Jun 16, 2013

SURAT TERBUKA IMAGINER UNTUK PRESIDEN IMEGINER




Yogyakarta, 6 Oktober 2013

Kepada
Yth Bapak Presiden Republik Indonesia Imaginer
cc:
1, Bp Menteri Pendidikan Imaginer
2. Rektor Universitas Negeri Yogyakarta Imaginer



Dengan hormat,

Ass. Wr.Wb

Kepada Yth Bapak Presiden Republik Indonesia Imaginer

Perkenankan, saya nama Marsigit Imaginer, dosen pada Jurusan Pendidikan Matematika Imaginer, FMIPA UNY Imaginer, ingin menyampaikan Surat Terbuka Imaginer kepada Bapak berkaitan dengan pokok pikiran saya untuk ikut berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, sebagai berikut:

Beberapa pokok persoalan pendidikan pada saat ini, menurut hemat kami meliputi:

a.belum optimumnya peningkatan kualitas tenaga kependidikan
b.kesenjangan antara tuntutan kualitas lulusan sekolah dengan fakta di lapangan
c.ukuran dan variabilitas standar atau kriteria kompetensi lulusan di tingkat global
d.pemerataan kesempatan belajar bagi semua warga secara adil dan merata
e.terjaganya keseimbangan antara nilai-nilai lokal, nasional dan internasional
f.kesempatan dan partisipasi belajar seumur hidup bagi setiap warga
g.akuntabilitas implementasi dan praktek kependidikan pada semua level
h.keberlanjutan usaha inovasi bidang kependidikan
i.pemberdayaan potensi segenap komponen unsur pendidikan
j.komunikasi dan interaksi sinergis inter dan antar komponen kependidikan
k.revitalisasi dan review peraturan perundang-undangan
l.kedudukan atau posisi strategis nilai-nilai kependidikan nasional dalam kancah internasional
m.ketuntasan pemahaman dasar filosofis dan nilai-nilai dasar kependidikan baik yang berakar dari budaya sendiri maupun yang perlu diadaptasi atau diadopsi dari luar.
n.kreativitas, fleksibilitas, dinamika fungsi dan peran Sistem Pendidikan Nasional dengan segenap komponennya.

Saya menyimpulkan bahwa persoalan-persoalan pendidikan  kita, tidak akan tuntas penyelesaiannya jika hanya diselesaikan dengan cara-cara biasa dan parsial.

Untuk menyelesaikan persoalan-persoalan di atas, maka saya mengusulkan kepada Bapak Presiden Imaginer RI cq Menteri Pendidikan RI Imaginer untuk melaksanakan Revolusi Pendidikan di Indonesia Imaginer.

Berikut butir-butir pemikiran saya mengenai bagaimana Revolusi Pendidikan itu dapat dilaksanakan:

1.Revolusi Pendidikan harus dilakukan oleh Pemerintah, sebab jika dilakukan oleh gerakan masa akan menimbulkan kerusakan, kekacauan dan biaya mahal.
2.Revolusi Pendidikan dilakukan dengan meninjau ulang UU Sisdiknas, menghapus pasal-pasal yang sudah tidak relevan dan mengganti pasal-pasal yang sesuai dengan tuntutan jaman, teori kependidikan, kajian atau hasil riset, dan masukan para educationist.
3.Benahi Sistem Pendidikan Nasional dengan merevitalisasi Struktur dan Personel secara professional. Hilangkan dan berantas semua KKN, Kolusi dan nepotisme dalam bidang pendidikan baik di Tingkat Pusat maupun di Tingkat Daerah.
4.Hapus atau cabut semua Peraturan Pemerintah dan Permendiknas yang sudah tidak relevan.
5.Hapus KTSP (Kurikulum pada Tingkat Satuan Pendidikan) dan ganti dengan KBKS ( Kurikulum Berorientasi kepada Kebutuhan Siswa)
6.Bubarkan BSNP dan ganti dengan BPKBN (Badan Penjamin Kemerdekaan Berpikir Nasional)
7.Cabut dan hilangkan dana-dana kompetisi seperti BOS dan ganti dengan DPIP (Dana Pemberdayaan Institusi Pendidikan)
8.Bubarkan Pusat Kurikulum dan ganti dengan PPKSN (Pusat Pengembangan Kreativitas Siswa Nasional)
9.Bubarkan Lembaga Penjaminan Mutu dang anti dengan PPKKGN(Pusat Pengembangan Kreativitas dan Kemandirian Guru Nasional)
10.Bentuk Direktorat baru yaitu Direktorat Pengaduan Ketidakadilan Layanan Pendidikan Nasional)
11.Hapus Ujian Nasional dan ganti dengan PRONASMINRASA (Program Nasional Menumbuhkan Minat dan Rasa Senang Belajar)
12.Naikkan Gaji Guru tanpa prasarat sebesar 10 (sepuluh) kali Gaji Pokok
13.Naikkan Gaji Dosen tanpa prasarat sebesar 10 (sepuluh)kali Gaji Pokok
14.Naikkan Anggaran Pendidikan Nasional menjadi 30 (tiga puluh) persen
15.Rombak dan desain ulang bangunan-bangunan kependidikan (sekolah) dengan menerima masukan dari sipemakai (educationist progressive)agar sesuai dengan peruntukannya.
16.Hapus Gerakan Wajib Belajar dan ganti dengan Gerakan Sadar Belajar
17.Ganti KKS (Kelompok Kerja Kepala Sekolah) dengan PPKKKS (Pusat Pengembangan Kreativitas dan kemandirian Kepala Sekolah)
18.Ganti MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran)dengan IPDUG (Inovasi Pembelajaran dari dan untuk Guru)
19.Hapus semua Perda yang merugikan kreativitas Sekolah, kreativitas Guru dan kreativitas Siswa.
20.Budayakan RASA MALU bagi orang-orang yang menduduki jabatan kependidikan (termasuk expert, Nara Sumber dan Konsultan) tetapi tidak mempunyai latar belakang kependidikan.
21.Bubarkan Pusat Perbukuan dan ganti dengan P3BG(Pusat Pemberdayaan Penulisan Buku oleh Guru)
22.Ganti fungsi Pengawas Sekolah dengan TP3 (Tenaga Percontohan Pengembang Pendidikan)
23.Bentuk MP2K2 (Musyawarah Para Pengambil Kebijakan Kependidikan)baik tingkat Nasional maupun tingkat daerah
24.Bubarkan Dewan Pendidikan dan ganti dengan P3OP(Pusat Pengembangan dan Partisipasi OrangTua Murid untukPendidikan)
25.Ganti Ujian Sekolah dengan PPS (Pengembangan Portofolio Siswa)
26.Berilah kebebasan bagi para guru untuk mengembangkan metode pembelajarannya.
27.Berilah kebebasan para guru untuk mengembangkan dan memilih bentuk RPP nya
28.Berilah kebabasan sekolah untuk menentukan kriteria keberhasilan pendidikan masing-masing.
29.Berilah kesempatan sistem atau skema yang berkembang dalam masyarakat agar kualitas pendidikan atau kualitas lulusan akan dengan sendirinya teruji secara sehat dalam pergaulan pendidikan.
30.Janganlah terlalu banyak membuat peraturan perundang-uandangan dengan lingkup yang terlalu sempit atau terlalu teknis sehingga akan menyulitkan dalam implementasinya.

Demikianlah pokok pikiran saya, saya buat dengan tidak mempunyai motif apapun kecuali untuk usaha meningkatkan pendidikan. Amin

Hormat saya,

Marsigit Imaginer

84 comments:

  1. SUMIATI
    16709251056_PMC 2016
    Pendidikan Matematika-S2

    Assalamualaikum Wr. Wb.
    Persoalan tentang pendidikan memang tidak akan pernah usang untuk diperbincangkan dan kita semua punya tanggung jawab untuk memajukannya, maka siapapun kita apalagi sebagai presiden harus menerima kritikan dan saran yang bersifat membangun demi kemajuan pendidikan dan bangsa. Dalam hal ini terdapat kaitannya dengan identitas bangsa, termasuk budaya nasional dan budaya-budaya nusantara. Di samping terpaan tentang gagasan-gagasan dalam pendidikan, globalisasi terjadi pula secara langsung menerpa setiap individu manusia melalui buku, radio, televisi dan media lainnya. Karena sebaik-baik manusia adalah yang bisa menggagas perubahan yang bersifat membangun.

