Jul 5, 2013

Metode Pembelajaran yan COCOK unttuk Kurikulum 2013


Dear all,
Dapat disimak tentang Metode Pembelajaran yang COCOK untuk Kurikulum 2013. Klik berikut:
http://uny.academia.edu/MarsigitHrd
Thank's
Marsigit

89 comments:

  1. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah...
    Salah satu metode pembelajaran yang cocok untuk kurikulum 2013 yaitu metode discovery learning. Metode pembelajaran discovery merupakan salah satu metode pengajaran yang progresif serta menitik beratkan kepada aktivitas siswa dalam proses belajar. Secara tegas Amin (1988: 97) mengemukakan bahwa suatu kegiatan “discovery atau penemuan” ialah suatu kegiatan atau pembelajaran yang dirancang sedemikian rupa sehingga siswa dapat menemukan konsep-konsep dan prinsip-prinsip melalui proses mentalnya sendiri. Dalam hal ini penemuan terjadi apabila siswa dalam proses mentalnya seperti mengamati, menggolongkan, membuat dugaan, mengukur, menjelaskan, menarik kesimpulan dan sebagainya untuk menemukan beberapa konsep atau prinsip. Adapun langkah-langkah menurut Scuhman dalam Suryosubroto (2002:199) adalah:
    a. Identifikasi kebutuhan siswa;
    b. Seleksi pendahuluan terhadap prinsip-prinsip, pengertian, konsep dan analogi yang akan dipelajari;
    c. Seleksi bahan, dan problema serta tugas-tugas;
    d. Membantu memperjelas problema yang akan dipelajari dan peranan masing-masing siswa;
    e. Mempersiapkan setting kelas dan alat-alat yang diperlukan;
    f. Mencek pemahaman siswa terhadap masalah yang akan dipecahkan dan tugas-tugas siswa;
    g. Memberi kesempatan kepada siswa untuk melakukan penemuan;
    h. Membantu siswa dengan informasi, data, jika diperlukan oleh siswa;
    i. Memimpin analisis sendiri dengan pertanyaan yang mengarahkan dan mengidentifikasi proses;
    j. Merangsang terjadinya interaksi antar siswa dengan siswa;
    k. Memuji dan membesarkan siswa yang bergiat dalam proses penemuan;
    l. Membantu siswa merumuskan prinsip-prinsip dan analogi atas hasil penemuannya.
    http://e-journal.stkipsiliwangi.ac.id

    ReplyDelete
  2. Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    Berdasarkan Permendikbud Nomor 65 Tahun tentang Standar Proses model pembelajaran yang diutamakan dalam implementasi Kurikulum 2013 adalah model pembelajaran Inkuiri, model pembelajaran Discovery, model pembelajaran berbasis projek dan model pembelajaran berbasis permasalahan. Untuk menentukan model pembelajaran yang akan dilaksanakan dapat mempertimbangkan Kesesuaian model pembelajaran dengan kompetensi sikap serta kompetensi pengetahuan dan keterampilan, kesesuaian model pembelajaran yang dapat mengembangkan kompetensi sikap dan kesesuaian materi pembelajaran untuk memgembangkan kompetensi pengetahuan dan keterampilan dan penggunaan pendekatan saintifik yang mengembangkan pengalaman belajar peserta didik melalui kegiatan mengamati, menanya, mencoba/mengumpulkan informasi, mengasosiasi/menalar, dan mengomunikasikan.

    ReplyDelete
  3. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Link yang diposting oleh bapak sangat membantu untuk menambah referensi untuk meningkatkan metode pembelajaran bagi para pendidik khususnya pada pembelajaran yang diterapkan dalam kurikulum 2013, dimana masih banyak bagi para guru yang belum menerapkan K13 dengan tepat dikarenakan belum mengetahui pasti tentang K13 tersebut. Kurikulum 2013 yang menggunakan pendekatan saintifik dan berbasis konstruktivisme memang mengharapkan atau memaksa agar pembelajaran lebih bermakna, berpusat pada siswa, sehingga mereka dapat membangun pengetahuannya sendiri dengan arahan guru. Begitu banyak model, metode atapun strategi pembelajaran yang cocok dengan penerapan kurikulum 2013, seperti pembelajaran dengan pendekatan ilmiah,pembelajaran kontekstual, pembelajaran berbasis masalah, pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran kooperatif, dan pembelajaran komunikatif. Semua model pembelajaran tersebut sangat memungkinkan bagi siswa untuk berperan serta secara langsung, aktif, dapat mengeluarkan pendapat, kritis dalam proses pembelajaran, sehingga mereka tidak hanya sebagai objek dalam pembelajaran tetapi juga dapat sebagai subjek.


    ReplyDelete
  4. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika Kelas D

    Kurikulum 2013 ini meminta siswa lebih aktif dalam kegiatan belajar mengajar (KBM). Tujuannya ialah untuk mendorong siswa agar mampu melakukan adanya observasi, bertanya, bernalar, dan mengkomunikasikan (mempresentasikan) terhadap hal yang telah mereka peroleh atau mereka ketahui. Metode pembelajaran yang cocok digunakan dalam menggembangkan kurukulum 2013 hendaknnya sangat diperlukan guna menarik minat siswa. Salah satunya denga metode pembelajaran Problem-Based Learning (PBL). Metode pembelajaran PBL ialah metode dimana terdapat permasalahan nyata yang tidak terstruktur dengan baik sebagai konteks untuk para siswa belajar berfikir kritis dan keterampilan memecahkan masalah serta memperoleh pengetahuan.

    ReplyDelete
  5. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    PPs. P.Mat C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Model-model Pembelajaran yang Sesuai dengan Kurikulum 2013:
    Berdasarkan Permendikbud Nomor 65 Tahun tentang Standar Proses, model pembelajaran yang diutamakan dalam implementasi Kurikulum 2013 adalah model pembelajaran Inkuiri (Inquiry Based Learning), model pembelajaran Discovery (Discovery Learning), model pembelajaran berbasis projek (Project Based Learning), dan model pembelajaran berbasis permasalahan (Problem Based Learning).

    https://ibnufajar75.wordpress.com/2014/05/31/model-model-pembelajaran-yang-sesuai-dengan-kurikulum-2013/

    ReplyDelete
  6. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Sudah seharusnya inovasi dalam pembelajaran dilakukan. Inovasi ini terkait dengan kurikulum yang digunakan, menginovasi KTSP menjadi kurikulum 2013 dan inovasi dalam penggunaan metode-metode baru yang cocok dengan kurikulum 2013 seperti: pembelajaran dengan pendekatan ilmiah, pendekatan pembelajaran kontekstual, pendekatan pembelajaran berbasis masalah, pendekatan pembelajaran berbasis proyek, pendekatan pembelajaran kooperatif, dan pendekatan pembelajaran komunikatif. Metode-metode ini hendaknya dapat diterapkan dalam proses pembelajaran di kelas sehingga pembelajaran menjadi lebih aktif dan bervariasi. Pada dasarnya metode-metode yang ada mengharapkan bahwa pembelajaran harus menumbuhkan peran aktif siswa dalam berkreasi, menemukan konsep pemecahan masalah sendiri. Dalam hal ini, pembelajaran tidak lagi berpusat pada guru, guru bukan lagi menjadi satu-satunya sumber informasi dan guru berperan sebagai fasilitator. Semoga metode-metode ini dapat dilaksanakan dalam setiap pembelajaran di kelas.

