Jul 22, 2015

All about Learning Trajectory of Mathematics Teaching


All about Learning Trajectory of Mathematics Teaching


The following are all related web with Marsigit’s activities in Lecturing Learning Trajectory for Primary Mathematics School teachers:


http://pd.pps.uny.ac.id/berita/lesson-study-bernuansa-learning-trajectory-ala-p2tk-dikdas.html


94 comments:

  1. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Learning Trajectory of Mathematics Teaching ini mempelajari bagaimana cara siswa dalam belajar matematika. Learning Trajectory ini membahas tentang cara belajar siswa yang dikaitkan dengan teori-teori psikologi belajar anak yang tidak dapat langsung mempelajari sesuatu yang abstrak. Siswa dapat menangkap materi pelajaran dengan lebih mudah jika siswa belajar dari hal yang konkret ke abstrak. Menurut Piaget, siswa SD berada pada tahap operasinal konkret sehinga siswa SD akan lebih memahami materi pelajaran jika disampaikan secara kontekstual, siswa belajar melalui hal-hal nyata yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa. Tidak ada gunanya seorang guru memberikan materi mengenai matematika formal yang berisi mengenai rumus-rumus saja kepada siswa SD. Siswa SD tidak akan mengetahui makna dari rumus tersebut jika tidak dikaitkan dengan hal-hal yang nyata. Selain itu, siswa harus mengalami sendiri pengalaman-pengalaman yang akan membangun pengetahuannya, sehingga sebaiknya digunakan student centered.

    ReplyDelete
  2. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Learning Trajectory yaitu ilmu yang mempelajari bagaimana siswa belajar serta bagaimana siswa berpikir, guru juga harus selalu berinovasi jangan bersifat monoton saja dalam pengajaran. Pada learning trajectory guru dapat membangkitkan atao memanggil lagi pengetahuan awal siswa (prior knowlagde). Maka pembelajaran itu sangat penting.

    ReplyDelete
  3. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Learning trajectory sangat diperlukan dalam membangun matematika dalam diri siswa dengan caranya sendiri. Learning trajectory membantu baik guru sebagai fasilitator maupun siswa sebagai subyek belajar agar dengan mudah mencapai tujuan pembelajaran. Learning trajectory fokus pada tujuan setiap materi belajar, pengembangannya, dan media-media yang diperlukan untuk menunjang setiap tujuan belajar agar tercapai.

    ReplyDelete
  4. Eka Dina Kamalina
    14301241055
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Siswa pada tingkat sekolah dasar, belajar melalui sesuatu yang bersifat konkrit berdasarkan fakta dan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga, salah satu metode yang dapat diterapkan untuk memfasilitasi siswa belajar dengan kondisi yang demikian adalah Learning Trajectory. Ciri-ciri dari Learning Trajectory adalah
    1. Memperhatikan tahap perkembangan anak baik secara teori maupun berdasarkan hasil observasi
    2. Pembelajaran tidak textbook, tetapi dikembangkan berdasarkan tahap perkembangan siswa
    3. Terdapat keterkaitan antara materi pada tingkat satu dengan tingkat berikutnya

    ReplyDelete
  5. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Learning trajectory mempelajari tentang bagaimana siswa belajar, bagaimana sikap siswa, dan bagaimana cara siswa berpikir dalam proses pembelajaran melalui serangkaian tugas dan instruksi. Kemudian hakikat pembelajaran di sekolah dasar itu adalah pembelajaran dengan aktivitas bukan banyak teori. Sehingga kita perlu menggunakan learning trajectory untuk pembelajaran di sekolah dasar. Supaya mampu mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan.

    ReplyDelete
  6. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Learning Trajectory berarti alur belajar yang bersifat hipotetik atau alur belajar hipotetik terdiri atas tiga komponen utama yaitu: tujuan belajar untuk pembelajaran bermakna, sekumpulan tugas untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut, dan hipotesis tentang bagaimana peserta didik belajar dan bagaimana peserta didik berpikir. Tujuan belajar yang dimaksudkan di sini dapat berupa memahami suatu konsep atau memecahkan suatu masalah matematika. Simon pertama kali menggunakan alur belajar hipotetik untuk mendesain suatu pembelajaran singkat yang meliputi satu atau dua kali pertemuan.

    ReplyDelete
  7. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Learning Trajectory dengan Teaching Trajectory mempunyai hubungan, meskipun keduanya merupakan hal yang berbeda. Learning Trajectory dasarnya adalah menjawab pertanyaan bagaimana siswa belajar dan juga mengandung pengertian bagaimana siswa berpikir. Setelah memahami keduanya, maka barulah bagaimana guru menyelenggarakan PBM (Proses Belajar Mengajar), yang biasanya disebut dengan Teaching Trajectory. Mengajar merupakan proses yang komplek, tidak sekedar menyampaikan informasi dari guru kepada siswa, banyak kegiatan maupun tindakan yang harus dilakukan, terutama bila diinginkan hasil belajar yang lebih baik pada siswa. Karena itu banyak terdapat aneka ragam pengertian mengajar, antara lain. Mengajar adalah segala upaya yang disengaja dalam rangka memberi kemungkinan bagi siswa untuk terjadinya proses belajar.

    ReplyDelete
  8. Hana' Aulia Dewi
    14301241054
    S1 Pendidikan Matematika 2014

    Learning Trajectory of Mathematics Teaching ini sama dengan mempelajari bagaimana cara siswa dalam belajar matematika.Learning Trajectory itu sendiri merupakan belajar bagaimana siswa itu berpikir dan bagaimana tahap-tahap berpikir pada siswa. Jadi, sangat penting bagi seorang guru untuk mengetahui tahap perkembangan siswanya saat ini dan memahami alur berpikir siswanya agar guru itu tidak memaksakan cara berpikir yang sesuai kehendaknya.
    Learning Trajectory berhubungan dengan Teaching Trajectory. Setelah guru memahami tahap perkembangan dan alur berpikir siswanya, guru dapat mengetahui bagaimana cara untuk mengajar siswanya.

    ReplyDelete
  9. Viani Kurniawati
    14301241051
    S1 Pend. Matematika A 2014

    Learning Trajectory of Mathematics Teaching adalah mempelajari alur berpikir siswa atau bagaimana siswa belajar matematika untuk mengajarkan matematika. Hal ini sangat penting bagi guru, agar selanjutnya guru dapat menentukan bagaimana mengajarkan siswa agar lebih mudah mengerti (menurut alur berpikirnya). Siswa pada pendidikan dasar terutama, mereka belum bisa mengerti hal hal ataupun ilmu yang bersifat abstrak, maka perlu bagi mereka belajar dari hal yang konkret. Hal-hal semacam ini harus selalu diperhatikan.
    Selain itu dalam Learning Trajectory of Mathematics teaching ini haruslah selalu mengaitkan denngan materi sebelumnya (yang memiliki kaitan).

    ReplyDelete
  10. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Pembelajaran matematika memang bertujuan tidak hanya agar siswa menguasai materi, namun mampu memahami alur berpikir atau skema untuk mengaitkan konsep-konsep matematika. Guru seharusnya memiliki terlebih dahulu informasi tentang pengetahuan prasyarat, strategi berpikir yang digunakan anak, level berpikir yang mereka tunjukkan dan bagaimana variasi aktivitas yang dapat menolong mereka mengembangkan pemikiran yang dibutukan untuk tujuannya tersebut. Semuanya dapat dilihat dalam alur belajar hipotesis. Alur belajar berfungsi sebagai kompas yang memandu pembelajaran.

    ReplyDelete
  11. Sefti Lailatifah
    14301241040
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Learning trajectory didasari pada pola tingkatan alamiah yang ada pada siswa. Dalam pembelajaran matematika para siswa tersebut mengikuti suatu pola tingkatan alamiah yaitu belajar kemampuan-kemampuan serta ide-ide dengan cara mereka sendiri. Hal tersebut sangat penting dipahami oleh guru. Karena apabila guru memahami pola tingkatan alamiah tersebut, dan juga aktivitas-aktivitas yang ada maka hal tersebut dapat membangun suatu lingkungan belajar matematika yang tepat dan efektif.

