Oct 24, 2015

Whatever your idea about Scientific Method will be useful.

Dear Pembaca yang budiman dan para Mahasiswa S1, S2, S3 dan juga para guru atau khalayak umum yang sempat membaca tulisan ini.


Aslm Wr Wb

Pada Forum ini saya ingin mengetahui : Apa pendapat anda atau apa yang anda ketahui atau bagaimana Pengalaman anda tentang (dalam konteks Kurikulum 2013 atau boleh dalam konteks umum):

1. Makna Metode Saintifik,
2. Manfaat Metode Saintifik,
3. Macam Metode Saintifik,
4. Landasan Metode Saintifik,
5. Relevansi Metode Saintifik dari sisi Siawa (SD, SMP dan SMA),
6. Kedudukan Metode Saintifik,
7. Hubungan Metode Saintifik dengan Metode pbm yang lain.
8. Hasil-hasil Penelitian tentang Metode Saintifik,
9. Pelaksanaan Metode Saintifik,
10. Kesulitan Menerapkan Metode Saintifik, dan Pengalaman Menerapkan Metode Saintifik di Sekolah.
11. Atau yang lainnya tentang Metode Saintifik yang belum disebut diatas.

Pendapat anda akan bermanfaat bagi kita semua yang memerlukannya. Forum ini merupakan sharing ideas untuk kita semua. 
Pendapat boleh Spontan, berdasar Referensi, Hasil Penelitian, atau Pengalaman Mengajar.
Pendapat atau uraian anda cukup ditulis di kolom Comment posting ini.
Boleh dicantumkan Link atau Webblog atau yang lain yang disarankan diakses atau dibaca. 
Demikian saya ucapkan terimakasih atas partisipasi dan kontribusinya.

Wslm Wr Wb

Marsigit UNY, 24 Oktober 2015

44 comments:

  1. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Pendekatan saintifik merupakan kerangka ilmiah pembelajaran yang diusung oleh Kurikulum 2013. Langkah-langkah pada pendekatan saintifik merupakan bentuk adaptasi dari langkah-langkah ilmiah pada sains. Proses pembelajaran dapat dipadankan dengan suatu proses ilmiah, karenanya Kurikulum 2013 mengamanatkan esensi pendekatan saintifik dalam pembelajaran. Pendekatan saintifik diyakini sebagai titian emas perkembangan dan pengembangan sikap, keterampilan, dan pengetahuan peserta didik. Dalam pendekatan atau proses kerja yang memenuhi kriteria ilmiah, para ilmuan lebih mengedepankan pelararan induktif (inductive reasoning) dibandingkan dengan penalaran deduktif (deductive reasoning) (wikipedia). Namun dalam penerapannya masih ada beberapa guru yang tidak menerapkan metode pembelajaran saintifik, hal tersebut dikarenakan minimnya pengetahuan tentang metode saintifik itu sendiri dan juga sudah nyamannya menggunakan metode ceramah.

    ReplyDelete
  2. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Yth. Bapak Prof. Marsigit. Kami (saya) akan memcoba menjelaskan apa yang saya pahami mengenai metode saintifik berdasarkan pengalaman dan apa yang kami pahami:
    1. Makna Metode Saintifik,
    Saintifik yang kami pahami selama ini merupakan suatu pendekatan (begitulah yang disampaikan pada modul pelatihan Instruktur Nasional Kurikulum 2013) yang mana sepemahaman mengharuskan dalam pembelajaran dikelas siswa harus melakukan kegiatan 5 M yaitu: Mengamati, Menanya, Mengumpulkan informasi, Mengasosiasi dan Mengkomunikasikan.

    2. Manfaat Metode Saintifik,
    Manfaat dari menggunakan metode/pendekatan saintifik ini adalah bisa “memakasa” siswa untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran, bisa meningkatkan kemampuan berpikir siswa dan kepercayaan diri siswa

    3. Macam Metode Saintifik,
    Mohon maaf Pak, sampai saat ini kami belum mendapatkan informasi terkait bahwa metode saintifik terdapat beberapa jenis.

    4. Landasan Metode Saintifik,
    Landasan mengenai pendekatan saintifik tertuang pada Permendikbud no 22 tahun 2016 tentang standar proses di mana tertulis sebagai berikut “Kegiatan inti menggunakan model pembelajaran, metode pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran. Pemilihan pendekatan tematik dan /atau tematik terpadu dan/atau saintifik dan/atau inkuiri dan penyingkapan (discovery) dan/atau pembelajaran yang menghasilkan karya berbasis pemecahan masalah (project based learning) disesuaikan dengan karakteristik kompetensi dan jenjang pendidikan”

    5. Relevansi Metode Saintifik dari sisi Siawa (SD, SMP dan SMA),
    Untuk siswa SMP dan SMA di sekolah yang memiliki predikat “unggulan” seperti yang kami dengan bisa berjalan dengan baik, sangat relevan dengan kegiatan pembelajarannya. Akan tetapi untuk siswa yang bersekolah “mohon maaf” di sekolah yang berpredikat “pinggiran” kurang bisa berjalan dengan baik.

    6. Kedudukan Metode Saintifik,
    Saintifik merupakan pendekatan pembelajaran yang digunakan pada kurikulum 2013 yang berlaku saat ini.

    7. Hubungan Metode Saintifik dengan Metode pbm yang lain.
    Saintifik merupakan pendekatan pembelajaran yang digunakan pada kurikulum 2013 yang berlaku saat ini yang bisa dipadukan dengan model pembelajaran Discovery Learning, Problem Based Learning dan Project Based Learning

    8. Kesulitan Menerapkan Metode Saintifik, dan Pengalaman Menerapkan Metode Saintifik di Sekolah.
    untuk siswa yang bersekolah “mohon maaf” di sekolah yang berpredikat “pinggiran” penggunaan metode saintifik ini kurang bisa berjalan dengan baik. Berdasarkan keterangan yang pernah kami dengar saat pelatihan adalah dari kondisi siswa-nya sendiri yang kurang termotivasi untuk belajar, dan dari pengamatan kami ada juga beberapa guru yang enggan meninggalkan gaya mengajarnya yang sudah melekat bertahun-tahun.

    Demikian Bapak, pemahaman kami terkait metode/pendekatan saintifik. Kurang lebihnya kami mohon maaf. Terima kasih telah diberi kesempatan untuk menyampaikan pendapat ini.

