Jul 5, 2013

Metode Pembelajaran yan COCOK unttuk Kurikulum 2013


Dear all,
Dapat disimak tentang Metode Pembelajaran yang COCOK untuk Kurikulum 2013. Klik berikut:
http://uny.academia.edu/MarsigitHrd
Thank's
Marsigit

34 comments:

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  2. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Seorang pendidik atau guru perlu adanya untuk menentukan model pembelajaran yang digunakan selama proses pembelajaran, karena model pembelajaran yang kita gunakan selama proses pembelajaran memiliki pengaruh yang besar terhadap keberhasilan siswa dikelas dan untuk kehidupan sehari-hari. Untuk memilih model pembelajaran yang tepat tentunya guru harus benar-benar memahami model tersebut dan disesuaikan dengan keadaan lingkungan kelas dan perkembangan para siswanya. Seorang guru yang mampu memahami kemampuan dan perkembangan peserta didik, maka dapat membuat model pembelajaran yang sesuai, sehingga dapat menciptakan iklim pembelajaran yang kondusif dan efektif.

    ReplyDelete
  3. Setiap metode pembelajaran memiliki kelebihan dan kekurangan. Sejatinya metode apa yang cocok adalah tergantung kesesuaian materi dan karakteristik siswanya. Maka yang paling memahami metode yang sesuai untuk dalam pembelajaran adalah guru. Oleh karena itu guru harus menguasai banyak metode, agar dapat menggunakan atau mengkombinasikan sesuai kebutuhan. Guru jangan hanya mengadopsi satu metode pembelajaran sepanjang waktu karena akan menghasilkan pembelajaran yang menoton. Di samping itu dalam memilih metode pembelajaran, guru perlu memperhatikan pedoman sistem pendidikan yang berkembang.

    ReplyDelete
  4. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Saya masih ingat betul apa yang pernah disampaikan oleh Prof. Marsigit pada suatu perkuliahan yang pernah saya ikuti pada jenjang S1 Pendidikan Matematika dulu. Bahwa sebaik-baik metode adalah ‘berganti-ganti metode’. Saya menangkap maksud dari hal ini adalah dalam pembelajaran guru hendaknya tidak terpaku pada satu metode saja, namun harus selalu berubah-ubah sesuai dengan kebutuhannya, sesuai dengan bagaimana siswanya, sesuai dengan apa materinya. Karena tentu saja setiap metode akan menjadi optimal ketika diterapkan pada ruang dan waktu yang tepat. Maka dari itu guru dituntut untuk kreatif dan inovatif, memiliki banyak pengetahuan dan mampu menguasai berbagai metode pembelajaran. Namun yang juga harus diperhatikan adalah, metode yang digunakan hendaknya sebisa mungkin harus mampu memfasilitasi siswa untuk secara aktif membangun pengetahuan dan pengalamannya.

    ReplyDelete
  5. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)

    Terima kasih Pak, telah memberikan gambaran mengenai metode pembelajaran yang cocok untuk kurikulum 2013 dan yang dibahas adalah mengenai problem based learning berupa pengertian, tujuan, sintaks, ciri-ciri, contoh RPP. Kurikulum 2013 memiliki ciri yang identik yaitu berdasarkan student center. Sehingga problem based learning sangat cocok untuk diterapkan dalam pembelajaran pada kurikulum 2013, selain itu problem based learning yang berasal dari konteks masalah akan menjadikan siswa mengetahui kebermanfaatan dari materi yang mereka pelajari, sehingga anggapan bahwa matematika hanya mempelajari rumus saja dapat ditolak dengan adanya model pembelajaran seperti problem based learning.

    ReplyDelete
  6. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb

    Referensi yang dituliskan dalam link tersebut memberikan kami informasi bahwa metode pembelajaran yang cocok dan tepat untuk digunakan dalam pembelajaran K13 adalah metode yang dirancang agar siswa aktif secara fisik dan pikiran dalam proses pembelajaran yakni seperti metode pendekatan pembelajaran kontekstual, Berbasis masalah, berbasis proyek, kooperatif dan komunikatif. Dengan adanya referensi ini merupakan tantangan bagi kami untuk mempelajari dan memaksimalkannya dalam proses pembelajaran. Terima Kasih

