Sep 20, 2013

Elegi Membongkar Mitos Teori Kemampuan Otak




Oleh Marsigit

Cantraka:
Wahai sang Bagawat...aku ingin bertanya apa pendapatmu tentang teori kemampuan otak. Otak Kiri, otak Kanan, dan Otak Tengah?

Bagawat:
Aku masih meragukan pertanyaanmu? Pertanyaanmu itu termasuk jenis menguji atau pertanyaan sungguh-sungguh?

Cantraka:
Lho ini pertanyaan sungguh-sungguh. Aku sungguh-sungguh dibuat bingung dengan teori belajar Otak Kiri, Otak Kanan dan Otak Tengah.

Bagawat:
Bukankah teori itu sangat sederhana. Hapalkan saja menurut teorinya, Otak Kiri itu bisa apa, Otak Kanan itu bisa apa dan Otak Tengah itu bisa apa?

Cantraka:
Kalau itu sih aku sudah hapal.

Bagawat:
Jikalau kamu udah hapal berarti pertanyaanmu itu bukan pertanyaan sungguh-sungguh. Aku tahu bahwa engkau menaruh rasa curiga dengan teori itu, bukankah begitu?

Cantraka:
Betul sekali sang Bagawat. Aku memang agak curiga dengan teori-teori itu. Terus terang saya tidak begitu setuju jika kemampuan otak itu hanya disederhanakan secara mekanis dengan Kiri, Kanan dan Tengah. Kemudian jenis kemampuannya, numerik, sosial, musik atau spiritual. Kesimpulan itu saya rasakan tidak adil.

Bagawat:
Lha menurutmu apa itu kemampuan otak?

Cantraka:
Menurut saya kemampuan otak itu adalah kemampuan berpikir. Berpikir itu sangat kompleks. Bahkan keadaan kejiawaan dan pengalaman sosial juga bisa mempengaruhi kemampuan berpikir seseorang. Keadaan sakit atau cacat juga bisa mempengaruhi kemampuan berpikir seseorang. Keyakinan juga berpengaruh terhadap kemampuan berpikir seseorang.

Bagawat:
Kemudian...apakah kecurigaanmu itu?

Cantraka:
Mentang-mentang mereka mempunyai alat canggih, laboratorium bedah otak, zat kimia pengawet otak, dst...kemudian membuat teori-teori Otak Kiri, Otak Kanan dan Otak Tengah. Anehnya tidak pula ada yang menyanggah atau protes atau mengkounter teori itu.

Bagawat:
Apakah engkau bisa membantah dan apakah engkau akan mengkounter teori itu?

Cantraka:
Sayangnya saya tidak mempunyai peralatan semuanya itu. Jikalau akupun mempunyai semua peralatan itu, aku juga tidak mempunyai jaringan untuk mensosialisasikan temuanku.

Bagawat:
Arah pembicaraanmu itu mau kemana?

Cantraka:
Ya menurut saya teori semacam itu adalah Teori Murahan tentang kemampuan otak. Ujung-ujungnya mereka akan memasarkan ide, publikasi buku, penjualan teori dan mengeruk keuntungan.

Bagawat:
Lantas...maumu apa?

Cantraka:
Saya minta tolong kepada sang Bagawat. Dari pada hanya terpaku pada Otak Kiri, Otak Kanan dan Otak Tengah, dan pada akhirnya menjustifikasi atau menghukum keadaan kemampuan subyek belajar, lebih baik saya mendengarkan tausiah dari sang Bagawat saja. Bukankah dengan pengalamanmu melakukan penelitian pendidikan, psikologi pendidikan, sosiologi pendidikan, antropologi pendidikan, filsafat pendidikan, teori perkembangan sosio emosional siswa ...dst...engkau akan lebih mampu membuat teori tentang kemampuan belajar siswa.

Bagawat:
O..ooo jadi engkau menginginkan agar aku membuat teori begitu? Baiklah. Begini...saya akan membuat teori tandingan, tetapi teori tandinganku itu merupakan teori multidimensi, radikal, baru, agak aneh tetapi juga agak lucu, mirip-mirip tetapi tidak sama, ada unsusr fakta tetapi juga ada unsur teori, ada unsur fisik tetapi ada unsur abstrak atau spiritual, dan bersifat komprehensif.

Cantraka:
Lantas..apakah nama dari teori itu?

Bagawat:
Biar tidak kalah hebohnya dengan teori terdahulu...maka teori itu akan aku sebut sebagai Teori Imajiner Kemampuan Otak.

Cantraka:
Wah...wah..sangat baik..aku sangat setuju. Tolong sang Bagawat segera uraikanlah teorimu itu?

Bagawat:
Baiklah. Bayangkan otakmu sebagai bentuk bola tiga dimensi. Titik Tengah otakmu adalah perpotongan Sumbu Tegak Atas Bawah, Sumbu Horisontal Depan Belakang, dan Sumbu Horisontal Kiri Kanan.

Cantraka:
Wahhaa..hebuat teorimu itu..jelas ini akan lebih baik dan lebih lengkap dari teori yang sudah ada. Lalu ..apa kemampuan Otak sesuai dengan sumbu-sumbunya?

Bagawat:
Denagnsistem sumbu tida dimensi itu kita mempunyai bagian-bagian otak sesuai dengan koordinatnya di tiga dimensi. Katakanlah : Otak Depan, Otak Agak Depan, Otak Agak Belakang, dan Otak Belakang. katakanlah Otak Paling Kiri, Otak agak Kiri, Otak Agak Kanan, dan Otak Paling Kanan. Katakanlah Otak Paling Atas, OtakAgak Atas, Otak Agak Bawah dan Otak Paling Bawah. Teoriku ini dapat dikembangkan dengan membuat banyak sekali garis-garis sumbu yang semuanya melalui titik pusat. Maka kita akan mempunyai keadaan otak kita yang isomorphis dengan sistem tata surya. Maka setiap bagian otak anda itu seletak dengan letak semua bintang-bintang yang ada dilangit. Maka aku dapat menamakan bagian otak otak kita itu dengan nama-nama bintang misalnya Otak Bintang Kemukus, Otak Bintang Pari, Otak Bintang Kejora, Otak Planet Mars, Otak Planet Plotu, Otak Planet Merkurius, Otak Planet Haley,...dst. kemudia aku akan bikin teori imaginer tentang kemampuan otak itu masing-masing.

