Nov 5, 2014

Hubungan Antar Aliran Filsafat, Filsafat Ilmu Dan Filsafat Matematika




Berikut saya sampaikan hasil sintesis saya perihal hubunan antara aliran-aliran filsafat.

      Hubungan Antar Aliran Filsafat, Filsafat Ilmu Dan Filsafat Matematika (Diagram dibuat oleh Marsigit)

66 comments:

  1. Wan Denny Pramana Putra
    16709251010
    PPs Pendidikan Matematika A

    Dari gambar di atas yang dapat saya simpulkan adalah dimulai dari pendangan para filsuf dengan berbagai aliran filsafat. Kemudian dikelompokkan dari aliran-aliran tersebut menjadi beberapa kelompok ilmu yang termasuk dalam filsafat ilmu. Selanjutnya dari beberapa kelompok filsafat ilmu dipersempit lagi ruang lingkupnya sehingga membentuk filsafat matematika. Filsafat matematika ini merupakan hasil klasifikasi dari aliran filsafat dan filsafat ilmu. Filsafat matematika itu sendiri terbagi menjadi dua yaitu matematika absolut/formal dan matematika konstruktivistik. Matematika absolut/formal biasa digunakan dalam matematika perguruan tinggi sedangkan matematika konstruktivistik biasa digunakan untuk matematika tingkat sekolah dasar dan menengah.

    ReplyDelete
  2. RISKA AYU ARDANI
    PMAT KELAS B PPS UNY 2016


    filsafat ilmu digunakan untuk menganalisis ilmu pengetahuan dan caracara bagaimana pengetahuan ilmiah itu diperoleh. filsafat ilmu adalah segenap pemikiran yang reflektif terhadap persoalan mengenai segala hal yang menyangkut landasan ilmu maupun hubungan ilmu dengan segala segi dari kehidupan manusia. muncullah problemproblem dalam filsafat ilmu itu sendiri seperti : konsep dasar ilmu, hakikat dari ilmu, batasbatas dari ilmu dan sebagainya. Adapun dalan filsafat ilmu membicarakan kategori serta metode yang digunakan dalam kelompok ilmu tertentu seperti ilmu matematika. Aliran ilmu filsafat muncul di dalam prosesnya seperti : rasionalisme (pengetahuan diperoleh dari akal), empirisme (pengalaman adalah sumber pengetahuan) dan sebagainya. Ilmu Matematika muncul menurunkan dasar dasar filsafat ilmu sendiri

    ReplyDelete
  3. Firda Listia Dewi
    16701251014
    PEP S2 Kelas B

    Berdasarkan Peta struktur diatas, terdapat dua aliran yaitu aliran formal (Absolutism) dan aliran konstruktivisme (Constructivism). Aliran formal lebih sesuai digunakan pada peserta didik tingkat lanjut. Sedangkan aliran konstruktivisme sebaiknya digunakan pada peserta didik tingkat dasar. Sehingga setelah pemahaman peserta didik tingkat dasar telah berhasil dibangun, maka dapat dilanjutkan pada tingkat selanjutnya karena telah mempunyai dasar yang kuat.

    ReplyDelete
  4. Dewi Saputri
    13301241068
    Pendidikan Matematika I 2013

    Berdasarkan diagram tersebut, dalam constructivist, meaningful mathematics must be constructed. Dalam teori tersebut, dalam pembelajaran matematika siswa mencari makna melalui pengalaman-pengalaman. Oleh karena itu dalam pembelajaran diharapkan dapat memfasilitasi untuk membangun pengetahuan mereka sendiri melalui pengalaman.

    ReplyDelete
  5. Afifah Nur Indah Sari
    13301244006
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Pendidikan sebagai usaha sadar bagi pengembangan manusia dan masyarakat, mendasarkan pada landasan pemikiran tertentu. Dengan kata lain, upaya memanusiakan manusia melalui pendidikan, didasarkan atas pandangan hidup atau filsafat hidup, latar belakang sosio-kultural dan pemikiran psikologis tertentu. Dasar dari pendidikan adalah filsafat, pandangan hidup dalam suatu masyarakat tertentu sehingga filsafat sebagai dasar yang memberikan pandangan luas tentang realita menentukan model pendidikan manusianya.

    ReplyDelete
  6. Afifah Nur Indah Sari
    13301244006
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Filsafat memiliki hubungan yang erat dengan pendidikan, filsafat memberi pandangan yang luas tentang realita, termasuk pandangan dunia dan pandangan hidup. Jika semuanya digunakan dalam praktek pendidikan maka akan memberi landasan tentang tujuan dan metodologi pendidikan.

    ReplyDelete
  7. Afifah Nur Indah Sari
    13301244006
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Pendidikan merupakan salah satu alat untuk mencapai tujuan negara, di dalam pendidikan tercermin juga tujuan negara dan spesifikasi manusia hasil pendidikan. Dengan kata lain, pendidikan merupakan alat yang bergerak sebagai variabel bebas yang bisa dimanipulasi oleh subjeknya-dalam hal ini adalah tujuan negara-sehingga terbentuklah sebuah masyarakat yang terdidik dari pendidikan tersebut

    ReplyDelete
  8. Afifah Nur Indah Sari
    13301244006
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Pendidikan haruslah bermuatan nilai yang dapat mengayomi masyarakat, pendidikan haruslah menjadi solusi bagi masyarakat sehingga menghapus kesenjangan yang dibuat ideologi liberal yang memisahkan antara pendidikan dan masyarakat, dan Indonesia bukanlah berideologi liberal namun berideologi Pancasila, yang didalamnya telah mencanangkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

    ReplyDelete
  9. Afifah Nur Indah Sari
    13301244006
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Prinsip-prinsip filsafat politik menjadi dasar munculnya ideology politik. Ideology berbeda dengan filsafat yang sifatnya merenung, ideology mempunyai tujuan untuk menggerakkan kegiatan dan aksi. Ideology yang berkembang dipengaruhi oleh kejadian-kejadian dan pengalaman-pengalaman dalam masyarakat dimana ia berada, dan sering harus mengadakan kompromi serta perubahan-perubahan yang cukup luas

