Apr 19, 2013

Elegi Ritual Ikhlas 23: Menggapai Cinta Ilahi




Oleh Marsigit

Cantraka:

Wahai ...bagawat...

Bagawat Gugah:
Sebentar...Cantraka. Mari kita berdoa dulu sebelum memulai segala sesuatu. Ilaa Hadlratin Nabiyyil Musthafaa Shallallaahu ‘Alaihi wa Sallama wa Shahbihi Ajma’iina syai-un Lillaahi Lahumul Faatihah. Bismillaahirrahmaanirrahim. Alhamdu Lillaahi Rabbil Alamiin. Arrahmaaniraahim. Maaliki Yaumiddiin. Iyyaaka Na’budu wa Iyyaaka Nasta’iin. Ihdinash Shiraathal Mustaqiim. Shiraathal Ladziina An’amta ‘Alaihim Ghairil Maghdluubi ‘Alaihim Walazhzhaaalliin. Amin. Baiklah Cantraka mau tanya apa?

Cantraka:
:-) :-) :-) :-) :-) :-) :-) :-)........:-( :-( :-( :-( :-( :- ( : -( :-(
:-) :-) :-) :-) :-) :-) :-) :-)........:-( :-( :-( :-( :-( :- ( : -( :-(
........????????.........??????????........????????.......???????

Bagawat Gugah:
Hai Cantraka diajak bicara sama orang tua kok menyepelekan?

Cantraka:
Oh...maaf Bagawat...saya masih tertegun dengan doa Al Faatihah tadi. Entah kenapa tahu-tahu pikiranku menerawang jauh...jauh tak terhingga. Sedangkan aku merasakan hatiku bergetar sangat kencang. Oh Bagawat aku tidak tahu mengapa pada kali ini, doamu betul-betul berpengaruh. Apakah ini ada hubungannya dengan julukanku sebagai Bagawat Gugah? Aku merasakan doamu yang saat khusuk dan ikhlas. Aku merasakan bukan sembarang seorang Bagawat yang berdoa. Oh maaf Bagawat, aku ingin menangis. Bolehkah engkau ijinkan aku untuk menangis terlebih dulu. Ya Allah..ya Robbi..Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Yang menguasai hari pembalasan. Hanya engkaulah yang kami sembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus, yaitu jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka; bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat.

Bagawat Gugah:
Sudahlah Cantraka bangunlah...bangunlah.

Cantraka:
Ya Allah...aku masih ingin menangis. Belum pernah hatiku seharu ini. Tidak hanya hatiku, sedangkan badankupun ikut bergetar. Ihih...hih...hih...hih. Ihih...hih...hih...hih...

Bagawat Gugah:
Kalau begitu teruskanlah tangisanmu, saya akan sabar menungguimu.

Cantraka:
Ihih...hih...hih...hih. Ihih...hih...hih...hih... Oh Bagawat terus saya bagaimana?

Bagawat Gugah:
Jika engkau sudah tenang coba sampaikan apa isi hatimu kepadaku?

Cantraka:
Aku merasakan Bagawat sekarang lain dengan Bagawat dulu. Kenapa doamu begitu manjur? Setelah mendengarkan doa Al Faatihahmu, saya seakan merasa begitu dekat dengan Allah SWT. Begitu dekatnya dihampiran Allah SWT sehingga diriku seakan tidak mau lagi yang lain-lain. Aku merasakan Allah SWT begitusangat mencintaiku. Aku pun rasanya tidak mau diganggu dan tidak mau menerima panggilanmu. Biarkan aku di sini saja, di sisi Allah SWT. Aku enggan yang lain-lain.

Bagawat Gugah:
Jikalau benar apa yang engkau rasakan maka itulah sebenar-benar Cinta Allah SWT kepadamu. Jangankan engkau bisa merasakan, bagi yang tidak bisa merasakan saja, Allah SWT itu betul-betul sangat menyayanginya. Sesungguhnya Allah itu Maha mencintai umatnya.

Cantraka:
Jikalau Allah SWT mencintaiku, apakah aku bisa mencintai Nya?

Bagawat Gugah:
Sesungguhnya Cinta seorang hamaba kepada Allah Aza wa Jalla itu merupakan puncak dari segala puncaknya segala menusia dengan berbagai macam dimensinya. Kerinduanmu kepada Allah SWT adalah dalam rangka cintamu kepada Nya. Taubatmu kepada Allah adalah dalam rangka Cintamu kepada Nya. Sabar dan ikhlasmu kepada Allah juga dalam rangkan Cintamu kepada Nya. Maka sebenar-benar Cintamu kepada Allah itu adalah sekaligus awal dan akhir dari pengamalan Agamamu. Maka Cintamu kepada Allah hendaknya meliputi seluruh jiwa dan ragamu. Dialah yang engkau rindukan dan engkau Cintai secara absolut. Allah...Arrahmaaniraahim...Dia Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dan ketahuilah bahwa orang-orang yang beriman itu sangatlah berat kecintaannya kepada Allah.

Cantraka:
Maaf Sang Bagawat aku mohon janganlah hentikan nasehat-nasehatmu itu, tetapi tolong biarkan juga aku mendengarkan semua nasehatmu itu sambil menangis.

Bagawat Gugah:
Oh silahkan teruskanlah menangis Cantraka. Ketahuilah bahwa salah satu manfaat tangisanmu itu adalah mengubah batu hatimu menjadi salju dalam hatimu. Maka tiadalah orang mampu menangis jikalau hatinya sudah membatu. Dan sesungguhnya kepada orang-orang yang beriman dan beramal solehlah Allah menanamkan benih-benih cinta ke dalam hatinya. Dan jikalau engkau mencintai sesuatu hal melebihi Cintamu kepada Nya maka Allah tidak akan memberikan hidayah Nya kepada orang itu. Maka belumlah engkau disebut beriman jika engkau belum mencintai Allah dan Rasul Nya di atas segala-galanya.

