Jun 17, 2013

Tantangan dan Harapan Kurikulum 2013




Dear all,

Ass Wr Wb

Boleh dibaca Makalah saya terbaru berjudul "Tantangan dan Harapan Kurikulum 2013", yang saya presentasikan pada
Seminar Nasional tentang Kurikulum 2013 di Universitas PGRI Yogyakarta (UPY), pada
Hari Selasa, 18 Juni 2013, dengan akses ke:

https://www.academia.edu/3727714/Tantangan_dan_Harapan_Kurikulum_2013

Demikian semoga bermanfaat.

Wss Wr Wb

Marsigit
__._,_.___

34 comments:

  1. Erni Anitasari
    16709251007
    S2 Pend. Matematika Kelas A

    Suatu sistem pendidikan dikatakan sehat jika diantara komponen pendukungnya yang berupa kebijakan dan produk-produk hukumnya bersifat konsisten. Sistem ujian nasional tidaklah bersifat konsisten dengan student-centered; juga tidak konsisten dengan semangat reformasi dan otonomi daerah. Penyediaan buku pelajaran secara besar-besaran oleh pemerintah adalah tidak selaras dengan usaha pemberdayaan kompetensi guru.
    Pemberlakuan Kurikulum 2013 yang tergesa-gesa dengan persiapan yang tidak matang adalah tidak selaras dengan prinsip akuntabilitas dan sustainabilitas. Namun, sebagai guru hendaknya selalu berusaha menyelaraskan diri dengan kebijakan pemerintah walaupun pahit sekalipun. dan siswa, juga menjadi salah satu korban karena harus beradaptasi dengan cara baru dalam pembelajaran yang gurunya saja juga sedang mempelajari cara tersebut.

    ReplyDelete
  2. Nurul Imtikhanah
    13301244002
    Pendidikan Matematika C 2013

    Dari link tersebut saya tertarik membaca artikel tentang matematika dalam realistis. Dari artikel tersebut saya sekarang lebih mengetahui tentang asal-usul matematika dari jaman dahulu penggunaannya dan munculnya suatu sistem. Selain itu saya juga mengetahui prinsip ketakberhingaan dalam bilangan hingga kontradiksi-kontradiksi matematika dalam kehidupan nyata.

    ReplyDelete
  3. MUTIARA KUSUMAWATI
    16701251007
    PEP S2 B

    Tantangan dan harapan Kurikulum 2013, antara lain: pendidikan diharapkan mampu mengembangkan kemampuan otak untuk mengetahui, memahami, melakukan sesuatu, hidup dalam kebersamaan, mengaktualisasikan diri, pembelajaran berpusat pada peserta didik, mengembangkan kreativitas peserta didik, mencitakan kondisi yang menyenangkan dan menantang, bermuatan nialai etika, estetika, logika, kinestetika, dan menyediakan pengalaman belajar yang beragam. Oleh karena itu, menjadikan tantangan tersendiri bagi guru dimana guru dituntut untuk dapat mengembangkan RPP dan Lembar Kerja Siswa serta mendorong kemampuan siswa untuk membangun sendiri pengetahuannya.

