Oct 19, 2011

Elegi Bagaimana Matematikawan Dapat Mengusir Syaitan?




Oleh Marsigit

Syaitan:
Uhiiihhhhh....suaraku melengking...

Matematikawan:
Melengking ditambah melengking sama dengan dua melengking.
Melengking dikurangi melengking sama dengan nol melengking.
Melengking kali melengking sama dengan melengking kuadrat.
Melengking pangkat melengking sama dengan melengking kali melengking dst sampai melengking kali.
Melengking dibagi melengking sama dengan satu
Melengking bersifat kontinu
Melengking yang diskret itu namanya mengikik
Melengking kalau digambar grafiknya melengkung
Melengking ....
...

Melengking kontinu ditambah melengking diskret hasilnya adalah melengking kontinu.

Syaetan:
Wah sialan matematikawan itu. Tidak takut dengan lengkinganku malah asyik sendiri menganalisis secara matematika dari lengkinganku itu. Saya coba dengan produksiku suara aneh. Ugreas..graes sruttt.

Matematikawan:
Dengan mendengar suara aneh itu maka aku sekarang mempunyai ide atau menemukan Konsep Bilangan Aneh. Berikut akan saya uraikan beberapa sifat, relasi dan operasi yang mungkin terjadi pada Bilangan Aneh.
Bilangan Aneh jangan disamakan dengan Bilangan Ganjil
Bilangan Aneh ditambah Bilangan Aneh adalah Bilangan Aneh
Bilangan Aneh dikurangi Bilangan Aneh adalah Bilangan Aneh
Bilangan Aneh dikali Bilangan Aneh adalah Bilangan Aneh
Bilangan Aneh dibagai Bilangan Aneh adalah Bilangan Aneh
Bilangan Aneh dipangkatkan dengan Bilangan Aneh adalah Bilangan Aneh
Sistem Bilangan Aneh mempunyai Bilangan Aneh Identitas
Sistem Bilangan Aneh mempunyai Bilangan Aneh Invers
...
...
Sistem Bilangan Aneh bersifat isomorphis dengan Sistem Bilangan Bulat.

Syaetan:
Wah sialan matematikawan itu. Tidak takut dengan suaraku yang aneh malah asyik sendiri menganalisis secara matematis suaraku yang aneh ini. Saya coba dengan bentukku yang menyeramkan.

Matematikawan:
Bentuk yang menyeramkan jika digeser juga akan dihasilkan bentuk yang menyeramkan.
Bentuk yang menyeramkan jika diputar juga akan dihasilkan bentuk yang menyeramkan.
Bentuk yang menyeramkan jika dicerminkan menurut sumbu datar maka akan diperoleh bayangan dengan bentuk yang menyeramkan.
Bentuk yang menyeramkan dapat dihitung panjang kelilingnya.
Bentuk yang menyeramkan dapat dihitung luasnya.
...
...
...
Bentuk yang menyeramkan berdimensi tiga dapat dihitung volumenya.

Syaitan:
Wah sialan matematikawan itu. Tidak takut dengan bentukku yang menyeramkan malah asyik sendiri menganalisis secara matematis bentukku yang menyeramkan. Saya coba dengan mendatangkan temanku yang jumlahnya banyak sekali.

Matematikawan:
Dalam matematika, jumlah yang banyak sekali dapat ditafsirkan bermacam-macam. Dia bisa himpunanbilnagn terbuka, dia bisa bilangan infinit, dia bisa menuju limit, dia bisa tak terhingga, dia bisa transenden, dst.
Banyak sekali ditambah banyak sekali adalah banyak sekali.
Banyak sekali dikali banyak sekali adalah banyak sekali.
Banyak sekali pangkat banyak sekali adalah banyak sekali.
...
...
...
Banyak sekali jangan disamakan dengan besar sekal.

Saitan:
Wah sialan matematikawan itu. Tidak takut dengan temanku yang banyak sekali malah menganalisis konsep banyak sekali ditinjau dari sisi matematika. Akan saya tunjukan bahwa saya bisa menghilang dan berubah bentuk.

