Aug 18, 2010

Elegi Pengakuan Para Matematika




Oleh: Marsigit, UNY

Matematika1:
Aku adalah matematika. Matematika ya matematika. Aku bukanlah ilmu alam. Tetapi sebetul-betulnya aku adalah ilmu tentang bicara. Guruku adalah Thales.
Matematika2 :
Aku adalah matematika. Jika aku geometri maka aku bukanlah bilangan. Aku ada di dalam pikiranmu. Sesungguhnya sifatku itu abstrak. Yang konkrit itu hanyalah contohku. Aku telah ada secara lengkap dalam pikiranmu. Jika engkau tidak bisa menemukanku, itu hanyalah kekurang pahamanmu. Guruku adalah Plato.
Matematika3:
Aku adalah matematika. Aku adalah ilmu yang koheren. Bilanganku dapat mengatur alam. Tetapi sulit dibedakan atara aku dengan ilmu alam. Tetapi hidupku memang memerlukan bukti. Bagiku ruang adalah diskret. Dalil Pythagoras adalah diriku yang paling terkenal. Bisa saja orang-orang mengagumiku. Tetapi dalam diriku terdapat incommensurability. Guruku adalah Pythagoras.
Matematika4:
Aku adalah matematika. Aku dikenal sebagai logika pertama. Aku tersusun atas proposisi-proposisi. Jiwaku adalah silogisma. Di dalam diriku terdapat infinite regress. Aku bersifat apodiktic. Postulat dan aksioma adalah landasanku. Guruku adalah Aristoteles.
Matematika5:
Aku adalah matematika. Aku bersifat aksiomatik. Yang utama dari diriku adalah geometri. Metodeku adalah deduksi. Postulat ke 5 adalah yang paling terkenal. Guruku adalah Euclides.
Matematika6:
Aku adalah matematika. Aku bersifat empiris. Aku adalah persoalan konkrit sehari-hari. Bagiku logika tidak memberikan informasi apapun. Guruku adalah Bacon, Locke, Berkely dan Hume.
Matematika7:
Aku adalah matematika. Diriku yang utama adalah geometri. Aku berada di dalam pikiranmu. Aku berangkat dari keragu-raguanmu. Aku bersifat deduktif. Aku sering dianggap sebagai anak rasionalism. Guruku adalag Rene Descartes.
Matematika8:
Aku adalah matematika. Aku bersifat sintetik a priori. Aku berada dalam intuisimu. Ituisimu adalah ruang dan waktumu. Keputusanmu adalah diriku yang tertinggi. A priori itu arahnya dari atas ke bawah. Sintetik itu arahnya dari bawah ke atas. A priori bersifat koheren dan rigor, sedangkan sintetik bersifat dinamik dan kontradiktif. Guruku adalah Immanuel Kant.
Matematika9:
Aku adalah matematika. Sebenarnya diriku adalah logika. Logika itulah matematika. Kalkulus pernyataan adalah contohku. Guruku adalah Leibniz, Frege dan Russell.
Matematika10:
Aku adalah matematika. Intuisimu adalah metodeku. Aku lebih mementingkan membangun dari sekedar diberikan. Aku tidak menggunakan landasan apapun dalam kerjaku selain intuisi. Guruku adalah Brouwer.
Matematika11:
Aku adalah matematika. Aku adalah pengamatanmu. Maka aku adalah kekeliruanmu. Guruku adalah Lakatos.
Matematika12:
Aku adalah matematika. Aku lebih mementingkan sistem. Aku adalah konsistensimu. Aku bersifat rigor. Sistemku benar-benar tunggal. Aku memerlukan dasar yang kokoh. Konsistensi adalah nyawaku. Orang biasa menyebut diriku sebagai formalisme. Guruku adalah Hilbert.
Matematika13:
Aku adalah matematika. Tetapi wujudku adalah bahasa. Walaupun aku itu empiris. tetapi aku tetap logika. Aku kadang-kadang disebut sebagai permainan bahasa. Guruku adalah Wittgenstein.
Matematika14:
Aku adalah matematika. Matematika ya matematika. Aku tidak dipengaruhi oleh benda-benda kongkrit. Kebenaranku terbebas dari nilai-nilai. Orang sering menyebut diriku sebagai absolutisme. Guruku adalah Plato.
Matematika15:
Aku adalah matematika. Jika aku lengkap maka aku tidaklah konsisten. Tetapi jika aku konsisten, maka aku tidaklah lengkap. Guruku adalah Godel.
Matematika16:
Aku adalah matematika. Constructivis adalah jiwaku. Guruku adalah Aristoteles, Piaget, dan Paul Ernest.
Matematika17:
Aku adalah matematika. Diriku yang utama adalah pola-pola dan relasi. Diriku tiada lain adalah komunikasi. Tiadalah diriku yang tidak dapat dikomunikasikan. Diriku adalah investigasi. Kegiatan penelitian itu adalah diriku. Diriku yang lain adalah problem solving. Guruku adalah Ebutt dan Strakker.
Matematika18:
Aku adalah matematika. Diriku bisa obyektif dan bisa subyektif. Diriku obyektif jika berada di luar dirimu. Diriku subyektif jika berada di dalam dirimu. Diperlukan pergaulan agar engkau mengetahui aku yang subyektif dan obyektif. Guruku adalah Paul Ernest.
Matematika19:
Aku adalah matematika. Bidangku tidaklah datar. Bidangku adalah kurva-kurva lengkung. Jumlah besar sudut pada segitigaku tidaklah sama dengan seratus delapan puluh derajat. Guruku bukanlah Euclides. Guruku adalah Lobachevski
Matematika20:
Aku adalah matematika. Aku bersifat tunggal. Guruku semula adalah Hilbert. Landasanku bersifat kokoh. tetapi kebanyakan orang meyebut aku sebagai mitos karena aku kadang-kadang terbukti tidak tunggal. Maka kemudian guruku tidak lain tidak bukan adalah si Mitos itu sendiri.
Matematika21:
Aku adalah matematika. Aku bersifat universal. Tetapi kebanyakan orang juga mengatakan bahwa aku adalah mitos, karena aku kadang-kadang terbukti tidak universal. Maka guruku tidak lain tidak bukan adalah si Mitos itu sendiri.
Matematika22:
Aku adalah matematika. Aku menjamin kepastianku. Tetapi banyak orang sudah mulai menganggapku sebagai mitos, karena aku terkadang terbukti tidak pasti. Maka guruku tidak lain tidak bukan adalah si Mitos itu sendiri.
Matematika23:
Aku adalah matematika. Aku menjamin obyektivitas. Tetapi banyak orang mulai menganggapku sebagai mitos, karena aku terkadang terbukti tidak obyektif pula. Maka guruku tidak lain tidak bukan adalah si Mitos itu sendiri.
Matematika24:
Aku adalah matematika. Aku selalu memulai diriku dengan pra anggapan, anggapan dan definisi. Maka semua matematika deduksi itu adalah diriku. Oleh karena itu maka aku sering disebut sebagai foundamentalism.Ternyata semua matematika aksiomatis, matematika formal dan pure mathematics ternyata adalah diriku juga. Jikalau ada matematika yang tidak dimulai dengan adanya suatu anggapan atau asumsi maka aku sebut dia sebagai anti-foundamentalism.
Matematika25:
Aku adalah matematika. Aku betul-betul disebut sebagai matematika jika aku bersifat sintetik a priori. Sintetik adalah berbedanya predikat dengan subyeknya. Sedangkan a priori itu memikirkannya tanpa harus melihat obyeknya (bendanya). Diriku bukanlah buku, bukanlah guru, bukanlah siswa. Tetapi diriku adalah pikirannya. Guruku adalah Immanuel Kant.
Matematika26:
Aku adalah matematika. Aku yang ingin bersifat tunggal, ternyata diprotes. Aku yang ingin bersifat lengkap ternyata juga diprotes. Daripada repot-repot maka aku proklamirkan saja diriku sebagai multifacet. Guruku adalah Prof. Dr. Ir RMJT Soehakso.
Matematika27:
Aku adalah matematika. Aku dimulai dari benda-benda konkrit, kemudian menuju abstrak. Dengan benda-benda konkrit aku mulai menbentuk skema-skema matematika. Dengan skema matematika aku mulai membangun pengetahuan matematika. Dengan pengetahuan matematika aku berharap mampu bekerja dengan matematika formal abstrak. Oleh karena itu aku sering disebut sebagai Realistic Mathematics. Guruku adalah Freudental.
Matematika28:
Aku adalah matematika. Kerjaku mengandalkan intuisi kesatuan ganda, artinya diriku itu mengalir dari kiri ka kanan, dari muka ke belakang atau dari awal menuju akhir. Coba renungkan bagaimana intuisimu jika engkau harus memikirkan 2y + 6 = 7?. Engkau tidak mampu memikirkan hal itu jika engkau belum memikirkan tentang 2, y, 6 dan 7. Guruku adalah Brouwer.
Matematika29:
Aku adalah matematika. Aku bersifat abstrak, formal dan aksiomatik. Untuk memahamiku diperlukan daya matematis tingkat tinggi, oleh karena itu maka tempat tinggalku kebanyakan di Universitas atau perguruan tinggi. Aku kurang cocok jika digunakan untuk mendidik anak sekolah SD atau SMP. Jika dipaksakan, maka anak-anak akan ketakutan dengan diriku, bahkan mereka bisa menganggapku sebagai monster. Konon aku dituduh sebagai penyebab kurang berhasilnya pendidikan matematika di sekolah. Aku sering disebut sebagai Pure Mathematics. Guruku hampir tersebar di seantero dunia.
Matematika30:
Aku adalah matematika. Aku dikenal sebagai matematika yang ramah dan mudah bergaul dengan siswa-siswa sekolah. Oleh karena itu maka aku sering disebut sebagai matematika sekolah. Aku lebih bersifat konkrit dan akulah yang datang menyesuaikan dengan pikiran dan perasaan para siswa. Karena aku mudah dipahami dengan cara pergaulan, maka aku juga sering disebut sebagai matematika pergaulan. Aku sering disebut sebagai anak emasnya socio-constructivis, karena hakekat diriku adalah diriku yang terbangun oleh pikiran-pikiran mereka melalui interaksi sosialnya. Konon pada saat ini maka matematika seperti diriku inilah yang dianggap cocok untuk pendidikan matematika di sekolah. Guruku adalah Paul Ernest.

