Mar 4, 2010

Elegi Anomali Sang Pemimpin

Oleh Marsigit

Pemimpin:

Aku deklarasikan dengan ini bahwa “AKU ADALAH ORANG TERDEPAN YANG MEMBERANTAS KORUPSI”

Koruptor:
Nyam..nyam...nyammm..mumpung ada kesempatan, mumpung mereka terlana...lumayan 7 trilyun...
Bailout...bailout....inilah kendaranku.

Rakyat:
Thunggg..thungg...thung...thung.....koruptor..koruptor....tangkap...tangkap....dia telah memanfaatkan Baiolout. Bailout itu salah...Barang siapa membelanya berarti dia termasuk membela korupsi....tangkap....tangkap.

Pemimpin:

Aku deklarasikan dengan ini bahwa “BAILOUT ITU BENAR”

Rakyat:
Huhh...hahh...lha... logikaku mengatakan kalau membenarkan Bailout yang ini berarti telah menjadi “ORANG TERDEPAN YANG MEMBELA KORUPSI”

Anomali:
Uhh...heh...heh.....heheh.............heh. Huh....hah...hah....heh.... hhhhhhhhhhh...hh........hhh..............hhh ...hahhhhhhhhhhh... .hhhhhhhhhhhhhhhhh................hehhhhhhhhhhhhh

26 comments:

  1. Dita Nur Syarafina
    NIM. 16709251003
    PPs Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Banyak hal buruk terjadi di dunia ini bgeitu juga hal baik. Pemimpin dapat terjebak dalam mitos jika dia tidak melaksanakan tugasnya dengan bijak dan baik. Pemimpin yang terjebak dalam mitos jika disuap tutup mulut oleh koruptor dia terima, jika disuap pengusaha untuk perizinan dia terima, jika diberi amanah raykat dia berkamuflase, dsb. Pemimpin adalah pembela kaumnya, pemimpin rakyat membela rakyat dan mengedepankan kepentingan rakyat bukan kepentingan pribadi.

    ReplyDelete
  2. Yazid Fathoni
    NIM 13301241076
    Pendidikan Matematika C 2013

    Dapat dikatakan seperti inilah kondisi KORUPTOR saat ini sangat pintar dalam membuat rakyat nyaman sehingga dengan mudah untuk melakukan korupsi. Penjahat semakin pintar dalam menipu orang banyak bahkan pemimpinpun ikut tertipu sehingga melupakan janji-janjinya saat sebelum menjadi pemimpin. Pemimpin yang tidak dapat ikhlas akan mudah terjerumus ke bujukan syaitan, karena dengan jabatan pemimpinnya tidak digunakan untuk mendapatkan ridha dari Allah, dan lebih memilih diri sendiri.

    ReplyDelete
  3. Nur Dwi Laili Kurniawati
    13301241063
    Pendidikan Matematika C 2013

    Pemimpin adalah orang yang berkuasa. Dan kekuasaan merupakan ujian yang Allah berikan kepada kita. Pemimpin yang baik ialah yang senantiasa mengedepankan kepentingan rakyatnya, yang mendengar keluh kesah rakyatnya dan bukannya justru menggunakan uang rakyat untuk kepentingannya sendiri. Sayangnya banyak pemimpin yang lupa bahwa bagaimana kita menggunakan kekuasaan yang dimiliki, akankah ia membela kebenaran ataukah justru hanya membela nafsu dunia, semuanya akan dimintai pertanggungjawabannya oleh Allah SWT.

    ReplyDelete
  4. Vety Triyana K
    13301241027
    P. Matematika I 2013

    Anomali seorang pemimpin ini menggambarkan betapa pemimpin itu seperti dewa. Dimana memiliki kekuasaan penuh atas dipimpinnya. Tepi perlu diketahui bahwa pemimpin itu memiliki tanggung jawab atas apa yang dipimmpinnya, segalanya akan dimintai pertanggungjawaban kelak di akhirat nanti. Oleh karena itu pertimbangkan kembali jika ingin jadi pemimpin. Jika tak mampu janganlah memilih jalan ini berikanlah yang mampu. Sebab jika tidak demikian maka diri sendiri akan terkena imbasnya.