Cantraka:
Ternyata aku sedang dan telah membuktikan bahwa pikiranku itu tidaklah sepenuhnya mampu memikirkan Cintaku kepada Allah. Ya Allah ampunilah diriku itu. Bolehlah aku tetap mencintai MU. Dantunjukilah jalanku sebagaimana orang-orang pendahulu kami agar aku mampu mencintai Mu ya Allah.

Bagawat Gugah:
Kasih sayang Allah itu meliputi segala yang ada dan yang mungkin ada. Maka mohonlah kepada Tuhan Mu dengan kasih sayangmu atas kasih sayang Nya yang meliputi segala sesuatu. Maka Tuhan itu Maha Pengasih lagi Pemurah dengan kesabaran Nya. Bukankah Allah selalu memanggilmu “Ya ibadi—Wahai hamba-hamba Ku” baik engkau mencintai maupun tidak mencintai Nya. Maka sebenar-banar Cinta adalah inti beragamamu. Cintailah Allah karena nikmat yang telah dianugerahkan kepadamu. Cintilah Allah karena Dialah yang Maha Wujud. Dialah sebenar-benarnya Wujud itu, sedangkan diriku dan dirimu itu hanyalah sipencari bentuk itu sendiri. Maka Cintailah isterimu karena cintamu kepada Allah.

Cantraka:
Apakah jaminannya seseorang yang telah mencintai Tuhan Nya?

Bagawat:
Orang yang belum mencintai Tuhan Nya maka dialah orang yang susah dan dilanda kesedihan, yaitu orang yang masih memperhitungkan dan mempertanyakan seberapa Cinta Tuhan Nya terhadapnya. Jika engkau belum mencintai Tuhan Mu janga harap engkau bisa bertemu Tuhan Mu, ketahuilah bahwa bertemu dengan Tuhan itu adalah kenikmatan yang paling tinggi tiada tolok bandingannya, karena Tuhan memiliki seluruh sifat keindahan dalam segala tingkatannya yang sempurna. Maka jikalau seseorang telah merasakan nikmatnya bertemu dengan Allah, maka cintanya kepada Nya akan selalu ditambah-tambahkan. Agar engkau mampu mencintal Allah dan dicintai Allah maka berusahalah agar engkau menjadi kekasih Nya. Itulah sebenar-benar perjuangan umat manusia yaitu bagaimana agar bisa menjadi kekasih Allah SWT. Amin.

49 comments:

  1. Devi Anggriyani
    16701251023
    S2 PEP B 2016

    Elegi ini menyampaikan pesan jika kita ingin dicintai oleh Allah SWT maka cintailah Ia, laksanakan semua perintah-Nya, mohon ampunlah kepada-Nya. Jika engkau benar-benar memaknai setiap ayat dalam Al-Quran maka hati yang manusia yang beriman akan menangis dan langsung memohon ampun kepada Allah. Tak perlu meragukan cinta Allah keada umatnya. Diberikannya nikmat bernafas setiap hari saja itu sudah menunjukan betapa Allah mencintai setiap umatnya. Bersyukurlah atas cinta Allah yang tak pernah putus.

    ReplyDelete
  2. Erni Anitasari
    16709251007
    S2 Pend. Matematika Kelas A

    Allah Maha Pengasih dan Penyayang, kita mendapatkan banyak sekali nikmat di dunia ini. Allah mencintai kita dengan banyak sekali rezeki, nikmat sehat, dan lain-lainnya yang tidak mampu untuk kita sebutkan satu per satu. Apalagi yang kita dustakan dari nikmat Allah Yang maha Cinta. Sesungguhnya Cinta seorang hamba kepada Allah Aza wa Jalla itu merupakan puncak dari segala puncaknya segala menusia dengan berbagai macam dimensinya. Tetaplah bersyukur, karena Allah masih mencintai kita.

    ReplyDelete
  3. Arifta Nurjanah
    16709251030
    PPs P Mat B

    Setiap orang yang beriman tentu ingin menggapai cinta ilahi. Cinta seorang hamba kepada Allah dapat dibuktikan dengan senantiasa bersyukur, melaksanakan perintah dan menjauhi larangan-Nya, serta senantisa meningkatkan kualitas ibadah, dengan kusyuk dan ikhlas. Mencintai Allah merupakan cinta yang agung dan merupakan jaminan kebahagiaan dan keselamatan, baik di dunia maupun di akhirat. Seorang hamba yang mencintai Allah hatinya akan selalu terpaut kepada-Nya, selalu merasakan kerinduan, dan mendasarkan setiap cintanya pada yang lain hanya karena Allah.

    ReplyDelete
  4. MARTIN/RWANDA
    PPS2016PEP/B
    Loving God and getting loved by God are two happenings that should be understood by all human kinds. God never hates anyone but many people hate God by their deed. the question is, is there anyone who loves God? maybe or maybe not. I agree on the statements in the elegi where it is written: to love God is evaluated throuh how we love ourselves, our religious experience, our sincerity, our love to neighbors, etc. what I believe is that we cannot love God without loving eac other because loving God is the last step.

    ReplyDelete
  5. Bayu Adhiwibowo
    16709251014 / S2 Pend. Matematika
    Kecintaaan kita terhadap Allah SWT adalah ketika kita bisa merasakan ikhlas terhadap apa yang kita dapat dariNya. Segala sesuatu yang kita terima pasti akan ada efek baiknya. Dengan kita menerima apa yang sudah diberikan Allah kepada kita maka kita akan diberikan tambahan nikmat yang tiada tara dari Allah SWT.