100 comments:

  1. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    30 matematika dan guru dalam masing-masingnya, ini menunjukkan betapa luas dan beragamnya matematika. Dan jika diihat dari keluasan dan keberagamannya, matematika bisa dipandang sebagai Ratu/ Raja bahkan sebagai pelayan dari ilmu lainnya. Dengan guru-guru yang dapat menjadi sumber ilmu seperti yang terdapat dalam elegi pengakuan para matematika ini.

    ReplyDelete
  2. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Matematika. Kita ingin memandangnya sebagai apa? Sebagai kesepakatan? Sebagai teori? Sebagai rumus? Sebagai teorema dan aksioma? Sebagai mata pelajaran? Sebagai ilmu? Sebagai filsafat? Sebagai intuisi? Sebagai kebutuhan? Sebagai kegiatan sehari – hari?
    Jadi matematika adalah bagaimana kita memandangnya. Matematika sudah sangat dekat dengan kehidupan kita, tidak terkecuali bagi kaum awam. Matematika tidak hanya ilmu abstrak namun ilmu yang ditemukan dalam keseharian.

    ReplyDelete
  3. Wahyu Lestari
    16709251074
    PPs Pendidikan Matematika 2016 Kelas D

    matematika begitu beragam , beragam karna banyak sudut pandang orang yang mengartikannya. selagi kita mau belajar matematika dengan sungguh-sungguh, apapun itu matematika menurut pandnagannya masing-masing maka kita akan mendapatkan ilmu matematika tersebut dengan baik.

    ReplyDelete
  4. SUMIATI
    16709251056_PMC 2016
    Pendidikan Matematika-S2

    Bismillaah...
    Matematika bukanlah sesuatu yang tunggal. Matematika memiliki berbagai macam definisi. Matematika memiliki berbagai macam pengetahuan. Matemtika memiliki berbagai macam pemahaman. Matematika memiliki berbagai macam unsur-unsur. Matematika adalah ilmu hitung. Matematika adalah ilmu ukur. Matematika adalah aljabar. Matematika adalah geometri. Ya, matematika memiliki berbagai macam definisi, oleh karena itu matematika adalah dirimu sendiri. Apa yang engkau bangun tentang matematika maka itulah matematikamu.

    ReplyDelete
  5. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Bicara tentang pendefinisan sesuatu, definisi itu objek yang tergantung dengan ruang dan waktunya. Setiap orang dapat mendefinisiakan satu benda dengan beribu-ribu kara mungkin berjuta-juta, mungkin lebih, mingkin ada atau sebenarnya mungkin tidak ada. Matematika juga demikian banyak ahli dapat mendefinisikannya, matematika itu ilmu untuk berpikir, atau mengolah pikiran. Matematika itu Ratu sekaligus pelayan bagi ilmu-ilmu lain. Didalamnya menyimpan beribu-ribu cerita, baik logos ataupun mitos-mitos.

    ReplyDelete
  6. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Matematika memang mempunyai defenisi yang luas, tergantung bagaimana seseorang itu bisa mendefenisikan matematika. Namun ada baiknya matematika itu bisa kita aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mempunyai nilai jual. Kalau matematika itu hanya sebatas imajinasi maka kebermaknaan dari matematika akan hilang yang menyebabkan siswa malas belajar matematika. Maka sudah seyogyanya mengajarkan matematika yang bermakna bagi kehidupan.

    ReplyDelete
  7. Hening Carrysa
    14301241012
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Pandangan Matematika bagi setiap orang itu berbeda-beda hal ini disebabkan matematika memiliki definisi yang sangat luas. Bagi orang tua, remaja dan anak-anak memiliki sudut pandang tersendiri mengenai matemaitka. Tetapi pada kenyataanya matematika itu sangat dekat dengan kita. Matematika sengat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari dan matematika itu sendiri dpat berkembang bagi dirinya sendiri maupun untuk ilmu-ilmu lainnya.

    ReplyDelete
  8. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Sangatlah luas pemikrian orang tentang matematika serta sifat-sifat yang melekat padanya. Hal ini yang menjadi dasar ke arah mana matematika akan dibawa. Jika dilihat pendidikan matematika disekolah memang bisa menyesuaikan dengan kondisi psikologi dan kemampuan siswa yang tidak cocok jika haruus meneapkan pure mathematicss. Kembali lagi bahwa matematika dapat dipandang berbeda tergantung dari sudut pandang masing-masing

    ReplyDelete
  9. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Matematika merupakan wadah dan isinya dapat beraneka ragam, sehingga matematika tidaklah tunggal. Jika matematika itu subjek, maka kita dapat mendefinisikan sifat-sifatnya baik secar aintensif maupun ekstensif. Jika matematika obyek, maka kita juga dapat mendefinisikan sifat-sifatnya secara intensif dan ekstensif. Sehingga akan ada banyak sekali sifat-sifat matematika. seperti pada elegi di atas yang berjudul pengakuan para matematika. dilihat dari judulnya pun sudah tahu bahwa matematika itu tidak tunggal. Hal ini juga berkaitan dengan elegi matematika itu tidak tunggal. Namun, tidak sedikit orang yang mengatakan bahwa matematika ya matematika, seolah-olah sesuatu yang tunggal. Mereka yang mengatakan demikian belum menyadari hakikat tentang matematika secara filsafat.

    ReplyDelete
  10. Ajeng Puspitasari / 14301241005
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Jika dimaknai dari berbagai sudut pandang, matematika akan memiliki arti yang berbeda-beda pula.
    Jika dimaknai dan dilihat dari sisi pendidikan matematika sekolah, maka matematika30 adalah matematika yang sangat ditunggu-tunggu oleh para peserta didik. Matematika yang 'konkrit' dan 'gaul'. Matematika sebagai suatu kegiatan. Bukan matematika29, dimana matematika menjadi hal yang ditakuti oleh peserta didik. Matematika yang 'abstrak' dan 'formal'.

    ReplyDelete
  11. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Matematika merupakan suatu aktvitas. Yang terjadi di sekitar kita juga erat kaitannya dengan matematika. Logika yang manusia punyai juga merupakan komponen penyusun matematika. maka diharapkan bahwa guru mampu memahami kebutuhan matematika siswa dan menyusun metode pembelajaran yang tepat dalam menyampaikan matematika agar siswa dapat membangun sendiri pengetahuannya tentang matematika dan dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari – hari.

    ReplyDelete
  12. Assalamu’alaikum wr wb
    Dwi Kawuryani
    14301241049
    Pengakuan matematika menunjukan pada pembaca berbagai macam sifat dan karakter matematika. Berbagai macam sudut pandang dalam menganggap matematika. Hal ini membuka pengetahuan lebih banyak tentang apa itu matematika, sifatnya dan cara memahaminya.
    Terima kasih.
    Wassalamu’alaikum wr wb

    ReplyDelete
  13. Assalamu’alaikum wr wb
    Dwi Kawuryani
    14301241049
    Tulisan yang menarik tentang matematika. Didalamnya dijelaskan tentang sifat matematika yang pasti namun juga tidak pasti, tentang matematika yang sepenuhnya geometri dan matematika yang tidak geometri, bahkan tentang universal atau tidaknya matematika. Saya menyukai bagaimana rangkuman para matematikawan dijadikan satu dan dibuat saling berseberangan. Hal ini menunjukan betapa beragamnya orang-orang memandang matematika.
    Terima kasih.
    Wassalamu’alaikum wr wb

    ReplyDelete
  14. Assalamu’alaikum wr wb
    Dwi Kawuryani
    14301241049
    Mengetahui sifat dan macam-macam matematika akan sangat membantu dalam mengajarkannya pada sekolah. Pengajaran matematika akan disesuaikan dengan tingkatan siswa. Karena itulah penting bagi kita untuk mengetahui sifat-sifat dan karakter matematika agar dalam pemilihan metode akan lebih sesuai dengan targetan. Untuk siswa yang masih awam dan kesusahan dengan hal abstrak harus digunakan matematika yang konkrit dan nyata, sedangkan untuk siswa yang sudah dapat bermain dengan abstraksi dapat digunakan metode yang abstrak tanpa harus menggunakan hal yang konkrit.
    Terima kasih.
    Wassalamu’alaikum wr wb

    ReplyDelete
  15. Yuni Astuti
    14301241035
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Matematika adalah istilah yang tidak asing lagi bagi semua orang. Semua orang memiliki pemikirannya sendiri terhadap makna dari matematika, tak terkecuali para ahli yang memiliki pendapatnya sendiri mengenai matematika. Matematika pun telah kita pelajari dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Hal itu dikarenakan peran matematika yang sangat penting bagi kehidupan kita.