    ReplyDelete
  5. Azwar Anwar
    16709251038
    Pendidikan Matematika S2 Kelas B 2016

    Elegi di atas menggambarkan bahwa seorang pemimpin yang berkuasa dan tidak mempunyai pendirian atas apa yang telah diucapkannya. Di mana diawal-awal akan berbuat sesuai apa yang telah di ucapkannya. Tetapi selang waktu berjalan ucapan itu tidak lagi melekat di dalam hatinya. Itulah anomali seorang pemimpin. Pemimpin yang tidak baik dan dapat merugikan rakyatnya karena perilakunya semena-mena. Tidak lagi mengurus rakyatnya demi kepentingan individual serta hanya menimbun kekayaan. Semoga hal ini tidak terjadi lagi kedepannya, perlunya seorang pemimpin yang jujur, baik serta merakyat untuk membangun bangsa ini.

    ReplyDelete
  6. Khintoko Intan Permatasari
    13301244011
    Pendidikan Matematika C 2013

    Elegi diatas menggambarkan bahwa pemimpin itu tidak konsisten. Diawal mengatakan orang terdepan yang memberantas korupsi, tetapi pada akhirnya malah membenarkan bailout. Pemimpin yang baik adalah yang mampu memegang perkataannya, janjinya, dan amanahnya. Entah nanti di kedepannya ada banyak pihak-pihak yang menghasut dan membelokkan niat baiknya, seharusnya pemimpin tetap pada pendiriannya. Akan tetapi, pemimpin yang amanah sulitlah dicari. Diawal mengatakan berjuang bersama rakyat, tetapi pada akhirnya berjuang bersama penjahat.

    ReplyDelete
  7. Nilza Humaira Salsabila
    16709251026
    Pendidikan Matematika kelas B PPs 2016

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.
    Mencari pemimpin yang jujur saat ini tidaklah mudah. Pemimpin yang benar-benar membela rakyat dari segi apapun, juga dalam menjaga amanah. Awalnya hanya mengucapkan janji belaka, namun implementasinya tidak demikian. Maka dari itu salah satu tugas kita sebagai seorang pendidik adalah mebentuk generasi penerus bangsa atau calon pemimpin yang dapat memegang janji dan amanahnya dalam melayani rakyat. Tugas pendidik memang tidaklah mudah.
    Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

    ReplyDelete
  8. menarik saya pikir ketika kita berbicara tentang sang pemimpin, karena kita juga adalah seorang pemimpin minimal pemimpin bagi diri kita sendiri. Anomali sang pemimpin sesuai dengan judul alegi ini merupakan hal yang sering disalah artikan bagi beberapa orang (menurut pendapat pribadi saya sendiri Prof.) kenapa demikian ? yah karena penyimpangan sering disamakan dengan kesalahan yang menurut saya pribadi itu berbeda. Ketika pemimpin dianggap menyimpang sering dikatakan sebagai kesalahan sebagai manusia, kenapa bisa? yah saya beranggapan kata salah sebagai manusia dikatakan wajar saja namun itu berbeda ketika dikatakan menyimpang, yang secara akal sehat diketahui bahwa hal itu salah namun tetap dilakukan, mengapa demikian ? karena adanya variabel-variabel x yang membuat penyimpangan itu terjadi, baik itu tuntutan partai, koalisi ataupun keinginan pragmatis mereka sendiri.
    seperti halnya sebagai target pencapaian, sang pemimpin dituntut dapat memperoleh pencapaian yang diluar dari target pencapaian pada umumnya. karena mereka terpilih sebagai pemimpin bukan karena variabel-variabel y yang ia miliki melainkan karena kemampuan skill, pemikian dan tindakan mereka lebih dari orang orang pada umumnya. Jadi saya merasa heran ketika para pemimpin lebih mengambil kebijakan kebijakan yang biasa-biasa saja tanpa adanya gebrakan-gebrakan yang luar biasa.
    kita sebagai rakyat atau nantinya menjadi pemimpin patut dan berupaya mengurangi penyimpangan atau anomali-anomali dalam kehidupan kita, dan bertindak, bekerja serta berupaya memperbaiki kehidupan bangsa dan negara demi kemaslahatan ummat manusia di Negeri Indonesia tercinta.

