Jul 5, 2013

Metode Pembelajaran yan COCOK unttuk Kurikulum 2013


Dear all,
Dapat disimak tentang Metode Pembelajaran yang COCOK untuk Kurikulum 2013. Klik berikut:
http://uny.academia.edu/MarsigitHrd
Thank's
Marsigit

45 comments:

  1. Erni Anitasari
    16709251007
    S2 Pend. Matematika Kelas A

    Metode pembelajaran dengan pendekatan saintifik sekarang telah diterapkan pada Kurikulum 2013. Pada kurikulum 2013 ini, diharapkan siswa bisa menemukan sendiri apa yang nantinya akan mereka pelajari terutama dalam hal ini adalah pelajaran matematika. pada proses pembelajaran, guru adalah fasilitator yang membimbing siswa jika siswa bertanya dan meminta informasi. siswa yang harusnya berperan aktif. tapi, pada kenyataannya, cukup sulit untuk menerapkan metode baru tersebut karena siswa terbiasa dituntun oleh guru. Oleh karena itu, perlu kerjasama dan kedekatan antara guru dan siswa sehingga kedepannya, keduanya bisa menerapkan kurikulum 2013 ini dengan baik dan dapat memperbaiki sistem pendidikan di Indonesia.

    ReplyDelete
  2. Asri Fauzi
    16709251009
    Pend. Matematika S2 Kelas A 2016
    Berdasarkan Permendiknas Tahun 2013 mengenai Standar Proses, bahwa Kurikulum 2013 memiliki ciri pendekatan pembelajaran saintifik, saintifik di sini merupakan pendekatan yang dijabarkan dalam K13 memiliki lima langkah dan dikenal dengan 5M (Mengamati, Menanya, Mengumpulkan informasi, Mengolah informasi, dan mengkomunikasikan). Kurikulum 2013 dapat diterapkan apabila metode pembelajaran dapat mencakup langkah-langkah saintifik. Dengan demikian metode yang cocok untuk kurikulum 2013 adalah metode yang memungkinkan siswa untuk membangun pengetahuannya sendiri melalui pengetahuan dan pengalaman yang telah ada seperti metode inquiry based learning, disecovery based learning, project based learning, problem based learning.

    ReplyDelete
  3. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    Kurikulum 2013 menekankan pada. pendekatan saintifik dimana siswa berperan act as scientists yang diharuskan memiliki kemampuan mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengolah informasi, dan mengkomunikasikan informasi. Hal ini menunjukkan bahwa siswa membangun konsep dengan meneliti apa yang disekitarnya. Metode pembelajaran yang sesuai dengan pendekatan saintifik adalah problem based learning. Jadi, siswa belajar melalui masalah yang ada di sekitar dan menyelesaikannya dengan bidang ilmu yang diajarkan, misalnya matematika. Jadi tersirat bahwa matematika tidak hanya sekedar rumus belaka, tetapi juga ditemukan melalui pengalaman-pengalaman.

    ReplyDelete
  4. MUTIARA KUSUMAWATI
    16701251007
    PEP S2 B

    Penerapan pembelajaran dengan menggunakan Kurikulum 2013, telah menjadi bahasan hangat di masyarakat Indonesia. Kurikulum 2013 ini diimplementasikan sebagai dasar penerapan pendidikan di Indonesia mulai pada tahuan ajaran 2013/ 2014 dan diluncurkan secara resmi tanggal 15 Juli 2013. Oleh karena itu, berikut ini adalah hasil kajian oleh Prof. Dr. Marsigit, M. A. mengenai metode pembelajaran yang cocok untuk Kurikulum 2013 yaitu dengan menerapkan metode Problem based learning/ pembelajaran berbasis masalah.

    ReplyDelete
  5. MUTIARA KUSUMAWATI
    16701251007
    PEP S2 B

    Pembelajaran berbasis masalah adalah metode pembelajaran yang bercirikan dari adanya permasalahan nyata yang tidak bterstruktur dengan baik sebagai konteks untuk para peserta didik belajar berpikir kritis dan keterampilan memecahkan masalah dan memperoleh pengetahuan. Selain itu pembelajaran berbasis masalah juga bercirikan pendekatan yang berpusat pada peserta didik, guru sebagai fasilitator, dan sifat terbuka (open-ended question) yaitu soal yang mempunyai banyak solusi untuk menyelesaikannya sehingga peserta didik perlu mengkaji berbagai metode untuk dapat memecahkannya ;atau soal yang kurang terstruktur (ill structures) karena akan mendorong peserta didik untuk melakukan investigasi, melakukan diskusi, sehingga dapat memecahkan masalah. Hal-hal tersebut diterapkan sebagai rangsangan awal peserta didik untuk belajar.

