Aug 18, 2010

Elegi Pengakuan Para Matematika




Oleh: Marsigit, UNY

Matematika1:
Aku adalah matematika. Matematika ya matematika. Aku bukanlah ilmu alam. Tetapi sebetul-betulnya aku adalah ilmu tentang bicara. Guruku adalah Thales.
Matematika2 :
Aku adalah matematika. Jika aku geometri maka aku bukanlah bilangan. Aku ada di dalam pikiranmu. Sesungguhnya sifatku itu abstrak. Yang konkrit itu hanyalah contohku. Aku telah ada secara lengkap dalam pikiranmu. Jika engkau tidak bisa menemukanku, itu hanyalah kekurang pahamanmu. Guruku adalah Plato.
Matematika3:
Aku adalah matematika. Aku adalah ilmu yang koheren. Bilanganku dapat mengatur alam. Tetapi sulit dibedakan atara aku dengan ilmu alam. Tetapi hidupku memang memerlukan bukti. Bagiku ruang adalah diskret. Dalil Pythagoras adalah diriku yang paling terkenal. Bisa saja orang-orang mengagumiku. Tetapi dalam diriku terdapat incommensurability. Guruku adalah Pythagoras.
Matematika4:
Aku adalah matematika. Aku dikenal sebagai logika pertama. Aku tersusun atas proposisi-proposisi. Jiwaku adalah silogisma. Di dalam diriku terdapat infinite regress. Aku bersifat apodiktic. Postulat dan aksioma adalah landasanku. Guruku adalah Aristoteles.
Matematika5:
Aku adalah matematika. Aku bersifat aksiomatik. Yang utama dari diriku adalah geometri. Metodeku adalah deduksi. Postulat ke 5 adalah yang paling terkenal. Guruku adalah Euclides.
Matematika6:
Aku adalah matematika. Aku bersifat empiris. Aku adalah persoalan konkrit sehari-hari. Bagiku logika tidak memberikan informasi apapun. Guruku adalah Bacon, Locke, Berkely dan Hume.
Matematika7:
Aku adalah matematika. Diriku yang utama adalah geometri. Aku berada di dalam pikiranmu. Aku berangkat dari keragu-raguanmu. Aku bersifat deduktif. Aku sering dianggap sebagai anak rasionalism. Guruku adalag Rene Descartes.
Matematika8:
Aku adalah matematika. Aku bersifat sintetik a priori. Aku berada dalam intuisimu. Ituisimu adalah ruang dan waktumu. Keputusanmu adalah diriku yang tertinggi. A priori itu arahnya dari atas ke bawah. Sintetik itu arahnya dari bawah ke atas. A priori bersifat koheren dan rigor, sedangkan sintetik bersifat dinamik dan kontradiktif. Guruku adalah Immanuel Kant.
Matematika9:
Aku adalah matematika. Sebenarnya diriku adalah logika. Logika itulah matematika. Kalkulus pernyataan adalah contohku. Guruku adalah Leibniz, Frege dan Russell.
Matematika10:
Aku adalah matematika. Intuisimu adalah metodeku. Aku lebih mementingkan membangun dari sekedar diberikan. Aku tidak menggunakan landasan apapun dalam kerjaku selain intuisi. Guruku adalah Brouwer.
Matematika11:
Aku adalah matematika. Aku adalah pengamatanmu. Maka aku adalah kekeliruanmu. Guruku adalah Lakatos.
Matematika12:
Aku adalah matematika. Aku lebih mementingkan sistem. Aku adalah konsistensimu. Aku bersifat rigor. Sistemku benar-benar tunggal. Aku memerlukan dasar yang kokoh. Konsistensi adalah nyawaku. Orang biasa menyebut diriku sebagai formalisme. Guruku adalah Hilbert.
Matematika13:
Aku adalah matematika. Tetapi wujudku adalah bahasa. Walaupun aku itu empiris. tetapi aku tetap logika. Aku kadang-kadang disebut sebagai permainan bahasa. Guruku adalah Wittgenstein.
Matematika14:
Aku adalah matematika. Matematika ya matematika. Aku tidak dipengaruhi oleh benda-benda kongkrit. Kebenaranku terbebas dari nilai-nilai. Orang sering menyebut diriku sebagai absolutisme. Guruku adalah Plato.
Matematika15:
Aku adalah matematika. Jika aku lengkap maka aku tidaklah konsisten. Tetapi jika aku konsisten, maka aku tidaklah lengkap. Guruku adalah Godel.
Matematika16:
Aku adalah matematika. Constructivis adalah jiwaku. Guruku adalah Aristoteles, Piaget, dan Paul Ernest.
Matematika17:
Aku adalah matematika. Diriku yang utama adalah pola-pola dan relasi. Diriku tiada lain adalah komunikasi. Tiadalah diriku yang tidak dapat dikomunikasikan. Diriku adalah investigasi. Kegiatan penelitian itu adalah diriku. Diriku yang lain adalah problem solving. Guruku adalah Ebutt dan Strakker.
Matematika18:
Aku adalah matematika. Diriku bisa obyektif dan bisa subyektif. Diriku obyektif jika berada di luar dirimu. Diriku subyektif jika berada di dalam dirimu. Diperlukan pergaulan agar engkau mengetahui aku yang subyektif dan obyektif. Guruku adalah Paul Ernest.
Matematika19:
