Apr 19, 2013

Elegi Ritual Ikhlas 13: Memandang Wajah Rasulullah




Oleh Marsigit

Hari ke 1:
Marsigit

Elegi ini baru dalam rencana. Walaupun baru dalam rencana tetapi si penulis telah merasa bergetar hati dan seluruh tubuhnya. Air matapun tak kuasa aku bendung. Penulis belum tahu apakah mampu menuliskannya atau tidak. Jika terpaksa tidak mampu menuliskannya maka elegi ini pun urung dibuatnya. Demikian sekedar info..........
Hari ke 2:
Marsigit

Sampai hari ke 2 aku pun tak mampu memikirkan bagaimana aku menuliskan tentang bagaimana keadaannya aku ingin, atau aku merasakan atau aku bisa memandang Wajahmu ya Rasulullah. Aku mengalami perasaan bercampur antara merasa ingin dan ingin merasa memandang Wajah mu ra Rasulullah. Hingga pada hari ke 2 ini, aku pun menemukan bahwa aku tidaklah sendirian. Keadaan dan perasaan yang sama juga dialami oleh murid-muridku. Murid-muridku yang telah membaca persaaanku yang aku tuangkan pada hari pertama juga mengalami perasaan yang sama tentang hal ini. Ungkapan murid-muridku melalui komen-komen mereka semakin menambah derasnya air mataku. Terlebih mereka juga ada yang menyarankan agar aku berdoa agar aku bisa menulis Elegi ini.

Kenapa ya Allah, sekedar baru mempunyai keinginan memandang wajah Rasulullah saja hatiku sudah bergetar, tubuhku semain bergetaran, pikiranku terasa membeku, dan air mataku semakin deras mengalir. Ya Allah, ampunilah segala dosa-dosaku atas kelancangan keinginan dan pikiranku. Mohon ampun pula atas Elegi-elegi yang aku tulis. Aku bersaksi bahwa Elegi-elegi ini bukanlah segala-galanya bagiku. Ini hanyalah sarana merefleksikan diriku dan semata-mata untuk diriku. Jika ternyata bermanfaat juga bagi murid-muridku maka saya hanya berusaha bersyukur serta berusaha tawakal kepada-MU ya Allah. Hindarkanlah dari kesombongan diriku dan juga riya atas Elegi-elegiku itu ya Allah.

Sebenar-benar diriku hanyalah berserah diri kepada-Mu ya Allah. Jika engkau perkenankan aku memandang wajah Rasulullah, maka itu semata-mata adalah karunia yang Engkau limpahkan kepada diriku ya Allah. Ya Allah aku mohon perlindungan dari segala macam goda syaitan. Ya Allah tunjukilah diriku di atas jalan yang engkau ridai. Tuntunlah langkahku sehingga setiap langkahku adalah karena diri-Mu ya Allah. Tuntunlah pikiranku sehingga setiap pikiranku itu adalah karena Engkau ya Allah. Tuntunlah tulisanku sehingga setiap tulisanku itu adalah karena Engkau ya Allah. Tuntunlah kata-kata ku sehingga setiap kata-kataku itu adalah karena Engkau ya Allah. Tuntunlah penglihatanku sehingga setiap penglihatanku itu adalah karena Engkau ya Allah. Kemanapun aku melihat ya Allah maka jadikanlah bahwa aku selalu melihat diri-Mu ya Allah. Tuntunlah pendengaranku sehingga setiap pendengaranku itu adalah karena Engkau ya Allah. Astaghfirullah al adzim 3x. Al Fathehah. Al Ikhlas.

Hari ke 3:
Santri Kepala

Hai apa khabar sobat, kayaknya ini Pak Marsigit ya? Lho kenapa masih di sini? Bukankah acara Ritual Ikhlas sudah selesai, dan peserta yang lainnya sudah pada pulang. Kenapa Pak Sigit masih berada di sini? Tumben pula, nggak buat Elegi? Saya tertarik lho sama Elegi-elegi Bapak, dan saya mengikuti terus walaupun tidak pernah membuat komen.

Marsigit:
Iya..terimakasih Santri Kepala...memang...

Santri Kepala:
Kok kelihatannya serius amat ni? Apakah ada yang bisa saya bantu? Bagaimana saya harus memanggil anda? Saya memanggil Pak Marsigit, Bagawat Selatan atau Muhammad Nurikhlas?

Marsigit:
Ini bukan masalah Elegi...ini juga bukan Bagawat Selatan atau Muhammad Nurikhlas. Marsigit ya Marsigit. Sekarang saya tidak bisa lagi bermetapora. Sekali Marsigit ya tetap Marsigit. Begini Santri Kepala saya ingin menanyakan perihal pengalaman saya bercampur keinginan saya, dan keinginan saya bercampur pengalaman saya.

Santri Kepala:
Lho apa itu?

Marsigit:
Begini Santri Kepala...entah datangnya dari mana...........suatu saat begitu saja aku ingin memandang Wajah Rasulullah. Tetapi begitu aku mempunyai niat, maka bergetarlah seluruh tubuhku dan hatiku. Aku tidak kuasa melangkahkan kakiku. Aku tidak mempunyai tenaga. Oleh karena itu aku masih tetap di sini. Apakah Santri Kepala bisa membantu saya, bagaimana bisa saya memandang Wajah Rasulullah? dan apa syarat-syaratnya aku bisa memandang Wajah rasulullah? Seperti apakah Wajah Rasulullah itu?

Santri Kepala:
Wah ternyata serius bener nih. Begini Pak Marsigit, saya malah ganti ingin bertanya terlebih dulu. Secara dhohir Rasulullah itu telah meninggal dunia, bagaimana Pak Marsigit mampu meyakininya, jika belum pernah melihat Wajahnya?

Marsigit:
Aku lupa sejak kapan, karena aku sering melafalkan sejak kecil, yaitu bahwa aku meyakini Rasulullah dan kebenaran yang dibawanya semenjak saya mengucapkan syahadat, sebagai berikut: Saya bersaksi bahwa tiada Ilah selain Allah dan saya bersaksi bahwa Muhammad saw adalah Rasul / utusan Allah.: “Asyhadu An-Laa Ilâha Illallâh wa Asyhadu Anna Muhammadar Rasulullâh”

Santri Kepala:
Unsur hakekat apa saja yang ada dalam Kalimah Syahadat itu?

Marsigit:
Setau saya ya kesaksianku bahwa tiada Ilah selain Allah dan saya bersaksi bahwa Muhammad saw adalah Rasul / utusan Allah. Apakah sekiranya terdapat unsur-unsur hakekat yang lainnya?

Santri Kepala:
Dilihat dari semantik bahasanya dan ontologis maknanya, Kalimah Syahadat itu memuat banyak unsur yaitu Pengetahuan, Ikrar, Sumpah, Janji, Keyakinan, Keikhlasan, Kejujuran, Kecintaan, Penerimaan dan Ketundukan.

Marsigit:
Wah...bolehkan anda uraikan apa yang dimaksud masing-masing maknanya itu?

Santri Kepala:
Kalimah Syahadat mengandung unsur Pengetahuan karena seseorang yang bersyahadat harus memiliki pengetahuan tentang syahadatnya. Dia wajib memahami isi dari dua kalimat yang dia nyatakan itu, serta bersedia menerima konsekuensi ucapannya. Seseorang yang bersyahadat haruslah mengetahui dengan sempurna makna dari syahadat tanpa sedikitpun keraguan terhadap makna tersebut. Artinya diapun harus meyakininya. Jika seorang muslim telah mengikrarkan Kalimah Syahadat maka dia mempunyai kewajiban untuk menegakkan dan memperjuangkan apa yang kita Ikrarkan itu. Mengucapkan Kalimah Syahadat juga mengandung unsur Sumpah, artinya seorang muslim yang telah mengucapkannya bersedia menerima akibat dan resiko apapun dalam mengamalkan sumpahnya tersebut, siap dan bertanggung jawab dalam tegaknya Islam dan penegakan ajaran Islam. Mengucap Kalimah Syahadat juga mempunyai unsur ontologisnya Janji, yaitu berjanji setia untuk mendengar dan taat dalam segala keadaan terhadap semua perintah Allah SWT, yang terkandung dalam Al Qur'an maupun Sunnah Rasul. Bersyahadat itu juga harus memenuhi unsur Menerima dan Tunduk dengan Jujur, Ikhlas, dan semata-mata demi Cintanya kepada Allah dan Rasul-Nya. Bersyahadat itu harus menerima dengan Jujur dan Ikhlas segala sesuatu yang datang dari Allah dan Rasul-Nya. Dan hal ini harus membuahkan ketaatan dan ibadah kepada Allah SWT, dengan jalan meyakini bahwa tak ada yang dapat menunjuki dan menyelamatkannya kecuali ajaran yang datang dari syariat Islam melalui Al Qur'an dan Sunnah Rasul, serta berserah diri kepada Allah dan Rasul-Nya dengan Tunduk secara fisik dan Menerima dalam hati, kemudian mengamalkan semua perintah-Nya dan meninggalkan semua larangan-Nya, dan selalu siap melaksanakan ajaran Islam dalam kehidupannya.

Marsigit:
Astagfirullah al adzim...ya Allah ampunilah dosaku atas kebengalan pikiranku ini. Ternyata tidak aku sangka bahwa dari kalimat Syahadat yang sederhana itu mengandung makna yang sangat dalam dan sangat luas. Ya Allah sekali lagi mohon ampun diriku yang hina ini. Aku jadi tidak merasa percaya diri. Pantaskah orang seperti diriku ini punya keinginan memandang Wajah Raulullah? Ya Allah ..permohonan ampun yang terus-menerus bagiku kiranya belumlah cukup bagi diriku untuk menghapus dosa-dosaku. Astagfirullah al adzim...5 x, al-Fathehah 1x, al-Ikhlas 3x.

