Oct 31, 2014

Pertanyaan-pertanyaan Filsafat dari mahasiswa S2 PM C




Pertanyaan-pertanyaan berikut muncul dari para Mahasiswa  pada perkuliahan Filsafat Ilmu program S2 Pendidikan Matematika (PM C) Hari Jum'at, 31Oktober 2014 pk 07.30 sd 09.10 di R. 201 A Gedung PPs Lama Universitas Negeri Yogyakarta. Silahkan para pembaca yang budiman untuk berusaha menjawab atau menanggapi satu atau lebih dari pertanyaan-pertanyaan tersebut. Selamat berfilsafat, semoga selalu diberi kecerdasan pikiran dan hati. Amin.

1. Rahmi Hidayati:
Bagaimana pandangan Filsafat terhadap transgender atau perkawinan sesama jenis?

2. Firda HalawatI:
Bagaimana konsep Kehormatan menurut Filsafat?

3. Mu'ad Mas'adi:
Bagaimana proses pembentukan Karakter Manusia menurut pandangan Filsafat?

4. Meidy Putra Areka:
Bagaimana memanfaatkan sifat kontradiksi/anomali/ketidaksempurnaan manusia untuk kemaslahatan manusia itu sendiri dan orang lain?

5. Sestri Nela Kurnia:
Bagaimana Filsafat memandang konsep Lupa yang ada di dalam Psikologi?

6. Evri Kurniawati:
Apa yang dimaksud Fatamorgana dan bagaimana menyikapinya?

7. Aqiilah:
Bagaimana Filsafat memandang konsep hubungan/interaksi dalam keluarga dan masyarakat?

8. Bayu Widiya Dwi Santoso:
Bagaimana konsep Demokrasi dalam Filsafat?
 
9. Ria Dwi Hapsari:
Bagaimana Filsafat dapat menjelaskan konsep dan keadaan Alam Barzah?

10. Jaya Paldi:
Bagaimana konsep Cinta dalam Filsafat?

11. Usi Susanti:
Bagaimana cara mengetahui diri sendiri dan menyadari bahwa Filsafat sangatlah dekat dengan diri kita masing-masing?

12. Wahyu Hardiyanto:
Bagaimana agar terhindar dari Ruang dan Waktu yang salah?

13. Oktaviana Mutia Dewi:
Apa hubungan antara Filsafat, Teori dan Paradigma Pendidikan?

14. Inna Puspawati:
Bagaimana konsep Radikalisme dalam Filsafat?

15. Ni Kadek:
Bagaimana konsep Kekuasaan dalam Filsafat?

16.  Theodora Yunita Mekaria
Bagaimana konsep Karma dalam Filsafat?

17.  Maria Trisna Sero Wondo:
Bagaimana Filsafat mampu menuntun kita mencapai Cita-cita?

18.  Rahayu Malini:
Bagaimana konsep Perbedaan Agama dalam Filsafat?

19.  Maria Antonia:
Bagaimana konsep Adat Istiadat dan Budaya dalam filsafat?

20.  Aslim Asman:
Apa hakikat konsep Bilangan dalam Filsafat?

21.  Zuida Ratih:
Apa konsep makna Bertengkar, Bercerai, Berkelai, dan Berperang dst.. dalam Filsafat?

22.  Betty Kusumaningrum:
Bagaimana Filsafat memandang perubahan/pergantian Kurikulum Pendidikan?







75 comments:

  1. DARWIS CAHYO NUGROHO
    13301244014
    PENDIDIKAN MATEMATIKA C 2013


    RADIKALISME
    Radikalisme berasal dari kata filsafat yaitu radic yang berarti berfikir secara mendalam menelusuri suatu akar masalah. Radic pada mulanya berkembang dalam bahasa filsafat, tapi begitu radikalisme berkembang menjadi perbuatan, ia menciptakan terorisme. Dalam strategi perang, terror adalah strategi pamungkas yang biasanya digunakan oleh kelompok yang lemah melawan kelompok yang kuat. Misalnya dalam peranggerilia, karena tidak mempunyai senjata cukup kuat menghadapi musuh, maka dipilihlah strategi Hantam dan lari.

    ReplyDelete
  2. Wan Denny Pramana Putra
    16709251010
    PPs Pendidikan Matematika A

    10. Erich Fromm menjelaskan bahwa cinta adalah suatu kegiatan yang aktif. Karena itu cinta memiliki kebebasan untuk menentukan dirinya dan mencintai adalah memberikan kebebasan demi pertumbuhan yang dicintai. Dengan demikian cinta bukanlah suatu pengaruh pasif. Cinta adalah Standing in (tetap tegak di dalam) bukan Falling for (Jatuh untuk).

    ReplyDelete
  3. DARWIS CAHYO NUGROHO
    13301244014
    PENDIDIKAN MATEMATIKA C 2013

    KEHORMATAN
    Persoalan kehormatan menyangkut langsung realitas hidup manusia sehari-hari. Dalam realitas sosial hidup bermasyarakat, persoalan kehormatan menjadi suatu persoalan yang sangat sensitif karena menyangkut harga diri manusia itu sendiri. Siapa pun tidak pernah menginginkan harga dirinya diinjak-injak. Ia tak ingin martabatnya direndahkan. Ia bahkan berusaha dengan berbagai cara untuk merebut, mempertahankan harga diri, dan memilikinya secara utuh. Paradigma inilah yang kita lihat dalam realitas hidup bermasyarakat dewasa ini.

    ReplyDelete
  4. DARWIS CAHYO NUGROHO
    13301244014
    PENDIDIKAN MATEMATIKA C 2013

    Saya akan memberikan ilustrasi tentang bagaimana filsafat cinta itu dari Plato dan gurunya

    Suatu hari, Plato bertanya pada gurunya, “Apa itu cinta? Bagaimana saya menemukannya? Gurunya menjawab, “Ada ladang gandum yang luas didepan sana. Berjalanlah kamu dan tanpa boleh mundur kembali, kemudian ambillah satu saja ranting. Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap paling menakjubkan, artinya kamu telah menemukan cinta”

    Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan tangan kosong, tanpa membawa apapun.