    ReplyDelete
  10. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    Filsafat memiliki hubungan yang erat dengan pendidikan, filsafat memberi pandangan yang luas tentang realita, termasuk pandangan dunia dan pandangan hidup.Dengan kata lain, pendidikan merupakan alat yang bergerak sebagai variabel bebas yang bisa dimanipulasi oleh subjeknya-dalam hal ini adalah tujuan negara-sehingga terbentuklah sebuah masyarakat yang terdidik dari pendidikan tersebut

    ReplyDelete
  11. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    IdeologI yang berkembang dipengaruhi oleh kejadian-kejadian dan pengalaman-pengalaman dalam masyarakat dimana ia berada, dan sering harus mengadakan kompromi serta perubahan-perubahan yang cukup luas Pendidikan sebagai usaha sadar bagi pengembangan manusia dan masyarakat, mendasarkan pada landasan pemikiran tertentu. Dengan kata lain, upaya memanusiakan manusia melalui pendidikan, didasarkan atas pandangan hidup atau filsafat hidup, latar belakang sosio-kultural dan pemikiran psikologis tertentu.

    ReplyDelete
  12. Syahrial
    16701251015
    S2 PEP kelas B 2016
    hubungan Antar Aliran Filsafat, Filsafat Ilmu Dan Filsafat Matematika yang di gambarkan dalam diagram di atas adalah bahwa aliran filsafat tersebut membentuk menjadi satu bagian yang dinamakan sebagai filsafat ilmu dan setelah itu filsafat ilmu terpecah lagi sehingga muncullah filsafat matematika, namun pada dasarnya munculnya filsafat matematika di dasari oleh rasional, logis, empiris dan analitik, sehingga kumpulan tersebuk ter konstruk secara rapi.

    ReplyDelete
  13. Seftika Anggraini
    13301241013
    Pendidikan Matematika I 2013

    Dari diagram tersebut, yang dapat saya tangkap yaitu filsafat matematika berasal dari aliran-aliran filsafat oleh tokoh-tokohnya, seperti Platonism oleh Plato. Kemudian berkembang menjadi filsafat ilmu. Dan akhirnya berkembang lagi menjadi filsafat matematika yaitu absolutism yang bersinergi dengan contructivism.
    Terima kasih

    ReplyDelete
  14. Khaerudin
    16701621009
    S3 PEP Kelas A 2016

    Mencoba menganalisa dari gambar yang di sajikan oleh Prof. Marsigit tentang hubungan antar aliran filsafat, filsfat ilmu, dan filsafat matematika.
    Sebenar-benar filsafat adalah penjelasan setiap kata-kata bisa dihubungkan dengan para filsuf. Pada dasarnya filsafat matematika merupakan turunan dari filsafat pendidikan, sedangkan filsafat pendidikan merupakan turunan dari filsafat ilmu, sedangkan filsafat ilmu yang merupakan turunan dari aliran-aliran filsafat itu sendiri yang menjadi dasarnya filsafat ilmu dan filsafat matematika.

    ReplyDelete
  15. Andina Yuliana Dewi
    13301241007
    P.Matematika I 2013

    Dari diagram di atas saya dapat belajar bahwa para filsuf memiliki pandangan yang berbeda-beda yang melahirkan aliran filsafat. Dari aliran-aliran tersebut, dibuatlah kelompok-kelompok ilmu yang termasuk dalam filsafat ilmu. Hal ini kemudian di reduksi lagi sampai pada filsafat matematika.

    ReplyDelete
  16. Andina Yuliana Dewi
    13301241007
    P.Matematika I 2013

    Filsafat matematika dibagi menjadi dua yaitu matematika formal (Absolutism) dan matematika konstrutivistik (Constructivism). Matematika formal lebih sesuai digunakan pada peserta didik tingkat lanjut. Sedangkan matematika konstruktivisme lebih cocok digunakan pada peserta didik tingkat dasar.

    ReplyDelete
  17. Wadiyono
    16701251021
    Penelitian dan Evaluasi Pendidikan S2 2016

    Berdasar Diagram tersebut diata, ada beberapa hal dapat saya kaji pemahamannya sebagai berikut....
    Filsafat adalah ilmu yang berusaha mencari sebab yang sedalam-dalamnya bagi segala sesuatu berdasarkan pikiran atau rasio dari yang ada dan yang mungkin ada. Filsafat adalah pandangan hidup dari seseorang orang yang merupakan konsep dasar mengenai kehidupan yang dicita-citakan sesuai dengan kaidah ruang dan waktunya
    Serdangkan Filsafat ilmu merupakan suatu bagian filsafat, yang mencoba berbuat bagi ilmu tertentu yang berasal dari seluruh pengalaman manusia. Filsafat melakukan dua macam hal : di satu pihak, ini membangun teori-teori tentang manusia dan alam semesta ( naturalis dan realis ), dan menyajikannya sebagai landasan-landasan bagi keyakinan ( spiritualitas) dan tindakan ( empirisnya); di lain pihak, filsafat memeriksa secara kritis segala hal yang sebagai suatu landasan ( fundamental/pondasi ) bagi keyakinan atau tindakan, termasuk teori-teorinya sendiri...

    ReplyDelete
  18. Taofan Ali Achmadi
    16701251001
    PPs PEP B 2016

    Dari gambar di atas menggambarkan bagiamana filsafat matematika menjadi cabang dari filsafat yang mengkaji anggapan-anggapan filsafat, dasar-dasar, dan dampak-dampak matematika. Jika dilihat dari proses diagram alirnnya ternyata Filsafat ilmu dalam matematika adalah telaah filsafat pada aspek – aspek matematika yang melibatkan keberadaan, kebenaran, logika, berfikir dediktif dan induktif dari para tokoh – tokoh filsafat matematika dunia diantaranya, yaitu Thales , Pythagoras, Plato, Decrates, Ecluides , kant, Hume , russel dll.