    ReplyDelete
  2. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    Setelah membaca artikel di atas, ternyata banyak sekali masalah dunia pendidikan yang ada di negara kita ini. Apa yang telah disebutkan di atas mungkin belum seluruhnya. elegi diatas juga menyebutkan solusi-solusi agar pendidikan menjadi lebih baik. salah satunya adalah 'Berilah kebebasan bagi para guru untuk mengembangkan metode pembelajarannya'. benar, bahwa guru harus mempunyai kebebasan dalam mengelola kelasnya sesuai dengan kondisi dan kebutuhan siswa. tak bisa kita menyamarakatan metode pembelajaran yng di gunakan di seluruh Indonesia. maka dari itu, kekreatifan guru itu penting dan harus dijaga dan diperbaiki terlebih dahulu untuk memperbaiki pendidikan. sembari menunggu perbaikan-perbaikan sistem pendidikan (yang diusulkan diatas) yang lebih kompleks.

    ReplyDelete
  3. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Setiap anak di Indonesia diwajibkan belajar 12 tahun sampai kelas 3 SMA. Namun sepertinya hal tersebut masih menjadi masalah. Masih banyak anak-anak di Indonesia bahkan tidak bisa menamatkan sekolah SD nya. Masalah yang ada ini tentu tidak mudah untuk diselesaikan, dan kita tidak bisa mengandalkan pemerintah saja, semua elemen masyarakat juga harus ikut berperan, baik itu guru ataupun orang tua si anak.

    ReplyDelete
  4. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Salah satu masalah pendidikan di Indonesia ialah masalah kurikulum. Seharusnya guru dibekali dengan pelatihan yang maksimal sehingga akan benar- benar siap dalam menerapkannya kepada peserta didik. Karena guru pun butuh berkolaborasi antar sesame mereka untuk menetukan cara atau strategi dalam proses pembelajaran. Hingga perangkat pembelajarannya pun guru harus mengembangkannya.

    ReplyDelete
  5. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Guru yang merupakan unsur terpenting dalam dunia ini malah kerap merasa kebingungan untuk menentukan sikap lantaran mereka jadi dituntut harus menyesuaikan diri dengan cepat dengan perubahan kurikulum tersebut. Akibatnya, waktu pelaku utama pendidikan yang seharusnya bertugas utama menyebarkan ilmu pengetahuan kepada murid ini malah menjadi tersita akibat terlalu lamanya mereka berkutat dengan administrasi dan segala tetek bengek yang disyaratkan dalam tiap perubahan kurikulum.

    ReplyDelete
  6. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Minimnya fasilitas, prasarana, sarana pendukung pendidikan, anggaran negara untuk perbaikan pendidikan dan kesejahteraan para pendidik, juga merupakaan sumbangan kepada ketidakmajuan pendidikan pada berbagai daerah di Indonesia. Pada banyak tempat di Indonesia, ditemukan sekolah-sekolah yang rusak serta minim fasilitas; hanya mempunyai dua atau tiga guru yang mengajar untuk semua kelas; anak-anak usia sekolah tidak mempunyai kesempatan belajar, karena berbagai kendala sosial dan ekonomi.

    ReplyDelete
  7. Eka Dina Kamalina
    14301241055
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Begitu banyak permasalahan di Indonesia, khususnya dunia pendidikan. Belum adanya kesadaran akan pentingnya pendidikan merupakan salah satu akar permasalahan. Hal tersebut dikarenakan adanya pemikiran bahwa pendidikan dibutuhkan untuk memperoleh pekerjaan yang layak, bukan sebagai pembangun karakter calon pemimpin bangsa. Pendidikan seharusnya dijadikan sebagai kebutuhan, bukan sebagai tuntutan untuk mengikuti perkembangan jaman. Semoga pendidikan di Indonesia akan selalu berubah kearah yang lebih baik. Aamiin

    ReplyDelete
  8. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Saya sangat setuju dengan resolusi pendidikan harusnya dapat diselenggarakan di Indonesia yaitu nomor 21 mengenai harus dibubarkannya pusat perbukuan dan diganti dengan Pusat pemberdayaan penulisan buku oleh guru. Karena sesuai UU No. 22 Tahun 2016 pendidik diwajibkan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran yang di dalamnya terdapat buku siswa. Buku siswa harusnya dikembangkan berdasarkan karakteristik siswa, dan hanya guru yang mengetahui karakteristik siswa dimana ia mengajar, maka resolusi ini sangat tepat.

    ReplyDelete
  9. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu’alaikum. pendidikan merupakan dasar untuk memajukan suau bangsa. pendidikan akan menentukan bagaimana masa depan bangsa. hendaknya pemerintah melakukan segala upaya untuk meamjukan pendidikan bangsa. saya setuju dengan opsi-opsi yang dikemukakan Prof. Marsigit untuk memajukan pendidikan di Indonesia.

    ReplyDelete
  10. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Saya membaca revolusi pak prof terhadap pendidikan di Indonesia, mengorientasikan kepada kebutuhan siswa dan apresiasi prof kepada para tenaga pendidik. Saya setuju dengan revolusi pak prof ini, karena seorang guru saat ini dipandang sebelah mata jasa-jasanya dan banyak terjadi kasus saat ini guru kurang dihargai oleh siswanya bahkan oleh orang tua siswa.

    ReplyDelete
  11. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Pendidikan di Indonesia memang memiliki banyak masalah. Sudah begitu, masalahnya berdimensi pula. Kebijakan pemerintah selalu menjadi sorotan kita. Karena sedikit sekali yang dapat mengakodomadi kebutuhan dalam rangka menyelesaikan masalah-masalah pendidikan. Bahkan ada diantaranya yang malah menimbulkan masalah baru. Sehingga, ini perlu menjadi perhatian kita bersama untuk membenahi kondisi pendidikan di Indonesia.

    ReplyDelete
  12. Ujang Herlan Permana
    14301249001
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Saya setuju dengan revolusi pendidikan yang bapak gagas, sekarang ini akibat dari peraturan pemerintah dimana guru terlalu administratif sehingga melupakan peran guru dalam kelas untuk mendidik siswa, mengembangkan metode pembelajaran dll. Sehingga karena kebanyakan guru terlalu sibuk mengurus administrasi maka siswa menjadi sering ditinggal di kelas tanpa difasilitasi oleh guru.

    ReplyDelete
  13. Sefti Lailatifah
    14301241040
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Pendidikan di Indonesia memanglah belum semaju pendidikan-pendidikan di luar negeri yang lain. Oleh karenanya dalam sistem pendidikan di Indonesia memanglah masih sangat dibutuhkan adanya perbaikan-perbaikan.

    ReplyDelete
  14. Sefti Lailatifah
    14301241040
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Perbaikan bukan hanya dalam sistem pendidikan maupun kurikulum pendidikan akan tetapi kualitas dari seorang guru dan pendidik juga harus selalu ditingkatkan agar mereka dapat mengoptimalkan kemampuan sebaik-baiknya dalam mengelola pembelajaran.

    ReplyDelete
  15. Sefti Lailatifah
    14301241040
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Dalam mengatasi masalah ini tidak bisa akan tuntas jika diselesaikan dengan cara-cara yang biasa saja. Oleh karenanya dalam hal ini sangat diperlukan revolusi pendidikan guna meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan sesuai dengan kebutuhan dan kewajiban pendidik dan peserta didik

    ReplyDelete
  16. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Saya sebagai mahasiswa imaginer juga ingin menambahkan saran, apabila solusi nomor 27-30 dilaksanakan maka Ujian Nasional dihapuskan saja. Anggaran UN begitu besar namun tidak lagi sesuai dengan tujuan awal, ditambah lagi kelulusan ditentukan oleh sekolah. Terutama UN pada jenjang SMA di Indonesia imaginer, nilai UN tidak lagi menjadi pertimbangan masuk universitas, asalkan "lulus" saja. Kelas 6 SD, 3 SMP, dan 3 SMA hanya terfokus UN pada semester kedua sehingga materi kebanyakan dikebut. Padahal sudah ada Ujian Akhir Sekolah, Ujian Praktik Sekolah. Kelulusan juga ditentukan oleh sekolah. Pengadaan UN lebih banyak membuka celah maksiat daripada kesempatan beramal. Demikianlah pokok pikiran mahasiswa imaginer menanggapi surat terbuka ini.