Cantraka:
Wah..wah..hebuat betul wahai sang bagawat guruku. Tetapi aku menjadi khawatir jangan-jangan aku tidak bisa menghapalkan kemampuan otak yang engkau teorikan itu?

Bagawat:
Gak usak khawatir..pada tahap pendahuluan kita sementara ambil saja Sumbu Tegak Atas Bawah, Sumbu Horisontal Depan Belakang, dan Sumbu Horisontal Kiri Kanan. Dan posisi otak sebagai Otak Depan, Otak Agak Depan, Otak Agak Belakang, dan Otak Belakang. katakanlah Otak Paling Kiri, Otak agak Kiri, Otak Agak Kanan, dan Otak Paling Kanan. Katakanlah Otak Paling Atas, OtakAgak Atas, Otak Agak Bawah dan Otak Paling Bawah.

Cantraka:
Lantas..apakah kemampuan Otak Bawah itu?

Begawat:
Dalam pengalaman kehidupan sehari-hari maka Otak Bawah mempunyai kemampuan memikirkan hal-hal yang bersifat batu, tanah, kasar, real, konkrit, nyata, praktis, mudah, dekat, murah, miskin, sederhana, kotor, kumuh, jelek, kacau, salah, bawahan, obyek, tak penting, tenaga otot, bodoh, tebal, rendah, lugu, hutan, tradisional, tribal, dasar laut, magma bumi, akar pohon, ...dst..yang berkonotasi bawah.

Cantraka:
Lantas ...apakah kemampuan Otak Atas itu?

Bagawat:
Kemampuan Otak Atas adalah lawan dari Kemampuan Otak Bawah. Maka berdasarkan pengalaman sehari-hari maka Kemampuan Otak Atas adalah memikirkah hal-hal yang berkatitan atau bersifat langit, tinggi, tipis, abstrak, jauh, teori, sukar, mahal, kaya, Tuhan, Malaikat, mendung, rumit, bersih, elit, tertib, atasan, subyek, peraturan, penting, tenaga pikiran, pintar, politik, modern, powernow, puncak gunung, puncak pohon...dst yang berkonotasi tinggi.

Cantraka:
Lantas ...apakah kemampuan Otak Kiri itu?

Bagawat:
Berdasarkan pengamalan orang beragama maka Kemampuan Otak Kiri meliputi kemampuan memikirkah hal-hal yang bersifat buruk, jelek, korupsi, tidak jujur, tidak etis, sombong, vulgar, bohong, dosa, syaitan, neraka, hukuman, penderitaan, panas, gelap, tipu daya, politiking, suap, kontradiksi, ambivalen, munafik, murtad, jahiliah, berhala, haram, plagiat, palsu, anomali, kontradiksi, komplikasi, kerusuhan, tawuran, kutukan, loyo, frustasi, kacau, rugi, sementara, instant, ...dst yang berkonotasi buruk.

Cantraka:
Lha...apakah kemampuan Otak Kanan itu?

Bagawat:
Kemampuan Otak Kanan adalah kebalikan Kemampuan Otak Kiri, yaitu kemampuan memikirkan hal-hal yang bersifat baik, jujur, malaikat, syurga, dermawan, pahala, terang, dingin, ikhlas, hadiah, penghargaan, pujian, beribadah, rakhmat, syafaat, tepat waktu, konsisten, komitmen, bersemangat, ayem, tentrem, tenang, langgeng, abadi,halal, syah, ...dst yang berkonotasi kebaikan.

Cantraka:
Lha ..apakah kemamuan Otak Depan itu?

Bagawat:
Berdasarkan pengalaman sehari-hari maka Kemampuan Otak Depan adalah memikirkan hal-hal yang bersifat depan, utama, pertama, prioritas utama, paling penting, ketua, VVIP, primer, pokok, pendahuluan, Presiden, Pejabat, lokomotif, nomor satu, anak nomor satu, membaca dua kalimah syahadat, kepala, juara pertama, eksplisit, langsung, berani, penanggungjawab, manajer, ...dst yang berkonotasi dengan pertama.

Cantraka:
Lha ..apakah kemamuan Otak Belakang itu?

Bagawat:
Kemampuan Otak Belakang adalah kebalikan dari Kemampuan Otak Depan, yaitu memikirkan hal-hal yang bersifat belakang, tidak utama, terakhir, prioritas terakhir, pelengkap, anggota, sekunder, sambilan, rakyat, gerbong terakhir, nomor terakhir, ekor, tidak memperoleh juara, terlupakan, terabaikan, tersembunyi, implisit, tak langsung, penakut, pelaksana, tukang, ...dst..yang berkonotasi belakang atau terakhir.

Cantraka:
Lha apakah kemampuan otak tengah itu?

Bagawat:
Kemampuan Otak Tengah itu meliputi memikirkan hal-hal yang ditengah atau yang bersifat netral, bilangan nol, pusat, pancer, sumbu, simetri, seimbang, adil, pengadilan, hakim, inti, kernel, matahari, awal, sumber, potensi, bijaksana, tidak memihak, tengah hari, tengah malam, inti sel, kuning telur, terlindung, aman, pokok persoalan, pusat perhatian,...dst yang berkaitan dengan konsep tengah.

Cantraka:
Wah...wah..heubuat sekali teorimu itu. Teorimu itu ternyata lebih lengkap dan sangat lengkap. Tidak ada teori lainnya yang bisa menandingi kelengkapan teorimu tentang Kemampuan Otak, karena setiap letak otak kita bisa mempunyai kemampuan masing-masing sesuai dengan pengalaman sehari-hari, pengalamn hidup, sosial, filsafat, agama, etnik. Wahai sang Bagawat...aku sekarang menjadi percaya diri bahwa kita harus berpikir kritis, tidak hanya membebek saja dengan pikiran orang-orang bermnotif itu. Aku berjanji akan sebar luaskan teorimu itu. Maaf apa tadi nama dari teorimu itu?

Bagawat:
Teoriku tadi adalah Teori Imajiner Kemampuan Otak, disingkat TIKO.