    ReplyDelete
  3. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    1. Pengertian Pendekatan Saintifik
    Pendekatan saintifik adalah pendekatan pembelajaran yang menonjolkan siswa sebagai pusat pembelajaran dimana siswa belajar mengetahui sesuatu yang mereka ingin tau melalui pengalaman yang nyata.
    2. Manfaat Metode Saintifik
    Manfaat metode saintifik bagi diri siswa adalah mereka memahami betul apa yang mereka pelajari karena berbasis pengalaman.
    3. Macam Metode Saintifik
    Jika macam metode saintifik yang dimaksud di sini adalam macam-macam metode yang dapat diterapkan pada pembelajaran saintifik antara lain adalah Problem Based Learning, Project Based learning, Cooperative Learning.
    4. Landasan Metode Saintifik
    Landasan metode saintifik sudah pasti berlandaskan oleh pemerintah yang termaktub pada Permendikbud nomor 22 tahun 2016.
    5. Relevansi Metode Saintifik dari sisi Siswa (SD, SMP, SMA)
    Jika awal mula metode saintifik ini dikenalkan pada tahun 2013, banyak sekali sesuatu yang unrelevan dengan siswa karena siswa belum terbiasa dengan adanya metode saintifik. Namun, setelah berjalannya waktu dan adanya beberapa revisi dari kurikulum 2013, metode saintifik mulai relevan dengan keadaan siswa karena mereka sudah mulai dikenalkan dan sudah mulai memahami pembelajaran menggunakan metode saintifik walaupun masih ada bisa diperkirakan lebih dari setengah wilayah Indonesia masih belum menerapkan metode saintifik pada proses pembelajaran mereka. Namun hal ini sudah merupakan kemajuan dari tahun 2013 hingga 2017. Walaupun hal tersebut masih dalam angan-angan dan belum menemukan data yang valid mengenai ada berapa sekolah yang sudah menerapkan K13. Tapi yang pasti sudah lebih banyak dari tahun 2013.

    ReplyDelete
  4. 6. Kedudukan Metode Saintifik
    Kedudukan metode saintifik masih berada pada kedudukan yang belum tetap. Karena penggunaan metode saintifik masih mencari titik finish agar menjadi metode tetap yang digunakan pada proses pembelajaran siswa.
    7. Hibungan Metode Saintifik dengan Metode Pembelajaran yang Lain
    Hubungannya adalah dengan metode saintifik ada beberapa metode pembelajaran yang bisa digunakan dalam kegiatan pembelajaran guna membantu terciptanya tujuan pembelajaran menggunakan metode saintifik.
    8. Hasil-hasil Penelitian Tentang Metode Saintifik
    Hasil-hasil penelitian yang ada tentang metode saintifik memberikan pencerahan kepada dunia penelitian. Karena dari beberapa penelitian mengenai metode saintifik, Metode saintifik mampu meningkatkan hasil belajar siswa pada materi korelasi kelas X IIS di SMA N 2 MEJAYAN MADIUN yang telah dilakukan oleh Yulia Megawati dan Dhiah Fitrayati (file:///C:/Users/SEVEN/Downloads/16829-20805-1-PB.pdf ), selain itu terdapat juga pada penelitian yang dilakukan oleh Umiati Menyatakan bahwa dengan menggunakan metode saintifik, siswa menjadi lebih aktif, kreatif, produktif, inovatif, efektif, dan mandiri dalam proses pembelajaran. (http://etheses.uin-malang.ac.id/5089/1/11110010.pdf ). dan masih banyak lagi penelitian mengenai metode saintifik yang ada di Indonesia saat ini
    9. Pelaksanaan Metode Saintifik
    Pelaksanaan metode saintifik sudah mulai mengalami peningkatan karenasudah adanya peningkatan kualitas guru serta kualitas bahan ajar walaupun masih ada beberapa yang perlu dibenahi seperti ketetapan bahan ajar yang digunakan sehingga konten yang dipelajari sama setiap tahunnya dan lain sebagainya.
    10. Kesulitan Menerapkan Metode Saintifik, dan Pengalaman Menerapkan Metode Saintifik di Sekolah
    Kesulitan yang saya alami adalah masih belum bisa beradaptasi dengan metode saintifk karena pengalaman mengajar yang masih sangat dibilang masih baru mulai memupuk.

    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  5. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Baik Bapak, saya akan mencoba mengemukakan pendapat saya baik berdasarkan buku maupun pengalaman yang pernah saya alami.
    1. Makna Metode Saintifik
    Hosnan (2014 : 34) mengatakan bahwa pendekatan saintifik adalah proses pembelajaran yang dirancang sedemikian rupa agar peserta didik secara aktif mengkonstruk konsep melalui tahapan-tahapan mengamati, merumuskan masalah, merumuskan hipotesis, mengumpulkan data, mengolah data, menarik kesimpulan dan mengomunikasikan konsep yang ditemukan.
    2. Manfaat Metode Saintifik
    Pembelajaran di kelas akan berpusat pada peserta didik, peserta didik terbiasa untuk berpikir tingkat tinggi, kemampuan peserta didik dalam memecahkan masalah berkembang, dan mengembangkan karakter peserta didik.
    3. Macam Metode Saintifik
    Jenis-jenis metode saintifik saya belum mengetahuinya. Tetapi jika yang dimaksud model pembelajaran yang sejalan dengan metode saintifik diantaranya ialah Discovery Learning, Problem Based Learning, Inkuiri, Penemuan Terbimbing, dll.
    4. Landasan Metode Saintifik
    Pembelajaran sebenarnya merupakan proses saintis. Oleh karena itu, sebaiknya proses pembelajaran mengikuti tahapan-tahapan saintis yakni mengamati, menanya, mengumpulkan data, mengasosiasi, menarik kesimpulan, dan mengkomunikasikan. Sehingga, mucul yang namanya metode saintifik.
    5. Relevansi Metode Saintifik dari sisi Siswa (SD, SMP dan SMA)
    Metode saintifik khusunya pada pelajaran matematika, lebih cocok diterapkan pada anak SD dan SMP, karena materi matematika pada jenjang SD dan SMP masih konkret dan ada di sekitar peserta didik, sehingga mtahapan-tahapan pendekatan saintifik bisa dilaksanakan dengan baik. Tetapi bagi anak SMA, metode saintifik kurang cocok untuk diterapkan karena materi matematika pada tahap SMA sudah mulai abstrak dan materi yang akan dibahas lebih banyak, sehingga kurang cocok jika menggunakan metode saintifik, tetapi bisa menggunakan metode yang lain seperti problem based learning yang melatih kemampuan berfikir tingkat tinggi peserta didik.
    6. Kedudukan Metode Saintifik
    Proses pembelajaran yang dianjurkan untuk diterapkan di sekolah yang menggunakan kurikulum 2013.
    7. Hubungan Metode Saintifik dengan Metode Pbm yang Lain.
    Dalam proses pembelajaran, metode saintifik dapat digunakan atau dikombinasikan dengan metode pembelajaran lain yang sejalan dengan metode saintifik.
    8. Hasil-hasil Penelitian tentang Metode Saintifik
    Hasil-hasil penelitian (Penelitian Tindakan Kelas) tentang metode saintifik, rata-rata menunjukan bahwa metode saintifik dapat meningkatkan hasil belajar dan keaktifan siswa.
    9. Pelaksanaan Metode Saintifik
    Sampai sekarang, sudah banyak sekolah-sekolah di Indonesia yang sudah menerapkan kurikulum 2013, sehingga metode saintifik pun sudah banyak diterapkan.
    10. Kesulitan Menerapkan Metode Saintifik, dan Pengalaman Menerapkan Metode Saintifik di Sekolah.
    Kesulitan menerapkan metode saintifik yang pernah saya alami yakni kurangnya fasilitas di sekolah yang menunjang pelaksanaan metode saintifik seperti LKS, proyektor dan layarnya (karena dalam menerapkan metode saintifik biasanya guru ingin menayangkan-menayngkan video ataupun gambar-gambar). dll. Selain itu, peserta didik yang prestasinya rendah masih kesulitan untuk mengikuti pembelajaran dengan metode saintifik ini.

