sungguh-sungguh, karena dipungkiri atau tidak, pengetahuan yang kita peroleh akan sangat berguna ketika terjun dalam dunia pendidikan. Selain itu, agar pendidikan dapat maju, dan guru tidak hanya mengandalkan internet untuk mendownload RPP.

    ReplyDelete
  51. Isna Nur Hasanah Hariningrum
    14301244009
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    RPP merupakan salah satu komponen penting dalam proses pembelajaran. Dengan menggunakan RPP guru akan dapat melaksanakan pembelajaran sesuai dengan yang telah direncanakan sehingga pembelajaran akan fokus pada tujuan yang akan dicapai dan tidak melebar kemana mana. Berdasarkan pengalaman saya menyusun RPP, bagian apersepsi dan LKS merupakan hal yang cukup sulit, karena apersepsi merupakan bagian yang sangat penting dalam mengawali proses pembelajaran sehingga guru harus memberikan apersepsi yang tepat. Sedangkan pemilihan kegiatan pada LKS juga harus tepat, karena LKS merupakan sarana bagi siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.

    ReplyDelete
  52. SUMIATI
    16709251056_PMC 2016
    Pendidikan Matematika-S2

    Bismillaah...
    RPP sangatlah berperan penting dalam pembelajaran, RPP juga bisa dikatakan sebagai SIM dalam melakukan pembelajaran sebab bila tidak ada perencaan sebelum melaksanakan proses pembelajaran itu sama saja dengan membiarkan proses pembelajaran tidak berjalan semestinya. RPP merupakan perangkat yang akan membantu bagaimana pembelajaran dilakukan dengan efektif dan efisien. Tentunya RPP disesuaikan dengan kurikulum yang berlaku. Berdasaran pengalaman membuat RPP selama ini, hal yang paling sulit adalah penentuan pendekatan dan media yang cocok untuk siswa.

    ReplyDelete
  53. Hening Carrysa
    14301241012
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Menurut saya sebagai mahasiswa pendidikan, penyusunan RPP itu tidak mudah.Terlebih lagi dengan kurikulum saat ini yaitu kurikulum 2013, penyusunan RPP semakin dituntut untuk lebih spesifik. Kegiatan apersepsi dan motivasi (pengunaan contoh kehidupan sehari-hari) merupakan salah satu hal terpenting dalam penyusunan RPP kurikulum 2013, dan saya merasa kesulitan dalam penyusunan bagian tersebut. Adanya angket ini bermanfaat bagi guru dan calon guru sebagai tempat keluh kesah mereka dalam penyusunan RPP. Bagi peneliti, angket ini dapat sebagai bahan evalusi dan pemahaman guru serta calon guru mengenai penyusunan RPP kurikulum 2013.

    ReplyDelete
  54. Nita Lathifah Islamiyah
    14301244011
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Terimakasih Prof karna sudah memberi wadah kepada pembaca yang merasa masih kesulitan dalam penyusunan RPP dengan cara mengisi angket tersebut. menurut saya, dalam penyususan RPP itu dilihat sekilas tampak mudah, namun sebenarnya membutuhkan kofokusan agar RPP yang dihasilkan baik dan rapi.

    ReplyDelete
  55. Zuharoh Yastara Anjani
    14301241025
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Berdasarkan pengalaman saya dalam menyusun RPP, kesulitan yang sering saya alami adalah cara menyampaikan apersepsi. Apersepsi merupakan kegiatan yang sangat penting dalam pembelajaran, terutama pada pembelajaran matematika. Hal ini dikarenakan matematika memiliki karakteristik antara satu materi dengan materi yang lain saling berkaitan. Oleh karena itu, ketika kita akan mengajarkan suatu konsep baru kepada siswa, kita perlu mengingatkan kembali konsep-konsep yang telah mereka pelajari terkait konsep yang akan mereka kembali. Tantangan bagi guru adalah bagaimana menyusun kegiatan apersepsi sehingga guru benar-benar yakin bahwa semua siswa memiliki materi prasyarat yang cukup.

    ReplyDelete
  56. Syafa'atun Muslimah
    14301241042
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Berdasarkan pengalaman sebagai mahasiswa pendidikan matematika, selama perkuliahan dalam menyusun RPP khususnya dalam pendekatan saintifik adalah ide atau cara penyajian masalah observasi yang seperti apa sehingga mampu memfasilitasi siswa dalam belajar untuk mencapai tujuan pembelajaran. Di butuhkan waktu yang cukup lama untuk memunculkan ide yang efektif.

    ReplyDelete
  57. Syafa'atun Muslimah
    14301241042
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Kegiatan apersepsi merupakan salah satu kegiatan yang berperan penting dalam proses pembelajaran. Apersepsi dapat membantu siswa mengingat materi sebelumnya yang berguna dalam memahami materi saat itu.

    ReplyDelete
  58. Syafa'atun Muslimah
    14301241042
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Salah satu kesulitan dalam menyusun RPP terletak pada apersepsi. Yaitu bagaimana menentukan materi yang relevan atau materi prasyarat dengan materi saat itu agar apersepsi tepat sasaran sesuai dengan tujuan diadakannya apersepsi.

    ReplyDelete
  59. Syafa'atun Muslimah
    14301241042
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Selama perkuliahan bersama dengan Prof. Marsigit, saya menjadi tahu bahwa yang harus dilakukan dalam kegiatan apersepsi tidak hanya sekedar bertanya, melainkan memfasilitasi siswa untuk melakukan sesuatu. Dengan kegiatan yang dilakukan siswa selama proses apersepsi maka siswa akan benar-benar mengingat dan mempunyai bekal prasyarat yang dibutuhkan. Tidak hanya sekedar pura-pura ingat atau paham.

    ReplyDelete
  60. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Postingan diatas memberikan kita gambaran pada aspek manakah yang dirasa masih dijumpai kesulitan dari guru yang sedang menyusun RPP kurikulum 2013. Dengan hal tersebut, dapat diketahui akar masalahnya sehingga dapat ditemukan solusi yang efektif

    ReplyDelete
  61. Muhammad Nur Fariza
    14301241024
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Dalam penyusunan rpp terdapat beberapa kesulitan yaitu untuk menyesuaikan antara terori Pembelajaran, fase-fase nya dengan yang akan dilakukan di kelas. Ini sulit dikarenakan perincian kegiatan harus benar-benar mencerminkan fase-fase tersebut. Seringkali saya memakai teori pembelajaran tertentu di kelas mikro akan tetapi tidak mencerminkan fase-fase atau sintaks Pembelajaran nya.

    ReplyDelete
  62. Hana' Aulia Dewi
    14301241054
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Sebagai calon guru, saya sudah beberapa kali diberi tugas untuk menyusun RPP. Dalam penyusunannya, menurut saya yang paling sulit adalah saat menentukan materi untuk apersepsi. Dalam menentukan materi apersepsi, sebenarnya dapat dilakukan dengan peta konsep. Namun terkadang saya masih bingung sejauh apa materi yang harus diujikan kepada siswa untuk mengecek penguasaan materi prasyarat siswa. Selain apersepsi, terkadang sulit juga dalam pemilihan pendekatan yang akan digunakan. Karena guru perlu memilih cara untuk menyampaikan materi yang seefektif mungkin, maka pemilihan pendekatan pembelajaran yang akan digunakan juga sangat penting untuk dicermati.

    ReplyDelete
  63. Hana' Aulia Dewi
    14301241054
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Komponen yang tidak perlua ada di RPP menurut saya adalah kegiatan pembuka : pengkondisian siswa. Kegiatan pengkondisian siswa seharusnya menjadi kegiatan pra pembelajaran. Sedangkan ketika sudah memulai pembelajaran seharusnya siswa sudah dalam kegiatan siap belajar. Jika tidak, kegiatan pembuka dapat diisi dengan mengecek kehadiran siswa.

    ReplyDelete
  64. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Angket di atas yang bapak tulis memberikan manfaat bagi saya sebagai contoh dalam pembuatan angket penelitian. Dari angket yang bapak tulis di atas terdiri dari beberapa jenis angket yang digabung menjadi satu namun berpengaruh satu sama lain. Semoga bapak dan Tim peneliti memperoleh hasil yang baik dan dapat menjadi acuan bapak untuk mengembangkan kurikulum 2013 agar menjadi lebih baik. Aaamiiin…
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  65. Nama : Widuri Asmaranti
    NIM : 17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    Assalammualaikum, Wr.Wb
    Terimakasih bapak atas postingan angket ini, dengan membaca angket ini memberikan pengetahuan beberapa poin yang perlu diperhatikan ketika membuat RPP. Ada beberpa komponen yang harus diperhatikan dalam penyusunan RPP. Dalam menyusun RPP harus sesuai dengan sistematika yang ditentukan di dalam kurikulum 2013 yaitu seperti yang tercantum pada Permendikbud No. 103 Tahun 2014. Dan dalam penyusunan RPP ada komponen yang perlu dan ada komponen yang tidak perlu dimasukkan. Selain dilihat dari sisi RPP, disini dapat kita lihat bahwa penyusunan angket dapat menggabungkan berbagai macam jenis angket, dan dijadikan dalam satu angket. Namun dalam pembuatan angket harus dilihat hubungan tiap butir angket. Semoga bapak dan tim penelti dapat menganalisis kesulitan dalam menyusun RPP sesuai dengan Kurikulum 2013 dengan bantuan angket ini. Aamiin..

    ReplyDelete
  66. Junianto
    17709251065
    PM C

    Rencana Pelaksanaan Pembelajran merupakan hal wajib yang harus dipersiapakan guru sebelum melakukan pembelajran di kelas. RPP memuat berbagai hal yang akan disampaikan kepada siswa berikut langkah-langkah penyampaian materi pembelajaran. Dengan menggunakan RPP, pembelajran akan menjadi lebih terarah dan memudahkan siswa dalam memahami materi. Maka dari itu, penyusunan RPP pun harus dilakukan dengan matang dan memperhatikan kondisi siswa meskipun terkadang kondisi di kelas tidak sesuai dengan rencana. Postingan Bapak tersebut tentu sangat membantu kami sebagai mahasiswa calon pendidik untuk merencanakan pembelajaran agar terarah dan berjalan sesuai dengan rencana.