Matematikawan:
Kata dasar dari menghilang adalah hilang. Kata bentukannya bisa menghilang, dihilangkan, atau menghilangkan. Dalam matematika dikenal metode menghilangkan atau eliminasi, misalnya menghilangkan variabel di ruas kiri pada penyelesaian suatu persamaan. Yang setara dengan metode menghilangkan adalah metode substitusi. Yang bisa hilang tidak hanya variabel, tetapi juga tanda-tanda bilangan dan tanda-tanda akar. Tanda akar kuadrat suatu bilangan akan hilang jika akar kuadrat dari bilangan itu kita kuadratkan. Jika diekstensikan artinya maka menghilang bisa dimengerti sebagai kosong. Tetapi kosong itu belum tentu nol, karena nol itu bilangan dan jelaslah tidak kosong. Jika hutangku negatif ternyata dapat dimengerti sebagai tidak punya hutang. Perihal perubahan bentuk dalam matematika dapat saya terangkan demikian. Bangun-bangun geometri baik datar, lengkung maupun dimensi tiga dapat berubah bentuknya jika dikenai perlakuan misalnya dengan translasi. Ada bermacam-macam translasi misalnya dilatasi, rotasi, dan refleksi...atau gabungan dari dua atau ketiganya.

Syaitan:
Wah sialan matematikawan itu. Tidak takut dengan kemampuanku dapat menghilang malah pamer tentang penggunaan konsep hilang dalam matematika. Dia malah menerangkan teori perubahan bentuk dengan translasi. Sekarang akan saya goda dengan WANITA CANTIK.

Matematikawan:
WANITA adalah sebuah kata terdiri dari enam huruf yaitu W, A, N, I, T, A
WANITA dengan unsur-unsur hurufnya yang ada dapat dibentuk kata yang lain dengan komposisi huruf yang sama seperti:WANIAT, WANAIT, WAANIT, AWANIT, WANTIA, WATNIA, WTANIA, dst.
...
...
CANTIK adalah sebuah kata yang terdiri dari enam huruf yaitu C, A, N, T, I, K
...
dst


Syaitan:
Wah sialan matematikawan itu. Tidak terpengaruh dengan WANITA CANTIK...malah menganalisis secara matematis komposisi huruf yang terdapat di kata-kata itu. Saya coba dengan godaan Barang Mewah

Matematikawan:
Sebuah Barang Mewah terdiri dari komponen dasar A, B, C, D dan E. Diketahui harga komponen A adalah 35 %, komponen B adalah 30 %, komponen C adalah 25%, komponen D adalah 8%, dan komponen E adalah 2%. Komponen E berharga Rp 2 juta. Jika akan diproduksi 1000 buah Barang Mewah maka tentukan berapa biaya keseluruhan? Perhitungannya adalah sebagai berikut:...

Syaitan:
Wah sialan matematikawan itu. Tidak terpengaruh dengan Barang Mewah...malah menganalisis secara matematis komponen barang mewah, membuat soal cerita dan asyik menghitungnya. Hai matematikawan jangan sok pintar engau didepanku...sehebat-hebat rasional pikiranmu tidaklah akan mampu memikirkan seluruh diriku. Ketahuilah bahwa ada bagian dari diriku itu yang bersifat irasional.

Matematikawan:
Bilangan rasional adalah bilangan yang dapat dinyatakan sebagai p per q dimana p bulat, q bulat dan q tidak sama dengan nol. Sedangkan bilangan irrasional adalah bilangan yang tidak demikian. Tentulah semua bilangan bulat adalah bilangan rasional. Sedangkan contoh dari bilangan irrasional adalah bilangan phi, bilangan e, akar dua, dst. Kalau hanya bicara bilangan rasional atau irrasional dalam matematika itu hal biasa. Padahal masih ada lagi yang akan saya uraikan yaitu bilangan imaginer. Bilangan imaginer adalah...kalau saya berusaha menarik akar dari bilangan negatif misalnya akar dari bilangan minus satu maka saya akan peroleh bilangan imaginer.

Syaitan:
Sialan tenan matematikawan itu. Saya pameri sifatku yang irrasional malah berteori tentang bilangan rasional dan irrasional. Dia malah pamer bilangan imaginer segala. Hai matematikawan...apakah engkau tidak tahu bahwa saya sudah mulai marah? Ketahuilah bahwa saya itu bukan syaetan biasa.Saya itu syaitan dengan pangkat yang tinggi..tahu?

