Feb 12, 2013

Metodologi Pendidikan




Identifikasi Persoalan-persoalan Pendidikan, Pendidikan Matematika dan Pembelajaran Matematika di Sekolah.
Oleh: Mahasiswa S2 Matematika UGM kerjasama Depag RI Angkatan 2007

1. Bagaimana menyelenggarakan pembelajaran matematika secara menyenangkan dan siswa merasa bahwa matematika adalah penting
2. Sejauh mana filsafat matematika dan filsafat pendidikan matematika relevan terhadap pembelajaran matematika di kelas.
3. Bagaimana menemukan bahwa matematika adalah bagian dari dunia ciptaan Tuhan?
4. Bagaimana melayani kebutuhan berbagai macam kebutuhan belajar matematika siswa, termasuk siswa yang cepat dan siswa yang lambat?
5. Bagaimana mempromosikan paradigma baru pendidikan matematika?
6. Bagaimana mengatur keseimbangan antara proses dan produk dalam pembelajaran matematika?
7. Bagaimana mengembangkan kegiatan asesmen dalam pembelajaran matematika?
8. Bagaimana menyelenggarakan pembelajaran matematika secara kontekstual?
9. Bagaimana menumbuhkan motivasi belajar siswa?
10. Bagaimana mempromosikan pembelajaran matematika berlandaskan kebutuhan siswa?
11. Bagaimana memberi kesempatan kepada siswa untuk mempelajari matematika horizontal dan matematika vertikal?
12. Bagaimana mempromosikan life skill dalam pembelajaran matematika?
13. Bagaimana memanfaatkan psikologi perkembangan anak dalam pembelajaran matematika?
14. Bagaimana pembelajaran matematika untuk anak usia dini?
15. Bagaimana pembelajaran matematika yang berorientasi kepada siswa?
16. Bagaimana melakukan persiapan pembelajaran matematika secara baik?
17. Bagaimana membawa dunia matematika ke dunia anak?
18. Bagaimana melakukan perbaikan kesulitan belajar matematika?
19. Seberapa banyak dan penting seorang guru mempelajari filsafat pendidikan matematika?
20. Bagaimana mengembangkan skema dan struktur pembelajaran matematika?
21. Landasan dan paradigma yang bagaimana yang melatarbelakangi kegiatan matematika di kelas misalnya pada suatu satuan waktu yang sama, oleh murid yang berbeda diharapkan hasil yang sama atau hasil berbeda?
22. Bagaimana sebetulnya filsafat RPP itu?

Kontributor: Ahmad Juari, Aviv R, Edy Nur Falah, Mahfud Effendi, Mufarikhin, Muktafi, Musrifah, Nanang Yulianto, Nurul Maidah, Rosita Umani, Siti Rokhayah, Totok Prasetyono, Widiah Prihartini, Eni Suharsih, Nur Bayanah, Shulfan, Elvira, Sumiyarsih.

121 comments:

  1. Rospala Hanisah Yukti Sari
    16790251016
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A Tahun 2016

    Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    9. Bagaimana menumbuhkan motivasi belajar siswa?

    Menurut saya, salah satu cara agar memunculkan motivasi belajar siswa adalah memahamkan kepada siswa akan kewajiban menuntut ilmu.

    Islam memerintahkan agar kaum muslim menuntut ilmu, agar mencapai kebahagiaan di dunia dan di akhirat. Allah pun menjanjikan kepada orang yang menuntut ilmu dengan derajat yang lebih dari orang lain yang tidak menuntut ilmu.

    “...niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (TQS. Al-Mujadilah:11).

    Bahkan orang yang meninggal dalam menuntut ilmu, pahala senilai dengan berjihad di jalan-Nya.

    Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    ReplyDelete
  2. Wan Denny Pramana Putra
    16709251010
    PPs Pendidikan Matematika A

    Menurut Sanjaya (2009), ada beberapa hal yang perlu dilakukan oleh seorang guru untuk meningkatkan motivasi belajar siswa, yaitu: memperjelas tujuan yang ingin dicapai, menciptakan suasana yang menyenangkan dalam belajar, menggunakan variasi metode penyajian yang menarik, memberikan pujian yang wajar setiap keberhasilan siswa, memberikan penilaian, memberi komentar terhadap hasil pekerjaan siswa dan menciptakan persaingan serta kerjasama.

    ReplyDelete
  3. Erlinda Rahma Dewi
    16709251006
    S2 PPs Pendidikan Matematika A 2016

    7. Bagaimana mengembangkan kegiatan asesmen dalam pembelajaran matematika?
    Menurut Ormord, asesmen adalah proses mengamati sebuah sampel dari perilaku seorang siswa dan mengambil kesimpulan tentang pengetahuan dan kemampuan siswa tersebut. Asesmen melibatkan pengamatan terhadap perilaku siswa dan hanya sampel perilaku, karena tidak mungkin melihat semua perilaku siswa. Asesmen membantu memperbaiki pembelajaran di kelas. Macam asesmen adalah asesmen formal, asesmen informal, asesmen tradisional, asesmen otentik, asesmen tertulis, asesmen performa, dll. Dalam pembelajaran matematik, kegiatan asesmen dapat dikembangakan dengan cara :
    a) memberikan permasalahan matematika kepada siswa yang dapat memicu siswa untuk berpikir dan bertanya;
    b) dengarkan apa dan seberapa banyak siswa berkontribusi terhadap diskusi yang melibatkan seisi kelas maupun diskusi kelompok saat pembelajaran;
    c) masukkan beberapa tugas dan carilah konsistensi pada performa siswa dari satu tugas ke tugas lain, atau dari suatu permasalahan ke permasalahan lain.

    ReplyDelete
  4. Rhomiy Handican
    16709251031
    PPs PEndidikan Matematika B 2016

    Saya tertarik mengomentari pertanyaan nomer 10, yiatu Bagaimana mempromosikan pembelajaran matematika berlandaskan kebutuhan siswa?. kita mengenal bahwa jadikanlah sholat sebagai kebutuhan bukan sebagai kewajiban, karena ketika sholat telah dianggap sebagai kebutuhan maka kita akan memiliki orientasi untuk tidak akan meninggalkan sholat karea suatu kebutuhan, dan bayangkan ketika hal tersebut kita terapkan dalam dunia pendidikan, tentu hasilnya tidak ada lagi siswa malas masuk kelas karena pelajaran matematika dan tentu siswa akan riang untuk pergi kesekolah ketika hari tersebut terdapat mata pelajaran matematika. timbul pertanyaan bagaimana caranya? persepi, ya persepsi terhadap matematika yang harus kita rubah sejak dini, tidak hanya soal hitung-hitungan angka namun dengan sederatan permainan. artinya kemasan matematika yang harus kita tata lebih baik lagi sehingga matematika akan menjadi pelajaran yang menyenangkan.

    ReplyDelete
  5. Bayu Adhiwibowo
    16709251014 / S2 Pend. Matematika
    Bagaimana pembelajaran matematika untuk anak usia dini?
    Pembelajaran matematika untuk anak usia dini, yang penting adalah mereka mengenal angka-angka terlebih dahulu. Setelah angka bisa mereka kenali dengan baik barulah berlanjut kepada menjumlahkan atau mengkurangkan sesuatu benda nyata. Hal ini sebetulnya sudah mengarahkan anak usia dini untuk belajar matematika pada hal mendasar sesuai dengan tingkatan belajar mereka.

    ReplyDelete
  6. Bayu Adhiwibowo
    16709251014 / S2 Pend. Matematika
    Bagaimana memanfaatkan psikologi perkembangan anak dalam pembelajaran matematika?
    Tiap anak dalam usia mereka yang berbeda pasti memiliki perkembangan psikologis yang berbeda satu sama lin. Hal ini dalam pembelajaran matematika haruslah kita sesuiakn dengan tahapan psikologis anak, anak usia dini hanyalah mengenal angka dan menggunakan konsep penjumlahan dan pengurangan dalam konseo benda nyata. Sedangkan anak SD ada pada tahap di atasnya. Anak SMP diatasnya lagi, dan seterusnya

    ReplyDelete
  7. ROFI AMIYANI
    S2 P.MAT A 2016
    16709251004

    Saya tertarik dengan persoalan pertama tentang “Bagaimana menyelenggarakan pembelajaran matematika secara menyenangkan dan siswa merasa bahwa matematika adalah penting”. Agar pembelajaran matematika terasa menyenangkan dan untuk menghindari kesulitan belajar matematika maka mulailah dengan motivasi bahwa matematika memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari. Beri contoh aplikasi matematika dalam menyelesaikan permasalahan sehari-hari. Hal ini akan menyadarkan siswa betapa pentingnya matematika sehingga memiliki kesadaran mempelajari matematika tanpa paksaan.

    ReplyDelete
  8. Nanang Ade Putra Yaman
    16709251025
    PPs PM B 2016

    Assalamualaikum

    Menanggapi pertanyaan “Bagaimana melakukan persiapan pembelajaran matematika secara baik?”.
    Saya kira baik pembelajaran matematika maupun pembelajaran lainnnya, yang paling penting yang mesti dipersiapkan oleh guru adalah bagaimana mengelola kelas dengan baik. Dimana dalam hal ini aturan dan prosedur harus dapat ditegakkan dan diterapkan dengan baik yang berorientasi pada kenyamanan dan semangat belajar siswa. Kemudian hal lain yang juga mesti dipersiapkan dengan baik adalah memahami dengan baik berbagai teori dan prinsip pembelajaran matematika yang mendorong siswa mencapai prestasi belajar secara optimal, menyiapkan berbagai perencanaan kegiatan yang membuat siswa dapat mengaktualisasikan potensi dan kreatifitas matematikanya. Juga yang mesti dibiasakan oleh guru adalah cepat merespon setiap perkembangan prilaku siswa ketika belajar yang diluar perencanaan guru. Kenapa harus dibiasakan supaya intuisi guru dapat tercipta manakala dalam pembelajaran terjadi prilaku yang diluar dugaan dan perencanaan guru.

    ReplyDelete
  9. RAIZAL REZKY
    16709251029
    S2 P.MAT B 2016

    "bagaimana mengembangkan kegiatan assessmen dalam pembelajaran matematika". Dalam mengembangkan pembelajaran assessmen ada dua hal yang perlu kita ketahui sebelumnya, pertama, jenis-jenis pembelajaran yang berbeda membutuhkan pendekatan-pendekatan pembelajaran berbeda pula, yakni aktivitas belajar yang berbeda, materi pelajaran yang berbeda dan peran-peran guru dan siswa yang berbeda. Kedua, jenis-jenis tujuan yang sama memerlukan pendekatan pembelajaran yang sama (Joysce dan Weil, 1996). 2 hal itu yang perlu kita ketahui agar dapat mengembangkan kegiatan assessmen dalam pembelajaran matematika.

    ReplyDelete
  10. Taofan Ali Achmadi
    16701251001
    PPs PEP B 2016

    No.9
    Untuk menumbuhkan motivasi belajar siswa dapat dibangun melalui pendekatan dari orang tua siswa dan guru. Dari orang tua dalam menumbuhkan motivasi anaknya agar semangat belajar dapat dilakukan dengan beberapa cara diantaranya menyampaikan ekspektasinya terhadap anak dengan menyanjung kemampuan dan kelebihan anaknya, memfasilitasi anaknya terkait kebutuhan sekolahnya baik yang bersifat material maupun non material, dan dengan cara yang terbilang lebih ekstrim meceritakan permasalahan yang sedang dihadapi keluarganya khususnya terkait masalah ekonomi namun dengan catatan melalui pendekatan face to face antara anak dan orang tua. Dari pendekatan guru dapat dilakukakan dengan cara memberikan apresiasi kepada siswanya baik sebelum pembeljaran dimulai maupun sedang berlangsung selain itu guru juga harus memberikan relevansi terkait apa yang sedang dipelajari siswa dengan contoh-contoh kehidupan sehari-hari serta diselingi dengan menceritakan/memutarkan vidio kisah-kisah orang sukses pada saat proses pembelajaran.

