Aug 18, 2010

Elegi Pengakuan Para Matematika




Oleh: Marsigit, UNY

Matematika1:
Aku adalah matematika. Matematika ya matematika. Aku bukanlah ilmu alam. Tetapi sebetul-betulnya aku adalah ilmu tentang bicara. Guruku adalah Thales.
Matematika2 :
Aku adalah matematika. Jika aku geometri maka aku bukanlah bilangan. Aku ada di dalam pikiranmu. Sesungguhnya sifatku itu abstrak. Yang konkrit itu hanyalah contohku. Aku telah ada secara lengkap dalam pikiranmu. Jika engkau tidak bisa menemukanku, itu hanyalah kekurang pahamanmu. Guruku adalah Plato.
Matematika3:
Aku adalah matematika. Aku adalah ilmu yang koheren. Bilanganku dapat mengatur alam. Tetapi sulit dibedakan atara aku dengan ilmu alam. Tetapi hidupku memang memerlukan bukti. Bagiku ruang adalah diskret. Dalil Pythagoras adalah diriku yang paling terkenal. Bisa saja orang-orang mengagumiku. Tetapi dalam diriku terdapat incommensurability. Guruku adalah Pythagoras.
Matematika4:
Aku adalah matematika. Aku dikenal sebagai logika pertama. Aku tersusun atas proposisi-proposisi. Jiwaku adalah silogisma. Di dalam diriku terdapat infinite regress. Aku bersifat apodiktic. Postulat dan aksioma adalah landasanku. Guruku adalah Aristoteles.
Matematika5:
Aku adalah matematika. Aku bersifat aksiomatik. Yang utama dari diriku adalah geometri. Metodeku adalah deduksi. Postulat ke 5 adalah yang paling terkenal. Guruku adalah Euclides.
Matematika6:
Aku adalah matematika. Aku bersifat empiris. Aku adalah persoalan konkrit sehari-hari. Bagiku logika tidak memberikan informasi apapun. Guruku adalah Bacon, Locke, Berkely dan Hume.
Matematika7:
Aku adalah matematika. Diriku yang utama adalah geometri. Aku berada di dalam pikiranmu. Aku berangkat dari keragu-raguanmu. Aku bersifat deduktif. Aku sering dianggap sebagai anak rasionalism. Guruku adalag Rene Descartes.
Matematika8:
Aku adalah matematika. Aku bersifat sintetik a priori. Aku berada dalam intuisimu. Ituisimu adalah ruang dan waktumu. Keputusanmu adalah diriku yang tertinggi. A priori itu arahnya dari atas ke bawah. Sintetik itu arahnya dari bawah ke atas. A priori bersifat koheren dan rigor, sedangkan sintetik bersifat dinamik dan kontradiktif. Guruku adalah Immanuel Kant.
Matematika9:
Aku adalah matematika. Sebenarnya diriku adalah logika. Logika itulah matematika. Kalkulus pernyataan adalah contohku. Guruku adalah Leibniz, Frege dan Russell.
Matematika10:
Aku adalah matematika. Intuisimu adalah metodeku. Aku lebih mementingkan membangun dari sekedar diberikan. Aku tidak menggunakan landasan apapun dalam kerjaku selain intuisi. Guruku adalah Brouwer.
Matematika11:
Aku adalah matematika. Aku adalah pengamatanmu. Maka aku adalah kekeliruanmu. Guruku adalah Lakatos.
Matematika12:
Aku adalah matematika. Aku lebih mementingkan sistem. Aku adalah konsistensimu. Aku bersifat rigor. Sistemku benar-benar tunggal. Aku memerlukan dasar yang kokoh. Konsistensi adalah nyawaku. Orang biasa menyebut diriku sebagai formalisme. Guruku adalah Hilbert.
Matematika13:
Aku adalah matematika. Tetapi wujudku adalah bahasa. Walaupun aku itu empiris. tetapi aku tetap logika. Aku kadang-kadang disebut sebagai permainan bahasa. Guruku adalah Wittgenstein.
Matematika14:
Aku adalah matematika. Matematika ya matematika. Aku tidak dipengaruhi oleh benda-benda kongkrit. Kebenaranku terbebas dari nilai-nilai. Orang sering menyebut diriku sebagai absolutisme. Guruku adalah Plato.
Matematika15:
Aku adalah matematika. Jika aku lengkap maka aku tidaklah konsisten. Tetapi jika aku konsisten, maka aku tidaklah lengkap. Guruku adalah Godel.
Matematika16:
Aku adalah matematika. Constructivis adalah jiwaku. Guruku adalah Aristoteles, Piaget, dan Paul Ernest.
Matematika17:
Aku adalah matematika. Diriku yang utama adalah pola-pola dan relasi. Diriku tiada lain adalah komunikasi. Tiadalah diriku yang tidak dapat dikomunikasikan. Diriku adalah investigasi. Kegiatan penelitian itu adalah diriku. Diriku yang lain adalah problem solving. Guruku adalah Ebutt dan Strakker.
Matematika18:
Aku adalah matematika. Diriku bisa obyektif dan bisa subyektif. Diriku obyektif jika berada di luar dirimu. Diriku subyektif jika berada di dalam dirimu. Diperlukan pergaulan agar engkau mengetahui aku yang subyektif dan obyektif. Guruku adalah Paul Ernest.
Matematika19:
