Jul 5, 2013

Metode Pembelajaran yan COCOK unttuk Kurikulum 2013


Dear all,
Dapat disimak tentang Metode Pembelajaran yang COCOK untuk Kurikulum 2013. Klik berikut:
http://uny.academia.edu/MarsigitHrd
Thank's
Marsigit

27 comments:

  1. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah...
    Salah satu metode pembelajaran yang cocok untuk kurikulum 2013 yaitu metode discovery learning. Metode pembelajaran discovery merupakan salah satu metode pengajaran yang progresif serta menitik beratkan kepada aktivitas siswa dalam proses belajar. Secara tegas Amin (1988: 97) mengemukakan bahwa suatu kegiatan “discovery atau penemuan” ialah suatu kegiatan atau pembelajaran yang dirancang sedemikian rupa sehingga siswa dapat menemukan konsep-konsep dan prinsip-prinsip melalui proses mentalnya sendiri. Dalam hal ini penemuan terjadi apabila siswa dalam proses mentalnya seperti mengamati, menggolongkan, membuat dugaan, mengukur, menjelaskan, menarik kesimpulan dan sebagainya untuk menemukan beberapa konsep atau prinsip. Adapun langkah-langkah menurut Scuhman dalam Suryosubroto (2002:199) adalah:
    a. Identifikasi kebutuhan siswa;
    b. Seleksi pendahuluan terhadap prinsip-prinsip, pengertian, konsep dan analogi yang akan dipelajari;
    c. Seleksi bahan, dan problema serta tugas-tugas;
    d. Membantu memperjelas problema yang akan dipelajari dan peranan masing-masing siswa;
    e. Mempersiapkan setting kelas dan alat-alat yang diperlukan;
    f. Mencek pemahaman siswa terhadap masalah yang akan dipecahkan dan tugas-tugas siswa;
    g. Memberi kesempatan kepada siswa untuk melakukan penemuan;
    h. Membantu siswa dengan informasi, data, jika diperlukan oleh siswa;
    i. Memimpin analisis sendiri dengan pertanyaan yang mengarahkan dan mengidentifikasi proses;
    j. Merangsang terjadinya interaksi antar siswa dengan siswa;
    k. Memuji dan membesarkan siswa yang bergiat dalam proses penemuan;
    l. Membantu siswa merumuskan prinsip-prinsip dan analogi atas hasil penemuannya.
    http://e-journal.stkipsiliwangi.ac.id

    ReplyDelete
  2. Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    Berdasarkan Permendikbud Nomor 65 Tahun tentang Standar Proses model pembelajaran yang diutamakan dalam implementasi Kurikulum 2013 adalah model pembelajaran Inkuiri, model pembelajaran Discovery, model pembelajaran berbasis projek dan model pembelajaran berbasis permasalahan. Untuk menentukan model pembelajaran yang akan dilaksanakan dapat mempertimbangkan Kesesuaian model pembelajaran dengan kompetensi sikap serta kompetensi pengetahuan dan keterampilan, kesesuaian model pembelajaran yang dapat mengembangkan kompetensi sikap dan kesesuaian materi pembelajaran untuk memgembangkan kompetensi pengetahuan dan keterampilan dan penggunaan pendekatan saintifik yang mengembangkan pengalaman belajar peserta didik melalui kegiatan mengamati, menanya, mencoba/mengumpulkan informasi, mengasosiasi/menalar, dan mengomunikasikan.

