Jul 15, 2012

Elegi Menggapai Awal dan Akhir




Oleh: Marsigit
(Sumber: Ross, K.L., 2001)

Filsafat adalah olah pikir, maka peganglah itu. Jika olah pikir kita dalam hal tertentu bertentangan dengan hati kita, maka mohon ampunlah segera.

Membuktikan bahwa dunia itu mempunyai permulaan:
Berikut akan saya nukilkan bagaimana seorang Immanuel Kant berusaha membuktikan bahwa dunia itu mempunyai permulaan:



Thesis: The world has a beginning in time, and is also limited as regards space.

Proof by Immanuel Kant:
If we assume that the world has no beginning in time, then up to every given moment an eternity has elapsed, and there has passed away in that world an infinite series of successive states of things. Now the infinity of a series consists in the fact that it can never be completed through successive synthesis. It thus follows that it is impossible for an infinite world-series to have passed away, and that a beginning of the world is therefore a necessary condition of the world's existence. This was the first point that called for proof. As regards the second point, let us again assume the opposite, namely, that the world is an infinite given whole of co-existing things. Now the magnitude of a quantum which is not given in intuition [i.e. perception] as within certain limits, can be thought only through the synthesis of its parts, and the totality of such a quantum only through a synthesis that is brought to completion through repeated addition of unit to unit. In order, therefore, to think, as a whole, the world which fills all spaces, the successive synthesis of the parts of an infinite world must be viewed as completed, that is, an infinite time must be viewed as having elapsed in the enumeration of all co-existing things. This, however, is impossible. An infinite aggregate of actual things cannot therefore be viewed as a given whole, nor consequently as simultaneously given. The world is, therefore, as regards extension in space, not infinite, but is enclosed within limits. This was the second point in dispute.

Membuktikan bahwa dunia itu tidak mempunyai permulaan:

Berikut akan saya nukilkan bagaimana seorang Immanuel Kant berusaha membuktikan bahwa dunia itu tidak mempunyai permulaan:

Antithesis: The world has no beginning, and no limits in space; it is infinite as regards both time and space.

Proof by Immanuel Kant:
For let us assume that it has a beginning. Since the beginning is an existence which is preceded by a time in which the thing is not, there must have been a preceding time in which the world was not, i.e. an empty time. Now no coming to be of a thing is possible in an empty time, because no part of such a time possesses, as compared with any other, a distinguishing condition of existence rather than of non-existence; and this applies whether the thing is supposed to arise of itself or through some other cause. In the world many series of things can, indeed, begin; but the world itself cannot have a beginning, and is therefore infinite in respect of past time. As regards the second point, let us start by assuming the opposite, namely, that the world in space is finite and limited, and consequently exists in an empty space which is unlimited. Things will therefore not only be related in space but also related to space. Now since the world is an absolute whole beyond which there is no object of intuition, and therefore no correlate with which the world stands in relation, the relation of the world to empty space would be a relation of it to no object. But such a relation, and consequently the limitation of the world by empty space, is nothing. The world cannot, therefore, be limited in space; that is, it is infinite in respect of extension.

48 comments:

  1. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah...
    Dunia itu diciptakan oleh Allah SWT. dengan seimbang dan harmoni. Semua diciptakan berpasang-pasangan dan saling melengkapi satu dengan lainnya, bukan justru saling bertentangan. Setiap ada kehidupan maka akan ada kematian, ada pertemuan juga pasti akan mengalami perpisahan, ada awal dan pasti ada akhir. Segala sesuatu yang kekal hanyalah milik Allah SWT. kehidupan akhirat yang kekal pun tidak dapat disamakan dengan kekalan yang dimiliki-Nya. Namun demikian, setiap akhir dari sesuatu bisa jadi merupakan awal dari sesuatu yang lain. Seperti halnya ketika kita telah selesai mengerjakan tugas A, hal itu merupakan awal dari kita untuk mengerjakan tugas B, begitu seterusnya. Akhir dari kehidupan di dunia merupakan awal dari kehidupan akhirat yang kekal.

    ReplyDelete
  2. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Awal mulanya dunia ini hanya sebatas planet yang kosong dan lama kelamaan dunia ini penuh dengan makhluk – makhluk yang menempati bumi ini dan mulailah terjadi kehidupan di dunia ini. Sejarah kehidupan dibumi dapat diungkap melalui fosil. Fosil telah menjadi bukti yang paling kuat untuk menjelaskan tentang kejadian makroevolusi. Makroevolusi merupakan perubahan dalam skala besar diatas tingkatan spesies yang berlangsung dalam jangka waktu yang sangat lama. Kebanyakan fosil ditemukan tertanam dalam batuan sediment.

