Jul 16, 2015

NARASI BESAR IDEOLOGI DAN POLITIK PENDIDIKAN DUNIA

Dear all,



Saya berharap pemikiran saya berikut dapat dibaca oleh sebanyak-banyaknya para pemikir di Indonesia ataupun di dunia:

https://www.academia.edu/14097700/NARASI_BESAR_IDEOLOGI_DAN_POLITIK_PENDIDIKAN_DUNIA

Semoga bermanfaat.

Marsigit, Indonesia

114 comments:

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  2. Rizki Ayu Amalia
    13301241038
    Pendidikan Matematika A 2013

    Pendidikan dan politik adalah dua hal yang saling membutuhkan untuk membangun sebuah negara. Pendidikan, dibutuhkan sebuah negara karena digunakan untuk mencetak para penerus bangsa yang akan membuat bangsa ini semakin besar, kuat, dan bermartabat. Sedangkan politik, adalah hal yang dibutuhkan negara agar negara tersebut tetap berlangsung. Tanpa kedua hal tersebut sebuah negara tidak akan seimbang dan akan hancur

    ReplyDelete
    Replies
    1. Darwis Cahyo Nugroho
      13301244014
      Pendidikan Matematika C 2013

      Dengan penjabaran saudari Rizki tentang pendidikan dan politik, saya jadi mengetahui bahwa Pendidika, dibutuhkan sebuah negara karena digunakan untuk mencetak para penerus bangsa yang akan membuat bangsa ini semakin besar, kuat, dan bermartabat. Sedangkan politik, adalah hal yang dibutuhkan negara agar negara tersebut tetap berlangsung.

      Delete
  3. Rizki Ayu Amalia
    13301241038
    Pendidikan Matematika A 2013

    Pendidikan juga merupakan sebuah politik pada saat ini. mengapa? Karena pendidikan-pun diatur oleh sebuah perundang – undangan. Di mana dalam membuat undang – undang tersebut pasti akan melibatkan politik. Menurut saya, saat ini politik pendidikan menjadi semakin kacau. Kurikulum yang selalu berganti setiap pergantian kabineta atau menteri pendidikan, tanpa memperhatikan imbas yang terjadi di lapangan. Siswa menjadi bingung dengan kurikulum yang digunakan, guru – guru belum siap dengan metode dan kurikulum yang baru, serta ketersediaan sarana prasarana belajar.

    ReplyDelete
  4. Khaerudin
    16701621009
    S3 PEP Kelas A 2016

    Pendidikan di indonesia tidak akan lepas dengan namanya politik, karena semua hasil dari orang-orang berpolitik melahirkan beberapa macam dari undang-undang, peraturan pemerintah, peraturan menteri dll untuk keberlangsungan pendidikan. Sehingga pendidikan dimanapun berada baik di indonesia maupun di dunia tidak lepas dari yang namanya dengan kekuasaan. Apapun model pendidikan akan tetap tunduk dan patuh kepada kekuasaan dengan kebijakannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Melania Desta Maharani
      13301244018
      Pendidikan Matematika C 2013

      Saya sependapat bawa pendidikan tidak dapat terlepar dari sebuah politik yang ada di negaranya. Ketika sebuah kegiatan bersama tidak memiliki aturan dan tujuan yang sama pastinya kegiatan tersebut terlihat tidak memiliki arah tujuan. Sama halnya dengan pendidikan jika sebuah pendidikan dijalankan tanpa sebuah politik, pasti tidak ada aturan yang mengatur pendidikan sehingga akan sulit untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

      Delete
  5. RETNO WIDYANINGRUM
    16701261004
    PPS PEP A
    Saya tertegun membaca narasi Prof ternyata yang saya lakukan selama ini dengan ikut didalamnya mensosialisasikan K-13 kesana kemari saya ikut berdosa telah menyampaikan yang sangat-sangat salah, karena selama ini pemahan saya K-13 itu justru mengedepankan RELIGIUSITAS nya karena muncul di KI-1 yaitu religius yang bisa dicapai dengan pengamatan. tapi dengan membaca narasi profesor justru mengedapankan materi n moderen, mengerikan sekali banyak dosa besar terhadap pendidikan kita.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Melania Desta Maharani
      13301244018
      Pendidikan Matematiak C 2013

      Ketika mulai belajar tentang K-13 sampai sebelum membaca postingan Prof. Marsigit saya juga berfikir sama dengan saudara Retno. Selama ini yang saya pahami dalam K-13 mengedepankan khususnya KI-1 yaitu mengedepankan religiusitas yang dinilai dengan cara pengamatan. Tetapi ternyata K-13 justru mengedepankan materi dan moderen yang bahwa tertuang dalam postingan Prof. Marsigit . Terimakasih Prof. Marsigit

      Delete
  6. RETNO WIDYANINGRUM
    16701261004
    PPS PEP A
    Saya mendukung sepenuhnya kurikulum kita berdasar yang kita miliki berpedoman pada politik dan ideologi pendidikan DEMOKRASI PANCASILA karena saya juga bangga dan kagum dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Semoga apa yang kita banggakan akan terwujud.

    ReplyDelete
  7. Luthfannisa Afif Nabila
    13301241041
    Pendidikan Matematika A 2013
    Terima kasih bapak Marsigit atas narasi yang bapak tulis sangat bermanfaat bagi para pembacanya dan dapat membuka mata kita mengenai ideologi dan politik pendidikan dunia.

    ReplyDelete
  8. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    berbicara politik dan pendidikan bearti berbicara tentang pemengang power. antara pendidikan dengan politikmemiliki keterkaitan satu sama lain, pasalnya sebuah kebijakan dalam pendidikan sering kali diambil dengan dasar kepentingan politik yang pada dasarnya merugikan seluruh partisipan pendidkan dalam efek jangka panjang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Darwis Cahyo Nugroho
      13301244014
      Pendidikan Matematika C 2013

      Saya setuju dengan pendapat saudara arfan bahwas ebuah kebijakan dalam pendidikan sering kali diambil dengan dasar kepentingan politik yang pada dasarnya merugikan seluruh partisipan pendidkan dalam efek jangka panjang.

      Delete
  9. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    sepertti permasalahan kurikulum yang tak kunjung usai, bergantian demi pergantian kurikulum sebenar nya merugikan banyak pihak,baik guru dan terlebih siswa. hampir setiap terjadi pergantian pemegang power maka berganti pula sistem pendidikan di negeri kita.sehingga semua partisipan dibuat binggung dengan sistem yang trus berubah,tidak lain tidak bukan semua itu ada campur tangan politik yang kurang serasai dengan tujuan awal pendidikan.

    ReplyDelete
  10. Ressy Rustanuarsi
    16709251033
    PPs PMAT Kelas B 2016

    Saya sangat setuju dengan solusi yang ditawarkan oleh Prof. Marsigit yaitu menggunakan konsep Pendidikan Demokrasi Pancasila. Dengan mengusung teori mengajar berdasarkan semboyan Ki Hajar Dewantara, yaitu Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, dan Tut Wuri Handayani. Konsep Pendidikan Demokrasi Pancasila ini sangat sesuai dengan karakter nilai-nilai luhur bangsa Indonesia.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Melania Desta Maharani
      13301244018
      Pendidikan Matematika C 2013

      Saya juga sependapat denga saudara Ressy, bahwa setuju dengan solusi yang ditawarkan Prof. Marsigit menggunakan konsep Pendidikan Demokrasi Pancasila. Dengan mengusung teori mengajar berdasarkan semboyan Ki Hajar Dewantara, yaitu Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, dan Tut Wuri Handayani. Dimana memiliki makna di depan menjadi contoh atau panutan, di tengah berbuat keseimbangan atau penjalaran, dan di belakang membuat dorongan atau nendorong. Jika pendidikan di Indonesia sudah benar-benar menggunakan prinsip tersebut, saya kira pendidikan di negaran ini akan jauh lebih maju.

      Delete
  11. Andhita Wicaksono Nugroho
    13301241065
    Pendidikan Matematika C 2013

    Terima kasih Pak, postingan ini sangat bermanfaat bagi saya dalam mencari ilmu

    ReplyDelete
  12. Taofan Ali Achmadi
    16701251001
    PPs PEP B 2016

    Dari pemaparan Prof. Marsigit terkait narasi besar ideologi dan politik pendidikan, hal yang menjadi perhatian kita bersama bahwa fakta yang ada fenomena kontemporer/Power Now pada sekarang ini sudah melekat dalam diri setiap orang bahkan sulit untuk dihilangkan karena konsep Aguste Compte yang menaruh aspek spiritual dipaling bawah dan aspek scientis/modern berada pada tahta tertinggi berhasil menciptakan budaya kapitalis, materialis, pragmatis, hedonis,utilitaris,functionalis dan liberal dimana budaya ini sudah menjadi subuah kejadian nyata disekitar kita bahkan di diri kita sendiri. Oleh karena itu seperti yang Prof. Marsigit jabarkan dalam artikelnya agar bangsa ini tidak tergilis oleh Power maka bangsa ini harus kembali kepada landasan utama yaitu Pancasila dengan mengedepankan karakter Indonesia yang bernurani, adil, beradab, jujur, cendekia, mandiri dan kerjasama. Mengataskan aspek Spiritual dalam tatanan hidup bukan scientifik dan memiliki pandangan politik berlandaskan UUD 1945.

