Oct 24, 2015

Whatever your idea about Scientific Method will be useful.

Dear Pembaca yang budiman dan para Mahasiswa S1, S2, S3 dan juga para guru atau khalayak umum yang sempat membaca tulisan ini.


Aslm Wr Wb

Pada Forum ini saya ingin mengetahui : Apa pendapat anda atau apa yang anda ketahui atau bagaimana Pengalaman anda tentang (dalam konteks Kurikulum 2013 atau boleh dalam konteks umum):

1. Makna Metode Saintifik,
2. Manfaat Metode Saintifik,
3. Macam Metode Saintifik,
4. Landasan Metode Saintifik,
5. Relevansi Metode Saintifik dari sisi Siawa (SD, SMP dan SMA),
6. Kedudukan Metode Saintifik,
7. Hubungan Metode Saintifik dengan Metode pbm yang lain.
8. Hasil-hasil Penelitian tentang Metode Saintifik,
9. Pelaksanaan Metode Saintifik,
10. Kesulitan Menerapkan Metode Saintifik, dan Pengalaman Menerapkan Metode Saintifik di Sekolah.
11. Atau yang lainnya tentang Metode Saintifik yang belum disebut diatas.

Pendapat anda akan bermanfaat bagi kita semua yang memerlukannya. Forum ini merupakan sharing ideas untuk kita semua. 
Pendapat boleh Spontan, berdasar Referensi, Hasil Penelitian, atau Pengalaman Mengajar.
Pendapat atau uraian anda cukup ditulis di kolom Comment posting ini.
Boleh dicantumkan Link atau Webblog atau yang lain yang disarankan diakses atau dibaca. 
Demikian saya ucapkan terimakasih atas partisipasi dan kontribusinya.

Wslm Wr Wb

Marsigit UNY, 24 Oktober 2015

137 comments:

  1. Pembelajaran dengan pendekatan saintifik adalah pembelajaran yang terdiri atas kegiatan mengamati (untuk mengidentifikasi hal-hal yang ingin diketahui), merumuskan pertanyaan (dan merumuskan hipotesis), mencoba/mengumpulkan data (informasi) dengan berbagai teknik, mengasosiasi/ menganalisis/mengolah data (informasi) dan menarik kesimpulan serta mengkomunikasikan hasil yang terdiri dari kesimpulan untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan dan sikap. Langkah-langkah tersebut dapat dilanjutkan dengan kegiatan mencipta.

    ReplyDelete
  2. Mengamati
    Dalam proses mengamati peserta didik diharapkan dapat menyaksikan tentang apa yang di sajikan guru, misalnya video atau film yang terkait materi, guru juga bisa menampilkan gambar-gamba yang juga terkait dengan materi. Selain itu pengamatan juga dapat dilakukan pada saat guru melakukan simulasi.

    ReplyDelete
  3. Menanya
    Setelah peserta didik mengamati, kemudian peserta didik merumuskan pertanyaan atas apa yang telah di tampilkan guru, apabila sudah ada pertanyaan-pertanyaan pada peserta didik diharapkan dengan pertanyaan itu nantinya akan membuat peserta didik lebih memperhatikan materi dan mampu mencari sendiri jawaban dari pertanyaannya itu.

    ReplyDelete
  4. Mengumpulkan Informasi/Eksperimen
    Pada tahap ini, setelah peserta didik mempunyai pertanyaan yang diperoleh melalui pengamatan terhadap media yang sudah ditampilkan guru, maka tugas peserta didik selanjutnya adalah mengumpulkan informasi, informasi tersebut untuk menjawab pertanyaan yang sudah dibuat, informasi tersebut dapat diperoleh dari berbagai sumber belajar seperti buku, setudi perpustakaan,internet. Disinilah peserta didik di tuntut untuk aktif bekerja sama dalam kelompoknya.

    ReplyDelete
  5. Mengasosiasikan/Mengolah Informasi
    Setelah mendapatkan informasi dan data yang cukup, peserta didik dalam kelompoknya berbagi tugas untuk mengasosiasikan atau mengolah informasi yang sudah di dapat dengan yang bertujuan untuk menjawab pertanyaan yang sudah dirumuskan. Dan menampilkannya dalam laporan kelompok.

    ReplyDelete
  6. Mengkomunikasikan
    Dalam proses ini peserta didik di harapkan mampu mengkomunikasikan dengan kelompok lain tentang informasi apa yang sudah di olah dalam kelompoknya. Disinilah inti dari saintifik yaitu peserta didik diharapkan untuk saling bertukar informasi dengan kelompok lain. Sehingga akan tercipta kondisi peserta didik yang aktif, dan menjadikan peserta didik menjadi subjek belajar.

    ReplyDelete
  7. (Dapat dilanjutkan dengan) Mencipta: SISWA menginovasi, mencipta, mendisain model, rancangan, produk (karya) berdasarkan pengetahuan yang dipelajari.

    ReplyDelete
  8. Prinsip-prinsip kegiatan pembelajaran dengan pendekatan saintifik kurikulum 2013, yakni :

    1. peserta didik difasilitasi untuk mencari tahu;
    2. peserta didik belajar dari berbagai sumber belajar;
    3. proses pembelajaran menggunakan pendekatan ilmiah;
    4. pembelajaran berbasis kompetensi;
    5. pembelajaran terpadu;
    6. pembelajaran yang menekankan pada jawaban divergen yang memiliki kebenaran multi dimensi;
    7. pembelajaran berbasis keterampilan aplikatif;
    8. peningkatan keseimbangan, kesinambungan, dan keterkaitan antara hard-skills dan soft-skills;
    9. pembelajaran yang mengutamakan pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik sebagai pembelajar sepanjang hayat;
    10. pembelajaran yang menerapkan nilai-nilai dengan memberi keteladanan (Ing Ngarso Sung Tulodo), membangun kemauan (Ing Madyo Mangun Karso), dan mengembangkan kreativitas peserta didik dalam proses pembelajaran (Tut Wuri Handayani);
    11. pembelajaran yang berlangsung di rumah, di sekolah, dan di masyarakat;
    12. pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembelajaran;
    13. pengakuan atas perbedaan individualdan latar belakang budaya peserta didik; dan
    14. suasana belajar menyenangkan dan menantang.

    ReplyDelete
  9. soviyana munawaroh syidhi
    13301244020
    pendidikan matematika C 2013

    metode saintifik atau pembelajaran dengan pendekatan saintifik diterapkan pada kurikulum 2013, walau sebenarnya sintak dari pendekatan saintifik tersebut tidak jauh berbeda dari KTSP. pendekatan saintifik meliputi 5 kegiatan inti, yaitu mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi dan mengkomunikasikan dan jika mungkin ada kegiatan tambahan yaitu menciptakan. pendekatan ini mengharuskan siswa untuk terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran ( student center ), penerapan pendekatan saintifik di dalam kelas tentu memperoleh hasil yang bermacam- macam, ada yang berhasil, ada yang kurang, dan ada pula yang gagal, artinya tidak semua kondisi dapat diperlakukan dengan pendekatan saitifik. misal saja, bagi kelas yang aktif dan guru yang paham betul dengan penerapan pembelajaran ini tentu pendekatan tersebut akan berjalan lancar, namun untuk kelas yang aktif namun guru belum paham hakikat dari pendekatan saintifik maka tujuan pun mungkin saja tidak bisa tercapai, apalagi bagi siswa yang kurang atau lamban dan guru yang kurang paham hakikat saintifik maka pendekatan ini tidak bisa dijalankan. jadi perlu kerjasama yang baik antara siswa dan guru sehingga pendekatan saintifik dapat diterapkan dengan baik sehingga tujuan pembelajaran tercapai secara maksimal dan memperoleh hasil yang baik.

    ReplyDelete
  10. penerapan pendekatan saintifik dalam pembelajaran harus memenuhi tiga prinsip utama; yaitu:

    Belajar siswa aktif, dalam hal ini termasuk inquiry-based learning atau belajar berbasis penelitian, cooperative learning atau belajar berkelompok, dan belajar berpusat pada siswa.
    Assessment berarti pengukuran kemajuan belajar siswa yang dibandingkan dengan target pencapaian tujuan belajar.
    Keberagaman mengandung makna bahwa dalam pendekatan ilmiah mengembangkan pendekatan keragaman. Pendekatan ini membawa konsekuensi siswa unik, kelompok siswa unik, termasuk keunikan dari kompetensi, materi, instruktur, pendekatan dan metode mengajar, serta konteks.

    ReplyDelete
  11. Pelaksanaan metode ilmiah tersusun dalam tujuh langkah berikut:

    Merumuskan pertanyaan.
    Merumuskan latar belakang penelitian.
    Merumuskan hipotesis.
    Menguji hipotesis melalui percobaan.
    Menganalisis hasil penelitian dan merumuskan kesimpulan.
    Jika hipotesis terbukti benar maka dapat dilanjutkan dengan laporan.
    Jika Hipotesis terbukti tidak benar atau benar sebagian maka lakukan pengujian kembali.

    ReplyDelete
  12. tujuh (7) kriteria sebuah pendekatan pembelajaran dapat dikatakan sebagai pembelajaran scientific, yaitu:

    1. Materi pembelajaran berbasis pada fakta atau fenomena yang dapat dijelaskan dengan logika atau penalaran tertentu; bukan sebatas kira-kira, khayalan, legenda, atau dongeng semata.

    2. Penjelasan guru, respon siswa, dan interaksi edukatif guru-siswa terbebas dari prasangka yang serta-merta, pemikiran subjektif, atau penalaran yang menyimpang dari alur berpikir logis.

    3. Mendorong dan menginspirasi siswa berpikir secara kritis, analistis, dan tepat dalam mengidentifikasi, memahami, memecahkan masalah, dan mengaplikasikan materi pembelajaran.

    4, Mendorong dan menginspirasi siswa mampu berpikir hipotetik dalam melihat perbedaan, kesamaan, dan tautan satu sama lain dari materi pembelajaran.

    5. Mendorong dan menginspirasi siswa mampu memahami, menerapkan, dan mengembangkan pola berpikir yang rasional dan objektif dalam merespon materi pembelajaran.

    6. Berbasis pada konsep, teori, dan fakta empiris yang dapat dipertanggungjawabkan.

    7. Tujuan pembelajaran dirumuskan secara sederhana dan jelas, namun menarik sistem penyajiannya.

    ReplyDelete
  13. Proses pembelajaran yang mengimplementasikan pendekatan scientific akan menyentuh tiga ranah, yaitu: sikap (afektif), pengetahuan (kognitif), dan keterampilan (psikomotor). Dengan proses pembelajaran yang demikian maka diharapkan hasil belajar melahirkan peserta didik yang produktif, kreatif, inovatif, dan afektif melalui penguatan sikap, keterampilan, dan pengetahuan yang terintegrasi.