Amiin

55 comments:

  1. Raden Muchammad Nurrizal Hasbi Ashshidiqqie
    13301244013
    S1 Pendidikan Matematika C 2013

    Setiap orang pasti mempunyai otak meskipun tidak semua orang memaksimalkan otak mereka untuk berfikir.Dan dengan otak ini kita bisa melakukan penilaian terhadap sesuatu.Dan dengan otak juga kita dapat membuktikan kebenaran terhadap sesuatu yang belum tentu diketahui keberadaannya.

    ReplyDelete
  2. Erni Anitasari
    16709251007
    S2 Pend. Matematika Kelas A

    Setelah membaca Teori Imajiner Kemampuan Otak (TIKO), kita dapat melihat banyak bagian dari otak kita. Dan setiap bagian itu memiliki manfaat yang berbed-beda. Banyak sekali kemampuan dari masing-masing bagian otak itu. Kemampuan mereka saling berpengaruh, sehingga kita yang memiliki semua bagian bagian dari mereka hendaknya menggunakannya untuk berpikir kritis. Munculkanlah pemikiran-pemikiran hebat dengan menggunakan seluruh bagian otak.

    ReplyDelete
  3. Fevi Rahmawati Suwanto
    16709251005
    PMat A / S2

    Dari elegi di atas dijelaskan bahwa kemampuan otak menekankan pada kemampuan berpikir yang sangat kompleks. Kemampuan berpikir bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti keadaan kejiawaan, pengalaman sosial, keadaan sakit atau cacat serta keyakinan seseorang. Yang terpenting di sini bukanlah tentang teori mencari fungsi dari berbagai bagian otak, tetapi lebih bagaimana kita bisa memaksimalkan otak kita sehingga dapat dimanfaatkan untuk berbagai hal-hal positif dalam kehidupan.

    ReplyDelete
  4. Fauzul Muna Afani
    Pendidikan Matematika A 2013
    13301241010

    Terimkasih bapak atas postingan yang sangat bermanfaat ini. Teori Imajiner Kemampuan Otak yang bapak kemukakan sangat bagus dan lengkap. Selama ini saya hanya mengenal Kemampuan otak kanan, kiri dan tengah, sedangkan bapak membagi nya lebih banyak begitu juga dengan kemampuan otaknya

    ReplyDelete
  5. Andina Nurul Wahidah
    16701251019
    PEP-S2 Kelas B (Angkatan 2016)

    Dalam elegi ini, saya lebih tertarik menyoroti alur percakapan antara cantraka dan bagawat. Kadang kala ketika kita menanyakan sesuatu, seperti halnya cantraka bertanya kepada bagawat. Kita bertanya bukan karena kita benar-benar tidak tahu jawabannya. Namun karena kita ingin menguji “jawaban” yang sudah ada dalam pikiran kita. Apakah jawaban kita itu benar, maka kita butuh penguatan dari orang yang kita tanya. Apakah itu salah, maka kita butuh alasan yang dapat mengalahkan pikiran kita.

    ReplyDelete
  6. PEP B S2
    Otak manusia mampu digunakan berfikir terhadap sesuatu, inilah yang membedakan dengan makhluk yang lain. Kemampuan berfikir manusia adalah merupakan sistem yang komplek, bukan sebatas "mitos" bahwa kemampuan otak berdasarkan fungsinya masing2 dibedakan atas letah yang berbeda pula

    ReplyDelete
  7. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    manusia memiliki kelebihan dari pada mahluk lainnya dimukabumi,manusia diberikan otak yang sempurna sekaligus fungsi nya dengan baik.selayaknya mereka menggunakan otak mereka untuk hal yang berguna untuk kepentingan orang banyak.mengoptimalkan otak untuk membuat sebuah trobosan baru untuk menciptakan sesuatu yang dapat bermanfaat.

    ReplyDelete
  8. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    namun terkadang manusia tidak mampu mengoptimalkan kemampuan otak untuk kepentingan orang banyak, sehingga terkesan mereka tidak menggunakan otak mereka dengan maksimal.t eori Imajiner Kemampuan Otak yang bapak kemukakan sangat bagus dan lengkap. Selama ini saya hanya mengenal Kemampuan otak kanan, kiri dan tengah, sedangkan bapak membagi nya lebih banyak begitu juga dengan kemampuan otaknya.

    ReplyDelete
  9. Fitri ayu Ningtiyas
    16709251037
    PPs P.Mat B UNY 2016
    ELegi membongkar mitos teori kemampuan otak menberikan pandangan lain mengenai macam-macam otak beserta fungsinya. Memandang jenis dan fungsi otak dari sudut pandang berbeda turut membuka pikiran bahwa abad ini kita harus berpikir kritis, tidak hanya langsung serta mengikuti pikiran dan teori sebelumnya. elegi ini membuka pikiran bahwa ada banyak faktor yang mempengaruhi kinerja dan fungsi otak jika ditelaah lebih dari otak kanan, kiri dan tengah.

    ReplyDelete
  10. Masyallah, Sungguh Tuhan yang maha kuasa telah memberikan satu item yang sangat penting bagi manusia yaitu OTAK. Setiap individu pasti memiliki otak untuk berpikir, namun ada sebagian orang yang lebih mengedepankan Emosi/Hawa nafsu tanpa Berpikir terlebih dahulu, sehingga dapat berdampak negatif. Dan otak memiliki bagian-bagian serta manfaat yang berbeda-beda dalam menjalankan fungsinya. Sebagai seorang muslim hendaknya kita membarengi akal pikiran kita dengan Ketaqwaan/Keimanan sehingga kita dapat menjadi Manusia yang berakhlak mulia. Dan maksimalkanlah Otak dalam bepikir sehingga dapat dimanfaatkan dalam memunculkan hal-hal yang bersifat positif dalam kehidupan kita sehari-hari.