    ReplyDelete
  67. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Bagi kita yang membaca, postingan di atas sebenarnya juga memberikan pengetahuan tentang bagaimana menyusun RPP yang baik dan sebagai refleksi apakah benar atau tidak RPP yang sudah kita buat selama ini. Dari beberapa butir pertanyaan di atas, saya tertarik dengan pertanyaan "Apakah Anda mengalami kesulitan saat merumuskan Indikator Pencapaian Kompetensi? Jika iya, apa kesulitan Anda dan strategi apa yang Anda lakukan untuk mengatasi kesulitan tersebut?". Menurut saya, merumuskan indikator termasuk bagian yang susah-susah gampang dalam pembuatan RPP. Indikator pembelajaran dalam RPP haruslah yang terukur atau menggunakan kata-kata operasional (ex: menghitung, menyelesaikan, menjelaskan). Terkadang, indikator yang dibuat dalam RPP tidak terukur karena lupa atau tidak memahami kata-kata operasional. Sehingga, hal yang sebaiknya dilakukan untuk mengatasi masalah ini ialah dengan mandaftar atau memperbanyak kosa kata operasional dan kemudian memahaminya. Jadi untuk kedepannya, kita sudah mengetahui yangmana kata operasional yangmana yang bukan.

    ReplyDelete
  68. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Saya menyadari ada hal baru yang selama ini tidak pernah saya lakukan, yaitu memuat komponen Remedial dan Pengayaan pada RPP. RPP yang saya tulis hanya sampai pada instrumen penilaian. Merujuk pada pertanyaan di angket seputar kesulitan pada langkah saintifik, saya pribadi merasa sulit memahami langkah MENANYA, sehingga seringkali saya tidak terlalu memperhatikan aspek tersebut dan fokus pada langkah lainnya.

    ReplyDelete
  69. Ilma Rizki Nur Afifah
    17709251020
    S2 Pendidikan Matematika A

    RPP merupakan suatu perangkat pembelajaran yang penting untuk disusun oleh guru sebagai acuan pembelajaran yang akan dilaksanakan. Berdasarkan pengalaman saya, pembuatan RPP terkadang sedikit kesulitan karena kondisi siswa yang sebenarnya masih sulit diajak untuk mengikuti K13. Beberapa siswa masih condong memahami materi jika dijelaskan dengan KTSP. artinya siswa belum siap untuk diajak lebih aktif. Namun, guru perlu untuk kreatif dalam menyusun RPP dan menerapkannya di kelas agar siswa lebih aktif dan paham.
    Di luar hal tersebut, guru juga perlu menambah pengetahuan dan referensi mengenai K13 agar dalam pelaksanaannya berjalan dengan baik.

    ReplyDelete
  70. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 Kelas B

    Saya bukan guru (secara formal, yang mengajar di sekolah). Akan tetapi semasa saya kuliah S1 dahulu pernah membuat proposal penelitian tindakan sekolah yang berusaha untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun RPP. Semenjak saat itulah saya mengetahui betapa pentingnya RPP bagi seorang guru dan bagi pembelajaran. Meskipun pada saat itu, saya hanya menyusun proposal, akan tetapi saya mulai bertanya kepada kakak-kakak teman saya yang berprofesi sebagai guru dan ditambah dengan beberapa pengalaman saya penelitian di sekolah-sekolah. Saya melihat satu fenomena bahwa, RPP bagi beberapa guru bukan menjadi hal yang "keramat", RPP baru sekedar formalitas. Kenapa? Karena RPP yang sejatinya disusun guru sebelum proses belajar mengajar dimulai, baru lahir ketika akhir semester.

    ReplyDelete
  71. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PM A

    Menurut Pasal 3 Ayat 1 Permendikbud nomor 103 Tahun 2014 disebutkan bahwa pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan RPP. Selanjutnya pada ayat 2 dijelaskan bahwa: RPP sebagaimana dimaksud pada ayat 1 disusun oleh guru dengan mengacu pada silabus dengan prinsip: (a) memuat secara utuh kompetensi dasar sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan, dan keterampilan; (b) dapat dilaksanakan dalam satu atau lebih dari satu kali pertemuan;(c) memperhatikan perbedaan individual peserta didik;(d) berpusat pada peserta didik; (e) berbasis konteks; (f) berorientasi kekinian; (g) mengembangkan kemandirian belajar; (h) memberikan umpan balik dan tindak lanjut pembelajaran; (i) memiliki keterkaitan dan keterpaduan antarkompetensi dan/atau antarmuatan; dan (j) memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Berdasarkan beberapa prinsip di atas saya akan menggaris bawahi tentang RPP yang berorientasi pada kekinian. Bahwa RPP yang disusun dapat memfasilitasi siswa memenuhi kebutuhan bersaing secara global. Artinya bahwa sebagian besar kegiatan yang direncanakan guru dalam RPP dapat mendukung kompetensi 4C siswa abad 21, yang meliputi creative, critical thinking, communicative dan collaborative.

    ReplyDelete
  72. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb
    Sebelum melaksanakan pembelajaran di kelas, banyak persiapan yang harus dilakukan guru, salah satunya adalah merangcang RPP. Dengan adanya RPP, akan sangat membantu guru dalam melaksanakan pembelajaran di kelas.
    Melalui postingan di atas, secara tidak langsung telah mengarahkan saya melakukan evaluasi diri terhadap RPP yang pernah saya susun ketika melaksanakan PPL dulu. Berdasarkan pengalaman saya, menyusun sebuah RPP tidaklah mudah. Banyak aspek yang harus dicermati terlebih dahulu, seperti kemampuan siswa, alokasi waktu, materi pembelajaran, hingga ke hal-hal yang lebih mendetail lainnya.

    ReplyDelete
  73. iLania Eka Andari
    17709251050
    S2 P.Mat C 2017

    Bagi seorang guru dan juga mahasiswa calon guru, menyusun RPP adalah hal yang sangat perlu sehingga wajib dipelajari dan dicermati bagaimana penyusunannya. RPP adalah rencana pembelajaran, dimana guru menuliskan akan dibawa kemana dan akan seperti apa pembelajaran yang dilaksanakan di kelasnya. Tidak dapat dipungkiri bahwa dalam membuat RPP akan ditemukan kesulitan-kesulitan. Bagi saya salah satunya adalah menentukan metode belajar yang tepat untuk siswa sesuai dengan karakter siswa dan topik bahasan. Terlebih dalam suatu kelas, tentunya terdapat berbagai macam siswa dengan karakteristiknya masing-masing. Bagaimana memilih metode belajar yang tepat dan sesuai dengan keadaaan kelas yang sangat heterogen.

    ReplyDelete
  74. Ilma Rizki Nur Afifah
    17709251020
    S2 Pendidikan Matematika A

    Dalam penyususnan RPP, khususnya RPP kurikulum 2013. Terkadang saya mengalami kesulitan dalam penyususnan kegiatan inti. Sebagai contoh pengalaman yang telah saya lakukan saat PPL kemarin. Setelah melakukan observasi kondisi kelas dan siswa, saya menyusun RPP sedemikian rupa, namunternayta siswa masih saja menyukai metode konvensional (ekspositori). Apalagi siswa kelas 10 dalam masa transisi dari kurikulum KTSP.
    Di luar hal tersebut, guru juga perlu menambah pengetahuan dan referensi mengenai K13 agar dalam pelaksanaannya berjalan dengan baik.

    ReplyDelete
  75. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb
    RPP merupakan pondasi dasar kita dalam mengajar karena dengan RPP kita bisa mengatur waktu dan melihat apa saja kegiatan proses pembelajaran yang akan kita lakukan di kelas. Dengan melihat struktur RPP yang bapak posting bisa menjadi salah satu acuan saya bagaimana RPP yang sesuai dengan kurikulum 2013 karena bantuk RPP yang selama ini saya ikuti di pelatihan-pelatihan kurikulum 2013 sangat bervariasi sehingga terkadang membuat saya bingung seperti apakah RPP yang baik dan benar sesuai tuntutan dalam kurikulum 2013.

    ReplyDelete
  76. Shelly Lubis
    17709251040
    S2 Pend.Matematika B

    Assalamu'alaikum wr.wb

    Menyusun RPP memang merupakan hal yang tidak mudah. terutama pada kurikulum 2013. untuk itu saya sangat setuju jika diadakan angket, dan penelitian terkait dengan hal ini merupakan hal yang menarik. agar ke depannya bisa dibuat kebijakan yang bisa mempermudah guru dalam menyusun RPP.

    ReplyDelete
  77. Insan A N/Magister PMat C 2017
    Menanggapi angket kesulitan rpp di atas, terutama pada pertanyaan hal apa yang paling susah dalam penyusunan rpp, bahwa dalam k13 hal yang sulit dalam pembuatan rpp adalah tahap-tahap yang harus dituliskan. Secara pribadi saya kesulitan jika diminta menuliskan bagian kegiatan di tahap mengamati, menanya, dan seterusnya.

    ReplyDelete
  78. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    RPP merupakan salah satu perangkat pembelajaran yang penting untuk dilaksankan oleh guru. Dengan memahami dalam pembuatan dan melaksankan RPP dengan baik dan benar, maka pembelajaran dalam kelas akan terasa lebih terorgansir. Karena dalam RPP guru telah menjelaskan langkahlangkah apa saja yang akan dikerjakan untuk pembelajaran.

    ReplyDelete
  79. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Semua tahapan dalam pendekatan saintifik ini memliki tujuan dan maksud yang saling terkait satu dengan lainnya. Didukung dengan media yang menunjang pembelajran sehingga siswa dapat memahami pelajaran matematika dengan bersemangat. Banyak sekali aspek yang harus diperhatikan dalam membuat RPP berdasarkan kurikulum 2013. Merupakan sebuah tantangaan bagi guru untuk menyiapkan RPP yang semenarik mungkin untuk dilakukan di kelas.

    ReplyDelete
  80. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Banyak guru yang melaksanakan pembelajaran mengadopsi dari RPP yang dibuat guru lain. Hal tersebut tentunya tidak dapat disalahkan, namun pengetahuan dan keterampilan menyusun RPP harus dikuasai oleh setiap guru. Beberapa guru mungkin kesulitan dalam menjawab mengapa beliau memilih strategi tertentu dalam RPPnya dan selanjutnya akan diaplikasikan dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Keterkaitan antara kegiatan apersepsi dan asesmen tyang dilakukan kemungkinan sulit juga dijawab karena sebagian guru masih merasa kesulitan dalam menyusun dan mencari apersepsi yang tepat dalam ekgiatan pembelajaran.