Aku adalah matematika. Bidangku tidaklah datar. Bidangku adalah kurva-kurva lengkung. Jumlah besar sudut pada segitigaku tidaklah sama dengan seratus delapan puluh derajat. Guruku bukanlah Euclides. Guruku adalah Lobachevski
Matematika20:
Aku adalah matematika. Aku bersifat tunggal. Guruku semula adalah Hilbert. Landasanku bersifat kokoh. tetapi kebanyakan orang meyebut aku sebagai mitos karena aku kadang-kadang terbukti tidak tunggal. Maka kemudian guruku tidak lain tidak bukan adalah si Mitos itu sendiri.
Matematika21:
Aku adalah matematika. Aku bersifat universal. Tetapi kebanyakan orang juga mengatakan bahwa aku adalah mitos, karena aku kadang-kadang terbukti tidak universal. Maka guruku tidak lain tidak bukan adalah si Mitos itu sendiri.
Matematika22:
Aku adalah matematika. Aku menjamin kepastianku. Tetapi banyak orang sudah mulai menganggapku sebagai mitos, karena aku terkadang terbukti tidak pasti. Maka guruku tidak lain tidak bukan adalah si Mitos itu sendiri.
Matematika23:
Aku adalah matematika. Aku menjamin obyektivitas. Tetapi banyak orang mulai menganggapku sebagai mitos, karena aku terkadang terbukti tidak obyektif pula. Maka guruku tidak lain tidak bukan adalah si Mitos itu sendiri.
Matematika24:
Aku adalah matematika. Aku selalu memulai diriku dengan pra anggapan, anggapan dan definisi. Maka semua matematika deduksi itu adalah diriku. Oleh karena itu maka aku sering disebut sebagai foundamentalism.Ternyata semua matematika aksiomatis, matematika formal dan pure mathematics ternyata adalah diriku juga. Jikalau ada matematika yang tidak dimulai dengan adanya suatu anggapan atau asumsi maka aku sebut dia sebagai anti-foundamentalism.
Matematika25:
Aku adalah matematika. Aku betul-betul disebut sebagai matematika jika aku bersifat sintetik a priori. Sintetik adalah berbedanya predikat dengan subyeknya. Sedangkan a priori itu memikirkannya tanpa harus melihat obyeknya (bendanya). Diriku bukanlah buku, bukanlah guru, bukanlah siswa. Tetapi diriku adalah pikirannya. Guruku adalah Immanuel Kant.
Matematika26:
Aku adalah matematika. Aku yang ingin bersifat tunggal, ternyata diprotes. Aku yang ingin bersifat lengkap ternyata juga diprotes. Daripada repot-repot maka aku proklamirkan saja diriku sebagai multifacet. Guruku adalah Prof. Dr. Ir RMJT Soehakso.
Matematika27:
Aku adalah matematika. Aku dimulai dari benda-benda konkrit, kemudian menuju abstrak. Dengan benda-benda konkrit aku mulai menbentuk skema-skema matematika. Dengan skema matematika aku mulai membangun pengetahuan matematika. Dengan pengetahuan matematika aku berharap mampu bekerja dengan matematika formal abstrak. Oleh karena itu aku sering disebut sebagai Realistic Mathematics. Guruku adalah Freudental.
Matematika28:
Aku adalah matematika. Kerjaku mengandalkan intuisi kesatuan ganda, artinya diriku itu mengalir dari kiri ka kanan, dari muka ke belakang atau dari awal menuju akhir. Coba renungkan bagaimana intuisimu jika engkau harus memikirkan 2y + 6 = 7?. Engkau tidak mampu memikirkan hal itu jika engkau belum memikirkan tentang 2, y, 6 dan 7. Guruku adalah Brouwer.
Matematika29:
Aku adalah matematika. Aku bersifat abstrak, formal dan aksiomatik. Untuk memahamiku diperlukan daya matematis tingkat tinggi, oleh karena itu maka tempat tinggalku kebanyakan di Universitas atau perguruan tinggi. Aku kurang cocok jika digunakan untuk mendidik anak sekolah SD atau SMP. Jika dipaksakan, maka anak-anak akan ketakutan dengan diriku, bahkan mereka bisa menganggapku sebagai monster. Konon aku dituduh sebagai penyebab kurang berhasilnya pendidikan matematika di sekolah. Aku sering disebut sebagai Pure Mathematics. Guruku hampir tersebar di seantero dunia.
Matematika30:
Aku adalah matematika. Aku dikenal sebagai matematika yang ramah dan mudah bergaul dengan siswa-siswa sekolah. Oleh karena itu maka aku sering disebut sebagai matematika sekolah. Aku lebih bersifat konkrit dan akulah yang datang menyesuaikan dengan pikiran dan perasaan para siswa. Karena aku mudah dipahami dengan cara pergaulan, maka aku juga sering disebut sebagai matematika pergaulan. Aku sering disebut sebagai anak emasnya socio-constructivis, karena hakekat diriku adalah diriku yang terbangun oleh pikiran-pikiran mereka melalui interaksi sosialnya. Konon pada saat ini maka matematika seperti diriku inilah yang dianggap cocok untuk pendidikan matematika di sekolah. Guruku adalah Paul Ernest.