    ReplyDelete
  6. Misnasanti
    16709251011
    PPs PMAT A 2016

    Segala puji bagi Allah yang telah menjadikan manusia memiliki cinta. Dengan cinta, kehidupan terasa indah. Dengan cinta, ibadah dan muamalah semakin bermakna. Cinta merupakan salah satu sebab yang kuat untuk memulai suatu perbuatan. Demikianlah cinta, ia mampu membangkitkan jiwa, menggerakkan hati dan badan tatkala disebutkan sesuatu yang dicintainya. Namun, dari sekian banyak cinta yang dimiliki seorang manusia, hanya ada dua cinta yang hakiki yaitu mencintai Allah dan mencintai apa saja yang dicintai Allah. Oleh karena itu, kita mencintai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, para shahabat, dan orang-orang shalih, karena Allah mencintai mereka dan Allah pun memerintahkan demikian. Allah itu Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. kasih sayang Allah meliputi segala sesuatu yang ada maupun yang mungkin ada. Oleh karena itu, kita harus mencintai Allah dan rasul di atas segalanya. Kita juga harus berusaha agar kita dapat menjadi kekasih Allah dan dicintai oleh Allah. Apabila ada orang yang mencintai sesuatu melebihi cintanya kepada Allah, maka Allah tidak akan memberikan hidayah kepadanya. Semoga kita termasuk dalam orang-orang yang mencintai dan dicintai Allah SWT. Aamiin

    ReplyDelete
  7. Nurul Imtikhanah
    13301244002
    Pendidikan Matematika C 2013

    Cinta Ilahi seorang hamba kepada Tuhannya adalah suatu perasaan yang tiada dua rasa nikmatnya yaitu apabila disebutkan nama-nama Allah hati kita pun bergetar dan merasa sangat damai sampai terharu dan menangis mengingat-ingat dosa-dosa namun Allah tetap memberikan nikmat-nikmat yang tiada hentinya kepada kita semua. Untuk mencapai Cinta Ilahi kita harus melaksanakan segala ibadahnya dengan ikhlas serta menjalani kehidupan, cobaan, serta nik,at kehidupan dengan hati yang penuh bersyukur dna ikhlas.

    ReplyDelete
  8. Sumbaji Putranto
    16709251028
    Pend. Matematika S2 Kelas B

    Sepedih-pedihnya berharap adalah berharap pada cinta makhluk dan setinggi-tingginya berharap adalah berharap pada Cinta Ilahi. Sungguh Allah dekat, hanya terkadang kita menjauh dan lebih cinta pada hal-hal yang bersifat duniawi. Sesungguhnya tak ada kata selesai dalam mendapatkan cinta Allah. Terkadang kita beramal baik hanya karena takut kepadaNya atau karena kewajiban kepadaNya, sebenarnya akan lebih indah jika kita beramal baik jika digerakkan karena cinta kita kepadaNya. Menggapai cintaNya dengan jalan menjadikan ridhaNya sebagai motivasi bergerak untuk terus berlomba-lomba dalam kebaikan. Billahi fii sabilil haq fastabiqul khairat..

    ReplyDelete
  9. Andina Nurul Wahidah
    16701251019
    PEP-S2 Kelas B

    Ketika kita berusaha menggapai cinta Allah, maka ketenangan hati akan kita raih. Mencintai Allah berarti menjalankan segala perintahnya dan menjauhi segala larangannya.
    Ketika kita selalu mendahulukan Allah dan tidak pernah melupakannya, disitulah kita berada pada tujuan utama hidup yang paling hakiki. Dahulukan cinta Allah di atas segala-galanya, karena manusia dilahirkan untuk beribadah kepadaNya.

    ReplyDelete
  10. Fevi Rahmawati Suwanto
    16709251005
    PMat A / S2

    Allah Maha pengasih dan penyayang. Jika ingin dicintai Allah, maka cintailah Dia. Caranya tidaklah sulit, seperti yang dipaparkan pada elegi di atas yaitu ikhlas dalam menjalankan agama, ikhlas dalam mensyukuri segala cobaan yang dating, syukuri segala nikmat yang telah dianugerahkan kepadamu, dan cintailah pasanganmu karena cintamu kepada Allah.

    ReplyDelete
  11. RAIZAL REZKY
    16709251029
    S2 P.MAT B 2016

    sebuah lantunan ayat suci yang merupakan kitab suci yang berasal dari ALLAH SWT, lantunan ayat-ayat tersebut dapat mengubah hati seorang manusia yang sekeras batu menjadi selembut kapas jika ALLAH menghendakinya, hal tersebut dapat setiap dari kita merasakannya pula dengan menghilangkan kesombongan yang ada dalam hati kita dan berserah diri kepada ALLAH dengan mencintainya setulus hati, dan rasa cinta manusia kepada Sang Pencipta itu merupakan puncak dari segala puncaknya segala manusia dengan berbagai macam dimensinya.