    ReplyDelete
  7. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Tidak ada metode pembelajaran yang benar-benar sesuai untuk semua siswa. Suatu metode yang cocok untuk segolongan siswa belum tentu akan cocok juga jika diterapkan untuk siswa yang lain. Hal ini dikarenakan siswa tiap kelas itu beragam, sehingga kita tidak dapat menggunakan metode yang sama di satu kelas dan kelas lainnya. Maka dari itulah diperlukan penggunaan metode pembelajaran yang variatif, agar mampu menjangkau semua lapisan siswa. Berbicara mengenai kurikulum 2013 yang mengunggulkan metode saintifik dalam pembelajarannya,maka mungkin metode saintifik ini dapat digunakan di dalam kelas, dimana siswa mencari tahu pengetahuannya sendiri. Tapi tetap perlu diperhatikan bahwa guru tetap harus menggunakan metode pembelajaran yang bervariasi agar siswa tidak bosan.

    ReplyDelete
  8. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Menurut saya model/metode mengajar kurikulum 2013 yang cocok adalah model pembelajaran Inkuiri (Inquiry Based Learning), model pembelajaran Discovery (Discovery Learning), model pembelajaran berbasis projek (Project Based Learning), dan model pembelajaran berbasis permasalahan (Problem Based Learning) dan kesemua model tersebut berbasis pendekatan saintifik. Pada dasarnya apapun model pembelajarannya pendekatan yang digunakanlah yang menjadikan ia cocok dengan kurikulum 2013. dan yang disarankan adalah pendekatan saintifik atau pendekatan ilmiah.

    ReplyDelete
  9. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    PPs Pendidikan Matematika D 2016


    Pembelajaran yang cocok untuk kurikulum 2013 adalah dengan menggunakan pembelajaran yang berbasis inquiry learning atau pembelajaran yang mnecari tahu atau penelitian. Sehingga mampu Untuk mendorong kemampuan peserta didik menghasilkan karya kontekstual, baik individual maupun kelompok maka sangat disarankan menggunakan pendekatan pembelajaran yang menghasilkan karya berbasis pemecahan masalah ( project based learning). Sehingga dengan paradigmanya seperti : (1) peserta didik diberi tahu menjadi peserta didik mencari tahu; (2) guru sebagai satu-satunya sumber belajar menjadi belajar berbasis aneka sumber belajar; (3) pendekatan tekstual menjadi pendekatan proses sebagai penguatan penggunaan pendekatan ilmiah; (4) pembelajaran berbasis konten menjadi pembelajaran berbasis kompetensi; (5) pembelajaran parsial menjadi pembelajaran terpadu; (6) pembelajaran yang menekankan jawaban tunggal menjadi pembelajaran dengan jawaban yang kebenarannya multi dimensi; (7) pembelajaran verbalisme menjadi keterampilan aplikatif; (8) peningkatan dan keseimbangan antara keterampilan fisikal (hardskills) dan keterampilan mental (softskills); (9) pembelajaran yang mengutamakan pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik sebagai pembelajar sepanjang hayat; (10) pembelajaran yang menerapkan nilai-nilai dengan memberi keteladanan (ing ngarso sung tulodo ), membangun kemauan (ing madyo mangun karso), dan mengembangkan kreativitas peserta didik dalam proses pembelajaran (tut wuri handayan); (11) pembelajaran yang berlangsung di rumah, di sekolah, dan di masyarakat; (12) pembelajaran yang menerapkan prinsip bahwa siapa saja adalah guru, siapa saja adalah siswa, dan di mana saja adalah kelas; (13) pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembelajaran; dan (14) pengakuan atas perbedaan individual dan latar belakang budaya peserta didik.

    ReplyDelete
  10. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Kurikulum 2013 memiliki ciri menggunakan pendekatan saintifik, saintifik di sini merupakan pendekatan yang dijabarkan dalam K13 dengan lima langkah yang disebut 5M (Mengamati, menanya, mengeksplor, menalar dan mengkomunikasikan). Adapun kiranya banyak metode pembelajaran yang cocok dan bersesuaian dengan pendekatan ini, misalnya saja problem based learning. Pada model pembelajaran ini tahapan mengamati dapat digunakan ketika mengamati masalah yang diberikan. sampai pada tahapan yang terakhir mengkomunikasinya jawaban atas permasalahan yang ada.

    ReplyDelete
  11. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Kurikulum 2013 terkenal dengan pendekatan saintifiknya. Pada kurikulum 2013 paradigma pembelajaran mengharapkan siswa berperan aktif dalam pembelajaran serta menemukan sendiri konsep materi yang ada. Pendekatan saintifik merupakan pendekatan yang khas digunakan pada kurikulum sekarang, dengan kata lain pendekatan saintifik layaknya seperti pembelajaran konvensional. Sehingga pembelajaran tersebut perlu juga didukung oleh berbagai metode yang cocok digunakan dengan kurikulum yang diterapkan yaitu kurikulum 2013. Diantaranya adalah metode inkuiri, discoveri, problem based learning, dan project based learning. Kita dapat menggunakan salah satu metode tersebut dalam pembelajaran yang dilakukan.

    ReplyDelete
  12. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Saya sependapat dengan saudara Anwar Rifa'i bahwa tidak ada satu pun metode pembelajaran yang cocok diterapkan untuk semua siswa dan/atau semua mata pelajaran. Namun, dalam kurikulum 2013 ini sudah terjadi pergeseran paradigma ke arah post positivisme dimana konstruktivisme sangat ditekankan dalam kurikulum ini ditandai dengan diterapkannya pendekatan Saintifik. Dengan 5M langkah nya yaitu Mengamati, Menanya, Mencoba, Menalar dan Menyimpulkan, siswa diberikan andil dalam mengkonstruk konsep melalui bertanya mencoba dan menalar. Tugas guru adalah sebagai fasilitator. Kemudian, dalam Kurikulum 2013 juga disarankan beberapa metode pembelajaran yang match dengan pendekatan saintifik, diantaranya yaitu pembelajaran Penemuan (Discovery Learning), Problem Based Learning yaitu pembelajaran berbasis masalah dan Project Based Learning yang menekankan kepada keterampilan siswa.

    ReplyDelete
  13. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Dalam kurikulum 2013, guru dapat memilih metode apa saja yang paling tepat untuk pembelajarannya. Metode yang bisa digunakan yaitu salah satunya Problem Based Learning (PBL). Menurut saya, untuk menentukan metode pembelajaran yang cocok dapat mempertimbangkan berbagai hal, diantaranya kesesuaian antara metode yang akan dipilih dengan karakteristik KI dan KD, kesesuaian dengan karakteristik siswa, materi yang akan diajarkan, dan lain sebagainya. Selain itu juga metode pembelajaran dengan pendekatan saintifik dapat mengembangkan pengalaman belajar siswa.

    ReplyDelete
  14. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Pembelajaran berbasis masalah (PBM) atau Problem-Based Learning (PBL) adalah metode pembelajaran yang bercirikan adanya permasalahan nyata yang tidak terstruktur dengan baik sebagai konteks untuk para peserta didik belajar berfikir kritis dan keterampilan memecahkan masalah dan memperoleh pengetahuan (Harta dan Marsigit, 2013).
    Dengan PBL siswa dibiasakan untuk berhadapan dengan masalah untuk mencari bagaimana penyelesaian dari masalah tersebut. Dampak dari hal tersebut adalah melatih siswa untuk berfikir kritis untuk menciptakan keterampilan dalam memecahkan masalah.