Santri Kepala:
Wahai Pak Marsigit...kenapa dirimu itu? Baik-baik saja? Katanya mau bikin Elegi?

Marsigit:
Aku telah menemukan bahwa kalimat-kalimatku pada hari ke 1, hari ke 2 dan hari ke 3 sekarang ini, itulah sebenar-benar Elegi itu. Walaupun aku tidak terlalu peduli tentang apakah dia Elegi atau bukan. Tetapi maafkan Santri Kepala..aku tidak sanggup meneruskan..perbincangan ini. Aku betul-betul diliputi suasana hati yang haru dan perasaan yang tidak bisa aku gambarkan dengan kata-kata. Ijinkanlah aku ingin meneteskan air mataku. Tetesan air mataku itulah yang mewakili segala suasana kebathinanku itu. Maaf Santri Kepala biarkan aku sendirian disini seraya aku ingin mensyukuri nikmat yang tiada tolok bandingannya yang telah dikaruniakan oleh Allah kepadaku. Ya Allah ampunilah dosa-dosaku. Aku tidak mengira bahwa keinginanku memandang Wajah Rasulullah itu benar-benar keterlauan karena belum mengukur dan melihat siapa diriku itu, bagaimana ikhlasku itu, seberapa banyak amal-amalku, bagaimana adab berdoaku, bagaimana adab beribadatku, seberapa sadakahku, seberapa perjuanganku di jalan Allah, dsd. Di beri hidup sampai di sini saja aku sudah merasa bersyukur. Aku tidak tahu apakah hari esok aku masih mampu bertanya kepadamu Santri Kepala.

Santri Kepala:
Baiklah Pak Marsigit, untuk menenangkan pikiran marilah kita berdoa bersama.
Allohuma ij’alana minadz dzaakiriena wadz dzaakirot. Allohumma nawwir qulubana bikulli hidayatika kama nawwarta binuri syamsika abadan abadan. Robbana taqobbal minna innaka Antas Samie’ul ‘Alaiem watub ‘alaina innaka Anta Tawwabur Rohiem. Robbana dholamna anfusana wa inlam taghfir lana watarhamna lanakunanna minal khosirien. Robbana atina fid dunya hasanatan wafil akhiroti hasanatan wa qina adzaban naar, wa adkhilna jannata ma’al abror Ya ‘Aziezu Ya ghoffar. Wa sholallohu ‘alaa Sayyidina Muhammadin an-nabiyyil umiyyi wa a’alaa alihi wa shohbihi wa azwajihi wa dzurriyyatihi wa ahli baitihi ajma’ien wasallam. Subhana Roobika Robbil ‘Izzati ‘amma yashifuun wa salamun ‘alal mursalien wal hamdulullahi Robbil ‘alamien.

Hari ke 4:
Santri Kepala:

Wahai sobatku, Pak Marsigit...sudahlah....janganlah berlarut-larut dan berlebihan segala sesuatunya itu. Selalu istigfar dan mohon ampunlah kepada Allah SWT, serta mohon petunjuk dengan ikhlas dan tawakal seraya berserah diri memohon ridhanya. Pada hari ke 4 ini apakah anda masih memikirkan tentang Wajah Rasulullah?

Marsigit:
Maaf Santri Kepala...tentulah selama 4 hari sempai sekarang aku lebih dari memikirkannya tentang Wajah Rasulullah itu. Segenap jiwa dan ragaku telah melibatkan diri dalam ikhtiarku dalam pengalaman dan keinginan memandang Wajah Rasulullah, kemanapun mukaku aku palingkan. Engkau belum menjawab pertanyaanku semula yaitu apakah engkau bisa membantu saya, bagaimana bisa saya memandang Wajah Rasulullah? dan apa syarat-syaratnya aku bisa memandang Wajah Rasulullah? Seperti apakah Wajah Rasulullah itu?

Santri Kepala:
Oh baiklah kalau begitu. Marilah kita dengarkan saja apa kata mereka yang sudah berpengalaman melihat Wajah Rasulullah. Hadits yang diriwayatkan oleh Al Thabrani, juga Al Haitamidalam kitab Majma’ 2:220 menerangkan kesaksian seseorang yang pernah menyaksikan peristiwa kelahiran Rasulullah. Ialah ibu Utsman binti Abdash, beliau berkata, “Aku menyaksikan ketika Aminah melahirkan Rasulullah, keluar cahaya yang menyinari seluruh rumah. Di saat itu aku sedang berada di rumahnya. Kemana pun kami melihat, yang terlihat adalah cahaya.”

Marsigit:
Apakah ada perumpamaan tentang Wajah Rasulullah itu seperti apa?

Santri Kepala:
Banyak sekali hadits-hadits yang menyebutkan bahwa seluruh anggota tubuh Rasulullah serta wajah beliau bercahaya. Ada sahabat yang berkata, “Apakah wajah itu seperti pedang, sehingga orang yang melihatnya ketakutan?”Tidak. Wajahnya seperti rembulan.” Ka’ab bin Malik menceritakan, “Ketika mengucapkan salam kepada Rasulullah, aku melihat wajah beliau berseri-seri karena kebahagiaan. Seperti diriwayatkan dalam Shahih Bukhari bab shifat Nabi. Jika merasa bahagia, wajah Rasulullah itu berseri-seri seperti rembulan.”

Marsigit:
Dijelaskan bahwa Wajah Rasulullah itu bersinar. Sinar seperti apakah? Apakah sinar yang kongkrit ataukah sinar sebagai suatu perumpamaan? Bagaimanakah sikap kita sebetulnya terhadap hal ini? Apakah boleh aku mengharap bisa memandang Wajahnya?

Santri Kepala:
Keterangan dari Sayyidah Aisyah, Kanzul Ummal 6:207 , “Aku meminjam jarum dari Habsah binti Rawahab untuk menjahit. Jarum itu jatuh. Aku mencari-cari, tapi tidak menemukannya. Maka ketika Rasulullah masuk, kelihatan jelaslah jarum yang hilang itu karena pancaran sinar wajahnya. Aku pun tertawa. Rasulullah bertanya, ‘Hai Humaira, mengapa engkau tertawa?’ Aku kuceritakanlah peristiwa itu. Kemudian Rasulullah berkata dengan suara yang keras, “Hai Aisyah, malanglah orang yang tidak diberi kesempatan memandang wajahku karena tidaklah seorang Mukmin atau kafir kecuali mengharapkan melihat wajahku.”

Marsigit:
Apakah sinar wajahnya juga memancarkan kewibawaan?

Santri Kepala:
Ali Karamahu Wajhah pernah berkata: “Siapa yang melihatnya sepintas lalu pasti akan terpegun kerana kewibawaannya.” Amer bin Ash menghadap Nabi SAWuntuk yang pertama kali ia berkata: “Aku tidak sanggup menatap wajahnya, kalau sekiranya orang bertanya kepadaku tentang sifat-sifat baginda, seraya tidak sanggup aku menceritakannya kerana mataku tidak sanggup menatap wajahnya.” SUBHANALLAH! Adapun pancaran nurani yg menghiasi keindahan dan keagungan Nabi Muhammad SAW sebagai yang tersebutpada sifta-sifat dan gambaran wajahnya, maka itu pun dalam erti yang hakiki. Oleh kerana itu, apa yang dimiliki oleh Rasulullah itu merupakan suatu kelebihan yang diberikan oleh Allah swt langsung kepada hambaNya yang dipilih.

Marsigit:
Apakah yang disebut Nur Muhammad itu?

Santri Kepala:
Mawlana Syaikh Hisyam Kabbani ar-Rabbani dalam Arief Hamdani menyatakan dari Nur Muhammad Allah menciptakan sebuah lampu jamrut hijau dari Cahaya, dan dilekatkan pada pohon itu melalui seuntai rantai cahaya. Kemudian Dia menempatkan ruh Muhammad s.a.w. di dalam lampu itu dan memerintahkannya untuk memuja Dia dengan Nama Paling Indah (Asma al-Husna). Itu dilakukannya, dan dia mulai membaca setiap satu dari Nama itu selama 1,000 tahun. Ketika dia sampai kepada Nama ar-Rahman (Maha Kasih), pandangan ar-Rahman jatuh kepadanya dan ruh itu mulai berkeringat karena kerendahan hatinya. Tetesan keringat jatuh dari padanya, sebanyak yang jatuh itu menjadi nabi dan rasul, setiap tetes keringat beraroma mawar berubah menjadi ruh seorang Nabi.

Marsigit:
Subhanallah! Adakah hubungan antara penciptaan Nur Muhammad dengan ruh para nabi?

Santri Kepala:
Mawlana Syaikh Hisyam Kabbani ar-Rabbani dalam Arief Hamdani menyatakan Azza wa Jala berkata kepada Nabi Muhammad s.a.w., “Lihatlah ini sejumlah besar nabi yang Aku ciptakan dari tetesan keringatmu yang menyerupai mutiara.” Mematuhi perintah ini, dia memandangi mereka itu, dan ketika cahaya mata itu menyentuh menyinari objek itu, maka ruh para nabi itu sekonyong konyong tenggelam dalam Nur Muhammad s.a.w., dan mereka berteriak, “Ya Allah, siapa yang menyelimuti kami dengan cahaya?” Allah menjawab mereka, “Ini adalah Cahaya dari Muhammad Kekasih Ku, dan kalau kamu akan beriman kepadanya dan menegaskan risalah kenabiannya, Aku akan menghadiahkan kepada kamu kehormatan berupa kenabian.” Dengan itu semua ruh para nabi itu menyatakan iman mereka kepada kenabiannya, dan Allah berkata, “Aku menjadi saksi terhadap pengakuanmu ini,” dan mereka semua setuju.