    ReplyDelete
  6. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017

    Saya akan langsung memberikan pendapat tentang poin ke 10, Kesulitan menerapkan Metode Saintifik, dan pengalaman menerapkan metode saintifik di sekolah. Setelah membaca pemaparan Bapak tentang dua macam pendekatan Saintifik, yaitu pendekatan saintifik realis dan saintifik idealis di artikel yang berjudul ‘Ontologi Saintifik’, saya rasa masih banyak guru yang menggunakan pendekatan saintifik ideal untuk siswa SD atau awal SMP padahal siswa di tahap itu kebanyakan masih belum bisa berpikir secara abstrak sehingga mereka sulit terlibat dalam proses belajar mengajar. Kesulitan yang kedua adalah masih banyak sekolah yang belum lengkap alat peraga atau bahan ajar yang dapat mendukung implementasi pendekatan saintifik di sekolah.

    ReplyDelete
  7. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    17709251005
    PPs PM A 2017

    Assalamualaikum Prof,
    Secara garis besar metode saintifik membantu siswa dalam mengkonstruk pengetahuan matematikanya melalui 5 M (mengamati, menanya, mengobservasi, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan). Namun, jika penggunaan metode saintifik dilakukan untuk semua mata pelajaran dan semua materi maka menjadi tidak sesuai. Metode saintifik akan baik bila sesuai dengan peruntukannya, tidak semua materi dapat dibelajarkan dengan metode saintifik. Diperlukan metode-metode lain untuk melengkapi kekurangan metode saintifik. Terlebih lagi, berdasarkan pengalaman di lapangan, metode saintifik tidak mudah untuk diterapkan. Misalnya dalam mengelola siswa di kelas, untuk membuat sumber pelajaran yang sesuai agar kelima tahap tersebut dapat benar-benar membentuk persepsi yang benar pada siswa, dan juga terkait dengan keterbatasan waktu

    ReplyDelete
  8. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalaikum Prof, disini saya akan memberikan tanggapan mengenai kesulitan menerapkan Metode Saintifik, dan pengalaman menerapkan metode saintifik di sekolah. Saya percaya bahwa pendekatan saintifk ini dapat diterapkan di sekolah khususnya di Indonesia, Namun, hal ini menjadi sulit untuk diterapkan saat ini karena siswa yang telah terbiasa dengan metode pembelajaran konvensional sejak jenjang pendidikan paling dasar maka dari itu siswa menjadi sulit untuk berfikir secara abstrak. Maka dari itu saya percaya bahwa metode pengajaran khususnya dalam mata pelajaran matematika harus dibenahi mulai dari pendidikan dasar.

    ReplyDelete
  9. Nama : Widuri Asmaranti
    NIM : 17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    Assalammualaikum.Wr.Wb
    Terimakasih bapak atas postingan kali ini.
    Saya akan mencoba berpendapat sesuai dengan yang saya tahu mengenai metode saintifik:
    1. Makna Metode Saintifik sendiri menurut saya adalah metode yang bukan hanya menekankan pada ilmu pengetahuan saja, namun sikap dan keterampilan siswa juga akan menjadi poin penting dalam proses pembelajaran.
    2. Manfaat Metode Saintifik ini adalah siswa dituntut harus aktif, bersikap baik, berfikir lebih kreatif, dan siswa akan lebih ingat dengan materi pembelajaran, karena konsep pembelajaran akan ditemukan oleh siswanya langsung.
    3. Macam Metode Saintifik biasanya dalam pembelajaran menggunakan model pembelajaran discovery based learning, inquiry based learning, problem based learning dan project based learning.
    4. Landasan Metode Saintifik untuk memberikan pemahaman kepada peserta didik dalam mengenal, memahami berbagai materi menggunakan pendekatan ilmiah, karena disini guru memberikan informasi bisa berasal dari mana saja, kapan saja, tidak bergantung pada informasi searah dari guru.
    5. Relevansi Metode Saintifik dari sisi Siswa, menurut saya metode ini cocok untuk SD dan SMP, karena untuk mengajarkan matematika masih bisa kita contohkan dengan benda konkret pada dunia nyata.
    6. Kedudukan Metode Saintifik saat ini yang digunakan di Sekolah.
    7. Hubungan Metode Saintifik dengan Metode pbm yang lain, menurut saya bisa digunakan dalam proses pembelajaran
    8. Hasil-hasil Penelitian tentang Metode Saintifik, metode ini sudah bisa digunakan , karena dalam beberapa penelitian mengatakan bahwa metode saintifik ini dapat meningkatkan hasil belajar siswa. (http://119.252.161.254/e-journal/index.php/jurnal_ipa/article/download/1316/1017)
    9. Pelaksanaan Metode Saintifik sudah berjalan di sekolah, namun masih ada beberapa guru yang mengalami kesulitan.
    10. Kesulitan Menerapkan Metode Saintifik yaitu ketika kita harus mempersiapkan apresepsi yang konvensional. Karena untuk mata pelajaran Matematika, tidak semua materi yang dengan mudah kita dapat memikirkan contoh kongkritnya. Namun pengalaman Menerapkan Metode Saintifik di Sekolah sangat lancar, hanya saja kita membutuhkan waktu yang sedikit lebih lama untuk menuntaskan materi. Ini disebabkan karena kita mengandalkan pemikiran siswa yang harus lebih kritis untuk menemukan konsep pembelajaran. Dan pada metode ini ada beberapa siswa yang 'malas' akan semakin 'malas', karena kebanyakan yang mengerjakan tugas kelompok lebih ke individu yang rajin. Dan ketika kita melihat sikap nya dalam kelompok, maka siswa akan berpura pura mengerjakan tugas kelompok (akting).
    Mungkin itu saja pendapat, pengalaman, dan yang saya dapat sampaikan mengenai pendekatan saintifik. Semoga bermanfaat.

    ReplyDelete
  10. Nama: Tri Wulnaingrum
    NIM: 17701251032
    PEP S2 Kelas B / 2017

    Pendekatan saintifik yang selama ini saya ketahui adalah pendekatan yang menmpatkan peserta didik sebagai center. Guru merupakan seorang fasilitator. Kemudian, menurut saya lagi, metode saintifik merupakan bentuk pengembangan aspek aspek dalam diri peserta didik, meliputi aspek religi, sosiao, maupun aspek lainnya. Kemudian manfaat metode saintifik sesuai dengan pengerian pendekatan yang saya imani selama ini yaitu untuk mengembangkan diri peserta didik. Terkait dengan kesulitan penggunaan pendekatan saintifik, sesungguhnya saya tidak layak untuk menyampaikan, karena saya bukan yang berada di lapangan pada kondisi sesungguhnya. Akan tetapi, apabila dihubung-hubungkan dengan teori pendekatan saintifik, maknanya, dan postingan-postingan bapak terkait pendekatan saintifik, saya rasa kesulitan (karena menurut saya sulit) adalah merubah tradisi terdahulu menuju tradisi saintifik.

