Sep 22, 2010

Elegi Perbincangan Bukan Benar dan Bukan Salah




Oleh Marsigit

Bukan benar dan bukan salah:
Kami-kami ini adalah bukan benar dan bukan salah. Kami bukan benar tetapi kami juga bukan salah. Selama ini memang kami merasa terpinggirkan oleh hak istimewa yang diperoleh benar dan salah. Tetapi tidak apalah, kami juga ingin selalu menjaga silaturahim diantara bukan benar dan bukan salah. Setelah saya identifikasi, ternyata cukup banyak juga anggotaku itu

Pertanyaan:
Wahai bukan benar dan bukan salah, aku adalah pertanyaan. Aneh pula jika ada orang mengatakan aku telah membuat pertanyaan yang benar atau pertanyaan yang salah. Padahal aku sekedar bertanya. Menurutku pertanyaanku itu tidaklah dapat dikatakan sebagai benar atau sebagai salah. Maka jelaslah kiranya bahwa aku termasuk satu diantara anggotamu. Maka aku juga ingin berpesan kepada para benar atau salah, janganlah engkau selalu berusaha mengajakku untuk menjadi anggotamu. Jangan pula engkau merasa risau dengan pertanyaan-pertanyaanku, karena pertanyaanku itu sesungguhnya bukanlah benar dan bukanlah salah.

Keadaan:
Wahai bukan benar dan bukan salah, aku adalah keadaan. Aneh pula jika ada orang mengatakan aku telah membuat keadaan yang benar atau keadaan yang salah. Padahal aku sekedar keadaan. Menurutku keadaanku itu tidaklah dapat dikatakan sebagai benar atau sebagai salah. Maka jelaslah kiranya bahwa aku termasuk satu diantara anggotamu. Maka aku juga ingin berpesan kepada para benar atau salah, janganlah engkau selalu berusaha mengajakku untuk menjadi anggotamu. Jangan pula engkau merasa risau dengan keadaan-keadaanku, karena keadaanku itu sesungguhnya bukanlah tentang keadaanbenar dan bukanlah tentang keadaan salah.

Waktu:
Wahai bukan benar dan bukan salah, aku adalah waktu. Aneh pula jika ada orang mengatakan aku telah membuat waktu yang benar atau waktu yang salah. Padahal aku sekedar waktu. Menurutku waktuku itu tidaklah dapat dikatakan sebagai benar atau sebagai salah. Maka jelaslah kiranya bahwa aku termasuk satu diantara bukan benar dan bukan salah. Maka aku juga ingin berpesan kepada para benar atau salah, janganlah engkau selalu berusaha mengajakku untuk menjadi anggotamu. Jangan pula engkau merasa risau dengan waktu-waktuku, karena waktuku itu sesungguhnya bukanlah tentang waktu benar dan bukanlah tentang waktu salah.

Ruang:
Wahai bukan benar dan bukan salah, aku adalah ruang. Aneh pula jika ada orang mengatakan aku telah membuat ruang yang benar atau ruang yang salah. Padahal aku sekedar ruang. Menurutku ruangku itu tidaklah dapat dikatakan sebagai benar atau sebagai salah. Maka jelaslah kiranya bahwa aku termasuk satu diantara bukan benar dan bukan salah. Maka aku juga ingin berpesan kepada para benar atau salah, janganlah engkau selalu berusaha mengajakku untuk menjadi anggotamu. Jangan pula engkau merasa risau dengan ruang-ruangku, karena ruangku itu sesungguhnya bukanlah tentang ruang benar dan bukanlah tentang ruang salah.

Persepsi:
Wahai bukan benar dan bukan salah, aku adalah persepsi. Aneh pula jika ada orang mengatakan aku telah membuat persepsi yang benar atau persepsi yang salah. Padahal aku sekedar persepsi. Menurutku persepsiku itu tidaklah dapat dikatakan sebagai benar atau sebagai salah. Maka jelaslah kiranya bahwa aku termasuk satu diantara bukan benar dan bukan salah. Maka aku juga ingin berpesan kepada para benar atau salah, janganlah engkau selalu berusaha mengajakku untuk menjadi anggotamu. Jangan pula engkau merasa risau dengan persepsi-persepsiku, karena persepsiku itu sesungguhnya bukanlah tentang persepsi benar dan bukanlah tentang persepsi salah.