Marsigit:
Subhanallah! Adakah hubungan antara Nur Muhammad dengan Al-Qur’an?

Santri Kepala:
Mawlana Syaikh Hisyam Kabbani ar-Rabbani dalam Arief Hamdani menyatakan sebagaimana disebutkan di dalam al Quran yang Suci: Dan ketika Allah bersepakat dengan para nabi itu : Bahwa Aku telah memberi kamu Kitab dan Kebijakan; kemudian akan datang kepadamu seorang Rasul yang menegaskan kembali apa-apa yang telah apa padamu–kamu akan beriman kepadanya dan kamu akan membantunya; apa kamu setuju? Dia berkata,”Dan apakah kamu menerima beban Ku kepadamu dengan syarat seperti itu. Mereka berkata, ‘Benar kami setuju.’ Allah berkata, Bersaksilah demikian, dan Aku akan bersama kamu diantara para saksi.’ (Ali Imran, 3:75-76).

Marsigit:
Subhanallah! Adakah hubungan antara Nur Muhammad dengan Asma ul Husna? Apakah ada hubungan antara Nur Muhammad dengan penciptaan para malaikat?

Santri Kepala:
Mawlana Syaikh Hisyam Kabbani ar-Rabbani dalam Arief Hamdani menyatakan kemudian ruh yang murni dan suci itu kembali melanjutkan bacaan Asma ul Husna lagi. Ketika dia sampai kepada Nama al-Qahhar, kepalanya mulai berkeringat sekali lagi karena intensitas dari al Qahhar itu, dan dari butiran keringat itu Allah menciptakan ruh para malaikat yang diberkati.

Marsigit:
Subhanallah! Apakah ada hubungan antara Nur Muhammad dengan penciptaan alam semesta?

Santri Kepala:
Mawlana Syaikh Hisyam Kabbani ar-Rabbani dalam Arief Hamdani menyatakan dari keringat pada mukanya, Allah menciptakan Singgasana dan Hadhirat Ilahiah, Kitab Induk dan Pena, matahari, rembulan dan bintang -bintang.

Marsigit:
Subhanallah! Apakah ada hubungannya antara Nur Muhammad dengan penciptaan para ulama, syuhada dan mutaqin?

Santri Kepala:
Mawlana Syaikh Hisyam Kabbani ar-Rabbani dalam Arief Hamdani menyatakan dari keringat di dadanya Dia menciptakan para ulama, para syuhada dan para mutaqin.

Marsigit:
Subhanallah! Apakah ada hubungannya antara Nur Muhammad dengan rumah surgawi, Kaba, dan tempat-tempat suci lainnya?

Santri Kepala:
Mawlana Syaikh Hisyam Kabbani ar-Rabbani dalam Arief Hamdani menyatakan dari keringat pada punggungnya dibuat lah Bayt-al-Ma’mur( rumah surgawi) Kabatullah (Kaba), dan Bayt-al-Muqaddas (Haram Jerusalem) dan Rauda-i-Mutahhara (kuburan Nabi Suci s.a.w.di Madinah), begitu juga semua mesjid di dunia ini.

Marsigit:
Subhanallah! Apakah ada hubungannya antara Nur Muhammad dengan ruhnya kaum beriman atau bahkan orang tak beriman sekalipun?

Santri Kepala:
Mawlana Syaikh Hisyam Kabbani ar-Rabbani dalam Arief Hamdani menyatakan dari keringat pada alisnya dibuat semua ruh kaum beriman, dan dari keringat punggung bagian bawahnya dibuatlah semua ruh kaum tak-beriman, pemuja api dan pemuja patung. Dari keringat di kaki nya dibuatlah semua tanah dari timur ke barat, dan semua apa-apa yang berada didalamnya. Dari setiap tetes keringatlah ruh seorang beriman atau tak-beriman dibuat.

Marsigit:
Subhanallah! Kalau begitu seperti apakah sebetulnya ruh Nabi Muhammad SAW?

Santri Kepala:
Mawlana Syaikh Hisyam Kabbani ar-Rabbani dalam Arief Hamdani menyatakan, itulah sebabnya Nabi Suci s.a.w.disebut juga sebagai “Abu Arwah”, Ayah para Ruh. Semua ruh ini berkumpul mengelilingi ruh Muhammad s.a.w., berputar mengelilinginya dengan pepujian dan pengagungannya selama 1,000 tahun; kemudian Allah memerintahkan para ruh itu untuk memandang ruh Muhammad sallallahu alayhi wasalam. Para ruh mematuhi.

Marsigit:
:-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( ( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-(

Santri Kepala:
Pak Marsigit...kenapa engkau malah menangis?

Marsigit:
Subhanallah! Jangan salah paham Santri Kepala. Tangisanku itu adalah tangisan haru dan tangisan bersyukur. Sampai habis air mataku karena menangis selama empat hari empat malam, belumlah cukup kiranya aku mensyukuri nikmat tiada tolok bandingannya atas pencerahan dari Allah SWT yang baru saja aku dapatkan melalui perantaraan anda. Jika diperbolehkan kiranya, aku ingin segera mati saja biar segera menyusul ruh-ruh itu. Tetapi jika melihat bekalku belum seberapa, maka ijinkanlah aku ingin hidup seribu tahun lagi. Dalam filsafat itu adalah kontradiksi, dalam spiritual itu adalah karunia. Sebab kontradiksi itu ditimbulkan dikarenakan sifat manusia yang terbatas. Sedangkan Allah SWT menciptakan semua yang ada dan yang mungkin ada dengan tiada kontradiksi sedikitpun. Subhanallah. Luar biasa rakhmat Allah bagi yang mampu melihatnya. Luar biasa pula rakhmat dari Allah bagi orang-orang yang mau belajar dan memikirkannya. Amin. Sekiranya aku segera mati, maka aku tentu ingin khusnul khotimah. Tolong Santri Kepala aku diberi doa-doa bagaimana doa memohon khusnul khotimah itu?

Santri Kepala:
Baiklah. Ya Allah, jadikanlah sebaik-baik umurku pada ujungnya, dan sebaik-baiknya amalku adalah pada ujung akhirnya, dan sebaik-baik hariku adalah pada saat aku menemui-Mu. Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami dan wafatkanlah kami dalam keadaan berserah diri (kepada-Mu) . Ya Allah, sesungguhnya kami memohon pada-Mu keselamatan dalam agama, kesejahteraan/kesehatan jasmani, bertambah ilmu pengetahuan, rezeki yang berkat, diterima taubat sebelum mati, dapat rahmat ketika mati dan dapat ampunan setelah mati. Ya Allah, mudahkanlah kami pada waktu sekarat dan selamatkanlah kami dari api neraka serta kami mohon kemaafan ketika dihisap.Ya Allah, Yang Maha Pengasih lagi Penyayang, Yang Maha Pengampun lagi Maha Kuasa atas segala sesuatu. Aku mohon ya Allah, janganlah dulu cabut nyawaku sebelum Engkau haramkan neraka bagi kulitku dan sebelum Engkau wajibkan surga bagi diriku. Tetapkanlah diriku selalu setiap saat dalam keadaan beriman dan ingat kepada-Mu. Jadikanlah aku selalu dalam keadaan takut akan akhirat-Mu, jadikanlah aku menjadi orang yang dapat mencintai-Mu sebagaimana Rasulullah SAW dan para sahabatnya mencintai diri-Mu dan sebagaimana mereka takut akan akhirat-Mu. Ya Allah, jadikanlah hidupku mulai hari ini hingga detik-detik terakhir kematianku penuh ketaqwaan, keimanan, kemudahan dan kebahagiaan. Lapangkanlah kuburanku, jauhkanlah aku dari siksa kubur ya Allah. Mudahkanlah aku ya Allah di padang Mahsyar, jadikanlah aku termasuk orang yang Engkau lindungi di padang Mahsyar hingga hari penghisaban. Mudahkanlah penghisaban diriku ya Allah. Masukkanlah aku ke surga-Mu ya Allah. Jadikanlah aku termasuk orang yang Engkau beri izin untuk memandang wajah-Mu kelak di akhirat. Ya Allah, jadikanlah sebaik-baik umurku pada ujungnya, dan sebaik-baiknya amalku adalah pada ujung akhirnya, dan sebaik-baik hariku adalah pada saat aku menemui-Mu. Amin ya rob alamin.

Bacaan diambil dari berbagai sumber:
1.http://wiki.myquran.org/index.php/Syahadat
2.http://majlisdzikrullahpekojan.org/kisah-nabawi/bentuk-tubuh-dan-akhlak-rasulullah-saw/cahaya-wajah-rasulullah-saw.html:Cahaya Wajah Rasulullah saw
3.http://saffone.1.forumer.com/a/wajah-rasulullah-memancar-keindahan-dan-kewibawann_post443.html
4.Ashari dalam http://manakib.wordpress.com/2008/03/13/dari-nur-muhammad-saw/
5.Arief Hamdani dalam http://manakib.wordpress.com/2008/03/13/dari-nur-muhammad-saw/

68 comments:

  1. ALLAAHUMMA SHOLLI SHOLAATAN KAAMILATAN WASALLIM SALAAMAAN TAAMMAN 'ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADINIL LADZII TANHALLU BIHIL'UQODU WATANFARIJU BIHILKUROBU WATUQDHOO BIHILHAWAAIJU WATUNAALU BIHIR ROGHOOIBU WAHUSNUL KHOWAATIMI WAYUSTASQAAL GHOMAAMU BIWAJHIHILKARIIMI WA'ALAA AALIHII WASHOHBIHII FII KULLI LAMHATIN WANAFASIN BI'ADADI KULLI MA'LUUMIN LAKA.
    artinya:
    Ya Allah, limpahkanlah shalawat yang sempurna dan curahkanlah salam kesejahteraan yang penuh kepada junjungan kami Nabi Muhammad, yang dengan sebab beliau semua kesulitan dapat terpecahkan, semua kesusahan dapat dilenyapkan, semua keperluan dapat terpenuhi, dan semua yang didambakan serta husnul khatimah dapat diraih, dan berkat dirinya yang mulia hujanpun turun, dan semoga terlimpahkan kepada keluarganya serta para sahabatnya, di setiap detik dan hembusan nafas sebanyak bilangan semua yang diketahui oleh Engkau.