    ReplyDelete
  6. Raden Muchammad Nurrizal Hasbi Ashshidiqqie
    13301244013
    S1 Pendidikan Matematika C 2013

    Kurikulum 2013 dibuat dengan tujuan menyempurnakan kurikulum sebelumnya. Jika berdasarkan sumber yang pernah saya baca, metode pembelajaran yang cocok adalah metode pembelajaran dengan pendekatan ilmiah, kontekstual, berbasis masalah, berbasis proyek, kooperatif, dan pendekatan komunikatif. Namun itu semua kembali kepada kekreatifan guru masing masing.

    ReplyDelete
  7. Ada lima kegiatan utama di dalam proses pembelajaran K13, yaitu Mengamati, Menanya, Mencoba, Mengasosiasi, dan Mengomunikasikan. Ada banyak metode pembelajaran yang dapat digunakan dalam menerapkan K13, salah satunya ialah Problem Based Learning atau pembelajaran berbasis masalah. Hal ini dikarenakan pada langkah-langkah pembelajarannya sesuai dengan kebutuhan K13, yaitu Orientasi pada masalah bisa berupa mengamati masalah yang menjadi objek pembelajaran, Pengorganisasian kegiatan pembelajaran; menyampaikan berbagai pertanyaan (atau menanya) terhadap masalah kajian, Penyelidikan mandiri dan kelompok; melakukan percobaan (mencoba) untuk memperoleh data dalam rangka menyelesaikan masalah yang dikaji, Pengembangan dan Penyajian hasil; mengasosiasi data yang ditemukan dengan berbagai data lain dari berbagai sumber, dan yang terakhir ialah Analisis dan evaluasi proses pemecahan masalah.

    Abidin
    16709251002
    S2 Pmat A 2016

    ReplyDelete
  8. Nikhu Wahyu Raharjo
    13301244001
    Pendidikan Matematika I 2013

    metode pembelajaran berpusat pada siswa sangat cocok untuk meningkatkan pemahaman siswa. Proses pembelajaran dapat menggunakan pendekatan open ended, kooperative, problem base learning, dan example problem pairs.

    ReplyDelete
  9. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    Jika ditilik kembali kurikulum 2013,guru adalah fasilitator yang membimbing siswa jika siswa bertanya dan meminta informasi. siswa yang harusnya berperan aktif. tapi, pada kenyataannya, cukup sulit untuk menerapkan metode baru tersebut karena siswa terbiasa dituntun oleh guru.dari beberapa sumber yang ada metode pembelajaran yang cocok adalah metode pembelajaran dengan pendekatan ilmiah, kontekstual, berbasis masalah, berbasis proyek, kooperatif, dan pendekatan komunikatif. Namun itu semua kembali kepada kekreatifan guru masing masing.

    ReplyDelete
  10. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    Ada banyak metode pembelajaran yang dapat digunakan dalam menerapkan K13, salah satunya ialah Problem Based Learning atau pembelajaran berbasis masalah. Hal ini dikarenakan pada langkah-langkah pembelajarannya sesuai dengan kebutuhan K13,Pembelajaran berbasis masalah adalah metode pembelajaran yang bercirikan dari adanya permasalahan nyata yang tidak bterstruktur dengan baik sebagai konteks untuk para peserta didik belajar berpikir kritis dan keterampilan memecahkan masalah dan memperoleh pengetahuan.

    ReplyDelete
  11. Fatya Azizah
    16709251039
    Pendidikan Matematika B PPS UNY 2016

    Kurikulum 2013 memiliki ciri pendekatan pembelajaran saintifik, saintifik di sini merupakan pendekatan yang dijabarkan dalam K13 memiliki lima langkah dan dikenal dengan 5M (Mengamati, Menanya, Mengumpulkan informasi, Mengolah informasi, dan mengkomunikasikan). Ada banyak metode pembelajaran yang dapat digunakan dalam menerapkan K13,yang terpenting adalah memenuhi aspek-aspek 5M yang merupakan tahap-tahap pembelajaran tersebut. salah satu pembelajaran yang sesuai adalah problem based learning.