    ReplyDelete
  17. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Mat A 2017

    Terimakasih Prof, berdasarkan postingan ini saya menyadari betapa pendidikan di Indonesia masih banyak point-point yang harus dibenahi. Menanggapi surat terbuka tersebut ada beberapa point yang menarik bagi saya, salah satunya point "Ganti MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran)dengan IPDUG (Inovasi Pembelajaran dari dan untuk Guru)" menurut saya terkadang MGMP membatsi kreativitas guru dalam proses pembelajaran. Atas dasar keseragaman secara tidak langsung mematikan kreatifitas guru, padahal diketahui bahwa proses pembelajaran disesuaikan dengan kebutuhan siswa sekolah tersebut yang tentu saja berbeda dengan siswa dari sekolah lain.

    ReplyDelete
  18. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Kami membayangkan jika poin-poin revolusi yang Bapak usulkan tersebut bisa terealisasi dengan real dan tidak imajiner, bisa kami bayangkan betapa majunya pendidikan. Kami merasa bahwa semua pihak dan pengampu kebijakan perlu menyadari bahwa pendidikan kita perlu segera ada pembenahan, dan pendidikan perlu untuk dievaluasi dan dibenahi jika diperlukan di segala aspek.

    ReplyDelete
  19. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017

    Terima kasih atas sharingnya, Pak. Seandainya surat di atas bukan imajiner, tetapi surat yang bersifat nyata kemudian isinya direalisasikan di kehidupan pendidikan Indonesia yang real pula, saya rasa dan harap dunia pendidikan Indonesia bisa menjadi lebih maju.

    ReplyDelete
  20. Junianto
    17709251065
    PM C

    Pada surat terbuka yang Prof sampaikan sangatlah bagus dan menginspirasi. Semua diluar bayangan saya sebagai mahasiswa yang masih minim pengetahua. Setidaknya dengan gagasa-gagasan yang Prof sampaikan bisa menambah ilmu pengetahuan saya sebagai mahasiswa. Revolusi pendidikan memang perlu dilakukan untuk mengubah system pendidikanyang turun temurun ini.

    ReplyDelete
  21. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Menarik. Tegas. Benar-benar surat yang penuh ketegasan. Hampir seluruhnya membuat saya menganggukkan kepala sembari berkata "oh iya benar juga". Perubahan, atau malah revolusi. Lantas bagaimana dan seperti apa kita akan memulainya? Apakah pelan-pelan, atau langsung babat bat kasih yang baru ru? Benar-benar membuat saya berpikir, ayo kita implementasikan yang seperti ini. terimakasih, Prof. Sungguh menginspirasi.

    ReplyDelete
  22. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Terima kasih Prof, Saya sangat berharap bila poin-poin revolusi diatas juga tidak hanya menjadi sebuh revolusi imajiner. Semoga saja kualitas pendidikan di negara kita dapat menjadi lebih baik. Adalah tugas kita semua untuk ikut andil dalam perbaikan sistem pendiidkan di indonesia.

    ReplyDelete
  23. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum Prof,
    Usulan-usulan tersebut menarik untuk menjadi bahan pertimbangan dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Salah satu hal yang paling menarik bagi saya ialah poin nomor 16, yaitu menghapus gerakan wajib belajar dan ganti dengan gerakan sadar belajar. Tentu jika hal ini bisa benar-benar dilakukan akan baik sekali dampaknya. Mewajibkan bukan merupakan suatu kebijakan yang baik, karena wajib saja tanpa adanya kesadaran dari masyarakat tentang pentingnya belajar tidak akan berarti apa-apa. Hal ini bisa kita lihat di beberapa daerah, meskipun pendidikan menurut UU adalah bersifat wajib bagi seluruh rakyat, masih terdapat beberapa anak usia sekolah yang memilih untuk tidak bersekolah. Bahkan hal tersebut merupakan saran dari orang tuanya. Maka lebih baik masyarakat memiliki kesadaran belajar daripada mewajibkan belajar. Dengan kesadaran tersebut masyarakat dengan sendirinya akan merasa memerlukan belajar dan bahkan belajar dengan senang.

    ReplyDelete
  24. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    REVOLUSI PENDIDIKAN, sebuah kalimat yang mungkin sudah banyak didengungkan oleh beberapa gerakan yang peduli akan pendidikan. Sebuah pemikiran yang luar biasa untuk kemajuan pendidikan Indonesia. Namun pemikiran-pemikiran yang luar biasa tersebut bahkan hampir tidak begitu digubris oleh penguasa-penguasa yang sekarang menjabat di atas sana. Padahal tidak ada maksud untuk merusak, kita hanya ingin memberikan evaluasi sebagai objek dan subjek pendidikan. Monggo kepada BAPAK-BAPAK/IBU-IBU PEJABAT yang ada di atas sana, dengarkan suara rakyatmu yang hanya menginginkan perbaikan untuk pendidikan di Indonesia. Tidak lebih. Terima kasih.

    ReplyDelete
  25. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B
    Assalamualaikum wr wb
    Berbagai masalah terkait pendidikan dan solusi yang di berikan pada surat terbuka di atas adalah sebuah ungkapan perhatian terhadap keadaaan sistem pendidikan di Indonesia .Melihat rumpun masalah pendidikan yang akan memberikan pengaruh yang besar terhadap pendidikan di Indonesia.Surat terbuka ini, mewakili dari sekian banyak suara- suara yang berupa masukan –masukan,ide, dan gagasan dari rakyat terkait dengan pendidikan di Indonesia.Oleh karenanya dalam hal ini,pemerintah diharapkan untuk segera mengambil langkah yang tepat guna memperbaiki tatanan pendidikan di negeri ini.

    ReplyDelete
  26. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Pendidikan kita saat ini jauhlah dari harapan para pendiri bangsa. Gonta-ganti kurikulum yang bersifat jangka pendek tentunya terlihat sebagai wujud kepentingan yang lebih bersifat jangka pendek daripada kepentingan jangka panjang. Begitu juga dengan aturan-aturan yang terlalu menyentuh teknis atau mikro dari pendidikan, hal tersebut akan berdampak pada terikatnya kreativitas guru pada aturan-aturan tersebut. Dalam pendidikan, tugas pemerintah seharusnya lebih memperhatikan kemerdekaan guru dalam menunjang kegiatan profesionalnya. Semoga pendidikan kita kedepan dapat berevolusi menjadi pendidikan yang dicita-citakan oleh bangsa Indonesia.

    ReplyDelete
  27. Nama : Dyah Ayu Fitriana
    NIM : 17701251028
    Kelas : PEP B S2

    Bismillah
    Tantangan itu pasti ada dalam upaya mencapai suatu harapan. Usaha dalam rangka membenahi sistem Pendidikan di Indonesia. Semua orang berhak secara terbuka untuk menyampaikan kritik dan saran kepada pemiliki kuasa itu sendiri. Ya tentu itu disebutkan secara hemat oleh postingan Bapak Marsigit, tentu masih banyak lagi persolan dari sistem pendidikan yang sudah berlangsung sampai saat ini. Apalagi zaman akan semakin berubah sesuai ruang dan waktunya. Sehingga Abad 21 juga akan lebih mempengaruhi perkembangan kemajuan sistem pendidikan di Indoensia. Saya pernah membaca berita jika PBB pernah berkat ajika sistem pendidikan di Indonesia membutuhkan waktu 45 tahun untuk mencapai kesetaraan dengan negara lain. Apakah itu benar? Ya mungkin itu benar dan mungkin tidak. Maka dari itu sebagai generasi penerus, jangan hanya tinggal diam tanpa berinovasi serta berikanlah sumbang sih yang cukup bermakna bagi pendidikan. Karena setiap warga Indonesia wajib mendapatkan haknya yaitu pendidikan.