    ReplyDelete
  2. Asri Fauzi
    16709251009
    Pend. Matematika S2 Kelas A 2016
    Memandang wajah Rasullullah SAW adalah mimpi setiap muslim. Rasullullah adalah sosok manusia yang Allah ciptakan dengan segala kelebihan dalam pribadinya. Beliaulah sosok manusia terikhlas di muka bumi ini. Manusia yang dengan ikhlas menerima caci maki dari kaum kafir, dan tidak pernah mendendam. Beliau manusia yang penuh dengan kelembutan. Meskipun saat ini kita telah terpisah ruang dan waktu dengan Rasulullah, namun akan tetap hidup dalam hati kita. Semoga kita dapat meneladani pribadi beliau dan semoga suatu saat dapat benar-benar memandang wajah Rasulullah, dan mendapatkan syafaatnya. Dari elegi ini saya mendapatkan gambaran kalau wajah Rasulullah itu benar-benar bercahaya dan membuat gemetar orang yang akan berjumpa. Melalui elegi ini saya belajar bagaimana saya benar-benar tidak pantas untuk bisa memandang ataupun bertemu dengan Rasulullah. Saya masih harus banyak belajar dan memperbaiki diri. Mendekatkan diri lebih dan lebih lagi pada Allah.

    ReplyDelete
  3. Misnasanti
    16709251011
    PPs PMAT A 2016

    Setiap muslim di dunia ini, pastilah ingin bisa memandang wajah nabi Muhammad SAW. Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menggapai kesempurnaan ragawi dan ruhani. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallamadalah orang yang paling indah penampilan fisiknya dan paling sempurna kepribadiannya. Kesempurnaan dan keistimewaan yang tidak dimiliki oleh insan lainnya. Sebelum kita yakin untuk bisa memandang wajah rosulullah kita harus meyakini kalimat shahadat yang kita lafalkan. Manusia yang beriman kepada Allah pasti menginginkan bertemu dengan Allah SWT dan Rasulullah Muhammad SAW dan berkumpul dengan beliau di surga nanti. Agar keinginan tersebut tercapai, maka kita perlu lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, berusaha menggapai ridhonya, menaati segala perintahNya, dan menjauhi segala larangan-laranganNya.

    ReplyDelete
  4. Erni Anitasari
    16709251007
    S2 Pend. Matematika Kelas A

    Rasulullah adalah pilihan Allah yang menjadi tauladan bagi kita. Beliau kita nantikan safaatnya di yaumul qiyamah nanti. Banyak-banyaklah beramal sholeh, agar kelak di akhirat nanti Allah memperkenankan kita bertemu dengan rasulullah. Tetaplah istiqomah dan meneladani sifat-sifat mulia Rasulullah.

    ReplyDelete
  5. Bayu Adhiwibowo
    16709251014 / S2 Pend. Matematika
    Setiap umat Muslim di dunia pasti sangat ingin memandang wajah nabi Muhammad SAW. Beliau adalah sosok yang dipilih Allah SWT sebagai nabi penutup dari nabi-nabi pendahulunya. Semua sifat-sifa belaiu wajib kita jadikan panutan dalam kehidupan kita. Beliau adalah mahluk Allah yang senantiasa terjaga dari dosa, akan tetapi beliau tetap selalu beristighfar atas setiap tindakannya. Beliau selalu memberikan efek positif pada setiap umat di dunia ini. Wajah nabi Muhammad SAW tidak boleh kita bayangkan, karena beliau salah satu contoh manusia yang sempurna di mata Allah, namun kita boleh berharap suatu saat kita bisa bertemu beliau di Surganya Allah SWT. Amin

    ReplyDelete
  6. Rasulullah adalah sosok teladan bagi kita dalam kehidupan ini, untuk itu marilah kita selalu bersholawat atas Rusulullah disetiap tarikan napas, stiap waktu, setiap detik dan setiap getaran nadi kita semoga kita dapat bertemu dengan Rasulullah serta mendapatkan syafaat dari Rasulullah. Amin Ya Robbalallamin

    Triwid Syafarotun Najah
    16701261011
    PEP S3 (A) 2016

    ReplyDelete
  7. Fevi Rahmawati Suwanto
    16709251005
    PMat A / S2

    Dalam syahadat yang dilafadzkan ketika bersumpah tentang keIslaman kita, ‘bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah’ kita harus mengetahui maknanya yakni bersedia menerima akibat dan resiko apapun dalam mengamalkan sumpahnya tersebut, siap dan bertanggung jawab dalam tegaknya Islam dan penegakan ajaran Islam; mendengar dan taat dalam segala keadaan terhadap semua perintah Allah SWT, yang terkandung dalam Al Qur'an maupun sunnah Rasul. Berbicara tentang Rasul, pastilah setiap umatNya penasaran dan ingin sekali berjumpa karena merupakan suri tauladan bagi kita. Sebaik-baik cara agar dapat bertemu Beliau di akhirat kelak adalah dengan cara ikhlas dalam hidup dan ibadah, amal, doa yang benar, adab ibadah yang benar, sedekah, berjuang di jalan Allah, dsb.

    ReplyDelete
  8. Andina Nurul Wahidah
    16701251019
    PEP-S2 Kelas B

    Segala sesuatu tentang Rasulullah selalu mampu membuat hati bergetar. Ketika kita sebagai umat muslim mengucap syahadat, maka dengan itu hati kita bersaksi dan meyakini tiada Tuhan selain Allah dan bahwa Rasulullah dan semua kebenaran yang dibawanya adalah utusan Allah.

    Memandang wajah Rasulullah? Siapa yang tidak menginginkannya.
    Semoga kita termasuk umat tebaiknya di akhir zama kelak, mendapatkan syafaatnya dan bertemu dengannya di syurga Allah. Aamiin Ya Rabbal’alamin, Allahumma Aamiin.

    ReplyDelete
  9. Setiap muslim selalu ada kerinduan dan keinginan untuk bertemu dan memandang wajah Rasulullah . Apalgi jika seseorng itu sngat fanatik terhdap agama islam , adalah hal wajar jika selalu bergetae hatinya saat mendengar nama Rasulullah . Dan memang sungguh bijak jika kita selalu bersyukur atas nikmat Tuhan yang telah diberikan kepada kita.

    ReplyDelete
  10. RAHMANITA SYAHDAN
    16709251013
    PPs PMat A 2016

    Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
    Allahuma shalli ala Muhammad wa ala aali Muhammad. Salawat serta salam selalu tercurah kepada beliau dan para keluarganya.
    Sang Nabi, dari sudut pandang ini, orang yang khas. Dia tidak membaca atau menulis sebelum kerasulannya, ia juga tidak menerima pendidikan formal ataupun informal.
    "Dan kamu tidak pernah membaca sebelumnya (Alquran) sesuatu Kitab pun dan kamu tidak (pernah) menulis suatu Kitab dengan tangan kananmu; andaikata (kamu pernah membaca dan menulis), benar-benar ragulah orang yang mengingkarimu. (QS Al-Ankabut[29]:48).
    Ayat Alquran ini merupakan gambaran yang gamblang tentang pencapaian intelektual rasul sebelum kerasulannya. Ini adalah bukti yang tak terbantahkan, bahkan bagi mereka yang tidak percaya pada asal-usul Ilahi dari Alquran. Bagaimanapun, ini merupakan sebuah ayat yang Nabi nyatakan kepada umatnya dan menjabarkannya di depan orang-orang yang sepenuhnya mengetahui kehidupan dan sejarah beliau dan tidak seorang pun keberatan dengan apa yang dia katakan. Demikian juga tidak ada yang menolak klaimnya.
    Karena ketidakmampuannya untuk membaca atau menulis, ia tidak memilki kesempatan untuk membaca teks-teks agama Yahudi atau Nasrani. Dia juga tidak berkenalan, untuk level yang cukup, dengan teks-teks tersebut melalui lingkungannya. Mekkah adalah sebuah kota (penyembahan) berhala baik dalam ide-ide maupun adat istiadat yang ke dalamnya tidak ada pemikiran agama Kristen maupun Yahudi telah menembusnya.
    Risalah yang Nabi proklamasikan kepada dunia itu diwujudkan dalam Alquran yang mulia dan hukum suci Islam (syariat) yang memilki banyak karakteristik yang membedakan. Pertama, ia datang dalam bentuk instruksi Ilahi yang unik mengenai Allah (Mahasuci danMahatinggi Dia), sifat-sifat-Nya, pengetahuan dan kekuasaan-Nya serta sifat hubungan yang ada antara Dia dan manusia. Risalah tersebut juga menggambarkan peran nabi dalam membimbing manusia, adanya kesatuan risalah-risalah mereka, nilai-nilai, dan contoh mereka yang unik. Risalah ini berbicara tentang jalan-jalan Allah dengan para Nabi-Nya dan perjuangan terus menerus antara kebenaran dan kebatilan serta anatara keadilan dan kezaliman. Ia menggambarkan hubungan dekat risalah-risalah samawi dengan mereka yang dirugikan dan dianiaya, dan penentangan risalah-risalah tersebut kepada pihak-pihak yang mengeksploitasi orang lain melalui kepentingan dan transaksi bisnis yang ilegal. Perintah Ilahi ini, lebih jauh lagi, tidak hanya lebih besar daripada tingkat keagamaan masyrakat yang tenggelam dalam penyembahan berhala, melainkan juga lebih besar daripada semua kebudayaan-kebudayaan agama yang dikenal dunia pada saat itu. Setiap perbandingan jelas akan menunjukkan bahwa ia datang untuk memperbaiki kesalahan apapun yang terkandung dalam sistem keagamaan lain, untuk menyeimbangkan penyimpangan apa pun yang mereka derita, dan mengembalikan mereka kepada keputusan intuisi murni dan bawaan (fitrah) manusia dan akal murninya.
    Nabi saw adalah kriteria perbaikan dan kemajuan. Apalagi risalah itu muncul dengan nilai-nilai dan konsep-konsep tentang kehidupan, kemanusiaan, hubungan sosial, dan tindakan yang benar. Risalahnya mengekspresikan nilai-nilai dan konsep-konsep hukum dan tata cara yang telah dianggap, bahkan oleh mereka yang tidak menerima akar Ilahi mereka sebagai salah satu tata cara yang paling berharga dan mulia yang diketahui oleh sejarah manusia.
    Salam atasmu wahai manusia suci yang terjaga dari salah dan dosa, salam atasmu wahai penghulu para nabi, salam atasmu ya Muhammad, salam astasmu ya Kekasih Allah. Semoga kami diijinkan untuk mendapatkan syafaatmu.
    Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    ReplyDelete
  11. RAIZAL REZKY
    16709251029
    S2 P.MAT B 2016