    Gurunya bertanya, “Mengapa kamu tidak membawa satupun ranting?” Plato menjawab, “Aku hanya boleh membawa satu saja,dan saat berjalan tidak boleh mundur kembali (berbalik)”. Sebenarnya aku telah menemukan yang paling menakjubkan, tapi aku tak tahu apakah ada yang lebih menakjubkan lagi di depan sana, jadi tak kuambil ranting tersebut. Saat kumelanjutkan berjalan lebih jauh lagi, baru kusadari bahwa ranting-ranting yang kutemukan kemudian tak sebagus ranting yang tadi, jadi tak kuambil sebatangpun pada akhirnya”

    Gurunya kemudian menjawab ” Jadi ya itulah cinta”

    ReplyDelete
  5. Ressy Rustanuarsi
    16709251033
    PPs PMAT Kelas B 2016

    Assalamualaikum Wr.Wb
    Perbedaan adalah sesuatu hal yang lumrah. Dalam filsafat, diri kita yang sekarang tentu berbeda dengan diri kita sedetik yang lalu. Agama, apapun yang bersifat spiritual letaknya dihati. Dalam filsafat, manusia dari agama apapun berhak untuk berfilsafat asalkan ia sanggup mengolah pikirnya. Agama, spiritual lah yang menjadi bentengnya agar tidak mudah terjerumus. (no 18)
    Wassalamu'alaikum Wr.Wb

    ReplyDelete
  6. Firda Listia Dewi
    16701251014
    PEP S2 Kelas B

    18. Bagaimana konsep Perbedaan Agama dalam Filsafat?

    Perbedaan agama merupakan suatu hal yang berdimensi dan ber-level. Manusia di bumi tidak ada yang sama, berbeda satu dengan yang lain. Masing-masing individu memiliki sikap, pemikiran, intuisi yang bisa saja tidak sama atau berbeda. Semua memiliki skope masing-masing, baik skope agama, keluarga, kuliah, tugas, fungsi, dan sifat-sifat yang ada dan mungkin ada.

    ReplyDelete
  7. Firda Listia Dewi
    16701251014
    PEP S2 Kelas B

    6. Apa yang dimaksud Fatamorgana dan bagaimana menyikapinya?

    Fatamorgana mempunyai caranya sendiri dalam berperilaku, yaitu tidak dipengaruhi oleh perintah pikiran. Sebagian sifat dari fatamorgana adalah intuisi. Sifat lainnya adalah bebas tidak terikat pada pribadi individu, kelompok, ataupun universal. Selain itu fatamorgana tidak serta merta dapat diatur menggunakan ego. Fatamorgana tidak selalu mengikuti pikiran karena bukan bayangan. Bahkan ketika berpikir untuk memecahkan fatamorgana, pikiran menjadi termakan mitos tanpa bisa berpikir kritis. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pikiran tidak dapat memecahkan misteri fatamorgana. Cara menyikapi fatamorgana adalah dengan berhenti berfikir untuk memecahkan fatamorgana dan mau mengakui ketidak-mampuannya serta bersikap berserah diri kepada Allah SWT. Oleh karena itu, tindakan yang paling tepat untuk menghadapi keterbatasan berpikir adalah dengan bersikap Ikhlas.

    ReplyDelete
  8. Firda Listia Dewi
    16701251014
    PEP S2 Kelas B

    12. Bagaimana agar terhindar dari Ruang dan Waktu yang salah?

    Cara agar terhindar dari Ruang dan Waktu yang salah yaitu dengan bersikap sesuai dengan aturan Allah SWT beserta kodratnya. Salah satunya adalah dengan bersikap ikhlas. Karena keikhlasan sejati yang mampu menembus ruang dan waktu adalah keikhlasan itu sendiri. Oleh karena itu, sebagai manusia hendaknya kita menjalani hidup sesuai dengan kodratnya dan tidak bertentangan dengan aturan Allah SWT.

    ReplyDelete
  9. Fevi Rahmawati Suwanto
    16709251005
    Pendidikan Matematika A / S2

    12. Wahyu Hardiyanto
    Bagaimana agar terhindar dari Ruang dan Waktu yang salah?
    Ruang dan waktu bagaikan kesempatan untuk hidup dan takdir dari sang khalik. Tidak ada ruang dan waktu yang salah karena takdir diciptakan oleh Yang Maha Sempurna, yang ada hanyalah kesalahan kita untuk memposisikan diri baik dari sikap maupun perlakuan dalam ruang dan waktu. Kesalahan ini dapat diminimalisir dengan filsafat agar kita tahu makna hidup sebenarnya sehingga bisa menggunakan olah pikir untuk memaksimalkan hal-hal positif dalam kehidupan.

    ReplyDelete
  10. Dewi Saputri
    13301241068
    Pendidikan Matematika I 2013
    Bagaimana Filsafat memandang konsep Lupa yang ada di dalam Psikologi? Jika berbicara mengenai lupa maka tidak lain adalah berbicara tentang ingatan. Lupa dapat berarti hilangnya kemampuan untuk memanggil kembali informasi yang dimiliki dalam memori. Dalam filsafat, Prof Marsigit pernah menyampaikan bahwa hidup itu ada tesis dan anti tesis, ada mengingat dan melupakan. Keduanya penting dalam kehidupan.

    ReplyDelete
  11. Ummi Santria
    16709251008
    S2 Pend. Mat Kelas A – 2016

    7. Aqiilah:
    Bagaimana Filsafat memandang konsep hubungan/interaksi dalam keluarga dan masyarakat?

    Setiap hubungan dapat bersifat saling memberi dan mendukung. Biasanya yang pertama-tama dipikirkan orang hanyalah hubungan keluarga. Tetapi jika hanya keluarga, ia adalah orang yang mempunyai pandangan sempit. Jika seperti itu ia akan kehilangan banyak kesempatan untuk memberi dan menerima, mengembangkan diri dan membantu perkembangan orang lain. Sehingga saling membantu dan menerima dalam masyarakat harus ada, karena kita adalah makhluk sosial.

    ReplyDelete
  12. Dewi Saputri
    13301241068
    Pendidikan Matematika I 2013

    Bagaimana cara mengetahui diri sendiri dan menyadari bahwa Filsafat sangatlah dekat dengan diri kita masing-masing? Untuk menyadarinya yaitu dengan membangun kesadaran bahwa kita menyadarinya. Kesadaran itu harus dimulai dari sendiri karena filsafat pun adalah diri kita sendiri

    ReplyDelete
  13. Nuha Fazlussalam
    13301244023
    s1 pendidikan matematika c 2013

    orang yang emnikah sesama jenis adalah orang yang menikah tidak sesuai dengan ruang dan waktu, orang yang tidak paham mengenai pernikahan, orang yang tidak mengikuti kodratnya dan tikdak mengikuti sunnatullah, apapun alasanny abaik penyakit atau alasan cinta. saya cinta dengan orang tua dan saya saya tidak perlu menikahi orang tua kan. menurut saya seperti waallahu a'lam. terima kasih pak.

    ReplyDelete
  14. Nuha Fazlussalam
    13301244023
    s1 pendidikan matematika c 2013

    kehormatan dalam filsafat adalah pengakuan yang diberikan oleh ruang dan waktu karena kemampuan penyesuaian dan sopan santun terhadap ruang dan waktu.selalu berusaha mencari yang mungkin ada, melakukan sisntesi dan juga kemampuan menerjemahkan dan ditterjemahakan. terimakasih pak.

    ReplyDelete
  15. nuha Fazlussalam
    13301244023
    s1 pendidikan matematika c 2013

    pendidikan karakter dal ilmu filsaffat adalah bagaimana mendidik peserta didik untuk bisa menyesuaikan diri dengan ruang dan waktu, sopan santun dnegna ruang dan waktu, memapu menerjemahkan dan diterjemahkan objek yang ada dan yang mungkin ada serta memiliki nilai spiritualisme.