    M. Saufi Rahman
    PEP S3 Kelas A
    16701260124

    ReplyDelete
  11. Eka Pravista
    13301241004
    Pendidikan Matematika A 2013

    Teori kemampuan otak yang selama ini kita tau adalah kemampuan otak kanan, kiri dan tengah, contohnya orang yang dominan otak kanannya maka memiliki kreativitas yang tinggi. Sedangkan orang yang dominan otak kiri memiliki kemampuan berpikir yang tinggi. Namun, teori tersebut terkadang tidak berlaku untuk setiap individu atau hanya berlaku pada umumnya. Sedangkan bapak Marsigit membuat Teori Imajiner Kemampuan Otak (TIKO), dan membagi nya menjadi banyak bagian serta setiap bagian itu memiliki kemampuan yang berbed-beda. Dikarenakan Teori TOKI mempertimbangkan bahwa berpikir itu sangat kompleks. Dimana kemampuan berpikir itu dipengaruhi oleh banyak hal misalnya keadaan kejiawaan, pengalaman sosial, keadaan sakit atau cacat, keyakinan, dll.

    ReplyDelete
  12. Endah Kusrini
    13301241075
    Pendidikan Matematika I 2013

    Kemampuan otak manusia memang sangat luar biasa. Setiap bagian dari otak kita mempunyai peran yang sangat kompleks. Teori TOKI maupun Teori otak kanan-kiri merupakan teori yang menguatkan hal tersebut.

    ReplyDelete
  13. Dewi Saputri
    13301241068
    Pendidikan Matematika I 2016

    Manusia mendapatkan anugerah yang luar biasa yaitu kemampuan otak yang begitu kompleks. Akan tetapi masih banyak yang belum menggunakannya secara optimal. Apalagi perkembangan jaman yang menjadi lebih mudah akibat teknologi, pengoptimalan kemampuan otak cenderung berkurang

    ReplyDelete
  14. Fatya Azizah
    16709251039
    Pendidikan Matematika B PPS UNY 2016

    elegi diatas bermaksud meyatakan bahwa dengan otak kita bisa memikirkan apa saja, dari yang baik, buruk, masa lalu, masa depan dan lain sebagainya. sehingga jika terdapat sesauatu apapun seharusna kita mampu memikirkannya.

    ReplyDelete
  15. Lazuardi Nugroho
    13301244017
    S1 Pendidikan Matematika C 2013
    Manusia adalah makhluk yang paling sempurna yaitu diberi akal dan pikiran dimana otak sebagai pusat kendalinya. Berdasarkan teori yang sudah ada menyatakan bahwa terdapat spesifikasi fungsi otak kanan, otak kiri, otak tengah. Aktivitas yang kita lakukan tidak serta merta merupakan bentuk dari fungsi otak kiri, atau otak kanan, atau otak tengah saja. Namun semua saling berkaitan

    ReplyDelete
  16. Lazuardi Nugroho
    13301244017
    S1 Pendidikan Matematika C 2013
    Teori Imajiner Kemampuan Otak yang dikembangkan Sang Bagawat menyatakan bahwa berpikir itu sangat kompleks. Tergantung bagaimana kita memaksimalkan kemampuan otak kita. Semakin tinggi kita memaksimalkan kemampuan otak, semakin tinggi pula ide/pemikiran kita, menghasilkan ide-ide yang jenius.

    Reply

    ReplyDelete
  17. Kita tidak perlu terjebak pada banyak teori tentang otak, yang diperlukan dalam dunia pendidikan adalah bagaimana memberi pengalaman belajar yang mampu merangsang kerja otak secara maksimal. Toeri tekhnik merangsang kerja otak ini perlu diberikan oleh lembaga pencetak guru/ pendidik. tidak jarang kita jumpai seorang dosen yang hanya mentransfer isi buku kepada mahasiswanya. sangat terasa di lapangan bahwa kemampuan guru dalam merangsang berpikir siswa masih perlu peningkatan. Dengan kurikulum 2013 menjawaban sebagian permasalahan tersebut.

    ReplyDelete
  18. Nuha Fazlussalam
    13301244023
    S1 pendidikan matematika c 2013

    Dari postingan di atas, ini memberika motivasi kepada saya untuk berfikir kreatif, out of the box, belajar menciptakannsistem sendiri sesuia dengan ruang dan waktunya. Seperti mencipatakan gambaran pembagian otaknserta kerjanya tanpa terpaku dengan teori yang ada, tapi tetap teori yang ada menjadi dasar untuk mengembangakan kreatifitas yang ingin diciptakan.

    ReplyDelete
  19. Firda Listia Dewi
    16701251014
    S2 PEP B 2016

    Allah SWT menciptakan manusia dengan otak dan mengkaruniainya dengan akal pikiran yang dapat membedakannya dengan hewan. Otak yang dimiliki manusia sangatlah menakjubkan karena memiliki kapasitas yang tidak terbatas untuk berpikir, dan menyimpan memori. Kemampuan otak dalam berpikir juga sangatlah kompleks, hanya Allah yang tahu bagaimana sebenarnya cara kerja otak itu. Teori-teori mengenai kemampuan otak yang membagi menjadi otak kiri, otak kanan, dan otak tengah yang telah ada tersebut rasanya sangatlah sederhana dan mungkin ujung-ujungnya hnaya ingin mendapat keuntungan dari penjualan teori, memasarkan ide, dan publikasi buku.

    ReplyDelete
  20. Firda Listia Dewi
    16701251014
    S2 PEP B 2016

    Berdasarkan Elegi Membongkar Mitos Teori Kemampuan Otak, sang Bagawat memiliki teori tentang kemampuan otak yaitu yang diberikan nama Teori Imajiner Kemampuan Otak. Teori ini lebih baik dari teori yang telah ada yang membagi kemampuan otak menjadi tiga bagian yaitu hanya membagi otak menjadi kanan, kiri, dan tengah. Teori Imajiner Kemampuan Otak membagi kemmapuan otak dari semua sisi misalnya otak bawah, atas, kiri, kanan, depan, tengah, dan otak belakang, sehingga Teori Imajiner Kemampuan Otak, disingkat TIKO ini lebih lengkap dan sangat lengkap.