    ReplyDelete
  9. Ika Nailatul Muna
    13301241050
    Pendidikan Matematika A 2013

    Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mampu menentukan kebijakan yang memberikan manfaat kepada rakyat dan negaranya. Setiap keputusan yang diambil oleh pemimpin sudah melalui pertimbangan yang begitu panjang. Walaupun tak bisa dipungkiri terdapat banyak pihak yang mampu mempengaruhi keputusan pemimpin. Maka sebagai orang yang dipercaya oleh rakyat, pemimpin harus mampu memilih mana yang baik dan buruk bagi rakyat dan negaranya.

    ReplyDelete
  10. NUR AZIZAH
    16709251017
    PMAT KELAS A PPS UNY 2016

    Hari ini kejahatan semakin masif dan terorganisir dengan baik. Pemimpin yang tidak memgang teguh amanah mudah goyah oleh godaan kekuasaan, jebakan kekuasaan, mitos kekuasaan. Dengan mudahnya mengganti kebijakan dikarenakan mempeoleh keuntungan dari satu pihak.

    ReplyDelete
  11. Iqlima Ramadhani Fabella
    13301241017
    Pendidikan Matematika A 2013

    Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mampu mengemban amanah

    ReplyDelete
  12. ROFI AMIYANI
    S2 P.MAT A 2016
    16709251004

    Korupsi adalah masalah dan momok yang sudah melekat dengan jabatan-jabatan yang memiliki kekuasaan, baik ditingkat bawah maupun tingkat lebih tinggi. Sedikit demi sedikit korupsi ini juga sudah mulai di berantas oleh para penegak hukum. Korupsi tidak hanya merugikan satu atau dua pihak tapi merugikan seluruh pihak, termasuk dia telah merugikan dirinya sendiri. Semoga Indonesia terbebas dari koruptor yang merugikan rakyatnya. Amin.

    ReplyDelete
  13. Khomarudin Fahuzan
    16709251041
    PPs Pend. Matematika B

    Pemimpin yang ideal itu adalah orang yang dapat memotivasi rakyatnya, karena seorang pemimpin yang baik dapat membuat bawahannya menjadi bersemangat untuk maju. Selain itu, pemimpin harus disiplin, memiliki intrapersonal dan interpersonal yang baik untuk menjalin kerjasama dengan bangsa lain. Tetapi menemukan pemimpin yang sempurna itu sangat susah, yang pertama adalah karena memang orang yang memiliki karakter tersebut sangat jarang, apalagi nantinya akan memimpin orang banyak. Kedua adalah karena manusia itu sifat, maka walaupun sesempurna apapun orang itu, pasti ada saja pikiran yang memandangnya buruk. Karena manusia itu sifat dan tidak ada pemikiran yang sama. Maka, menjadi seorang pemimpin itu memiliki tanggung jawab yang besar.

    ReplyDelete
  14. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    PPs PEP B 2016

    Pemimpin adalah orang yang akan menjadi panutan oleh anggotanya. Diri kita adalah pemimpin dari anggota tubuh kita. Dan peperangan terbesar (jihad terbesar) adalah melawan hawa nafsu (keinginan) diri sendiri. Korupsi adalah keinginan hawa nafsu, maka orang yang belum bisa mengendalikan hawa nafsunya juga belum bisa memimpin dirinya. Bagaimana bisa memimpin orang lain ketika diri sendiri belum selesai dipimpin?

    ReplyDelete
  15. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    PPs PEP B 2016

    Menjadi pemimpin adalah tantangan yang berat. Keteguhan dalam menegakkan keadilan bagi rakyatnya serta bijaksana dalam mengambil keputusan adalah ciri pemimpin yang diidamnkan oleh rakyat. Bila kita melirik pada keadaan yang ada, jarang sekali pemimpin mampu melaksanakan tugas secara profesional dan tanggung jawab. Ini membuat hukum menjadi lemah dan mencederai citra bangsa kedepan terutama dalam hal karakter.