    ReplyDelete
  19. Wadiyono
    16701251021
    Penelitian dan Evaluasi Pendidikan S2 2016

    Makna kehidupan dan bagaimana seharusnya kita menjalaninya merupakan masalah yang klasik, yang hingga sekarang susah untuk ditetapkan oleh pemahaman filsafat mana yang paling benar dan yang seharusnya kita anut. Sudut pandang yang digunakan berbeda sehingga menghasilkan filsafat yang berbeda pula. Dari beberapa banyak aliran filsafat, diantaranya adalah aliran Platoisme, aliran aliran rasionalisme, aliran logikaisme, dan aliran lainnya. Dari antara aliran- aliran tersebut yang satu dan yang lainnya ada yang saling bertentangan dan ada pula yang memiliki konsep dasar sama. Akan tetapi meskipun bertentangan, bukanlah untuk saling dipertentangkan. Justru dengan banyaknya aliran atau paham yang sudah diperkenalkan oleh tokoh-tokoh filsafat, kita dapat memilih cara yang pa¬s dengan persoalan yang sedang dan akan di hadapi dalam membangun dan mengembangkan Pengetahuan...

    ReplyDelete
  20. Retno Widyaningrum
    16701261004
    S3 PEP A
    Filsafat matematika berperan menyediakan landasan/fondasi pengetahuan matematis yang sistematis dan yang secara absolut dapat melindungi landasan tersebut dari berbagai macam kontradiksi dan paradok dalam kaitannya dengan kebenaran matematis. Peran yang seperti ini berkaitan dengan dasar-dasar landasan matematika yang telah dikembangkan oleh aliran absolutisme yang menjadi pusat dari seluruh filsafat matematika, saat ini

    ReplyDelete
  21. Retno Widyaningrum
    16701261004
    S3 PEP A
    Esensi dari filsafat matematika adalah sejumlah usaha untuk melakukan rekonstruksi (penyusunan kembali atau penulisan ulang) terhadap sejumlah pengetahuan matematika yang tercerai-berai selama bertahun-tahun yang
    diberikan dalam aturan atau urutan tertentu. Jadi filsafat adalah fungsi dari waktu, dan fisafat dapat menjadi ketinggalan jaman atau harus berbenah dan berubah sejalan dengan bertambahnya pengalaman dan pengetahuan baru. Mempelajari filsafat tidakakan lepas untuk tidak mempelajari tokoh-tokoh pada zamannya, dan mempunyai pendapat-pendapat yang sama sehingga menyatu menjadi aliran-aliran yang berkembang, ada beberapa aliran filsafat matematika (1) Platonisme, (2) Absolutisme, (3) Logisisme, (4) Intuisionisme, (5) Falibilisme.

    ReplyDelete
  22. Ika Dewi Fitria Maharani
    PPs UNY P.Mat B
    16709251027

    Dari diagram diatas kita dapat melihat bahwa setiap aliran filsafat itu berhubungan antara satu dengan yang lain. Setiap aliran itu ada yang saling melengkapi namun ada juga yang bersifat kontradiksi. Hal itu wajar, karena filsafat adalah hasil olah pikir para filsuf. Seperti halnya kita dan orangtua kita yang tinggal satu rumah namun bisa berbeda pemikiran, apalagi para filsuf yang mungkin malah belum pernah bertemu, maka hal itu sangat wajar. Mempelajari pikiran para filsuf akan membuat kita mengerti pola pikirnya. Disanalah kita akan menjadi pribadi yang lebih bijaksana menghadapi perbedaan yang ada, karena perbedaan itulah pertanda kita masih berada di dunia ynag bersifat plural ini.

    ReplyDelete
  23. Ummi Santria
    16709251008
    S2 Pend. Mat Kelas A – 2016

    Aliran filsafat pada dasarnya adalah cara seseorang memandang sesuai dengan persepsi terhadap sesuatu hal atas keyakinan yang dipunya. Para filsuf merupakan tokoh-tokoh pencetus adanya aliran filsafat dari zaman yunani kuno sampai zaman kontemporer. Dimana hubungan antara aliran filsafat para filsuf dengan ilmu merupakan interaksi menyangkut suatu tujuan yang lebih jauh dari filsafat. Kemudian untuk filsafat matematika yang merupakan cabang filsafat yang bertujuan untuk merenungkan dan menjelaskan sifat dari matematika. Peran filsafat matematika adalah untuk memberikan landasan yang sistematis dan absolut untuk pengetahuan matematika, yaitu dalam nilai kebenaran matematika. Dan asumsi ini merupakan dasar dari aliran filsafat. Maka hubungannya ketiga saling terkait.

    ReplyDelete
  24. ANDI SRI MARDIYANTI SYAM
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillahirrahmanirrahim
    Assalamu Alaikum Wr. Wb.,

    Filsafat dan Matematika memiliki kaitan yang sangat erat. Keduanya memiliki sejarah keterkaitan antara satu dengan yang lain sejak jaman Yunani Kuno. Kedua cabang ilmu ini tumbuh bersama sebagai buah dari pemirikan seorang filsuf terkenal yaitu Pythagoras. Ia memandang bahwa segenap gejala alam merupakan hasil pengungkapan inderawi juga perbandingan-perbandingan matematis. Salah satu filsuf ternama, Plato juga mempertegas hal tersebut. Menurutnya, geometri merupakan pengetahuan ilmiah yang dilatarbelakangi akal murni menjadi kunci ke arah pengetahuan dan kebenaran-kebenaran filsafat.

    Sekian, terima kasih.
    Wassalamu Alaikum Wr. Wb.