    ReplyDelete
  12. Nuha Fazlussalam
    13301244023
    s1 pendidikan matematika c 2013

    metode yang cocok untuk pembelajaran di kurikulum 2013 adalah dengan pendekatan pembelajaran ilmiah/saintifik, pendekatak PBL, pendekatan pemeblajaran cooperatif, pendekatan konstekstual, dan pendekatan pjbl, salah satu contoh yang ditampilkan dalah dengan pendekatan masalah.

    ReplyDelete
  13. RAIZAL REZKY
    16709251029
    S2 P.MAT B 2016

    dalam suatu pembelajaran di sekolah bagi setiap mata pelajarannya tentunya berbeda di karenakan proses yang terjadi di dalamnya juga berbeda sehingga diperlukan metode yang tepat untuk memaksimalkan hasil yang diinginkan pada setiap mata pelajarannya. pemilihan metode ini sangatlah penting dikarenakan ketika guru menggunakan metode yang kurang tepat pada materi tertentu di suatu mata pelajaran maka bisa jadi out put yang dihasilkan pun tidak memenuhi kriteria yang diinginkan. dan salah satu metode yang tepat digunakan yaitu PBL dengan segala keunggulan dan kekurangan yang ada pada metode tersebut.

    ReplyDelete
  14. Rospala Hanisah Yukti Sari
    16790251016
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A Tahun 2016

    Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    Tahap-tahap dalam K-13 yaitu Mengamati, Menanya, Mencoba, Mengasosiasi, dan Mengomunikasikan. Ada beberapa metode pembelajaran yang cocok untuk diterapkan di K-13 ini. Diantaranya, PBL, open ended, cooperative learning, dll.
    Namun, yang saya ragukan dalam penerapan K-13 ini adalah dalam tahap-tahap dan realisasi ketika diterapkan kepada siswa. Beberapa tahap menurut saya kurang masih belum bisa memenuhi kualifikasi sebagai kurikulum yang dapat mengakomodir aspek kognitif, afektif dan psikomotorik siswa. Banyak siswa justru merasa keberatan dengan K-13 ini dikarenakan menurut mereka terlalu berat jika diterapkan pada diri mereka. Pelaksanaan K-13 ini memang sekilas baik karena dalam pengamatan siswa diarahkan untuk mengamati agar siswa mengetahui keberadaan Tuhan. Namun, sayangnya itu hanya sebatas pengetahuan saja, tanpa dibekali dengan penguatan akidah, maka hal tersebut akan mudah terlupakan dalam benak siswa dan dalam proses pembelajaran pun masih dijauhkan dengan peran syariat dalam diri siswa.

    Benarlah pernyataan bahwa K-13 bukanlah solusi bagi pendidikan siswa di sekolah.

    Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    ReplyDelete
  15. Andina Nurul Wahidah
    16701251019
    PEP-S2 Kelas B

    Menemukan metode pembelajaran yang cocok bukanlah hal yang mudah. Terlebih kurikulum 2013 dengan pendekatan saintifiknya. Link di atas sangat membantu. Ada 6 metode pembelajaran yang cocok untuk Kurikulum 2013 yaitu: (1) Pembelajaran dengan pendekatan ilmiah, (2) Pembelajaran kontekstual, (3) Pembelajaran berbasis masalah, (4) Pembelajaran berbasis proyek, (5) Pembelajaran kooperatif, dan (6) Pembelajaran komunikatif.
    Terima kasih, pak. Sangat membantu dalam memahami metode pembelajaran yang cocok untuk kurikulum 2013.

    ReplyDelete
  16. Khomarudin Fahuzan
    16709251041
    PPs Pend. Matematika B

    Penggunaan metode saintifik dalam penerapan kurikulum 2013 dirasa kurang pas, karena mengesampingkan metode pembelajaran yang lain karena dilakukan secara masal dan diterbitkan oleh pemerintah untuk seluruh pendidikan di Indonesia. Padahal tentu guru memiliki style sendiri-sendiri dalam mengajar, dan tentu saja siswa itu memiliki gaya belajar masing-masing. Maka jika harus dipaksakan menggunakan saintifik pada semua pelajaran akan merugikan baik bagi siswa maupun bagi guru. Memang metode saintifik adalah metode penemuan yang melibatkan siswa aktif dalam pembelajaran. Tetapi tidak semua materi cocok dan lebih mudah untuk disampaikan dengan saintifk. Maka ada baiknya biarkan guru berimprovisasi sesuai dengan kreativitasnya yang disesuaikan dengan karakter siswanya.