    ReplyDelete
  11. Devi Anggriyani
    16701251023
    S2 PEP B 2016

    Saya akan coba menjawab pertanyaan nomor 1 . Bagaimana menyelenggarakan pembelajaran matematika secara menyenangkan dan siswa merasa bahwa matematika adalah penting.

    Menurut saya, untuk menyelenggarakan pembelajaran matematika yang menyenangkan harus dimulai dari pembawaan guru ketika memasuki kelas. Pembawaan guru haruslah fun agar ketika siswa melihat guru matematika mereka tidak stres. Kemudian untuk membuatnya menyenangkan dan juga penting siapkan joke dan teka-teki matematika yang menantang/ yang relevan dengan materi pada saat itu. Selain itu guru dapat memberikan siswa permasalahan dalam kehidupan sehari-hari untuk dipecahkan. Dan memberikan kebebasan kepada mereka untuk menemukan solusinya.

    ReplyDelete
  12. Fevi Rahmawati Suwanto
    16709251005
    PMat A / S2

    Motivasi merupakan suatu dorongan untuk melakukan sesuatu bisa berasal dari intrinsik (dalam diri) maupun ekstrinsik (luar diri). Motivasi siswa dalam pembelajaran sangat dibutuhkan dalam pembelajaran karena siswa terdorong keinginannya dalam belajar, baik di sekolah maupun di rumah sehingga dapat membuat hasil pembelajaran mengalami peningkatan. Dengan kata lain, tujuan dalam pendidikan pun dapat tercapai baik jika siswa memiliki motivasi yang tinggi. Motivasi dalam pembelajaran dapat ditingkatkan misalnya dengan cara memberikan penjelasan mengenai pentingnya atau manfaatnya menguasai topik pembelajaran dalam kehidupan sehari-hari, memberikan motivasi melalui cerita-cerita inspiratif, memuat pembelajaran yang menyenangkan, variatif, inovatif dan menarik bagi siswa, dst.

    ReplyDelete
  13. Misnasanti
    16709251011
    PPs PMAT A 2016

    Bagaimana menyelenggarakan pembelajaran matematika secara menyenangkan dan siswa merasa bahwa matematika adalah penting? Pada kenyataannya, kebanyakan siswa beranggapan bahwa matematika itu sulit, untuk mengubah persepsi tersebut, ada banyak hal yang harus dilakukan oleh guru, terutama bagaimana cara membelajarkan matemtika itu sendiri, agar dapat diterima dengan baik oleh siswa. Untuk membuat matematika menyenangkan, guru harus banyak berinovasi dengan metode, strategi, maupun pendekatan pembelajaran yang sesuai dengan materi yang akan disampaikan. Sehingga menumbuhkan rasa ingin tahu siswa tentang materi-materi apa yang akan disampaikan oleh guru, sehingga siswa antusias untuk mengikuti pelajaran matematika. Selain itu, guru juga harus memiliki karakter kepribadian sosial yang baik, sehingga siswa merasa nyaman berkomunikasi dengannya. Guru juga selalu menginformasikan kepada siswa tentang manfaat belajar matematika di kehidupan sehari-hari pada pada setiap materi yang dibeajarkan, sehingga siswa merasa bahwa betapa pentingnya untuk belajar matematika.

    ReplyDelete
  14. Misnasanti
    16709251011
    PPs PMAT A 2016

    Bagaimana pembelajaran matematika untuk anak usia dini? Anak usia dini adalah masa yang sangat strategis untuk mengenalkan berhitung di jalur matematika, karena usia Dini sangat peka terhadap rangsangan yang diterima dari lingkungan. Rasa ingin tahunya yang tinggi akan tersalurkan apabila mendapat stimulasi/rangsangan/motivasi yang sesuai dengan tugas perkembangan-nya. Apabila kegiatan berhitung diberikan melalui berbagai macam permainan tentunya akan lebih efektif karena bermain merupakan wahana belajar dan bekerja bagi anak. Diyakini bahwa anak akan lebih berhasil mempelajari sesuatu apabila yang ia pelajari sesuai dengan minat, kebutuhan dan kemampuannya.

    ReplyDelete
  15. Nauqi Aprilia Putri
    13301241023
    Pendidikan Matematika A 2013

    Pembelajaran matematika yang menyenangkan dapat membuat siswa lebih antusias dalam mengikuti pembelajaran. Pembelajaran yang menyenangkan menurut saya adalah bagaimana seorang guru dapat membawa suasana belajar dalam kelas yang menyenangkan. Menyenangkan yang dimaksud adalah dapat memberikan perhatian pada siswa, setidaknya ada hubungan atau interaksi antara siswa dan guru, sehingga pembelajaran tersebut dapat dikatakan “terbuka”, siswa tidak segan bertanya apa yang ia belum pahami, ataupun pertanyaan yang lebih mendalam sekitar materi yang diajarkan. Guru memberikan contoh – contoh penerapan dalam kehidupan sehari – hari, atau dengan menerapkan pembelajaran kontekstual sehingga siswa mengerti pentingnya matematika bagi mereka.

    ReplyDelete
  16. Nauqi Aprilia Putri
    13301241023
    Pendidikan Matematika A 2013

    Untuk dapat memahami segalanya merupakan ciptaan Tuhan, tak terkecuali ilmu yaitu matematika, terlebih dahulu meyakini adanya Tuhan dan sifat – sifatnya. Matematika merupakan ilmu. Ilmu yang diperoleh dari nalar manusia. Nalar manusia merupakan bagian dari manusia. Manusia merupakan makhluk hidup. Makhluk yang hidup merupakan salah satu yang ada di dunia. Dunia merupakan kehendak Tuhan.

    ReplyDelete
  17. Nauqi Aprilia Putri
    13301241023
    Pendidikan Matematika A 2013

    Kemampuan belajar siswa dalam suatu kelas berbeda – beda, maka terkadang ada siswa yang belum paham dan sudah ada yang paham. Padahal perlakuan yang diberikan sama, hal tersebut terjadi karena kemampuan masing – masing siswa yang berbeda, ada yang mudah menyerap materi ada yang berkali – kali diberi materi baru bisa memahami, ada juga siswa yang memahami materi karena diberi contoh, dan lain – lain. Hal tersebut juga dipengaruhi oleh intensitas siswa belajar, tak hanya belajar di sekolah, namun belajar di rumah maupun di luar sekolah ataupun adanya tutor sebaya atau lainnya yang mempengaruhi pemahamannya. Siswa yang cepat dan lebih menyerap materi, maka diberiakan soal yang menantang atau pengayaan, sedangkan siswa yang lambat dapat diberikan pemahaman yang lebih.

    ReplyDelete
  18. Nauqi Aprilia Putri
    13301241023
    Pendidikan Matematika A 2013

    Prestasi belajar dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya adalah motivasi belajar siswa. Motivasi belajar harus dimiliki dan ditingkatkan oleh siswa agar prestasi belajar meningkat. Motivasi belajar dapat ditingkatkan dengan pembelajaran yang menyenangkan dan memberikan pembelajaran dengan mengelompokkan siswa menjadi beberapa grup, sehingga mereka dapat saling berinteraksi dengan teman yang lain dan akan terjadi tutor sebaya yang menjadi motivasi belajar. Ataupun dengan membuat kelompok belajar dalam menyelesaikan pekerjaan rumah.

    ReplyDelete
  19. Nauqi Aprilia Putri
    13301241023
    Pendidikan Matematika A 2013

    Dengan mempelajari psikologi perkembangan anak, maka guru dapat memahami bagaimana cara agar pembelajaran dapat berjalan dengan lancar menurut segi psikologi anak. Tentunya, satu anak dengan anak yang lain memiliki ciri sendiri – sendiri. Kemampuan anak dalam menyerap ilmu, membangun konsep dalam benaknya, mengkonstruksi kembali apa yang sudah ada merupakan bagian dari bagaimana cara anak dalam berpikir. Dengan demikian, guru dapat memahami jika ada siswa yang cara berpikirnya berbeda dengan yang lain dalam menyelesaikan persoalan matematika sehingga guru dapat memberikan arahan pada siswa.

    ReplyDelete
  20. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    Menurut Ormord, asesmen adalah proses mengamati sebuah sampel dari perilaku seorang siswa dan mengambil kesimpulan tentang pengetahuan dan kemampuan siswa tersebut. Asesmen melibatkan pengamatan terhadap perilaku siswa dan hanya sampel perilaku, karena tidak mungkin melihat semua perilaku siswa. Asesmen membantu memperbaiki pembelajaran di kelas. Pembelajaran matematika yang menyenangkan dapat membuat siswa lebih antusias dalam mengikuti pembelajaran. Pembelajaran yang menyenangkan menurut saya adalah bagaimana seorang guru dapat membawa suasana belajar dalam kelas yang menyenangkan.

    ReplyDelete
  21. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    Pembelajaran matematika yang menyenangkan dapat membuat siswa lebih antusias dalam mengikuti pembelajaran. Agar pembelajaran matematika terasa menyenangkan dan untuk menghindari kesulitan belajar matematika maka mulailah dengan motivasi bahwa matematika memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari. Beri contoh aplikasi matematika dalam menyelesaikan permasalahan sehari-hari.

    ReplyDelete
  22. Misnasanti
    16709251011
    PPs PMAT A 2016

    Bagaimana menemukan bahwa matematika adalah bagian dari dunia ciptaan Tuhan? Semua yang ada di dunia ini adalah ciptaan Tuhan, termasuk manusia beserta anggota-anggota tubuhnya, salah satunya adalah tangan manusia. Dimana manusia memiliki dua (2) tangan, dan jari-jemari yang ada padanya terdiri dari tiga (3) ruas. Terdapat lima (5) jari pada setiap tangan, dan hanya delapan (8) dari keseluruhan sepuluh jari ini yang mempunyai 3 ruas, yang mana hal ini bersesuaian dengan angka-angka pada deret Fibonacci 2, 3, 5, 8. Maka dari hal tersebut, kita mengetahui bahwa matematika adalah bagian dari dunia ciptaan Tuhan.

    ReplyDelete
  23. Misnasanti
    16709251011
    PPs PMAT A 2016

    Seberapa banyak dan penting seorang guru mempelajari filsafat pendidikan matematika? Filsafat pendidikan matematika memberi dasar yang kuat terhadap implementasi pembelajaran matematika ke arah siswa menemukan konsep-konsep matematika dengan proses doing math melalui belajar yang mengedepankan pengembangan prinsip-prinsip sosial, Siswa mendiskusikan ide-ide matematik dan mengkomunikasikannya, baik kepada sesama teman maupun guru. Siswa belajar membangun kultur belajar dikelas yang harmonis satu dengan yang lainnya, saling membantu. Siswa belajar dari, oleh dan untuk siswa sendiri melalui bimbingan guru. Filsafat pendidikan matematika memberi dasar terhadap pembelajaran matematika dengan menerapkan belajar kelompok. Sementara itu, sebagai guru matematika perlu mengetahui beberapa pendapat para filsuf tentang matematika, yaitu : Socrates (matematika adalah sebuah pertanyaan), Plato (matematika adalah ide), Aristoteles (matematika adalah pengalaman), Descartes (matematika adalah rasional), Imanuel Kant (matematika Sintetik A Priori), Hegel (matematika adalah mensejarah, Russell (matematika adalah logika), Wittgenstain (matematika adalah bahasa), Lakatos (matematika adalah kesalahan), Ernest (matematika adalah pergaulan). Dari pendapat para filsuf tersebut, maka dalam pembelajaran dikelas, sebaiknya guru matematika berpedoman pada para filsuf yaitu memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada siswa untuk bertanya, memberi kesempatan seluaas-luasnya untuk mengeluarkan ide matematikanya dan tentunya mengembangkan intuisinya, memberikan kesempatan siswa didepan kelas untuk menceritakan pengalamannya, memberikan siswa untuk membangun pemikiran rasionalnya sesuai dengan sintetik apriorinya sebelum mengetahui secara lebih lanjut, membangun logikanya dan menggunakan bahasa matematika sesuai dengan kemampuannnya, tidak ada tekanan. Selain itu, seorang guru juga bisa mentolerir kesalahan siswa karena sesungguhnya matematika adalah kesalahan serta memberi bekal kepada siswa untuk bisa menerapkan ilmu matematikanya dalam pergaulan kesehariannya sebagai sebuah sejarah dalam kehidupan siswa.