    ReplyDelete
  12. Syafa'atun Muslimah
    14301241042
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Learning trajectory adalah alur belajar atau alur berpikir yang siswa gunakan, bagaimana siswa memulai langkahnya dari satu titik sampai menuju ke suatu tujuan. Dalam pembelajaran matematika dengan tujuan menemukan konsep maka, siswa membutuhkan materi prasyarat sebagai titik awal, kemudian menggunakan cara atau metode dan langkah-langkah yang sesuai dengan tingkatan berpikir mereka sebagai jalur yang mereka gunakan untuk mencapai konsep itu. Oleh sebab itu guru harus bisa memahami alur berpikir siswa dan bisa mengajar sesuai alur belajar itu, sehingga proses belajar dapat berjalan optimal.

    ReplyDelete
  13. Nurul Faizah
    14301241022
    Pendidikan Matematika A 2014 (S1)

    Learning trajectory menggambarkan tujuan pembelajaran, proses belajar dan berpikir siswa pada berbagai macam level, dan aktivitas pembelajaran yang mungkin menarik bagi mereka. Ini sangatlah penting bagi seorang guru. Karena seorang guru harus bisa mengorganisasikan materi yang dapat dipahami oleh siswa dan itu bermakna tanpa membuat siswa merasa keberatan (cognitive over loud).

    ReplyDelete
  14. Muhammad Nur Fariza
    14301241024
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Learning trajectory dapat dijadikan sarana guru untuk memahami cara pikir siswa. Hal ini juga disesuaikan dengan perkembangan kognitif siswa. Untuk melaksanakan pembelajaran guru perlu mengetahui Learning Trajectory karena ini sangat penting dan bepengaruh untuk kegiatan inti pembelarajan sehingga perlu diperhatikan oleh guru agar dapat memfasilitasi secara optimal.

    ReplyDelete
  15. Aditya Raenda Ananta
    14301241036
    S1 Pend Matematika A 2014

    Learning trajectory adalah ilmu yang memperlajari tentang bagaimana siswa berpikir dan bagaimana tahap-tahap berpikir pada siswa. Seorang guru yang mampu mengetahui bagaimana cara siswa berpikir maka akan memudahkan guru dalam melaksanakan pembelajaran. Sejatinya guru adalah seorang fasilitator bagi siswa dengan adanya learning trajectory diharapkan guru mampu membuat perangkat pembelajaran untukk memfasilitasi siswa belajar matematika sesuai dengan cara berpikir siswa.

    ReplyDelete
  16. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    All about learning trajectory of mathematics teaching adalah pembelajarn matematika yang disusun dengan tujuan agar siswa mengkonstruksi pembelajaran matematika itu sendiri. Disini guru berperan sebagai fasilitator dan buka menjadi sumber ilmu bagi para siswanya. Dalam menyusun lembar kerja siswa sebaiknya memperhatikan perbedaan peserta didik, perbedaan jenis kelamin, kemampuan awal, tingkat intelektual, minat, motivasi belajar, bakat, potensi, kemampuan sosial, emosi, gaya belajar, kebutuhan khusus, kecepatan belajar, latar belakang budaya, norma, nilai, dan/atau lingkungan peserta didik. Semua itu adalah beberapa hal yang memang secara tidak langsung mempengaruhi pembelajaran dikelas.

    ReplyDelete
  17. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016

    berdasaarkan link http://harinipujiastuti.blogspot.co.id/: Learning Trajectory adalah mengetahui latar belakang dan kondisi siswa khususnya bagaimana siswa belajar sampai dimana, dan kedudukannya sebagai apa. Dalam membelajari siswa, guru mempergunakan pembelajaran yang cocok untuk anak Sekolah Dasar agar tidak menghancurkan intuisi dan nuraninya. Oleh karena itu guru harus bijaksana dalam membelajari siswa. Pembelajaran yang diberikan guru selama ini terlalu dipengaruhi pandangan bahwa pembelajaran yang diajarkan adalah alat yang siap pakai. Guru cenderung mentransfer pengetahuan yang dimiliki ke pikiran siswa dan siswa menerimanya dengan pasif serta tidak kritis. Salah satu cara agar siswa termotivasi dalam proses pembelajaran adalah dengan mengaitkan pembelajaran dengan realita kehidupan.

    ReplyDelete
  18. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Learning trajectory adalah belajar tentang bagaimana anak berpikir dan bagaimana tahap-tahap berpikir pada anak. Learning trajectory bisa dikatakan sebagai suatu tahapan belajar siswa dimana mendapatkan pembelajaran konsep suatu materi kemudian materi lanjutan dan adanya materi yang pada tingkatan yang lebih tinggi lagi.

    ReplyDelete
  19. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Learning trajectory merupakan bagian dari lesson study. Learning trajectory merupakan pembelajaran dengan lintasan belajar yang memberikan prior knowledge sebagai langkah awal untuk beranjak ke pengetahuan berikutnya, selain itu dapat menggambarkan bagaimana proses di dalam pikiran siswa baik iu dari metode maupun tingkat berpikirnya. Learning trajectory akan merujuk ke teaching trajectory. Teaching trajectory memiliki empat dimensi di dalamnya. Tak lain tak bukan adalah dimensi spiritual, normatif, formal dan material.

    ReplyDelete
  20. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Learning Trajectory pada pembelajaran matematika berperan dalam mengatur lintasan yang baik dalam pembelajaran matematika. Lintasan ini memberikan penjelasan kepada guru bagaimana mengatur kelas yang baik sesuai dengan sintak-sintak pembelajaran yang ada. Dengan learning trajectory kita dapat mengarahkan cara siswa berpikir dan bagaimana siswa diarahkan untuk belajar matematika.

    ReplyDelete
  21. Azizah Pusparini
    14301244012
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Learning Trajectory of Mathematics adalah memahami bagaimana siswa belajar. Bagaimana siswa belajar tentu berkaitan dengan perkembangan siswa (psikologi). Learning trajectory of mathematics penting bagi seorang guru dikarenakan agar konsep yang akan diajarkan oleh guru dapat dengan mudah diterima oleh siswa.

    ReplyDelete
  22. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    penting bagi seorang guru untuk paham apa itu learning trajectory. Learning trajectory sangat bermanfaat bagi guru karena jika guru paham akan learning trajectory maka guru akan paham alus siswa berfikir sehingga guru akan lebih mudah dalam menyampaikan materi dan siswa juga akan lebih mudah memahami apa yang disampaikan guru.

    ReplyDelete
  23. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Learning trajectory adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari bagaimana cara siswa belajar. Membangun learning trajectory merupakan hal yang sangat penting dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Dengan mengerti tentang tentang learning trajectory, guru akan dengan mudah menetapkan model pembelajaran apa yang tepat untuk diterapkan di dalam kelas sehingga hasil pembelajaran optimal dan lebih bermakna.

    ReplyDelete
  24. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Learning trajectory adalah belajar tentang bagaimana anak berpikir dan bagaimana tahap-tahap berpikir pada anak. Saat ini banyak guru yang memaksakan kehendak kepada siswa, mereka tidak sadar bahwa sebenarnya anak memiliki pola pikir yang berbeda atau mempunyai pendapat sendiri. Oleh karena itu, dengan mempelajari learning trajectory ini, guru diharapkan dapat memahami alur berpikir siswa, sehingga tidak lagi memaksakan cara berpikir “yang paling benar” kepada siswa.

    ReplyDelete
  25. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    Pendidikan Matematika I 2014

    Learning trajectory sangat dibutuhkan guru dalam mempelajari alur berpikir siswa dalam mempelajari suatu materi matematika tertentu. Saat siswa belajar suatu materi pastilah melalui tahapan-tahapan tertentu, dimana di setiap langkah tersebut (secara runtut) siswa memahami pengetahuan-pengetahuan yang diperlukan (prior knowledge). Sehingga diharapkan guru mampu mengenali kemampuan siswa dan menerapkan metode yang tepat untuk pembelajaran matematika melalui learning trajectory yang telah tersusun.