    ReplyDelete
  81. Nama : Dyah Ayu Fitriana
    NIM : 17701251028
    Kelas : PEP B S2

    Bismillah
    Angket mengenai kesulitan RPP itu sangat berguna sebagai bahan evaluasi terhadap semua pendidik agar lebih memahami lebih dalam mengenai penyusunan RPP yang saat ini sudah berbasi kurikulum 2013. Dalam membuat RPP, guru juga tidak asal-asalan. Karena RPP merupakan alat yang digunakan sebagai penunjang proses belajar mengajar. Salah satu kesulitan saya dalam menyusun RPP adalah membangun apersepsi. Karena beberapa siswa memiliki jangka pendek untuk menyimpan pengetahuan yang lama. Sehingga untuk menghubungkan pengetahuan baru dengan yang sudah pernah didapatkan perlu pemikiran yang cukup matang agar guru berhasil membangun apersepsi siswa.

    ReplyDelete
  82. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C 2017

    Selama ini saya membuat RPP belum mencantumkan remedial dan pengayaan. Dan baru sadar bahwa kedua hal tersebut sangat penting setelah membaca postingan di atas. Sehingga, peserta didik yang sudah mencapai ketuntasan belajar diberi kegiatan pembelajaran pengayaan untuk perluasan dan/atau pendalaman materi (kompetensi) antara lain dalam bentuk tugas mengerjakan soal-soal dengan tingkat kesulitan lebih tinggi.

    ReplyDelete
  83. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum wr.wb.
    RPP merupakan salah satu faktor yang akan berperngaruh terhadap keberhasilan pembelajaran. Pembelajaran tidak akan terlaksana dengan lancar dan baik jika guru tidak terlebih dahulu merancang bagaimana pembelajaran yang akan dilaksanakannya yang tertuang dalam bentuk RPP. Menyusun RPP bukanlah hal yang harus dianggap gampang, karena jika RPP disusun seadanya dan tidak jelas maka pembelajaran yang akan dilaksanakan tidak akan berjalan dengan lancar dan tidak akan memberikan hasil yang seperti diinginkan. Oleh karena itu RPP harus dirancang dengan sejelas dan sebaik mungkin.

    ReplyDelete
  84. RPP berkurikulum 2013, memiliki banyak komponen dan pembelajarannya berlandaskan sintaks pendekatan saintifiks. Salah satu kesulitan yang dialami ketika menyusun RPP berkurikulum 2013 adalah membuat apersepsi yang tepat, dan merancang pembelajaran dengan sintaks pendekatan saintifiksnya. Apersepsi merupakan kegiatan menggali kemampuan prasyarat siswa jika apersepsi yang diberikan belum mampu menggali kemampuan prasyarat maka itu akan berpengaruh pada proses pembelajaran yang akan dilaksanakan. Kesulitan membuat apersepsi ini terjadi karena kebingungan menentukan apersepsi yang bagaimana yang mampu menggali kemampuan prasyarat siswa dengan tepat namun tidak memakan waktu terlalu lama. RPP kurikulum 2013 berlandaskan pendekatan saintifik maka dari itu dalam langkah-langkah pembelajarannya harus terlihat dengan jelas sintaks pendekatan saintifiknya. Kesulitan merancang pembelajaran dengan sintaks pendekatan saintifik ini mungkin terjadi karena belum memahami secara mendalam bagaimana aplikasi sintaks pendekatan saintifik itu. Sekian dan terima kasih, mohon maaf apabila ada kata-kata yang kurang berkenan.

    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  85. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B
    Assalamualaikum wr wb,,,Berkenaan dengan kurikulum 2013, sayapun menyadari bahwa saya kurang paham dengan kurikukulum 2013 ini.Termasuk cara menyusun perangkat pembelajaran.Bahkan banyak guru yang belum mengerti mengenai kurikulum 2013.Jika kita lihat, penerapan kurikulum 2013 belum berjalan maksimal sesuai yang diharapkan terutama di daerah- daerah terpencil, masih banyak yang harus perlu dibenahi demi kelancaran penerapan kurikulum 2013.Dengan adanya postingan mengenai kurikulum 2013 kiranya dapat membantu memecahkan masalah atau keluh kesah yang dialami oleh mahasiswa, guru, dan siswa terkait penerapan kurikulum 2013.Wassalamualaikum wr wb.

    ReplyDelete
  86. Rahma Dewi indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B 2017

    Tujuan pembelajaran adalah serangkaian hal yang ingin dicapai setelah menempuh serangkaian proses pembelajaran RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) adalah perangkat pelaksanaan pembelajaran yang disusun oleh guru dan digunakan oleh guru sebagai acuan dalam proses pembelajaran agar tujuan pembelajaran dapat tercapai secara maksimal RPP dibuat secara runtut, kegiatan yang akan dilakukan dalam pembelajaran ditulis setahap demi setahap.
    Ada perbedaan dalam penyusunan RPP KTSP dengan RPP Kurikulum 2013. Dengan adanya angket kesulitan penyusunan RPP, dapat digunakan untuk mengukur kemampuan guru dalam menyusun RPP dan mengukur kelayakan hasil RPP.

    ReplyDelete
  87. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Masuk akal jika kita melakukan sesuatu dengan mengetahui komponen inti atau komponen yang menjadi tolok ukur penilaian menjadikan kita termotivasi untuk melakukan yang terbaik. Sama halnya dengan pengetahuan ini, para guru dapat memaksimalkan poin-poin yang menjadi penilaian dalam RPPnya. Beberapa pertanyaan mengenai relasi-relasi dalam RPP dapat menjadi perhatian khusus saat menyusun RPP, dengan harapan pengetahuan ini dapat bermanfaat bukan hanya saat penilaian, bukan hanya sebagai bahan bacaan, namun juga sebagai pengetahuan yang diaplikasikan dalam kehidupan

    ReplyDelete
  88. Bulan Nuri
    17709251028
    PPs PM B 2017

    Rancangan RPP yang bapak paparkan sebagai contoh sangat membantu, karena hal ini menajdi suatu gambaran tentang bagaimana bentuk dan hal-hal dalam membuat RPP. Namun tidak dapat dipungkiri dalam menyusun indikator dalam RPP bukanlah hal yang mudah, karena untuk menyusun indikator yang sesuai dibutuhkan usaha yang lebih. Apalagi diiringi dengan metode mengajar yang juga harus disesuaikan agar indikator yang telah ditentukjan dapat tercapai.

    Demikian, terimakasih.

    ReplyDelete
  89. Riandika Ratnasari
    17709251043
    Pascasarjana Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) merupakan salah satu perangkat mengajar yang sangat penting bagi guru. RPP harus disusun sesuai dengan karakteristik siswa dan sesuai dengan tujuan belajar yaitu mencapai indikator pembelajaran. Banyak perbedaan antara kurikulum 2013 dengan ktsp. Pada kurikulum 2013, siswa di tuntut untuk aktif di dalam pembelajaran dan guru sebagai fasilitator. RPP yang disusun harus bisa membuat siswa aktif dan berfikir kritis namun tidak melupakan indikator ketercapaian. Oleh karena itu, perlu penilaian RPP untuk mengukur ketercapaian dari RPP tersebut. Angket yang bapak buat digunakan untuk mengukur RPP pada kurikulum 2013, agar rancangan yang dibuat sesuai dengan aturan dan tujuan pembelajaran bisa tercapai. Terimakasih Bapak Marsigit karna sudah bersedia mempublish angket penilaian RPP yang sesuai dengan kurikulum 2013. Angket ini dapat dijadikan referensi ketika kami melakukan penelitian yang berkaitan dengan rancangan pembelajaran dan kurikulum 2013.

    ReplyDelete
  90. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Terimakasih Pak angketnya, Insya Allah bermanfaat untuk saya khususnya, sebagai bahan kelak dalam proses penelitian. Sepengetahuan saya semasa S1 dulu dan juga menurut cerita dari teman-teman yang juga mengetahui keadaan sekolah yang sudah menerapkan Kurikulum 2013 saat itu, sebagian besar guru-guru tidak begitu memperdulikan adanya RPP, RPP hanyalah formalitas belaka, yang baru disusun ketika akhir semester sudah mulai dekat. Sehingga pada saat pembelajarannya, hanya menggunakan metode-metode itu saja. Kegiatan apersepsi yang terlihat sepele tetapi sangat penting untuk memotivasi siswa, itu sangat jarang sekali dilakukan oleh guru. Pikir saya, mungkin sosialisasi program dari pemerinta mengenai kurikulum 2013 terlalu singkat dan belum mencapai tujuan yang seharusnya terlaksana.

    ReplyDelete
  91. Melalui postingan ini kita bisa mempelajari atau memperbaiki diri dalam penyususnan RPP. Kita sebagai guru harus mengecek apakah selama ini Komponen dan Sistematika RPP yang kita buat sudah benar melalui butir angket ini. Kita juga dapat mencoba untuk dapat lebih dapat dalam Pengembangan RPP. Melalui angket ini kita juga dapat mengetahui sejauh mana pengetahuan kita tentang Pelaksanaan Kurikulum 2013.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  92. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    RPP merupakan instrumen untuk membantu guru dalam mengajar. Penyusunan RPP tidak mudah, banyak yang harus diperhatikan dalam penyusunan RPP. Mengingat ketika pertama kali belajar penyususnan RPP, saya banyak mengalami kesulitan. Namun ketika ditanya oleh dosen yang mengampu mata kuliah yang mengajarkan penyusunan RPP sering kali kebingungan apa yang belum dipahami. Ketika sudah sampai di rumah, semua yang tidak dipahami mulai disadari. Dengan memposting angket seperti ini, Mahasiswa yang sebenarnya belum terlalu paham dalam penyusunan RPP bisa menyampaikan pendapatnya. Dosen bisa merefleksikan kegiatan mengajarnya untuk mendapatkan solusi agar pengajarannya bisa dipahami oleh semua mahasiswanya.

    ReplyDelete
  93. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    S2- Pendidikan Matematika kelas A 2017

    Assalamualaikum wr.wb
    Terima kasih atas postingannya, Pak Prof. Berdasarkan pengalaman saya menjadi guru di salah satu sekolah swasta di makassar, memang kesulitan saya adalah membuat RPP, apalagi sekarang guru dituntut untuk membuat RPP berdasarkan kurikulum 2013 yang sudah berapa kali revisi. Setiap revisi, RPP nya juga berbeda. Untungnya, dari kementrian pendidikan melaksanakan pelatihan kurikulum 2013, jadi pada saat itu saya menggunakan kesempatan tersebut untuk meningkatkan pengetahuan saya mengenai pembuatan RPP. Tetapi sayangnya, pelatihan tersebut hanya berlangsung selama dua hari. Sebagai pemula saya merasa pelatihan tersebut belum cukup. Seharusnya waktu pelatihan ditambah menjadi 1 minggu atau lebih.

