Apr 19, 2013

Elegi Ritual Ikhlas 43: Kyai Mursidin 1




Oleh Marsigit

Transenden Lokal Negatif Diraja:
Wuhhehh..bojleng bliss lanat...sudah empat abad lamanya aku terdampar di Batu Keramat ini. Semakin banyak orang datang ke Batu Keramat ini...tentu semakin baik.

Itu pertanda bahwa semakin banyak orang telah berkurang iman dan taqwanya. Tentulah keadaan yang demikian adalah keadaan yang aku harapkan, karena semakin banyak orang kufur dan kafir maka semakin banyak pula temanku. Itulah pembalasanku kepada Nabi Adam As, yang telah menjerumuskan diriku sehingga aku dikutuk oleh Tuhan. Dengan berbagai daya dan upayaku baik melalui cara yang kasar maupun cara yang halus, langsung atau tidak langsung seumur hidupku aku gunakan untuk merayu dan menggoda manusia agar berlaku kufur dang mengingkari Tuhan. Hemm...tetapi apakah aku tahan hanya bersifat menunggu orang-orang yang datang ke sini membuat dan memberi sesaji kepadaku. Kalau hanya begini maka perolehanku tidak efektif dan tidak cukup banyak. Hai para prajurit dan punggawaku...kesinilah ..dengarkan titah dan perintahku.

Prajurit Transenden Lokal Negatif :
Wahai tuan dan sesembahanku...ampunilah kesalahanku. Apakah ada kesalahanku sehingga engkau memanggilku. Aku akan persembahkan segenap jiwa dan ragaku untuk kemuliaanmu.

Transenden Lokal Negatif Diraja:
Hai prajurit...ketahuilah bahwa aku tidak mau kalau hanya menunggu datangnya orang-orang kufur ke Batu Keramat ini. Mumpung situasinya memungkinkan yaitu bahwa masyarakat dan segenap penduduknya sedang banyak masalah hidup, maka aku merencanakan dan menginginkan melaksanakan rencana dan programku secara aktif. Untuk itu maka programku menggoda anak cucu Adam ...akan saya lakukan secara aktif. Maka daripada hanya menunggu di sini..saya akan mencari orang-orang anak cucu Adam yang berpotensi dapat digoda, diganggu, diselewengkan, disesatkan ...untuk menjadi pengikut saya. Tujuannya adalah untuk memperbesar kekuasaanku dan kerajaanku di Batu Keramat ini. Tetapi tetap ingatlah bahwa musuh paling besarku adalah orang-orang yang ikhlas. Maka janganlah sekali-kali berani dengan mereka itu. Jika engkau berani dengan mereka maka imbasnya akan terkena kepada diriku juga. Kita semua bisa terbakar habis di sini oleh orang-orang ikhlas itu.

Prajurit Transenden Lokal Negatif:
Baiklah tuanku...kami siap melaksanakan perintahmu. Apakah sekira tugas-tugas yang segera saya laksanakan?

Transenden Lokal Negatif Diraja:
Sebelum kita berangkat terlebih dulu kita harus mengetahui kondisi atau keadaan semua warga di sekitar Batu Keramat ini. Apakah diantara kamu mempunyai informasi tentang keadaan masyarakat disekitar sini. Siapakah diantara mereka yang imannya tipis? Siapa yang pikirannya kosong? Siapa yang tidak pernah beribadah? Siapa yang suka menipu? Siapa yang suka korupsi? Siapa yang suka mencuri? Siapa yang suka mabuk-mabukan? Siapa yang suka dholim? Siapa yang suka maksiat? Siapa yang bersifat munafik? Siapa yang miskin tetapi kafir? Siapa yang kaya tetapi kufur? Siapa yang bersifat pendusta? Siapa yang berpotensi menyekutukan Tuhan? Siapa yang hatinya risau dan kacau? Siapa yang hidupnya tidak realistis? Siapa yang malas bekerja tetapi ingin hasil yang banyak? Siapa yang tak mau membaca tetapi ingin pandai? Siapa yang tak mau belajar tetapi ingin lulus Ujian Nasional? Siapa yang menghalalkan segala macam cara? Siapa tukang fitnah? Siapa yang patuh dan takut kepada Batu Keramat ini? Siapa yang suka berjudi? Siapa yang suka memanipulasi?....Semuanya itu adalah orang-orang yang berpotensi untuk kita rekrut dan menjadi warga kita.

Prajurit Transenden Lokal Negatif:
Wahai rajaku...aku mengetahui ..tidak jauh dari sini ...disebelah kiri jalan...di antara sederetan rumah-rumah...ada sebuah keluarga terdiri dari seorang kakek, dengan anak dan menantunya serta dua cucunya. Kelihatannya keluarga itu disamping miskin tetapi juga fakir. Mereka fakir karena tidak mau mencari ilmu dunia dan akhirat, sedangkan kefakirannya telah membuatnya mereka menjadi miskin. Sang kakek bernama Katola, sang anak bernama Ankala sang menantu bernama Mankala . Sedangkan diantara mereka bertiga maka sang Ankala lah yang paling berpotensi bisa kita rekrut dikarenakan mereka sudah merencanakan keburukan-keburukan. Ankala telah merencanakan pencurian terhadap tetangganya berselisih satu rumah.

Transenden Lokal Negatif Diraja:
Bagaimana keadaan tetangganya yang akan menjadi target operation dari sang Ankala?

Prajurit Transenden Lokal Negatif:
Itulah masalahnya. Tetangganya itu adalah keluarga sakinah, taat beribadah, ahli berdoa bahkan hapal Al Qur’an. Kemana dia dan keluarganya pergi dan melangkah maka mereka selalu dilindungi Malaikat kebaikan. Keluarganya terdiridari satu kepala keluarga, isteri dan dua anak. Nama kepala keluarganya adalah Mursidin.

Transenden Lokal Negatif Diraja:
Hemmm...sulit juga situasinya. Padahal ini suatu peluang yang sangat baik. Kita harus mensukseskan rencana sang Ankala. Tetapi gimana ya...? Tetapi baiklah...wahai Prajurit Transenden Lokal Negatif ...jangan patah semangat. Aku dan engkau semua ini adalah jin-jin keburukan yang mempunyai kemampuan luar biasa. Dalam sekejap aku bisa membelah diriku menjadi supuluh jin, seratus jin ...bahkan seribu jin.

Prajurit Transenden Lokal Negatif:
Apakah kemudian rencanamu itu?