    ReplyDelete
  13. SHALEH
    S3 PEP/2016/KELAS A
    16701261010

    Dalam proses pengembangan K-13, tampaknya belum melibatkan representasi dari stake holder pendidikan di Indonesia, tampak jelas terlihat bahwa pertimbangan-pertimpangan filosofisnya kurang mendalam sehingga "kecolongan" dalam memasukkan metode saintifik yang notabene dikembangkan oleh Augus Comte, filusuf yang meminggirkan aspek spiritual yang justru menjadi kekuatan bangsa Timur. Lebih parah lagi, masyarakat kita mau todak mau akan/telah tergerus dengan fenomena power now yang tentu tidak ramah dengan kearifan nasional. Jika sistem pendidikan telah terjangkit fenomena Comte/power now, maka antisipasinya kita sebagai pribadi harus selalu waspada, waspada, dan terus waspada menjaga anak cucu generasi kita agar aman dari terjangan fenomena tetsebut.

    ReplyDelete
  14. Puspita Sari
    13301241003
    Pend.Matematika A 2013
    Terima kasih atas postingan Bapak, sehingga saya dapat memahami dan berkesampatan membaca postingan bapak. Dari postingan Bapak, menurut saya pendidikan sejatinya tidak terlepas dari politik. Pendidiakan berjalan bersamaan dengan politik. Namun, dalam kenyataannya pendidikan yang ada di Negara ini tidak sejalan dengan politik. banyak dari politik yang menyalahgunakan pendidikan.

    ReplyDelete
  15. MUTIARA KUSUMAWATI
    16701251007
    PEP S2 B

    Politik dan pendidikan dalam suatu negara saling terkait dan tidak dapat dipisahkan. Perhatian dan kebijakan politik terhadap pendidikan sangat menentukan jalannya pendidikan di suatu negara. Apabila negara memiliki perhatian yang besar dan cukup serius dalam menangani permasalahan pendidikan maka pendidikan akan berjalan dengan baik dan dapat memunculkan banyak orang yang memiliki kompetensi yang cukup baik di bidang ilmu pengetahuan. Selain itu, pemerintahan juga harus dijalankan oleh orang yang memiliki SDM bagus. Jika pemerintah dipegang oleh orang yang kurang bagus SDMnya, tidak menutup kemungkinan kebijakan dan perhatian di bidang pendidikan tidak maksimal.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Darwis Cahyo Nugroho
      13301244014
      Pendidikan Matematika C 2013

      Dengan penjabaran saudari Rizki tentang pendidikan dan politik, saya jadi mengetahui bahwa Politik dan pendidikan dalam suatu negara saling terkait dan tidak dapat dipisahkan.

      Delete
  16. Syahrial
    16701251015
    S2 PEP kelas B 2016
    jika berbicara dengan narasi besaar ideologi dan politik, maka kita harus memahami bahwa pada hakekatnya setiap pemikiran yang muncul dari filsuf pada masa yunani kuno dan perkembangannya telah melahirkan sebuah ideologi tentang kehidupan ini baik yang ada dan yang mungkin ada, namun perlu disaari bahwa dalam perkembangannya banyak terjadi perubahan dan pertentangan, maka disilah politik merasuki hal tersebut, sehingga sampai kedunia pendidikan yang notabennya banyak mencetuskan para pemikir muda. maka sebenarnya setiap pendidikan di dunia sudah terkontaminasi dengan yang namanya politik dan kepentingan pihak-pihak tertentu saja, karena perlu di pahami bahwa sebesar papun ideologi dan politik yang dimiliki namun tetap kalah dengan motif yang dimilikinya. maka tergantung dengan motifnya.

    ReplyDelete
  17. Fitri Wulandari
    16701261018
    S3 PEP Kelas A

    Dari pemaparan Narasi Besar Ideologi dan Politik Pendidikan Dunia yang disampaikan Prof.Marsigit, salah satunya membahas tentang dosa-dosa pendidikan. Sebagai pendidik tentunya kita tidak ingin membiarkan lebih jauh jatuh kedalam dosa-dosa tersebut. Salah satunya adalah pendidikan kapitalisme. Kapitalisme adalah suatu paham (ideology) yang meyakini bahwa kebebasan pemilik modal dalam mengembangkan usahanya dalam rangka meraih keuntungan sebesarnya. Manusia yang dihasilkan oleh ideology capital adalah manusia dalam pikirannya selalu dipenuhi oleh pencarian strategi untuk menghasilkan keuntungan diri sendiri yang sebesar-besarnya, meskipun dengan cara-cara yang tidak manusiawi, misalnya memberi upah yang sangat rendah, membeli dengan harga yang sangat rendah padahal nilai kerjanya lebih tinggi dan nilai jual barangnya menghasilkan keuntungan yang besar dll. Dan dalam dunia pendidikan di Indonesia dengan perubahan status PTN yaitu menjadi Badan Hukum Milik Negara (BHMN). Dengan digulirkan perubahan status PTN tersebut maka akan berlakulah otonomi kampus. Padahal jika dirunut secara kronologis, otonomi kampus yang dimaksud hanya merupakan eufemisme dari privatisasi.

    ReplyDelete
  18. Fitri Wulandari
    16701261018
    S3 PEP Kelas A


    Dalam postingan Prof. Marsigit, disinggung tentang peran KKNI. KKNI merupakan sistem yang berdiri sendiri dan merupakan jembatan antara sektor pendidikan dan pelatihan untuk membentuk SDM kita menjadi manusia yang berkualitas melalui skema pendidikan formal, nonformal, , pelatihan kerja atau pengalaman kerja. Dengan adanya KKNI maka diharapkan bisa mengubah cara melihat kompetensi seseorang, tidak lagi semata Ijazah tapi dengan melihat kepada kerangka kualifikasi yang disepakati sebagai dasar pengakuan terhadap hasil pendidikan seseorang yang akuntanbel dan transparan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Melania Desta Maharani
      13301244018
      Pendidikan Matematika C 2013

      Terimakasih sebelunya telah menjelaskan mengenai KKNI. Dengan membaca comment yang diberikan saudara Fitri, saya menjadi mendapatkan pengetahuan baru mengenai KKNI. Dijelaskan bahwa KKNI merupakan sistem yang berdiri sendiri dan merupakan jembatan antara sektor pendidikan dan pelatihan untuk membentuk SDM kita menjadi manusia yang berkualitas melalui skema pendidikan formal, nonformal, pelatihan kerja atau pengalaman kerja.

      Delete
  19. Fitri Wulandari
    16701261018
    S3 PEP Kelas A

    Solusi yang ditawarkan Prof.Marsigit untuk menyelamatkan pendidikan di Indonesia adalah kembali kepada Pendidikan Demokrasi Pancasila dengan mengusung teori mengajar Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, dan Tut Wuri Handayani yang telah dipopulerkan oleh Ki Hajar Dewantara. Saya sangat setuju sekali dengan solusi ini, karena dalam teori tersebut tersirat figure seseorang yang baik adalah disamping menjadi suri tauladan atau panutan, tetapi seseorang tersebut juga harus mampu menggugah semangat dan memberikan dorongan moral dari belakang agar orang-orang disekitarnya dapat merasakan situasi yang baik dan bersahabat, sehingga kita dapat menjadi manusia yang bermanfaat di masyarakat

    ReplyDelete
  20. SHALEH
    S3 PEP A 2016
    16701261010

    Wahai para dewa langit nusantara, dewi jagat pendidikan bangsa, hembuskanlah angin segar yang menyejukkan jagat pendidikanmu, deburkanlah ombak kearifan yang mengantarnya kepada identitas budaya nusantara, semaikanlah cita-cita pancasila dalam jiwa-jiwa generasinya. Bumikanlah ia dalam jagat nusantaramu. Jauhkanlah "jebakan batman" power now dari jangkauan tanganmu yang perkasa itu.
    Oh... Dewa Dewi pendidikanku, aku daksamu yang akan tunduk kepadamu, janganlah sesatkan aku...

    ReplyDelete
  21. Andina Nurul Wahidah
    16701251019
    PEP-S2 Kelas B

    Salah satu kesimpulan yang dapat saya ambil tentang narasi ideologi dan pendidikan politik dunia adalah bahwa Pendidikan Demokrasi Pancasila merupakan salah satu solusi yang ditawarkan oleh Bapak Prof. Dr. Marsigi, MA untuk perbaikan pendidikan di Indonesia saat ini.
    Di dalam link tersebut juga dijelaskan bahwa telah terjadi “dosa-dosa pendidikan”, contohnya pendidikan esensialisme.
    Menurut saya, jika terkait ideologi dan politik, sejatinya kedua hal ini merupakan kedua hal berbeda namun sulit dipisahkan. Karena pada hakikatnya, di Indonesia politik-lah yang membuat kebijakan pendidikan. Dan pendidikan yang merupakan salah satu tolak ukur keberhasilan suatu negara, juga perlu dikaji secara terus-menerus. Tidak hanya memperhatikan perkembangan dunia global namun juga budaya yang sesuai dengan Indonesia itu sendiri.

    ReplyDelete
  22. Pendidikan dan politik sebenarnya hal yang berkaitan erat dan saling membutuhkan satu sama lain. Pendidikan yang sekarang ini telah banyak berubah dan tidak ada mengajarkan nilai tentang kepancasilaan. Menurut saya poltitik di Indonesia harus peduli dan mendukung pendidikan di Indonesia jangan sampai politik di Indonesia membuat hancur dan merusak sistem pendidikan di Indonesia karena kurikulum yang berubah-ubah.

