Jun 17, 2013

Tantangan dan Harapan Kurikulum 2013




Dear all,

Ass Wr Wb

Boleh dibaca Makalah saya terbaru berjudul "Tantangan dan Harapan Kurikulum 2013", yang saya presentasikan pada
Seminar Nasional tentang Kurikulum 2013 di Universitas PGRI Yogyakarta (UPY), pada
Hari Selasa, 18 Juni 2013, dengan akses ke:

https://www.academia.edu/3727714/Tantangan_dan_Harapan_Kurikulum_2013

Demikian semoga bermanfaat.

Wss Wr Wb

Marsigit
__._,_.___

94 comments:

  1. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Pelaksanaan kurikulum 2013 yang dinilai tidak matang dalam persiapannya menjadikan program ini hanya seperti uji coba dan tidak begitu efisien dalam pelaksanaannya. Namun sebagai seorang guru hendaknya bisa menyesuaikan diri dengan kebijakan pemerintah untuk menggunakan kurikulum 2013 ini. Untuk itu seorang guru harus mampu menggunakan metode penbelajaran inovatif yang berpusat pada siswa, agar siswa mampu mengembangkan sikap dan pengalaman sesuai dengan potensi yang dimilikinya. Hal inilah yang masih menjadi tantangan dalam dunia pendidikan.

    ReplyDelete
  2. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Indonesia baru saja mengubah kurikulum KTSP menjadi Kurikulum 2013 yang berbasis student centered. Meski Indonesia saat ini masih berada dalam teacher centered, tetapi masih dalam usaha menuju studend centered. Masih dalam usaha, berarti belum menjadi student centered meskipun kurikulumnya sudah berbasis student centered. Hal tersebut merupakan salah satu tantangan kurikulum 2013 yang diungkapkan, sekaligus harapan semoga segera hampir 100% pembelajaran di Indonesia bersifat student center.

    ReplyDelete
  3. Jeanete Nenabu
    PPS Pmat D (15709251004)

    Dalam pelaksanaan kurikulum 2013,terdapat banyak kendala yang dihadapi antara lain kurangnya kesiapan guru dan siswa,sarana dan prasarana yang kurang mendukung serta kurangnya sosialisasi tentang kurikulum ini.Namun yang menjadi harapannya adalah tujuan yang ingin dicapai yakni siswa semakin kreatif dan trampil sedangkan guru menjadi lebih profesional dalam melaksanakan tugasnya.

    ReplyDelete
  4. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Gagasan kurikulum 2013 adalah gagasan yang luar biasa dengan tujuan menciptakan generasi emas Indonesia yang cerdas dan berkarakter. Sayangnya, pelaksanaannya terkesan terburu-buru sehingga menimbulkan banyak permasalahan baru. Terlebih dengan adanya revisi kurikulum K13 mengakibatkan pergeseran bahkan perubahan pada KD pembelajaran. Masalah yang timbul salah satunya yaitu kesenjangan materi pembelajaran.

    ReplyDelete
  5. Azizah Pusparini
    14301244012
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Banyak tantangan dalam implementasi kurikulum 2013, antara lain kurangnya persiapan guru, siswa, sarana, prasarana. Namun sebagai calon pendidik sudah seharusnya mempersiapkan sedini mungkin implementasi kurikulum 2013. Implementasi kurikulum 2013 ini diharapkan mampu mencetak generasi-generasi yang kreatif, inovatif, dan kritis.

    ReplyDelete
  6. Muhammad Nur Fariza
    14301241024
    S1 Pendidikan Matematika 2014

    Harapan untuk kurikulum 2013 adalah meningkatnya kesadaran siswa untuk belajar. Dengan kesadaran ini diharapkan siswa dapat belajar kecakapan-kecakapan yang dibutuhkan untuk mengarungi zaman yang semakin maju. Misalnya dalam kurikulum 2013 terdapat sintaks saintifik yaitu mengomunikasikan. Hal ini mempersiapkan siswa untuk belajar berkomunikasi mengingat kemampuan komunikasi jadi hal yang penting untuk dimiliki oleh generasi abad 21.

    ReplyDelete
  7. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Kurikulum 2013 sebagai kurikulum baru tentunya sebagai hal baru mempunyai tantangan dan juga harapan. Dimana mempunyai tujuan diantaranya mengembangkan keseimbangan antara sikap spiritual dan sosial, pengetahuan, dan keterampilan, serta menerapkannya dalam berbagai situasi di sekolah dan masyarakat. Tantangannya pada K13 ini salah satunya yaitu sistem penilaiannya. Karena kurangnya waktu pelatihan k13 ini, sehingga kurang maksimalnya hasilnya.

    ReplyDelete
  8. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Kurikulum 2013 bertujuan untuk mempersiapkan manusia Indonesia agar memiliki kemampuan hidup sebagai pribadi dan warga negara yang beriman, produktif, kreatif, inovatif, dan afektif serta mampu berkontribusi pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan peradaban dunia. Hal tersebut sedikit berbeda dengan kesiapan dalam implementasi kurikulum sebelumnya yang berdasarkan tingkat satuan pendidikan. Sikdisnas (2012) menyatakan sedikitnya ada dua faktor besar dalam ke berhasilan kurikulum 2013. Faktor penentu pertama yaitu kesesuaian kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) dengan kurikulum dan buku teks. Faktor penentu kedua yaitu faktor pendukung yang terdiri dari tiga unsur, yaitu: ketersediaan buku sebagai bahan ajar dan sumber belajar yang mengintegrasikan standar pembentuk kurikulum, penguatan peran pemerintah dalam pembinaan dan pengawasan, dan penguatan manajemen dan budaya sekolah.

    ReplyDelete
  9. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Kurikulum 13 dalam penerapannya terdapat beberapa kendala yang dihadapi, antara lain terkait dengan anggaran, kesiapan pemerintah menyiapkan perangkat pendukung implementasi kurikulum, distribusi buku, dan kesiapan guru. Di antara semua daftar di atas, masalah utama yang sangat menghambat adalah kesiapan guru sebagai kunci keberhasilan implementasi kurikulum. Bukan persolan mudah untuk mempersiapkan guru yang ideal seperti harapan Kurikulum 2013 dalam waktu singkat, terutama untuk mengubah mindset guru dari yang asalnya hanya bertugas untuk mengajar, sementara dalam Kurikulum 2013 guru harus mampu mengarahkan siswa untuk aktif dan produktif.

    ReplyDelete
  10. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Terimakasih pak Prof atas kesediaannya berbagi makalah tersebut, mengenai tantangan dan harapan kurikulum 2013, sehingga kami semua dapat mempelajari dan memahami tujuan dan halangan implementasi kurikulum yang mana dapat menjadi gambaran bagaimana mengatasi dan mewujudkan hal tersebut

    ReplyDelete
  11. Eka Dina Kamalina
    14301241055
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Kurikulum 2013 mengedepankan pembelajaran berbasis student center, dimana siswa diaharapkan lebih aktif dalam pembelajaran. Kegiatan pembelajaran dalam skema Kurikulum 2013 diselenggarakan untuk membentuk watak, membangun pengetahuan, sikap dan kebiasaan-kebiasaan untuk meningkatkan mutu kehidupan peserta didik. Kegiatan pembelajaran diharapkan mampu memberdayakan semua potensi peserta didik untuk menguasai kompetensi yang diharapkan. Sehingga, pembelajaran berbasis student center inilah yang diharapkan mampu untuk menjadi jembatan dari adanya tujuan tersebut.

    ReplyDelete
  12. Eka Dina Kamalina
    14301241055
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Tantangan bagi Kurikulum 2013 terjadi pada setiap elemen pembelajaran, seperti guru, perangkat belajar, bahkan siswanya. Namun demikian, guru harus senantiasa menyelaraskan diri dengan kebijakan pemerintah, karena di dalam kelas guru-lah yang menjadi penanggung jawab untuk menjadikan siswa-siswanya paham akan materi yang disampaikan.

    ReplyDelete
  13. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014


    Tantangan kurikulum 2013 adalah mengenai akuntabilitas dan sustanbilitas, dimana dalam pelaksanaan pendidkan perlu ada nya kepercayaan terhadap pendidikan dan konsistensi yang baik. untuk menyeimbangkan kedua hal itu perlu adanya effort dan kestabilan. selain itu menurut saya tantangan kurikulum 2o13 adalah terletak pada guru, guru yang belum paham dengan baik pembelajaran kurikulum 2013 akan merasa kesulitan dengan keberagaman sifat siswa, perlu adanya pelatihan guru untuk dapat menjadikan kurikulum 2013 berjalan dengan semestinya.

    ReplyDelete
  14. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014


    Harapan penggunaan kurikulum 2013 pada pelaksanaan pendidikan di Indonesia dari saya pribadi adalah semoga siswa siswi dapat mengembangkan kemampuan berpikir dan kemampuan menganalisis nya, perubahan dari yang ingin instan menjadi ingin tahu asal muasal nya dari mana, dan generasi muda dapat cerdas dan dapat memajukan bangsa Indonesia.