    ReplyDelete
  26. learning trajectory merupakan pembelajaran yang menuntut guru untuk memahami matematika kan memahami pengetahuan siswa tentang matematika. dengan pemahaman tersebut guru dapat membuat hypotetical learning trajectory yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran. pembelajaran dengan lintasan belajar ini sangat membantu meningkatkan kemampuan anak untuk membangun pengetahuannya. guru memperkirakan kemana arah belajar siswa sehingga guru dapat mengantisipasi setiap aktivitas yang akan terjadi di dalam proses pembelajaran. dalam pembelajaran ini guru yang menyesuaikan diri terhadap siswa. guru sebagai fasilitator dan pembimbing siswa. pembelajaran ini berpusat pada siswa.

    ReplyDelete
  27. Nurrita Sabrina (14301244010)
    Pendidikan Matematika I 2014
    S1 Pendidikan Matematika UNY

    4. Seperti yang di sampaikan oleh dosen pembimbing mikro saya salah satu hal penting yang harus di perhatikan oleh seorang mahasiswa kependidikan (calon guru) dalam merancang lesson plan adalah rute belajar siswa (learning trajectory). Ini penting untuk mengetahui seberapa luas dan dalam cakupan materi yang akan disampaikan. Selain itu learning trajectory ini juga bermanfaat untuk para calon guru belajar mengorganisasikan penyampaian materi sehingga rute belajar siswa terorganisir dan memudahkan siswa dalam menerima materi pelajaran.

    ReplyDelete
  28. Muhammad Nur Fariza
    14301241024
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Learning trajectory perlu diperhatikan dalam pembelajaran. Hal ini adalah suatu langkah yang dapat diambil guru untuk memahami cara pikir siswa. Setelah dapat memahami cara pikir siswa guru dapat mengolah materi pembelajaran agar lebih mudah dipahami oleh siswa.

    ReplyDelete
  29. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika

    Learning trajectory yaitu rute belajar yang memberikan gambaran tentang pengetahuan prasyarat yang telah dimiliki siswa (sebagai titik start) dan setiap langkah dari satu titik ke titik berikutnya, menggambarkan proses berpikir yang siswa gunakan, metode yang siswa pakai, ataupun tingkat-tingkat berpikir yang siswa tunjukkan. Learning trajectory mempelajari bagaimana siswa belajar matematika. siswa akan merasa kesulitan jika langsung mempelajari sesuatu yang abtrak, namun siswa akan mudah menangkap penjelasan matematika dari konkret ke abstark.

    ReplyDelete
  30. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Teaching trajectory berkaitan dengan bagaimana cara mengajar kepada siswa. Oleh karena itu membangun learning trajectory dan menerapkannya dalam teaching trajectory akan memaksimalkan kemampuan berpikir siswa. Hal tersebut hanya akan dapat dicapai oleh guru professional. Guru yang berkompeten akan selalu mencari inovasi-inovasi pembelajaran yang berguna untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

    ReplyDelete
  31. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Sebuah alur belajar memberikan petunjuk bagi guru untuk menentukan dan merumuskan tujuan-tujuan pembelajaran yang akan dicapai. Selanjutnya guru dapat membuat keputusan-keputusan tentang langkah-langkah strategi yang akan digunakan untuk mewujutkan tujuan-tujuan tersebut. Sebelum menentukan langkah-langkah yang akan ditempuh dalam pembelajaran atau pemecahan masalah, guru seharusnya memiliki terlebih dahulu informasi tentang pengetahuan prasyarat, strategi berpikir yang digunakan anak, level berpikir yang mereka tunjukkan dan bagaimana variasi aktivitas yang dapat menolong mereka mengembangkan pemikiran yang dibutukan untuk tujuannya tersebut. Semuanya termuat dalam alur belajar hipotesis.

    ReplyDelete
  32. Inung Sundari
    14301241011
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Learning trajectory mempelajari tentang bagaimana siswa berpikir dan belajar untuk mencapai tujuan pembelajaran. Seorang guru harus mengetahui bagaimana tahap siswa dalam berpikir dan belajar. Dengan begitu, guru dapat menyusun dan mengorganisasikan materi pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan berpikir siswa agar tidak memberatkan siswa itu sendiri.

    ReplyDelete
  33. KHOIRUDIN
    14301244002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Peran dan posisi Hypothetical learning Trajectory (HLT) dalam setiap tahapan design research (Bakker, 2004) adalah Tahap Preparation and design, Tahap Design Experiment, dan Tahap Restrospective Analysis.

    ReplyDelete
  34. Adelina Diah Rahmawati
    14301241029
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Learning Trajectory merupakan suatu pembelajarn yang mengarah kepada bagaimana siswa berpikir, bagaimana siswa belajar dalam memahami suatu konsep. Dengan Learning Trajectory seorang guru dapat belajar bagaimana memahami setiap karaker dari siswanya dengan begitu guru dapat mengeksplore kemampuan anak secara maksimal.

    ReplyDelete
  35. Adelina Diah Rahmawati
    14301241029
    S1 Pendidikan Matematika
    Dalam teori learning trajectory terbagi menjadi 4 dimensi. Pertama aspek spiritual yang merupakan dimensi tertinggi dalam learning trajectory. Kedua yaitu aspek material yang berupa konteks dan konten meliputi fisik (artefak), lingkungan atau budaya, sampai pada perangkat pembelajaran yang lain. Ketiga yaitu aspek formal yang berupa dokumen resmimisalnya RPP, LKS. Dan yang terakhir yaitu aspek normative meliputi buku, makalah, journal, dan sumber referensi lainnya.

    ReplyDelete
  36. KHOIRUDIN
    14301244002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014


    Learning Trajectory matematika mempunyai tiga bagian penting yakni: tujuan pembelajaran matematika yang ingin dicapai, lintasan perkembangan yang akan dikembangkan oleh siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran,dan seperangkat kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan tingkatan berpikir pada lintasan perkembangan yang akan membantu anak dalam mengembangkan proses berpikirnya bahkan sampai pada proses berpikir tingkat tinggi.

    ReplyDelete
  37. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Learning trajectory adalah belajar tentang bagaimana anak berpikir, guru tidak boleh memaksakan pola berpikir siswa, karena sesungguhnya dalam pembelajaran siswa diberi kebebasan untuk menggunakan caranya sendiri dalam memahami materi karena setiap anak memiliki keunikan nya masing-masing, memiliki pola pikirnya masing masing, dengan learning trajectory ini diharapkan guru dapat mengerti alur berpikir siswa, sehingga tidak lagi memaksakan cara berpikir siswa.

    ReplyDelete
  38. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Bagi setiap anak perjalanan dari konkrit ke abstrak dapat saja berbeda. Ada yang cepat dan ada yang lamban sekali. Bagi yang cepat mungkin tidak memerlukan banyak tahapan, tetapi bagi yang tidak cepat, tidak mustahil perlu melalui banyak tahapan. Dengan demikian bagi setiap anak mungkin saja memerlukan learning trajectory atau alur belajar yang berbeda. Sebuah alur belajar memberikan petunjuk bagi guru untuk menentukan dan merumuskan tujuan-tujuan pembelajaran yang akan dicapai. Selanjutnya guru dapat membuat keputusan-keputusan tentang langkah-langkah strategi yang akan digunakan untuk mewujudkan tujuan-tujuan tersebut.