    ReplyDelete
  17. Budi Yanto
    16709251024
    P. Mat S2 Kelas B 2016
    Pendekatan pembelajaran pada K13 adalah menggunakan pendekatan saintifik dengan tahapan yaitu mengamati (melihat, mendengar, merasa dll), menanya (membangun pengetahuan), mencoba (mengumpulkan informasi dan praktik), mengasosiasi (menganalisi, mengelompokan, dan menyimpulkan, mengkomunikasikan (menyampaikan). Sedangkan beberapa model diantanya adalah Inquiry Based Learning, Discovery Based Learning, Problem Based Learning, Project Based Learning, dan lain sebagainya. maka untuk pembelajaran yang cocok untuk siswa adalah pembelajaran yang disesuaikan dengan kemampuan siswa dan sarana maupun prasarana dan diupayakan siswa dapat aktif dalam pemebelajaran dengan tujuan dalam membangun pengetahuan dapat tercapai.

    ReplyDelete
  18. Asma' Khiyarunnisa'
    16709251036
    PPs PM B 2016

    Ketika kita membicarakan mengenai kurikulum 2013, maka tidak akan dipungkiri bahwa kita juga akan membicarakan menganai metode yang digunakan, yaitu metode saintifik. Apakah metode tersebut benar-benar cocok untuk kurikulum 2013? Wallahu a’lam. Metode yang cocok adalah metode yang sesuai dengan karekateristik siswa dan sesuai pula dengan konsep materinya. Jadi tidak ada metode yang paling cocok, yang ada adalah setiap metode cocok dan harus disesuaikan dengan karakteristik siswa.

    ReplyDelete
  19. Jahidatu Lis Silmi I'la Alhaq
    16701251022
    S2 PEP B 2016

    Pada kurikulum 2013 yang sedang berjalan ini, digembor-gemborkan metode yang menggunakan pendekatan saintifik. Upaya penerapan pendekatan saintifik atau ilmiah dalam proses pembelajaran ini sering disebut-sebut sebagai ciri khas dan menjadi kekuatan tersendiri dari keberadaan Kurikulum 2013, yang tentunya menarik untuk dipelajari dan dielaborasi lebih lanjut. Banyak para ahli yang meyakini bahwa melalui pendekatan saintifik/ilmiah, selain dapat menjadikan siswa lebih aktif dalam mengkonstruksi pengetahuan dan keterampilannya, juga dapat mendorong siswa untuk melakukan penyelidikan guna menemukan fakta-fakta dari suatu fenomena atau kejadian.

    ReplyDelete
  20. Retno Widyaningrum
    16701261004

    Metode Pembelajaran yang COCOK untuk Kurikulum 2013 adalah Pembelajaran dengan Pendekatan Ilmiah, Pendekatan Pembelajaran Kontekstual, Pendekatan Pembelajaran Berbasis Masalah, Pendekatan Pembelajaran Berbasis Proyek, Pendekatan Pembelajaran Kooperatif, dan Pendekatan Pembelajaran Komunikatif. Setuju sekali, karena K-13 yang berlaku sekarang sangat sangat membingungkan, apa yang menjadi tujuan tidak tercapai, sangat jauh dari harapan karena memang tidak cocok. Banyak sekali kendala sehingga kelebihan dan kekurangan jika ditimbang akan sangat berat kekurangan. Maka lebih baik tidak diteruskan. dan lebih cocok apa yang disampaikan Prof. Dr. Marsigit, MA.

    ReplyDelete
  21. Retno Widyaningrum
    16701261004

    Menurut Pengamatan kami Pembelajaran dengan Pendekatan Ilmiah, Pendekatan Pembelajaran Kontekstual, Pendekatan Pembelajaran Berbasis Masalah, Pendekatan Pembelajaran Berbasis Proyek, Pendekatan Pembelajaran Kooperatif, dan Pendekatan Pembelajaran Komunikatif, sudah mulai diterapkan pada Kurikulum KTSP tahun kemarin yang telah diperbaruhi. Dalam pendampingan guru-guru kemarin model ini sudah mulai banyak yang memahami dan memanfaatkan terutama matapelajaran MIPA, dan beberapa matapelajaran lainnya, dengan disesuaikan kondisi dan materi yang akan disampaiakan.