    ReplyDelete
  11. Ilma Rizki Nur Afifah
    17709251020
    S2 Pendidikan Matematika A

    Saya akan membahas mengenai poin 10 yaitu Kesulitan Menerapkan Metode Saintifik, dan Pengalaman Menerapkan Metode Saintifik di Sekolah. Kebetulan saya telah melaksanakan PPL di sebuah sekolah yang menerapkan K13 (metode saintifik). Dalam pelaksanaannya, ada beberapa kesulitan yang saya alami sebagai pengajar, yaitu pertama, siswa belum siap untuk diajak belajar mandiri. Siswa terbiasa menerima konsep langsung dari gurunya tanpa memahami proses memperoleh/membuktikan konsep tersebut.
    Kedua, buku atau sumber informasi masih kurang. Selama ini, siswa masih menggunakan satu sumber saja sehingga dalam proses menemukan suatu konsep masih sulit. Ketiga, ada beberapa guru yang masih kesulitan menerapkan K13 disebabkan mereka mengira metode saintifik itu ribet dan tidak simpel.
    Namun dari beberapa kesulitan tersebut, sebenarnya metode saintifik ini bagus jika diterapkan agar siswa lebih aktif dan memahami materi.
    Kesulitan dalam menerapkan metode saintifik yang lain adalah belum siapnya guru untuk menggunakan K13. Dimulai dari persiapannya yaitu pembuatan RPP, pelaksanaannya yaitu suasana K13 belum muncul saat pembelajaran berlangsung yang akhirnya menggunakan kembali metode2 sebelumnya, dan evaluasi yaitu pemberian tugas dan menyimpulkan. Di sisi lain, ita juga tidak bisa sepenuhnya menyalahkan guru karena pada dasarnya pemerintah juga belum memberikan pelatihan K13 secara lengkap dan rutin. Hal itu menyebabkan guru menerka-nerka apa yang sebenarnya diinginkan oleh metode saintifik itu sendiri.

    ReplyDelete
  12. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb
    Disini saya ingin sharing mengenai pengalaman dalam menerapkan metode saintifik di sekolah dan kesulitan dalam menerapkannya, berdasarkan pengalaman saya ketika melaksanakan PPL di SMAN 5 Kota Jambi, dimana SMAN 5 Kota Jambi telah menerapkan Kurikulum 2013.
    Berdasarkan pengalaman saya dalam menerapkan kurikulum 2013, memang banyak hal yang mesti diperhatikan dalam melaksanakan kurikulum 2013 ini, mulai dari menyiapkan RPP dan materi pembelajaran, memahami karakter siswa, hingga dalam pengkondisian siswa untuk belajar sesuai dengan pendekatan saintifik di dalam kelas. Dari pengalaman saya tersebut, terlihat antusiasme siswa dalam pelaksanaan pendekatan saintifik yaitu dalam melaksanakan diskusi kelompok dan keberanian mereka dalam berpendapat.
    Namun, dalam pelaksanaannya memang tidak terlepas dari kesulitan. Seperti yang saya rasakan, pada awal menyusun RPP saya mengalami kesulitan dalam hal mengatur alokasi waktu pertahap pembelajaran. Hal ini dikarenakan, biasanya alokasi waktu yang telah dirancang sebelumnya tidak bisa diterapkan seluruhnya dalam kelas. Berbagai faktor yang menyebabkan hal ini terjadi, diantaranya kondisi kelas yang kurang kondusif, siswa yang menggunakan waktu terlalu lama untuk diskusi kelompok serta hal-hal lainnya yang bisa menghambat proses pembelajaran. Namun seiring berjalannya waktu, saya mulai terbiasa dan berusaha untuk merancang RPP yang sesuai dengan kemampuan siswa, materi dan waktu yang tersedia.

    ReplyDelete
  13. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PM A

    Saya menemukan sebuah artikel penelitian tentang pelaksanaan pembelajaran dengan pendekatan saintifik yang disusun oleh Annisa Nur Hidayat pada tahun 2014. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru teah melaksanakan pembelajaran dengan pendekatan saintifik. Pelaksanaan pembelajaran dilakukan dalam lima tahap yaitu mengamati, menanya, mencoba, mengasosiasi dan mengkomunikasikan. Pendekatan pembelajaran dikombinasikan dengan model inkuiri untuk membuat suasana belajar yang aktif. Secara keseluruhan kegiatan inkuiri yang diaplikasikan dalam pendekatan saintifik mampu memfasilitasi siswa untuk membentuk pengetahuan mereka sendiri. Kendala yang selama pelaksanaan pembelajaran tersebut salah satunya adalah siswa belum yang siap untuk membentuk pengetahuannya sendiri, sehingga peran guru untuk megarahkan siswa sangat diperlukan dalam hal ini.

    sumber: http://journal.student.uny.ac.id/ojs/index.php/pgsd/article/viewFile/126/118

    ReplyDelete
  14. Shelly Lubis
    17709251040
    S2 Pend.Matematika B

    Assalamu'alaikum wr.wb

    Yang saya ketahui manfaat metode saintifik adalah dapat menjadikan siswa berfikir sistematik, siswa menjadi terlatih mengkomunikasikan ide-ide, dan mampu berpikir tingkat tinggi.

    ReplyDelete
  15. Latifah Pertamawati
    17709251026
    S2 PM B

    Bismillaah.
    Walaupun saya belum pernah mempunyai pengalaman mengajar dengan menggunakan kurikulum 2013, saya akan sharing sedikit pengalaman saya selama saya mengajar siswa SD dan SMP di 2 tahun terakhir ini yang Insya Allah sebagian besar menggunakan metode saintifik.

    Berdasarkan pengalaman saya, metode saintifik adalah metode yang cukup efektif membuat siswa untuk ikut aktif dalam kegiatan pembelajaran Matematika di sekolah. Tidak hanya melulu soal memberikan rumus dan mengerjakan soal-soal yang diberikan setelahnya. Metode saintifik dapat merangsang rasa ingin tau siswa dan rasa keterlibatan siswa dalam proses belajar mengajar di sekolah. Saya mengamati betapa antusiasnya siswa saat mengeksplorasi lingkungan sekitar sekolah. Mereka mengaku senang dan menyukai proses belajar seperti ini.

    ReplyDelete
  16. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb
    Metode scientifik memiliki sintaks pembelajaran yang terdiri dari kegiatan mengamati, merumuskan pertanyaan, mengumpulkan data, mengolah data, menarik kesimpulan, dan mengkomunikasikan hasil dari penarikan kesimpulan. Pada kurikulum 2013 sekarang ini memang lagi gencar-gencarnya agar metode tersebut bisa terapkan, namun menurut saya walaupun saya belum pernah menerapkannya sepertinya metode tersebut juga cocok jika di kombinasikan dengan pembelajaran kelompok agar lebih menarik dalam membangkitkan motivasi siswa.