    ReplyDelete
  15. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dari pemaparan pak Prof diatas, saya mengetahui tantangan pelaksanaan kurikulum 2013 saat ini, yaitu sistem pendidikan yang tidak konsisten, adanya upaya menghambat pemberdayaan kompetensi guru, dan pelaksanaan kurikulum 2013 yang tergesa-gesa mengakibatkan ketidaksiapan para pelaku pendidikan dalam pembelajaran. Hal-hal tersebut mengakibatkan pendidikan di Indonesia tidak sesuai dengan prinsip akuntabilitas dan sustainabilitas, dimana prinsip tersebut sangatlah penting dalam penyelenggaraan pendidikan

    ReplyDelete
  16. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dari tantangan-tantangan diatas, beban guru semakin berat. Namun guru yang tangguh adalah guru yang selalu berusaha menjalankan kebijakan pemerintah yang mungkin masih banyak persoalan di dalamnya, baik ketidaksiapan teknik implementasinya maupun lain sebagainya.

    ReplyDelete
  17. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu’alaikum. Terimakasih Prof. Marsigit atas makalah yang diberikan. Kurikulum 2013 memang merupakan kurikulum yang unik. Yang bahkan sampai empat tahun setelah diterapkan dalam pembelajaran masih dilakukan beberapa kali revisi. Semoga kurikulum 2013 dapat menjadi jalan untuk memajukan pendidikan Indonesia terlepas dari pro dan kontra yang melekat padanya.

    ReplyDelete
  18. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Tantangan dari tercapainya implementasi kurikulum 2013 sangatlah banyak diantaranya K13 ini masih dirasa sulit jika diterapkan disekolah sekolah pelosok negri karena keterbatasan dalam fasilitas pembelajaran, SDM, dan pengetahuan guru tentang K13. Harapan dari adanya K13 pembelajaran tak lagi berpusat pada guru tetapi pembelajaran dirubah pada pembelajaran berpusat pada siswa.

    ReplyDelete
  19. Listia Palupi Wisnu Aji
    14301241007
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pemberlakuan kurikulum baru yaitu kurikulum 2013 menggantikan kurikulum 2006 dimaksudkan untuk memperbaiki kualitas sistem pendidikan di Indonesia. Inovasi pembelajaran yang muncul dalam Kurikulum 2013 adalah pembelajaran yang berorientasi kepada siswa. Namun ada banyak tantangan dalam penerapannya di sekolah, misalnya guru yang belum matang dalam menerapkan kurikulum baru dan siswa yang belum siap untuk menjadi pusat pembelajaran. Hal tersebut akan mengganggu dan menghambat jalannya proses pembelajaran matematika di sekolah.

    ReplyDelete
  20. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Dalam menghadapi globalisasi kehidupan yang modern, Departemen Pendidikan Nasional terus berinovasi dalam dunia pendidikan khususnya Kurikulum. Dalam kurikulum 2013, pembelajaran Teknologi Informasi dan Komputer (TIK) terintegrasi ke dalam setiap mata pelajaran, tidak terkecuali matematika. Sehingga peran guru dalam Kurikulum 2013 adalah membimbing siswa agar memiliki pengalaman langsung dalam pembelajaran matematika melalui pembelajaran yang menggunakan media berbasis komputer. Namun permasalahan yang muncul kemudian adalah, kesulitan dalam memilih media pembelajaran yang efektif digunakan oleh guru maupun siswa.

    ReplyDelete
  21. Adelina Diah Rahmawati
    14301241029
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Pendidikan merupakan unsur utama dalam pengembangan manusia Indonesia seuutuhnya, maka pengelolan pendidikan harus berorientasi kepada bagaimana menciptakan perubahan yang lebih baik. Salah satu upaya itu di tempuh dengan menerapkan kurikulum 2013 yang disusun dengan dilandasi pemikiran tantangan masa depan yaitu tantangan abad ke 21 yang ditandai dengan abad ilmu pengetahuan, knowlwdge-based society dan kompetensi masa depan. Kegiatan pembelajaran berdasarkan kurikulum 2013 diharapkan mampu memberdayakan semua potensi peserta didik untuk menguasai kompetensi yang diharapkan. Pemberdayaan diarahkan untuk mendorong pencapaian kompetensi dan perilaku khusus supaya setiap individu mampu menjadi pembelajar sepanjang hayat dan mewujudkan masyarakat belajar. Dengan demikian guru diharapkan mampu mengimplementasikan metode pembelajaran yang inovatif.

    ReplyDelete
  22. Assalamu’alaikum wr wb
    Dwi Kawuryani
    14301241049 (S1 Pendidikan Matematika I 2014)
    K13 dapat dikembangkan untuk mencapai kemandirian siswa dalam ranah kognitif dan spiritual. Dengan penerapan K13 ini diharap siswa di indonesia dapat meningkatkan intuisinya tentang ilmu pengetahuan dan juga meningkatkan kemandirian siswa dalam belajar baik itu dalam ranah spiritual atau kognitif.
    Terima kasih.
    Wassalamu’alaikum wr wb

    ReplyDelete
  23. Assalamu’alaikum wr wb
    Dwi Kawuryani
    14301241049 (S1 Pendidikan Matematika I 2014)
    Kurikulum 13 perlu diselaraskan dengan banyak teori pendidikan. Skema pembelajaran yang dibuat guru untuk persiapan pembelajaran hendaknya disusun dengan mempertimbangkan banyak faktor dan berbagai sumber belajar yang relevan dengan materi yang diajarkan. Pengembangan pembelajaran akan sangat penting, sesuai dengan K13 pembelajaran dituntut untuk bisa mengaktifkan siswa dalam mencari tahu ilmu dan pengetahuan yang baru dengan intuisi nya sendiri.
    Terima kasih.
    Wassalamu’alaikum wr wb

    ReplyDelete
  24. Assalamu’alaikum wr wb
    Dwi Kawuryani
    14301241049 (S1 Pendidikan Matematika I 2014)
    Salah satu tantangan dalam penerapan K3 adalah ketidaksiapan pendidik dengan sistem yang digunakan dalam K13, yaitu pendekatan saintifik. Pendekatan saintifik menuntut siswa untuk aktif mengamati hal-hal disekitar mereka juga menuntut siswa agar aktif mencari tau dan mengumpulkan informasi secara sendiri. Dalam pelaksanaanya guru akan lebih pasif dan siswa yang lebih aktif tetapi pendekatan K13 ini membutuhkan persiapan yang lebih lama dan rumit dari pada metode yang digunakan sebelumnya.
    Terima kasih.
    Wassalamu’alaikum wr wb

    ReplyDelete
  25. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016
    Kurikulum 2013 di rancang oleh pemerintah dengan tujuan yang baik yaitu memperbaiki sistem pembelajaran menuju arah pembelajaran yang inovatif dan untuk meningkatkan mutu kehidupan peserta didik. Namun, hanya saja terganjal oleh persiapan yang terkesan mendadak dan kurang matang, apalagi sosialisasi mengenai kurikulum 2013 pun masih belum merata, terbukti dengan ada sebagian guru yang belum mengetahui tentang isi dari Kurikulum 2013.
    Tantangan yang harus dihadapi adalah Kurikulum 2013 belum dalam keadaan sehat / maksimal. Dikatakan sehat / maksimal jika keadaan suatu sistem pendidikan bersifat komprehensif, akuntabel, sustainable, konsisten, kreatif, fleksibel, membudaya berakar dari kultur bangsa dan daerah serta mampu berinteraksi pada tataran internasional. Suatu sistem pendidikan juga dikatakan sehat / maksimal jika diantara komponen pendukungnya yang berupa kebijakan dan produk-produk hukumnya bersifat konsisten. Pemberlakuan Kurikulum 2013 yang tergesa-gesa dengan persiapan yang tidak matang adalah tidak selaras dengan prinsip akuntabilitas dan sustainabilitas.

    ReplyDelete
  26. Ujang Herlan Permana
    14301249001
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Menurut saya tantangan yang K13 yaitu kondisi guru ingin secara instan mencapai tujuan pembelajaran sehingga tidak ingin melaksanakan pendekatan secara saintifik dikarenakan guru tidak percaya akan kemampuan siswa, karena waktu yang dibutuhkan dalam pendekatan saintifk memakan waktu yang cukup lama, akibatnya pembelajaran hanya guru yang aktif, siswa hanya menerima materi dari guru. Harapannya semoga guru dapat merealisasikan pembelajaran K13 yang efektif, dengan memperhatikan sistematika RPP maupun LKS sebaik mungkin sehingga waktu yang dibutuhkan tidak terlalu banyak.