    M. Saufi Rahman
    S3 PEP Kelas A
    16701261024

    ReplyDelete
  23. Jihan Ulya Mulyani
    13301244015
    Pendidikan Matematika C 2013

    sifat objek filsafat yang ada dan yang mungkin ada adalah tetap dan berubah. tetap berarti sesuatu yang ada dalam pikiran kita. berubah berarti sesuatu yang ada diluar pikiran kita. misalkan, dalampikiran saya apabila saya makan dan ngemil dibawah pukul 20.00 malam, maka berat badan saya akan tetap. namun kenyataannya bisa saja lain, bisa saja berat bandan sata berubah, berubah naik atau berubah turun

    ReplyDelete
  24. Yosi Giyaningsih
    13301244030
    Pendidikan Matematika C 2013

    Pendidikan dan Politik saling terkait satu sama lain. saya pernah membaca postingan mengenai pendidikan dan politik yaitu "Bila tidak ada pendidikan tidak akan ada orang-orang yang mampu menjalankan dan mengelola dunia pemerintahan ataupun dunia politik, dan sebaliknya jika tidak ada politik, pendidikan tidak akan mampu berjalan karena kekurangan aspek-aspek pendukung seperti sarana dan prasana pendidikan yang disebabkan tidak adanya pengelola uang Negara maupun kebijakan-kebijakan yang mendukung terselenggaranya proses pendidikan. Kebijakan politik menentukan berjalannya proses pendidikan."

    ReplyDelete
  25. SHALEH
    S3 PEP A 2016
    16701261010

    The politics of world as well as educational politics are a kind of war. Who thinks and acts hard to dominate the world, they will be able to dominate the entire of the world.

    ReplyDelete
  26. Nama : Muhammad Abdul Kholiq Arfani
    NIM : 13301241064
    Kelas : Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Pendidikan merupakan soft power, kekuatan sejati yang tidak kasat mata tetapi semua orang memerlukan dan merasakan kekuatannya. Pendidikan memberikan pengaruh politis yang amat besar dalam kehidupan manusia. Manusia yang terdidik dengan baik dan sehat ia akan mampu mengkreasi diri untuk mengubah pendidikan menjadi media berpolitik adiluhung dan sekaligus mempu mendidik politik lewat pendidikan. Pendidikan politik dan politik pendidikan bias berintegrasi, interkoneksi, tetapi juga bisa bermusuhan.

    ReplyDelete
  27. Nama : Muhammad Abdul Kholiq Arfani
    NIM : 13301241064
    Kelas : Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Pendidikan dan politik adalah dua elemen penting dalam sistem sosial disetiap negara, baik negara maju maupun negara berkembang. Keduanya sering dilihat sebagai bagian yang terpisahkan, yang satu sama lain tidak tidak memiliki hubungan apa-apa. Padahal, keduanya bahu-membahu dalam proses pembentukan karakteristik masyarakat disuatu negara.

    ReplyDelete
  28. Nama : Muhammad Abdul Kholiq Arfani
    NIM : 13301241064
    Kelas : Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Hubungan antara pendidikan dan politik bukan sekedar hubungan saling mempengaruhi, tetapi juga hubungan fungsional. Lembaga dan proses pendidikan menjalanakan sejumlah fingsi politik yan signifikan. Mungkin yang terpenting dari fungsi-fungsi tersebut bahwa sekolah-sekolah dan lembaga pendidikan lainnya menjadi agen-agen sosialisasi politik. Lembaga-lembaga pendidikan menjadi tempat dimana individu-individu, terutama anak-anak dan generasi muda, mempelajari sikap-sikap dan perasaan tentang sistem politik, dan sejenis peran politik yang diharapkan dari mereka.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Darwis Cahyo Nugroho
      13301244014
      Pendidikan Matematika C 2013

      Saya setuju dengan saudara Abdul bahwa Lembaga-lembaga pendidikan menjadi tempat dimana individu-individu, terutama anak-anak dan generasi muda, mempelajari sikap-sikap dan perasaan tentang sistem politik.

      Delete
  29. Nama : Muhammad Abdul Kholiq Arfani
    NIM : 13301241064
    Kelas : Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Salah satu komponen terpenting pendidikan, kurikulum, misalnya, dapat menjadi media sosialisasi politik. Menurutnya, kurikulum disuatu lembaga pendidikan memiliki tiga sumber utama. Pertama, pendapat kelompok profesional pendidikan yang sangat dipengaruhi oleh institusi-institusi pelatihan guru dan sering kali merefleksikan atau mengadaptasi ide dari individu-indovidu yang didewa-dewakan, seperti John Dewey, John Lock, dan Wiliam Stern.

    ReplyDelete
  30. Nama : Muhammad Abdul Kholiq Arfani
    NIM : 13301241064
    Kelas : Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Pendidikan dan politik merupakan dua hal yang seiring sejalan dalam mencerdaskan bangsa. Kedua-duanya tidak berjalan sendiri-sendiri akan tetapi saling berhubungan atau berkaitan. Pendidikan menyiapkan sumber daya manusia untuk mengurus politik dan negara. Negara mengalokasikan biaya untuk mendukung kecancaran proses pendidikan. Dalam perspektif Islam keterlibatan Negara untuk membangun dan mendukung proses pembelajaran diberbagai lembaga pendidikan mutlak dibutuhkan.

    ReplyDelete
  31. SUPIANTO
    16701261001
    S3 PEP KELAS A 2016

    Secara garis besar, perkembangan aliran pemikiran dalam filsafat dibagi ke dalam dua bagian, yaitu aliran pemikiran pada zaman Yunani dan Aliran pemikiran pada zaman modern dan postmodern. Kedua aliran besar ini dibatasi oleh munculnya sebuah pemikiran yang dikenal sebagai filsafat positivism dari August Comte (1798-1857). Sejak saat itu, pemikiran Comte menjadi landasan bagi hampir seluruh aspek kehidupan dan diadopsi oleh hampir semua bangsa dan negara di dunia. Hingga saat ini, pengaruh pemikiran positivism Comte masih jelas, termasuk juga dalam bidang pendidikan. Di Indonesia misalnya, kelahiran kurikulum 2013, jika ditinjau dari aspek filsafat sangat jelas terlihat bahwa kurikulum tersebut menggunakan paradigma positivism.

    ReplyDelete
  32. SUPIANTO
    16701261001
    S3 PEP KELAS A 2016

    Berdasarkan peta aliran pemikiran filsafat yang telah dibuat oleh Prof. Dr. Marsigit, M.A di atas, maka kita dapat melihat bahwa mula-mula perkembangan aliran pemikiran berawal dari Yunani. Perkembangan pemikiran pada zaman Yunani merupakan periode yang sangat penting, karena pada masa Yunani lah dimulai perubahan pola pikir dan cara pandang manusia terhadap alam. Terjadi perubahan pemikiran dari mitosenstris ke logosentris. Mitosentris merupakan pola pikir masyarakat yang masih menggunakan mitos untuk mejelaskan semua fenomena alam. Misalnya bencana berupa gempa bumi, banjir, dan tsunami dianggap sebagai bentuk kemarahan dewa. Namun, ketika filsafat mulai dikenal oleh masyarakat Yunani, mereka pada akhirnya mengganggap bahwa fenomena tersebut hanyalah fenomena alam biasa yang tidak ada sangkutpautnya dengan kemarahan dewa. Sepintas ini terlihat sederhana, namun dampaknya sangat besar terhadap kehidupan umat manusia. Alam yang pada awalnya ditakuti, lalu mulai didekati untuk kemudian dieksploitasi. Manusia kemudian menjadi lebih aktif untuk menjelajah dan mengeksplorasi alam dan isi yang terkandung di dalamnya.

    ReplyDelete
  33. SUPIANTO
    16701261001
    S3 PEP KELAS A 2016

    Batas antara pemikiran-pemikiran filsafat sebelum zaman modern adalah munculnya pemikiran Comte yang menempatkan agama dan spiritualitas berada di posisi terbawah, atau dengan kata lain, baginya agam dianggap tidak penting dan tidak relevan dalam menjawab tantangan zzaman.
    Dampak yang dapat kita saksikan dari dominasi pemikiran Comte ini terhadap dunia pendidikan adalah keringnya nilai-nilai yang ditransmisikan melalui proses pendidikan. Pendidikan bukan lagi dipandang sebagai sarana untuk melalukan konstruksi dan transimi nilai-nilai dan budaya, tetapi lebih dipandang sebagai ajang kompetisi dimana manusia-manusia yang terlibat di dalamnya seperti hidup dalam belantara, siapa yang kuat dia yang akan bertahan hidup.