    ReplyDelete
  25. ANDI SRI MARDIYANTI SYAM
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillahirrahmanirrahim
    Assalamu Alaikum Wr. Wb.,

    Definisi filsafat berbeda-beda sesuai dengan filsafat yang kita terima. Hal ini diungkapkan oleh Rusell. Menurutnya, Satu-satunya hal yang dapat kita katakan untuk memulainya yakni adanya masalah-masalah tertentu yang menarik perhatian orang. Masalah-masalah ini sedemikian rupa keadaanya sehingga menimbulkan keragu-raguan terhadap apa yang lazimnya disebut pengetahuan. Dan jika keragu-raguan ini harus diberi jawaban, maka ini hanya dapat dilakukan dengan mengadakan penyelidikan yang khusus yang dinamakan filsafat.

    Sekian, terima kasih.
    Wassalamu Alaikum Wr. Wb.

    ReplyDelete
  26. ANDI SRI MARDIYANTI SYAM
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillahirrahmanirrahim
    Assalamu Alaikum Wr. Wb.,

    Selain itu, menurut Kattsoff (2004), filsafat merupakan pemikiran secara sistematis dan kegiatan kefilsafatan ialah merenung. Perenungan kefilsafatan ialah percobaan untuk menyusun suatu sistem pengetahuan yang rasional, yang memadai untuk memahami dunia tempat kita hidup, maupun untuk memahami diri kita sendiri. Dalam arti tertentu, perenungan kefilsafatan dapat dipandang sebagai pertentangan di antara alternatif– alternatif yang masing–masing berpegangan pada unsur atau segi yang penting, dan kemudian mencoba mengujinya pada pengalaman, kenyataan empirik, dan akal.

    Sekian, terima kasih.
    Wassalamu Alaikum Wr. Wb.

    ReplyDelete
  27. ANDI SRI MARDIYANTI SYAM
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillahirrahmanirrahim
    Assalamu Alaikum Wr. Wb.,

    Filsafat merupakan ilmu yang mempelajari setiap hal yang ada di dunia ini sehingga filsafat merupakan ilmu dengan cakupan yang sangat luas. Bahkan, dalam kehidupan sehar-hari pun tanpa disadari kita selalu berfilsafat. Filsafat secara sederhana bisa diartikan belajar mengenai hidup dan kehidupan di mana objek kajiannya meliputi yang ada dan yang mungkin ada. Jika dikaitkan dengan konteks filsafat, maka belajar matematika adalah belajar menggunakan logika dan intuisi sehingga matematika tidak hanya dipandang sebatas ilmu, melainkan juga kegiatan.

    Sekian, terima kasih.
    Wassalamu Alaikum Wr. Wb.

    ReplyDelete
  28. ANDI SRI MARDIYANTI SYAM
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillahirrahmanirrahim
    Assalamu Alaikum Wr. Wb.,

    Bisa dikatakan bahwa matematika merupakan bentuk logika tertinggi hasil pemikiran manusia. Dilukiskan dalam bentuk sistem simbolis dari kegiatan pemikiran serta struktur yang teratur dari teori bilangan dan ruang. Selain itu, matematika menyediakan sistem logika dan juga model matematis bagi ilmu-ilmu lainnya dari berbagai segi kegiatan keilmuan. Sehingga dari model inilah matematika dipergunakan untuk mengkomunikasikan hukum keilmuan dan hipotesis.

    Sekian, terima kasih.
    Wassalamu Alaikum Wr. Wb.

    ReplyDelete
  29. Asri Fauzi
    16709251009
    Pend. Matematika S2 Kelas A 2016
    Dasar semua ilmu pengetahuan berasal dari para filsuf. Filsafat-filsafat para filsuf terdahulu kemudian semakin berkembang dan melahirkan filsuf-filsuf yang baru. Dengan semakin berkembangnya filsuf-filsuf baru lahirlah filsafat matematika, contoh filsuf matematika yang terkenal adalah phytagoras, musa al-khawarizmi, dan lain-lain. Filsafat matematika ini merupakan hasil klasifikasi dari aliran filsafat dan filsafat ilmu. Filsafat matematika itu sendiri terbagi menjadi dua yaitu matematika absolut/formal dan matematika konstruktivistik. Matematika absolut/formal biasa digunakan dalam matematika perguruan tinggi sedangkan matematika konstruktivistik biasa digunakan untuk matematika tingkat sekolah dasar dan menengah.

    ReplyDelete
  30. berdasarkan dari gambar tsb dapat saya simpulkan bahwa banyak filsafat matematika yang memberikan pandangan dalam dunia pendidikan. Dengan kata lain, banyaknya aliran filsafat akan memberikan pemikiran yang lebih terbuka dalam kehidupan manusia. Sebagaimana yang sudah diketahui bahwa filsafat adalah dasar untuk memanusiakan manusia.

    M. Saufi Rahman
    S3 PEP Kelas A
    16701261024

    ReplyDelete
  31. Defy kusumaningrum
    13301241022
    Pedidikan Matematika A 2013

    Bagan diatas menggambarkan bagai mana sebuah aliran filsafat dibentuk dengan mengkombinasikan beberapa aliran filsafat yang ada sehingga membentuk suatu aliran filsafat baru. Aliran filsafat yang terbentuk digabungkan dengan aliran filsafat lain sehingga membentuk aliran filsafat yang baru lagi. Begitupun seterusnya hingga terbentuk dua aliran yang juga saling barkaitan, yaitu aliran construktivism dan absolutism

    ReplyDelete
  32. Umi Arismawati
    13301241032
    Pendidikan Matematika A 2013

    Filsafat matematika adalah cabang dari filsafat yang mengkaji anggapan-anggapan filsafat, dasar-dasar, dan dampak-dampak matematika. Tujuan dari filsafat matematika adalah untuk memberikan rekaman sifat dan metodologi matematika dan untuk memahami kedudukan matematika di dalam kehidupan manusia. Sifat logis dan terstruktur dari matematika itu sendiri membuat pengkajian ini meluas dan unik di antara mitra-mitra bahasan filsafat lainnya.(https://id.wikipedia.org/wiki/Filsafat_matematika)