    ReplyDelete
  16. nuha Fazlussalam
    13301244023
    s1 pendidikan matematika c 2013

    memanfaatkan kontradiksii/ketidaksempurnaan manusia untuk membrikan manfaat kepada umat manusi dalam filsafat yaitu dengan cara menerjemahkan dan diterjemahkan objek yang ada dan yang mungkin ada serta melakuakn sintesis yaitu tesis dan anti tesis, sehingg ketidaksempurnaan manusai dapat diolah menjadi mendekati sempurna.

    ReplyDelete
  17. Nuha fazlussalam
    13301244023
    s1 pendidikan matematika c 2013

    menurut saya fatamorgana adalah sesua yang mungkin ada yang nampak seperti ada padahal tidaka ada, sesuatu yang mnampak sesuai dengan ruang waktu apdahal sesuatu itu tidak sesuai dengan ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  18. nuha fazlussalam
    13301244023
    s1 pendidikan matematika c 2013

    secara filsafat, hubugan interksi manusi dengan keluarganya dengan masyarakatnay situ seperti interaksi bumi dengan matahari, interaksi bulan dengan bumi, yaitu interaksi yang linier dan siklik.

    ReplyDelete
  19. nuha fazlussalam
    13301244023
    s1 pendidikan matematika c 2013

    demokrasi dalam filsafat adalah kebebasana individu dalam memilih dan melakuakn sesuatu sesuai dengan kodratnyam, dengan sunnatullahnya, sesuai dengan ruang dan waktunya, sehingga jika demokrasi masih/hanya memiliki motif tidak baik, motif yag tidak sesuai dengan ruang dan waktuya maka sejatinya itu bukan filsafat yang sesuai dengan filsafat itu adalah politik.

    ReplyDelete
  20. Nuha fazlussalam
    13301244023
    s1 pedidikan matematika c 2013

    filsafat menjelsakan konspe alam barzah itu sepeti halanya manusia yang mencari sesuatu yang mungkin ada, karena keberadaannya belum ada namun keberadaannya ada, tapi ttidak atau bgaiamana konsep nya, bagaiaman bisa mengetahuinya, manusi berusaha dengan cara menerjemahkan kitab-kitab agama islam yang berkaitan dengan konsep alam barza dan diterjemahkan oleh para ahli-ahli agama dan para pendahulu, para nabi dan kitab suci yang menjelsakan barzah.

    ReplyDelete
  21. Nuha Fazlussalam
    13301244023
    s1 pendidikan matematika c 2013

    mengethui diri sediri secara filsafat adalah dengan melihat kepada diri kita, menerjemahkan dan ditterjemahkan diri, mensistesiskian diri. sehingga apa yang ada irinya bisa diketahui. filsafat adalah diri kita, pastiny diri kita adalah filsafata.

    ReplyDelete
  22. Nuha fazlussalam
    13301244023
    s1 pendidikan matematika c 2013

    agar kita tidak selah dalam ruang dan waktu kita harus melakukan menerjemahkan dan siterjemah, sintesis apriori, berifikir dan berpengalamaan, tetap dan bergerak, mencocokkan dan mengkoherensikan, proses linier dan siklik.

    ReplyDelete
  23. Nuha Fazlussalam
    13301244023
    s1 pendidikan matematioka c 2013

    filsafat bisa menuntun kita menggapai cita - cita dengan mengetahui deinisi cita-citas eara filsafat, cita-cita adalah sesuatu yang di pikiran, sesuatu yag ada di pikiran adalah tetap, analitik apriori, idealis, prinsip. agar bisa mencapai cita-cita kita harus bisa melkuakannya dalam proses, pengalaman, ikhtiar, sesautu yang kongkrit, sintitik apriiori, sehingga dengan ikhtiar dan doa dapat menuju apa yang dicita-citakan

    ReplyDelete
  24. Nuha Fazlussalam
    13301244023
    s1 pendidikan matematika c 2013

    konsep perbedaan agama secara filsafat adalah konsep perbedaan yang harmonis, perbedaan yang demokratis secara filsafat, perbedaan yang beant sesuai ruang dan waktunya individu, perbedaan karena adanya kesamaan, yaitu kesamaan dalam mencari kebaikan, karena sejatinya agama ada karen kebutuhan manusia akan arahan hidup/petunjuk hidup yang yang aik, yang membawa perdaiamain, jika perbedaan tersebut dilandasaan demikian, maka akan terapainya perbedaan agama yang harmonis dan tidak terciptaya konflik yang mengatas namakan agama. terimakasih pak

    ReplyDelete
  25. Nuha Fazlussalam
    13301244023
    s1 pendidikan matematika c 2013

    konsep bilangan secara filsafata adalah sebuah objek abstrak yang tetap, ideal, koheren dan berada dalam pikiran. kontradiksi jika bilangan tidak koheren.

    ReplyDelete
  26. Nuha Fazlussalam
    13301244023
    s1 pendidikan matematika c 2013

    konsep bertengkar berkelahi dalam filsafata dalah suatu perilaku yang tidak sesuai dengan ruag dan waktunya, tidak sopan dengan ruang dan waktu, adanya kontradiksi dalam prilaku kongkrit, diamana tidaka adanya kecocokan diantaranay sehingga terjadi perkelahian, disitulah peran menerjeahkan dan diterjemahakan sehinga diantarnya salinng mencocokkan, jiak tidak bisa coco, maka peran spoiritualisme lah yang akan mencocokkan, karena spiritual/doa mampu mengatasinya. terimakasih pak

    ReplyDelete
  27. Nuha Fazlussalam
    13301244023
    s1 pendidikan matematika c 2013

    filsafat memandang perubahan urikulum adala usaha untuk mensintesiskan kurikulum yang ada, mensintesiskan dengan tujuan memencapai kurikulum yang diinginkan, kurikulum yang dapat mencapai tujuan pendidikan dai indonesia. terlepsa dari berbagai macam motif politik di dalamnya, kurikulum pendidikan apun harus terus bergerak, layakanya gerak linier dan gerak siklik, perubahan yang dilakukan dikatakan perubahan linier karena perubahan yang dibuat adaalh perubahan menuju lebih baik lagui dari sebelumnya, gerak siklik , karen aperubahannya adalah proses kembali, yaitu kembali pada tjua awal yaitu mencapai tujuan pendidikan indonesia. terimakasih pak

    ReplyDelete
  28. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    Dalam realitas sosial hidup bermasyarakat, persoalan kehormatan menjadi suatu persoalan yang sangat sensitif karena menyangkut harga diri manusia itu sendiri. Siapa pun tidak pernah menginginkan harga dirinya diinjak-injak. Ia tak ingin martabatnya direndahkan. Ia bahkan berusaha dengan berbagai cara untuk merebut, mempertahankan harga diri, dan memilikinya secara utuh. Paradigma inilah yang kita lihat dalam realitas hidup bermasyarakat dewasa ini.

    ReplyDelete
  29. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    kehormatan dalam filsafat adalah pengakuan yang diberikan oleh ruang dan waktu karena kemampuan penyesuaian dan sopan santun terhadap ruang dan waktu.selalu berusaha mencari yang mungkin ada, melakukan sisntesi dan juga kemampuan menerjemahkan dan ditterjemahakan disitulah peran menerjeahkan dan diterjemahakan sehinga diantarnya salinng mencocokkan, jiak tidak bisa coco, maka peran spoiritualisme lah yang akan mencocokkan, karena spiritual/doa mampu mengatasinya.