    ReplyDelete
  34. Dwi Adityas Rarasati
    13301241015
    PMI 2013

    Sistem pendidikan di Indonesia kerap mengambil pendapat atau pikiran dari luar. Sehingga terkadang tidak sesuai dengan kebudayaaan dan masyarakat Indonesia sendiri. Kita perlu juga mengambil contoh dan mengikuti pemikiran dari tokoh bangsa kita sendiri yang telag disebutkan seperti Ki Hajar Dewantara. Beliau merupakan bapak pendidikan yang pemikiran-pemikirannya sangat sesuai dengan kepribadian bangsa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Darwis Cahyo Nugroho
      13301244014
      Pendidikan Matematika C 2013

      Sistem pendidikan indonesia terkadang tidak sesuai dengan kebudayaaan dan masyarakat Indonesia sendiri karena mencontek budaya luar negri. Kita perlu mengambil contoh dan mengikuti pemikiran dari Ki Hajar Dewantara. Beliau merupakan bapak pendidikan yang pemikiran-pemikirannya sangat sesuai dengan kepribadian bangsa.

      Delete
  35. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  36. Rofiah Yusuf
    13301241039
    Pend. Mat I 2013

    Hubungan erat antara pendidikan dengan politik dapat memberikan dampak positif dan negatif bagi perkembangan pendidikan. Dampak positif yang dapat dihasilkan dari hubungan keduanya adalah pemerintah sebagai pemegang peranan penting dalam politik dapat memberikan subsidi kepada pendidikan.

    ReplyDelete
  37. Rofiah Yusuf
    13301241039
    Pend. Mat I 2013

    Pendidikan dan politik adalah dua hal yang berhubungan erat dan saling mempengaruhi. Dengan kata lain, berbagai aspek pendidikan senantiasa mengandung unsur – unsur politik. Begitu juga sebaliknya, setiap aktivitas politik ada kaitannya dengan aspek – aspek kependidikan.

    ReplyDelete
  38. Rofiah Yusuf
    13301241039
    Pend. Mat I 2013

    Terlepas dari itu semua, Jika kita melihat realitas politik di Indonesia saat ini, maka hendaknya pendidikan dijadikan satu hal yang netral, khususnya jika kita melihat kondisi politik di Indonesia saat ini. Ini dimaksudkan untuk menghindari terjadinya penyalahgunaan lembaga pendidikan sebagai penyalur dari kepentingan politik tertentu.

    ReplyDelete
  39. Ideologi merupakan istilah yang bisa diartikan sebagai sebuah sistem berfikir (yang diyakini oleh sekelompok orang) yang mendasari setiap langkah dan gerak mereka dalam kehidupan sosialnya. Ideologi dapat diartikan pula sebagai sebuah pemahaman tentang bagaimana memandang dunia (realitas). Oleh karena itu ideologi merupakan landasan bagi pemaknaan realitas. Kata ideologi sendiri berasal dari bahasa Yunani idea (ide/gagasan) dan logos (studi tentang/pengetahuan tentang). Secara harfiah ideologi berarti studi tentang ide-ide/gagasan. Adapun secara istilah ideologi adalah sistem gagasan yang mempelajari keyakinan-keyakinan dan hal-hal ideal; asas haluan; pandangan hidup. Istilah ini mengacu pada seperangkat keyakinan dalam merealisasikan sebuah obyek. Maka tidak salah anggapan bahwa permasalahan ideologi selalu menarik untuk dikaji karena berawal dari sanalah realitas dipersepsikan. Sistem (aturan) yang melandasi pemaknaan kehidupan ini akan selalu menentukan kemana arah dan pandangan hidup para penganutnya.

    Muhlis Malaka
    16701269003
    S3 PEP A 2016

    ReplyDelete
  40. Sejauh ini pakar-pakar pendidikan mencoba mengklasifikasikan ideologi pendidikan kedalam beberapa aliran-aliran ideologis. Salah satu pakar pendidikan yang sering dijadikan rujukan dalam penggolongan ideologi pendidikan ini adalah William F O’neil. Menurutnya, secara garis besar ideologi pendidikan dapat dibagi menjadi dua golongan, yakni ideologi konservatif dan ideologi liberal.

    Muhlis Malaka
    16701269003
    S3 PEP A 2016

    ReplyDelete
  41. Ideologi konservatisme; yaitu ideologi yang memandang bahwa ketimpangan dalam masyarakat merupakan sunnatullah (hukum alami), suatu hal yang mustahil bisa dihindari serta sudah merupakan ketentuan sejarah. Dalam bentuknya yang paling klasik, kaum konservatif berkeyakinan bahwa masyarakat pada dasarnya tidak bisa merencanakan perubahan sosial atau paling tidak mempengaruhinya. Secara implisit, ideologi ini mendukung ketaatan terhadap lembaga-lembaga yang sudah teruji waktu, disertai dengan rasa hormat yang mendalam terhadap tatanan sosial yang konstruktif.
    Sedangkan Ideologi liberalisme; yaitu ideologi yang mengajarkan kebebasan individu dan berusaha mempromosikan perwujudan potensi individu secara maksimal. Tujuan jangka panjang pendidikan menurut kaum liberal adalah melestarikan dan memperbaiki tatanan sosial yang ada dengan cara mengajarkan kepada setiap individu bagaimana menghadapi masalah-masalah dalam kehidupannya sendiri secara efektif. Peserta didik memiliki masalah hidup sendiri dan memiliki pendekatan yang berbeda-beda dalam menyelesaikannya. Yang terpenting adalah bagaimana mereka diarahkan agar dapat secara optimal menyelesaikan masalah hidup mereka secara mandiri melalui pendidikan.

    Muhlis Malaka
    16701269003
    PEP A 2016

    ReplyDelete
  42. Arif dwihantoro
    13301244012
    P.Mat C 2013

    Mengenai pendidikan di indonesia dengan adanya undang undang dan peraturan menteri menunjukan adanya kaitan politik dalam pendidikan. dan ini juga erat kaitanya dengan power yang memegang kekuasaan atas suatu negara.

    ReplyDelete
  43. Arif dwihantoro
    13301244012
    P.Mat C 2013

    tentang ideologi suatu negara juga mempengaruhi sistem pendidikan yang ada. seharusnya pendidikan dilaksanaka sesuai dengan ideologi dan budaya negaranya pun dengan politik harus berbudaya sehingga keduanya berjalan dengan baik sesuai dg kondisi negaranya.

    ReplyDelete
  44. Arif Dwihantoro
    13301244012
    P.Mat C 2013

    Pemikiran pemikiran yang melandasi sistem pendidikan d indonesia sendiri sekarang ini banyak d adopsi dari luar. padahal kita dapat mengusung pendidikan yang sesuai dengan kondisi bangsa sediri yaitu hasil dari pemikiran Bapak Pendidikan kita Ki Hjar Dewantara.

    ReplyDelete
  45. Arif Dwihantoro
    13301244012
    P.Mat C 2013

    Pemikiran pemikiran yang melandasi sistem pendidikan d indonesia sendiri sekarang ini banyak d adopsi dari luar. padahal kita dapat mengusung pendidikan yang sesuai dengan kondisi bangsa sediri yaitu hasil dari pemikiran Bapak Pendidikan kita Ki Hjar Dewantara.

    ReplyDelete
  46. Arif Dwihantoro
    13301244012
    P.Mat C 2013

    Politik tanpa pendidikan juga tidak akan berjalan dengan baik. berpolitik tanpa berpendidikan akan menghasilkan pemikiran yang tidak sesuai dengan kondisi negaranya. oleh karena itu. keduanya memiliki kaita yang erat.

    ReplyDelete
  47. Rizqi Nefi Marlufi
    13301241035
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Hidup adalah separuh kenyataan separuh pikiran padahal masih ada spiritual semakin tinggi bersifat transendentalism, objek filsafat yang ada itu sintetik a priori dan objek spiritual yang mungkin ada adalah sintetik a posteriori. Semakin berkembang teknologi semakin banyak a priori. Sehingga hidup itu ber-heurmentika, bergantian antara a priori dan a posteriori secara terus menerus.

    ReplyDelete
  48. Rizqi Nefi Marlufi
    13301241035
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Dari link tersebut saya tahu bahwa pada tahun 1857 wafatnya seorang yang bernama August Compte seorang mahasiswa politeknik di Paris yang Drop Out namun suka membaca filsafat. Bukunya adalah positivism yang merubah dunia. Sampai abad ke-13 kebenaran di Eropa dikendalikan oleh gereja, sikap dan pendapat harus izin gereja. Kemudian ada revolusi Copernicus menemukan teori yang bertentangan dengan teori gereja yang menyatakan bahwa alam semesta pusatnya berada di bumi (bumi sebagai Bunda Maria) yang semua bintang bulan mengelilingi bumi seperti gembala-gembala. Diam-diam menulis buku yang menurut Copernicus pusatnya bukan bumi melaikan matahari, bukan geosentris tetapi heriosentris dalam sistem tata surya.

    ReplyDelete
  49. Rizqi Nefi Marlufi
    13301241035
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Dapat dijelaskan bahwa matematika real adalah dunia kenyataan, model real sudah model dari matematika real, kemudian model formal sudah menggunakan simbol atau angka-angka, dan matematika formal sudah menggunakan rumus-rumus formal matematika yang general yang merupakan prinsipnya. Rumus adalah prinsipnya sedangkan kenyataannya adalah bayangannya.