    ReplyDelete
  39. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Sebelum menentukan langkah-langkah yang akan ditempuh dalam pembelajaran atau pemecahan masalah, guru seharusnya memiliki terlebih dahulu informasi tentang pengetahuan prasyarat, strategi berpikir yang digunakan anak, level berpikir yang mereka tunjukkan dan bagaimana variasi aktivitas yang dapat menolong mereka mengembangkan pemikiran yang dibutukan untuk tujuannya tersebut. Semuanya termuat dalam alur belajar hipotesis. Informasi-informasi itu dapat diperoleh melalui observasi, pretes, atau penilaian lain. Berdasarkan observasi, penilaian, dan informasi lain yang telah dikumpulkan, guru dapat mengetahui alur belajar ataupun tingkat berpikir yang dimiliki anak saat itu. Dengan mengetahui level dan alur pikir yang dimiliki anak, dalam proses pembelajaran kita dapat mengetahui mana yang harus didahulukan dalam proses pengembangannya. Alur belajar memberikan suatu kerangka kerja bagi guru untuk mengembangkan pengetahuan tentang berpikir dan belajar peserta didik.

    ReplyDelete
  40. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dari salah satu blog di atas yang telah saya baca, learning trajectory pada siswa SD menggunakan pendekatan matematika realistik, yaitu matematika konkret, matematika semi konkret, matematika semi formal, kemudian matematika formal. Sebelum pembelajaran, guru dapat menentukan masalah kontekstual yang akan dipelajari oleh siswa, lalu menentukan prior knowledge yang semestinya dimiliki siswa untuk menjadi pertimbangan pembelajaran yang akan dilakukan.

    ReplyDelete
  41. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Istilah Learning Trajectory pertama kali digunakan oleh Simon yang mengajukan konsep tentang hypothetical learning trajectory. Learning trajectory yaitu lintasan atau rute belajar yang memberikan gambaran tentang pengetahuan prasyarat yang telah dimiliki siswa (sebagai titik start) dan setiap langkah dari satu titik ke titik berikutnya, menggambarkan proses berpikir yang siswa gunakan, metode yang siswa pakai, ataupun tingkat-tingkat berpikir yang siswa tunjukkan. Ada tiga komponen utama dari learning trajectory, yaitu tujuan pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan hipotesis proses belajar siswa. Tujuan pembelajaran sebagai komponen pertama mengindikasikan perlunya perumusan tujuan pembelajaran sebagai bentuk hasil yang akan kita tuju atau capai setelah proses pembelajaran. Penentuan tujuan pembelajaran sangat bermanfaat dalam penentuan arah dan strategi pembelajaran yang akan digunakan. Berdasarkan tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan maka kegiatan pembelajaran sebagai jalan untuk mencapai tujuan pembelajaran bisa dirancang. Kegiatan dalam pembelajaran dapat disusun menjadi sub-sub kegiatan dengan sub-sub tujuan pembelajaran. Komponen terakhir dari learning trajectory adalah hipotesis proses belajar siswa yang berguna untuk merancang tindakan ataupun alternative strategi untuk mengatasi berbagai masalah yang mungkin dihadapi siswa dalam proses pembelajaran. Learning trajectory atau bagaimana cara anak-anak berpikir ketika mereka belajar untuk mencapai tujuan spesifik dari proses pembelajaran, melalui serangkaian tugas-tugas instruksional yang dirancang untuk menimbulkan proses-proses mental atau tindakan yang dihipotesiskan untuk memindahkan anak-anak melalui pengembangan perkembangan berfikir anak.
    Dapat disimpulkan lintasan belajar menggambarkan tujuan pembelajaran, proses belajar dan berpikir anak pada berbagai tingkatan, dan aktivitas pembelajaran yang mungkin menarik bagi siswa.

    ReplyDelete
  42. Fina Fitri Nurjannah
    14301244005
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Terimakasih banyak atas link yang Prof.Marsigit berikan mengenai Learning Trajectory of Mathematics Teaching. Salah satu web yang saya buka adalah http://pd.pps.uny.ac.id/berita/lesson-study-bernuansa-learning-trajectory-ala-p2tk-dikdas.html. Di dalam link tersebut terdapat artikel berjudul LESSON STUDY BERNUANSA LEARNING TRAJECTORY ALA P2TK DIKDAS, yang berisi kegiatan di luar kelas mata kuliah Learning Trajectory yang diampu oleh Prof. Dr. Marsigit, M.A., dilaksanakan pada hari Sabtu 23 Mei 2015, kelas P2TK Dikdas UNY. Terdapat statement yang penting dan menarik bagi saya “Ketika siswa belajar dengan urutan dan tahapan yang benar siswa sudah dapat membangun pengetahuannya sendiri. Seorang guru memang harus belajar bagaimana siswa itu belajar. Jika semua guru memahami bagaimana urutan dan tahapan siswa itu belajar tentu siswa itu akan dapat mengembangkan potensinya.”. Saya merasa ini sangat penting bagi saya pribadi ketika kelak mengajar di kelas. Proses belajar yang memperhatikan urutan dan tahapan siswa akan lebih menyenangkan dan tidak menjadi beban atau bencana bagi siswa.

    ReplyDelete
  43. Learning trajectory (jalur belajar) merupakan suatu desain pembelajaran yang memperhatikan tingkat berpikir anak sesuai dengan teori Piaget dan Vigotsky. Jalur belajar dapat dilakukan untuk membuat desain pembelajaran Matematika maupun untuk membuat rancangan pembelajaran pada level tertentu. Jalur belajar menggambarkan tujuan pembelajaran, proses belajar dan berpikir anak pada berbagai macam level, dan aktivitas pembelajaran yang mungkin menarik bagi mereka. Mengingat pentingnya pendidikan yang berkesinambungan dari sisi konten dan proses, Learning Trajectory menjadi isu penting dalam pembelajaran. Proses pembuatan Learning Trajectory memang membutuhkan waktu dan tenaga yang tidak sedikit. Meskipun demikian, isu ini penting untuk dapat dilakukan/ditindaklanjuti. Anak-anak memerlukan guru/pendidik yang benar-benar menjadi fasilitator bagi mereka dalam mempelajari suatu ide besar.

    ReplyDelete
  44. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Dalam learning trajectory kita belajar berbagai bentuk pengetahuan dan pengalaman. Baik berupa, formal, normatif, spiritual, maupun material. Bentuk formal, yaitu dalam bentuk dokumen antara lain UUD, UU, Perpu, Permendikbud, Kurikulum, Silabus, RPP, LKS. Bentuk normatif, misalnya buku, makalah ilmiah, penelitian, jurnal, filsafat (hakikat, metode, etik dan estetika). Hakikat sendiri ada dua, yaitu berupa wadah (berupa sintak, bisa berhierarki) dan isi (kategori). Bentuk yang lain yaitu bentuk spiritual yang berupa syariat, hakikat, makrifat. Dan yang terakhir yaitu bentuk material, yaitu dalam bentuk konteks dan konten.

    ReplyDelete
  45. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Dalam membangun Lerning Trajectory(LT) dan menerapkannya ke dalam Teaching Trajectory (TT) membutuhkan proses,yang di dalamnya terdapat proses menerjemahkan dan diterjemahkan. Setelahmemahami Learning Trajectory sehingga diaplikasikannya ke dalam Teaching Trajectory yaitu bagaimana cara mengajarkannya kepada siswa. Sehingga guru yang berkompeten itu adalah guru yang memiliki beberapa kompetensi seperti pengetahuan, sikap, keterampilan, pengalaman dari segi normatifnya.

    ReplyDelete
  46. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    sudah banyak mahasiswa yang menulis skripsinya berkaitan dengan learning trajectory. terutama mahasiswa pendidikan matematika. artinya memang learning trajectory sangat penting dipahami guru artinya ini akan terus dikembangkan terus menenerus agar kualitas guru dalam mengajar menjadi lebih baik sehingga kualitas anak didik di Negeri ini menjadi lebih baik lagi.

    ReplyDelete
  47. Indriyani Fatmi
    13301244031
    S1 Pendidikan Matematika 2013

    Learning trajectory adalah belajar tentang bagaimana anak berpikir dan bagaimana tahap-tahap berpikir pada anak. Pembelajaran ini sangat berguna bagi guru dan orang tua, agar mereka dapat memahami bagaimana pola pikir anak dan bisa memberikan metode pengajaran yang sesuai.