    ReplyDelete
  3. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Link yang diposting oleh bapak sangat membantu untuk menambah referensi untuk meningkatkan metode pembelajaran bagi para pendidik khususnya pada pembelajaran yang diterapkan dalam kurikulum 2013, dimana masih banyak bagi para guru yang belum menerapkan K13 dengan tepat dikarenakan belum mengetahui pasti tentang K13 tersebut. Kurikulum 2013 yang menggunakan pendekatan saintifik dan berbasis konstruktivisme memang mengharapkan atau memaksa agar pembelajaran lebih bermakna, berpusat pada siswa, sehingga mereka dapat membangun pengetahuannya sendiri dengan arahan guru. Begitu banyak model, metode atapun strategi pembelajaran yang cocok dengan penerapan kurikulum 2013, seperti pembelajaran dengan pendekatan ilmiah,pembelajaran kontekstual, pembelajaran berbasis masalah, pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran kooperatif, dan pembelajaran komunikatif. Semua model pembelajaran tersebut sangat memungkinkan bagi siswa untuk berperan serta secara langsung, aktif, dapat mengeluarkan pendapat, kritis dalam proses pembelajaran, sehingga mereka tidak hanya sebagai objek dalam pembelajaran tetapi juga dapat sebagai subjek.


    ReplyDelete
  4. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika Kelas D

    Kurikulum 2013 ini meminta siswa lebih aktif dalam kegiatan belajar mengajar (KBM). Tujuannya ialah untuk mendorong siswa agar mampu melakukan adanya observasi, bertanya, bernalar, dan mengkomunikasikan (mempresentasikan) terhadap hal yang telah mereka peroleh atau mereka ketahui. Metode pembelajaran yang cocok digunakan dalam menggembangkan kurukulum 2013 hendaknnya sangat diperlukan guna menarik minat siswa. Salah satunya denga metode pembelajaran Problem-Based Learning (PBL). Metode pembelajaran PBL ialah metode dimana terdapat permasalahan nyata yang tidak terstruktur dengan baik sebagai konteks untuk para siswa belajar berfikir kritis dan keterampilan memecahkan masalah serta memperoleh pengetahuan.

    ReplyDelete
  5. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    PPs. P.Mat C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Model-model Pembelajaran yang Sesuai dengan Kurikulum 2013:
    Berdasarkan Permendikbud Nomor 65 Tahun tentang Standar Proses, model pembelajaran yang diutamakan dalam implementasi Kurikulum 2013 adalah model pembelajaran Inkuiri (Inquiry Based Learning), model pembelajaran Discovery (Discovery Learning), model pembelajaran berbasis projek (Project Based Learning), dan model pembelajaran berbasis permasalahan (Problem Based Learning).

    https://ibnufajar75.wordpress.com/2014/05/31/model-model-pembelajaran-yang-sesuai-dengan-kurikulum-2013/

    ReplyDelete
  6. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Sudah seharusnya inovasi dalam pembelajaran dilakukan. Inovasi ini terkait dengan kurikulum yang digunakan, menginovasi KTSP menjadi kurikulum 2013 dan inovasi dalam penggunaan metode-metode baru yang cocok dengan kurikulum 2013 seperti: pembelajaran dengan pendekatan ilmiah, pendekatan pembelajaran kontekstual, pendekatan pembelajaran berbasis masalah, pendekatan pembelajaran berbasis proyek, pendekatan pembelajaran kooperatif, dan pendekatan pembelajaran komunikatif. Metode-metode ini hendaknya dapat diterapkan dalam proses pembelajaran di kelas sehingga pembelajaran menjadi lebih aktif dan bervariasi. Pada dasarnya metode-metode yang ada mengharapkan bahwa pembelajaran harus menumbuhkan peran aktif siswa dalam berkreasi, menemukan konsep pemecahan masalah sendiri. Dalam hal ini, pembelajaran tidak lagi berpusat pada guru, guru bukan lagi menjadi satu-satunya sumber informasi dan guru berperan sebagai fasilitator. Semoga metode-metode ini dapat dilaksanakan dalam setiap pembelajaran di kelas.

    ReplyDelete
  7. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Tidak ada metode pembelajaran yang benar-benar sesuai untuk semua siswa. Suatu metode yang cocok untuk segolongan siswa belum tentu akan cocok juga jika diterapkan untuk siswa yang lain. Hal ini dikarenakan siswa tiap kelas itu beragam, sehingga kita tidak dapat menggunakan metode yang sama di satu kelas dan kelas lainnya. Maka dari itulah diperlukan penggunaan metode pembelajaran yang variatif, agar mampu menjangkau semua lapisan siswa. Berbicara mengenai kurikulum 2013 yang mengunggulkan metode saintifik dalam pembelajarannya,maka mungkin metode saintifik ini dapat digunakan di dalam kelas, dimana siswa mencari tahu pengetahuannya sendiri. Tapi tetap perlu diperhatikan bahwa guru tetap harus menggunakan metode pembelajaran yang bervariasi agar siswa tidak bosan.