    dalam elegi ini menjelaskan bahwa Rasulullah adalah Kekasih ALLAH SWT dan dari padanya terciptalah apa yang ada di dunia ini, baik itu para Nabi sebelum Beliau yang beriman dan menyatakan kebenarannya sampai dengan kita manusia akhir zaman yang mempercayai ajaran-ajaran apa yang dibawah oleh Beliau dan ajaran Beliau merupakan penyempurna dari ajaran-ajaran apa yang dibawakan oleh Nabi-Nabi sebelumnya dan Beliau pula merupakan Nabi penutup dari Nabi-nabi sebelumnya sehingga tidak akan ada Nabi lain lagi hingga akhir zaman nanti. Subhanallah Subhanallah Subhanallah Maha Benar ALLAH dengan Segala Firmannya.

    ReplyDelete
  12. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    Rasullullah adalah sosok manusia yang Allah ciptakan dengan segala kelebihan dalam pribadinya. Beliaulah sosok manusia terikhlas di muka bumi ini. Manusia yang dengan ikhlas menerima caci maki dari kaum kafir, dan tidak pernah mendendam. Beliau manusia yang penuh dengan kelembutan. Setiap muslim selalu ada kerinduan dan keinginan untuk bertemu dan memandang wajah Rasulullah . Apalgi jika seseorng itu sngat fanatik terhdap agama islam , adalah hal wajar jika selalu bergetar hatinya saat mendengar nama Rasulullah.

    ReplyDelete
  13. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    Rasulullah adalah pilihan Allah yang menjadi tauladan bagi kita. Ayat Alquran ini merupakan gambaran yang gamblang tentang pencapaian intelektual rasul sebelum kerasulannya. Ini adalah bukti yang tak terbantahkan, bahkan bagi mereka yang tidak percaya pada asal-usul Ilahi dari Alquran. Bagaimanapun, ini merupakan sebuah ayat yang Nabi nyatakan kepada umatnya dan menjabarkannya di depan orang-orang yang sepenuhnya mengetahui kehidupan dan sejarah beliau dan tidak seorang pun keberatan dengan apa yang dia katakan. Demikian juga tidak ada yang menolak klaimnya.

    ReplyDelete
  14. Shalawat dan Salam kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, beliau telah membawa manusia pada alam yang lebih cerah, membawa pencerahan kepada umat manusia, telah mentransformasikan Firman-firman Allah SWT sehingga dapat dipelajari dan dilaksanakan umatnya.....

    Nur Tjahjono Suharto
    PEP S3 (A)
    16701261007

    ReplyDelete
  15. Fatya Azizah
    16709251039
    Pendidikan Matematika B PPS UNY 2016

    pada elegi ini dikisahkan bahwa marsigit yang tidak bisa membuat elegi karena memikirkan keinginanya untuk melihat wajah rasulullah dan kemudian ditegur oleh santri kepala bahwa kita yang sudah mengucap dua kalimat syahadat harus meyakini kebenaran kalimat tersebut. kemudian dilanjutkan dengan dialog yang membahas tentang rasulullah dn keutamaannya oleh santr kepala dan marsigit.

    ReplyDelete
  16. Ummi Santria
    16709251008
    S2 Pend. Mat Kelas A – 2016

    Memikirkan seperti apa wajah nabi Muhammad SAW, saya pun ingin mengetahuinya. Wajahnya yang bersinar tentu dari kehendah yang diberikan Allah SWT. Walaupun belum pernah memandang wajah Rasulullah, tapi yakin bahwa semua sejarah beliau benar adanya, hadist-hadist serta wahyu yang diberikannya. Mengaktifkan kalimat syahadat artinya kita mengingat terus dengan menyebut nama Allah SWT dan nabi Muhammad SAW.

    ReplyDelete
  17. Nuha Fazlussalam
    13301244023
    s1 pendidikan matematika c 2013

    saya komen ini pada hari jumat, pada rangkaian solat jumat saya mendengan khotib mengatakan barang siapa yang mencintaiku (nabi muhammad) maka cintailah sunnah, dan barang siapa yang mencintaikku (nabi muhammad) aka dia mencintai allah.dan sebenar-benarnya mencintai sunnah rosulullah adalah mengikuti segala apa yang ada pada rosulullah, solatlah sebagaiamna aku (nabi muhammad) soalt , dan tambhananya, dan lakukalah semua urusan habluminallah sebagaia aku melakukannya.

    ReplyDelete

  18. Setiap muslim selalu ada kerinduan dan keinginan bertemu dan memandang wajah Rasullullah, apalagi jika dia sangat fanatic terhadap agama Islam , lalu adalah hal wajar jika sealalu bergetar hati saat mendengar saat mendengar nama Rasulullah, dan memang sungguh bijak jika kita sealalu bersyukur atas nikmat Tuhan yang telah diberikan kepada kita.


    M. Saufi rahman
    S3 PEP Kelas A
    16701261024

    ReplyDelete
  19. MUTIARA KUSUMAWATI
    16701251007
    PEP S2 B

    Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menggapai kesempurnaan ragawi dan ruhani. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallamadalah orang yang paling indah penampilan fisiknya dan paling sempurna kepribadiannya. Kesempurnaan dan keistimewaan yang tidak dimiliki oleh insan lainnya.
    Anas Radhiyallahu anhu mengatakan:
    كَانَ أَجْوَدَ النَّاسِ وَأَجْمَلَ النَّاسِ وَأَشْجَعَ النَّاسِ
    Beliau adalah orang yang paling dermawan, paling tampan dan paling pemberani [HR al-Bukhâri dan Muslim]

    ReplyDelete
  20. Raden Muchammad Nurrizal Hasbi Ashshidiqqie
    13301244013
    S1 Pendidikan Matematika C 2013

    Semoga Allah Melimpahkan kesejahteraan atas penghulu kita Muhammad s.a.w dan para keluarganya, semoga Allah memberikan kita rezeki yang cukup sehingga kita semua dapat berziarah kemakam Rasulullah s.a.w di dunia ini dan mendapatkan syafa’atnya di akhirat nanti, di dalam sorga semoga dapat melihatnya dan menemaninya.

    ReplyDelete
  21. Fajar Yanuar
    13301244021
    Pend. Matematika C 2013

    Hal yang sangat didambakan oleh kaum muslimin adalah bertemu dan memandang Rasulullah SAW. Dalam Elegi Ritual Ikhlas 13 ini dijelaskan tentang bagaimana bercahayanya wajah Rasulullah, cahaya yang benar-benar bercahaya bukan sebagai perumpaan. Nur Muhammad dijelaskan sebagai Ayah para Ruh, setiap tetesan keringatnya ketika membaca Asmaul Husna menjadi ruh penciptaan lainnya. Tetesan keringatnya menjadi ruh atas semesta alam, malaikat, tanah yang terhampar dari timur hingga barat, surgawi, ka’bah, masjid di seluruh dunia dan bangunan suci lainnya, ruh para ulama, ruh orang beriman, dan bahkan orang tak beriman sekaliipun tercipta dari tetesan keringat yang jatuh dari Ruh Muhammad.

    ReplyDelete
  22. Firda Listia Dewi
    16701251014
    S2 PEP B 2016

    Semua umat Rasulullah SAW pasti merindukan untuk bertemu dengan beliau, memandang wajah beliau walaupun hanya dalam mimpi. Sangatlah luar biasa rakhmat Allah bagi yang mampu melihatnya. Semoga kita dapat memandang wajah Rasulullah, serta mendapatkan Syafaatnya. Aamiin.