    ReplyDelete
  48. Assalamu’alaikum wr wb
    Dwi Kawuryani
    14301241049
    Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih atas link yang diberikan pada postingan ini. Semoga bermanfaat untuk saya dan teman-teman saya.
    Terima kasih.
    Wassalamu’alaikum wr wb

    ReplyDelete
  49. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    menurut sepemahaman saya learning trajectory adalah alur berpikir siswa. untuk mewujudkan pembelajran yang optimal dan sesuai dengan karakteristik siswa, maka pendekatan ini perlu dilakukan. guru perlu untuk mengetahui alur berpikir siswa, agar guru dapat merancang kegiatan pembelajaran, prediksi respon siswa, serta tindakan antisipasi kemungkinan terburuk yang akan terjadi pada proses pembelajaran di dalam kelas.

    ReplyDelete
  50. Agus Cahyanto
    14301241033
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Learning trajectory merupakan belajar berdasarkan cara berpikir anak dan tahap-tahap berpikir pada anak. Dalam hal ini, learning trajectory penting dipahami oleh guru, karena diharapkan dapat memahami alur berpikir anak, sehingga tidak memaksakan konsep berpikir kepada anak. Khususnya untuk anak sekolah dasar yang memiliki pola pikir yang berbeda atau mempunyai pendapat sendiri.

    ReplyDelete
  51. Suci Renita Sari
    14301241052
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Learning Trajectory adalah proses/alur belajar dan berfikir siswa dalam mempelajari sesuatu. Pola berfikir siswa dan sudut pandang siswa terhadap sesuatu hal tidaklah sama oleh karena itu dengan mempelajari learning trajectory dapat memudahkan guru dalam mengetahui pola pikir siswa, sehingga proses pembelajaran dapat lebih mudah dilakukan. Selain itu, dengan mempelajari learning trajectory dapat membantu guru mengevaluasi proses pembelajaran dikelas, guru dapat mengetahui apakah metode, strategi, model dan media yang digunakan sudah tepat dan dapat diterima serta mudah dipahami oleh siswa atau masih membutuhkan perbaikan.

    ReplyDelete
  52. Endryana Listyarini
    14301241034
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Dari link yang Bapak berikan ini, saya jadi mengerti apa itu learning trajectory. Sebelumnya saya sering mendengar orang menyebutkan mengenai learning trajectory. Tetapi baru kali ini saya memahami apa itu learning trajectory. Menurut sumber yang saya baca dari link Bapak ini, learning trajectory adalah alur belajar. Dalam pembelajaran, learning trajectory merupakan hal yamg harus diperhatikan. Bagi seorang guru, penting untuk memperhatikan learning trajectory siswanya. Untuk itu sebaiknya guru dapat memahami dirinya sendiri agar bisa memahami siswanya.

    ReplyDelete
  53. Endryana Listyarini
    14301241034
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Ada empat aspek dalam learning trajectory yang saling berkaitan, diantaranya: aspek spiritual, aspek normatif, aspek formal, dan aspek material. Aspek spiritual meliputi syariat, hakikat, dan ma’rifat. Maksudnya, sebagai guru hendaknya menuntun siswanya membangun pengetahuan, sehingga nantinya ilmu yang diberikan pada siswa ini bisa menjadi amal bagi guru. Aspek normatif meliputi jurnal, penelitian, makalah, buku prosiding, dan sumber referensi lainnya. Dengan membaca segala sumber-sumber belajar diharap kita bisa memahami pikiran kita sendiri. Dalam hal ini penting bagi guru untuk tidak memaksakan pikiran siswa sama seperti gurunya. Aspek formal meliputi UUD 1945, Pancasila, UU, Perpu, Permen, Kurikulum, perangkat pembelajaran, variasi, interaksi belajar, dan assesmen. Sedangkan yang terakhir, aspek material meliputi lingkungan belajar siswa. (sumber: http://ariefahnur12.blogspot.co.id)

    ReplyDelete
  54. ‘Azzanie Karima Arroida
    14301241017
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Terima kasih atas link-link yang Bapak Marsigit berikan, dari link-link tersebut dapat saya baca dan saya ambil manfaatnya sehingga saya mengetahui lebih banyak tentang learning trajectory, tidak hanya sekadar arti harfiahnya saja yaitu alur belajar.

    ReplyDelete
  55. ‘Azzanie Karima Arroida
    14301241017
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Saya membaca salah satu link yaitu http://ikanoviananuppy.blogspot.co.id/2015/06/refleksi-learning-trajectory-dalam.html. Dalam link tersebut, dijelaskan bahwa learning trajectory yang digunakan berimplikasi pada teaching trajectory atau alur mengajar. Learning trajectory tersebut digunakan dalam Lesson Study di salah satu SD yaitu SD Negeri Sodo. Pada bagian apersepsi menggunakan cara memberikan soal kecil, lalu terdapat kegiatan diskusi yaitu tentang jaring-jaring kubus, tetapi masih menggunakan LKS yang seragam, menggunakan media yang nyata, menggunakan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME), kemudian sampai pada tahap mengomunikasikan juga.

    ReplyDelete
  56. ‘Azzanie Karima Arroida
    14301241017
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Learning trajectory jika dipelajari lebih lanjut dapat dikembangkan juga menjadi perangkat pembelajaran di kelas. Saya melihat beberapa link di atas berisi tentang karya mahasiswa terkait pengembangan perangkat pembelajaran berbasis learning trajectory, diantaranya http://abiybelajarkreatif.blogspot.co.id/ dan http://umiwuryanti.blogspot.co.id/

    ReplyDelete
  57. Indri Ardiati
    14301241047
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Saya sering mendengar tentang learning trajectory tetepi saya belum memahami betul apa makna sebenarnya. Dari link yang bapak berikan dalam postingan ini saya menjadi tahu mengenai learning trajectory. Yang saya pahami disini adalah bahwa pembelajaran menggunakan learning trajectory guru harus mengetahui latar belakang siswanya yaitu bagaimana cara berfikir siswanya, sehingga guru dapat merancang pembelajaran sedemikian sehingga guru tidak hanya mentransfer pengetahuan tetapi memberi kesempatan kepada siswa untuk mengungkapkan ide yang ada di dalam pikirannya atau dengan kata lain terjadi pengalaman belajar pada siswa yang mana akan selalu melekat dalam benak siswa.

    ReplyDelete
  58. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah...
    Dalam mengajarkan matematika hendaknya guru memperhatikan segala asperk yang berkaitan dalam diri siswa, termasuk aspek psikologis. Dengan adanya learning trajectory, guru dapat mempelajari bagaimana cara mengajarkan matematika dengan baik dan benar. Tujuan utamanya adalah siswa menerima matematika dengan baik dan benar. Termasuk di dalamnya bagaimana cara memanage materi agar mudah diterima oleh siswa. bagaimana guru harus bersikap sehingga siswa mau belajar matematika, bagaimana cara materi disampaikan sehingga semua siswa dapat memahaminya.

    ReplyDelete
  59. Nurrita Sabrina
    14301244010
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Saya mengucapkan terimakasi kepada bapak Prof. marsigit telah memfasilitasi saya khususnya untuk mengetahui lebih dalam lagi mengenai learning trajectory karena kemarin sewaktu mata kuliah metodologi pendidikan dosen saya sempat membahas researchnya mengenai learning trajectory dan saya sedikit tertarik akan tetapi masih kesulitan dalam memahami maksud learning trajectory tersebut.

    ReplyDelete
  60. Nurrita Sabrina
    14301244010
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dalam tulisan di http://pd.pps.uny.ac.id/berita/lesson-study-bernuansa-learning-trajectory-ala-p2tk-dikdas.html bahwa setelah mahasiswi melakukan pengajaran diadakannya evaluasi langsung. Hal ini mirip dengan pembelajaran di Australia yang telah di sampaikan dan saya rasa diadopsi oleh Pak Prof. marsigit dalam perkuliahannya. Dimana mahasiswa lain pembantu guru model bersama-sama dengan guru model dan guru mengevaluasi pembelajaran yang telah dilakukan sebelumnya agar kedepannya dappat menjadi lebih baik lagi.

