Jul 16, 2015

NARASI BESAR IDEOLOGI DAN POLITIK PENDIDIKAN DUNIA

Dear all,



Saya berharap pemikiran saya berikut dapat dibaca oleh sebanyak-banyaknya para pemikir di Indonesia ataupun di dunia:

https://www.academia.edu/14097700/NARASI_BESAR_IDEOLOGI_DAN_POLITIK_PENDIDIKAN_DUNIA

Semoga bermanfaat.

Marsigit, Indonesia

53 comments:

  1. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Dalam dunia sekarang pendidikan dan pengetahuan itu sangat penting yang mana pendidikan dan pengetahuan salah satu dasar membangun suatu negara. Akan tetapi dua hal itu jalannya agak berbeda pendidikan itu mengarah untuk membangun masayarakat lebih baik lagi sedangkan politik itu membangun negara agar negara kita dapat berkembang dan bisa sejajar dengan negara maju kita. Jadi kedua hal itu sangat penting.

    ReplyDelete
  2. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Pengamatan prosesnya paham idealisme dan realisme muncul. Dari yang ada dan mungkin ada, berkembang menjadi tetap dan berubah, kemudian berkembang lagi menjadi yang ada dalam pikir (idealisme) dan yang ada di luar pikir (realisme)

    ReplyDelete
  3. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Berdasarkan artikel tersebut, bisa saya simpulkan terdapat hubungan antara Pendidikan dengan filsafat, politik, dan ideology. Telaahfilsafat telah memberi petunjuk adanya aliran-aliran pemikiran dalam sejarahnya; sedangkan politik dan ideologi telah memberikan konteks, persoalan dan solusi-solusinya. Terdapat benang merah secara filsafat, politik dan ideologis bahwa persoalan multidimensi bangsa Indonesia secara hermeneutika dapat didekati menggunakan narasi-narasi besar dunia di satusisi, dan di sisi lain dapat didekati menggunakan dialog kecerdasan lokal (local genious)

    ReplyDelete
  4. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Pada tabel yang dipaparkan oleh pak marsigit bisa saya ambil ilmu bahwa pendidikan itu ada berbagai macam, antara lain : Pendidikan Kapitalisme, Pendidikan Saintisme, Pendidikan Sosialisme, Pendidikan Spiritualisme, Pendidikan Demokrasi, dan Pendidikan Kontemporer Indonesia. Yang mana semuanya itu slalu berhubungan dengan filsafat, ideology, politik, moral, social, budaya, ilmu, epistemology pendidikan, kurikulum, tujuan pendidikan, teori mengajar, teori belajar, peran guru, kedudukan siswa, dan teori evaluasi

    ReplyDelete
  5. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Saya sangat belajar banyak dari postingan Prof. Marsigit ini. Menarik memang jika kita menarik simpul dari masing-masing aspek yang saling berkaitan antara ideologi dan politik pendidikan di Indoensia. Kemudian yang saya garisbawahi adalah tingginya angka HDI di Indonesia yang mengindikasikan kesenjangan (ada unsur politik) yang sangat tinggi, misalnya antara guru dengan siswa yang sekatnya masih sangat rapat.

    ReplyDelete
  6. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Pendidikan Indonesia sebaiknya dibuat sedemikian rupa yang mencerminkan ciri khas bangsa Indonesia itu sendiri, ciri khas Indonesia yang tertuang dalam landasan Negara yaitu Pancasila. Konsep yang sebenarnya sudah dicetuskan oleh Ki Hajar Dewantara yang sudah diterapkan di Indonesia, karena beliau sangat memperdulikan keberagaman yang ada di Indonesia. Keberagaman baik suku, ras, dan agama yang memang menjadi warna dan ciri khas dari bangsa Indonesia.

    ReplyDelete
  7. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016

    setelah memahami link yang bapak berikan, politik dalam ranah pendidikan demokrasi berdasarkan tabel yang digambarkan berupa demokrasi nasionalis, dimana kebebasan untuk berpendapat dalam pembelajaran dibenarkan adanya. sedangkan politik dalam pendidikan kontemporer indonesia berupa demokrasi transaksional egosentris - pasar bebas. dimana adanya pihak tertentu yang mencari keuntungan pribadi dari adanya pendidikan di indonesia.