Matematikawan:
Ada bermacam-macam bilangan berpangkat itu. Ada bilangan berpangkat bilangan bulat, bilangan berpangkat bilangan pecah, ada juga bilangan berpangkat tak sebenarnya. Hehe...asal tahu saja engkau syaetan...berpangkat tak sebenarnya itu juga dapat diartikan mempunyai pangkat tetapi dengan cara tidak khalal. Saya ragu apakah pangkatmu itu khalal atau tidak?

Syaitan:
Sialan tenan orang itu...malah mempertanyakan dan meragukan pangkatku. Hai..orang yang mengaku matematikawan hebat...apa engkau tidak tahu bahwa aku mempunyai kemampuan masuk kedalam tubuh manusia?

Matematikawan:
Kemampuan syaitan masuk ketubuh manusia, di dalam matematika, dapat dianalogan dengan penggantian sebuah variabel dengan dengan konstanta. Dalam matematika konstanta-konstanta penyusup variabel bisa juga berupa bilangan atau variabel yang lain. Jika yang menyusupi atau yang menggantikan variabel adalah juga variabel maka keadaannya persis manusia yang kesurupan syaitan, tetapi dengan catatan bahwa variabelnya bersifat jelek seperti halnya sifat dirimu. Kejadian demikian banyak ditemukan pada pembicaraan tentang fungsi komposisi...dimana variabelnya bahkan bisa berupa fungsi. Untuk matematika tingkat rendah itu namanya substitusi. Maka sederhana saja untuk memahami secara matematis perihal kemampuanmu masuk ke dalam tubuh manusia.

Syaitan:
Kurangajar tenan...dia malah kelihatannya mengetahui rahasiaku.Wah ternyata sangat sulit menggoda seorang matematikawan atau orang-orang yang menggunakan akalnya. Sejak dulu Adam A.S selalu lebih tinggi ilmunya dari saya. Hai..sekali lagi... hai...yang mengaku matematikawan sejati...jika engkau betul-betul mengaku sebagai matematikawan...cobalah kalau bisa hitunglah dosa-dosaku dan hitunglah amal-amalmu?

Matematikawan:
Aku tidaklah terlalu peduli dengan dosa-dosamu. Tetapi aku lebih peduli agar diriku tidak melakukan dosa. Tetapi jika karena suatu hal disadari atau tidak aku telah melakukan dosa besar X, maka insyaallah aku akan memohon ampun kepada Allah hingga tak berhingga banyaknya. Itulah bahwa di dalam matematika berapapun besar nilai X jika dibagi dengan bilangan tak hingga maka hasilnya Nol. Itulah bahwa harapanku adalah atas kuasa Tuhanku maka dosaku menjadi Nol. Sedangkan dosamu adalah kesombonganmu dan perilakumu menyekutukan Tuhan...itu adalah dosa yang tak terhingga besarnya. Seberapapun engkau berpura-pura memohon ampun maka itulah hukumnya dalam matematika bahwa bilangan tak berhingga besarnya jika dibagi dengan bilangan berapapun hasilnya adalah masih tak terhingga. Itulah bahwa dosamu itu tidak terampuni. Na'u dzubillah himindzalik. Sedangkan sebesar-besar pahala adalah bagi orang beriman yang ikhlas. Setinggi-tinggi derajat manusia didunia masih kalah tinggi dengan orang yang ikhlas. Itulah hukumnya dalam matematika bahwa bilangan besar betapapun jika dipangkatkan Nol maka hasilnya adalah Satu. Nol itu adalah ikhlasnya orang beriman, sedangkan Satu itu Esanya Tuhanku. Ya Allah ampunilah dosa-dosaku. Ya Allah jauhkanlah aku dari godaan syaitan yang terkutuk. Amiin

Syaitan:
Ooo...ohhh kurangajar...dengan matematikamu ternyata engkau bisa menguraikan jumlah dosa dan jumlah pahala...malah engkau itu bisa mengaji. Oh..kenapa badanku terasa panas sekali? Aku tak tahan...oh jangan...jangan...wahai sang matematikawan...aku telah bertobat...tidak...tidak...jangan bakar tubuhku....tidak...tidak...aku pergi...pergi...pergi...Kecerdasan dan doamu ternyata telah membakar diriku... panas... pergi...pergi...

Matematikawan:
Ahhh...dasar syaitan...ditinggal ngetung matematika saja sudah kelabakan. Ternyata keasyikanku bermatematikaria bisa mengusir syaitan. Setelah aku panjatkan doa kehadlirat Allah SWT ternyata pergi dia. Alhamdulillah...amiiin.