Transenden lokal Negatif Diraja:
Sekali dayung dua tiga pulau. Sambil merekrut sang Ankala dengan keluarganya ...sekalian kita bisa menguji seberapa kehebatan ilmu sang Mursidin? Marilah kita berangkat, ikuti perintah dan komando saya. Mumpung pikiran sang Ankala sedang kosong dan imannya sedang turun, pertama kita rasuki atau susupi tubuh sang Ankala . Jika tubuh Ankala sudah kita susupi maka semua pikiran, kata-kata dan perbuatannya berada di bawah kendali saya. Pada kesempatan itulah aku akan manfaatkan fenomena kesurupan Ankala untuk menggoyahkan iman semua warga yang ada di dusun itu. Aku akan membuat ulah yang beraneka ragam, yang aneh, suara yang asing, gerakan yang nyleneh dan juga permintaan yang tidak logis termasuk yang menakutkan dan ditakuti para warga.

Prajurit Transenden Lokal Negatif:
Lantas...apakah tugas spesifikku?

Transenden lokal Negatif Diraja:
Tugas spesifikmu adalah mengabarkan dan menyebarkan informasi perihal kejadian yang dialami sang Ankala. Kemudian tebarkanlah ketakutan-ketakutan kepada semua warga. Setelah itu kondisikan agar semua warga menuruti semua permintaanku melalui sang Ankala. Setelah itu ajaklah semua warga agar berbondong-bondong melakukan pemujaan ke Batu Keramat ini. Jika itu sudah terlaksana maka sukseslah program dan kerja kita.

Prajurit Transenden Lokal Negatif:
Bagaimana dengan Mursidin yang bisa menjadi hambatan atau kendala rencanamu itu?

Transenden lokal Negatif Diraja:
Mudah-mudahan sang Mursidin tidak mengetahui rencana saya. Maka saya tugaskan sebagian dari dirimu untuk megepung rumahnya...kalau perlu gunakan ilmu penyirepan..agar pada malam nanti dia sekeluarga bisa tertidur pulas.

Prajurit Transenden Lokal Negatif:
Bagaimana jika terpaksa sang Mursidin mengetahui rencanamu dan datang menyelamatkan sang Ankala?

Transenden lokal Negatif Diraja:
Waha...apa gunanya aku menjadi rajamu. Percayakan saja si Mursidin itu kepadaku. Tetapi engkau siap danwaspada untuk membantuku jika terpaksa saya harus bertempur melawan Mursidin. Baiklah mari berangkat.

56 comments:

  1. Erlinda Rahma Dewi
    16709251006
    S2 PPs Pendidikan Matematika A 2016

    Sumber dari segala keburukan itu adalah dari syaitan. Jika manusia melakukan hal buruk itu karena pertahanan dirinya lemah sehingga terbujuk oleh godaan syaitan yang begitu halus. Telah dijelaskan sebelumnya bahwa setan memasuki manusia melalui jalannya yaitu penyakit hati, kefakiran untuk tidak mencari ilmu dunia akhirat merupakan kesombongan manusia, sombong merupakan penyakit hati. Oleh karena itu orang yang seperti itu mudah dipengaruhi oleh setan. Elegi transeden lokal diraja telah menceritakan bahwa bagaimana sebenarnya mitos lokal Indonesia yang berkembang, masih banyak yang percaya benda mati adalah benda keramat dan dipuja-puja. Mitos yang seperti itu sesungguhnya perbuatan setan dan syirik. Namun sebaliknya, hamba Allah yang selalu beribadah pada-Nya dan selalu mengusir penyakit hati, orang yang seperti itu sesungguhnya ditakuti oleh setan. Mendekatkan diri kepada sebaik-baiknya Penjaga yaitu Allah.

    ReplyDelete
  2. Erni Anitasari
    16709251007
    S2 Pend. Matematika Kelas A

    Dimanapun kita berada, kapanpun, seperti apapun kondisinya, setan akan datang dari depan, belakang, samping kanan, serta samping kiri kita untuk menggoda kita. Tujuannya mereka adalah untuk mencari teman sebanyak-banyaknya yang dapat menemaninya di neraka kelak. Manusia yang digempur bertubi-tubi oleh pasukan setan pun juga memiliki cobaan yang berat di dalam dirinya, yaitu nafsu. Sungguh sulit jadi manusia, tapi sesungguhnya Allah telah menyediakan sebaik-baiknya tempat bagi kita yang terus berusaha menjadi hambaNya yang taat.

    ReplyDelete
  3. Bertu Takaendengan
    16709251034
    P.Mat B

    Hidup ini adalah pilihan. Kita di bebaskan untuk memilih menjadi pengikut Tuhan YME atau pengikut syaitan, menjadi pengikut Tuhan YME harus mengikuti perintah-Nya dan menjauhi setiap larangan-Nya dengan jaminan kehidupan yang kekal di sorga kelak, sedangkan menjadi pengikut syaitan kita mendapat jaminan kenikmatan dunia. Selama hidup di dunia manusia tidak akan lepas dari gangguan syaitan, ia akan terus menggoda manusia dengan segala kenikmatan dunia yang bersifat semu (sesaat) dan jika sekali saja manusia imannya goyah dan memberikan kesempatan pada syaitan untuk masuk maka ia akan menguasai setiap elemen diri kita seperti pikiran, perkataan dan perbuatan akan berada dalam kendalinya.Dan sebenar-benarnya manusia tiadalah yang mampu mengusir setan dengan kekuatan dirinya sendiri, Karena itu kiranya kita tidak merasa diri hebat (keakuan) dan merasa mampu mengandalkan diri kita sendiri dalam menjalani kehidupan ini , percayalah dan terus berdoa kepada Tuhan YME karena hanya didalam Dialah kita terbebas dari gangguan syaitan.

    ReplyDelete
  4. Devi Anggriyani
    16701251023
    S2 PEP B 2016

    Sebuah pertanyaan untuk membuka pemikiran kita kepada Tuhan pencipta manusia adalah apakah mungkin yang menciptakan manusia yang hidup lengkap dengan kemampuannya itu adalah BENDA MATI? Tuhan itu gaib. Kita tidak akan pernah bisa menggambarkan bagaimana Tuhan itu dengan benda seperti apapun, karena Tuhan itu istimewa. Lalu mengapa manusia memohon pertolongan dan perlindungan pada benda mati? Ini menunjukan bahwa hatinya telah ditutupi oleh kesombongan dan ketidakyakinan kepada Allah. Maka banyak cara syetan masuk untuk semakin menutupi hati manusia dari kebaikan. Oleh sebab itu, galilah ilmu pengetahuan, baca dan pelajari lagi dan lagi untuk berusaha mengetahui dan memahami. Semoga Allah memberikan ampunan kepada kita sebagai hamba yang penuh dosa.