    ReplyDelete
  3. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Tuhan menganugerahkan awal kehidupan kepada manusia. Tuhan yang mengatur akhir dari dunia. Pendapat ini lebih dikenal dengan paham , Penciptaan Khusus yang mengandung arti bahwa Tuhan Langsung turun tangan . Ilmuwan tidak menolak anggapan ini , tetapi semacam itu di luar taraf dan batas ilmu pengetahuan. Pendapat ini dikenal dengan sebutan Teori Transedental, yang berpendapat bahwa semua ciptaan dari sisi “Religi “ adalah Ciptaan Tuhan Yang Maha Kuasa dan itu luar jangkauan sains.

    ReplyDelete
  4. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Setiap makhluk ciptaan Tuhan mengalami awal dan akhir. Begitu keyakinan teologis dalam setiap agama-agama. Sementara Tuhan disimbolkan sebagai keabadian tanpa awal dan tanpa akhir. Dalam bahasa Descartes Tuhan disebut sebagai sebab pertama, yang mencipta yang tiada menjadi ada. Dari semua ciptaan Tuhan yang besar dan luas di jagat raya, semua tertuju pada satu titik, yakni manusia di planet bumi. Hal ini melampuai gagasan teori heliosentrisme Copernicus yang dahulu digunakan Galileo Galilei untuk membantah keyakinan Gereja yang berpandangan bahwa pusat dari jagat raya adalah bumi. Sementara yang benar menurut Galileo Galilei berdasar teori heliosentrisme Copernicus adalah matahari.

    ReplyDelete
  5. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Di atas semuanya itu, sesungguhnya yang paling benar adalah manusia sebagai pusat inti dari semua ciptaan Tuhan. Manusia menempati posisi agung melampui semua mahkluk ciptaan Tuhan. Manusia menjadi istimewa, sebab pada diri manusia terdapat akal sebagai alat berpikir dan hati sebagai alat merasakan. Melalui dua keistimewaan tersebut, manusia mengalami peristiwa-peristiwa eksistensial, seperti tertawa-menangis, bahagia-sedih, riang-murung, mudah-susah, dan lain sebagainya. Seperti penyangkalan filsuf eksistensialis terhadap penganut ajaran filsafat materialisme. Yang menganggap akal dan hati manusia tak ubahnya seperti materi atau benda-benda.

    ReplyDelete
  6. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Di dalam dunia itu sifatnya kontradiksi yaitu semua yang ada pasti mempunyai tesis dan antitesisnya. Begitu dengan kehidupan seseorang, semuanya dimulai dengan permulaan bahwa kita lahir di dunia dan kehidupan di dunia ini sifatnya terbatas yang pada akhirnya akan menemui ajal yang merupakan akhir kehidupan di dunia ini untuk menuju ke kehidupan yang lebih kekal. Dalam filsafat pun demikian.Filsafat asalnya dari pikiran manusia, dan pikiran manusia adalah sifatnya terbatas, maka dengan demikian dalam berfilsafat pun mempunyai awal dan akhir, tergantung siapa yang berfilsafat itu dia dapat memulai dan mengakhiri filsafatnya kapan pun dan di mana pun ia berada.

    ReplyDelete
  7. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Begitulah ilmu, dapat dipikirkan dengan berbagai sudut pandang. Setiap kali berpikir tentang ilmu, maka akan terdapat berbagai kontradiksi yang ada. Maka pada saat itulah harus berpikir kritis untuk memahami arti diabalik kontradiksi itu. Benarkah keberadaannya dan dari mana objek pengada dan mengada sehingga kontradiksi itu muncul. Sehingga manusia haruslah terus berpikir, dan terus berpegang teguh atas Tuhanmu agar tak tersesat oleh pikiran-pikiran kontradiksi itu.

    ReplyDelete
  8. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    sesungguhnya manusia tidak mengetahui apan terjadinya permulaan dan kapan itu berakhir. semua yang ada di bumi langit adalah ciptaan Tuhan YME yang mengetahui kapan berawal dan kapan berakhir. sebaik baik manusia adalah mereka yang bertaqwa epada Tuhannya.

    ReplyDelete
  9. Immanuel Kant membuktikan ada dan tidaknya awal dengan kontradiksi. Tesisnya adalah dunia itu mempunyai permulaan dan dibatasi ruang dan waktu, dan antitesisnya adalah dunia itu tidak mempunyai permulaan dan tidak terbatas ruang dan waktunya. Menurut saya awal dan akhir akan ada. Kapan adanya awal dan kapan adanya akhir tidak diketahui pasti oleh manusia. Karena pikiran manusia terbatas. Hanya Tuhanlah yang tahu kapan adanya awal dan kapan adanya akhir karena hanya Tuhan yang memiliki semesta.