    ReplyDelete
  22. Retno Widyaningrum
    16701261004

    Semoga Metode Pembelajaran yang COCOK untuk Kurikulum 2013 adalah Pembelajaran dengan Pendekatan Ilmiah, Pendekatan Pembelajaran Kontekstual, Pendekatan Pembelajaran Berbasis Masalah, Pendekatan Pembelajaran Berbasis Proyek, Pendekatan Pembelajaran Kooperatif, dan Pendekatan Pembelajaran Komunikatif, benar-benar diterapkan pada kurikulum sekarang ini, sehingga akan lebih bermakna menuju generasi masa depan yang memajukan bangsa dan negara.

    ReplyDelete
  23. Wan Denny Pramana Putra
    16709251010
    PPs Pendidikan Matematika A

    Di dalam file yang berjudul PENDEKATAN SAINTIFIK DAN IMPLEMENTASINYA DALAM KURIKULUM 2013 dikatakan bahwa, “Metode Saintifik yang bersifat induktif dipandang lebih cocok dengan dunia penemuan ilmiah (inquiry) dan dengan dunia anak-anak sekolah. Hal ini karena metode Saintifik berangkat dari telaah objek-objek kongkrit, investigasi, memperoleh pengetahuan baru, atau mengoreksi dan memadukan pengetahuan sebelumnya. Sebagai metode ilmiah, metode saintifik memuat serangkaian aktivitas pengumpulan data melalui observasi atau ekperimen, mengolah informasi atau data, menganalisis, kemudian memformulasi, dan menyimpulkan hasil (Marsigit, 2015)

    ReplyDelete
  24. RISKA AYU ARDANI
    16709251021
    PMAT KELAS B PPS UNY 2016

    Kurikulum 2013 adalah kurikulum yang berusaha menyempurnakan kurikulum sebelumnya, yang berusaha meningkatkan input,proses dan output pembelajaran yang diseuaikan dengan tantangan dunia dan karakteristik dari negara Indonesia sendiri dalam bidang pendidikan. Metode saontifik yang diharapakan menjadi momok pendominasi proses pembelajaran seharusnya tidak dihilangkan sifat fleksibelitasnya, karena semua materi tidak semua bisa diberikan melalui metode saintifik. Yang utamanya bahwa proses pembelajaran tidak terlepas dari poin poinnya bahwa pembelajaran kini adalah peran dari student center, kemudian dapat digunakan model pembelajaran yang disarankan seperti discovery learning, PBL, Project based Learning dan sebagainya.

    ReplyDelete
  25. Khaerudin
    16701261009
    S3 PEP Kelas A 2016

    Kurikulum 2013 memiliki ciri pendekatan pembelajaran saintifik, saintifik di sini merupakan pendekatan yang memiliki lima langkah dan dikenal dengan 5M diantaranya: mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengolah informasi, dan mengkomunikasikan). Untuk mengimplementasikannya K13 yang menerapkan pembelajaran berbasis masalah juga bercirikan pendekatan yang berpusat pada peserta didik yang mengharuskan guru menjadi fasilitator yang sukses, seorang guru harus memperhatikan beberapa hal ini terhadap anak didik, di antaranya, mendengarkan dan tidak mendominasi, bersikap sabar, menghargai dan rendah hati, mau belajar, bersikap sederajat, bersikap akrab, tidak berusaha menceramahi, berwibawa, tidak memihak dan mengkritik, bersikap terbuka, dan bersikap positif.

    ReplyDelete
  26. Khaerudin
    16701261009
    S3 PEP Kelas A 2016

    Terdapat banyak hal yang belum dipahami tenaga pendidik/guru terkait kurikulum 2013. Setidaknya ada tiga hal kesulitan guru yaitu: kurang dipahaminya proses penilaian dan dianggap rumit, kesulitan menerapkan scientific approach dalam kegiatan belajar mengajar, dan yang terakhir yaitu membuat siswa aktif dalam belajar. Menururtnya dalam kurikulum 2013, guru harus pintar menjadi fasilitator agar siswa bertanya. Sayang, belum semua guru mampu melaksanakannya.