    ReplyDelete
  33. Andi Sri Mardiyanti Syam
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillah.
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    Pada pembahasan tentang suatu teori pengetahuan, maka rasionalisme menempati sebuah tempat yang sangat penting. Paham ini dikaitkkan dengan kaum rasionalis abad ke 17 dan 18 seperti Rene Descartes, Leibnizz, Sponoza, Wlf, dll, meskipun pada hakekatnya akar pemikiran mereka dapat ditemukan pada pemikiran para filsuf klasik, misalnya Plato, Aristoteles dan lainnya. Paham rasionalisme beranggapan bahwab ada prinsip-prinsip dasar dunia tertentu yang diakui benar oleh rasio manusia. Prinsip pertama ini bersumber dari dalam budi manusia dan tidak dijabarkan dari pengalaman empiris.

    Sekian, terima kasih.
    Wassalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    ReplyDelete
  34. Andi Sri Mardiyanti Syam
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillah.
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    Prinsip-prinsip dasar rasionalisme oleh Descartes kemudian dikenal dengan istilah substansi, yang tak lain adalah idebawaan yang sudah ada dalam jiwasebagai kebenaran yang tidak bisa diragukan lagi. Dimana ada tiga ide bawaan oleh descartes, yakni pertama saya memahami bahwa saya makhluk berpikir, maka pemikiran merupakan hakekat saya, kedua Tuhan merupakan Wujud yang sempurna, ketiga yaitu keluasan, dimana materi sebagai keluasan atau ekstensi sebagaimana hal itu dipelajari dan dilukiskan oleh para ahli ilmu ukur. Jadi dalam hal ini sumber pengetahuan adalah rasio dimana rasio itu berpikir, jadi ilmu pengetahuan hanya dapat diperoleh dengan cara berpikir. Semakin banyak berpikir maka semakin banyak pengetahuan yang dapat diperoleh.

    Sekian, terima kasih.
    Wassalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    ReplyDelete
  35. Andi Sri Mardiyanti Syam
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillah.
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    Menurut paham rasionalisme, untuk mengembangkan sumber daya manusia maka dengan menggunakan pendekatan mental disiplin, yaitu dengan melatih pola dan sistematika berpikir seseorang melalui penataan logika yang tersistematisasi sedemikian rupa sehingga ia mampu menghubungkan berbagai data dan fakta yang ada dalam realitas melalui uji tata pikir yang logis dan sistematis sehingga mengakibatkan pengambilan kesimpulan yang baik pula.

    Sekian, terima kasih.
    Wassalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    ReplyDelete
  36. Keterikatan dan hubungan tersebut menjadi satu kesatuan yang utuh. Ada satu hal yang menurut saya menarik, yakni INTUISI.

    Melihat fakta-fakta yang mengatakan intuisi adalah kemampuan manusia dalam menggerakan kemauan dalam dirinya untuk meraih kesuksesan adalah suatu fakta yang sulit terbantahkan. Dan setiap individu mempunyai kemampuan intiuisi secara alamiah namun kadar kemampuan intuisi tidaklah sama dari setiap orang. Maka untuk selalu pertajam intuisi dibutuhkan latihan sederhana.

    Memet Sudaryanto
    S-3 PEP A UNY
    16701261005

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ketika menghakimi seseorang atau sesuatu –-termasuk diri sendiri-–
      itu bukan intuisi, tapi energi negatif yang menghalangi intuisi. Ketika Anda mendengar suara kritik di dalam benak yang berkata, “bodoh”, “jahat”, “gemuk”, atau “Pasti akan kalah”, maka berhenti berkata seperti itu dan berpikirlah; Kenapa aku berkata seperti itu? Ketika mendengar hati berkata menghakimi, suruh dia diam – bukan dengan membenamkan agar tidak berfungsi, karena dia akan mencari jalan keluar selain itu – tetapi dengan memaksa suatu pertanyaan positif ke dalam kesadaran Anda. Ketika Anda mendapati diri Anda berpikir, “Aku tidak akan pernah bisa menyelesaikan hal ini”, maka ubahlah pemikiran itu menjadi; “Bagaimanakah caranya agar aku menyelesaikan hal ini?” Jika sabar dan mau mendengarkan suara hati yang terdalam, hati itu akan berkata bagaimana caranya agar bisa menyelesaikannya. Ketika hati kita menghakimi, “Itu tidak akan pernah berhasil”, maka bertanyalah pada diri; “Ide manakah yang akan berhasil?” atau “Ide manakah yang lebih baik?”. Begitu mulai menanyakan pertanyaan positif, maka pikiran alam bawah sadar Anda akan mulai menanganinya dengan memberikan solusi-solusi dalam wujud intuisi.

      Memet Sudaryanto
      S-3 PEP A UNY
      16701261005

      Delete
  37. Fitri Ayu Ningtiyas
    16709251037
    S2 P.Mat B UNY 2016

    Dalam sintesis mengenai hubungan antar filsafat, filsafat ilmu dan filsafat matematika diatas, terdapat sebuah teori belajar kontruktivis, dimana dalam teori belajar kontruktivis siswa diminta membangun pengetahuannya sendiri agar memperoleh pembelajaran yang bermakna dan dapat mengingat apa yang telah dipelajari dalam jangka panjang. Sintesis diatas menyatakan bahwa pembelajaran bermakna dalam matematika harus dikonstruk/dibangun. Hal ini dapat dicapai melalui upaya guru membimbing siswa dalam mengkonstruk pengetahuannya dan melalui kreativitas dan motivasi siswa dalam upaya memahami materi pelajaran matematika.