    ReplyDelete
  4. Penerapan kurikulum 2013 hendaknya dipersiapakan secara matang, agar penerapannya tidak mandeg dan dapat berjalan secara optimal. Namun sebagai seorang guru hendaknya bisa menyesuaikan diri dengan kebijakan pemerintah untuk menggunakan kurikulum 2013 ini. Kurikulum 2013 ini bertujuan untuk membentuk watak, membangun pengetahuan, sikap, dan kebiasaan untuk meningkatkan mutu kehidupan siswa. Selain itu guru juga diharapkan mampu memberdayakan semua potensi siswa untuk menguasai kompetensi. Untuk itu seorang guru harus mampu menggunakan metode penbelajaran inovatif (students-centred), agar siswa mampu mengembangkan sikap dan pengalaman sesuai dengan potensi yang dimiliknya. Namun sepertinya kurikulum 2013 ini tidak berlaku secara menyeluruh di Indonesia, sebab masih ada sebagian sekolah yang masih menggunakan metode pembelajaran yang konvensional (teacher-centred) walaupun sebutannya kurikulum 2013. Meskipun guru sudah mengarahkan siswanya untuk menggunakan metode pembelajaran inovatif, tetapi sepertinya para siswa yang kesulitan untuk beradaptasi dengan cara tesebut dalam belajarnya. Akibatnya gurulah yang mengalah dan kembali menggunakan metode lama dalam mengajar. Tetapi sebaiknya kurikulum 2013 dengan metode pembelajaran yang inovatif ini harus tetap dilakasanakan, karena semakin sering digunakan, semakin cepat pula para siswa untuk beradaptasi dengan cara belajar yang baru.

    M. Saufi rahman
    PEP S3 kelas A
    16701261024

    ReplyDelete
  5. Raden Muchammad Nurrizal Hasbi Ashshidiqqie
    13301244013
    S1 Pendidikan Matematika C 2013

    Kurikulum 2013 merupakan kurikulum dimana pembelajaran berpusat pada siswa. Berdasarkan metode pembelajaran pada kurikulum 2013 tersebut, diharapkan tujuan pembelajaran yang menuntut siswa untuk lebih aktif, kreatif, dan mengembangkan berbagai kompetensi yang diharapkan. Berdasarkan hal tersebut, maka guru harus mampu melaksanakan pembelajaran yang mampu mendorong siswa agar mengkonstruksi pengetahuan melalui pengalamannya. Hal inilah yang mejadi tantangan kurikulum 2013, yaitu bagaimana agar proses pembelajaran mampu meningkatkan kemampuan berpikir siswa.

    ReplyDelete
  6. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    jika di telaah kembali sebenarnya pemberlakuan Kurikulum 2013 sangatlah tergesa-gesa dengan persiapan yang tidak matang adalah tidak selaras dengan prinsip akuntabilitas dan sustainabilitas. Namun, sebagai guru hendaknya selalu berusaha menyelaraskan diri dengan kebijakan pemerintah walaupun pahit sekalipun. dan siswa, juga menjadi salah satu korban karena harus beradaptasi dengan cara baru dalam pembelajaran yang gurunya saja juga sedang mempelajari cara tersebut.

    ReplyDelete
  7. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    Untuk itu seorang guru harus mampu menggunakan metode penbelajaran inovatif agar siswa mampu mengembangkan sikap dan pengalaman sesuai dengan potensi yang dimiliknya. Namun sepertinya kurikulum 2013 ini tidak berlaku secara menyeluruh di Indonesia, sebab masih ada sebagian sekolah yang masih menggunakan metode pembelajaran yang konvensional walaupun sebutannya kurikulum 2013. bisa dikatakan program ini tidak dapat belalku menyeluruh.

    ReplyDelete
  8. Fatya Azizah
    16709251039
    Pendidikan Matematika B PPS UNY 2016

    Pemberlakuan Kurikulum 2013 memang terkesan tergesa-gesa dengan persiapan yang tidak matang adalah tidak selaras dengan prinsip akuntabilitas dan sustainabilitas. Namun,sebagai guru yang profesional kita hendaknya tidak hanya mengeluh dan terlarut dalam kondisi ini, kita juga bisa memberikan suatu usaha yang setidaknya bisa mengurangi sedikit kekacauan. karena apa yang telah disampaikan oleh bapak marsigit pada posting lain adalah standar dan proses itu sama-sama pennting, asalkan kita bisa mengkomunikasikan keduanya.