    ReplyDelete
  5. Arifta Nurjanah
    16709251030
    PPs P Mat B

    Setan akan selalu memiliki berbagai macam cara untuk membuat tipu daya terhadap setiap manusia. Terutama terhadap orang-orang yang imannya lemah dan tidak beribadah karena itu akan lebih mudah bagi setan. Setan sangat senang ketika manusia terjebak ke dalam kesesatan dan juga kesyirikan. Segala tipu dayanya sangat halus, mulai dari dosa-dosa kecil yang terkadang tidak kita sadari hingga lama-kelamaan bisa menjadi dosa-dosa besar. Na’udzubillahimindzalik... semoga kita selalu terhindar dari godaan setan. Hanya atas pertolongan-Nya lah kita bisa terhindar dari godaan setan. Maka sebagai manusia, kita harus selalu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

    ReplyDelete
  6. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    Elegi ini menceritakan bagaimana kadar iman bisa mempengaruhi kebaikan dan keburukan dalam kehidupan kita. Syaitan bisa memasuki pintu mana saja dari tubuh kita bilamana iman kita sedang tipis, goyah, tidak penuh. Untuk itu sangat penting untuk menjaga iman kita dengan melakukan berbagai ritual ikhlas yang telah diuraikan sebelumnya. Semoga Allah SWT selalu memberikan keselamatan dalam setiap langkah-langkah kehidupan kita, Aamiin.

    ReplyDelete
  7. Misnasanti
    16709251011
    PPs PMAT A 2016

    Kadar Keimanan dan ketakwaan di dalam diri seseorang sangat mempengaruhi keadaan hidupnya, akan menjadi baik atau tidak baik. Jika kadar keimanan dan ketakwaan di dalam dirinya sangat sedikit atau bahkan tidak ada, maka dia akan menghalalkan segala cara untuk mencapai sesuatu, tidak tahu itu adalah tindakan yang sesuai dengan agama atau tidak, karena ketidakmauan mencari ilmu untuk bekal hidupnya di dunia maupun di akhirat, contohnya seperti salah satu keluarga Ankala. Maka keimanan dan ketakwaan merupakan hal yang pertama dan paling mesti tetanam dalam setiap individu, sehingga pendidikan keimanan merupakan fondasi dari ilmu pengetahuan dan aspek pendidikan lainnya serta merupakan pedoman dan pandangan hidup, agar tidak salah melangkah dalam hidupnya.

    ReplyDelete
  8. MARTIN/RWANDA
    PPS2016PEP/B
    The main message from the elegi is to have faith and keep on trying. if you read well the elegi you can find that the action or mission of testing the ilmu of si ANNkala was difficult for the testers but by faith and following the commands given thye reached out their goals. the message here is that when we want to do something, we need to call for God through prayer so that He can come and help us in what we want to do but yet do feel discouraged when what you do is not successful. it may be the cause of God's will.

    ReplyDelete
  9. Fevi Rahmawati Suwanto
    16709251005
    PMat A / S2

    Seseorang yang tidak kuat imannya akan lebih mudah digoda syaitan. Elegi di atas merupakan salah satu cuplikan kecil dari perkembangan mitos di Negara kita. Tersirat dari elegi bahwa syaitan menjadi sangat gampang masuk kepada orang yang mempercayai mitos yang berasal dari hal-hal gaib seperti orang kesurupan. Percaya pada sesuatu yang gaib merupakan perbuatan syirik yang sangat dibenci Allah dan harus kita hindari.

    ReplyDelete
  10. Andina Nurul Wahidah
    16701251019
    PEP-S2 Kelas B (Angkatan 2016)

    Ada yang ingin saya tanyakan pak, siapa Kyai Mursidin?
    Mengapa dijadikan judul namun tidak saya temukan beliau di dalam elegi di atas.

    ReplyDelete
  11. RAHMANITA SYAHDAN
    16709251013
    PPs Pmat A 2016

    Bismillahirrahmanirrahim
    Ketika seseorang bertanya tentang tahapan-tahapan perjalanan spiritual, Alamah Thabathabai ra mengungkapkan tiga pesan pentingnya, yaitu musyarathah, muraqabah, dan muhasabah. Berkata, pada awal hari kita harus mempersiapkan diri sedemikian rupa supaya senantiasa mampu menjaga diri dari khayalan-khayalan nafsu dan bisikan setan, lalu mensyaratkan diri misalnya hari ini aku harus berusaha sedemikian rupa menjaga diriku supaya tidak melakukan hal-hal yang melawan keridhaan dan perintah-Nya dan harus bertekad untuk tidak melakukan perbuatan-perbuatan aib dan tercela, dan setelah keputusan awal ini, pada awal hari kita harus memegang kuat-kuat apa yang telah kita syaratkan untuk diri kita sendiri selama sehari penuh hingga mampu menyelesaikannya dengan baik.
    Alamah melanjutkan, yang kedua adalah muraqabah, yakni perbuatan yang senantiasa terjadi antara dua pihak secara timbal balik, yaitu Tuhan akan menjagamu dan kamupun harus menjaga perintah-Nya dan melakukan segala sesuatu sesuai kehendak dan keridhaan-Nya. Setelah melewati kedua tahapan ini, kini sampai pada tahapan ketiga, yaitu muhasabah, dengan makna bahwa pada saat-saat terakhir di setiap hari kita mencoba memikirkan kembali segala gerak dan perbuatan yang telah kita lakukan sepanjang hari, memperhatikan sesaat demi sesaat yang telah terlalui, bertanya, dan melihat pada diri sendiri, apa yang telah dihasilkannya hari ini dengan hilangnya aset penting dari tangannya.
    Pada tahapan ini, dengan ketelitian dan kecermatan penuh dia harus memperhatikan aktivitas, kedatangan, kepergian, duduk, makan, percakapan, tulisan, dan ringkasnya seluruh gerak dan perbuatan yang telah dia lakukan, lalu memisahkan yang baik dari yang buruk. Setiap kali menemukan perbuatan yang tidak pantas, beristighfar dan memohon ampunan dari-Nya, dan bertekad untuk mengubahnya, dan setiap kali melihat keberhasilan senantiasa mengucapkan syukur atas nikmat yang telah diberikan oleh-Nya.