Logika:
Wahai bukan benar dan bukan salah, aku adalah logika. Aneh pula jika ada orang mengatakan aku telah membuat logika yang benar atau logika yang salah. Padahal aku sekedar logika. Menurutku logika itu tidaklah dapat dikatakan sebagai benar atau sebagai salah. Maka jelaslah kiranya bahwa aku termasuk satu diantara bukan benar dan bukan salah. Maka aku juga ingin berpesan kepada para benar atau salah, janganlah engkau selalu berusaha mengajakku untuk menjadi anggotamu. Jangan pula engkau merasa risau dengan logika-logikaku, karena logika itu sesungguhnya bukanlah tentang logika benar dan bukanlah tentang logika salah.

Benar:
Wahai bukan benar dan bukan salah, aku adalah benar. Aneh pula jika ada orang mengatakan aku telah membuat benar yang benar atau benar yang salah. Padahal aku sekedar benar. Menurutku benar itu tidaklah dapat dikatakan sebagai benar atau sebagai salah. Maka jelaslah kiranya bahwa aku termasuk satu diantara bukan benar dan bukan salah. Maka aku juga ingin berpesan kepada para benar atau salah, janganlah engkau selalu berusaha mengajakku untuk menjadi anggotamu. Jangan pula engkau merasa risau dengan benar-benar, karena benar itu sesungguhnya bukanlah tentang benar benar dan bukanlah tentang benar salah.

Salah:
Wahai bukan benar dan bukan salah, aku adalah salah. Aneh pula jika ada orang mengatakan aku telah membuat salah yang benar atau benar yang salah. Padahal aku sekedar salah. Menurutku salah itu tidaklah dapat dikatakan sebagai benar atau sebagai salah. Maka jelaslah kiranya bahwa aku termasuk satu diantara bukan benar dan bukan salah. Maka aku juga ingin berpesan kepada para benar atau salah, janganlah engkau selalu berusaha mengajakku untuk menjadi anggotamu. Jangan pula engkau merasa risau dengan salah-salah, karena salah itu sesungguhnya bukanlah tentang salah benar dan bukanlah tentang salah salah.

Bukan benar:
Wahai bukan benar dan bukan salah, aku adalah bukan benar. Aneh pula jika ada orang mengatakan aku telah membuat bukan benar yang benar atau bukan benar yang salah. Padahal aku sekedar bukan benar. Menurutku bukan benar itu tidaklah dapat dikatakan sebagai benar atau sebagai salah. Maka jelaslah kiranya bahwa aku termasuk satu diantara bukan benar dan bukan salah. Maka aku juga ingin berpesan kepada para benar atau salah, janganlah engkau selalu berusaha mengajakku untuk menjadi anggotamu. Jangan pula engkau merasa risau dengan bukan benar-bukan benar, karena bukan benar itu sesungguhnya bukanlah tentang bukan benar benar dan bukanlah tentang bukan benar salah.

Bukan salah:
Wahai bukan benar dan bukan salah, aku adalah bukan salah. Aneh pula jika ada orang mengatakan aku telah membuat bukan salah yang benar atau bukan salah yang salah. Padahal aku sekedar bukan salah. Menurutku bukan salah itu tidaklah dapat dikatakan sebagai benar atau sebagai salah. Maka jelaslah kiranya bahwa aku termasuk satu diantara bukan benar dan bukan salah. Maka aku juga ingin berpesan kepada para benar atau salah, janganlah engkau selalu berusaha mengajakku untuk menjadi anggotamu. Jangan pula engkau merasa risau dengan bukan salah-bukan salah, karena bukan salah itu sesungguhnya bukanlah tentang bukan salah benar dan bukanlah tentang bukan salah salah.

Benar dan salah protes:
Wahai semuanya, sungguh lihai engkau mengelabuiku. Bagiku tiadalah ada di dunia ini yang tidak termasuk ke dalam benar atau salah. Aku tidak mempercayaimu. Ketidakpercayaanku terhadap dirimu, itu adalah pertanda bahwa engkau itu tidak benar. Wahai bukan benar dan bukan salah, kendalikanlah anggota-anggotamu itu, supaya tidak melampaui batas. Tetapi aku juga sedikit ragu apakah protesku ini benar atau salah?

Orang tua berambut putih:
Nantikan elegi berikutnya, mungkin akan ada jawaban dari para logos.