    ReplyDelete
  8. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Kehidupan manusia berawal dari segala sesuatu yang ada dan yang mungkin ada. Seperti seorang manusia yang terlahir di dunia mulai dari bayi (starting point) kemudian bayi akan menjadi balita yang akan selalu menurut dengan apa saja yang diperintah oleh orang tuanya (linear). Dan ada juga yang berusaha menemukan sesuatu yang ingin ia ketahui. Menjadi dewasa dan tua akan mengalami dan akan menggunakan akal pikiran serta pengetahuannya untuk mempertahankan hidup dan menuju tujuan hidup yang diinginkan sampai akhirnya ia meninggal. Dalam narasi di atas menggambarkan segala macam yang terjadi dalam kehidupan manusia mulai dari awal dan akhir dengan interaksi antara sesama manusia.

    ReplyDelete
  9. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Dalam pendidikan demokrasi, keberadaan sistem politik dalam pendidikan merupakan demokrasi dan nasionalisme, dan pada pendidikan kontemporer merupakan demokrasi-transaksional dan egosentris-pasar bebas. Kita harus berpegang teguh pada ideology pancasila. Karena mengenai pengaruh pendidikan politik dalam pembangunan manusia yang berkepribadian Pancasila sebagai ciri khas ideologi bangsa dan negara Indonesia sebagaimana negara dan bangsa lain dengan ideologinya masing-masing yang dapat memberikan ciri khas bagi bangsa tersebut.

    ReplyDelete
  10. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Politik dan pendidikan mana yang lebih penting?
    Dengan pendidikan kita dapat memajukan bangsa ini. Baik dalam bidang ekonomi, sains, teknologi bahkan politik sekalipun. Semua yang ada di dunia ini tanpa pendidikan akan terasa hampa. Mengapa? Karena pendidikan akan menghasilkan manusia yang bermoral dan berilmu yang merupakan bekal untuk memajukan bangsa ini.

    ReplyDelete
  11. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Dari narasi Prof Marsigit di atas saya mengambil hikmah bahwa politik dan ideologi pendidikan Indonesia berlandaskan demokrasi pancasila yang mana sebagai landasan dalam berbangsa dan bernegara. Dikatakan juga bahwa Indonesia memiliki hakikat ilmu yaitu dengan hakikat ilmunya adalah saintifik-spiritualisme. Kurikulum 2013 yang diterapkan rasakan kurang cocok untuk pendidikan Indonesia yang berlandaskan demokrasi. Karena pendidikan demokrasi pancasila menggunakan kurikulum dengan hermenitika hidup berlandaskan pancasila yang mana kurikulum tersebut bertujuan untuk memperoleh hidup selamat, sejahtera seutuhnya lahir batin serta dunia dan akhirat. Karena kita harus mengembalikan ideologi dan pendidikan politik negeri ini pada jati diri bangsa yang sebenarnya.

    ReplyDelete
  12. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Seorang tokoh bernama Auguste Compte membuat buku yang isinya mengajak manusia untuk realistis membangun dunia. Menurutnya spiritual bukan tingkat yang paling tinggi. Membangun dunia apabila diawali dari bawah yaitu diawali dari spiritual, bukan sebagai landasan namun derajatnya ada di bawah, di atas spiritual ada ilmu filsafat, di atas filsafat ada ilmu positif. Sedangkan di Indonesia yang termasuk dunia timur, material ada di paling bawah, di atas material ada formal, di atas formal ada normatif, di atas normatif ada spiritual. Tanpa disadari oleh dunia timur, positif sudah menjelma menjadi dunia atau struktur kontemporer yaitu paling bawah archaic, di atas archaic ada tribal, di atas tribal ada tradisional, di atas tradisional ada feudal, di atas feudal ada modern, di atas modern ada postmodern, di atas postmodern ada powernow. Spiritual di dalam struktur kontemporer ada di archaic paling rendah, lalu tribal, dan paling tinggi tradisional.

    ReplyDelete
  13. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Politik dan pendidikan itu dua hal yang sama penting dalam suatu Negara. Tetapi pendidikan dan politik memiliki ranah yang berbeda. Pendidikan untuk membangun pondasi negara yaitu mencetak orang-orang yang siap dalam membangun negara. Sedangkan politik adalah hal mengurus terkait keberlangsungan negara. Orang-orang yang berkecimpung di dunia politik tentulah memiliki wewenang untu mengatur system pendidikan suatu Negara. Sebaiknya, orang-orang politik ini meliliki latar belakang pendidikan yang baik, sehingga dapat membentuk dan mengembangkan system pendidikan yang baik pula untuk negaranya.

    ReplyDelete
  14. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pembangunan Pendidikan di Indnesia tetap dengan acuan Pancasila dan UUD 1945 tanpa menghilangkan karakter bangsa Indonesia. Pendidikan memiliki fungsi penting dalam mencetak manusia yang bermoral dan berbudi pekerti. pendidikan juga digunakan untuk membangun dan memajukan bangsa.

