Jul 5, 2013

Metode Pembelajaran yan COCOK unttuk Kurikulum 2013


Dear all,
Dapat disimak tentang Metode Pembelajaran yang COCOK untuk Kurikulum 2013. Klik berikut:
http://uny.academia.edu/MarsigitHrd
Thank's
Marsigit

27 comments:

  1. KHOIRUDIN
    14301244002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Penerapan Pembelajaran Kurikulum 2013 merupakan salah satu cara agar pendidikan Indonesia bisa maju sehingga bisa melahirkan generasi emas. Peserta Didik setelah mempelajari suatu muatan pembelajaran, menamatkan suatu program, atau menyelesaikan satuan pendidikan tertentu. Jika telah berjalan dengan baik maka bukan tidak mungkin Indonesia bisa menyaingi kekuatan-kekuatan negara yang maju, karena sebenarnya Indonesia adalah negara yang kaya akan SDM dan SDA.

    ReplyDelete
  2. Ainun Fidyana Syafitri
    14301244006
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Kurikulum 2013 menyarankan salah satu pendekatan pembelajaran yaitu saintifik. Pendekatan pembelajaran saintifik dapat dipadu padankan dengan beberapa model pembelajaran, salah satunya pembelajaran berbasis masalah. Dengan memadukan model PBM dengan pendekatan saintifik akan sesuai dengan sintak pembelajaran dengan pendekatan saintifik. Siswa disajikan suatu permasalahan yang kemudian siswa sendirilah yang menemukan solusi dan menyimpulkan. PBM sangat baik untuk memfasilitasi siswa memperoleh pengetahuan dengan dirinya sendiri.

    ReplyDelete
  3. Ainun Fidyana Syafitri
    14301244006
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Pendekatan pembelajaran yang juga dapat diterapkan dalam kurikulum 2013 adalah pendekatan pembelajaran kontekstual. Pendekatan ini sangat bagus untuk diterapkan sebab siswa akan mampu mengaitkan konteks kehidupan sehari-hari dengan matematika, sehingga siswa akan mampu menerapkan pembelajaran yang telah dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari yang sesuai. Selain itu dengan pembelajaran menggunakan pendekatan kontekstual akan menjadikan belajar siswa menjadi lebih bermakna.

    ReplyDelete
  4. Endryana Listyarini
    14301241034
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Salah satu model pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum 2013 adalah model pembelajaran inkuiri. Langkah-langkah dalam model inkuiri terdiri atas: observasi/mengamati berbagai fenomena alam, mengajukan pertanyaan tentang fenomena yang ihadapi, mengajukan dugaan atau kemungkinan jawaban, mengumpulkan data, dan merumuskan kesimpulan.

    ReplyDelete
  5. Febrian Luthfi F
    13301241062
    pendidikan matematika 2013

    terikasih telah membagi informasi, semoga bermanfaat untuk kedepannya

    ReplyDelete
  6. Fina Fitri Nurjannah
    14301244005
    S1 Pendidikan Matematika A 2014


    Dirasa akan sulit untuk mengatakan satu metode yang paling cocok digunakan di dalam kelas. Suatu kelas terdiri dari siswa yang heterogen. Heterogen karena setiap siswa memiliki karakter yang berbeda seperti minat, bakat, kecepatan berpikir, kemampuan awal, dan lain-lain. Hal yang demikianlah yang tidak memungkin untuk memilih satu metode yang dirasa cocok dalam pembelajaran. Memilih satu metode yang digunakan secara terus menerus akan menimbulkan masalah bagi siswa. Mengapa? hal ini dikarenakan fasilitas yang diberikan untuk membangun pengetahuan siswa tidak disediakan oleh guru. Kemampuan dan minat yang bermacam-macam mengharuskan menggunakan metode yang bermacam-macam sehingga siswa dapat terfasilitasi dengan baik dalam membangun pengetahuannya.