    ReplyDelete
  27. Suci Renita Sari
    14301241052
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Kurikulum 2013 adalah kurikulum yang sedang diterapkan di Indonesia yang diharapkan mampu memberikan perubahan pada pendidikan yang sedang berlangsung di Indonesia. Kurikulum 2013 menilai pendidikan dari sikap, ketrampilan dan pengetahuan. Dalam kurikulum 2013 siswa menjadi pusat dari proses pembelajaran di kelas. Kurikulum 2013 diterapkan dengan tujuan agar kualitas pendidikan di Indonesia semakin baik, dengan sistem pembelajaran yang semakin inovatif, dan mengarahkan serta mampu mengolah kemampuan siswa sesuai dengan potensi yang dimiliki oleh masing-masing siswa.

    ReplyDelete
  28. Suci Renita Sari
    14301241052
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Tantangan terbesar penerapan kurikulum 2013 adalah kurangnya persiapan yang matang baik dari pemerintah ataupun guru serta pihak sekolah lainnya, sehingga proses adaptasi dalam memahami kompetensi serta tujuan yang ingin dicapai dari Kurikulum 2013 membutuhkan waktu yang lama. Persiapan yang kurang matang menyebabkan sistem yang diharapakan tidak terwujud secara optimal. Selain itu kurangnya pengetahuan mengenai Kurikulum 2013 menyebabkan guru di sekolah merasa kesulitan dan memilih menggunakan kurikulum yang mengandalkan metode kuno/ konvensional/tradisional.

    ReplyDelete
  29. Hening Carrysa
    14301241012
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Tantangan dari kurikulum 2013 adalah bagaimana mempersiapkan pendidik yang profesional sehingga tujuan dari kurikulum 2013 tercapai secara maksimal serta dapat menghasilkan individu yang benar-benar dapat bersaing dengan dunia luar. Kerja sama dengan berbagai pihak sangat diperlukan dalam menerapkan kurikulum 2013.

    ReplyDelete
  30. Nurul Faizah
    14301241022
    Pendidikan Matematika A 2014 (S1)

    Pergantian kurikulum sudah dialami beberapa kali oleh Indonesia. Hal itu dikarenakan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin maju. Indonesia saat ini menggunakan kurikulum 2013. Kurikulum ini diharapkan dapat mengembangkan sikap, pengetahuan, dan keterampilan siswa serta menerapkannya dalam berbagai situasi di sekolah dan masyarakat.

    ReplyDelete
  31. Elli susilawati
    16709251073
    Pmat D

    Sebagai pendidik kita sebaiknya tetap terbuka terhadap perubahan. Jangan lah kita seperti katak di dalam tempurung. Kurikulum 2013 diharapkan mampu mengembangkan kreatifitas siswa dg mendorong siswa utk lebih berkembang, sebagai guru kita diharapkan untuk mendukung.

    ReplyDelete
  32. Endryana Listyarini
    14301241034
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Kegiatan pembelajaran kurikulum 2013 diharapkan mampu memberdayakan semua potensi peserta didik untuk menguasai potensi yang diharapkan, yaitu setiap individu mampu menjadi pembelajar sepanjang hayat dan mewujudkan masyarakat belajar. Sehingga guru diharapkan mampu mengimplementasikan metode pembelajaran yang inovatif.

    ReplyDelete
  33. Junianto
    17709251065
    PM C

    Berdasarkan makalah yang Prof Marsigit presentasikan, dapat saya memetik kesimpulan bahwa kurikulum 2013 belum mampu mengatasi permasalahan pendidikan di Indonesia. Tetapi inovasi kurikulum 2013 kemungkinan bisa mengatasi masalh pendidikan ketika pelaksanaan sudah terencana dan matang. Tantangan-tantangan memang selalu menjadi suatu ha l yang pasti ada, praktisi pendidikan terutama guru menjadi ujung tombak dalam melakasanakan tugas ini harus mampu melaksanakan dengan baik.

    ReplyDelete
  34. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum Prof,
    Menurut makalah tersebut Kurikulum 2013 masih memuat banyak persoalan kontroversial dan secara ontologis, pedagogis, psikologis dan empiris tidak dapat dipertanggung jawabkan.
    Salah satunya adalah masalah ontologis yang disebabkan oleh penggunaan pendekatan saintifik sebagai metode tunggal pada semua mata pelajaran. Hal ini telah mendominasi ilmu humaniora seperti Agama, Bahasa, Seni dll. Hal tersebut tidak akan memberikan solusi untuk penddidikan kita, justru menambah permasalahan dalam pendidikan. Maka inilah tantangan bagi guru untuk selalu berusaha menyesuaikan diri dengan kebijakan pemerintah meskipun kebijakannya tidak sesuai. Guru yang bijak ialah guru yang tetap mengikuti aturan yang ada tetapi mampu mencari celah agar ia masih bisa mengembangkan kreativitasnya di dalam pembelajaran dan mampu menghidupkan siswanya.

    ReplyDelete
  35. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    S2- Pendidikan Matematika kelas A 2017

    Assalamualaikum wr.wb
    Penerapan kurikulum 2013 memang menuai banyak hambatan, disamping, sumber daya manusia yaitu guru masih banyk yang belum tau atau mampu menerapkan kurikulum 2013 itu. Selain itu, masih banyak sekolah yang belum bisa menerapkan kurikulum tersebut dikarenakan masalah sarana dan prasarana, jumlah tenaga pendidik, dan lokasi sekolah, dan lain-lain seperti sekolah-sekolah yang berada di daerah 3T. Harapan saya bahwa pendidikan indonesia dapat diterapkan ke seluruh wilayah indonesia, dan kurikulum 2013 dpat diterapkan secara merata.

    ReplyDelete
  36. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Terima kasih Prof atas ilmu yang diberikan melalui postingan ini.
    Jujur saja, saya baru mengetahui kontroversi dari kurikulum 2013 ini melalui tulisan Bapak. Saya menyadari ada hal-hal yang berdampak positif dan negatif. Kurikulum 2013 mengharapkan pendidik atau seorang guru untuk memberikan pengajaran yang bersifat inovatif dan berlaku sebagai fasilitator dalam belajar. Namun, jika ini diterapkan pada anak usia Sekolah Dasar apakah dapat berjalan secara maksimal? Kemudian, saya melihat tantangan yang dihadapi kurikulum 2013 adalah seperti mengesampingkan akan nilai-nilai agama dan budaya. Bagaimanapun keyakinan dan budaya merupakan landasan yang mendasari individu dalam kehidupan. Bagaimana jadinya saat proses belajar yang dilakukan mengikis aspek agama dan budaya? Semoga dapat menemukan titik tengah agar dapat menciptakan dan mempertimbangkan proses belajar yang lebih kondusif baik itu untuk para peserta didik maupun para pendidik.

    ReplyDelete
  37. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Terimakasih Pak sudah mengijinkan kamu untuk membaca makalah Bapak. Dari makalah tersebut pendapat saya hampir sama dengan komentar Mas Junianto, bahwa adanya kurikulum 2013 untuk memperbaiki kurikulum sebelumnya dan untuk memberikan solusi masalah-masalah pendidikan saat ini. Tetapi sampai saat ini kurikulum 2013 maupun revisi kurikulum 2013 masih juga belum bisa mengatasi permasalah-permasalah yang ada, mungkin jika dari segala aspeknya bisa saling bersinergi untuk sama-sam menjalankan kurikulum 2013 dengan maksimal, sepertinya bisa memberikan solusi bagi permaslahan-permasalahan yang ada saat ini. Inilah tantangan besar bagi kita semua selaku pengada maupun mengada pendidikan.

    ReplyDelete
  38. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Indonesia saat ini menggunakan kurikulum 2013, setelah sebelumnya menggunakan KTSP. Pergantian kurikulum ini semata-mata dilakukan untuk semakin meningkatkan kualitas pendidikan yang ada. Adanya pergantian kurikulum bukannya tanpa masalah. Setelah kurikulum ditetapkan, disinilah peran guru diandalkan. Guru menjadi ujung tobmak dari sebuah kurikulum yang diterapkan, berhasil atau tidaknya sangat bergantung pada guru. Sehingga guru sangat dituntut terus belajar dan berinovasi untuk dapat menciptakan suasana pebelajaran yang lebih menyenangkan, siswa lebih aktif, siswa lebih dapat berpikir kritis, berpikir matematis, dan tentunya tujuan pembelajaran dapat tercapai.

    ReplyDelete
  39. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Walau sudah berjalan di tahun 2017, kontroversi mengenai kurikulum 2013 masih belum tuntas. Takutnya, belum selesai permasalahan di K13 muncul lagi Kurikulum 2018. Ketakutan ini beralasan karena pemerintah seringkali mengambil kebijakan tanpa mempersiapkan terlebih dahulu. Perubahan besar-besaran dari KTSP menjadi K13 dengan saintifik kebanggaannya memberikan shock therapy pada guru, siswa, penerbit buku, pengembang perangkat, bahkan orangtua siswa. Guru adalah ujung tombak pelaksanaan pendidikan di Indonesia. Guru harus mengikuti kurikulum, guru harus merancang pembelajaran. Guru pula yang berhadapan langsung dengan sasaran edukasi, yaitu siswa. K13 memang membawa dampak positif berdasarkan teori-teori yang ada, namun implementasinya di dalam pembelajaran tidak semudah menghafal teori-teorinya. Butuk waktu yang sangat lama untuk mengubah paradigma dan stigma yang telah lama melekat pada masyarakat.