    ReplyDelete
  28. Aristiawan
    17701251025
    PEP 2017 B

    Pendidikan nasional kita memang tidak dalam kondisi yang baik-baik saja. Pemerintah pun menyadari itu dan senantiasa mencoba, berusaha untuk melakukan perbaikan-perbaikan. Meskipun perbaikan-perbaikan yang sudah dilakukan dirasa masih parsial dan bukanlah sebuah perbaikan yang utuh dan menyeluruh, sehingga perbaikan-perbaikan yang sudah dilakukan tidak memberikan efek yang signifikan. Oleh karena itu, saya sepakat dengan apa yang disampaikan oleh Prof Marsigit bahwa pemerintah perlu mencanangkan perbaikan-perbaikan yang sifatnya holistic. Dan program ini juga harus diikuti dan didukung oleh setiap komponen yang terlibat dalam dunia pendidikan, termasuk diantaranya guru atau dosen. Sehingga jangan sampai ada lagi oknum-oknum yang membuat system pendidikan kita tidak bekerja sebagaimana mestinya

    ReplyDelete
  29. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Saya sangat suka dengan gagasan yang Bapak tuangkan di atas. Satu harapan dalam diri saya yaitu agar revolusi pendidikan yang ada dalam buah pikiran Bapak tersebut dapat diterapkan secara perlahan-lahan. Setidaknya, satu pemikiran akan memberikan perubahan bagi wilayah-wilayah tertinggal dan pembenahan dalam pendidikan di negeri ini. Sudah sepatutnya dari pihak yang sudah bergelut lama dalam bidang pendidikan memberikan pemikiran yang sangat inovatif dan kreatif serta lugas. Semoga Bapak dapat terus berkarya dan mohon doakan kami sebagai anak didik yang akan meneruskan perjuangan dalam bidang pendidikan selanjutnya dapat berpikir dan bertindak dengan cerdas. Terima kasih saya ucapkan kepada Bapak yang telah bersedia berbagi ilmu dan pengalaman kepada saya dan teman-teman.

    ReplyDelete
  30. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Saya sebagai mahasiswa imaginer berusaha untuk membuat komen terkait surat terbuka imaginer untuk presiden imaginer yang dibuat oleh Pak Marsigit Imaginer. Adanya revolusi pendidikan tentu karena adanya pokok permasalahan pendidikan. Selama ini permasalah-permasalah pendidikan bukan semakin berkurang tetapi selalu bertambah dengan tidak diimbangi oleh adanya revolusi yang tepat. Pandangan saya terkait revolusi-revolusi pendidikan yang dipaparkan oleh Pak Marsigit sungguh luar biasa, sangat tepat, dan kemungkinan besar dapat mengatasi permasalah pendidikan saat ini jika Bapak Presiden imaginer dan Menteri Pendidikan imaginer bersedia melaksanakan reolusi ini. Terutama pada masalah kurikulum, kurikulum yang seharusnya dan selalu diusung-usung adalah kurikulum yang berpusat pada siswa dan sesuai dengan kebutuhan siswa, bukan kebutuhan guru maupun kebutuhan yang lainnya, sehingga revolusi untuk dihapusnya KTSP da diganti menjadi KBKS (Kurikulum Berorientasi kepada Kebutuhan Siswa) sangatlah tepat.

    ReplyDelete
  31. Kartika Kirana
    17701251039
    S2 PEP B

    Membaca tulisan ini Saya jadi turut berimajinasi, pendidikan imaginer yang akan terjadi jika surat untuk presiden imaginer ini dibaca dan dilaksanakan.
    Wah... Para siswa imaginer akan menjadi subyek yang paling diuntungkan. Mereka akan menjadi subyek yang Eksploratif, Kreatif, Dan menjadi utuh sebagai manusia.
    Semuanya serius memihak kepada murid sebagai subyek imaginer.
    Sebab para guru Dan pendidik lain bukanlah obyek melainkan subyek yang bisa memilih, menjatuhkan sifat...
    Salah satu contoh ekstrim yang Saya pernah lakukan dari belasan permohonan di Surat, adalah kebebasan membuat bentuk RPP. Saya membuat RPP dalam bentuk mind mapping, yang membantu Saya menghubungkan berbagai mapel dalam satu gagasan besar. Ini sangat membantu Saya dalam melihat keberhasilan anak anak didik, sebab Ada fokus gagasan besar yang jelas. Ada project yang dilakukan Dan dirancang bersama anak anak untuk mencapai gagasan itu. Tidak terkotak kotak pada pelajaran tertentu saja.
    Satu hal kecil ini saja efeknya besar. Apalagi jika lebih dari satu bisa dilakukan, Tak hanya dalam Negara Indonesia imaginer.
    Ayo dukung Pak Marsigit imaginer ini... Semoga presiden imaginer bisa mencakup segala yg Ada Dan yang mungkin Ada, jadi Kita bisa jadi salah satunya, Kan.. 😊

    ReplyDelete
  32. Rahma dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Terimakasih Prof, surat terbuka imaginer ini sangatlah menginspirasi. Alangkah bagusnya jika ini benar-benar dapat terlaksana tidak hanya imaginer, tentunya pendidikan di Indonesia akan lebih berkualitas dan menghasilkan lulusan yang berkualitas pula. Memang masih banyak sekali perubahan-perubahan yang harus dilakukan untuk pendidikan yang lebih baik.

    ReplyDelete
  33. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Dalam mengembangkan pendidikan, maka keseimbangan nilai-nilai lokal, nasional, dan internasional harus menjadi perhatian. Nilai disini bisa dimaksudkan sebagai budaya. Sehingga siswa selain tahu budaya lokal dan nasional, juga berwawasan budaya internasional. Nilai atau budaya bisa dimasukkan dalam pembelajaran dengan model kontekstual learning, karena bisa dipadukan dengan nilai-nilai yang ada di lingkungan siswa.

    ReplyDelete
  34. indah purnama sari
    17701251035
    PEP B 2017

    Pendidikan yang berlangsung di Indonesia saat ini belum dapat dikatakan mendekati kata "bagus". seringnya pergantian kurikulum secara tidak sadar telah menganggu proses pembelajaran yang berlangsung baik pada peserta didik maupun pada fasilitator pendidikan. kebingungan tersebut sering mengakibatkan proses pembelajaran jadi terombang ambing. alangkah bagus nya jika surat terbuka imajiner ini di berlakukan di negara indonesia. mungkin pendidikan kita lebih terarah dan sesuai dengan keinginan para penggagas pendidikan.

    ReplyDelete
  35. Riandika Ratnasari
    17709251043
    PPs PM B

    Masih banyak yang perlu diperbaiki dari sistem pendidikan yang di terapkan di Indonesia. Perbaikan yang dilakukan tidak bisa secara besar-besaran dan instan. Memerlukan proses yang panjang untuk merubah kebiasaan yang sudah dilakukan. Paling penting adalah para petinggi harus memperhartikan dan memikirkan dari bawah. Jangan hanya memikirkan yang menurut mereka bagus namun penerapannya tidak sesuai.

    ReplyDelete
  36. Bulan Nuri
    17709251028
    PPs PM B 2017

    Pemikiran yang luar biasa yang telah bapak utarakan diatas, memang bukanlah masalah sepele bagi pendidikan saat ini. Karena hal tersebut nantinya juga berpengaruh pada kader-kader pencetak agen masa depan, yang harus mampu mencetak agen yang berkualitas. Maka kesejahteraan mereka juga harus diperhatikan, sehingga niat mulia mencerdaskan anak bangsa tidak terganti dengan “mensejahterakan keluarga yang paling utama”, maka tidaklah menjadi guru sebagai profesi bukan sebagai jati diri.

    Demikian, terimakasih.

    ReplyDelete
  37. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Salah satu poin yang penting adalah kurikulum yang cepat berganti. Ini harus mendapat perhatian serius karena kurikulum mempengaruhi narasi besar pendidikan Indonesia. Maka perlu adanya koordinasi dan sinergi antara guru, pemerintah, aktivis pendidikan maupun stakeholder yang lain karena ini menyangkut masa depan anak anak Indonesia. Penerapan kurikulum yang matang pun membutuhkan keputusan yang matang, sehingga kurikulum adalah yang menjadi patokan dalam proses pembelajaran dalam kelas sehingga anak2 tidak akan mengajar dengan benar.

