Aug 24, 2009

Epistemology of Mathematics

By Marsigit

Mathematics 1 is about the structure of immediate experience and the potentially infinite progression of sequences of such experiences; it involves the creation of truth which has an objective meaning in which its statements that cannot be interpreted as questions about events all of which will occur in a potentially infinite deterministic universe are neither true nor false in any absolute sense.

They may be useful properties 2 that are either true or false relative to a particular formal system.

Hempel C.G. (2001) thought that the truths of mathematics, in contradistinction to the hypotheses of empirical science, require neither factual evidence nor any other justification because they are self-evident.

However, the existence of mathematical conjectures 3 shows that not all mathematical truths can be self-evident and even if self-evidence were attributed only to the basic postulates of mathematics.

Hempel C.G. claims that mathematical judgments as to what may be considered as self-evident are subjective that is they may vary from person to person and certainly cannot constitute an adequate basis for decisions as to the objective validity of mathematical propositions.

While Shapiro 4 perceives that we learn perceptually that individual objects and systems of objects display a variety of patterns and we need to know more about the epistemology of the crucial step from the perspective of places-as-offices, which has no abstract commitments, to that of places-as-objects, which is thus committed.

He views that mathematical objects can be introduced by abstraction on an equivalence relation over some prior class of entities.

Shapiro 5 invokes an epistemological counterpart that, by laying down an implicit definition and convincing ourselves of its coherence, we successfully refer to the structure it defines.

References:
1 --------, 2004, “A philosophy of mathematical truth”, Mountain Math Software, Retrieved 2004
2 Ibid.
3 Hempel, C.G., 2001, “On the Nature of Mathematical Truth”, Retrieved 2004
4 Shapiro in Linnebo, Ø., 2003, “Review of Stewart Shapiro, Philosophy of Mathematics: Structure and Ontology”, Retrieved 2004 < http://www.oystein.linnebo@filosofi.uio.no>
5 In Linnebo, Ø., 2003, “Review of Stewart Shapiro, Philosophy of Mathematics: Structure and Ontology”, Retrieved 2004 < http://www.oystein.linnebo@filosofi.uio.no>

13 comments:

  1. Arung Mega Ratna
    17709251049
    S2 Pend. Matematika C

    Assalamu'alaikum wr.wb.
    Epistemologi matematika merupakan cabang filsafat yang berhubungan dengan pengetahuan matematika. Epistimologi berhubungan tentang dasar-dasar dan batas-batas ilmu pengetahuan matematika seperti hakikat matematika itu sendiri serta kebenarannya. Dalam epistemologi kepastian dan kebenaran sebuah pengetahuan itu penting. Konsep matematika dikontruksi berdasarkan intuisi keruangan dan waktu sehingga benar atau salah relatif terhadap sistem formal tertentu.
    Terima kasih
    Wassalamu'alaikum

    ReplyDelete
  2. Nama :Mariana Ramelan
    NIM :17709251056
    Kelas :S2 PMC 2017

    Epistemologi matematika merupakan teori pengetahuan yang proses pengkajianya tentang matematika. Epistemologi merupakan cabang filsafat yang berkaitan dengan hakikat dan lingkup pengetahuan matematika yan meliputi matematika murni, matematika terapan dan berbagai cabang matematika lainnya, ciri-ciri matematika yang meliputi abstraksi, deduktif, hipotesis, eksak, simbolik, universal, rasional dan lain-lain, penggadaian-penggadaian, dan dasar-dasarnya serta pertanggungjawaban atas pertanyaan mengenai pengetahuan yang dimiliki.

    ReplyDelete
  3. Epistemologi memandang matematika sebagai sebuah ilmu pengetahuan yang objek kajiannya merupakan ide yang terdapat dalam pikiran manusia yang sifatnya abstrak. Menurut Immanuel Kant awal dari pengetahuan matematika adalah kesadaran tentang matematika. Kesadaran demikian dianggap sebagai wadah dari kenyataan matematika (Marsigit, 2015 : 131). Pengetahuan matematika juga berkaitan dengan akal budi dan pengalaman yang ada di dalam diri kita. Di satu sisi akal budi yang yang murni akan menghasilkan kesadaran tentang kenyataan matematika yaitu sebagai kenyataan yang bersifat a priori namun di sisi yang lain kita memerlukan eviden yang berasal dari pengalaman manusia yang menghasilkan kenyataan matematika sebagai kenyataan sintetik.

    ReplyDelete
  4. Epistimologi matematika contohnya yaitu kita telah mengenal berbagai teorema dalam matematika (misalnya saja teorema Phytagoras), teorema-teorema tersebut ada dalam pikiran kita dikarenakan adanya pengalaman dan kesadaran kita terhadapnya.