    ReplyDelete
  7. Metia Novianti
    17709251021
    P Mat A

    Apa yang Prof share dapat memberikan kami gambaran tentang bagaimana dan apa saja metode pembelajaran yang dapat kami gunakan dalam Kurikulum 2013. Sesungguhnya, tidak ada metode pembelajaran yang sempurna, sehingga dalam proses pembelajaran pemilihan metode sangat dipengaruhi oleh karakteristik siswa dan tingkat komleksitas materi yang akan diberikan. Dari bacaan tersebut, kami mendapatkan berbagai macam referensi yang dapat digunakan dalam pembelajaran, tinggal bagaimana kami memahaminya, memilih dan mengimplementasikannya dalam proses pembelajaran.

    ReplyDelete
  8. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPS P.Mat A

    Terimakasih atas sumber yang Prof. berikan. Sampai saat ini, pengimplementasian kurikulum 2013 sebagian besar masih terjadi pada bagian luarnya saja. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya guru yang masih melakukan kegiatan pembelajaran dengan metode konvensional. Banyak faktor yang menyebabkan pembelajaran konvensional masih digunakan. Kemungkinannya adalah guru masih terbatas pengetahuannya dalam hal metode pembelajaran yang cocok digunakan dalam K13. Melalui link yang Prof. berikan, dapat memberikan inspirasi bagi guru untuk memilih metode yang dapat diterapkan dalam pembelajaran pada kurikulum 2013.

    ReplyDelete
  9. Kholifatun Nur Rokhmah
    17709251011
    Pend. Matematika A 2017

    Terimakasih Bapak, atas share pengetahuan di atas. Sesuai yang saya pelajari di kelas Prof, metode yang terbaik adalah berganti-ganti metode. Perubahan kurikulum merupakan momentum untuk berganti metode yang sesuai dengan kurikulum yang sedang berjalan namun tetap mampu memfasilitasi karakter materi pembelajaran, karakter siswa, juga memperhatikan lingkungan termasuk kebudayaan dan fasilitas sekolah. Semoga dengan segala upaya perbaikan baik dari pemerintah maupun kita sebagai praktisi di lapangan, negara kita akan mengalami kemajuan dalam dunia pendidikan. Aamiin

    ReplyDelete
  10. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052
    Metode dipandang sebagai cara untuk melaksanakan pembelajaran. Cara dapat bermacam-macam bentuk dan rupanya, tapi memiliki kesamaan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Kurikulum 2013 sebagai kurikulum terbaru di Indonesia tentunya banyak menurunkan metode yang sesuai untuk digunakan. K13 dengan pendektan saintifiknya menginginkan agar siswa memiliki kemampuan analisis dan sintesis yang kuat, oleh karena tentu harus banyak variasi metode ang dilakukan untuk mencapai tujuan ersebut, mustahil hanya dengan satu cara dapat mencapai tersebut.

    ReplyDelete
  11. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052
    Sebaik-baik metode untuk kurikulum 2013 adalah sering berganti metode. Wajar jika demikian karena k13 lebih menekankan pada proses mengamati, mengidentifikasi, menanya, sampai pada tahap sintesis pengetahuan siswa. Untuk itu diperlukan variasi metode mengjar yang komplit sebagai sarana siswa belajar berbagai pengetahuan. Guru dalam k13 berpotensi untuk mengembangkan ide kreatifnya dalam menjalankan metode, sehingga siswa benar-benar mengalami atau melakukan kegiatan belajar. Bukan lagi transfer of knowledge, tapi sudah pada tahapan learning by doing, learning activity.

    ReplyDelete
  12. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Kurikulum 2013 menekankan pembelajaran dengan pendekatan saintifik. Dalam pendekatan pembelajaran saintifik terdapat 5 tahaman yang biasanya disingkat 5M. yaitu mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi, dan mengomunikasikan. Tentu sja kegiatan 5M ini merupakan kegiatan pembelajaran yang berpusat pada siswa. Atau siswa sebagai subyek belajar membangun sendiri pengetahuannya melaui kegiatan belajarnya. Guru bertugas memfasilitasi siswa dalam rangka belajar untuk membangun pengetahuannya. Selain dilakukan secara tunggal, metode saintifik juga bisa dikolaborasikan dengan metode pembelajaran lain misalnya kooperatif. Jadi, siswa tidak hanya menjadi pusat pembelajaran tetapi juga secara aktif mengembangkan kemampuan lainnya disamping kemampuan akademik.