    ReplyDelete
  8. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Menurut saya model/metode mengajar kurikulum 2013 yang cocok adalah model pembelajaran Inkuiri (Inquiry Based Learning), model pembelajaran Discovery (Discovery Learning), model pembelajaran berbasis projek (Project Based Learning), dan model pembelajaran berbasis permasalahan (Problem Based Learning) dan kesemua model tersebut berbasis pendekatan saintifik. Pada dasarnya apapun model pembelajarannya pendekatan yang digunakanlah yang menjadikan ia cocok dengan kurikulum 2013. dan yang disarankan adalah pendekatan saintifik atau pendekatan ilmiah.

    ReplyDelete
  9. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    PPs Pendidikan Matematika D 2016


    Pembelajaran yang cocok untuk kurikulum 2013 adalah dengan menggunakan pembelajaran yang berbasis inquiry learning atau pembelajaran yang mnecari tahu atau penelitian. Sehingga mampu Untuk mendorong kemampuan peserta didik menghasilkan karya kontekstual, baik individual maupun kelompok maka sangat disarankan menggunakan pendekatan pembelajaran yang menghasilkan karya berbasis pemecahan masalah ( project based learning). Sehingga dengan paradigmanya seperti : (1) peserta didik diberi tahu menjadi peserta didik mencari tahu; (2) guru sebagai satu-satunya sumber belajar menjadi belajar berbasis aneka sumber belajar; (3) pendekatan tekstual menjadi pendekatan proses sebagai penguatan penggunaan pendekatan ilmiah; (4) pembelajaran berbasis konten menjadi pembelajaran berbasis kompetensi; (5) pembelajaran parsial menjadi pembelajaran terpadu; (6) pembelajaran yang menekankan jawaban tunggal menjadi pembelajaran dengan jawaban yang kebenarannya multi dimensi; (7) pembelajaran verbalisme menjadi keterampilan aplikatif; (8) peningkatan dan keseimbangan antara keterampilan fisikal (hardskills) dan keterampilan mental (softskills); (9) pembelajaran yang mengutamakan pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik sebagai pembelajar sepanjang hayat; (10) pembelajaran yang menerapkan nilai-nilai dengan memberi keteladanan (ing ngarso sung tulodo ), membangun kemauan (ing madyo mangun karso), dan mengembangkan kreativitas peserta didik dalam proses pembelajaran (tut wuri handayan); (11) pembelajaran yang berlangsung di rumah, di sekolah, dan di masyarakat; (12) pembelajaran yang menerapkan prinsip bahwa siapa saja adalah guru, siapa saja adalah siswa, dan di mana saja adalah kelas; (13) pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembelajaran; dan (14) pengakuan atas perbedaan individual dan latar belakang budaya peserta didik.

    ReplyDelete
  10. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Kurikulum 2013 memiliki ciri menggunakan pendekatan saintifik, saintifik di sini merupakan pendekatan yang dijabarkan dalam K13 dengan lima langkah yang disebut 5M (Mengamati, menanya, mengeksplor, menalar dan mengkomunikasikan). Adapun kiranya banyak metode pembelajaran yang cocok dan bersesuaian dengan pendekatan ini, misalnya saja problem based learning. Pada model pembelajaran ini tahapan mengamati dapat digunakan ketika mengamati masalah yang diberikan. sampai pada tahapan yang terakhir mengkomunikasinya jawaban atas permasalahan yang ada.