    ReplyDelete
  15. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Pendidikan adalah upaya mengembangkan potensi-potensi manusiawi peserta didik baik potensi fisikpotensi cipta, rasa, maupun karsanya, agar potensi itu menjadi nyata dan dapatberfungsi dalam perjalanan hidupnya. Dasar pendidikan adalah cita-cita kemanusiaan universal. Pendidikan bertujuan menyiapkan pribadi dalam keseimbangan, kesatuan. organis, harmonis, dinamis. guna mencapai tujuan hidup kemanusiaan. Filsafat pendidikan adalah filsafat yang digunakan dalam studi mengenai masalah-masalah pendidikan.

    ReplyDelete
  16. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Tujuan filsafat pendidikan memberikan inspirasi bagaimana mengorganisasikan proses pembelajaran yang ideal. Teori pendidikan bertujuan menghasilkan pemikiran tentang kebijakan dan prinsip-rinsip pendidikan yang didasari oleh filsafat pendidikan. Praktik pendidikan atau proses pendidikan menerapkan serangkaian kegiatan berupa implementasi kurikulum dan interaksi antara guru dengan peserta didik guna mencapai tujuan pendidikan dengan menggunakan rambu-rambu dari teori-teori pendidikan. Peranan filsafat pendidikan memberikan inspirasi, yakni menyatakan tujuan pendidikan negara bagi masyarakat, memberikan arah yang jelas dan tepat dengan mengajukan pertanyaan tentang kebijakan pendidikan dan praktik di lapangan dengan menggunakan rambu-rambu dari teori pendidik.

    ReplyDelete
  17. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Kontradiksi antara idealism dan realisme dalam sejarah filsafat, oleh Kant, disintesis melalui transendentalism. Sintesis tersebut dimungkinkan melalui dua macam putusan yaitu putusan apriori dan putusan aposteriori. Sedangkan Pendidikan Spiritualisme mutlak termasuk kesalahan dalam pendidikan, meskipun salah satu solusinya adalah dengan didasarkan pada Pancasila yang dimana sila pertamanya bersifat Spritualisme, namun bukan berarti harus mutlak. Untuk mengimbanginya bisa juga didasarkan pada hal yang yang bersifat ilmiah.

    ReplyDelete
  18. Ideologi negara Indonesia adalah Pancasila. Dalam politik, Indonesia menganut demokrasi. Pendidikan Indonesia juga didorong untuk diselenggarakan secara demokrasi. Demokrasi dalam pembelajaran berarti siswa yang membangun pengetahuannya sendiri. Siswa yang banyak melakukan aktivitas untuk memperoleh pengetahuan. Guru tidak lagi dominan menerangkan materi.

    ReplyDelete
  19. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    politik pendidikan sudah marak salah satunya akan dihapuskannya UN tetapi mungkin tidak jadi karena beberapa alasan politik dari petinggi. saya kurang tau juga tetapi kalau seperti itu alangkah tidak kasihan kepada para siswa atau peserta didik di Negeri ini yang sedang berjuang untuk belajar dan terus belajar agar keinginan nya dan keinginan orangtuanya dapat tercapai. semoga pendidikan di Negeri ini menjadi lebih baik kembali.

    ReplyDelete
  20. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Politik pendidikan dunia, politik tak lepas dari pendidikan dan begitu juga sebaliknya. Pendidikan memajukan ekonomi, tekonologi dan politik saat ini. Politik memajukan pendidikan saat ini atau membuat bingung pendidikan saat ini?

    ReplyDelete
  21. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    Dibalik ideologi sebuah pendidikan terdapat banyak dan kompleks sekali hal-hal yang membentuknya. Ideologi dan politik merupakan dua hal berbeda tetapi saling berkaitan. Begitu banyak permasalahan dalam pendidikan di Indonesia, salah satu penyebabnya adalah ideologi pendidikan yang dianut masih berubah-ubah. Oleh karena itu diusulkan ideologi pancasila sebagai ideologi pendidikan kita sesuai dengan ideologi negara kita Indonseia.

    ReplyDelete
  22. Fina Fitri Nurjannah
    14301244005
    S1 Pendidikan Matematika A 2014


    Ideologi yang paling tepat dan sesuai dengan bangsa Indonesia sejatinya hanyalah Pancasila. Pancasila adalah cerminan jati diri bangsa Indonesia. Sehingga pelaksanaan pendidikan yang paling sesuai pun juga pendidikan yang berlandaskan Pancasila. Seperti yang di sampaikan Ki Hajar Dewantara yaitu Ing Ngarso Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, dan Tut Wuri Handayani.