    ReplyDelete
  12. 16701251016
    PEP B S2

    Syetan yang nyata banyak kita jumpai dan kita temui, tidak lain dan tidak bukan syetan itu adalah manusia sendiri yang dengan mrnurunkan sifat abadi syetan, yaitu kebatilan. Fenomena sekarang ini orang yang mudah terperangkap setan adalah orang yang tidak berilmu, karena tudak berilmu, dia tidak berwawasan luas, tidak berpendidikan, dan akhirnya tidak kerja dan jatuh miskin. Kondisi ini sering kita sebut dengan kaum marjinal, masyarakat marginal. Dapat dipandang bahwa pada golongan ini hidup susah, namun matu enggan. Banyak menjadi sasaran empuk bagi setan, penghasut yang ingin mengabadikan kekuatan, kekuasaannya. Setan bisa saja menyamar dengan bahkan seribu banyangan, atau lebih. Bisa saja menyerupai seorang pemimpin (calon). Bisa di analogikan sekarang ini adalah pilkada serentak di negara kita tercinta, indonesia. Jika masyarakat mau berfikir, mau memilih mengkaji dengan seksama tidak mungkin akan salah dalam menentukan piluhan, yang dalam artian ada setan yang menyamar dalan suatu casing yang baik. Yang emnjadi masalah adalah Obyek sumber daya manusianya sendiri, jika banyak yang dalam kategori kaum marjinal seperti tersebut di atas (bisa saja tergofa dengan setan) dengan hanya mengikuti, karena dengan iming iming uang, fasilitas hidup mungkin, sehingga tidak berfikir panjang dengan kemudahan yang ada, dengan keterbatasan hidupnya.
    Suatu kondisi yang pelik dalam implikasi di kehidupan nyata ini, sulit memilah bagi orang yang mau berfikirpun, karena dengan kemasan yang menarik, baik d luar, itu semua bisa jadi bentuj penyamaran, atau bisa saja sebenarnya. Hanya dengan hati yabg ijhlas tulhs yang dapat menilai sesuatu bahkan dengan menghadirkan hatu atas hidayahNyalah semoga yang menjadi pilihan akan menjadi baik selamanya.

    ReplyDelete
  13. RAIZAL REZKY
    16709251029
    S2 P.MAT B 2016

    dalam melakukan suatu tindakan tidak dapat di pungkiri terkadang manusia-manusia dapat saja di hinggapi oleh pemikiran-pemikiran negatif yang mana pemikiran negatif itu dapat saja membawa kita ke arah yang tidak baik. Pemikiran negatif itu timbul akibat dari goyahnya iman kita, terjadinya prasangka-prasangka tidak baik terhadap sesama sehingga syaitan dengan mudahnya menggoda kita, mana kala itu terjadi maka sekali lagi dengan memperbanyak zikir dan terus memohon ampun kepada ALLAH SWT adalah jalan terbaiknya.

    ReplyDelete
  14. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    ketika seorang merasa memiliki ilmu yang hebat maka ia akan merasa semakin percaya dan terlalu mengandalkan dirinya sendiri, Syaitan mempermainkan pikiran dan perasaan matematikawan agar ia sombong atas segala ilmu yang ia punya. Syaitan menjerumuskan matematikawan dengan mempertanyakan makna doa dan tidak berdoa. Dengan mengandalkan akalnya, sang matematikawan tidak dapat menemukan perbedaan antara orang yang berdoa dan orang yang tidak berdoa.

    ReplyDelete
  15. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    Memaksa diri sendiri untuk belajar ikhlas dalam beribadah adalah awal yang baik untuk mengerti apa itu ikhlas sebenarnya. Keikhlasan dapat tertanam dalam diri karena terbiasa melakukan suatu kegiatan perbuatan yang dilakukan secara berulang-ulang dan teratur, sehingga pada akhirnya keterpaksaan dalam diri akan menghilang dengan sendirinya. Selain itu kita melakukan segala sesuatu juga harus didasarkan pada hati yang tulus dan ikhlas dalam ibadah kepada Allah karena jika kita tidak dengan rasa ikhlas semuanya dilakukan tiada artinya dan tidak ada apa-apanya.

    ReplyDelete
  16. Johanis Risambessy
    16701251029
    PPs PEP B 2016

    Bagaimana kita menggambarkan Tuhan. Apakah Tuhan itu ada. Kita tidak akan pernah bisa menjangkau apa yang direncakan Tuhan. Janganlah kita melangkahi apa yang menjadi rencana Tuhan untuk kita. Yang bisa kita lakukan hanya berserah dan berserah sepenuhnya kepada Tuhan. Jika kita selalu bertanya seperti ini, maka kita telah menyombongkan diri dan tidak lagi percaya akan kemahakuasaan Tuhan. Oleh karena itu, dengan ilmu kita yang semakin tinggi marilah kita berusaha dan terus berusaha untuk lebih dekat dengan Tuhan agar setiap kesalahan yang telah kita lakukan dapat diampuni. Karena itulah yang dapat kita lakukan untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

    ReplyDelete
  17. Ummi Santria
    16709251008
    S2 Pend. Mat Kelas A – 2016

    Bagaimana tingkat keimanan seseorang terlihat dari sikap yang ditunjukkannya. Masyarakat Indonesia masih tradisional dalam memandang suatu agama. Nyata terjadi bahwa masyarakat kita masih melakukan hal-hal yang misal berbentuk sesajen untuk persembahan. Karena kuat akan tradisi, maka agama dikesampingkan. Begitu kuatnya perangkap syaitan dalam menggoda umat manusia dari dulu sampai sekarang.

    ReplyDelete
  18. Nuha Fazlussalam
    13301244023
    s1 pendidian matemtika c 2013

    untuk menjaga keluarga kita dari godaan setan dan segala keurukan kita diperintahkan untuk mendidik keluaraga kita, orang tau kita, adi kita, kaka kita, anak kita untuk selalu menghidupkan rumahnya agar sealu tidak lepaa dari lantunan ayak ayat alquran, selalu berfikir ikhlas, beribadah khsuyuk, sehingga setan tidak mudah mengganggu kehidupan keluarga kita baik dalam bentuknyata mauoun yant tidaknyata.