    ReplyDelete
  38. Luthfannisa Afif Nabila
    13301241041
    Pendidikan Matematika A 2013
    Terima kasih bapak Marsigit atas diagram tentang hubungan antar aliran filsafat, filsafat ilmu, dan filsafat matematika. Sangat bermanfaat.

    ReplyDelete
  39. Rofiah Yusuf
    13301241039
    Pend. Mat I 2013

    Filsafat matematika mencakup ontologi dan epistemologi. Ontologi menyangkut hakekat matematika, apakah hakekat yang ada dibalik matematika. Sedangkan secara epistemologi adalah berkaitan dengan bagaimana cara menjawab pertanyaan mengenai matematika, cara memperoleh dan menangkap permasalahan dalam matematika.

    ReplyDelete
  40. Rofiah Yusuf
    13301241039
    Pend. Mat I 2013

    Pendidikan matematika mengacu pada masalah belajar dan mengajar. Terhadap pembelajaran dalam pendidikan matematika, pemikiran filsafat memiliki peran yang sangat penting. Filsafat turut berperan dalam menciptakan suatu pembelajaran matematika yang memungkinkan para siswa untuk membangun logika pikirnya serta membangun pengetahuan matematikanya.

    ReplyDelete
  41. Rofiah Yusuf
    13301241039
    Pend. Mat I 2013

    Aliran filsafat, filsafat ilmu, dan filsafat matematika mempunyai hubungan yang sangat erat satu sama lain. Filsafat ilmu mempelajari dasar-dasar filsafat, asumsi dan implikasi dari ilmu, yang termasuk di dalamnya antara lain ilmu alam dan ilmu sosial. Filsafat ilmu merupakan bagian dari filsafat yang menjawab beberapa pertanyaan mengenai hakikat ilmu, dan filsafat matematika merupakan bagian dari filsafat ilmu yang mencakup ontologi dan epistemologi seperti yang diuraikan sebelumnya.

    ReplyDelete
  42. RAIZAL REZKY
    16709251029
    S2 P.MAT B 2016

    Aliran filsafat sangatlah banyak dari awal zaman hingga akhir zaman. Dan dalam perjalan filsafat sangatlah banyak kontradiksi didalamnya sehingga menimbulkan informasi-informasi yang kita harus melakukan pemikiran kritis terlebih dahulu, dan filsafat dikatakan sebagai ilmu olah pikir yang berasal dari pikiran yang abstrak (Plato), tapi dapat juga filsafat dikatakan sebagai ilmu yang berasal dari pengalaman yang terjadi dalam hidup (Aristoteles), bukan hanya kedua filsuf itu tetapi masih banyak pendapat yang mengemukakan tentang filsafat dan matematika itu sendiri.

    ReplyDelete
  43. RAIZAL REZKY
    16709251029
    S2 P.MAT B 2016

    Filsafat dan matematika merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Karena filsafat merupakan ilmu olah pikir sedangkan matematika juga seperti itu, dalam memecahkan masalah-masalah matematika dibutuhkan pemikiran-pemikiran kritis yang bukan hanya dibidangnya melainkan dari kajian filsafat pula, karena filsafat telah menjadi subset dari ilmu yang lain, seperti filsafat bahasa, filsafat sastra, filsafat matematika dst.

    ReplyDelete
  44. Niswah Qurrota A'yuni
    NIM. 16709251023
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas B 2016

    Assalamu'alaikum Wr.Wb.,

    Matematika, sejak zaman Yunani kuno, selain merupakan sumber dan inspirasi bagi para filsuf, metodenya juga banyak diadopsi untuk mendeskripsikan pemikiran filsafat. Adapun beberapa matematikawan yang sekaligus sebagai sorang filsuf, misalnya Descartes, Leibniz, Bolzano, Dedekind, Frege, Brouwer, Hilbert, Godel, Weyl, dll. Sehingga dari sini saya menyimpulkan bahwa antara aliran filsafat, filsafat ilmu, dan filsafat matematika memiliki hubungan yang erat. Salah satu titik krusial yang menjadi masalah bersama oleh matematika maupun filsafat misalnya persoalan pondasi matematika. Terdapat beberapa pendapat para filsuf mengenai hakikkat matematika. Terkait dengan mengkonstruksi pengetahuan dan proses sosial, hal ini merujuk pada filsafat social constructivism. Dan dengan pemahaman terhadap filsafat social constructivism maka akan menghadirkan pengalaman bermakna bagi siswa sehingga dapat mengembangkan intuisi mereka yang akan digunakan untuk mengkonstruksi pengetahuan ataupun konsep-konsep baru.

    Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  45. Musa Marengke
    S3 PEP Kelas A, 2016

    Filsafat sebagai induk dari segala disiplin ilmu.Tentunya akan melahirkan berbagai macam canang ilmu pengetahuan. Cabang-bang ilmu melahirkan filsafatnya masing-masing.

    ReplyDelete
  46. Musa Marengke
    S3 PEP Kelas A, 2016
    Filsfata ilmu mengajarkan tentang eksietensi sebuah ilmu. Di dalam ilmu ada ada hirarki pengethuan yaitu ontologi, aksiologi dan epistemologi. Tanpa ketiga ini maka sebuah ilmu tidak akan muncul

    ReplyDelete
  47. Musa Marengke
    S3 PEP Kelas A, 2016

    Masing-masing ilmu ada konsep ontologi.Aksiologi dan epistemologi. Apa, bagaimana dan untuk apa adalah contoh pertanyaan konsep yang membutuhkan jawaban antologi,aksiologi dan epistemologi.

    ReplyDelete
  48. Musa Marengke
    S3 PEP Kelas A, 2016

    Filsafat emengjarkan ilmu pengetahuan agar dibanfgun diatas tiga ranah diatas. Seperti matematika sebagai ilmu, senantiasa memiliki kerangka filsafat ilmu yang jelas. Kerangka itu berpangkal pada positivistik ilmu yang memungkinkan untuk melihat fenomena berdasarkan tiga kacamata di atas.