    ReplyDelete
  21. Rospala Hanisah Yukti Sari
    16790251016
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A Tahun 2016

    Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    Otak kita berbeda dengan otak makhluk lainnya. Otak kita memiliki kemampuan untuk berpikir (akal). Dengan akal itu, kita bisa memikirkan, merenungi (tafakkur) tentang keberadaan dan kebesaran Rabb semesta alam. Dengan bertafakkur, maka bisa menambah keimanan dan ketakwaan kita untuk selalu berusaha taat dan patuh terhadap perintah dan larangan Allah baik dari ibadah mahdhah (ritual), maupun ghiru mahdhah mencakup sistem ekonomi, politik, sosial, budaya, dan hukum yang sudah Allah tetapkan dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah. Namun, dalam sistem sekarang kita tak mampu sepenuhnya untuk beribadah kepada Allah, karena sistem yang ada telah mengkondisikan kita untuk terpisah dari hukum Allah. Misalnya dalam ekonomi, sebagian besar dari kita masih mempraktikkan riba yang jelas keharamannya, bahkan hal itu difasilitasi oleh negara kita. Na’udzubillah min dzalik.

    Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    ReplyDelete
  22. KASYIFATUN AENI
    13301241055
    PMA 13

    Menurut saya, teori kemampuan otak yang dipaparkan Bagawat dalam elegi di atas sangatlah menarik. Teori tersebut membagi otak dalam dimensi tiga, berdasarkan sumbu imajiner tegak atas bawah, horizontal depan belakang, dan vertikal kanan kiri. Masing-masing bagian memiliki kemampuan yang berbeda-beda. Teori tersebut membagi kemampuan otak berdasarkan letaknya, kemudian disesuaikan dengan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari sehingga menjadi mudah untuk dipahami.

    Terimakasih Pak..

    ReplyDelete
  23. Johanis Risambessy
    16701251029
    PPs PEP B 2016


    Setiap kita mempunyai kemampuan berpikir yang berbeda-beda terhadap apa yang dilihat. Inilah yang menjadikan kita berbeda dengan makhluk ciptaan Tuhan yang lain. Otak kita diberikan kemampuan untuk memikirkan hal yang paling sederhana sampai pada hal yang kompleks, sehingga dapat mengubah mitos yang ada. Karena apa yang dipikirkan dapat menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi semua orang.

    ReplyDelete
  24. RAIZAL REZKY
    16709251029
    S2 P.MAT B 2016

    kemampuan otak itu sangatlah banyak sehingga kita sendiri tidak dapat mereduksinya begitu saja dengan membaginya menjadi hal-hal yang bersifat umum. Dari apa yang dikemukakan teori otak bukan saja hanyalah 3 yaitu otak kiri, otak kanan, dan otak tengah melainkan apabila kita intensifkan dan ekstensifkan lagi pemikiran kita maka bisa saja kita dapat menyebutnya sebagai otak depan, belakang, tengah, kiri, dan kanan yang apabila di aplikasikan mempunyai fungsinya masing-masing yang lebih spesifik.

    ReplyDelete
  25. Kartika Nur Oktaviani
    16709251032
    Pendidikan Matematika S2 UNY kelas B

    Assalamu'alaikum wr wb.
    Menurut saya, teori di atas sangat hebat dan lebih relevan dengan kondisi otak kita yang harus memikirkan banyak hal. Sekarang jadi lebih menyadari akan kekuatan Yang Maha Kuasa yang sangat hebat menciptakan otak manusia yang sangat kompleks dan berbeda orang demi orang. Belum lagi sistem syaraf yang menyusunnya.Sebesar-besar dan seluas-luasnya yang dimiliki badan manusia adalah otak karena mempunyai memori yang mendekati tidak terbatas.
    Wassalamu'alaikum wr wb.

    ReplyDelete
  26. Retno Widyaningrum
    16701261004

    Setiap individu dikarunia otak, yang mampu berpikir segala-galanya. Pembagian menurut Prof. Marsigit lebih lengkap daripada yang selama ini di dengang degungkan dengungkan terbagi hanya beberapa. Teori Imajiner Kemampuan Otak, disingkat TIKO, setiap idnivdu memiliki secara lengkap artinya mampu berpikir dengan otak kanan, kiri, atas bawah tengah depan belakang. lengkap sekali.

    ReplyDelete
  27. Retno Widyaningrum
    16701261004

    Dengan Teori Imajiner Kemampuan Otak (TIKO), maka seseorang akan mempunyai kecenderungan, jika sering memikirkan hal-hal yang bersifat batu, tanah, kasar, real, konkrit, nyata, praktis, mudah, dekat, murah, miskin, sederhana, kotor, kumuh, jelek, kacau, salah, bawahan, obyek, tak penting, tenaga otot, bodoh, tebal, rendah, lugu, hutan, tradisional, tribal, dasar laut, magma bumi, akar pohon, ...dst..yang berkonotasi bawah, maka hal ini tidak baik karena yang dipikirkan hal-hal yang berkonotasi bawah, namun juga tidak salah karena adakalanya berpikir bawah. Oleh sebab itu harus juga di imbangi dengan otak bagian atas yaitu hal-hal yang berkatitan atau bersifat langit, tinggi, tipis, abstrak, jauh, teori, sukar, mahal, kaya, Tuhan, Malaikat, mendung, rumit, bersih, elit, tertib, atasan, subyek, peraturan, penting, tenaga pikiran, pintar, politik, modern, powernow, puncak gunung, puncak pohon...dst yang berkonotasi tinggi. Tetapi tidak juga harus melulu otak atas karena akan cendeung menjadi orang yang sombong. Maka Otak Atas dan bawah harus berimbang.

    ReplyDelete
  28. Retno Widyaningrum
    16701261004

    Begitu juga harus di imbangi dengan otak tengah yang memikirkan hal-hal yang ditengah atau yang bersifat netral, bilangan nol, pusat, pancer, sumbu, simetri, seimbang, adil, pengadilan, hakim, inti, kernel, matahari, awal, sumber, potensi, bijaksana, tidak memihak, tengah hari, tengah malam, inti sel, kuning telur, terlindung, aman, pokok persoalan, pusat perhatian,...dst yang berkaitan dengan konsep tengah. Sehingga antara otak atas, otak tengah dan otak bawah saling melengkapi sesuai pada porsinya masing-masing.