    ReplyDelete
  11. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Kurikulum 2013 terkenal dengan pendekatan saintifiknya. Pada kurikulum 2013 paradigma pembelajaran mengharapkan siswa berperan aktif dalam pembelajaran serta menemukan sendiri konsep materi yang ada. Pendekatan saintifik merupakan pendekatan yang khas digunakan pada kurikulum sekarang, dengan kata lain pendekatan saintifik layaknya seperti pembelajaran konvensional. Sehingga pembelajaran tersebut perlu juga didukung oleh berbagai metode yang cocok digunakan dengan kurikulum yang diterapkan yaitu kurikulum 2013. Diantaranya adalah metode inkuiri, discoveri, problem based learning, dan project based learning. Kita dapat menggunakan salah satu metode tersebut dalam pembelajaran yang dilakukan.

    ReplyDelete
  12. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Saya sependapat dengan saudara Anwar Rifa'i bahwa tidak ada satu pun metode pembelajaran yang cocok diterapkan untuk semua siswa dan/atau semua mata pelajaran. Namun, dalam kurikulum 2013 ini sudah terjadi pergeseran paradigma ke arah post positivisme dimana konstruktivisme sangat ditekankan dalam kurikulum ini ditandai dengan diterapkannya pendekatan Saintifik. Dengan 5M langkah nya yaitu Mengamati, Menanya, Mencoba, Menalar dan Menyimpulkan, siswa diberikan andil dalam mengkonstruk konsep melalui bertanya mencoba dan menalar. Tugas guru adalah sebagai fasilitator. Kemudian, dalam Kurikulum 2013 juga disarankan beberapa metode pembelajaran yang match dengan pendekatan saintifik, diantaranya yaitu pembelajaran Penemuan (Discovery Learning), Problem Based Learning yaitu pembelajaran berbasis masalah dan Project Based Learning yang menekankan kepada keterampilan siswa.

    ReplyDelete
  13. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Dalam kurikulum 2013, guru dapat memilih metode apa saja yang paling tepat untuk pembelajarannya. Metode yang bisa digunakan yaitu salah satunya Problem Based Learning (PBL). Menurut saya, untuk menentukan metode pembelajaran yang cocok dapat mempertimbangkan berbagai hal, diantaranya kesesuaian antara metode yang akan dipilih dengan karakteristik KI dan KD, kesesuaian dengan karakteristik siswa, materi yang akan diajarkan, dan lain sebagainya. Selain itu juga metode pembelajaran dengan pendekatan saintifik dapat mengembangkan pengalaman belajar siswa.

    ReplyDelete
  14. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Pembelajaran berbasis masalah (PBM) atau Problem-Based Learning (PBL) adalah metode pembelajaran yang bercirikan adanya permasalahan nyata yang tidak terstruktur dengan baik sebagai konteks untuk para peserta didik belajar berfikir kritis dan keterampilan memecahkan masalah dan memperoleh pengetahuan (Harta dan Marsigit, 2013).
    Dengan PBL siswa dibiasakan untuk berhadapan dengan masalah untuk mencari bagaimana penyelesaian dari masalah tersebut. Dampak dari hal tersebut adalah melatih siswa untuk berfikir kritis untuk menciptakan keterampilan dalam memecahkan masalah.

    ReplyDelete
  15. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Berdasarkan link yang telah diberikan diatas bahwa pendekatan dan metode yang cocok untuk kurikulum 2013 jenjang SMP adalah pembelajaran dengan pendekatan ilmiah, pendekatan pembelajaran kontekstual, pendekatan pembelajaran berbasis masalah, pendekatan pemelajaran berbasis proyek, pendekatan pembelajaran kooperatif, pendekatan pembelajaran komunikatif. Kelima pendekatan itu tentu tidak bisa diunakan dalam semua materi dalam pembelajaran, sebagai seorang guru kita sebaiknya bisa menyesuaikan pendekatan mana yang sesuai. Setiap mata pelajaran pun memiliki ciri khasnya masing-masingdan tidak bisa disamakan. Seorang guru bertugas untuk mempersiapkan pembelajaran yang sesuai untuk para siswanya agar dapat mencapai hasil yang terbaik.