    ReplyDelete
  27. Metode pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum 2013 adalah melalui pendekatan saintifik, dimana dalam proses pembelajarannya menerapkan 5M sebagi kegiatan utama yaitu; Mengamati, Menanya, Mencoba, Mengasosiasi dan Mengkomunikasikan. Sementara model pembelajaran yang bisa diterapkan adalah Inquiry Based Learning, Discovery Based Learning, Project Based Learning dan Problem Based Learning. Sedangkan metode pembelajaran yang disarankan untuk diterapkan di dalam kelas adalah diskusi, eksperimen, demonstrasi dan simlusi. Dengan pendekatan, metode dan model pembelajaran yang sesuai diharapkan agar kurikulum 2013 bisa meningkatkan sistem pendidikan di Indonesia dan dapat lebih efektif dalam mencapai tujuan pendidikan nasional.

    Triwid Syafarotun Najah
    16701261011
    PEP S3 (A) 2016

    ReplyDelete
  28. Syahrial
    16701251015
    S2 PEP kelas B 2016
    jika membicarakan K13 maka akan merujuk kepada metode saintifik yang memiliki 5 langkah dalam proses pembelajarannya yaitu Mengamati, Menanya, Mengumpulkan informasi, Mengolah informasi, dan mengkomunikasikan. pada dasarnya metode ini cukup bagus karena mengajak anak berpikir ilmiah, namun permasalahannya adalah bahwa gaya dunia timur dan gaya belajar kita masih sulit untuk menerapkan metode tersebut karena masih ada yang berlawanan dengan norma dan budaya kita, sehingga dalam membangun apersepsi untuk menerapkan metode tersebt menjadi sulit dan pada akhirnya siswa dan guru sama-sama sulit memahaminya dan menerapkannya, sehingga PBM tidak berjalan dengan lancar.

    ReplyDelete
  29. Syahrial
    16701251015
    S2 PEP kelas B 2016
    Pada hakekatnya jika mengatakan metode belajar yang cocok untuk K13 adalah bahwa semua metode belajar itu cocok jika di tempatkan pada ruang dan waktunya, karena setiap sekolah, siswa, serta gurunya memiliki karakter dan iconok masing-masing, sehingga apabila menerapkan suatu metode pembelajaran bisa cocok di sekolah A namun belum cocok di sekolah B misalnya, maka di perlukan kemampuan guru untuk melihat situasi dan kondisi siswa sehingga mengerti metode apa yang coco untuk di terapkan, contoh metode yang ada seperti metode ceramah, diskusi, eksperimen, pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran dengan berbasis masalah, jigsaw, karya wisata dst, masih banyak lagi model yang bisa di terapkan dan cocok oleh guru dan cocok untuk K13.

    ReplyDelete
  30. ULFA LU'LUILMAKNUN
    16709251022
    S2 Pendidikan Matematika 2016 Kelas B

    Assalamualaikum Wr.Wb.

    Pembelajaran yang cocok untuk kurikulum 2013 adalah pembelajaran dengan Pendekatan Ilmiah, Pendekatan Pembelajaran Kontekstual, Pendekatan Pembelajaran Berbasis Masalah, Pendekatan Pembelajaran Berbasis Proyek, Pendekatan Pembelajaran Kooperatif, dan Pendekatan Pembelajaran Komunikatif. Tetapi pada dasarnya setiap metode pembelajaran adalah baik, hanya bagaimana guru dapat menggunakan metode tersebut dengan tepat.

    Wassalamualaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  31. ROFI AMIYANI
    S2 P.MAT A 2016
    16709251004

    Model pembelajaran yang diutamakan dalam implementasi Kurikulum 2013 adalah model pembelajaran Inkuiri (Inquiry Based Learning), model pembelajaran Discovery (Discovery Learning), model pembelajaran berbasis projek (Project Based Learning), dan model pembelajaran berbasis permasalahan (Problem Based Learning). Namun semua itu diserahkan kepada guru. Guru harus mempertimbangkan tentang kebutuhan peserta didik yang berbeda-beda.