    ReplyDelete
  9. Nuha Fazlussalam
    13301244023
    s1 pendidikan mateatika c 2013

    tantangan kurikulum 2013 adalah adanya ketidak sejalan antara keinginan prinsip dengan pengalam atau keyatannya, tidak sejalan antara fatal dan vital, menuntut guru untuk bisa kreatif tapi sumber kreatifnya diambil oleh pemerintah. jadi bagaiman guru bisa lebih kreatif lagi dengan menyesuiakn buku yang dibuat oleh pemerintah dengan kondisi kelas yang diampunya.

    ReplyDelete
  10. RAIZAL REZKY
    16709251029
    S2 P.MAT B 2016

    dalam penerapan Kurikulum 2013 pada bulan juni 2013 lalu yang secara masiv terkadang menimbulkan kontradiksi yang terjadi, karena di satu sisi terkesan bahwa K-13 lalu di laksanakan secara terburu-buru dan tanpa melakukan penelitian yang mendalam, sehingga K-13 itu telah dapat mengganti kurikulum lama yang digunakan. namun disisi lain juga timbul persoalan ketika kurikulum tidak secepatnya di ganti maka masa depan generasi bangsa menjadi taruhannya demi menghadapi era global.

    ReplyDelete
  11. Andina Nurul Wahidah
    16701251019
    PEP-S2 Kelas B

    Kurikulum 2013 pada intinya merupakan sebuah INOVASI. Inovasi proses belajar mengajar yang berorientasikan pada siswa. Peran guru sangat penting untuk mewujudkan “keinginan” siswa dalam belajar. Namun berbagai tantangan masih menyelimuti, seperti halnya sarana dan prasarana yang belum merata diberikan kepada setiap sekolah. Maka, bersinergi merupakan salah satu cara dalam mewujudkan Kurikulum 2013 yang sesuai harapan kita semua.

    ReplyDelete
  12. ROFI AMIYANI
    S2 P.MAT A 2016
    16709251004

    Kurikulum 2013 ini sekarang sudah mulai lebih membiarkan proses belajar menjadi student center dan bukan lagi teacher center. Guru pun sudah mulai dituntut agar lebih kreatif lagi dalam mengembangkan media pembelajaran bahkan lks yang akan mereka gunakan. Walau demikian masih terdapat beberapa kendala-kendala, baik dari pemerintah, dari pihak sekolah, atau bahkan dari siswanya sendiri.

    ReplyDelete
  13. 16701251016
    PEP B S2

    Tantangan yang sebenarnya dalam dunia pendidikan adalah secara global mencetak penerus bangsa yang berkarakter, dengan memahami berbagai kobteks berkehidupan, dan mampu membawa kemajuan bagi bangsanya. Namun secara subjektif bagi peserta didik sendiri adalah merubah, menumbuhkan sikap yang sesuai dengan tujuan pendidikan, sehingga menjadikan manusia yang berguna (membebaskan keterbelengguan dari sebuah kebodohan).
    Fenomena yang ada dalam pendidikan adalah tanpa memperhatikan aspek output dari peseeta didik, peserta didik hanya terpacu dalam sebuah pelajaran yang kontekstual, bukan memahami secara real kehidupan dengan menggunakan fikiran kritis serta hati nurani yang bersih. Ini tentu menjadi tugas dan tanggung jawab kita senua, bahwa dalam banyak kasus terjadi sikap sikap yang tidak pantas bagi seorang anak usia sekolah yang melakukan tindak asusila, kriminal, dan bentuk kejahatan lainnya. Bilamana pendidikan yang terpenting adalah merubah sikap itu sendiri seshai dengan tahap perkembangan peserta didiknya

    ReplyDelete
  14. Jahidatu Lis Silmi I'la Alhaq
    16701251022
    S2 PEP B 2016

    Berdasarkan makalah yang disampaikan oleh Bapak Marsigit saya jadi lebih tahu bahwa tantangan sebenarnya dalam Kurikumum 2013 adalah Kurikulum 2013 belum mampu secara hakiki menjawab berbagai macam persoalan pendidikan, kebijakan pendidikan bahkan visi dan misi pendidikan nasional. Sedangkan untuk harapannya adalah Kurikulum 2013 diharapkan mengandung pemikiran-pemikiran untuk melakukan terobosanagar praktek pembelajaran di sekolah lebih baik yaitu menuju inovasi yang berorientasikankepada siswa.