    ReplyDelete
  23. Fina Fitri Nurjannah
    14301244005
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Pendidikan yang berlandaskan Pancasila akan membentuk anak Indonesia yang menjinwai Pancasila yaitu anak yang berkarakter taqwa, mandiri, dan cendekia. Implementasi Ing Ngarso Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, dan Tut Wuri Handayan sangat diharapkan mampu menuntun siswa untuk meraih cita-citanya dengan tetap berkarakter pancasila. Yang lebih penting lagi adalah sudah menjadi tugas kita yaitu guru dan calon guru untuk memberikan contoh yang baik bagi anak didik kita, yaitu manusia yang berbudi pekerti yang luhur.

    ReplyDelete
  24. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah...
    Bangsa Indonesia berasaskan pancasila, sehingga segala aspek kehidupan bangsa harus berlandaskan kepada pancasila. Sebagaimana yang tercantum pada pancasila, sila pertama yakni Ketuhanan Yang Maha Esa. Dengan demikian ideologi bangsa yang tertinggi adalah spiritual. Negara Indonesia adalah negara yang berbagama terlepas dari agama apapun, yang jelas agama atau kepercayaan merupakan landasan tertinggi ideologi bangsa. Begitupun dalam pendidikan.

    ReplyDelete
  25. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    Menurut Ki Hadjar Dewantara "Pendidikan adalah daya upaya untuk memajukan bertumbuhnya budi pekerti, pikiran, dan tubuh anak. Bagian-bagian itu tidak boleh dipisahkan agar kita dapat memajukan kesempurnaan hidup anak-anak kita."

    ReplyDelete
  26. Ujang Herlan Permana
    14301249001
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Ideologi Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah Pancasila, maka setiap kegiatan di Indonesia harus berasaskan Pancasila, begitupun dengan pendidikan. Pendidikan di Indonesia harus sesuai dengan nilai-nilai yang tercantum dalam Pancasila. contohnya sekarang ini pendidikan berorientasi menuju pendidikan yang demokratis.

    ReplyDelete
  27. SUMIATI
    16709251056_PMC 2016
    Pendidikan Matematika-S2

    Assalamualaikum Wr. Wb.
    Gaya hidup yang mengutamakan kenikmatan atau kesenangan sangat mempengaruhi dunia pendidikan di Indonesia, itulah paham Hedonisme. Mungkin yang perlu kita benahi adalah teori baik di masa lampau yang telah kita lupakan setidaknya diterapkan kembali, seperti teori yang dirumuskan oleh Ki Hajar Dewantara, yaitu Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, dan Tut Wuri Handayani. Dengan konsep tersebut yang sesuai dengan karakter dan budaya bangsa Indonesia pengaruh gaya hidup hedonisme yang mempengaruhi dunia pendidikan akan dapat dihilangkan secara perlahan.

    ReplyDelete
  28. Dheanisa Prachma Maharani
    14301241037
    S1 Pend. Matematika A 2014

    Kapitalisme pendidikan terjadi apabila prinsip kapitalisme digunakan di dalam sektor pendidikan, negara tidak membatasi kepemilikan perorangan di dalam sektor pendidikan, artinya satuan penyelenggara pendidikan dapat dikuasai oleh perorangan (sektor swasta atau aktor non negara), dimana segala kebijakannya diatur oleh sektor swasta tersebut. Pengelola sektor pendidikan (pihak swasta) ini, mulai bersaing antara satu dengan lainnya. Bagi pihak pengelola pendidikan yang memenangkan persaingan akan mendapatkan pengguna jasa pendidikan lebih banyak. Modal dari pihak pengelola sektor pendidikan pun akan masuk dan dapat diakumulasikan. Ketika mengikat maka akan terjadi monopoli, sehingga penentuan harga (biaya pendidikan) tanpa ada penawaran dan permintaan terlebih dahulu dengan para pengguna jasa pendidikan. Pengelola pendidikan pun menawarkan harga (biaya pendidikan) tanpa memikirkan kemampuan dari pihak pengguna jasa pendidikan. Jelas hal ini akan merugikan bagi pihak pengguna jasa pendidikan, karena mereka tidak diberi kesempatan untuk menawar harga (biaya pendidikan). Akhirnya, akan muncul kesenjangan-kesenjangan bahwa orang yang kaya lah yang bisa mendapatkan pendidikan tersebut. Sedangkan bagi pihak pengguna jasa pendidikan yang kurang mampu, akan kesulitan dalam mendapatkan pendidikan tersebut.