    ReplyDelete
  40. Kartika Kirana
    17701251039
    S2 PEP B

    Saya mohon ijin mendownload artikel ini, saya perlu membacanya lebih mendalam lagi. Persoalan kurikulum di tanah air ini tidak habis-habisnya. Semua dirancang oleh orang dewasa, dianggap yang terbaik untuk anak-anak. Benarkah sudah demikian? Semua masih mencari dan terus mencari. Muncul lagi yang namanya Kurikulum 2013 ini. Sesuai perkembangan zaman, tentu banyak hal juga yang perlu diperbarui, disesuaikan dengan konteks jamannya. Apa yang perlu disesuaikan dengan jaman ini?
    Saya mohon ijin mengutip ini dari artikel, 'Teori pembelajaran seharusnya juga selaras dengan Teori Mengajar yang mengedepankan Kegiatan Eksplorasi, Kemandirian, Kemampuan bekerja sama, dan Belajar Kontekstual.' Bagi saya ini menarik. Saat teori Bloom tidak lagi dirasa cukup menjawab, juga ada Anderson, seakan menjadi terbuka kesempatan luas bagi para pendidik untuk bereksperimen bersama anak, mencari metode yang tepat bagi mereka untuk berproses belajar, mendampingi anak-anak berproses memperoleh pengetahuannya. Semoga 'kurikulum 2013' ini cukup cair agar proses eksplorasi lebih terbuka lebar, anak lebih mandiri sebab mereka sendiri subyek yang belajar, bukan obyek yang menerima ilmu dari orang lain.

    ReplyDelete
  41. Kartika Kirana
    17701251039
    S2 PEP B

    Saya mohon ijin mendownload artikel ini, saya perlu membacanya lebih mendalam lagi. Persoalan kurikulum di tanah air ini tidak habis-habisnya. Semua dirancang oleh orang dewasa, dianggap yang terbaik untuk anak-anak. Benarkah sudah demikian? Semua masih mencari dan terus mencari. Muncul lagi yang namanya Kurikulum 2013 ini. Sesuai perkembangan zaman, tentu banyak hal juga yang perlu diperbarui, disesuaikan dengan konteks jamannya. Apa yang perlu disesuaikan dengan jaman ini?
    Saya mohon ijin mengutip ini dari artikel, 'Teori pembelajaran seharusnya juga selaras dengan Teori Mengajar yang mengedepankan Kegiatan Eksplorasi, Kemandirian, Kemampuan bekerja sama, dan Belajar Kontekstual.' Bagi saya ini menarik. Saat teori Bloom tidak lagi dirasa cukup menjawab, juga ada Anderson, seakan menjadi terbuka kesempatan luas bagi para pendidik untuk bereksperimen bersama anak, mencari metode yang tepat bagi mereka untuk berproses belajar, mendampingi anak-anak berproses memperoleh pengetahuannya. Semoga 'kurikulum 2013' ini cukup cair agar proses eksplorasi lebih terbuka lebar, anak lebih mandiri sebab mereka sendiri subyek yang belajar, bukan obyek yang menerima ilmu dari orang lain.

    ReplyDelete
  42. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Keterampilan hidup menjadi tujuan utama pendidikan. Artinya dengan mengenyam pendidikan, siswa diharapkan mampu terampil dalam kehidupannya. Supaya terampil, maka guru bisa memberikan pembelajaran yang inovatif, bisa juga dengan model kontekstual. Namun sempat muncul pendapat bahwa inovasi belajar tidak penting, yang penting adalah mempersiapkan UN, karena hasil UN akan menentukan ranking sekolah. Namun beberapa tahun belakangan ini ada kabar baik, yaitu UN sudah tidak menjadi syarat kelulusan satu-satunya. Nah mulai dari sini guru bisa berinovasi dalam mengajar.

    ReplyDelete
  43. Riandika Ratnasari
    17709251043
    PPs PM B

    Kurikulum di negara Indonesia selalu berganti tiap pergantian menteri. Sebenarnya tujuan mengganti kurikulum adalah untuk menjadikan pendidikan di Indonesia lebih baik. Namun, rendahnya kesiapn guru untuk pergantian kurikulum membuat guru hanya sibuk untuk kepentingan administrasi. Pelaksanaa pembelajaran menjadi kurang maksimal sehingga penerapan kurikulum 2013 juga kurang maksimal. Kekreatifan guru sangat diperlukan didalam penerapan kurikulum 2013 agar siswa mampu dan mau untuk selalu berfikir kritis.

    ReplyDelete
  44. indah purnama sari
    17701251035
    PEP B 2017

    pergantian kurikulum bertujuan untuk membuat pendidikan di Indonesia menjadi lebih baik. namun kendalanya ialah ketidaksiapan guru dalam mengahadapi pergantian kurikulum tersebut. para guru dan murid selaku warga dalam dunia pendidikan belum beradaptasi sehingga disini fungsi guru harus selalu berinovasi dan memunculkan ide ide kraetif guna untuk pembelajaran yang lebih asyik dan hidup.

    ReplyDelete
  45. Anisa Safitri
    17701251038
    PEPB

    Salah satu harapan dalam kurikulum 2013 adalah menilai siswa tidak hanya dari kognitifnya saja namun dari sikap, keterampilan dan afektif lainnya sehingga pendidikan karakter menjadi poin utama yang harus diajarkan guru maupun dinilai sekaligus. Diharapkan ke depan, moralitas bangsa yang tercermin dari generasi generasi mendatang bisa menjadi lebih baik. Generasi yang bermental kuat dan mempunyai sikap dan ketrampilan yang dibutuhkan dalam memperbaiki sistem pendidikan kedepannya.

    ReplyDelete
  46. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Perubahan kurikulum dilakukan dengan harapan dapat menyempurnakan kurikulum sebelummnya. Begitu pula pada kurikulum 2013 yang diharapkan mampu menyempurnakan kekurangan KTSP. Namun fakta dilapangan menunjukkan banyak kendala pada pelaksanaannya terus bergulir. Hal ini seolah-olah menunjukkan bahwa kurikulum 2013 belum matang dan sempurna untuk memenuhi kebutuhan pendidikan. Prinsip akuntabilitas dan sustainbilitas pendidikan seakan kurang menjadi pegangan utama dalam kurikulum 2013. Dengan demikian, kurikulum 2013 perlu evalusi dan tinjauan kembali. Perbaikan perlu dibangun, berangkat dari permasalahan-permasalahn yang ada.

    ReplyDelete
  47. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Perubahan kurikulum dari KTSP menuju Kurikulum 2013 disertai harapan besar untuk mampu mengubah sistem pembelajaran di Indonesia yang semula teacher center menjadi student center. Namun dalam awal pelaksanaan kurikulum 2013, hingga saat ini telah mengalami beberapa kali revisi nampaknya harapan tinggi itu masih belum sepenuhnya tercapai. Mengubah pola pembelajaran menjadi sebagaimana yang diharapkan memang tidak mudah, itulah tantangan yang dihadapi dalam penerapan kurikulum 2013. Namun dengan semangat perubahan dan kemajuan dunia pendidikan Indonesia, harapan itu tentunya akan tercapai suatu saat nanti. Dengan catatan semua pihak bahu membahu untuk mewujudkannya.

    ReplyDelete
  48. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Secara teori perubahan kurikulum yang sekarang ini menjadi kurikulum 2013 dimaksudkan untuk memperbaiki kualitas sistem pendidikan di Indonesia. Kurikulum 2013 ini akan menuju inovasi yang berorientasikan kepada siswa. Namun tantangan menerapan kurikulum 2013 muncul dari berbagai pihak, dari guru yang belum matang dalam menerapkan kurikulum baru dan siswa yang belum siap untuk menjadi pusat pembelajaran. Bahkan sekarang ini, masih ada sekolah yang belum menerima buku kurikulum 2013 dari pemerintah. Hal tersebut akan mengganggu dan menghambat jalannya proses pembelajaran.

    ReplyDelete
  49. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)

    Setiap kebijakan akan memiliki harapan, tantangan bahkan kendalanya masing-maisng. Tergantung bagaimana kita dalam menanggapinya. Saya setuju dengan tulisan Bapak bahwa “ guru yang menempatkan dirinya sebagai fasilitator dapat mampu mengembangkan kemampuan untuk mengetahui, memahami, melakukan sesuatu, hidup dalam kebersamaan, dan mengaktualisasikan diri siswanya”. Sehingga guru memiliki peran paling penting dalam keterlaksanan kurikulum 2013 ini, guru sebagai nahkoda yang membawa penumpang menuju pulau tujuan, sehingga keterlaksanaan ini akan terwujud saat guru menggunakan model, strategi, dan pendekatan yang sesuai pada kurikulum 2013 ini.