    ReplyDelete
  19. Fatya Azizah
    16709251039
    Pendidikan Matematika B PPS UNY 2016

    Transenden Lokal Negatif Diraja:
    Hai prajurit...ketahuilah bahwa aku tidak mau kalau hanya menunggu datangnya orang-orang kufur ke Batu Keramat ini. Mumpung situasinya memungkinkan yaitu bahwa masyarakat dan segenap penduduknya sedang banyak masalah hidup, maka aku merencanakan dan menginginkan melaksanakan rencana dan programku secara aktif. Untuk itu maka programku menggoda anak cucu Adam ...akan saya lakukan secara aktif. Maka daripada hanya menunggu di sini..saya akan mencari orang-orang anak cucu Adam yang berpotensi dapat digoda, diganggu, diselewengkan, disesatkan ...untuk menjadi pengikut saya. Tujuannya adalah untuk memperbesar kekuasaanku dan kerajaanku di Batu Keramat ini. Tetapi tetap ingatlah bahwa musuh paling besarku adalah orang-orang yang ikhlas. Maka janganlah sekali-kali berani dengan mereka itu. Jika engkau berani dengan mereka maka imbasnya akan terkena kepada diriku juga. Kita semua bisa terbakar habis di sini oleh orang-orang ikhlas itu.

    kutipan diatas menggambarkan bahwa orang-orang yang ikhlas adalah orang orang yang palig ditakuti bahkan oleh raja transenden lokal negatif, karena orang-orang yang ikhlas akan membakar habis yang maksudnya akan menghilangkan kepercayaan terhadap transenden-transenden lokal yang negatif karena mereka menyerahkan segalanya kepada tuhan.

    ReplyDelete
  20. Godaan atau gangguan itu teramat halus, merasuk dalam hati dan fikiran. Tidak terkecuali kepada para cendekiawan dan ulama. Cendekiawan yang disanjung karena ilmunya, Para ulama yang menjadi selebriti layar kaca, terbuai dengan berbagai sanjungan dan pujian, tak terasa berada dalam jeratan halus ...

    Nur Tjahjono Suharto
    PEP S3 (A)
    16701261007

    ReplyDelete
  21. Andi Sri Mardiyanti Syam
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillah.
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    Siasat syaiton dalam menjerumuskan manusia akan selalu berjalan hingga datangnya hari kiamat nanti. Dari kisah di atas dapat kita lihat bahwa miskin ilmu akan menyebabkan miskin harta, dan miskin harta itu sangatlah dekat dengan kekafiran. Orang yang miskin harta maka akan sulit berhablumminannas dan berhablumminallah. Sehingga sangatlah mudah untuk digelincirkan. Miskin ilmu juga akan mudah membuat malas bekerja sehingga berpikir untuk melakukan tindakan-tindakan jahat sangatlah besar untuk dilakukan. Oleh karena itu mari mulai dari sekarang banyak-banyklah menuntut ilmu, baik ilmu dunia maupun ilmu akhirat dan gunakanlah ilmu yang telah kita dapatkan tersebut untuk lebih mendekatkan diri kita kepad Allah SWT. Amin ya Robbal alamin.

    Sekian, terima kasih.
    Wassalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    ReplyDelete
  22. Andi Sri Mardiyanti Syam
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillah.
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    Selayaknya teknologi yang harus terus di update, keimanan pun demikian urgennya untuk di update untuk menjaga agar kadarnya tidak stagnan apalagi penurunan. karena demikian lah perkara keimanan, perkara hati,mengalami naik turun, pasang surut. Jauhilah sebab-sebab yang dapat membuat keimanan kita menjadi berkurang dan dekatilah atau tambahlah kedekatan kita terhadap sebab-sebab yang dapat membuat keimanan kita menjadi bertambah.


    Sekian, terima kasih.
    Wassalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    ReplyDelete
  23. Andi Sri Mardiyanti Syam
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillah.
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    Yaa muqollibal quluub tsabbit qolbiy ‘alaa diinika wa’ala thoo’atika..
    wahai yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku untuk tetap konsisten dalam dien-MU dan dalam menta’ati-MU

    Sekian, terima kasih.
    Wassalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    ReplyDelete
  24. Bayu Adhiwibowo
    16709251014 / S2 Pend. Matematika
    Setan memang akan selalu menggoda manusia sampai kapanpun. Semua orang pasti akan digodanya tanpa ada terkecuali. Tujuan mereka adalah agar manusia menuju jalan kesesatan dan tidak mau beribadah pada Allah SWT. Semoga kita semua bisa terhindar dari godaan setan. Amin ya robbalalamin

    ReplyDelete
  25. Wan Denny Pramana Putra
    16709251010
    PPs Pendidikan Matematika A

    Elegi di atas menggambarkan potret kehidupan cara beragama sebagian masyarakat yang ada di Indonesia. Dimana masyarakatnya masih memegah teguh budaya leluhurnya meskipun budaya tersebut bertentangan dengan ajaran islam itu sendiri. Hal ini disebabkan karena kurangnya ilmu agama yang dimiliki sehingga syubhat-syubhat mudah masuk kedalam hati. Maka dari itu marilah kita berdoa untuk kita dan saudara kita agar terhindar dari segala macam tipu daya syaitan.

    ReplyDelete
  26. Firda Listia Dewi
    16701251014
    S2 PEP B 2016

    Syaitan akan selalu mengganggu manusia, terutama manusia yang memiliki peluang besar untuk tergoda seperti seseorang yang tidak mensyukuri nikmat yang telah Allah berikan, dan tidak mau untuk selalu berusaha dan berdoa. Sedangkan, syaitan ini enggan untuk menggoda orang-orang yang memiliki hati yang bersih dan ikhlas. Semoga kita dapat membentengi diri dari godaan syaitan yang dapat berasal dari mana saja.

    ReplyDelete
  27. SUPIANTO
    16701261001
    S3 PEP KELAS A 2016

    Transenden Lokal Negatif Diraja dan segenap prajuritnya merupakan personifikasi dari dunia saat ini, dimana berbagai pengaruh pemikiran, gaya hidup, budaya, dll, silih berganti datang tanpa ada satu pun dinding yang dapat menjadi filter bagi kedatangan mereka. jika Transenden Lokal Negatif Diraja dipersonifikasikan sebagai pemikiran, maka ia dapat saja beruwujud kapitalisme, hedonisme, materialisme, dll. Pemikiran-pemikiran tersebut telah melanda semua kalangan masyarakat tanpa mengenal kelas dan latar belakang. Pemikiran-pemikiran itu juga dapat mempengaruhi bukan saja caca kita berpikir tetapi juga menutun tindakan dan langkah kita dalam memilih pilihan-pilihan hidup. benar dan salah menjadi kabur karena dibalut dengan pikatan indahnya pemikiran-pemikiran tersebut.