    ReplyDelete
  15. Retno Widyaningrum
    16701261004

    Penerapan Kurikulum 2013 ternyata yang telah disampaikan Prof. Marsigit seperti ini : Persoalan lain muncul dari digunakannya pendekatan tematik dan integrative. Walaupun pendekatan pendekatan tematik dan integratif, dalam sejarah kependidikan di Indonesia bukanlahhal baru, tetapi dalam implementasinya masih menjadi kendala besar. Tiga puluh tahun terakhir tidak pernah muncul wacana pembelajaran tematik dan integratif, sehingga hal demikiansebetulnya masih menjadi hal yang baru atau asing bagi sebahagian besar guru-guru. Tidaklahmudah mengubah praktek pembelajaran dari suatu kebiasaan lama ke hal baru apalagi besertamind set nya. Diperlukan waktu yang cukup lama dan perlu dilakukan secara masal atau menjadigerakan masal (membudayakan) dengan multi pendekatan agar para guru mampu melaksanakan pendekatan tematik dan integratif dalam pembelajaran. Hal ini juga salah satu yang sepertinyadiabaikan oleh pemerintah dalam rencana implementasi Kurikulum 2013. Sehingga sebagianahli berpendapat bahwa gagasan tematik dan integratif tidak dirancang untuk pembaruan model pembelajaran siswa aktif (active learning) yang menyeluruh bagi semua mata pelajaran di setiap jenjang persekolahan seperti dikehendaki UU. Benar-benar terjadi padahal ini disampaikan pada tahun 2013 ternyata apa yang dipikirkan oleh ahli filsafat benar-benar terjadi. Sungguh luar biasa. Selanjutnya....

    ReplyDelete
  16. Retno Widyaningrum
    16701261004

    Dalam makalah Prof juga disampaiakan : Sebahagian pengamat juga menyangsikan klaim pemerintah bahwa penerapan Kurikulum 2013akan menimbulkan efek kualitatif yang signifikan bagi kemajuan bangsa. Mereka berpendapathal demikian karena masih terdapat berbagai kerancuan kompetensi inti dan dasar dengan materidibiarkan kabur, dan kurikulum dilaksanakan sebelum matang. Sementara dalam sistemkepemerintahan dan kependidikan yang ada, kedudukan Kurikulum 2013 masih bermasalah jikadikaitkan dengan fondasi, visi, substansi, psikologis dan filosofisnya. Hal demikianmenyebabkan pada rentannya atau ketidakjelasan dari arah pendidikan bangsa Indonesia kedepan menjadi tidak jelas. Dari sisi persiapan yang dilakukan oleh pemerintah untuk implementasi Kurikulum 2013,dianggap tidak cermat, tidak sistematis dan tidak mempunyai konsep yang akuntabel dan sustainable dan hanya bersifat simtomatif sekedar menghasilkan kesibukan misalnya penerbitan buku, dan penataran instant. Hal ini benar- benar menjadi kenyataan yang K-13 tidak mempunyai arah yang jelas pada tahun 2016 telah dihentikan. Lagi-lagi ahli filsafat benar-benar berpikir pada ruang dan waktu yang tepat pat pat.