    ReplyDelete
  14. Metode saintifik sangat relevan dengan tiga teori belajar yaitu teori Bruner, teori Piaget, dan teori Vygotsky

    ReplyDelete
  15. Teori belajar Bruner disebut juga teori belajar penemuan. Ada empat hal pokok berkaitan dengan teori belajar Bruner. Pertama, individu hanya belajar dan mengembangkan pikirannya apabila ia menggunakan pikirannya. Kedua, dengan melakukan proses-proses kognitif dalam proses penemuan, siswa akan memperoleh sensasi dan kepuasan intelektual yang merupakan suatau penghargaan intrinsik. Ketiga, satu-satunya cara agar seseorang dapat mempelajari teknik-teknik dalam melakukan penemuan adalah ia memiliki kesempatan untuk melakukan penemuan. Keempat, dengan melakukan penemuan maka akan memperkuat retensi ingatan. Empat hal di atas adalah bersesuaian dengan proses kognitif yang diperlukan dalam pembelajaran menggunakan metode saintifik

    ReplyDelete
  16. Teori Piaget, menyatakan bahwa belajar berkaitan dengan pembentukan dan perkembangan skema (jamak skemata). Skema adalah suatu struktur mental atau struktur kognitif yang dengannya seseorang secara intelektual beradaptasi dan mengkoordinasi lingkungan sekitarnya. Skema tidak pernah berhenti berubah, skemata seorang anak akan berkembang menjadi skemata orang dewasa. Proses yang menyebabkan terjadinya perubahan skemata disebut dengan adaptasi. Proses terbentuknya adaptasi ini dapat dilakukan dengan dua cara yaitu asimilasi dan akomodasi. Asimilasi merupakan proses kognitif yang dengannya seseorang mengintegrasikan stimulus yang dapat berupa persepsi, konsep, hukum, prinsip ataupun pengalaman baru ke dalam skema yang sudah ada didalam pikirannya. Akomodasi dapat berupa pembentukan skema baru yang dapat cocok dengan ciri-ciri rangsangan yang ada atau memodifikasi skema yang telah ada sehingga cocok dengan ciri-ciri stimulus yang ada. Dalam pembelajaran diperlukan adanya penyeimbangan atau ekuilibrasi antara asimilasi dan akomodasi

    ReplyDelete
  17. Vygotsky, dalam teorinya menyatakan bahwa pembelajaran terjadi apabila peserta didik bekerja atau belajar menangani tugas-tugas yang belum dipelajari namun tugas-tugas itu masih berada dalam jangkauan kemampuan atau tugas itu berada dalam zone of proximal development daerah terletak antara tingkat perkembangan anak saat ini yang didefinisikan sebagai kemampuan pemecahan masalah di bawah bimbingan orang dewasa atau teman sebaya yang lebih mampu

    ReplyDelete
  18. Pembelajaran dengan metode saintifik memiliki karakteristik sebagai berikut: 1) berpusat pada siswa. 2) melibatkan keterampilan proses sains dalam mengonstruksi konsep, hukum atau prinsip. 3) melibatkan proses-proses kognitif yang potensial dalam merangsang perkembangan intelek, khususnya keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa. 4) dapat mengembangkan karakter siswa. .... Baca Selengkapnya di : http://www.m-edukasi.web.id/2014/06/konsep-dasar-pendekatan-pembelajaran.html
    Copyright www.m-edukasi.web.id Media Pendidikan Indonesia

    ReplyDelete
  19. Umi Arismawati
    13301241032
    Pendidikan Matematika A 2013

    10. Kesulitan Menerapkan Metode Saintifik, dan Pengalaman Menerapkan Metode Saintifik di Sekolah. menurut wawancara saya dengan salah satu guru yang telah menerapkan kurikulum 2013, beliau mengalami banyak sekali kesulitan dalam penerapannya. Banyak sekali kebingunggan baik dari menerapkan 5M dan maupun dari buku pegangan matematika. Mungkin perlu adanya pelatihan secara berkala mengenai penerapan kurikulum 2013 sehingga semakin kedepan penerapannya semakin baik. Terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Darwis Cahyo Nugroho
      13301244014
      Pendidikan Matematika C 2013

      Saya sependapat dengan saudari Umi bahwa kebanyakan guru sulit menerapkan kurtilas karena banyak guru yang bingung tentang bagaimana menerapkannya dan banyak siswa juga yang belum siap jika harus mencari referensi belajar sendiri

      Delete
  20. Andina Nurul Wahidah
    16701251019
    PEP-S2 Kelas B (Angkatan 2016)

    Saya tertarik men=mberi opini di poin nomor 10 (Kesulitan Menerapkan Metode Saintifik, dan Pengalaman Menerapkan Metode Saintifik di Sekolah)
    Pengalaman saya menerapkan metode saintifik kepada siswa tidaklah banyak, hanya beberapa bulan pada saat Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) di salah satu SMK Negeri di Pontianak. Langkah-langkah dari pendekatan saintifik yang diterapkan pada kurikulum 2013 ada 5 yakni;
    (1) Mengamati, dimana siswa akan mengamati terlebih dahulu apa yang disampaikan oleh guru. Proses mengamati ini dapat menggunakan media slide presentation berupa power point atau media pembelajaran kreatif lain yang disajikan guru. Proses ini merupakan awal dari inti pembelajaran maka guru diharapkan mampu memberi gambaran umum bagi siswa terkait materi yang diberikan.
    (2) Menanya, pada bagian ini siswa dituntut sangat aktif untuk menanyakan hal-hal yang belum jelas terhadap materi yang telah dijelaskan. Proses menanya ini tidak hanya harus antara guru dan siswa, siswa lain yangdapat menjawab pertanyaan diperkenankan ikut berdiskusi agar suasana pembelajaran lebih aktif dan menarik
    (3) Mengumpulkan informasi, pada tahap ketiga ini siswa diminta mengumpulkan informasi yang lebih khusus terkait materi pembelajaran. Pada tahap ini sebaiknya guru mulai menggunakan berbagai metode pembelajaran kreatif agar kelas lebih “hidup”
    (4) Mengasosiasi, pada tahap ini siswa diminta mengolah informasi yang didapatkan dan guru akan bertindak sebagai “wasit” agar pembelajaran atau proses diskusi di dalam kelas tetap pada jalur yang benar
    (5) Mengkomunikasikan, umumnya pada tahap ini saya menggunakan untuk pemberian tugas. Misalnya hasil diskusi tadi ditulis kembali di kertas atau dapat juga disampaikan secara lisan di depan kelas.

    ReplyDelete
  21. Luthfannisa Afif Nabila
    13301241041
    Pendidikan Matematika A 2013
    Makna Metode Saintifik : agar siswa lebih aktif dalam pembelajaran.
    Manfaat Metode Saintifik : siswa terbiasa dan terlatih untuk berpikir kritis dan aktif dalam memecahkan masalah.
    Macam Metode Saintifik : Diskusi, Eksperimen, Demonstrasi, Simulasi.
    Landasan Metode Saintifik : siswa aktif, assessment, keberagaman.
    Relevansi Metode Saintifik dari sisi siswa (SD, SMP, dan SMA) : kemampuan siswa SD, SMP, dan SMA masih rendah.
    Kedudukan Metode Saintifik : Berdasarkan Kurikulum 2013
    Hubungan Metode Saintifik dengan metode pbm yang lain : saling melengkapi satu sama lain.
    Hasil-hasil penelitian tentang Meode Saintifik :
    Penelitian yang berjudul PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD NEGERI 113 BENGKULU SELATAN oleh DINSI MARLENAWATI
    Universitas Bengkulu menunjukkan bahwa penerapan pendekatan saintifik dapat meningkatkan aktivitas, hasil belajar khususnya siswa kelas v SD negeri 113 Bengkulu Selatan.
    Pelaksanaan Metode Saintifik = Kesulitan menerapkan Metode Saintifik / Pengalaman menerapkan Metode Saintifik di sekolah : Kenyataan di lapangan, guru masih menyisipkan metode ceramah dalam pengajarannya dan dalam mengajarkan metode saintifik terkadang juga kurang memberikan kesempatan kepada siswa untuk tampil presentasi mengeluarkan pendapatnya karena kekurangan waktu.

    ReplyDelete
  22. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B2016

    Berdasarkan pengalaman dan pemahaman yang saya miliki dan merangkum apa yang banyak dirasakan para guru, karena benar-benar menerapkan metode ini tidaklah mudah seperti konsep yang diberikan pemerintah. dalam pembelajarn SMA Matematika saya penah mencoba beberapa materi dengan menggunakan metode ini.ternyata cukup sulit, contohnya saja materi transpormasi yang menuntut siswa untuk berpikir abstrak,cukup sulit menyelesaikan materi ini dengan metode tersebut.bisa dibilang tujuan dari materi tidak tersampaikan dan siswa makin binggung,sehingga siswa meminta mengajarkan kembali dengan metode biasanya/ceramah dengan menjelaskan dipapan tulis.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Darwis Cahyo Nugroho
      13301244014
      Pendidikan Matematika C 2013

      Saya setuju dengan pendapat saudara arfan bahwa menerapkan metode ini tidaklah mudah seperti konsep yang diberikan pemerintah. Contoh saja yang saya alami ketika kegiatan menanya. Sidah banyak rangsangan yang saya berikan tetapi tak ada siswa yang menanya

      Delete
  23. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016
    penerapan pendekatan saintifik di dalam kelas tentu memperoleh hasil yang bermacam- macam, ada yang berhasil, ada yang kurang, dan ada pula yang gagal, artinya tidak semua kondisi dapat diperlakukan dengan pendekatan saitifik. misal saja, bagi kelas yang aktif dan guru yang paham betul dengan penerapan pembelajaran ini tentu pendekatan tersebut akan berjalan lancar, namun untuk kelas yang aktif namun guru belum paham hakikat dari pendekatan saintifik maka tujuan pun mungkin saja tidak bisa tercapai, apalagi bagi siswa yang kurang atau lamban dan guru yang kurang paham hakikat saintifik maka pendekatan ini tidak bisa dijalankan. jadi perlu kerjasama yang baik antara siswa dan guru sehingga pendekatan saintifik dapat diterapkan dengan baik sehingga tujuan pembelajaran tercapai secara maksimal dan memperoleh hasil yang baik.

    ReplyDelete
  24. Rofiah Yusuf
    13301241039
    Pendidikan Matematika I 2013

    Kurikulum 2013 yang menerapkan pendekatan saintifik dalam setiap kompetensi dasar di masing-masing mata pelajaran. Kompetensi-kompetensi dasar mencakup kompetensi secara spiritual, sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Semua kompetensi ini harus dikuasai oleh setiap siswa dalam setiap proses pembelajaran di kelas.

    ReplyDelete
  25. Afifah Nur Indah Sari
    13301244006
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Langkah-langkah pendekatan ilmiah (scientific appoach) dalam proses pembelajaran meliputi menggali informasi melaui pengamatan, bertanya, percobaan, kemudian mengolah data atau informasi, menyajikan data atau informasi, dilanjutkan dengan menganalisis, menalar, kemudian menyimpulkan, dan mencipta.

    ReplyDelete
  26. Afifah Nur Indah Sari
    13301244006
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Untuk mata pelajaran, materi, atau situasi tertentu, sangat mungkin pendekatan ilmiah ini tidak selalu tepat diaplikasikan secara prosedural. Pada kondisi seperti ini, tentu saja proses pembelajaran harus tetap menerapkan nilai-nilai atau sifat-sifat ilmiah dan menghindari nilai-nilai atau sifat-sifat nonilmiah.