Aku adalah matematika. Bidangku tidaklah datar. Bidangku adalah kurva-kurva lengkung. Jumlah besar sudut pada segitigaku tidaklah sama dengan seratus delapan puluh derajat. Guruku bukanlah Euclides. Guruku adalah Lobachevski
Matematika20:
Aku adalah matematika. Aku bersifat tunggal. Guruku semula adalah Hilbert. Landasanku bersifat kokoh. tetapi kebanyakan orang meyebut aku sebagai mitos karena aku kadang-kadang terbukti tidak tunggal. Maka kemudian guruku tidak lain tidak bukan adalah si Mitos itu sendiri.
Matematika21:
Aku adalah matematika. Aku bersifat universal. Tetapi kebanyakan orang juga mengatakan bahwa aku adalah mitos, karena aku kadang-kadang terbukti tidak universal. Maka guruku tidak lain tidak bukan adalah si Mitos itu sendiri.
Matematika22:
Aku adalah matematika. Aku menjamin kepastianku. Tetapi banyak orang sudah mulai menganggapku sebagai mitos, karena aku terkadang terbukti tidak pasti. Maka guruku tidak lain tidak bukan adalah si Mitos itu sendiri.
Matematika23:
Aku adalah matematika. Aku menjamin obyektivitas. Tetapi banyak orang mulai menganggapku sebagai mitos, karena aku terkadang terbukti tidak obyektif pula. Maka guruku tidak lain tidak bukan adalah si Mitos itu sendiri.
Matematika24:
Aku adalah matematika. Aku selalu memulai diriku dengan pra anggapan, anggapan dan definisi. Maka semua matematika deduksi itu adalah diriku. Oleh karena itu maka aku sering disebut sebagai foundamentalism.Ternyata semua matematika aksiomatis, matematika formal dan pure mathematics ternyata adalah diriku juga. Jikalau ada matematika yang tidak dimulai dengan adanya suatu anggapan atau asumsi maka aku sebut dia sebagai anti-foundamentalism.
Matematika25:
Aku adalah matematika. Aku betul-betul disebut sebagai matematika jika aku bersifat sintetik a priori. Sintetik adalah berbedanya predikat dengan subyeknya. Sedangkan a priori itu memikirkannya tanpa harus melihat obyeknya (bendanya). Diriku bukanlah buku, bukanlah guru, bukanlah siswa. Tetapi diriku adalah pikirannya. Guruku adalah Immanuel Kant.
Matematika26:
Aku adalah matematika. Aku yang ingin bersifat tunggal, ternyata diprotes. Aku yang ingin bersifat lengkap ternyata juga diprotes. Daripada repot-repot maka aku proklamirkan saja diriku sebagai multifacet. Guruku adalah Prof. Dr. Ir RMJT Soehakso.
Matematika27:
Aku adalah matematika. Aku dimulai dari benda-benda konkrit, kemudian menuju abstrak. Dengan benda-benda konkrit aku mulai menbentuk skema-skema matematika. Dengan skema matematika aku mulai membangun pengetahuan matematika. Dengan pengetahuan matematika aku berharap mampu bekerja dengan matematika formal abstrak. Oleh karena itu aku sering disebut sebagai Realistic Mathematics. Guruku adalah Freudental.
Matematika28:
Aku adalah matematika. Kerjaku mengandalkan intuisi kesatuan ganda, artinya diriku itu mengalir dari kiri ka kanan, dari muka ke belakang atau dari awal menuju akhir. Coba renungkan bagaimana intuisimu jika engkau harus memikirkan 2y + 6 = 7?. Engkau tidak mampu memikirkan hal itu jika engkau belum memikirkan tentang 2, y, 6 dan 7. Guruku adalah Brouwer.
Matematika29:
Aku adalah matematika. Aku bersifat abstrak, formal dan aksiomatik. Untuk memahamiku diperlukan daya matematis tingkat tinggi, oleh karena itu maka tempat tinggalku kebanyakan di Universitas atau perguruan tinggi. Aku kurang cocok jika digunakan untuk mendidik anak sekolah SD atau SMP. Jika dipaksakan, maka anak-anak akan ketakutan dengan diriku, bahkan mereka bisa menganggapku sebagai monster. Konon aku dituduh sebagai penyebab kurang berhasilnya pendidikan matematika di sekolah. Aku sering disebut sebagai Pure Mathematics. Guruku hampir tersebar di seantero dunia.
Matematika30:
Aku adalah matematika. Aku dikenal sebagai matematika yang ramah dan mudah bergaul dengan siswa-siswa sekolah. Oleh karena itu maka aku sering disebut sebagai matematika sekolah. Aku lebih bersifat konkrit dan akulah yang datang menyesuaikan dengan pikiran dan perasaan para siswa. Karena aku mudah dipahami dengan cara pergaulan, maka aku juga sering disebut sebagai matematika pergaulan. Aku sering disebut sebagai anak emasnya socio-constructivis, karena hakekat diriku adalah diriku yang terbangun oleh pikiran-pikiran mereka melalui interaksi sosialnya. Konon pada saat ini maka matematika seperti diriku inilah yang dianggap cocok untuk pendidikan matematika di sekolah. Guruku adalah Paul Ernest.