    ReplyDelete
  15. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Berdasarkan link yang telah diberikan diatas bahwa pendekatan dan metode yang cocok untuk kurikulum 2013 jenjang SMP adalah pembelajaran dengan pendekatan ilmiah, pendekatan pembelajaran kontekstual, pendekatan pembelajaran berbasis masalah, pendekatan pemelajaran berbasis proyek, pendekatan pembelajaran kooperatif, pendekatan pembelajaran komunikatif. Kelima pendekatan itu tentu tidak bisa diunakan dalam semua materi dalam pembelajaran, sebagai seorang guru kita sebaiknya bisa menyesuaikan pendekatan mana yang sesuai. Setiap mata pelajaran pun memiliki ciri khasnya masing-masingdan tidak bisa disamakan. Seorang guru bertugas untuk mempersiapkan pembelajaran yang sesuai untuk para siswanya agar dapat mencapai hasil yang terbaik.

    ReplyDelete
  16. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Model pembelajaran yang diutamakan dalam implementasi Kurikulum 2013 adalah model pembelajaran Inkuiri (Inquiry Based Learning), model pembelajaran Discovery (Discovery Learning), model pembelajaran berbasis projek (Project Based Learning), dan model pembelajaran berbasis permasalahan (Problem Based Learning). Namun semua itu diserahkan kepada guru. Guru harus mempertimbangkan tentang kebutuhan peserta didik yang berbeda-beda.

    ReplyDelete
  17. Penekanan pembelajaran kurikulum 2013 adalah metode saintifik. Metode saintifik yaitu Mengamati fenomena, Menanya pengetahuan yang bisa didapatkan dari pengamatan, Mengekplorasi segala kemungkinan dari pengetahuan tersebut, Menalar apa yang telah diperoleh sebagai suatu pengetahuan, kemudian mengomunikasikannya. Dengan metode tersebut maka pengetahuan akan dibangun oleh siswa tersebut, memberi siswa kesempatan menemukan sendiri, hal-hal yang diperoleh siswa kemudian dikomunikasikan. Ketika siswa mengomunikasikan hasilnya bukan benar atau salah yang hasilnya tetapi siswa memberikan argumen dari apa yang dipelajarinya. Metode saintifik kemudian dikombinasikan dengan pendekatan pembelajaran yang lain.

    ReplyDelete
  18. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Penerapkan metode saintifik pada kurikulum 2013, bertujuan untuk membuat pembelajaran yang berorientasi pada siswa sehingga siswa mampu mengembangkan pengetahuan yang ada dalam dirinya. Banyak metode pembelajaran yang telah berkembang dewasa ini yang bisa menjadi referensi guru dalam menerapkan metode yang cocok bagi pembelajaran yang dilakukan di kelas. Dengan berdasarkan pada setiap kelebihan dan kekurangan yang pastinya dimiliki oleh setiap metode pembelajaran maka hendaknya guru mampu mengembangkan kreativitasnya untuk dapat meminimalisir kekurangan dalam menerapkan setiap meode pembelajarannya. Dan tetap melihat siswa sebagai objek yang tidak hanya butuh satu metode mengajar yang monoton dalam setiap pertemuan.

    ReplyDelete
  19. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    Ketika kita membicarakan mengenai kurikulum 2013, maka sedikit banyak kita berfikir juga tentang pembelajaran saintifik. Karenaa memang dalam kurikulum 2013 pendekatan yang sangat dianjurrkan adalah pendekatan saintifik . namun, apakah setiap pembelajaran yang ada harus menggunakan pendekatan saintifik? Mungkin jawabannya tidak. Karena berbicara tentang pembelajaran pasti berhubungan dengan karakteristik siswa, lingkungan, dan juga materi belajar. jadi pada dasrnya mmetode pembelajaran yang cocok untuk kurikulum 2013 adalah metode pembelajaran yang sesuai dengan asa kurikulum 2013 yaitu berasaskan kompetensi dan pengembangan aspek kognitif, afektif, dan psikomotor siswa.

    ReplyDelete
  20. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Metode pembelajaran dengan pendekatan saintifik adalah metode pembelajaran yang terdiri atas kegiatan mengamati (untuk mengidentifikasi hal-hal yang ingin diketahui), merumuskan pertanyaan (dan merumuskan hipotesis), mencoba/mengumpulkan data (informasi) dengan berbagai teknik, mengasosiasi/ menganalisis/mengolah data (informasi) dan menarik kesimpulan serta mengkomunikasikan hasil yang terdiri dari kesimpulan untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan dan sikap. Langkah-langkah tersebut dapat dilanjutkan dengan kegiatan mencipta. Metode pembelajaran dengan pendekatan saintifik cocok untuk diterapkan dalam pelaksanaan kurikulum 2013.

    ReplyDelete
  21. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Metode pembelajaran Discovery Learning cocok untuk pembelajaran kurikulum 13 karena dalam mengaplikasikan model pembelajaran Discovery Learning guru berperan sebagai pembimbing dengan memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar secara aktif, sebagaimana pendapat guru harus dapat membimbing dan mengarahkan kegiatan belajar siswa sesuai dengan tujuan. Kondisi seperti ini ingin merubah kegiatan belajar mengajar yang teacher oriented menjadi student oriented.

    ReplyDelete
  22. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014


    Terdapat beberapa model pembelajaran yang cocok dengan kurikulum 2013, yaitu inquiry learning, problem based learning, project based learning, discovery learning, model model tersebut memiliki kelemahan dan kelebihannya masing masing, untuk pembelajaran guru dapat mengkolaborasikan model tersebut dalam pembelajaran

    ReplyDelete
  23. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Penggunaan model pembelajaran harus disesuaikan dengan materi pembelajaran, perilaku siswa, pola pikir siswa dan lain sebagainya, dengan penggunaan model pembelajaran yang sesuai maka tujuan pembelajaran akan tercapai seiring bertambahnya waktu, dan untuk pengaplikasian model pembelajaran dapat di variasi sehingga siswa tidak merasa bosan dan akan terus tertarik dengan pembelajaran.

    ReplyDelete
  24. Adelina Diah Rahmawati
    14301241029
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Mengacu pada permendikbud NO 103 Tahun 2014 terdapat 3 metode pembelajarn utama sebagai implementasi dari Kurikulum 2013 yaitu
    1.Metode Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning),
    2.Metode Pembelajaran Berbasis Project (Project Based Learning)
    3.Metode Pembelajaran melaui Penyingkapan atau Penemuan (Discovery atau Inquary Learning)
    Melalui ketiga metode tersebut diharapkan mampu membentuk perilaku saintifik, perilaku sosial serta mengembangkan rasa keingintahuan.

    ReplyDelete
  25. Adelina Diah Rahmawati
    14301241029
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Mengacu pada permendikbud NO 103 Tahun 2014 terdapat 3 metode pembelajarn utama sebagai implementasi dari Kurikulum 2013 yaitu
    1.Metode Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning),
    2.Metode Pembelajaran Berbasis Project (Project Based Learning)
    3.Metode Pembelajaran melaui Penyingkapan atau Penemuan (Discovery atau Inquary Learning)
    Melalui ketiga metode tersebut diharapkan mampu membentuk perilaku saintifik, perilaku sosial serta mengembangkan rasa keingintahuan.