    ReplyDelete
  16. Yuni Astuti
    14301241035
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Di setiap bidang ilmu pengetahuan, pasti akan mempelajari mengenai matematika. Oleh karenanya kita mengenal adanya ungkapan bahwa matematika adalah ratu dari dari semua ilmu pengetahuan.

    ReplyDelete
  17. Aditya Raenda A
    14301241036
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Pandangan orang mengenai matematika sangat bervariasi dan jika didefinisikan maka akan muncul banyak definisi. Hal ini dikarenakan definisi bersifat subjektif tergantung dari unsur ruang dan waktu. Matematika sesungguhnya sangat bermanfaat dikehidupan nyata namun banyak orang yang tidak menyadarinya. Sebagai ilmu yang berkaitan dengan kehidupan nyata seharusnya dalam pembelajaran matematika menerapkan pembelajaran yang mengaitkan dengan kehidupan nyata.

    ReplyDelete
  18. Ari Dhamayanti
    14301241045
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Saya belajar tentang matematika dan ilmuwan ang memelajari matematika secara khusus. Banyak hal yang saya dapatkan dari elegi ini mengenai ilmu matematika. Terimakasih atas penjelasan yang telah diberikan.

    ReplyDelete
  19. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    Di setiap sub atau bagian matematika memiliki tokohnya masing masing. Matematika dengan beragam sub di dalamnya disertai pula dengan tokoh tokoh yang berperan penting di dalamnya. matematika memiliki banyak penemunya dan di dalam matematika juga memiliki begitu banyak hal menarik. Apalagi di dalam matematika tingkat SD SMP matematika adalah kegiatan. kegiatan yang mendukung siswa menemukan konsep. sungguh matematika memang sangat mengasyikkan.

    ReplyDelete
  20. Syafa'atun Muslimah
    14301241042
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Setiap orang memiliki pandangan yang berbeda-beda terhadap satu hal yang sama. Begitu pula pandangan para ahli matematika terhadap matematika itu sendiri. Bagaimana mereka menafsirkan definisi matematika akan berakibat pada perlakukan yang diberikan pada matematika itu. Dari banyaknya definisi dan ilmu tentang matematika, kita dapat memilihnya sesuai dengan kondisi atau kebutuhan kita terhadap matematika. Misalnya saja untuk siswa di sekolah, maka matematika yang ramah dan mudah adalah matematika sekolah, yang dikonstruksi dalam pikiran mereka sendiri melalui aktivitas-aktivitas.

    ReplyDelete
  21. Eka Dina Kamalina
    14301241055
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Matematika adalah ratu dari segala ilmu. Berbagai bidang memerlukan matematika. Sehingga, tidak heran jika matematika memiliki banyak definisi, tergantung dari sudut pandang mana matematika itu dilihat. Semua definisi tidak ada yang salah, karena memang dilihat dari sudut pandang yang beda. Akan tetapi maknanya tetap sama, bahwa matematika itu dekat dengan kita dan akan selalu ada dikehidupan kita.

    ReplyDelete
  22. Umy Maysyaroh
    14301241014
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Masing-masing manusia tentu memiliki persepsi dan pandangan yang berbeda terhadap sesuatu. Khususnya matematika, matematika sebagai ilmu yang komplek dan luas dapat dimanfaatkan dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan. Para ahli pun banyak yang mengmukakan mpendapatnya masing-masing mengenai matematika dan semuanya memang real dan benar.

    ReplyDelete
  23. Elli Susilawati
    16709251073
    Pmat D

    Dari artikel di atas, saya menyimpulkan bahwa definisi matematika itu tergantung dari sudut pandang mana seseorang tersebut melihatnya. Ternyata setelah saya melihat elegi ini, terbuka pikiran saya bahwa matematika itu bukan hanya 1+1 atau hasil dari integral 3x dx. Berarti saya harus banyak belajar lagi dalam memahami matematika itu sendiri

    ReplyDelete
  24. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Matematika tidak terbatas pada angka, simbol, dan operasi hitung yang ada di dalamnya. Namun matematika memiliki sejarah perkembangan yang sangat multidimensi. Matematika merupakan ilmu yang mendasari beberapa bidang ilmu yang sangatlah berkaitan dengan matematika itu sendiri.

    ReplyDelete
  25. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Matematika sebagai media untuk melatih berpikir kritis, inovatif, kreatif, mandiri dan mampu menyelesaikan masalah dan berkaitan erat dengan kehidupan sehari-hari. Maka yang terjadi ialah matematika tidaklah menjadi suatu bidang ilmu yang hanya bersifat abstrak saja tapi lebih luas dan mendalam jika ingin mengetahui makna matematika secara mendetail.

    ReplyDelete
  26. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Pengertian matematika dapat kita ambil dari berbagai sudut pandang. Muncul banyak pendapat tentang matematika itu sendiri. Dari 30 pengertian yang diberikan ada yang menyebutkan matematika adalah abstrak. Saya setuju dengan pernyataan ini bahwa matematika adalah ilmu abstrak. Ilmu matematika sangat diperlukan seseorang dalam kehidupan sehari-hari. Matematika merupakan ratunya ilmu. Selain itu, dengan belajar matematika siswa terlatih menggunakan pelanarannya sehingga terbiasa untuk menggunakan penalaran tersebut dalam memecahkan masalah baik masalah matematika bahkan masalah yang dihadapi di kehidupannya.

    ReplyDelete
  27. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Elegi pengakuan para matematika berisi tentang tokoh atau filsuf matematika beserta perannya dalam bidang matematika yang dimulai dari Thales. Tidak hanya filsufnya yang dibahas akan tetapi membahas aliran, sifat dan jenis matematika. Aliran, sifat dan jenis matematika bersumber dari pemikiran para filsuf yang dikembangkan oleh para matematikawan penerusnya. Sampai adanya transformasi matematika yang menunjukkan penggunaan simbol atau lambang yang dicetuskan oleh para filsuf yang kemudian ditransformasikan pada matematika sekolah.

    ReplyDelete
  28. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    S2 PM A

    Dilihat dari sudut pandang yang berbeda, filosofi matematika pun berbeda. Dan dapat disimpulkan bahwa matematika adalah suatu unsur yang mencakup sebagian besar aspek kehidupan. Matematika berperan penting bagi kehidupan manusia sekarang dan akan datang.

    ReplyDelete
  29. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Matematika adalah bahasa yang melambangkan serangkaian makna dari pernyataan yang ingin kita sampaikan.matematika mempunyai kelebihan dari bahasa verbal karena matematika mengembangkan bahasa numeric yang memungkinkan ita untuk melakukan pengukuran secara kuantitatif. Kemudian pada elegi pengakuan para matematika menjelaskan bahwa matematika bgitu luas, tidak hanya sekedar bahasa numeric, matematika dapat kita temui di kehidupan sehari-hari dari yang sederhana hingga yang rumit, dari yang paling konkrit hingga yang paling abstrak.

    ReplyDelete
  30. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    S2 Pendidikan Matematika A (PM A)

    Matematika merupakan salah satu cabang ilmu pengetahuan yang dapat diartikan sesuai dengan cara seseorang memandang atau menafsirkan matematika. menurut Abdul Halim Fathani (2009: 76) matematika selalu mengalami perkembangan yang berbanding lurus dengan kemajuan sains dan teknologi. Matematika juga berkenaan dengan konsep-konsep abstrak yang bersifat terstruktur dan saling berhubungan antara satu materi dengan materi yang lannya (Hudodjo, 2006: 96). Salah satu upaya penguasaan materi atau konsep-konsep matematika dilakukan dalam proses belajar mengajar di sekolah. Selain pengertian di atas, masih banyak pula pengartian matematika ditinjau dari berbagai bidang, seperti dalam Elegi Para matematika yang Prof. tuliskan. Berdasarkan Elegi ini, dapat saya ambil pelajaran bahwa ilmu matematika tidak hanya terbatas pada materi matematika saja, akan tetapi, dapat ditinjau dari berbagai aspek. Hal ini dapat berarti, sebagai manusia yang sedang dalam proses mencari ilmu, maka hndaklah ia mempelajarinya tidak hanya dari satu sisi saja, melainkan dari beberapa sudut pandang lainnya. Semoga apa yang kita pelajari, dapat bermanfaat bagi diri kita sendiri dan orang lain. Aamiin

    ReplyDelete
  31. Arung Mega Ratna
    17709251049
    S2 Pend. Matematika C

    Assalamu'alaikum wr.wb.
    Definisi-definisi tentang matematika masih banyak lagi, tetapi tidak satupun perumusan yang diterima oleh umum. Hal tersebut karena matematika dapat ditinjau dari berbagai sudut. Maka untuk mengetahui apa matematika sebenarnya, seseorang harus mempelajari sendiri ilmu matematika dengan mempelajari, mengkaji, dan mengerjakannya seperti yang diungkapkan oleh Courant dan Robbin dalam Erman Suherman, dkk. (2001: 21).
    Terima kasih
    Wassalamu'alaikum

    ReplyDelete
  32. Nama : Wisniarti
    NIM : 17709251037
    Kelas : PM B (Pascasarjana)


    Jika diminta untuk mendefinisikan matematika menurut pandangan sendiri, maka saya akan mendefinisikan matematika itu adalah wadah berpikir. Dengan matematika kita dilatih untuk berpikir dari pra-hipotesis sampai ke bagian yang sangat mendalam. Dengan matematika juga kita berlatih untuk berpikir logis dan sistematis serta bernalar. Dengan matematika juga kita belajar yang terbatas sampai tak terbatas.