30 comments:

  1. Ummi Santria
    16709251008
    S2 Pend. Mat Kelas A – 2016

    Salut sekali melihat para matematikawan yang menyingkapi segala sesuatu dengan ilmu yang dimiliki. Kita dengan ilmu kita masing-masing adalah cara kita untuk mengatasi keadaan yang ada. Mencari solusi karena sebuah pengalaman yang ada. Imannya seseorang jika tidak kuat, maka syaitan akan terus mengelilinginya. Bahkan yang kuat imannya saja selalu diganggu. Iman artinya keyakinan dan kepercayaan, pengetahuan yang kita miliki. Inilah mengapa penting bahwa mencari ilmu yang berlandaskan dari doa dan ikhtiar kepada Allah SWT. Kita tidak akan tersesat.

    ReplyDelete
  2. Ressy Rustanuarsi
    16709251033
    PPs PMAT Kelas B 2016

    Elegi yang sangat keren. Ilmu matematika yang dimiliki dapat menolong mengusir syaitan. Yang saya petik dari elegi ini, godaan syaitan di sini adalah bentuk kiasan dari masalah kehidupan kita sehari-hari. Elegi ini mengajarkan kita untuk tidak meremehkan ilmu pengetahuan dan berilmu juga harus diseimbangi dengan ilmu agama. Seperti matematikawan ini, meskipun ia pintar matematika tapi ia juga paham ilmu agama. Untuk itu tuntutlah ilmu dan gunakan ilmu yang kita miliki dengan kreatif, kritis, dan selalu berdoa kepada Allah SWT dalam menghadapi persoalan hidup.

    ReplyDelete
  3. ULFA LU'LUILMAKNUN
    16709251022
    S2 Pendidikan Matematika 2016 Kelas B

    Assalamualaikum Wr.Wb.

    Orang yang berilmu dan beriman akan susah digoda oleh rayuan syaitan. Orang yang berilmu memakai pikirannya dan orang yang beriman memakai hatinya agar terhindar dari godaan syaitan. Itulah manfaat orang yang memiliki ilmu dan memiliki iman.

    Wassalamualaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  4. Azwar Anwar
    16709251038
    Pendidikan Matematika S2 Kelas B 2016

    Allah selalu memerintahkan kepada umatnya wajib untuk menuntut ilmu. Ilmu merupakan hal yang penting dalam menjalani kehidupan, karena jika tanpa ilmu kita tidak akan mempunyai tujuan hidup. Setiap kita menuntun ilmu selalu mendapatkan godaan dari syaitan yang mengajak untuk tidak belajar. Terutama belajar matematika. Karena matematika itu susah, banyak angka serta rumusanya. Dari sini lah kita diuji untuk mempertahanakan kewajiban untuk menuntut ilmu agar terhindar dari godannya. Jika terus bertahan maka syaitan akan pergi, tetapi bila tergoda maka kita akan malas untuk menuntut ilmu lagi. Oleh karena itu teruslah menuntut ilmu dan tak lupa untuk selalu berdoa kepada Allah SWT agar ilmu yang kita gapai dapat bermanfaat.

    ReplyDelete
  5. Nira Arsoetar
    16709251018
    PPS UNY Pendidikan Matematika
    Kelas A

    Apabila kita fokus dalam mencari sebuah ilmu, dan kita berusaha bersungguh-sungguh dalam mencari juga memahami ilmu tersebut serta diimbangi dengan doa. Sehingga antara doa dan usaha dapat seimbang dan menjadikan kita beriman. Karena setiap ilmu baru yang didapat kita akan merasakan rasa syukur karena telah diberi pemahaman. Jadi bisa dikatakan berusaha mencari ilmu ditambah dengan berdoa bisa menjadikan kita beriman dan jauh dari godaan, berusaha tanpa berdoa itu dinamakan sombong, dan berdoa tapi tidak berusaha itu sama dengan malas.

    ReplyDelete
  6. Nur Dwi Laili Kurniawati
    13301241063
    Pendidikan Matematika C 2013

    Matematikawan adalah orang yang berilmu. Orang yang berilmu ialah orang yang menggunakan akalnya. Dan sebenar- benar orang yang menggunakan akalnya akan sulit digoda syaitan karena orang yang menggunakan akalnya tidak akan begitu saja terkena bujuk rayu syaitan. Mereka akan berpikir kritis dan mencari tahu terlebih dahulu. Karena itulah islam memerintahkan umatnya untuk mencari ilmu. Karena itulah orang- orang yang berilmu akan diangkat derajatnya oleh Allah SWT.