    ReplyDelete
  50. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb
    Kebijakan atas penerapan kurikulum 2013 tidak terlepas dari harapan dan tantangan yang harus dihadapi. Kami sangat setuju dengan apa yang dituliskan dakam artikel kink tersebut. Namun kami mencoba memberi tanggapan juga bahwa sari segi harapannya adalah dengan penerapan kurikulum 2013 di harapkan mampu menyelesaikan persoalan pendidikan yang selama ini dihadapi ,serta memberikan referensi dan pengetahuan baru bagi guru untuk aktif , kreatif dan inovatrif dalam meneliti serta merancang pembelajara. Namun, masih ada berbagai tantangan dan hak yang belum berjalan dengan maksimal seperti pelatihan bagi para guru, pengadaan buku serta system evaluasi yang secara administratif memerlukan waktu yang tidak sedikit untuk menyelesaikan rapor kurikulum 2013. Besar harapan bahwa penerapan kurikulum 2013 selalu dievaluasi dan diperbaiki bagian-bagian mana yang belum sesuai agar tidak berlarut-larut. Terima Kasih.

    ReplyDelete
  51. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Sebagai seorang guru hendaknya bisa menyesuaikan diri dengan kebijakan pemerintah untuk menggunakan kurikulum 2013 ini. Untuk itu seorang guru harus mampu menggunakan metode penbelajaran inovatif yang berpusat pada siswa, agar siswa mampu mengembangkan sikap mereka sesuai dengan potensi yang dimilikinya. Hal inilah yang masih menjadi tantangan dalam dunia pendidikan. Adanya perubahan kurikulum dari KTSP menjadi kurikulum 2013 diharapkan dapat menjawab tantangan tersebut.

    ReplyDelete
  52. Metia Novianti
    17709251021
    P Mat A

    Kurikulum 2013 lahir karena banyak kalangan menilai bahwa kurikulum KBK dan KTSP belum bisa memberikan arah pendidikan seperti yang di harapkan. Kurikulum sebelumnya kurang memperhatikan aspek afektif dan psikomotorik dan hanya menitikberatkan kepada aspek kognitif, padahal, ketiga aspek tersebut sama pentingnya. Harapannya dengan menerapkan Kurikulum ini adalah dapat menyempurnakan kurikulum-kurikulum yang sebelumnya telah diterapkan. Namun, masih banyak tantangan dan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya, minimnya waktu sosialisasi dan pelatihan implementasi yang diberikan kepada guru, masih banyaknya guru yang belum mampu menggunakan TIK dalam pembelajaran sehingga harapan perubahan yang digaungkan kurikulum ini belum begitu jelas dalam pelaksanaanya.

    ReplyDelete
  53. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPS P.Mat A

    Kurikulum menjadi pedoman dalam penyelenggaraan pendidikan di suatu negara, tidak terkecuali negara Indonesia. Perubahan demi perubahan dalam kurikulum terus dilakukan oleh pemerintah guna meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Beberapa tahun sistem pendidikan berjalan dengan kurikulum 2013 dan sekarang menjadi revisi kurikulum 2013. Tentunya banyak kendala yang dihadapi oleh pelaku pendidikan di lapangan dalam proses perubahan yang menurut saya sangat berbeda dari kurikulum yang sebelumnya. Akan tetapi, salah ketika sebagai generai muda bersikap terlalu skeptis menghadapi berbagai polemik dalam kurikulum 2013. Apa yang bisa dilakukan yaitu terus berikhtiar agar kurikulum 2013 dapat berjalan dengan baik guna menuju pendidikan yang berkualitas.

    ReplyDelete
  54. Kholifatun Nur Rokhmah
    17709251011
    Pend. Matematika A 2017

    Perubahan kurikulum merupakan salah satu upaya pemerintah untuk melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Hal ini akan memberikan berbagai tantangan bagi setiap komponen dunia pendidikan, Namun tantangan ini tentunya harus mampu kita hadapi karena perubahan kurikulum menyimpan banyak harapan bagi kemajuan bangsa kita. Semoga kita dapat saling bahu-membahu dalam perbaikan negeri kita ini.

    ReplyDelete
  55. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052
    Menukil sebuah ungkapan, bahwa disetiap perubahan pasti ada tantangan dan harapan, apapun itu. Terkait perubahan kurikulum, ini menjadi harapan pemerintah untuk memajukan dunia pendidikan, memajukan tingkat pengetahuan, memajukan prosesnya, memajukan metode, memajukan kreatifitas guru, dengan harapan mampu mencapai Indonesia emas tahun-tahun mendatang. Tantangan tentu banyak juga, dari pemerintah sendiri masih mementingkang ego-sentrisnya, walaupun berubah tetapi ego pemerintah untuk membuat proyek pendidikan sangat kental terasa. Menurut saya tanpa moratorium UN, apapun kurikulumnya agak susah mencapai tujuan yang diharapkan

    ReplyDelete
  56. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052
    Seperti disampaikan dalam presentasi Prof Marsigit terkait dengan pendidikan kontemporer Indonesia saat ini. Indonesia menganut falsafah demokrasi, yang memberikan hak dan kebebasan untuk belajar, hak untuk belajar tidak dikekang dengan suatu nilai UN yang hanya ditentukan dari hasil ujian, bukan penilaian sebenarnya. Padahal dalam k13 sendiri dengan jelas tertera bahwa penilaian yang digunakan adalah autentuc assessment, dengan harapan penilaian benar-benar dari proses awal sampai akhir. Namun tantangannya system pendidikan dari pemerintah belum memberikan solusi untuk system penilaian demikian, masih adanya KKM yang mengahruskan seluruh siswa mencapai itu, padahal KKM sendiri seharusnya setiap siswa berbeda-beda pula.

    ReplyDelete
  57. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Tentu saja diciptakannya kurikulum pendidikan baru yaitu kurikulum 2013 menggantikan kurikulum 2006 atau KTSP bertujuan untuk mencapai harapan-harapan tertentu. Salah satunya ialah agar meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Harapannya guru mampu menjadi fasilitator siswa dalam kegiatan pembelajaran, namun kenyataannya sebagian guru tidak cukup kreatif dalam melakukan kegiatan pembelajaran sehingga kurang menyediakan media pembelajaran serta menggunakan metode yang sama yaitu metode ceramah. Diharapkan penilaian terhadap siswa bisa lebih mendalam dengan adanya portofolio dan raposrt berbentuk deskripsi, namun kenyataannya guru belum terbiasa melakukan assessment semacam itu. Harapannya siswa mampu belajar mandiri setelah diberikan stimulasi dan arahan belajar dari guru, namun kenyataanya karakteristik siswa Indonesia masih manja sehingga terkadang malah buyar fokusnya saat melakukan pembelajaran berupa aktifitas fisik. Dari beberapa harapan yang tida sesuai kenyataan itu menjadi maukan dan PR bai kita calon guru agar pendidikan di Indonesia menjadi lebih maju lagi dengan sedikit demi sedikit mengenalkan pembelajaran sesuai kurikulum 2013. Tentu saja hal ini akan berjalan baik apabila terdapat kerjasama dan saling mendukung antara guru, orangtua serta pemerintah.

    ReplyDelete
  58. Latifah Fitriasari
    PM C

    Salah satu upaya itu di tempuh dengan menerapkan kurikulum 2013 yang disusun dengan dilandasi pemikiran tantangan masa depan yaitu tantangan abad ke 21 yang ditandai dengan abad ilmu pengetahuan. Penerapan Kurikulum 2013 merup[akan tantangan yang harus disikapi dengan semangat yang berorientasi pada perubahan untuk menjadi lebih baik yang dicanangkan oleh pemerintah tentunya membawa harapan dan tantangan baru dalam upaya peningkatan mutu pendidikan nasional. Harapannya adalah membawa perubahan ke arah yang lebih baik, tantangannya adalah mampukah kita menerapkanya secara utuh.