    ReplyDelete
  23. Andi Sri Mardiyanti Syam
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillah.
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    Adalah impian seorang hamba untuk bertemu dengan suri teladannya, seseorang yang diimani sebagai Rasulullah SAW sejak saat diucapkannya syahadat. Semoga kita termasuk orang-orang yang dapat melihat wajah Rasulullah dan mendapat syafaatnya di hari akhir kelak.

    Sekian, terima kasih.
    Wassalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    ReplyDelete
  24. Andi Sri Mardiyanti Syam
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillah.
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    Subhanallah.. menumbuhkan rasa cinta terhadap rasulullah sudah mulai jarang terjadi saat ini. Sudah banyak generasi masa kini yang mulai enggan menelusuri siapa rasulullah itu, bagaimana seluk beluknya dan bagaimana perjuangan beliau. Ruh rasulullah sangatlah agung, biasa kita menyebutnya nur muhammad, nur muhammad telah ada jauh sebelum nabi adam terlahir dan jauh sebelum nabi muhammad lahir ke dunia. Syafaat rasulullah sangat kita harapkan di akhirat kelak nantinya. Ijinkanlah hamba menemuimu ya rasulullah suatu saat nanti, limpahkanlah syafaatmu kepada kami semua nanti ya Rasullullah.

    Sekian, terima kasih.
    Wassalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    ReplyDelete
  25. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  26. Wan Denny Pramana Putra
    16709251010
    PPs Pendidikan Matematika A

    Kita bercita-cita ingin berjumpa dengan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, tetapi jikalau kita berjumpa, apa kita bejumpa dengan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam keadaan bersih ataukah berlumur dengan dosa. Apa yang akan kita katakan pada beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika kita berlumuran dosa?. Itu yang saya khawatirkan. Astaghfirullah.

    ReplyDelete
  27. Annisa Eprila Fauziah
    16709251040
    PPs P.Mat B 2016

    Makhluk ciptaan Allah yang paling sempurna adalah Rasulullah SAW, tidak ada keburukan dalam dirinya, beliau memiliki kesucian jiwa dan kesungguhan dalam mendawkahkan islam di muka bumi ini, sehingga beliau menjadi teladan ummat muslim di seluruh penjuru dunia. Mengingatnya membuat saya meneteskan air mata karena beliau adalah kekasih Allah, Allah sangat mencintainya, lalu kita sebagai hambanya pun harus menunjukan rasa cinta kepada Rasulullah. jika kita rindu dengannya perbanyak membaca sholawat, karena sholawatnya dapat menjadi syafaat (inayah) di hari penghisaban.

    ReplyDelete
  28. Ressy Rustanuarsi
    16709251033
    PPs PMAT Kelas B 2016

    Rasulullah SAW adalah suri tauladan terbaik kita sebagai umat muslim. Kita patut meneladaninya, baik sifat, perilaku, dan lain sebagainya. Memandang wajah Rasulullah adalah impian kita semua. Kita tentu ingin berkumpul bersama Rasulullah di surga nanti serta para sahabat. Untuk itu, kita perlu perbanyak bersholawat seperti Rasulullah SAW bersabda, "Manusia yang paling berhak bersamaku pada hari kiamat ialah yang paling banyak membaca shalawat kepadaku."-(HR Tirmidzi). Selain itu, tak lupa untuk selalu menjalankan segala perintah Allah SWT dan menjauhi segala laranganNYA.

    ReplyDelete
  29. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  30. Asma' Khiyarunnisa'
    16709251036
    PPs PM B 2016

    Subhanallah, setelah membaca elegi di atas sayamerasa betapa hinanya diri ini, betapa bodohnya diriini, menganggap remeh sesuatu yang sakralseperti syahadat,menganggap remeh sesuatuyang luar biasa seperti memandang wajah Rasulullah. syahadat yang kita ucapkan bukanhanya sekedar kalimat toyyibah biasa, tetapi syahadat mengandung makna yang luar biasa. syahadat berarti pengetahuan, janji, ikrar,patuh, taat, keyakinan, keikhlasan, kejujuran,kecintaan, penerimaan, dan ketundukan. dengan mengucap syahadat makakita meyakini tentang Allah dan rasul-Nya (Rasulullah). Rasulullah merupakan manusai yang paling mulia di mukabumi ini. setiap umatnya bercita-citauntuk bertemu dengan beliau di akhirat nanti. apakah pantas diri ini bertemu dengan sosok yangsangat mulia (Rasulullah)? Kita senantiasa terus merefleksi diri kitya, memohon ampun atas segaladosa-dosakita baik yang di sengaja maupun tidak.

    ReplyDelete
  31. KASYIFATUN AENI
    13301241055
    PMA 13

    Dari elegi di atas, kita dapat belajar memaknai kalimat syahadat yang setiap hari kita ucapkan. Dengan mengucapkan kalimat syahadat, berarti seorang muslim telah bersumpah, artinya ia harus menerima segala konsekuensi dari mengamalkan sumpah tersebut. Syahadat juga berarti Janji, yaitu berjanji setia untuk mendengar dan taat dalam segala keadaan terhadap semua perintah Allah SWT. Dalam bersyahadat hrus diserta dengan unsur Menerima dan Tunduk dengan Jujur,Iklas, dan semata-mata demi Cintanya kepada Allah dan Rasul-Nya.
    Rasululloh merupakan Nabi terakhir yang Alloh utus untuk menyempurnakan akhlak. Kita sebagai seorang Muslim wajib untuk mengimaninya. Dan kerinduan untuk memandang wajah Rasulullah yang ada di hati kita, semoga dapat terwujud dalam kerja dan amal-amal kita. Semoga Allah melimpahkan rakhmatNya kepada kita, sehingga kelak kita dapat diberikan kesempatan untuk bersua dengan kekasih yang dicintaiNya. Aamiin.

    ReplyDelete
  32. Jahidatu Lis Silmi I'la Alhaq
    16701251022
    S2 PEP B 2016

    Setiap orang muslim pasti mendambakan dan menginginkan bisa memandang wajah Rasulullah. Ingin tahu bagaimanakah wajah orang yang paling dekat dan di sayang oelh Allah SWT. Orang yang tutur katanya lembut, perilakunya selalu dijaga, dan mempunyai hati yang tulus. Rasulullah bukan hanya seorang yang terkenal ramah di antara kaumnya, tetapi sebelum itu beliau adalah seorang rasul yang didukung oleh Allah dengan wahyu dari-Nya dan dengan itu dalam pergaulan sehari-hari senantiasa penuh dengan misi untuk kemanusiaan. Kita sebagai pengikutnya harus memetik banyak ilmu pengetahuan yang benar, baik menyangkut akidah, ruhaniyah, hukum, ataupun akhlak dari Rasulullah. Karena beliau adalah sebaik-bainya suri tauladan bagi manusia.

    ReplyDelete
  33. RISKA AYU ARDANI
    16709251021
    PMAT KELAS B PPS UNY 2016

    Nabi Muhammad SAW adalah seorang rasul yang menjadi rahmat bagi alam semesta. yang menjadi suri teladan bagi segala umat. abi Muhammad, shallallaahu ‘alaihi wassalam, adalah sosok mulia, baik dalam akhlak, perilaku dan fisiknya. Keluruhan budi dan kebagusan wajah atau penampilan beliau selalu dirindukan oleh kaum muslimin. Maka bagi kita umat muslim, perlu belajar dan menjadikan sosok Nabi Muhammad SAW panutan dalam menjalani proses kehidupan yang rumit, keras, dan penuh dengan bahaya.

    ReplyDelete
  34. LINA
    16701261022
    PEP-A/2016

    Baginda Nabi Muhammad SAW adalah sosok yang sempurna bagi umat muslim. Beliau adalah sosok revolusioner, pembawa perubahan bagi umat Islam, pemberi petunjuk bagi manusia, mengubah jalan kegelapan menjadi jalan yang terang. Beliau adalah sosok pemimpin Islam sejati, yang selalu mengutamakan umatnya. Mengharap bisa memandang wajah Beliau yang sangat mulia, serta kerinduan untuk bertemu beliau adalah hal yang banyak diimpikan oleh setiap muslim. Bahkan Allah dan malaikat pun menyampaiakan shalawat atas Nabi, "Inna allaha wa malaaikatahuu yushalluuna ala annabiy."

    ReplyDelete
  35. Martalia Ardiyaningrum
    16701269002
    PEP Kelas A PPs UNY

    Subhanallah, Nabi Muhammad adalah utusan Allah SWT yang sangat mulia. Dapat bertemu dengan Beliau adalah impian setiap muslim, apalagi dapat memandang wajah Nabi SAW, sungguh suatu hidayah yang luar biasa. Marilah kita berupaya untuk selalu meneladani setiap ucapan dan tindakan Nabi Muhammad SAW, dengan niat hanya memperoleh ridho Allah SWT.

    ReplyDelete
  36. Mariana Ramelan
    13301241053
    Pendidikan Matematika I 2013

    Syahadat merupakan sebuah kalimat yang mungkin sederhana bagi sebagian orang tetapi memuat suatu makna yang sangat luar biasa. Syahadat merupakan sebuah tanda ikatan kita sebagai seorang manusia untuk Menyembah hanya kepada ALLAH SWT dan penyaksian bahwa Nabi Muhammad merupakan utusan ALLAH.