    ReplyDelete
  7. Fina Fitri Nurjannah
    14301244005
    S1 Pendidikan Matematika A 2014


    Dalam kurikulum 2013 metode yang digunakan adalah metode saintifik. Metode saintifik terdiri dari 5 kegiatan yaitu mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan. Namun, dalam kurikulum 2013 juga dikatakan bahwa metode pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran dapat divariasi dan dikombinasikan dengan metode lain, seperti project based learning, discovery laerning, dan lain-lain.

    ReplyDelete
  8. Ilma Rizki Nur Afifah
    17709251020
    S2 Pendidikan Matematika A

    Dalam kurikulum 2013, terdapat istilah pembelajaran MALIMA yang terdiri dari Mengamati, Menanya, Menalar, Mengasosiasi, dan Mengomunikasikan. Dengan pembelajaran MALIMA ini dapat menggunakan berbagai metode yang terpusat pada siswa. Disini, siswa sebagai subjek belajar. Karena itu, ada beberapa metode dengan pendekatan yang cocok untuk diterapkan dalam kurikulum 2013, yaitu Pembelajaran dengan Pendekatan Ilmiah, Pendekatan Pembelajaran Kontekstual, Pendekatan Pembelajaran Berbasis Masalah, Pendekatan Pembelajaran Berbasis Proyek, Pendekatan Pembelajaran Kooperatif, Pendekatan Pembelajaran Komunikatif.

    ReplyDelete
  9. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Problem Based Learning, Project Based Learning, dan Discovery Learning memang disarankan oleh pemerintah karena fase-fase pada ketiga model di atas cocok dengan Scientific Approach yang menjadi pijakan Kurikulum 2013. Namun jika aspek saintifik nya masih tidak tepat, maka sama saja dengan pembelajaran kooperatif biasa.

    ReplyDelete
  10. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Dalam kurikulum 2013 metode saintifik dirasa kurang pas. Memang untuk kurikulum 2013 terdapat kelebihan dan ada kekurangan. Metode saintifik adalah metode penemuan yang melibatkan siswa aktif dalam pembelajaran. Tetapi tidak semua materi cocok dan lebih mudah untuk disampaikan dengan saintifk. Jika harus dipaksakan menggunakan saintifik pada semua pelajaran akan merugikan baik bagi siswa maupun bagi guru. Padahal tentu guru memiliki style sendiri-sendiri dalam mengajar, dan tentu saja siswa itu memiliki gaya belajar masing-masing. Maka ada baiknya biarkan guru berimprovisasi sesuai dengan kreativitasnya yang disesuaikan dengan karakter siswanya.

    ReplyDelete
  11. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Model pembelajaran kurikulum 2013 yang disarankan yaitu ada problem based learning, project based learning, dan discovery learning sebab prosedur pada model pembelajaran tersebut sesuai dengan sintak pada pembelajaran saintific, namun tidak semua materi pembelajaran matematika efektif dengan model pembelajaran tersebut, akan tetapi guru juga bisa memilih dan menggunakan alternatif metode/model belajar lainnya yang dapat mendukung proses pembelajaran dengan tetap mengutamakan “student centered”.

    ReplyDelete
  12. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A 2017


    Pembelajaran discovery learning, problem based learning, project based learning, dinilai cocok untuk kurikulum 2013. Pendekatan saintifik yang meliputi mengamati, menanya, menalar, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan dapat membiasakan siswa untuk membangun pengetahuannya sendiri. Namun kenyataan yang terjadi terkadang tidak sesuai dengan teori yang diharapkan. Karena tidak semua materi pelajaran yang dapat diterapkan dengan pendekatan saintifik. Sehingga dibutuhkan kreatifitas dan inovasi guru dalam menciptakan proses pembelajaran yang dapat menarik rasa ingin tahu siswa.