    ReplyDelete
  59. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Pada awalnya pelaksanaan kurikuluum 2013 memang kontroversial di beberapa aspek dalam dunia kependidikan, salah satunya ialah karena kurikulum baru (kurikulum 2013) dinilai belum matang dalam persiapannya. Ambil contoh pada awal-awal dilaksanakannya kurikulum 2013 ini buku pegangan guru dan buku siswa belum dibuat dengan sempurna dan masih tersedia terbatas, terbatas dalam jumlahnya, kelas, mata pelajaran bahkan kualitasnya. Selain itu bimbingan teknis yang seharusnya telah matang dilakukan jika terdapat perubahan kurikulum pada awal diberlakukannya kurikulum ini, bimtek masih berjalan bahkan baru dilakukan di beberapa tempat dengan instan dan belum bermakna. Hal ini menyebabkan kebingungan tersendiri bagi guru, pelaksana teknis dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Sehingga banyak guru yang masih melaksanakan pembelajaran secara konvensional bahkan setelah kurikulum 2013 telah dimulai lama. Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  60. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Kendala lain mengenai pelaksanaan kurikulum 2013 ialah sistem evaluasi yang dinilai sangat ribet dan tidak efisien bagi prkatisi pendidikan terlebih para guru senior yang telah menjadi kebiasaan bagi beliau untuk mengajarkan materi secara konvensional, dengan evaluasi berupa penugasan, ujian dan remedial. Konsep kurikulum yang baru (K13) ini menghatuskan adanya kegiatan remedial bagi siswa yang belum menyelesaikan atau menuntaskan materi dalam ujian yang diselenggarakan guru di kelas serta adanya kegiatan pengayaan bagi siswa yang telah melampaui KKM. Dalam format pelaporan, LKS atau bahkan RPP yang digunakanmemiliki format yang sedikit berbeda dengan kurilulum sebelumnya sehingga penyesuaiana yang harus dilakukan guru menjadi semakin bertambah tanpa adanya uluran tangan yang memadai. Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  61. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Kendala-kendala dalam pelaksanaan kurikulum 2013 meliputi kegiatan pembelajaran yang dilakukan, evaluasi, pelaporan bahwa perencaan yang dilakukan sebelum proses pembelajaran. Kegiatan pembelajaran yang mengharuskan pembelajaran berbasis saintifik menjadi kendala bagi beberapa atau bahkan banyak guru, hal ini dikarenakan kebiasaan pembelajaran yang dilakukan sebelumnya ialah melalui pembelajaran konvensional serta evalusi yang harus dilakukan guru meliputi evaluasi kognitif,psikomotor dan afektif menjadi salah satu kesulita tersendiri dalam implementasi kurikulum ini. Metode evaluasi yang dilakukan tidak luput dari revisi yang mengharuskan guru menilai siswa tidak hanya dari ujian belaka, namun juga dari penilaian sebaya dan sebagainya. Mungkin saja bagi guru-guru muda yang terbiasa dilatih menggunakan pembelajaran inovatif di perkuliahan hal tersebut tidak menjadi halangan yang berarti, namun bagi guru-guru senior tentulah hal tersebut menjadi kendala yang serius. Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  62. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Kurikulum 2013 dirancang dengan harapan yang besar. Pemerintah berharap dengan kurikulum 2013 pendidikan di Indonesia akan bangkit lagi. Dengan keberhasilan di bidang pendidikan harapannya bidang lain juga turut berhasil. Semua bermula dari pendidikan, dengan pendidikan yang baik akan menghasilkan generasi penerus bangsa yang baik pula. Tantangan Kurikulum 2013 adalah mengubah pembelajaran yang awalnya teacher center menuju students center. Guru harus mampu mengajar dengan metode yang tepat untuk mengembangkan skills siswa.

    ReplyDelete
  63. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Kurikulum 2013 yang baru seumur jagung diimplentasikan di Indonesia ini memiliki banyak tantangan namun juga memiliki harapan yang mampu diwujudkan. Dengan terlaksananya kurikulum 2013 ini, guru ditunutut untuk lebih aktif mempelajari metode yang cocok unutk diajarkan kepada siswa nya. Harapan yang digantungkan pada kurikulum ini merupkan tugas guru untukmewujudkannya dibantu oleh perangkat sekolah lainnya.

    ReplyDelete
  64. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Salah satu tujuan kegiatan pembelajaran kurikulum 2013 adalah agar siswa mampu mengembangkan sikap dan pengalaman sesuai dengan perbedaan potensinya, sehingga peran guru tidak lagi sebagai pentransfer ilmu melainkan sebagai fasilitator dengan kata lain membantu siswa agar siswa mampu menguasai berbagai kompetensi yang diharapkan. Kegiatan pembelajaran yang diselenggarakan diharapkan mampu mengembangkan kemampuan untuk mengetahui, memahami, melakukan sesuatu, hidup dalam kebersamaan, dan mengaktualisasi

    ReplyDelete
  65. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    PPs PMat C

    Pemerintah merancang Kurikulum 2013 tentunya mengharap adanya perbaikan sistem pembelajaran menuju arah pembelajaran yang inovatif dan berorientasikan pada siswa. Namun, hanya saja terganjal oleh persiapan yang terkesan mendadak dan kurang matang, apalagi sosialisasi mengenai kurikulum 2013 pun masih belum merata, terbukti dengan ada sebagian guru yang belum mengetahui secara menyeluruh tentang isi dari Kurikulum 2013.
    Namun, bagaimanapun susunan dan rancangannya mengenai kurikulum 2013 tersebut, sebagai calon guru dan para guru, kita harus siap menghadapi tantangan tersebut dengan terus menerus memperbaiki kualitas kita dan berpikir positif mengenai apa yang di selenggarakan pemerintah. Karena, apa yang diprogramkan pemerintah pastilah mempunyai tujuan dan maksud tertentu yaitu untuk memperbaiki dan memajukan Indonesia.

    ReplyDelete
  66. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Harapan dari kurikulum 2013 adalah mengubah pembelajaran konvesional menjadi pembelajaran inovatif, dimana pbm berorientasi pada siswa, sedangkan guru hanya sebagai fasilitator, hanya memberikan anak tangga bagi siswa untuk menuju pengetahuan, sedangkan siswa sendiri yang harus menaiki anak tersebut. Namun pada kenyataanya pembelajaran seperti itu hanya terjadi atau di dalam kertas saja, pendidikan Indonesia belum mengalami perubahan, pada prakteknya pendidikan Indonesia saat ini bahkan sama dengan pendidikan kapitalis, hanya mengejar keuntungan saja. Kurikulum 2013 yang diharapkan mampu menjadi pintu pendobrak kemajuan bangsa justru menjadi pintu penghalang saja. Hal ini disebabkan perubahan kurikulum itu tidak dipersiapkan dengan matang, pergantian kurikulum bagaikan mengganti pola pikir manusia sehingga seharusnya dijalankan secara perlahan dan bertahap dengan penuh persiapan, baik itu dari sisi pemerintah, sekolah, guru maupun siswanya. Sekian dan terima kasih.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  67. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu’alaikum. Terimakasih Prof. Marsigit atas makalah yang diberikan. Kurikulum 2013 memang merupakan kurikulum yang unik. Yang bahkan sampai empat tahun setelah diterapkan dalam pembelajaran masih dilakukan beberapa kali revisi. Semoga kurikulum 2013 dapat menjadi jalan untuk memajukan pendidikan Indonesia terlepas dari pro dan kontra yang melekat padanya.

    ReplyDelete
  68. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 pmat c 207

    Semua kurikulum dibuat untuk memenuhi kebutuhan siswa. Namun, kebutuhan dan kondisi siswa di desa tentu berbeda dengan siswa yang tinggal di kota. Untuk itu, diperlukan kurikulum untuk memenuhi tantangan tersebut.
    Banyak sekali keunggulan metode saintifik yang diangkat oleh kurikulum 2013. Yang dibutuhkan untuk merasakan keunggulan tesebut adalah kesiapan guru agar dapat optimal menggunakan metode tersebut. Tugas pendidik, sebagai orang yang mengamati langsung kondisi dan kebutuhan siswa, untuk membuat atau menciptakan pembelajaran yang dapat memfasilitasi kondisi siswa yang berbeda-beda dengan menggunakan secara optimal metode yang diangkat kurikulum 2013.

    ReplyDelete
  69. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  70. Shelly Lubis
    17709251040
    S2 P.Mat B

    Kurikulum 2013 menurut saya merupakan niat baik dari pemerintah untuk memperbaiki dan menyempurnakan kurikulum sebelumnya, dengan melakukan inovasi sistem pendidikan, dan memperbaiki sistem pendidikan dari metode tradisional menjadi metode yang inovatif.namun mungkin karena persiapan yang belum cukup dalam waktu yang relatif singkat, sehingga belum diperoleh hasil yang maksimal seperti yang diharapkan.

    ReplyDelete
  71. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Kurikulum 2013 adalah sebuah terobosan baru di dunia pendidikan Indonesia saat ini. Kurikulum ini lahir karena banyak kalangan menilai bahwa kurikulum KBK dan KTSP belum bisa memberikan arah pendidikan seperti yang di harapkan. Dalam kurikulum sebelumnya pendidikan lebih dititik beratkan pada pengembangan kognitif sedangkan afektif dan psikomotor dianggap belum memadai. Sedangkan K13 sudah mencakup ketiganya, kognitif, afektif dan psikomotorik.
    Wassalamu'alaikum wr. wb

    ReplyDelete
  72. Eka Luthfiana Lathifah
    17709251062
    PPs PMat C

    kurikulum 2013 menyempurnakan kurikulum sebelumnya, diharapkan dengan kurikulum 2013 pendidikan di Indonesia menjadi lebih berkualitas. hambatan yang terjadi dalam implementasi kurikulum 2013 adalah pelaksanaanya yang memakan waktu lebih lama dan dianggap ribet, selain itu juga siswa yang belum terbiasa dengan banyak tugas akan merasa tertekan dan terbebani.