    ReplyDelete
  33. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Semua orang bebas berpendapat dan tidak ada yang selalu benar di dunia ini. Semua mendefinisikan sesuatu berdasarkan cara pandang dan pola pikir mereka masing-masing. Aristoteles menganggap ilmu itu sebagai pengalaman, plato menganggapnya sebagai ide, mereka bebas berpendapat meskipun sebagai guru dan murid. Jadi, semua orang bebas mendefinisikan matematika sebagai apa saja yang mereka inginkan sesuai cara pandang dan pola pikirnya, karena memang setiap orang memiliki pemikiran masing-masing.

    ReplyDelete
  34. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Matematika adalah ibu nya ilmu pengetahuan. Matematika terdiri atas beberapa bidang seperti aljabar, statistika, analisis, terapan, dan geometri. Bidang-bidang ini juga akan terdiri dari beberapa bagian, dimana setiap bagian memiliki ciri dan sifat masing-masing. Sebagaimana dari elegi di atas dapat diketahui bahwa matematika mempunyai berbagai macam dan jenis dan hal tersebut tergantung pada filsuf yang mendefinisikan matematika itu sendiri. Dalam memahami bidang tertentu memerlukan daya matematis tertentu pula, oleh karena itu sebaiknya guru memperhatikan sasaran agar pemahaman tentang ilmu matematika didapatkan pendidikan matematika di setiap tingkat berhasil dengan baik.

    ReplyDelete
  35. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Matematika tidak sempit, melainkan sangat luas. Sebagai The Queen of Science, Matematika melayani lebih dari ratusan cabang ilmu pengetahuan lain. Wajar bila persepsi dan pandangan mengenai matematika juga memunculkan banyak cabang ditinjau dari materi, objek, tujuan, sasaran, user, dan lainnya. Orang yang telah memiliki pengalaman yang mendalam dalam mengkaji, mempelajari, apalagi menemukan suatu konsep baru dalam matematika pastinya memiliki pendapat yang berbeda-beda apabila diminta untuk mendeskripsikan apa itu Matematika.

    ReplyDelete
  36. Tri wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Melalui postingan ini, saya belajar bagaimana kategori dalam matematika. Selama ini saya memang menyadari bahwa matematika tidak hanya mengandung kategori tunggal, akan tetapi lewat postingan ini saya benar-benar menyadari bahwa matematika begitu kaya.

    ReplyDelete
  37. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Matematika adalah suatu ilmu yang amat sangat luas, terdiri dari berbagai macam jenis matematika yang berbeda-beda dan memiliki sifat-sifat masing-masing yang berbeda-beda satu sama lainnya, tetapi tetap memiliki inti yang sama.

    ReplyDelete
  38. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Matematika memiliki banyak macam jenisnya dan masing-masing memiliki sifat-sifat yang berbeda-beda. maka dalam penggunaannya pun harus kita sesuaikan dengan apa yang kita butuhkan. jangan sampai kita menggunakan matematika yang salah dalam pengaplikasiannya, misalnya kita mengaplikasikan matematika abstrak untuk anak-anak, kesalahan tersebut justru akan menghancurkan, bukannya membantu.

    ReplyDelete
  39. Nur Dwi Laili Kurniawati
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Matematika memiliki berbagai macam definisi dan arti. Matematika bisa menjadi sesuatu yang menyenangkan dan dekat dengan kehidupan seperti matematika pergaulan. Matematika juga bisa menjadi sesuatu yang menakutkan seperti matematika murni atau pure mathematics. Karena itulah seorang guru harus dapat memilah dan memilih mana matematika yang perlu diajarkan kepada siswa sesuai tingkat perkembangannya. Hal ini menjadi penting agar siswa tidak serta merta takut dengan matematika karena selalu diberikan matematika murni sehingga anak kehilangan minat pada matematika. Guru harus dapat menentukan kapan siswa harus diberikan matematika murni dan kapan harus diberikan matematika pergaulan agar siswa menikmati pembelajaran matematika di kelas.

    ReplyDelete
  40. Kholifatun Nur Rokhmah
    17709251011
    PPs Pend. Matematika A 2017

    Matematika bukanlah sesuatu yang tunggal. Matematika memiliki berbagai macam definisi. Matematika memiliki berbagai macam pengetahuan. Matemtika memiliki berbagai macam pemahaman. Matematika memiliki berbagai macam unsur-unsur. Matematika adalah ilmu hitung. Matematika adalah ilmu ukur. Matematika adalah aljabar. Matematika adalah geometri. Ya, matematika memiliki berbagai macam definisi, oleh karena itu matematika adalah dirimu sendiri. Apa yang engkau bangun tentang matematika maka itulah matematikamu.

    ReplyDelete
  41. Metia Novianti
    17709251021
    PPs Pend. Matematika A 2017
    Kebanyakan orang menganggap bahwa matematika adalah sesuatu yang berhubungan dengan angka dan berhitung. Padahal, matematika bukan hanya sekedar angka. Setiap orang bebas mengekspresikan matematika bagi dirinya sendiri. Seperti terlihat dari elegi di atas, dimana matematika diekspresikan sebagai ilmu yang koheren, bersifat abstrak, aksiomatik, empiris dan lain sebagainya. Selama manusia masih ada, maka matematikapun akan terus ada karena matematika akan terus berkembang mengikuti pemikiran manusia.

    ReplyDelete
  42. Gamarina Isti Ratnasari
    17709251036
    Pendidikan Matematika Kelas B(S2)

    Walaupun sama-sama mengatasnamakan matematika, tetapi berbeda ciri dan karakteristiknya,tergantung siapa subjek yang dilihat. Ada yang ahli pada geometri, ada yang ahli statistika, ada pula yang ahli mengenau kalkulus. Ada yang ahli pada bidang konkret, adan juga yang ahli dalam abstrak dan aksiomatik. Padahal semuanya bernaung dalam judul yang sama yaitu matematika. Sama halnya dalam pembelajran di sekolah, sama-sama bernama siswa, tetapi ada siswa yang ahli matematika, ahli biologi, ahli geografi, atau bahkan ahli semuanya. Sebagai seorang pendidik kita tidak boleh menjadi penguasa yang memaksakan siswa untuk ahli di semua bidang, tetapi meyakinkan siswa bahwa semua ilmu itu bermanfaat, dengan rasa senang tersebut dan pengetahuan tentang kebermanfaatan ilmu tersebut siswa akan lebih bersemangat untuk belajar.

    ReplyDelete
  43. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B
    Sebagaian orang memandang bahwa matematika itu hanya seputar bilangan, angka dan suatu perhitungan. Namun dari elegi ini menunjukkan bahwasanya matematika itu bukan sekedar bilangan, angka ataupun perhitungan tapi matematika itu bisa juga menjadi abstrak, konkrit, geometri, logika dan lainya. Semua pendapat yang berkaitan dengan matematika itu tidak ada yang salah, hal itu karena setiap kita memiliki cara pandang masing-masing. Cara pandang boleh berbeda-beda, namun hendaknya dalam menyampaikan suatu pendapt kita mempunyai landasan yang jelas agar pendapat tersebut dapat dipertanggung jawabkan. Terima Kasih.

    ReplyDelete
  44. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Sampai saat ini, tidak ada definisi matematika yang baku. Seperti pada postingan di atas, setiap ahli matematika dan setiap orang mempunyai pendapat serta pandangannya sendiri terhadap matematika. Menurut saya, inti dari pendapat-pendapat para ahli matematika di atas ialah matematika itu bersifat abstrak. Tetapi, objek-objek matematika tersebut sebenarnya di ambil dari benda-benda konkret yang ada di sekitar, kemudian objek-objek tersebut di reduksi sifat-sifatnya sehingga hanya diambil sifat-sifat tertentu saja sesuai dengan apa yang akan di bahas. Sifat-sifat tertentu itu sajalah yang membuat matematika menjadi abstrak. Terlepas dari itu semua, matematika memang merupakan ilmu dari semua ilmu. Oleh karena itu, sebaiknya kita terus memperbaiki kualitas pengajaran matematika agar anak-anak Indonesia mempunyai pemahaman dan pengaplikasian matematika yang mendalam.

    ReplyDelete
  45. Atik Rodiawati
    17709251025
    PPS Pendidikan Matematika B 2017

    Matematika akan memiliki definisi yang berbeda-beda jika dinilai dari sudut pandang yang berbeda. Oleh karena itu, pengertian Matematika akan relatif dengan si pemandang Matematika itu sendiri. Matematika memiliki sifat abstrak dan tercipta sebagai bahasa di alam semesta. Sehingga Matematika dijadikan alat dalam memahami semua ilmu. Oleh karena pentingnya Matematika, sudah sepatutnya pendidik dan calon pendidik matematika untuk mengajarkan anak didik tentang pola pikir matematis. Namun sebelum mengajarkannya, suatu hal yang bijak jika pendidik telah terlebih dahulu berpola pikir matematis ini.