    ReplyDelete
  7. Achmad Rasyidinnur
    16701251032
    PEP S2 B

    Matematikawan julukan bagi ahli matematika. Matematika berasal dari bahasa Yunani, didefinisikan sebagai studi besaran, struktur, ruang, dan perubahan. Seorang tokoh yang dijuluki bapak ilmu matematika adalah Thales, bangsa Yunani pada 624-646 SM. Setelahnya sangat banyak para matematikawan yang terus mengembangkan ilmu matematika. ilmu pengetahuan sangat banyak cabangnya, matematika, sosial, politik, sosial, dan cabang-cabang ilmu pengetahuan lain. Ilmu pengetahuan membenarkan yang benar, dan memposisikan yang salah adalah salah. Sebagaimana sifatnya ilmu pengetahuan, termasuk matematika, bahwa pengetahuan pada akhirnya mengantarkan pemiliknya kepada keyakinan yang absolut, fundamental, dan hakikatnya. Sehingga setinggi tinggi pengetahuan adalah benar sumbernya, benar proses pencariannya, dan benar pengamalannya. Karena pada hakikatnya ilmu pengetahuan bermanfaat bagi pemiliknya.

    ReplyDelete
  8. Yazid Fathoni
    NIM 13301241076
    Pendidikan Matematika C 2013

    Ketika seorang matematikawan sedang asyik dengan matematikanya pasti akan lupa dengan hal-hal yang ada di sekitarnya meskipun itu menakutkan atau mengerikan itu tidak akan berpengaruh terhadap seorang matematikawan. Tetapi jangan lupa dengan niat utama dengan tulus dan ikhlas serta meminta ridha dari Allah dalam mepelajari matematika, sehingga semua hal yang dapat mengganggu akan pergi atau menghilang dengan sendirinya.

    ReplyDelete
  9. Niswah Qurrota A'yuni
    NIM. 16709251023
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas B 2016

    Assalamu'alaikum Wr.Wb.,

    Berdasarkan elegi di atas matematikawan yang dapat mengusir syetan adalah matematikawan yang mempunyai pola pikir aktif, kreatif inovatif dan kritis (berilmu) dan selalu memohon perlindungan serta pengampunan dari Allah SWT (beriman).

    Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  10. ROFI AMIYANI
    S2 P.MAT A 2016
    16709251004

    Di elegi ini apapun yang dikatakan syaitan selalu dapat dipatahkan oleh seorang matematikawan. Untuk dapat mengusir syaitan maka kita perlu menggunakan rasio kita atau logika kita.Dengan demikian syaitanpun tidak akan berani menggoda kita. Dengan kata lain, orang yang berilmu dan mau berpikir dapat mengatasi semua godaan yang ada. Tinggal bagaimana kita menyikapinya.

    ReplyDelete
  11. Herwati Dian Saputri
    12313244004
    Pend. Matematika (Inter.)

    Dari tulisan bapak, saya dapat menyimpulkan bahwa Allah menciptakan akal manusia ini bukan tanpa alasan, termasuk untuk mempelajari matematika. Karena sejatinya, ilmu-ilmu Allah itu dapat dinalar, sesuai dengan kemampuan manusia. Bahkan syaitan pun tidak dapat berpikir lebih jauh seperti menghitung dosa dan ampunan lebih jauh. Selain itu, matematika ternyata dapat dihubungkan dengan ilmu-ilmu lain, termasuk dengan agama. Dan jika dihubungkan, kita dapat menemui kehebatan hubungan ilmu-ilmu tersebut.

    ReplyDelete
  12. Afifah Nur Indah Sari
    13301244006
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Matematikawan digambarkan seseorang yang berlimu baik ilmu agama maupun ilmu pengetahuan umum. Sedangkan syaiton adalah godaan yang ada dalam diri manusia. Syaiton akan mudah ditaklukan jika seseorang mempunyai bekal ilmu yang kuat, sebesar apapun godaan syaiton pasti tidak akan tergoda. dengan pedoman ilmu yang diperoleh maka orang dapat membedakan mana yang baik mana yang buruk, mana yang godaan syaiton atau bukan.