    ReplyDelete
  94. Junianto
    17709251065
    PM C

    Sudah tidak asing lagi kalangan pendidik bahwa RPP merupakan hal pokok yang harus dipersiapkan dengna matang. RPP memuat berbagai hal yang akan disampaikan kepada siswa berikut langkah-langkah penyampaian materi pembelajaran. Dengan menggunakan RPP, pembelajran akan menjadi lebih terarah dan memudahkan siswa dalam memahami materi. Maka dari itu, penyusunan RPP pun harus dilakukan dengan matang dan memperhatikan kondisi siswa meskipun terkadang kondisi di kelas tidak sesuai dengan rencana.

    ReplyDelete
  95. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Menurut saya perbedaan antara RPP ktsp dengan k13 adalah rpp k13 lebih terstruktur dan lebih rinci dalam segala aspek, yaitu spiritual, sikap, pengetahuan dan keterampilan. Semuanya saling berkaitan satu sama lain dan memiliki pengaruh terhadap keberhasilan pembelajaran.

    ReplyDelete
  96. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Pada kegiatan penutup selain membuat kesimpulan, siswa juga diminta untuk merefleksi apa yang mereka dapat pada pembelajaran di pertemuan itu untuk mengetahui sejauh mana penguasaan siswa, dan juga di bagian penutup ditambahkan dengan pemberian informasi terkait pembelajaran berikutnya agar siswa bisa melakukan persiapan di rumah sehingga memiliki pengetahuan awal yang baik.

    ReplyDelete
  97. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Berdasarkan pengalaman saya, kesulitan dalam penyusunan RPP 2013 terletak pada apersepsi dan pengalokasian waktu. Dalam kurikulum 2013 guru dituntu dengan beban materi yang sangat banyak dengan alokasi waktu yang sangat terbatas. Apalagi dengan penggunaan pendekatan saintifik, pendekatan ini membutuhkan waktu yang cukup banyak dalam proses pembelajaran.

    ReplyDelete
  98. RPP merupakan grand design dari perjalanan proses pembelajaran selama suatu waktu tertentu untuk materi tertentu pelajaran tertentu di sekolah tertentu kelas tertentu dengan konteks siswa tertentu pula. RPP merupakan sarana bagi guru untuk mengarahkan proses menjapai tujuan pembelajaran, dari awal hingga akhir dan penilaian.
    sejauh ini, pengalaman saya di sekolah, memang lebih baik dan guru lebih siap jika RPP sudah selesai di awal. Namun, kenyataan yang terjadi,lebih sering RPP itu belum siap di awal. Yang paling banyak sulit adalah pada bagian penilaian. Rupaya masih banyak guru yang bisa membuat perencanaan namun belum paham bagaimana menilainya. Designnya belum utuh dibuat, tujuan belum didesain sampai pada bagaimana tujuan tersebut dievaluasi ketercapaiannya.
    Perlu juga desain RPP yang lebih sederhana, cukup detil namun tidak terlalu panjang.

    ReplyDelete
  99. Kholifatun Nur Rokhmah
    17709251011
    Pend. Matematika A 2017

    Tahun-tahun pertama kebijakan kurikulum 2013 tentunya menimbulkan banyak pro kontra, baik dari lingkungan pemerintahan, para pengamat pendidik, pihak sekolah, siswa dan terutama guru yang harus cepat beradaptasi karena perannya yang sangat pokok dalam pembelajaran. Saat implementasi awal tentunya banyak kesulitan yang ditemui terutama pada penyusunan RPP, perubahan yang mendadak dan memiliki perbedaan yang cukup besar dengan RPP KTSP menimbulkan dampak beberapa keluhan guru tentang kesulitan menyusun RPP. Saya sangat mengapresiasi dengan adanya angket ini karena Bapak sebagai salah satu pejuang pendidikkan memperhatikan kesulitan kami dan berupaya membantu melalui angket ini untuk disampaikan kepada pemangku kebijakan. Menurut saya, perhatian seperti ini memberikan dampak yang sangat berarti Bapak, terlihat dari adanya revisi pada beberapa komponen kurikulum 2013 dengan harapan kedepannya akan semakin baik.

    ReplyDelete
  100. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Assalamualaikum wr.wb.
    Terimakasih prof. Marsigit atas kesediaannya membuat angket ini, karena secara tidak langsung komposisi dan intensitas guru yang berkesulitan menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran sesuai kurikulum 2013 akan dapat terlihat. Kendala yang dihadapi guru masa kini hendaklah menjadi evaluasi bagi seluruh pihak. Karena ketika kurikulum baru telah ditetapkan, seyogyanya kompetensi guru pun juga harus seimbang dengan itu. Agar implementasi kurikulum 2013 dapat berjalan secara efektif, efisien dan berdaya guna. Jangankan untuk program PPG matematika seperti yang tertera di atas, untuk guru yang mengajar di tingkat Sekolah Dasar maupun Sekolah Menengah pun masih kesulitan bagaimana menyusun RPP yang sesuai dengan kurikulum 2013. Hal itu disebabkan oleh banyak faktor yang mempengaruhi, salah satu nya kurang terbiasanya guru dalam menyusun RPP karena biasanya hanya menggunakan RPP yang sudah ada sejak tahun lalu, atau ketidak mampuan guru dalam membuat perencanaan pembelajaran yang sesuai kurikulum 2013. Namun demikian, untuk para calon guru hendaknya diberi bekal yang matang dan siap guna agar tidak lagi mendapatkan kendala dalam menyusun RPP sesuai kurikulum 2013 di masa mendatang.
    Wassalamualaikum wr.wb.

    ReplyDelete
  101. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024

    Assalamualaikum Wr.Wb
    Membahas tentang RPP memang selalu menjadi hal yang menarik untuk dibahas, menarik karena kami memiliki kesulitan yang masing-masing dalam menyusun setiap komponen dalam RPP. Sejauh ini kesulitan kami dalam menyusun RPP adalah bagaimana menyajikan apersepsi yang baik dan motivasi yang pas sehingga diawal pembelajaran siswa dapat bersemangat dan mampu mengikuti pembelajaran dengan baik. Untuk komponen yang lain bahwa bukan berarti komponen RPP lainnya adalah hal yang mudah dilakukan, untuk komponen yang lain kami tetap belajar juga dalam menyusunnya namun menjaga mood siswa menurut kami merupakan hal yang paling tersulit dan Mohon pencerahannya Prof terkait hal ini. Terima kasih.

    ReplyDelete
  102. Aristiawan
    17701251025
    S2 PEP 2017 B

    bagian tersulit dalam menyusun RPP sengalaman saya adalah ketika mencari praktikum atau fenomena alam yang harus disajikan kepada murid dalam memulai pembelajaran. kebetulan dosen saya ketika itu mewajibkan kami untuk memulai pembelajaran dengan menyajikan permasalahan melalui fenomena alam yang nantinya bisa diselesaikan melalui eksperimen, demonstrasi atau diskusi.

    ReplyDelete
  103. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Untuk menyelesaikan masalah, langkah utama yang harus dilakukan adalah mencari tahu kesulitan atau kendala dari suatu permasalahan. Dengan RPP yang baik diharapkan pembelajaran di kelas akan lancar sesuai rencana.

    ReplyDelete
  104. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    RPP merupakan alat yang sangat penting dalam menunjang proses pembelajaran di kelas. Dapat dikatakan bahwa pondasi administrative dari pembelajaran adalah RPP. Segala penyusunan RPP hendaknya memiliki kesinambungan yang berkaitan dan terus berkembang di tiap susunannya. Hanya saja dalam prakteknya, guru kerap kali mengabaikan landasan pembelajaran ini. Guru merasa lebih percaya diri mengajar tanpa adanya RPP. Padahal sejatinya tujuan dari pembelajaran akan lebih mudah tercapai jika menggunakan RPP dan penilaian terhadap siswa juga dapat menjadi acuan untuk mengembangkan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa di kelas.

    ReplyDelete
  105. Devi Nofriyanti
    17709251041
    S2 P.Mat UNY kelas B 2017

    Kompetensi dasar yang harus dimiliki guru adalah membuat RPP. saya pernah memiliki pengalaman menyusun RPP saat mengajar di SMK. sebagai seorang guru baru saya merasa kesulitan mneyusun RPP, apalagi saat itu kepala sekolah langsung meminta RPP untuk 1 semester. menurut saya dalam pembuatan RPP guru perlu di evaluasi apakah RPP yang dibuat sudah tepat dan apakah benar-benar diterapkan di kelas, karena yang saya tau RPP di sekolah saya dulu hanya dijadikan syarat administrasi guru.

    ReplyDelete
  106. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Meski saya bukanlah seorang guru, melalui angket penyusunan RPP ini saya dapat belajar terkait ilmu dalam bidang pengukuran. Menurut saya, dengan bentuk angket yang sifatnya terbuka tentunya informasi yang diperoleh juga semakin banyak dibanding angket yang tertutup. Menanggapi angket bagian kedua, sebaiknya opsi pada jawabannya dapat diberikan dalam range yang tidak begitu banyak seperti dari 1 sampai 4. Opsi yang tidak terlalu banyak juga akan memudahkan orang yang mengisinya. Semakin baik alat ukur yang digunakan maka hasil dari pengukurannya juga akan menggambarkan kondisinya.

    ReplyDelete
  107. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)


    Beberapa contoh angket dalam penyusunan RPP tersebut saya mendapatkan suatu pembelajaran tentang berbagai macam angket. Selama ini saya mengenal angket dalam bentuk pilihan dan banyak juga yang saya temukan dan say abaca lebih banyak memilih angket dalam bentuk pilihan. Sangatlah saya jarang menemukan angket dalam bentuk pertanyaan yang jawabannya berbentuk uraian jawaban (pertanyaan terbuka) yang dijawab dengan pemikirannya sendiri. Namun, saya masih bingung cara menyimpulkan hasil dari angket uraian tersebut. Semoga ini menjadi langkah awal saya untuk tidak pernah berhenti dalam belajar dan terus belajar.