    ReplyDelete
  12. RAHMANITA SYAHDAN
    16709251013
    PPs Pmat A 2016

    Bismillahirrahmanirrahim
    Inti dari mi’raj manusia adalah ketundukannya pada keagungan rububiah dan kehinaan dalam ibadahnya untuk menggapai cinta Ilahi. Keakuan dan kenagkuhan merupakan tabir yang paling tebal dan paling gelap. Membakar tabir ini merupakan langkah awal dalam menghilangkan tabir-tabir selanjutnya. Tanpa melewati tahapan ini, siapa pun jangan berharap bisa berhasil dalam tahapan-tahapan berikutnya.
    “Salah satu kunci alam gaib dan alam nyata (syahadah), serta salah satu pintu untuk masuk ke dalam kesempurnaan ruhani adalah membakar tabir ini ... Syarat awal suluk menuju Allah adalah melewati tahapan ini. Bahkan, ini merupakan tolak ukur dalam menentukan apakah suatu riyadhah benar atau salah.”(Imam Khomeini, Adab Al-Shalah, hlm. 8)
    Ketika keakuan, egoisme, dan keangkuhan menguasai manusia, ia akan menjauh dari kesempurnaan manusia dan akan kehilangan maqam kedekatan dengan Tuhan (qurb rububi). .”(Imam Khomeini, Adab Al-Shalah, hlm. 7)
    Ibadah disyariatkan semata-mata agar hal tersebut bisa tercapai. Dalam semua ibadah, di dalamnya tersembunyi kedua maqam ini: maqam keagungan rububiah yang merupakan hakikat dan maqam kerendahan ubudiah. Dari semua ibadah, salat memiliki kedudukan khusus dalam mencapai hal itu. Dari dimensi luarnya, salat merupakan zikir yang agung (dzikr kabir) dan menyeluruh, serta merupakan pengagungan ism a’zham di dalamnya terkumpul semua maqam uluhiah. Sementara itu, dari dimensi batinnya, salat merupakan mi’raj kedekatan (qurb) kepada Al-Haqq Swt, dan hakikat yang mengantarkan ke dalam keindahan mutlak dan fana dalam Dzat suci-Nya.
    “Kesempurnaan mutlak adalah sampainya seseorang di dalam fana dalam Allah (fana Allah) dan bergabung dengan lautan Tuhan yang tidak terbatas, menyaksikan keindahan, dan tenggelam dalam samudra Cahaya Mutlak. Itu semua bisa tercapai dengan salat.”(Imam Khomeini, Adab Al-Shalah, hlm. 143)
    “Tujuan penciptaan manusia adalah alam gaib mutlak, dan di antara semua makhluk, ia merupakan pilihan (mushthafa). Tujuan perjalanannya adalah untuk sampai ke pintu Allah, dan fana dalam dzat Allah, serta tenggelam dalam fana dalam Allah. Ma’ad (tempat kembali) adalah kepada Allah, dari Allah, dalam Allah, serta dengan Allah, seperti disebutkan dalam Alquran, “Sesungguhnya kepada Kami kembalinya mereka.” (QS Al-Ghasyiyah: 20)

    ReplyDelete
  13. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    Sesungguhnya Cinta seorang hamba kepada Allah Aza wa Jalla itu merupakan puncak dari segala puncaknya segala menusia dengan berbagai macam dimensinya.Jika ingin dicintai Allah, maka cintailah Dia. Caranya tidaklah sulit, yaitu ikhlas dalam menjalankan agama, ikhlas dalam mensyukuri segala cobaan yang datang, syukuri segala nikmat yang telah dianugerahkan kepadamu.

    ReplyDelete
  14. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    Ketika kita selalu mendahulukan Allah dan tidak pernah melupakannya, disitulah kita berada pada tujuan utama hidup yang paling hakiki.Sungguh Allah dekat, hanya terkadang kita menjauh dan lebih cinta pada hal-hal yang bersifat duniawi. Sesungguhnya tak ada kata selesai dalam mendapatkan cinta Allah. Terkadang kita beramal baik hanya karena takut kepadaNya atau karena kewajiban kepadaNya, sebenarnya akan lebih indah jika kita beramal baik jika digerakkan karena cinta kita kepadaNya.

    ReplyDelete
  15. 16701251016
    PEP B S2
    Hati seorang yang tidak pernah merasa haru, merasa iba, atau hingga tidak oernah menangis maka perlu diselidiki. Jangan jangan ada penyakit dalam hati. Bisa juga hati tersebut sudah keras, sudah membatu maka jika keras seperti batu hati pun tidak bisa berfungsi sebagaimana mestinya, tidak bisa bermanfaat untuk bersinergi dengan fikiran. Oleh karenanya terkadang perku kita menangis, menangis dengan alasan, dengan srusia ruang dan waktunya, terutama kepada Tuhan Yang maha Kuada, karena begitu jauhnya kita dalam kategori baik, serta banyaknya dosa yang diperbuat.

    ReplyDelete
  16. Johanis Risambessy
    16701251029
    PPs PEP B 2016

    Sebagai ciptaan-Nya kita harus berusaha untuk menggapai cinta dari Sang Ilahi. Berusaha dengan penuh keiklasan untuk menggapai semua itu tanpa harus mendahulukan apa yang menjadi rencana Tuhan atas hidup kita. Karena yang dapat kita lakukan adalah berusaha dan terus berusaha dengan selalu mengucap syukur.

    ReplyDelete
  17. Fatya Azizah
    16709251039
    Pendidikan Matematika B PPS UNY 2016

    dicritakan bahwa cantraka yan sangat tersentuh dnegan bacaan alfatihah bagawat gugah sehingga ia sampai menangis. bagawat gugah mengatakan bahwa itu adalah bentuk cinta tuhan jika ia sampai merasakan hal tersebut dengan hatinya. karena sebenarnya tuhan sangat mencintai hambanya walaupun mereka tidak measakannya. maka jika ada hamba yang bisa mencintai tuhannya itulah orang-orang yang beruntung karena tanpa mencintai tuhan kita tidak akan bertemu dengannya.

    ReplyDelete
  18. Ummi Santria
    16709251008
    S2 Pend. Mat Kelas A – 2016

    Setinggi-tingginya cinta manusia adalah hanya kepada Allah SWT. Kita sebagai manusia, janganlah berlebihan mencintai sesuatu yang sifatnya dunia. mencintai sesama manusia pun harus didasarkan cinta kepada Sang Illahi. Cinta kepada kekayaan, kekuasaan, sifatnya fana, mudah hilang. Tapi cinta kepada Allah sifatnya kekal. Orang yang paling bahagia dan beruntung jika dekat dengan Allah. Karena bersama-Nya, tidak akan pernah gagal.