    ReplyDelete
  13. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Kegiatan pembelajaran pada kurikulum 2013 pada dasarnya adalah menuntut siswa untuk lebih melakukan kegiatan aktif daripada hanya duduk, mendengarkan guru menerangkan dan mengerjakan latihan yang diberikan oleh guru. Siswa dituntut untuk melakukan kegiatan penyelidikan (mengamati, menanya dan mengumpulkan informasi / eksplorasi), siswa dituntut untuk melakukan analisa dan mengolah data hasil penyelidikan (mengasosiasi / elaborasi), siswa juga dituntut untuk menyampaika kesimpulan dari analisa datanya (mengkomunikasikan/konfirmasi). Model pembelajaran Discovery Learning, Project Based Learning dan Problem Based Learning, berdasarkan sintaks-sintaks-nya sangan sesuai dengan tuntutan-tuntutan tersebut sehingg direkomendasikan untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran, akan tetapi model pembelajaran yang lain tentunya masih bisa digunakan apabila bisa memenuhi tuntutan-tuntutan tersebut.

    ReplyDelete
  14. Junianto
    PM C
    17706251065

    Metode pembelajaran dengan pendekatan saintifik merupakan gagasan yang sangat bagus karena mendorong siswa untuk memiliki rasa ingin tahu dan mereka difasilitasi untuk menemukan sendiri pengetahuan mereka. Namun, pelaksanaanya tentu masih sangat perlu adanya evaluasi agar tujuan yang telah dirancang bisa tercapai secara maksimal. Tentu masih menjadi PR bagi guru terkait dengan bagaimana membuat siswa berperan aktif dalam pembelajaran sehingga mereka bisa menemukan sendiri konsepnya. Dalam hal ini siswa adalah subjek belajar yang berperan aktif dalam kegiatan pembelajaran.

    ReplyDelete
  15. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Kurikulum 2013 menuntut agar proses pembelajaran berpusat pada siswa. Metode pembelajaran yang identik dengan kurikulum 2013 adalah metode saintifik. Metode saintifik ialah metode yang menginginkan siswanya mengkonstruk pengetahuannya sendiri melalui tahapan-tahapan saintifik yakni mengamati, menanya, mengumpulkan data, mengolah data, dan menyimpulkan. Tahapan-tahapan pembelajaran ini akan membuat proses pembelajaran berpusat kepada siswa dan siswa secara aktif mengkonstruk pengetahuannya sendiri. Selain metode saintifik, metode-metode lain yang cocok dengan kurikulum 2013 adalah metode penemuan terbimbing, problem based learning, group investigation, inquiry learning dll. Metode-metode ini secara umum sama prinsipnya, berpusat pada siswa dan siswa secara aktif mengkonstruk pengetahuannya.

    ReplyDelete
  16. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Ada beberapa metode pengajaran yang dianggap cocok untuk kurikulum 2013. Namun ini kembali lagi dari guru melihat kondisi kelas dan menyesuaikannya. Bukan hanya itu, beberapa topik matematika pun menuntut untuk menggunakan meotde pengajaran yang berbeda. Dengan kata lain kunci utamanya adalah guru harus inovatif dan kaya akan sumber pengatahuan yang dapat menunjang keberhasilan proses pembelajaran di kelas.

    ReplyDelete
  17. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum Prof,
    Salah satu metode pembelajaran yang cocok untuk Kurkulum 2013 berdasarkan makalah tersebut adalah problem based learning (PBL). Sintak pada PBL dimulai dari mengorientasikan siswa pada masalah, mengorganisasikan siswa untuk belajar, membantu penyelidikan mandiri dan kelmpok, mengembangkan dan menyajikan hasil karya serta memamerkan, dan menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah. Masalah yang diberikan menjadi sumber untuk menanamkan konsep dan keterampilan siswa. Maka salah satu hal penting yang perlu mendapatkan banyak perhatian guru adalah adalah pemilihan masalah. Masalah yang baik adalah yang dapat digunakan untuk tujuan tersebut. Misalnya, masalah yang tidak terstruktur, open ended, menimbulkan minat dan tantangan bagi siswa, dan lain sebagainya. Selain itu masalah yang dipilih juga harus disesuaikan dengan materi dan konteks kehidupan siswa. Maka guru tidak bisa sembarang memilih masalah dalam melaksanakan PBL.