    ReplyDelete
  27. Afifah Nur Indah Sari
    13301244006
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Pendekatan saintifik mempunyai macam-macam kriteria salah satunya mendorong dan menginspirasi siswa berpikir secara kritis, analistis, dan tepat dalam mengidentifikasi, memahami, memecahkan masalah, dan mengaplikasikan materi pembelajaran.

    ReplyDelete
  28. Afifah Nur Indah Sari
    13301244006
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Selain mendorong dan menginspirasi siswa berpikir secara kritis, analistis, dan tepat dalam mengidentifikasi, memahami, memecahkan masalah, dan mengaplikasikan materi pembelajaran, pendekatan saintifik juga mendorong dan menginspirasi siswa mampu memahami, menerapkan, dan mengembangkan pola berpikir yang rasional dan objektif dalam merespon materi pembelajaran.

    ReplyDelete
  29. Afifah Nur Indah Sari
    13301244006
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Proses pembelajaran yang mengimplementasikan pendekatan scientific akan menyentuh tiga ranah, yaitu: sikap (afektif), pengetahuan (kognitif), dan keterampilan (psikomotor). Dengan proses pembelajaran yang demikian maka diharapkan hasil belajar melahirkan peserta didik yang produktif, kreatif, inovatif, dan afektif melalui penguatan sikap, keterampilan, dan pengetahuan yang terintegrasi.

    ReplyDelete
  30. Afifah Nur Indah Sari
    13301244006
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Hasil akhir dari pembelajaran saintifik adalah peningkatan dan keseimbangan antara kemampuan untuk menjadi manusia yang baik (soft skills) dan manusia yang memiliki kecakapan dan pengetahuan untuk hidup secara layak (hard skills) dari peserta didik yang meliputi aspek kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan

    ReplyDelete
  31. Mariana Ramelan
    13301241053
    Pendidikan Matematika I 2013

    Sepengetahuan saya, metode saintifik digunakan pada kurikulum 2013, yang diaplikasikan dalam proses kegiatan pembelajarannya, yang biasanya kita kenal 5M yaitu mengamati (untuk mengidentifikasi hal-hal yang ingin diketahui), merumuskan pertanyaan (dan merumuskan hipotesis), mencoba/mengumpulkan data (informasi) dengan berbagai teknik, mengasosiasi/ menganalisis/mengolah data (informasi) dan menarik kesimpulan serta mengkomunikasikan hasil yang terdiri dari kesimpulan untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan dan sikap.

    ReplyDelete
  32. Mariana Ramelan
    13301241053
    Pendidikan Matematika I 2013

    Langkah-langkah 5M tersebut dapat dilanjutkan dengan kegiatan mencipta. Pada dasarnya, Kurikulum 2013 mengembangkan sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan, dan keterampilan peserta didik.

    ReplyDelete
  33. Farida Riza Umami
    13301241026
    Pendidikan Matematika A 2013

    Terimakasih atas kesempatan yang diberikan Bapak kepada kami para mahasiswa untuk mengutarakan pendapat kami mengenai kurikulum 2013, untuk pertanyaan mengenai makna Metode Saintifik, metode saintifik adalah suatu metode yang ditujukan agar siswa dapat menemukan sendiri pengetahuan yang akan dipelajari. Kelebihan dari metode ini terletak dalam sintak 5M, dimana siswa dapat melakukan kegiatan pembelajaran secara aktif. Sehingga diharapkan pembelajaran dapat lebih bermakna kepada siswa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Darwis Cahyo Nugroho
      13301244014
      Pendidikan Matematika C 2013

      Saya setuju dengan saudari farida bahwa makna metode saintifik adalah suatu metode yang ditujukan agar siswa dapat menemukan sendiri pengetahuan yang akan dipelajari.

      Delete
  34. Farida Riza Umami
    13301241026
    Pendidikan Matematika A 2013

    Manfaat dari metode saintifik sendiri adalah siswa diharapkan dapat menyelesaikan masalah secara sistematik. Selain itu yang dicapai siswa tidak hanya aspek pengetahuan namun juga sikap sosial, spiritual, serta keterampilan. Manfaat lainnya adalah Siswa dilatih untuk dapat mengutarakan ide atau pendapatnya dalam pembelajaran.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Darwis Cahyo Nugroho
      13301244014
      Pendidikan Matematika C 2013

      Benar sekali bahwa manfaat dari metode saintifik sendiri adalah siswa diharapkan dapat menyelesaikan masalah secara sistematik. Contohnya saja dalam pembelajaran matematika siswa dituntun untuk mengerjakan soal secara runtut. Agar jelas bagaimana alur berpikirnya

      Delete
  35. Andhita Wicaksono Nugroho
    13301241065
    Pendidikan Matematika C 2013

    Terima kasih Pak, postingan ini sangat bermanfaat bagi saya dalam mencari ilmu

    ReplyDelete
  36. DARWIS CAHYO NUGROHO
    13301244014
    PENDIDIKAN MATEMATIKA C 2013

    MAKNA SAINTIFIK
    makna saintifik bagi saya adalah menjadkan siswa mandiri dalam belajar. Menumbuhkan kreatifitas bagi siswa. Dan membangun ilmu dengan usaha siswa itu sendiri

    ReplyDelete
  37. DARWIS CAHYO NUGROHO
    13301244014
    PENDIDIKAN MATEMATIKA C 2013

    MANFAAT SAINTIFIK
    1. MENGAMATI
    Memfasilitasis peserta didik bagi pemenuhan rasa ingin tahu peserta didik, dan peserta didik dapat menemukan fakta bahwa ada hubungan antara obyek yang dianalisis dengan materi pembelajaran yang digunakan oleh guru.

    ReplyDelete
  38. DARWIS CAHYO NUGROHO
    13301244014
    PENDIDIKAN MATEMATIKA C 2013

    MANFAAT SAINTIFIK
    2. MENANYA
    Bertanya, membuat peserta didik proaktif dalam mencari pembuktian atas penalarannya. Hal ini memicu mereka untuk bertindak lebih jauh ke arah positif seperti keinginan yang tinggi untuk membuktikan jawaban atas pertanyaannya. Selain itu, bertanya juga membangkitkan rasa ingin tahu, minat, dan perhatian peserta didik tentang suatu tema atau topik pembelajaran.

    ReplyDelete
  39. DARWIS CAHYO NUGROHO
    13301244014
    PENDIDIKAN MATEMATIKA C 2013

    MANFAAT SAINTIFIK
    3. MENALAR
    Melatih siswa untuk mengkaitkan hubungan sebab-akibat dan merangsang peserta didik untuk berfikir tentang kemungkinan kebenaran dari sebuah teori.

    ReplyDelete
    Replies
    1. DARWIS CAHYO NUGROHO
      13301244014
      PENDIDIKAN MATEMATIKA C 2013

      MANFAAT SAINTIFIK
      4. MENCOBA
      a. Peserta didik merasa lebih tertarik terhadap pelajaran dalam menemukan atau melakukan sesuatu
      b. Peserta didik diberikan kesempatan untuk membuktikan kebenaran atas penalarannya.
      c. Membuat ilmu yang didapatkan melekat dalam waktu yang lama dibandingkan diberitau langsung oleh guru.

      Delete
  40. DARWIS CAHYO NUGROHO
    13301244014
    PENDIDIKAN MATEMATIKA C 2013

    MANFAAT SAINTIFIK
    5. MENGOMUNIKASIKAN
    Peserta didik dilatih untuk dapat bertanggung jawab atas hasil temuannya dan Peserta didik diharuskan membuat/menyusun ide gagasannya secara terstruktur agar mudah disampaikan

    ReplyDelete
  41. DARWIS CAHYO NUGROHO
    13301244014
    PENDIDIKAN MATEMATIKA C 2013

    PELAKSANAAN SAINTIFIK
    1. Mengamati
    Pada aspek ini, kegiatan siswa dapat berupa membaca buku, mendengar cerita, baik cerita dalam bentuk sumber langsung maupun mendengar dongeng dan menyimak atau melihat fenomena atau situasi tanpa atau dengan alat. Sedangkan kompetensi yang dapat dikembangkan oleh guru dalam pembelajaran adalah dengan cara guru melatih kesungguhan siswa, ketelitian siswa dan mambantu siswa dalam mencari informasi yang dibutuhkannya.

    ReplyDelete
  42. DARWIS CAHYO NUGROHO
    13301244014
    PENDIDIKAN MATEMATIKA C 2013

    PELAKSANAAN SAINTIFIK
    2. Menanya
    Pada langkah ini, kegiatan siswa adalah banyak melakukan pertanyaan-pertanyaan yang tentunya mengenai informasi yang belum dipahami dari apa yang sudah diamati siswa. selain itu, pertanyaan itu dapat disampaikan berupa informasi tambahan tentang apa yang diamatinya. dari pertanyaan yang sifatnya faktual hingga yang bersifat hipotetik atau dugaan atau jawaban sementara. Kompetensi yang dapat dikembangkan adalah guru mendorong dalam mengembangkan kreativitas siswa, memiliki rasa keinginan tahuan, kemampuan dalam merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis demi keperluan hidup siswa cerdas dan belajar sepanjang hayat.

    ReplyDelete
  43. DARWIS CAHYO NUGROHO
    13301244014
    PENDIDIKAN MATEMATIKA C 2013

    PELAKSANAAN SAINTIFIK
    3.Mengumpulkan informasi
    Pada langkah ini guru membimbing siswa dalam melakukan eksperimen, membantu siswa dalam mencari dan mengolah sumber belajar yang lain yang relevan baik dari buku teks maupun buku sekolah elektronik (BSE), mengajak siswa mengamati objek/kejadian/peristiwa/fenomena yang terjadi.

    ReplyDelete
  44. DARWIS CAHYO NUGROHO
    13301244014
    PENDIDIKAN MATEMATIKA C 2013

    PELAKSANAAN SAINTIFIK
    4. Mengasosiasi
    Kegiatan yang dapat diterapkan guru pada langkah ini adalah mengarahkan siswa untuk dapat mengolah informasi yang sudah diperoleh dari hasil eksperimen siswa atau hasil dari kegiatan siswa dalam mengumpulkan informasi, mengolah informasi yang dihimpun atau bahkan menambah informasi yang didapat dengan mengolah informasi tersebut dengan membandingkan dari hasil pendapat orang lain baik bertentangan maupun yang berbeda pendapat dengan maksud untuk mencari solusi dan kebenaran.

    ReplyDelete
  45. DARWIS CAHYO NUGROHO
    13301244014
    PENDIDIKAN MATEMATIKA C 2013

    PELAKSANAAN SAINTIFIK
    5. Mengkomunikasikan
    Langkah terakhir pada pendekatan saintifik adalah dengan mengkomunikasikan hasil eksperimen dan informasi yang diperoleh dengan menyampaikan hasil pengamatannya berdasarkan atas kesimpulan hasil analisisnya baik secara lisan, tulisan maupun media lainnya.