30 comments:

  1. Dita Nur Syarafina
    NIM. 16709251003
    PPs Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Ada hal-hal di dunia ini yang tidak dapat digolongkan ke dalam benar atau salah. Hal-hal tersebut kemudian digolongkan ke dalam bukan benar dan bukan salah. Bukan benar dan bukan salah bisa terjadi karena beberapa faktor yaitu keadaan waktu, ruang, presepsi, logika, dll. Sehingga penentun kapan bukan benar dan bukan salah itu terjadi bukan hanya semau-maunya tetapi mempertimbangan faktor-faktor yang mempengaruhinya.

    ReplyDelete
  2. Nur Dwi Laili Kurniawati
    13301241063
    Pendidikan Matematika C 2013

    Karena dunia ini tidaklah hanya sekedar hitam dan putih. Karena tidaklah semuanya dapat dibagi menjadi benar dan salah. Yang benar dapat menjadi salah. Yang salah dapat menjadi benar. Semua tergantung ruang dan waktu. Tapi tidaklah ada ruang dan waktu yang benar dan salah. Semua tergantung persepsi kita masing- masing. Tapi tidaklah ada persepsi yang benar dan salah. Maka hendaklah manusia senantiasa memohon petunjuk kepada Allah SWT karena kebenaran hanyalah milik Allah SWT.

    ReplyDelete
  3. Mifta Tyas Laksita Sari
    Pend. Matematika A 2013
    13301241005

    Menurut logika matematika, benar itu adalah negasi dari salah dan salah adalah negasi dari benar, maka tidak salah dan tidak benar bukanlah pernyataan. Dalam kehidupan manusia hanya memiliki 2 nilai-nilai yang benar dan yang salah, tidak benar atau tidak salah adalah keraguan dalam mengambil keputusan untuk menilai sesuatu.

    ReplyDelete
  4. Mifta Tyas Laksita Sari
    Pend. Matematika A 2013
    13301241005

    Menurut logika matematika, benar itu adalah negasi dari salah dan salah adalah negasi dari benar, maka tidak salah dan tidak benar bukanlah pernyataan. Dalam kehidupan manusia hanya memiliki 2 nilai-nilai yang benar dan yang salah, tidak benar atau tidak salah adalah keraguan dalam mengambil keputusan untuk menilai sesuatu.

    ReplyDelete
  5. Diah Nuraini Kartikasari
    13301241006
    Pend. Matematika A 2013

    Menurut saya, bukan benar dan bukan salah merupakan dua hal yang berlawanan, akan tetapi saling berhubungan. Suatu hal dapat dikatakan benar apabila ada hal yang menjadi salah, begitu juga suatu hal dikatakan salah apabila ada hal yang menjadi benar. Benar dan salah itu relatif, tergantung dari seseorang yang memberikan penilaian terhadap sesuatu itu.

    ReplyDelete
  6. Areani Eka Putri
    12301249003
    Pend. Matematika Sub'12

    di dalam kehidupan ini pasti ada benar dan ada salah, jika ada hal yng membuat benar maka sebaliknya juga akan ada yang membuat suatu salah. semua itu hanya bergantung pada ruang dan waktu kapan dikatakan benar dan kapan dikatakan salah.

    ReplyDelete
  7. Yazid Fathoni
    NIM 13301241076
    Pendidikan Matematika C 2013

    Di dunia ini tidak hanya dihuni oleh benar dan salah saja, tetapi ada juga yang merupakan bukan benar dan bukan salah saja. Karena pertanyaan, keadaan, waktu, ruang, persepsi, logika itu terkadang bisa menjadi benar, salah, bukan benar dan bukan salah, dan itu semuanya bergantung akan ruang dan waktu serta individu yang memikirkan semuanya itu.

    ReplyDelete
  8. Bertu Takaendengan
    16709251034
    P.Mat B

    Bukan benar dan bukan salah merupakan hal yang ada dan mungkin ada, benar dan salah bisa bersifat relative tergantung subjek pikirnya, karena benar menurut seseorang di dunia ini bisa menjadi bukan benar bagi orang lain sebaliknya salah menurut seseorang di dunia ini bisa saja bukan salah bagi orang lainnya. Sesungguhnya tak ada sesuatu yang pasti di dunia ini. Termasuk juga dengan benar dan salah. karena kebenaran yang pasti hanyalah milik Tuhan semata. Itulah sebenar benarnya benar. Sedangkan sebenar-benarnya salah adalah jika seseorang menganggap bahwa dirinya benar

    ReplyDelete
  9. Azwar Anwar
    16709251038
    Pendidikan Matematika S2 Kelas B 2016

    Bukan benar dan bukan salah adalah ketika kita tidak mengkategorikan sesuatu kepada kategori benar dan salah. Bukan salah dan bukan benar bisa terkait benar dan salah jika sudah bukan lagi sesuatu saja namun sesuatu yang melakukan. Bukan benar dan bukan salah hal bagaiamana kita bisa menempatkannya sesuai dengan ruang dan waktunya.