    ReplyDelete
  24. Ummi Santria
    16709251008
    S2 Pend. Mat Kelas A – 2016

    Metodologi pendidikan akan sangat membantu para guru untuk mengetahui masalah-masalah apa yang muncul dalam dunia pendidikan dan bagaimana mencari solusinya. Maka langkah awal yang dapat dilakukan oleh guru adalah dengan merubah paradigma pembelajaran tradisional menjadi pembelajaran inovatif. Pembelajaran berorientasi pada siswa, maka biarlah siswa yang melakukan pembelajarannya dengan guru sebagai fasilitator penuh dalam menyelesaikan tugas pada masing-masing siswa. siswa satu dengan yang lainnya diberikan soal yang berbeda-beda sesuai dengan kemampuannya. Kemudian pada materi yang membutuhkan alat peraga, biarlah siswa yang memegang kendali atas alat tersebut, guru yang membimbing untuk menemukan.

    ReplyDelete
  25. Andi Sri Mardiyanti Syam
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillah.
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    Bagaimana menyelenggarakan pembelajaran matematika secara menyenangkan dan siswa merasa bahwa matematika adalah penting
    Menurut saya, Guru memegang peran utama dalam menciptakan kondisi pembelajaran yang menyenangkan, hal pertama yang harus diperhatikan guru saat memasuki kelas adalah pembawaannya. Guru haruslah terlihat fun dan membawakan materi yang tidak menjadi horror bagi siswa. Seringlah membuat lelucon dan membawakan materinya dengan pendekatan sehari-hari misalnya soal-soal berdasarkan permasalahan sehari-hari sehingga siswa sadar pentingnya matematika.

    Sekian, terima kasih.
    Wassalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    ReplyDelete
  26. Andi Sri Mardiyanti Syam
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillah.
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    matematika merupakan suatu ilmu yang sangat universal dan komprehensif di dunia ini. Bekal matematika sangatlah diperlukan oleh setiap orang karena kita tentunya pasti akan berhadapan dengan matematika. Semua mata pelajaran mempunyai matematikanya masing-masing, matematika sekolah, matematika tekhnik, matematika ekonomi, matematika sosial, semuanya mempunyai matematikanya sendiri-sendiri. Permasalahan pada matematika sekolah telah disebutkan diatas, maka sudah saatnya bagi kita, yakni para pendidik maupun para calon pendidik untuk turut serta membumikan matematika, serta memecahkan berbagai masalah-masalah dalam matematika. Oleh karenanya maka kita harus memiliki metode atau strategi yang tepat untuk mentransfer matematika kepada siswa, agar siswa merasa bahwa kita memang butuh belajar matematika untuk menunjang kehidupan sehari-hari, agar tidak mudah dibodoh-bodohi oleh orang lain, dsb.


    Sekian, terima kasih.
    Wassalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    ReplyDelete
  27. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    1. Bagaimana menyelenggarakan pembelajaran matematika secara menyenangkan dan siswa merasa bahwa matematika adalah penting

    Sebenarnya matematika itu menyenangkan, tapi cara penyampaiannya yang kurang menyenangkan. Menurut saya, pendekatan yang paling bagus dalam membuat matematika itu menyenangkan adalah PMRI, terutama dengan pendekatan konteks, bagaimana matematika itu didekati dengan konteks yang familiar bagi siswa dan dapat diterima kebenarannya bagi siswa secara mudah dan tanpa sadar mereka menganggap bahwa matematika itu penting.

    ReplyDelete
  28. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    2. Sejauh mana filsafat matematika dan filsafat pendidikan matematika relevan terhadap pembelajaran matematika di kelas.

    FIlsafat matematika dan filsafat pendidikan sangat relevan dengan pembelajaran matematika karena kedua hal itu melandasi cara berpikir dan hakikat ilmu matematika dan hakikat pendidikan matematika. Setiap komponen dari hal tersebut dapat dituangkan dalam metode mengajar atau menyusun perangkat pembelaajaran seperti yang pernah dikemukakan Prof. MArsigit pada postingan-postingan sebelumnya.

    ReplyDelete
  29. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    3. Bagaimana menemukan bahwa matematika adalah bagian dari dunia ciptaan Tuhan?

    Saya juga kurang tahu bagaimana secara umum matematika dikatakan bagian dari dunia ciptaan Tuhan. Kalau saya menilik kebelakang, matematika muncul atau dibangun dari pengalaman dan rasio atau logika. Logika kita adalah ciptaan Tuhan karena Tuhan memberikan hidayah lewat logika kita. Jadi kalau ditarik kesimpulan secara sederhana memang bahwa matematika adalah bagian dari dunia ciptaan Tuhan.

    ReplyDelete
  30. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    4. Bagaimana melayani kebutuhan berbagai macam kebutuhan belajar matematika siswa, termasuk siswa yang cepat dan siswa yang lambat?

    Hal ini pernah disampaikan oleh Prof. MArsigit sebelumnya di postingan "kurikulum dibuat oleh siswa". Ada seorang guru di London menggunakan LKS untuk memfasilitasi keberagaman kemampuan siswa baik siswa yang cepat dan lambat. LKS yang disediakan tidak hanya satu saja, tapi bermacam-macam sesuai dengan tingkatan kemampuan siswa. Sehingga semua kebutuhan siswa akan terakomodasi dengan LKS yang diberikan.

    ReplyDelete
  31. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    5. Bagaimana mempromosikan paradigma baru pendidikan matematika?

    Paradigma baru dalam pendidikan matematika dapat dipromosikan melalui beberapa cara, yakni melalui penelitian yang mendalam sehingga didapat hasil riil sesuai fakta sebagai dasar promosi, melalui seminar nasional dan atau internasional, melalui publikasi ilmiah dalam jurnal bereputasi. Sehingga diharapkan khalayak umum terutama praktisi pendidikan matematika dapat mengetahui isu terkini penelitian pendidikan matematika.

    ReplyDelete
  32. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    6. Bagaimana mengatur keseimbangan antara proses dan produk dalam pembelajaran matematika?

    Proses merupakan segala langkah kegiatan yang dilakukan dalam suatu pembelajaran. Sedangkan produk merupakan salah satu hasil dari serangkaian proses dalam pembelajaran. Salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas produk dari suatu pembelajaran matematika adalah proses dari pembelajaran itu sendiri, sehingga diperlukan kesesuaian proses pembelajaran dengan produk yang diharapkan. Proses pembelajaran harus didesain dan dikelola sedemikian hingga sehingga dapat mendukung produk yang diinginkan agar didapat keseimbangan antara proses dengan produk.

    ReplyDelete
  33. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    7. Pengembangan kegiatan asesmen dalam matematika dapat dilakukan melalui beberapa langkah, di antara memperhatikan karakteristik indikator yang akan dinilai yang dituangkan dalam prosedur pembelajaran matematika atau bisa dalam bentuk LKS yang berisi pertanyaan yang menuntun siswa untuk mengkonstruksi pengetahuannya sendiri.

    ReplyDelete
  34. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    9. Bagaimana menumbuhkan motivasi belajar siswa

    Motivasi dapat dikembangkan melalui beberapa cara di antaranya melalui pengimplementasian pembelajaran yang bermakna sehingga siswa dapat mengetahui kebermanfaatan mempelajari materi tersebut, memberikan fasilitas dalam suatu proses pembelajaran sesuai dengan karakteristik siswa sehingga siswa termotivasi dalam mengembangkan potensi-potensi yang dimikiki, menciptakan iklim belajar yang humanis sehingga siswa dapat belajar secara nyaman dan optimal.

    ReplyDelete
  35. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    8. Bagaimana menyelenggarakan pembelajaran matematika secara kontekstual?

    Pembelajaran matematika dapat dilakukan dengan pendekatan kontekstual dengan mengaitkan setiap materi dengan dunia peserta didik, artinya materi dikaitkan dengan benda-benda di sekitar perseta didik, misalnya ketika mempelajari kubus, maka pendidik menggunakan benda-benda di sekeliling peserta didik yang berbentuk kubus sebagai objek, seperti rubik atau pendiddik mengajak peserta didik untuk ke luar kelas untuk mencari benda-benda yang berbenda kubus.

    ReplyDelete
  36. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    10. Bagaimana mempromosikan pembelajaran matematika berlandaskan kebutuhan siswa?

    Cara yang dapat dilakukan untuk mempromosikan pembelajaran matematika berlandaskan kebutuhan siswa dapat dilakukan dengan menyelenggarakan pendidikan sesuai dengan hasil identifikasi awal potensi yang dimiliki siswa. Pendidikan didesain sesuai dengan karakter gaya belajar, multiple inteligent, IQ sehingga siswa dapat memperoleh pengalaman belajar sesuai dengan potensi yang dimiliki.

    ReplyDelete
  37. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    11. Bagaimana memberi kesempatan kepada siswa untuk mempelajari matematika horizontal dan matematika vertikal?

    Untuk mempelajari matematika horizontal, siswa diajak untuk melakukan matematisasi dunia nyata yang direpresentasikan ke dalam dunia simbol, yakni berkaitan dengan pengetahuan matematika informal, Misalnya konsep pecahan dihubungkan dengan pizza yang terdiri dari 8 bagian. Selanjutnya, untuk matematisasi vertikal siswa diharapkan mampu memahami dan menemukan konsep-konsep matematika formal dan melihat keterkaitannya, Misalnya luas bangun persegi panjang diturunkan dari lias bangun jajargenjang.

    ReplyDelete
  38. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    12. Bagaimana mempromosikan life skill dalam pembelajaran matematika?

    Peserta didik dengan kecakapan hidup, yaitu keberanian menghadapi problema hidup dan kehidupan secara wajar tanpa merasa tertekan, kemudian secara kreatif menemukan solusi serta mampu mengatasinya. Sehingga, kecakapan hidup (life Skill) merupakan jembatan untuk mengantarkan siswa memasuki kehidupan nyata di masyarakat. Sehingga promosi lifeskill dapat dilakukan dalam pemberian masalah yang sesuai dengan konteks lifeskill sehingga selain meningkatkan kemampuan matematika dan lifeskill.

    ReplyDelete
  39. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    13. Bagaimana memanfaatkan psikologi perkembangan anak dalam pembelajaran matematika?

    Psikologi perkembangan anak yang dapat digunakan adalah teori kognitif piaget, karena perkembangan intelektual PIAGET secara runtut menjelaskan bagaimana tahapan kognitif anak pada setiap interval umur tertentu yang terdiri atas sensorimotor, pra-operasional, operasional konkret, dan operasional formal. Informasi tersebut dapat dimanfaatkan dalam perangkat pembelajaran untuk memaksimalkan potensi siswa.

    ReplyDelete
  40. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    14. Bagaimana pembelajaran matematika untuk anak usia dini?

    Anak usia dini, bila dikaitkan teori perkembangan kognitif, termasuk dalam tahap pra operasional dimana pada tahap ini anak mulai menerima berbagai rangsangan yang masih terbatas, meskipun pola pikirnya masih bersifat statis dan masih belum mampu untuk berpikir secara abstrak. Sehingga pembelajaran matematika dapat dipromosikan melalui kegiatan-kegiatan yang merangsang kognitif siswa melalui permainan bertahap diawali dengan menghitung benda-benda atau pengalaman konkrit yang dialami melalui pengamatan terhadap alam sekitar.

    ReplyDelete
  41. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    15. Bagaimana pembelajaran matematika yang berorientasi kepada siswa?