11 comments:

  1. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Setiap orang mempunyai pandangan yang berbeda-beda dalam memaknai matematika. Bahkan para ahli pun mempunyai pandangan sendiri-sendiri dalam mengartikannya. Orang dewasa dan orang muda, guru dan siswa, guru yang satu dan guru yang lain, siswa yang suka dan siswa yang tidak suka matematika pun mempunyai pandangan yang berbeda-beda tentang matematika. Namun, sebenarnya matematika sangat dekat dengan kita, matematika ada di sekitar kita. Matematika pun ada di kehidupan kita, matematika ada di setiap aktivitas kita karena matematika adalah kegiatan.

    ReplyDelete
  2. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016 (S2)
    Matematika sudah tidak asing lagi bagi kita, matematika merupakan ratu dari ilmu pengetahuan dimana materi matematika di perlukan di semua jurusan yang di pelajarai oleh semua orang, disini saya memberikan sebuah pengertian matematika disertai fungsinya serta ruang lingkup pembelajarannya. Berhitung merupakan aktifitas sehari-hari tiada aktifitas tanpa menggunakan matematika, akan tetapi banyak yang tidak tahu apa pengertian matematika, apa istilah matematika dari berbagai negara, ruang lingkupnya dan masih banyak lagi.

    ReplyDelete
  3. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Matematika memiliki banyak persepsi. Matematika dapat didefinisikan berbeda-beda tergantung pada siapa yang mendefinisikan dan dari sudut pandang mana ia mendefinisikannya. Dari banyaknya definisi matematika tersebut, dapat diartikan bahwa matematika merupakan unsur yang mencakup hampir semua ilmu didunia, terutama di bidang teknologi dan sains.

    ReplyDelete
  4. Nahrul Pintoko Aji
    14301244008
    Pendidikan Matematika A 2014

    Definisi sesuatu tak terbatas. Tergantung juga dari sudut pandang apa ita mendefinisikan. Bisa jadi definisinya adalah kebalikan dari definisi umum yang telah kita kenal. Ya, semua bergantung pada sudut pandang.