    ReplyDelete
  17. Retno Widyaningrum
    16701261004

    Yang sangat sangat mengejutkan sekali berita tanggal 25 November 2016 saya telah mendengar berita di TV bahwa Ujian Nasional tahun 2017 akan di hentikan dan akan diserahkan pada daerah setempat atau setara dengan propnsi. Dan hal ini pun pun pun sesuai apa yang telah disampaiakan Prof Dr. Marsigit pada tanggal 18 Juni 2013 silam seperi ini paragraf dari makalahnya : Belum secara jelas disebutkan mengenai Metode Mengajar yang disarankan. Selama ini Gurulebih dominan mengajar secara Tradisional yaitu Transfer of Knowledge. Kurikulum 2013 sudahmulai memunculkan Eksplorasi tetapi belum secara implicit menuju Ketrampilan Hidup. Selamaini praktek pembelajaran didominasi dengan Textbook oriented. Walaupun sudah disarankanagar terdapat variasi sumber belajar, tetapi belum secara eksplisit disebutkan pentinnyaPengembangan RPP dan LKS yang sesuai dengan paradigm Explorasi dan Membangun Hidup(Life Skill). Walaupun sudah disebut pentingnya Portfolio dalam Penilaian, tetapi belum adaKomitmen untuk menghapus UAN. UAN adalah sumber permasalahan Pendidikan secara pedagogis. Sebaik apapun penataran dan teori yang diperoleh dari Kampus (LPTK) tetapi jikasudah terjun di sekolah, para guru hanya focus pada Metode Pembelajaran yang Berorientasi pada UAN. Bahkan Kepala Sekolah dengan tegas menyarankan guru agar tidak menggunakanmetode yang macam-macam, dan hanya focus pada pencapain UAN.
    Dan ternyata sekarang dalam rangka pengajuan ke Presiden RI untuk mendapatkan persetujuan penghapusan UAN tahun 2017. Subhanallah........ saya jadi semlengeren kok ya tepat sekali apa yang beliau pikirkan pada saat mau diberlakukan K-13 tahun silam. Allahu Akbar ....

    ReplyDelete
  18. Wan Denny Pramana Putra
    16709251010
    PPs Pendidikan Matematika A

    Dari file yang berjudul “Tantangan dan Harapan Kurikulum 2013”, maka saya temukan bahwa tantangan dari kurikulum 2013 adalah Kurikulum 2013 masih memuat banyak persoalan kontroversial dan secara ontologis, pedagogis, psikologis dan empiris tidak dapat dipertanggung jawabkan. Sedangkan harapannya adalah mampu memberdayakan semua potensi peserta didik untuk menguasai kompetensi yang diharapkan.

    ReplyDelete
  19. Keterpakuan pada kurikulum sebagaimana yang disajikan dalam buku teks hanya akan menyebabkan lemahnya kreativitas peserta didik dan mandulnya aspek soft skill.
    Persiapan yang dilakukan oleh pemerintah untuk implementasi Kurikulum 2013 dianggap tidak cermat, tidak sistematis, dan tidak mempunyai konsep yang accountable dan sustainable. Dianggapnya implementasi Kurikulum 2013 hanya bersifat simtomatif, sekadar menghasilkan kesibukan misalnya penerbitan buku dan penataran instan.

    Memet Sudaryanto
    S-3 PEP UNY
    16701261005

    ReplyDelete
  20. Di dalam buku teks pelajaran Bahasa Indonesia pada Kurikulum 2013 yang diterbitkan oleh Depdikbud tidak secara eksplisit memasukkan pembelajaran sastra Indonesia. Puisi-puisi memang tertera di sana tetapi tidak diikuti langkah-langkah pembelajarannya, hanya menggantung begitu saja, menghiasi awal bab tertentu.

    Saya membayangkan kurikulum ingin membunuh intuisi siswa dalam pengembangan imajinasi yang mereka miliki, dan tentunya akan ada banyak akibat fatal nantinya yang diakibatkan oleh hilangnya sastra.
    Memet Sudaryanto
    S-3 PEP UNY
    16701261005

    ReplyDelete
  21. Di sisi lain, kesetujuan saya adalah kesesuaian kurikulum dengan karakteristik peserta didik. Peserta didik pada jenjang sekolah menengah memiliki karakteristik yang unik dan berbeda dengan peserta didik jenjang sekolah dasar maupun perguruan tinggi. Masa sekolah menengah merupakan langkah menuju belajar mandiri. Banyak sekolah telah memanfaatkan rerata usia peserta didik dengan mulai membelajarkan mereka secara mandiri. Proses belajar mandiri menuntut guru untuk memetakan kebutuhan peserta didik yang digunakan sebagai sumber belajar ketika di kelas. Sumber belajar sangat representatif dengan kebutuhan peserta didik, yakni buku teks pelajaran.