    ReplyDelete
  19. Nuha Fazlussalam
    13301244023
    s1 pendidikan matematika c 2013

    cinta kepada allah, meltakkan cinta pda Nya diatas cinta-cinta yang lain, ridha allah adalah ridho orang tua, untuk mendapatkan ridho allah maka kita harus birul wakidain, mencintai allah adalah mencintai rasulnya, umat sekarang adalah umat rasul nabi muhammad, maka menncintai allah adlah mencintai nabi muhamad, mencintai nabi muhammad adalah mencintai sunnah-sunnahnya.

    ReplyDelete
  20. Untuk dapat menggapai cinta Illahi, kita harus rela untuk mencintaiNya terlebih dahulu denga cara kita selalu menjalankan ibadah karena Allah, selalu menyebut atau berzikir setiap saat dalam relung hati, berdoa dengan segala bentuk cinta dan kasih sayangNya dan mendekatkan diri kita sebab dengan demikian kalau, "kita dekat maka Allah semakin dekat tapi kalau kita jauh maka Allah akan semakin jauh".

    Triwid Syafarotun Najah
    16701261011
    PEP S3 (A) 2016

    ReplyDelete
  21. Mohon bertanya Bapak..apakah hal ini serupa dengan Tasawuf dalam menggapai cinta Illahi?. Atau adakah perbedaan menggapai cinta Illahi antara Filsafat Modern dan Tasawuf?
    Terimakasih sebelumnya

    Nur Tjahjono Suharto
    PEP S3 (A)
    16701261007

    ReplyDelete
  22. Allah telah memberikan kita segala Yang kita butuhkan, maka tidak salahnya Kita berterimakasih padanya. Jika kita Hanya merasakan cinta didunia, tidakkah Kita juga merindukan cinta dari Allah Yang telah menciptakan diri kita dan juga Hati utuk kita sehingga mempunyai rasa Mencintai. Jika dengan cinta saja kita belum Tentu bisa bertemu dengan-Nya. Apalagi Yang tidak memiliki cinta kepadan-Nya. Allah maha mencitai hamba-Nya meskipun Umat-Nya tak merasakan cinta kepadan-Nya. Maha suci Allah yang telah memberikan kita hidup di dunia ini dengan segala kasih sayang-Nya.

    M. Saufi Rahman
    S3 PEP Kelas A
    16701261024

    ReplyDelete
  23. Raden Muchammad Nurrizal Hasbi Ashshidiqqie
    13301244013
    S1 Pendidikan Matematika C 2013

    Cinta merupakan motivasi dan energi yang sangat penting dalam mendorong seseorang untuk patuh dalam melaksanakan suatu perintah, atau mencegah suatu larangan. Jika seorang hamba memperbanyak ketaatan dan mendekatkan dirinya kepada Rabb-nya maka bagian rahmat Allah yang diperolehnya juga akan semakin bertambah banyak.

    ReplyDelete
  24. Andi Sri Mardiyanti Syam
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillah.
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    Menumbuhkan rasa cinta terhadap Allah sangatlah dibutuhkan oleh para makhluk-Nya. Dengan mencintai Allah SWT melalui ibadah-ibadah kita, melalui taubat-taubat kita, niscaya kita akan mendapatkan ketenangan hati. Bertemu langsung dengan Allah SWT merupakan pencapaian tertinggi seorang makhluk, karena selam ini kita begitu penasaran bagaimana zat yang telah menciptkan kita dengan sempurnya, yang kita sebut namanya di dalam setiap ibadah kita. Ya Allah izinkanlah kami bertemu dengan-Mu suatu saat nanti. Jagalah kami agar selalu berada dijalan-Mu ya Allah.

    Sekian, terima kasih.
    Wassalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    ReplyDelete
  25. Andi Sri Mardiyanti Syam
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillah.
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    Mari kita meningkatkan rasa cinta kita kepada Allah SWT, melihat ciptaannya yang sangat sempurna, alam semesta dengan segala isinya merupakan bukti kekuasaan Allah SWT. Mengagumi ciptaan-Nya dapat menambah rasa cinta kita terhadap Allah SWT. Maka nikmat Allah mana lagi yang engkau dustakan. Sehingga dalam hal ini mensyukuri nikmat Allah akan semakin meningkatkan rasa cinta kita terhadap Allah SWT. Amin.
    Sekian, terima kasih.
    Wassalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    ReplyDelete
  26. Fajar Yanuar
    13301244021
    Pend. Matematika C 2013

    Elegi Ritual Ikhlas 23 mengingatkan sekaligus mengajarkan kita untuk mencintai Allah dan Rasul-Nya di atas segalanya. Cinta kepada merekalah yang paling tinggi derajatnya sehingga disebutkan dalam elegi bahwa seseorang belum beriman jika belum mencintai Tuhan-Nya melebihi cinta mereka pada apapun. Hal ini benar, karena Allah-lah yang memberikan segala kebutuhan kita baik diminta ataupun tidak. Ini membuktikan bahwa kita harus benar bisa meletakkan cinta pada porsinya, sesuai dan menjanjikan akhirat.
    Semoga kita dapat terus berproses untuk menjadi hamba-hamba yang meletakkan cinta kepada Allah di atas segalanya. Aamiin.

    ReplyDelete
  27. Firda Listia Dewi
    16701251014
    S2 PEP B 2016

    Allah pasti mencintai semua makhluk-Nya. Jangan meragukan atau mempertanyakan seberapa besar cinta Allah kepada kita, dengan kesabaranNya walaupun kita selalu berbuat dosa Allah akan selalu mencintai kita. Cintai Allah dan Rasulullah di atas segalanya, maka janganlah mencintai makhluk secara berlebih-lebihan, cintailah karena Allah.