41 comments:

  1. Eka Dina Kamalina
    14301241055
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Matematika adalah ratu dari segala ilmu. Berbagai bidang memerlukan matematika. Sehingga, tidak heran jika matematika memiliki banyak definisi, tergantung dari sudut pandang mana matematika itu dilihat. Semua definisi tidak ada yang salah, karena memang dilihat dari sudut pandang yang beda. Akan tetapi maknanya tetap sama, bahwa matematika itu dekat dengan kita dan akan selalu ada dikehidupan kita.

    ReplyDelete
  2. Umy Maysyaroh
    14301241014
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Masing-masing manusia tentu memiliki persepsi dan pandangan yang berbeda terhadap sesuatu. Khususnya matematika, matematika sebagai ilmu yang komplek dan luas dapat dimanfaatkan dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan. Para ahli pun banyak yang mengmukakan mpendapatnya masing-masing mengenai matematika dan semuanya memang real dan benar.

    ReplyDelete
  3. Elli Susilawati
    16709251073
    Pmat D

    Dari artikel di atas, saya menyimpulkan bahwa definisi matematika itu tergantung dari sudut pandang mana seseorang tersebut melihatnya. Ternyata setelah saya melihat elegi ini, terbuka pikiran saya bahwa matematika itu bukan hanya 1+1 atau hasil dari integral 3x dx. Berarti saya harus banyak belajar lagi dalam memahami matematika itu sendiri

    ReplyDelete
  4. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Matematika tidak terbatas pada angka, simbol, dan operasi hitung yang ada di dalamnya. Namun matematika memiliki sejarah perkembangan yang sangat multidimensi. Matematika merupakan ilmu yang mendasari beberapa bidang ilmu yang sangatlah berkaitan dengan matematika itu sendiri.

    ReplyDelete
  5. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Matematika sebagai media untuk melatih berpikir kritis, inovatif, kreatif, mandiri dan mampu menyelesaikan masalah dan berkaitan erat dengan kehidupan sehari-hari. Maka yang terjadi ialah matematika tidaklah menjadi suatu bidang ilmu yang hanya bersifat abstrak saja tapi lebih luas dan mendalam jika ingin mengetahui makna matematika secara mendetail.

    ReplyDelete
  6. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Pengertian matematika dapat kita ambil dari berbagai sudut pandang. Muncul banyak pendapat tentang matematika itu sendiri. Dari 30 pengertian yang diberikan ada yang menyebutkan matematika adalah abstrak. Saya setuju dengan pernyataan ini bahwa matematika adalah ilmu abstrak. Ilmu matematika sangat diperlukan seseorang dalam kehidupan sehari-hari. Matematika merupakan ratunya ilmu. Selain itu, dengan belajar matematika siswa terlatih menggunakan pelanarannya sehingga terbiasa untuk menggunakan penalaran tersebut dalam memecahkan masalah baik masalah matematika bahkan masalah yang dihadapi di kehidupannya.

    ReplyDelete
  7. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Elegi pengakuan para matematika berisi tentang tokoh atau filsuf matematika beserta perannya dalam bidang matematika yang dimulai dari Thales. Tidak hanya filsufnya yang dibahas akan tetapi membahas aliran, sifat dan jenis matematika. Aliran, sifat dan jenis matematika bersumber dari pemikiran para filsuf yang dikembangkan oleh para matematikawan penerusnya. Sampai adanya transformasi matematika yang menunjukkan penggunaan simbol atau lambang yang dicetuskan oleh para filsuf yang kemudian ditransformasikan pada matematika sekolah.