    Memet Sudaryanto
    S-3 PEP UNY
    16701261005

    ReplyDelete
  22. RISKA AYU ARDANI
    16709251021
    PMAT KELAS B PPS UNY 2016

    Tujuan adanya K13 adalah bagaiamana strategi pendidikan demi mewujudkan tujuan pendidikan Nasional serta menghadapi dunia kontemptorer yang semakin memjadi jadi dan semakin maju. Mengubah tatanan dan paradigma pendidikan yang terdahulu menjadi pendidikan yang tertuju pada Student Center dengan segala karakteristiknya yang perlu diperhatikan dan pelaksanaanya yang dapat dicapai melalui model pembelajaran yang disarankan. Dalam mewujudkan itu semua bukanlkah menjadi sesuatu yang mudah bagi K13. Banyak ditemukan kendala dan hambatan, seperti prosedur yang belum efisien sehingga para pelaksana sepeerti guru, siswa, sekolah merasa kewalahan dalam mengimplementasikan. Kebiasaan terdahulu yang belum hilang dalam menjalani proses pembelajaran. Semua komponen perlu menelaah bersama sama, belajar, dan terbuka atas apa yang telah ada untuk sampai pada tujuan yang sama.

    ReplyDelete
  23. Khaerudin
    16701261009
    S3 PEP Kelas A 2016

    Banyak ketidaksiapan dari berbagai pihak sehingga dalam pelaksanaanya Kurikulum 2013 mengalami banyak yang pro dan kontra, banyak sekolah yang tidak melaksanakannya sepenuhnya kurikulum 2013 tersebut.

    ReplyDelete
  24. Khaerudin
    16701261009
    S3 PEP Kelas A 2016

    Titik tekan pengembangan Kurikulum 2013 adalah penyempurnaan pola pikir, penguatan tata kelola kurikulum, pendalaman dan perluasan materi, penguatan proses pembelajaran, dan penyesuaian beban belajar agar dapat menjamin kesesuaian antara apa yang diinginkan dengan apa yang dihasilkan. Pengembangan kurikulum menjadi amat penting sejalan dengan kontinuitas kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni budaya serta perubahan masyarakat pada tataran lokal, nasional, regional, dan global di masa depan. Aneka kemajuan dan perubahan itu melahirkan tantangan internal dan eksternal yang di bidang pendidikan pendidikan. Karena itu, implementasi Kurikulum 2013 merupakan langkah strategis dalam menghadapi globalisasi dan tuntutan masyarakat Indonesia masa depan.

    ReplyDelete
  25. Khaerudin
    16701261009
    S3 PEP Kelas A 2016

    Pengembangan Kurikulum 2013 dilaksanakan atas dasar beberapa prinsip utama. Pertama, standar kompetensi lulusan diturunkan dari kebutuhan. Kedua, standar isi diturunkan dari standar kompetensi lulusan melalui kompetensi inti yang bebas mata pelajaran. Ketiga, semua mata pelajaran harus berkontribusi terhadap pembentukan sikap, keterampilan, dan pengetahuan peserta didik. Keempat, mata pelajaran diturunkan dari kompetensi yang ingin dicapai. Kelima, semua mata pelajaran diikat oleh kompetensi inti. Keenam, keselarasan tuntutan kompetensi lulusan, isi, proses pembelajaran, dan penilaian. Aplikasi yang taat asas dari prinsip-prinsip ini menjadi sangat esensial dalam mewujudkan keberhasilan implementasi Kurikulum 2013.