    ReplyDelete
  26. Adelina Diah Rahmawati
    14301241029
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Salah satu metode yang cocok diterapkan pada kurikulum 2013 berdasarkan Permendikbud No 103 tahun 2014 adalah Discovery Learning. Metode discovery Learning adalah pembelajaran yang terjadi jika siswa tidak hanya disajikan bentuk final dari suatu konsep melainkan siswa mengorganisasi sendiri konsep yang sedang dipelajari. Dalam mengaplikasikan metode Discovery Learning guru berperan sebagai pembimbing dengan memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar secara aktif. Discovery terjadi bila individu terlibat, terutama dalam penggunaan proses mentalnya untuk menemukan beberapa konsep dan prinsip. Berikut ini sintaks metode pembelajar Discovery Learning
    1)Pemberian rangsangan (Stimulation)
    2)Pernyataan/Identifikasi masalah (Problem Statement)
    3)Pengumpulan data (Data Collection)
    4)Pembuktian (Verification), dan
    5)Menarik simpulan/generalisasi (Generalization)

    ReplyDelete
  27. Jeanete Nenabu
    PPS PMAT D (15709251004)

    Menurut saya, ada banyak metode pembelajaran yang cocok diterapkan sesuai dengan kurikulum 2013, tetapi yang harus kita ketahui bahwa dalam memilih metode pembelajaran, kita harus benar-benar memahami metode tersebut dan juga kita harus mengetahui apakah metode yang akan digunakan cocok atau tidak dengan materi yang akan kita ajarkan. Karena apabila salah menggunakan metode pembelajaran akan mempengaruhi keberhasilan dalam pembelajaran.

    ReplyDelete
  28. Ajeng Puspitasari / 14301241005
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Membicarakan tentang metode, tentunya terdapat banyak sekali metode pembelajaran yang dapat diterapkan dalam pembelajaran matematika. Jika dikaitkan dengan Kurikulum 2013, metode yang banyak digunakan dan dapat megembangkan kemampuan siswa seperti misalnya pemecahan masalah, komunikasi matematis, berpikir kritis, dan masih banyak lagi, ialah metode saintifik. Metode ini merangsang siswa agar berpikir layaknya seorang ilmuan, dimana mereka harus mengamati, merumuskan pertanyaannya sendiri, mencari jawabannya secara aktif dan mandiri, mengasosiasi, dan mengkomunikasikannya kepada orang lain.

    ReplyDelete
  29. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Sebenarnya banyak sekali metode yang cocok untuk kurikulum 2013. Metode yang menggunakan pendekatan scientific dan berbasis konstruktivisme dinilai cocok untuk kurikulum 2013. Pendekatan scientific adalah pendekatan secara ilmiah dimana siswa mengamati/mengidentifikasi masalah terlebih dahulu, lalu mengeluarkan semua kemungkinan pertanyaan yang mungkin ada, lalu menalar dan mengkomunikasinnya. Pembelajaran berbasis konstruktivisme adalah pembelajaran dimana guru hanya menjadi fasilitator saja, sedangkan siswa menjadi aktor utama dalam mengkonstruk pengetahuannya sendiri.

    ReplyDelete
  30. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Memilih metode dalam pembelajaran hendaknya disesuaikan oleh berbagai macam faktor, diantaranya pemilihan materi yang diajarkan, karakteristik siswa yang akan belajar, dan juga kesiapan guru dalam merencanakan pembelajaran. Perlu diingat bahwa tidak ada metode yang terbaik, namun yang ada adalah pemilihan metode yang tepat lah yang membuat pembelajaran menjadi efektif dan bermakna bagi siswa

    ReplyDelete
  31. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Metode yang sesuai dengan kurikulum 2013 dari berbagai sumber ada banyak macamnya. Tinggal bagaimana guru memilih metode yang tepat diterapkan untuk para siswanya. Namun jika dikaitkan dengan pembelajaran saintifik, salah satu metode yang tepat digunakan adalah problem based learning. Metode ini menekankan pembelajaran berbasis masalah kontekstual yang mana siswa berangkat dari masalah mampu menemukan konsep atau pengetahuannya sendiri. Namun untuk menambah kualitas pembelajaran, guru dapat pula mengombinasikan metode satu dengan metode yang lain

    ReplyDelete
  32. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Namun perlu diingat juga setiap metode pasti memiliki kelebihan dan kelemahan. Tinggal bagaimana guru dapat memaksimalkan kelebihan dari metode tersebut dan meminimalisir kelemahan yang terjadi. Guru yang inovatif hendaknya mampu melaksanakan hal tersebut dan menerapkan variasi metode sehingga siswa tidak bosan dan merasa senang belajar matematika

    ReplyDelete
  33. Eka Dina Kamalina
    14301241055
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Berdasarkan pada link yang Prof Marsigit berikan, beberapa pendekatan dan metode yang cocok untuk K-13 adalah
    1. Pembelajaran dengan Pendekatan Ilmiah
    2. Pendekatan Pembelajaran Kontekstual
    3. Pendekatan Pembelajaran Berbasis Masalah
    4. Pendekatan Pembelajaran Berbasis Proyek
    5. Pendekatan Pembelajaran Kooperatif
    6. Pendekatan Pembelajaran Komunikatif

    ReplyDelete
  34. Eka Dina Kamalina
    14301241055
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Pembelajaran berbasis masalah (PBM) atau Problem-Based Learning (PBL) adalah metode pembelajaran yang bercirikan adanya permasalahan nyata yang tidak terstruktur dengan baik sebagai konteks untuk para peserta didik belajar berpikir kritis dan keterampilan memecahkan masalah dan memperoleh pengetahuan.
    contoh permasalahan dalam PBL adalah "Seorang ibu yang mempunyai seorang puteri berusia 6 tahun mempunyai uang sebesar 20 juta rupiah peninggalan almarhum suaminya. Si ibu ingin puteri semata wayangnya sukses dalam pendidikan dalam arti dapat masuk ke perguruan tinggi terbaik di kotanya menggunakan uang peninggalan suaminya tersebut sampai lulus. Bantu Si Ibu mengelola keuangan ibu tersebut sehingga cita-citanya tercapai"

    ReplyDelete
  35. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Metode pembelajaran yang sesuai untuk kurikulum 2013 ialah siswa lebih aktif dalam pembelajaran dan guru hanya sebagai fasilitator. Sesuai dengan tuntutan UU No. 22 tahun 2016 bahwasanya guru harus dapat mengembangkan perangkat pembelajaran sesuai dengan karakteristik siswa dan agar pembelajaran yang berlangsung secara lengkap dan sistematis, interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, efisien, memberikan ruang yang cukup untuk berkembangnya kreativitas dan kemandirian siswa sesuai dengan bakat, minat dan perkembangan fisik, dan psikologis siswa.

    ReplyDelete
  36. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014


    metode pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum 2013 menurut saya adalah metode discovery learning karena pada discovery learning siswa dilatih intuisi nya sampai dapat menyimpulkan sesuatu dengan cara nya sendiri, dengan kata lain siswa dapat mengkonstruksi pengetahuannya sendiri.

    ReplyDelete
  37. metode lain selain discovery learning adalan inquairy learning, menurut artikel yang saya baca Metode Inquiry yaitu sebuah metode pembelajaran dimana guru berusaha mengarahkan siswa untuk mampu menyadari apa yang sudah didapatkan selama belajar. Sehingga siswa mampu berfikir dan terlibat dalam kegiatan intelektual dan memproses pengalaman belajar itu menjadi sesuatu yang bermakna dalam kehidupan nyata. pembelajaran bermakna adalah pembelajaran dimana siswa dapat mengkonstruksi pengetahuannya sendiri.