    ReplyDelete
  46. Rosnida Nurhayati
    17709251042
    PPs PM B 2017


    Matematika adalah satu kesutuan yang utuh, yang merupakan bagian dari ilmu. Proses belajar mateatika memuat banyak materi yang bisa dikembangkan lagi. sehingga Matematika dirasa sulit bagi sebagian siswa. Namun mempelajari matematika ini sangat penting, karena banyak ilmu yang terkait dengan pelajaran mateatika.

    ReplyDelete
  47. Widuri Asmaranti
    17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    Dari postingan di atas mengenai elegi pengakuan para matematika berisi tentang apa itu matematika di tinjau dari 30 sudut pandang yang berbeda. Namun yang jelas matematika itu ilmu penting, ilmu dasar yang mendasari semua mata pelajaran, dan matematika itu merupakan ilmu penting yang selalu dan selalu pasti digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam kegiatan pasti kita selalu menemui matematika tanpa kita sadari. Oleh sebab itu, pahami matematika, semangat untuk memahami matematika, karena matematika itu menyenangkan jika kita langsung terapkan dalam kehidupan.

    ReplyDelete
  48. Shelly Lubis
    17709251040
    S2 Pend.Matematika

    Assalamu'alaikum wr.wb

    Pada intinya adalah matematika itu berada di mana pun, dalam kondisi apapun, dan menyesuaikan dengan kondisi yang diperlukan, seperti contoh di atas, Matematika sekolah dan matematika universitas bukan lah dua hal yang berbeda, melainkan hal yang berkaitan sangat erat. matematika sekolah merupakan jembatan untuk mencapai matematika universitas atau Pure Math.

    ReplyDelete
  49. Nurika Miftahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Matematika memiliki pengertian yang sangat banyak dan beragam. Masing-masing pengertian memiliki tokohnya sendiri. Pengertian matematika sangat luas, tidak hanya sekedar angka, matematika dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari mulai dari yang sederhana hingga rumit, dari yang paling konkrit hingga yang paling abstrak. Matematika juga memiliki jenjang tingkatan, matematika konkrit untuk siswa SD dan SMP, peralihan dari konkrit ke abstrak untuk siswa SMA, dan matematika abstrak, aksiomatik, dan formal untuk mahasiswa.
    Wassalamu’alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  50. Nurika Miftahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Berdasarkan beberapa pengertian matematika yang telah disebutkan pada Elegi Pengakuan Para Matematika, dapat kita simpulkan bahwa setiap orang (tokoh) memiliki pandangan sendiri tentang matematika. Kita sebagai calon praktisi matematika (guru atau dosen) sebaiknya dapat menyampaikan matematika sedemikian hingga peserta didik dapat senang belajar matematika. Matematika merupakan dasar atau fondasi dari semua ilmu. Dengan demikian akan sangat disayangkan apabila peserta didik sampai menganggap bahwa matematika sebagai monster karena akan mempengaruhi proses dalam memperoleh ilmu pengetahuan lainnya. Sehingga untuk menemukan keterkaitan ilmu pengetahuan akan sulit. Berdasarkan hal tersebut, marilah kita berusaha menjadi matematika pergaulan yang ramah dan mudah bergaul sehingga mudah dipahami dan banyak disenangi oleh peserta didik. Meskipun diakui memang hal tersebut bukan sesuatu yang mudah.
    Wassalamu’alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  51. Nama : Kartika Pramudita
    Nim : 17701251021
    Kelas : PEP B (S2)
    Terimakasih Prof
    Sekali lagi mengingatkan kami bahwa matematika tidaklah tunggal. Matematika itu plural. Matematika terdiri dari berbagai macam ilmu dengan banyak tokoh yang berbeda-beda. Ilmu-ilmu dalam matematika hendaknya dapat digunakan sesuai dengan yang dibutuhkan. Sehingga karena pluralnya matematika maka matematika dapat diterapkan di berbagai segi kehidupan. Yang terpenting adalah mempelajari matematika dan menggunakannya sesuai dengan ruang dan waktunya.

    ReplyDelete
  52. Rigia Tirza Hardini
    17701251026
    S1 PEP B

    Dari elegi ini saya belajar memahami matematika. Ada banyak sudut pandang dalam matematika. Tak ada yang paling benar atau yang paling utama,tetapi semua dipahami sebagai matematika yang memiliki fungsi dan guna masing-masing dalam kehidupan.

    ReplyDelete
  53. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Membaca elegi ini membuat saya memiliki pandangan bahwa setiap orang dapat memiliki kebebasan dalam berpikir dan berpendapat mengenai suatu hal. Pada ulasan di atas menggambarkan begitu luasnya ilmu matematika. Saya menjadi sadar bahwa pentingnya saling menghargai setiap pemikiran antara satu dengan yang lain. Terima kasih Prof untuk ulasan di atas.

    ReplyDelete
  54. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb

    Berdasarkan pengakuan para matematika diatas, kami belajar bahwa keberadaan matematika di dunia ini universal dan setiap orang bebas memandang dari sudut manapun, asalkan tidak bertentangan dengan yang konsep yang lainnya. Adanya matematika dipelajari adalah sebagai ilmu dan penerapan agar dapat membantu \ dan mempermudah kehidupan manusia. Oleh karena itu, meskipun di jelaskan diatas bahwa matematika 1, matemamatik 2 berbeda guru namun tujuannya sama yakni menggunakan matematika sesuai dengan ruang dan waktuya. Terima Kasih.

    ReplyDelete
  55. Tari Indriani
    17701251027
    S2 PEP B

    Matematika merupakan berfikir rasional. Meski bersifat abstrak, kelebihan matematika ada pada empat prinsipnya yaitu, konsep, fakta/aksioma, dalil/teorema, dan prosedur/algoritma. Yang membuat saya heran pada diri saya adalah, nilai matematika saya ketika SMP dan SMA tidak begitu memuaskan, bahkan saya sering sekali remedial ketika ulangan harian. Walaupun demikian, mata pelajaran matematika adalah yang paling saya senangi di banding mata pelajaran IPA dan IPS. Matematika itu merupakan seni berfikir, meski abstrak namun terdapat kemampuan representasi di dalamnya yang dapat membuat sesuatu yang abstrak menjadi konkret.

    ReplyDelete
  56. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Begitu banyaknya pengakuan para matematika dengan berbagai bidang, definisi, sebab-akibat, sifat, dll. Begitupun dengan tokoh-tokohnya, masing-masing memiliki tokoh atau gurunya. Apakah hal tersebut menandakan matematika dengan bidangnya yang begitu banyak memiliki dimensinya masing-masing?. Tentu semuanya itu harus diterapkan sesuai ruang dan waktunya masing-masing juga. Jika saja diantaranya ketiga puluh matematika tersebut terdapat salah satu yang tidak menmpati ruangnya dengan tepat, maka matematika tersebut akan terancam tidak berdimensi sesuai dengan ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  57. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Matematika sebagai ratu ilmu artinya matematika sebagai alat dan pelayan ilmu yang lain. Matematika sebagai suatu ilmu yang berfungsi melayani ilmu pengetahuan. Matematika tumbuh dan berkembang untuk dirinya sendiri sebagai suatu ilmu, juga untuk melayani kebutuhan ilmu pengetahuan dalam pengembangan dan operasionalnya.

    ReplyDelete
  58. Matematika sebagai ratu ilmu maksudnya bahwa matematika adalah sebagai sumber dari ilmu yang lain. Banyak sekali cabang ilmu pengetahuan yang pengembangan teori-teorinya didasarkan pada pengembangan konsep matematika. Sedagkan matematika sebagai pelayan ilmu pengetahuan, tersirat bahwa matematika sebagai suatu ilmu yang berfungsi pula untuk melayani ilmu pengetahuan. Dapat dikatakan bahwa matematika tumbuh dan berkembang untuk dirinya sendiri sebagai suatu ilmu dan sebagai penyedia jasa layanan untuk pengembangan ilmu-ilmu yang lain pula. (Erman Suherman, dkk, 2001:29).

    ReplyDelete
  59. Latifah Pertamawati
    S2 PM B
    17709251026

    Bismillaah..
    Sebelumnya saya beranggapan bahwa matematika adalah ibu dari semua ilmu pengetahuan. Tetapi, beberapa bulan terakhir saya menemukan bahwa hal tersebut tidak sepenuhnya benar. Matematika dan filsafat adalah dua hal yang sangat berhubungan. Secara khusus, ibu dari semua ilmu pengetahuan ternyata adalah filsafat, yaitu cara berprosesnya. Mengapa? Bukankah matematika adalah ilmu yang paling luas yang meliputi semua ilmu pengetahuan yang lain? Memang iya, tetapi jika kita lihat bagaimana konstruksi ilmu pengetahuan dan apa itu filsafat, maka proses pembentukan ilmu pengetahuan adalah proses berfilsafat beberapa ahli sebelum kita. Para matematikawan yang telah disebutkan diatas telah berfilsafat dalam mengemukakan definisi matematika menurut pikiran mereka masing-masing. Tidak ada definisi yang salah, karena semuanya merupakan hasil proses berfilsafat dari masing-masing ahli matematika, kesemuanya merupakan matematika menurut sudut pandang masing-masing. Sebagai tambaha informasi, sebagian besar matematikawan yang pernah ada dalam sejarah, juga merupakan "philosophers" pada masanya.