    ReplyDelete
  30. Syahrial
    16701251015
    S2 PEP kelas B 2016
    3. Bagaimana proses pembentukan Karakter Manusia menurut pandangan Filsafat?
    setiap manusia memiliki karakter masing-masing baik yang dari keturunan secara biologis maupun dari faktr yang lain, namun secara filsafat setiap manusia itu adalah iconik, maka ketika dia tumbuh iconik mana yang akan lebih menonjol dan hal itu terbentuk oleh lingkungan sekitar dan orang tua, seperti cerita yang pernah di sampaikan oleh pak Marsigit dalam perkuliahan yaitu seorang aktor gulat yang mengidamkan seorang anaklaki-laki namun yang lahir anak perempuan lalu sang ayah melatih layaknya seorang laki-laki sehingga ketika dewasa anak tersebut seperti laki-laki karakternya namun fisiknya tetap perempuan, disitulah letak bahwa ketika proses pembentkan karakter itu harus sesai dengan ruang dan waktunya dan harus menyadari hal itu.

    ReplyDelete
  31. Syahrial
    16701251015
    S2 PEP kelas B 2016
    9. Bagaimana Filsafat dapat menjelaskan konsep dan keadaan Alam Barzah?
    sebenar-benar filsafat itu posisinya berada di bawah spiritual, maka sejatinya alam barzah tersebut adalah dalam ranah spiritual, karena hal tersebut maka kita harus menyadari ruang dan waktunya, kebenaran yang absolut dan yang maha mengetahui mengenai Alam barzah adalah Allah SWT. namun jika di telisik secara filsafat maka alam barzah itu adalah alam yang mungkin ada, dan hanya di ketahui oleh orang yang telah mengalaminya yaitu orang yang telah meninggal.

    ReplyDelete
  32. Syahrial
    16701251015
    S2 PEP kelas B 2016
    10. Bagaimana konsep Cinta dalam Filsafat?
    secara filsafat cinta adalah romantis, cinta itu saling membutuhkan, saling melengkapi, saling mengerti, saling mempercayai, saling membantu dsb.
    John Dewey mengatakan bahwa dua orang yang mengatakan saling mencintai namun tanpa saling percaya, bukanlah dua orang yang saling mencintai namun dua orang yang menghabiskan waktu bersama.

    ReplyDelete
  33. RISKA AYU ARDANI
    16709251021
    PMAT KELAS B PPS UNY 2016

    Bagaimana konsep Cinta dalam Filsafat?
    Cinta adalah bagian dari intuisi antara dunia yang berbeda. Setiap manusia memiliki intuisinya yang mengarahkan diri manusia tersebut melihat salah satu hal yang baginya menakjubkan.
    Suatu hari, Plato bertanya pada gurunya, “Apa itu cinta? Bagaimana saya menemukannya? Gurunya menjawab, “Ada ladang gandum yang luas didepan sana. Berjalanlah kamu dan tanpa boleh mundur kembali, kemudian ambillah satu saja ranting. Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap paling menakjubkan, artinya kamu telah menemukan cinta” dan pada hakekatnya cinta itu tidak bisa didefinisikan, karena ini hanya mengenai sebuah rasa. Cinta yang tulus, bukan definisi cintanya melainkan pelakunya yang tulus memaknai cinta itu. Cinta itu buta, bukan cinta yang buta melainkan pelakunya yang buta tertutup tak bisa mengendalikan emosi dan intuisinya lagi

    ReplyDelete
  34. Kartika Nur Oktaviani
    16709251032
    Pendidikan Matematika S2 UNY kelas B

    Assalamu'alaikum wr wb.
    Bagaimana konsep demokrasi dalam filsafat?
    Menurut saya, demokrasi adalah berbeda dalam kesamaan, dan kesamaan di dalam perbedaan. Di satu sisi, kita kompak karena keputusan ada di tangan kita berdasarkan musyawarah dan kesetaraan hak, namun setiap individu bisa mempunyai pendapat yang berbeda-beda. Kita tidak bisa menggugat orang lain agar mempunyai pendapat yang sama dengan kita. Jangankan kita dengan orang lain, Aku=aku saja sudah berbeda.
    Wassalamu'alaikum wr wb.

    ReplyDelete
  35. Seftika Anggraini
    13301241013
    Pendidikan Matematika I 2013

    Menanggapi pertanyaan "Bagaimana konsep Cinta dalam Filsafat?"
    Jawaban dari pertanyaan tersebut sudah Prof. Marsigit jelaskan dalam salah satu elegi beliau.
    Terkadang, maksud kita untuk mencintai justru merusak apa yang kita cintai. Dengan demikian, bukan cinta yang kita peroleh namun penderitaan. Cinta tidak selalu harus berkesampaian. Orang Jawa mengatakan "welas tanpa asih" yang artinya cinta karena ego dan bukan cinta karena asih. Maka sebenar-benar cinta adalah miliknya bukan milik kita.
    Terima kasih

    ReplyDelete
  36. LINA
    16701261022
    PEP-A/2016

    Saya ingin mencoba menanggapi pertanyaan saudara Wahyu Hardiyanto, yang menanyakan bagaimana agar terhindar dari ruang dan waktu yang salah?
    Ruang dan waktu merupakan salah satu struktur dari objek filsafat, yang ada dan yang mungkin ada. Keduanya selalu berinteraksi bersama. Jika salah satu tidak ada, maka kiamat yang akan terjadi. Adapun benar dalam filsafat adalah yang sopan dan santun sesuai dengan ruang dan waktu. Oleh karena itu, kita harus selalu berfilsafat, memikirkan apa yang sudah, sedang, dan yang akan kita lakukan, kita ucapkan dan pikirkan. Semua hal tersebut harus kita sesuaikan dengan ruang dan waktunya. Kebenaran dalam ruang dan waktu tertentu bisa menjadi tidak benar pada ruang dan waktu yang lain.

    ReplyDelete
  37. Ika Dewi Fitria Maharani
    16709251027
    PPs UNY P.Mat B 2016

    Saya akan mencoba menanggapi pertanyaan no 18 oleh Saudara Rahayu Malini yaitu 18. Rahayu Malini:
    Bagaimana konsep Perbedaan Agama dalam Filsafat?

    Menurut saya konsep agama dan filsafat berbeda beberapa aspek. Pertama adalah sumber, konsep agama berasal dari Tuhan Yang Maha Esa. Sedangkan konsep filsafat berasal dari pikiran para filsuf, yaitu manusia. Kedua, dari segi kebenarannya maka konsep agama bersifat absolut sedangkan filsafat bersifat relatif.

    ReplyDelete
  38. Khaerudin
    16701621009
    S3 PEP Kelas A 2016

    Tanggapan pernyataan dari Firda Halawati: Bagaimana konsep Kehormatan menurut Filsafat?