    ReplyDelete
  13. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Adapun ciri-ciri secara umum metode pembelajaran yang cocok untuk kurikulum 2013 yaitu yang berpusat pada siswa, guru sebagai fasilitator, kemudan pembelajaran yang bermakna bagi siswa, yang dapat membangun sikap terampil, dan memeberikan kesempatan pada siswa untuk mengkomunikasikan. Sehingga model modelnya dengan pembelajaran penedekatan ilmiah yaitu inquiry dan discovery, dengan kontekstual, PBL, berbasis proyek atau yang sering disebut PjBL, kooperatif, dan pembelajaran komunikatif. Karena model-model di atas memenuhi ciri-ciri pembelajaran aktif.

    ReplyDelete
  14. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Berdasarkan artikel tersebut, metode pembelajran yang cocok untuk kurikulum 2013 adalah metode pembelajaran berbasis masalah atau problem based learning, pembelajaran dengan pendekatan ilmiah, pembelajaran kontekstual, pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran kooperatif, dan pembelajaran komunikatif. Salah satu metode pembelajaran dengan pendekatan ilmiah adalah pembelajaran discovery learning. Metode discovery ini dikemukakan oleh Bruner. Menurut Bruner, belajar adalah proses sosial yang aktif dimana siswa mengkonstruksi ide baru dan konsep berdasakan pengetahuannya saat ini (Sugihartono, 2013: 111). Langkah-langkah operasional discovery learning yaitu : (1) pemberian rangsang (2) identifikasi masalah, (3) pengumpulan data, (4) pengolahan data, (5) pembuktian, (6) penarikan kesimpulan.

    ReplyDelete
  15. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Banyak sekali metode pembelajaran yang dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran yang dilakukan berdasarkan kurikulum 2013. Pembelajaran dengan menggunakan pendekatan saintifik yang mengedepankan siswa harus dapat mengkonstruksi pengetahuannya sendiri, pembelajaran dapat dilakukan dengan pembelajaran yang dapat memfasilitasi hal tersebut dan yang dapat meningkatkan kebermaknaan pembelajaran, karena walaupun pembelajaran yang dilakukan telah berbasis saintifik namun tidak bermakna, maka sama saja.Metode pembelajaran yang dapat digunakan antara lain ialah pembelajaran inkuiri, pembelajaran discoveri, pembelajaran penemuan, pembelajaran kooperatif, pembelajaran berbasis masalah, pembelajaran berbasis proyek dan masih banyak pembelajaran yang dapat dipilih. guru dapat pula mengkombinasikan dua dari beberapa pilihan metode pembelajaran untuk digunakan dalam proses pembelajaran, tidak hanya terspaku dengan metode-metode di atas. Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  16. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Banyaknya pilihan atau variasi metode pembelajaran yang dapat digunakan dalam pembelajaran berdasarkan kurikulm 2013, namun jika mindset guru mengenai desain pembelajaran tidak berubah, maka hal itu tidak akan membantu untuk mewujudkan suasana pembelajaran yang tercipta. Kurikulum 2013 mengusung beberapa perubahan aspek pembelajaran secara langsung, sehingga terbuka lebar kemungkinan bahwa para guru merasa kesulitan dalam pelaksanaannya. Biarpun demikian, pemerintah telah menyediakan buku pegangan guru dan buku siswa agar dapat memudahkan guru, lengkap dengan bimbigan atau arahan apa yang harus dilakukan guru agar dapat menjalankan pembelajaran sesuai dengan tagihan kurikulum, namuun hal tersebut akan menjadi kakku bilamana guru tidak berhasil berproses mengubah mindsetnya mnegenai pembelajaran dan hanya sebatas menjalankan apa yang tertulis pada buku panduang yang ada. Guru harus berhasil mengubah miindsetnya sebelum memberikan materi kepad siswa, karena hal tersebut sedikit banyak akan mempengaruhi keberhasilan proses pembelajaran yang dilakukan. Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  17. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Modul diatas berisi informasi yang sangat penting bagi calon pendidik dan pendidik karena berisi metode-metode yang cocok digunakan untuk pembelajaran yang menerapkan kurikulum 2013. Beberapa metode yang cocok diantaranya adalah pembelajaran dengan pendekatan ilmiah, kontekstual, berbasis masalah, berbasis proyek, kooperatif dan komunikatif. Tetapi penjabarannya hanya pada pembelajaran berbasis masalah. Dalam modul tersebut ada penjabaran mengenai beberapa aspek dalam pembelajaran berbasis masalah, seperti : pengertian, teori belajar, tujuan, kegiatan-kegiatan, langkah-langkah, model bahan ajar, ciri-ciri, outcome, kelemahan, kata kerja yang sesuai, sintaks, evaluasi, format RPP, dsb. Oleh karena itu, saya merekomendasikan untuk membaca modul ini karena memang bermanfaat.