    ReplyDelete
  38. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014


    metode lain yang cocok untuk pembelajaran kurikulum 2013 adalah metode Problem based learning metode mengajar ini menggunakan masalah yang nyata sebagai bahan diskusi, melalui masalah itu, terjadilah proses belajar siswa. Mereka akan belajar berbagai hal termasuk ingatan (kognitif) maupun keterampilan berpikir kritis.

    ReplyDelete
  39. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014


    Metode yang cocok dengan pembelajaran kurikulum 2013 salah satunya adalah project based learning, pembelajaran ini menggunakan projeckt untuk kegiatan siswa dalam mengkonstruk pengetahuannya sendiri, metode ini cocok karena pembelajaran bepusat pada siswa, mengedepankan keaktifan siswa, dan siswa diberi kesempatan untuk mengkonstruk pengetahuannya sendiri.

    ReplyDelete
  40. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Dari sini dapat menambah refrensi kita tentang metode pembelajaran dalam kurikulum 13 yang sekarang lagi hangat-hangatnya. Namun saya berpendapat bahwa mungkin tidak ada satu metode yang terbaik dalam pembelajaran matematika, namun apapun nama metodenya, asalkan metode pembelajaran matematika ini strategik (mencapai tujuan pembelajaran) dan inovatif (bervariasi sesuai kebutuhan belajar siswa) maka metode ini adalah metode yang terbaik. Dengan metode pembelajaran seperti ini, masalah kesulitan pemahaman materi matematika kemungkinan besar dapat dihindari.

    ReplyDelete
  41. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Salah satu manfaat bagi siswa yang paling menonjol dari pendekatan scientific adalah pada kegiatan mengamati. Dari kegiatan mengamati yang paling diharapkan adalah munculnya rasa ingin tahu siswa yang tinggi sebagai modal belajar siswa. Dalam mempelajari matematika, modal tersebut digunakan anak untuk berpikir. Beberapa sumber belajar yang bisa memfasilitasi kegiatan mengamati yaitu seperti pola bilangan, alat peraga, video, gambar, LKS, model bangun ruang, lingkungan, dan sebagainya. Selain itu yang tak kalah pentingnya, untuk pemahaman konsep, siswa bisa mengamati contoh dan non contoh dari konsep yang dipelajari. Pada materi Aljabar misalnya, siswa bisa mengamati dan membedakan yang mana koefisien, variabel, konstanta, dan suku.

    Selain itu yang harus diperhatikan pada tahap mengamati adalah yang diamati harus menimbulkan pertanyaan di benak siswa atau yang diamati harus mengandung sesuatu yang dapat dipertanyakan siswa. Salah satu kesulitan pada pendekatan scientific adalah pada kegiatan menanya. Guru harus menunda keinginannya untuk memberikan pertanyaan kepada siswa. Pertanyaan pada masalah matematika ditunda agar mendorong siswa bertanya. Jika siswa memberikan pertanyaan yang tidak sesuai dengan konteks atau siswa sekedar memberikan komentar, itu bukanlah masalah, yang penting guru harus mengiring anak ke pertanyaan yang diinginkan. Dan pertanyaan yang diharapkan ditulis di RPP.

    ReplyDelete
  42. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    model pembelajaran berbasis projek (Project Based Learning) menurut saya cocok untuk kurikulum 2013 saat ini. dimana kurikulum 2013 berpusat pada siswa, pembelajaran PBL ini siswa dituntut menyelesaikan proyek yang diberikan oleh guru. Sehingga siswa berperan aktif dalam pembelajaran siswwa aktif dalam berdiskusi dan bekerjasama dengan siswa lainnya.

    ReplyDelete
  43. Agus Cahyanto
    14301241033
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Menurut saya, ada banyak metode pembelajaran yang cocok untuk kurikulum 2013. Itu karena setiap metode pembelajaran memiliki kelebihan dan kekurangan. Namun salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam pemilihan metode pembelajaran menurut saya adalah harus disesuaikan dengan karakter siswa, karena karakter siswa setiap sekolah memiliki keunikan masing-masing. Jadi, sebagai guru harus jeli dalam memilih metode pembelajaran yang cocok untuk siswanya agar tujuan pembelajaran dapat dicapai dengan baik.

    ReplyDelete
  44. Kusuma Wardani D.S
    14301241027
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Kurikulum 2013 menekankan pada pendekatan saintifik dimana siswa dalam menemukan konsep atau pengetahan yang dipelajari melalui kegiatan mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi, dan menyimpulkan. Dari hal tersebut terlihat bahwa pendekatan saintifik dapat memfasilitasi siswa untuk lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran.

    ReplyDelete
  45. Kusuma Wardani D.S
    14301241027
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Kurikulum 2013 dengan pendekatan saintifif tersebut dapat dipadukan dengan pendekatan pembelajaran konstektual yang berkaitan dengan masalah nyata yang ada dalam kehidupan sehari-hari, maupun dengan pembelajaran etnomatematika yang menggunakan konteks budaya bisa berupa artefak atau peninggalan budaya lainnya yang bisa digunakan dalam pembelajaran matematika misal bentuk-bentuk artefak candi yang bisa digunakan dalam pembelajaran bangun geometri.

    ReplyDelete
  46. Kusuma Wardani D.S
    14301241027
    S1 Pendidikan Matemtaika A 2014
    Selain itu pendekatan saintif juga bisa diterapkan dengan metode-metode pembelajaran yang inovatif misal metode pembelajaran discovery dinamakan siswa dalam memahami konsep yang sedang dipelajari melalui kegiatan penemuan.

    ReplyDelete
  47. Kusuma Wardani D.S
    14301241027
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Metode lainnya yang bisa diterapkan pada kurikulum 2013 adalah metode Inkuiri dimana proses pembelajaran melibatkan siswa secara langsung dalam menemukan konsep yang sedang dipelajari melalui kegiatan investigasi mulai dari mengidentifikasi /merumuskan masalah, mengumpulkan informasi, menganalisis, dan merumuskan kesimpulan

    ReplyDelete
  48. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu’alaikum. Terimakasih Prof. Marsigit atas link yang diberikan. Kurikulum 2013 yang telah diterapkan selama emapat tahun memang maih mengalami beberapa kali perombakan. Revisi-revisi yang dilakukan bertujuan agar kurikulum 2013 terus dapat mendorong kemajuan pendidikan di Indonesia. Metode pembelajaran yang disarankan dalam kurikulum 2013 merupakan metode pembelajaran saintifik, namun penggunaaan metode lain juga dapat diterapkan seperti inkuiri, problem based learning, dan lain sebagainya.

    ReplyDelete
  49. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  50. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Terimakasih pak Marsigit yang telah membagikan tulisan yang sangat bermanfaat untuk dijadikan acuan pendidik saat ini. Karena sudah menjadi masalah umum, kesulitan untuk memilih metode pembelajaran yang cocok untuk digunakan dalam Kurikulum 2013. Karena untuk mengetahui metode apa yang cocok, tentu kita harus mengetahui filosofi kurikulum 2013 itu sendiri. Selain itu kita juga harus memahami sintaks yang terdapat dalam pembelajaran yang diinginkan oleh kurikulum 2013, agar sesuai dengan metode yang akan kita gunakan.