    Pembelajaran matematika yang berorientasi kepada siswa (student-centered learning) sebenarnya sudah tertuang dalam kurikulum 2013 dimana kegiatan berpusat pada siswa terdiri atas mengamati (observing), menanya (questioning), Mengumpulkan informasi atau mencoba (experimenting), Mengasosiasi/menalar /mengolah informasi (associating), dan Mengkomunikasikan (nerworking). Proses yang terjadi merupakan proses hermenitika atau terjemahan dari proses pembelajaran yang berpusat pada siswa.

    ReplyDelete
  42. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    16. Bagaimana melakukan persiapan pembelajaran matematika secara baik?

    Pembelajaran yang baik apabila persiapan yang dilakukan sebelum pembelajaran juga dilakukan dengan baik. Adapun langkah-langkah dalam persiapan pembelajaran yang baik yaitu menganalisis hari efektif dan menganalisis program pembelajaran matematika yang akan dilakukan, membuat Program Tahunan, Program Semester dan Program Tagihan , menyusun silabus, menyusun RPP pembelajaran matematika yang memperhatikan karakteristik siswa, tahapan perkembangan siswa dan metode pembelajaran yang mengkonstruksi pengetahuan siswa.

    ReplyDelete
  43. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    17. Bagaimana membawa dunia matematika ke dunia anak?

    Guru matematika yang berkualitas dan profesional adalah guru yang mampu membawa dunia matematika ke dalam dunia atau pikiran anak yang memiliki fenomena matematis di kelas. Misalnya, anak anak belajar matematika karena operasi pembagian dengan bermain dengan dakon dalam kelas. Siswa bermain dakon membagi manik-manik sambil mengisi LKS yang khusus disiapkan guru.

    ReplyDelete
  44. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    18. Bagaimana melakukan perbaikan kesulitan belajar matematika?

    Hakekat pekerjaan guru sebenarnya sama dengan dokter hanya berbeda pada tugas, pokok dan fungsi dimana pasiennya guru adalah siswa. Guru bertugas untuk mencari penyebab sakit yang diderita oleh pasien kemudian memberikan obat yang tepat untuk penyembuhan pasien. Perbaikan yang dapat dilakukan dengan melakukan diagnosis dari setiap kesalahan yang dilakukan siswa dan mencari tahu kesulitan apa yang diamati. Setelah itu diberikan obat disesuaikan dengan faktor yang mempengaruhi kesulitan siswa yaitu faktor fisiologis, faktor sosial, faktor emosional, faktor intelektual dan faktor pedagogis. Perbaikan yang dilakukan sesuai jenis faktornya kalau faktor pedagogis maka yang diperbaiki adalah cara mengajarnya.

    ReplyDelete
  45. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    19. Seberapa banyak dan penting seorang guru mempelajari filsafat pendidikan matematika?

    Sangat penting guru mempelajari filsafat pendidikan matematika terutama mengintegrasikannya dalam pembelajaran matematika. Hal ini tersirat dalam landasan filosofis pembuatan kurikulum 2013, yang digunakan dalam penyusunan silabus, Kemudian RPP yang berisi pembelajaran matematika siswa. Selain itu, filsafat juga dapat dijadikan dasar untuk mengetahui olah pikir siswa dan karakteristik siswa dalam konstruksi ilmu pengetahuan matematika. Adanya filsafat, bisa dikaji hakikat matematika baik obyek materialnya dan obyek formalnya untuk pengembangan matematis siswa.

    ReplyDelete
  46. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    20. Bagaimana mengembangkan skema dan struktur pembelajaran matematika?

    Skema adalah kerangka mental yang digunakan untuk mengatur pengetahuan dan berperan sebagai struktur data yang mewakili pengetahuan yang tersimpan dalam memori. Skema dalam pembelajaran matematika dapat dikembangkan melalui variasi metode pembelajaran dengan menperhatikan proses terbentuknya skema yaitu asimilasi dan akomodasi. Asimilasi merupakan proses untuk mengevaluasi atau mencoba memahami informasi baru berdasarkan pengetahuan awal yang dimiliki. Sehingga dalam mengajarkan struktur kontem matematika harus memperhatikan materi prasyarat yang sudah diajaarkan. Akomodasi merupakan proses anak memperluas dan memodifikasi representasi-representasi mental mereka tentang dunia berdasarkan pengalaman-pengalaman baru. Misal anak sudah baru saja belajar sifat a^b = c dan mengubahnya menjadi skema logaritma a log b =c dimana a adalah basis pokok logaritma dan c merupakan bilangan yang dilogaritmakan.

    ReplyDelete
  47. Rizqi Nefi Marlufi
    13301241035
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Dari postingan anda saya tahu bahwa banyak sekali permasalahan yang muncul ketika mejadi seorang guru. Banyak tantangan yang harus dihadapi dengan sabar dan pikiran yang tenang mengenai rencana pembelajaran, keadaan siswa, metode pembelajaran mana yang tepat digunakan, bagaimana untuk membuat siswa merasa senang dalam pembelajaran yang dilakukan, penanaman nilai-nilai hidup disamping pemberian ilmu pada siswa, dan masih banyak lagi.

    ReplyDelete
  48. Rizqi Nefi Marlufi
    13301241035
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Menjadi guru tidaklah mudah, apalagi guru matematika. Dari identifikasi persoalan-persoalan pendidikan, pendidikan matematika dan pembelajaran matematika yang dipaparkan diatas, maka sungguh hal ini menyadarkan saya bahwa manusia harus selalu belajar dan bersikap terbuka unruk memberikan yang terbaik. Disini saya tahu bahwa saya sebagai calon guru harus berusaha mempersiapkan segala yang terjadi ketika saya sudah terjun dalam dunia belajar mengajar menjadi guru di sekolah. Hal ini memunculkan semangat saya untuk lebih baik lagi, aamiin.

    ReplyDelete
  49. Rizqi Nefi Marlufi
    13301241035
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Saya akan menanggapi mengenai bagaimana menumbuhkan motivasi belajar siswa. Telah kita ketahui bahwa motivasi adalah suatu dorongan dalam diri manusia yang berasal dari internal maupun eksternal. Untuk memotivasi siswa dalam belajar adalah gampang-gampang susah karena karakteristik dan latar belakang siswa berbeda-beda sehingga guru harus mampu mengembangkan pembelajaran yang menarik untuk menumbuhkan motivasi siswa.

    ReplyDelete
  50. Rizqi Nefi Marlufi
    13301241035
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Bagaimana pembelajaran yang menarik? Menurut saya pembelajaran yang menarik adalah pembelajaran yang tidak hanya menggunakan media-media pembelajaran yang menarik namun juga guru mampu membuat siswa tergugah untuk belajar bahkan mengembangkan pembelajarannya.

    ReplyDelete
  51. MARTIN/RWANDA
    PPS2016PEP B
    The word methodology means The system of methods followed in a particular discipline. the methods used in the teaching mathematics follows steps such as convincing the students about the role of mathematics. telling them that mathematics has influence to the thinking. making mathemaics like enjoying but not a struggle. motivating students from the first step to the last one.

    ReplyDelete
  52. Nauqi Aprilia Putri
    13301241023
    Pendidikan Matematika A 2013

    Pembelajaran matematika untuk anak usia dini yaitu pembelajaran yang dimulai dari penerapan di keseharian. Misalkan dengan mengenalkan bilangan bulat dari 1 hingga 10, kemudian jika anak tersebut sudah paham, maka diberikan pengenalan bilangan yang lebih besar. Pembelajaran matematika pada awalnya juga dapat mengenalkan operasi hitung bilangan bulat, yaitu operasi penjumlahan dan pengurangan. Dan juga, tidak hanya dalam waktu belajar saja untuk memberikan pengetahuan, namun pada keseharian misalkan anak – anak disuruh untuk menghitung mainan yang ia punya, bisa boneka atau mobil – mobilan.

    ReplyDelete
  53. Nauqi Aprilia Putri
    13301241023
    Pendidikan Matematika A 2013

    Pembelajaran yang berorientasi pada siswa yaitu pembelajaran yang berpusat pada siswa sehingga mereka mengkonstruksi konsep dalam benaknya. Dengan demikian, tak melulu guru memberikan materi secara penuh. Ada saatnya siswa berpikir dan mengkonstruksinya sendiri dengan berbagai sumber belajar yang mereka temukan. Ataupun bisa juga antarsiswa saling memberikan pengetahuan, atau dengan tutor sebaya. Pembelajaran matematika dapat menggunakan metode yang bermacam – macam yang berorientasi pada siswa. Sehingga, siswa akan menjadi lebih aktif dan juga dapat mengembangkan kemampuan interaksi pada orang lain atau dapat dikatakan untuk meningkatkan kemampuannya bersosialisasi dan berbicara.

    ReplyDelete
  54. Nauqi Aprilia Putri
    13301241023
    Pendidikan Matematika A 2013

    Sebelum pembelajaran matematika dimulai, tentunya seorang guru mempersiapkan hal yang diperlukan, yaitu dengan membuat RPP. Sehingga, dalam pembelajaran yang akan dilakukan sudah jelas untuk memberikan materi secara runtut, ataupun penggunaan metode pembelajaran yang cocok untuk siswa juga dapat berupa pemberian evaluasi. Sebelum melakukan pembelajaran, tentunya guru membuka materi terlebih dahulu untuk mempersiapkan penyampaian materi. Dapat dikatakan untuk belajar terlebih dahulu sebelum membelajarkan pada siswa. Guru belajar dari cara siswa belajar.

    ReplyDelete
  55. Nauqi Aprilia Putri
    13301241023
    Pendidikan Matematika A 2013

    Dunia tak bisa lepas dari matematika, tak terkecuali dengan dunia anak. Dunia anak penuh dengan aktivitas. Pembelajaran anak dengan aktivitas, salah satunya yaitu pembelajaran matematika. Di dalam pembelajaran matematika tentunya meliputi dunia matematika. Bagaimana cara membawa dunia matematika ke dunia anak? Dunia matematika yang menyenangkan dapat secara mudah masuk ke dunia anak. Misalkan dengan permainan matematika yang melibatkan antar anak. Dengan permainan tersebut, selain anak bermain juga menyisipkan dunia matematika dalam benaknya. Hal yang mudah yaitu dengan cara “kontekstual”, pembelajaran matematika dengan benda yang sebenarnya. Karena pada dasarnya anak belum mampu menerima dunia matematika yang sebenarnya, yaitu berupa rumus ataupun definisi – definisi.

    ReplyDelete
  56. Fatya Azizah
    16709251039
    Pendidikan Matematika B PPS UNY 2016

    membawa matematik kedunia siswa bisa dikatakan halyang mudah da bisa juga dikatakan hal yang sulit. hal ini bisa dikatakan mudah jika kta bisa memahami karakter siswa dan mengetahui apa yang diinginkan siswa dalam pembelajran sehinga kita bisa mengemas matematika dalam bentuk hal yang mereka sukai. maslaahnya selama ini dikarenakan berbagaifktor seperti jumlah siswa dalam satu kelas yang terlalu besar dan faktor-faktor lain mengakibatkan guru tidak terlalu mengetahui apa kebutuha siswa di kelas sehingga sulit bagi guru membawa atematika kedalam dunia siswa apalagi menimbulkan ketertarikan siswa terhadap matematika itu sendiri.

    ReplyDelete
  57. Andi Sri Mardiyanti Syam
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillah.
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    Adalah penting mengenal filsafat pendidikan matematika sebelum terjun ke lapangan sebagai guru matematika. Agar nantinya kita dapat menjalanlan amanah sebagai guru dengan baik dan benar-benar bisa mempertanggungjawabkan segala yang kita lakukan . Melihat segala persoalan dari akaranya, sebagaimana apa yang dipelajari di filsafat bagaimana berpikir kritis dari berbagai sudut pandang dan tentunya merefleksikannya kedalam diri kita. Sebenar-benar belajar pendidikan filsafat pendidikan matematika ialah sampai pada keadaan dimana akhirnya siswa sebagai matematika yaitu siswa yang membangun membangun konsep matematikanya dan guru bertindak sebagai fasilitator.