    ReplyDelete
  16. Misnasanti
    16709251011
    PPs PMAT A 2016

    Memegang kekuasaan untuk memimpin rakyat adalah hal yang sangat berat, dan seharusnya sebagai seorang yang mewakili rakyat untuk mengambil keputusan-keputusan, hendaknya mengambil keputusan sesuai dengan kemauan, kepentingan, dan kebaikan orang-orang yang diwakilinya tersebut. jangan sampai ketika sudah di atas gelap mata, mengebaikannya dan malah bertindak semaunya, Sedikit demi sedikit korupsi ini juga sudah mulai di berantas oleh para penegak hukum. Tetapi mungkin tidak jarang kita mendengar orang "terpaksa" korupsi atau "menutupi" perbuatan korupsi karena berbagai alasan. Korupsi tidak hanya merugikan satu atau dua pihak tapi merugikan seluruh pihak, termasuk dia telah merugikan dirinya sendiri.

    ReplyDelete
  17. Arifta Nurjanah
    16709251030
    PPs P Mat B

    Anomali adalah penyimpangan atau keanehan yang terjadi atau dengan kata lain tidak seperti biasanya. Elegi anomali sang pemimpin ini menggambarkan penyimpangan yang sering dilakukan oleh pemimpin bangsa kita, bangsa Indonesia. Di satu sisi pemimpin atau mereka yang memiliki kekuasaan menebarkan janji saat kampanye untuk memerangi korupsi. Namun di sisi lain, justru kebijakan yang diambil saat menjadi pemimpin malah menguntungkan para koruptor. Pemimpin membela bailot (istilah dalam ekonomi yang digunakan untuk menjelaskan situasi sebuah entitas yang bangkrut atau hampir bangkrut, seperti perusahaan atau sebuah bank diberikan suatu injeksi dana segar yang likuid, dalam rangka untuk memenuhi kewajiban jangka pendeknya) yang sebenarnya itu adalah korupsi.

    ReplyDelete
  18. Eka Pravista
    13301241004
    Pendidikan Matematika A 2013

    Siapapun yang membela hal yang salah atau mendukung suatu perbuatan salah, maka orang tersebut juga orang yang salah. Begitu juga, ketika orang membela tanpa mengetahui kenyataan yang terjadi dan tidak berusaha mencari tahu sementara jika kenyataannya itu salah, maka orang tersebut juga tergolong salah. Namun, ketika seorang membela hal yang dianggap benar dan sudah mencari tau kebenarannya tapi ada sebagian orang yang mengatakan itu salah, maka tidak bisa dikatakan orang tersebut salah.

    ReplyDelete
  19. Eka Pravista
    13301241004
    Pendidikan Matematika A 2013

    Pemimpin yang melindungi bawahannya dalam hal yang salah, maka pemimpin tersebut tidak pantas menjadi pemimpin. Pemimpin yang tidak mau tahu tentang kebenaran atau kenyataan yang sesungguhnya, maka pemimpin tersebut belum pantas dianggap pemimpin karena tidak memiliki rasa tanggung jawab.

    ReplyDelete
  20. Eka Pravista
    13301241004
    Pendidikan Matematika A 2013

    Korupsi tidak hanya merugikan satu atau dua pihak tapi merugikan seluruh pihak, termasuk orang yang melakukan korupsi, namun dirinya tidak tau bahwa dia telah merugikan dirinya sendiri. Koruptor adalah orang yang tidak menggunakan akal pikirannya sesuai dengan apa tujuan pikiran itu diciptakan, dan yang tidak menggunakan pikirannya adalah golongan terendah dari manusia.