    ReplyDelete
  10. Nauqi Aprilia Putri
    13301241023
    Pendidikan Matematika A 2013

    Sesuatu dikatakan benar atau salah tergantung pada diri sendiri dalam berpandangan. Persepsi, berpendapat, bertanya adalah hak yang dimilki oleh setiap individu, yang tidak bisa dikatakan benar atau salah. Hal lain yang tidak dapat dikatakan benar atau salah menurut penjelasan di atas yaitu keadaan, waktu, ruang, persepsi, logika. Dapatkah yang termasuk dalam suatu hak dikatakan sebagai bukan benar dan bukan salah?

    ReplyDelete
  11. Nilza Humaira Salsabila
    16709251026
    Pendidikan Matematika kelas B PPs 2016

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.
    Berdasarkan di atas dikatakan bahwa pertanyaa, keadaan, ruang, waktu, logika persepsi, dall itu tidaklah benar dan tidaklah salah. Namun menurut benar dan salah tiadalah segala sesuatu yang ad adan yang mungkin ada tidak termasuk kedalam benar ataupun salah. Di sinilah kemampuan kita sebagai manusia sangat terbatas antara menentukan mitos dan logos.
    Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

    ReplyDelete
  12. Khomarudin Fahuzan
    16709251041
    PPs Pend. Matematika B

    Benar maupun salah itu tergantung ruang dan waktu. Benar itu dipikiran kita, setelah kita ungkapkan maka itu belum tentu benar tergantung ruang dan waktu. Manusia itu sifat, maka dapat memiliki pandangan yang berbeda-beda, pandangan mengenai benar pun juga berbeda-beda. Dan kita tidak dapat memaksakan pemikiran kita itu harus benar juga bagi orang lain. Namun, jika kebenaran itu berdasarkan kebenaran Tuhan maka sudah tidak dapat dibantah lagi. Jadi, ketika kita tidak tahu mana yang benar dan yang salah, coba cari itu dalam kebenaran Tuhan.

    ReplyDelete
  13. Taofan Ali Achmadi
    16701251001
    PPs PEP B 2016

    Benar dan salah adalah sebenar-benarnya kontradiksi. Benar bisa jadi salah dan bisa juga menjadi bukan benar dan bukan salah begitupun sebaliknya mengenai hakikat salah. Benar dan salah tergantung dari ruag dan waktunnya dalam artian keabsahannya bersifat relatif sesuai persepsi bisa menjadi persepsi benar jika dilihat dari persepsi bukan salah tetapi bisa jadi itu akan salah bila dilihat dari persepsi bukan bukan benar. Demikan seterusnya.

    ReplyDelete
  14. ROFI AMIYANI
    S2 P.MAT A 2016
    16709251004

    Sesungguhnya dalam kehidupan dunia ini benar dan salah itu bersifat relatif, karena sebenar-benarnya hidup adalah bersifat relatif terhadap ruang dan waktu. Ada kalanya yang bukan benar tidak berarti salah. Yang bukan salah juga tidak berarti benar. Contoh hal yang bukan benar dan bukan salah antara lain waktu, ruang, persepsi, logika, dan sebagainya.

    ReplyDelete
  15. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    PPs PEP B 2016

    Ada pulau antara pulau salah dan pulau benar, itulah itulah pulau bukan salah dan bukan benar. Pulau yang ada ditengah-tenah itu tidak bisa tertarik ke pulau yang lainnya, itulah sifatnya. Bahwa ia bisa saja menjembatani benar dan salah. Sifat netralnyalah yang membuatnya menjadi beda. Maka itu akan menjadi batu pijakan untuk mengarungi laut menuju benar atau salah.