    ReplyDelete
  18. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    S2- Pendidikan Matematika kelas A 2017

    Assalamualaikum wr.wb
    Kurikulum 2013 adalah kurikulum dimana siswa menjadi center of learning, guru hanya berperan sebagai fasilitator. Memang dalam penerapannya menuai banyak pro dan kontra. Apalagi tidak semua guru memiliki pengetauan tentang itu. Beberapa model pembelajaran yang cocok di kurikulum 2013 adalah inquiry based learning, discovery based learning, projek based learning, problem based learning. Penggunaan model pembelajaran tergantung pada materi yang akan dibawakan.

    ReplyDelete
  19. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Kurikulum 2013 pada dasarnya menunutut keaktifan siswa dimana pembelajaran berpusat kepada siswa agar siswa lebih aktif selama pembelajaran berlangsung, daripada hanya mendengarkan penjelasan (metode ceramah) dari guru. Kurikulum 2013 ini terkenal dengan 5M yaitu mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi dan mengomunikasikan. Dari tahapan-tahapan tersebut memang mengharuskan siswa untuk lebih aktif dimulai dari melakukan penyelidikan terhadap permasalahan nyata pada tahap mengamati, menanya dan mengumpulkan informasi. Kemudian dilanjutkan dengan menganalisa data yang telah dikumpulkan pada tahap mengasosiasi. Dan terakhir menyampaikan hasil analisa pada tahapan mengomunikasikan.
    Pada pelaksanaannya terdapat beberapa pendekatan dan metode pembelajaran yang cocok untuk pelaksanaan kurikulum 2013 karena memang sesuai dengan tahapan-tahapannya, diantaranya yaitu Problem Based Learning (PBL), Discovery Learning dan Project Based Learning.

    ReplyDelete
  20. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Metode pembelajaran yang cocok untuk kurikulum 2013 berdasarkan dari postingan Bapak adalah Problem-Based Learning. Melalui metode pembelajaran PBL, menurut saya peserta didik diarahkan untuk berfokus pada aspek kognitif dan perilaku. Saat peserta didik diarahkan pada pemecahan masalah, bagi saya ini dapat dijadikan sebagai bekal anak-anak dalam melihat dan peka akan dirinya dan lingkungan. Kemudian, sasaran yang ingin dicapai adalah berpikir kritis. Menurut saya, berpikir kritis sangatlah penting dan sebaiknya dilatih pada hal yang kecil sekalipun. Sehingga otak juga dapat memiliki konsep dan pemetaan dalam berpikir. Melalui pembelajaran secara nyata tentunya membuat anak dapat belajar berdasarkan pengalaman yang ia peroleh. Bagi saya, belajar sekaligus mengenal alam sekitar adalah hal yang menyenangkan. Saya merasa mudah mengikuti pembelajaran saat saya merasa senang. Namun, alangkah baiknya jika anak juga diarahkan pada pengasahan afektifnya. Misalnya, belajar bagaimana mengelola aspek sosioemosionalnya.

    ReplyDelete
  21. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Hidup itu pilihan, dan memang tidak mudah menjatuhkan pilihan mana yang tepat, terlebih pilihan itu bukan hanya untuk diri sendiri, melainkan untuk banyak orang (siwa-siswi). Dari sekian banyak siswa, mereka yang heterogen adanya, harus bersedia mengikuti proses pembelajaran dengan menggunakan metode yang telah dipilih oleh gurunya. Terkait metode yang cocok untuk kurikulum 2013, baik Problem Based Learning, Project Based Learning, dan Discovery Learning, semuanya memiliki sintaknya masing-masing. Dan semua sintaknya itu menuju untuk membangun dan menggali pengetahuan siswa. Berarti metode yang mana saja cocok digunakan, hanya saja harus disesuaikan dengan materinya, jika memungkinkan suatu materi dengan menggunakan metodenya PBL, maka gunakan PBL, begitupun yang lainnya.