    Sekian, terima kasih.
    Wassalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    ReplyDelete
  58. Andi Sri Mardiyanti Syam
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillah.
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    Ada berbagai macam penelitian yang menelusuri bagaimana menangani anak-anak dengan kesulitan belajar. Betapa pun hebatnya teori, metode dan cara yang dapat dilakukan, semua usaha itu haruslah di barengi dengan ke-ikhlasan. Yakin lah bahwa keikhlasan akan berbuah kesuksesan.InshaAllah

    Sekian, terima kasih.
    Wassalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    ReplyDelete
  59. Khomarudin Fahuzan
    16709251041
    PPs Pend. Matematika B

    Metodologi menjadi salah satu faktor utama penentuan sukses tidaknya pembelajaran yang dilakukan. Metodologi berisi metode, pendekatan pembelajaran yang merupakan alur materi yang akan disampaikan. Hal itu sangatlah penting mengingat metode adalah pengantar materi dapat sampai kepada siswa, sebagai perantara. Guru disana sebagai pembuat konsep dan fasilitator, bagaimana metode itu dirancang sangat bergantung pada guru. Pembelajaran yang baik adalah ketika siswa dapat terlibat aktif dalam penemuan konsep, sehingga siswa dapat memahami langsung materi dan tentunya menghindari kebosanan dalam diri siswa. 

    ReplyDelete
  60. Syahrial
    16701251015
    S2 PEP kelas B 2016
    Metode pembelajaran matematika yang real dengan member contoh langsung pada lingkungan akan membuat pembelajaran matematika menyenangkan dan siswa merasa bahwa matematika sangat penting bagi kehidupannya.

    ReplyDelete
  61. Syahrial
    16701251015
    S2 PEP kelas B 2016
    Mempromosikan pembelajaran matematika berlandaskan kebutuhan siswa, akan membuat siswa menyukai matematika, sebab jika sesuai dengan kebutuhan, siswa tidak akan merasa terbebani.

    ReplyDelete
  62. Nuha Fazlussalam
    13301244023
    s1 pendidikan matematika c 2013

    mebuat matematika itu disenangi dan dianggap enting oleh siswa bagaiman matematika bisa menajdi bagian hiduo siswa bagaiman persoalan matematematika sangat berkaitan dengan siswa, atau sebikan ya engguakn problem posing, dimana siswa ngajukan pertanyaan yang berkaitan degan metari, karenma ilmu pengetahuan datag dari sebuah pertanyaan, dengan problem posing siswa brtanya dan kemudian dengan pertanyan dicari jawbnnya sehigga materiu matematika dapat menjawab apa yang mejadi pertanyaan siswa, apa yang menajdiu persoalan siswa sehing apembelajarabn menjadi bermakan dana akan dianggap penting oleh ssiwa karen abisa menjawab pertanyaan yang ada pad apiiran siswa.

    ReplyDelete
  63. Nuha Fazlussalam
    13301244023
    s1 pendidikan matematika c 2013

    filsafat pendidian mateatika dapat kontribusi pada pembelajaran matematika dalam meberikan arhan yang jelas mau kemana pendidika nmatematika, mau dijadikan apa siswa kita dalam kegiatan pembelajaran matemtika, apakah ingin dijadikan sebagai empty vesel kah atau lainnya, ingin dijadikan apa proses pmebelajara nmatematika, apakah sebagai training, atau drilig ataiu proses komuniaski atau lainnya, mau dijadikan pakah gur dalam pembelajaran matematika, apakah sebagai trainer, apakh asebagai faislitator atau liannya, itu semua da di dlaam filsafat pendidikan matematika

    ReplyDelete
  64. Nuha Fazlussaam
    13301244023
    s1 pendidikan matematika c 2013

    kita tidak bisa menujukkna bahwa matematika dalah ciptaan tuhan, karen matematika adalah bukan benda, menujukkan matematika adalah ciptaan tuhan itu seperti menujukkan cnta adalah ciptaan tuhan, benci adlah ciptaan tuhan. kita bisa enujukkan cinta dalah ciptaan tuhan karena mersakannya dengan hati, dan hati adalah ciptaan tuhan. maka perasan itu un adalah iptaan tuhan. matematika tidak bisa dirsakan namun buisa dipikirkan dala pikiran, dan pikiran adal di kepala kita, pikiran dan kepala kita adalah ciptaan tuhan, paka matematika yang ada di dalm pikiran atau hasil dari pikiran juga sebagi ciptaan tuhan. menurut saya seperti itu, sehingga dengan menyadari bahwa dengan pikiran kita bisa mendapattkan matematika, maka kita isa mengjak bersiukr kepada siswa kita untu kbersukur telah diberikan piiran dan otak yang sehat sehingg abisa mndapatkan matematik di dalam pikrn kita.

    ReplyDelete
  65. Nuha Fazlussalam
    13301244023
    s1 pendidikan matematika c 2013

    untuk melayani ssiwa yangkemampuan rendah dan kemampuan yang tinggi mungkin kita bis meggunaka pendekatan open ended, unsur kebebsan ang ada pada pendekatan open ended bisa memberkan kesempatan kepada siswa kemampuan tinggi dan kemapuan rendah untuk menjalani proses pbm, siswa yang berkemapuan rendah tidak tertinggal, karen dengan soal open ended guru bsa membuat soa yang siswa mudah menjawab karen siswa bebas menjawab sesuai dengan kemapuan, latar belakang, siswa yang pintar dapat terfasilitasi karena dengan pendekaytan open ended membuka peluang sisawuntu ber problem posing, memiliki pertanyaan sendiri setalah menjawab atau menylesaikan pertanyaan open ended , jadi masing - masing terfasilitasi dengan cara yang berbeda dalam open ended.

    ReplyDelete
  66. Nuha Fazlussalam
    13301244023
    s1 pendidikan matematika c 2013

    mempromosikan pendidikana mtematika yang baru bis menggunakn lesson study, dengan lesson study bisa mmenjadi wadah untuk mempromosikan paradigm apendidikan matematika yang baru. atau juga bisa dalam seminar dan perkuliahan pendidikan matematika.

    ReplyDelete
  67. Nuha Fazlussalam
    13301244023
    s1 pendidikan matematika c 2013

    untuk menyeimbangkan antara prose dan produk yan kita harus bisa menyesuaikan denga ruang dan waktunya, kapanm dan diman hars mengarakn proses kepada siswa, kapan dan dimana ahrus engajaran produk, yang jelas guru haru bisa siswa paham proses terlebih dahulu, mengarahkan dan membibing siswa daam prosesm sehingga siswa yang melakukan proses tersebut.

    ReplyDelete
  68. Nuha Fazlussalam
    13301244023
    s1 pendidikan matematika c 2013

    asesmen yang baik adlah dengan portofolio, semua kegitan siswa bia di rekan, dari portofolio siswa, apa yang dilakukan , proses yang telah dilalui dlam pembelajaran bisa dinilai dengan portofolio, sehingga tidak hanya nilai kahir ja yang dinilai tapi juga proses dalam kegiatan pembljaran.

    ReplyDelete
  69. Nuha Fazlussalam
    13301244023
    s1 pendidikan matematika c 2013

    utuk mnerpakan kontekua teaching maka guru hars bisa membuat pembeajaran yang bermakan, pembelajran yang bisa dirasakan manfaatnya oleh siswa, pembelajaran ynag nyat oleh siswa, pembelajaran yang memuat permaslahan yang sehari hari siswa lihat dan hadapi, permasalahn yang yang perlu diselesaikan (problem solving) dan masalahnya jug aharus memuat kebhinkaan siswa, soal yang memuat atau memfasilitasi perbedaan latar belakang, histori dan budaya berbeda (open ended)

    ReplyDelete
  70. Nuha Fazlussalam
    13301244023
    s1 pendidika matematika c 2013

    motivasi dalam belajar ada karena adanya motif, motif ada karena kebutuhan, untuk memberikan motivasi belajar matematika kepada siswa maka bagaima nkita membuat pembelajran matematika seingga siwa mersa butuh untuk belajar matematia, bagaiman jika siswa tidak butuh, kmak kita buat siwa untuk igin, bagaiman membuat siswa ingin belajar matematika, kit abuat mateatika itu menyenangkan, mengasuikan ,eiliki daya tarik untuk siswa sehingga siswa tidak mersa kesulitan, tidak mersa terbebani dalam belaar matematika, hingga belajar matematika sama seprti halnya dalam main game

    ReplyDelete
  71. Nuha Fazlussalam
    13301244023
    s1 pendidikan matematika c 2013

    menerapkan psikologi perkembangan, psikologi peserta didik, psikologi pnedidikan dalam pembelaaran matematika salahsatunya bisa menggunakan/menerpakan teori kognitiv jea piaget dalam pemnelajaran aematika, sehigga penggunaan obnjek dama penmbelajaran matematika disesuaikan dengan usia pesera didik, disesuaikan dengan tingkartannya, sehingga sswa bisa lebih mudah dalam memahmi materi yang diaarkan

    ReplyDelete
  72. Nuha Fazlussalam
    13301244023
    s1 pendidikan amtematika c 2103

    unruk melakuakn persiapan yang baik dalam pkegiatan pembelajaran matematika telah dije;sakan di postign sebelumnya, persiapan yag dilakuan da dua acam yaitu persiapan umum dan persiapan khusu, persiapan umum bersifat umum, yaiotu seperi mehamahim filsafat penduidikan ,filsafat opendiudia matematika, filsafat tjuan pendidiajn, persipaan khusus berkaitan dengan kurikulum,undang-undang penduidian , SK,KD tuuan pendidikan medai pendidikan suamber belajar, perangkat pembelajran , bahan ajar yang peru diketahui dan p[erlu dipahami serta dipersiapkan

    ReplyDelete
  73. Nuha Fazlussalam
    13301244023
    s1 penddiikan matematika c 2013

    ntuk memasukkan matematika kedala dunia anakn, kita harus tau dul dunia anak itu dunia apa, dunia anak adalah dunia kongkrit, dunia ekplorasi, dunia pensaran, dunia bermain, dunia try and error, dunia mitos, dunia mencocokkan, jadi tinggal kita ubah matematika yng amatematika ke dunia tersebut. untuk mengubha kedunia tersbut bisa meggunak berbagi pendekatan yag terlihat esuai dengan dunia anak seperti PRMI

    ReplyDelete
  74. Nuha Fazlussalam
    13301244023
    s1 pendidikan matematika c 2013

    seberapa penting belajar filsafat pendidin matematika dalam pendidikan/pembelajaran matematika delah dijelsakan/dijawb di postingan sebelumnya, fisalfat pendidiakn mateatika itu bagiakan helikopter, kereta adalah pendidian matematika, denga helikopter kita bisa melihta kerta darsi seggala sisi, jadui dengan filsafat pendidikan matematika kita bisa melihat pendidikan/pem,bel;ajaran atemtika secara kesulughan dari luar, jika kita ingin mengeathui yang bagian dalam maka masuk pendidikan matematika, atau masu ke keretanya, maka kit abisa mngetahui kereta lebih dalam, memasuki kereta itu artinya mesuki dunia pendidikan/pembelajran matematika, melkuakan persiaan, elkaukan kegiatannya dan melakukan evaluasi, sehingga kit abisa thu dalamnya. dengan megetahuoi luarnya bisa menjadiu dasar untuk mnegtahui dalamnya, dengan meethui fisalfat pendidikan matematika, bisa mnejadi dar dalam mengetahui dan mengembngakn dalamnya yaitu pendidikan/pembelajran amatematyika.