    ReplyDelete
  50. Rizqi Nefi Marlufi
    13301241035
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Objek filsafat terdiri dan yang ada dan yang mungkin ada. Yang ada itu didalam pikiran dan yang mungkin ada diluar pikiran. Didalam pikiran bersifat ideal, maka muncullah filsafat idealisme, tokoh idealisme adalah Plato. Sedangkan di luar pikiran bersifat real, maka muncul filsafat realisme aliran Aristoteles. Jadi filsafat adalah diri kita sendiri. Yang ideal bersifat tetap, tokohnya adalah Permenides. Yang diluar pikiran bersifat berubah, tokohnya adalah Heraclitos. Objek filsafat yang mungkin ada bisa dikatakan sebagai dunia nyata jadi lebih konkret, sedangkan objek filsafat yang ada bisa dikatakan imaginer atau lebih abstrak. Kemudian objek filsafat yang ada lebih ke logika dan menggunakan rasio sehingga muncullah aliran filsafat rasionalisme tokohnya Descrates, sedang objek filsafat yang mungkin ada lebih ke pengalaman yang merupakan bersifat empiris sehingga muncul aliran filsafat empirisisme dengan tokoh D. Hume. Objek filsafat yang mungkin ada adalah bayangannya contohnya adalah ketika kita sedang meraba, melihat dan mencari sesuatu atau bayangan ada didalam pikiran, sedangkan objek filsafat yang ada adalah prinsipnya.

    ReplyDelete
  51. Fitri Ayu Ningtiyas
    16709251037
    S2 P.Mat B UNY 2016

    Dalam narasi besar ideologi dan pendidikan politik diatas, terlihat bahwa politik dan ideologi pendidikan Indonesia berlandaskan demokrasi pancasila dengan hakikat ilmunya adalah saintifik-spiritualisme. Dalam narasi besar ini terera bahwa ada baiknya pendidikan demokrasi pancasila menggunakan kurikulum dengan hermenitika hidup berlandaskan pancasila yang bertujuan untuk memperoleh hidup selamat, sejahtera seutuhnya lahir batin serta dunia dan akhirat. Karena kita harus mengembalikan ideologi dan pendidikan politik negeri ini pada jati diri bangsa yang sebenarnya.

    ReplyDelete
  52. Niswah Qurrota A'yuni
    NIM. 16709251023
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas B 2016

    Assalamu'alaikum Wr.Wb.,

    Pendidikan merupakan bagian dari praktek kultural maupun proses transformasi sosial. Dengan ini, proses perubahan sosial dan juga politik di tiap level gerakan sosial akan mempengaruhi ataupun memberikan dampak dalam proses pendidikan. Pada umumnya praktek penyelenggaraan pendidikan dalam suatu masyarakat dilatar belakangi adanya pertimbangan-pertimbangan subyektif masing-masing masyakat berupa filosofi, nilai-nilai, serta suatu prinsip yang dipilih. Misalnya masyarakat yang menganut ideologi sosialis akan berupaya membentuk formasi sosial masyarakatnya menjadi bersifat sosialis pula, dsb. Dengan demikian, masyarakat yang telah memiliki dan menganut Ideologi pendidikan akan memperoleh cara hidup dan cara pandang dalam menyelenggarakan pendidikan secara kokoh sesuai dengan pertimbangan-pertimbangan cara hidup dan cara pandangnya. Ideologi yang dipakai negara Indonesia adalah Pancasila. Konsekuensi logisnya, segala bentuk kebijakan yang dikeluarkan pemerintah haruslah berlandaskan pada pancasila, termasuk pendidikan.

    Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  53. Risa Tri Oktaviani
    13301241016
    Pendidikan Matematika A 2013

    Pendidikan dan politik merupakan dua elemen yang penting dalam sistem sosial politik suatu Negara, baik Negara maju maupun berkembang. Pada umumnya kedua elemen ini selalu dipisahkan, sehingga seakan-akan tidak berhubungan satu dengan lain. Padahal keduanya sangatlah berkaitan. Bila tidak ada pendidikan tidak akan ada orang-orang yang mampu menjalankan dan mengelola dunia pemerintahan ataupun dunia politik, dan sebaliknya jika tidak ada politik, pendidikan tidak akan mampu berjalan karena kekurangan aspek-aspek pendukung seperti sarana dan prasana pendidikan yang disebabkan tidak adanya pengelola uang Negara maupun kebijakan-kebijakan yang mendukung terselenggaranya proses pendidikan.

    ReplyDelete
  54. Risa Tri Oktaviani
    13301241016
    Pendidikan Matematika A 2013

    Pendidikan dan Polititik keduanya memiliki hubungan yang dinamis. Perkembangan kegiatan-kegiatan kependidikan banyak dipengaruhi oleh para penguasa yang memerlukan hubungan baik dengan institusi-institusi pendidikan untuk membenarkan dan mempertahankan kekuasaan mereka. Berbagai aspek pembelajaran, terutama kurikulum dan bahan-bahan bacaan, sering kali diarahkan pada kepentingan politik tertentu, menambahkan bahwa salah satu komponen terpenting pendidikan, contohnya kurikulum.

    ReplyDelete
  55. “Pendidikan adalah proses harmonisasi antara alam wiraga (dunia tindakan) dan alam wirama (dunia pengendalian)” (Raden Mas Soewardi Soerjaningrat, 2 Mei 1889 - 26 April 1959).

    Memet Sudaryanto
    16701261005
    S3 PEP UNY

    ReplyDelete
  56. Siswa harus dibekali dan memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Secara tersirat, sesungguhnya peserta didik sebagai insan akademis secara kodrati telah memiliki potensi untuk pengembangan dirinya sendiri. Kemudian, dalam pertumbuhan dan perkembangannya itu, perlu disiapkan suasana dan proses pembelajaran yang memadai menuju kualitas diri sebagai pembelajar sejati dan mandiri.

    Memet Sudaryanto
    16701261005
    S3 PEP UNY

    ReplyDelete
  57. Upaya pendidikan melalui teladan seseorang yang menjadi citra panutan merupakan proses yang biasa disebut sebagai pembelajaran sosial (social learning). Pembelajaran sosial dapat saja terjadi dampak positif maupun negatif, baik terhadap peserta didik maupun pendidik. Pembelajaran sosial secara interaksional, bagi pendidik maupun peserta didik, dapat menjadi sarana atau model yang berperan sebagai penemu jatidiri masing-masing. Satu sama lain saling menyadari kelemahan untuk upaya perbaikan dan saling mengenal kekuatan untuk upaya pemupukan agar menghasilkan kekuatan baru. Ketidak-mulusan dalam proses ini dapat berakibat pada munculnya konflik kepentingan eksistensial masing-masing.

    Memet Sudaryanto
    16701261005
    S3 PEP UNY

    ReplyDelete
  58. Makiguchi menyarankan agar pembelajaran tidak dipandang sebagai ‘learning as a preparation for living’, tetapi diciptakan suasana (milieu) agar ‘enable people to learn in the process of living.’ Dalam pandangan ini, hidup itu sendiri adalah peluang untuk belajar tentang masa lalu, masa kini dan masa datang di antara sesama dan antara sesama dengan alam.


    Memet Sudaryanto
    16701261005
    S3 PEP UNY

    ReplyDelete
  59. Placing learners at the heart of the learning process and meeting their needs, is taken to a progressive step in which learner–centered approaches mean that persons are able to learn what is relevant for them in ways that are appropriate. Waste in human and educational resources is reduced as it suggested learners no longer have to learn what they already know or can do, nor what they are uninterested in. (Edwards 2001:37).

    Memet Sudaryanto
    16701261005
    S3 PEP UNY

    ReplyDelete
  60. Fitri Wulandari
    16701261018
    S3 PEP UNY

    Terminologi knowledge management tidak hanya fokus pada bagaimana menangkap, mengolah dan mendistribusi pengetahuan, tetapi juga harus mampu melakukan sharing, menggelar diskusi, dan melahirkan pengetahuan baru. Lembaga pendidikan tinggi ditantang untuk dapat merespon gelagat perubahan ini. Dengan memanfaatkan sejumlah kerjasama yang sudah terjalin, pendidikan tinggi diharapkan agar dapat mengantisipasi perubahan pada lingkungan kerja yang semakin banyak tuntutannya. Tentu saja, setiap pendidikan tinggi yang sedang bertransformasi menuju organisasi pembelajar (learning organization), menginginkan semua warganya, seluruh sivitas akademika, harus menjadi pembelajar sejati dan mandiri (lifelong learners)

    ReplyDelete
  61. Fitri Wulandari
    16701261018
    S3 PEP UNY

    Konsep pembelajaran secara kolaboratif adalah suatu metode pembelajaran yang berpotensi untuk memenuhi tantangan itu, dan dapat menawarkan sebuah cara penyelesaian tentang bagaimana berbagai masalah tersebut dapat dipecahkan dengan melibatkan keikutsertaan partisipan terkait secara kolektif dalam suatu kelompok. Kelompok pembelajar seperti ini melakukan pembelajaran secara berkolaborasi sesuai dengan masing-masing kompetensinya.

    ReplyDelete
  62. Yang ada dan mungkin ada sebagai staring point analisis oleh Prof Marsigit
    Yang ada berpotensi linear, artinya waktu yang sekarang tidak akan terulang lagi, waktu akan terus berjalan seperti air mengalir dan tidak akan kembali surut kebelakang. sehingga dikatakan yang lampau akan menjadi sejarah.
    Miftahir Rizqa
    16701261027
    PEP Kelas A

    ReplyDelete
    Replies
    1. This comment has been removed by the author.