    ReplyDelete
  32. keinginan pemerintah ingin Kurikulum 2013 dapat menyempurnakan kurikulum sebelumnya. sepentahuan sy metode pembelajaran yang cocok adalah metode pembelajaran dengan pendekatan ilmiah, kontekstual, kooperatif, berbasis masalah, dan pendekatan komunikatif. Namun hal itu semua kembali kepada kekreatifan guru masing masing. namun tidak semua pendekatan dalam kurikulum 2013 dengan melakukan pendekatan saintifik.

    M. Saufi Rahman
    S3 PEP Kelas A
    16701261024

    ReplyDelete
  33. Dewi Saputri
    13301241068
    Pendidikan Matematika I 2013

    Kurikulum 2013 menggunakan pendekatan saintifik, yaitu pendekatan ilmiah yang dapat mengembangkan sikap, pengetahuan, dan keterampilan siswa. Siswa diharapkan dapat menemukan konsep sendiri melalui pembelajaran. Sehingga metode yang cocok adalah yang sejalan dengan students-centered. Ada banyak metode pembelajaran yang demikian, misalnya pendekatan kontekstual, problem based learning, problem posing, cooperative learnind, dan lain sebagainya. Guru diharapkan berinovasi dalam menggunakan metode. Untuk metode yang tepat untuk kelas tertentu maka guru itu yang paling tahu.

    ReplyDelete
  34. Dewi Saputri
    13301241068
    Pendidikan Matematika

    Salah satu metode yang cocok dengan implementasi kurikulum 2013 adalah problem based learning. Dalam metode PBL ini siswa diberikan masalah sehingga siswa dapat berpikir kritis untuk menyelesaikan masalah. Hal ini sejalan dengan students-centered sehingga mereka bisa aktif dalam pembelajaran

    ReplyDelete
  35. Rhomiy Handican
    16709251031
    PPs Pendidikan Matematika B 2016

    Menurut hemat saya model/metode mengajar kurikulum 2013 yang cocok adalah model pembelajaran Inkuiri (Inquiry Based Learning), model pembelajaran Discovery (Discovery Learning), model pembelajaran berbasis projek (Project Based Learning), dan model pembelajaran berbasis permasalahan (Problem Based Learning) dan kesemua model tersebut berbasis pendekatan saintifik. pada dasarnya apapun model pembelajarannya pendekatan yang digunakanlah yang menjadikan ia cocok dengan kurikulum 2013. dan yang disarankan adalah pendekatan saintifik atau pendekatan ilmiah.

    ReplyDelete
  36. Miftahir Rizqa
    16701261027
    PEP Kelas A
    Kurikulum 2013 menjelaskan bahwa pendekatan ilmiah yang cocok untuk mengembangkan aspek pengetahuan, sikap dan keterampilan siswa adalah pendekatan saintifik. Pendekatan saintifik menggunakan metode induksi (berawal dari pengetahuan yang bersifat khusus menjadi pengetahuan yang bersifat umum).

    ReplyDelete
  37. Miftahir Rizqa
    16701261027
    PEP Kelas A
    Terdapat beberapa metode yang selaras dan mendukung pelaksanaan kurikulum 2013 dengan pendekatan saintifik, di antaranya pembelajaran dengan pendekatan ilmiah, pendekatan pembelajaran kontekstual, Pendekatan pembelajaran berbasis masalah, pendekatan pembelajaran berbasis proyek, pendekatan pembelajaran kooperatif dan pendekatan pembelajaran komunikatif.

    ReplyDelete
  38. Miftahir Rizqa
    16701261027
    PEP Kelas A
    Pembelajaran menurut kurikulum 2013, peran guru tidak hanya sebagai transfer ilmu, melainkan sebagai fasilitator dalam pengembangan potensi anak didik. siswa dijadikan sebagai pusat perhatian karena siswa satu dengan yang lainnya mempunyai potensi yang berbeda-beda.