    ReplyDelete
  38. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Kekreatifan seorang guru seharusnya selalu dikembangkan agar dapat memberikan warna dalam dunia pendidikan. Setiap orang memiliki karakter dan cara mengajar uyang berbeda. Seharusnya undang-undang tidak bisa menentukan seperti apa mereka harus mengajar. Karena pada dasarnya banyak sekali pengajar yang tidak bisa mengajar jika harus di tuntut sesuai dengan permendikbud misal dari RPP yang sudah ditentukan. Seharusnya, permendikbud hanya memberikan rambu saja dalam membuat, jangan ditentukan seperti apa yang harus di buat.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  39. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017

    Surat terbuka untuk presiden ini cukup menarik karena disampaikan secara tegas dan langsung merujuk kepada pon-poin penting yang menjadi permasalahan-permasalahan di Indonesia. Revolusi pendidikan menjadi suatu hal yang amat perlu dilakukan mengingat pendidikan adalah salah satu sistem yang menjadi pencetak generasi penerus bangsa dan pemimpin-pemimpin masa depan. Melalui pendidikan, akan terbentuk generasi-generasi penerus yang berkarakter dan melek teknologi. Oleh sebab itu pendidikan merupakan salah satu hal utama bagi presiden untuk diperhatikan dan dilakukan perbaikan-perbaikan mulai dari sistem yang paling bawah sampai ke sistem yang paling tinggi.

    ReplyDelete
  40. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  41. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Surat imaginer untuk presiden imaginer ini merupakan suatu gambaran nyata apa yang sebenarnya terjadi dalam pendidikan dan apa yang seharusnya benar-benar dibutuhkan dalam pendidikan. Bagaimana pendidikan itu seharusnya menjadi prioritas utama untuk kemajuan suatu bangsa. Bagaimana seharusnya pendidik dan siswa didik bisa mengembangkan proses pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Kebutuhan siswa dalam negara sebesar Indonesia pasti berbeda-beda. Maka penting adanya pengembangan RPP yang tidak perlu diwajibkan dengan membuat patokan yang sama. Guru diberikan kebebasan untuk menyususn RPP sesuai dengan kebutuhan siswa dalam proses pembelajaran.

    ReplyDelete
  42. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Tujuan pendidikan nasional di Indonesia sepertinya terus mengalami kendala mengingat carut marut pendidikan tiada habisnya. Persoalan sana-sini terus bergulir. Apalagi zaman yang terus berkembang menjadi tantangan untuk segera bertindak. Maka renovasi pendidikan sangat diperlukan dalam membawa pendidikan untuk semakin terdepan. Kita perlu untuk mengevaluasi jalannnya pendidikan secara lebih cermat, kebijakan perlu dikajiulang dan dilihat dari berbagai sudu pandang, serta hal lainnya perlu untuk segera diperbaiki dan ditingkatkan. Dan perubahan dan perbaikan akan dapat terwujud apabila adanya kerjasama dan dukungan dari seluruh pihak karena sejatinya maju mundurnya pendidikan bangsa adalah tanggung jawab kita bersama.

    ReplyDelete
  43. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Dari apa yang disampaikan dalam surat terbuka ini setidaknya kita dapat memahami betapa bagitu banyak persoalan yang belum terselesaikan di negeri ini. Tidak serta merta kita menyalahkan Pak Presiden saja, sebagai warga negara Indonesia yang solider, kita selayaknya membantu menyelesaikan masalah yang mendera tentunya pada batasan level kemampuan kita. Menyinggung pendidikan yang ada di negara ini, perlu perhatian serius untuk menanggulanginya dalam bentuk bukti bukan janji. Selain itu aspirasi berupa materi atau sarpras sangat dibutuhkan bagi mereka yang jauh. Intinya marilah semua pihak bahu membahu membangun negeri ini, salah satunya dari jalur pendidikan yang memegang peranan besar dalam membangun generasi masa depan.

    ReplyDelete
  44. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)


    Saya sangat setuju sekali denga postingan ini yang menyampaikan surat terbuka berisi tentang masih adanya masalah-masalah yang ditemukan dalam proses pendidikan di Indonesia mulai dari fasilitasm tenaga pendidik, kurikulum, dana keuangan, dan hukum pendidikan. Dalam surat terbuka ini juga disampaikan beberapa solusi untuk menyelesaikan beberapa masalah tersebut. Menurut saya dari berbagai masalah yang diungkapkan adalah yang paling urgen adalah poin g. akuntabilitas implementasi dan praktek kependidikan pada semua level. Seperti yang kita ketahui bahwa semenjak kurikulum 2013 maka pembelajaran harusnya adalah student center namun dalam aplikasinya masih dapat ditemukan guru yang meaksanakan teacher center. Mungkin tidak sepenuhnya kesalahan guru namun sistem yang mengharuskan guru menyelesaikan semua materi sedangkan waktu pembelajran yang sempit membuat guru terpaksa untuk melakukan teacher center.

    ReplyDelete
  45. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb

    Surat terbuka yang sampaikan kepada presiden imaginer merupakan cerminan bentuk aspirasi dari kaum yang berada dibawah. Kami setuju dengan isi surat tersebut yang memperjuangkan nasib guru dan siswa serta kualitas system pendidikan di Indonesia. Dengan adanya surat tersebut dapat menjadi bahan pertibangan bagi pemerintah untuk melakukan diskusi dengan para komponen sekolah dalam mengambil keputusan. Terima Kasih.

    ReplyDelete
  46. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Surat terbuka ini memberikan usulan – usulan secara tegas. Setelah membacanya saya menyadari bahwa terdapat berbagaimanacam problematika yang melanda dunia pendidikan di Indonesia. Oleh karena itu, wajar jika diadakan revolusi pendidikan. Revolusi ini akan, mengarahkan pendidikan Indonesia menjadai lebih baik. Pendidikan penting bagi suatu bangsa, karena dengan pendidikan adalah tempat untuk mencetak generasi penerus bangsa. Sehingga cerminan pendidikan di suatu bangsa merupakan cerminan arah bangsa itu di masa depan. Terimkasih

    ReplyDelete
  47. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Saran-saran yang diajukan merupakan saran-saran yang sangat mengena sekali. Saran-saran tersebut menurut saya sangat memihak kepada guru dan siswa. Andai saja saran-saran tersebut diaplikasikan oleh pemangku kebijakan, maka akan sangat baik bagi sistem pendidikan kita di Indoensia. Karena sesungguhnya, saran-saran tersebut ialah saran-saran yang sangat dirindukan dan dibutuhkan dalam sistem pendidikan kita saat ini.

    ReplyDelete
  48. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Penyelesaian secara parsial tidak akan dapat memperbaiki pendidikan di Indonesia. Pemerintah perlu mengkaji lebih dalam mengenai pendidikan melalui pengkajian teori kependidikan, hasil riset, serta pendapat para educationis. Perubahan secara besar-besaran perlu dilakukan oleh pemerintah dengan dukungan semua pihak. Perubahan tersebut tidak hanya pada hal-hal yang bersifat teknis namun yang paling utama adalah pada pola pikir. Sebagai contoh seperti yang telah bapak singgung pada artikel di atas yaitu mengenai kreativitas, pola pikir wajib belajar menjadi sadar belajar, serta partisipasi orang tua. Memang bukan hal yang mudah untuk bisa memperbaiki pendidikan Indonesia. Namun, jika pemerintah dan seluruh komponen bangsa ini mempunyai tekat dan melakukannya dengan sungguh-sungguh, Insyaallah pendidikan kita bisa menjadi lebih baik

    ReplyDelete
  49. Metia Novianti
    17709251021
    PPs P.Mat A

    Dari pemaapran-pemaparan Prof. dalam surat terbuka imaginer itu memang benar adanya. Dengan kondisi pendidikan yang memprihatinkan, negara kita memang memerlukan revolusi pendidikan. Poin-poin yang bapak paparkan mungkin dapat menjadi gambaran apa yang memang harus dievaluasi dalam pendidikan bangsa. Sebagai generasi penerus, layaknya kita juga turut serta dan ambil bagian dalam proses revolusi tersebut, karena jika tidak dimulai dari sekarang, masalah-masalah tersebut akan semakin urgent dan berbahaya bagi kualitas-kualitas generasi selanjutnya.