    ReplyDelete
  46. SUPIANTO
    16701261001
    S3 PEP KELAS A 2016

    saya ingin berbagi cerita tentang pengalaman seorang kawan di daerah terpencil, tanpa fasilitas sekolah yang memadai, tanpa gedung yang bagus, tanpa bahan ajar. namun di tengah keterbatasan itu, dia mempraktekan apa yang kemudian kita kenal sebagai metode saintifik.

    kawan saya itu harus mengelola sebuah sekolah SD yang hanya terdiri dari 3 kelas (ruang kelas tidak cukup, sehingga murid-murid haru bergantian kelas. kawan saya ini hanya dibantu oleh seorang tukang kebun. dapatlah anda membayangkan bagaimana mengelola satu sekolah dengan hanya satu guru yang merangkap kepala sekolah, ya merangkap tu, dan dibantu oleh seorang tukang kebun yang tidak paham tentang ilmu mendidik.
    di tengah serba keterbatasan itu, kawan saya tidak kurang akal. pada pagi ari, ketika kelas 1, 2, dan masuk kelas, dimana saat yang sama kelas 4,5,dan 6 sedang menunggu k=giliran untuk masuk kelas. kawan saya itu memberikan tugas yang beragam kepada murid-murid yang masih berada di luar kelas itu. kelas 6 kadang di suruh ke pasar untuk mencatat harga-harga bahan pokok pada saat itu dan membandingkannya antara satu toko dengan toko yang lain. kelas 5 terkadang disuruh ke pantai untuk menunggu nelayan danmenghitung hasil tangkapan mereka hari itu, sementara kelas 4 kadang disuruh ke kebun untukmelihat aktifitas petani di sawah mereka. semua kegiatan yang dilakukan oleh siswa itu tanpa pengawasan dan kontrol dari sekolah, karena memang tenaga terbatas.
    setelah siswa kelas 1,2,dan selesai, datanglah siswa kelas 4,5,dan 6 dari tugas "luar" kelas yang diberikan oleh gurunya. lalu mereka melaporkan hasil pekerjaan mereka hari itu kepada guru mereka. begini yang dilakukan tiap hari oleh kawan saya itu. bagi saya, inilah metode saintifik yang sesungguhnya, metode saintifik yang bukan hanya diterapkan dalam lingkup sekolah, tetapi dalam sistem sekolah itu sendiri. metode saintifik tidak mengenal keterbatasan fasilitas, tidak pulamengenal keterbatasan tenaga, dll. metode saintifik dapat dilaksanakan oleh siapapun, kapanpun, dan dimana pun.

    ReplyDelete
  47. Menurut saya, penerapan pendekatan saintifik mampu mengembangkan dan meneruskan perilaku positif anak. Pada dasarnya pendekatan ini dirancang agar peserta didik secara aktif dapat mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, menalar, dan mengomunikasikan. Tahapan menalar pada pendekatan ini memungkinkan siswa terangsang untuk berfikir. Akan tetapi, masih banyaknya siswa yang cenderung malas untuk menalar sesuatu karena sudah terbiasa mendapatkan informasi langsung oleh guru menjadi hambatan tersendiri bagi guru dalam memaksimalkan penerapan pendekatan saintifik.
    Abidin
    16709251002
    S2 Pmat A 2016

    ReplyDelete
  48. Mariana Ramelan
    13301241053
    Pendidikan Matematika I 2013

    Pengembangan pendekatan saintifikasi ini semoga dpt merubah pembelajaran yg teacher Center menjadi student Center, sehingga siswa lebih kreatif dan terciptalah pembelajaran yang lebih bermakna.

    ReplyDelete
  49. Pembelajaran dengan pendekatan saintifikasi ini memang sangat menantang bagi guru untuk berkreasi namun harus diperhatikan bahwa untuk menerapkan pendekatan ini harus diperhatikan terlebih dahulu keadaan atau kemampuan siswa agar dalam menerapkan tidak terjadi kesalahan atau malah membuat siswanya tidak paham sama sekali.

    Triwid Syafarotun Najah
    16701261011
    PEP (A) S3 2016

    ReplyDelete
  50. Rizqi Nefi Marlufi
    13301241035
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Terimakasih kepada Bapak Marsigit yang telah membuka diskusi umum menganai pembelajaran saintifik, sehingga semua pengunjung blog ini dapat saling berbagi pandangan atau pengalaman atau ilmunya tentang pendekatan saintifik dan semoga dapat menambah ilmu kita semua. aamiin.

    ReplyDelete
  51. Rizqi Nefi Marlufi
    13301241035
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Menanggapi mengenai makna metode saintifik, dari yang saya tahu dan dari beberapa sumber yang saya baca, metode saintifik adalah suatu metode pembelajaran yang proses pembelajaran yang dirancang sedemikian rupa agar peserta didik secara aktif mengonstruk konsep, hukum atau prinsip melalui tahapan-tahapanmengamati (untuk mengidentifikasi atau menemukan masalah), merumuskan masalah, mengajukan atau merumuskan hipotesis, mengumpulkan data dengan berbagai teknik, menganalisis data, menarik kesimpulan dan mengomunikasikan konsep, hukum atau prinsip yang “ditemukan”.

    ReplyDelete
  52. Rizqi Nefi Marlufi
    13301241035
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Kemudian menanggapi mengenai manfaat dari metode saintifik sendiri bahwa metode saintifik memberikan kesempatan kepada siswa untuk berkembang dan mengkonstruk pengetahuannya sendiri dan melatih keterampilan siswa dalam berpikir tingkat tinggi maupun memecahkan masalah. Metode saintifik juga dapat mengembangkan karakter siswa.

    ReplyDelete
  53. Rizqi Nefi Marlufi
    13301241035
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Pelaksanaan metode saintifik adalah yang pertama mengamati / observasi mengutamakan kebermaknaan proses pembelajaran (meaningfull learning). Yang kedua adalah menanya, guru yang efektif mampu menginspirasi peserta didik untuk meningkatkan dan mengembangkan ranah sikap, keterampilan dan pengetahuannnya. Yang ketiga adalah mengumpulkan informasi, kegiatan “mengumpulkan informasi” merupakan tindak lanjut dari bertanya, kegiatan ini dilakukan dengan menggali dan mengumpulkan informasi dari berbagai sumber melalui berbagai cara. Untuk itu peserta didik dapat membaca buku yang lebih banyak, memperhatikan fenomena atau objek yang lebih teliti, atau bahkan melakukan eksperimen. Dari kegiatan tersebut terkumpul sejumlah informasi. Kemudian yang keempat adalah mengasosiasi atau mengolah informasi, menalar adalah memproses informasi yang sudah dikumpulkan baik terbatas dari hasil kegiatan mengumpulkan/eksperimen maupun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi. Pengolahan informasi yang dikumpulkan dari yang bersifat menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada yang bertentangan. Kemudian yang terakhir adalah mengkomunikasikan, guru diharapkan memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mengkomunikasikan apa yang telah mereka pelajari. Kegiatan ini dapat dilakukan melalui menuliskan atau menceritakan apa yang ditemukan dalam kegiatan mencari informasi, mengasosiasikan dan menemukan pola.

    ReplyDelete
  54. Rizqi Nefi Marlufi
    13301241035
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Pengalaman saya menerapkan pembelajaran saintifik di sekolah ketika saya melaksanakan PPL adalah yang pertama itu merupakan tantangan bagi saya bagaimana caranya untuk membuat pembelajaran sesuai dengan konsep materi namun menggunakan metode saintifik. Saya berusaha menyusun dan mengatur bagaimana supaya saya dapat menjadi fasilitator bagi siswa sedangkan siswa sendiri yang harus aktif mengkonstruk pengetahuannya sendiri.
    Tidak mudah memang dalam menerapkan metode saintifik dalam pembelajaran matematika, apalagi ketika mengajar di kelas yang pasif dan masih mengandalkan guru untuk menjelaskan materi yang ada.

    ReplyDelete
  55. DARWIS CAHYO NUGROHO
    13301244014
    PENDIDIKAN MATEMATIKA C 2013

    Hubungan metode Saintifik dengan metode lainnya
    Hubungan Saintifik dengan PjBL adalah terletak di karya siswa. Hubungan Saintifik dengan PBL adalah terletak pada penemuan masalah.

    ReplyDelete
  56. Nama : Muhammad Abdul Kholiq Arfani
    NIM : 13301241064
    Kelas : Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Salah satu sintaks pendekatan saintifik yaitu menanya merupaka sautu hal yang penting tetapi sulit bagi siswa saat ini, Ilmuwan terkenal Einstein pernah diberi ditanya jika ia diberi kesempatan untuk bertanya maka pertanyaan apa yang ia ajukan, awalnya ia bertanya bagaimana alam semesta terbentuk tetapi ia mengganti pertanyaannya dengan mengapa alam semesta dibentuk, karena menurutnya setelah ini hanya perhitungan matematika saja. Hal ini menandakan bahwa pertanyaan mengapa (rasa penasaran) memang sangat diperlukan dalam mempelajari sesuatu.

    ReplyDelete
  57. Nama : Muhammad Abdul Kholiq Arfani
    NIM : 13301241064
    Kelas : Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Pelaksanaan saintifik di sekolah untuk siswa yang baru akan lebih sulit karena siswa belum terbiasa dengan metode saintifik sehingga peran guru harus lebih maksimal dalam membimbing siswa yang bersangkutan.

    ReplyDelete
  58. Nama : Muhammad Abdul Kholiq Arfani
    NIM : 13301241064
    Kelas : Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Transisi antara saintifik dengan metode yang biasa diterapkan di kurikulum sebelumnya sangat jauh yang membuat beberapa aspek dalam kegiatan belajar dan mengajar belum siap, seperti sekolah, guru, dan termasuk siswa itu sendiri. Sehingga masih butuh waktu untuk bisa melihat keberhasilan penerapan metode saintifik.

    ReplyDelete
  59. Nama : Muhammad Abdul Kholiq Arfani
    NIM : 13301241064
    Kelas : Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Manfaat metode saintifik akan membuat siswa terbiasa dengan langkah langkah ilmiah(saintik) sehingga materi pembelajaran tidak terbatas dengan apa yang disampaikan oleh guru seperti metode ceramah atau konvensional. Sehingga siswa menjadi lebih aktif dan kreatif dalam belajar.

    ReplyDelete
  60. Nama : Muhammad Abdul Kholiq Arfani
    NIM : 13301241064
    Kelas : Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Kesulitan menerapkan metode saintifik di sekolah jika ditinjau dari salah satu aspek yaitu siswa masih banyak sekolah dengan siswa yang sudah terbiasa dengan metode ceramah sehingga siswa siswa tersebut masih dengan pikiran bahwa sumber belajar yang utama adalah dari guru, jadi siswa cenderung menunggu dan mencatat apa yang guru sampaikan sehingga dalam melakasanakan sintaks saintifik mengalami kesulitan dengan masih adanya pikiran siswa yang seperti itu.