    ReplyDelete
  28. SUPIANTO
    16701261001
    S3 PEP KELAS A 2016

    Sebagian dari kita bisa saja menafsirkan Transenden Lokal Negatif Diraja dan segenap prajuritnya sebagai syaitan yang kerap menggoda manusia dan mengajak untuk berbuat kerusakan. Namun sesungguhnya, manusia juga dapat menjadi syaitan itu sendiri, syaitan yang mewujud dalam kasat mata, dan ini lebih berbahaya. Syaitan-syaitan yang demikian ini dapat berupa orang-orang berdasi, bahkan sampai mereka yang berpeci dan bersorban, juga mereka yang tak mampu mengenakan keduanya.

    ReplyDelete
  29. SUPIANTO
    16701261001
    S3 PEP KELAS A 2016

    Di elegi yang lain, Prof.Marsigit menjelaskan tentang manusia inhuman dan pabrik manusia inhuman. Ini juga ada kaitannya dg Transenden Lokal Negatif Diraja dan segenap prajuritnya, atau bisa saja kedua istilah ini sama dalam makna dan beda dalam kata. Tetapi intinya adalah bahwa manusia berada dalam pertarungan yang tiada henti, pertarungan antara diri dengan diri, antara alam pikir dan alam nurani, dan juga berperang dengan alam yang berada di luar diri. Dalam pertarungan itu, selalu ada pihak yang berada di sisi protagonis dan antagonis. antagonis selalu dipersonifikasikan sebagai syaitan. dalam dunia kenyataan, syaitan ini dapat berwujud macam-macam, sperti yang sya sebutkan sebelumnya, ia bisa berwujud pemikiran, life style, budaya, dll.

    ReplyDelete
  30. SUPIANTO
    16701261001
    S3 PEP KELAS A 2016

    Dan yang patut disadari adalah bahwa Transenden Lokal Negatif Diraja dan para prajuritnya memang bertujuan untuk menggoda manusia, tujuan yang disusun dengan strategi yang canggih, sehingga kita sulit untuk mendeteksi dan membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Bahkan orang beriman sekaliber Kyai Mursidin pun harus takluk pada permintaan transenden lokal negatif diraja karena telah diancam dengan berbagai ancaman.
    Kita dapat melihat ini dalam kehidupan kita sendiri, manusia selalu diliputi oleh rasa khawatir, khwatir apakah besok masih bisa makan, apakah besok masih bisa menggunakan hpterbaru, apakah besok masih dapat menyemai kendaraan tetangga. segala macam kekhwatiran tersebut diperkuat oleh iklan-iklan yang masuk ke dalam rumah kita tanpa permisi melalui gadget dan tv, ini lah sebenarnya kendaraan para prajurit transenden lokal negatif diraja untuk masuk ke dalam hidup dan keyakinan kita.

    ReplyDelete
  31. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    Saya tertarik dengan kalimat yang diuraikan pada elegi diatas yaitu

    "fakir karena tidak mau mencari ilmu dunia dan akhirat, sedangkan kefakirannya telah membuatnya mereka menjadi miskin"

    Disitu dijelaskan bahwa fakir merupakan kondisi dimana kita tidak mencari ilmu dunia dan akhirat. Bagaimana jikalau hanya ilmu dunia saja, apa yang terjadi? mereka masih juga disebut fakir, karena ilmu dunia saja tidak cukup sehingga yang terjadi adalah rasa sombong dan merasa dia paling benar berdasarkan ilmu dunia yang hanya setetes dari ilmunya Allah SWT. Sehingga dia menjadi miskin hati.

    ReplyDelete
  32. Kartika Nur Oktaviani
    16709251032
    Pendidikan Matematika S2 UNY kelas B

    Assalamu'alaikum wr wb.
    Syaithan selalu memiliki cara meluruhkan iman manusia. Misalnya dengan mengambil cara-cara yang mistis. Sebagai contoh dalam elegi ini yaitu fenomena kesurupan. Contohnya lagi, terkadang mereka menunjukkan sosok-sosok mengerikan di sekitar kita dengan apa yang kita sebut penampakan. Saya kurang jelas dengan maksud mengapa syaithan harus melakukan penampakan-penampakan itu. Mungkin agar kita ketakutan dan setelah itu kita tidak bisa berpikir jernih untuk beribadah. Dan puncaknya akhirnya kita minta tolong ke 'orang pintar' yang mengakibatkan kita mendustakan agama dan rugi selama-lamanya.
    Wassalamu'alaikum wr wb.

    ReplyDelete
  33. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    Bagaimana orang yang fakir dengan ilmu dunia tapi dia kaya akan ilmu akhirat. Menurut saya, orang yang fakir ilmu dunia pasti fakir ilmu akhirat. Akan tetapi orang yang kaya akan ilmu akhirat belum tentu ia pasti fakir dalam ilmu dunia. Kalaulah ia benar-benar paham dan mengkaji ilmu akhirat dengan baik, maka ia tahu bahwa bekal kehidupan tidak hanya di akhirat tapi juga di dunia, dimana ada perintah untuk mencukupi bekal ilmu dunia untuk kehidupan selama di dunia. Padahal Allah sendiri sudah berfirman bahwa ada takdir yang bisa diubah apabila kita mau berusaha.

    ReplyDelete
  34. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    Jika dikaitkan dengan kajian filsafat elegi ini menguraikan tentang pentingnya fatal dan vital dalam. kehidupan. Bagaimana kita mengkaji potensi kita dengan melakukan ikhtiar karena kita tidak tahu jalan mana dari ikhtiar kita yang akan diijabah oleh Allah SWT.

    ReplyDelete
  35. Asma' Khiyarunnisa'
    16709251036
    PPs PM B 2016

    Syaitan pada hakekatnya akan terus berusaha menggoda manusia. Kita sebagai manusia akan terus dikelilingi oleh godaan-godaan syaitan, entah kita sadari ataupun tidak. Untuk menghindari godaan tersebut maka menjadilah manusai yang ikhlas, ikhlas beramal, ikhlas hati, dan juga ikhlas pikir.