    Terimakasih

    ReplyDelete
  29. Dheanisa Prachma M
    14301241037
    S1 Pend. Matematika A 2014

    Penndidikan dalam pendekatan sosialis harus dilakukan dengan penyadaran danmendorong manusia mengenali dan melawan hambatan-hambatan material yang ada. Selanjutnya, pendidikan secara menyeluruh harus digunakan untuk menciptakan tatanan yang sesuai bagi hakikat manusia, yaitu tatanan di manakontradiksi berupa hubungan produksi yang eksploitatif(kapitalisme)digantikan dengan hubungan produksi yang setara. Karena itu, pendidikanharus demokratis, menciptakan kondisi anak-anak didik yang benar-benar bebas, rasional, aktif, dan independen.

    Terimakasih

    ReplyDelete
  30. Dheanisa Prachma Maharani
    14301241037
    Pend. Matematika A 2014

    Pendidikan yang spiritualis perlu ditampilkan dengan cara menerapkan pendidikan agama yang berorientasi spiritual. Jika pendidikan agama yang berorientasi spiritualitas ini dapat dilakukan, maka ilmu pengetahuan yang dikembangkan di Barat tidak akan menimbulkan mudharat, justru sebaliknya, ilmu pengetahuan seperti itu akan mampu menghasilkan peradaban yang tinggi, bahkan lebih tinggi dari peradaban yang telah mereka dicapai.

    Terimakasih

    ReplyDelete
  31. Dheanisa Prachma Maharani
    14301241037
    S1 Pend. Matematika A 2014

    Pendidikan yang demokratik adalah pendidikan yang memberikan kesempatan yang sama kepada setiap anak untuk mendapatkan pendidikan di sekolah sesuai dengan kemampuannya. Pengertian demokratik di sini mencakup arti baik secara horizontal maupun vertikal.

    Terimakasih

    ReplyDelete
  32. Dheanisa Prachma Maharani
    14301241037
    S1 Pend. Matematika A 2014

    Yang mana maksud demokrasi secara horizontal adalah bahwa setiap anak, tidak ada kecualinya, mendapatkan kesempatan yang sama untuk menikmati pendidikan sekolah.
    Sementara itu, yang dimaksud dengan demokrasi secara vertikal adalah bahwa setiap anak mendapat kesempatan yang sama untuk mencapai tingkat pendidikan sekolah yang setinggi-tingginya, sesuai dengan kemampuannya.

    Terimakasih

    ReplyDelete
  33. Dheanisa Prachma Maharani
    14301241037
    S1 Pend. Matematika A 2014

    Indonesia sekarang menganut sistem pendidikan nasional. Namun, sistem pendidikan nasional masih belum dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya. Ada beberapa sistem di Indonesia yang telah dilaksanakan, di antaranya:

    Sistem Pendidikan Indonesia yang berorientasi pada nilai.
    Sistem pendidikan ini telah diterapkan sejak sekolah dasar. Disini peserta didik diberi pengajaran kejujuran, tenggang rasa, kedisiplinan, dsb. Nilai ini disampaikan melalui pelajaran Pkn, bahkan nilai ini juga disampaikan di tingkat pendidikan menengah dan pendidikan tinggi.

    Indonesia menganut sistem pendidikan terbuka.
    Menurut sistem pendidikan ini, peserta didik di tuntut untuk dapat bersaing dengan teman, berfikir kreatif dan inovatif

    Sistem pendidikan beragam.
    Di Indonesia terdiri dari beragam suku, bahasa, daerah, budaya, dll. Serta pendidikan Indonesia yang terdiri dari pendidikan formal, non-formal dan informal.

    Sistem pendidikan yang efisien dalam pengelolaan waktu.
    Di dalam KBM, waktu di atur sedemikian rupa agar peserta didik tidak merasa terbebani dengan materi pelajaran yang disampaikan karena waktunya terlalu singkat atau sebaliknya.

    Sistem pendidikan yang disesuaikan dengan perubahan zaman.
    Dalam sistem ini, bangsa Indonesia harus menyesuaikan kurikulum dengan keadaan saat ini. Oleh karena itu, kurikulum di Indonesia sering mengalami perubahan / pergantian dari waktu ke waktu, hingga sekarang Indonesia menggunakan kurikulum KTSP.