    ReplyDelete
  16. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Model pembelajaran yang diutamakan dalam implementasi Kurikulum 2013 adalah model pembelajaran Inkuiri (Inquiry Based Learning), model pembelajaran Discovery (Discovery Learning), model pembelajaran berbasis projek (Project Based Learning), dan model pembelajaran berbasis permasalahan (Problem Based Learning). Namun semua itu diserahkan kepada guru. Guru harus mempertimbangkan tentang kebutuhan peserta didik yang berbeda-beda.

    ReplyDelete
  17. Penekanan pembelajaran kurikulum 2013 adalah metode saintifik. Metode saintifik yaitu Mengamati fenomena, Menanya pengetahuan yang bisa didapatkan dari pengamatan, Mengekplorasi segala kemungkinan dari pengetahuan tersebut, Menalar apa yang telah diperoleh sebagai suatu pengetahuan, kemudian mengomunikasikannya. Dengan metode tersebut maka pengetahuan akan dibangun oleh siswa tersebut, memberi siswa kesempatan menemukan sendiri, hal-hal yang diperoleh siswa kemudian dikomunikasikan. Ketika siswa mengomunikasikan hasilnya bukan benar atau salah yang hasilnya tetapi siswa memberikan argumen dari apa yang dipelajarinya. Metode saintifik kemudian dikombinasikan dengan pendekatan pembelajaran yang lain.

    ReplyDelete
  18. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Penerapkan metode saintifik pada kurikulum 2013, bertujuan untuk membuat pembelajaran yang berorientasi pada siswa sehingga siswa mampu mengembangkan pengetahuan yang ada dalam dirinya. Banyak metode pembelajaran yang telah berkembang dewasa ini yang bisa menjadi referensi guru dalam menerapkan metode yang cocok bagi pembelajaran yang dilakukan di kelas. Dengan berdasarkan pada setiap kelebihan dan kekurangan yang pastinya dimiliki oleh setiap metode pembelajaran maka hendaknya guru mampu mengembangkan kreativitasnya untuk dapat meminimalisir kekurangan dalam menerapkan setiap meode pembelajarannya. Dan tetap melihat siswa sebagai objek yang tidak hanya butuh satu metode mengajar yang monoton dalam setiap pertemuan.

    ReplyDelete
  19. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    Ketika kita membicarakan mengenai kurikulum 2013, maka sedikit banyak kita berfikir juga tentang pembelajaran saintifik. Karenaa memang dalam kurikulum 2013 pendekatan yang sangat dianjurrkan adalah pendekatan saintifik . namun, apakah setiap pembelajaran yang ada harus menggunakan pendekatan saintifik? Mungkin jawabannya tidak. Karena berbicara tentang pembelajaran pasti berhubungan dengan karakteristik siswa, lingkungan, dan juga materi belajar. jadi pada dasrnya mmetode pembelajaran yang cocok untuk kurikulum 2013 adalah metode pembelajaran yang sesuai dengan asa kurikulum 2013 yaitu berasaskan kompetensi dan pengembangan aspek kognitif, afektif, dan psikomotor siswa.

    ReplyDelete
  20. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Metode pembelajaran dengan pendekatan saintifik adalah metode pembelajaran yang terdiri atas kegiatan mengamati (untuk mengidentifikasi hal-hal yang ingin diketahui), merumuskan pertanyaan (dan merumuskan hipotesis), mencoba/mengumpulkan data (informasi) dengan berbagai teknik, mengasosiasi/ menganalisis/mengolah data (informasi) dan menarik kesimpulan serta mengkomunikasikan hasil yang terdiri dari kesimpulan untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan dan sikap. Langkah-langkah tersebut dapat dilanjutkan dengan kegiatan mencipta. Metode pembelajaran dengan pendekatan saintifik cocok untuk diterapkan dalam pelaksanaan kurikulum 2013.