    ReplyDelete
  21. Sumbaji Putranto
    16709251028
    Pend Matematika S2 Kelas B

    Salah satu tujuan penciptaan manusida di muka bumi ini adalah agar menjadi khalifah atau pemimpin. Maka jelas setiap manusia diciptakan di dunia ini adalah pemimpin, minimal memimpin dirinya sendiri. Dalam hal ini pemimpin memimpin rakyatnya. Dengan kekuasaan yang dimilikinya, ia dapat memutuskan berbagai hal dari tangannya. Pemimpin yang bijak akan mempertimbangkan apa yang akan diputuskannya dengan mendengar suara dari rakyatnya. Namun dewasa ini, pemimpin justru membutakan diri dengan tidak menganggap rakyatnya ada. Dengan demikian mereka dianggap melakukan anomali, tak mempedulikan pendapat rakyatnya dan tak berpihak pada rakyat. Seolah-olah mereka melakukan apapun yang hanya menguntungkan dirinya sendiri dan golongannya dengan mengandalkan jabatannya sebagai pemimpin, Padahal kelak, seorang pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Tuhan.

    ReplyDelete
  22. Yazid Fathoni
    NIM 13301241076
    Pendidikan Matematika C 2013

    Kekuasaan dikuasai oleh penguasa, penguasa ini dapat dikatakan sebagai seorang pemimpin, tetapi pemimpin boleh untuk tidak berkuasa, pemimpin dapat mengarahkan ke jalan yang benar. Jika pemimpin membenarkan jalan yang salah, maka jalan yang akan ditempuh oleh daerah pimpinan yang dipimpin oleh pemimpin itu akan menjadi jalan yang salah, jalan yang mendukung kesalahan yang berbeda dengan janji-janjinya di awal sebelum menjadi seorang pemimpin.

    ReplyDelete
  23. Ressy Rustanuarsi
    16709251033
    PPs PMAT Kelas B 2016

    Menjadi seorang pemimpin adalah sesuatu yang “hebat”. Dimana omongannya bisa menjadi kenyataan dengan membuat suatu kebijakan. Sebagai rakyat biasa kita bisa apa? Untuk itu berhati-hatilah memilih pemimpin. Pilihlah pemimpin yang sopan terhadap ruang dan waktu, mengerti hakikatnya sebagai pemimpin, mengerti bahwa semua ini akan dipertanggungjawabkan dunia akhirat.

    ReplyDelete
  24. Fitri Ayu Ningtiyas
    16709251037
    S2 P.Mat B UNY 2016

    Terkadang manusia mendeklarasikan kebaikan, lalu kemudian lupa dengan deklarasi-deklarasi awal setelah diberi amanah dan kesempatan. Ketika sebuah deklarasi hanya menjadi sebuah janji yang tak direalisasikan, disanalah iman tidak berperan dalam diri. Sebab tanpa iman seseorang akan selalu merasa punya kesempatan untuk berbuat khilaf dan salah karena merasa terbebas dari pantauan siapapun. Karena pula, tanpa iman manusia lupa bahwa ada Tuhan yang bahkan lebih dekat dari denyut nadinya yang selalu bersamanya.

    ReplyDelete
  25. Dita Aldila Krisma
    13301241002
    Pendidikan Matematika I 2013

    Ini seperti menunjukkan bahwa kata-kata pemimpin itu sakti, apa yang ia katakan kalau suatu kondisi ingin dijadikan benar dan akhirnya menjadi kondisi yang benar dan dibenarkan. Mungkin pemimpin tsb tidak kuat dengan peraturan yang dibuatnya karena para pejabat beruang tidak mendukungnya dan terus mendesak agar peraturan tersebut dicabut dan permasalahan yang merugikan dianggap benar. Korupsi sangat merugikan. Munculnya korupsi karena tidak tahan dengan godaan dan seperti mendewakan harta dunia, menutup dan melenyapkan kebenaran.

    ReplyDelete
  26. Moh. Bayu Susilo
    16709251012
    S2/P. Matematika/A/2016

    Pada hakikatnya dalam pemerintahan yang menganut sistem demokrasi, pemimpin adalah pelayan. Pelayan dari masyarakat yang menjadi pemilik negara dan segala kekayaannya. Sehingga sebagai pelayan , pemimpin harus patuh pada majikan, dalam hal ini adalah rakyat. Sebagai pelayan pasti dia berkedudukan lebih rendah dari majikannya. Maka sebenarnya yang paling pantas untuk dihormati dan dipatuhi adalah rakyat. Yang terjadi di indonesia adalah sebaliknya.

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id