      Delete
  63. Pada zaman kontemporer spritual menjadi bagian terpenting paling bawah karena menganggap spritual sesuatu yang irrasional sehingga tidak akan dapat membangun dunia. Struktur ini juga terjadi di Indonesia, yang mana tertuang dalam pemilihan kurikulum pembelajaran yaitu kurikulum 2013 dan KKNI yang meletakkan spritual pada struktur yang paling bawah dalam membangun dunia. Akan menjadi seperti apa Indonesia?
    Miftahir Rizqa
    16701261027
    PEP Kelas A

    ReplyDelete
  64. Indonesia merupakan negara yang demokrasi. Namun aplikasi dalam dunia pendidikan belum mencapai pendidikan yang demokrasi. Besar tantangan kita dalam membangun dunia pendidikan di Indonesia agar terus maju untuk mencapai tujuan pendidikan nasional.
    Miftahir Rizqa
    16701261027
    16701261027
    PEP Kelas A

    ReplyDelete
  65. RAIZAL REZKY
    16709251029
    S2 P.MAT B 2016

    pendidikan yang terjadi di Indonesia tidak terlepas dari politisasi yang dilakukan oleh pemerintah yang ada, dengan melihat kepentingan oknum-oknum yang ingin membuat kekuatan bagi dirinya maka ia dengan tegas memasukan politik dalam ranah pendidikan sehingga dampak yang terjadi pada peta pendidikan saat ini telah menyimpang dari haekekat asli dari pendidikan itu.

    ReplyDelete
  66. Melania Desta Maharani
    13301244018
    Pendidikan Matematika C 2013

    Suatu negara pastilah memiliki sebuah ideologi. Begitu pula dengan negara kita Indonesia yaitu Pancasila. Ideologi suatu negara juga mempengaruhi sistem pendidikan yang ada. Akan menjadi lebih baik ketika sebuah pendidikan terlaksana sesuai ideologi dan dengan politik. Sehingga keduanya berjalan dengan baik sesuai dengan kondidi dan situsi negara masing-masing.

    ReplyDelete
  67. ULFA LU'LUILMAKNUN
    16709251022
    S2 Pendidikan Matematika 2016 Kelas B

    Assalamualaikum Wr.Wb.

    Hubungan politik dan pendidikan tidak memang tidak dapat dipisahkan. Pendidikan zaman orde lama, pendidikan dapat perhatian oleh pemerintah walaupun kondisi politiknya belum stabil sedangkan pada orde baru pendidikan sangat dikuasai oleh kekuasaan politik. Pada zaman kita sekarang, pendidikan selalu berkaitan dengan poitik, pendidikan dibutuhkan untuk belajar bagaimana berpolitik sedangkan tanpa politik, pendidikan tidak akan mendapatkan sarana dalam pengelolaan atau pelaksanaan pendidikan.

    Wassalamualaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  68. Menurut kesimpilan saya salah satu hal yang memberikan konstribusi dalam dosa-dosa di dunia pendidikan adalah hedonisme. Gaya hidup hedonisme adalah suatu pola hidup yang aktivitasnya untuk mencari kesenangan hidup. Sebuah pandangan hidup bahwa kesenangan adalah segalanya, dan hidup adalah untuk meraih kesenangan materi semata. Gaya hidup seperti ini sangat mempengaruhi dunia pendidikan di Indonesia. Sehingga dalam dunia pendidikan pun menganggap materi adalah segalanya dan fasilitas lengakap adalah kunci keberhasilan padahal tidak semuanya benar karena masih banyak faktor lain selain materi dan gaya hidup hedonisme untuk suksesnya sebuah pendidikan. Saya sependapat dengan solusi yang ditawarkan oleh Prof. Marsigit mengenai konsep Pendidikan Demokrasi Pancasila. Teori yang digunakan sebagai dasar dari konsep ini adalah teori yang dirumuskan oleh Ki Hajar Dewantara, yaitu Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, dan Tut Wuri Handayani. Dengan konsep tersebut yang sesuai dengan karakter dan budaya bangsa Indonesia pengaruh gaya hidup hedonisme yang mempengaruhi dunia pendidikan akan dapat dihilangkan secara berangsur-angsur.

    Triwid Syafarotun Najah
    16701261011
    PEP S3 (A) 2016

    ReplyDelete
  69. ROFI AMIYANI
    S2 P.MAT A 2016
    16709251004

    Politik dan pendidikan itu dua hal yang sama penting dalam suatu Negara. Tetapi pendidikan dan politik memiliki ranah yang berbeda. Pendidikan untuk membangun pondasi negara yaitu mencetak orang-orang yang siap dalam membangun negara. Sedangkan politik adalah hal mengurus terkait keberlangsungan negara. Orang-orang yang berkecimpung di dunia politik tentulah memiliki wewenang untu mengatur system pendidikan suatu Negara. Sebaiknya, orang-orang politik ini meliliki latar belakang pendidikan yang baik, sehingga dapat membentuk dan mengembangkan system pendidikan yang baik pula untuk negaranya.

    ReplyDelete
  70. Asri Fauzi
    16709251009
    Pend. Matematika S2 Kelas A 2016
    Politik dan pendidikan merupakan dua hal yang sangat penting dalam suatu Negara. Kedua elemen ini selalu dipisahkan, sehingga seakan-akan tidak berhubungan satu dengan lain. Jika kita melihat realitas politik di Indonesia saat ini, maka hendaknya pendidikan dijadikan satu hal yang netral, khususnya jika kita melihat kondisi politik di Indonesia saat ini. Ini dimaksudkan untuk menghindari terjadinya penyalahgunaan lembaga pendidikan sebagai penyalur dari kepentingan politik tertentu.

    ReplyDelete
  71. Annisa Eprila Fauziah
    16709251040
    PPs P. Matematika Kelas B 2016

    Pendidikan dan politik berkaitan erat satu sama lain. Karena politik merupakan bagian dari pendidikan. Dengan pendidikan yang baik, tentunya bangsa ini akan mampu berpolitik yang baik juga, bukan untuk menggapai kekuasaan semata, melainkan demi kebaikan rakyat. Terkadang saya melihat pendidikan di Indonesia ini seperti patung yang diatur oleh para politikus. Visi, misi dan tujuan dibuat dengan jelas dan menggebu-gebu, namun pelaksanaannya tidak seperti yang diharapkan.

    ReplyDelete
  72. Ika Dewi Fitria Maharani
    16709251027
    PPs UNY P.Mat B 2016

    Pendidikan adalah penting untuk mengembangkankemampuan kita untuk menjadi negara yang tak tertinggal dibanding negara lain, dan politik adalah cara, cara yang diplomatis untuk memperoleh sesuatu, kita adalah makhluk zoon politicon, yang tidak dapat hidup sendiri, kita membutuhkan orang lain , oleh sebab itu politik juga penting, politik itu ada disekitar kita setiap hari, dan politik itu juga penting dalam urusan kenegaraan,hanya saja politik yang bersih bukan politik untuk berbuat kerusakan pada Indoensia. 

    ReplyDelete
  73. Asma' Khiyarunnisa'
    16709251036
    PPs PM B 2016

    Dibalik ideologi sebuah pendidikan terdapat banyak dan kompleks sekali hal-hal yang membentuknya. Ideologi dan politik merupakan dua hal berbeda tetapi saling berkaitan. Begitu banyak permasalahan dalam pendidikan di Indonesia, salah satu penyebabnya adalah ideologi pendidikan yang dianut masih berubah-ubah. Oleh karena itu Prof. Marsigit mengusulkan ideologi pancasila sebagai ideologi pendidikan kita sesuai dengan ideologi negara kita Indonseia.

    ReplyDelete
  74. Sebuah pandangan hidup bahwa kesenangan adalah segalanya, dan hidup adalah untuk meraih kesenangan materi semata.

    Memet Sudaryanto
    16701261005
    S3 PEP UNY

    ReplyDelete
  75. Sungguh bermanfaat Prof. Semoga paparan tersebut menjadi inspirasi bagi kita semua.

    Memet Sudaryanto
    16701261005
    S3 PEP UNY

    ReplyDelete
  76. Politik dan pendidikan berada dalam satu sistem yang saling berhubungan dekat. Dari kiprahnya, para pendidik selalu memelihara politik karena proses pendidikan yang memberikan sumber nilai dan memberikan kontribusi terhadap politik. Pendidik memberi kontribusi signifikan terhadap politik, terutama stabilasi dan transformasi sistem politik (Thomson, 1976:1)

    Memet Sudaryanto
    16701261005
    S3 PEP UNY

    ReplyDelete
  77. Manusia sering melakukan tindakan politik, baik politik dagang, budaya, sosial, maupun dalam aspek kehidupan lainnya. Demikianlah politik selalu menyangkut tujuan-tujuan dari seluruh masyarakat (public goals) dan bukan tujuan pribadi seseorang (private goals). Politik menyangkut kegiatan berbagai kelompok, termasuk partai politik dan kegiatan-kegiatan perseorangan (individu).

    Memet Sudaryanto
    16701261005
    S3 PEP UNY

    ReplyDelete
  78. Tiap aktivitas institusi pendidikan bermuara pada pencapaian tujuan mencerdaskan kehidupan bangsa, beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, dan mandiri sebagai warga negara demokratis dan bertanggung jawab

    Memet Sudaryanto
    16701261005
    S3 PEP UNY

    ReplyDelete
  79. Annisa Nur Arifah
    13301241011
    Pendidikan Matematika A 2013

    Saya setuju dengan revisi Bapak mengenai Global Competition. Yang pada intinya bahwa apa yang akan kita lakukan harus benar benar kita pahami dulu. Hal yang menjadi tujuan kita tidak akan pernah tercapai walaupun kita melakukannya setiap waktu. Karena tidak kita pahami benar-benar apa yang kita lakukan itu.