    ReplyDelete
  17. Insan A N/Magister PMat C 2017
    Sharing informasi berdasrkan pengalaman mengajar, hubungan pendekatan saintifik dengan metode pembelajaran lainnya, misal kooperatif, PBL, CTL adalah saling melengkapi. Saya dalam mengajar biasa mengkolaborasikan pendektan saintifik dengan metode kooperatif. Terutamma pada tahap mengamati, menanya, metode kooperatif akan sangat membantu. Siswa akan berdiskusi dan bertukar pikiran tentang suatu objek atau masalah yag di amati, kemdian mencari penyelesaian dan jalan keluarnya sendiri.

    ReplyDelete
  18. Selamat Sore,
    Nama : Ramayanti Agustianingsih
    NIM : 17709251045
    PPs PMat C 2017
    Saya ingin sharing pengalaman menerapkan kurikulum 2013 ketika saya PPL di sebuah sekolah di Kalimantan. Pada saat penerapan K13 di dalam kelas terjadi beberapa hambatan. Yang pertama, tidak semua siswa aktif dalam pembelajaran baik itu dalam bertanya, berpendapat, diskusi dan presentasi di kelas. Memang terlihat bahwa dengan pembelajaran dengan berlandaskan pendekatan saintifik ini membuat siswa menjadi lebih aktif, namun yang saya temui siswa yang aktif hanya itu-itu saja padahal sudah diberikan kesempatan untuk siswa yang lain untuk bertanya, berpendapat, dan presentasi dan pada saat diskusi tidak semua siswa terlibat dalam diskusi padahal kelompok telah dibagi sebaik mungkin sehingga dalam 1 kelompok kemampuan siswanya heterogen. Yang kedua, kesulitan dalam mengisi perangkat penilaian kurikulum 2013, karena sejujurnya saya masih bingung bagaimana cara mengisi perangkat penilaian kurikulum 2013, bagaimana cara memberikan skor terhadap sikap siswa di kelas. Yang ketiga, media pembelajaran masih kurang dan masih jarang digunakan, sekolah tempat saya PPL media pembelajaran terutama untuk pelajaran matematika masih sangat kurang, sehingga ketika ingin merancang pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran, maka media pembelajaran harus disiapkan sendiri. Yang keempat, pembelajaran dengan berbasis pendekatan saintifik memerlukan waktu yang lebih lama, karena tadi tidak semua siswa terlibat aktif dalam diskusi dan presentasi sehingga masih memerlukan banyak sekali bimbingan ketika diskusi tersebut, dan ini membuat alokasi waktu untuk diskusi dan presentasi melebihi alokasi waktu yang telah ditetapkan sehingga akhirnya pembelajaran memerlukan waktu yang lebih lama.

    ReplyDelete
  19. Setelah melihat beberapa kelemahan tersebut, menurut saya ketika ingin menerapkan pembelajaran berbasis kurikulum 2013 guru harus melakukan banyak persiapan, baik itu lebih memahami lagi sintak pembelajaran dengan pendekatan saintifik, merancang RPPnya, media pembelajaran yang digunakan (jika diperlukan), dan sistem pembelajaran yang akan digunakan di kelas misalnya saja ada pemberian reward atau bintang untuk siswa yang aktif berpartisipasi dalam pembelajaran. Karena untuk siswa yang memiliki kemampuan berpikir dan motivasi belajar yang rendah jika hanya diberikan pembelajaran saja tidak akan meningkatkan kemampuan berpikir dan motivasi belajarnya. Dengan pengalaman dan pengetahuan mengenai kurikulum 2013 yang masih sedikit mungkin hanya itu yang dapat saya sampaikan. Sekian dan terima kasih, maaf jika ada kata-kata yang kurang berkenan.

    Selamat Sore, dan
    Wassalamualaikum wr.wb.

    ReplyDelete
  20. iLania Eka Andari
    17709251050
    S2 P.Mat C 2017

    Metode saintifik dalam dunia pendidikan Indonesia berkedudukan sebagai “rule”. Metode saintifik memuat hal-hal esensial yang semestinya dilakukan siswa dalam membangun atau mengkonstruk pengetahuan. Metode saintifik berlandaskan pada pemikiran Auguste Comte, seorang filsuf. Pemikiran tersebut masih berdasarkan agama atau kepercayaan dan mengerucut pada paham positivisme. Metode saintifik cukup fleksibel untuk digabungkan dengan metode-metode lainnya. Ini dikarenakan metode saintifik telah memuat hal-hal esensial dalam mencapai tujuan pembelajaran. Metode saintifik fleksibel sehingga adapat dijadikan model pembelajaran, metode pembelajaran, maupun pendekatan pembelajaran. Sehingga seorang guru bisa saja menerapkan metode pembelajaran discovery learning dengan model think pair share dengan pendekatan saintifik. Sehingga pada pembelajaran itu, siswa akan menemukan sendiri pengetahuannya melalui diskusi dengan teman sebaya. Dalam proses penemuan tersebut, siswa akan melakukan kegiatan 5M yang merupakan sintaks metode saintifik, yaitu mengamati, menanya, mengumpulkan infomasi, mengasosiasi, dan mengomunikasi. Pelaksanaan metode saintifik kini telah mulai dilakukan di sekolah-sekolah di Indonesia bahkan di sekolah yang belum menerapkan Kurikulum 2013.

    ReplyDelete
  21. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Pendekatan saintifik dalam pelaksanaannya dapat dibantu dengan menerapkan metode atau model pembelajaran yang relevan, seperti pembelajaran dengan metode penemuan (inkuiri), PBL, pembelajaran kontekstual, pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran kooperatif dan sebagainya. mungkin banyak guru yang mengeluhkan bahwa pendekatan saintifik sulit diterapkan, karena masih kurangnya pengetahuan mengenai kombinasi metode pembelajaran yang dapat dipakai. Bisa saja dalam suatu pembelajaran dengan menggunakan pendekatan saintifik, karena limit waktu yang ada, proyek yang akan digunakan hasilnya sebagai bahan untuk mengantarkan siswa menuju materi yang akan dipelajari diberikan pada pertemuan sebelumnya sebagai tugas di rumah maupun tugas kelompok untuk dikerjakan di luar kelas.