    ReplyDelete
  28. Kartika Nur Oktaviani
    16709251032
    Pendidikan Matematika S2 UNY kelas B

    Assalamu'alaikum wr wb.
    Cinta kepada Allah adalah cinta yang hakiki. Walaupun kita seringkali meninggalkan-Nya, tapi satu kalipun Allah tidak pernah meninggalkan kita. Allah selalu mempunyai jalan dan menunggu kita kembali pada-Nya. Saat kita sedang malas berdoa, Allah rindu munajat dan rintihan doa kita pada-Nya. Untuk itu Allah memberi ujian. Yaitu saat kita sedang lalai atau di persimpangan jalan atau persoalan hidup. Karena Allah mencintai hamba-Nya dan agar hamba-Nya selalu waspada. Allah Maha besar. Kita harus selalu menjadi insan dan hamba yang taat. Insya Allah.
    Wassalamu'alaikum wr wb.

    ReplyDelete
  29. Wan Denny Pramana Putra
    16709251010
    PPs Pendidikan Matematika A

    Apakah sudah benar cinta kita?. Apakah kita sudah membuktikannya?. Ataukah hanya di bibir saja?. Kita banyak yang mengaku cinta kepada-Nya namun kita banyak melakukan kemaksiatan. Astaghfirullah. Seorang pria yang sedang jatuh cinta kepada wanita, ketika diberikan surat cinta (meskipun menggunakan bahasa asing) langsung dibaca langsung dicari artinya. Bagaimana dengan Al-Quran?. Apakah kita telah membacanya?. Jika sudah, apakah kita mentadabburinya?. Jika sudah, apakah kita telah mengaplikasikannya?.

    ReplyDelete
  30. MUTIARA KUSUMAWATI
    16701251007
    PEP S2 B

    Hendaknya umat muslim dapat menempatkan cinta utamanya kepada Allah SWT dan Rasul-Nya. Mengutip tausiyah dari Ust. Arifin Ilham tentang ciri hamba-hamba Allah yang mencintai Allah SWT, yaitu:
    1. Allah tujuan hidupnya, Allah ghayatuna.
    2. Sangat taat kepada Allah SWT, istiqomah, berpegang teguh pada syariat Allah SWT.
    3. Mencintai mereka yang dicintai oleh Allah, (yaitu) para Rasul, para Anbiyya, para aulia, hamba-hamba Allah yang jujur, para syuhada, hamba-hamba Allah yang shaleh.
    4. Dengan sangat senang hati melakukan apa yang Allah perintahkan untuk dirinya, dan apa yang Allah larang untuk dirinya. Karena ia tahu perintah-larangan Allah untuk kemaslahatan dirinya.
    5. Selalu ingat kepada Allah, selalu berdzikir kepada Allah SWT. Selama berdzikir berarti selama itu ia bersama Allah.
    6. Mengunjungi rumah Allah, Ka’bah Baitullah, Haji bagi mereka yang mampu. Umroh demi umroh, mengunjungi rumah Allah, masjid, musholla, ia jaga shalat berjamaah.
    7. Kemudian mengunjungi nabi Muhammad SAW ke Madinah, ziarah, bershalawat kepada beliau, dan menjadikan beliau sebagai teladan dalam hidupnya. Mencintai Allah berarti mencintai nabi Allah.
    8. Kemudian sangat senang membaca kalamullah, Al Qur’anul karim.
    9. Sangat senang menyampaikan ajaran Allah, mendakwahkan ajaran Allah, pada diri sendiri, keluarga, handai taulan, kepada siapa pun.
    10. Percaya yakin, benar-benar beriman kepada semua janji-janji Allah. Janji Allah di dunia, janji Allah di akhirat. Keyakinan kepada janji Allah melahirkan akhlaq yang mulia.

    ReplyDelete
  31. MUTIARA KUSUMAWATI
    16701251007
    PEP S2 B

    Sesungguhnya kekasih-kekasih Allah tidak takut apa yang akan terjadi, tidak bersedih apa yang sudah terjadi. Karena mereka benar-benar cinta, beriman kepada Allah, dan mereka hidup dalam ketaqwaan kepada Allah. Bagi mereka kebahagiaan di dunia dan kebahagiaan di akhirat, dan itu pasti bagi mereka. Itulah kemenangan besar untuk mereka.
    Selalu melakukan yang terbaik untuk Allah, jihad fii sabilillah. Kemudian merindukan perjumpaan dengan-Nya. Subhanallah. Dan sangat senang menikmati ibadah, khusyuk dalam beribadah, merupakan bukti cinta kepada Allah, kekasih menghadap kekasih. Bukankah kekasih senang bermesraan dengan kekasihnya. Waktu bermesraan dengan kekasih adalah waktu-waktu beribadah kepada-Nya.

    ReplyDelete
  32. Ressy Rustanuarsi
    16709251033
    PPs PMAT Kelas B 2016

    Cinta yang ikhlas adalah cinta yang tanpa ada terbesit tanda tanya dipikiran apakah yang di cintai turut mencintainya. Seperti kata sang begawat “Orang yang belum mencintai Tuhan Nya maka dialah orang yang susah dan dilanda kesedihan, yaitu orang yang masih memperhitungkan dan mempertanyakan seberapa Cinta Tuhan Nya terhadapnya” Hendaknya kita harus mencintai Allah dengan ikhlas. Allah lah sang maha pengasih lagi penyayang yang memberi kita kehidupan, nikmat yang tiada tara. Lakukan segala apapun karena Allah SWT. Teruslah beribadah kepadaNya dan berdoa sebagai bentuk rasa syukur kita atas apa yang telah diberikanNya.