    ReplyDelete
  10. Nita Lathifah Islamiyah
    14301244011
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Pandangan terhadap kehidupan awal dan akhir memang berbeda-beda, tergantung dari sudut pandang masing-masing orang. Kehidupan awal dan akhir itu pasti ada. Menurut saya, kehidupan akhir yang kita inginkan nantinya adalah yang kita usahakan di kehidupan awal.

    ReplyDelete
  11. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Sesungguhnya akhir berada dalam awal dan awal berada dalam akhir, maka pada hakikatnya akhir sama dengan awal. Manusia itu berada dalam awal dan akhir. Namun, Tuhan bersifat absolut, tidak ada awal dan tidak ada akhir. Jangan sampai seorang hamba terjebak dalam permainan dimensi ruang dan waktu. Jangan pula sampai tersesat dan tidak menemukan jalan kebenaran.

    ReplyDelete
  12. Tersesatlah bagi mereka yang tidak mengubah akhirnya menjadi awal yang lebih baik dari pada akhirnya. begitu pula yang tidak mengubah akhirnya menjadi lebih baik dari awalnya. Yang demikian itu yang terjebak dalam dimensi ruang dan waktu, atau pula terjebak dalam dimensi pemikirannya sehingga akan menjadi orang yang merugi. Janganlah kamu termasuk golongan orang merugi...

    ReplyDelete
  13. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Pembicaraan mengenai awal dan akhir tidak pernah ada habisnya. Pada tahun 2015, dua orang fisikawan yaitu Ahmed Farag Ali dari Zewail City of Science and Technology di Mesir, dan Saurya Das dari University of Leithbridge di Kanada, melakukan sebuah penelitian untuk menemukan singularitas sebuah partikel yang diduga ada pada saat Big Bang terjadi. Tujuan mereka adalah untuk menemukan singularitas graviton sehingga dapat diketahui awal terbentuknya dunia. Namun penelitian Das dan Ali tidak pernah berhasil menemukan singularitas, yang artinya dunia tidak memiliki awal.

    Ada banyak teori-teori yang sangat kuat mendominasi mengenai terbentuknya awal dunia, namun masih bersifat ilmu fatamorgana. Saya berpikir, awal dan akhir dunia bukanlah lahan yang dapat digali oleh manusia. Seperti pendapat Immanuel Kant di atas, walaupun dunia tidak memiliki akhir, namun di dalamnya terdapat batas-batas. Ilmu pengetahuan manusia, setinggi apapun seseorang belajar keras, ada sesi spiritual yang tak dapat disentuh melalui penelitian. Sperti halnya takdir, awal dan akhir dunia adalah kuasa Allah.

    ReplyDelete
  14. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Di dunia ini sebenarnya ada awal dan ada akhir, tetapi sekaligus tidak ada awal dan tidak ada akhir, tergantung ruang dan waktu, dan semuanya terbukti benar, ada bukunya. Dunia ini ada awal dan ada akhir, awal aku berbicara, akhir aku berbicara. Awal kuliah, akhir kuliah. Sekaligus tidak ada awal dan tidak ada akhir, senin ketemu senin, mana awalnya, mana akhirnya. Akhir aku berbicara, tetapi nanti berbicara lagi. Tidak ada awal dan akhir di dunia ini karena siklik, berulang. Maka awal akhir itu adalah hubungan yang selalu berkesinambungan.

    ReplyDelete
  15. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Telah diingatkan sebelumnya bahwa filsafat adalah olah pikir, maka peganglah itu. Jika olah pikir kita dalam hal tertentu bertentangan dengan hati kita, maka mohon ampunlah segera. Seperti pada kasus di atas tentang pembuktian dua hal yang bertentangan yaitu membuktikan bahwa dunia itu mempunyai permulaan dan bahwa dunia itu tidak mempunyai permulaan. Dengan kemampuan olah pikir manusia mampu memunculkan argumen-argumen yang hebat dalam mendukung masing-masing paham tersebut. Bahkan satu orang mampu memberikan argumen yang bertentangan dengan kemampuan olah pikirnya.
    Dalam kasus di atas ada dua pembuktian yang dilakukan melalui olah pikir. Yaitu pertama bukti bahwa dunia itu mempunyai awal dan yang kedua bukti bahwa dunia itu tidak mempunyai awal. Saya lebih setuju dengan yang pertama, dunia itu mempunyai awal. Alasannya karena saya percaya pada Tuhan dan saya percaya bahwa dunia ini diciptakanoleh Tuhan. Tentu saja suatu hal yang diciptakan pastilah memiliki awal. Lain halnya jika hal tersebut tidak memiliki awal, berarti dunia tidak ada yang menciptakan. Hal ini bertentangan dengan ajaran agama Islam bahwa Allah SWT menciptakan alam semesta atas kuasanya.