    ReplyDelete
  8. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    S2 PM A

    Dilihat dari sudut pandang yang berbeda, filosofi matematika pun berbeda. Dan dapat disimpulkan bahwa matematika adalah suatu unsur yang mencakup sebagian besar aspek kehidupan. Matematika berperan penting bagi kehidupan manusia sekarang dan akan datang.

    ReplyDelete
  9. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Matematika adalah bahasa yang melambangkan serangkaian makna dari pernyataan yang ingin kita sampaikan.matematika mempunyai kelebihan dari bahasa verbal karena matematika mengembangkan bahasa numeric yang memungkinkan ita untuk melakukan pengukuran secara kuantitatif. Kemudian pada elegi pengakuan para matematika menjelaskan bahwa matematika bgitu luas, tidak hanya sekedar bahasa numeric, matematika dapat kita temui di kehidupan sehari-hari dari yang sederhana hingga yang rumit, dari yang paling konkrit hingga yang paling abstrak.

    ReplyDelete
  10. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    S2 Pendidikan Matematika A (PM A)

    Matematika merupakan salah satu cabang ilmu pengetahuan yang dapat diartikan sesuai dengan cara seseorang memandang atau menafsirkan matematika. menurut Abdul Halim Fathani (2009: 76) matematika selalu mengalami perkembangan yang berbanding lurus dengan kemajuan sains dan teknologi. Matematika juga berkenaan dengan konsep-konsep abstrak yang bersifat terstruktur dan saling berhubungan antara satu materi dengan materi yang lannya (Hudodjo, 2006: 96). Salah satu upaya penguasaan materi atau konsep-konsep matematika dilakukan dalam proses belajar mengajar di sekolah. Selain pengertian di atas, masih banyak pula pengartian matematika ditinjau dari berbagai bidang, seperti dalam Elegi Para matematika yang Prof. tuliskan. Berdasarkan Elegi ini, dapat saya ambil pelajaran bahwa ilmu matematika tidak hanya terbatas pada materi matematika saja, akan tetapi, dapat ditinjau dari berbagai aspek. Hal ini dapat berarti, sebagai manusia yang sedang dalam proses mencari ilmu, maka hndaklah ia mempelajarinya tidak hanya dari satu sisi saja, melainkan dari beberapa sudut pandang lainnya. Semoga apa yang kita pelajari, dapat bermanfaat bagi diri kita sendiri dan orang lain. Aamiin

    ReplyDelete
  11. Arung Mega Ratna
    17709251049
    S2 Pend. Matematika C

    Assalamu'alaikum wr.wb.
    Definisi-definisi tentang matematika masih banyak lagi, tetapi tidak satupun perumusan yang diterima oleh umum. Hal tersebut karena matematika dapat ditinjau dari berbagai sudut. Maka untuk mengetahui apa matematika sebenarnya, seseorang harus mempelajari sendiri ilmu matematika dengan mempelajari, mengkaji, dan mengerjakannya seperti yang diungkapkan oleh Courant dan Robbin dalam Erman Suherman, dkk. (2001: 21).
    Terima kasih
    Wassalamu'alaikum

    ReplyDelete
  12. Nama : Wisniarti
    NIM : 17709251037
    Kelas : PM B (Pascasarjana)


    Jika diminta untuk mendefinisikan matematika menurut pandangan sendiri, maka saya akan mendefinisikan matematika itu adalah wadah berpikir. Dengan matematika kita dilatih untuk berpikir dari pra-hipotesis sampai ke bagian yang sangat mendalam. Dengan matematika juga kita berlatih untuk berpikir logis dan sistematis serta bernalar. Dengan matematika juga kita belajar yang terbatas sampai tak terbatas.

    ReplyDelete
  13. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Semua orang bebas berpendapat dan tidak ada yang selalu benar di dunia ini. Semua mendefinisikan sesuatu berdasarkan cara pandang dan pola pikir mereka masing-masing. Aristoteles menganggap ilmu itu sebagai pengalaman, plato menganggapnya sebagai ide, mereka bebas berpendapat meskipun sebagai guru dan murid. Jadi, semua orang bebas mendefinisikan matematika sebagai apa saja yang mereka inginkan sesuai cara pandang dan pola pikirnya, karena memang setiap orang memiliki pemikiran masing-masing.

    ReplyDelete
  14. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Matematika adalah ibu nya ilmu pengetahuan. Matematika terdiri atas beberapa bidang seperti aljabar, statistika, analisis, terapan, dan geometri. Bidang-bidang ini juga akan terdiri dari beberapa bagian, dimana setiap bagian memiliki ciri dan sifat masing-masing. Sebagaimana dari elegi di atas dapat diketahui bahwa matematika mempunyai berbagai macam dan jenis dan hal tersebut tergantung pada filsuf yang mendefinisikan matematika itu sendiri. Dalam memahami bidang tertentu memerlukan daya matematis tertentu pula, oleh karena itu sebaiknya guru memperhatikan sasaran agar pemahaman tentang ilmu matematika didapatkan pendidikan matematika di setiap tingkat berhasil dengan baik.