    ReplyDelete
  21. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Metode pembelajaran Discovery Learning cocok untuk pembelajaran kurikulum 13 karena dalam mengaplikasikan model pembelajaran Discovery Learning guru berperan sebagai pembimbing dengan memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar secara aktif, sebagaimana pendapat guru harus dapat membimbing dan mengarahkan kegiatan belajar siswa sesuai dengan tujuan. Kondisi seperti ini ingin merubah kegiatan belajar mengajar yang teacher oriented menjadi student oriented.

    ReplyDelete
  22. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014


    Terdapat beberapa model pembelajaran yang cocok dengan kurikulum 2013, yaitu inquiry learning, problem based learning, project based learning, discovery learning, model model tersebut memiliki kelemahan dan kelebihannya masing masing, untuk pembelajaran guru dapat mengkolaborasikan model tersebut dalam pembelajaran

    ReplyDelete
  23. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Penggunaan model pembelajaran harus disesuaikan dengan materi pembelajaran, perilaku siswa, pola pikir siswa dan lain sebagainya, dengan penggunaan model pembelajaran yang sesuai maka tujuan pembelajaran akan tercapai seiring bertambahnya waktu, dan untuk pengaplikasian model pembelajaran dapat di variasi sehingga siswa tidak merasa bosan dan akan terus tertarik dengan pembelajaran.

    ReplyDelete
  24. Adelina Diah Rahmawati
    14301241029
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Mengacu pada permendikbud NO 103 Tahun 2014 terdapat 3 metode pembelajarn utama sebagai implementasi dari Kurikulum 2013 yaitu
    1.Metode Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning),
    2.Metode Pembelajaran Berbasis Project (Project Based Learning)
    3.Metode Pembelajaran melaui Penyingkapan atau Penemuan (Discovery atau Inquary Learning)
    Melalui ketiga metode tersebut diharapkan mampu membentuk perilaku saintifik, perilaku sosial serta mengembangkan rasa keingintahuan.

    ReplyDelete
  25. Adelina Diah Rahmawati
    14301241029
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Mengacu pada permendikbud NO 103 Tahun 2014 terdapat 3 metode pembelajarn utama sebagai implementasi dari Kurikulum 2013 yaitu
    1.Metode Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning),
    2.Metode Pembelajaran Berbasis Project (Project Based Learning)
    3.Metode Pembelajaran melaui Penyingkapan atau Penemuan (Discovery atau Inquary Learning)
    Melalui ketiga metode tersebut diharapkan mampu membentuk perilaku saintifik, perilaku sosial serta mengembangkan rasa keingintahuan.

    ReplyDelete
  26. Adelina Diah Rahmawati
    14301241029
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Salah satu metode yang cocok diterapkan pada kurikulum 2013 berdasarkan Permendikbud No 103 tahun 2014 adalah Discovery Learning. Metode discovery Learning adalah pembelajaran yang terjadi jika siswa tidak hanya disajikan bentuk final dari suatu konsep melainkan siswa mengorganisasi sendiri konsep yang sedang dipelajari. Dalam mengaplikasikan metode Discovery Learning guru berperan sebagai pembimbing dengan memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar secara aktif. Discovery terjadi bila individu terlibat, terutama dalam penggunaan proses mentalnya untuk menemukan beberapa konsep dan prinsip. Berikut ini sintaks metode pembelajar Discovery Learning
    1)Pemberian rangsangan (Stimulation)
    2)Pernyataan/Identifikasi masalah (Problem Statement)
    3)Pengumpulan data (Data Collection)
    4)Pembuktian (Verification), dan
    5)Menarik simpulan/generalisasi (Generalization)

    ReplyDelete
  27. Jeanete Nenabu
    PPS PMAT D (15709251004)

    Menurut saya, ada banyak metode pembelajaran yang cocok diterapkan sesuai dengan kurikulum 2013, tetapi yang harus kita ketahui bahwa dalam memilih metode pembelajaran, kita harus benar-benar memahami metode tersebut dan juga kita harus mengetahui apakah metode yang akan digunakan cocok atau tidak dengan materi yang akan kita ajarkan. Karena apabila salah menggunakan metode pembelajaran akan mempengaruhi keberhasilan dalam pembelajaran.

    ReplyDelete