    ReplyDelete
  51. Assalamu’alaikum wr wb
    Dwi Kawuryani
    14301241049 (S1 Pendidikan Matematika I 2014)
    Kurikulum 13 menuntut siswa untuk aktif mencari tahu, mengumpulkan informasi dan mengasosiasi secara mandiri. Salah satu metode yang cocok digunakan adalah problem based learning. Dengan metode ini siswa akan menyelesaikan masalah secara mandiri menggunakan intuisinya, dengan begitu intuisi siswa akan terlatih untuk kreatif mencari solusi dari permasalahan yang dihadapi.
    Terima kasih.
    Wassalamu’alaikum wr wb

    ReplyDelete
  52. Assalamu’alaikum wr wb
    Dwi Kawuryani
    14301241049 (S1 Pendidikan Matematika I 2014)
    Kurikulum 13 menggunakan pendekatan saintifik, pendekatan yang baik digunakan untuk meningkatkan rasa ingin tahu siswa, juga melatih kemandirian siswa dalam mencari tahu. Namun sayangnya guru-guru yang belum dibekali pengetahuan tentang pendekatan ini malah salah dalam penerapan pendelatan yang digunakan. Hal ini berakibat pada salahnya proses pembelajaran dan tujuan yang dicapai guru pada lapangan.
    Terima kasih.
    Wassalamu’alaikum wr wb

    ReplyDelete
  53. Assalamu’alaikum wr wb
    Dwi Kawuryani
    14301241049 (S1 Pendidikan Matematika I 2014)
    Salah satu metode yang sesuai diterapkan dalam K13 adalah discovery learning. Dalam metode ini siswa akan mencari tahu pengetahuan baru melalui percobaan-percobaan yang dilakukan secara mandiri dan membuat kesimpulan secara mandiri. Hal ini akan melatih kemandirian siwa dalam belajar dan juga akan melatih insting siswa dalam mencari tahu. Sebagai guru harus mampu membimbing siswa agar sejalan dengan pengetahuan yang hendak dicapai.
    Terima kasih.
    Wassalamu’alaikum wr wb

    ReplyDelete
  54. Syahlan Romadon
    PM C 2016 / 16709251047

    Berdasarkan artikel tersebut, metode pembelajran yang cocok untuk kurikulum 2013 adalah metode pembelajaran berbasis masalah atau problem based learning, pembelajaran dengan pendekatan ilmiah, pembelajaran kontekstual, pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran kooperatif, dan pembelajaran komunikatif. Salah satu metode pembelajaran dengan pendekatan ilmiah adalah pembelajaran discovery learning. Metode discovery ini dikemukakan oleh Bruner. Menurut Bruner, belajar adalah proses sosial yang aktif dimana siswa mengkonstruksi ide baru dan konsep berdasakan pengetahuannya saat ini (Sugihartono, 2013: 111). Langkah-langkah operasional discovery learning yaitu : (1) pemberian rangsang (2) identifikasi masalah, (3) pengumpulan data, (4) pengolahan data, (5) pembuktian, (6) penarikan kesimpulan.

    ReplyDelete
  55. Rindang Wijayanto
    14301241028
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Terimakasih atas informasi yang Bapak berikan, saya jadi lebih mengetahui lebih mendalam tentang apa saja metode pembelajaran yang cocok untuk diterapkan pada kurikulum 2013 sehingga siswa dapat mengkonstruksi pengetahuannya sendiri dan pengetahuan itupun akan terkenang dalam benak mereka.

    ReplyDelete
  56. Ujang Herlan Permana
    14301249001
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Metode pembelajaran yang cocok adalah dengan pendekatan guided inquiry learning, karena siswa terlibat aktif dalam pembelajaran, guru sebagai fasilitator membimbing siswa agar tujuan pembelajaran tercapai. Akibtanya siswa mengkonstruk sendiri pengetahuannya. Pembelajaran akan menjadi lebih bermakna.

    ReplyDelete
  57. Hening Carrysa
    14301241012
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Metode pembelajaran yang cocok untuk diterapkan pada kurikulum 2013 adalah tergantung pada berbagai faktor. karena sejatinya semua metode itu benar hanya saja kita menentukan pilihan metode pembelajaran dari tujuan pembelajaran, tingkatkan kematangan anak didik, situasi dan kondisi yang ada dalam proses pembelajaran tersebut.

    ReplyDelete
  58. Hening Carrysa
    14301241012
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Adapun prinsip-prinsip pemilihan suatu metode pembelajaran adalah disesuaikan dengan tujuan, tidak terikat pada satu alternatif metode dan penggunannya bersifat kombinasi agar dapat mengembangkan potensi-potensi siswa yang ada.

    ReplyDelete
  59. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Kurikulum 2013 ini mempromosikan pendekatan pembelajaran dengan saintifik. Pembelajaran saintifik sendiri biasa digunakan dalam bidang-bidang ilmu sains atau IPA, yang seringkali praktek pembelajarannya juga berada di laboratorium. Langkah-langkah pembelajaran dalam saintifik berupa mengamati, menanya, menalar, mengasosiasi dan mengkomunikasikan, menjadi acuan dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran di kelas. Salah satu metode pembelajarann yang tidak akan luput atau menjadi dampak dari pembelajaran saintifik ini tentunya adalah dengan metode pembelajaran berbasis masalah (problem based learning). Berangkat dari masalah yang seringkali ditemui siswa dalam kehidupannya memudahkan siswa untuk mengamati permasalahan tersebut secara lebih mendalam. Apabila siswa sudah menganalisis masalah yang diangkat dalam pembelajaran tersebut, maka siswa akan lebih mudah untuk memunculkan pertanyaan-pertannyaan terkarit dengan permasalahan itu. Dengan pertanyaan-pertanyaan yang dimunculkan membuat siswa melakukan penalaran terhadap berbagai hal yang mungkin saja terkait dengan permasalahan yang dapat membantunya dalam menyelesaikan masalah. Setelah itu, siswa dapat mengasosiasikannya dari berbagai penlaran yang telah dilakukannya. Setelah itu barulah siswa dapat mengomunikasikan gagasannya mengenai permasalahan tersebut beserta solusi yang dapat digunakan dalam menyelesaikan permasalahan tersebut. Dalam proses mengkomunikasikan gagasan inilah, memberikan peluang kepada siswa-sswa lain untuk dapat memberikan kritik maupun sarat atau bahkan gagasaannya yang mungkin berlainan dengan gagasan siswa tadi.

    ReplyDelete
  60. Nita Lathifah Islamiyah
    14301244011
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    K13 merupakan kurikulum yang berupa pengembangan dari Kurikulum sebelumnya atau KTSP 2006. Kurikulum tersebut dikembangkan karena dipengaruhi oleh beberapa faktor.
    Menurut salah satu sumber, beberapa prinsip-prinsip yang diterapkan oleh K13 adalah :
    dari pesertadidik diberi tahu menuju pesertadidik mencari tahu;
    dari guru sebagai satu-satunya sumber belajarmenjadi belajar berbasis aneka sumberbelajar;
    dari pendekatan tekstual menuju proses sebagai penguatan penggunaan pendekatan ilmiah;
    dari pembelajaran berbasis konten menuju pembelajaran berbasis kompetensi;
    dari pembelajaran parsial menuju pembelajaran terpadu;

    ReplyDelete
  61. Nita Lathifah Islamiyah
    14301244011
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Sesuai dengan judul di atas yaitu tentang "Pembelajaran yang Cocok untuk K13" adalah menurut saya pembelajaran yang menggunakan model pembelajaran kooperatif juga saintifik. Karena pembelajaran kooperatif menerapkan prinsip kerjasama. Peran guru disini sebagai fasiliator untuk siswa-siswa yang memaparkan ide-idenya melalui diskusi kelompok sehingga siswa terlibat lebih aktif berkreasi diabnding guru.