    ReplyDelete
  15. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Matematika tidak sempit, melainkan sangat luas. Sebagai The Queen of Science, Matematika melayani lebih dari ratusan cabang ilmu pengetahuan lain. Wajar bila persepsi dan pandangan mengenai matematika juga memunculkan banyak cabang ditinjau dari materi, objek, tujuan, sasaran, user, dan lainnya. Orang yang telah memiliki pengalaman yang mendalam dalam mengkaji, mempelajari, apalagi menemukan suatu konsep baru dalam matematika pastinya memiliki pendapat yang berbeda-beda apabila diminta untuk mendeskripsikan apa itu Matematika.

    ReplyDelete
  16. Tri wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Melalui postingan ini, saya belajar bagaimana kategori dalam matematika. Selama ini saya memang menyadari bahwa matematika tidak hanya mengandung kategori tunggal, akan tetapi lewat postingan ini saya benar-benar menyadari bahwa matematika begitu kaya.

    ReplyDelete
  17. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Matematika adalah suatu ilmu yang amat sangat luas, terdiri dari berbagai macam jenis matematika yang berbeda-beda dan memiliki sifat-sifat masing-masing yang berbeda-beda satu sama lainnya, tetapi tetap memiliki inti yang sama.

    ReplyDelete
  18. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Matematika memiliki banyak macam jenisnya dan masing-masing memiliki sifat-sifat yang berbeda-beda. maka dalam penggunaannya pun harus kita sesuaikan dengan apa yang kita butuhkan. jangan sampai kita menggunakan matematika yang salah dalam pengaplikasiannya, misalnya kita mengaplikasikan matematika abstrak untuk anak-anak, kesalahan tersebut justru akan menghancurkan, bukannya membantu.

    ReplyDelete
  19. Nur Dwi Laili Kurniawati
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Matematika memiliki berbagai macam definisi dan arti. Matematika bisa menjadi sesuatu yang menyenangkan dan dekat dengan kehidupan seperti matematika pergaulan. Matematika juga bisa menjadi sesuatu yang menakutkan seperti matematika murni atau pure mathematics. Karena itulah seorang guru harus dapat memilah dan memilih mana matematika yang perlu diajarkan kepada siswa sesuai tingkat perkembangannya. Hal ini menjadi penting agar siswa tidak serta merta takut dengan matematika karena selalu diberikan matematika murni sehingga anak kehilangan minat pada matematika. Guru harus dapat menentukan kapan siswa harus diberikan matematika murni dan kapan harus diberikan matematika pergaulan agar siswa menikmati pembelajaran matematika di kelas.

    ReplyDelete
  20. Kholifatun Nur Rokhmah
    17709251011
    PPs Pend. Matematika A 2017

    Matematika bukanlah sesuatu yang tunggal. Matematika memiliki berbagai macam definisi. Matematika memiliki berbagai macam pengetahuan. Matemtika memiliki berbagai macam pemahaman. Matematika memiliki berbagai macam unsur-unsur. Matematika adalah ilmu hitung. Matematika adalah ilmu ukur. Matematika adalah aljabar. Matematika adalah geometri. Ya, matematika memiliki berbagai macam definisi, oleh karena itu matematika adalah dirimu sendiri. Apa yang engkau bangun tentang matematika maka itulah matematikamu.

    ReplyDelete
  21. Metia Novianti
    17709251021
    PPs Pend. Matematika A 2017
    Kebanyakan orang menganggap bahwa matematika adalah sesuatu yang berhubungan dengan angka dan berhitung. Padahal, matematika bukan hanya sekedar angka. Setiap orang bebas mengekspresikan matematika bagi dirinya sendiri. Seperti terlihat dari elegi di atas, dimana matematika diekspresikan sebagai ilmu yang koheren, bersifat abstrak, aksiomatik, empiris dan lain sebagainya. Selama manusia masih ada, maka matematikapun akan terus ada karena matematika akan terus berkembang mengikuti pemikiran manusia.