    ReplyDelete
  13. Fauzul Muna Afani
    Pendidikan Matematika A 2013
    13301241010
    Ketika mendengar judul “Elegi Matemtaika Mengusir Syetan” pasti kita akan tergelitik karena judulnya yang unik ini. Setelah saya membaca elegi ini saya mendapat tujuan yang ingin disampaiakn oleh bapak melalui postingan ini. Didalam postingan ini div=ceritakan bvahwa matematika dapat mengatasi semua godaan dari syetan sehingga setan merasa kebingungan untuk menggoda matematika. Godaan syetan yang ada didalam elegi ini menurut sata merupakan masalah dalam kehidupan sehari-hari yang kita hadapai. Pada godaan pertaman itu menjelskan mengenai operasi bilangan jika 1+1=2, 1-1=0 , a×a=a^2 dll. Godaan ke-2 dari syetan juga masih berkaitan dengan bilangan didalam matematika. Godaan wanita cantik merupakan masalah peluang didalam matematika yaitu kemungkinan susunan kata dari suatu kalimat. Ada juga permasalahan aritmatika sosial dll.

    ReplyDelete
  14. Hal ini menjelaskan bahwa matematika merupakan ilmu yang dapat diterapkan dalam kehidupan kita. Terkadang orang berfikir untuk apa mempelajari matematika padalah dikehidupan sehari-hari tidaj dipakai, orang yang mempunyai fikiran yang seperti ini tidak sadar bahwa dalam kegiatan nya menggunakan matemtaika seperti ketika dia berbelanja dll.

    ReplyDelete
  15. Siska Nur Rahmawati
    16701251028
    PEP-B 2016



    Elegi di atas beresensi tentang seorang matematikawan yang bisa mengusir syaitan yang berusaha menggodanya.Syaitan nampak berusaha dengan melakukan berbagai cara untuk menggoda matematikawan. Namun, usahanya sia-sia karena matematikawan tersebut selalu menggunakan akal sehat dan selalu berdoa kepada ALLAH SWT untuk melindungi dan mengusir syaitan darinya. Oleh karena itu, kita harus berserah diri dan meningkatkan iman kita kepada Tuhan agar terjauh dari godaan syaitan.

    ReplyDelete
  16. Arifta Nurjanah
    16709251030
    PPs P Mat B

    Menurut saya, elegi ini sangat menarik. Dialog antara setan dan matematikawan yang disajikan dalam elegi ini menggelikan tetapi mengandung makna yang luas. Diantaranya ialah bahwa di dalam berbagai aktivitas matematika dapat kita analogikan dengan kehidupan kita, terlebih lagi dalam kehidupan beragama. Melalui elegi ini, kita disadarkan tentang pentingnya ilmu pengetahuan dan pikiran kritis. Dengan ilmu pengetahuan, pikiran dan keimanan yang kita miliki, kita dapat terhindar dari perbuatan-perbuatan buruk. Misalnya saja, ketika setan menggoda kita untuk melakukan perbuatan buruk, kita memiliki pengetahuan bahwa hal itu merupakan perbuatan buruk yang hanya akan menimbulkan kerugian, maka kita tidak serta merta mudah tergoda oleh bujuk rayu setan. Maka penting bagi kita untuk terus menerus mengembangkan ilmu pengetahuan yang kita miliki sekaligus meningkatkan kualitas keimanan kita kepada Allah SWT.

    ReplyDelete
  17. Nilza Humaira Salsabila
    16709251026
    Pendidikan Matematika kelas B PPs 2016

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.
    Belajar matematika menuntut kita untuk terus menggunakan akal, menggunakan pikiran yang kritis. Kita sebagai manusia yang diciptakan Allah SWT leih tinggi derajatnya dibandingkan setan. Diberi akal dan pikiran, menentukan mana yang baik dan mana yang buruk. Sehingga sebagai seorang matematikawan yang berilmu, tentunya kita juga harus pandai menjaga diri dari godaan setan. Semoga kita selalu dilindungi oleh Allah SWT, Aminn.
    Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

    ReplyDelete
  18. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    PPs PEP B 2016

    Itulah sebenar-benarnya matematika. Matematika pada hakekatnya mengajarkan tentang ridha Tuhan. Bahwa matematika itu sendiri bukan hanya sekedar segala hal dengan keabstrakannya, namun jauh lebih dalalm lagi matematika itu bisa mengajarkan manusia itu meningkatkan imannya kepada hal-hal transenden termasuk Tuhan. Semakin dalam kita menyelami matematika semkain dalam kita memahami bahwa Tuhan itu ada dengan memeberikan kita aturan-aturan yang wajib kita taati agar kita tidak keluar dari sistem karena tergoda oleh syaithan. Karena matematika sejauh yang saya pahami adalah ilmu tentang kasih sayang Tuhan.