    Terimakasih

    ReplyDelete
  34. Dheanisa Prachma Maharani
    14301241037
    S1 Pend. Matematika A 2014

    Problem yang dihadapi bangsa Indonesia di bidang pendidikan mencakup tiga pokok problem, yaitu:

    Pemerataan Pendidikan
    Saat ini bangsa Indonesia masih mengalami di bidang pemerataan pendidikan. Hal tersebut dikarenakan pendidikan di Indonesia hanya dapat dirasakan oleh kaum menengah ke atas. Agar pendidikan di Indonesia tidak semakin terpuruk, maka pemerintah harus mengambil kebijakan yang tepat. Misalnya, adanya kebijakan wajib belajar 9 tahun. Kebijakan ini dilaksanakan dari mulai bangku SD hingga SMP. Pemerintah membuat kebijakan dengan meratakan tenaga pendidik di setiap daerah.

    Biaya pendidikan
    Keadaan ekonomi Indonesia yang semakin terpuruk berdampak pula pada pendidikan di Indonesia. Banyak sekali anak yang tidak dapat mengenyam pendidikan karena biaya pendidikan yang mahal. Maka dari itu, agar bangsa Indonesia tidak semakin terbelakang, Pemerintah mulai mengeluarkan dana BOS, yang diberikan kepada peserta didik di SD dan SMP. Hal tersebut dilakukan dengan membebaskan biaya SPP atau membuat kebijakan free-school bagi pendidikan dasar. Dengan dikeluarkan kebijakan tersebut, di harapkan semua pendidikan dapat dirasakan di semua kalangan masyarakat Indonesia.

    Kualitas Pendidikan
    Selain kedua masalah tersebut, permasalahan yang paling mendasar adalah masalah mutu pendidikan. Karena sekarang ini pendidikan kita masih jauh tertinggal jika di bandingkan dengan negara-negara lain. Hal tersebut di buktikan dengan banyaknya tenaga pendidik yang mengajar namun tidak sesuai dengan bidangnya. Selain itu, tingkat kejujuran dan kedisiplinan peserta didik masih rendah. Contohnya: dengan adanya kecurangan-kecurangan yang dilakukan saat mengikuti Ujian Nasional peserta didik cenderung pilih mendapat jawaban secara instan, misalnya dengan membeli jawaban soal UN. Oleh karena itu, mutu pendidikan harus diperbaiki, maka pemerintah membuat kebijakan yang berupa peningkatan mutu pendidik. Yang dilakukan dengan cara mengevaluasi ulang tenaga pendidik agar sesuai dengan syarat untuk menjadi pendidik. Selain itu, pemerintah harus meningkatkan sarana dan prasarana, misalnya memperbaiki fasilitas gedung, memperbanyak buku, dll.

    Terimakasih

    ReplyDelete
  35. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika 2014

    Pendidikan dan politik sama sama memiliki tujuan untuk mengembangkan dan memajukan bangsa nmaun arahan yang berbeda, pendidikan lebih tertuju pada mencetak SDM yang cerdas dan berkarakter, sedangkan politik lebih kearah bagaimana membangun Negara, dan politik itu awalnya juga didasari pada pendidikan. Sehingga satu sama lain memang terkait

    ReplyDelete
  36. Zuliyanti
    14301241009
    S1 Pendidikan Matematika I

    Sebagian besar masyarakat memiliki keinginan untuk maju berkembang menjadi lebih baik. Hal tersebut dapat dicapai dengan berbagai cara, salah satunya melalui pendidikan. Upaya memajukan masyarakat melalui pendidikan akan tercapai melalui rekayasa politik. Maksudnya melalui penetapan pendekatan, metode, strategi perumusan dan penerapan kebijakan politik yang mengatur secara ketat penyelelenggaraan pendidikan, atau biasa disebut dengan kebijakan pendidikan.