    ReplyDelete
  61. Syahrial
    16701251015
    S2 PEP kelas B 2016
    4. Landasan Metode Saintifik,
    Pendekatan saintifik dimaksudkan untuk memberikan pemahaman kepada peserta didik dalam mengenal, memahami berbagai materi menggunakan pendekatan ilmiah, bahwa informasi bisa berasal dari mana saja, kapan saja, tidak bergantung pada informasi searah dari guru. Oleh karena itu kondisi pembelajaran yang diharapkan tercipta diarahkan untuk mendorong peserta didik dalam mencari tahu dari berbagai sumber melalui observasi, dan bukan hanya diberi tahu. Penerapan pendekatan saintifik dalam pembelajaran melibatkan keterampilan proses seperti mengamati, mengklasifikasi, mengukur, meramalkan, menjelaskan, dan menyimpulkan.
    namun keterampilan tersebutlah yang kadang malahmenjadi hambatan dalam proses belajar megajar, karena kemampuan sang anak blm bisa sesuai dengan apa yang di harapkan dalam sintak maupun implementasi pembelajaran tersebut.

    ReplyDelete
  62. Syahrial
    16701251015
    S2 PEP kelas B 2016
    10. Kesulitan Menerapkan Metode Saintifik, dan Pengalaman Menerapkan Metode Saintifik di Sekolah.
    kesulitan dalam menerapkan metode saintifik adalah bagaimana membuat persepsi yang sama antara peserta didik, dan sulit dalm menerapkan sintak yang terdapat pada pembelajaran saintifik, saya pernah mengajar di salah satu sekolah SMP di medan, dan menerapkan pembelajaran saintifik dan ternyata hasilnya jauh dari apa yang di harapkan, karena peserta didik untuk dapat memahami pola dalam sintak saintifik itu memerlukan waktu yang lama, sehingga materi pembelajaran belum di dapat waktu pembelajaran sudah habis, lalu anak kebingungan maksud yang di suruh dalam sintak tersebut apa dan terkadang sudah sesuai prosedur namun hasil yang di dapat belum sesuai dengan harapan, hal ini menjadi masalah baik bagi guru maupun peserta didik. jadi di harapkan apabila tetap menggunakan metode saintifik harus memberikan gambaran yang jelas dan menekankan pelatihan bagi guru dan memastikan bahwa peserta didik dan guru siap untuk menerimanya.

    ReplyDelete
  63. Nauqi Aprilia Putri
    13301241023
    Pendidikan Matematika A 2013

    Menurut saya, pelaksanaan metode saintifik yang divariasikan dengan metode yang selaras belum sepenuhnya terlaksana dengan baik, dan memiliki kendala, seperti kurangnya keaktifan siswa dalam bertanya dan menggali informasi. Dengan demikian, guru memberikan “umpan” atau “pancingan” yang hampir mengarah pada materi pada siswa. Namun di sisi lain, manfaat dari metode saintifik adalah siswa dapat secara mandiri menggali informasi walaupun masih dibantu atau dituntun oleh guru.

    ReplyDelete
  64. Nikma Husna
    13301244024
    Pendidikan Matematika C 2013
    para ahli meyakini bahwa melalui pendekatan saintifik/ilmiah, selain dapat menjadikan siswa lebih aktif dalam mengkonstruksi pengetahuan dan keterampilannya, juga dapat mendorong siswa untuk melakukan penyelidikan guna menemukan fakta-fakta dari suatu fenomena atau kejadian. Artinya, dalam proses pembelajaran, siswa dibelajarkan dan dibiasakan untuk menemukan kebenaran ilmiah, bukan diajak untuk beropini apalagi fitnah dalam melihat suatu fenomena. Mereka dilatih untuk mampu berfikir logis, runut dan sistematis, dengan menggunakan kapasistas berfikir tingkat tinggi (High Order Thingking/HOT).

    ReplyDelete
  65. Nikma Husna
    13301244024
    Pendidikan Matematika C 2013
    Beberapa metode pembelajaran yang dipandang sejalan dengan prinsip-prinsip pendekatan saintifik/ilmiah, antara lain metode: (1) Problem Based Learning; (2) Project Based Learning; (3) Inkuiri/Inkuiri Sosial; dan (4) Group Investigation. Metode-metode ini berusaha membelajarkan siswa untuk mengenal masalah, merumuskan masalah, mencari solusi atau menguji jawaban sementara atas suatu masalah/pertanyaan dengan melakukan penyelidikan (menemukan fakta-fakta melalui penginderaan), pada akhirnya dapat menarik kesimpulan dan menyajikannya secara lisan maupun tulisan.

    ReplyDelete
  66. Nikma Husna
    13301244024
    Pendidikan Matematika C 2013
    Metode pembelajaran adalah cara yang digunakan untuk mengimplementasikan rencana yang sudah disusun dalam bentuk kegiatan nyata dan praktis untuk mencapai tujuan pembelajaran. Metode pembelajaran dalam kelas diantaranya diskusi, eksperimen, demonstrasi, dan simulasi. Jika semua itu dapat diimplementasikan dengan benar sesuai yang diharapkan maka keseluruhan kompetensi yang mencakup 4 ranah, yaitu kompetensi sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan dan keterampilan akan dapat dicapai oleh peserta didik sesuai dengan tuntutan Standar Kompetensi Lulusan (SKL).

    ReplyDelete
  67. Annisa Nur Arifah
    13301241011
    Pendidikan Matematika A 2013

    Makna dari metode Saintifik menurut saya yaitu cara atau urut-urutan proses mengajar yang sesuai dengan sintak pendekatan Saintifik.

    ReplyDelete
  68. Annisa Nur Arifah
    13301241011
    Pendidikan Matematika A 2013

    Manfaat metode saintifik menurut saya yaitu membantu siswa berlaku aktif dalam pembelajaran, membantu siswa berlaku kreatif dalam pembelajaran, dan lain sebagainya.

    ReplyDelete
  69. Annisa Nur Arifah
    13301241011
    Pendidikan Matematika A 2013

    Menurut saya landasan dari metode Saintifik yaitu 5M, mengamati, menanya, menumpulkan informasi, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan.

    ReplyDelete
  70. Annisa Nur Arifah
    13301241011
    Pendidikan Matematika A 2013

    Kesulitan menerapkan metode Saintifik menurut saya yaitu pada guru yang harus benar-benar tau metode Saintifik sehingga tidak akan lagi tercampur dengan metode konvensional serta penerapannya pada siswa yang masih sangat awam dengan metode Saintifik.

    ReplyDelete
  71. Rospala Hanisah Yukti Sari
    16790251016
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A Tahun 2016

    Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    11. Kesulitan Menerapkan Metode Saintifik, dan Pengalaman Menerapkan Metode Saintifik di Sekolah.
    Ketika PPL di kelas, masih mengalami kesulitan dalam penyusunan RPP dan melakukan tahap2 5-M, karena terkadang proses pembelajaran berjalan dengan proses yang alami. Tetapi, dari pembelajaran yang alami, terkadang tidak sesuai dengan tahap2 saintifik itu sendiri.

    Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    ReplyDelete
  72. MUTIARA KUSUMAWATI
    16701251007
    PEP S2 B

    Pembelajaran dengan pendekatan scientific adalah proses pembelajaran yang dirancang sedemikian rupa agar peserta didik secara aktif mengonstruk konsep, hukum atau prinsip melalui tahapan-tahapan mengamati (untuk mengidentifikasi atau menemukan masalah), merumuskan masalah, mengajukan atau merumuskan hipotesis, mengumpulkan data dengan berbagai teknik, menganalisis data, menarik kesimpulan dan mengomunikasikan konsep, hukum atau prinsip yang ditemukan. (Hariadi, 2013). Hal tersebut juga sesuai dengan (Alamsyahnis, 2013), proses pembelajaran scientific menyentuh tiga ranah yaitu, sikap, pengetahuan dan keterampilan. Proses tersebut mengadopsi langkah-langkah ilmuan dalam membangun pengetahuan dengan metode ilmiah.

    ReplyDelete
  73. MUTIARA KUSUMAWATI
    16701251007
    PEP S2 B

    Ketiga ranah yang meliputi sikap, pengetahuan dan keterampilan menggamit transformasi substansi atau materi ajar agar peserta didik “tahu mengapa”,“tahu bagaimana” dan “tahu apa”. Hasil akhir yang diharapkan adalah peningkatan dan keseimbangan antara kemampuan untuk menjadi manusia yang baik (soft skills) dan manusia yang memiliki kecakapan dan pengetahuan untuk hidup secara layak (hard skills). (Faiq, 2013)
    Pembelajaran dengan pendekatan scientific memiliki beberapa karakteristik yaitu, berpusat pada siswa, melibatkan keterampilan proses sains dalam mengonstruksi konsep, hukum atau prinsip, melibatkan proses-proses kognitif yang potensial dalam merangsang perkembangan intelek, khususnya keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa serta dapat mengembangkan karakter siswa. (Hariadi, 2013)

    ReplyDelete
  74. MUTIARA KUSUMAWATI
    16701251007
    PEP S2 B

    Pemerintah memberlakukan Kurikulum 2013 untuk menyempurnakan kurikulum sebelumnya, yaitu Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Salah satu perubahan yang mendasar pada Kurikulum 2013 dibanding dengan kurikulum sebelumnya adalah pendekatan pembelajarannya yaitu pendekatan scientific. Pada KTSP ada tiga langkah dalam metode pembelajarannya, yaitu eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi. Sedangkan dalam Kurikulum 2013 ada lima langkah, yaitu mengamati, menanya, mencoba, mengasosiasi, dan mengomunikasikan. Kurikulum 2013 yang menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis scientific dimaksudkan untuk memberikan pemahaman kepada peserta didik dalam mengenal, memahami berbagai materi menggunakan pendekatan ilmiah, bahwa informasi dapat berasal dari mana saja, kapan saja, tidak bergantung pada informasi searah dari guru.

    ReplyDelete
  75. Yosi Giyaningsih
    13301244030
    Pendidikan Matematika C 2013

    Kesulitan-kesulitan dalam menerapkan metode saintifik terutama pada mata pelajaran matematika pernah saya alami, terutama dalam melakukan apersepsi dan mengajak siswa untuk aktif. kebanyakan, siswa masih terlalu sulit untuk besikap aktif dan lebih memilih untuk diam. hal ini menyebabkan kegiatan pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik sulit dilakukan dalam waktu-waktu tertentu.

    ReplyDelete
  76. SHALEH
    S3 PEP A 2016
    16701261010

    The dificulties of K13 implementation show that the curriculum was not well prepared. So sustainable evaluation is needed to solve the problems of K13.

    ReplyDelete
  77. Dwi Adityas Rarasati
    13301241015
    PMI 2013

    Proses pembelajaran yang mengimplementasikan pendekatan scientific akan menyentuh tiga ranah, yaitu: sikap (afektif), pengetahuan (kognitif), dan keterampilan (psikomotor). Dengan proses pembelajaran yang demikian maka diharapkan hasil belajar melahirkan peserta didik yang produktif, kreatif, inovatif, dan afektif melalui penguatan sikap, keterampilan, dan pengetahuan yang terintegrasi.

    ReplyDelete
  78. Herwati Dian Saputri
    12313244004
    Pend. Matematika (Inter.)

    Saya akan membahas mengenai poin 10 yaitu Kesulitan Menerapkan Metode Saintifik, dan Pengalaman Menerapkan Metode Saintifik di Sekolah. Kebetulan saya telah melaksanakan PPL di sebuah sekolah yang menerapkan K13 (metode saintifik). Dalam pelaksanaannya, ada beberapa kesulitan yang saya alami sebagai pengajar, yaitu pertama, siswa belum siap untuk diajak belajar mandiri. Siswa terbiasa menerima konsep langsung dari gurunya tanpa memahami proses memperoleh/membuktikan konsep tersebut.