    ReplyDelete
  19. Taofan Ali Achmadi
    16701251001
    PPs PEP B 2016

    Memang matematika itu ilmu yang paling suci diantara ilmu lainnya, karena didalamnya jika dipelajarai secara intensif dan ekstensif akan didapat ilmu Tauhid terkait keEsaan Allah SWT contohnya makna bilangan tak terhingga jika dipahami sebagai hak priogratif atau sebagai sebuah ketetapan Allah SWT maka secara implisit kita belajar Matematika itu sebagai proses memperkokoh keimanan kita kepada-Nya maka InsyaAllah syaitanpun akan tak kuasa untuk bisa memnggangu kita.

    ReplyDelete
  20. Fitri Ayu Ningtiyas
    16709251037
    S2 P.Mat B UNY 2016

    elegi bagaimana matematikawan dapat mengusir syaitan ini mengajarkan bahwa setinggi-tinggi derajat manusia didunia masih kalah tinggi dengan orang yang ikhlas.hal ini sesuai dengan hukum dalam matematika bahwa bilangan besar betapapun jika dipangkatkan Nol maka hasilnya adalah satu dimana nol diibaratkan sebagai keikhlasan orang beriman, sedangkan Satu diibaratkan sebagai keEsaan Allah SWT.

    ReplyDelete
  21. Nauqi Aprilia Putri
    13301241023
    Pendidikan Matematika A 2013

    Diri ini tentu tanpa sadar telah digoda oleh setan. Dalam percakapan antara matematikawan dengan syaitan di atas, ternyata menunjukkan bahwa hal buruk dapat kita lawan dengan pengetahuan dan ilmu yang kita miliki. Tentunya, pengetahuan dan ilmu yang kita peroleh juga merupakan kehendak Tuhan. Dengan ilmu yang kita miliki, maka dapat kita gunakan dengan sebaik – baiknya. Di sisi lain, hal itu dapat terjadi karena pertolongan dari Allah SWT. Semoga kita selalu dalam perlindungan-Nya dan terhindar dari kemunafikan serta diampuni segala dosa, sekalipun dosa besar yang pernah dilakukan. Amin.

    ReplyDelete
  22. Erlinda Rahma Dewi
    16709251006
    S2 PPs Pendidikan Matematika A 2016

    Matematikawan dapat mengusir setan dengan logos. Logos lah yang akan menuntun kita untuk Sopan dan Santun terhadap Ruang dan Waktu. Tetapi jika kita masih mengatakan aku pada Logos, maka Ego serta merta bangkit kembali dan berubah wujud menjadi Kesombongan. Sombong adalah perbuatan Syaitan yaitu perbuatan dosa pertama dan terberat. Hanya pertolongan Allah SWT lah yang mampu menghilangkan kesombongan umat dan para makhluk. Hanya rakhmat dan hidayah Nya lah yang mampu menghilangkan kesombongan kita. Ternyata setinggi-tinggi Logos adalah Logos Absolut yaitu Ilmu Allah SWT. Dengan Ilmu Allah SWT itulah harapannya kita bisa menghadapi segala persoalan Dunia dan Akhirat. Maka kita harus meneguhkan Hati, dan menetapkan Hati sebagai pemimpin agar kita senantiasa mendapatkan Rakhmat, Hidayah dan Keselamatan Dunia dan Akhirat.