    ReplyDelete
  60. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    P. Matematika kelas A 2017

    Assalamualikum Wr. Wb. Membincang matematika adalah membincang suatu hal yang begitu kompleks. Meskipun matematika disebut dengan ilmu pasti, namun ada banyak pandangan terhadapnya. Inilah salah-satu kontradiski dalam memahami matematika. Saya pernah mendengar pendapat Stpehen Hawking (semoga saya tidak salah) bahwa alam jagat raya ini berdiri di atas prinsip-prinsip matematika. Meskipun saya tidak tahu apa yang dimaksud Hawking dengan pernyataannya tersebut, tapi saya yakin fenomena-fenomena yang belum terpecahkan dapat dipecahkan melalui prinsip matematis.

    ReplyDelete
  61. Nama : Syaiful Anwar
    NIM : 17709251044
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr. wb.

    Dari elegi diatas saya semakin mengerti bahwa matematika yang saya pandang selama ini bagai setitik pasir dilautan. Matematika tidak dapat dipisahkan dari filsafat, matematika adalah olah pikir, begitu pula filsafat, mencakup semua yang ada dan mungkin ada. Elegi diatas merupakan penjelasan akan berbagai macam matematika dari para ahli matematika sekaligus filsafat. Semoga kita selalu diberi kekuatan oleh Allah SWT dalam mempelajari matematika. amiin

    Wassalumalaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  62. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Dari elegi ini kita bisa belajar tentang hakikat matematika ini. matematika adalah dunianya, sehingga matematika meliputi yang ada dan yang mungkin ada. Sehingga sebagian kecilnya yaitu meliputi sejarahnya, yang termasuk didalamnya, karakteristiknya, dll. Intinya semua yang berkaitan dengan matematika. Matematika menurut Thales bukan ilmu alam, melainkan ilmu bicara. Ada didalamnya juga macamnya yaitu geometri sebagai cabang dari matematika yang dipopulerkan oleh Plato. Ada juga yang mengatakan matematika adalah koheren, yang disampaikan oleh Pythagoras. Matematika bersifat aksiomatik. Bersifat empiris. Matematika adalah logika. Matematika adalah pengamatan.dan penjelsan lain tentang matematika.

    ReplyDelete
  63. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2 kls C

    Matematika memiliki definisi dari masing-masing ahli/filsuf. Kita sebagai guru matematika diharapkan mampu menggunakan definisi tersebut sesuai dengan tempatnya. Apabila kita salah menggunakan definisi maka siswa akan bingung dalam mempelajari matematika.

    ReplyDelete
  64. Kartika Kirana
    17701251039
    S2 PEP B

    Matematika yang saya kenal adalah matematika sekolah, yang bersifat konkret dan socio-constructivist. Akhir-akhir ini juga saya mencoba mempelajari matematika realistik dari Freudental, yang bicara mulai dari benda konkret hingga abstrak.
    Ketika bersekolah dulu, saya cukup banyak berjumpa dengan pure mathematics, belajar matematika dan kurang tahu apa maknanya dalam kehidupan sehari-hari. Sampai saat ini saya belum tahu apa makna belajar integral, diferensial. Bagi saya, tidak tahu makna dari apa yang dipelajari ini yang membuat matematika semakin terasa seperti menjadi monster bagi siswa. Maka dalam matematika sekolah, ia menemukan makna sebab ia bersifat sosial, konkret, dialami dalam kehidupan siswa. Ia dekat dan ramah pada anak-anak.
    Saya ingat ada seorang anak yang mengenal perkalian pertama kali di kelas 1 SD, ketika dia membantu saya memotong 'tiket nonton pertunjukan' untuk acara sekolah. 'Tiket' itu diprint, bentuknya persegi panjang, satu lembar HVS terdiri atas 35 tiket (lebar 5 panjang 7). Pertama saya potong menurut lebarnya, 5 tiket memanjang. Si anak membantu memotong dan rupanya sambil menghitung. Tiba-tiba dia mengatakan "Kalau 1 panjang isinya lima tiket, berarti kalau 2 panjang 10 tiket ya?". Penasaran, saya jawab ya, lalu saya bertanya lagi. "Kalau tiga panjang berarti ada berapa tiket?" Dia bisa menjawab lima belas. Si anak belajar penjumlahan berulang tanpa sengaja, dari pengalaman membantu saya, yang kemudian menjadi dasar dia untuk mengenal perkalian. Saya mengamati anak itu, ketika kelas 2, dengan mudah dia belajar perkalian sebab dia telah menemukan sendiri konsepnya dari pengalamannya.

    ReplyDelete
  65. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Matematika sebagai ilmu pengetahuan memiliki pengertian yang sangat luas dengan sejarah dan peruntukannya yang berbeda-beda. Pada elegi Pengakuan Para Matematika ini, saya sangat tertarik dengan Matematika di sekolah. Saya sependapat bahwa Matematika di sekolah adalah matematika yang ramah dan dekat dengan siswa. Terlebih matematika di level bawah seperti SD dan SMP, tentunya sangat berbeda dengan matematika untuk level selanjutnya, seperti SMA, apalagi mahasiswa dan guru. Siswa SD akan lebih mudah memahami matematika melalui sesuatu yang konkrit dan dekat dengan kesehariannya. Cara menyampaikannya pun hendaknya bertahap agar siswa paham dan nyaman dengan matematika karena sebenarnya matematika itu juga dekat dengan kehidupan siswa.

    ReplyDelete
  66. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Kami memahai bahwa definisi dan pengertian dari matematika sangat banyak, dan para tokoh dari para filsuf sampai dengan ilmuwan masakini mendefinikan sesuai dengan apa yang mereka pikirkan, bahkan kami menyadari bahwa kami sendiri pun dapat mendefinisikan sesuai pikiran yang ada pada diri kami saat ini. Dalam matematika tidak terlepas dari kontradiksi, misalnya bagaimana yang ada antara matematika dan matematika sekolah. Walaupun sebuah kontradiksi namun keduanya tidak bisa dipisahkan dan seharusnya bisa saling melengkapi dan saling mendukung.

    ReplyDelete
  67. Pangestika Nur Afnia
    PEP B- S2
    17701251037

    Matematika adalah ratu dan pelayan dari ilmu pengetahuan. Matematika sebagai ratu dari ilmu pengetahuan maksudnya matematika adalah sebagai sumber dari ilmu yang lain. Banyak sekali cabang ilmu pengetahuan yang pengembangan teori-teorinya didasarkan pada pengembangan konsep matematika. Matematika sebagai pelayan ilmu pengetahuan memiliki arti bahwa matematika berfungsi melayani ilmu pengetahuan karena matematika berkembang untuk dirinya sendiri sebagai suatu ilmu dan juga untuk melayani kebutuhan ilmu pengetahuan dalam pengembangan dan operasionalnya.

    ReplyDelete
  68. Aristiawan
    17701251025
    S2 PEP 2017

    Sebelum membaca elegi ini, matematika selama ini hanya kita kenal sebagai ilmu hitung. Seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian dan lain sebagainya. Setelah membaca elegi ini kita mulai memahami bahwa matematika tidak sesederhana itu. Banyak tokoh yang memiliki pandangan tersendiri mengenai matematika, yang tentu pandangan ini akan mempengaruhi cara kita, guru atau dosen dalam memperlakukan atau mengajarkan matematika ke orang lain atau anak-anak.

    ReplyDelete
  69. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Menurut matematika 16, jiwa matematika adalah konstruktivisme. Berarti bahwa matematika dibentuk dalam struktur konsep seseorang. Sruktur konsep membentuk pengetahuan jika konsep itu berhubungan dengan pengalaman-pengalaman seseorang. Jadi matematika itu dibangun dari pengalaman-pengalaman manusia yang bersifat subyektif.

    ReplyDelete
  70. Charina Ulfa
    17709251039
    PPs Pendidikan Matematika B 2017

    Bismillah...

    Matematika adalah salah satu ilmu yang banyak cabangnya sesuai dengan penggunaan dari matematika itu sendiri. Matematika juga merupakan ilmu yang konsisten dengan pengunaan konsep matematika, sehingga matematika juga dapat dikaitkan dengan berbagai cabang ilmu lainnya. Matematika juga mempunyai para ahli yang lebih dahulu menemukan dan memikirkan konsep dasarnya. Pembelajaran matematika mengalami proses dan langkah yang terstruktur yang dilalui demi menemukan konsep matematika itu sendiri. Dalam penerapan ilmu matematika itu juga harus disesuaikan dengan ruang dan waktu, dan cakupan matematika itu juga yang ada dan yang mungkin ada.

    ReplyDelete
  71. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Banyak sekali pemikiran tentang matematika, ada yang menganggapnya sebagai ilmu yang koheren, logika pertama, bersifat aksiomatik, bersifat empiris, dsb. Ada banyak para ahli/ matematikawan yang mendefinisikan matematika. Masing-masing dari mereka mempunyai pandangan yang berbeda. Namun tidak ada pendapat yang salah, karena semua itu memang menggambarkan matematika. Sehingga definisi matematika itu tidaklah tunggal.