    ReplyDelete
  75. Erni Anitasari
    16709251007
    S2 Pend. Matematika Kelas A

    Menumbuhkan motivasi belajar siswa dapat dilakukan dengan berbagai cara. Kecendurungan siswa menganggap matematika sulit itu menimbulkan motivasi belajar mereka menurun. Guru sebagai pendamping belajar mereka dapat meningkatkan motivasi belajar menggunakan aktivitas matematika, variasi media pembelajaran, dan juga memberikan apresiasi kepada siswa yang telah melakukan prestasi dalam belajar matematika.

    ReplyDelete
  76. Wadiyono
    16701251021
    Penelitian dan Evaluasi Pendidikan S2 2016

    Perlu disadari dan dipahami para guru bahwa setiap pelajar mempunyai kemampuan yang berbeda-beda, terutama dalam menyerap materi-materi yang diajarkan. Untuk itu, perlu kesabaran dari para guru dalam mengajarkan bagi para pelajar yang memiliki berbagai macam perbedaan tersebut. Perlu metodologi yang bervariasi tentang pengajaran. Perlu beberapa motivasi untuk membangkitkan rasa senang dan butuh matematika. Pembelajaran partisipatif yang lebih memberdayakan anak dalam pembelajaran,berfikir kritis untuk memecahkan suatu permasalahan yang berkaitan dengan pembelajaran Matematika....

    ReplyDelete
  77. Wadiyono
    16701251021
    Penelitian dan Evaluasi Pendidikan S2 2016
    Metodologi pembelajaran adalah suatu pengetahuan tentang cara-cara mengajar yang dipergunakan oleh guru, baik secara individual ataupun secara kelompok agar pelajaran itu dapat diserap, dipahami dan dimanfaatkan oleh siswa dengan baik.Sehngga pembelajaran dapat berlangsung dengan baik,menarik dan mudah dipahami oleh anak atau peserta didik....

    ReplyDelete
  78. 16701251016
    PEP B S2

    Manusia bisa untuk merancang dan merencanakan, dalam pembelajaran pun demikian. Analogi sederhananya adalah dalam suatu kelas yang sudah dirancang adanya rpp, namun setiap detijnya pasti ada perubahan dari skenario yang ada, itulah yang namanya takdir, kita tetap harus berusaha terlebih dulu. Dalam poatingan ini pun demikian, semua menginginkan segala sesuatu adalah sempurna, bilaman semua yang tertulis di atas adalah bukan tidak mungkin terwujud karena hasil kerja keras untuk mewujudkannya. Akan tetapi eror pasti tetap ada, ibarat statiska bekerja adalah tidak dengan 100% tapi ada 99% yang menyatakan eror dari sebuah data adalah 1%

    ReplyDelete
  79. Intan Fitriani
    13301241024
    Pend. Matematika A 2013

    Bagaimana menyelenggarakan pembelajaran matematika secara menyenangkan dan siswa merasa bahwa matematika adalah penting?
    Menyelenggarakan pembelajaran matematika secara menyenangkan adalah dengan mengaitkan matematika dalam kehidupan sehari-hari, bisa juga dengan permainan dan diselingi trik-trik matematika yang membuat siswa penasaran. Selain itu, untuk menunjukkan matematika itu penting adalah dengan menjelaskan kegunaan matematika untuk saat ini (manfaat langsung) dan manfaat matematika secara tidak langsung (manfaatnya dapat dirasakan di masa depan).

    ReplyDelete
  80. Intan Fitriani
    13301241024
    Pend. Matematika A 2013

    Sejauh mana filsafat matematika dan filsafat pendidikan matematika relevan terhadap pembelajaran matematika di kelas?
    Apabila kita mempelajari filsafat pendidikan matematika, maka kita akan bersikap lebih bijak terhadap siswa kita. Apabila seorang siswa yang belum belajar dan memperoleh nilai jelek, maka itu adalah sebuah kebenaran karena dalam hal ini siswa belum belajar. Karena filsafat adalah bergantung ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  81. Intan Fitriani
    13301241024
    Pend. Matematika A 2013

    Bagaimana mempromosikan paradigma baru pendidikan matematika?
    Paradigma baru pendidikan matematika dapat dipromosikan melalui publikasi dalam bentuk langsung maupun tidak langsung (teknologi) sehingga masyarakat umum dapat mengetahuinya.

    ReplyDelete
  82. ULFA LU'LUILMAKNUN
    16709251022
    S2 Pendidikan Matematika 2016 Kelas B

    Assalamualaikum Wr.Wb.

    Sangat penting mengubah persepsi siswa tentang pembelajaran matematika yang sulit dan penting dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu cara untuk mengubah persepsi siswa dengan cara guru memberikan tujuan pembelajaran di awal pelajaran, mengubah sudut pandang siswa bahwa belajar matematika adalah penting karena selalu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Guru mempersiapkan persiapan pembelajaran matematika secara baik agar pembelajaran dapat berjalan dengan baik pula, salah satunya yaitu mempersiapkan materi ajar sesuai dengan metode yang tepat agar siswa dapat termotivasi dalam pembelajaran.

    Wassalamualaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  83. Asma' Khiyarunnisa'
    16709251036
    PPs PM B 2016

    Untuk menyelenggarakan pembelajaran yang menyenangkan adalah dimulai dari perencanaan pembelajaran yang matang oleh guru sesuai dengan karakteristik siswa. Dan juga mengajarkan matematika bagi siswa sekolah sesuai dengan tingkat kognitif siswa dan menjelaskan tentang aplikasi matematika dalam kegiatan siswa sehari-hari, sehingga siswa akan merasa bahwa matematika memiliki manfaat bagi kehidupan mereka dan mereka akan menganggap matematika sebagai sbeuah hal yang penting.

    ReplyDelete
  84. Sumbaji Putranto
    16709251028
    Pend. Matematika S2 Kelas B

    Banyak hal yang dapat dilakukan untuk dapat menciptakan pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan. Salah satu caranya adalah dengan mengaitkan materi matematika dengan kehidupan sehari-hari. Hal tersebut sejalan dengan yang dikemukakan Johnson (2014: 90) Ketika peserta didik dapat mengaitkan isi dari mata pelajaran akademik seperti matematika, ilmu pengetahuan alam, atau sejarah dengan pengalaman mereka sendiri, mereka menemukan makna, dan makna memberi mereka alasan untuk belajar. Ketika siswa mempunyai alasan untuk belajar maka pembelajaran dirasa akan lebih menyenangkan.

    ReplyDelete
  85. Jahidatu Lis Silmi I'la Alhaq
    16701251022
    S2 PEP B 2016

    Bagaimana membawa dunia matematika ke dunia anak?
    Model pembelajaran matematika sebaiknya dimulai dengan mengangkat situasi dari kehidupan sehari hari yang kemudian disederhanakan dalam bentuk soal cerita. Kemudian para siswa diminta memodelkan dengan model mainan (bisa berupa balok, stik es krim, dll) atau model gambar sebelum akhirnya membuat kalimat matematika. Sehingga secara natural model pembelajaran matematika yang baik adalah secara nyata dengan melihat, merasakan, dan melakukan dengan tangan para siswa.

    ReplyDelete
  86. Bismillah Berkah
    Ratih Kartika
    16701251005
    PPS PEP B 2016

    Assalamualaikumwarahmatulahiwabarrakatuh
    Poin menarik bagaimana mengenalkan matematika pada anak usia dini. Maka salah satu caranya adalah dengan hal yang menyenangkan baik dalam mengenalkan angka, soal cerita berbau matematika ataupun yang lainnya yang dikemas apik sesuai dengan usia mereka. Bisa menggunakan media media pendukung yang tentunya menarik bagi mereka. Bisa juga dengan mencontohkan langsung dengan kondisi riil ketika pembelajaran.

    Wassalamualaikumwarahmatulahiwabarakatuh 

    ReplyDelete
  87. Intan Fitriani
    13301241024
    Pend. Matematika A 2013

    Bagaimana mengatur keseimbangan antara proses dan produk dalam pembelajaran matematika?
    Proses dan produk adalah dua hal yang saling berkaitan. Bagus tidaknya suatu produk turut ditentukan pula oleh bagaimana proses yang dilalui. Sehingga agar produk yang dihasilkan adalah baik, diperlukan proses pembelajaran matematika yang baik pula.

    ReplyDelete
  88. Intan Fitriani
    13301241024
    Pend. Matematika A 2013

    Bagaimana menumbuhkan motivasi belajar siswa?
    Salah satu cara untuk menumbuhkan motivasi belajar siswa, atau dalam hal ini matematika adalah dengan mengajarkan kepada siswa hal-hal dalam kehidupan sehari-hari yang ternyata sangat erat kaitannya dengan matematika. Selain itu dengan mengajarkan pada siswa mengenai keutamaan menuntut ilmu, khususnya matematika.

    ReplyDelete
  89. Intan Fitriani
    13301241024
    Pend. Matematika A 2013

    Matematika merupakan ilmu yang mendasari ilmu-ilmu lainnya seperti kimia, fisika, biologi, dll. Karena untuk bisa mempelajari ilmu lain, kita membutuhkan matematika. Berangkat dari hal tersebut matematika dapat dipromosikan kepada siswa karena kebutuhannya.

    ReplyDelete
  90. Intan Fitriani
    13301241024
    Pend. Matematika A 2013

    Pembelajaran matematika untuk tingkat dasar atau bahkan usia dini adalah berupa aktivitas. Dari aktivitas bermain, ia bisa sambil belajar. Mulai dari hal yang paling sederhana yaitu mengenal angka. Permainan tersebut dapat dikemas sedemikian hingga membuat anak usia dini mengenal matematika.

    ReplyDelete
  91. Kartika Nur Oktaviani
    16709251032
    Pendidikan Matematika S2 UNY kelas B

    Asslamu'alaikum wr wb.
    1. Bagaimana menyelenggarakan pembelajaran matematika secara menyenangkan dan siswa merasa bahwa matematika adalah penting?
    Ini merupakan tantangan sebab banyak siswa yang berpendapat bahwa matematika adalah suatu ilmu yang abstrak. Padahal jika kita gali lebih dalam, kita menemukan berbagai macam kesenangan dan kegunaan matematika dalam kehidupan sehari-hari. Guru dapat memberikan pengertian kepada siswa tentang berbagai macam fenomena di kehidupan sehari-hari yang dapat diselesaikan secara lebih mudah jika dengan matematika. Contoh : penyelesaian dengan logika sederhana hingga rumit. Nanti diharapkan siswa akan lebih senang belajar. Berikan juga pengertian tentang kegunaan matematika dalam segi afektif mereka. Mereka lebih bijaksana dan hidupnya dapat teratur karena kita terbiasa menyelesaikan sesuatu dengan terperinci.

    4. Bagaimana melayani kebutuhan berbagai macam kebutuhan belajar matematika siswa, termasuk siswa yang cepat dan siswa yang lambat?
    Tentu sulit, karena kita sebagai guru hanya seorang sedangkan kita menghadapi sekitar 32 siswa dengan karakter yang berbeda-beda. Namun, kita dapat meminimalisir permasalahan tersebut, bahkan meniadakan, salah satunya dengan cara guru sering berkeliling di meja-meja dan mengajak diskusi siswa, kira-kira apa materi yang belum terlalu jelas.
    Kebanyakan siswa lebih senang langsung ke aplikasi soal daripada materi yang terlalu banyak yang menyebabkan beban kognitif siswa juga berat. Sering-seringlah latihan soal. Nanti diharapkan siswa dapat menemukan konsep. Juga, berikan kesempatan siswa untuk aktif mengerjakan soal ke depan kelas, khususnya siswa dengan potensi akademik yang masih belum tinggi.
    Wassalamu'alaikum wr wb.