    ReplyDelete
  36. Jahidatu Lis Silmi I'la Alhaq
    16701251022
    S2 PEP B 2016

    Saat ini sudah banyak pertanda bahwa semakin banyak orang telah berkurang iman dan taqwanya. Keadaan seperti ini adalah keadaan yang diharapkan oleh setan, karena semakin banyak orang kufur dan kafir maka semakin banyak pula manusia yang menjadi pengikut setan. Jika banyak yang menjadi pengikut setan yang sesat , maka setan akan merasa dendamnya kepada manusia terbalaskan karena dahulu dia dikutuk oleh Allah SWT. Akan tetapi setan tidak akan puas, setan akan terus menggoda manusia ke jalan yang sesat sampai akhir zaman nanti. Oleh karena itu manusia harus selau mendekatkan diri dan berdoa kepada Allah SWT agar terhindar dari godaan setan dan selalu senatiasa berada dalam lindunganNya.

    ReplyDelete
  37. Syaitan tidak akan berhenti menggoda kita sampai kita terjerumus dan mengikutinya. Dalam elegi ini diceritakan bagaimana syaitan melakukan berbagai cara untuk menggoda dan menjerumuskan kita ke dalam dosa seperti dosa syirik dan menyekutukan Allah, melakukan persembahan pada benda mati seperti batu, memberikan sesaji dll. Syaitan akan selalu mencari target dari golongan manusia yang kurang imannya sebanyak mungkin untuk menemani mereka di neraka kelak. Satu-satunya yang ditakuti oleh syaitan untuk digoda adalah orang yang ikhlas, karena orang yang ikhlas dapat menghancurkan syaitan dengan keihklasannya dalam beribadah dan berdoa kepada Allah SWT.

    Triwid Syafarotun Najah
    16701261011
    PEP S3 (A) 2016

    ReplyDelete
  38. Annisa Eprila Fauziah
    16709251040
    PPs P.Mat B 2016

    Pada elegi di atas diibaratkan bahwa syaitan memiliki prajurit atau bala tentara dan juga seorang raja syaitan yang berkuasa, keras kepala, selalu mencari celah untuk mengelabui manusia yang diambang kebimbangan, dan kejam, namun ada satu kekurangnnya, yaitu ia akan terbakar habis jika bertemu dengan orang ikhlas yang selalu mendekatkan diri kepada Allah. Semoga kita semua dijadikan orang yang ikhlas agar terhindar dari godaan syaitan yang terkutuk. Aamiin.

    ReplyDelete
  39. Siti Mufidah
    13301241036
    Pendidikan Matematika A 2013

    "Elegi Ritual Ikhlas 43: Kyai Mursidin 1", Syaitan selalu menggoda, mengganggu, dan menyesatkan manusia untuk berbuat dosa. Banyak cara yang dilakukan syaitan untuk menggoda manusia. Manusia yang tidak mempunyai iman dan islam yang kuat akan mudah tergoda syaitan, bahkan syaitan juga berusaha untuk menggoda manusia yang taat beribadah dan berdoa untuk dijerumuskan. Jadi, kita harus mempertebal iman dan islam agar tidak mudah tergoda syaitan.

    ReplyDelete
  40. RISKA AYU ARDANI
    16709251021
    PMAT KELAS B PPS UNY 2016


    Syaitan adalah sisi buruk yang ada pada diri manusia. Pada dasarnya sumber munculnya syaitan adalah sisi hati buruk manusia itu sendir. Bisikan yang muncul atas gejolak antara pikiran dan hati, yang muncul atas terjadinya kontradiksi atas pikiran dan realita. Bisikan buruk dalam hati itulah sesungguhnya syaitan yang menggoda manusia, yang menggannggu perjalanan bisikan hati yang baik yang menuuju pada pikiran dan tindakan. Untuk menghilangkan bisikan buruk itu, maka manusia perlu mempertebal spiritualnya, spiritual yang ada pada hati manusia itu sendiri.

    ReplyDelete
  41. Sumbaji Putranto
    16709251028
    Pend. Matematika S2 Kelas B

    Syaitan mempunyai banyak strategi untuk menjatuhkan manusia ke dalam lembah kemungkaran agar nantinya manusia menjadi teman di neraka kelak. Oleh karena itu dengan penuh kerja keras syaitan menggoda manusia. Salah satunya dengan cara meniupkan kesombongan di hati manusia. Kesombongan itu datangnya dari syaitan, karena kesombongan adalah sifat utama syaitan. Oleh karena itu hendaknya kita berikhtiar dan berdoa memohon pada-Nya agar senantiasa dijauhkan dari sifat sombong tersebut. Karena sekecil apapun benih kesombongan dalam diri kita amatlah berbahaya, maka sebaik-baik manusia adalah yang tidak terdapat kesombongan dalam hati dan dirinya.

    ReplyDelete
  42. Fajar Yanuar
    13301244021
    Pend. Matematika C 2013

    Mungkin apa yang dikisahkan dalam elegi ritual ikhlas 43 adalah keadaan sesungguhnya dimana merupakan kegiatan syaithan dalam bersekongkol untuk mencoba menggelincirkan manusia. Nah, dalam kisah ini disebutkan bahwa mereka (syaithan) takut atau mengkhawatirkan orang-orang yang ikhlas yang nantinya akan mengganggu atau bahkan menggagalkan rencana mereka.

    ReplyDelete
  43. Fajar Yanuar
    13301244021
    Pend. Matematika C 2013

    Kita dapat ambil pelajaran bahwa orang yang ikhlas hati dan pikiran adalah mereka-mereka yang benar ditakuti dan yang diperhitungkan oleh syaithan ketika mereka akan mencoba untuk mengganggunya. Semoga kita termasuk orang yang selalu berusaha untuk menjadi ikhlas dalam hati dan pikiran agar terhindar dari godaan atau bisikan syaithan. Lagi-lagi dibarengi dengan doa, jangan lupa berdoa. aamiin.

    ReplyDelete
  44. Rhomiy handican
    16709251031
    PPs PEndidikan matematika B 2016

    Hidup adalah pilihan, apakah kita memilih kesesatan atau memilih jalan yang mulia? semua tergantung kita. syaitan akan selalu ada untuk menggoda kita menuju kejalan kesesatan yang ditawarkanpun sangat megah dan luar biasa sehingga tembok iman kita sering kali goyah ketika syaitan menjalankan akal muslihatnya untuk menjerumuskan kita. dinegara yang berkembang ini masih banyak bagian dari negara kita yang masih mengilhami sesuatu yang gaib untuk dipercaya, padahal itu malah dapat menjauhkan mereka dari Tuhan yaitu ALLAH SWT. seringkali dukun dianggap lebih hebat dari pada dokter, dsb. semoga kita tidak termasuk dalam golongan orang orang tersebut.