    ReplyDelete
  18. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Kurikulum 2013 yang telah diteapkan di sekolah –sekolah harus sepenuhnya dipahami oleh guru. Guru merupakan tombak pendidikan yang mampu mengaplikasikan kurikulum tersebut dalam tataran kelas. Dengan demikian diperlukan banyak refensi metode pembelajran yang cocok unutk guru agar dapat di aplikasikan di kelas masing masing.

    ReplyDelete
  19. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    PPs PMat C

    Untuk mensukseskan pembelajaran pada kurikulum 2013 diperlukan metode yang bervariasi. tentunya metode-metode yang digunakan lebih mengarah ke metode yang inovatif. Dengan metode yang inovatif dan variatif diharapkan siswa lebih terfasilitasi untuk menumbuhkan dan mengembangkan ilmunya. Sehingga pembelajaran yang menggunakan metode inovatif dapat lebih efektif dalam mensukseskan tujuan pembelajaran.

    ReplyDelete
  20. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Terima kasih Pak, karena telah memberikan referensi kepada kami mengenai pembelajaran matematika yang dapat digunakan. Pembelajaran saat ini yang sesuai dengan kurikulum 2013 adalah pembelajaran yang konstruktivis, yang berdasarkan pengalaman, yang sesuai dengan dunia anak-anak. Akan tetapi yang sesungguhnya terjadi adalah guru-guru saling berlomba dengan kurikulum 2013, berlomba dengan materi pembelajaran. Padahal seperti yang Bapak sering ungkapkan sesungguhnya kurikulum saat ini bukan kurikulum yang tujuannya mengejar materi, senggol atau materi, karena hal itu merupakan hal yang konyol karena siswa tidak mungkin mengejar materi. Kurikulum seperti itu adalah kurikulum kuno, ada pada zaman phytocantropus. Sehingga yang pembelajaran yang sesuai dengan K 13 adalah pembelajaran inovatif, yang kontruktivis, yang memfasilitasi siswa-siswa yang memiliki beragam karakteristik itu untuk membangun pengetahuannya sesuai dengan potensinya masing-masing.
    Wassalamualaikum, wr.wb

    ReplyDelete
  21. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu’alaikum. Terimakasih Prof. Marsigit atas link yang diberikan. Kurikulum 2013 yang telah diterapkan selama emapat tahun memang maih mengalami beberapa kali perombakan. Revisi-revisi yang dilakukan bertujuan agar kurikulum 2013 terus dapat mendorong kemajuan pendidikan di Indonesia. Metode pembelajaran yang disarankan dalam kurikulum 2013 merupakan metode pembelajaran saintifik, namun penggunaaan metode lain juga dapat diterapkan seperti inkuiri, problem based learning, dan lain sebagainya.

    ReplyDelete
  22. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Metode pembelajaran merupakan salah satu penentu keberhasilan belajar siswa. Ada banyak metode mengajar yang cocok untuk pembelajaran kurikulum 2013. Apapun metode pembelajaran yang dipilih guru tidak akan menjadi masalah apabila ia mempertimbangakan ciri dan karakteristik dari kurikulum 2013 itu sendiri seperti pedekatan saintifik dan pembelajaran berpusat pada siswa. Maka metode pembelajaran yang dapat diterapkan oleh guru tidak hanya dan tidak harus selalu discovery learning, PBL, PjBL, dan sebagainya itu, sebab itu hanya apa yang disarankan saja, guru bisa menggunakan metode lainnya namun dengan masih mempertimbangkan pendekatan dan berpusat pada siswa.