    ReplyDelete
  92. Miftahir Rizqa
    16701261027
    PEP Kelas A
    Bagaimana menyelenggarakan pembelajaran matematika secara menyenangkan dan siswa merasa bahwa matematika adalah penting?
    Di sini lah tugas guru, bagaimana menyelenggarakan pembelajaran matematika secara menyenangkan. tentunya pembelajaran harus dibuat senyaman mungkin, disesuaikan dengan dunianya anak-anak. Pembelajaran matematika dikaitkan dengan aktivitas sosial anak, sehingga anak tidak merasa kalau dia sedang belajar matematika, namun ber aktivitas seperti biasanya tanpa dibebani oleh materi-materi yang penuh teka-teki. Silahkan para guru mencarikan aktivitas apa yang berkaitan dengan setiap materi yang akan disampaikan

    ReplyDelete
  93. Miftahir Rizqa
    16701261027
    PEP Kelas A
    Bagaimana pembelajaran matematika untuk anak usia dini?
    Anak-anak akan paham jika mereka melakukan. Begitu juga pembelajaran matematika. Matematika akan dikaitkan dengan aktivitas anak pada umurnya PAUD. Contoh, pembelajaran berhitung bisa kita contohkan dengan menghitung berapa banyak mereka bersaudara? berapa banyak barang-barang kesayangan yang mereka miliki dst

    ReplyDelete
  94. Menanggapi pertanyaan No.1: Bagaimana menyelenggarakan pembelajaran matematika secara menyenangkan dan siswa merasa bahwa matematika adalah penting?

    Guru bisa membuat konsep sedekat mungkin dengan kehidupan nyata siswa, sehingga siswa tidak perlu membanyangkan konsep abstark yang belum mereka pahami. Misalnya saat belajar tentang penjumlahan atau pengurangan mereka bisa menggunakan lidi atau benda-benda yang ada di sekitar. Saat belajar tentang varibel mereka bisa menyebutkan benda-benda yang biasa mereka beli di warung. Matematika adalah ilmu dasar dalam kehidupan selain membaca. Jadi setiap anak harus diberi pemahaman bahwa matematika adalah penting karena dalam kehidupan sehari-hari kita akan selalu berhadapan langsung dengan hitungan-hitungan meski dalam konteks yang sederhana seperti saat berbelanja; kita harus menghitung jumalah uang belanja, uang kembalian dll.

    Triwid Syafarotun Najah
    16701261011
    PEP S3 (A) 2016

    ReplyDelete
  95. Miftahir Rizqa
    16701261027
    PEP Kelas A
    Bagaimana menumbuhkan motivasi belajar siswa?
    Evaluasi merupakan salah satu faktor yang dapat memotivasi siswa dalam belajar. Tugas diberikan se efektif dan se efisien mungkin, sehingga tujuannya tercapai salah satunya sebagai motivasi.

    ReplyDelete
  96. Miftahir Rizqa
    16701261027
    PEP Kelas A
    Bagaimana membawa dunia matematika ke dunia anak?
    Mengajar bisa diibaratkan seperti jual beli. Jual beli menuntut penjual, bagaimana caranya meyakinkan konsumen agar mereka mau memberi barang dagangannya. Tentunya dengan cara-cara tertentu dan terhadap satu dengan yang lain punya cara yang berbeda-beda.. begitu juga dengan matematika, memperkenalkan matematika kepada anak tentunya kita ikut dengan dunia anak sesuai umurnya. contoh-contoh dan latihan-latihan yang diberikan disesuaikan dengan benda-benda yang mereka sukai dan sayangi.

    ReplyDelete
  97. Miftahir Rizqa
    16701261027
    PEP Kelas A
    Bagaimana melakukan perbaikan kesulitan belajar matematika?
    Adapun cara yang dapat dilakukan untuk melakukan perbaikan kesulitan belajar matematika adalah dengan melakukan evaluasi tes diagnostik. Pertama tentukan terlebih dahulu di mana letak kesulitan siswa, pada materi apa dan kelemahannya di mana? jika kita sudah menemukan titik kesulitannya, tentunya barulah dicarikan solusi dari permasalahannya. Solusi dari permasalahan tersebut disesuaikan dengan siswanya. artinya permasalahannya yang sama akan berbeda solusinya terhadap anak yang satu dengan anak yang lain.

    ReplyDelete
  98. RISKA AYU ARDANI
    16709251021
    PMAT KELAS B PPS UNY 2016

    Bagaimana membangun motivasi siswa dalam belajar?
    Motivasi adalah salah satu aspek penting yang mempengaruhi proses pembelajaran dan hasil belajar siswa. Sehingga diduga motivasi adalah salah satu hal utama yang perlu diperhatikan dan dibangun sebelum siswa mengikuti kegiatan pembelajran.
    cara membangun motivasi belajar bagi anak didik, diantaranya:

    1. Menjelaskan tujuan belajar kepada peserta didik.
    2. Memberi hadiah atas keberhasilan yang diraih oleh anak didik.
    3. Membuka ajang saing/kompetisi diantara anak didik.
    4. Memberi pujian.
    5. Memberikan hukuman.
    6. Membangkitkan dorongan.
    7. Membangun kebiasaan belajar.
    8. Membantu kesulitan belajar.
    9. Menggunakan berbagai pendekatan pembelajaran.
    10. Memanfaatkan dan terampil dalam menggunakan media mengajar.

    Dengan kepiawaian seorang guru dalam membangkitkan motivasi belajar anak didik tentu akan membuka peluang bagi anak didik untuk sukses. Membangun keinginan dan semangat belajar bagi anak tidaklah mudah, bagi guru dituntut untuk mencari dan mencari hal-hal apa saja yang dapat membangkitkan semangat belajar bagi mereka. Pembangkitan semangat atau motivasi merupakan kekuatan yang sangat dahsyat yang ada pada diri manusia.

    ReplyDelete
  99. Intan Fitriani
    13301241024
    Pend. Matematika A 2013

    Bagaimana menemukan bahwa matematika adalah bagian dari dunia ciptaan Tuhan?
    Segala yang ada di muka bumi ini tidak muncul dengan tiba-tiba. Semua terjadi karena kuasa Allah, termasuk matematika. Saya teringat dengan golden ratio (perbandingan emas) dimana di dalam tubuh manusia seperti panjang dari ujung jari hingga ruas pertama dibanding panjang dari ujung jari hingga ruas kedua, perbandingannya adalah 1,618. Hal ini tidak mungkin terjadi kalau bukan kuasa Allah.

    ReplyDelete
  100. Intan Fitriani
    13301241024
    Pend. Matematika A 2013

    Bagaimana melayani kebutuhan berbagai macam kebutuhan belajar matematika siswa, termasuk siswa yang cepat dan siswa yang lambat?
    Tidak semua kebutuhan siswa dapat dipenuhi oleh guru, tetapi guru dapat mengupayakan pemenuhan kebutuhan tersebut. Salah satunya dengan menyediakan berbagai variasi soal dengan tingkat yang sesuai dengan kemampuan siswa.

    ReplyDelete
  101. Arifta Nurjanah
    16709251030
    PPs P Mat B

    Persoalan-persoalan yang teridentifikasi di dalam bacaan di atas menarik untuk dikajii lebih jauh. Akan lebih baik bila dalam menjawab persoalan tersebut dilakukan melalui kegiatan penelitian yang sistematis dan didasarkan pada bukti yang empiris. Sebelum penelitian dapat dilakukan, kita juga dapat menjawabnya berdasarkan pengalaman dari kita sendiri maupun pengalaman orang lain. Selain itu persoalan tersebut juga dapat dijawab berdasarkan pada teori-teori yang telah ada. Menurut Ebbut dan Straker untuk membawa dunia matematika ke dunia digunakan matematika sekolah, yaitu matematika adalah kegiatan mencari pola dan hubungan, matematika adalah kegiatan kreatif, melibatkan imaginasi intuisi dan penemuan, matematika adalah proses pemecahan masalah, dan matematika adalah mengkomunikasikan informasi dan ide. Salah satu pembelajaran yang dapat diterapkan ialah PMRI, pembelajaran ini memandang bahwa matematika merupakan aktifitas manusia sehingga siswa melalui konteks benda-benda konkrit mengkonstruksi sendiri matematika secara formal. Salah satu tipe model realistik adalah ide gunung es (iceberg) yang meliputi empat tingkatan aktivitas, yakni (1) orientasi lingkungan secara matematis, (2) model material, (3) pembuatan pondasi (building stone) dan (4) matematika formal.

    ReplyDelete
  102. Mega Puspita Sari
    16709251035
    PPs Pendidikan Matematika
    Kelas B

    Setiap siswa pasti memiliki gaya belajar yang berbeda-beda, ada yang cepat menerima materi dan ada pula yang lambat dalam menerima materi pelajaran di kelas. Sudah sebagai tugas guru untuk menerapkan metode pembelajaran yang dapat memenuhi kebutuhan siswa dalam memahami materi dengan segala kondisi dan perbedaan tersebut. Setiap siswa berhak untuk menginterpretasikan pemahamannya dengan cara mereka sendiri. Memang tidak ada metode pembelajaran yang paling bagus, setiap metode sudah pasti memiliki kelebihan an kekurangan. Jadi sebagai guru hendaknya menerapkan lebih dari satu metode dalam pembelajaran, khususnya dalam pelajaran matematika, tidak monoton dengan satu metode saja.

    ReplyDelete
  103. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    PPs PEP B 2016

    Disini juga dipaparkan tentang Identifikasi Persoalan-persoalan Pendidikan, Pendidikan Matematika dan Pembelajaran Matematika di Sekolah. Dari sini dapat pula dilihat bahwa permasalahan tersebut tidak hanya lebih mengarah lebih mengarah ke ranah pedagogik guru, semisal bagaimana memanfaatkan psikologi perkembangan anak dalam pembelajaran matematika, namun juga teridentifikasi permasalahan pendidikan secara lebih luas dan mengarah ke filsafat pendidikan, semisal Landasan dan paradigma yang bagaimana yang melatarbelakangi kegiatan matematika di kelas misalnya pada suatu satuan waktu yang sama, oleh murid yang berbeda diharapkan hasil yang sama atau hasil berbeda. Semoga dengan identifikasi masalah ini, masalah tersebut dapat dijadikan acuan bersama oleh para guru untuk meningkatkan kualitas pengajarannya.

    ReplyDelete
  104. Fitri Wulandari
    16701261018
    S3 PEP A UNY

    1.Bagaimana menyelenggarakan pembelajaran matematika secara menyenangkan dan siswa merasa bahwa matematika adalah penting ?

    Keberhasilan sebuah pembelajaran tidak hanya diwujudkan dalam sebuah prestasi siswa di sekolah, namun juga dilihat dari seberapa baik pembelajaran tersebut diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Untuk membuat pembelajaran matematika menjadi menyenangkan maka dalam proses pembelajaran sebaiknya melibatkan siswa, sehingga menkondisikan siswa dalam situasi yang aktif mengkonstruksi sendiri pengetahuannya. Meteri dalam pembelajaran juga dikaitkan dengan masalah kehidupan sehari-hari, sehingga siswa merasakan langsung manfaatnya bila belajar matematika dan menyadari pentingnya belajar matematika.

    ReplyDelete
  105. Fitri Wulandari
    16701261018
    S3 PEP A UNY

    2. Sejauh mana filsafat metematika dan filsafat pendidikan matematika relevan terhadap pembelajaran matematika di kelas?

    Filsafat merupakan dasar dan pijakan dari berbagai ilmu, sehingga peran filsafat pun tidak dapat dipisahkan dari pembelajaran matematika. Matematika dipandang sebagai ilmu yang berkaitkan dengan cara berpikir dan filsafat adalah kegiatan berpikir, sehingga dalam setiap pembelajaran sebenarnya siswa juga melakukan kegiatan filsafat. Penerapan filsafat pendidikan dalam pembelajaran matematika dapat membantu guru untuk memahami pentingnya konsep pendidikan matematika, praktik pembelajaran matematika serta memahami bahasa matematika. siswa terbantu dalam mengembangkan diskusi bagaimana menemukan matematika, metodologi apa yang diterapkan dan bagaimana siswa mengembangkan pengalaman matematika mereka.