    ReplyDelete
  23. Aprisal
    16709251019
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Assalamu alaikum

    Dalam matematika proses berpikir luas dan dalam diperlukan mengingat ilmu matematika adalah ilmu yang luas dan dinamis. Akan tetapi dalam ilmu matematika yang penting adalah pola pikir. Matematika mengajarkan kita untuk mempunyai pola pikir aktif, kreatif inovatif dan kritis. Inilah yang diperlukan dalam kehidupan kita sehari-hari. Sehingga sesungguhnya ketika kita belajar bermatematika kita juga sudah belajar berfilsafat. Karena Matematika bagian dari filsafat ditinjau dari objek filsafat itu sendiri yang menyatakan bahwa objek matematika adalah yang ADA dan yang mungkin ADA. Dalam elegi di atas diilustrasikan matematikawan sebagai orang yang sedang berfilsafat dan Setan adalah egonya. Di akhir elegi Setan akhirnya pergi dan tidak mengganggu matematikawan. Dari sini kita dapat melihat bahwa adab berpikir matematikawan yang begitu luas dan dalam sehingga dapat meleburkan pernyataan-pernyataan dari setan menjadi sesuatu pemikiran yang baru. Dan dengan pemikiran itulah bahwa akhirnya ego itu menjadi nol atau hilang.Tentu saja cara berfikir yang diharapkan adalah cara pikir yang selalu berpedoman dengan nilai-nilai spiritual.

    Waalaikum salam wr.wb

    ReplyDelete
  24. Andi Sri Mardiyanti Syam
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillah.
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    Sungguh hebat, ternyata ilmu matematika jika dibawa kedalam pemikiran-pemikiran dapat mengusir setan. Nah sekarang yang dibutuhkan oleh generasi muda adalah seorang matematikawan yang berkarakter, yakni matematikawan yang dapat menggunakan matematikanya untuk kebermanfaatan bagi orang lain, bukannya menggunakan matematikanya itu untuk menggerogoti uang negara melalui pintarnya mereka memutar balikkan matematika sehingga timbullah korupsi. Oleh karena itu matematikawan yang berkarakter dan agamis adalah yang harus diproduksi oleh bangsa ini.


    Sekian, terima kasih.
    Wassalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    ReplyDelete
  25. Sumbaji Putranto
    16709251028
    Pend. Matematika S2 Kelas B

    Belajar metematika sejatinya tidak hanya belajar tentang angka dan hitungan. Banyak nilai-nilai kehidupan yang bisa digali dengan belajar matematika. Maka matematikawan dapat mengusir syaitan dapan saya maknai bahwa melalui pemahaman matematika yang benar, maka kita dapat mengusir kebodohan dari kehidupan.

    ReplyDelete
  26. Moh. Bayu Susilo
    16709251012
    S2/P. Matematika/A/2016

    Mempelajari matematika menjadikan manusia dapat berfikir logis dan terstruktur. Sehingga dengan bermatematika menghindarkan manusia dalam mitos yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya. Matematika tidak hanya mengajarkan berhitung dan mengabaikan konsep dari berfikir logis dan terstruktur. Sehingga dengan belajar matematika dengan baik, diharapkan dapat selalu menghindarkan manusia terhadap mitos dan selalu berusaha menemukan logos-logos yang baru.

    ReplyDelete
  27. Nikma Husna
    13301244024
    Pendidikan Matematika C 2013
    Matematikawan merupakan orang yang berilmu, yang senantiasa menggunakan akal dan pikirannya untuk menyelesaikan suatu masalah. Apapun masalah yang dihadapi, jika dihadapi dengan menggunakan akal dan pikiran, selanjutnya di serahkan kepada Tuhan, maka apapun masalah itu akan terselesaikan.

    ReplyDelete
  28. Nikma Husna
    13301244024
    Pendidikan Matematika C 2013
    Orang yang berilmu dan dapat menerapkannya berlandaskan agama, maka orang tersebut dapat mengatasi segala permasalahan yang ada.

    ReplyDelete
  29. Nikma Husna
    13301244024
    Pendidikan Matematika C 2013
    Dalam matematika kita diperkenalkan dengan istilah kontinu. Jika kita melakukan suatu pekerjaan secara kontinu atau secara berkelanjutan, maka pekerjaan tersebut dapat terselesaikan dengan baik.

    ReplyDelete
  30. Ibaratnya sebagai matimatikawan, kita sebagai orang yang percaya dan beriman kepada yang kuasa dalam mengamalkan segala ibadah atau dalam perkembangan dunia yang semakin tidak karuan ini kita jangan sampai tergoda oleh rayuan-rayuan yang akan menyesatkan kita kalau bisa dengan iman dan ilmu yang kita miliki sebagai tameng dan dengan itu juga kiata mampu menyikapinya dengan positif.

    Triwid Syafarotun Najah
    16701261011
    PEP S3 (A) 2016

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id