    ReplyDelete
  61. Nurrita Sabrina
    14301244010
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Menurut link yang saya baca ini http://iznaceria.blogspot.co.id/2015/06/cari-jodoh.html learning trajectory tidak dapat dipisahkan dengan teaching trajectory dimana keduanya saling berkaitan satu sama lain dalam mengembangkan suatu proses pembelajaran sesuai dengan rute berpikir siswa belajar.

    ReplyDelete
  62. Nurrita Sabrina
    14301244010
    S1 Pendidikan matematika I 2014
    Dalam tulisan ini http://iznaceria.blogspot.co.id/2015/06/cari-jodoh.html ketika kita ingin mengembangkan pembelajaran berbasis learning trajectory kita disarankan untuk memiliki literatur yang banyak. Selain itu kita juga diminta bepikir bagaimana siswa memandang objek pembelajaran tersebut. Jika kita akan mengajar matematika maka kita harus merubah pandangan kita menjadi siswa tersebut bagaimana cara dia memandang matematika tersebut. hal ini dikatakan penting untuk mengatur skema pembelajaran serta waktu pembelajarannya.

    ReplyDelete
  63. Nurrita Sabrina
    14301244010
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Tulisan dalam link http://iznaceria.blogspot.co.id/2015/06/cari-jodoh.html menyatakan bahwa learning trajectory memiliki empat bentuk yakni material, formal, normatif serta spiritual. Material disini merupakan hal yang nyata dan berbentuk fisik dalam etnomatematika sendiri materialnya dapat berupa objek non formalnya. Sedangkan bentuk formal disini dapat dinyatakan segala sesuatu yang berhubungan dengan dokumen resmi seperti kurikulum , perangkat pembelajaran dan lain sebagainya. Bentuk normatifnya dapat berupa segala sumber yang digunakan seperti buku,jurnal dan lain sebagainya. Serta bentuk spiritualnya yakni berupa syariat,hakikat dan makrifatya.

    ReplyDelete
  64. Nurrita Sabrina
    14301244010
    S1 Pendidikan Matematika I 2014
    Dijelaskan dalam http://iznaceria.blogspot.co.id/2015/06/cari-jodoh.html bahwa guru harus mampu melihat keterkaitan antar materi dalam mengembangkan pembelajaran berbasis learning trajectory. seperti yang dinyatakan dalam tulisan tersebut guru SD kelas 4 ketika mengajar harus melihat keterkaitan materi kelas 4 dengan kelas 3 dan 5 sehingga nanti pembelajaran diharapkan akan menajdi bermakna.

    ReplyDelete
  65. SUMIATI
    16709251056_PMC 2016
    Pendidikan Matematika-S2

    Bismillaah...
    Dalam membangun matematika sangat diperlukan learning dalam diri siswa dengan caranya sendiri. Learning trajectory membantu guru maupun siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran. Sebab learning trajectory menunjang setiap tujuan dalam belajar.

    ReplyDelete
  66. Ujang Herlan Permana
    14301249001
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Learning trajectory merupakan suatu alur belajar atau alur penyampaian materi kepada siswa, banyak penelitian yang telah mengembangkan learning trajectory guna untuk menentukan alur belajar yang efektif yang dapat diimplementasikan di kelas agar materi yang diberikan tersampaikan kepada siswa dan siswa memahami materi yang disampaikan guru.

    ReplyDelete
  67. Isna Nur Hasanah Hariningrum
    14301244009
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Learning trajectory mempelajari mengenai bagaimana siswa berpikir dan bagaimana siswa belajar untuk mencapai tujuan. Untuk itu seorang guru harus memahami betul bagaimana siswa berpikir dan belajar sehingga pembelajaran akan lebih mudah dipahami dan tidak menyebabkan cognitive over load bagi siswa. Selain itu dengan learning trajectory guru mampu mengembangkan dan mengeksplor kemampuan siswa secara maksimal.

    ReplyDelete
  68. Dheanisa Prachma Maharani
    14301241037
    S1 Pend. Matematika A 2014

    Anak-anak, khususnya yang duduk di kelas rendah (1 – 3) di sekolah dasar, mengikuti suatu pola tingkatan alamiah ketika mereka belajar maupun dalam proses perkembangannya. Sebagai contoh, pada awalnya mereka belajar merangkak, berjalan, lalu berlari, dan melompat dengan kecepatan dan kecekatan yang terus meningkat seiring dengan perkembangan fisiknya. Begitupula ketika mereka belajar. Dalam belajar matematika misalnya, mereka juga mengikuti suatu pola tingkatan alamiah, yakni belajar kemampuan-kemampuan dan ide-ide matematika dengan cara mereka sendiri. Ketika para guru memahami pola tingkatan alamiah tersebut, serta aktivitas-aktivitas yang tersusun didalamnya, maka mereka telah membangun suatu lingkungan belajar matematika yang tepat dan efektif. Pola tingkatan alamiah tersebut merupakan dasar dalam membuat learning trajectories atau lintasan belajar. Lintasan belajar sangat berguna bagi guru, khususnya dalam hal menjawab berbagai pertanyaan seperti: apa tujuan pembelajaran yang akan kita capai? bagaimana kita memulainya? bagaimana kita mengetahui tentang langkah-langkah yang akan kita lakukan? bagaimana kita bisa mencapai tujuan tersebut? dan seterusnya.

    Terimakasih

    ReplyDelete
  69. Dheanisa Prachma Maharani
    14301241037
    S1 Pend. Matematika A 2014

    Lintasan belajar mempunyai tiga bagian penting yakni: tujuan pembelajaran matematika yang ingin dicapai, lintasan perkembangan yang akan dikembangkan oleh anak atau siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran, dan seperangkat kegiatan pembelajaran ataupun tugas-tugas, yang sesuai dengan tingkatan berpikir yang ada pada lintasan perkembangan yang akan membantu anak tersebut dalam mengembangkan proses berpikirnya bahkan sampai pada proses berpikir tingkat tinggi.

    Terimakasih

    ReplyDelete
  70. Dheanisa Prachma Maharani
    14301241037
    S1 Pend. Matematika A 2014

    Bagian pertama dari sebuah lintasan belajar adalah tujuan pembelajaran matematika. Tujuan pembelajaran seorang guru merupakan The Big Ideas of Mathematics yakni pengelompokan konsep-konsep dan kemampuan-kemampuan yang secara matematis merupakan hal yang pokok dan saling berhubungan, konsisten dengan pemikiran siswa, serta berguna dalam pembelajaran berikutnya.

    Terimakasih

    ReplyDelete
  71. Dheanisa Prachma Maharani
    14301241037
    S1 Pend. Matematika A 2014

    Bagian kedua dari lintasan belajar terdiri dari tingkatan-tingkatan berpikir, mulai dari yang mudah sampai yang rumit, untuk membawa siswa agar dapat mencapai tujuan pembelajaran matematika yang telah ditetapkan. Progres perkembangan yang dibuat oleh guru menggambarkan sebuah lintasan yang akan diikuti oleh anak atau siswa dalam mengembangkan pemahaman dan kemampuan mereka tentang suatu topik matematika. Perkembangan kemampuan matematika seseorang dimulai sejak mereka hidup di dunia. Sebagaimana yang kita lihat, anak-anak mempunyai suatu kompetensi yang mirip dengan kompetensi matematika dalam hal bilangan, indera spasial, dan pola atau bentuk dari sejak lahir. Namun, ide dan interpretasi anak-anak tentang suatu situasi atau kondisi merupakan sesuatu yang unik dan berbeda dengan ide dan interpretasi yang dimiliki oleh orang dewasa. Oleh karena itu, seorang guru yang baik akan sangat berhati-hati dengan tidak mengasumsikan bahwa anak-anak “melihat” situasi, masalah ataupun penyelesaian dari masalah tersebut sebagaimana orang dewasa melihatnya. Melainkan, guru yang baik adalah guru yang mampu menginterpretasi apa yang sedang dilakukan dan dipikirkan oleh anak didiknya dan berusaha melihat permasalahan tersebut dari sudut pandang anak didik tersebut. Sama halnya ketika guru tersebut berinteraksi dengan siswa, dia juga mempertimbangkan tugas-tugas pembelajaran serta tindakan yang ia lakukan dari sudut pandang siswa. Hal ini membuat pembelajaran di sekolah dasar, khususnya di kelas rendah (1 – 3) menantang sekaligus memberi kebanggaan tersendiri.

