Mar 25, 2015

Referensi Berbagai Teori Belajar dan Mengajar

Aslm, berikut saya akseskan referensi untuk mendalami berbagai macam teori belajar dan mengajar



untuk para mahasiswa S1 Ethnomathematics, S2 Learning Trajectory, S3 Kajian Kurikulum Matematika, dan S3 StudiMandiri Bidang Matematika SD:
(Saran: Belajar dari pengalaman yg sudah, agar para mahasiswa menyegerakan diri untuk mengakses kalau perlu mendokumentasi file-file yang dianggap bermanfaat, karena web tersebut bisa saja sewaktu-waktu off-line atau berganti identitas, terlebih jika banyak pengunjungnya). 
http://etec.ctlt.ubc.ca/510wiki/User:Cash/test
https://www.youtube.com/watch?v=jm559ucUePg   (Jerome Bruner lengkap)

Salam, dosen ybs,

Marsigit

11 comments:

  1. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Guru sebaiknya memperhatikan tingkat kematangan siswanya dalam belajar. Menurut teori tahap perkembangan, Jean Piaget membagi anak berdasarkan usia dan tingkat kematangannya. Sebaiknya guru memperhatikan teori ini, sehingga guru dapat memfasilitasi siswa sesuai dengan tingkat kematangannya agar konsep yang dipelajari siswa dapat dipahami dengan baik. Oleh karena itu, guru tidak mungkin mengajarkan matematika formal pada siswa SD karena siswa SD tidak dapat memahami matematika formal dengan baik.

    ReplyDelete
  2. Assalam’alaikum wr.wb.

    Terima kasih kepada bapak Prof. Marsigit, telah menunjukkan Link untuk belajar lebih banyak tentang teori belajar dan mengajar. Pemahaman guru tentang teori belajar merupakan salah satu faktor pendukung keberhasilan pembelajaran di sekolah. Seorang guru sangat perlu memperoleh wawasan tentang teori belajar agar dapat menerapkannya dalam pelaksanaan pembelajaran di dalam kelas. Wawasan tersebut diharapkan menjadi acuan bagi guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran, dewasa dan berwibawa dalam mengajar, memahami peserta didik, memahami bagaimana seharusnya proses pembelajaran berlangsung, serta menilai pelaksanaan pembelajarannya sendiri. Teori belajar behaviorisme dan teori belajar kognitifisme berbeda dengan teori belajar konstruktivisme. Teori belajar konstrutivisme adalah teori pembelajaran yang berfokus pada produk akhir serta menekankan pada proses pembelajaran yang terjadi. Penilaian teori konstruktivisme adalah penilaian otentik, penilaian kinerja dan penilaian fortofolio. Penilaian Berbera dari ketidakpuasan terhadap pendekatan penilain sumatif yang tidak dapat membedakkan kemampuan individu siswa secara menyeluruh. Sememtara teori belajar toeri belajar behaviorisme dan kogninitifisme penilaiannya cenderung subyektif dalam menilai siswa. Penilaian dalam teori belajar konstruktivisme diadopsi dalam penerapan kurikulum 2013.

    ReplyDelete
  3. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Terimakasih atas referensi teori belajar dan mengajar yang telah diberikan, memang beberapa sudah saya dapatkan dapat perkuliahan selama ini, namun dengan adanya referensi ini saya sagat berterimakasih kepada Prof Marsigit. Referensi ini sangat membantu kita sebagai calon pendidik untuk lebih memahami berbagai macam teori belajar dan mengajar.

    ReplyDelete
  4. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Dari artikel yang dijelaskan dalam http://etec.ctlt.ubc.ca/510wiki/PBL_and_Math_Education bahwa perbedaan pembelajaran tradisional dan PBL adalah jika dalam pembelajaran tradisional, peran guru lebih dominan dalam proses pembelajaran. Sedangkan dalam PBL, siswa lebih dominan. Pembelajaran yang terjadi berpusat pada siswa. Siswa berperan aktif dalam pembelajaran. Oleh karena itu peran guru dan siswa bergeser. Peran guru dalam pembelajaran PBL adalah memfasilitasi dan bekerjasama dengan siswa untuk mengembangkan pengetahuan dari proses pemecahan masalah.