    ReplyDelete
  73. Pergantian kurikulum selalu menjadi sumber polemik dalam pendidikan. Para pemerhati pendidikan dan masyarakat sungguh mengharapkan bahwa dengan adanya perubahan kurikulum 2013, bisa mengubah system pendidikan Indonesia menjadi lebih baik, siswa mendapatkan pembelajran secara lebih bermakna. Tidak hanya dijadikan sebagai ajang untuk mencari keuntungan finansial oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  74. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Perubahan kurikulum didasari pada kesadaran bahwa perkembangan dan perubahan yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di Indonesia tidak terlepas dari pengaruh perubahan global, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta seni dan budaya. Perubahan secara terus menerus ini menuntut perlunya perbaikan sistem pendidikan nasional, termasuk penyempurnaan kurikulum untuk mewujudkan masyarakat yang mampu bersaing dan menyesuaikan diri dengan perubahan. Dan diharapkan kurikulum 2013 mampu mencapai tujuan dari diadakannya perubahan kurikulum tersebut.

    ReplyDelete
  75. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    P.Mat A 2017

    Assalamualaikum Wr. Wb. Proses pendidikan tidak akan berjalan dengan baik tanpa adanya kurikulum pendidikan sebagai pondasi kebijakan pendidikan. Kehadiran kurikulum 2013 adalah salah-satu inovasi pendidikan yang berusaha untuk menjawab tantangan zaman yang semakin kemari semakin kompleks. Kehadiran kurikulum 2013 tentunya akan membentur tradisi lama dalam pendidikan nasional dan itu menjadi satu-satunya tantangan yang paling berat, terutama dalam hal memberikan keyakinan kepada setiap stakeholder pendidikan bahwa K 13 adalah penyempurnaan dari kurikulum sebelumnya. Harapannya, dengan kehadiran K 13 ini dapat memberikan dampak signifikan terutama dalam konteks pluralitas Indonesia

    ReplyDelete
  76. Tari Indriani
    17701251027
    S2 PEP B 2017

    Assalamu'alaikum wr.wb
    Di kampung halaman saya belum semua sekolah menerapkan kurikulum 2013. Jika ada sekolah yang menerapkan kurikulum 2013, sekolah tersebut belum benar-benar menerapkan dalam pembelajaran. Masih ada RPP yang dibuat sama seperti KTSP. Sosialisasi yang diberikan kepada guru tentang kurikulum 2013 belum merata apalagi di daerah-daerah terpencil.

    ReplyDelete
  77. Tari Indriani
    17701251027
    S2 PEP B 2017

    Assalamu'alaikum wr.wb
    Saya pernah berdiskusi dengan guru tempat saya mengajar. Buku yang diberikan oleh pemerintah yang katanya sudah berbasis kurikulum 2013, jika ditinjau kembali buku tersebut hampir sama dengan buku pelajaran berbasis KTSP. Selain itu, masih banyak siswa yang sekolahnya sudah menggunakan kurikulum 2013, nyatanya masih saja menggunakan buku latihan soal-soal atau biasa disebut LKS (meskipun sudah ada cap berbasis kurikulum 2013). Hal ini sama saja ketika dulu menggunakan kurikulum KTSP. Harapan terhadap kurikulum 2013 yaitu tujuan yang jelas dan rinci kemampuan apa yang hendak dicapai dan metode pembelajaran apa yang sesuai untuk mencapai tujuan tersebut. Sosialisasi yang merata kepada guru-guru tidak hanya di kota tetapi juga pelosok-pelosok negeri.

    ReplyDelete
  78. Aristiawan
    17701251025
    S2 PEP 2017 B

    Setiap yang baru memang akan melahirkan harapan baru. Seperti pemilu misalnya. Hadirnya pemimpin atau presiden baru akan memunculkan harapan dan optimism baru bagi masyarakat. Namun disisi lain, juga lahir pesimisme sebagai penyeimbang dari rasa optimism. Pun sama dengan lahirnya kurikulum 2013 yang saat ini dipakai sebagai kurikulum nasional yang digunakan. Harapan akan berkurangnya permasalahan pendidikan dan semakin membaiknya kondisi pendidikan kita, juga ditimpakan pada kurikulum 2013. Namun sebenarnya tidak semua harapan bisa dibebankan pada K13, beban ini hendaknya menjadi beban bersama dan ditanggung bersama. Tak ada satupun kurikulum yang ketika diterapkan akan langsung mengubah kondisi pendidikan menjadi berubah lebih baik dalam waktu yang singkat. Semuanya membutuhkan kontribusi dari setiap elemen yang bersinggungan dengan pendidikan, mulai dari pemangku kebijakan hingga eksekutor di sekolah.

    ReplyDelete
  79. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Perubahan kurikulum memang terkadang menjadi dilema dalam dunia pendidikan, namun dengan adanya perubahan memberikan gambaran secara tidak langsung adanya keinginan untuk merubah pendidikan kearah yang lebih maju. Dengan adanya kurikulum 2013 dapat melatih guru untuk lebih kompeten dibidang pendidikan serta lebih memahami bagaimana menerapkan pendidikan yang berkarakter.

    ReplyDelete
  80. Febriana Putri Hutami
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241007

    Suatu perubahan pasti akan menimbulkan prokontra. Selain itu perubahan juga akan menimbulkan harapan baru, yang pastinya beriringan dengan tantangan untuk mewujudkan harapan-harapan tersebut. Termasuk perubahan kurikulum dari KTSP menjadi Kurikulum 2013. Perubahan ini terjadi karena saat menggunakan KTSP dianggap kurang dalam pendidikan karakter atau aspek afektif. Padahal menurut saya dalam KTSP sudah ada pendidikan karakter namun belum maksimal. Kurikulum 2013 adalah obat permasalahan pendidikan yang ada, dan pastinya berusaha menjadi lebih baik dari kurikulum sebelumnya.

    ReplyDelete
  81. Yolanda Lourenzia Tanikwele
    15301241033
    S1-Pendidikan Matematika A 2015

    Dalam hal apapun suatu perubahan pasti aan menimbulkan keegalauan atau prokontra. Begitu juga dengan beerubahnya KTSP 2006 ke kurikulum 2013 yang pada saat itu dianggap belum matang. Namun, disisi lain passti terdapat harapan yang baik dengaan adanya kurikulum 2013 ini sepeerti dalam pembelajaran tidak lagi hanya terjadi transsfer of knowledge namun melibatkan siswa untuk aktif dalam pembelajaran menemukan ide-ide yang kreatif, adanyapengeembangan variasi metode, interaksi akan media yang inovatif.

    ReplyDelete
  82. Siti Nur Fatimah
    15301241045
    S1 Pendidikan Matematika A 2015

    Perubahan kurikulum 2013 ini bertujuan baik yaitu untuk merubah pendidikan di Indonesia menjadi lebih baik, agar tujuan yang diinginkan dapat tercapai. Tapi tentunya tidak semua pro terhadap perubahan ini. Tidak sedikit juga yang menganggap kurikulum 2013 ini belum dikaji secara matang. Dalam KTSP pembelajaran lebih fokus pada aspek kognitifnya saja. Sedangkan dalam kurikulum 2013 ini pembelajaran tidak hanya ditekankan pada aspek kognitif nya saja tetapi juga menekankan pada aspek afektif. Dalam kurikulum 2013 ini pembelajaan berorientasi pada siswa, sehingga siswa nya menjadi lebih aktif.

    ReplyDelete
  83. Hanifah Prisma Sindarus
    15301244013
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Perubahan kurikulum 2013, merupakan usaha dalam memperbaiki kualitas pendidikan di Indonesia. Kurikulum 2013 menyeimbangkan antara ranah kognitif, afektif dan psikomotorik siswa. Kemudian pembelajaran lebih berpusat kepada siswa tidak lagi kepada guru. Sehingga siswa berkesempatan untuk mengkonstruksi pengetahuannya sendiri. Selain itu, materi yang diajarkan dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari. Sehingga proses pembelajaran yang berlangsung menjadi lebih bermakna. Akan tetapi, ada tantangan-tantangan tersendiri yang dihadapi dalam pelaksanaan kurikulum 2013 ini. Salah satunya adalah minimnya waktu sosialisasi dan pelatihan guru dalam mengimplementasikan kurikulum 2013 ini. Masih banyak guru yang kebingungan terhadap kurikulum 2013, serta pendekatan yang digunakan dalam kurikulum 2013 ini yaitu pendekatan saintifik. Terimakasih.