    ReplyDelete
  16. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Awal dan akhir adalah hal yang relatif dalam kehidupan manusia. Dalam ruang dan waktu tertentu, awal dan akhir itu ada. Tetapi dalam ruang dan waktu lain, awal dan akhir itu tidak ada. Sebagai contoh, sesuai definisi bahwa awal dari makan ialah ketika menyuapkan makanan ke dalam mulut pertama kali. Tetapi bisa saja awal dari makan ialah ketika mengambil piring, atau ketika mengambil nasi, atau bahkan ketika ketika berdoa. Maka sesungguhnya awal dan akhir itu sungguh relatif. Hanya Allah SWT yang tidak memiliki awal dan juga tidak memiliki akhir. Allah itu berbeda, berbeda dari makhluk-Nya.

    ReplyDelete
  17. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Awal dan akhir adalah sesuatu yang tidak akan pernah habisnya. Ketika kita mengawali sesuatu maka menandakan kita mengakhiri hal sebelumnya dan sebaliknya ketika kita mengakhiri sesuatu maka menandakan kita mengawali hal lainnya. Sama halnya dengan kematian yang merupakan akhir dari masa hidup seseorang di dunia tetapi juga awal kehidupan di akhirat. Maka sebenar-benar awal dan akhir adalah absolut berada pada kekuasaan Tuhan. Tugas kita adalah berusaha memiliki kesadaran dan mampu melangkah dengan keputusan yang benar di setiap awal dan akhir

    ReplyDelete
  18. Widuri Asmaranti
    17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    Elegi Menggapai Awal dan Akhir, dari postingan ini menjelaskan bahwa awal dan akhir itu tidak ada habisnya. Karena misalnya kita mengawali sesuatu berarti kita mengakhiri sesuatu yang sebelumnya, dan ketika kita mengakhiri sesuatu berarti kita mengawali sesuatu setelahnya. Maka awal dan akhir akan terus berputar tak ada habisnya. Selain itu dalam kehidupan ini sebenarnya ada awal dan ada akhir, dan suatu ketika bisa saja tidak ada awal dan tidak ada akhir. Ini tergantung ruang dan waktu. Sudut pandang kita melihat awal dan akhir sesuatu. Tidak ada awal dan tidak ada akhir ini maksudnya bahwa pada kehidupan sebenarnya kita tidak mengetahui kapan awal dan kapan akhir, misal dalam membuat tugas, mungkin ada yang memaknai bahwa mulainya membuat tugas ketika ada niat dalam hati sehingga tergerak untuk membuat tugas. Namun ada juga yang memaknai awal ketika membuat tugas yaitu ketika seseorang membaca soal pada tugas tersebut. Ini tergantung sudut pandang masing-masing orang mendefinisikannya.

    ReplyDelete
  19. Rosnida Nurhayati
    17709251042
    PPs PM B 2017

    Dalam elegi di atas menceritakan bahwa dalam bersilsafat kita memerlukan tesis dan antitesis. Elegi menggapai awal dan akhir diatas menunjukkan pengetahuan dari imanuel khant tentang sebuah permulaan dunia, dalam Thesis nya, immanuel khant menyatakan beberapa point tentang sebuah permulaan, namun dalam thesis tersebut dunia bergantung pada perpanjangan ruang, tidak terbatas, namun tertutup dalam batas-batas sehingga tidak ada permulaan ataupun akhir. Dari ilmu yang dikemukakan Immanuel Khant tersebut, kita bisa melihat bahawa olah pikir tersebut yang membuat beragamnya ilmu saat ini, semoga kita senantiasa bisa mencernanya dengan baik

    ReplyDelete
  20. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Sebenar-benar akhir adalah awal dan sebenar-benar awal adalah akhir. Kata-kata awal biasanya diikuti oleh kata lainnya dalam frasa, seperti awal semester, awal bertemu, awal bulan, dan lain sebagainya. Kata akhir biasanya terdapat pada akhir bulan, akhir hayat, Ujian akhir nasional, dan lain sebagainya. Awal bertemu seseorang sebenarnya merupakan akhir pertemuan dari orang lain sebelumnya. Akhir hayat sebenarnya merupakan awal kehidupan di alam yang berbeda. Jika awal dan akhir ditarik ke arah kanan dan kiri, maka ia sebenarnya tak terhingga tak ada habisnya (infinite regress).

    ReplyDelete
  21. Metia Novianti
    17709251021
    PPs Pend. Matematika A 2017

    Teori tentang awal dan akhir dunia telah banyak diungkapkan oleh berbagai ahli. Ada yang berpendapat bahwa dunia itu memiliki awal dan akhir, adapula yang berpendapat sebaliknya. Teori-teori ini muncul dalam berbagai versi dan berlandaskan spiritual, ilmiah dan sebagainya. Namun, sebagai umat beragama, kita yakin bahwa dunia dan seluruh isinya diciptakan oleh Allah SWT. Semua yang diciptakan oleh Allah SWT pasti memiliki awal dan akhir. Allah SWT menciptakan dunia dan akan mengakhirinya sesuai dengan kehendak Allah SWT. Tidak ada seorangpun yang tahu kapan akhir itu. Dalam elegi ini kita diajak untuk memikirkan tentang awal dan akhir, namun dalam berpikir hendaknya kita terus berpegang pada hati dan menjadikannya kompas agar tidak salah arah dan menjerumuskan kita.