    ReplyDelete
  26. Khaerudin
    16701261009
    S3 PEP Kelas A 2016

    Kurikulum berbasis kompetensi yang tergambar dalam tantangan zaman di saat ini merupakan sebuah fakta bahwa pendidikan di Indonesia mengharuskan terjadinya perubahan bukan penyesuian karena dengan kelemahan metodologi pembelajaran di sekolah dan interaksi yang terjadi dalam pembelajaran kini tidak lagi membuat siswa menjadi kreatif dan inovatif dalam perkembangan daya berfikir sehingga mempengaruhi hasil bahkan nilai ujian yang tergambarkan secara integratif dengan perkembangan siswa saat ini yang tak mencerminkan nilai dari tujuan pendidikan.

    ReplyDelete
  27. Syahrial
    16701251015
    S2 PEP kelas B 2016
    Tantangan dan harapan kurikulum 2013 adalah bahwa kita harus menyadari mutu pendidikan kita harus meningkat dan setara dengan pendidikan di luar negeri, dan yang menjadi tantangan adalah dalam menerapkan K13 tersebut yang masih sangat sulit baik guru yang sulit menerapkan maupn murid yang tidak sesuai dengan gaya metode saintifik yang di terapkan di K13 yang memiliki 5 sintak Mengamati, Menanya, Mengumpulkan informasi, Mengolah informasi, dan mengkomunikasikan. menerpkan inilah supa terlaksana PBM yang di harapkan menjadi tantangan bagi guru, lembaga pendidikan dan pemerintah. sedangkan harapan di balik itu semua yaitu dengan menerapakan K13 di harapkan mutu pendidikan kita menjadi lebih baik lagi dan setara dengan pendidikan di luar negeri.

    ReplyDelete
  28. ULFA LU'LUILMAKNUN
    16709251022
    S2 Pendidikan Matematika 2016 Kelas B

    Assalamualaikum Wr.Wb.

    Tantangan kurikulum 2013 adalah bagaimana guru memilih metode yang inovatif, menyenangkan, kontekstual, efektif, efisien, dan bermakna dalam pembelajaran. Pengembangan perangkat dan media pembelajaran juga menjadi sangat penting, RPP dan LKS perlu dikembangkan selaras dengan kompetensi dasar, asumsi, paradigm, dan teori belajar-mengajar. Penting juga bagaimana guru membangun kesadaran siswa untuk dapat menemukan atau menerapkan ide-idenya sendiri. Harapan kurikulum 2013 adalah pembelajaran bisa lebih berpusat pada siswa, siswa dapat mengembangkan kreativitasnya, menciptakan kondisi yang menyenangkan dalam pembelajaran, pembelajaran dapat bermuat nilai, estetika, logika, dan kinestetika dan menyediakan pengalaman yang belajar yang beragam.

    Wassalamualaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  29. Dewi Saputri
    13301241068
    Pendidikan Matematika I 2013

    Harapannya dengan kurikulum 2013 siswa dapat aktif dalam belajar, dan pembelajaran menjadi student centered. Tantangannya adalah bagaimana semua elemen yang menjadi faktor berhasilnya turut lebih baik juga, seperti kualitas guru dan fasilitas belajar

    ReplyDelete
  30. Dewi Saputi
    13301241068
    Pendidikan Matematika I 2013

    Tantangan bagi guru memang besar, guru harus selaras dengan kebijakan pemerintah dan dituntut untuk terbuka dan berinovasi. Apalagi potensi dan feedback dari siswa berbeda-beda. Tidak semua siswa cocok dengan suatu metode pembelajaran, bahkan ada yang lebih suka dijelaskan. Disini adalah tantangan guru untuk beralih dari tradisional sekaligus membuat siswa agar termotivasi. Tetapi tantangan ini juga berlaku bagi pemerintah agar kurikulum 2013 bisa lebih siap lagi diterapkan di Indonesia