    ReplyDelete
  37. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Berdasarkan Tabel politik dan ideologi pendidikan dalam tulisan tersebut, terdapat setidaknya lima jenis ideology yaitu industrial trainer, technological pragmatist, old humanist, progressive educator dan public educator. Secara garis besar, 3 ideologi pertama yang disebutkan cenderung mengarah pada hasil yang dapat diukur sedangkan pada 2 ideologi terakhir menjadikan pembelajaran sebagai aktivitas dengan berbagai aspek yang hendak dikembangkan dari diri siswa. Dalam perspektif pembelajaran Industrial Trainer, Technological Pragmatist dan old humanist, pembelajaran sangat berorientasi pada pengukuran pembelajaran meliputi penilaian dan hasil penilaian. Penilaian berfokus pada pengetahuan, pemahaman dan keterampilan yang mana aspek afektif menjadi termarjinalkan dalam pembelajaran. Kelima ideologi ini adalah yang pernah dan masih mewarnai kurikulum pendidikan di dunia. Indonesia pun saat ini menerapkannya dalam kurikulum 2013. Pandangan mengenai pembelajaran juga sangat terkait dengan pandangan mengenai ilmu yang dipelajari yang dalam hal ini adalah matematika. Perbedaan dalam memandang matematika menyebabkan perbedaan dalam membelajarkannya kepada siswa. Jika suatu ilmu itu unquestioned, telah nyata benar dan bersifat pure maka mempelajarinya adalah secara absolute, memungkinkan diskusi tapi diskusi yang sangat teratur untuk menyatakan kebenaran ilmu tersebut. Di titik ini pengaruh pijakan filsafat terhadap pembelajaran terlihat dengan sangat nyata. Pendidikan dan politik memiliki ranah kajian dan implementasi yang berbeda dalam sebuah pembangunan negara. Politik adalah hal yang penting bagi keberlangsungan negara, politik dalam hal ini juga termasuk membicarakan dan merancang bagaimana pendidikan kedepannya. Sedangkan, Pendidikan untuk membangun pondasi negara yaitu mencetak orang-orang yang siap dalam membangun negara yang besar. Jadi, kedua hal tersebut tidak bisa dipisahkan dalam unsur negara.

    ReplyDelete
  38. Zuliyanti
    14301241009
    S1 Pendidikan Matematika I

    Ada banyak ideologi politik yang dianut oleh kelompok-kelompok masyarakat maupun bangsa-bangsa di dunia. Dalam sejarahnya, ada lima ideologi besar yang dianut oleh mayoritas bangsa-bangsa di dunia, yaitu liberalisme, konservatisme, sosialisme, komunisme, fasisme, dan anarkhisme. Semua ideologi tersebut bila direntangkan pada sebuah kontinum ideologi, maka masing-masing ideologi tersebut dapat ditempatkan pada posisi kiri, tengah dan kanan. Indonesia sendiri menganut ideologi pancasila. Bedanya ideologi yang diterapkan juga akan memengaruhi pendidikan di suatu negara.

    ReplyDelete
  39. Suci Renita Sari
    14301241052
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Berdasarkan politik dan ideologi Pendidikan, menurut saya pendidikan yang paling sesuai di terapkan di Indonesia dengan keanekaragaman masyarakatnya adalah Pendidikan Demokrasi. Hal ini dikarenakan Pendidikan demokrasi menganut ideologi demokrasi yang membebaskan setiap warga masyarakatnya untuk memperoleh Pendidikan. Pendidikan demokrasi lebih menekanakan pada Pendidikan yang modern dengan menggunakan teknologi yang telah ada. Pembelajaran yang dilakukan lebih kreatif dan interaktif serta menganggap kurikulum sebagai kebutuhan. Pembelajaran yang dilakukan berpusat pada siswa dan bersumber pada kreativitas guru.

    ReplyDelete
  40. Isnan Noor Wahid R.
    14301241057
    S1 pendidikan Matematika I 2014

    Sebelumnya terimakasih karena pak Prof telah membagikan tautan tentang “Narasi Besar Ideologi dan politik pendidikan dunia”. Semoga seperti postingan yang lain, saya dapat menimba ilmu dari apa yang pak prof bagikan.

    ReplyDelete
  41. Isnan Noor Wahid R.
    14301241057
    S1 pendidikan Matematika I 2014

    Berbagai ideologi dan politik pendidikan dunia pasti banyak ragamnya. Hal ini dipengaruhi oleh banyak hal, seperti, tokoh yang ada dalam wilayah tersebut, karakteristik wilayah, dan kehidupan beragama di wilayah tersebut.

    ReplyDelete
  42. Isnan Noor Wahid R.
    14301241057
    S1 pendidikan Matematika I 2014

    Kehidupan politik pendidikan di wilayah barat pasti sangat dipengaruhi oleh leluhur mereka, begitu juga kehidupan mereka sekarang ini. Di barat banyak sekali yang menganut paham liberal. Maka politik pendidikan di sana pasti menganut politik pendidikan yang liberal, dimana kebebasan dijunjung tinggi

    ReplyDelete
  43. Isnan Noor Wahid R.
    14301241057
    S1 pendidikan Matematika I 2014

    Kehidupan politik pendidikan di wilayah timur pastilah sangat dipengaruhi oleh leluhur mereka. Di timur kehidupannya banyak yang masih menjunjung tinggi dengan nilai-nilai yang diajarkan oleh agama. Maka dari itu politik pendidikan di bagian timur pastilah masih dipengaruhi oleh kehidupan beragama yang ada.