    ReplyDelete
  84. Norma Galih Sumadi
    15301241038
    S1 Pendidikan Matematika I 2015

    Suatu perubahan paradigma memang tidak mudah dan tentunya membutuhkan proses dan waktu yang panjang untuk dapat mewujudkannya. Begitu pula dengan perubahan paradigma pembelajaran yang mencoba dicapai oleh kurikulum 2013. Diperlukan waktu yang cukup lama serta usaha yang terus menerus dari segala pihak untuk dapat mencapai tujuan yang dicita-citakan oleh kurikulum 2013. Namun hal tersebut bukanlah sesuatu yang mustahil untuk dicapai asalkan semua pihak yang terkait senantiasa berusaha untuk mengembangkan kompetensinya.

    ReplyDelete
  85. Alman Kresna Aji
    15301241022
    S1 Pendidikan Matematika 2015
    Menurut saya, dibentuknya kurikulum 2013 bertujuan untuk memperbaiki serta mengembangkan aspek-aspek yang dirasa kurang dari kurikulum sebelumnya. Akan tetapi, kurang matangnya perencanaan dalam Kurikulum 2013 menciptakan berbagai kendala dalam pelaksanaan pembelajaran. Selain itu kurangnya sosialisasi memberikan dampak kurangnya persiapan dan pemahaman guru terkait aspek-aspek apa yang ditekankan dalam pelaksanaan Kurikulum 2013. Akan tetapi, kita selaku pendidik tidak boleh menghujat suatu kebijakan yang ada, kita hanya bisa mengevaluasi dan mengembangkan pemahaman terkait kebijakan baru, serta senantiasa belajar dan belajar untuk mampu memberikan yang terbaik bagi peserta didik

    ReplyDelete
  86. Eka Susanti
    NIM. 15301241006
    S1-Pendidikan Matematika I 2015

    Menurut saya, implementasi kurikulum 2013 masih memiliki banyak tantangan dan hambatan. Beberapa tantangan yang dihadapi adalah sebagai berikut soal yang diberikan menuntuk tingkat kognitif yang tinggi, sehingga siswa kadangkala kesulitan dalam mengerjakan, relevandi K13 terhadap daerah-daerah pelosok dan lain-lain. Hambatannya juga sangat beragam diantaranya beberapa guru hanya megimplementasikan K13 dalam bentuk dokumen seperti RPP dan silabus namun implementasinya tetap saja menggunakan teacher centered, sarana prasarana yang tidak mendukung, keterbatasan dalam fasilitas pembelajaran, SDM, dan pengetahuan guru tentang K13

    ReplyDelete
  87. Ibnu Rafi
    14301241053
    S1 Pendidikan Matematika Kelas I 2014

    Berdasarkan makalah Prof. Marsigit yang berjudul "Tantangan dan Harapan Kurikulum 2013 Bagi Pendidikan Matematika" yang dimuat pada https://www.academia.edu/3727714/Tantangan_dan_Harapan_Kurikulum_2013 , saya memperoleh informasi mengenai apa-apa saja yang menjadi tantangan yang dihadapi oleh pendendik (khususnya guru matematika) dan harapa apa saja yang (mungkin) dengan berlakunya kurikulum 2013. Bahwa penerapan Kurikulum 2013 tentunya dimaksudkan untuk mengubah paradigma pembelajaran dari teacher centered menjadi student centered di mana siswa sendirilah yang membangun pengetahuannya sendiri.

    ReplyDelete
  88. Ibnu Rafi
    14301241053
    S1 Pendidikan Matematika Kelas I 2014

    Setelah membaca makalah Prof. Marsigit tersebut saya menjadi tahu bahwa harapan dari diberlakukannya Kurikulum 2013 (yang pada dasarnya merupakan revisi dari Kurikulum 2006) adalah bahwa paradigma pembelajaran menjadi konstruktivisme sedemikian sehingga yang menjadi aktor utama dalam pembelajaran adalah siswa itu sendiri, menyediakan kesempatan pada siswa untuk mengembangkan kreativitasnya melalui pengelaman-pengalaman yang difasilitasi oleh guru. Untuk mencapai ini semua, metode pembelajaran seperti problem-based learning, discovery learning, contextual teaching and learning diharapkan dapat dikuasai oleh guru untuk menyukseskan pelaksanaan Kurikulum 2013 tersebut.

    ReplyDelete
  89. Ibnu Rafi
    14301241053
    S1 Pendidikan Matematika Kelas I 2013

    Adanya harapan dengan berlakunya Kurikulum 2013 tentunya juga menimbulkan tantangan tersendiri bagi guru matematika. Beberapa tantangan yang ada adalah guru dituntut untuk (1) dapat mendesain pembelajaran matematika yang memfasilitasi siswa untuk membangun pengetahuannya sendiri; (2) dapat mendesain LKS sesuai dengan sintaks pembelajaran yang tertulis pada RPP yang memberikan kesempatan pada siswa untuk lebih aktif dalam pembelajaran; (3) mampu memberikan kesempatan kepada siswa untuk melakukan kerjasama dan diskusi dalam kelompok; (4) mengguanakan media pembelajaran dan alat peraga matematika yang ada untuk memfasilitasi siswa dalam memahami konsep tertentu.

    ReplyDelete
  90. Malidha Amelia
    S1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241016

    Berdasarkan artikel yang dituliskan oleh Prof Marsigit mengenaai Tantangan dan Harapan Kurikulum 2013 dapat disimpulkan bahwa perubahan kurikulum menjadi kurikulum 2013 merupakan suatu inovasi pembelajaan yang berorientasi kepada siswa. Namun sayangnya perubahan kurikulum tersebut belum mampu menjawab berbagai persoalan pendidikan, kebijakan pendidikan bahkan mengenai kebijakan visi dan misi pendidikan nasional. Penyediaan buku oleh pemerintah tidak selaras dengan pemberdayaan kompetensi guru, sehingga kurikulum 2013 yang terlalu tergesa-gesa dan belum ada persiapan yang matang menjadikan banyak tantangan dan hambatannya.

    ReplyDelete
  91. Okta Islamiati
    15301241019
    Pendidikan Matematika I 2015

    Kurikulum 2013 merupakan implementasi harapan dari pendidian di indonesia. Namun, seiring harapan tentunya memiliki tantangan untuk dapat digapai. Tantangan tersebut dapat bersumber dari pendidik, peserta didik, maupun perangkat pembelajaran. Tantangan bagi pendidik adalah mengimplementasikan pelajaran melalui benda kongkrit maupun pengalaman, sehinga harus memiliki media pembelajaran, baik rpp atau lks yang memadai.

    ReplyDelete
  92. Ameliasari Tauresia Kesuma
    18701261015
    S3 PEP (Penelitian dan Evaluasi Pendidikan)

    Kalau melihat tanggal, penyampaian makalah pada saat kurikulum 2013 baru lahir njih Prof. Saya menulis komentar untuk makalah Prof, di blog https://untukanakbangsa.blogspot.com/2018/09/saat-kurikulum-2013-baru-lahir.html#more

    Terimakasih inspirasinya Prof. saya banyak melihat sisi yang tidak pernah terpikirkan dari tulisan tulisan Prof di Blog ini. Semangaatt...

    ReplyDelete
  93. Ibrohim Aji Kusuma
    18709251018
    S2 PMA 2018

    Dari makalah bapak di atas, dapat saya simpulkan hal-hal penting dalam menyeleseikan persoalan/tantangan dan memenuhi harapan pendidikan Indonesia.
    1. Berpusat pada peserta didik
    2. Mengembangkan kreativitas peserta didik
    3. Menciptakan kondisi menyenangkan dan menantang
    4. Bermuatan nilai, etika, estetika, logika dan kinestetika
    5. Menyediakan pengalaman belajar yang beragam melalui variasi metode, media, interaksi dll.

    ReplyDelete
  94. Ibrohim Aji Kusuma
    18709251018
    S2 PMA 2018

    Supaya poin-poin di atas terpenuhi, PBM di sekolah harus mengandung komponen-komponen berikut:
    1. Mengembangkan RPP yang memfasilitasi siswa mengkonstruk pengetahuannya sendiri
    2. Mengembangkan Apersepsi siswa
    3. Mengembangkan kegiatan diskusi kelompok
    4. Mengembangkan Skema Pencapaian Konsep
    5. Mengembangkan LKS yg memfasilitasi siswa mengkonstruk pengetahuannya sendiri
    6. Mengembangkan kegiatan assesment
    7. Mengembangkan kegiatan refleksi siswa
    8. Kesimpulan dari siswa
    9. Mengembangkan media dan alat peraga
    10. Mengembangkan metode pembelajaran yg dinamis, kreatif, fleksibel dan kontekstual

    ReplyDelete