    ReplyDelete
  108. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Masuk akal jika kita melakukan sesuatu dengan mengetahui komponen inti atau komponen yang menjadi tolok ukur penilaian menjadikan kita termotivasi untuk melakukan yang terbaik. Sama halnya dengan pengetahuan ini, para guru dapat memaksimalkan poin-poin yang menjadi penilaian dalam RPPnya. Beberapa pertanyaan mengenai relasi-relasi dalam RPP dapat menjadi perhatian khusus saat menyusun RPP, dengan harapan pengetahuan ini dapat bermanfaat bukan hanya saat penilaian, bukan hanya sebagai bahan bacaan, namun juga sebagai pengetahuan yang diaplikasikan dalam kehidupan

    ReplyDelete
  109. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B
    RPP merupakan alat yang sangat penting dalam menunjang proses pembelajaran di kelas. Dapat dikatakan bahwa pondasi administrative dari pembelajaran adalah RPP. Segala penyusunan RPP hendaknya memiliki kesinambungan yang berkaitan dan terus berkembang di tiap susunannya. Hanya saja dalam prakteknya, guru kerap kali mengabaikan landasan pembelajaran ini. Guru merasa lebih percaya diri mengajar tanpa adanya RPP. Padahal sejatinya tujuan dari pembelajaran akan lebih mudah tercapai jika menggunakan RPP dan penilaian terhadap siswa juga dapat menjadi acuan untuk mengembangkan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa di kelas.

    ReplyDelete
  110. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Terima kasih Prof atas uraian angket yang sangat membantu dalam menginterprestasikan bentuk yang rasional dari RPP kurikulum 2013. RPP merupakan komponen penting dalam proses belajar mengajar, dengan RPP guru mempunyai pedoman, arahan, dan landasan yang jelas untuk melaksanakan proses pembelajaran tahap demi tahap. Dengan RPP guru juga dapat membuat gambaran dalam membuat assasment untuk melihat sejauh mana proses pembalajaran dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa. Maka dari itu, sebagai guru yang cerdas harus mampu memilih dengan tepat dan cermat metode dan pendekatan yang digunakan agar ketika membuat RPP mempunyai sintaks yang jelas untuk dilaksankan.

    ReplyDelete
  111. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh


    Salah satu contoh kesulitan yang dialami guru dalam menyusun RPP adalah pada tahap pendahuluan, kegiatan pembelajaran terlalu umum, belum spesifik sesuai dengan tema atau sub tema yang dibahas, contohnya dalam melakukan apersepsi sebagai awal komunikasi guru sebelum melaksanakan pembelajaran inti. Solusi dari permasalahan tersebut adalah guru harus mendeskripsikan kegiatan apersepsi sesuai dengan tema atau subtema.

    ReplyDelete
  112. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Yang sering dilupakan guru dalam menyusun RPP adalah pengembangan apersepsi. Apersepsi diperlukan untuk mengingat kembali pelajaran yang telah lalu yang menjadi prasyarat atau membantu memahami materi yang akan dibahas dikelas. Namun harus diperhatikan waktu dalam apersepsi ini, jangan sampai menyita waktu yang lebih banyak dari pada materi inti.

    ReplyDelete
  113. Efi Septianingsih
    Prodi Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
    Kelas B
    17701251013

    Terimakasih pak telah membahas sulitnya penyusunan RPP
    karena saya sendiri kesulitan dalam penyusuannya, dikarenakan RPP sering berbeda dengan real actionnya dikelas pak, walupun saya membuat RPP tetapi terkadang untuk pengumpulan rpp tersebut sering saya buat diakhir dikarenakan keteledoran saya yang lebih mengacu kepada silabus
    atau bahkan mengikuti rpp yang sudah ada
    terimakasih untuk ilmau barunya lagi pak

    ReplyDelete
  114. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Kami meyakini bahwa penyusunan RPP bukan merupakan suatu hal hal yang mudah, karena dalam menyusun RPP sebaiknya disusun, dicoba dipakai, lalu dievaluasi dan diperbaiki lagi. Akan tetapi dalam parktek dan kenyataannya RPP yang dibuat oleh guru-guru saat ini hanya disusun dan dibuat sebagai pelengkap administrasi saja dan kebanyakan hanyalah “menjiplak” saja, tanpa ada perbaikan dari tahun sebelumnya. Kami merasa angket terbuka yang disajkan ini sangat baik untuk diperhatikan oleh guru-guru ataupun calon guru, untuk nantinya bisa sebagai bahan evaluasi atau bahan pemikiran pembuatan RPP yang akan datang.

    ReplyDelete
  115. Metia Novianti
    17709251021
    PPs P.Mat A

    RPP merupakan salah satu perangkat pembelajaran yang sangat penting dalam pembelajaran. Dengan RPP yang baik, guru dapat menjalankan proses pembelajaran dengan baik dan sistematis. Membuat RPP memang bukanlah hal yang mudah, ada banyak komponen-komponen yang harus disusun dan dipikirkan di dalamnya. Setelah selesai disusunpun mungkin masih ada hal-hal yang perlu dievaluasi setelah digunakan dalam pembelajaran. Angket yang bapak paparkan dalam artikel ini dapat menjadi inspirasi dan sebagai bahan pembelajaran dalam membuat RPP. Terima kasih Pak.

    ReplyDelete
  116. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Adanya angket tentang kesulitan dalam penyusunan RPP diharapkan dapat menjadi acuan bagi guru maupun tenaga pendidik lain untuk mengevaluasi diri dalam seberapa efisien dan efektifnya RPP yang sudah dibuat. RPP merupakan perencanaan pembelajaran yang akan dilakukan selama proses pembelajaran. Maka diharapkan gru dapat kreatif dalam merancang pembelajaran sedemikian rupa sehingga siswa memiliki minat yang besar dalam belajar.

    ReplyDelete
  117. Pangestika Nur Afnia
    PEP B- S2
    17701251037

    Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) bukan hanya syarat administrasi bagi guru untuk mengajar. RPP diperlukan dalam pelaksanaaan pembelajaran guna untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Dengan menyusun RPP, guru berarti telah lebih awal memikirkan strategi untuk mengajar peserta didik sehingga pengelolaan pembelajaran dalam kelas dapat berjalan efektif. Saya akui, menyusun RPP adalah hal yang sulit. Seringkali RPP berlainan dengan aksi nyata dalam mengajar dalam kelas.

    ReplyDelete
  118. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Saya mengamati terdapat tiga komponen utama dalam penyususnan RPP menurut angket tersebut. Yaitu komponen dan sistematika RPP, pengembangan RPP, dan aspek pelaksanaan kurikulum 2013. Saya akan menyampaikan pendapat saya mengenai kesulitan penyususnan RPP terkait tiga aspek tersebut menurut pengalaman saya. Yang pertama komponsn dan sistematika RPP. Dulu saat saya masih kuliah S1 dan belum praktik mebgajar di sekolah, saya pikir komponen dan sistematika RPP itu harus saklek sesuai dengan apa yang telah dicontohkan oleh dosen. Namun pada saat saya melaksanakan kegiatan PPL saya menemukan bahwa kondisi siswa saya membutuhkan komponen tambahan pada RPP saya. Maka kesulitan saya ialah menyesuaikan atau menentukan komponen yang tepat untuk diterapkan ke siswa saya di sekolah tersebut. karena dalam kasus ini terjadi secara mendadak dan belum ada pengalaman langsung sebelumnya.

    Kesulitan yang kedua terkait dengan pengembangan RPP, saya mengalami kesulitan pada saat membuat indikator berdasarkan Permen yang ada. Seperti pada kesulitan pertama hal ini terjadi pada saat saya PPL. Contoh indikator yang saya peroleh dari beberapa sumber saat saya S1 tidak sesuai dengan kemampuan awal siswa sehingga ada indikator tambahan yang perlu dimasukkan untuk memaksimalkan pembelajaran. Kebingungan saya pada saat itu ialah merencanakan pelaksanaan pembelajran setiap indikator dengan alokasi waktu yang terbatas.

    Terakhir, pendapat saya tentang aspek pelaksanaan kurikulum 2013 masih belum terlaksana sejauh saya melihat di lapangan dan informasi dari beberapa pendidik. Hal ini disebabkan oleh belum terbiasanya siswa di masyarakat kita untuk berpikir atau belajar dengan cara 5M pada metode saintifik. Selain itu guru juga belum terbiasa menyesuaikan kegiatan saintifik dengan kondisi siswanya masing-masing. Sehingga cenderung melakukan kegiatan pembelajran yang tidak matang dan membingungkan siswa.

    ReplyDelete
  119. Rigia Tirza Hardini
    17701251026
    S2 PEP B

    Saya juga merasa sulit menyusun RPP. Saya dan kebanyakan teman saya sewaktu kuliah s1 dulu mengeluh karena administrasi yang terlalu ribet. Melihat lesson plan kurikulum internasional, mereka tidak terlalu rinci dalam menyebutkan langkah-langkah pembelajaran, tetapi pembelajarannha selalu berjalan dengan baik. Administrasi memang perlu, alangkah baiknya guru tak sembarangan membuatnya. Persiapan di awal akan memudahkan guru membuat RPP yang baik.

    ReplyDelete
  120. Tari Indriani
    17701251027
    S2 PEP B

    Assalamu'alaikum wr.wb
    RPP merupakan perencanaan instruksional dalam jangka waktu harian atau per sub bab. Mengapa guru perlu merancang RPP dalam KBM? Agar tujuan pembelajaran tercapai, efektif dan efisien. Tetapi seringkali RPP tak sesuai dengan keadaan di lapangan. Bahkan, hingga sekarang guru masih saja kesulitan membuat RPP yang benar-benar kontekstual dan sesuai dengan tujuan kurikulum 2013. Angket ini merupakan alat pengumpul data yang sangat bermanfaat untuk mendekteksi kesulitan guru dalam pembuatan RPP.

    ReplyDelete
  121. Nurika Miftahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Kesulitan dalam menyusun RPP adalah masalah yang seringkali dihadapi dalam kehidupan pembelajaran para guru. Banyaknya kendala dalam penyusunan ini menyebabkan guru menjadi malas. Malas dalam arti kata malas menyusun RPP. Padahal sebagaimana yang kita ketahui, seorang guru itu diharuskan dan diwajibkan untuk menyusun RPP. Guru dalam pembelajarannya sudah pasti memiliki tujuan-tujuan yang disebut tujuan pembelajaran. Tujuan pembelajaran bisa dicapai dengan bersenjatakan RPP, jika RPP bisa dianalogikan sebagai senjata, sehingga dapat disimpulkan bahwa guru tidak akan mencapai proses pembelajaran yang baik sesuai tujuan jika tidak memiliki RPP.
    Wassalamu'alaikum wr. Wb.