    ReplyDelete
  5. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Dari elegi ini dijelaskan beberapa arti-arti matematika sampai matematika30. hal ini menandakan bahwa Matematika bukanlah sesuatu yang tunggal. Matematika memiliki berbagai macam definisi. Matematika merupakan unsur yang mencakup hampir semua ilmu didunia. dengan adanya matematika manusia dapat melakukan perubahan contohnya menciptakan sebuah penemuan menggunakan perhitungan. Dan sebenarnya masih banyak lagi pengakuan-pengakuan matematika yang lain. Oleh karena itu matematika adalah dirimu sendiri. APa yang engkau bangun tentang matematika maka itulah matematikamu.

    ReplyDelete
  6. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016

    definisi dari matematika memang luas adanya, tergantung kita dalam menanggapi suatu masalah matematika. tapi seyogya nya matematika itu dapat kita rasakan manfaat nya tanpa kita sadari. matematika memang tidak secara eksplisit terwujudkan dalam kehidupan, tapi dia bagaikan udara. merambah disemua ilmu.

    ReplyDelete
  7. Syafa'atun Muslimah
    14301241042
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Matematika memiliki arti atau definisi yang berbeda-beda bergantung dari cara kita memaknai matematika itu. Dari elegi tersebut terdapat 30 definisi yang berbeda sesuai dengan persepsi masing-masing. Terlepas dari Matematika1 sampai Matematika28, saya paling tertarik pada Matematika29 dan Matematika30 di atas. Menurut saya cara pandang seorang guru terhadap matematika mempengaruhi bagaimana cara mendidik dan mengajarkannya kepada siswa-siswanya. Menjadi guru di sekolah maka ajarkanlah matematika sekolah yang lebih konkrit dan sesuai dengan para siswa, bukan pure mathematics yang memang diperuntukkan oleh mahasiswa di perguruan tinggi.

    ReplyDelete
  8. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Ada tiga puluh guru matematika yang dapat dijadikan panutan dalam menstransfer ilmu matematika.
    Dari matematika yang sangat konkrit hingga matematika yang sangat abstrak.
    Sehingga dalam pembeljarannyapun sangat bervariasi disesuaikan dengan jenjang dan materi.
    Bisa jadi dalam satu kali pembelajaran, beberapa ilmu dari tiga puluh guru matematika digunakan.

    ReplyDelete
  9. Syahlan Romadon
    PM C 2016 / 16709251047

    Setiap matematikawan memiliki pandangan sendiri mengenai apa itu matematika. Bagi saya, matematika adalah hidupku, impianku, kebermanfaatanku. Matematikaku tidak sama dengan matematika siswaku. Aku tidak dapat menanamkan matematikaku kepada siswaku. Siswakulah yang harus membangun matematikanya sendiri. Namun siswaku bisa memanfaatkanku sebagai sarana membangun matematikanya. Dan aku akan berusaha memfasilitasi siswaku agar siswaku dapat membangun matematikanya.

    ReplyDelete
  10. Fatmawati
    16709251071
    S2 PM.D 2016
    Matematika merupakan suatu kata yang mempunyai banyak pengertian, tergantung dilihat dari sudut pandang yang sebelah mana. Banyak ilmuwan yang menggunakan matematika sesuai dengan persepsi mereka masing-masing. Dalam mendefinisikan matematika itu sendiri, terkadang ada beberapa definisi yang saling bertentangan. Meskipun definisi-definisi tersebut adalah benar untuk matematika. misalnya yang diungkapkan oleh matematika19. Dia mengatakan bahwa, ‘Jumlah besar sudut pada segitigaku tidaklah sama dengan seratus delapan puluh derajat.’ Hal ini benar, jika kita berbicara dalam ruang lingkup bidang lengkung. Kemudian yang kita ketahui secara umum, yaitu jumlah besar ukuran sudut pada segitiga sama dengan seratus delapan puluh derajat, adalah benar. Karena kita berbicara dalam ruang lingkup bidang datar. Jadi macam-macam definisi matematika adalah benar untuk matematika sesuai dengan persepsi dan ruang lingkup masing-masing.

    ReplyDelete
  11. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu'alaikum. Matematika memiliki pengertian beragam sesuai dengan orang yang menggunakan matematika. matematika pedagang tentu berbeda dengan matematika teknisi, ataupun tukang kayu. Matematika berbeda tapi ia memiliki kesamaan karena matematika itu memiliki aturan-aturan, dalil, dan hukum yang harus dipenuhi. Matematika itu unik, ia bisa membantu setiap orang dengan caranya sendiri yang berbeda-beda antara satu orang dengan orang lain.

    ReplyDelete