    ReplyDelete
  22. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Metode saintifik memang jika sudah berhasil diterapkan di kelas, siswa akan memperoleh pengetahuan yang komprehensif mengenai materi yang dipelajari. Terlebih pembeljaran yang melibatkan siswa secara langsung dalam penemuan kembali konsep-konsep materi. Untuk membantu guru dalam melaksanakan pembelajaran dengan pendekatan saintifik, guru dapat menyusul modul atau bahan ajar sebagai panduan siswa dalam belajar di kelas. Namun penyusunan modul atau bahan ajar ini sudah harus menampilkan sintak pembelajaran saintifik di dalamnya. Memunculkan sintak pendekatan saintifik merupakan kesulitan tersendiri dan butuh pengelaman dan keterampilan tertentu. Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  23. Nama : Dyah Ayu Fitriana
    NIM : 17701251028
    Kelas : PEP B S2

    Bismillah
    Menurut saya, pendekatan saintifik untuk saat ini masih sulit untuk diterapkan. Karena siswa sudah terbiasa dari awal pendidikan, mereka hanya mendapatkan rumus jadinya saja tanpa mengetahui asal usulnya. Saya pernah memberikan materi Trigonometri pada SMA swasta. Saya mencoba menggunakan pendekatan saintifik. Pada saat menjelaskan, saya berusaha tidak langsung memberikan rumus jadi, tetapi saya memberikan umpan ke siswa mengenai soal pemecahan masalah yang bersumber dari segitiga. Hal itu menurut saya cukup berhasil untuk menarik minat siswa dalam mempelajari Trigonometri, tetapi bagi saya itu terlalu memakan waktu yang cukup lama. Karena mereka harus membutuhkan waktu yang lebih utnuk menemukan rumus dasar dari Trigonometri tersebut. Dari sudut pandang referensi yang diperlukan guru, masih cukup sulit untuk ditemukan. Ada beberapa buku yang sudah memberikan tambahan materi mengenai asal-usul rumus tetapi ada juga yang belum. Karena menurut segi pandang saya, dengan menggunakan pendekatan yang membangun pengalaman atau pengetahuan dasar siswa dapat lebih memperpanjang ingatan siswa terhadap suatu materi yang diajarkan.

    ReplyDelete
  24. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C

    Sejujurnya, saya sendiri belum pernah terjun langsung menggunakan metode saintifik dalam pembelajaran karena saya belum pernah mengajar. Namun menurut sumber yang saya baca, metode saitifik mempunyai kegiatan utama yang sering disebut dengan 5M, yaitu mengamati, menanya, mencoba, menasosiasi, dan mengomunikasikan. Dalam hal ini, menurut saya siswa dituntut untuk lebih aktif dalam pembelajaran.

    ReplyDelete
  25. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Pembelajaran saintifik merupakan pembelajaran yang mengadopsi langkah-langkah saintis dalam membangun pengetahuan melalui metode ilmiah. Dalam proses pembelajaran menyentuh tiga ranah yaitu sikap, pengetahuan dan keterampilan. Pembelajaran dengan pendekatan saintifik, ranah sikap mencangkup transformasi substansi atau materi ajar agar anak didik “tahu mengapa”. Ranah keterampilan mencangkup substansi atau materi ajar agar anak didik “tahu bagaimana”. Sedangkan ranah pengetahuan mencakup transformasi substansi atau materi ajar anak didik “tahu apa”. Pada hasilnya akan ada peningkatan dan keseimbangan antara kemampuan untuk menjadi manusia yang baik (soft skills) dan manusia yang memiliki kecakapan dan pengetahuan untuk hidup secara layak (hard skills) dari anak didik yang meliputi aspek kompetensi sikap, keterampilan dan pengetahuan.

    ReplyDelete
  26. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B
    Assalamualaikum wr wb,,,,.terimakasih banyak pak, atas kesempatan yang telah diberikan kepada kami untuk menuangkan ide, gagasan, saran, atau pertannyaan melalui blog ini.Jika mengupas kembali tentang hadirnya kurikulum 2013,sangat mengundang banyak reaksi dari berbagai kalangan, terutama guru dan siswa.Munculnya kurikulum 2103 menimbulkan argument yang kontrakdiktif.Banyak yang mengeluh, khususnya para guru yang mengajar.Jangankan siswa, guru saja sementara banyak yang bingung dengan kehadiran kurikulum ini.Hingga menyebabkan perhatian guru menjadi berubah,guru yang seharusnya berpikir bagaimana cara mengajar yang efektif supaya siswa dapat mengerti dan memahami, namun justru perhatiannya berubah menjadi betapa susahnya menghadapi kurikulum 2013 ini.Disadari bahwa ada sebagian sekolah memang telah sukses dengan penerapan kurikulum ini,namun sebagian yang lain belum sukses.Istilah yang biasa disebut belum merata.Kita lihat, di darerah pelosok sepertinya susah untuk menerapkan kurikulum ini.Kendalanya,berbagai alat dan media sulit untuk didapatkan.Pelatihan terhadap guru juga susah, karena kurangnya berbagai macam akses,lebih pentingnya akses jalan.Melihat dari berbagai biduk masalah ini, ankanda ingin bertanya,bagaimanakah langkah konkrit atau kebijakan yang seharusnya diterapkan demi efektifnya proses belajar mengajar di berbagai sekolah?Terimaksih banyak sebelumnya, Pak.Wassalamualaikum wr wb.

    ReplyDelete
  27. Bulan Nuri
    17709251028
    PPs PM B 2017

    Pengetahuan saya tentang pendekatan saintifik, memang belum banyak dan mendalam. Namun berdasarkan pengetahuan saya bahwa pendekatan saintifik adalah suatu pendekatan pembelajaran yang mengarah pada pengamatan, jadi poin utamanya adalah kegiatan mengamati yang diikuti oleh langkah-langkah pengamatannya. Landasan kegiatannya adalah mengamati objek pengamatan. Adapun kesulitan yang dihadapi adalah melaksanakan pendekatan saintifik, namun mencapai kompetensi yang diinginkan.

    Demikian, terimakasih.

    ReplyDelete
  28. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Sebelum saya berkomentar mengenai pendekatan saintifik berdasarkan referensi tertulis, saya akan berkomentar berdasarkan pengalaman yang saya dengan, alami dan lihat sebelumnya mengenai pendekatan saintifik. Ketika saya masih bestatus siswa SMA dan pendekatan saintifik belum heboh-hebohnya seperti saat ini, saya pernah merasakan diajar menggunakan pendekatan saintifik pada mata pelajaran biologi. Menurut saya dulu sebagai siswa, saya menyukai belajar dengan guru yang menerapkan pendekatan saintifik karena siswa diberi kesempatan penuh untuk mencari tahu, mengamati sampai ke menarik kesimpulan sendiri mengenai apa yang sedang di pelajari. Sehingga, sekarang menjadi pengalaman belajar yang tidak terlupakan setelah sekian lama tidak belajar mengenai biologi lagi. Namun, memang ketika itu siswa (kami) masih mengalami kebingungan ketika mengikuti langkah-langkah yang diinstruksikan dalam LKS. Nah disinilah peran guru sebagai fasilitator untuk mengarahkan bukan memberi penyelesaian.
    Seperti itulah pengalaman saya sebagai siswa yang sempat merasakan belajar di kelas menggunakan pendekatan saintifik.