    ReplyDelete
  80. Rhomiy Handican
    16709251031
    PPs Pendidikan Matematika B 2016

    Dari narasi pak marsigit diatas saya mengambil hikmah bahwa politik dan ideologi pendidikan Indonesia berlandaskan demokrasi pancasila yang mana sebagai landasan dalam berbangsa dan bernegara. dikatakan juga bahwa indonesia memiliki hakikat ilmunya yaitu dengan hakikat ilmunya adalah saintifik-spiritualisme. kurikulm 2013 yang diterapkan rasakan kurang cocok untuk pendidikan indonesia yang berlandaskan demokrasi karena pendidikan demokrasi pancasila menggunakan kurikulum dengan hermenitika hidup berlandaskan pancasila yang mana kurikulum tersebut bertujuan untuk memperoleh hidup selamat, sejahtera seutuhnya lahir batin serta dunia dan akhirat. Karena kita harus mengembalikan ideologi dan pendidikan politik negeri ini pada jati diri bangsa yang sebenarnya.

    ReplyDelete
  81. anisa safitri
    13301241014
    pendidikan matematika A 2013

    mulai dengan berbicara pendidikan dan politik yang ada pada sudut pandang untuk menghadapainya, artikel yang bagus yang patut untuk menambah wawasan yang diberikan oleh pak marsigit.

    ReplyDelete
  82. anisa safitri
    13301241014
    pendidikan matematika A 2013

    dimulai dengan berbicara mengenai pendidikan, pendidikan merupakan cara paling efektiff untuk sekarang dalam mengubah pandangan dan menambah wawasan kita dan juga mengurangi angka buta baca dari daerah - daerahyng tertinggal, karena pendidikan disadari atau tidak semua butuh pendidikan, karena pendidikan juga adalah cara paling efektif untuk sekarang merubah nasib dan membuka diterhadap dunia yang begitu banyak ilmu yang diberikan jika mau mencari, sehingga pendidikan yang sampai sekrang melakukan penelitian mencari cara paling efektif dan efisien untuk meningkatkan pendidikan di negara ini.

    ReplyDelete
  83. anisa safitri
    13301241014
    pendidikan matematika A 2013

    dimulai dengan berbicara mengenai pendidikan, pendidikan merupakan cara paling efektiff untuk sekarang dalam mengubah pandangan dan menambah wawasan kita dan juga mengurangi angka buta baca dari daerah - daerahyng tertinggal, karena pendidikan disadari atau tidak semua butuh pendidikan, karena pendidikan juga adalah cara paling efektif untuk sekarang merubah nasib dan membuka diterhadap dunia yang begitu banyak ilmu yang diberikan jika mau mencari, sehingga pendidikan yang sampai sekrang melakukan penelitian mencari cara paling efektif dan efisien untuk meningkatkan pendidikan di negara ini.

    ReplyDelete
  84. anisa safitri
    13301241014
    pendidikan matematika A 2013

    politik adalah carauntuk mnyebarluaskan tujuan yang akan dicaai suatu bangsa, dengan politik ini keidupan rakyat dan tujuan yang akan diperoleh akan diperjuangkan secara terbuka dengan harapan tujuan yang akan dicapai baik untuk masyarakat dan juga berguna bagi sesama.

    ReplyDelete
  85. anisa safitri
    13301241014
    pendidikan matematika A 2013

    pendidikan dan politik adalah ilmu yang harus benar - benarkita pahami terlebih dahulu.Yang pada intinya bahwa apa yang akan kita lakukan harus benar benar kita pahami dulu. Hal yang menjadi tujuan kita tidak akan pernah tercapai walaupun kita melakukannya setiap waktu. Karena tidak kita pahami benar-benar apa yang kita lakukan itu.

    ReplyDelete
  86. anisa safitri
    13301241014
    pendidikan matematika A 2013

    pendidikan dan politik adalah ilmu yang harus benar - benar kita pahami terlebih dahulu.Yang pada intinya bahwa apa yang akan kita lakukan harus benar benar kita pahami dulu. Hal yang menjadi tujuan kita tidak akan pernah tercapai walaupun kita melakukannya setiap waktu. Karena tidak kita pahami benar-benar apa yang kita lakukan itu.karena ilmu yang tidak kita pahami dulu diawal maka ketika dilaksanakan akan membuat kesalahan dan kurangnya suatu tindakan karena diawal kita tidak paham apayang kita lakukan.

    ReplyDelete
  87. anisa safitri
    13301241014
    pendidikan matematika

    Pendidikan adalah penting untuk mengembangkankemampuan kita untuk menjadi negara yang tak tertinggal dibanding negara lain, dan politik adalah cara, cara yang diplomatis untuk memperoleh sesuatu, kita adalah makhluk zoon politicon, yang tidak dapat hidup sendiri, kita membutuhkan orang lain , oleh sebab itu politik juga penting, politik itu ada disekitar kita setiap hari, dan politik itu juga penting dalam urusan kenegaraan,hanya saja politik yang bersih bukan politik untuk berbuat kerusakan pada Indoensia. dengan pendidikan dan politik yang selaras makan akan menjadikan dan memberi pencerdasan kepada siswa mengenai politik dan pendidikan yang harus bekerjasama untuk tujuan yang sama bukan untuk bertolak belakang antara pendidikan dan politik.

    ReplyDelete
  88. Khintoko Intan Permatasari
    13301244011
    Pendidikan Matematika C 2013

    Hubungan antara pendidikan dan politik bukan sekedar hubungan saling mepengaruhi, tetapi juga hubungan fungsional. Lembaga-lembaga dan proses pendidikan menjalankan sejumlah fungsi politik yang signifikan. Mungkin yang terpenting dari fungsi-fungsi tersebut bahwa sekolah-sekolah dan lembaga pendidikan lainnya menjadi agen-agen sosialisasi politik.

    ReplyDelete
  89. Khintoko Intan Permatasari
    13301244011
    Pendidikan Matematika C 2013

    Lembaga-lembaga pendidikan menjadi tempat dimana masyarakat terutama anak-anak dan generasi muda, mempelajari sikap-sikap dan perasaan tentang sistem politik, dan sejenis peran politik yang diharapkan dari mereka.

    ReplyDelete
  90. Khintoko Intan Permatasari
    13301244011
    Pendidikan Matematika C 2013

    Berbagai institusi pendidikan yang ada dalam masyarakat dapat berfungsi sebagai alat kekuasaan dalam upaya membentuk sikap dan keyakinan politik yang dikehendaki. Sehingga erbagai aspek pembelajaran, terutama kurikulum dan bahan-bahan bacaan, sering kali diarahkan pada kepentingan politik tertentu.

    ReplyDelete
  91. Khintoko Intan Permatasari
    13301244011
    Pendidikan Matematika C 2013

    Bila tidak ada pendidikan tidak akan ada yang mampu menjalankan dan mengelola pemerintahan ataupun politik. Sebaliknya jika tidak ada politik, pendidikan tidak akan mampu berjalan karena kekurangan aspek-aspek pendukung seperti sarana dan prasana pendidikan yang disebabkan tidak adanya pengelola uang negara maupun kebijakan-kebijakan yang mendukung terselenggaranya proses pendidikan. Kebijakan politik menentukan berjalannya proses pendidikan.

    ReplyDelete
  92. Khintoko Intan Permatasari
    13301244011
    Pendidikan Matematika C 2013

    Hubungan politik dengan pendidikan yaitu bahwa pendidikan adalah suatu tindakan sosial yang pelaksanaanya dimungkinkan melalui hubungan kemanusiaan. Hubungan dan peranan individu yang menentukan watak pendidikan di suatu masyarakat. Politik adalah bagian dari lembaga- lembaga pendidikan.

    ReplyDelete
  93. Khintoko Intan Permatasari
    13301244011
    Pendidikan Matematika C 2013

    Hal ini menegaskan bahwa pendidikan dan politik adalah dua hal yang saling berhubungan erat dan saling mempengaruhi. Berbagai aspek pendidikan selalu mengandung unsur- unsur politik, begitu juga sebaliknya setiap aktivitas politik ada kaitanya dengan aspek- aspek kependidikan.

    ReplyDelete
  94. Khintoko Intan Permatasari
    13301244011
    Pendidikan Matematika C 2013

    Hendaknya pendidikan dijadikan satu hal yang netral. Ini dimaksudkan untuk menghindari terjadinya penyalahgunaan lembaga pendidikan sebagai penyalur dari kepentingan politik tertentu. Selain itu, jika pendidikan tidak dinetralisir dari dunia politik, maka kepentingan politik akan dimasukkan ke dalam lembaga pendidikan. Dan ini akan memecahkan konsentrasi lembaga terhadap pendidikan, yang pada akhirnya akan merusak nilai-nilai mulia pendidikan.