    ReplyDelete
  23. Jika pembelajaran pada kurikulum berubah menjadi berpendekatan scientific maka hal ini bahwa pemerintah ingin mengubah total pembelajaran dari berpusat pada guru menjadi berpusat pada siswa. Namun, jangan sampai paradigma ini memiliki makna yang berbeda dengan pikiran guru. Guru harus dapat memilih metode pembelajaran yang memposisikan guru sebagai pembimbing, bukan berarti membiarkan siswa untuk belajar sendiri.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  24. Shelly Lubis
    17709251040
    S2 P.Mat B

    Metode-metode pembelajaran yang di sebutkan merupakan metode pembelajaran yang sangat cocok untuk kurikulum 2013 terutama bidang matematika dan sains yang akan sangat lebih baik jika menerapkan metode student center, karena metode tersebut lebih dapat membantu siswa mengembangkan pola pikir mereka. sehingga mereka sendiri yang menemukan matematika (dengan bantuan guru), bukan mendapatkan transfer ilmu matematika yang sudah jadi dari guru.

    ReplyDelete
  25. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Kurikulum 2013 merupakan kurikulum yang pada proses pembelajarannya berorientasi pada pendekatan student center. Sehingga metode-metode yang berbasis student center lah yang dianggap cocok untuk kurikulum 2013. Dengan demikian metode pembelajaran yang disarankan dalam kurikulum 2013 yaitu metode pembelajaran saintifik. Akan tetapi penggunaaan metode lain juga dapat diterapkan masih banyak, yaitu seperti inkuiri, problem based learning, dan lain-lain.
    Wassalamu'alaikum wr. wb

    ReplyDelete
  26. Ilania Eka Andari
    17709251050
    s2 Pmat C 2017

    memang benar bahwa metode yang baik untuk diterapkan di dalam kelas adalah metode yang berganti-ganti. Artinya guru tidak hanya melulu menggunakan satu metode tertentu saja.
    Tetapi realita di lapangan saat ini Mayoritas guru masih menggunakan metode yang "itu-itu saja". Dan sangat disayangakan bahwa metode yang justru selalu diterapkan adalah metode ceramah / konvensional.

    Proses Pembelajaran akan terjadi manakala terdapat interaksi atau hubungan timbal balik antara siswa dengan lingkungannya guna transfer of knowledge dan juga transfer of value. Dalam proses pembelajaran yang selama ini terjadi di dunia pendidikan indonesia adalah proses pembelajaran dengan menganut metode konvensional yaitu ceramah. Dimana metode tersebut menjadikan siswa sebagai penerima informasi secara pasif sedangkan guru adalah penentu jalannya proses pembelajaran. Hal tersebut dapat menyebabkan siswa berasumsi bahwa segala informasi dan pengetahuan yang berasal dari guru bersifat absolut dan mutlak. Metode konvensional seperti ini cenderung lebih menekankan point teacher-centered, dimana yang diperhatikan adalah bagaimana cara guru mengajar.

    ReplyDelete
  27. Ilania Eka Andari
    17709251050
    s2 Pmat C 2017

    Seharusnya metode yang kita gunakan adalah metode yang lebih menekankan kepada point student-centered, dimana yang menjadi perhatian utama adalah bagaimana siswa belajar. Dengan menitikberatkan point student-centered, siswa dapat menjadi lebih aktif dan mandiri. Selain itu, dalam suatu kelas yang heterogen student centered sangatlah berperan penting karena Student-Centered Learning memiliki potensi untuk mendorong siswa belajar lebih aktif, mandiri, sesuai dengan irama belajarnya masing-masing.

    ReplyDelete
  28. Eka Luthfiana Lathifah
    17709251062
    PPs PMat C

    pemilihan metode pembelajaran sangat mempengaruhi terhadap sukses dan tidaknya suatu pembelajaran. setiap metode pembelajaran mempunyai karakteristik, kelebihan dan kekurangannya masing-masing. pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum 2013 merupakan pembelajaran yang berpusat pada siswa, jadi pembelajaran yang cocok untuk diterapkan dalam implementasi kurikulum 2013 yaitu metode yang dalam pembelajarannya menitikberatkan kepada siswa dan memacu siswa untuk berpikir kritis.