    ReplyDelete
  79. Herwati Dian Saputri
    12313244004
    Pend. Matematika (Inter.)

    Kedua, buku atau sumber informasi masih kurang. Selama ini, siswa masih menggunakan satu sumber saja sehingga dalam proses menemukan suatu konsep masih sulit. Ketiga, ada beberapa guru yang masih kesulitan menerapkan K13 disebabkan mereka mengira metode saintifik itu ribet dan tidak simpel.
    Namun dari beberapa kesulitan tersebut, sebenarnya metode saintifik ini bagus jika diterapkan agar siswa lebih aktif dan memahami materi.
    Kesulitan dalam menerapkan metode saintifik yang lain adalah belum siapnya guru untuk menggunakan K13. Dimulai dari persiapannya yaitu pembuatan RPP, pelaksanaannya yaitu suasana K13 belum muncul saat pembelajaran berlangsung yang akhirnya menggunakan kembali metode2 sebelumnya, dan evaluasi yaitu pemberian tugas dan menyimpulkan. Di sisi lain, ita juga tidak bisa sepenuhnya menyalahkan guru karena pada dasarnya pemerintah juga belum memberikan pelatihan K13 secara lengkap dan rutin. Hal itu menyebabkan guru menerka-nerka apa yang sebenarnya diinginkan oleh metode saintifik itu sendiri.

    ReplyDelete
  80. Rofiah Yusuf
    13301241039
    Pend. Mat I 2013

    Pengertian Pendekatan Saintifik. Pendekatan saintifik merupakan kerangka ilmiah pembelajaran yang diusung oleh Kurikulum 2013. Langkah-langkah pada pendekatan saintifik merupakan bentuk adaptasi dari langkah-langkah ilmiah pada sains.

    ReplyDelete
  81. Rofiah Yusuf
    13301241039
    Pend. Mat I 2013

    Pembelajaran dengan pendekatan saintifik adalah pembelajaran yang terdiri atas kegiatan mengamati (untuk mengidentifikasi hal-hal yang ingin diketahui), merumuskan pertanyaan (dan merumuskan hipotesis), mencoba/mengumpulkan data (informasi) dengan berbagai teknik, mengasosiasi/ menganalisis/mengolah data (informasi) dan menarik kesimpulan serta mengkomunikasikan hasil yang terdiri dari kesimpulan untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan dan sikap.

    ReplyDelete
  82. Rofiah Yusuf
    13301241039
    Pend. Mat I 2013

    Secara sederhana pendekatan saintifik bertujuan membawa masalah kehidupan sehari-hari atau realitas ke dalam kelas. Masalah-masalah ini akan dibedah dengan menggunakan alat analisis berupa mata pelajaran apakah itu matematika, IPA, bahasa Indonesia dll. Dalam proses pembedahan itu, ada prosedur pembedahan yaitu 5 M. Prosedur ini akan membantu proses menganalisa menjadi lebih sistemik dan ilmiah.

    ReplyDelete
  83. Lilik Waziratul Muflihah
    13301244025
    Pend. Mat c 2013

    Makna metode saintifik. Metode pembelajaran berbasis keilmuan untuk lebih menekankan pembelajaran bermakna yang terdiri dari objek pikir dan objek lahir yang diadospsi dari Teori August Compte yang bersumber dari objek pengalaman siswa.

    ReplyDelete
  84. Lilik Waziratul Muflihah
    13301244025
    Pend. Mat c 2013

    Metode saintifik adalah suatu metode pmebelajarn terbaru yang dicanangkan akan menjadi fasilitator dalam mengembangkan beberapa kemampuan siswa, baik kemampuan kognitif maupun afektif. Untuk kemampuan kognitif metod saintifik diharapkan dapat memunculkan suatu kegiatan mengungkapkan suatu ide dalam hal ini memuncukan kemampuan kreatifitas.

    ReplyDelete
  85. Lilik Waziratul Muflihah
    13301244025
    Pend. Mat c 2013

    Pengalaman menerapkan metode saintifik. Pelaksanaan sintak saintifik berbeda dengan yang dituliskan pada RPP. Sebagai contoh yaitu pada kegiatan menanya. Pada kenyataannya pertanyaan yanh diharapkan muncul tidak jua muncul dari siswa.

    ReplyDelete
  86. Lilik Waziratul Muflihah
    13301244025
    Pend. Mat c 2013

    Pengalaman yang selanjutnya yaitu pembelajaran terkesan masih teacher center. Siswa terlihat masih canggung dengan metode saintifik. Siswa yang antusias hanya beberapa saja.

    ReplyDelete
  87. Lilik Waziratul Muflihah
    13301244025
    Pend. Mat c 2013

    Yang selanjutnya adalah di kelas kategori prestasi menegah ke atas, metode saintifik berjalan sesuai dengan yang direncanakan. Metode saintifik menjadi batu loncatan siswa untuk berlomba-lomba menarik perhatian guru, yaitu antusias dalam mengungkapkan pendapat.

    ReplyDelete
  88. Lilik Waziratul Muflihah
    13301244025
    Pend. Mat c 2013

    Pada pelaksanaan metode saintifik, saya sebagai pengajar merasa terpacu untuk menggunakan suatu media pembelajaran yang menarik untuk siswa. Saya menjadi merasa terus belajar untuk menghadapi respon siswa pada pembelajaran selanjutnya. Selain itu, tidak akan ada miskonsep atara siswa dan guru dikarenakan guru tetlebih dahulu belajar pada saat pembuatan RPP.

    ReplyDelete
  89. Lilik Waziratul Muflihah
    13301244025
    Pend. Mat c 2013

    Penggunaan LKS untu setiap pertemuan dengan menggunakan metode saintifik pada kenyataannya membuat siswa menjadu lebih erat satu sama lain, dikarenakan terjalin suatu diskusi yang menarik. Penggunaan LKS disini memudahkan guru untuk mengontrol tingkat kepahaman siswa.

    ReplyDelete
  90. Lilik Waziratul Muflihah
    13301244025
    Pend. Mat c 2013

    Pengalaman menerapkan kegiatan menanya dan mengasosiasi memang menjadi suatu tantangan tersendiri bagi saya. Saat mengarahkan siswa untuk bertanya, pertanyaan yang muncul hanya dari guru. Malah siswa tidak bertanya yang menyangkut materi.

    ReplyDelete
  91. Lilik Waziratul Muflihah
    13301244025
    Pend. Mat c 2013

    Menurut saya, setelah saya mendefiniskan makna metode saintifik di atas, maka macam metode saintifik yang tepat yaitu,
    1. CTL
    2. RME
    3. PBL
    4. PjBL

    ReplyDelete
  92. Lilik Waziratul Muflihah
    13301244025
    Pend. Mat c 2013

    Relevansi metode saintifik dengan siswa. Menurut saya, relevansinya terletak pada tahap pemikiran siswa. Metode saintfik lebih tepat diterapkan untuk siswa SD dan SMP. dikarenakan metode saintifik merupaka metode realis, yang menggunakan objek pengalaman. Kalau di terapkan di SMA akan sulit dalam mengamati objek pengalamam sesuai dengan materi.

    ReplyDelete
  93. Farida Riza Umami
    13301241026
    Pendidikan Matematika A 2013

    Pada beberapa sekolah, metode saintifik sudah diberlakukan seiring dengan berakunya kurikulum 2013. Namun, pelaksanaan sintak 5M belum berjalan dengan baik. Beberapa siswa belum bisa melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan baik. Walaupun LKS sudah dibuat dengan sejelas-jelasnya dan sudah diberi keterangan untuk pengerjaan, pada beberapa kelas guru masih harus menjelaskan layaknya pembelajaran konvensional. Namun, pada beberapa sekolah metode ini sudah berjalan dengan sangat baik.

    ReplyDelete
  94. Farida Riza Umami
    13301241026
    Pendidikan Matematika A 2013

    Walaupun pemerintah sudah memberikan berbagai fasilitas kepada guru untuk sosialisasi kurikulum 2013, di pedesaan metode saintifik masih jarang ditemui. Para guru merasa kesulitan untuk menerapkan metode saintifik karena merasa membutuhkan waktu lebih lama dan siswa tidak dapat memahami materi dengan baik. Sehingga banyak sekali guru yang tetap menggunakan pembelajaran konvensional.

    ReplyDelete
  95. Nauqi Aprilia Putri
    13301241023
    Pendidikan Matematika A 2013

    Manfaat pembelajaran menggunakan metode saintifik adalah pembelajaran tersebut membuat siswa lebih aktif, karena pembelajaran meggunakan metode saintifik yaitu berpusat pada anak. Dengan menggunakan metode saintifik, maka siswa dapat mengkonstruksi konsep dalam benaknya bahkan dengan kemandirian belajarnya. Dengan metode saintifik, maka siswa juga dituntut untuk lebih mengenal dan menggunakan IT yang semakin canggih. Karena dengan penggunaan media pembelajaran, siswa juga dapat mencari sumber referensi materi yang diberikan oleh guru.

    ReplyDelete
  96. Nauqi Aprilia Putri
    13301241023
    Pendidikan Matematika A 2013

    Macam metode saintifik itu banyak, yaitu metode pembelajaran yang berpusat pada siswa, seperti metode pembelajaran problem based learning, penemuan terbimbing, dan lainnya. Setiap metode saintifik memiliki ciri sendiri – sendiri. Metode pembelajaran yang digunakan yang membuat anak lebih antusias dalam pembelajaran menurut pengalaman saya sewaktu PPL pada beberapa bulan yang lalu yaitu menggunakan metode kooperatif, yaitu mengelompokkan siswa ke dalam beberapa kelompok yang masing – masing kelompok beranggotakan 4 atau 5 siswa. Selain untuk mengukur kemampuan siswa dalam menyelesaikan persoalan matematika, siswa juga dilatih dalam hal sosialisasi. Siswa dilatih untuk bersosialisasi, berinteraksi dengan teman yang lain, bermusyawarah, mempersentasikan di depan kelas, dan lainnya. Bahkan, dengan pemberian LKS berkelompok maka mereka bisa saling memberikan ilmu atau dapat dikatakan tutor sebaya.