    ReplyDelete
  49. Musa Marengke
    S3 PEP Kelas A, 2016

    Lalu bagaimana jika matematika sebagai ilmu bekerja berdasarkan logika filsafat ilmu?. tentu didasarkan pada poia-pola pengembangan pengetahuan saintifik sebagaimana kelahirannya tempo doeloe itu. Kehadirannya untuk membuat tafsir terhadap fenomena yang kemudian diambil kesimpulan. Kesimpulan itulah yang mengajarkan tentang pentingnya berpikir induktif dan deduktif dalam matematika.

    ReplyDelete
  50. Musa Marengke
    S3 PEP Kelas A, 2016
    Antara filsafat ilmu dengan matematika adalah dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan. Keterkaitan itu adalah keterkaitan konsep teori yang dikembangkan sejak ilmu itu ada.

    ReplyDelete
  51. Musa Marengke
    S3 PEP Kelas A, 2016
    Matematkka sebagai ilmu terapan berkembang berdasarkan filsafat ilmu yang dimilikinya sehingga ia akan tetap terkontrol dengan karakteristiknya sendiri.

    ReplyDelete
  52. Musa Marengke
    S3 PEP Kelas A, 2016

    Matematika dengan kacamata positivistik menjadi ilmu pengetahuan sebagai fenomena yang bisa didekati secara hermeneutika. Matematika menghadirkan ukurean dan barometer alam untuk diamati dan dikembangkan.

    ReplyDelete
  53. Musa Marengke
    S3 PEP Kelas A, 2016

    Dengan demikian, antara filsafat, dilsafat ilmu dan matematika adalah sebuah hirarki pengetahuan yang tersusun rapih dan tidak bisa dipisahkan. Alasannya sederhana karena kesadaran terhadap strukturnya sendiri. Ibu kandung matematika adalah filsafat ilmu dan ibu kandung filsafat ilmu adalah filsafat itu sendiri.

    ReplyDelete
  54. Dari gambar di atas dapat disimpulkan bahwa ada 2 aliran dalam matematika yaitu absolutisme dan konstruktivisme. Aliran absolutisme sebaiknya diajarkan pada siswa tingkat tinggi, sementara konstruktivisme sebaiknya diajarkan pada siswa tingkat sekolah; tingkat rendah dan menengah. Dengan pertimbangan aliran absolutisme sudah merupakan pemahaman kompleks dari sebuah teori sehingga di peruntukan bagi dewasa dengan pemahaman tentang sesuatu yang abstark yang baik, sementara konstruktivisme lebih pada membangun teori melalui praktek yang cocok untuk anak yang akan lebih mudah memahami sesuatu dari yang nyata atau konkrit.

    Triwid Syafarotun Najah
    16701261011
    PEP S3 (A) 2016

    ReplyDelete
  55. ULFA LU'LUILMAKNUN
    16709251022
    S2 Pendidikan Matematika 2016 Kelas B

    Assalamualaikum Wr.Wb.

    Para filsuf matematika memiliki pandangan masing-masing tentang matematika. Platonism yang mengatakan matematika itu bersifat idealisme sedangkan Aristotelian mengatakan matematika itu lebih bersifat realisme yaitu lebih kepada penglaman. Dari idealisme, obyek ada di dalam pikiran, menghasilkan filsafat rationalism yang tokohnya yaitu Rene Descartes dan kemudian melahirkan matematika Logicist-Formalist-Foundationlist. Dari matematika yang bersifat realisme, obyek di luar pikiran yang akan melahirkan Empiricism-Fallibism-SocioConstructivism. Empirisme tokohnya yaitu D. Hume. Pembelajaran contrutivism lebih kepada belajr matematika yang bermakana.

    Wassalamualaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  56. ANDI SRI MARDIYANTI SYAM
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillahirrahmanirrahim
    Assalamu Alaikum Wr. Wb.,

    Suriasumantri (1981) mengemukakan terdapat beberapa aliran dalam filsafat matematika. Di antaranya aliran logistik. Aliran ini dipelopori Imanuel Kant (1724-1804). Kant berpendapat, matematika murni merupakan cabang dari logika, konsepnya dapat direduksikan menjadi konsep logika. Matematika merupakan pengetahuan yang bersifat sintetik a priori dan merupakan cara berpikir logis (logistik) yang salah atau benarnya dapat ditentukan tanpa mempelajari dunia empiris.

    Sekian, terima kasih.
    Wassalamu Alaikum Wr. Wb.

    ReplyDelete
  57. ANDI SRI MARDIYANTI SYAM
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillahirrahmanirrahim
    Assalamu Alaikum Wr. Wb.,

    David Hilbert (1862-1943) juga mengemukakan Aliran Formalis sebagai salah satu aliran dalam filsafat matematika. Hilbert berpendapat bahwa matematika merupakan pengetahuan tentang struktur formal dari lambang . Kaum formalis menekankan pada aspek formal dari matematika sebagai bahasa lambang dan mengusahakan konsistensi dalam penggunaan matematika sebagai bahasa lambang. Kaum Formalis membantah aliran logistik dan menyatakan bahwa masalah-masalah dalam logika sama sekali tidak ada hubungan dengan matematika.

    Sekian, terima kasih.
    Wassalamu Alaikum Wr. Wb.

    ReplyDelete
  58. ANDI SRI MARDIYANTI SYAM
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillahirrahmanirrahim
    Assalamu Alaikum Wr. Wb.,

    Selain itu, terdapat Aliran Intuisionis. Aliran ini dipelopori oleh Jan Brouwer (1881 – 1966) yang berpendapat bahwa matematika itu bersifat intusionis. Intuisi murni dari berhitung merupakan titik tolak tentang matematika bilangan. Hakekat sebuah bilangan harus dapat dibentuk melalui kegiatan intuitif dalam berhitung dan menghitung. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa matematika merupakan ilmu yang muncul dari proses berpikir manusia tentang pengalaman akan permasalahan yang pernah ditemui dan dipecahkan, dimana pengalaman pemecahan masalah tersebut kemudian terkonstruksi sebagai suatu konsep matematis yang dapat digunakan sebagai alat pemecahan masalah yang sama atau yang baru.