    ReplyDelete
  22. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    "Elegi menggapai awal dan akhir". Pada elegi di atas telah dipaparkan pendapat filsuf mengenai "awal" dan "tidak berawal". Sebagai seseorang yang masih belajar, sebagai seseorang yang masih dala keadaan nol, kelemahan saya mempelajari suatu topik bacaan yang berisi olah pikir yang di dalamnya terdapat pertentangan adalah munculnya ketidakkonsistenan pada diri saya. Ketika saya membaca tesis bahwa dunia ini memiliki permulaan, saya tampaknya akan sangat mempercayainya (karena saya belum memiliki bekal ilmu atau sumber ilmu selalin tesis yang saya baca tersebut, ditambah lagi, tesis tersebut disampaikan oleh seorang filsuf terkenal di dunia). Akan tetapi, ketika saya membaca anti tesisnya, muncul kebimbangan pada diri saya, keyakinan saya pada tesis pertama sedikit berkurang. Akan tetapi, saya selalu berupaya menjalankan nasihat untuk menggunakan "hati" ketika olah pikir dirasa sudah begitu mebuatku resah dan gelisah. Oleh karena itu, sebagai makhluk yang percaya dengan Sang Pencipta, saya meyakini bahwa dunia itu memiliki permulaan atau awal. Maka sebagai satu pola hubungan, ketika dunia memiliki awal, maka dunia tersebut pun memiliki satu "akhir". Bismillah, semoga kita selalu dalam lindungan-Nya.

    ReplyDelete
  23. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana


    Filsafat merupakan olah pikir seseorang mengenai sesuatu. Dalam berfilsafat tidak ada yang mengatakan suatu pemikiran orang itu salah jika mempunyai argumen yang kuat terhadap pemikiran tersebut. Begitu juga dengan pembuktian Filsuf Immanuel Kant mengenai awal pembentukan dunia. Tidak salah jika Immanuel Kant memiliki argumen bahwa dunia ini memiliki awal pembentukannya, atau tidak memiliki awalan, karena dia memiliki teori yang kuat yang dapat diterima oleh orang-orang. Awal dan akhir itu bersifat relatif. awal bisa menjadi akhir, akhir bisa menjadi awal. Semuanya tergantung ruang dan waktu, serta argumen yang kuat mengenai kedua pernyataan tersebut.

    ReplyDelete
  24. Gamarina Isti Ratnasari
    17709251036
    Pendidikan Matematika Pasca


    Dunia ini penuh dengan kontradiksi, ada positif ada negatif, ada awal ada akhir, ada pembuka ada penutup semua saling berkesinambungan. Kesinambungan tersebut dapat menjadikan kita memahami bahwa ketika awalan yang kita capai dengan sesuatu yang buruk akan menghasilka akhir yang buruk juga, apabila prosesnya dilakukan dengan buruk. Namun apabila awalannya telah buruk disertai proses dengan baik dapat menjadi dua kemungkinan yaitu menghailkan akhir yang buruk atau akhir yang baik. Namun ketika awalan menggunakan proses yang baik dengan proses yang baik maka peluang untuk mendapat akhiran yang baik juga besar.

    ReplyDelete
  25. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Jika olah pikir saya bertentangan dengan hati saya, maka saya harus bersegera untuk mohon ampun kepada Allah SWT. Astagfirullahaladzim, ampuni hamba Ya Allah.
    Pada pembuktian yang dilakukan oleh Immanuel Kant di atas bahwa dunia mempunyai permulaan dan dunia tidak mempunyai permulaan. Entah mengapa hati saya bertentangan dengan olah pikir saya ketika membaca pembuktian yang menyatakan bahwa dunia tidak mempunyai permulaan. Karena dunia ini diciptakan Allah dengan adanya awal atau permulaan, dengan manusia yang pertama kali menghuni dunia ini adalah Nabi Adam. Dengan begitu pastilah dunia ini juga memiliki akhir, entah siapa manusia yang akan menjadi penghuni akhir di dunia ini. Inilah sebenar-benar kuasa Allah, awal dan akhir kehidupan hanyalah kuasa-Nya, jika Allah berkehendak untuk mengakhirkan seluruh kehidupan yang ada di dunia ini, maka berakhirlah.