    ReplyDelete
  72. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu'alaikum. Matematika memiliki pengertian beragam sesuai dengan orang yang menggunakan matematika. matematika pedagang tentu berbeda dengan matematika teknisi, ataupun tukang kayu. Matematika berbeda tapi ia memiliki kesamaan karena matematika itu memiliki aturan-aturan, dalil, dan hukum yang harus dipenuhi. Matematika itu unik, ia bisa membantu setiap orang dengan caranya sendiri yang berbeda-beda antara satu orang dengan orang lain.

    ReplyDelete
  73. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Setiap matematikawan memiliki pandangan sendiri mengenai apa itu matematika. Bagi saya, matematika adalah hidupku, impianku, kebermanfaatanku. Matematikaku tidak sama dengan matematika siswaku. Aku tidak dapat menanamkan matematikaku kepada siswaku. Siswakulah yang harus membangun matematikanya sendiri. Namun siswaku bisa memanfaatkanku sebagai sarana membangun matematikanya. Dan aku akan berusaha memfasilitasi siswaku agar siswaku dapat membangun matematikanya.

    ReplyDelete
  74. Ilma Rizki Nur Afifah
    17709251020
    P. Mat A S2 UNY

    Definisi dan sifat-sifat matematika bermacam-macam tergantung pada ilmuwan yang membawakan pendapatnya. Mereka memiliki pandangan masing-masing mengenai matematika, kajian objek yang berbeda juga dalam matematika. Namun keseluruhan pendapat inilah yang membangun objek kajian matematika sekarang yang bermacam-macam.

    ReplyDelete
  75. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Setiap manusia memililki definisi dan sudut pandang sendiri dalam berbagai aspek kehidupan, begitupula dalam mendefinisikan matematika. Tidak ada yang benar atau salah. Matematika tergantung dari siapa dan dari sudut pandang mana orang mengartikannya.Dalam matematika tidak terlepas dari suatu ykontradiksi dengan yang ada, penggunaan atau masalah yang ada antara matematika dan matematika sekolah dalam penggunaan penerapaannya. Karena begitu banyak sifata matematika sekolah yang lebih banyak. Karena matematika sekolah adalah bagaimana ilmu matematika dapat di ajarkan kepada siswa dan sesuai dengan pengetahuan siswa, sehingga penerapan matamtika sekolahpun dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar.

    ReplyDelete
  76. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052
    Setip teori matematika dipelopori oleh tokoh filsuf dibelakangnya. Matematika sekolah yang dipelopori oleh Paul ernest, dengan cirinya bersifat konkret untuk siswa yang sedang mulai belajar matematika. Matematika sekolah mengkonstruk pengetahuan matematika siswa melalui kehidupan siswa sehari-hari.

    ReplyDelete
  77. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052
    Para matematika ini memiliki banyak guru, berjumlah tigapuluh guru yang siap menjadi referensi dalam pembelajaran matematika. Dari yang tingkatnya konkret hingga abstrak. Perbedaan konten matematika tentu juga harus diseertai perbedaan metode mengajar. Dari tiga puluh guru matematika tersebut, bisa dipakai semua atau dipilih yang sesuai dengan ruang dan waktunya.

    ReplyDelete
  78. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PPs PMAT C

    Matematika ternyata bukan sekedar ilmu hitung menghitung, bukan sekedar rumus-rumus. Tetapi matematika memiliki banyak sekali aliran-aliran. Setiap matmatikawan memiliki pandangannya sendiri-sendiri tentang matematika. Bahkan tidak disangkan mitospun ikut andil dalam matematika. Pengakuan para matematika diatas menjelaskan makna dari matematika masing-masing dari mereka itu sendiri. Tetapi dengan banyaknya makna matematika kita harus dapat menggunakannya dngan bijaksana. Kita haru dapat memilah matematika yang seperti apa yang dapat digunakan untuk anak-anak, mana matematika yang dapat digunakan untuk spiritual, dan sebagainya.

    ReplyDelete
  79. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Banyak sekali sifat-sifat yang dimiliki oleh matematika. Matematika dipelajari mulai dari sekolah dasar sampai dengan perguruan tinggi, membuktikan bahwa matematika sangat penting untuk dipelajari karena sangat dibutuhkan dalam kehidupan dan memiliki hubungan erat dengan ilmu-ilmu yang lainnya.

    ReplyDelete
  80. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Namun saat ini matematika masih menjadi momok yang menakutkan bagi para siswa. Oleh karena itu matematika harus dikemas dalam sebuah pembelajaran yang menarik dan pembahasannya sesuai dengan tingkat pendidikan para siswa. Dengan kemasan yang menarik dan menyenangkan, diharapkan siswa bisa belajar tanpa paksaan dan dalam suasana yang menyenangkan. Itulah matematika sekolah.

    ReplyDelete
  81. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Seperti yang diungkapkan pada elegi diatas bahwa matematika adlaah mata pelajaran yang ramah dan mudah bergaul dengan siswa-siswa karena matematika bersifat konkrit dan menyesuaikan dengan pemikiran siswa. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan sebaliknya. Justru matematika seringkali dianggap sebagai momok menakutkan. Mengapa hal ini bisa terjadi, menurut saya karena orang dewasa seringkali memaksakan pemikiran matematika orang dewasa pada anak kecil, matematika yang abstrak dan sulit dimengerti.

    ReplyDelete
  82. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Elegi ini menggambar bahwa matematika seperti dengan filsafat yaitu merupakan hasil pemikiran para ahlinya. Matematika memiliki tokoh-tokohnya masing-masing tergantung kepada ranah pada yang dimaksudkan. Sehingga agar mampu memahaminya kita perlu memahami bagaimana pemikiran para ahli/gurunya tersebut.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  83. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  84. Assalamualaikum, wr.wb.
    Elegi ini juga memberikan wawasan baru bagi saya. Karena saya baru mengtahui bahwa bapak dari matematika sekolah adalah Paul Ernest, dalam elegi-elegi sebelumnya telah disebut-sebutkan mengenai matematika sekolah itu seperti apa dan bagaimana, dan telah disebut-sebut pula nama Paul Ernest. Namun melalui membaca elegi inilah saya baru menyadari bahwa keduanya berhubungan. Hal ini mungkin disebabkan tidak urutny saya dalam membaca elegi-elegi yang ada di blog ini.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  85. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Paul ernest melopori akan adanya matematika sekolah. Matematika sekolah yang dikenalkan disini adalah matematika yang bersifat konkrit agar siswa sekolah akan mudah dalam memahami matematikanya. Jika matematika hanya matematika abstrak saja maka akan menimbulkan kesulitan belajar matematika peserta didik yang masih muda dalam memahami hal-hal yang abstrak karena otak mereka belum saatnya berfikir hal yang abstrak.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  86. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Matematika merupakan ilmu yang melingkupi kehidupan ini. setiap langkah dan nafas merupakan sebuah hitung matematika. Serta matematika merupakan ilmu yang tidak bisa ditebak dengan melibat objek atau subjek semata. “iriku bisa obyektif dan bisa subyektif. Diriku obyektif jika berada di luar dirimu. Diriku subyektif jika berada di dalam dirimu. Diperlukan pergaulan agar engkau mengetahui aku yang subyektif dan obyektif. Guruku adalah Paul Ernest.” Maka matematika bukanlah hitung-hitungan. Guru matematika bukanlah guru berhitung angka-angka-apalagi sekedar dengan rumus, melainkan guru berfikir logis.

    ReplyDelete
  87. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Bila matematika diajarkan dengan baik, murid akan mampu berfikir logis dan kehidupannya akan logis. Kehidupan logis inilah yang akan mengarahkannya pada usaha-usaha untuk membuat inovasi dan menghadirkan solusi yang di kemudian hari mengarahkan lingkungannya pada kemajuan. “Aku bersifat abstrak, formal dan aksiomatik. Untuk memahamiku diperlukan daya matematis tingkat tinggi, oleh karena itu maka tempat tinggalku kebanyakan di Universitas atau perguruan tinggi.”

    ReplyDelete
  88. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Matematika yang sering dijuluki rajanya ilmu pengetahuan dan berpengaruh di dunia global ini sangat kita butuhkan untuk menjalani kehidupan sehari-hari kita, baik itu dalam transaksi ekonomi, bermasyarakat, pendidikan dan ilmu-ilmu yang lain. Hilangkanlah pandangan bahwa matematika merupakan ilmu pasti yang menyeramkan karena hanya dipenuhi oleh angka dan rumus. Ubah pandangan itu, karena Matematika adalah ilmu yang sangat berguna dalam kehidupan kita sehari-hari.

    ReplyDelete
  89. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb

    matematika merupakan unsur yang mencakup hampir semua ilmu didunia. dengan adanya matematika manusia dapata melakukan perubahan contohnya menciptakan sebuah penemuan menggunakan perhitungan. matematika berperan besar dalam kehidupan manusia saat ini dan yang akan datang.