    Sekian, terima kasih.
    Wassalamu Alaikum Wr. Wb.

    ReplyDelete
  59. ANDI SRI MARDIYANTI SYAM
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillahirrahmanirrahim
    Assalamu Alaikum Wr. Wb.,

    Pembelajaran matematika yang memfasilitasi siswa untuk dapat mengembangkan logika pikirnya sejak dini memang sangat dianjurkan. Hal ini bertujuan agar siswa dapat lebih mudah menerima dan memahami materi pelajaran matematika yang diberikan oleh guru. Namun perlu diakui bahwa pembelajaran semacam ini menuntut kreatifitas dari guru sebagai pendamping belajar siswa. Guru dianjurkan untuk meningkatkan kinerja serta kreatifitasnya agar siswa menjadi lebih berminat dan terdorong untuk terus bereksplorasi dalam matematika.

    Sekian, terima kasih.
    Wassalamu Alaikum Wr. Wb.

    ReplyDelete
  60. ANDI SRI MARDIYANTI SYAM
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillahirrahmanirrahim
    Assalamu Alaikum Wr. Wb.,

    Disadari atau tidak, guru memegang peranan yang sangat krusial dalam ketercapaian pembelajaran yang dapat menjadi sarana membangun logika dan pengetahuan matematis siswanya. Dalam hal ini, keterampilan mengajar yang dimiliki oleh guru menjadi sebuah barang penting. Keterampilan mengajar merupakan kompetensi profesional yang cukup kompleks, sebagai integrasi dari berbagai kompetensi guru secara utuh dan menyeluruh.

    Sekian, terima kasih.
    Wassalamu Alaikum Wr. Wb.

    ReplyDelete
  61. ANDI SRI MARDIYANTI SYAM
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillahirrahmanirrahim
    Assalamu Alaikum Wr. Wb.,

    Ada delapan keterampilan mengajar yang sangat berperan dan menentukan kualitas pembelajaran, yaitu 1.) keterampilan bertanya, 2.) memberi penguatan, 3.) mengadakan variasi, 4.) menjelaskan, 5.) membuka dan menutup pelajaran, 6.) membimbing diskusi kelompok kecil, 7.) mengelola kelas, serta 8.) mengajar kelompok kecil atau perorangan. Penguasaan terhadap keterampilan mengajar tersebut harus uttuh dan terintegrasi. Selain itu, guru harus mempunyai pendekatan dan metode pembelajaran yang akan dilaksanakan dan memilih metode-metode pembelajaran yang efektif serta berusaha memberikan variasi dalam metode pembelajaran agar siswa tidak menjadi jenuh.

    Sekian, terima kasih.
    Wassalamu Alaikum Wr. Wb.

    ReplyDelete
  62. ANDI SRI MARDIYANTI SYAM
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillahirrahmanirrahim
    Assalamu Alaikum Wr. Wb.,

    Pada jenjang pendidikan tinggi, filsafat menjadi salah satu ilmu yang sangat penting untuk dipelajari. Menurut Bakhtiar (2004), filsafat di tingkat perguruan tinggi berbeda dengan filsafat dalam kehidupan sehari-hari. Filsafat yang dibahas di tingkat perguruan tinggi bersifat lebih khusus. Misalnya dalam pendidikan matematika, filsafat yang dipelajari adalah filsafat pendidikan matematika. Dalam pendidikan matematika, belajar filsafat adalah belajar mengenai pemikiran para filsuf. Hal ini dapat dilakukan dengan membaca langsung tulisan para filsuf tersebut (sumber primer) , atau membaca pemikiran para filsuf dari tulisan orang lain (sumber sekunder). Berfilsafat adalah berpikir releksif dan setinggi – tinggi orang berfilsafat adalah santun terhadap ruang dan waktu.

    Sekian, terima kasih.
    Wassalamu Alaikum Wr. Wb.

    ReplyDelete
  63. Assalamualaikum wr. wb.

    Membaca elegi ini di mata awam akan terlihat sangat membingungkan. Selangkah demi selangkah dapat kita saksikan ilmu pengetahuan muncul karena ada rasa ingin tahu. Filsafat merangsang kita untuk mencari tahu karena filsafat merupakan olah pikir yang terus mempertanyakan sesuatu. Seluruh...
    Dwi Margo Yuwono
    16701261028
    S3 PEP kelas A

    ReplyDelete
  64. Assalamualaikum wr. wb.

    Membaca elegi ini di mata awam akan terlihat sangat membingungkan. Selangkah demi selangkah dapat kita saksikan ilmu pengetahuan muncul karena ada rasa ingin tahu. Filsafat merangsang kita untuk mencari tahu karena filsafat merupakan olah pikir yang terus mempertanyakan sesuatu. Seluruh...
    Dwi Margo Yuwono
    16701261028
    S3 PEP kelas A

    ReplyDelete
  65. Andina Nurul Wahidah
    16701251019
    PEP-S2 Kelas B

    Bagan di atas sangat membantu memahami hubungan antar aliran filsafat, filsafat ilmu dan filsafat matematika secara lebih sederhana. Meskipun, untuk memahaminya bagi saya bukan proses yang mudah. Yang dapat saya pahami dari gambar di atas yakni filsafat lahir dari pemikiran berbagai macam filsuf seperti Descartes, Frege, Russell, Plato, dsb. Daya kritis pemikiran Kant (Kantaisme) yang berada di tengah dapat dianggap sebagai revolusi pemikiran teori. Selain itu dipaparkan pula aliran filsafat yang terbelah menjadi dua yakni absolutism dan constructivism merupakan filsafat matematika yang sering kita dengar.

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id