    ReplyDelete
  33. Asma' Khiyarunnisa'
    16709251036
    PPs PM B 2016

    Cinta seorang hamba kepada Allah adalah sebenar-benar cinta, puncak darisegala puncak nya manusia dengan segala dikmensi nya. Tiadalah orang yang beriman jika dia belum mencintai Tuhannya. Cinta merupakan fitrah manusia. Jikakita ingin mencintai Allah maka caranya adalah dengan meniatkan cinta kita terhadap yang lain hanyalah karena Allah. Cinta kita terhadap pasangan hanya karena Allah. Semoga kita semua mampu untuk benar-benar mencintai Allah dengan segenap hati, pikiran, dan jiwa.

    ReplyDelete
  34. Jahidatu Lis Silmi I'la Alhaq
    16701251022
    S2 PEP B 2016

    Berdasarkan elegi di atas megajarkan bahwa manusia harus mencintai Allah SWT dengan tulus dan ikhlas jika ingin dicintai juga olehNya. Orang yang belum bisa mencintai Allah maka dia akan sering merasa susah susah dan merasa sedih. Orang yang belum tulus dan ikhlas mencintai Allah biasanya masih memperhitungkan dan mempertanyakan seberapa cinta Allah terhadap dirinya. Apabila kita selalu bersyukur akan nikmat dari Allah maka cintaNya kepada kita akan selalu diberikan, karena Allah memiliki sifat yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.

    ReplyDelete
  35. RISKA AYU ARDANI
    16709251021
    PMAT KELAS B PPS UNY 2016

    Begitu luas, begitu besar, begitu indah, begitu baik diatas kebaikan lainnya yang pernah manusia rasakan tentang Cinta Tuhan kepada hambanya. Bahkan sekeji apapun manusia, seburuk apapun sifat manusia, Tuhan selalu memberikan kasih dan kesempatan bagi manusia untuk terus berusaha pada jalan yang sesuai. Bahkan kepada manusia yang tak mengenali diri Tuhan, Tuhan selalu mengasihinya, memberikan segala kelimpahan dalam dunia. Tuhan tidak pernah berharap untuk selalu diingat oleh hambanya. tetapi mengingat Tuhan adalah menjadi bagian pengisi hati, untuk mengisi kekosongan hati dalam melewati dunia yang bersifat fatamorgana, untuk menumbuhkan keyakinan dalam hati, belas kasih didalam hati, dan untuk berdoa kepadaNya. Jika ingin dicintai oleh Tuham, maka mendekatlaj, berdoalah, percayalah dan jadilah seperti apa yang seharusnya kita sebgai manusia dengan aturan aturanNya.

    ReplyDelete
  36. Annisa Eprila Fauziah
    16709251040
    PPs P.Mat B 2016

    Agar kita bisa bertemu dengan Allah kelak, maka rasa cinta harus ditanamkan mulai saat ini. Selalu mengutamakan Cinta kepada Allah di atas cinta terhadap segalanya, ada kenikmatan yang tiada tara dan tiada bandingannya, yaitu ketika kita bisa merasakan bahwa Allah itu dekat sedekat urat nadi kita.
    Makna dari Al-fatihah itu luar biasa, dimana selalu kita baca di setiap solat, bahkan jika kita berada dalam kesunyian dan meresapi makna dari setiap ayatnya, air mata bisa bercucuran karena kita merasakan bahwa Allah itu Sang Maha Kuasa yang begitu mencintai hambanya sedangkan diri ini begitu hina.

    ReplyDelete
  37. Siti Mufidah
    13301241036
    Pendidikan Matematika A 2013

    Apakah kita benar-benar sudah mencintai Allah? Sesungguhnya Allah mencintai semua umatnya dan kasih sayang Allah meliputi segalanya. Manusia yang telah mencintai Allah dengan benar maka akan merasa bahagia. Dan Kebahagiaan paling indah adalah bertemu dengan Allah, maka cintailah Allah. Jadi, kita harus berusaha mencintai Allah dan dicintai Allah dengan berusaha agar menjadi kekasihNya. Terima kasih.

    ReplyDelete
  38. LINA
    16701261022
    PEP-A/2016

    Salah satu cara yang dapat kita lakukan untuk menggapai kehusyuan dalam setiap doa dan shalat yang kita lakukan adalah dengan berusaha memahami dan meresapi yang kita baca. Meski demikian, untuk mendapatkan pemahaman yang baik dan tepat, ikhtiar lain juga harus kita lakukan. Kita harus mensucikan diri, baik suci lahir maupun suci batin. Suci lahir dapat ditempuh dengan berwudhu. Suci batin dapat ditempuh dengan mengubur sifat-sifat buruk kita, dan senantiasa memohon ampun kepada Allah atas kesalahan kita.

    ReplyDelete
  39. LINA
    16701261022
    PEP-A/2016

    "Maka sebenar-benar Cintamu kepada Allah itu adalah sekaligus awal dan akhir dari pengamalan Agamamu. Maka Cintamu kepada Allah hendaknya meliputi seluruh jiwa dan ragamu. Dialah yang engkau rindukan dan engkau Cintai secara absolut".
    Dari kutipan di atas menunjukkan bahwa kecintaan kita terhadap Allah bisa dilihat dari pengalaman agama kita masing-masing. Apa yang kita lakukan untuk agama kita, itulah yang menunjukkan kualitas kecintaan kita kepada Allah. Kecintaan kepada Allah harus meliputi jiwa dan raga kita. Tiadalah sempurna iman seseorang sampai ia mencintai ALLAH dan Rasulullah dengan cinta yang lebih besar dari pada cinta kepada diri maupun keluarganya.