    Ketika mulai belajar di perguruan Tinggi, pendekatan saintifik merupakan pendekatan yang menjadi tren untuk dikembangkan. Setiap pembelajaran diharapkan menggunakan metode sintifik. Sehingga banyak sekali penelitian-penelitan yang menggunakan pendekatan saintifik. Tujuan ini baik karena untuk memperbaiki kegiatan belajar mengajar di kelas selain itu karena tuntutan zaman yang menginginkan pembelajaran berpusat pada siswa. Sehingga potensi siswa dapat dikembangkan dengan baik. Dalam menerapkan metode saintifik di sekolah-sekolah, terdapat perbedaan antara sekolah yang satu dengan sekolah yang lain. Mungkin di sekolah A siswa-siswanya mampu untuk melakukan pendekatan saintifik dengan cepat, namun ada sekolah B yang memerlukan proses yang lama untuk dapat menerapkan pendekatan saintifik dengan baik. Hal ini bisa dikarenakan memang penyebaran kemampuan siswa yang tidak menyebar antara sekolah satu dengan yang lain. Dengan demikian diperlukan penelitian-penelitian terbarukan untuk menanggulangi permasalahan-permasalahan dengan menerapkan pendekatan saintifik.

    ReplyDelete
  29. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Pendekatan saintifik merupakan salah satu pendekatan pembelajaran yang disarankan pada penerapan kurikulum 2013 yang menurut saya bagus apabila diterapkan secara benar dan konsisten di setiap sekolah karena siswa memiliki kesempatan untuk berperan aktif dalam kegiatan pembelajaran, mulai dari mengamati sampai ke tahap mengomunikasikan apa yang ditemukannya.

    ReplyDelete
  30. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Salah satu hal yang perlu diperhatikan untuk menerapkan pendekatan saintifik adalah kesiapan siswa untuk mengubah cara belajar yang semula hanya mendengarkan ceramah dari guru menjadi siswa yang menjadi pusat pembelajaran, karena tidak semua siswa dapat langsung beradaptasi dengan pembelajaran yang berpusat pada siswa.

    ReplyDelete
  31. Junianto
    17709251065
    PM C

    Pembelajaran dengan pendekatan saintifik adalah pembelajaran yang terdiri atas kegiatan mengamati (untuk mengidentifikasi hal-hal yang ingin diketahui), merumuskan pertanyaan (dan merumuskan hipotesis), mencoba/mengumpulkan data (informasi) dengan berbagai teknik, mengasosiasi/ menganalisis/mengolah data (informasi) dan menarik kesimpulan serta mengkomunikasikan hasil yang terdiri dari kesimpulan untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan dan sikap.

    ReplyDelete
  32. Junianto
    17709251065
    PM C

    Pendekatan saintifik lebih mengedepankan penalaran induktif daripada penalaran deduktif yang menjadi trademark dari matematika. Karena itu, kebanyakan guru yang membelajarkan matematika dengan pendekatan deduktif (definisi, contoh, dan latihan) pasti mengalami banyak hambatan psikologis dan kesulitan teknis untuk melaksanakan pendekatan saintifik. Maka dari itu, guru matematika memerlukan kesempatan yang lebih dalam mengaplikasikan pendekatan ini. Bimbingan teknis dirasa juga terlalu singkat untuk mengembangkan pendekatan ang memerlukan persiapan cukup matang ini. Guru matematika harus bekerja ekstra dan belajar kembali untuk merubah mindset dari bernalar secara deduktif ke induktif.

    ReplyDelete
  33. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Dalam hal ini, guru di seluruh Indonesia perlu diberikan pelatihan yang intensif untuk selalu mengembangkan kemampuannya dalam penerapan pendekatan saintifik agar tidak terjadi kekeliruan dan ketidaksesuaian dengan tujuan awal diterapkannya k13.

    ReplyDelete
  34. Aristiawan
    17701251025
    S2 PEP 2017 B

    Menurut yang saya pahami, secara garis besar metode saintifik adalah sebuah metode pembelajaran yang menggunakan langkah-langkah saintifik seperti menanya, mengamai, mengeksplorasi, dst dalam mengkaji sebuah ilmu. Metode saintifik memulai pembelajaran dengan menyajikan fenomena alam, dengan penyajian itu guru mendorong siswa untuk menanya atau memunculkan pertanyaan dari fenomena yang terjadi. Fenomena tersebut kemudian diamati, dan dieksplorasi dengan menggunakan berbagai sumber, missal dengan membuka literature di buku atau dipecahkan dengan diskusi atau eksperimen. Sehingga dalam metode saintifik, pembelajaran tidak dimulai dari buku, melainkan dari fenomena alam sekitar.
    pada praktiknya, metode saintifik ini masih sulit untuk diterapkan dalam pembelajaran. Kesulitan yang saya alami ketika PPL ada beberapa, yaitu a) guru kesulitan mencari fenomena alam yang sesuai dengan materi yang akan dipelajari, hal ini terjadi jika guru belum menguasai betul aplikasi dari ilmu yang akan ia ajarkan. b) pembelajaran dengan metode saintifik diarahkan menggunakan diskusi/eksperimen, sehingga memakan waktu yang banyak, serta kajiannya kurang mendalam dibandingkan dengan ceramah/konvensional, c) keterbatasan alat dari sekolah terkadang juga menjadi factor penghambat dalam melakukan eksperimen, d) siswa belum terbiasa menjadi pusat pebelajaran, sehingga guru harus pandai-pandai dalam membuat scenario pembelajaran sehingga siswa benar-benar menjadi pusat pembelajaran

    ReplyDelete
  35. Kholifatun Nur Rokhmah
    17709251011
    Pend. Matematika A 2017

    Saya akan langsung pada poin sepuluh tentnag berbagi pengalaman saya melaksanakan kegiatan belajar mengajar menggunakan pendekatan saintifik. Dalam konteks ini kemungkinan besar jam terbang dan pengalaman saya akan mempengaruhi hasilnya. Saya pernah mencoba menerapkan pendekatan santifik di dua kelas, dengan perlakuan, materi, alokasi waktu, dan media pembelajaran yang saman. Dari kedua kelas ini mereka sama-sama belum memiliki banyak pengalaman dalam pembelajaran dengan pendekatan saintifik, namun kedua kelas berbeda dari segi input siswa, yaitu satu kelas memiliki nilai UN yang tinggi pada jenjang sebelumnya, sedangkan kelas yang lain nilai rendah dengan kesenjangan yang cukup jauh. Yang saya amati pada pembelajaran, pendekatan saintifik dapat berjalan lancar pada kelas dengan nilai tinggi dengan menghasilkan kesimpulan yang mendalam sesuai dengan tujuan pembelajaran. Namun pada kelas dengan nilai rendah, perjalanan pembelajaran lumayan sering tersendat dan guru harus lebih banyak memberikan bantuan sampai pada tahap akhir menyimpulkan agar sesuai dengan tujuan pembelajaran. Pada kelas dengan nilai rendah siswa kesulitan dalam mengasosiasi obyek pikir dengan fenomena yang diamati, sehingga juga akan menimbulkan kendala pada tahap menyimpulkan.