    ReplyDelete
  31. Siti Mufidah
    13301241036
    Pendidikan Matematika A 2013

    Kurikulum 2013 menjadi upaya untuk dapat mewujudkan generasi yang intelektual dan berkarakter. Dalam implementasi atau penerapan kurikulum 2013, terdapat beberapa kendala yang dapat menjadi tantangan bagi pendidik dan peserta didik yaitu sistem pembelajaran yang berbeda, sehingga kita kurang terbiasa dengan sistem tersebut dan perlu penyesuaian yang agak lama. Harapan diterapkannya kurikulum 2013 yaitu sistem pendidikan lebih baik dan maju, dapat memperbaiki kelemahan dari kurikulum sebelumnya, serta dapat mewujudkan sistem pembelajaran ke arah yang baik sehingga terwujud peserta didik yang intelektual dan berkarakter. Terima kasih.

    ReplyDelete
  32. Budi Yanto
    16709251024
    P. Mat S2 Kelas B 2016
    Penerapan K13 diharapkan dapat memberikan kontribusi besar didalam dunia pendidikan di Indonesia. K13 diharapkan bukan hanya sebagai jargon ganti mentri ganti kurikulum yang selama ini melekat dipikiran masyarakat. Tetapi K13 diharapkan sebagai Revisi dari kurikulum-kurikulum sebelumnya. Perbaikan dari Kurikulum hingga ujung tombak pendidikan yaitu guru. Pembelajaran yang diharapkan mampu memberikan kontribusi besar dalam membangun pengetahuan siswa, sehingga dapat membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Pembelajaran bukan berpusat kepada guru tetapi berpusat kepada siswa. Hal ini yang merupakan tantangan baru bagi guru dan praktisi pendidikan lainnya, mengubah mindset pembelajaran yang awalnya hanya dengan ceramah tetapi lebih mengedepankan keaktifan siswa, siswanya yang membangun pengetahuannya serta mengharuskan adanya inovasi dari pendidik untuk memberikan dan memfasilitasi siswa dalam membangun pengetahuannya.

    ReplyDelete
  33. Kurikulum 2013 diharapakan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Pendekatan dan metode yang diterapkan dikemas sedemikian rupa sehingga menuntut siswa menjadi lebih aktif dan mandiri serta tidak pasif lagi hanya menerima transfer ilmu dari guru seperti dulu. Guru diharapkan menjadi fasilitator dalam pencapaian tujuan pembelajaran. Oleh karena itu, pemerintah terus melakukan perubahan kurikulum demi peningkatan mutu pendidikan di Indoseia. Namun sayang, tidak semua sistem serta merta berhasil dalam penerapannya, seperti kurikulum 2013 yang masih banyak mengalami hambatan seperti kurangnya sosialisai, kurangnya kemampuan guru dalam bidang IT untuk menunjang proses pembelajaran, serta belum meratanya sarana dan prasarana di seluruh Indonesia. Jadi marilah kita saling bekerja sama untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu dan merata di seluruh Indonesia.

    Triwid Syafarotun Najah
    16701261011
    PEP S3 (A) 2016

    ReplyDelete
  34. Rhomiy Handican
    16709251031
    PPs PEndidikan Matematika B 2016

    implementasi kurikulum 2013 banyak memiliki tantangan dalam implementasinya, mulai dari peninjauan dari segi kualitas guru, fasilitas yang ada, hingga karakteristik siswa yang bisa dikatakan belum siap akan kurikulum 2013 yang lebih menekankan pada proses ilmiah atau saintifik. dewasa ini pendidikan diindonesia masih bergantung kepada guru sebagai pemberi ilmu pengetahuan, akibatnya kurikulum 2013 terasa sulit untuk diterapkan. namun dari itu semua saya berharap juga semoga kurikulum 2013 dapat di implementasikan secara merata dan dapat di terapkan dengan baik oleh guru-guru yang ada. dan semoga pendidikan indonesia lebih maju dan merata.

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id