    ReplyDelete
  44. Isnan Noor Wahid R.
    14301241057
    S1 pendidikan Matematika I 2014

    Menurut saya kehidupan politik pendidikan yang ada di Indonesia baiknya berdasarkan apa yang telah digagas oleh para pendiri bangsa pada zaman dahulu. Dimana sistem pendidikan Indonesia yang disampaikan Ki Hajar Dewantara, dengan semboyannya “ing ngarsa sung tuladha, ing madya mangun karsa, dan tut wuri handayani.”.

    ReplyDelete
  45. KHOIRUDIN
    14301244002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Filsafat politik bisa menjadi alat untuk mendefinisikan ulang konsep-konsep dan praktek politik yang telah lama dilakukan di Indonesia, seperti konsep negara, konsep kekuasaan, konsep otoritas, peran hokum, aspek keadilan di dalam hukum. Banyak pelaku korupsi di berbagai bidang lolos begitu saja dari jeratan hukum, karena tidak ada undang-undang yang pas untuk menjeratnya.

    ReplyDelete
  46. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Jika berbicara mengenai politic dan pendidikan sunggu seperti ironi. Karena dalam politik, tujuan dari pendidikan akan dianggap sebelah mata. Karena polik mempunya sistemnya sendiri. Mungkin kebijakan yang keluar dari polik kelihatannya bagus namun dalam pelaksanaan itu hany sebuah formalitas mungkin nol dipelaksaanaanya. Seperti itulah yang dapat saya gambarkan bagai mana politik dan pendidikan saling mempengaruhi dari pandangan saya atas negeri ini.

    ReplyDelete
  47. KHOIRUDIN
    14301244002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Filsafat politik sebagai aktivitas berpikir secara terbuka, rasional, sistematis dan kritis tentang kehidupan bersama, mampu menjadi alat yang kuat untuk membongkar kesesatan-kesesatan berpikir yang ada di dalam ideology tersebut. Dengan pikiran terbuka maka bisa menjadikan sistem pendidikan terus menerus diperbaiki.

    ReplyDelete
  48. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  49. Harumas Anom
    14301244013
    S1 Pendidikan Matematika I 2014
    Terimakasih kepada Pak Marsigit yang telah membagikan tautan tentang Narasi Besar Ideologi dan politik pendidikan dunia. Semoga seperti postingan yang lain, saya mendapatilmu dari apa yang bapak bagikan.

    ReplyDelete
  50. Ridwan Agung Kusuma
    13301241018
    Pend. Matematika A 2013

    Assalamu'alaykum Wr.Wb.
    Pendidikan nasional adalah pendidikan yang berdasarkan Pancasila dan Undang - Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang berakar pada nilai-nilai agama, kebudayaan nasional Indonesia dan tanggap terhadap tuntutan perubahan zaman (UU No.20 Tahun 2003). Pada prakteknya hal ini belum terlaksana dengan baik terutama pendidikan yang berdasarkan pada Pancasila.

    ReplyDelete
  51. Ridwan Agung Kusuma
    13301241018
    Pend. Matematika A 2013

    Sedikit saran pendidikan kita mengikuti ideologi pancasila, sehingga tidak terjadi dosa - dosa pendidikan. Seperti yang digambarkan evolusi manusia yang berujung menjadi "binatang babi" hal ini dikarenakan gaya hidup konsumtif, hedonis, materialis, dan sebagainya. Seharusnya hal yang demikian tidak akan terjadi jika pendidikan yang berlandaskan pada ideologi pancasila diterapkan dengan baik.
    Wassalamu'alaykum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  52. Rindang Wijayanto
    14301241028
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Teriimakasih atas link yang Bapak berikan, sangat bermanfaat bagi semua orang yang membaca isi dari narasi tersebut.

    ReplyDelete
  53. Endryana Listyarini
    14301241034
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Dalam link yang Bapak berikan, sebenarnya saya tidak banyak bisa memahami isi dari powerpoint Bapak. Hal ini karena ketidaktahuan saya mengenai materi yang sampaikan. Tapi ada satu slide yang saya bisa sedikit menangkapnya, yaitu Dosa-dosa Pendidikan yang disimpulkan oleh Bapak sendiri. Ada beberapa kategori pendidikan yang dianggap sebagai dosa-dosa pendidikan, yaitu: pendidikan esensialisme mutlak, esensialisme, lascar, berbasis pasar, spiritualisme mutlak, konservatif mutlak, liberalisme mutak, kapitalisme, humanisme mutlak, konstruksi sosial, sentralistik, positif, formalism, saintifik mutlak.

    ReplyDelete