    ReplyDelete
  36. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    S2- Pendidikan Matematika kelas A 2017

    Assalamualaikum wr.wb
    Terima kasih atas postingannya Prof. Tidak jauh beda dengan persepsi saya mengenai pendektan saintifik sebelumnya. Berbicara masalah pendekatan saintifik memang penerapannya dalam pembelajaran menuai beberapa hambatan. Saya sebagai seorang guru yang menerapkan pendekatan saintifik dalam pembelajaran di sekolah mengalami beberapa kendala salah satunya yaitu masalah waktu. Memang dalam pembelajaran seeprti ini membutukan waktu yang lebih lama, sehingga guru kerepotan dalam menyampaikan seluruh materi karena adanya tuntutan kurikulum yang harus dipenuhi. Selain itu, masih kurangnya referensi atau buku siswa yang menggunakan pendekatan saintifik yang sesuai

    ReplyDelete
  37. Muhammad Sabri
    17701251034
    S2 PEP B

    Pendekatan saintifik yang saya pahami selama ini adalah pendekatan pembelajaran yang menekankan pada proses pembelajaran yang lebih berkaitan dengan kehidupan sehari-hari siswa, sehingga materi yang disampaikan lebih mudah dipahami siswa, dan pembelajaran berbasis student centered (berpusat pada siswa). Kemudian manfaat metode saintifik menurut pemahaman saya adalah siswa akan lebih mudah memahami dan mengingat materi yang disampaikan karena berkaitan dengan kehidupan sehari-hari mereka dan ketika mereka menemukan masalah yang sebelumnya pernah diselesaikan disekolah mereka dalam kehidupan sehari-hari mereka akan dengan mudah menyelesaikannya. Namun kesulitan dalam penerapan metode saintifik adalah ketika mengaitkan materi yang berbentuk definisi dengan kehidupan sehari-hari.

    ReplyDelete
  38. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Ada lima kegiatan utama dalam proses pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik yaitu mengamati, menanya, mencoba, mengasosiasi, dan terakhir adalah mengkomunikasikan. Pada kegiatan mencoba, siswa diharapkan bisa berkreatifitas. Kreatifitas dalam membaca, menulis, mengamati obyek tertentu, atau dalam mengolah data. Kemudian pada kegiatan mengkomunikasikan, siswa menyampaikan kegiatan belajarnya bisa dalam bentuk lisan, tulisan, presentasi dll. Kegiatan mengkomunikasikan ini sangat bagus untuk melatih mental dan rasa percaya diri siswa dihadapan teman atau gurunya.

    ReplyDelete
  39. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Menyebut metode saintifik yang ada di dalam benak pikiran langsung tertuju pada kurtilas. Menurut Permendikbud No. 81 tahun 2013 proses pembelajaran saintifik terdiri dari lima pengalaman belajar yaitu mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengolah informasi, mengkomunikasikan. Pada proses mengamati ini melatih siswa untuk mencari berbagai informasi terkait materi pembelajaran. Selanjutnya pada proses menanya untuk meningkatkan rasa keingin tahuan siswa sehingga dapat mengembangkan kreativitasnya, dan dapat berpikir secara kritis terhadap sesuatu yang telah mereka amati. Sedangkan pada proses mengumpulkan informasi, siswa diharapkan dapat mengengbangkan sikap menghargai pendapat orang lain dan meningkatkan kemampuan komunikasinya. Langkah yang keempat mengolah informasi, diharapkan siswa mampu berpikir induktif maupun deduktif dalam menyimpulkan informasi yang didapat. Dan langkah yang terakhir yaitu mengkomunikasikan, dengan ini siswa bisa melatih dalam menyampaikan hasil analisis belajarnya baik komunikasi secara lisan, tulisan, maupun perbuatan.

    ReplyDelete
  40. Kartika Pramudita
    17701251021
    PEP B (S2)

    Metode saintifik kini diterapkan dalam kurikulum 2013. Langkah-langkah dalam pembelajaran saintifik mengadopsi langkah-langkah dalam penelitian ilmiah. Implementasi kurikulum 2013 banyak menuai pro dan kontra dari berbagai pihak. Semua itu karena penerapan kurikulum 2013 dirasa belum siap diterapkan di beberapa daerah tertentu. Perubahan kurikulum dari KTSP menjadi kurikulum 2013 bukanlah hal mudah yang segera dapat diterima masyarakat dan dapat dilksanakan sesuai dengan prosedur yang ada. banyak kendala dalam pelaksanaan kurikulum 2013. Salah satu kendala tersebut adalah kurang siapnya guru dalam melakukan perubahan kurikulum. Guru yang sebelumnya mengajar berpusat padanya dengan mentransfer materi,memberi contoh soal, kemudian memberi latihan kepada siswa enggan untuk merubah cara mengajarnya tersebut sehingga metode pembelajaran tetap berpusat pada guru meskipun menggunakan kurikulum 2013.

    ReplyDelete
  41. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Saya ingin mengulas dari sudut pandang kesulitan menerapkan metode saintifik dan pengalaman menerapkan metode saintifik di sekolah. Hadirnya metode saintifik juga membuat saya sendiri bertanya apa sebenarnya yang ingin dicapai oleh siswa dalam belajar. Pengalaman yang saya dapatkan dari cerita orang tua saya yang sudah berkecimpung di sekolah dasar, kesulitan yang dirasakan adalah bagaimana mengatur perpindahan pembahasan antara materi satu ke materi selanjutnya. Tingkat materi yang sulit tentunya akan membuat pembahasan menjadi mundur. Bahkan beralih pada guru yang memberikan penjelasan atau biasa disebut teacher-centered. Pembahasan materi yang tidak tuntas juga menjadi permasalahan tersendiri. Kemudian, buku yang ada juga cenderung tidak sesuai dengan tingkatan kelas siswa. Informasi yang saya dapatkan bahwa sistem saintifik masih dalam tahap percobaan di beberapa sekolah saja. Meski guru mendapatkan pembekalan program mengajar dengan menggunakan metode saintifik, namun guru masih kebingungan saat menghadapi masalah yang muncul.

    ReplyDelete
  42. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)


    Saya akan mencoba menjawab pertanyaan nomor 10 tentang Kesulitan Menerapkan Metode Saintifik, dan Pengalaman Menerapkan Metode Saintifik di Sekolah. Saya memiliki pengalaman bahwa dalam menerapkan metode saintifik mengalami kendala seperti waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan materi lebih lama, hal ini disebabkan karena metode ini semua dilakukan oleh siswa sehingga tergantung kecepatan siswa masing-masing dalam menyelesaikan LKS yang diberikan oleh guru. Selanjutnya, siswa juga masih mengandalkan guru, maksudnya saat siswa berdiskusi, banyak siswa yang lebih memilih bertanya langsung pada guru dari pada mendiskusikan terlebih dahulu dengan teman lainnya. Padahal guru sudah memberikan solusi untuk mendiskuikan terlebih dahulu dengan temannya atau mencari di internet kemudian didiskusikan lagi. Namun sepertinya karena siswa sudah terbiasa menerima jadi terdapat kesulitan dalam mengubah pemikiran mereka.

    ReplyDelete