    ReplyDelete
  97. Fadila Dyah Rahmawati
    13301241058

    Menurut saya metode saintifik adalah metode pembelajaran yang berpusat pada siswa. Dimana siswa mendapat ilmu dari beberapa proses yang telah dilewatinya. Siswa mendapat ilmu dengan melalui kegiatan mengamati (untuk mengidentifikasi hal-hal yang ingin diketahui), merumuskan pertanyaan (dan merumuskan hipotesis), mencoba/mengumpulkan data (informasi) dengan berbagai teknik, mengasosiasi/ menganalisis/mengolah data (informasi) dan menarik kesimpulan serta mengkomunikasikan hasil yang telah didapat

    ReplyDelete
  98. Fadila Dyah Rahmawati
    13301241058

    Menurut saya manfaat dari metode saintifik adalah bagaimana siswa memperoleh ilmu itu. Seringkali jika hanya metode ceramah beberapa anak akan cepat lupa dengan yang diajarkan tapi ketika siswa itu ikut dalam proses memperoleh ilmu tersebut maka ilmu itu akan bertahan lama dalam kepala siswa. Meskipun memang menggunakan metode saintifik tidaklah mudah, bahkan dalam beberapa materi metode saintifik tidak cocok digunakan

    ReplyDelete
  99. Fadila Dyah Rahmawati
    13301241058

    Metode saintifik itu bermacam-macam, tapi menurut saya model pembelajaran yang sangat cocok untuk metode saintifik adalah model pembelajaran berbasis masalah. Ditambah dengan metode pembelajaran kooperatif yang diharapkan dapat membuat anak lebih antusias

    ReplyDelete
  100. Melania Desta Maharani
    13301244018
    Pendidikan Matematika C 2013

    Terimakasi Ptof. Marsigit yang telah memperikan kesempatan untuk berpendapat mengenai metode saintifik. Menurut saya makna metode saintifik adalah suatu metode dimana mengarahkan siswa untuk lebih aktif dalam pembelajaran sehingga siswa mampu menemukan pengetahuannya sendiri. Dengan menemukan pengetahuannya sediri, menurut saya siswa akan lebih memahami konsep yang sedang dibahas dan terlihat ketertarikan siswa terhadap materi tersebut.

    ReplyDelete
  101. Melania Desta Maharani
    13301244018
    Pendidikan Matematika C 2013

    Dalam proses pembelajaran pastilah banyak metode yang diterapkan. Metode-metode yang digunakan pastilah memiliki tujuan yang sama yaitu ingin membuat siswa "memupuk" pengetahuan yang sedang ia pelajari sehingga pengetahuan yang ada itu terus bertumbuh dan bertumbuh dan dapat dimanfaatkan dalam menyelesaikan permasalahan yang ada. Begitu pula dengan metode saintifi, yang memiliki manfaat sepeti mengembangkan karakter siswa, melatih siswa dapat mengkomunikasikan ide-ide yang di miliki, diperoleh hasil belajar yang tinggi, dapat menciptakan kondisi pembelajran dimana siswa merasa belajar itu merupakan kebutuhan, dapat membentuk kemampuan siswa dalam menyelesaikan suatu permasalahan secara sistematis, dan dapat meningkatkan kemampuan intelek (kemampuan berfikir tingkat tinggi) siswa. Namun, di dunia ini tidak ada yang sempurnya begitu pula dengan metode saintifik yang pastinya memiliki kelebihan dan kekurangannya.

    ReplyDelete
  102. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  103. Melania Desta Maharani
    13301244018
    Pendidikan Matematika C 2013

    Macam-macam metode saintifik, awalnya saya tidak mengetahu bahwa metode saintifik memiliki macam-macam metode. Terimakasih Prof. Marsigit dengan adanya media ini saya mendapatkan informasi tersebut. Informasi tentang macam-macam metode saintifik ini saya dapatkan dari membaca comment dari bacaan ini, oleh saudari Luthfannisa yang dituliskan bahwa macam-macam metose saintifik adalah Diskusi, Eksperimen, Demonstrasi, Simulasi.

    ReplyDelete
  104. Melania Desta Maharani
    13301244018
    Pendidikan Matematika C 2013

    Bicara mengenai landasan pendekatan saintifik, pendekatan saintifik diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada siswa dalam mengenal, memahami berbagai materi menggunakan pendekatan ilmiah, dan diharapkan siswa mampu mendapatkan informasi yang berasal dari mana saja, kapan saja, dan tidak bergantung pada informasi yang diberikan guru. Sehingga diharapkan dengan pendekatan saintifik ini pembelajaran bukan lagi pembelajaran yang berpusta kepada guru tetapi berpusat pada siswa. Dalam pendekatan saintifik melibatkan keterampilan proses seperti mengamati, mengklasifikasi, mengukur, meramalkan/menduga, menjelaskan, dan menyimpulkan.

    ReplyDelete
  105. Melania Desta Maharani
    13301244018
    Pendidikan Matematika C 2013

    Pendekatan saintifik erat kaitannya dengan kurikulum 2013. Dalam pengalaman saya mengajar beberapa waktu yang lalu yaitu masih ada beberapa siswa yang lebih nyaman dengan mebelajaran dengan pendekatan konvensional dimana guru masih harus menggunakan metode ceramah. Ketika mecoba metode saintifik pelajaran menjadi lebih lama. Mereka berpendapat bahwa akan lebih paham ketika dijelaskan menggunakan metode ceramah terlebih dahulu. Oleh karena itu, sebagai seorang calon pendidikan kita harus berusaha membuat siswa tertatik dengan pelajaran yang kita berikan.Namun hal tersebut bukanlah hal yang mudah butuh tekat,udaha, dan keikhlasan dalam mengusahakan yang terbaik untuk siswa.

    ReplyDelete
  106. Melania Desta Maharani
    13301244018
    Pendidikan Matematika C 2013

    Pengalaman saya mengenai pendekatan saintifi ketika tahap menanya. Menut saya, tahap ini menjadi tahap yang tidak dapat diduga, baik dari respon siswa mengenai pertanyaan yang diajukan oleh mereka ataupun ketika mereka malah tidak memiliki pertanyaan yang kita harapkan diajukan kepada kita. Ketika pertanyaan yang kita harapkan tidak muncul dari siswa kita harus sudah memikirkan alternatif apa yang harus kita lakukan. Membuat siswa bertanya apa yang kita inginkan tidaklah mudah perlu banyak belajar dan pengalaman.

    ReplyDelete
  107. Melania Desta Maharani
    13301244018
    Pendidikan Matematika C 2013

    Pengalaman saya menggunakan pendekatan saintifik ketika di dalam kelas. Ketika itu saya menggunakan model kooperatif dengan pendekatan saintitif serta bantuan LKS. Saat pembelajaran berlangsung memang siswa lebih aktif dalam mencari solusi atas permasalahan yang diberikan, namun membutuhkan waktu yang cukup lama dalam berdiskusi sehingga rencana materi yang harus diselesaikan menjadi tidak terselesaikan. Namun, pada waktu itu beberapa kelompok sangat antusias untuk mempersentasikan pemikiran mereka.

    ReplyDelete
  108. Melania Desta Maharani
    13301244018
    Pendidikan Matematika C 2013

    Dalam proses pembelajaran pastilah memerlukan rencana agar dalam perlaksanaannya tujuan yang diinginkan menjadi tercapai. Sebelum melakukan pembelajaran di kelas biasanya dilakukan pembuatan rencana pelaksanaan pembelajaran. Membuat rencana pelaksaaan pembelajaran dengan pedekatan saintifik menurut saya tidaklah mudah. Pada tahap mengamati kita sebagai pengajar dituntut untuk lebih kreatif dalam memberikan permasalahan yang diamati siswa, sehingga siswa memiliki ketertarikan terhadap materi yang akan kita berikan. Pengalaman saya dalam pembuatan tahap mengamati ini cukup memerlukan permikiran ekstra, membuta seseorang tertarik dengan hal-hal baru memerlukan pemahaman konsep, kreatifitas, pengalaman, dan keikhlasan dalam memebrikan ilmu yang dimiliki.

    ReplyDelete
  109. Melania Desta Maharani
    13301244018
    Pendidikan Matematika C 2013

    Prinsip-prinsip kegiatan pembelajaran dengan pendekatan saintifik:
    1. peserta didik difasilitasi untuk mencari tahu
    2. peserta didik belajar dari berbagai sumber belajar
    3. proses pembelajaran menggunakan pendekatan ilmiah
    4. pembelajaran berbasis kompetensi
    5. pembelajaran terpadu
    6. pembelajaran yang menekankan pada jawaban divergen yang memiliki kebenaran multi dimensi
    7. pembelajaran berbasis keterampilan aplikatif
    8. peningkatan keseimbangan, kesinambungan, dan keterkaitan antara hard-skill dan soft-skill
    9. pembelajaran yang mengutamakan pembudayaan dan pemberdayaan peseta didik sebagai pembelajar sepanjang hayat
    10. pembelajaran yang menerapkan nilai-nilai dengan memberi teladan, membangun kemauan, dan mengembangkan kreativitas peserta didik dalam proses pembelajaran
    11. pembelajaran berlangsung di rumah, di sekolah, di masyarakat
    12. pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembelajaran
    13. pengakuan atas perbedaan dan latar belakang budaya peserta didik
    14. seuasana belajar menyenangkan dan menantang
    informasi lebih lengkap dapat dibaca di http://www.salamedukasi.com

    ReplyDelete
  110. Melania Desta Maharani
    13301244018
    Pendidikan Matematika C 2013

    Dalam proses pembelajaran pastilah terdapat langkah-langkah/sintak pembelajaran. Bergitu pulan dengan pembelajaran dengan pendekatan saintifik. Langkah-langkah pembelajaran dengan pendekatan saitifik yaitu mengamati, menanya, mengumpulkan informasi/eksperimen, mengaksosiasikan/mengolah informasi, dan mengkomunikasikan.

    ReplyDelete
  111. Melania Desta Maharani
    13301244018
    Pendidikan Matematika C 2013

    Hasil akhir dari pembelajaran saintifik menutu saya adalah kesimabangan antara soft skills dan hard skills yang dimiliki peserta didik yang meliputi aspek kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Selain kesemimbangan adalah tumbuh kembangnya soft skills dan hard skills dari peserta didik yang diharapkan dapat membatu dalam mendapatkan solusi dari permasalahan yang ada dengan menggunakan langkah-langkah yang ilmiah.

    ReplyDelete
  112. Fitri Ayu Ningtiyas
    16709251037
    S2 P.Mat B UNY 2016

    Membahas mengenai makna metode saintifik yang merupakan suatu proses pembelajaran yang dirancang sedemikian rupa agar peserta didik secara aktif mengonstruk konsep-konsep maupun prinsip melalui tahapan-tahapan mengamati (untuk mengidentifikasi atau menemukan masalah), merumuskan masalah, mengajukan atau merumuskan hipotesis, mengumpulkan data dengan berbagai teknik, menganalisis data, menarik kesimpulan dan mengomunikasikan konsep, Pendekatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta didik dalam mengenal, memahami berbagai materi menggunakan pendekatan ilmiah, bahwa informasi bisa berasal dari mana saja, kapan saja, tidak bergantung pada informasi searah dari guru, tetapi lebih kepada pembelajaran yang bersifat dua arah dimana terjadi interaksi antara guru dan siswa.

    ReplyDelete
  113. Niswah Qurrota A'yuni
    NIM. 16709251023
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas B 2016

    Assalamu'alaikum Wr.Wb.,

    Pendekatan saintifik pada mata pelajaran awalnya diterapkan pada mata pelajaran IPA, akan tetapi sekarang berkembang pada mata pelajaran lain, bahkan pembelajaran dengan tematik integratif dalam kurikulum 2013. Saat ini pendekatan saintifik dikembangkan untuk digunakan hampir pada seluruh mata pelajaran. Guru diharuskan menggunakan pendekatan saintifik dalam proses pembelajaran. Meskipun pendekatan saintifik memiliki banyak kelebihan dan manfaat, namun tidak ada satu hal pun yang tidak memiliki kekurangan. Pengharusan penggunaan pendekatan saintifik pada semua mapel ini tentu juga memiliki dampak negatif. Karena tidak semua materi cocok menggunakan pendekatan saintifik.

    Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  114. Asri Fauzi
    16709251009
    Pend. Matematika S2 Kelas A 2016
    Metode saintifik merupakan kerangka ilmiah pembelajaran yang diterapkan pada Kurikulum 2013. Proses pembelajaran ini dapat disamakan dengan suatu proses saintifik karena didalamnya terdapat tahapan-tahapan terutama dalam kegiatan inti yaitu mengamati, menanya, mengumpulkan informasi/eksperimen, mengasosiasikan/mengolah informasi, dan mengkomunikasikan. Pendekatan saintifik dapat di sebut juga sebagai bentuk pengembangan sikap baik religi maupun sosial, pengetahuan, dan keterampilan peserta didik dalam mengaplikasikan materi pelajaran. Dalam pendekatan ini peserta didik tidak lagi dijadikan sebagai objek pembelajaran, tetapi dijadikan subjek pembelajaran, guru hanya sebagai fasilitator dan motivator saja. Guru tidak perlu menjelaskan semua tentang apa yang ada dalam materi.

    ReplyDelete
  115. Risa Tri Oktaviani
    13301241016
    Pendidikan Matematika A 2013

    Menurut saya pembelajaran dengan metode saintifik adalah proses pembelajaran ini dapat disamakan dengan suatu proses ilmiah karena didalamnya terdapat tahapan-tahapan terutama dalam kegiatan inti, yaitu mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, menalar /mengasosiasikan, mengomunikasikan.

    ReplyDelete
  116. Risa Tri Oktaviani
    13301241016
    Pendidikan Matematika A 2013

    Pembelajaran scientific tidak hanya memandang hasil belajar sebagai muara akhir, namun proses pembelajaran dipandang sangat penting. Oleh karena itu pembelajaran scientific menekankan pada keterampilan proses.

    Pembelajaran dengan metode saintifik memiliki karakteristik sebagai berikut: 1)berpusat pada siswa. 2)melibatkan keterampilan proses sains dalam mengonstruksi konsep, hukum atau prinsip. 3)melibatkan proses-proses kognitif yang potensial dalam merangsang perkembangan intelek, khususnya keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa. 4)dapat mengembangkan karakter siswa.

    ReplyDelete
  117. Risa Tri Oktaviani
    13301241016
    Pendidikan Matematika

    Berdasarkan pengalaman saya dalam melaksanakan pembelajaran dengan metode scientifik ketika kegiatan PPL di salah satu sekolah di Sleman cukup kesulitan. Hal tersebut diakibatkan dengan budaya siswa menerima. Budaya trsebut berakibat keberanian siswa untuk bertanya dan dan rasa ingin tahu siswa sangatkurang. Dilihat dari intake siswa serta fasilitas sumber belajar yang kurang memadai juga menimbulkan kesulitan dalam pelaksanaan pembelajaran dengan metode tersebut.

    ReplyDelete
  118. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    Makna Metode Saintifik.

    Berbicara tentang makna metode saintifik, maka kita harus mengetahui hakikat metode itu untuk apa? mengapa harus saintifik?. Menurut saya, makna metode saintifik itu sendiri adalah untuk mengkonstruksi ilmu pengetahuan. Kalau di matematika, berarti mengkonstruksi konsep matematika. Siswa dibantu dengan metode saintifik agar dia bisa membangun pengetahuannya sendiri.

    ReplyDelete
  119. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    Manfaat metode saintifik.

    Mwnurut saya, manfaat metode saintifik itu sendiri adalah agar anak lebih aktif dalam pembelajaran melalui proses mengumpulkan, mengolah informasi dan mengomunikasikan yang diketahuinya merupakan langkah pengembangan berpikir kritis. Selain itu, metode saintifik bermanfaat agar anak mengenal dunia sekitarnya dan tanggap apa yang terjadi di dunia saat ini.

    ReplyDelete
  120. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    Seperti yang kita ketahui ada 5 macam metode saintifik mulai dari mengamati (observing) , menanya (Questioning) , menalar (associating) , mencoba (experimenting) , dan membentuk jejaring (networking). Tahapan yang paling sederhana adalah mengamati danbyang lagi paling kompleks adalah bagaimana siswa membentuk jejaring aray networking ideas.

    ReplyDelete
  121. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    Saya berusaha untuk membreakdown setiap aktivitas saintifik terutama dalam pembelajaran matematika.Metode mengamati / observasi mengutamakan kebermaknaan proses pembelajaran (meaningfull learning). Metode ini dapat diaplikasikan melalui penyajian media obyek secara nyata. Misalkan guru menampilkan masalah dalam bentuk video bisa diambil dari youtube atau yang lain, bahkan bisa dari siswa dan siswa yang lain belajar mengamati masalah yang diutarakan temannya untuk diselesaikan bersama-sama. Misal pada program linear, siswa dan guru bersama membedah dan mengamati masalah mengenai produksi usaha umkm di wilayah tersebut.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dalam pelaksanaannya, proses mengamati memerlukan waktu persiapan yang lama dan matang, biaya dan tenaga relatif banyak, dan jika tidak terkendali akan mengaburkan makna serta tujuan pembelajaran.

      Delete
  122. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    Saya mengutip suatu pendapat bahwa Guru yang efektif adalah guru yang mampu menginspirasi peserta didik untuk meningkatkan dan mengembangkan ranah sikap, keterampilan, dan pengetahuannya. Menjadi guru yang efektif dapat dikaji melalui metode saintifik yaitu menanya. Pada saat guru bertanya, pada saat itu pula dia membimbing atau memandu peserta didiknya belajar dengan baik. Ketika guru menjawab pertanyaan siswa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seperti pada postingan Prof. Marsigit sebelumnya apakah ada silly question yang diajukan oleh anak?. Menurut saya dengan aktivitas menanya berarti siswa interest dan siswa siap untuk menerima materi pembelajaran hari itu. Jadi tidak selalu guru yang harus bertanya terus, tapi guru juga bisa harus membuat siswa untuk mengajukan pertanyaan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.

      Delete
  123. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    Penalaran adalah proses berfikir yang logis dan sistematis atas fakta-fakta empiris yang dapat diobservasi untuk memperoleh simpulan berupa pengetahuan. Guru dapat memberikan materi atau masalah yang tidak dapat diselesaikan dengan recite atau menghafal atau memberikan siswa dengan soal non rutin, sehingga siswa bisa menarik kesimpulan dari preposisi - preposisi yang diberikan apakah benar atau salah.

    ReplyDelete
  124. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    Untuk memperoleh hasil belajar yang nyata atau otentik, peserta didik harus mencoba atau melakukan percobaan, terutama untuk materi atau substansi yang sesuai. Pada mata pelajaran matematika, misalnya,peserta didik harus memahami konsep-konsep bangun datar dan kaitannya dengan kehidupan sehari-hari. Jadi di sini siswa diajak untuk aware dan peka terhadap lingkungan sekitar. Mungkin siswa juga bisa mengkaji kenapa ada lingkaran, apa kegunaan bangun itu? Kenapa ada segienam? mengapa sarang lebah untuk menyimpan madunya berbentuk segienam? That simple thing that has greatest impact.

    ReplyDelete
  125. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    Saya mengutip pendapat dari blog yang menyatakan bahwa pembelajaran kolaboratif merupakan suatu filsafat personal, lebih dari sekadar sekadar teknik pembelajaran di kelas-kelas sekolah. Kolaborasi esensinya merupakan filsafat interaksi dan gaya hidup manusia yang menempatkan dan memaknai kerjasama sebagai struktur interaksi yang dirancang secara baik dan disengaja rupa untuk memudahkan usaha kolektif dalam rangka mencapai tujuan bersama.

    ReplyDelete
  126. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    Hubungan Metode Saintifik dengan Metode pbm yang lain.

    Metode saintifik adalah salah satu inovative Teaching method yang berpusat pada siswa. Selain itu metode saintifik juga didukung oleh problem based instruction, dimana metode saintifik digunakan dengan mengemukakan masalah.

    ReplyDelete
  127. Kartika Nur Oktaviani
    16709251032
    Pendidikan Matematika S2 UNY kelas B

    Assalamu'alaikum wr wb.
    Buku-buku yang digunakan untuk metode saintifik berbeda dengan buku-buku metode konvensional dan ceramah. Dilihat dari segi materi, buku-buku metode saintifik materinya sedikit sekali. Kebanyakan praktik dan mencoba sendiri. Saya merasa agak asing. Dan khawatir. Bagaimana siswa dapat mengenal matematika lebih dalam nantinya? Jika hanya dasarnya yang kita berikan dan siswa diminta kembangkan sendiri? Iya jika siswa itu mampu. Jika tidak, bagaimana? Padahal ada berbagai ujian masuk di masa depan mereka. Dan anak-anak jaman sekarang berbeda dengan jaman dahulu. Sekarang ini anak-anak cenderung lebih manja dan segala fasilitas terpenuhi.
    Dan ternyata saat saya melihat di sekolah-sekolah, dengan pendekatan saintifik, guru tetap memberikan materi-materi, namun disiasati dengan meng-copy nya.
    Wassalamu'alaikum wr wb.

    ReplyDelete
  128. RAIZAL REZKY
    16709251029
    S2 P.MAT B 2016

    dalam pelaksanaan kurikulum 2013 sekarang dikembangkan metode terbaru dibanding kurikulum sebelumnya yaitu metode saintifik dimana kegiatan yang dilakukan oleh guru adalah mengamati (untuk mengidentifikasi hal-hal yang ingin diketahui), merumuskan pertanyaan, mengumpulkan data dengan berbagai teknik, mengolah data, dan menarik kesimpulan serta mengkomunikasikan hasil yang terdiri dari kesimpulan untuk memperoleh ilmu pengetahuan, keterampilan dan sikap.

    ReplyDelete
  129. Febrina Rizki Dwiyana / 13301241044
    Pend. Matematika A 2013

    Bismillah. Manfaat dr metode saintifik yaitu siswa dapat mengetahui jawaban jawaban dari segala pertanyaan dlm benaknya

    ReplyDelete
  130. ULFA LU'LUILMAKNUN
    16709251022
    S2 Pendidikan Matematika 2016 Kelas B

    Assalamualaikum Wr.Wb.

    Menurut Permendikbud Nomor 81 A Tahun 2013 lampiran IV, proses pembelajaran terdiri atas lima pengalaman belajar pokok yaitu: mengamati, menanya, mengumpulkan informasi/eksperimen, mengasosiasikan/mengolah informasi dan mengkomunikasikan. Manfaat dari metode saintifik adalah siswa dapat diberikan kesempatan untuk berkembang, belajar mandiri, mencari pengetahuannya sendiri. Siswa juga dapat dilatih untuk berkomunikasi, melatih bertanya dan mengajukan pendapat sehingga kepercayaan diri siswa akan tumbuh.

    Wassalamualaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id