    ReplyDelete
  29. Rosnida Nurhayati
    PPs PMB 2017
    17709251042

    Kurikulum 2013 adalah kurikulum yang merubah proses pembelajaran, pembelajaran yang metode sebelumnya hanya menuntuk untuk siswa lebih aktif namun proses pembelajaran masih terpusat dengan guru. Kurikulum 2013 ini meminta untuk siswa lebih menjadi pusat, jadi semua kegiatan mengarahkan kepada siswa agar selama peembelajaran siswa memperoleh pengalaman dalam upaya menanamkan konsep.

    ReplyDelete
  30. Tari Indriani
    17701251027
    S2 PEP B 2017

    Assalamu'alaikum wr.wb
    Metode pemeblajaran yang cocok dalam kurikulum 2013 adalah metode yang mengarah atau berpusat pada siswa (learner centered). Tidak hanya metode pembelajaran saja yang harus diperhatikan, tetapi juga apa yang akan siswa dapatkan atau capai dalam pembelajaran tersebut. Tentu metode pembelajaran tersebut harus sesuai dengan situasi dan kondisi siswa, karena dalam satu kelas yang bersifat heterogen setiap anak memiliki masalah atau kemampuan yang berbeda-beda. Untuk itu metode yang digunakan diharapkan dapat memenuhi prinsip pembelajaran yang menyeluruh dan adil.

    ReplyDelete
  31. Tari Indriani
    17701251027
    S2 PEP B 2017

    Assalamu'alaikum wr.wb
    Untuk mengembangkan intuisi siswa yang dimana merupakan potensi manusia yang dibawa sejak lahir, diperlukan metode pembelajaran yang sesuai. Menciptakan hipotesis atau konjektur merupakan suatu aspek dalam taksonomi bloom pada level keenam yaitu mencipta. Dimana hipotesis dan konjektur ini merupakan dugaan sementara siswa dalam memecahkan masalah. Hal ini dapat membangun intuisi siswa dengan pengetahuan awal (apersepsi) yang telah dimiliki siswa. Nah, disinilah peran guru sebagai fasilitator yaitu memberikan scaffolding kepada siswa.

    ReplyDelete
  32. Assalamualaikum wr wb
    Terima kasih atas postingannya pak, postingan tersebut berisi tentang beberapa modul dan artikel. Dalam kurikulum 2013 menggunakan pendekatan yang berbasis saintifik maka untuk moodel pembelajaran yang cocok adalah model yang berbasis masalah seperti model pemebalajaran inkuiri (inquiry based learning), model pemebalajaran discovery, model pembelajaran berbasis projek, dan model pembelajaran berbabsis permasalahan. Penggunaan Model-model tersebut bisa disesuaikan dengan kompetensi sikap KI-1 dan KI-2, karakteristik KD,dan kesesuaian materi pembelajaran KD-3 dan KD-4.

    ReplyDelete
  33. Aristiawan
    17701251025
    S2 PEP 2017 B

    Pada dasarnya setiap metode pembelajaran memiliki tujuan khas masing-masing. sehingga adanya kelebihan dan kekurangan masing-masing adalah konsekuensi logis dari perbedaan tujuan tersebut. namun diantara semua metode pembelajaran yang ada, metode pembelajaran yang cocok dengan kurikulum 2013 adalah metode yang menggunakan pendekatan student learning center, yaitu pendekatan pembelajaran yang menjadikan siswa sebagai focus utama atau pusat dalam pembelajaran, guru ‘hanya’ berperan sebagai fasilitator saja.

    ReplyDelete
  34. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Kurikulum 2013 menjadi salah satu kurikulum yang konsepnya begitu baik, namun sulit diimplementasikan ke lapangan. Tidak sedikit guru yang mengeluhkan sulitnya penerapan kurikulum 2013. Pada dasarnya, karakteristik kurikulum 2013 mirip dengan kurikulum 2006 yang mengusung konsep Eksplorasi, Elaborasi dan Konfirmasi. Hanya saja dalam kurikulum 2013, lebih dipertegas dan dijabarkan lebih luas menjadi kegiatan Mengamati, Menanya, Mencoba, Menalar dan Menyaji. Namun yang dirasa sulit, karena dalam kurikulum 2013, sistem administrasinya jelas. Guru benar-benar diminta untuk dapat menerapkan sepenuhnya konsep yang sudah ada lengkap dengan proses penilaiannya yang besifat autentik.

    ReplyDelete