    ReplyDelete
  39. Miftahir Rizqa
    16701261027
    PEP Kelas A
    Agar potensi peserta didik berkembang sesuai dengan potensi yang ada pada diri masing0masing individu, maka prinsip yang harus dipegang dalam kegiatan pembelajaran adalah: berpusat pada peserta didik, mengembangkan kreativitas peserta didik, menciptakan kondisi yang menyenangkan dan menantang, bermuatan nilai, etika, estetika, logika dan kinestetika, serta menyediakan pengalaman belajar yang beragam

    ReplyDelete
  40. Arifta Nurjanah
    16709251030
    PPs P Mat B

    Salah satu metode pembelajaran yang cocok untuk Kurkulum 2013 berdasarkan makalah tersebut adalah problem based learning (PBL). Sintak pada PBL dimulai dari mengorientasikan siswa pada masalah, mengorganisasikan siswa untuk belajar, membantu penyelidikan mandiri dan kelmpok, mengembangkan dan menyajikan hasil karya serta memamerkan, dan menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah. Masalah yang diberikan menjadi sumber untuk menanamkan konsep dan keterampilan siswa. Maka salah satu hal penting yang perlu mendapatkan banyak perhatian guru adalah adalah pemilihan masalah. Masalah yang baik adalah yang dapat digunakan untuk tujuan tersebut. Misalnya, masalah yang tidak terstruktur, open ended, menimbulkan minat dan tantangan bagi siswa, dan lain sebagainya. Selain itu masalah yang dipilih juga harus disesuaikan dengan materi dan konteks kehidupan siswa. Maka guru tidak bisa sembarang memilih masalah dalam melaksanakan PBL.

    ReplyDelete
  41. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  42. Ika Dewi Fitria Maharani
    16709251027
    PPs UNY P.Mat B 2016

    Kurikulum 2103 menggunakan pendekatan Saintifik. Dengan demikian guru diharapkan mampu mengimplementasikan metode pembelajaran yang inovatif (students-centered). Dengan demikian maka Kurikulum 2013 sejalan dengan paradigm constructivism dalam ilmu pendidikan. Kurikulum 2013 juga selaras dengan berbagai teori kependidikan misalnya: teori perkembangan kognisi dari Piaget, teori belajar dan membimbing dari Vygotsky, pendekatan kontekstual, kolaborasi, problem-based learning, investigasi, discovery-method, problem solving, problem posing, dst. Terdapat beberapa metode yang selaras dan cocok digunakan bersama, berbasis atau dalam kerangaka pendekatan Saintifik yaitu : 1. Pembelajaran dengan Pendekatan Ilmiah , 2. Pendekatan Pembelajaran Kontekstual, 3. Pendekatan Pembelajaran Berbasis Masalah , 4. Pendekatan Pembelajaran Berbasis Proyek , 5. Pendekatan Pembelajaran Kooperatif , dan 6. Pendekatan Pembelajaran Komunikatif.

    ReplyDelete
  43. Firda Listia Dewi
    16701251014
    S2 PEP B 2016

    Pada kurikulum 2013 terdapat pendekatan saintifik yang terdiri dari mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, menganalisis, dan mengkomunikasikan. Metode pembelajaran yang coock untuk digunakan dalam kurikulum 2013 tersebut salah satunya adalah Project Based Learning (PBL). Dalam PBL guru hanya sebagai fasilitator, pelatih, penasehat, dan perantara untuk mendapatkan hasil yang optimal sesuai dengan daya imajinasi, kreasi, dan inovasi siswa.

    ReplyDelete
  44. Firda Listia Dewi
    16701251014
    S2 PEP B 2016

    Selain metode project based learning, metode pembelajaran yang cocok digunakan dalam kurikulum 2013 adalah model pembelajaran kooperatif yang mengutamakan kerjasama dalam menyelesaikan permasalahan menggunakan pengetahuan dan keterampilan yang telah dimiliki siswa. Siswa didorong untuk bekerjasama menyelesaikan tugas yang diberikan. Terdapat banyak tipe model pembelajaran kooperatif, beberapa diantaranya adalah jigsaw, student teams achievement divisions (STAD), team accelerated instruction (TAI).

    ReplyDelete
  45. Firda Listia Dewi
    16701251014
    S2 PEP B 2016

    Pembelajaran yang diterapkan dalam kurikulum 2013 adalah pembelajaran yang berpusat pada siswa, guru hanya sebagai fasilitator saja. Terdapat banyak model pembelajaran, salah satunya adalah Pembelajaran berbasis masalah (PBM) atau Problem Based Learning (PBL) guru menyajikan masalah kemudian meminta siswa untuk mencermati masalah tersebut dengan berdiskusi kelompok dan guru memberikan arahan secukupnya apabila siswa mengalami kesulitan dalam pemecahan masalah. Kemudian siswa mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas. Terakhir, guru mengajak siswa untuk mengevaluasi proses pemecahan masalah yang diajukan.

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id