    ReplyDelete
  29. Retno Widyaningrum
    16701261004

    Yang harus dihindari adalah kecenderungan selalu menggunakan otak kira yaitu memikirkah hal-hal yang bersifat buruk, jelek, korupsi, tidak jujur, tidak etis, sombong, vulgar, bohong, dosa, syaitan, neraka, hukuman, penderitaan, panas, gelap, tipu daya, politiking, suap, kontradiksi, ambivalen, munafik, murtad, jahiliah, berhala, haram, plagiat, palsu, anomali, kontradiksi, komplikasi, kerusuhan, tawuran, kutukan, loyo, frustasi, kacau, rugi, sementara, instant, ...dst yang berkonotasi buruk. Sepertinya pikiran dengan otak kiri hanya di gunakan untuk menganalisis tapi tidak untuk dilakukan. Sebaiknya kecenderungan ke otak kanan yaitu memikirkan hal-hal yang bersifat baik, jujur, malaikat, syurga, dermawan, pahala, terang, dingin, ikhlas, hadiah, penghargaan, pujian, beribadah, rakhmat, syafaat, tepat waktu, konsisten, komitmen, bersemangat, ayem, tentrem, tenang, langgeng, abadi,halal, syah, ...dst yang berkonotasi kebaikan. jadi kita mengoptimalkan otak kanan agar dalam hidup kita selalu positip. Apabila kita menggunakan otak kiri maka segera mohon ampun kepada Yang Esa.

    ReplyDelete
  30. Ummi Santria
    16709251008
    S2 Pend. Mat Kelas A – 2016

    Teori Imajiner Kemampuan Otak (TIKO) menurut saya sangat hebat. Kemampuan otak merupakan kemampuan berpikir secara komplek dan luas. Karena setiap letak otak, kanan dan kiri mempunyai kemampuannya masing-masing menyesuaikan dengan apa yang sudah dilakukannya terhadap pengalaman yang sudah dihadapi, dalam hal belajar, dalam hal mengatasi masalah, dalam hal mengatur keindahan pada dirinya, berpikir dan memikirkan dna banyak lagi. Semua itu akan di lakukan dengan kinerja otak karena sebenarnya otak akan merubah terus jalan atau pola yang ada diotak seiring dengan apa yang sudah diketahui dan kenali olah diri masing-masing.

    ReplyDelete
  31. LINA
    16701261022
    PEP-A/2016

    TIKO, atau Teori Imajiner Kemampuan Otak, yang disampaikan oleh sang Bagawat merupakan dimensi baru kemampuan cara berpikir manusia, karena kemampuan manusia itu sangat kompleks. Kemampuannya dalam melakukan sesuatu sangat dipengaruhi oleh banyak hal, tidak hanya otak saja. Orang menjadi pandai dalam menghitung tidak hanya karena dia memiliki otak kanan yang kerjanya lebih dominan, tapi karena lingkungan dan emosinya juga mendukung. Dengan TIKO, semua perilaku manusia bisa dianalisis menjadi lebih representatif.

    ReplyDelete
  32. LINA
    16701261022
    PEP-A/2016

    Sang Bagawat, yang mengembangkan teori kemampuan otaknya, tidak memiliki motif ataupun tendensi khusus. Beliau ingin melihat aspek yang lebih luas dari cara berpikir manusia. Cara berpikir manusia tidak hanya meliputi 3 aspek saja, seperti yang disampaikan teori sebelumnya yang membagi otak menjadi 3 bagian. TIKO melihat manusia sebagai makhluk yang memiliki kompleksitas berfikir.

    ReplyDelete
  33. Budi Yanto
    1709251024
    P. Mat S2 Kelas B 2016
    Manusia menggunakan seluruh bagian dari otaknya, baik secara sadar maupun tidak sadar. Secara tidak sadar secara otomatis otak bekerja dengan reaksi atau respon bagian tubuh manusia, misalnya otak bekerja pada saat mata berkedip, bernafas, mengalirkan darah keseluruh tubuh, reflek anggota badan Karena sentuhan/rangsangan, sistem pencernaan dan masih banyak yang lain sebagainya. Sedangkan otak yang secara sadar ketika berfikir, mengangkat beban, berjalan, memegang, melihat, mendengar dan masih banyak lain sebagainya. Jaringan otak manusia selalu berkembang dengan bertambahnya pengalaman dan pengetahuan yang ada. Dan jaringan otak manusia akan menyusut atau menghilang ketika manusia tidak mempunyai pengalaman dan pengetahuan dari dirinya. Maka manusia harus terus belajar, mencari pengalaman dan pengetahuan agar jaringan diotaknya tidak menyusut atau berkurang sehingga dapat lebih memaksimalkan fungsi otaknya.

    ReplyDelete
  34. RISKA AYU ARDANI
    16709251021
    PMAT KELAS B PPS UNY 2016

    Dalam filsafat bahwa secara keseluruhan adalah tersusun atas bagian bagian (parts) namun keseluruhan itu sendiri lebih besar dari bagian-bagian yang menyusunnya. Jika ada bagian yang hilang, maka keseluruhan itu pun akan hilang. Begitu halnya dengan manusia yang secara utuh tersusun atas satu bagian yang terpenting, yang menjadi pusat kinerja bagian yang lain yaitu otak (brain) Organ itu adalah otak (brain). Sampai saat ini di dalam dunia ilmu pengetahuan, otak masih dianggap sebagai organ yang paling rumit yang pernah ditemukan. Karena adanya otak yang cukup rumit dan canggih, manusia mampu memahami alam semesta, menyadari dirinya sendiri, membuat sintesis dari berbagai bentuk informasi, serta berpikir abstrak jauh melampaui mahluk hidup lainnya. Pikiran manusia adalah produk dari otak, dan keduanya amat terkait, tak terpisahkan.

    ReplyDelete
  35. Asma' Khiyarunnisa'
    16709251036
    PPs PM B 2016

    Berdasarkan elegi di atas, kita dituntut untuk berpikir kritis atas sebuah teori yang ada. Apakah teori tersebut memang adil dan berlaku untuk semua atau bagaimana. Kita jangan selalu mengikuti teori yang ada, kita harus tahu benar bagaimana kebenaran dibalik teori tersebut, dan apakah teori tersebut dapat adil untuk semuanya.