    ReplyDelete
  122. Nurika Miftahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Selama ini guru sudah merasa bisa mengajar dan dengan pengalaman mengajarnya itu sudah cukup. Hal itu dibuktikan bahwa siswa dapat memahami pelajaran dan nilai ujiannya juga baik. Itulah alasan guru, ketika dikritik mengapa tidak membuat RPP. Apa jadinya konteks mengajar guru tanpa RPP? yang terjadi adalah guru asal mengajar dengan media ala kadarnya tanpa strategi pembelajaran yang cocok dan bahkan guru mengajar dengan teks book. Pada akhirnya terbentuklah manusia yang kurang kreatif dan lebih monoton dalam berpikir.
    Wassalamu'alaikum wr. Wb.

    ReplyDelete
  123. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Berbicara mengenai guru yang mengajar, tidak terlepas dari Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Salah satu tugas guru sebagai pendidik adalah merencanakan proses pembelajaran dengan cara menyusun RPP berdasarkan silabus yang telah diberikan oleh pemerintah melalui permendikbud. Membuat RPP sangat penting dilakukan oleh setiap guru karena dalam RPP tersebut memuat tujuan dari pembelajaran yang mana setiap pokok bahasan akan memiliki tujuan yang berbebda. Selain itu, di dalam RPP juga memuat tentang perencanaan alat peraga, metode pengajaran, bahan ajar, dan prosedur-prosedur pembelajaran.

    ReplyDelete
  124. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Menyusun RPP merupakan hal yang tak mudah dan seringkali dihadapi oleh seorang guru dalam proses pembelajaran para guru. Banyaknya kendala dalam penyusunan tak jarang membuat para guru malas atau enggan untuk menyusun RPP ini. Terima kasih untuk angket yang Prof berikan mengenai kesulitan menyusun RPP ini. Seyogyanya angket ini diberikan kepada para pengajar di sekolah agar dapat diketahui bagaimana kesulitan menyusun RPP dan dapat segera dicari solusinya.

    ReplyDelete
  125. Eka Luthfiana Lathifah
    17709251062
    PPs PMat C

    masih banyak sekali guru yang kesulitan dalam membuat RPP, sehingga tidak sedikit pula guru yang belum membat RPPnya sendiri. lebih-lebih dengan kurikulum 2013 ini yang terdapat unsur 5M, guru mengeluhkan sulitnya membuat RPP.
    semoga dengan adanya angket ini dapat diketahui kendala dalam penyusunan RPP dan dapat memberikan solusi untuk mengatasi kesulitan yang dialami oleh guru dalam pembuatan RPP.

    ReplyDelete
  126. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Kesulitan yang menjadi hal biasa bagi para pendidik adalah membuat rencana bagi pembelajaran yang akan diberikan. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran atau yang dikenal RPP, merupakan salah satu instrumen yang mendukung kegiatan pembelajaran mau di bawa ke arah mana. Karena jika guru tidak membuatnya, maka kegiatan pembelajaran tidak akan fokus pada apa yang harus diterima oleh siswa. RPP juga merupakan instrumen yang penting dan harus dibuat oleh guru, karena hal ini akan membantu kesiapan guru untuk memberikan pengetahuan kepada siswa mereka. Namun, sekarang ini banyak guru yang mengalamai kesulitan dikarenakan mereka bingung format RPP yang berkali-kali berubah. Untuk itu, menurut saya format RPP tak usah diseragamkan, namun diserahkan pada kreatifitas gguru saja, dengan poin-poin yang sudah ditentukan, namun format RPP jangan ditentukan harus seperti apa.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  127. Bulan Nuri
    17709251028
    PPs PM B 2017

    Analisis kesulitan dalam membuat angket yang bapak buat diaatas, merupakan suatu wadah yang dapat digunakan untuk menganalisa kesulita yang sering dialami ketika membuat RPP. Karena tidak bisa dipungkiri bahwa saat RPP terkadang kita tidak mengetahui bagaimana memulai ataupun kegiatan apa yang akan kita mulai dalam sebuah proses pembelajaran, sehingga semua indikator dapat tercapai. Dan semuanya akan terstruktur dan terarah.

    Demikian, terimakasih.

    ReplyDelete
  128. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    RPP merupakan singkatan dari rencana pelaksanaan pembelajaran. Maka dilihat dari hal itu pun bahwa RPP adalah sebuah rencana atau dengan kata lain ia dapat diibaratkan sebagai scenario atau naskah drama. Sebuah drama tidak akan berjalan dengan baik jika bersifat spontan, tidak memiliki arahan-arahan yang telah dipersiapkan terlebih dahulu dan dituliskan dalam naskahnya. Begitu pula dalam pembelajaran, pembelajaran tidak dapat terlaksana dengan baik jika tidak dipersiapkan terlebih dahulu oleh guru.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  129. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPs P.Mat A

    Terimakasih Prof. atas ulasan tentang angket terbuka kesulitan penyusunan RPP di atas. RPP disusun untuk memberikan pedoman bagi guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran di kelas. Adapun unsur-unsur yang ada pada RPP kurikulum 2013 berbeda dengan kurikulum sebelumnya. Salah satunya adalah pendekatan pembelajaran yang digunakan yaitu mewajibkan menggunakan pendekatan saintifik. Meskipun penyusunan RPP ini tidak mudah dilakukan, namun ketika guru mau untuk mencoba menyusun sendiri sesuai dengan apa yang ia inginkan maka akan meminimalkan kendala yang ada. Karena sebenarnya kemauan guru untuk merubah mindset tentang RPP adalah hal yang paling penting dalam perbaikan penyusunan RPP.

    ReplyDelete
  130. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    RPP merupakan komponen/unsur penting dalam sebuah kegiatan belajar mengajar. Guru harus menyiapkan RPP sebelum pelajaran dimulai. Ini akan menjadi arah dan garis besar sebuah pembelajaran. Dalam kurikulum 2013, guru harus menyesuaikan antara metode/strategi pembelajaran yang tepat dengan kondisi siswa, mengacu pada aktivitas 5M. Selain menyiapkan RPP, guru juga harus menyusun LKS yang terkadang belum sempurna memenuhi sintaks pembelajaran kurikulum 2013. Rancangan pembeljaran yang matang juga akan menetukan keberhasilan guru menyiapkan berjalannya pembelajaran dikelas berlangsung sehingga perencanaan yang matang juga akan berpengauh terhadap pengelolaan kelas yang baik.

    ReplyDelete
  131. Angket terbuka kesulitan penyusunan RPP

    Assalamualaikum wr.wb
    Memang di kurikulum 2013, penyusunan RPP masih sulit dipahami guru. Bukan hanya RPP untuk perangkat pembelajaran lainnya saja masih susah. Penyususan RPP yang sulit tersebut karena beberapa kali formatnya berganti-ganti, saya ingat ketika saya mengikuti pelatihan IN dan ON di makassar, format RPP yang diberikan kepaada kami tidak konsisten, berganti-ganti terus. Dengan adanya angket kesulitan pembuatan RPP di atas, bisa dijadikan acuan oleh pemerintah untuk memperbaiki sistem pendidikan.

    ReplyDelete
  132. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Dalam penyusunan RPP, setiap hal yang akan dilakukan selama proses pembelajaran hendaknya dituliskan secara detain dan rinci. Misalnya pada bagian memotivasi siswa di awal pembelajaran. Idealnya guru menuliskan secara detail permasalahan apa yang akan disampaikan guna memotivasi siswa untuk tertarik dan dapat bersemangat mengikuti pelajaran hari itu, tidak hanya sekadar menuliskan “menjelaskan manfaat materi terhadap kehidupan”, tetapi tidak memberikan contoh konkretnya. Pemberian motivasi sebaiknya dikaitkan dengan isu-isu yang sesuai dengan dunia siswa atau yang sedang trend.

    ReplyDelete
  133. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Bagi saya kesulitan membuat RPP adalah pada apersepsi, karena pada aperssepsi harus mengkaitkan materi yang akan dipelajari dengan materi sebelumnya. Terkait dengan materi prasyarat ini terkadang tidak tunggal, karena biasanya ada 2 atau 3 materi prasyarat yang harus dikuasai sebelum mempelajari suatu materi.

    ReplyDelete
  134. Puspitarani
    Pendidikan Matematika A 2015
    15301244008
    Bagi saya kesulitan untuk menyusun RPP adalah menuangkan apa yang akan saya lakukan ketika mengajar ke dalam langkah-langkah mengajar pada RPP Pak, saya sudah punya gambaran akan melakukan apa, namun saat saya menulis pada langkah-langkah di RPP saya masih mengalami kesulitan. Kesulitan yang lain yaitu menentukan metode pengajaran yang tepat untuk materi yang akan saya buat.

    ReplyDelete
  135. Tri Wahyu Nurjanah
    15301241010
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) merupakan salah satu dari banyak faktor pendukung dari proses pembelajaran, karena dengan adanya RPP kegiatan pembelajaan lebih terstruktur dan sistematis. Akan tetapi, yang sering membingungkan saat menyusun RPP ialah masalah format penulisan yang benar, kemudian bagaimana membuat indikator pencapaian kompetensi yang tidak abstrak dan mampu diukur ketercapaiannya, serta yang paling sulit ialah menuangkan gagasan yang ada dalam pikiran ke dalam langkah-langkah pembelajaran.

    ReplyDelete
  136. M. Zainudin
    16701261019
    PEP

    Salah satu yang menjadi kendala dalam penyusunan RPP adalah penentuan pendekatan yang efekti

    ReplyDelete
  137. Woro Alma Manfaati
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241002

    Kesulitan dalam menyusun RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) seringkali dihadapi oleh seorang guru ataupun calon guru. Menurut saya, kesulitan dalam meyusun RPP yaitu ketika menuangkan jalannya pembelajaran pada langkah-langkah pembelajaran. Selain itu, bagian sulit lainnya dalam menyususn RPP yaitu ketika menentukan apersepsi pada awal pembelajaran. Karena pada bagian ini harus menghubungkan materi pembelajaran yang akan dipelajari dengan materi sebelumnya.