    Terimakasih

    ReplyDelete
  72. Dheanisa Prachma Maharani
    14301241037
    S1 Pend. Matematika A 2014

    Bagian ketiga dari lintasan belajar terdiri dari sekumpulan tugas-tugas pembelajaran yang bersesuaian dengan tingkat berpikir siswa yang ada dalam lintasan perkembangan yang telah dibuat. Tugas-tugas tersebut disusun untuk membantu siswa belajar tentang ide-ide dan kemampuan-kemampuan yang dibutuhkan untuk mencapai suatu tingkatan berpikir. Oleh karena itu, sebagai seorang guru, kita dapat menggunakan tugas-tugas tersebut untuk mendorong perkembangan berpikir siswa dari satu level ke level berikutnya.

    Terimakasih

    ReplyDelete
  73. Dheanisa Prachma Maharani
    14301241037
    S1 Pend. Matematika A 2014

    Hypothetical Learning Trajectory (HLT) merupakan suatu instrument yang menjadi panduan pada proses pelaksanaan penelitian design research, sebagai perluasan dari percobaan pikiran (tought experiment) yang dikembangkan oleh Freudenthal.

    HLT digunakan sebagai bagian dari apa yang disebut siklus mengajar matematika (mathematical learning cycle) untuk satu atau dua pembelajaran, atau bahkan untuk lebih dari dua pembelajaran. HLT dapat menghubungkan antara teori pembelajaran (instructional theory) dan percobaan pembelajaran secara konkrit. HLT digunakan untuk membimbing proses percobaan pembelajaran agar sesuai dengan spesifikasi materi dan hipotesis pembelajaran yang sudah ditentukan dalam bentuk HLT.

    Terimakasih

    ReplyDelete
  74. Dheanisa Prachma Maharani
    14301241037
    S1 Pend. Matematika A 2014

    HLT berperan pada setiap tahapan design research, berikut ini adalah peran dan posisi HLT dalam setiap tahapan design research (Bakker, 2004).

    Tahap Preparation and design : pada tahap ini, HLT dirancang untuk membimbing proses perancangan bahan pembelajaran yang akan dikembangkan dan diadaptasi. Konprontasi antara pemikiran umum dengan kegiatan konkrit sering mengarah pada HLT yang lebih spesifik. HLT dirancang selama tahap preparation and design.
    Tahap Design Experiment : Selama percobaan pembelajaran, HLT berfungsi sebagai pembimbing (guideline) untuk guru dan peneliti apa yang akan difokuskan dalam proses pembelajaran, wawancara dan observasi. Peneliti dan guru perlu menyesuaikan HLT dengan kegiatan pembelajaran untuk pertemuan pembelajaran. Dengan HLT, proses penelitian dan pengembangan bisa lebih efisien. Perubahan dalam HLT biasanya dipengaruhi oleh kejadian di kelas yang belum dapat diantisipasi, strategi yang belum terlaksana, serta kegiatan yang terlalu sulit untuk dilaksanakan. Perubahan HLT dilakukan untuk menghasilkan kondisi yang optimal dan merupakan bagian dari data yang akan dianalisis. Perubahan HLT harus dilaporkan untuk mendukung proses pembentukan teori. HLT dapat berubah selama tahap teaching experiment.
    Tahap Restrospective Analysis : Pada tahap ini, HLT berperan sebagai petunjuk dalam menentukan fokus analisis bagi peneliti. Karena prediksi dibuat berkaitan proses belajar siswa, maka peneliti dapat membandingkan antisipasi dari prediksi melalui observasi selama percobaan pembelajaran (teaching experiment). Analisis seperti ini, menyangkut saling mempengaruhi antara HLT dan dan pengamatan empiris dapat menjadi dasar pembentukan teori. Setelah tahap ini, HLT diformulasikan kembali berdasarkan hasil temuan observasi dan analisis yang dilakukan. HLT yang baru akan menjadi petunjuk pada tahap rancangan (design phase) berikutnya.

    Terimakasih

    ReplyDelete
  75. Dheanisa Prachma Maharani
    14301241037
    S1 Pend. Matematika A 2014

    Learning trajectory dibedakan menjadi dua jenis, yaitu learning trajectory fungsional dan learning trajectory struktural. Learning trajectory fungsional berhubungan dengan tujuan pembelajaran siswa yang erat kaitannya dengan proses abstraksi. Learning trajectory struktural hubungannya dengan urutan pembelajaran yang akan dipelajari siswa sesuai dengan tahapan proses berpikirnya.

    Terimakasih

    ReplyDelete
  76. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Dari salah satu makalah yang saya baca yaitu makalah dari Margareta Widiyasanti mengenai pengembangan perangkat pembelajaran tematik integratif di SD berdasarkan Learning Trajectory ialah yang didalamnya terdapat kegiatan inti dalam pembelajaran di kelas melalui tahapan mengumpulkan informasi atau mengamati, menanya, menalar, menalar dan mencoba, mengkomunikasikan, dan generalization. Pengembangan trajectory juga dapat dikembangkan untuk kurikulum 2013 karena dengan pengembangan ini guru diharapkan mampu untuk memaham akan perkembangan pemahaman anak terhadap suatu materi yang dimulai dari proses untuk memahami suatu materi mulai dari sesuatu yang nyata menuju ke abstrak.

    ReplyDelete
  77. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika 2014

    berdasarkan artikel yang saya baca Learning Trajectory pertama kali digunakan oleh Simon yang mengajukan konsep tentang hypothetical learning trajectory. Learning trajectory yaitu lintasan atau rute belajar yang memberikan gambaran tentang pengetahuan prasyarat yang telah dimiliki siswa (sebagai titik start) dan setiap langkah dari satu titik ke titik berikutnya, menggambarkan proses berpikir yang siswa gunakan, metode yang siswa pakai, ataupun tingkat-tingkat berpikir yang siswa tunjukkan.

    ReplyDelete
  78. Zuliyanti
    14301241009
    S1 Pendidikan Matematika I

    Pembelajaran mengandung arti interaksi siswa yang belajar (learning) dan guru yang mengajar (Teaching) . Berarti trayektori pembelajaran harusnya terdiri dari dua hal yaitu trayektori belajar (Learning Trajectory) dan trayektori Mengajar (Teaching Trajecetory). Untuk menyusun sebuah trayektori mengajar, guru perlu mengetahui dan menyusun trayektori belajar.

    ReplyDelete
  79. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Learning trajectory dalam matematika adalah bagaimana membuat konsep belajar yang bermakna dan membuat struktur dalam penanaman konsep matematika. Seperti contoh dalam kuliah tamu bersama Prof. Maitre dari Thailand yang menanamkan konsep bilangan dalam benak pikiran siswa. Contoh 9 + 3 = 12, 12 + 9 = 21 dimana 20 terdiri dari 20 + 1 bukan hanya 12 + 9.

    ReplyDelete
  80. Zuliyanti
    14301241009
    S1 Pendidikan Matematika I

    Penyusunan trayektori belajar mempertimbangakan berbagai teori belajar dan pemahaman tentang bagaimana siswa belajar. ketika telah mengetahui bagaimana siswa belajar maka disusunlah sebuah trayektori mengajar. Namun apa yang disusun berdasarkan pengetahuan umum tentang bagaimana siswa belajar dan pengalaman empiris guru terkait dengan bagaimana siswa belajar tetaplah merupakan dugaan dugaan berdasarkan pada teori dan fakta empiris untuk diterapkan pada siswa yang akan belajar. Inilah yang dinamakan hipotesis trayektori pembelajaran.