    ReplyDelete
  62. Nita Lathifah Islamiyah
    14301244011
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Namun pada hakikatnya, pemilihan untuk menggunakan metode maupun model pembelajaran apapun tergantung dari beberapa faktor dan kondisi yang terjadi di kelas tersebut. Semua model maupun metode pembelajaran yang ada, akan efektif ketika diterapkan di dalam kondisi yang sesuai dengan prinsip-prinsip model atau metode pembelaran tersebut.

    ReplyDelete
  63. Nita Lathifah Islamiyah
    14301244011
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Maka, sebagai guru maupun calon guru yang profesional, harus cerdas dalam mengamati kondisi kelas tersebut. Tidak hanya cerdas dalam mengamati kondisi kelas tersebut, tapi juga kritis dan teliti dalam memilih metode maupun model pembelajaran yang nantinya akan diterapkan di kelas tersebut sehingga dapat mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan.

    ReplyDelete
  64. Ari Dhamayanti
    14301241045
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Kurikulum 2013 menekankan pada student centered. Sehingga metode pembelajaran yang digunakan sebisa mungkin disesuaikan dengan kebutuhan siswa agar siswa aktif dalam kegiatan di kelas. Maka menurut Permendikbud Nomor 65 Tahun tentang Standar Proses, model pembelajaran yang diutamakan dalam implementasi Kurikulum 2013 adalah model pembelajaran Inkuiri (Inquiry Based Learning), model pembelajaran Discovery (Discovery Learning), model pembelajaran berbasis projek (Project Based Learning), dan model pembelajaran berbasis permasalahan (Problem Based Learning). Sehingga metode pembelajaran yang digunakan bisa berbasis masalah, berbasis projek atau metode dengan penemuan terbimbing.

    ReplyDelete
  65. Dwi Kawuryani
    14301341049 (Pendidikan Matematika I 2014)
    Kurikulum 2013 adalah kurikulum yang bertujuan untuk membuat siswa aktif dalam pembelajaran. Salah satu metode pembelajaran yang cocok digunakan adalah metode saintifik. Metode saintifik adalah metode yang berpusat pada kegiatan siswa, pada keaktifan siswa dalam mencari tahu dan berdiskusi, sehingga metode ini sangat dodok digunakan dalam K13.

    ReplyDelete
  66. SUMIATI
    16709251056_PMC 2016
    Pendidikan Matematika-S2

    Bismillaah...
    Beberapa dari metode pembelajaran yang COCOK untuk Kurikulum 2013 yang telah dijelaskan pada artikel di atas, salah satunya adalah problem based learning (PBL) yaitu metode pembelajaran yang bercirikan adanya permasalahan nyata yang tidak terstruktur dengan baik sebagai konteks untuk para peserta didik belajar berfikir kritis dan keterampilan memecahkan masalah serta memperoleh pengetahuan.

    ReplyDelete
  67. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014


    Jika dibicarakan metode yang cocok dalam kurikulum 2013 yaitu pembelajaran dengan paradigma constructivisme. Yang membuat siswa itu melakukan kegiatan untuk merekonstruksi pengetahuannya sendiri. Banyak alternative metode yang dapat digunakan, seperti: (1) Realistics Mathematics Education (2)Contextual Learning (3) Etnomatematika (4) Problem based Learning dan masih banyak lainya.; Metode tersebut sangat cocok untuk pembelajaran pada kurikulum 2013. Namun metode yang cocok diterapkan dikelas susuai kondisi dari murid-murid, guru harus menyiapkan variasi-variasi metode agar siswa tidak bosan.

    ReplyDelete
  68. Ari Dhamayanti
    14301241045
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Kurikulum 2013 identik dengan pendekatan saintifik, sehigga metode yang digunakan didasarkan dengan kegiatan mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi dan mengomunikasikan. Oleh karena itu, kegiatan – kegiatan itu diharapkan akan lebih membuat siswa lebih mengeksplor kemampuan yang ia miliki.

    ReplyDelete
  69. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014


    Terimakasih Pak Marsigit, link yang telah bapak berikan dapat memberikan referensi bagi kami dan calon calon guru lainnya mengenai metode pembelajaran yang cocok diterapkan pada kurikulum 2013. Pembelajaran yang dilakukan dengan pendektaan saintifik dimana terdpat lima bagian yaitu 5M (mengamati, menanya, mencoba, mengasoisasi, dan mengkomunikasi) , selain itu pembelajaran kontekstual, pembelajaran berbasis masalah, pembelajran berbasis project juga cocok untuk kurikulum 2013, karan pada pembelajaran tersebut siswa diberi kesempan untuk menemukan konsep materi melalui investigasi.

    ReplyDelete
  70. Kusuma Wardani D.S
    14301241027
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Kurikulum 2013 menekankan pada pembelajaran berbasisi komptensi sehingga dalam pembelajaranya bukan hanya sekedar transfer pengetahuan melainkan bagaiman menciptakan lingkungan belajar bagi peserta didik agar mendapatkan pengalaman belajar dalam mengkonstruksi pengetahuannya. Dan pendekatan yang sesuai dengan K-13 tersebut adalah pendekatan saintifik

    ReplyDelete
  71. Nurrita Sabrina
    14301244010
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dari KTSP menuju kurikulum 2013 terjadi pergeseran paradigma mengenai pembelajaran. Kita tahu bahwa dalam kurikulum 2013 pembelajaran tidak lagi berpusat pada guru akan tetapi bergeser pada siswa. Siswa merupakan subjek belajar, guru disini berperan sebagai fasilitator yang mengarahkan siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran.

    ReplyDelete
  72. Nurrita SAbrina
    14301244010
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Metode yang sesuai dengan kurikulum 2013 adalah metode dengan pendekatan "kontruktivism" yang mana menempatkan siswa sebagai subjek pembelajar. Siswa yang mengkonstruk pengetahuan sendiri. SAlah satu contoh metode pembelajarannya yakni problem based learning (PBL), kooeratif learning, discovery learnig, etnomatematika dan lain sebagainya.

    ReplyDelete
  73. Nurrita Sabrina
    14301244010
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Ketika belajar mengenai psikologi pendidikan dosen saya mengatakan bahwa hakikatnya tidak ada metode yang benar-benar cocok. Semua metode memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing sehingga dalam pengimplementasiaanya kita harus mempertimbangkan karakteristik siswa sekiranya metode mana yang lebih efektif untuk diterapkan.

    ReplyDelete
  74. KHOIRUDIN
    14301244002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Model pembelajaran merupakan kerangka konseptual yang digunakan sebagai pedoman dalam melakukan pembelajaran yang disusun secara sistematis untuk mencapai tujuan belajar yang menyangkut sintaksis, sistem sosial, prinsip reaksi dan sistem pendukung (Joice&Wells). Hal ini berarti bahwa dengan model pembelajaran dapat menjadikan suatu tujuan belajar bisa tercapai.

    ReplyDelete
  75. KHOIRUDIN
    14301244002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Penggunaan model pembelajaran harus dikaitkan dengan dimensi dan ruang yand sesuai. Model pembelajaran tertentu hanya tepat digunakan untuk materi pembelajaran tertentu. Sebaliknya materi pembelajaran tertentu akan dapat berhasil maksimal jika menggunakan model pembelajaran tertentu. Guru harus mengerti akan faktor-faktor ini sehingga bisa membuat learning trajectory yang sesuai.