    ReplyDelete
  37. Muhammad SAW seseorang yang sangat luar biasa pengaruhnya, Rasul yang selalu kita tunggu syafaatnya di Hari Akhir nanti. Semoga kita semua dapat menggapai Syafaat dari Beliau di Yaumil Akhir nanti, Amiin.
    Mariana Ramelan
    13301241053
    Pendidikan Matematika I 2013

    ReplyDelete
  38. Mariana Ramelan
    13301241053
    Pendidikan Matematika I 2013
    Membaca elegi ini membuat saya semakin penasaran seperti apa wajah rasulullah SAW sebenarnya. dari kutipan cerita tentang Abu Hurairah, dia mencintai Rasulullah hingga mendarah daging. Dia tak pernah bosan memandang wajah Rasul. "Bagiku tidak ada yang lebih indah dan cemerlang selain wajah Rasulullah SAW. Dalam penglihatanku, seolah-olah matahari sedang memancar di wajah beliau," katanya suatu ketika. semoga kita juga memiliki rasa cinta yang begitu besar kepada Rasulullah SAW, semoga kita juga memiliki cinta yang besar kepada ilmu. Sehingga ilmu menjadi kegiatan dan puncak cita-citanya.

    ReplyDelete
  39. Siti Mufidah
    13301241036
    Pendidikan Matematika A 2013

    Terima kasih pak marsigit telah mengingatkan kami tentang kebesaran Allah. Ilmu baru yang saya dapatkan bahwa Nabi Muhammad adalah contoh teladan yang pantas bagi kita, selain ittu Nabi Muhammad adalah orang nomor satu yang paling berpengaruh di dunia. Saya juga memiliki keinginan dan berdoa untuk dapat bertemu dengan Rasulullah, semoga Allah bisa mengabulkan doa hambanya. Tetapi, jika kita membayakan atau mengira-ira bagaimana wajah Rasulullah maka akan menimbulkan dosa bagi kita karena menggambarkan wajah atau rupa Rasullulah dengan gambaran kita. Terima kasih.

    ReplyDelete
  40. Dewi Saputri
    13301241068
    Pendidikan Matematika I 2013

    Syahadat yang kita ucapkan memiliki arti yang dalam dan luas. Syahadat adalah tentang pengetahuan, kemudian diucapkan, diucapkan sebagai sumpah dan janji, janji untuk melakukan yang diperintahkan dan menjauhi yang dilarang, dan tentang menerima dan tunduk.

    ReplyDelete
  41. Dewi Saputri
    13301241068
    Pendidikan Matematika I 2013

    Muhammad SAW adalah teladan kita sebagai umat muslim. Segala sesuatu tentang beliau membuat hati kita tergetar. Semoga kerinduan terhadapnya membawa kita untuk bisa bertemu. Berusaha dan terus berusaha untuk menjadi umat yang baik

    ReplyDelete
  42. Rhomiy Handican
    16709251031
    PPs Pendidikan Matematika B 2016

    Elegi memandang wajah Rasulullah SAW, untuk melakukan sesuatu, harusnya kita tetapkan semuanya hanya karena Allah SWT. Sungguh luar biasaya Allah, dengan membaca ritual ikhlas ini, saya menjadi lebih mengagumi beliau utusan Allah, Rasulullah SAW. Selama ini, yang saya ketahui, dari makna dua kalimah sahadat mungkin hanya meyakini kalau Allah itu satu, tiada Tuhan selain Allah, dan Nabi Muhammad itu adalah utusan Allah. Sayamengerti, saya meyakini bahwa Tuhanku adalah Allah, tiada yang lain. Memintahanya kepadaNya, mengadu kepadaNya, dan semua yang kulakukan mudah-mudahan juga hanya karenaNya.
    Unsur-unsur dalam syahadat itu sangatlah luar biasa. Di dalam islam yang sebenarnya, kita tidak hanya sekedar tahu arti dari syahadat, namun kita harus memahami isi dan apa saja yang terkandung di dalamnya. Kita mempunyai kewajiban untuk menegakkan dan memperjuangkan apa yang kita Ikrarkan itu. Mengucapkan Kalimah Syahadat juga mengandung unsure Sumpah, artinya kita harus bersedia menerima akibat dan resiko apapun dalam mengamalkan sumpahnya tersebut, siap dan bertanggung jawab dalam tegaknya Islam dan penegakan ajaran Islam.Jadi jangan asal mengucap saja, namun kita harus menjalankan kewajiban kitas ebagai umati islam.
    Rasulullah SAW, begitu sungguh sangat luarbiasa. Rasulullah adalah suritauladan yang baik bagi kita.Jika kita bisa mengikuti semua perilaku beliau, maka kita akan selamat dunia dan akhirat. Amiiin.

    ReplyDelete
  43. Khaerudin
    16701261009
    S3 PEP Kelas A 2016

    Setiap umat Rasul pastilah menginginkan agar mereka bisa bertemu dengan beliau di hari akhir kelak.

    ReplyDelete
  44. Khaerudin
    16701261009
    S3 PEP Kelas A 2016

    Rasulullah adalah utusan Allah dimana Allah telah memberikan mukjizat yang luar biasa kepada beliau berupa Al-Qur’an. Setiap umat muslim pastilah mengagumi Rasulullah karena sifat baiknya, ketaatannya kepada Allah, dan perjuangannya untuk agama Islam agar menjadi lebih baik.

    ReplyDelete
  45. Khaerudin
    16701261009
    S3 PEP Kelas A 2016

    Bertemu dan berkumpul dengan Rasulullah adalah impian setiap umat muslim. Beliau adalah manusia yang paling mulia di muka bumi ini. Ikut bersama beliau, berarti kita akan masuk ke dalam surga Allah karena kebaikan yang telah kita tanam selama hidup di dunia.

    ReplyDelete
  46. Khaerudin
    16701261009
    S3 PEP Kelas A 2016

    Setiap umat muslim, pastilah menginginkan bertemu dengan idolanya ini. Melihat sosok Nabi saja sudah merupakan anugerah terbesar yang diberikan oleh Allah, terlebih jika kita diijinkan untuk bertemu bahkan berkumpul dengan Nabi di surga kelak. Oleh karena itu, jika kita mengaku umat Rasul maka kita harus senantiasa melakukan sunnah Rasul sebagai amalan yang dianjurkan.

    ReplyDelete
  47. Mifta Tyas Laksita Sari
    13301241005
    Pend. Matematika A 2013

    Subhanallah, elegi ini mengingatkan kita untuk senantiasa berbuat kebaikan dan meneladani Nabi Muhammad SAW sebagai rasul kita. Betapa beruntungnya umat manusia yang kelak dapat memandang wajah Rasulullah SAW. Semoga kelak kita juga termasuk dalam golongan umat yang dapat memandang wajah Rasulullah SAW.

    ReplyDelete
  48. Mifta Tyas Laksita Sari
    13301241005
    Pend. Matematika A 2013

    Kalimat syahadat yang kita ucapkan sehari-harinya memiliki makna yang luar biasa. Syahadat memiliki makna tentang janji seorang hamba kepada Allah untuk menaati semua perintah Allah SWT yang termuat dalam Al Qur'an dan melaksanaakan Sunnah Rasul serta menjauhi apa laranganNya. Bukan hanya menaati dan melaksanaakan tetapi juga mengamalkannya.

    ReplyDelete
  49. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    PPs PEP B 2016

    Rasulullah memang merupakan figur yang pantas dipuji oleh siapa pun. Sebab, beliau memiliki kesempurnaan, baik itu sifat, perilaku maupun tutur kata. Banjiran pujian terhadap beliau tak akan pernah lekang dimakan oleh zaman, bahkan sejak zaman para sahabat sekalipun pujian itu tetap mengalir sehingga sekarang
    "Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu contoh teladan yang baik bagimu; ialah bagi orang yang mengharapkan rahmat Allah dan kedatangan hari Qiamat dan ia banyak ingat menyebut Allah" (Q.S. Al-Ahzab 21)

    ReplyDelete
  50. Diah Nuraini Kartikasari
    13301241006
    Pend. Matematika A 2013

    Rasulullah adalah suri tauladan bagi umat muslim. Setiap umat pasti ingin bertemu dan memandang wajah nabi Muhammad SAW. Safaat beliau selalu kita nantikan di hari kiamat nanti. Untuk memperoleh safaat, kita harus meneladani sifat-sifat beliau, melakukan sunah rasulullah, dan sering mengucapkan shalawat setiap saat.

    ReplyDelete
  51. Diah Nuraini Kartikasari
    13301241006
    Pend. Matematika A 2013

    Nabi Muhammad SAW merupakan nabi terakhir yang dipilih oleh Allah. Beliau menjadi contoh kita dalam bertingkah laku. Beliau mempunyai sifat maksum, yaitu terjaga atau terpelihara dari dosa. Dalam setiap apa yang akan kita lakukan hendaknya mengikuti sunah Rasul, selalu berlomba-lomba dalam kebaikan dan mencegah kemngkaran atau amar ma'ruf nahi munkar.

    ReplyDelete
  52. ROFI AMIYANI
    S2 P.MAT A 2016
    16709251004

    Memandang wajah rasulullah pastilah merupakan keinginan semua orang muslim. Karena hal itu merupakan kebahagiaan yang tak terhingga. Tetapi untuk melihat rasulullah kita harus memulai dengan mengenal beliau mencintai beliau dengan memperbanyak sholawat, melakukan suanh-sunah yang diajarkan beliau. Jika kita sudah bias melakukan apa yang dilakukan beliau dan meninggalkan yang dilarang beliau tentu kita bisa mendapat jalan untuk bisa memandang wajah nabi agung nabi Muhammad SAW.

    ReplyDelete
  53. "Sebenar-benar diriku hanyalah berserah diri kepada-Mu ya Allah."
    Keyakinan manusia berada di titik, dimana, manusia kembali pada kodratnya. Menyembah Tuhan Yang Maha Esa. Manusia dalam harapannya hanya bisa kembali pada Tuhan dengan cara yang baik.