    ReplyDelete
  45. Mega Puspita Sari
    16709251035
    PPs Pendidikan Matematika
    Kelas B

    Berlaku sombong itu hanya berdampak pada kerugian, kecuali untuk level dan kondisi tertentu. Kesombongan harus dilawan dengan kesombongan pula, misalnya kesombongan syaitan harus dilawan dengan kesombongan pula. Tapi untuk melawan dengan kesombongan itu perlu dengan ilmu dan pengetahuan yang spesifik. Jadi kalau kita mau belajar, membangun hidup, membangun keluarga dan sebagainya jangan sampai kita berlaku sombong di muka bumi. Sombong itu tidak lepas dari berstruktur berhirarki, dari sombongnya anak kecil sampai sombongnya seorang pemimpin dunia.

    ReplyDelete
  46. Ressy Rustanuarsi
    16709251033
    PPs PMAT Kelas B 2016

    Syaitan adalah makhluk ciptaan Allah yang selalu menggoda manusia agar berbuat dosa untuk menjadi teman mereka di neraka kelak. Syaitan akan menggoda manusia dari segala arah yaitu dari arah depan, belakang, kanan, dan kiri. Menurut Imam Qatadah syaitan tidak mampu menggoda manusia dari arah atas karena arah ini merupakan rahmad dari Allah SWT dan karena Allah SWT berada di atas semua makhluk ciptaan-Nya. Untuk itu hendaknya kita selalu mendekati diri kepada Allah SWT dengan selalu beribadah dan menjauhi segala laranganNya. Berdoalah kepada Allah agar senantiasa di lindungi dari godaan syaitan yang terkutuk.

    ReplyDelete
  47. Rospala Hanisah Yukti Sari
    16790251016
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A Tahun 2016

    Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Dalam menghadapi situasi yang melanda negeri kita, di mana kesejahteraan yang di damba, belum menemukan hasilnya. Maka, untuk skala individu, meningkatkan rasa syukur, ketakwaan dan muqarrabah dengan melakukan ibadah-ibadah sunnah. Adapun dalam skala negara bahkan dunia,. Penerapan sistem kapitalisme sekulerisme yang telah membelenggu, telah membuat banyak ankala-ankala banyak tercipta. Adapun dalam skala negara bahkan dunia, mengganti sistem kapitalisme dengan aturan Allah SWT adalah suatu pilihan bahkan bagi kaum muslim adalah kewajiban. Dengan bekal kepercayaan, doa, serta perjuangan yang tiada henti, in syaa Allah akan mengantarkan kepada gerbang kemenangan. Aamiin.

    Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    ReplyDelete
  48. KASYIFATUN AENI
    13301241055
    PMA 13

    Sudah menjadi tabiat syaitan untuk selalu menggoda manusia. Dalam Al Quran (surat Al Hijr: 39-42) telah dikisahkan bahwa Iblis mengatakan bahwa ia akan menjadikan keburukan itu indah dimata manusia, kecuali bagi orang yang IKHLAS.

    ReplyDelete
  49. ROFI AMIYANI
    S2 P.MAT A 2016
    16709251004

    Dalam menggangu manusia, setan selalu punya cara. Mereka menyiapkan segala rencana untuk menjerumuskan manusia. Dalam hali itu kita bisa mengambil pelajaran , bahwasanya kita harus waspada karena setan bisa datang kapan saja dimana saja. Oleh karena itu, kita juga harus bisa menyiapkan diri untuk melawan setan dengan cara selalu ingat kepada ALLAH SWT dan mengerjakan hal-hal yang positif.

    ReplyDelete
  50. Khaerudin
    16701261009
    S3 PEP/A 2016

    Keluarga Prajurit Transenden Lokal Negatif: katola, ankala, mankala sebagai keluarga fakir yang tidak mau mencari ilmu dunia dan akhirat. Kemiskinan dan kefakiran termasuk sunnatulloh kepada hamba-Nya.

    ReplyDelete
  51. Khaerudin
    16701261009
    S3 PEP/A 2016

    Semua orang mendambakan kebaikan dan kebahagiaan. Jika ada bencana mengancam, manusia berusaha menangkalnya dengan berbagai cara. Manusia yang tipis imannya sangat rawan terjerumus dalam kemusyrikan.

    ReplyDelete
  52. Khaerudin
    16701261009
    S3 PEP/A 2016

    Tidak semua orang mempunyai orientasi yang sama dalam membangun keluarganya. Ada yang mendasarinya dengan orientasi duniawi: kesenangan, kekayaan, kekuasaan, keturunan dan kecantikan/ketampanan. Ada pula yang melandasi dengan orientasi ukhrawi. Yang pertama tidak akan mendapat bagian apa-apa di akhirat. Sementara yang kedua, akan merengkuh kebahagiaan dunia dan akhirat.

    ReplyDelete
  53. Khaerudin
    16701261009
    S3 PEP/A 2016

    Keluarga dengan orientasi ukhrawi adalah keluarga yang terdiri dari pribadi-pribadi yang tidak menautkan tujuan di dalam hatinya selain kepada surga dan ridha Allah. Dimulai sejak akan menikah; ketika memilih pasangan, pada saat melangsungkan pernikahan hingga setelah terbentuk sebuah rumah tangga; berperan sebagai suami, istri dan orang tua. Sehingga, segala bentuk pemikiran, kata maupun perbuatannya adalah wujud dari harapan yang besar akan perjumpaan dengan Allah.

    ReplyDelete
  54. Khaerudin
    16701261009
    S3 PEP/A 2016

    Berdo’alah dengan bijaksana, mempertimbangkan kepantasan serta keamanan bagi kita dan orang lain, tawadhu, sabar, bersyukur dengan apa yang ada, memelihara salam, banyak membantu dan mendo'akan orang lain, diawali dengan basmalah, diakhiri dengan shalawat nabi, serta penuh penghayatan kepada Allah.

    ReplyDelete
  55. Mariana Ramelan
    13301241053
    Pendidikan Matematika I 2013

    Syetan dan energi negatif yang lainnya tidak akan berhenti menggoda dan menjerumuskan manusia bersamanya sampai pada hari Kiamat nanti. Akan tetapi Syetan takut kepada manusia yang Sakti seperti Kyai Mursidin.

    ReplyDelete
  56. Manusia yang sakti bukan ia yang bisa sihir atau kemampuan supranatural, tetapi manusia yang sakti di matas Syetan adalah ia yang senantiasa dekat dan mendekatkan diri kepada Allah sehingga jiwa dan hatinya dijaga oleh Allah.

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id