    ReplyDelete
  26. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Sepemahaman kami dalam kehidupan ini selalu berjalan bergiliran antara awal dan akhir. Akhir merupakan awal dari suatu yang baru, dan awal adalah suatu akhir dari sesuatu yang telah berlangsung sebelumnya. Seorang manusia terlahir adalah akhir dari masa dalam kandungan dan awal dari kehidupan didunia, dan ketikia dia meninggal merupakan akhir dari kehidupan di dunia dan awal dari kehidupan setelah mati. Tuhan yang Maha Kuasa menciptakan awal dan akhir dengan suatu hikmah. Sebagai makhluk ciptaan Tuhan, kami menyadari bahwa sebaiknya kami dalam mengawali sesuatu dengan sebaik mungkin dan tidak terlepas dari aspek spiritual (doa) yang menyertai, sehingga bisa mendapatkan proses yang baik, hasil yang baik, dan akhir yang baik sehingga menjadi awal yang baik pula.

    ReplyDelete
  27. Nama : Syaiful Anwar
    NIM : 17709251044
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr. wb.

    Kita sebagai manusia tidak memiliki daya dan upaya untuk mengetahui masa lampau, kecuali hanya menebak dan warisan, serta hanya sedikit sekali dari masalalu. Maka tidak lah manusia bisa secara pasti mengetahui awal maupun akhir dari dunia ini. Namun di dunia ini ada banyak sekali tanda-tanda bagi manusia yang mau berfikir, bahwa ada kepastian bahwa ada awal dan akhir yang jelas. Setiap awal memiliki akhir dan setiap manusia percaya akan hal itu. Hanya Allah SWT yang tak berawal dan tak berakhir, kekal adanya. Dan kita saat ini sedang berjalan menuju akhir dunia, maka senantiasa marilah kita berdoa dan memohon ampun kepada Allah SWT, semoga kita dikumpulkan bersama dan menjadi bagian orang-orng yang beruntung yaitu orang yang bersama rasul Muhammad SAW. Amiin.

    Wassalumalaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  28. Dalam Al Quran, terdapat beberapa ayat yang menjelaskan tentang permulaan dunia.
    Kemudian Dia menuju kepada penciptaan langit dan langit itu masih merupakan asap,... (Al Fushshiilat, 41: 11)
    Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. (Al Anbiya, 21:30)
    Maka benar bahwa dunia memiliki suatu permulaan. Sebagai seorang muslim, kita harus meyakini firman Allah SWT yang ada pada Al Quran. Maka dalam memandang pendapat-pendapat lain tentang permulaan dunia, kita harus berpikir kritis dan mempelajarinya secara menyeluruh. Tetapi jika kita merasa apa yang ada dalam pikiran kita bertentangan dengan keyakinan kita, apa yang ada dalam hati kita maka kita harus segera memohon ampun kepada Allah SWT.

    ReplyDelete
  29. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Secara umumnya kita dapat melihat sesuatu dari dua sisi, begitu pula apa yang ditemukan Immanuel Kant tentang dunia yang memiliki permulaan dan tidak memiliki permulaan. Sejatinya tidak ada yang dapat mengetahui tentang awalan dan akhiran sesuatu yang ada dan yang mungkin ada selain Tuhan yang maha mengetahui. Namun yang harus kita pahami bahwa saat kita mengawali sesuatu berarti kita mengakhiri sesuatu yang lain dan begitu pula sebaliknya.

    ReplyDelete
  30. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Kedua konsep dunia menurut Immanuel Kant berdasarkan pada dua hal yaitu ruang dan waktu. Dunia mempunyai permulaan ketika kita membicarakan tentang waktu. Tetapi dunia tidak mempunyai permulaan ketika kita membicarakan tentang ruang. Begitu pula segala aktifitas yang dilakukan manusia pasti selalu tergantung pada ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  31. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Ada bias antara definisi awal dan akhir. Terkadang apa yang dianggap akhir merupakan awal. Dan awal bisa menjadi akhir, jika percaya. Yang pasti, hidup untuk hari ini merupakan penggambaran sempurna bagi kita yang tidak tahu rahasia awal dan akhir yang ditulis Tuhan dalam buku skenarioNya.

    ReplyDelete
  32. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Secara spiritual adanya awal dan akhir, semuanya adalah ketetapan Allah SWT, karena awal dan akhir adalah milik-Nya. Secara filsafat awal ada karena adanya sesuatu yang diakhiri, sedangkan untuk mengawali seuatu maka perlu akhir dari yang lain. Dengan demikian awal dan akhir terkait dengan ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  33. Charina Ulfa
    17709251039
    PPs Pendidikan Matematika B 2017

    Bismillah...

    Awal dan akhir adalah kalimat yang saling berlawanan. Teori yang ditemukan oleh Kant’s adalah sesuatu hal itu pasti mempunyai awlan dan akhiran. Secara umumnya, manusia pasti memiliki pandangan terhadap sua sisi, yaitu dari sisi awal dan sisi akhir, tetapi dalam penglihatan manusia selalu saja melihat hanya dari satu sisi saja. Karena sifat manusia terbatas, hanya Tuhan yang Maha mengetahui awalan dan akhiran dari yang ada dan yang mungkin ada di dunia ini.