    ReplyDelete
  5. Kholifatun Nur Rokhmah
    17709251011
    PPs Pend. Matematika A 2017

    Epistemologi merupakan salah satu cabang filsafat yang berupaya mencari kebenaran terhadap suatu hal dengan cara menghimpum dari beberapa fakta yang ada. Dalam postingan ini disajikan epistemologi matematika yang artinya himpunan fakta-fakta yang berusaha mencari kebenaran atau definisi tentang hakikat matematika yang dihimpun dari beberapa sumber. Dalam postingan ini disajikan lima sumber sehingga kita dapat memahami definisi matematika dari kelima sumber tersebut dan mencari kebenaran tentang matematika.

    ReplyDelete
  6. Assalamu'alaikum wr.wb.

    Epistemologi matematika merupakan ilmu yang mempelajari tentang kebenaran suatu pengetahuan terhadap ciri-ciri matematika seperti abstraksi, ruang, waktu, besaran, simbolik, bentuk dan pola.

    Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    ReplyDelete
  7. Gamarina Isti R
    Pendidkan
    17790251036 Matematika Kelas B

    Epistemologi merupakan salah satu cabang filsafat yang berkaitan dengan asal, sifat, karakter dan jenis pengetahuan. Sama halnya dengan matematika, semua pelajaran dalam matematika pasti terdapat asal mula, sifat, dan karakternya masing-masing, dn materi tersebut akan terkait dengan materi yang lain. Oleh karena itu dalam pembelajaran diharapkan guru tidak hanya memberikan rumus akhirnya. Tetapi dengan berbagai metode pembeajaran diharapkan guru dapat memfasilitasi siswa untuk mengetahui asal, sifat dan karakter dari suatu rumus dengan dirinya sendiri. Agar siswa paham dan dapat menghubungkan sendiri rumus tersebut dengan rumus lainnya

    ReplyDelete
  8. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A 2017

    Epistemologi dalam Yunani yaitu episteme dan logos. episteme berarti suatu pengetahuan dan logos berarti ilmu. Epistemologi matematika merupakan teori pengetahuan yang proses pengkajiannya tentang matematika, baik simbol, lambang, rumus, definisi, teorema, algoritma, dll.

    ReplyDelete
  9. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Dengan membaca postingan ini saya menjadi tahu tentang epistemologi matematika (tahu dalam konteks ini adalah tahu pada tataran kulit terluar terkait dengan yang dituliskan pada postingan ini). Pengetahuan baru tentunya, baru kali ini saya membaca postingan seperti ini. Setahu saya, atau matematika yang saya amini sejak dulu adalah cabang ilmu yang berkaitan dengan angka. Setelah itu baru bisa masuk pada aktivitas interpretasi angka-angka tersebut, misal untuk memprediksi.

    Pengetahuan dan ilmu baru. Terimakasih

    ReplyDelete
  10. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Epistemologi berasal dari bahasa Yunani artinya knowledge yaitu pengetahuan. Kata tersebut terdiri dari dua suku kata yaitu logia yang artinya pengetahuan dan episteme yang artinya tentang pengetahuan. Jadi dari arti kata epistimologi tersebut, maka dapat dikatakan bahwa epistemologi merupakan pengetahuan tentang pengetahuan (Bahrum, 2013:36). Menurut Guba dan Lincoln (2004 dalam Michelle dan Nikki, 2015:7), epistimologi adalah sebuah disiplin ilmu dari filsafat yang berfokus pada teori tentang pengetahuan. Jadi, epistimologi matematika ialah ilmu yang membahasa pengetahuan tentang matematika. Seperti yang kita ketahui bahwa mateatika adalah cabang ilmu yang membahas tentang perhitungan, objeknya abstrak, mengacu pada kesepakatan, mempunyai pola pikir deduktif, memperhatikan semesta pembicaraan, dan konsisten. Matematika sering dianggap pelajaran yang sulit bagi banyak siswa di sekolah. Akan tetapi, matematika adalah dasar dari semua ilmu dan sangat diperlukan dalam kehidupan ini. Oleh karena itu, kita yang bergerak di bidang pendidikan matematika hendaknya selalu menemukan inovasi-inovasi baru dalam pembelajaran matematika dan lebih mendalam dalam mengajarkannya agar matematika menjadi mata pelajaran (ilmu) yang digemari oleh siswa.

    ReplyDelete
  11. Rosnida Nurhayati
    17709251042
    PPs PM B 2017


    Tulisan diatas menunjukkan referensi tentang Epistemologi matematika.Epistemologi dalam Yunani yaitu episteme dan logos, episteme berarti suatu pengetahuan dan logos berarti ilmu. Epistemologi matematika merupakan cabang filsafat yang berhubungan dengan pengetahuan matematika.Yangg menelaah segi-segi dasar pengetahuanmatematika seperti sumber, hakikat (substansi),batas-batas, dan kebenaran pengetahuan besertaciri-ciri matematika yang meliputi abstraksi,ruang, waktu, besaran, simbolik, bentuk, dan pola.

    ReplyDelete
  12. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  13. By reading this article we could get the information about Epistemology of mathemathics, we could have an idea about it. What I get before about the keyword of epistemology maybe "how to study". could that be suitable words?

    ReplyDelete