    ReplyDelete
  138. RPP merupakan salah satu faktor pendukung yang penting dalam proses pembelajaran di kelas. Dengan adanya RPP akan memudahkan guru dalam melaksanakan pembelajaran. Tidak sedikit pendidik ataupun calon pendidik yang masih kesulitan dalam menyusun RPP. Seperti halnya saya sebagai calon pendidik, saya sering merasa kesulitan dalam menuangkan proses pembelajaran yang saya pikirkan kedalam langkah-langkah pembelajaran yang ada di RPP. Selain itu juga terkadang saya bingung dalam memilih pendekatan yang tepat untuk suatu materi.

    ReplyDelete
  139. Nur Sholihah
    15301241020
    S1 Pendidikan Matematika I 2015

    RPP merupakan hal yang krusial bagi seorang pendidik. Segala hal akan baik ketika perencanaannya baik, begitu juga dalam hal pendidikan. Sedangkan menurut saya hal yang cukup sulit dalam penyusunan RPP adalah bagian menentukan apresepsi yang pas agar dapat menjadi trigger yang bagus. Karena dalam apresepsi ini kita dituntut untuk bisa membawa siswa dari materi yang pernah didapat menuju materi baru.

    ReplyDelete
  140. Puspitarani
    15301244008
    S1 Pendidikan Matematika A 2015
    Terima kasih Bapak atas kesempatan untuk menuangkan kesulitan-kesulitan dalam menyusun RPP. Hampir sama dengan yang lain, saya masih kesulitan untuk menuangkan alur pada proses pembelajaran. ketika saya sudah mempunyai rencana di otak saya, lalu untuk menuangkan ke dalam kata-kata itu susahnya bukan main, memberikan apersepsi juga masih sulit. Keruntutan jalannya RPP juga saya masih butuh belajar lebih dalam lagi.Metode atau pendekatan yang digunakan juga terkadang masih belum sesuai dengan materi yang diajarkan, lalu waktu untuk menjalankan RPP juga Pak.

    ReplyDelete
  141. Febriana Putri Hutami
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241007
    RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) adalah salah satu hal penting yang perlu dipersiapkan sebelum seorang pendidik mengajar. RPP adalah skenario yang direncanakan untuk mencapai kompetensi yang diinginkan. Saya sebagai calon pendidik, masih merasa kesulitan dalam memilih pendekatan yang tepat untuk suatu materi. Karena terkadang, suatu pendekatan tidak cocok digunakan untuk materi tertentu. Kadang saya merasa kesulitan dalam menuangkan langkah-langkah pembelajaran yang akan saya lakukan (langkah yang saya pikirkan) ke dalam sintaks pendekatan yang saya pilih. Selain harus sesuai dengan materi, pendekatan itu juga harus efektif dan efisien dalam mencapai kompetensi yang diinginkan. Karena setiap pendekatan memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, termasuk rentan waktu yang dibutuhkan.

    ReplyDelete
  142. Siti Efiana
    S-1 P. Matematika I 2015
    15301241029

    Rencana Pelaksanaan Pembelajaran merupakan hal yang sangat penting bagi seorang pendidik. Dengan RPP ini pendidik sudah merencanakan apa-apa yang akan dilakukan saat mengajar suatu materi. Saat menyusun RPP, saya seringkali kesulitan saat membuat Lembar Kerja Siswa (LKS) karena LKS ini diharapkan bisa memancing rasa ingin tahu siswa sehingga siswa mau mengeksplor lebih jauh dan bisa memahami materi tersebut. Selain itu, terkadang saya juga bingung mengenai metode apa yang tepat dalam suatu materi karena memang tidak ada metode yang bisa diterapkan di semua materi. Semoga saja dengan semakin banyaknya jam terbang membuat RPP, permasalahan-permasalahan tersbut bisa diatasi, yang terpenting adalah jangan pernah berhenti berusaha sehingga RPP yang kita buat bisa semakin baik lagi ke depannya.

    ReplyDelete
  143. Endar Chrisdiyanto
    Pendidikan Matematika A 2015
    15301244011
    RPP merupakan pedoman yang digunakan didalam mengajar arena didala RPP berisi tentang langkah-langkah, cara dn tujuan yang diharapkan dari proses pembelajaran. Kesulitan dalam menyusun RPP yaitu dalam menentukan metode yang tepat untuk materi yang akan diajarkan sehingga siswa dapat dengan mudah memahami materi yang diajarkan oleh guru.

    ReplyDelete
  144. Norma Galih Sumadi
    15301241038
    Pendidikan Matematika I 2015

    Terima kasih Pak telah memberikan kesempatan kepada kami untuk menyampaikan kesulitan-kesulitan yang kami alami dalam penyusunan RPP. Hampir sama dengan tanggapan-tanggapan lainnya, salah satu kesulitan yang saya temui adalah dalam menyampaikan apersepsi dan memilih trigger atau pancingan yang tepat agar siswa dapat siap dan tertarik untuk mengikuti pembelajaran. Kesulitan lain yang saya temui adalah ketika menentukan metode dan model pembelajaran apa yang efektif yang dapat digunakan dalam suatu kegiatan pembelajaran. Demikian pak, semoga dengan bertambahnya pengalaman dalam mengajar dan menyusun RPP, kesulitan-kesulitan tersebut dapat saya hadapi dan kedepannya dapat mengembangkan pembelajaran yang efektif dan efisien serta menarik bagi siswa.

    ReplyDelete
  145. Yolanda Lourenzia Tanikwele
    15301241033
    Pendidikan matematika A 2015

    Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) merupakan hal yang penting dalam pembelagjaran, karena dengan RPP keiatan pembeajaran akan lebih tertata. Kesulitan penyusunan RPP masih sering dialami oleh pendidik, begitupun saya sebagai calon pendidik masih sering mengalami kesulitan dalam menentukan pendekatan/metode yang sesuai agar pembelajaran efektif dan bermakna bagi siswa dan juga menyusun kegiatan inti dan LKS pembelajaran sesuai sintaks pendekatan yang dipakai.

    ReplyDelete
  146. Julialita Muhariani
    15301241004
    S1 Pendidikan Matematika A 2015

    RPP merupakan salah satu hal yang kehadirannya dirasa penting dalam kegiatan pembelajaran. Sebelum mengajsr di kelas, guru terlebih dahulu menyusun rencana pembelajaran yang akan dilakukan. Dalam menyusun RPP seringkali masih mengalami kesulitan, diantaranya yaitu dalam menentukan metode apa yang cocok atau sesuai untuk suatu materi tertentu. Seringkali masih kesulitan dalam menuangkan langkah-langkah pembelajaran yang dimaksud yang disesuaikan dengan metode pembelajaran. Terkadang apa yang dibayangkan ternyata sulit untuk disesuaikan dengan langkah-langkah pada metode-metode yang ada.

    ReplyDelete
  147. Gandes Sih Mustika
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241015

    Kesulitan yang saya hadapi dalam menyusun RPP yaitu saat membuat langkah kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan pendekatan yang diambil. Selain itu, saya juga masih merasa bingung untuk menentukan apersepsi yang tepat yang harus dituangkan ke dalam RPP.

    ReplyDelete
  148. Rahma Hayati Nurbuat
    15301244007
    S1- Pendidikan Matematika I 2015
    RPP merupakan skenario yang dibuat oleh pendidik untuk menentukan jalannya kegiatan pembelajaran. Namun, saya sebagai calon pendidik masih merasa cukup kesulitan dalam menentukan sintaks yang tepat untuk sebuah model dan metode pembelajaran. Serta menyajikan permasalahan yang menantang, menarik, relavan, dan kontekstual untuk materi-materi tertentu.

    ReplyDelete
  149. Eka Susanti
    NIM. 15301241006
    S1-Pendidikan Matematika I 2015

    Sebagai pemula, saya terkadang merasa kesulitan dalam menyusun RPP. Saya bingung dalam menentukan apersepsi yang tepat pada suatu materi. Selain itu, saya masih menimbang-nimbang metode apakah yang sesuai dengan materi, bagaimana cara mengemas materi tersebut sehingga tidak berbelit belit dan dapat dipahami dengan mudah.

    ReplyDelete
  150. Bayu Widyanto
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301244010

    Dalam penyusunan RPP, seringkali guru mengalami kesulitan. Dari pengalaman saya, kesulitan saat penyusunan RPP adalah membuat RPP sesuai pendekatan/metode yang digunakan, masih bingung membuat materi apersepsinya, membuat RPP dengan pendekatan yang cocok dengan materi yang akan diajarkan.

    ReplyDelete
  151. Okta Islamiati
    15301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2015

    RPP merupakan bagian fundamental dalam pembelajaran sehingga dalam menyusunnya kita tidak boleh sembarangan. Oleh karena itu, terkadang terdapat beberapa kesulitan saat menuliskan RPP. Seperti yang seringkali saya alami. Biasanya yang paling sulit adalah menentukan apersepsi dan menentukan metode pembelajaran karena kurikulum yang sekarang menuntut kita untuk mengkaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari.

    ReplyDelete
  152. Nur'aini Habibah Sa'diyyah
    15301241044
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    RPP merupakan salah satu komponen terpenting dalam pembelajaran. RPP menjadi pedoman langkah-langkah pendidik dalam proses belajar mengajar. Dalam penyusunan RPP, saya mengalami beberapa kesulitan. Seperti halnya yang lain, saya kesulitan dalam menuangkan/menuliskan langkah-langkah yang saya pikirkan yang akan dilaksanakan nantinya. Selain itu saya kesulitan menentukan apersepsi apa yang sesuai agar anak terlebih dahulu mengerti materi yang akan digunakan sebelum mempelajari materi yang dipelajari pada hari tersebut. Metode yang cocok untuk materi-materi tertentu juga saya pertimbangkan, mengingat tidak semua materi sesuai dengan metode saintifik.

    ReplyDelete
  153. Fitria Restu Astuti
    15301241040
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Terimakasih sudah membagikan angket yang sangat bermanfaat Prof. RPP merupakan file penting yang harus disusun seorang pendidik sebagai suatu acuan dalam kegiatan belajar mengajar. Dengan adanya RPP diharapkan pendidik terbantu untuk mengingat alur pembelajaran yang sudah direncanakan sebelumnya. Saya pribadi terkadang masih merasa kesulitan dalam menyusun RPP terutama dalam sintaks pembelajaran dan membuat LKS atau Lembar Kerja Siswa yang baik dan benar. Terkadang siswa tidak paham dengan maksud guru dalam mengerjakan LKS. Namun seharusnya itu dapat diatasi dengan menampilkan instruksi-instruksi yang jelas dalam LKS itu sendiri salah satunya dengan mencantumkan sintaks atau langkah-langkah pembelajaran yang ada pada RPP ke dalam LKS.