    ReplyDelete
  22. Gamarina Isti Ratnasari
    17709251036
    Pendidikan Matematika Kelas B(S2)

    Walaupun sama-sama mengatasnamakan matematika, tetapi berbeda ciri dan karakteristiknya,tergantung siapa subjek yang dilihat. Ada yang ahli pada geometri, ada yang ahli statistika, ada pula yang ahli mengenau kalkulus. Ada yang ahli pada bidang konkret, adan juga yang ahli dalam abstrak dan aksiomatik. Padahal semuanya bernaung dalam judul yang sama yaitu matematika. Sama halnya dalam pembelajran di sekolah, sama-sama bernama siswa, tetapi ada siswa yang ahli matematika, ahli biologi, ahli geografi, atau bahkan ahli semuanya. Sebagai seorang pendidik kita tidak boleh menjadi penguasa yang memaksakan siswa untuk ahli di semua bidang, tetapi meyakinkan siswa bahwa semua ilmu itu bermanfaat, dengan rasa senang tersebut dan pengetahuan tentang kebermanfaatan ilmu tersebut siswa akan lebih bersemangat untuk belajar.

    ReplyDelete
  23. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B
    Sebagaian orang memandang bahwa matematika itu hanya seputar bilangan, angka dan suatu perhitungan. Namun dari elegi ini menunjukkan bahwasanya matematika itu bukan sekedar bilangan, angka ataupun perhitungan tapi matematika itu bisa juga menjadi abstrak, konkrit, geometri, logika dan lainya. Semua pendapat yang berkaitan dengan matematika itu tidak ada yang salah, hal itu karena setiap kita memiliki cara pandang masing-masing. Cara pandang boleh berbeda-beda, namun hendaknya dalam menyampaikan suatu pendapt kita mempunyai landasan yang jelas agar pendapat tersebut dapat dipertanggung jawabkan. Terima Kasih.

    ReplyDelete
  24. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Sampai saat ini, tidak ada definisi matematika yang baku. Seperti pada postingan di atas, setiap ahli matematika dan setiap orang mempunyai pendapat serta pandangannya sendiri terhadap matematika. Menurut saya, inti dari pendapat-pendapat para ahli matematika di atas ialah matematika itu bersifat abstrak. Tetapi, objek-objek matematika tersebut sebenarnya di ambil dari benda-benda konkret yang ada di sekitar, kemudian objek-objek tersebut di reduksi sifat-sifatnya sehingga hanya diambil sifat-sifat tertentu saja sesuai dengan apa yang akan di bahas. Sifat-sifat tertentu itu sajalah yang membuat matematika menjadi abstrak. Terlepas dari itu semua, matematika memang merupakan ilmu dari semua ilmu. Oleh karena itu, sebaiknya kita terus memperbaiki kualitas pengajaran matematika agar anak-anak Indonesia mempunyai pemahaman dan pengaplikasian matematika yang mendalam.

    ReplyDelete
  25. Atik Rodiawati
    17709251025
    PPS Pendidikan Matematika B 2017

    Matematika akan memiliki definisi yang berbeda-beda jika dinilai dari sudut pandang yang berbeda. Oleh karena itu, pengertian Matematika akan relatif dengan si pemandang Matematika itu sendiri. Matematika memiliki sifat abstrak dan tercipta sebagai bahasa di alam semesta. Sehingga Matematika dijadikan alat dalam memahami semua ilmu. Oleh karena pentingnya Matematika, sudah sepatutnya pendidik dan calon pendidik matematika untuk mengajarkan anak didik tentang pola pikir matematis. Namun sebelum mengajarkannya, suatu hal yang bijak jika pendidik telah terlebih dahulu berpola pikir matematis ini.

    ReplyDelete
  26. Rosnida Nurhayati
    17709251042
    PPs PM B 2017


    Matematika adalah satu kesutuan yang utuh, yang merupakan bagian dari ilmu. Proses belajar mateatika memuat banyak materi yang bisa dikembangkan lagi. sehingga Matematika dirasa sulit bagi sebagian siswa. Namun mempelajari matematika ini sangat penting, karena banyak ilmu yang terkait dengan pelajaran mateatika.

    ReplyDelete
  27. Widuri Asmaranti
    17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    Dari postingan di atas mengenai elegi pengakuan para matematika berisi tentang apa itu matematika di tinjau dari 30 sudut pandang yang berbeda. Namun yang jelas matematika itu ilmu penting, ilmu dasar yang mendasari semua mata pelajaran, dan matematika itu merupakan ilmu penting yang selalu dan selalu pasti digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam kegiatan pasti kita selalu menemui matematika tanpa kita sadari. Oleh sebab itu, pahami matematika, semangat untuk memahami matematika, karena matematika itu menyenangkan jika kita langsung terapkan dalam kehidupan.

    ReplyDelete
  28. Shelly Lubis
    17709251040
    S2 Pend.Matematika

    Assalamu'alaikum wr.wb

    Pada intinya adalah matematika itu berada di mana pun, dalam kondisi apapun, dan menyesuaikan dengan kondisi yang diperlukan, seperti contoh di atas, Matematika sekolah dan matematika universitas bukan lah dua hal yang berbeda, melainkan hal yang berkaitan sangat erat. matematika sekolah merupakan jembatan untuk mencapai matematika universitas atau Pure Math.