    Persoalan kehormatan menyangkut langsung realitas hidup manusia sehari-hari. Dalam realitas sosial hidup bermasyarakat, persoalan kehormatan menjadi suatu persoalan yang sangat sensitif karena menyangkut harga diri manusia itu sendiri. Siapa pun tidak pernah menginginkan harga dirinya diinjak-injak. Ia tak ingin martabatnya direndahkan. Ia bahkan berusaha dengan berbagai cara untuk merebut, mempertahankan harga diri, dan memilikinya secara utuh. Paradigma inilah yang kita lihat dalam realitas hidup bermasyarakat dewasa ini.

    ReplyDelete
  39. komenta atas pertanyaan no 6. Evri kurniawati :Apa yang dimaksud fatamorgana dan bagaimana menyikapinya ?
    Fatamorgana adalah suatu objek dimana mata melihatnya sebagai suatu yang nyata,yang digambarkan seperti sebuah tempat dimana terhampar luas padang pasir atau hamparan salju putih. Fatamorgana dikatakan juga sebagai ilusi atau halusinasi manusia ketika berada pada keadaan yang sangat lemah,namun orang-orang mengatakan fatamorgana bukanlah hanya sekedar ilusi karena semua orang bisa melihatnya. fatamorgana memang masih menyimpan banyak misteri. Bahkan para ahli pun masih belum bisa menjelaskan secara lebih terperinci. Terutama bagaimana bisa suatu pemandangan kota bisa terproyeksi dengan jelas di atas langit kota lain. Namun bisa jadi misteri ini malah membuat fatamorgana menjadi lebih menarik.



    M. Saufi Rahman
    S3 PEP Kelas A
    16701261024

    ReplyDelete
  40. Asma' Khiyarunnisa'
    16709251036
    PPs PM B 2016

    Konsep perbedaan agama dalam filsafat. Perbedaan itu adalah rahmat dari Tuhan, begitu pula dengan perbedaan agama. perbedaan agama merupakan hal yang wajar, karena dengan perbedaan tersebutmuncullah rasa toleransi dan saling pengertian sehingga membuat hdup lebih berestetika dan lebih berharmoni.

    ReplyDelete
  41. Wadiyono
    16701251021
    Penelitian dan Evaluasi Pendidikan S2 2016

    2. Firda HalawatI:
    Bagaimana konsep Kehormatan menurut Filsafat?
    Sikap moral yang sebenarnya adalah sikap otonomi moral, otonomi moral berarti bahwa manusia menaati kewajibannya karena ia sadar diri, akan kehormatan,harkat dan martabat seseorang. Bukan karena terbebani, terkekang, tuntutan, dsb. Otonomi juga menuntut kerendahan hati untuk menerima bahwa kita menjadi bagian dari masyarakat dan bersedia untuk hidup sesuai dengan aturan-aturan masyarakat yang berdasarkan hukum. Hukum adalah tatanan normatif lahiriah masyarakat .Dan kehormatan adalah salah satu tatanan normatif bagian dari Hukum itu sendiri....

    ReplyDelete
  42. Wadiyono
    16701251021
    Penelitian dan Evaluasi Pendidikan S2 2016

    14. Anggoro Eko Yuni Cahyono:
    Bagaimana hubungan antara Psikologi dan Filsafat?

    Filsafat memainkan peranan dalam hubungannya dengan semua ilmu pengetahuan. Filsafat adalah ibu dari segala Ilmu. Filsafat tidak harus mengirim imformasi dari sisi ilmu pengetahuan, tapi harus memberikan dan mendasari ilmu pengetahuan,termasuk didalamnya adalah Psikologi dan Ilmu-ilmu yang lain...

    ReplyDelete
  43. Andi Sri Mardiyanti Syam
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillah.
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    Untuk pertanyaan dari saudari Rahmi yakni bagaimana pandangan filsafat terhadap transgender dan perkawinan sejenis. Transgender merupakan suatu bentuk penyimpangan dimana seseorang tidak berada di dalam ruang dan waktu yang seharusnya sehingga menurut pandangan saya oarng-orang transgender merupakan orang-orang yang lupa akan ruang dan waktunya mereka sendiri. Sesungguhnya di dunia ini diciptakan berpasang-pasangan, laki-laki sebaiknya ya berpasangan dengan wanita. Sehingga anomali dari transgender tersebut merupakan penyalahan kodrat terhapa apa yang telah ditetapkan oleh Sang Khalik Allah SWT.

    Sekian, terima kasih.
    Wassalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    ReplyDelete
  44. Andi Sri Mardiyanti Syam
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillah.
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.


    Untuk pertanyaan dari saudara Firda, yakni bagaimana konsep kehormatan menurut pandangan filsafat. Kehormatan merupakan penghargaan yang dilekatkan terhadap subjek. Kehormatan itu merupakan harga diri yang harus selalu dijaga oleh subjek, karena ketika seseorang telah kehilangan akan kehormatan yang dimilikinya maka value dari subjek tersebut juga akan ikut turun. Kehormatan merupakan suatu siri’na pacce dalam adat istiadat bugis makassar yang harus ditebus dengan sangat mahal bahkan ditebus dengan nyawa ketika kehormatan itu dilanggar oleh personal maupun oleh kelompok.

    Sekian, terima kasih.
    Wassalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    ReplyDelete
  45. Andi Sri Mardiyanti Syam
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillah.
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.


    Untuk pertanyaan dari saudara Mu’ad, yakni bagaimana proses pembentukan karakter menurut pandangan filsafat. Pembentukan karakter haruslah dimulai ketika anak-anak masih berada pada usia balita, karena mpenanaman moral dan karakter sangat baik dilakukan pada masa itu dimana sang anak masih meiliki hati yang bersih yang belum terkontaminasi sifat-sifat iri dengki. Oleh karena itu pembentukan karakter membutuhkan waktu yang lama untuk melihat hasil pengaplikasiannya karena karakter itu tidaklah terbentuk secara instan.

    Sekian, terima kasih.
    Wassalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    ReplyDelete
  46. Andi Sri Mardiyanti Syam
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillah.
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    Untuk pertanyaan dari saudara meydi, yakni bagaimana memanfaatkan kontradiksi untuk kemaslahatan umat manusia. Kontradiksi dan anomali memang sangatlah diperlukan untuk mengisi kekurangan manusia satu sama lainnya. Seandainya semua manusia mempunyai bakat yang sama, tentunya dunia ini tidak akan berkembang. Namun kontradiksi yang terdapat dalam bakat manusia lah yang menyebabkan ini berkembang dengan pesatnya. Ada orang yang berbakat dalam tekhnologi, ada orang yang berbakat dalam bidang praktek. Maka jika kedua kotradiksi itu saling bekerja sama satu sama lain tentunya akan menghasilkan sebuah maha karya yang sangat hebat.

    Sekian, terima kasih.
    Wassalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    ReplyDelete
  47. Andi Sri Mardiyanti Syam
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillah.
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.