    ReplyDelete
  95. Devi Anggriyani
    16701251023
    S2 PEP B 2016

    Ki Hajar Dewantara dianugerahi gelar pahlawan Indonesia dalam bidang pendidikan. Melalui ajaran "ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tutwuri Handayani" pendidikan diharapkan membangun manusia Indonesia yang paripurna. Seharusnya kita tidak terkontaminasi dengan mudah oleh aliran-aliran barat. Kita seharusnya bertahan dengan semboyan dan dasar dari Bapak Pendidikan. Indonesia sebagai Negara berkembang masih mengalami krisis dibidang pendidikan dan moral. Pancasila dan UUD 45 tidak lagi dijadikan pedoman dan falsafah bangsa (secara utuh). Pendidikan berperan penting dalam membentuk perilaku politik masyarakat di suatu Negara. Jikalau tidak ada pendidikan, maka tidak akan ada orang-orang yang mampu menjalankan dan mengelola dunia pemerintahan ataupun dunia politik, dan sebaliknya jika tidak ada politik, pendidikan tidak akan mampu berjalan karena kekurangan aspek-aspek pendukung seperti tidak adanya pengelola uang Negara maupun kebijakan-kebijakan yang mendukung terselenggaranya proses pendidikan. Kebijakan politik menentukan berjalannya proses pendidikan.

    ReplyDelete
  96. Jahidatu Lis Silmi I'la Alhaq
    16701251022
    PEP B 2016

    Politik dan pendidikan adalah hal berbeda yang berada dalam satu sistem yang saling berhubungan, tetapi hubungan politik dan pendidikan terkadang merupakan suatu hal yang sulit dipahami. Sistem pendidikan selalu mengalami perubahan dari masa ke masa, disitulah politik pendidikan menjadi ada untuk melindungi dan dipenuhinya perubahan sistem pendidikan itu. Oleh karena itu politik pendidikan harus dilaksanakan sesuai dengan tujuan-tujuan dari kebutuhan seluruh masyarakat yang ada dan bukan sekedar untuk mewujudkan tujuan pribadi seseorang atau sekelompok orang saja. Dalam pelaksanaannya harus benar-benar dilindungi agar terciptanya pendidikan Indonesia yang dapat mencerdaskan bangsa.

    ReplyDelete
  97. Tri Puji Astuti
    13301241037
    Pendidikan Matematika A 2013

    Assalamu’alaikum wr wb
    Pendidikan dan Politik adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Keduanya memiliki peranan yang penting dalam suatu negara, baik negara maju maupun negara berkembang. Keduanya saling bahu membahu dalam proses pembentukan karakteristik masyarakat di suatu negara karena saling menunjang dan mengisi. Lembaga dan proses pendidikan berperan penting dalam membentuk perilaku politik masyarakat. Begitu juga sebaliknya, lembaga dan proses politik membawa dampak besar pada karakteristik pendidikan.

    ReplyDelete
  98. Andina Nurul Wahidah
    16701251019
    PEP-S2 Kelas B

    Saya tertarik dengan narasi terkait pendidikan yang dikemukakan dalam artikel di atas, “Dosa-dosa pendidikan salah satunya pendidikan esensialisme. Mengenai esensialisme, ada Filsafat Esensialisme yang mengarah pada suatu aliran filsafat yang menginginkan agar manusia kembali kepada kebudayaan lama. Mereka beranggapan bahwa kebudayaan lama itu telah banyak memperbuat kebaikan-kebaikan untuk umat manusia”. Memang benar, saat ini sesuai dengan budaya Indonesia, harus diperhatikan hal apa saja harus disaring atau difilter apakah baik apa tidak. Sesuatu yang baik ada baiknya di terima dan di ambil, namun saat ini banyak hal yang mempengaruhi pendidikan termasuk perkembangan suatu Negara. Baik kebudayaan lama dan baru harus dipikirkan baik-baik karena yang budaya baru juga memiliki hal-hal yang bermanfaat untuk kehidupan selanjutnya. Pendidikan mutlak diperlukan untuk pembangunan negeri ini.

    ReplyDelete
  99. Achmad Rasyidinnur
    16701251032
    PEP S2 B

    Keberhasilan peradaban suatu bangsa ditandai dengan tingginya nilai hidup dan majuanya ilmu pengetahuannya. Namun apabila nilai dan pengetahuannya lemah maka lemah pula bangsa tersebut. Sehingga berbagai pendekatan yang komprehensif sangat –sangat diperlukan bagi bangsa itu untuk membentuk ataupun mempertahankan nilai-nilai positif pada bidang sosial, ekonomi, budaya, pendidikan, maupun bidang lainnya.

    ReplyDelete
  100. Achmad Rasyidinnur
    16701251032
    PEP S2 B

    Ideologi positif suatu bangsa sesungguhnya mengantarkan bangsanya menuju kemapanan dan kesejahteraan yang majemuk. Ideologi positif tersebut merupakan hasil dari penelaahan yang kompleks dengan latar belakang pengetahuan yang tinggi. Namun, Paham ideologi suatu bangsa sangat mungkin menjadi bertentangan, karena paham itu tidak mutlak, apalagi berhadapan dengan dasar-dasar ontologi yang bersifat spekulatif yang tidak dikuatkan secara epistemologi yang kuat.

    ReplyDelete
  101. Achmad Rasyidinnur
    16701251032
    PEP S2 B

    Indonesia, merupakan sebagai negara dengan populasi yang banyak dan memiliki pancasila sebagai ideologi dan filsafatnya. Namun, apabila nilai dari falsafah itu tidak dikuatkan dengan argumentasi dan pendekatan yang kuat, masyarakat yang ada didalamnya bisa kehilangan arah dari tujuannya falsafahnya. Latar belakang sejarah dan kebudayaan antara timur dan barat memiliki perbedaan. Diperlukan solusi dari pengetahuan yang kuat dan kompleks untuk indonesia diarahkan kepada tujuannya fundamentalnya.

    ReplyDelete
  102. Achmad Rasyidinnur
    16701251032
    PEP S2 B

    Dunia kontemporer dan global sekarang bisa datang bersama faham dan nilainya, dan yang pasti akan memasuki nilai-nilai suatu bangsa, baik pendidikan, ekonomi, budaya ataupun politik. Juga akan berpengaruh terhadap falsafahnya. Pandangan suatu pernyataan yang menjadi ideologi saat ini mungkin akan sangat diperlukan untuk mengkombinasikan bahkan diprediksikan menjadi master of knowlade. Yang mampu mensinergikan berbagai filosfi dan pandangan bangsa-bangsa di dunia. Berarti akan sinergi pula tujuan dari falsafah tersebut sebagai sebab dan akibatnya.

    ReplyDelete
  103. Achmad Rasyidinnur
    16701251032
    PEP S2 B

    Setiap tujuan berlandaskan latar belakang, dan setiap latar belakang memiliki tujuan untuk kemaslahatan bersama, maka positif atau tidaknya tergantung bagaimana melihat pendidikan maupun politik dunia dalam kacamata benar dan salahnya.

    ReplyDelete
  104. Rospala Hanisah Yukti Sari
    16790251016
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A Tahun 2016

    Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    Dari link tersebut dapat kita ambil kesimpulan bahwa dunia sekarang sedang dikuasai oleh kekuatan negatif yaitu berkembangnya –isme yaitu pemahaman yang destruktif. Pemahaman ini dipelopori oleh beberapa ahli yaitu auguste compte, stephen hawkin, dll. dunia menurut link tersebut sedang dikuasai oleh power now (kontemporer).kemudian, dijelaskan juga pembegian ideologi-ideologi di dunia, dari ideologi kapitalisme, sosialis, spiritual, saintisme, dan demokratis.adapula dijelaskan dosa-dosa sistem pendidikan sekarang serta solusi yang diberikan.

    Menurut Ideologi Menurut Taqiyuddin An Nabhani adalah aqidah aqliyah (akidah yang lahir dari sebuah proses berpikir secara rasional) yang melahirkan peraturan. Yang dimaksud aqidah adalah pemikiran menyeluruh tentang alam semesta, manusia dan hidup serta tentang apa yang ada sebelum dan setelah kehidupan, disamping hubungannya dengan sebelum dan sesudah alam kehidupan. Mencangkup dua bagian yaitu, fikrah (ide) dan thariqah(metode). Sedang peraturan yang lahir dari aqidah tidak lain berfungsi untuk memecahkan dan mengatasi problematika hidup manusia, menjelaskan bagaimana cara pelaksanaan pemecahannya, memelihara aqidah serta untuk mengemban ideologi (http://digilib.uinsby.ac.id/7846/7/bab%204.pdf).

    Dari penuturan tersebut bahwa islam merupakan sebuah ideologi yang memiliki seperangkat aturan kehidupan manusia beserta solusi kehidupan. menyebutkan istilah “Ideologi Islam” sesungguhnya kita telah memelihara substansi Islam itu sendiri –yaitu Aqidah dan Syariah— tanpa mengurangi atau menambahinya sedikitpun. Aqidah dan Syariahnya itu tetap ada.

    Dengan definisi tersebut pula, bahwa ideologi di dunia hanya ada tiga yaitu ideologi kapitalisme, sosialisme, dan islam. Sedangkan ideologi yang saat ini membelenggu indonesia adalah ideologi kapitalisme. Maka akar masalah dari permasalahan multidimensi adalah bercokolnya ideologi kapitalisme, dan solusinya pun tidak lain adalah mengganti ideologi kapitalisme dengan ideologi islam yang shahih dan terbukti selama 13 abad mampu memimpin dunia.

    Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id