    ReplyDelete
  29. Nurika Miftahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Matematika memiliki pengertian yang sangat banyak dan beragam. Masing-masing pengertian memiliki tokohnya sendiri. Pengertian matematika sangat luas, tidak hanya sekedar angka, matematika dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari mulai dari yang sederhana hingga rumit, dari yang paling konkrit hingga yang paling abstrak. Matematika juga memiliki jenjang tingkatan, matematika konkrit untuk siswa SD dan SMP, peralihan dari konkrit ke abstrak untuk siswa SMA, dan matematika abstrak, aksiomatik, dan formal untuk mahasiswa.
    Wassalamu’alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  30. Nurika Miftahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Berdasarkan beberapa pengertian matematika yang telah disebutkan pada Elegi Pengakuan Para Matematika, dapat kita simpulkan bahwa setiap orang (tokoh) memiliki pandangan sendiri tentang matematika. Kita sebagai calon praktisi matematika (guru atau dosen) sebaiknya dapat menyampaikan matematika sedemikian hingga peserta didik dapat senang belajar matematika. Matematika merupakan dasar atau fondasi dari semua ilmu. Dengan demikian akan sangat disayangkan apabila peserta didik sampai menganggap bahwa matematika sebagai monster karena akan mempengaruhi proses dalam memperoleh ilmu pengetahuan lainnya. Sehingga untuk menemukan keterkaitan ilmu pengetahuan akan sulit. Berdasarkan hal tersebut, marilah kita berusaha menjadi matematika pergaulan yang ramah dan mudah bergaul sehingga mudah dipahami dan banyak disenangi oleh peserta didik. Meskipun diakui memang hal tersebut bukan sesuatu yang mudah.
    Wassalamu’alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  31. Nama : Kartika Pramudita
    Nim : 17701251021
    Kelas : PEP B (S2)
    Terimakasih Prof
    Sekali lagi mengingatkan kami bahwa matematika tidaklah tunggal. Matematika itu plural. Matematika terdiri dari berbagai macam ilmu dengan banyak tokoh yang berbeda-beda. Ilmu-ilmu dalam matematika hendaknya dapat digunakan sesuai dengan yang dibutuhkan. Sehingga karena pluralnya matematika maka matematika dapat diterapkan di berbagai segi kehidupan. Yang terpenting adalah mempelajari matematika dan menggunakannya sesuai dengan ruang dan waktunya.

    ReplyDelete
  32. Rigia Tirza Hardini
    17701251026
    S1 PEP B

    Dari elegi ini saya belajar memahami matematika. Ada banyak sudut pandang dalam matematika. Tak ada yang paling benar atau yang paling utama,tetapi semua dipahami sebagai matematika yang memiliki fungsi dan guna masing-masing dalam kehidupan.

    ReplyDelete
  33. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Membaca elegi ini membuat saya memiliki pandangan bahwa setiap orang dapat memiliki kebebasan dalam berpikir dan berpendapat mengenai suatu hal. Pada ulasan di atas menggambarkan begitu luasnya ilmu matematika. Saya menjadi sadar bahwa pentingnya saling menghargai setiap pemikiran antara satu dengan yang lain. Terima kasih Prof untuk ulasan di atas.

    ReplyDelete
  34. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb

    Berdasarkan pengakuan para matematika diatas, kami belajar bahwa keberadaan matematika di dunia ini universal dan setiap orang bebas memandang dari sudut manapun, asalkan tidak bertentangan dengan yang konsep yang lainnya. Adanya matematika dipelajari adalah sebagai ilmu dan penerapan agar dapat membantu \ dan mempermudah kehidupan manusia. Oleh karena itu, meskipun di jelaskan diatas bahwa matematika 1, matemamatik 2 berbeda guru namun tujuannya sama yakni menggunakan matematika sesuai dengan ruang dan waktuya. Terima Kasih.

    ReplyDelete
  35. Tari Indriani
    17701251027
    S2 PEP B

    Matematika merupakan berfikir rasional. Meski bersifat abstrak, kelebihan matematika ada pada empat prinsipnya yaitu, konsep, fakta/aksioma, dalil/teorema, dan prosedur/algoritma. Yang membuat saya heran pada diri saya adalah, nilai matematika saya ketika SMP dan SMA tidak begitu memuaskan, bahkan saya sering sekali remedial ketika ulangan harian. Walaupun demikian, mata pelajaran matematika adalah yang paling saya senangi di banding mata pelajaran IPA dan IPS. Matematika itu merupakan seni berfikir, meski abstrak namun terdapat kemampuan representasi di dalamnya yang dapat membuat sesuatu yang abstrak menjadi konkret.