    ReplyDelete
  76. KHOIRUDIN
    14301244002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pendekatan ilmiah atau pendekatan saintifik merupan pendekatan yang mendasari kegiatan pembelajaran pada kurikulum 2013. Ciri-ciri umumnya adalah kegiatan pembelajaran yang mengedepankan kegiatan-kegiatan proses yaitu : mengamati, menanya, mengumpulkan data, mengasosiasi, menyimpulkan.

    ReplyDelete
  77. KHOIRUDIN
    14301244002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Kebijakan tentang penerapan pembelajaran kurikulum 2013 ini tercantum dalam dokumen regulasi Permendikbud No. 81A tahun 2013 yang diperbaharui dengan Permendikbud No. 104 tahun 2014 tentang Pembelajaran. Dengan berlakunya kurikulum ini maka seluruh komponen pendidikan harus siap menyenggarakan pendidikan yang terbaik untuk negeri.

    ReplyDelete
  78. Nita Lathifah Islamiyah
    14301244011
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Menurut saya, metode yang tepat untuk kurikulum 2013 adalah metode pembelajaran yang menggunakan model student centre. model pembelajaran yang menggunakan student centre yaitu model pembelajaran kooperatif. Model pembelajaran kooperatif memang melibatkan siswa untuk aktif dan nantinya siswa tersebut dapat meningkatkan hasil belajar siswa.

    ReplyDelete
  79. 'Azzanie Karima Arroida
    14301241017
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Karena Kurikulum 2013 menggunakan pendekatan saintifik, maka metode yang cocok diberlakukan di kelas adalah yang saintifik juga. Sintaknya tidak harus sama persis tetapi intinya sama, contoh metode yang cocok antara lain problem based learning, project based learning, dan lain-lain yang memiliki inti sintak yang sama dengan pendekatan saintifik. Beberapa metode juga telah ditawarkan dalam permendiknas.

    ReplyDelete
  80. Sefti Lailatifah
    14301241040
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Terimakasih Prof atas link mengenai metode pembelajaran yang cocok untuk kurikulum 2013 tersebut. Hal ini sangat bermanfaat bagi para guru, pendidik maupun calon pendidik untuk dapat digunakan sebagai referensi dalam mengajar.

    ReplyDelete
  81. Sefti Lailatifah
    14301241040
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Metode pembelajaran yang selama ini sudah ada memanglah sangat banyak. Dan kita sebagai pendidik harus pintar-pintar menetapkan metode seperti apa yang akan kita gunakan dalam melaksanakan pembelajaran sesuai dengan kebutuhan siswa.

    ReplyDelete
  82. Nurul Faizah
    14301241022
    Pendidikan Matematika A 2014 (S1)

    Salah satu pembelajaran yang cocok dengan kurikulum 2013 adalah pembelajaran kontekstual. Pembelajaran kontekstual merupakan suatu pendekatan yang digunakan dalam proses pembelajaran, dimana dapat membantu guru untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan dengan mengaitkan materi tersebut dengan konteks nyata, baik yang terjadi dalam diri siswa maupun lingkungan disekitarnya, sehingga memungkinkan siswa untuk lebih memaknai materi pembelajaran karena siswa merasakan langsung manfaat dari mempelajari materi tersebut.

    ReplyDelete
  83. KHOIRUDIN
    14301244002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Penerapan Pembelajaran Kurikulum 2013 merupakan salah satu cara agar pendidikan Indonesia bisa maju sehingga bisa melahirkan generasi emas. Peserta Didik setelah mempelajari suatu muatan pembelajaran, menamatkan suatu program, atau menyelesaikan satuan pendidikan tertentu. Jika telah berjalan dengan baik maka bukan tidak mungkin Indonesia bisa menyaingi kekuatan-kekuatan negara yang maju, karena sebenarnya Indonesia adalah negara yang kaya akan SDM dan SDA.

    ReplyDelete
  84. Ainun Fidyana Syafitri
    14301244006
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Kurikulum 2013 menyarankan salah satu pendekatan pembelajaran yaitu saintifik. Pendekatan pembelajaran saintifik dapat dipadu padankan dengan beberapa model pembelajaran, salah satunya pembelajaran berbasis masalah. Dengan memadukan model PBM dengan pendekatan saintifik akan sesuai dengan sintak pembelajaran dengan pendekatan saintifik. Siswa disajikan suatu permasalahan yang kemudian siswa sendirilah yang menemukan solusi dan menyimpulkan. PBM sangat baik untuk memfasilitasi siswa memperoleh pengetahuan dengan dirinya sendiri.

    ReplyDelete
  85. Ainun Fidyana Syafitri
    14301244006
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Pendekatan pembelajaran yang juga dapat diterapkan dalam kurikulum 2013 adalah pendekatan pembelajaran kontekstual. Pendekatan ini sangat bagus untuk diterapkan sebab siswa akan mampu mengaitkan konteks kehidupan sehari-hari dengan matematika, sehingga siswa akan mampu menerapkan pembelajaran yang telah dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari yang sesuai. Selain itu dengan pembelajaran menggunakan pendekatan kontekstual akan menjadikan belajar siswa menjadi lebih bermakna.

    ReplyDelete
  86. Endryana Listyarini
    14301241034
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Salah satu model pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum 2013 adalah model pembelajaran inkuiri. Langkah-langkah dalam model inkuiri terdiri atas: observasi/mengamati berbagai fenomena alam, mengajukan pertanyaan tentang fenomena yang ihadapi, mengajukan dugaan atau kemungkinan jawaban, mengumpulkan data, dan merumuskan kesimpulan.

    ReplyDelete
  87. Febrian Luthfi F
    13301241062
    pendidikan matematika 2013

    terikasih telah membagi informasi, semoga bermanfaat untuk kedepannya

    ReplyDelete
  88. Fina Fitri Nurjannah
    14301244005
    S1 Pendidikan Matematika A 2014


    Dirasa akan sulit untuk mengatakan satu metode yang paling cocok digunakan di dalam kelas. Suatu kelas terdiri dari siswa yang heterogen. Heterogen karena setiap siswa memiliki karakter yang berbeda seperti minat, bakat, kecepatan berpikir, kemampuan awal, dan lain-lain. Hal yang demikianlah yang tidak memungkin untuk memilih satu metode yang dirasa cocok dalam pembelajaran. Memilih satu metode yang digunakan secara terus menerus akan menimbulkan masalah bagi siswa. Mengapa? hal ini dikarenakan fasilitas yang diberikan untuk membangun pengetahuan siswa tidak disediakan oleh guru. Kemampuan dan minat yang bermacam-macam mengharuskan menggunakan metode yang bermacam-macam sehingga siswa dapat terfasilitasi dengan baik dalam membangun pengetahuannya.

    ReplyDelete
  89. Fina Fitri Nurjannah
    14301244005
    S1 Pendidikan Matematika A 2014


    Dalam kurikulum 2013 metode yang digunakan adalah metode saintifik. Metode saintifik terdiri dari 5 kegiatan yaitu mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan. Namun, dalam kurikulum 2013 juga dikatakan bahwa metode pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran dapat divariasi dan dikombinasikan dengan metode lain, seperti project based learning, discovery laerning, dan lain-lain.

    ReplyDelete