    ReplyDelete
  34. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Immanuel Kant, sebagai seorang filsuf tentu memandang dan memberikan argumen tentang sesuatu dengan cara memberikan thesis dan antithesisnya seperti pada elegi di atas. Akan tetapi, jika saya berpendapat tentang awal dan akhir dunia ini, maka saya katakan bahwa dunia ini ada awal dan akhir serta terikat oleh waktu. Awal dunia ini adalah awal terbentuknya komponen penyusun bumi yang kemudian membentuk ekosistem karena dihuni oleh mahluk hidup. Bukankah mahluk hidup dahulu dimulai dari mahluk hidup pertama dari setiap masing-masing spesies yang ada. Perlahan demi perlahan berkembang, namun telah menjadi ketetapan bahwa perkembangan tersebut mau tidak mau merusak keseimbangan bumi ini. Tidak lain tidak bukan hal ini disebabkan oleh kerakusan hawa nafsu penghuninya, terutama manusia. Beriring dengan bertambahnya waktu, bumi akan sirna karen keseimbangan bumi yang ada mencapai kebalikannya, sehingga keberadaan bumi akan mengganggu sistem yang telah tercipta dalam tata surya dan tiada lain tiada bukan kehancuran dunia akan terjadi. Menurut agama islam, hal ini dinamakan dengan kiamat.

    ReplyDelete
  35. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2 kls C

    Kehidupan kita di dunia ini selalu berhubungan dengan yang namanya awal dan akhir. Tidak akan ada akhir bila tidak ada awal, begitupun sebaliknya. Awal dan akhir merupakan suatu rangkaian yang tidak akan terpisahkan. Awal dan akhir kehidupan semata-mata hanyalah ketentuan Allah SWT. Dia-lah yang Maha Kuasa atas segala sesuatu di alam semesta ini. Kehidupan manusia di dunia berawal ketika ia dilahirkan oleh ibunya dan akan berakhir ketika ia mati. Namun, sejatinya sebelum manusia itu lahir, ia telah berada di suatu alam yang disebut alam kandungan. Kelahirannya itu merupakan suatu akhir dari alam kandungan. Begitu pula dengan kematian. Kita menganggap bahwa akhir kehidupan manusia adalah kematian, namun sebenarnya kematian adalah awal dari kehidupan manusia di alam kubur.

    ReplyDelete
  36. Aristiawan
    17701251025
    S2 PEP 2017

    Dunia adalah perjalanan dari awal menuju akhir. Tidak bisa disebut awal jika tanpa akhir. Pun tidak bisa dikatakan akhir jika tidak berawal. Maka awal dan akhir adalah satu kesatuan. Tak jarang bahkan akhir adalah awal bagi yang lain. Misalnya lahir adalah awal dari dunia, tapi ia adalah akhir dari masa kandungan. Kematian adalah akhir dari masa dunia, tapi dia adalah awal dari masa alam barzah. Kiamat adalah akhir dari masa dunia, tapi ia awal bagi akherat. Begitulah awal dan akhir. Mengenai kapan waktunya, hal itu adalah ketetapan Allah yang kita tidak bisa mengetahuinya.

    ReplyDelete
  37. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017

    Pemahaman mengenai waktu sangat penting dari sudut praktis di mana orang membutuhkan informasi untuk mengantisipasi peristiwa-peristiwa besar seperti banjir dan waktu panen, dan dari sudut filosofis didasarkan pada rasa ingin tahu dan cinta terhadap pengetahuan. Pendapat Demokritus mengenai konsep waktu tak diciptakan dan mengatakan bahwa jika waktu adalah gerakan abadi, maka ia juga harus abadi karena waktu adalah anggota gerak.

    ReplyDelete
  38. Nama : Dyah Ayu Fitriana
    NIM : 17701251028
    Kelas : PEP B S2

    Bismillah
    Seorang filsuf yang ingin membuktikan adanya awal dari semua kehidupan. Karena filsafat adalah olah pikir kita, maka setiap orang pun juga bebas berpendapat sesuai dengan prinsipnya. Awal dan akhir di dunia ini sudah di atur dalam Al Quran melalui ketetapan yang sudah di atur oleh Allah SWT. Seperti halnya kita juga harus percaya adanya hari kiamat di rukun iman agama Islam. Maka jelaslah semua yang ada di dunia ini akan berakhir seperti yang sudah digambarkan di dalam Al Quran secara jelas beserta tanda-tandanya.