    ReplyDelete
  154. Kristanti
    15301241041
    Pendidikan Matematika A 2015

    RPP merupakan perangkat pembelajaran yang penting dalam proses pembelajaran. Kesulitan yang saya alami dalam penyusunan RPP yaitu dalam menyusun indikator dan memilih metode pembelajaran yang efektif. Karena dalam penyusunan indikator harus memahami kedalaman makna dari KI yang ingin dicapai, sedangkan untuk pemilihan metode pembelajaran, saya masih sulit untuk menentukan metode apa yang sesuai dengan pembelajarannya.

    ReplyDelete
  155. Lisfiyati Mukarromah
    15301241042
    S1 Pendidikan Matematika A 2015

    RPP menjadi salah satu faktor yang sangt penting dalam mendukung lancarnya kegiatan pembelajaran. kesulitan saya dalam menyusun RPP adalah memilih matode yang cocok untuk materi yang akan diajarkan. Saya juga terkadang bingung menyelaraskan langkah-langkah pembelajaran agar sesuai dengan sintaks metode yang saya gunakan. Saya juga sering bingung mengenai apresepsi yang cocok dengan materi yang akan saya ajarkan.
    Terimakasih

    ReplyDelete
  156. Almaida Alvi Zahrotunnisa
    15301241046
    S1 Pendidikan Matematika A 2015

    Assalamu'alaikum Wr.Wb.
    RPP merupakan hal penting yang diperlukan guru dalam mempersiapkan pembelajaran. Namun, saya masih mengalami beberapa kesulitan dalam penyusunannya. Beberapa kesulitan tersebut antara lain: Bagaimana memilih metode pembelajaran yang sesuai dengan materi? Bagaimana membuat apersepsi yang dapat mengaktifkan siswa agar siap menerima materi baru? Bagaimana menyusun RPP yang sesuai dengan sintaks dari metode pembelajarannya? Bagaimana menyusun LKS yang sesuai dengan sintaks dari metode pembelajarannya dan tidak membingngkan bagi siswa?

    ReplyDelete
  157. Finda Ayu Annisa
    15301241024
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Kesulitan dalam menyusun RPP adalah hal yang lumprah dialami oleh guru ataupun calon guru. Seringkali calon guru atau guru mengalami kesulitan dalam menuliskan langkah-langkah pembelajaran yang baik dan benar. Seringkali guru salah dalam menentukan subjek, seharusnya subjek berpusat kepada siswa dan guru hanya sebagai fasilitator. Kesulitan lain yang dialami adalah menentukan apersepsi yang terhubung dengan materi yang akan disampaikan. Kebanyakan guru atau calon guru salah dalam menentukan apersepsi. Apersepsi yang diberikan tidak terhubung dengan materi yang akan disampaikan.
    Terimakasih

    ReplyDelete
  158. Malidha Amelia
    S1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241016

    RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) merupakan hal yang penting bagi guru untuk memulai dan menjadi pedoman dalam pelaksanaan pembelajaran dikelas. Namun banyak kesulitan yang dialami guru dalam merancang RPP, terutama untuk membuat RPP yang baik dan sistematis. Dengan adanya angket diatas, dapat dijadikan evaluasi bagi saya sendiri bagian mana yang masih belum benar. Biasanya kesulitan membuat RPP adalah mengenai pembuatan langkah-langkah pembelajaran yang harus disesuaikan dengan metode pembelajaran yang dipilih. Sehingga keseluruhan dalam RPP harus sesuai dengan sintaks metode yang dipilih agar pembelajaran dapat berjalan sesuai dengan tujuannya.

    ReplyDelete
  159. Hanifah Prisma Sindarus
    15301244013
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015
    Terimakasih atas angket yang sudah diberikan Prof. RPP merupakan salah satu elemen penting dalam kegiatan pembelajaran. RPP merupakan acua yang dijadikan oleh pendidik selama kegiatan pembelajaran. Saya pribadi terkadang merasa kesulitan dalam penyusunan RPP. Terutama dalam membuat Lembar Kegiatan Siswa (LKS). Selain itu dalam menentukan pendekatan atau metode yang sesuai dengan kompetensi yang akan diajarkan. Selain itu juga dalam menjabarkan kompetensi dasar yang harus dikuasai ke dalam indikator-indikator pembelajaran, serta menyusun tujuan pembelajaran yang sesuai dengan ABCD. Terimakasih.

    ReplyDelete
  160. Alfiani Indah P. S.
    15301241027
    S1-Pendidikan Matematika I 2015

    Saya mengucapkan terima kasih atas angket yang Bapak post. Dengan membaca angket dan mencoba menjawab beberapa pertanyaan pada angket, saya bisa melakukan refleksi tentang kemampuan saya dalam menyusun RPP. Saya sering mengalami kebingungan untuk menentukan apersepsi yang dapat menggugah rasa penasaran dan semangat belajar siswa, serta membantu siswa dalam melaksanakan pembelajaran. Seringkali saat menyusun RPP untuk suatu materi, saya bingung bagaimana mengintegrasikan materi-materi lain yang berkaitan dengan materi yang akan diajarkan dalam urutan atau skenario yang rapi sehingga tidak terkesan lompat-lompat.

    ReplyDelete
  161. Alman Kresna Aji
    15301241022
    S1 Pendidikan Matematika 2015
    RPP atau Rencana Pelaksanaan Pembelajaran adalah salah satu faktor pendukung supaya pembelajaran dapat terarah dalam mencapai tujuan pembelajarannya. Dengan adanya angket ini, sangat membantu untuk melakukan survei terkait dengan RPP. Kalau dari pandangan saya, kesulitan pada RPP terdapat pada apersepsi karena untuk menentukan apersepsi atau konsep prasyarat harus betul-betul sesuai dengan konsep apa yang akan kita jelaskan. Selain itu, memancing siswa untuk aktif bertanya adalah suatu hal yang cukup sulit, karena siswa belum tentu mau untuk mengajukan pertanyaan sehingga guru harus aktif memancing supaya siswa mau untuk mengajukan pertanyaan.

    ReplyDelete
  162. Ibnu Rafi
    14301241053
    S1 Pendidikan Matematika Kelas I 2014

    Menyusun RPP bukanlah suatu hal yang mudah, sebab perlu mempertimbangkan berbagai hal seperti strategi pembelajaran, metode pembelajaran, model pembelajaran, bentuk penilaian yang akan digunakan dalam pembelajaran. Tidak jarang, dalam menyusun RPP tersebut ditemui beberapa kendala. Salah satu kendala tersebut adalah menentukan metode/model/strategi pembelajaran tersebut di setiap pertemuan.

    ReplyDelete
  163. Ibnu Rafi
    14301241053
    S1 Pendidikan Matematika Kelas I 2014

    Kesulitan lain dalam menyusun RPP adalah terletak pada komponen kegiatan apersepsi (pra-syarat). Terkadang saya sulit menentukan kegiatan apersepsi apa yang pas yang dapat digunakan sedemikian sehingga transisi menuju ke kegiatan inti itu bisa "halus/smooth".

    ReplyDelete
  164. Ibnu Rafi
    14301241053
    S1 Pendidikan Matematika Kelas I 2014

    Kesulitan lain yang saya hadapi ketika mendesain pembelajaran adalah menyusun Lembar Kegiatan Siswa (LKS) sebagai pelengkap RPP. Kesulitan tersebut berupa kesulitan menentukan konten yang dapat memfasilitasi siswa untuk membangun pengetahuannya sendiri dan LKS tersebut tidak sekadar kumpulan soal (latihan soal).

    ReplyDelete
  165. Zayan Nur Ansito Rini
    15301241003
    S1 Pendidikan Matematika

    Dalam melangsungkan proses pembelajaran, RPP menjadi acuan. LKS tentu juga harus sesuai dengan RPP dan menjadi instrumen yang akan berinteraksi langsung dengan siswa. Kelancaran dan kesesuaian mahasiswa pendidikan dalam merancang RPP dapat menjadi penanda kesiapan mahasiswa tersebut untuk menjadi guru. Saat merancang RPP, ada beberapa hal yang masih dirasa sulit bagi mahasiswa calon guru untuk dikerjalan. Kesulitan yang biasa saya hadapi saat membuat RPP yaitu menentukan masalah kontekstual yang berkaitan dengan materi dan juga kebermanfaatannya di kehidupan sehari-hari. Untuk merumuskan hal-hal tersebut, tentu saja saya harus mengadakan sedikit riset kecil agar apa yang disampaikan benar-benar sesuai dengan realita.

    ReplyDelete
  166. Yuni Pratiwi
    15301241005
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    RPP merupakan salah satu perangkat pembelajaran yang harus dimiliki oleh guru untuk membantu dalam proses pembelajaran. Berdasarkan pengalaman saya selama menyusun RPP untuk micro teaching, saya mengalami beberapa kesulitan, diantaranya : menyelaraskan antara kegiatan pembelajaran dengan tujuan maupun indikator yang akan dicapai, menyusun kegiatan yang mampu memberikan keleluasaan siswa untuk mempelajari suatu konsep. dengan adanya angket kesulitan penyusunan RPP dapat digunakan untuk mengurangi hambatan dalam mentyusun RPP berbasis K-13.

    ReplyDelete
  167. Rina Musannadah
    15301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2015

    RPP merupakan salah satu hal yang harus disiapkan oleh pendidik dalam melaksanakan tugasnya. Oleh karena itu, kemampuan menyusun RPP merupakan salah satu kemampuan yang dimiliki oleh seorang pendidik. Sebagai calon pendidik, sudah cukup sering melakukan latihan mengenai pembuatan RPP beserta para lampirannya, namun tetap saja selalu menemui kesulitan dalam prosesnya. Kesulitan yang paling sering ditemukan adalah kesulitan dalam menemukan apersepsi dan triggernya, serta ketepatan dalam penyampaiannya.

    ReplyDelete
  168. ntan Heryani Putri
    15301241011
    S1 Pendidikan Matematika I 2015

    Sejauh ini dalam menyusun RPP saya selalu mengacu pada sistematika yang ditentukan di dalam kurikulum 2013. Kesulitan membuat RPP biasanya lebih kepada bagaimana menentukan konteks yang sesuai, demi membuat tujuan pembelajaran tercapai, kemudian menentukan model dan metode yang sesuai dengan materi yang akan diajarkan, serta penentuan apersepsi yang cocok.

    ReplyDelete