    Untuk pertanyaan dari saudara Sestri Nela Kurnia, bagaimana pandangan filsafat tentang lupa. Lupa merupakan sifat yang sangat-sangat manusiawi. Karena memang struktur otak manusia ada yang berupa ingatan jangka pendek dan ingatan jangka panjang. Sehingga ketika sesuatu itu tersimpan di memori jangka pendek, kemudian baru dibuka dalam waktu yang lama. Maka tentunya ingatan jangka pendek itu akan hilang. Mungkin yang jadi masalah adalah ketika yang mengakibatkan lupa itu adalah penyakit Alzheimer, maka itu butuh pengobatan yang lebih mendalam dalam bidang medis.

    Sekian, terima kasih.
    Wassalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    ReplyDelete
  48. Andi Sri Mardiyanti Syam
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillah.
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.


    Untuk pertanyaan dari saudara Evri yakni tentang fatamorgana. Fatamorgana dalam masa-masa belakangan ini yang sering disebut dengan PHP merupakan suatu fenomena yang boomoing. PHP alias pemberi harapan palsu alias harapan fatamorgana dahulunya sering dicontohkan oleh para pejabat dan wakil rakyat kita di kursi DPR. Pada awal masa kampanye mereka mempunyai mulut yang sangat manis, namun seiring waktu berjalan maka tidak ada pelaksanaannya. Menyikapi nhal tersebut kita cukup berpikir bahwa janji adalah hutang. Hutang harus tetap dibayarkan, kalau tidak bisa dibayarkan di dunia maka dibayarkan di akhirat. Oleh karena itu semua ditanggung pribadi masing-masing atas fatamorgana yang dia ciptakan sendiri di dalam masyarakat.

    Sekian, terima kasih.
    Wassalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    ReplyDelete
  49. Andi Sri Mardiyanti Syam
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillah.
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.


    Untuk Pertanyaan dari saudara Aqilah, yakni bagaimana konsep hubungan atau interaksi dalam keluarga dan masyarakat. Suatu ke konsep hubungan yang harus dijalin di dalam masyarakat yakni, sebaiknya masyarakat harus bisa menerima kekurangan dan kelebihan maing-masing. Yakni banyak orang yang hanya berhubungan satu sama lain hanya ketika ada kelebihan pada orang tersebut atau bisa dikatakan hanya padaa saat sena ng saja. Oleh karena itu dalam menjalin hubungan yang menerima kelebihan dan kekurangan masing-maing sangatlah diperlukan dalam interaksi di masyarakat agar terjadi keharmonisan dan juga keserasian dalam hidup berinteraksi.

    Sekian, terima kasih.
    Wassalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    ReplyDelete
  50. Umi Arismawati
    13301241032
    Pendidikan Matematika A 2013

    7. Aqiilah:
    Bagaimana Filsafat memandang konsep hubungan/interaksi dalam keluarga dan masyarakat?
    menurut KBBI, keluarga adalah satuan kekerabatan yang sangat mendasar dalam masyarakat. Keluarga merupakan masyarakat pertama yang dikenal oleh setiap orang. Sehingga hubungan dalam keluarga itu sangat dekat. Dan setelah interaksi dengan keluarga, barulah seorang indivu mengenal masyarakat diselilingnya. Sebagai makhluk sosial seseorang harus menjalin hubungan baik dengan keluarga maupun masyarakat.

    ReplyDelete
  51. Umi Arismawati
    13301241032
    Pendidikan Matematika A 2013

    22. Betty Kusumaningrum:
    Bagaimana Filsafat memandang perubahan/pergantian Kurikulum Pendidikan?

    Zaman terus berganti. Ilmu juga terus bertambah dan berubah. Sehingga Kurikulum suatu pendidikan haruslah mengikuti perkembangan zaman. Jadi wajar biladalam jangka waktu tertentu suatu negara merubah kurikulum pendidikannya. Hal ini bertujuan untuk pendidikan negara yang lebih baik. Akan tetapi dalam perubahannya harus direncanakan dengan matang dan disiapkan dengan baik. Terima kasih

    ReplyDelete
  52. Fitri Ayu Ningtiyas
    16709251037
    S2 P.Mat B UNY 2016

    Pertanyaan ke-10 adalah tentang bagaimana konsep cinta dalam filsafat. Dalam perkuliahan Bapak Marsigit pernah menjelaskan bahwa cinta adalah tentang intuisi. Intuisi yang dimiliki antara satu orang dengan orang lainnya akan berbeda satu dan lainnya. Intuisi juga dapat didasarkan dari pengalaman setiap orang yang pernah dilaluinya. Tentang cinta, setiap orang memiliki intuisinya masing-masing dalam memaknai cinta itu sendiri. Karena cinta sendiri dapat berarti kebahagiaan, kedamaian, kasih, sayang, melindungi, dilindungi, rasa sakit, kekecewaan dan masih banyak lagi tergantung pada intuisi dan pemikiran yang dimiliki oleh setia.

    ReplyDelete
  53. RAIZAL REZKY
    16709251029
    S2 P.MAT B 2016

    pertanyaan no. 10 dari Jaya Paldi yaitu "Bagaimana konsep Cinta dalam Filsafat?". Cinta merupakan sifat dimana dalam kehidupan cinta dapat menjadi suatu hal yang buruk dan yang baik. Cinta yang buruk apabila kita mencintai sesama manusia yang bukan mahram kita dengan berlebihan sehingga kita melupakan keadaan spiritual kita, cinta kepada benda seperti Handphone sehingga kita terus sibuk untuk terus memainkannya sehingga kita lupa beribadah kepada ALLAH SWT. itulah cinta yang buruk, sedangkan Cinta yang baik dan merupakan Cinta yang absolut adalah Cinta kepada sang Pencipta yaitu ALLAH SWT.

    ReplyDelete
  54. RAIZAL REZKY
    16709251029
    S2 P.MAT B 2016

    pertanyaan no. 15 dari Ni Kadek yaitu "Bagaimana konsep kekuasaan dalam Filsafat?". Kekuasaan merupakan hal yang terus menerus dikejar oleh manusia sehingga ia terkadang lupa bahwa ia mempunyai kewajiban kepada ALLAH SWT. Kekuasaan dalam artian ini bersifat Intensif dan Ekstensif, artinya kekuasaan memiliki 1, kekuaasaan memiliki 2, kekuasaan memiliki 3, dst. sedangkan 1, 2, 3, dst nya juga bersifat Intensif dan Ekstensif yang bisa berarti Hp, motor, kota, kabupaten, provinsi, negara, dst.

    ReplyDelete
  55. Niswah Qurrota A'yuni
    NIM. 16709251023
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas B 2016

    Assalamu'alaikum Wr.Wb.,

    Berdasarkan hasil pembelajaran filsafat ilmu dengan Pak Marsigit, saya ingin menanggapi pertanyaan nomor 1 tentang pandangan Filsafat terhadap transgender atau perkawinan sesama jenis. Transgender itu the power of mind yang tidak dibatasi oleh agama. Maka sebelum mengembarakan pikiranmu, kendalikan melalui agama, berdoalah supaya tau mana yang baik dan buruk. Melakukan dosan itu awalnya terpaksa, berikutnya tidak menyadari, berikutnya diberikan toleransi di dalam pikiran untuk mendiskusikannya dan seterusnya dan seterusnya. Kalau sudah menyangkut karakter tunjukkan karakter kita apapun filsafatnya.

    Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  56. Sumbaji Putranto
    16709251028
    Pend. Matematika S2 Kelas B

    Berikut uraian jawaban yang pernah Prof Marsigit dalam sebuah kesempatan kuliah yang saya coba tuliskan kembali terkait pertanyaan “Bagaimana pandangan Filsafat terhadap transgender atau perkawinan sesama jenis?”....“Lebih baik tidak memikirkan dan mendiskusikan hal seperti itu. Karena ditakutkan kita menjadi pengikutnya. Itu adalah cara mereka. Awalnya dipaksa, berikutnya dia tidak menyadarinya, berikutnya diberi toleransi di dalam pikiran untuk mendiskusikannya, dan seterusnya-seterusnya. Kalau sudah menyangkut karakter, tunjukkan karakter kita. Apapun filsafatnya. Ketika kita mengetahui kalau itu dosa, maka sudah tidak usah diterus-teruskan. Filsafat ada batasnya. Itulah maksudnya, tidak bisa sembarang semua bisa ditanyakan. Bagaimana kalau pikiran tidak dibatasi oleh agama atau sopan santun. Ada sau hal yang sangat berpengaruh dalam hal ini, yaitu the power of mind. The power of mind itu misalnya ketika seorang perempuan membayangkan dirinya sebagai laki-laki siang dan malam. Maka lama-kelamaan akan terobsesi sebagai laki-laki. Dia akan melakukan berbagai tindakan untuk mengubah dirinya sebagai laki-laki. Itulah the power of mind. Itulah bahayanya the power of mind jika tidak dibatasi oleh agama.”

    ReplyDelete
  57. Sumbaji Putranto
    16709251028
    Pend. Matematika S2 Kelas B

    Pertanyaan berkenaan dengan Tuhan, Alam Barzah dsb pernah ditanyakan beberapa mahasiswa dalam kesempatan kuliah. Berikut saya uraikan kembali pemahaman saya terkait jawaban-jawaban yang pernah dikemukakan oleh Prof Marsigit. “Saya sarankan untuk belajar filsafat jangan terlalu royal bicara Tuhan. Berbahaya. Oke sebelum belajar filsafat kita istighfar dulu yg islam itu. Berdoa. Istighfar mohon maaf sebelumnya ini saya mengembarakan pikiran. Pikiran ku tertambat di dalam hati hatiku adalah keyakinanku. Spiritualku agamaku. imanku ibadahku akidahku. Sehingga sejauh-jauh pikiran tetap bisa kembali. Jadi ibarat kebun itu di sana ada batu di sana ada tanah yang subur di sana ada kolam air dan sebagainya nanam pohon itu ya lihat kebunnya jangan mentang-mentang dibolehkan nanam, ya aku nanam pohon nyoba-nyoba supaya pohonnya bisa bergoyang-goyang nanam di atas air, haha lama-lama busuk. Aku coba nanam di atas batu lama-lama tidak berkembang dan mati. Filsafat juga begitu hidup juga begitu. (Uraian jawaban pertanyaan: Bagaimana Filsafat dapat menjelaskan konsep dan keadaan Alam Barzah?)

    ReplyDelete
  58. ULFA LU'LUILMAKNUN
    16709251022
    S2 Pendidikan Matematika 2016 Kelas B

    Assalamualaikum Wr.Wb.

    Bagaimana konsep Cinta dalam Filsafat? Cinta itu banyak jenisnya bukan hanya cinta laki-laki terhadap perempuan atau cinta perempuan terhadap laki-laki, tetapi ada cinta terhadap Allah, cinta kepada Rasul, cinta kepada orang tua, cinta kepada saudara, cinta kepada teman, sampai cinta kepada diri sendiri, juga cinta terhadap terhadap ilmu pengetahuan, dan seterusnya. Bagaimana agar terhindar dari Ruang dan Waktu yang salah? Tetaplah bertikhtiar, bersihkan pikiran, bersihkan hati dan selalu berdoa kepada Allah SWT. Apa konsep makna Bertengkar, Bercerai, Berkelai, dan Berperang dst.. dalam Filsafat? Ketika pikirian bertengkar atau berkelahi dan kita menjadi bingung maka itulah sebenarnya ilmu.

    Wassalamualaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  59. Luthfannisa Afif Nabila
    13301241041
    Pendidikan Matematika A 2013
    ~Konsep cinta dalam filsafat adalah sebenar-benar cinta adalah ketulusan.
    ~Agar terhindar dari ruang dan waktu yang salah adalah kesadaran diri untuk memposisikan diri.

    ReplyDelete
  60. Andina Nurul Wahidah
    16701251019
    PEP-S2 Kelas B

    Saya tertarik mengomentari pertanyaan ke-9, “Bagaimana filsafat dapat menjelaskan konsep dan keadaan alam barzah?”
    Dalam filsafat, kita mengenal beberapa dimensi yang salah satunya adalah dimensi spiritual. Pada dimensi inilah dijelaskan segala sesuatu yang berada di luar nalar kita. Sisi spiritualitas yang erat kaitannya dengan agama menjelaskan segala sesuatu terkait keyakinan yang diorganisir oleh hati kita. Maka, penjelaskan tentang alam barzah berada pada dimensi ini.

    ReplyDelete
  61. Andina Nurul Wahidah
    16701251019
    PEP-S2 Kelas B

    Selanjutnya, terkait pertanyaan nomor 8, “Bagaimana konsep demokrasi dalam filsafat?”.
    Demokrasi adalah kebebasan berpendapat. Makna kebebasan ini telah menjadi perbincangan hangat sejak berabad-abad lalu dan menjadi kajian yang dipikirkan mendalam oleh para filsuf termasuk filsuf besar seperti Immanuel Kant.
    Namun, makna kebebasan dari kacamata filsafat hanyalah berarti bagian dari fatamorgana yang tidak dapat dipersepsi menggunakan panca indera.

    ReplyDelete
  62. Andina Yuliana Dewi
    13301241007
    P.Matematika I 2013

    Saya ingin memberikan komentar tetang pertanyaan "Bagaimana pandangan Filsafat terhadap transgender atau perkawinan sesama jenis?". Menurut saya, mereka yang transgender itu sakit, dan tidak bertingkah laku sesuai ruang dan waktu. Sebenar-benarnya manusia telah diciptakan berpasang-pasangan, mereka yang menyimpang sama saja tidak sesuai dengan ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  63. Andina Yuliana Dewi
    13301241007
    P.Matematika I 2013

    Menanggapi pertanyaan "Apa hakikat konsep Bilangan dalam Filsafat?". Secara filsafat, konsep Bilangan itu hanya dapat dipahami dalam Intuisi Ruang dan Waktu. Bilangan itu bermakna karena mempunyai Nilai, dan itu hanya berlaku saat berada di dalam pikiran

    ReplyDelete
  64. Andina Yuliana Dewi
    13301241007
    P.Matematika I 2013

    Menanggapi pertanyaan dari sdri. Sestri mengenai bagaimana Filsafat memandang konsep Lupa yang ada di dalam Psikologi?. Lupa adalah anti-thesis dari ingat. Ketika hal yang pernah tersimpan di otak tidak bisa di "recall" hal ini dapat dikatakan sebagai lupa.