    ReplyDelete
  16. Diah Nuraini Kartikasari
    13301241006
    Pend. Matematika A 2013

    Menurut saya, bukan benar dan bukan salah merupakan dua hal yang berlawanan. Benar dan salah merupakan suatu kontradiksi akan tetapi saling berhubungan. Suatu hal dapat dikatakan benar apabila ada hal yang menjadi salah, begitu juga suatu hal dikatakan salah apabila ada hal yang menjadi benar. Benar dan salah itu relatif, tergantung dari seseorang yang memberikan penilaian terhadap sesuatu itu.

    ReplyDelete
  17. RAIZAL REZKY
    16709251029
    S2 P.MAT B 2016

    bukan benar dan bukan salah adalah objek pikir dimana keberadaannya berbeda dengan benar dan salah. Menurut saya objek pikir tersebut adalah suatu pernyataan-pernyataan yang di berikan sehingga tidak membtuhkan suatu nilai kebenaran. Maka pernyataan dapat kita katakan bukan benar dan bukan salah. benar dan salah adalah sebuah jawaban atas suatu pertanyaan yang membutuhkan niliai kebenenaran dan kesalahan sedangkan bukan benar dan bukan salah tidak membutuhkan itu.

    ReplyDelete
  18. Andi Sri Mardiyanti Syam
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillah.
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    Dari Elegi ini saya belajar bahwa ada hal di dunia ini yang berada dalam kondisi bukan benar dan bukan salah. Keadaan dimana hal tersebut tidak dapat di golongkan ke dalam benar atau salah.

    Sekian, terima kasih.
    Wassalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    ReplyDelete
  19. Andi Sri Mardiyanti Syam
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillah.
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    Masalah benar dan salah ketika kita berada dalam alam dunia maka benar dan salah itu masih bersifat nisbi, karena dalam hal ini berkaitan dengan yang dibahas diatas, ada ruang dan waktu, ada perbedaan pandangan, dsb, Sehingga yang paling utama dalam dunia ini, adalah janganlah kita memaksakan kehendak kita agar diterima oleh orang lain ketika jawaban orang lain itu berbeda dengan jawaban kita sehingga dalam hal ini jika kita ingin mendapatkan kebenaran yang hakiki maka hanya akan dapat kita dapati ketika kita telah berada di alam akhirat nanti, dimana kebenaran hakiki datangnya dari Allah SWT.

    Sekian, terima kasih.
    Wassalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    ReplyDelete
  20. Misnasanti
    16709251011
    PPs PMAT A 2016

    Sebagai makhluk ciptaan Allah, dalam perbuat maupun bertindak manusia tidak luput dari kesalahan. Benar menurut kita belum tentu benar menurut orang lain, dan juga menurut Allah SWT. Kebenaran bagi semua yang ada dan yang mungkin ada di dunia ini bersifat relatif terhadap ruang dan waktu. Inilah mengapa benar, salah, bukan benar, dan bukan salah di dunia ini bersifat relatif terhadap ruang dan waktu. Kebenaran mutlak hanyalah di tangan Allah.

    ReplyDelete
  21. Sumbaji Putranto
    16709251028
    Pend. Matematika S2 Kelas B

    Benar dan salah di dalam filsafat yaitu apakah sesuatu itu sesuai dengan ruang dan waktu atau tidak. Jadi sesuatu itu tak dapat dihukum benar, salah, bukan benar, atau bukan salah, namun apakah sesuatu tersebut sesuai dengan ruang dan waktu atau tidak.

    ReplyDelete
  22. Fitri Ayu Ningtiyas
    16709251037
    S2 P.Mat B UNY 2016

    Mengenai elegi perbincangan bukan benar dan bukan salah, yang perlu disadari adalah benar dan salah tergantung pada ruang dan waktunya. Sesuatu bisa berarti benar jika berada di ruang dan waktu yang tepat, begitu pula sebaliknya. Benar dan salah sendiri berada di pikiran, dimana pikiran antara satu orang dan orang lainnya akan berbeda. Tidak ada pemikiran benar dan salah yang bisa kita paksakan, karena sesungguhnya kebenaran yang hakiki hanyalah ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan Allah SWT.

    ReplyDelete
  23. ULFA LU'LUILMAKNUN
    16709251022
    S2 Pendidikan Matematika 2016 Kelas B

    Assalamualaikum Wr.Wb.

    Bukan benar dan bukan salah itu relatif sesuai ruang dan waktunya. Bukan benar bagi kita belum tentu bukan benar bagi orang lain. Begitu juga bukan salah, bukan saah bagi kita belum tentu bukan salah bagi orang lain.

    Wassalamualaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  24. Moh. Bayu Susilo
    16709251012
    S2/P. Matematika/A/2016

    Elegi Perbincangan Bukan Benar dan Bukan Salah memberikan gambaran bahwa kebenaran bersifat relatif tergantung posisinya pada ruang dan waktu. Tidak ada hal yang benar-benar SALAH dan hal yang benar-benar BENAR. Didalam kehidupan sebenarnya tidak hanya bicara sekedar benar dan salah tapi juga pantas dan tidak pantas. Ada hal-hal yang dianggap benar tapi tidak pantas untuk dilakukan, hal itu lagi-lagi karena ketidaksesuaian terhadap ruang dan waktunya. Sebagai contoh, ada seorang guru yang merokok di lingkungan sekolah, mungkin beliau tidak salah secara hukum yang diterpkan disekolah tersebut tapi yang beliau lakukan tidak pantas karena posisinya sebagai guru yang dijadikan role model bagi anak didiknya.

    ReplyDelete
  25. Mega Puspita Sari
    16709251035
    PPs Pendidikan Matematika
    Kelas B

    Benar dan salah merupakan suatu hal yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain dan merupakan suatu hal yang relatif, apa yang seseorang anggap benar belum tentu benar menurut orang lain dan apa yang ia anggap salah belum tentu juga di anggap salah oleh orang lain. Manusia tidak lepas dari salah dan dosa, jika manusia selalu menganggap dan merasa diri benar maka sama saja ia menyetarakan dirinya dengan Tuhan, akibat dari sifat tersebut adalah ia akan menjadi seseorang yang takabbur. Karena sejatinya sebenar-benarnya benar adalah Allah SWT.

    ReplyDelete
  26. NUR AZIZAH
    16709251017
    PMAT KELAS A PPS UNY 2016

    Tidak semua hal di dunia ini harus digamblangkan sebagai benar dan salah. Tidak semua juga harus bernilai benar dan salah. Sebagai contoh, pertanyaan bukan bernilai benar dan salah, karena sifatnya adalah konfirmasi. Kemudian ruang dan waktu tidak bernilai benar atau salah sebab keduanya berjalan pada takdir yang digariskan tuhan. Selanjutnya logika, persepsi, bahkan benar dan salah sekalipun tidak bernilai benar dan salah.

    ReplyDelete
  27. Kartika Nur Oktaviani
    16709251032
    Pendidikan Matematika S2 UNY kelas B

    Assalamu'alaikum wr wb.
    Antara yang biasa dan tak biasa ada suatu titik temu yang mengatakan bahwa kebenaran itu relatif. Tidak bisa mengatakan benar atau salah dengan sebenar-benarnya. Karena kebenaran absolut hanyalah milik dari Allah.
    Wassalamu'alaikum wr wb.

    ReplyDelete
  28. Ika Nailatul Muna
    13301241050
    Pendidikan Matematika A 2013

    Waktu, ruang, persepsi, logika, keadaan memang sesuatu yang pada waktu dan ruang tertentu merupakan hal yang bukan benar dan bukan salah, bahkan tak bisa digolongkan menjadi benar dan salah. Tak ada sesuatu di dunia yang mutlak, termasuk juga dengan benar dan salah. Kebenaran yang absolut hanyalah milik Tuhan semata. Karena yang tau sebenar-benar yang benar dan yang salah hanyalah Tuhan.

    ReplyDelete
  29. Fauzul Muna Afani
    Pendidikan Matematika A 2013
    13301241010
    Elegi bukan benar dan bukan salah, menurut saya elegi ini mengingatkan kita bahwa didunia ini tidak ada yang pasti mengenai benar dan salah kecuali dari Allah SWT. Tidak benar dan tidak salah tergantung cara pandang seseorang terhadapat sesuatu.

    ReplyDelete
  30. Bismillah
    Ratih Kartika
    16701251005
    PPS PEP B 2016


    Assalamualaikumwarahmatulahiwabarrakatuh

    Benar dan salah tidak bisa berdiri sendiri. Ada benar karena ada kesalahan. Ada salah karena juga ada kebenaran. Apalagi bukan salah dan bukan benar. Inilah mengapa semua itu bersifat relatif. Setiap orang memiliki persepsi berbeda dan sebaik baiknya kebenaran milik Allah SWT.



    Terimakasih.
    Wassalamualaikumwarahmatulahiwabarakatuh

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id