    ReplyDelete
  50. Luthfi NUr Azizah
    17709251002
    PPS P.Mat A

    Surat yang Prof tulis di atas membuka pemikiran saya bahwa sebenarnya dibalik terdiamnya pelaku pendidikan ternyata terdapat berbagai problematika yang ada di dalam nya. Dan problematika tersebut ternyata tidak sedikit. Seperti apa yang Prof. ungkapkan di atas, revolusi pendidikan dalam berbagai aspek urgent dilakukan. Banyak hal yang kurang tepat dilakukan oleh pemerintah, meskipun tujuannya untuk perbaikan kualitas pendidikan. Adanya ketidakcocokan tersebut berimbas pada hasil pendidikan yang realitasnya masih jauh dari negara0negara lain. Semoga melalui surat ini dapat menjembatani aspirasi pelaku pendidikan di lapangan kepada jajaran pelaku pendidikan yang lebih tinggi.

    ReplyDelete
  51. Kholifatun Nur Rokhmah
    17709251011
    Pend. Matematika A 2017

    Meskipun bersifat imaginer namun surat terbuka ini banyak membuka wawasan pembaca terutama yang berasal dari dunia pendidikan untuk melakukan refleksi diri. Ternyata banyak problematika pendidikan yang harus terus diperbaiki dan ditingkatkan. Selain menyampaiakn permasalahan, artikel ini juga dilengkapi dengan solusi-solusi yang dapat dilakukan. Semoga kita semua dapat saling bekerjasama untuk terus melakukan perbaikan.

    ReplyDelete
  52. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052
    Isi surat ini mengkompilasikan dan mensintesisikan keluhan hamper seluruh komponen pendidikan di Indonesia. Ego-nya pemerintah dalam menerapkan kebijakan-kebiajakn yang tidak disertai dengan kondisi dilapangan malah menimbulkan berbagai permasalahan pendidikan seperti dalam surat tersebut. Belum adanya system ang rigid terkait dengan kompetensi pendidik dan system akuntabilitasnya yang dapat dibaca dengan jelas. Selain itu, perlu adanya pertimbangan rasio antara pendidik dan siswa, jumlah ini menrut asumsi saya sangat berpengaruh terhadap kualitas pendidikan. Adanya aturan satu kelas maksimal 32 siswa sudah bagus, namun akan lebih baik jika diturunkan menajdi 20 misalnya.

    ReplyDelete
  53. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052
    Keresahan sebagai calon pendidik, yang kuliah didunia pendidikan, bahwa pendidikan saat ini dipengaruhi oleh system industrialisasi dunia. Kapitalisme merajelela menyebabkan system pendidikan seperti sebuah perusahaan yang menceetak produk sama, sebuah robot yang dapat dikaryakan di industry industry. Hal ini sangat kontradiksi dengan tujuann pendidikan itu sendiri. Selain itu, bantuan biaya pendidikan yang tidak merata menyebabkan perbedaan kualitas pendidikan di berbagai daerah, padahal pendidikan adalah hak setiap warga Negara. Untuk itu pemerataan bantuan pendidikan harus merata, bukan hanya yang dekat dengan pusat pemerintahan saja yang bnyak.

    ReplyDelete
  54. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Ada beberapa point yang kurang relevant dilaksanakan ditinjau dari kemampuan finansial Negara kita, tetapi saya setuju dengan sebagian besar masukan yang dituliskan dalam surat terbuka tersebut. salah satu ususlan yang menarik bai saya ialah harus munculnya rasa malu dari pemegang kekuasaan di bidang pendidikan yang tida memiliki latar belakang pendidikan. Sebagai contoh pembuat kurikulum atau perpendikbud yang telah ada merupakan tim gabungan yang sebagian besar berasal dari tokoh murni dan bukan pendidikan. Tentu saj ahal ini tida tepat karena mereka tida memiliki kemampuan dan pengelaman tentang pendidikan secara professional. Bagaimana bisa orang non pendidikan membuat peraturan tentang pelaksanaan pendidikan. Tentunya dalam proses pembuatannya kurang mengandung perimbangan dan landasan yang tepat. Sehingga dalam pelaksanaannya pun menjadi tida relevan dan tidak efisien.

    ReplyDelete
  55. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017

    Poin penting yang menarik adalah berilah kesempatan kepada sekolah untuk menentukan keberhasilan pendidikan masing-masing. Hal ini sangat penting untuk dilakukan, sekolah diberi kewenangan untuk menentukan indikator keberhasilan siswa atau kelulusan siswanya, karena sekolah yang lebih tau bagaimana karakteristik siswanya. Jika dibandingkan dengan penyeragaman indikator keberhasilan siswa seluruh Indonesia maka ini akan lebih efektif dan efisien karena sekolah-sekolah di Indonesia pada dasarnya tidak memiliki standar dan sarana dan prasarana yang sama karena masih banyak ditemukan keterbatasan sarana prasarana dan sumber daya manusia di wilayah terpencil Indonesia. Mungkin nanti jika tingkat keseragaman pendidikan di Indonesia sudah merata maka bisa diterapkan indikator keberhasilan sekolah yang seragam di seluruh Indonesia.

    ReplyDelete
  56. Latifah Fitriasari
    PM C

    Problematika di dunia pendidikan nampaknya selalu menjadi bahan bahasan yang tak akan pernah habis, mulai dari kondisi sekolah, peserta didik, dan pendidik sendiri. Hal ini tentu mengundang berbagai kebijkan yang harus sesuai dengan harapan masyarakat. Surat di atas adalah untuk kita semua. Kita yang berkecimpung dalam dunia pendidikan untuk berusaha mewujudkannya. Paling tidak kita berkontribusi mulai dari diri sendiri bagaimana menjadi mahasiswa yang baik sehingga kelak dapat memperbaiki tatanan dalam negri ini khususnya dalam bidang pendidkan.

    ReplyDelete
  57. Melihat realitas pendidikan Indonesia yang seperti ini, maka memang diperlukan suatu upaya yang nyata dari segala pihak untuk mengetasinya. Termasuk dari kalangan pemerintahan. Mungkin kita sering sekali berbicara untuk pendidikan yang lebih baik maka dilapangan perlu usaha agar siswa yang aktif dan lainnya, namun ini usaha hanya separuh dunia saja ketika kebijakan pemerintah juga tidak diupayakan. Yaitu berupa mengubah kebijakan-kebijakan yang merugikan yang berbau KKN, pengoptimalisasian kualitas dan dana dari pemerintah untuk sarana yang lebih baik juga meupakan langkah yang bisa diambil. Dan kebijakan-kebijakan yang lain yang strategis yang bisa diambil oleh pemerintah.