    ReplyDelete
  5. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Dari arttikel diatas saya tertarik pada link https://www.youtube.com/watch?v=0XwjIruMI94 (Piaget lengkap) di video ini dijelaskan secara jelas tentang teori piaget dan bagaimana pengajaran kepada siswa sesuai kategor yang digolongkan pada teori piaget. Terimakasih prof telah memberikan saya kesempatan untuk mempelajari berbagai teori belajar dari link di atas.

    ReplyDelete
  6. Eka Dina Kamalina
    14301241055
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Link-link tersebut sangat bermanfaat bagi seorang calon pendidik. Karena sebagai calon pendidik, pengetahuan tentang materi yang akan diajarkan saja tidaklah cukup, seorang pendidik harus dibekali dengan psikologi pendidikan, strategi pembelajaran dsb sebagai jalan dalam menyampaikan pengetahuan yang dimiliki. Karena sesungguhnya, pendidik dikatakan berhasil dalam mendidik siswa-siswinya apabila pengetahuan tersebut bermakna bagi mereka. Terima kasih Prof, karena telah menyediakan jalan bagi kami untuk menuju gerbang ilmu yang kami butuhkan.

    ReplyDelete
  7. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Sebelumnya saya sangat berterima kasih kepada pak prof marsigit karena telah memberikan sumber referensi yang sangat-sangat berguna. Apalagi lagi menyangkut masalah belajar mengajar yang mana erat kaitannya dengan pembelajaran. Untk mencapai kesuksesan pembelajarna dibutuhkan suatu pendekatan, model , strategi dan metode belajar yang tepat walaupun tidak semua itu bisa berlaku pada pembalajaran yang lain.

    ReplyDelete
  8. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Dari referensi yan prof berikan saya bisa menyimpulkan bahwa pembelajaran scaffolding dapat diartikan sebagai suatu teknik pemberian dukungan belajar secara terstruktur, yang dilakukan pada tahap awal untuk mendorong siswa agar dapat belajar secara mandiri.

    ReplyDelete
  9. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D
    Evaluasi terhadap pembelajaran konstruktivis meliputi evaluasi formatif dan sumatif. Evaluasi formatif menekankan pada proses dan tujuannya lebih kepada perbaikan mutu pembelajaran; sedangkan evaluasi sumatif menekankan pada hasil

    ReplyDelete
  10. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Dalam pembelajaran, memang kurang efektif jika siswa pasif artinya teacher-centered. Oleh karenanya diperlukan model pembelajaran inovatif sepeti yang bapak lampirkan di http://etec.ctlt.ubc.ca/510wiki/PBL_and_Math_Education tentang Problem Based Learning. PBL juga merupakan salah satu model pembelajaran yang disarankan untuk diterapkan di Kurikulum 2013 Model pembelajaran ini membantu siswa untuk meningkatkan kemampuan dalam memecahkan masalah.

    ReplyDelete
  11. Isna Nur Hasanah H
    14301244009
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Terima kasih kepada bapak Prof. Marsigit telah memberikan bekal kepada kami untuk belajar lebih mendalam mengenai berbagai teori belajar dan mengajar. Berbagai teori belajar mengajar tentunya memiliki berbagai manfaat ataupun kebaikan, salah satunya adalah mengenai PBL. Seperti yang dijelaskan dalam http://etec.ctlt.ubc.ca/510wiki/PBL_and_Math_Education, dengan menggunakan PBL akan memungkinkan peserta didik untuk menjadi lebih bertanggung jawab dan mandiri, menunjukkan kepada siswa bahwa ada banyak cara untuk memecahkan masalah dan mungkin juga ada lebih dari satu jawaban atas masalah tersebut, membuat siswa dapat bekerja sama dan saling berkolaborasi dalam suatu kelompok untuk menyelesaikan permasalahan matematika, serta dapat meningkatkan motivasi diri dan berpikir kritis.

    ReplyDelete