    ReplyDelete
  36. Mifta Tyas Laksita Sari
    Pend. Matematika A 2013
    13301241005

    Kemampuan otak itu muncul ketika seseorang berpikir. Hal yang mempengaruhi seseorang ketika berpikir adalah kondisi kejiwaannya. Semakin sehat kondisi seseorang maka semakin bagus pola kemampuan pemikirannya. Keyakinan juga akan mempengaruhi kemampuan berpikir seseorang. kemampuan pikiran juga didpengaruhi oleh pikiran alam bawah sadar. Keadaan seseorang juga bisa mempengaruhi kemampuan berpikir. Hasil kemampuan pemikiran antara orang normal tentu berbeda dengan orang yang memiliki beberapa kelemahan dalam mental.

    ReplyDelete
  37. Mifta Tyas Laksita Sari
    Pend. Matematika A 2013
    13301241005

    Kemampuan otak untuk berpikir dan ketika berpikir itu sangat kompleks. Teori Imajiner Kemampuan Otak (TIKO), menurut artikel di atas dinyatakan bahwa kemampuan otak depan kebalikan dari otak belakang. Kemampuan otak atas dapat dimaknai bahwa hubungan manusia dengan Allah sedangkan otak bawah saat hubungan dengan sesama manusia. kemampuan otak kiri berkaitan dengan hal-hal yang buruk, sedangkan otak kanan berkaitan dengan hal-hal kebaikan, dan kemampuan otak tengah yang meliputi berpikir tentang hal-hal yang netral.

    ReplyDelete
  38. Elegi di atas menggambarkan bahwa otak kita mempunyai bagian-bagian tertentu dengan kemapuannya masing-masing. Pada intinya kedua teori pembagian kemampuan otak itu mempunyai batasan yang kurang lebih sama, otak kanan cenderung tentang hal-hal yang positif dan berkonotasi baik sedangkan otak kiri cenderung pada hal-hal negatif yang berkonotasi buruk, sementara otak tengah bersifat netral. Manusia bisa menentukan dengan kemampuan otak bagian manakah kita akan memandang sesuatu lalu memprosesnya dalam olah pikir yang kemudian akan menghasilkan pemikiran yang akan menentukan apa yang akan kita perbuat.

    Triwid Syafarotun Najah
    16701261011
    PEP S3 (A) 2016

    ReplyDelete
  39. Jahidatu Lis Silmi I'la Alhaq
    16701251022
    S2 PEP B 2016

    Otak memiliki banyak bagian, yang masing-masing bagian memiliki fungsi-fungsi tersendiri. Semakin kita berpikir maka semakin banyak kita menggunakan otak kita. Semakin banyak juga kita menggunakan otak kita, maka intelegensi kita juga akan bertambah. Kita perlu berkonsentrasi dalam berpikir agar kita bisa memanfaatkan kemampuan otak. Jadi kita harus sering menggunakan otak kita agar kemampuannya tidak menurun dan tetap stabil.

    ReplyDelete
  40. Khaerudin
    16701261009
    S3 PEP Kelas A 2016

    Otak besar atau cerebrum yang merupakan bagian terbesar dari otak manusia adalah bagian yang memproses semua kegiatan intelektual, seperti kemampuan berpikir, menalarkan, mengingat, membayangkan, serta merencanakan masa depan.

    ReplyDelete
  41. Otak besar dibagi menjadi belahan kiri dan belahan kanan, atau yang lebih dikenal dengan Otak Kiri dan Otak Kanan. Masing-masing belahan mempunyai fungsi yang berbeda. Otak kiri berfungsi dalam hal-hal yang berhubungan dengan logika, rasio, kemampuan menulis dan membaca, serta merupakan pusat matematika.

    ReplyDelete
  42. Khaerudin
    16701261009
    S3 PEP Kelas A 2016

    Sementara itu otak kanan berfungsi dalam perkembangan. Misalnya sosialisasi, komunikasi, interaksi dengan manusia lain serta pengendalian emosi. Pada otak kanan ini pula terletak kemampuan intuitif, kemampuan merasakan, memadukan, dan ekspresi tubuh, seperti menyanyi, menari, melukis dan segala jenis kegiatan kreatif lainnya.

    ReplyDelete
  43. Syahrial
    16701251015
    S2 PEP kelas B 2016
    Kesimpulan Teori Imajiner Kemampuan Otak, disingkat TIKO adalah setiap letak otak kita bisa mempunyai kemampuan masing-masing sesuai dengan pengalaman sehari-hari, pengalamn hidup, sosial, filsafat, agama, etnik.

    ReplyDelete
  44. Syahrial
    16701251015
    S2 PEP kelas B 2016
    Setiap bagian otak memiliki manfaat yang berbed-beda. Banyak sekali kemampuan dari masing-masing bagian otak itu. Kemampuan mereka saling berpengaruh, sehingga kita yang memiliki semua bagian bagian dari mereka hendaknya menggunakannya untuk berpikir kritis. Munculkanlah pemikiran-pemikiran hebat dengan menggunakan seluruh bagian otak.

    ReplyDelete
  45. ROFI AMIYANI
    S2 P.MAT A 2016
    16709251004

    Kemampuan otak itu adalah kemampuan berfikir yang kompleks. Otak kita mempunyai peranan masing-masing sesuai dengan pengalaman sehari-hari, pengalaman hidup, sosial, filsafat, agama, etnik, dst. Otak yang kita miliki itu membedakan kita dari makhluk lainnya. Kita bisa berfikir menggunakna otak kita untuk berfikir dan memilih yang baik-baik dan benar.

    ReplyDelete
  46. ULFA LU'LUILMAKNUN
    16709251022
    S2 Pendidikan Matematika 2016 Kelas B

    Assalamualaikum Wr.Wb.

    Pada elegi di atas disebutkan ada Teori Imaginer Kemampuan Otak atau TIKO, dimana bagian otak bukan hanya otak kiri dan otak kanan tetapi juga ada bagian otak atas, otak bawah, otak depan, otak belakang, dan otak tengah yang mana masing-masing bagian otak memiliki kemampuan masing-masing. Otak atas meliputi kemampuan yan berkonotasi atas seperti, otak bawah meliputi kemampuan yang berkonotasi bawah, otak kiri meliputi kemampuan memikirkan ha-hal yang buruk, otak kanan meliputi kemampuan memikirkan hal-hal baik, otak depan meliputi kemampuan memikirkan hal-hal utama, otak beakang meliputi kemampuan memikirkan hal-hal yang bersifat belakang atau tidak utama, dan otak tengah memiliki kemampuan memikirkan hal-hal yang netral.

    Wassalamualaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  47. Sumbaji Putranto
    16709251028
    Pend. Matematika S2 Kelas B

    Teori Imajiner Kemampuan Otak (TIKO) menjelaskan bahwa setiap letak otak kita mempunyai kemampuan masing-masing sesuai dengan pengalaman sehari-hari, pengalaman hidup, sosial, filsafat, agama, etnik. Apabila kita mengimplikasikan teori tersebut dalam pembelajaran di sekolah, maka menjadi hal yang penting untuk dilakukan guru untuk mampu memaksimalkan setiap bagian dari otak tersebut.

    ReplyDelete
  48. Rhomiy Handican
    16709251031
    PPs Pendidikan Matematika B 2016

    Dalam proses berpikir dalam pengalaman sehari hari Kemampuan otak berpikir itu sangat kompleks. Teori Imajiner Kemampuan Otak (TIKO),menjelaskan bahwa kemampuan otak depan kebalikan dari otak belakang.setiap letak otak memiliki perannya masing-masing dan berperan sangat esensial dalam kehidupan sehari-hari. Kemampuan otak atas dapat dimaknai bahwa hubungan manusia dengan Allah sedangkan otak bawah saat hubungan dengan sesama manusia.

    ReplyDelete
  49. Fitri Wulandari
    16701261018
    S3 PEP A UNY

    Dari mitos Teori Kemampuan otak, diketahui bahwa ada teori yang membagi otak menjadi otak kiri, otak tengah dan otak kanan. Sang begawat juga mempunyai teori sendiri tentang otak, yaitu teori imajiner kemampuan otak. Dan sampai saat ini manusia belum menemukan teori otak yang lengkap dan diterima oleh semua pihak. Dengan demikian otak masih merupakan misteri yang belum dan sulit untuk dipahami, namun karena kemampuan otak yang dimiliki manusia tersebut yang membuat manusia itu hebat dan dapat menciptakan atau menemukan hal-hal baru yang mencengangkan.

    ReplyDelete
  50. Fitri Wulandari
    16701261018
    S3 PEP A UNY

    Otak manusia adalah anugerah yang sangat luar biasa yang diberikan Allah SWT kepada kita. Sudah selayaknya kita menggunakan otak kita dengan sebaik-baiknya. Menciptakan suatu inovasi baru yang bermanfaat bagi orang lain, dan ide-ide brilyan yang berguna untuk kebaikan.

    ReplyDelete
  51. Fitri Wulandari
    16701261018
    S3 PEP A UNY

    Kita sering menganggap bahwa orang yang sukses itu adalah yang memiliki otak yang cerdas atau IQ yang tinggi. Padahal kesuksesan seeorang tidak hanya dilihat dari kecerdasan intelektualnya saja, namun bagaimana seseorang itu juga memiliki kecerdasan dalam menghadapi dan memecahkan masalah atau persoalan, dapat memberikan arti dan jalan hidup seseorang menjadi lebih bermakna.

    ReplyDelete
  52. Fitri Wulandari
    16701261018
    S3 PEP A UNY

    Teori Imajiner Kemampuan Otak (TIKO) yang disampaikan sang Bagawat sangatlah lengkap, dimana setiap letak otak mempunyai kemampuan masing sesuai dengan pengalaman sehari-hari, pengalaman hidup, sosial, filsafat, agama dan etnik. Otak depan sesuai letaknya, memikirkan hal-hal yang bersifat depan dan menjadi prioritas utama. Kemampuan otak belakang kebalikan dari yang depan, yaitu memikirkan hal-hal yang bersifat belakang seperti pelengkap, tersembunyi dan implisit. Otak kiri memikirkan hal-hal negatif sedangkan otak kanan memikirkan hal-hal positif. Otak atas memikirkan ibadah dan otak bawah memikrkan sesuatu yang berkonotasi bawah. Bagaimana kita memaknai dan menggunanakannya akan menentukan hasilnya.

    ReplyDelete
  53. Defy Kusumaningrum
    13301241022
    Pendidikan Matematika A

    Selama ini kita selalu mempercayai teori kemampuan otak dalam menentukan cara berfikir seseorang. kemampuan otak kanan, kiri dan tengah. Akan tetapi Teori Imajiner Kemampuan Otak (TIKO), dan membagi nya menjadi banyak bagian dengan kemampuannya masing-masing karena mempertimbangkan bahwa berpikir itu sangat kompleks. Dimana kemampuan berpikir itu dipengaruhi oleh banyak hal misalnya keadaan kejiawaan, pengalaman sosial, keadaan sakit atau cacat, keyakinan, dll.

    ReplyDelete
  54. Wan Denny Pramana Putra
    16709251010
    PPs Pendidikan Matematika A

    Elegi di atas mengejarkan kita untuk tidak serta merta percaya terhadap suatu teori tertentu. Terkadang kita harus berpikir kritis ketika menghadapi teori tertentu. Teori adalah serangkaian bagian atau variabel, definisi, dan dalil yang saling berhubungan yang menghadirkan sebuah pandangan sistematis mengenai fenomena dengan menentukan hubungan antar variabel, dengan menentukan hubungan antar variabel, dengan maksud menjelaskan fenomena alamiah (wikipedia). Setiap orang bisa membuat teori baru perdasarkan pengalamannya. Tugas kita adalah menyeleksi teori mana yang sesuai atau tidak.

    ReplyDelete
  55. Ika Dewi Fitria Maharani
    16709251027
    PPs UNY P.Mat B 2016

    Teori tentang kemampuan otak itu sangat beragam. Bahkan sampai ada pelatihan untuk mengembangkan kecerdasan otak tengah (?) Ada juga teori tentang otak kanan dengan kekreativannya dn otak kiri dengan kemampuan menghitungnya. Namun saya sangat setuju dengan pendapat di elegi ini yang mengatakan bahwa sesungguhnya otak itu sangat kompleks dan tugas utamanya adalah berpikir. Kemampuan berpikir itulah yang ditentukan oleh faktor bawaan, lingkungan dan juga kejiwaan. Jadi jangan mudah mempercayai berbagai macam teori yang ada, namun manfaatkanlah waktu dan ruang sebaik-baiknya untuk meningkatkan kemampuan berpikir otak.

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id