    ReplyDelete
  65. Andina Yuliana Dewi
    13301241007
    P.Matematika I 2013

    Bagaimana Filsafat memandang perubahan/pergantian Kurikulum Pendidikan?Hal ini wajar dikarenakan kurikulum juga harus disesuaikan dengan ruang dan waktu. Pergantian ini menjadikan kurikulum Indonesia lebih baik dan lebih bisa digunakan untuk mencapai tujuan pendidikan Indonesia.

    ReplyDelete
  66. Andina Yuliana Dewi
    13301241007
    P.Matematika I 2013

    Saya tertarik dengan pertanyaan "Bagaimana Filsafat mampu menuntun kita mencapai Cita-cita?". Saya ingin mencoba menjawab, filsafat akan membantu kita mencapai cita-cita jika kita bisa mengimplementasikan konsep fatal dan vital dalam filsafat. Fatal itu bergantung pada ikhtiar dan vital bergantung pada nasib), apabila keseimbangan antara fatal dan vital kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari akan memudahkan kita untuk mencapai cita-cita. Selain kita beridoa, juga harus berusaha untuk mendapatkan apa yang kita inginkan tersebut, karena doa tanpa usaha adalah sia-sia, begitu juga usaha tanpa doa.

    ReplyDelete
  67. Andina Yuliana Dewi
    13301241007
    P.Matematika I 2013

    Berusaha menjawab pertanyaan mengenai konsep Radikalisme dalam Filsafat, dari sumber yang saya baca filsafat radikalisme artinya sebuah cabang filsafat dimana filosofisnya mengekang kepada peserta didik untuk selalu tunduk terhadap aturan-aturan yang telah ditetapkan.

    ReplyDelete
  68. Andina Yuliana Dewi
    13301241007
    P.Matematika I 2013

    Menanggapi pertanyaan tentang konsep cinta menurut filsafat, saya mengutip pernyataan dari Plato "Love makes us whole, again". Plato mengungkapkan pendapatnya tentang cinta, bahwa mencintai itu untuk melengkapi.

    ReplyDelete
  69. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    Bagaimana filsafat memandang perkawinan sesama jenis?

    Seperti yang kita dalam filsafat ada 4 tingkatan yang meliputi material, formal, normatif dan spiritual. Spiritual merupakan tingkatan tertinggi yang merupakan hakikat ketuhanan atau puncak berpikirnya manusia. Dengan pendekatan islam, pernikahan dimaksudkan untuk membangun keluarga yang bahagia, stabil, dan sejahtera, untuk membesarkan anak-anak yang sehat berkomitmen, untuk melestarikan keturunan dan tatanan sosial, untuk memenuhi kebutuhan fisik dan psikologis manusia, dan menciptakan komunitas dan masyarakat yang beradab. Sehingga pernikahan sesama jenis telah melanggar aturan atau tingkatan Spiritual dimana pernikahan itu tujuannya adalah menghasilkan keturunan bukan tujuan kenikmatan sesaat saja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pernikahan sesama jenis, di sisi lain, memberikan ancaman serius bagi institusi keluarga, permasalahan sosial, membahayakan kehidupan keluarga yang indah, dan tatanan sosial masyarakat manusia.

      Delete
  70. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    Menurut saya filsafat dalam memandang kehormatan adalah sebagai berikut. Konsep kehormatan itu sendiri sering dikaitkan dengan harga diri. Sehingga manusia dalam menjaga harga dirinya dengan melakukan berbagai cara untuk mempertahankannya. Akan tetapi, sebenarnya esensi dari kehormatan itu diperoleh bila ia melakukan hal-hal yang normal, wajar, yang dapat diterima dalam hidup bermasyarakat. Akan tetapi bila ia melakukan hal-hal yang bertentangan dengan nilai dan norma masyarakat, maka saat itu juga ia kehilangan kehormatan, nama baiknya tercemar. Jadi disitulah peran tingkatan filsafat normatif dimana cara memperoleh kehormatan sebaiknya tidak melanggar norma - norma yang berlaku di masyarakat.

    ReplyDelete
  71. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    Dihimpun dari berbagai sumber yang menyatakan bahwa konsep pembentukan karakter manusia dapat dilihat dari banyak aspek. Menurut ilmuwan dunia Barat lebih memandang manusia dari kaca mata empiristik. Sedangkan dalam perspektif Islam, manusia dipahami sebagai makhluk yang memiliki potensi dimana terdapat daya-daya yang dapat memunculkan sebuah sikap dan perilaku yang tidak lepas dari stimulus dari luar dan respon berupa karakter manusia itu sendiri.

    ReplyDelete
  72. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    Bagaimana Filsafat dapat menjelaskan konsep dan keadaan Alam Barzah?

    Filsafat itu ilmu tentang berpikir yang mempunyai tingkatan tertinggi yaitu spiritual. Jadi konsep dan kondisi alam barzah didekati atau dikaji berdasarkan firman Allah SWT dalam kitab suci Al-Quran. Manusia mengkaji melalui filsafat islam dengan penafsiran Al-Quran yang tidak dilakukan secara sembarangan dan memiliki tingkatan berpikir yang tinggi. Sehingga tafsirannya bisa dipertanggungjawabkan dalam menerapkan konsep kehidupan yang islami.

    ReplyDelete
  73. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    Bagaimana agar terhindar dari Ruang dan Waktu yang salah?

    Menurut saya, manusia dapat menghindari ruang dan waktu yang salah dengan bertindak sesuai dengan norma yabg yang berlaku pada ruang dan waktu yang kita tempati serta sopan santun terhadap ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  74. Rospala Hanisah Yukti Sari
    16790251016
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A Tahun 2016
    Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    Apa yang dimaksud Fatamorgana dan bagaimana menyikapinya?

    Fatamorgana adalah sesuatu yang semu, yaitu suatu bayangan yang tampak seperti ada tapi sebenarnya tidak ada. Sebagai Contoh adalah bila kita berjalan kaki ditengah terik matahari di jalan Aspal yang panas dan tak ada kendaraan, memandanglah ke arah yang jauh maka anda akan mendapati dikejauhan seakan akan ada kubangan air. Sementara bila anda dekati air tersebut tidak ada, seakan akan menghilang.

    Dalam hidup, fatamorgana mungkin muncul ketika kita belum mengetahui hakikat penciptaan kita khususnya tujuan hidup kita. Dengan memahami hakikan hidup kita di dunia, maka kita akan mengetahui jalan yang ditempuh. Untuk memahami hakikat hidup, manusia harus memecahkan 3 simpul kehidupan. Yaitu:

    (1) Darimana kita berasal?
    (2) Untuk apa kita hidup?
    (3) Kemana kita kembali?

    Dengan memahami akan ke-3 pertanyaan tersebut, maka in syaa Allah hidup kita akan jelas terarah dan menuju kebahagiaan yang hakiki.

    Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id