    ReplyDelete
  106. Fitri Wulandari
    16701261018
    S3 PEP A UNY

    3. Bagaimana menemukan bahwa matematika adalah bagian dari dunia ciptaan Tuhan?

    Matematika adalah bagian dari dunia ciptaan Tuhan, hal ini dapat dikaitkan dengan salah satu pembahasan yang terdapat dalam Alquran yaitu tentang hak waris. Dimana terungkap bahwa setiap perempuan memiliki bagian setengah dari laki-laki. Dalam matematika pembagian dengan dua akan membelah bilangan menjadi dua bagian yang sama besar, yaitu bilangan ganjil dan genap, dimana jika bisa dibagi dua maka termasuk bilangan genap jika tidak maka termasuk bilangan ganjil. Segala hal yang ada didunia ini adalah bukan kebetulan semata, namun sudah menjadi ketetapan Allah SWT, termasuk didalamnya adalah ilmu matematika.

    ReplyDelete
  107. Fitri Wulandari
    16701261018
    S3 PEP A UNY

    4. Bagaimana melayani kebutuhan berbagai macam kebutuhan pelajar matematika siswa, termasuk siswa yang cepat dan siswa yang lambat ?

    Kemampuan setiap siswa dalam memahami dan menyerap materi pelajaran tidaklah sama, ada yang cepat, sedang dan ada pula yang lambat. Sehingga mereka seringkali harus menempuh cara yang berbeda untuk dapat memahami informasi dan menyimpan dalam memori mereka. Gaya belajar seorang anak merupakan modalitas belajarnya yang harus ditemukan dan dikembangkan. Terdapat tiga gaya belajar seorang anak yaitu visual, auditorial dan kinestetik. Bagi guru yang ingin berhasil dalam proses pengajaran maka penting untuk mengetahui gaya belajar siswanya, hal ini akan membantu untuk menciptakan lingkungan belajar yang multiindrawi, yang dapat melayani sebaik mungkin kebutuhan individual setiap siswa.

    ReplyDelete
  108. Fitri Wulandari
    16701261018
    S3 PEP A UNY

    5. Bagaimana mempromosikan paradigma baru pendidikan matematika ?
    Banyak cara mempromosikan paradigm baru dalam pendidikan matematika, salah satunya adalah sosialisasi dan pelatihan, guru langsung mempraktekan bagaimana paradigm baru dalam pembelajaran matematika, sehingga dapat dirasakan langsung dampaknya dan bagaimana menerapkannya. Karena terkadang secara teori tahu namun begitu harus dipraktekkan guru mengalami kesulitan.

    ReplyDelete
  109. Fitri Wulandari
    16701261018
    S3 PEP A UNY

    6. Bagaimana mengatur keseimbangan antara proses dan produk dalam pembelajaran matematika ?

    Proses dan produk adalah dua hal yang sama-sama penting dan tidak dapat dipertentangkan karena keduanya menjadi tujuan pendidikan yang harapkan. Guru harus menekankan kedua hal tersebut dengan menyeimbangkan keduanya. Salah satu hal yang mempengaruhi hasil atau produk dalam pembelajaran matematika adalah proses dari pembelajaran itu sendiri, sehingga proses harus diatur sedemikian rupa sehingga dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan produk yang diharapkan

    ReplyDelete
  110. Fitri Wulandari
    16701261018
    S3 PEP A UNY

    7. Bagaimana mengembangkan kegiatan asessmen dalam pembelajaran matematika?

    Asesmen kinerja dapat digunakan untuk memperoleh informasi mengenai pengetahuan matematika (mathematical knowledge), pengetahuan strategik (strategical knowledge) dan komunikasi matematik (communication). Pengembangan kegiatan assemen dapat menggunakan rubrik yaitu suatu alat penskoran yang terdiri dari daftar seperangkat kriteria atau apa yang harus dihitung. Dengan rubrik dapat ditetapkan pemberian skor terhadap kinerja siswa

    ReplyDelete
  111. Fitri Wulandari
    16701261018
    S3 PEP A UNY

    8. Bagaimana menyelenggarakan pembelajaran matematika secara kontekstual ?

    Pembelajaran matematika secara kontekstual adalah suatu pendekatan pembelajaran yang dimulai dengan mengambil, menstimulasikan, menceritakan, berdialog, bertanya jawab atau berdiskusi pada kejadian dunia nyata atau kehidupan sehari-hari yang dialami siswa. Sehingga dengan pendekatan ini akan terjadi proses belajar yang melibatkan siswa dalam mengeksplorasi pemahaman sert kemampuan akademiknya didalam maupun dikuar kelas.

    ReplyDelete
  112. Fitri Wulandari
    16701261018
    S3 PEP A UNY

    9. Bagaimana menumbuhkan motivasi belajar siswa ?

    Untuk meningkatkan motivasi belajar siswa maka diperlukan strategi. Pada pembelajaran matematika diperlukan strategi pembelajaran matematika yang menyenangkan, realistis dengan kehidupan sehari-hari, melibatkan siswa dan memberikan pengalaman-pengalaman belajar sehingga akan berdampak pada kreatifitas siswa dalam menyelesaikan masalah.

    ReplyDelete
  113. Fitri Wulandari
    16701261018
    S3 PEP A UNY

    10. Bagaimana mempromosikan pembelajaran matematika berlandaskan kebutuhan siswa?

    Cara yang dapat dilakukan untuk mempromosikan metematika berlandaskan kebutuhan siswa adalah dengan mengidentifikasi gaya belajar setiap siswa. Karena setiap siswa mempunyai gaya belajar yang berbeda, seperti visual yang lebih tertarik jika menggunakan gambar atau diagram, auditorial lebih tertarik dengan metode ceramah dan kinestetik yang lebih tertarik dengan model praktek. Guru harus mengetahui terlebih dahulu gaya setiap siswa baru dapat mengembangan model pengajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa

    ReplyDelete
  114. Fitri Wulandari
    16701261018
    S3 PEP A UNY

    11. Bagaimana memberi kesempatan kepada siswa untuk mempelajari matematika horizontal dan matematika vertical?

    Menurut Trefer (1991:32) Matematika horizontal merupakan pemodelan situasi masalah dengan menggunakan bahasa matematika yang sudah dimiliki yang bergerak dari dunia nyata ke dunia matematika. Sedangkan matematika verikal adalah membangun dan mengembangkan pengetahuan dan ketrampilan dalam dunia matematka. Guru dapat memberikan kesempatan kepada siswa untuk mempelajari matematika horizontal misalnya dengan memperkenalkan konsep bangun bidang datar dengan mengambil bentuk buku yang dihubungan dengan bangun empat persegi panjang atau roda sepeda dengan lingkaran. Selanjutnya untuk mempelajari matematika vertical dapat mengambil contoh menghitung luas segitika yang diturunkan dari luas persegi panjang

    ReplyDelete
  115. Fitri Wulandari
    16701261018
    S3 PEP A UNY

    12. Bagaimana mempromosikan life skill dalam pembelajaran matematika ?

    Life skill atau kecapakan hidup adalah kecakapan yang dimiliki seseorang dalam mengahadapi problematika kehidupan tanpa merasa tertekan, dan secara aktif serta kreatif mencari solusi untuk memecahkan masalah yang dihadapi. Untuk mempromosikan life skill dalam pembelajaran matematika, maka siswa diberi kesempatan untuk memcahkan masalah matematika dengan mengembangkan ide dan gagasannya, siswa mampu memahami permasalahan, merancang model matematika, menyelesaikan permasalahan menggunakan model yang telah dirancangnya. Siswa memiliki kecapakan dalam bekerjasama dengan orang lain, berani bertanya, menjawab petanyaan, dan kreatif dalam memecahkan masalah

    ReplyDelete
  116. Fitri Wulandari
    16701261018
    S3 PEP A UNY

    13. Bagaimana memanfaatkan psikologi perkembangan anak dalam pembelajaran matematika ?

    Memanfaatkan Psikologi perkembangan anak dalam pembelajaran matematika dapat menggunakan teori perkembangan kognitif Jean Piaget, dimana dalam teori ini dinyatakan bahwa belajar dihasilkan oleh kemampuan anak untuk menyesuaikan atau membentuk keterhubungan antara pengalaman yang baru dengan struktur kognitif yang dimilikinya, sehingga dalam memberikan pelajaran matematika harus memperhatikan tingkat perkembangan berpikir anak.

    ReplyDelete
  117. Fitri Wulandari
    16701261018
    S3 PEP A UNY

    14. Bagaimana pembelajaran matematika untuk anak usia dini ?

    Mengajarkan matematika untuk anak usia dini bukankah pekerjaan yang mudah, terutama mengenai bilangan. Sesuai dengan fitrahnya, anak-anak suka bermain, sehingga pendekatan yang baik dalam pembelajaran matematika untuk anak usia dini adalah dengan permainan dan eksplorasi seperti cerita, mendengarkan cerita, dan membuat cerita, bernyanyi, permainan imajinatif, mupun bermain peran. Kegiatan-kegiatan tersebut sangat menarik dan menyenangkan sehingga siswa akan terlibat dalam aktifitas dunianya

    ReplyDelete
  118. Fitri Wulandari
    16701261018
    S3 PEP A UNY

    15. Bagaimana pembelajaran matematika yang berorientasi kepada siswa ?

    Pembelajaran berorientasi kepada siswa merupakan pendekatan pembelajaran kurikulum 2013 yang mendahulukan kepentingan dan kemampuan siswa dalam belajar. Konsep yang digunakan adalah melalui kegiatan mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasikan, dan mengkomunikasikan yang diistilahkan dengan pendekatan saintifik, sehingga dengan 5 tahapan tersebut mampu memotivasi dan membangkitkan ketertarikan siswa dalam meteri pembelajaran.

    ReplyDelete
  119. Fitri Wulandari
    16701261018
    S3 PEP A UNY

    16. Bagaimana melakukan persiapan pembelajaran matematika secara baik?

    Persiapan pembelajaran matematika adalah hal yang sangat penting untuk dapat melaksanakan kegiatan pembelajaran matematika dengan baik. Semuanya akan tertuang dalam RPP atau leson plan. Hal-hal yang perlu dikembangkan adalah struktur pembelajaran (pendahulan, kegiatan inti, dan penutup), skema pencapaian kompetensi (will, attitude, knowledge, skill, dan experience), skema interaksi (klasikal, kelompok dan individu), skema variasi metode (Induksi-Deduksi) dan skema variasi media dan sumber belajar.

    ReplyDelete
  120. Sumbaji Putranto
    16709251028
    Pend Matematika S2 Kelas B

    Membelajarkan matematika kepada anak-anak tidak dapat dilakukan dengan jalan memberikan definisi-definisi. Mengenalkan matematika pada anak harus lah menyesuaikan dengan tingkat kognitif serta ruang dan waktu anak. Anak belum lah mempunyai tingkat abstraksi yang tinggi, maka perlu dikenalkan melalui benda-benda yang konkret dan dekat dengan anak. Guru perlu menghubungkan pengalaman yang dimiliki anak sehingga anak merasa termotivasi untuk belajar karena terpatri dalam benaknya jika matematika berguna dalam kehidupan sehari-harinya. Hal tersebut sejalan dengan apa yang dikatakan oleh Johnson dalam buku Contextual Teaching and Learning bahwasannya alasan untuk apa kita mempelajari sesuatu itu penting untuk meningkatkan motivasi dalam belajar. Semoga arah pembelajaran kontruktivis menjadi semakin terealisir di Republik tercinta.

    ReplyDelete
  121. Fitri Wulandari
    16701261018
    S3 PEP A UNY

    17. Bagaimana membawa dunia matematika ke dunia anak?

    Dunia anak-anak aadalah dunia bermain, maka membawa dunia matematika ke dunia anak artinya kita memberikan pelajaran matematika dengan pola belajar sambil bermain atau bermain sambil belajar. Materi apapun dapat kita kreasikan dengan berbagai permainan, contohnya menvisualisasikan soal cerita ke dalam kegiatan bermain peran, akan mengantarkan anak memahami soal cerita

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id