    ReplyDelete
  58. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Sangat setuju bahwa terdapat kesenjangan antara tuntutan kualitas lulusan sekolah dengan fakta di lapangan. Sistem pendidikan yang dicanangkan oleh pemerintah dan dituangkan dalam peraturan perundangan memiliki tujuan pendidikan yang sangat luhur,meliputi aspen duniawi sampai ukhrowi. Namun jika kita kembali pada kenyataan yang ada di lapangan, outcomes siswa masih jauh dari harapan biarpun beberapa sisw yang berprestasi mampu menembus kancah internasional. Banyak sekali kasus penyelewengan atau kasus kriminal yang dilakukan oleh pelajar, seperti mencuri, merampok, perkosaan, bahkan klitih yang tengah ramai diperbincangkan diduga merupakn segerombolan abg yang masih berusia sekolah. hal ini tentu meupakan kontradiksi dengan harapan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Kesempatan belajar yang masih belum sama juga merupakan masalah pendidikan yang harus kita tanggunalngi, namun dengan adanya program-program yang digalakkan bagi sarjana untuk masuk ke pedalaman dan mengajar di sana mempersepit persepsi kita mengenai hal tersebut meskipun belum seluruhnya. Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  59. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Alternatif solusi yang diberikan oleh Prof. Marsigit terlebih mengenai gaji guru dan dosen serta anggaran untuk pendidikan mengingatkan kita bahwa tingakt kesejahteraan guru di Indonesia jauh di bawah tingkat kesejahteraan guru di luar negeri. Hal ini tentu akan mempengaruhi proses pembelajaran yang dilakukan di sekolah, benar bahwa materi ialah sesuatu yang sebenarnya tidak seharusnya dirisaukan karena tak akan dibawa mati, namun tetap saja keberlangsungan hidup di dunia memerlukan materi, dan banyak di antara guru yang bekerja sebagai guru merupakan satu-satunya profesi yang digelutinya. Maka untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari guru tersebut akan mencari tambahan baik tambahan jam di sekolah lain maupun pekerjaan lainnya. Hal ini akan menyebabkan konsentrasi menyiapkan siswa menjadi menurun, sehingga benar kesejahteraan guru perlu ditingkatkan. Kebijakan pemerintah mengeluarkan program sertifikasi tentu saja memiliki dampak positif dan negatif, dengan adanya program tersebut, maka guru akan lebih terjamin kesejahteraannya namun di sisi lain syarat sertifikasi yang tidak sedikit dikhawatirkan menjadikan guru menghalalhakn cara-cara yang kurang menguntungkan bagi siswa dan bagi kegiatan pembelajaran pada umumnya. Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  60. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Dalam surat terbuka ini diungkapkan berbagai masalah yang ada dalam negra republic Indonesia imaginer yang mana banyak sekali persoalan yang terjadi. Selain pemaparan masalah, terdapat juga pemaparan tentang solusi yang mampu diterapkan unutkmengtasi masalah-masalah tersebu. Semoga kita termasuk orang yang mampu mengatasi msalsh masalsh yang terjadi di negeri ini.

    ReplyDelete
  61. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    PPs PMat C

    Meskipun surat ini adalah surat imaginer, namun sesungguhnya surat ini adalah untuk kita semua. Kita yang berkecimpung dalam dunia pendidikan untuk berusaha mewujudkannya. Paling tidak kita berkontribusi mulai dari diri sendiri bagaimana menjadi mahasiswa yang baik sehingga dengan begitu di kemudian hari kita mampu berkontribusi lebih banyak atau bahkan mungkin beberapa mampu menentukan kebijakan tersebut.

    ReplyDelete
  62. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Saya sebagai mahasiswa imaginer juga ingin menambahkan saran, apabila solusi nomor 27-30 dilaksanakan maka Ujian Nasional dihapuskan saja. Anggaran UN begitu besar namun tidak lagi sesuai dengan tujuan awal, ditambah lagi kelulusan ditentukan oleh sekolah. Terutama UN pada jenjang SMA di Indonesia imaginer, nilai UN tidak lagi menjadi pertimbangan masuk universitas, asalkan “lulus” saja. Kelas 6 SD, 3 SMP, dan 3 SMA hanya terfokus UN pada semester kedua sehingga materi kebanyakan dikebut. Padahal sudah ada Ujian Akhir Sekolah, Ujian Praktik Sekolah. Kelulusan juga ditentukan oleh sekolah. Pengadaan UN lebih banyak membuka celah maksiat daripada kesempatan beramal. Demikianlah pokok pikiran mahasiswa imaginer menanggapi surat terbuka ini.

    ReplyDelete
  63. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Surat imaginer ini memberikan gambaran bagaimana kondisi pendidikan Indonesia. Pendidikan Indonesia saat ini telah mengalami disorientasi/kemunafikan. Pendidikan Indonesia yang ada di kertas tidak sesuai dengan kenyatanya. Pendidikan menjadi seperti ii karena pengaruh dari yang ada di langit sehingga untuk mengubah pendidikan pun seharusnya muncul dari langit/ dari para pejabat pemerintah kemudian turun ke bumi. Yang ada di langit tidak boleh termakan oleh kesombongan dan power now saja, dia harus menilik ke bawah, kepada rakyatnya, bagaimana membangun rakyatnya tanpa terlena dengan power now. Buat kebijakan yang bukan karena berdasar egonya namun berdasar pada kebutuhan rakyatnya. Sekian dan terima kasih
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  64. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu’alaikum. pendidikan merupakan dasar untuk memajukan suau bangsa. pendidikan akan menentukan bagaimana masa depan bangsa. hendaknya pemerintah melakukan segala upaya untuk meamjukan pendidikan bangsa. saya setuju dengan opsi-opsi yang dikemukakan Prof. Marsigit untuk memajukan pendidikan di Indonesia.

    ReplyDelete
  65. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Matematika A 2017

    Berdasarkan pada surat terbuka imaginer ini, saya menyadari bahwa pendidikan di Indonesia masih banyak point yang harus dibenahi. Menanggapi surat terbuka tersebut terdapat point yang menarik bagi saya yaitu "Ganti MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran)dengan IPDUG (Inovasi Pembelajaran dari dan untuk Guru)" menurut saya terkadang MGMP membatasi kreativitas guru dalam proses pembelajaran. Atas dasar keseragaman secara tidak langsung membatasi kreatifitas guru, padahal diketahui bahwa proses pembelajaran disesuaikan dengan kebutuhan siswa sekolah tersebut yang tentu saja berbeda dengan siswa dari sekolah lain

    ReplyDelete
  66. Shelly Lubis
    17709251040
    S2 P.Mat B

    SIstem pendidikan di negara imajiner yang disebutkan di atas memang sudah lama dalam kondisi yang sangat perlu untuk segera dirombak. namun masalah pokok utama yaitu terlebih dahulu memberantas korupsi (yang demikian sulitnya), karena dalalm institusi sistem pendidikan sendiri tentu saja banyak terjadi korupssi, baik kecil-kecilan atau besar-besaran yang dikamuflase sehingga menjadi seperti kepentingan publik.

    ReplyDelete
  67. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Surat yang bapak buat semoga dibaca oleh Presiden Imajiner dan juga Menteri Imajiner. Karena surat ini berisi pemikiran yang sangat dapat memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan Indonesia. Apabila persoalan-persoalan tersebut ditindaklanjuti dengan revolusi-revolusi yang diberikan maka kacaunya dunia pendidikan sedikit demi sedikit akan teratasi.
    Wassalamu'alaikum wr. wb

    ReplyDelete
  68. Eka Luthfiana Lathhifah
    17709251062
    PPs PMat C

    surat terbuka untuk presiden tersebut merupakan salah satu ungkapan aspirasi masyarakat tentang sistem pendidikan di Indonesia. semoga aspirasi-aspirasi yang ada dapat ditindaklanjuti guna memperbaiki sistem pendidikan di negara kita.

    ReplyDelete
  69. Kami sebagai pendidik yang hanya memiliki kuasa rendahan di lapangan, hanya mampu mengubah secara langsung pada siswanya. Namun hanya orang-orang berkuasalah yang mampu memecahkan persoalan pendidikan yang menginginkan keseluruhan dalam perubahan. Semoga orang-orang berkuasa di atas membaca butir-butir pemikiran bapak mengenai bagaimana revolusi pendidikan. Semoga pendidkan di Indonesia menjadi lebih baik lagi.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  70. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Mudah-mudahan semakin banyak masyarakat Indonesia yang peduli dengan pendidikan, dan para pengambil kebijakan merupakan orang-orang yang memang ahli dan memiliki kepedulian dalam dunia pendidikan. Ahli saja tidak cukup tanpa adanya rasa peduli. Peduli saja tidak cukup tanpa memiliki keahlian di bidangnya. Pendidikan tidak bisa dilaksanakan dengan memberikan berbagai macam tekanan kepada para pendidik maupun anak didik. Berikan dan fasilitasi apa yang menjadi kebutuhan pendidikan. Tumbuhkan kesadaran akan pentingnya pendidikan.

    ReplyDelete
  71. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    P.Mat A 2017

    Assalamualaikum Wr. Wb. Salah-satu keunikan dari pak Marsigit adalah, bapak seringkali menggunakan terma-terma yang absurd dalam tulisan-tulisan bapak kemudian memasukkan nilai-nilai positif di dalamnya agar pembaca merasa tertarik pada tulisan-tulisan itu. Untuk yang tersebut terakhir itu mungkin bersifat relatif, sebab ada beragam respon dalam usaha memahami tulisan-tulisan bapak. Salah-satunya yang pernah salami adalah kebungan dalam memahami terma-terma yang baru pertama kali saya temukan. So far, tulisan di atas adalah satu yang terunik.