    ReplyDelete
  39. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb

    dari elegi diatas, menurut saya, secara olah pikir mungkin tidak mempercayai kekuatan ilahi namun sejatinya jika kita mau kembali membaca terciptanya bumi dan seisinya itu semua terdapat pada kitab dari masing-masing kepercayaan. oleh karena itu filsafat itu merupakan suatu ilmu olah pikir namun sejatinya tak mengenyampingkan olah hati.

    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  40. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Matematika A 2017

    Suatu ilmu akan ada ilmu lain yang bersifat kontradiktif, seppeti halnya bacaan diatas bagaimana kita mendapat pembuktian mengenai dunia yang memiliki awalan dan tanpa awalan, namun sesungguhnya manusia adalah sosok yang memiliki keterbatasan, dalam keterbatasan ini kita akan cukup sulit dalam menggapai beberapa hal, yang bersifat hanya Tuhan yang mampu, seperti awal dan akhir dunia yang kita hanya bisa percayai berdasarkan kepercayaan dalam keterbatasan semata.

    ReplyDelete
  41. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 pmat c 207

    Segala sesuatu di dunia ini pasti memiliki awal dan akhirnya. Awal dan akhir dari makhluk-makhluk Allah, termasuk kita, manusia, berada di tangan Allah. Awal dan akhir kita adalah ketentuan Allah.
    Kita sebagai manusia telah memiliki berapa awal dan akhir. Kita berawal di kandungan Ibu kita pada saat sel telur dibuahi sperma kemudian berakhir saat kita dilahirkan di muka bumi ini. Kita dilahirkan di muka bumi merupakan awal kehidupankita di dunia dan berakhir saat kita mati. Kematian itu sendiri merupakan awal kehidupan di alam kubur.
    Oleh karena itu, kita harus menggunakan waktu di dunia sebai mungkin untuk mengumpulkan bekal untuk kehidupan kita selanjutnya di alam yang lain.

    ReplyDelete
  42. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017
    Terima kasih atas postingannya Prof. Semua yang ada di dunia memiliki awal dan akhir. Begitupun dengan dunia. Kehidupan yang kita jalani didunia di awali ketika kita lahir di dunia namun secara bersamaan merupakan akhir dari kehidupan kita yang lain di kandungan ibu. Begitupun nanti ketika kita meninggal dunia, itu akan menjadi akhir kehidupan di dunia namun merupakan awal kehidupan kita selanjutnya.

    ReplyDelete
  43. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Pengetahuan dan pengalaman manusia terbatas karena terikat ruang dan waktu, namun pikiran manusia tak terbatas melingkupi yang ada dan yang mungkin ada dan tidak terikat ruang dan waktu. Namun pikiran yang tak terbatas itu juga perlu ada pedomannya, misalkan Al quran dan sunnah sehingga bisa terarah. Dunia mempunyai awal dan akhir, namun hanya Allah yang tahu kapan dimulainya dunia dan kapan berakhirnya dunia.

    ReplyDelete
  44. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Tuhan adalah yang Maha Mengetahui, maka sesungguhnya yang mengetahui awal dan akhir pun hanyalah Tuhan semata. Manusia tidak akan mampu memprediksi awal dan akhirnya, karena kemampuan berpikir manusia sangatlah terbatas, dan pada ranah-ranah spiritual kemampuan berpikir manusia pun tidak mampu menjangkaunya.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  45. Dheni Nugroho
    17709251023
    Pendidikan Matematika

    Telah diingatkan sebelumnya bahwa filsafat adalah olah pikir, maka peganglah itu. Jika olah pikir kita dalam hal tertentu bertentangan dengan hati kita, maka mohon ampunlah segera. Seperti pada kasus di atas tentang pembuktian dua hal yang bertentangan yaitu membuktikan bahwa dunia itu mempunyai permulaan dan bahwa dunia itu tidak mempunyai permulaan. Dengan kemampuan olah pikir manusia mampu memunculkan argumen-argumen yang hebat dalam mendukung masing-masing paham tersebut. Bahkan satu orang mampu memberikan argumen yang bertentangan dengan kemampuan olah pikirnya.

    ReplyDelete
  46. Dalam kasus di atas ada dua pembuktian yang dilakukan melalui olah pikir. Yaitu pertama bukti bahwa dunia itu mempunyai awal dan yang kedua bukti bahwa dunia itu tidak mempunyai awal. Saya lebih setuju dengan yang pertama, dunia itu mempunyai awal. Alasannya karena saya percaya pada Tuhan dan saya percaya bahwa dunia ini diciptakanoleh Tuhan. Tentu saja suatu hal yang diciptakan pastilah memiliki awal. Lain halnya jika hal tersebut tidak memiliki awal, berarti dunia tidak ada yang menciptakan. Hal ini bertentangan dengan ajaran agama Islam bahwa Allah SWT menciptakan alam semesta atas kuasanya.

    ReplyDelete