    Memet Sudaryanto
    16701261005
    S3 PEP

    ReplyDelete
  54. Baginda Rasullullah adalah sebenar-benarnya jalan yang terang. Manusia hanya bisa mengikutinya dalam jalan yang diangggap benar.

    Memet Sudaryanto
    16701261005
    S3 PEP

    ReplyDelete
  55. 'Ketaatan kepada rasul adalah bukti keimanan kepada Allah swt. Banyak ayat-ayat Al-Qur’an yang menyuruh kita untuk taat kepada Allah swt, disertai ketaatan pada para rasul-NYA"
    Sewajar-wajarnya manusia adalah mereka yang menyadari posisi dimana ia berdiri.

    Memet Sudaryanto
    16701261005
    S3 PEP

    ReplyDelete
  56. Kebenaran yang dibawa rasul tidak lain adalah wahyu Allah baik yang berupa Al-Qur’an maupun hadis-hadisnya. Seseorang akan bisa meyakini kebenaran wahyu Allah, jika terlebih dahulu ia beriman kepada rasul Allah sebagai pembawa wahyu. Mustahil ada orang langsung bisa menerima suatu kebenaran yang dibawa oleh orang lain, apabila ia tidak yakin pada Rasullullah.

    Memet Sudaryanto
    16701261005
    S3 PEP

    ReplyDelete
  57. Para rasul telah dikodratkan oleh Alloh SWT dengan empat sifat, yakni; sidiq artinya benar (jujur), amanah artinya dapat dipercaya, tablig artinya menyampaikan dan fatonah artinya cerdas. Dengan sifat-sifat tersebut, apa yang disampaikan dan dilakukan oleh para rasul pasti benar. Para rasul terjauhkan dari sifat-sifat mustahil, artinya setiap wahyu yang dibawa oleh utusan Alloh adalah


    Memet Sudaryanto
    16701261005
    S3 PEP

    ReplyDelete
  58. Fitri Wulandari
    16701261018
    S3 PEP A Kelas A

    Nabi Muhammad SAW, telah diutus sebagai pembawa risallah, sebagai khalifah dimuka bumi. Beliau telah membawa jaman jahilliyah ke zaman yang terang berderang. Bagi umat Islam sudah menjadi kewajiban mengikuti semua sunah dan ajaran yang dibawa nabi Muhammad SAW, mengamalkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.. Karena semua yang dibawa oleh para rasul adalah aturan kehidupan, semua bentuk perilaku, baik perilaku kepada Allah SWT, perilaku kepada sesama manusia, maupun perilaku kepada alam semesta.

    ReplyDelete
  59. Fitri Wulandari
    16701261018
    S3 PEP Kelas A

    Setiap muslim didunia pastilah sangat menginginkan bisa memandang wajah Rasullulah SAW. Beliau sebagai Rasul pilihan Allah telah menjadi panutan bagi semua umat muslim karena semua yang tercermin pada dirinya, kesempurnaan dan keistimewaan kepribadiannya. Semoga melimpahkan RahmatNya kepada kta, sehingga kita kelak dapat bertemu dengan kekasih Allah, junjungan Nabi Besar Muhammad SAW, Aamiin…

    ReplyDelete
  60. Fitri Wulandari
    16701261018
    S3 PEP Kelas A

    Ketika seorang muslim telah mengucapkan dua kalimat syahadat maka sejatinya dia sudah berjanji setia dan taat dalam keadaan apapun untuk melaksanakan segala perintahNya dan meninggalkan segala laranganNya. Siap dan bertanggun gjawab dalam tegaknya Islam dan penegakkan Islam. Jika janji dilarang, maka harus siap menerima resiko dan konsekuensinya. Semoga kita selalu dapat menepati janji yang sudah kita ikrarkan, dan selamat dunia akhirat…..Aamiin

    ReplyDelete
  61. Bismillah
    Ratih Kartika
    16701251005
    PPS PEP B 2016


    Tidak ada manusia terbaik selain Rasulullah SAW. Tidak ada manusia yang patut diteladani selain Nabi Muhammad SAW. Karena akhlak dan perjuangannya untuk Islam, patutlah kita menjadikan beliau sebagai suri tauladan kita dalam berkehidupan. Ia adalah satu satunya manusia yang pertama kali masuk surga. Ia adalah manusia yang penuh dengan kesejukan, kebaikan dan keimanan yang luar biasa sehingga menjadikannya manusia pilihan Allah SWT.

    Ialah sebaik baik contoh. Maka sudah sepatutnya, kita jadikan beliau sebagai patokan dan standar kita dalam berperilaku. Sudah sepatutnya kita memperjuangkan apa yang telah beliau perjuangkan sejak dulu. Sudah sepatutnya kita tunjukkan rasa cinta, doa dan harapan kita untuk bisa bertemu dengan beliau. Semoga di yaumul akhir nanti, syafaatnya teriring untuk kita semua Aamiin Ya Rabb




    Terimakasih.
    Wassalamualaikumwarahmatulahiwabarakatuh.

    ReplyDelete
  62. Anisa Safitri
    13301241013
    Pendidikan Matematika A 2013

    Rasulullah saw adalah seorang Nabi terakhir yang diutus Allah swt untuk memperbaiki umatnya. Nabi yang diberi Al Quran oleh Allah swt sebagai mukjizat untuk bekal dakwah di bumi. Membawa ajaran agama untuk memperbaiki ajaran-ajaran Nabi sebelumnya, Islam namanya. Lebih dari 1000 tahun yang lalu, Nabi Muhammad saw dilahirkan dan berdakwah mengajarkan Islam sebagai penyempurna agama yang dibawa oleh Nabi sebelumnya.

    ReplyDelete
  63. Anisa Safitri
    13301241013
    Pendidikan Matematika A 2013

    Berbahagialah bagi para sahabat yang pada waktu itu dapat bertemu dengan Rasulullah saw. Mendapatkan ajaran secara langsung dari sumbernya dan dapat melihat secara langsung sosok Nabi Muhammad saw. Sebagai umat yang lahir setelah Rasulullah wafat, pastilah ada keinginan untuk bertemu atau sekedar melihat wajah beliau. Orang-orang yang dekat dengan Rasulullah sudah dapat dipastikan mendapatkan surga kelak di akhirat.

    ReplyDelete
  64. Anisa Safitri
    13301241013
    Pendidikan Matematika A 2013

    Bagi mereka yang mengimani sejak diucapkannya syahadat sebagai syarat masuknya seseorang memeluk Islam, pastilah ada rasa penasaran setelah membaca dan mendengarkan kisah Nabi Muhammad saw. Syahadat memiliki banyak makna, tidak hanya sumpah, ikrar, janji, dan keyakinan. Tetapi ada makna ketundukan, ikhlas, kejujuran, dan kecintaan juga terhadap agama Islam, Nabi Muhamaad sebagai pembawa risalah, serta Allah sebagai tujuan terakhir. Sederhana tapi memiliki banyak makna.

    ReplyDelete
  65. Anisa Safitri
    13301241013
    Pendidikan Matematika A 2013

    Hanya dari membaca dan mendengarkan kisah Nabi Muhammad saw, belum mampu membayangkan sosok beliau yang sebenarnya. Sosok manusia sempurna akhir zaman yang tidak ada tandingannya. Sosok yang memiliki sifat-sifat kebaikan sebagai bekal dakwahnya. Siddiq (benar), Amanah (dapat dipercaya), Tabligh (menyampaikan), Fathonah (cerdas). Selain itu masih banyak sifat yang baik, yang patut dijadikan contoh dan teladan bagi manusia sekarang untuk menjadi khalifah di bumi.

    ReplyDelete
  66. Anisa Safitri
    13301241013
    Pendidikan Matematika A 2013

    Sebagai umat yang hidup setelah Rasulullah saw, hanya doa dan keyakinan yang tulus ikhlas dari hati memohon agar dipertemukan dengan beliau saat hari kiamat kelak. Memohon diberikan syafaat saat hari pembalasan. Berdoa dan berusaha agar menjadi umat yang mencintai dan dicintai Rasulullah saw dan Allah swt.

    ReplyDelete
  67. Sumbaji Putranto
    16709251028
    Pend. Matematika S2 Kelas B

    Setiap dari yang beriman, pasti mengharapkan perjumpaan dengan Rasulullah disyurga kelak. “Siapakah Muhammad Ibn Abdullah …..?” dan termuat di dalam hadits:
    Beliau agung dalam segala hal agung dalam segala kesempatan dan tempat, agung dalam akhlaknya.“Rasulullah Saw. tidak pemarah”.“Rasulullah Saw. tidak pernah mengingkari janji”.“Rasulullah Saw. tidak pernah mempersulit dirinya”.“Rasulullah Saw. Tidak pernah berdusta”.Sebelum di utus menjadi Nabi beliau sudah di kenal dengan kejujurannya, setelah beliau di utus Aisyah menyebutnya sebagai orang yang terpercaya dia mengatakan: “akhlak beliau adalah al Qur’an”. (HR. Imam Ahmad)
    Semoga kelak Allah menjumpakan kita dengan RasulNya.

    ReplyDelete
  68. Baginda Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam dilimpahi kesempurnaan jiwa dan raga oleh Allah. Beliau ialah insan yang paling indah penampilan fisiknya dan paling sempurna kepribadiannya. Pantas bagi kita menjadikannya suri tauladan. Memandang wajahnya ialah impian setiap manusia. Perumpamaan wajah beliau yang diutarakan di banyak hadits makin menambah rasa penasaran bagaimanakah wajah beliau.
    Abidin
    16709251002
    S2 Pmat A 2016

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id