    ReplyDelete
  22. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Perbaikan kualitas pendidikan di Indonesia terus menerus dilakukan, salah satunya dengan adanya kurikulum 2013. Kurikulum 2013 ini menggunakan pendekatan sainifik, dengan sintaknya yaitu: mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan. Tentunya akan lebih baik jika dalam pelaksanaan proses pembelajaran dikombinasikan dengan metode pembelajaran yang lainnya, secara bervariasi sesuai dengan kebutuhan. Mengapa bervariasi? Menurut saya, dengan kondisi kelas yang heterogen, guru sebaiknya menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan bagi keseluruhan siswa dalam semua materi pembelajaran yang diajarkan.

    ReplyDelete
  23. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Metode pembelajaran yang cocok untuk kurikulum 2013 adalah metode pembelajaran yang melibatkan siswa secara aktif untuk mengonstruksi pemikirannya dan menumbuhkan rasa ingin tahunya terhadap suatu materi yang sedang dipelajari. Metode yang disarankan oleh pemerintah antara lain metode saintifik, pembelajaran berbasis masalah, pembelajaran penemuan, dan pembelajaran inkuiri.

    ReplyDelete
  24. Kartika Kirana
    17701251039
    S2 PEP B

    Terimakasih, saya mendapatkan sumber yang baik untuk menjadi salah satu pegangan mengenai kurikulum 2013. Saya mohon ijin juga untuk mendownload artikel ini, sebab saya membutuhkan waktu untuk membaca ulang sampai dapat memahami sungguh apa sebetulnya landasan kurikulum 2013 ini. Tahun depan sekolah akan mulai menerapkan kurikulum ini, dan artikel ini sungguh dapat membantu saya untuk bersiap-siap, sekaligus berpikir kritis mengenai bagaimana pelaksanaannya kelak. Bagaimanapun, yang utama dipentingkan adalah pemekaran diri anak-anak didik.

    ReplyDelete
  25. Kartika Kirana
    17701251039
    S2 PEP B

    Terimakasih, saya mendapatkan sumber yang baik untuk menjadi salah satu pegangan mengenai kurikulum 2013. Saya mohon ijin juga untuk mendownload artikel ini, sebab saya membutuhkan waktu untuk membaca ulang sampai dapat memahami sungguh apa sebetulnya landasan kurikulum 2013 ini. Tahun depan sekolah akan mulai menerapkan kurikulum ini, dan artikel ini sungguh dapat membantu saya untuk bersiap-siap, sekaligus berpikir kritis mengenai bagaimana pelaksanaannya kelak. Bagaimanapun, yang utama dipentingkan adalah pemekaran diri anak-anak didik.

    ReplyDelete
  26. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Salah satu metode yang cocok pada k13 adalah problem based learning. Siswa dituntut aktif dan kreatif dalam menyelesaikan soal yang berbasis masalah. Soal yang berbasis masalah sangat cocok bagi siswa karena masalah yang diberikan sesuai dengan permasalahan kontekstual. Guru sebagai fasilitator mempunyai peran membuat berbagai kegiatan di kelas supaya siswa belajar bermakna. Sehingga akan muncul pemahaman menyeluruh terkait dengan materi pembelajaran.

    ReplyDelete
  27. Riandika Ratnasari
    17709251043
    PPs PM B

    Saat ini Indonesia menerapakan kurikulum 2013. Pada kurikulum ini menggunakan pendekatan saintifik. Pendekatan ini dirancang agar siswa aktif selama pembelajaran. Selain itu, pendekatan ini menggunakan cara berfikir induktif. Dimana siswa diajak untuk melihat hal-hal yang berada dilingkungan sekitar dan selanjutnya diajak menyimpulkan. Tujuannya adalah agar siswa memahami akan materi yang diberikan serta konsep ada di benak siswa. Guru berperan sebagai fasilitator, sehingga siswa dapat menemukan konsep. Berbagai macam metode pembelajaran yang dapat dibilih untuk menerapkan Kurikulum 2013. Menurut saya tidak ada model yang paling cocok, sebab penerapan model pembelajaran juga harus melihat tingkat kemampuan siswa, karakteristik siswa, fasilitas yang di miliki sekolah, kemampuan guru. Aspek-aspek tersebut harus difikirkan didalam menentukan model pembelajaran agar pembelajaran dapat berjalan sesuai dengan yang direncanakan.

    ReplyDelete