    ReplyDelete
  40. KASYIFATUN AENI
    13301241055
    PMA 13

    Cinta kepada Alloh adalah tingkatan tertinggi cinta seorang manusia. Ia menyintai Rabbnya melebihi apapun dan siapapun. Jikalau ia menyintai yang lain, maka cintanya itu dilandasi rasa cinta kepada Tuhannya. Dan Alloh pun begitu menyintai hambaNya, dan Ia akan lebih cinta jika hambanya melakukan hal-hal yang membuatNya suka, menjalankan perintahNya, menjauhi laranganNya. Alloh akan lebih cinta jika hambaNya juga melaksanakan ibadah-ibadah sunnah.
    Semoga Alloh senantiasa meneguhkan kita untuk tetap berada di jalanNya. Aamiin

    ReplyDelete
  41. Assalamualaikum wr. wb.
    Cinta kepada sang Maha Pengasih dan Penyayang melebur dalam seluruh langkah dan gerak jiwa manusia dan menjadi pengamalan terutama dalam peribadahan kita pada Allah SWT.
    Semoga saya bisa istiqomah mencintaNya lebih dari yang lain.

    Dwi Margo Yuwono
    16701261028
    S3 PEP Kelas A.

    ReplyDelete
  42. Assalamualaikum wr. wb.
    Cinta kepada sang Maha Pengasih dan Penyayang melebur dalam seluruh langkah dan gerak jiwa manusia dan menjadi pengamalan terutama dalam peribadahan kita pada Allah SWT.
    Semoga saya bisa istiqomah mencintaNya lebih dari yang lain.

    Dwi Margo Yuwono
    16701261028
    S3 PEP Kelas A.

    ReplyDelete
  43. Terimakasih petuahnya Prof. Semoga seluruh amalan kita dilandasi atas cinta kita pada Allah SWT..aamìiin

    Dwi Margo Yuwono
    16701261028
    S3 PEP Kelas A.

    ReplyDelete
  44. Terimakasih petuahnya Prof. Semoga seluruh amalan kita dilandasi atas cinta kita pada Allah SWT..aamìiin

    Dwi Margo Yuwono
    16701261028
    S3 PEP Kelas A.

    ReplyDelete
  45. Martalia Ardiyaningrum
    16701269002
    PEP Kelas A PPs UNY

    "Mari kita berdoa dulu sebelum memulai segala sesuatu", kutipan ini sungguh bermakna bagi saya. Saya mengartikan, sebelum kita melakukan sesuatu dengan berdoa, artinya kita mengingat Allah SWT dalam melakukan hal tersebut. Ini merupakan upaya untuk melakukan sesuatu karena Allah SWT, dengan ini kita juga berupaya membangun ikhlas dalam diri kita.

    ReplyDelete
  46. Martalia Ardiyaningrum
    16701269002
    PEP Kelas A PPs UNY

    “Sesungguhnya Allah itu Maha mencintai umatnya.” Ini merupakan sifat Allah SWT, yaitu Maha Penyayang. Allah memberikan kasih sayangNya yang tidak terbatas bagi kita berupa nikmat-nikmat yang tidak ternilai harganya seperti nikmat nafas, nikmat melihat, nikmat mendengar, nikmat berfikir, dll. Yang jarang kita lakukan adalah mensyukuri setiap nikmat yang Allah berikan kepada kita. Semoga kita bisa menjadi golongan makhluk yang selalu bersyukur atas segala nikmat yang Allah SWT berikan kepada kita.

    ReplyDelete
  47. Martalia Ardiyaningrum
    16701269002
    PEP Kelas A PPs UNY

    “Dan ketahuilah bahwa orang-orang yang beriman itu sangatlah berat kecintaannya kepada Allah.” Iman dalam agama Islam terdiri dari Iman kepada : Allah, malaikat, kitab Allah, Rasul-Rasul Allah, hari akhir, dan qada&qadar. Dengan menguatkan keimanan kita kepada Allah, tentu akan berusaha menjauhi apa yang dilarang oleh Allah SWT, dan menjalankan segala sesuatu yang dicintai oleh Allah.

    ReplyDelete
  48. Martalia Ardiyaningrum
    16701269002
    PEP Kelas A PPs UNY

    "Jika engkau belum mencintai Tuhan Mu janga harap engkau bisa bertemu Tuhan Mu, ketahuilah bahwa bertemu dengan Tuhan itu adalah kenikmatan yang paling tinggi tiada tolok bandingannya, karena Tuhan memiliki seluruh sifat keindahan dalam segala tingkatannya yang sempurna."
    Trimakasih Prof. Marsigit, selalu mengingatkan kita untuk menjadi insan yang lebih baik lagi.

    ReplyDelete
  49. Rhomiy Handican
    16709251031
    PPs Pendidikan Matematika B 2016

    Sungguh sangat penuh arti ternyata surat pembuka AlQuran yang sering kit abaca berkali-kali saat kita shalat. Jika kita dengan benar-benar mengerti, memahami dan mengamalkan doa dari alfatihah, maka kita akan merasakan dekat dengan Sang Pencipta dunia ini. Kita akan merasakan cinta yang diberi oleh Allah yang Maha Suci. Karena kita sadar, hanya kepadaNyalah kita menyembah dan hanya kepadaNyalah kita meminta pertolongan.
    Jika Allah mencintai kita, maka kita harus bisa mencintainya. Kita rindu Allah, bertaubat kepada Allah, berdzikir kepada Allah, ikhlas karena Allah. Cinta kepadaNya adalah sekaligus akhir dari pengalaman agama kita. Kita serahkan jiwa dan raga kita untuk mencintai Allah. Agar kita bisa menggapai cinta Sang Pemilik Cinta yang Abadi

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id