    ReplyDelete
  36. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Begitu banyaknya pengakuan para matematika dengan berbagai bidang, definisi, sebab-akibat, sifat, dll. Begitupun dengan tokoh-tokohnya, masing-masing memiliki tokoh atau gurunya. Apakah hal tersebut menandakan matematika dengan bidangnya yang begitu banyak memiliki dimensinya masing-masing?. Tentu semuanya itu harus diterapkan sesuai ruang dan waktunya masing-masing juga. Jika saja diantaranya ketiga puluh matematika tersebut terdapat salah satu yang tidak menmpati ruangnya dengan tepat, maka matematika tersebut akan terancam tidak berdimensi sesuai dengan ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  37. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Matematika sebagai ratu ilmu artinya matematika sebagai alat dan pelayan ilmu yang lain. Matematika sebagai suatu ilmu yang berfungsi melayani ilmu pengetahuan. Matematika tumbuh dan berkembang untuk dirinya sendiri sebagai suatu ilmu, juga untuk melayani kebutuhan ilmu pengetahuan dalam pengembangan dan operasionalnya.

    ReplyDelete
  38. Matematika sebagai ratu ilmu maksudnya bahwa matematika adalah sebagai sumber dari ilmu yang lain. Banyak sekali cabang ilmu pengetahuan yang pengembangan teori-teorinya didasarkan pada pengembangan konsep matematika. Sedagkan matematika sebagai pelayan ilmu pengetahuan, tersirat bahwa matematika sebagai suatu ilmu yang berfungsi pula untuk melayani ilmu pengetahuan. Dapat dikatakan bahwa matematika tumbuh dan berkembang untuk dirinya sendiri sebagai suatu ilmu dan sebagai penyedia jasa layanan untuk pengembangan ilmu-ilmu yang lain pula. (Erman Suherman, dkk, 2001:29).

    ReplyDelete
  39. Latifah Pertamawati
    S2 PM B
    17709251026

    Bismillaah..
    Sebelumnya saya beranggapan bahwa matematika adalah ibu dari semua ilmu pengetahuan. Tetapi, beberapa bulan terakhir saya menemukan bahwa hal tersebut tidak sepenuhnya benar. Matematika dan filsafat adalah dua hal yang sangat berhubungan. Secara khusus, ibu dari semua ilmu pengetahuan ternyata adalah filsafat, yaitu cara berprosesnya. Mengapa? Bukankah matematika adalah ilmu yang paling luas yang meliputi semua ilmu pengetahuan yang lain? Memang iya, tetapi jika kita lihat bagaimana konstruksi ilmu pengetahuan dan apa itu filsafat, maka proses pembentukan ilmu pengetahuan adalah proses berfilsafat beberapa ahli sebelum kita. Para matematikawan yang telah disebutkan diatas telah berfilsafat dalam mengemukakan definisi matematika menurut pikiran mereka masing-masing. Tidak ada definisi yang salah, karena semuanya merupakan hasil proses berfilsafat dari masing-masing ahli matematika, kesemuanya merupakan matematika menurut sudut pandang masing-masing. Sebagai tambaha informasi, sebagian besar matematikawan yang pernah ada dalam sejarah, juga merupakan "philosophers" pada masanya.

    ReplyDelete
  40. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    P. Matematika kelas A 2017

    Assalamualikum Wr. Wb. Membincang matematika adalah membincang suatu hal yang begitu kompleks. Meskipun matematika disebut dengan ilmu pasti, namun ada banyak pandangan terhadapnya. Inilah salah-satu kontradiski dalam memahami matematika. Saya pernah mendengar pendapat Stpehen Hawking (semoga saya tidak salah) bahwa alam jagat raya ini berdiri di atas prinsip-prinsip matematika. Meskipun saya tidak tahu apa yang dimaksud Hawking dengan pernyataannya tersebut, tapi saya yakin fenomena-fenomena yang belum terpecahkan dapat dipecahkan melalui prinsip matematis.

    ReplyDelete
  41. Nama : Syaiful Anwar
    NIM : 17709251044
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr. wb.

    Dari elegi diatas saya semakin mengerti bahwa matematika yang saya pandang selama ini bagai setitik pasir dilautan. Matematika tidak dapat dipisahkan dari filsafat, matematika adalah olah pikir, begitu pula filsafat, mencakup semua yang ada dan mungkin ada. Elegi diatas merupakan penjelasan akan berbagai macam matematika dari para ahli matematika sekaligus filsafat. Semoga kita selalu diberi kekuatan oleh Allah SWT dalam mempelajari matematika. amiin

    Wassalumalaikum wr. wb.

    ReplyDelete