    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  90. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Setiap orang berpotensi memiliki perbedaan pendapat dalam memandang sesuatu. Jangankan memandang hal yang berbeda, memandang hal yan sama pada ruang dan waktu yang sama saja akan menghasilkan persepsi yang beragam. Begitu pula dalam memandang matematika. Matematika bisa dilihat dari berbagai sudut pandang. Tokoh matematika tidak hanya satu atau dua. Setiap tokoh memiliki cara pandang masing-masing dalam memaknai matematika dan sebenar-benar matematika adalah penerapan ilmu matematika itu sendiri dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  91. Tri Wahyu Nurjanah
    15301241010
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Dari tiga puluh pengakuan para matematika, telah membuktikan bahwa matematika memiliki keindahan (harmony) dimana di dalamnya tidak hanya mempelajari mengenai ilmu hitung dan ilmu ukur, melainkan banyak teori-teori lain dari mulai yang konkrit sampai yang abstrak yang dapat digunakan sebagai referensi dalam kegiatan pembelajaran.Sebagai contoh menurut matematika 2, Jika geometri bukanlah suatu bilangan, maka geometri itu sudah ada dalam pikiran kita, hanya saja bersifat abstrak yang membutuhkan contoh konkrit untuk melatih pemahaman kita sediri. Jadi matematika itu dibangun dari contoh-contoh konkrit kemudian dikaitkan dengan pengetahuan yang sudah kita miliki atau yang sudah ada sebelumnya.

    ReplyDelete
  92. Nur Sholihah
    15301241020
    S1 Pendidikan Matematika I 2015

    Matematika merupakan ilmu yang sangat luas dengan sejarahnya yang sangat luar biasa keren. Matematika pun masuk dalam beberapa ilmu lain, misalkan fisika, kimia, akutansi, dll. Karena Matematika sangat luas, matematika bergantung pada siapa yang mendefinisikannya dan bagaimana sudut pandang mereka. Sebagi seorang calon pendidik saya setuju bahwa matematika sekolah adalah matematika yang ramah dan mudah bergaul dengan siswa-siswa sekolah. Selain itu, matematika sekolah bersifat konkrit dan menyesuaikan dengan pikiran dan perasaan para siswa.

    ReplyDelete
  93. Yuni Pratiwi
    15301241005
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Matematika, ratunya ilmu pengetahuan. Banyak sekali yang mendefinisikan mengenai matematika, tetapi pada dasarnya tidak ada yang salah. Terimakasih prof atas tulisannya yang sangat menginspirasi saya, terlebih lagi sebagai calon guru matematika yang harus memandang matematika tidak hanya melalui satu sudut pandang. Saya akan menanggapi mengenai matematika29 dan matematika30, memang benar adany matematika yang bersifat abstrak, formal, dan aksiomatik paling tepat digunakan di perguruan tinggi atau universitas. Karena jika kita terapkan untuk mendidik anak SD, SMP, dan SMA maka anak-anak akan ketakutan dengan matematika dan menggapnya sebagai monster, dan hal ini yang dituduh sebagi penyebab kurang berhasilnya pendidikan matematika di sekolah. Seharusnya pendidikan matematika di SD, SMP, dan SMA menggunakan matematika yang bersifat konkrit, karena dapat dibangu dari pikiran-pikiran siswa melalui interaksi sosial. Maka sebagai calon guru kita harus membedakan matematika sesuai untuk jenjangnya masing-masing jangan sampai kita sebagai guru dianggap mempersulit matematika bukan mempermudah matematika.

    ReplyDelete
  94. Monica Ansella
    15301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2015

    Matematika adalah ilmu yang sangat luas sehingga terdapat banyak komponen di dalamnya. Matematika sekolah atau matematika yang ramah dan mudah bergaul adalah matematika yang dikenal di sekolah (SD, SMP, SMA). Matematika sekolah inilah yang secara dominan dipahami oleh pelajar masa kini. Akan tetapi, jika melihat dari perkembangan kurikulum, nampaknya matematika murni (pure mathematics) sudah mulai dipelajari di sekolah menengah.

    Adanya perbaikan kurikulum ini saya yakini atas dasar cita-cita Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas pendidikannya. Inilah yang menjadi tantangan bagi guru dan calon guru matematika di Indonesia. Karena matematika yang biasa siswa kenal adalah matematika yang bersifat konkrit dan sesuai dengan pikiran serta perasaan siswa, tantangan guru dan calon guru masa kini adalah merancang pembelajaran untuk membelajarkan matematika murni dengan pendekatan konstruktivistik. Melalui pendekatan tersebut diharapkan siswa dapat tetap merasakan bahwa matematika murni memiliki keramahan yang sama dengan matematika sekolah sehingga siswa dapat menguasainya.

    ReplyDelete
  95. Puspitarani
    15301244008
    S1 Pendidikan Matematika A 2015

    Terima kasih Bapak atas Elegi Pengakuan Para Matematika yang telah Bapak share kepada kami. Dari elegi ini saya belajar bahwa matematika itu merupakan ilmu yang sangat luas, walaupun sampai saat ini masih banyak orang yang beranggapan bahwa matematika itu sebuah momok yang menakutkan, namun sejatinya dikehidupan ini (dunia maupun akhirat) kita tidak dapat terlepas dari matematika.Matematika selalu mengalami perbaikan dan pengembangan untuk menjadi matematika yang lebih baik, dan pengajaran matematika saat ini dibuat se-simple dan se-menyenangkan mungkin agar anak-anak tidak menjadikan matematika sebagai momok.

    ReplyDelete
  96. Febriana Putri Hutami
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241007

    Saya tertarik dengan pernyataan yang dilontarkan oleh Matematika29, tentang pure mathematics, pure mathematics disini adalah matematika abstrak atau matematikanya orang dewasa. Pure mathematics adalah musuh bagi para siswa SD, SMP, maupun SMA. Karena pure mathematics tidak cocok untuk mereka. Matematika di SD dan SMP khususnya sebenarnya masih harus menghubungkan matematika dengan hal-hal atau benda-benda konkrit. Karena perkembangan kognitif mereka baru sebatas di dunia konkrit. Sehingga sesuatu yang abstrak tidak cocok untuk mereka. Oleh karena itu, pure mathematics yang diterapkan di sekolah akan menyebabkan siswanya mendapat hasil belajar matematika yang rendah. Sehingga sebagai guru matematika khususnya di tingkat SD maupun SMP sebaiknya menghubungkan materi matematika dengan kehidupan nyata, agar siswa tidak terbebani dengan adanya matematika.

    ReplyDelete
  97. Julialita Muhariani
    15301241004
    S1 Pendidikan Matematika A 2015

    Terimakasih Prof atas tulisan yang sangat menarik ini. Saya ingin membahas poin Matematika 30: Aku adalah matematika. Aku dikenal sebagai matematika yang ramah dan mudah bergaul dengan siswa-siswa sekolah. Oleh karena itu maka aku sering disebut sebagai matematika sekolah. Aku lebih bersifat konkrit dan akulah yang datang menyesuaikan dengan pikiran dan perasaan para siswa. Matematika sekolah adalah matematika yang diajarkan oleh guru kepada siswanya di sekolah. Pada matematika sekolah, guru tidak sekedar menjalankan kewajibannya yaitu mentransfer pengetahuan yang dimilikinya kepada siswa tetapi memikirkan bagaimana caranya supaya pengetahuan yang hendak diajarkan tersebut dapat dipahami siswa dengan sempurna.

    ReplyDelete
  98. Aji Pangestu
    15301241009
    S1-Pendidikan Matematika

    Matematika memiliki banyak definisi, tergantung dari sudut pandang mana yang kita lihat. Matematika adalah ilmu hitung, matematika adalah aljabar, matematika adalah geometri, dan sebagainya. Jadi matematika memiliki makna sesuai dari sudut pandang mana yang kita lihat.

    ReplyDelete
  99. Zudhy Nur Alfian
    15301241035
    S1 Pend Matematika 2015

    Matematika. Satu kata beragam makna. Terlalu banyak makna yang bisa kita ungkapkan dari satu kata ini. Ini menandakan bahwa matematika itu sangat luas ilmunya. Ilmu matematika memang bukanlah ilmu spesifik tertentu. Banyak ilmu lain yang mendasari ilmunya ke ilmu matematika. Dengan kata lain, ilmu matematika merupakan landasan dari berbagai ilmu dunia yang lain. Jadi jangan lah menganggap bahwa matematika bukanlah ilmu yang tidak berguna dalam dunia ini.

    ReplyDelete
  100. Alfiani Indah P S
    15301241027
    S1-Pendidikan Matematika I 2015

    Elegi di atas menunjukkan bahwa banyak sekali hal yang dapat digali dari matematika. Banyak pula tokoh-tokoh yang berperan dalam perkembangan ilmu matematika. Banyak hal yang ada pada matematika menyebabkan matematika juga dapat digunakan dalam berbagai bidang kehidupan. Oleh karena itu matematika disebut sebagai mother of sciences.

    Selain itu, sebagai calon pendidik dapat kita simpulkan pula bahwa matematika adalah kegiatan, matematika itu suatu pola, hubungan, dan komunikasi sehingga saat kita mengajar kita juga harus membuat siswa melakukan kegiatan untuk menyusun pengetahuannya sendiri dengan menemukan pola, hubungan dari matematika yang telah dipelajari sebelumnya. Penggunaan benda-benda konkret untuk membuat skema matematika anak juga diperlukan dalam pembelajaran. Oleh karena itu, pembelajaran sebisa mungkin memfasilitasi siswa untuk memperoleh ilmu dengan caranya sendiri dan melalui benda-benda yang konkret.

    ReplyDelete