    ReplyDelete
  72. Tari Indriani
    17701251027
    S2 PEP B 2017

    Assalamu'alaikum wr.wb
    Poin 20, ya saya sangat setuju sekali Prof. Budayakan rasa malu terhadap orang-orang yang menjabat di lembaga kependidikan namun tidak memiliki latar belakang pendidikan. Di kampung halaman ibu saya, banyak sekali peristiwa seperti itu terjadi, bahkan ada kepala dinas pendidikan yang bukan dari latar belakang pendidikan. Saya tidak tahu, atas dasar apa hal itu terjadi. Tetapi hal ini membuat saya kecewa dan sangat kecewa, pendidikan kita masih banyak ditangani di tangan orang-orang yang bukan ahlinya. Tidak hanya di sektor pendidikan, tetapi masih banyak sektor-sektor lainnya yang di duduki oleh bukan pada ahlinya.

    ReplyDelete
  73. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Setelah membaca surat imajiner ini, saya sadar betapa masih banyak hal-hal yang seandainya dapat diperbaiki sesuai harapan kita, maka sistem pendidikan di negara ini akan menjadi baik. Mungkin berangkat dari SDMnyalah pokok permasalahan ini. Mulai dari SDM pembuat kebijakan, hingga pelaksana kebijakan (seperti guru, siswa dan pihak lain) yang harus berbenah diri, introspeksi diri dan total menjalankan kewajibannya tanpa merugikan dirinya sendiri dan orang lain.

    ReplyDelete
  74. Hanifah Prisma Sindarus
    15301244013
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Sangat inspiratif, Prof. Revolusi pendidikan di Indonesia memang diperlukan mengingat cukup peliknya problematika pendidikan yang dihadapi oleh Indonesia. Solusi yang ditawarkan oleh Prof. Marsigit dalam menyelesaikan problematika pendidikan di Indonesia saya kira sangat mengena sekali. Semoga berbagai macam problematika pendidikan yang dihadapi segera dapat diselesaikan dan diatasi demi masa depan pendidikan bangsa Indonesia yang lebih baik.

    ReplyDelete
  75. Raudhah Nur Pratiwi (15301244009)
    S1- Pend. Matematika A 2015

    Saya tertarik untuk menanggapi nomor 16, yaitu : Hapus gerakan wajib belajar dan ganti dengan Gerakan Sadar Belajar.
    Selama ini pemerintah memiliki program Gerakan Wajib Belajar seperti yang kita ketahui bersama. Terdapat kata ‘wajib’ di sini. Wajib merupakan suatu perintah yang harus dilaksanakan. Disini ada kata perintah ‘harus’ melaksanakan. Saya sangat setuju jika kata’wajib’ diganti dengan kata ‘sadar’. Di mana kata yang terkesan memerintah diganti oleh kata ‘sadar’ yang bertujuan untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya pendidikan.

    ReplyDelete
  76. Alman Kresna Aji
    15301241022
    S1 Pendidikan Matematika 2015
    Baru pertama kali ini, saya melihat adanya surat terbuka yang isinya bukan hanya kritikan-kritikan. Pada surat tersebut selain adanya kritikan melainkan juga diberikan gambaran solusi yang sekiranya bisa digunakan dimana kritik dan solusi perbandingan kuantitasnya lebih banyak solusinya. Biasanya, pada surat-surat terbuka lebiih banyak berisi terkait dengan kritikan ketidakpuasan tanpa banyak mengandung saran-saran sebagai solusinya. Dengan adanya surat terbuka di atas, menunjukan masih banyak aspek-aspek yang masih perlu diperbaiki dan dievaluasi demi berkembangnya kualitas pendidikan bangsa Indonesia.

    ReplyDelete
  77. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  78. Eka Susanti
    NIM. 15301241006
    S1-Pendidikan Matematika

    Saya mengapresiapi betul isi surat imaginer di atas. Menurut saya, selain memberikan fakta pendidikan Indonesia saat ini juga diberikan beberapa saran perbaikan untuk mengatasi masalah tersebut. Saya sependapat bahwa pemerintah jangan membatasi kreativitas guru, cukup dengan mengarahkan saja dan tanpa mengekangnya.

    ReplyDelete
  79. Zayan Nur Ansito Rini
    15301241003
    S1 Pendidikan Matematika I 2015

    Ide-ide yang Prof Marsigit sampaikan di atas sangat cemerlang. Pemilihan kata untuk nama beberapa program dan institusi pendidikan ternyata sangat berpengaruh karena dapat menentukan arah langkah dan konsentrasi program maupun institusi tersebut. Sebagai contoh penggantian Pusat Kurikulum dengan PPKSN (Pusat Pengembangan Kreativitas Siswa Nasional). Hal tersebut lebih membrikan makna yang mendalam.

    ReplyDelete
  80. Malidha Amelia
    S1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241016

    Saya setuju dengan usulan bapak diatas. Terlebih mengenai belum optimumnya kualitas tenaga kependidikan, dimana seharusnya ada revolusi tenaga pendidikan oleh pemerintah. Selain itu saya juga mengharapkan kematangan kurikulum dan kesiapan guru untuk menggunakan kurikulum baru. Karena melihat pengalaman sebelumnya ketika pertama kali kurikulum 2013 digunakan, masih kurangnya pemahaman pendidik mengenai kurikulum tersebut, sehingga mengakibatkan siswa merasa menjadi bahan percobaan bagi guru tersebut. Sebaiknya sebelum dilaksanakannya kurikulum yang baru, semua pendidik harus mengikuti pelatihan terlebih dahulu agar tujuan dari proses belajar dapat tercapai dengan baik.

    ReplyDelete
  81. Fany Isti Bigo
    PPs UNY PM A 2018
    18709251020

    Kebijakan pertama jika Indonesia maju ada mengubah UUD pasal 31 ayat 4. Porsi anggaran terlalu kurang untuk 20% sebab pendidikan yang diurus bukan hanya dibawah kementrian negara seperti Kemendikbud tetapi semua instansi pendidikan dibawahnya seperti SPN, IPDN dll. Jika terlalu berat menaikkan anggaran pendidikan maka sebaiknya dipisahkan saja instansi pendidikan diluar kemendikbud agar anggaran 20% bisa optimal. Jika anggaran sudah optimal masalah-masalah yang dipaparkan dapat diminimalisir.

    ReplyDelete
  82. Tiara Cendekiawaty
    18709251025
    S2 Pendidikan Matematika B

    Masalah di bidang pendidikan memanglah tidak pernah selesai. Sayapun sempat berpikir apakah pemerintah benar-benar memperhatikan masalah pendidikan atau hanya koar-koar yang tersampaikan dalam visi misinya itu. Masalah pergantian kurikulumpun menurut saya membingungkan karena belum tuntas sosialisasi dan pelatihannya tapi setiap sekolah sudah harus menerapkannya. Alhasil penerapan dari kurikulum 2013 tidak serentak dilakukan oleh seluruh sekolah. Dari pemaparan Prof diatas, saya sangat setuju dan mengapresiasi. Apabila pemerintah benar-benar memikirkan masalah pendidikan, perlahan tapi pasti pendidikan pastinya akan membaik dan semakin berkembang.

    ReplyDelete
  83. Yuntaman Nahari
    18709251021
    S2 Pendidikan Matematika A 2018

    Begitu banyak masalah pendidikan yang dihadapi oleh Indonesia. Kunci utama dari masalah tersebut terletak pada guru. Sebaik apapun kebijakan pemerintah, apabila gurunya belum baik, masalah pendidikan akan terus ada. Modal utama untuk menjadi guru yang baik/professional adalah semangat. Semangat guru dalam pembelajaran akan menular kepada siswa. Semangat tersebut dapat diciptakana dengan berbagai solusi yang ditawarkan seperti dalam surat di atas, yang antara lain adalah kenaikan gaji guru. Profesi guru belum bisa dihargai maksimal, guru yang mencetak generasi emas terkadang hanya menerima gaji sepersepuluh dari upah minimum di suatu daerah. Kehidupan guru yang masih jauh dari sejahtera, terkadang menggoyahkan semangat guru tersebut.

    ReplyDelete