    ReplyDelete
  81. ‘Azzanie Karima Arroida
    14301241017
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dikarenakan perubahan kurikulum dan perubahan metode yang digunakan oleh guru, yang semula menggunakan metode ekspositori menjadi menggunakan metode yang lebih inovatif, maka alur belajar pun berubah mengikuti metode yang digunakan. Sebagai contohnya adalah alur belajar Sistem Persamaan Linear Dua Variabel, pada saat saya masih berada di bangku sekolah yaitu SMP, saya mendapatkan materi tentang SPLDV dan yang dilakukan guru pada saat itu adalah mengenalkan saya tentang adanya variabel x dan y pada SPLDV. Kemudian, ketika saya berada di perguruan tinggi dan mengikuti perkuliahan ini, setiap dosen menekankan bahwa sekarang ini metode ekspositori tidak lagi relevan, dan untuk membelajarkan materi SPLDV diperlukan alur belajar yang lebih inovatif yaitu dimulai dari mengenalkan siswa pada permasalahan sehari-hari yang mengandung masalah SPLDV, tidak dimulai dari mengenalkan variabel.

    ReplyDelete
  82. Suci Renita Sari
    14301241052
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Learning trajectory dalam pembelajaran matematika sangat diperlukan guru untuk mengetahui alur belajar siswa dan bagaimana cara berpikir siswa dalam memahami suatu materi yang akan diajarkan oleh guru. Oleh karena itulah, guru dapat melakukan persiapan yang matang agar dapat melakukan pembelajaran yang baik yang dapat memfasilitasi semua siswa dengan beranekaragam kemampuan, pengetahuan, ketrampilan, sikap dan juga minat siswa. Dengan mengetahui karakter siswa maka guru dapat menerapakan metode yang sesuai dengan konsisi kelas.

    ReplyDelete
  83. Listia Palupi Wisnu Aji
    14301241007
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Learning trajectory atau alur belajar memberikan petunjuk bagi guru untuk menentukan dan merumuskan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. Guru dapat membuat keputusan-keputusan tentang langkah-langkah strategi yang akan digunakan untuk mewujudkan tujuan-tujuan pembelajaran tersebut. Oleh karena itu, penting bagi seorang guru untuk menentukan alur belajar yang akan digunakan untuk membelajarkan suatu materi.

    ReplyDelete
  84. Listia Palupi Wisnu Aji
    14301241007
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Sebelum menentukan langkah-langkah yang akan ditempuh dalam pembelajaran atau pemecahan masalah, terlebih dahulu guru harus mengetahui materi prasyarat, strategi berpikir yang digunakan anak, level berpikir siswa dan bagaimana variasi aktivitas yang dapat menolong mereka mengembangkan pemikiran yang dibutukan untuk tujuan pembelajaran tersebut.

    ReplyDelete
  85. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dalam matematika dalam mencapai artian suatu konsep haruslah dalam konsep struktur. Dengan struktur yang berbeda maka akan mendapatkan hasil yang berbeda. Maka muncullah learning trajectory of mathematics teaching sehingga diharapkan dalam pembelajran matematika diterapkan strruktur yang tepat untuk pembelajarn sehingg siswa dapat memahami materi dengan lebih mudah dan efektif.

    ReplyDelete
  86. Nurul Faizah
    14301241022
    Pendidikan Matematika A 2014 (S1)

    learning trajectories matematika merupakan deskripsi pemikiran dan belajar anak-anak dalam domain matematika tertentu dan menduga lintasan terkait melalui serangkaian tugas intruksional yang telah dirancang. Serangkaian tugas yang telah dirancang tersebut dimaksudkan untuk menimbulkan proses mental anak-anak atau dugaan perilaku yang akan dilakukan oleh anak-anak melalui perkembangan tingkat berpikir mereka dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran matematika tertentu.

    ReplyDelete
  87. Nurul Faizah
    14301241022
    Pendidikan Matematika A 2014 (S1)

    Memperhatikan mengenai learning trajectory dalam pembelajaran matematika, guru sebaiknya menyiapkan rencana pembelajaran yang memuat dugaan berpikir siswa dalam mempelajari sesuatu serta respon guru dalam menghadapi berbagai tingkatan berpikir siswa yang beragam.

    ReplyDelete
  88. Zuharoh Yastara Anjani
    14301241025
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Learning trajectory berkaitan dengan strategi penyampaian urut-urutan materi. Antar materi dalam matematika saling berkaitan sehingga guru diharapkan mampu menyusun materi mana yang perlu disampaikan terlebih dahulu, sehingga siswa lebih mudah dalam memahami materi

    ReplyDelete
  89. Ridwan Agung Kusuma
    13301241018
    Pend. Matematika A 2013

    Assalamu'alaykum Wr.Wb.
    Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak atas ilmu yang telah diberikan. Learning Trajectory atau lintasan belajar merupakan suatu desain pembelajaran yang memperhatikan tingkat berpikir siswa sesuai dengan teori Piaget dan Vigotsky.

    ReplyDelete
  90. Ridwan Agung Kusuma
    13301241018
    Pend. Matematika A 2013

    Jika siswa belajar dengan urutan dan tahapan yang benar maka siswa sudah dapat membangun pengetahuannya sendiri. Guru memang perlu belajar mengetahui bagaimana siswa itu belajar. Jika semua guru memahami bagaimana urutan dan tahapan siswa itu belajar tentu siswa akan dapat mengembangkan potensinya dengan baik.

    ReplyDelete
  91. Ainun Fidyana Syafitri
    14301244006
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Learning trajectory adalah belajar bagaimana anak berpikir dan bagaimana tahap-tahap berpikir pada anak. Siswa pada sekolah dasar memiliki pola berpikir yang berbeda, maka dari itu guru perlu memahami alur berpikir siswa tersebut yaitu dengan mempelajari learning trajectory. Dengan memahami alur berpikir siswa diharapkan guru tidak lagi memaksakan kehendak siswa.
    Learning trajectory terdiri dari tiga komponen : tujuan pembelajaran yang mendefinisikan arah (tujuan pembelajaran), kegiatan belajar, dan hipotesis proses belajar untuk memprediksi bagaimana pikiran dan pemahaman siswa akan berkembang dalam konteks kegiatan belajar.

    ReplyDelete
  92. KHOIRUDIN
    14301244002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Learning trajectory dapat membantu guru dalam membuat rencana pembelajaran dengan mengetahui perkiraan bagaimana proses belajar yang baik untuk diterapkan di dalam kelas. Pelaksaan kegiatan belajar mengajar ini didasari dari berbagai teori belajar yang telah ada.

    ReplyDelete
  93. KHOIRUDIN
    14301244002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dengan adanya referensi teori belajar, guru diharapkan bisa melakukan hipotesis learning trajectory, bagaimana siswa berpikir dan memahami materi pelajaran dengan mempertimbangkan kedudukan siswa dan benar-benar memahami tentang karakteristik peserta didiknya.

    ReplyDelete
  94. Hana' Aulia Dewi
    14301241054
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Learning trajectory merupakan belajar bagaimana siswa belajar dan berpikir. Guru perlu memahami bagaimana cara siswa belajar dan bagaimana cara siswa berpikir. Setelah guru dapat memahami itu, barulah guru dapat mengadakan pembelajaran atau teaching trajectory. Guru perlu memahami bahwa siswa memiliki karakteristik dan potensi yang berbeda. Sehingga guru tidak dapat memaksakan siswa berpikir sesuai kehendak guru sendiri. Namun sebaliknya, guru harus dapat memfasilitasi siswa agar dapat belajar dengan caranya sendiri namun juga dapat mencapai tujuan belajar.

    ReplyDelete